Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Pesan yang Diamanatkan! Keteguhan Hati Raja Cobra!"
Seharusnya tak ada yang duduk di sana.
Tak seorang pun boleh mengendalikan dunia sesuka hati.
Ada dua hal yang ingin kukatakan kepadamu.
Lalu, ada satu hal yang ingin kutanyakan kepadamu, Cobra.
Kau siapa?
Nama Imu tak asing di telingaku.
Mungkin itu cuma kebetulan, tapi di antara Dua Puluh Raja Awal...
Jangan coba-coba cari tahu.
Aku tak akan menjawabnya.
Namun, akan kuberi tahu yang ingin kauketahui.
"D" adalah
nama orang-orang yang pernah menentang kami.
"D" yang muncul di beberapa tempat belakangan ini
hanyalah cangkang kosong yang tak tahu makna dari nama itu.
Namun,
hal itu bermula dari kesalahan Ratu Lily 800 tahun lalu.
Kesalahan?
Kesalahan itu sama seperti para ilmuwan yang mencari tahu soal Abad Kekosongan.
Dan para bajak laut yang mencari Ponegurifu untuk berburu harta karun.
Kalau saja waktu itu Lily tak melakukan kesalahan,
artefak menjijikkan yang bernama Ponegurifu itu
tak akan berserakan di dunia.
Ada satu hipotesis
yang bisa dibuat mengenai kejadian itu.
Apakah lepasnya Ponegurifu itu merupakan suatu kesalahan?
Atau itu direncanakan?
Jawaban untuk hal itu
pasti tertulis di surat yang ditinggalkan Lily di Alabasta.
Sejak awal,
kau menyebutnya Ratu Lily dari Keluarga Nefeltari.
Kenapa?
Sebutkan nama panjangnya sebagaimana tertulis di surat itu.
Tamatlah sudah.
Kurasa aku tak akan keluar dari sini hidup-hidup.
Jika aku berbohong, apa kalian akan melepasku?
Takdirmu sudah diputuskan sejak Master Imu menunjukkan dirinya.
Dia benar.
Ini adalah hal paling tabu di dunia.
Situasi apa ini? Ini jelas tak wajar.
Inilah nama panjangnya.
Ratu yang memerintah Kerajaan Alabasta 800 tahun lalu...
Nefeltari...
D. Lily.
"D..."
Hiken!
Otebisha!
Kau masuk dari mana?
Kukira aku bisa mengalahkan kalian semua di sini,
tapi tak kusangka masih ada neraka di puncak dunia.
Menjengkelkan!
Kau kakaknya
Luffy, 'kan?
Padahal, kau anggota Pasukan Revolusioner. Kenapa kau menolongku?
Musuh kami adalah orang yang lebih berkuasa dari raja.
Merekalah musuh kami.
Kenapa kau bisa kenal Luffy?
Dia pernah menyelamatkanku.
Itu Luffy sekali.
Bertahanlah! Aku akan mengeluarkanmu dari...
Kau tak bisa keluar bersamaku.
Aku sudah tak terselamatkan. Tinggalkan saja aku.
Masih bisa!
Ada hal yang baru saja kuketahui.
Aku tak mau kau mati di sini!
Tolong sampaikan hal ini kepada Luffy dan Vivi.
Luffy dan Putri Vivi?
Beri tahu mereka kita sama-sama mewarisi darah "D".
Apa?
Ini kebetulan, ya?
Apa yang kebetulan?
Kalian berdua...
Sudah matang!
Kelihatannya enak!
Hei! Kau tak bisa makan dua sekaligus!
Aku lapar!
Tapi kau tak bisa...
Enaknya!
Benar-benar.
Ya, ini enak!
Sabo.
Tadi kau mau bilang apa?
Ya.
Kebetulan sekali nama kalian memiliki huruf "D", ya?
"D?"
Monkey D. Luffy dan Portgas D. Ace.
Ada "D" pada kedua nama kalian.
Oh, ya.
Peduli apa soal nama?
Kau juga ingin punya "D" di namamu, Sabo?
Apa?
- Sa D. Bo! - Jangan asal ganti nama orang!
