Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Ada orang yang punya kekurangan zat besi
Ada orang yang punya kekurangan zat kalsium
Tapi yang paling banyak kekurangan pada diriku adalah harga diri.
Hari ini, aku kehilangan semua harga diriku
dan tak tersisa sedikitpun.
Wanita ini adalah istriku.
Namanya Ma Dongmei.
Pria yang berlari ini adalah aku.
Namaku Xia Luo.
Aku harusnya tampil ganteng hari ini.
Tapi istriku membuatku
tampak seperti orang tolol.
Tutupi wajahmu.
Unit Darurat?
Cepat kemari! Ada orang sedang diserang!
Xia Luo. Berhenti!
D
Di
Dit
Dite
Diter
Diterj
Diterje
Diterjem
Diterjema
Diterjemah
Diterjemahk
Diterjemahka
Diterjemahkan
Diterjemahkan
Diterjemahkan o
Diterjemahkan ol
Diterjemahkan ole
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh
Diterjemahkan oleh m
Diterjemahkan oleh ma
Diterjemahkan oleh mah
Diterjemahkan oleh mahs
Diterjemahkan oleh mahsu
Diterjemahkan oleh mahsun
Diterjemahkan oleh mahsunm
Diterjemahkan oleh mahsunma
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
Diterjemahkan oleh mahsunmax
SELAMAT TINGGAL TN. PECUNDANG
Luo, sudahlah.
Aku harus segera kembali.
Hari ini adalah ulang tahun pacarku yang ke-60.
Dia tak tahu aku mengendarai mobilnya kesini.
Baiklah, jalan perlahan. Berputarlah beberapa kali lagi.
Berhenti! Berhenti!
Mobil yang bagus.
Xia Luo.
Xia Luo.
Kawan, nasibmu baik sekali.
Aku tadi berpikir, siapa yang berkendara berputar-putar?
Lama tak jumpa.
Kakak!
Brengsek!
Semua yang kulakukan hari ini
adalah demi gadis yang mencuri hatiku.
Namanya Qiu Ya.
Semuanya kenal dia di sekolah.
Dia gadis yang paling cantik.
Tapi aku lebih terkenal dari dia.
Aku jadi badut di sekolah!
Tapi yang aku tak mengerti
mengapa gadis secantik ini
akhirnya mau menikah dengan seorang "babi".
Aku akan muncul pada hari yang paling penting
dari hidupnya, dan kemudian menghilang selamanya.
Aku akan menjadi Pangeran Tampan baginya, tapi hanya dalam mimpinya.
Aku tak memerankan peran utama hari ini,
tapi aku berpenampilan sebaik mungkin.
Tragisnya adalah,
Aku memakai setelan yang sama dengan MC-nya
Hey kawan, apa kau tersesat?
Yuan Hua, bisakah kau bacakan sajak
yang menggambarkan penampilan Xia Luo?
Tolonglah jangan... / Ayolah dicoba!
Baiklah...
Menghadiri pesta pernikahan
berpakaian bulu.
Bertemu kembali teman sekelas, seperti seekor ayam.
Xia Luo, cuma bercanda. Santai saja.
Aku berusaha membuat sajak berima.
Hey semuanya, kalian terlihat sempurna!
Tn. Wang. Kudengar dia dipecat karena kasus penyuapan.
Memalukan mau datang kesini.
Apa kau ingat aku? Aku juara lari lintas negara tahun itu.
Nomor 1?
Tahun itu, ayahku memberimu radio SONY
sebagai hadiah tahun baru. / Zhang Yang!
Bagaimana aku bisa lupa denganmu! / Tn. Wang,
ayahku memberimu televisi!
Yuan Hua! Kau terlihat mengagumkan.
Guru, aku memberimu kalender dinding.
Aku tak ingat itu.
Aku telah memaafkanmu.
Kalian sudah sangat berubah!
Tn. Wang,
Aku Meng Te.
Namaku sekarang Montacute.
Silahkan duduk!
Silahkan. / Sebenarnya siswa yang
sangat kuingat di kelas kalian
yaitu Xia Luo.
Apa yang dilakukan berandalan itu sekarang?
Kemarilah, berandalan kecil. Katakan kau jadi apa sekarang.
Aku tak bermaksud menyinggungmu.
Tak apa.
Teman-teman,
Selamat! / Kita adalah teman sekelas.
Ayo kita pilih yang akan memberi sambutan.
Xia Luo.
Xia Luo, Xia Luo.
Ayo beranilah!
Pidatolah dengan keras!
Qiu Ya. Aku sudah menulis puisi untukmu saat kita di sekolah dulu.
Tapi aku tak bisa membacakannya untukmu,
karena sudah kutelan.
Tidak masalah. Aku juga sudah menuliskanmu sebuah lagu.
Jadi sekarang,
Aku akan menyanyikannya untukmu,
untuk mengakhiri hubungan kita dengan...
sebuah tanda tanya. Mikrofon!
Ayo!
Sekali saja,
biarkan aku bersamamu selamanya.
Xia Luo!
Ma Dongmei?! Kenapa dia datang dengan pakaian seperti itu?
Betul.
Xia Luo.
Kau bilang
kau pergi mengunjungi makam ibumu.
Kenapa? / Dongmei.
Kau terlambat! Xia Luo sedang mabuk.
Qiu Ya, aku tak tahu ini pesta pernikahanmu.
Jadi aku tak sempat berpakaian.
mohon maafkan aku. Selamat!
Selamat paman!
Dia ini suamiku. / Oh, maaf!
Aku minta maaf paman.
Semua ada disini. Aku sudah lama tak ketemu kalian.
Tn. Wang. Sungguh kejutan! Kau masih hidup!
Dongmei, ayo duduk sini! / Tidak, terimakasih,
Aku harus pergi dengan Xia Luo untuk mengunjungi makam ibu.
2 acara membahagiakan dalam 1 hari!
Xia Luo, kita harus pulang.
Kau pulanglah dulu.
Aku mau minum lagi! / Itu tak baik untuk perutmu.
Jangan minum lagi.
Kau bisa minum di rumah jika kau mau. Kita juga punya minuman.
Ayo kita pergi. / Aku tak mau minum Wiski Penghormatan Raja.
Kau tak bisa minum lagi, jangan biarkan mereka menertawakanmu.
Siapa yang menertawakanku?
Tak ada. Tak ada yang menertawakanmu.
Tak ada yang akan menertawakan Tn. Xia 'kan?
Baik. Ayo kembali.
Xia Luo. Kau harus tahu bila kau sudah cukup minum.
Sekarang pulanglah bersama Dongmei. / Yang paling aku benci adalah suaramu.
Kau menganggap aku tak tahu?
Kau mencuri ciuman pertama Qiu Ya!
Ayo kita pulang.
Tak apa.
Xia Luo,
Aku sudah berusaha tidak membuatmu malu.
Sayang, lupakan saja orang-orang itu. / Minggirlah!
Ini adalah pernikahan Qiu Ya.
Kau menyanyi dan menari, berpakaian seperti kain lap berbulu.
Berhentilah pamer.
Aku membeli ini dengan uangku sendiri. Aku pakai kapanpun aku mau!
Uangmu sendiri?
Kau memalukan!
Apa kau sudah menghasilkan uang sejak kau lulus?
Menjadi seorang pemalas
di rumah setahun ini,
badanmu sudah kaku.
Aku usaha terapi bekam di siang hari,
dan menarik becak di malam hari.
Aku tabung untuk beli motor buat ojek agar aku tidak capek.
Sekarang lihat dirimu, kau ambil begitu saja mesin uangku
untuk membeli kado pernikahanmu.
Xia Luo,
saat kita menikah,
tak ada acara resepsi sama sekali.
Kita hanya berbagi sup tulang domba
Hari itu kita mendapatkan surat nikah.
Berhentilah bicara omong kosong!
Apa menurutmu aku melebih-lebihkan?
Ayo. Tunjukkan pada mereka.
Ini masih ada label harganya! Mengapa?
Karena nanti dia harus mengembalikan baju ini!
Pada saat ini,
aku kehilangan semua harga diriku sebagai seorang pria,
Aku tak peduli lagi orang akan menganggapku apa,
aku harus berterimakasih pada istriku,
yang membiarkanku menjadi orang idiot.