Suka-suka aku!
Sa D. Bo!
Aku akhirnya tahu langkah yang harus diambil oleh Alabasta.
Bertahanlah, Raja Cobra!
Kau harus bertahan!
Raja Cobra!
Raja Cobra!
"Ponegurifu itu...
menyimpan pesan pembaruan."
"Nefeltari D. Lily."
Aku mengandalkanmu!
Aku mengandalkanmu, Sabo.
Raja Cobra!
Tetaplah hidup!
Gawat!
Siapa itu?
Dia dibunuh.
Cobra sudah mati!
Aku memang membencinya, tapi bukan berarti aku senang dia mati.
Aku menyaksikan sesuatu yang mengerikan!
Aku tak sengaja mengetahui sisi gelap Pemerintah Dunia.
Padahal, aku tak menginginkan itu!
Makhluk itu siapa?
Tamat sudah hidupku!
Siapa kau?
Raja Wapol!
Apa ada masalah?
Aku tak melihat apa pun. Aku juga tak tahu-menahu.
Rapatnya sudah dimulai di ruang rapat meja bundar.
Mari kami antar.
Tak mau! Aku mau keluar dari sini!
Tunggu!
Raja Wapol!
Ada apa dengannya?
RUANG RAPAT MEJA BUNDAR DEWAN AGUNG
Raja Cobra dan Raja Wapol masih belum tiba.
Kami baru saja menerima kabar. Mereka ingin rapat berlanjut tanpa mereka.
Sepertinya Raja Cobra kehabisan tenaga karena pidatonya yang berapi-api.
Dia pasti sudah puas karena masalah Shichibukai sudah tuntas.
Sudah pasti begitu!
Baiklah, mari kita selesaikan agenda yang tersisa.
Pertama, Aliansi Empat Negara di North Blue
yang ingin merdeka.
Ikan opah! Goyang, goyang!
Jangan sedih, Shirahoshi. Menari bisa membuatmu ceria.
Terima kasih.
Shirahoshi.
Rapatnya akan segera selesai.
Ayo menunggu di Red Port, tempat tanpa orang bodoh,
Baik.
Ada apa?
Aku ingin menyapa Nona Vivi.
Dia pergi ke mana, ya?
Kenapa kau mengikatku? Lepaskan aku!
Siapa yang memerintahkannya? Akan kubeberkan perbuatan kalian di sini.
Wah, kau terlalu jujur.
Mana ada yang akan membebaskan setelah dengar ucapanmu?
Kau wanita penuh semangat, ya!
JABRA, CIPHER POL "AIGIS" ZERO
Sangat disayangkan,
tapi tak ada yang akan menyelamatkanmu, Tuan Putri.
Kau akan dilaporkan menghilang dan jadi peliharaan seseorang.
KALIFA, CIPHER POL "AIGIS" ZERO
Tak ada yang pasti di hidup ini.
Sekarang, kau akan merasakan pedihnya hidup.
KUMADORI, CIPHER POL "AIGIS" ZERO
Hei, tadi kau mengintip kartu Kumadori, 'kan?
BLUENO, CIPHER POL "AIGIS" ZERO
Mana mungkin aku curang untuk menang?
Jujur saja.
Sepasang kartu enam.
FUKUROU, CIPHER POL "AIGIS" ZERO
Shirahoshi baik-baik saja?
Apa? Kau masih sempat mencemaskan orang lain?
Sepertinya ada insiden lain di sana,
tapi kelihatannya Shirahoshi baik-baik saja.
Syukurlah.
Mereka yang menghajar Naga Langit yang hendak menculik putri duyung itu...
Kami anak buah Luffy si Topi Jerami!
Kami tak takut dengan Naga Langit!
Dengan bangganya mereka merasa jadi pemenang dan mengacau di alun-alun.
Lebih-lebih, di Wilayah Dewa,
Fujitora membantu Pasukan Revolusioner membebaskan tawanan,
sehingga Ryokugyu kesal dan akhirnya mereka bertarung.
Hei, Fujitora!
Sadarkah kau akan perbuatanmu?