Mungkin yang konyol
adalah tujuan hidupku.
Selamat ulang tahun. Semoga panjang umur dan bahagia!
Aku sepenuhnya seorang pecundang.
Yang lebih menyedihkan lagi adalah
aku sendiri tak tahu apa yang kuinginkan.
Pecundang!
Pecundang!
Bercerai!
Berhenti!
Dimana ibumu?
Bukankah aku memintamu untuk membawa ibumu kesini?
Apa-apaan ini? / Tunggu, apa kau bilang?
Apa yang terjadi ini?
Lucu sekali.
Xia Luo hilang ingatan!
Amnesia.
Xia Luo,
apa kau ingat nama belakangmu?
Xia Luo. Biar kuperjelas. Jangan coba-coba mempermainkanku.
Kau dengar aku? Tak ada orang yang punya waktu untuk mengacau bersamamu, kau tahu?
Ayo panggil ibumu kemari! Keluar!
Mimpi ini tampak nyata.
Xia Luo, apa aku tadi bilang kau kembali ke tempat duduk?
Beraninya kau mengacuhkanku!
Berhenti ketawa!
Apa kau dengar yang kukatakan?
Pakaian aneh apa yang kau pakai? Seperti seorang hooligan!
Mana seragammu?
Siapa yang menghadiri pernikahan memakai seragam sekolah?
Kau pergi ke pernikahan? Ibumu nikah lagi?
Berhenti ketawa!
Kau pikir kau siapa?
Justin Bieber?!
Baik, jika ibumu tidak kesini.
kau harus selesaikan masalahmu sendiri. Ini adalah surat cintamu.
Bacakan dengan keras di depan kelas dengan penuh perasaan.
Yang tersayang siapa?
Siapa kekasihmu?
Lihat dirimu. Berapa orang yang telah kau sakiti!
Bacakan!
Biar semuanya tahu
siapa si tolol terbesar kedua
di kelas kita ini.
Kau tak punya malu! Menjadi si tolol terbesar,
membuatmu bangga?
Baca! Apa kau tak mendengarku?
Baca!
Beraninya kau memukul gurumu!
Brengsek! / Jangan kira kau bisa menggangguku dalam mimpiku!
Xia Luo! / Biar kuberitahu!
Kau ini sampah!
Kau tak punya masa depan! / Lepaskan!
Kau ingin membahas masa depan? Memberi peringkat kami tiap hari.
tolol No. 1, tolol no. 2, apa itu yang kau sebut masa depan?
Kuberitahu, jika kami sampah di masa depan,
ini semua karena kau! / Hey!
Chun, apa yang kau lakukan?
Aku tak tahu!
Xia Luo, bisa-bisanya kamu memukul Tn Wang? / Siapa yang melakukan tadi!
Hentikan! Yan Hua akan melapor ke Kepala Sekolah!
Apa yang coba kau lakukan?
Tn. Wang,
bukankah menurutmu sepatuku keren?
Mimpi ini memang
luar biasa!
Apa yang kamu lakukan?
Qiu Ya!
Diam!
Anak muda, jika kau punya masalah, dalam urusan apapun, kau bisa bicara padaku.
Jangan sakiti gadis itu.
Aku harus bangun.
Ini berubah menjadi mimpi buruk.
Jangan coba-coba mengelabuiku dengan memukuli dirimu sendiri.
Kau sendiri yang membiarkan dirimu pergi.
Aku terlalu banyak minum.
Aku tak bisa bangun.
Baik.
Maka kita akan bersenang-senang lagi.
Zhang Yang, beri aku korek.
Aku tak punya korek, jadi dimana aku bisa mendapatkan rokok?
Xia Luo, Xia Luo!
Apa yang kau lakukan! Matikan apinya!
Terbakar dalam api masa mudaku!
Xia Luo!
Ibu.
Kepala Sekolah.
Apa kau sudah gila?!
Apa ini semua perbuatanmu?
Kepala Sekolah. Aku sungguh minta maaf.
Apa maumu?
Ibu
Ibu, aku sangat merindukanmu.
Jangan menangis.
Aku tak mau melihatmu menangis dalam mimpi ini.
Aku harus bangun,
Kalau tidak, aku mungkin tak bisa mengembalikan jasku!
Ibu, nanti akan kubawakan uang banyak.
mah su nma x
Sayang,
Aku telah memimpikan ibuku.
Anak bodoh. Siapa yang kau panggil sayang?
Ibu?
Kau menakutiku. Tidakkah kau percaya kau ini masih hidup?
Aku tak percaya kau masih hidup!
Berdasarkan kondisi dia saat ini, dia pasti akan pulih.
Tahun berapa sekarang?
Apa Obama masih presiden Amerika?
Mungkin kami harus pindahkan ke rumah sakit yang lain. / Anakku.
Ada apa denganmu?
Xia Luo.
Kau masih kuat walau masih pincang. / Kenapa orang itu.
Aku terus memanggilmu, 1997-ku.
Abad lalu aku melihatmu pergi.
Aku berharap kau kembali kesini
setelah 100 tahun.
Semuanya sudah berubah,
kecuali kerinduanku padamu.
Aku terus memanggilmu,
1997-ku.
1997.
Aku diam-diam mendatangimu.
Biarkan saat abadi ini
bersama dengan kita.
Biar udara dan matahari memenuhi cinta sejati.
1997.
Jika terjadi sesuatu pada Xia Luo,
Aku tak mau hidup lagi.
Sejujurnya,
Xia Luo tak tahu ayahnya sama sekali.
Segera setelah Xia Luo lahir,
ayahnya menghilang.
Bibi, aku sungguh mengerti.
Keluargaku mengalami hal yang sama.
Ayahku bernama Ma Dong. Dia pergi saat aku lahir.
Itulah sebabnya namaku Ma Dongmei.
Ibu,
Aku kembali.
Xia Luo benar-benar berani. Dia memukul Tn. Wang!
Sudah aku bilang pasti ada yang tidak beres dengan otaknya.
Sungguh menakutkan. Aku harus menjauh dari dia.
Kau tak perlu melakukan itu.
Kau seorang wanita fatal. Kau punya kekuatan.
Aku benci kamu! Aku tak mau lagi main dengan kalian lagi.
Kau membuatku kesal!
Chun, matikan.
Ada sesuatu yang ingin kukatakan tentang ini. / Yang idiot merokok disamping kamar kecil!
Dari kelas mana kalian? Ayo ke kantor Ketua!
Qiu Ya. Tenanglah.
Itu cuma ciuman. / Hey
Hey dengar,
Jangan menggosip tentangku dibelakangku. Bicaralah dihadapanku.
Jadi hati-hati kalau bicara.
Tapi kalian benar. Xia Luo orang yang bodoh.
Dia memukul Tn. Wang demi aku.
Sebelumnya sudah kubilang padanya aku tak mau memulai hubungan terlalu dini.
Aku harus tetap fokus pada kesempatan latihanku.
Bagaimana dengan dia? Bahkan melompat jendela untuk mengejar aku.
Kapan menurut kalian Xia Luo akan dewasa?
Dongmei, kurasa harus kukatakan yang sebenarnya
setelah kau berlari keluar.
Aku minta maaf.
Oh, nyonya Luo.
Nyonya Luo. Bisakah kau tendang bolanya kemari?
Jangan kau berteriak begitu padaku!
Aku belum memutuskan untuk berhubungan dengan Xia Luo.
Aku benci kau.
Ini. Tendangan dari nyonya Luo!
Sejak sekolah ini didirikan,
sejak Cina Baru didirikan,
sepanjang sejarah pendidikan,
tidak pernah ada kasus yang buruk.
Karena itu sekolah memutuskan
untuk mengeluarkan Xia Luo.
Tunggu! Apa yang kau inginkan?
Aku melakukan ini demi anakku. Aku menghina Kepala Sekolah.
tapi aku tak punya pilihan lain.
Tolong aku! Aku dilecehkan oleh Kepala Sekolah!
Dasar brengsek! / Bisa-bisanya kau bilang begitu?
Aku belum pernah melihat ibu sepertimu.
Kau tak punya tata krama sama sekali!
Aku tak bisa menghadapi orang lagi! / Baik, baiklah.
Biar Xia Luo menulis kesalahannya sendiri.