Apa kau lupa?
Sudah kubilang, yang ingin kuhancurkan adalah sistem ini.
Justru kau yang melupakan sesuatu! Kita ini Marinir!
Tak kurang, tak lebih!
Aku tak mau berbohong.
Begitu, ya? Rupanya kau tetap bersikeras pada pendirianmu.
Jangan banyak omong, Fujitora!
Kau tak akan kumaafkan!
Ya ampun.
Kuharap mereka tak buat masalah lebih dari ini.
Reverie kali ini berantakan.
Yah, itu bukan urusanmu, Tuan Putri.
Lebih baik urus dirimu sendiri.
Jika tak melakukan sesuatu, aku akan dijadikan peliharaan?
Yang benar saja!
Apa itu?
Ada yang...
Selamatkan aku! Aku tak melihat apa pun!
Wapol?
Minggir!
Itu dia!
Jangan menghalangiku!
Aku tak mau
tertangkap!
Apa-apaan itu tadi?
Dia Raja Wapol, 'kan?
Oh, sial!
Vivi tidak ada!
Apa?
Tidak!
Apa maksudmu?
Jangan-jangan...
Dia kabur.
Terima kasih, Wapol!
Vivi! Sejak kapan kau di situ?
Untung ada kau!
Dasar bodoh! Cepat turun!
Kenapa kau terburu-buru?
Jangan banyak tanya.
Kau bahkan menangis seperti itu.
Jangan banyak tanya!
Hei.
Oh, rupanya Nyonya Kinderella.
Kau lihat suamiku?
Tidak, aku tak melihatnya.
- Oh! - Raja Wapol!
Sayang, aku mencarimu dari tadi! Kau ke mana saja?
Siapa wanita muda itu?
Hei, Wapol. Kau mau lari sampai mana?
Sejauh mungkin!
Sampai ke ujung dunia dan tak ada yang mengikutiku!
Aku juga ikut. Bawa aku ke sana!
Dia mau kawin lari?
BERSAMBUNG
"Menyelam ke dalam Lautan Informasi! Perpustakaan Punk Records!"
Hai, aku Lilith, salah satu Satelit Dr. Vegapunk, sang ilmuwan genius!
Aku Edison, sama-sama Vegapunk!
Hari ini, kami akan memperkenalkan yang satu ini! Nefeltari Cobra!
Dia adalah raja ke-12 dari Kerajaan Alabasta, sekaligus ayah Vivi.
Lahir pada tanggal 13 Februari, dia suka pencuci mulut bernama kanafeh.
Dia pemimpin hebat yang percaya bahwa rakyat mencerminkan suatu negeri.
Meski dituduh mencuri hujan karena tipu daya Crocodile,
dia tak membubarkan pemberontakan dengan kekerasan.
Saat dipaksa memberi tahu lokasi Senjata Kuno Pluton,
Cobra berusaha membunuh Crocodile dengan mengorbankan dirinya.
Namun, dia diselamatkan oleh aksi heroik Luffy.
Selesaikan perang ini dan bertahan hidup!
Kerajaan Alabasta!
Lalu, Cobra menghadiri Reverie
dan berhasil meyakinkan para raja lainnya setelah perdebatan yang panas
untuk membubarkan sistem Shichibukai.
Dia adalah raja yang hebat dan tegas, tapi suka bercanda.
Dengan keputusan di Reverie, dunia mulai bergerak dengan cepat.
Sekian untuk hari ini!
Karena kalian sudah menonton, berikan donasi untuk dana penelitian kami!
Sampai jumpa di lain waktu!
Vivi dan Wapol berusaha kabur dari kekacauan di Tanah Suci Mary Geoise.
Membawa pesan penting dari Raja Cobra, Sabo menuju Kerajaan Lulusia.
Seakan-akan ingin memojokkan mereka, serangan Lima Tetua akhirnya dimulai!
Selanjutnya di ONE PIECE!
"Dunia Terguncang! Keputusan Penguasa dan Tindakan Lima Tetua!"
Aku akan menjadi Raja Bajak Laut!
Terjemahan subtitle oleh Fikar
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.