Terima kasih, pak!
Kita tidak melakukan latihan hari ini.
Ada pertemuan penting.
Kemarin, di kelas 2 tingkat 3,
terjadi insiden penyerangan. Seorang siswa memukul gurunya!
Apa yang telah Xia Luo perbuat adalah contoh perilaku yang buruk.
Dia seharusya dikeluarkan dari sekolah ini.
Tapi dengan mempertimbangkan dia telah mengakui kesalahannya,
dan telah menghukum dirinya sendiri dengan lompat lewat jendela gedung,
dan memberikan ciuman kehidupan pada teman sekelasnya yang hampir pingsan.
Maka, sekolah ini memutuskan
menghukum Xia Luo dengan catatan tidak terpuji,
dan memintanya untuk meminta maaf pada kita semua atas tindakannya.
Kemarilah, Xia Luo.
Cepatlah! Jangan buang-buang waktu!
Aku telah menyia-nyiakan hidupku
sejak lama.
Aku tak pernah berpikir aku akan diberi kesempatan untuk dilahirkan kembali.
Jadi, aku bersyukur pada Tuhan
dan bumi ini.
Aku berterimakasih pada sekolah ini,
dan guru-guru kita.
Aku juga bersyukur bila ruang kelas itu bukan lantai yang tertinggi,
Aku ingin meminta maaf pada kalian semua.
Tn. Wang, mulai sekarang,
tak ada lagi dendam pribadi diantara kita.
Terakhir
Aku harus meminta maaf pada teman sekelasku, Qiu Ya,
karena tidak hanya mengirimimu surat cinta,
tapi juga menciummu dengan kasar.
Tapi aku sebenarnya merasa ini hanya mimpi.
Aku akan membalas kebaikanmu.
Baik. Baik, itu cukup. Kelas dibubarkan!
Bawa gadis yang sakit itu ke klinik.
Semuanya buka halaman 142.
Pertanyaan no. 3.
Ingat jawabannya.
Ini belum diujikan selama 2 tahun, jadi ini pasti ada tahun ini.
Ini pertanyaan bernilai 15.
Kenapa, Zhang Yang? Tampaknya kau tak mempercayaiku?
Aku percaya padamu. / Ayo bertaruh.
Pemenangnya akan dapat pemanggang roti.
Mohon tak usah... / Aku sudah memutuskan. Kalian semua jadi saksi.
Pak.
Kau masuklah.
Konsentrasi sekarang.
Kita bicarakan masalah pemanggang roti.
Maksudku masalah ujian. / Pak.
Ada apa, Xia Luo? Kau ingin menaikkan taruhan?
Aku ingin pindah tempat duduk. / Xia Luo, dengarkan.
Kita masih ada urusan yang belum selesai.
Jangan bertingkah. / Ma Dongmei selalu makan kwaci di kelas.
Itu mengganggu belajarku. / Mengganggu apa?
Nilaimu tak mungkin jadi jelek.
Tn. Wang, aku sungguh akan memperbaiki nilaiku.
Aku tak ingin mempermalukan kelas ini lagi.
Baiklah, baiklah,
Dimana kau ingin duduk?
Disebelah Qiu Ya.
Itukah permintaanmu!
Aku sangat malu mengatakannya.
Lalu kenapa Yuan Hua boleh duduk disebelah Qiu Ya?
Kau ingin bersaing dengan Yuan Hua?
Yuan Hua siswa peringkat atas tiap tahun.
Sejak kau menyebut Yuan Hua,
Aku ingin memuji dia dengan baik.
Kemarin, Yuan Hua
memenangkan hadiah pertama
kontes mengarang antar wilayah.
Judul karangannya
"Ayahku, Walikota wilayah".
Beri dia tepuk tangan!
Tn. Wang, itu sama sekali bukan kontes mengarang.
Itu kontes siapa ayahmu! / Apa pedulimu!
Duduk tenanglah disitu.
Lagipula kau sering tertidur.
Makanya aku ingin tidur di tempat lainnya. / Xia Luo!
Apa kau sudah selesai?! Kau di sekolah, bukan di halaman belakang rumah.
Kau pikir kau ini Kepala Sekolah yang bisa tidur dimana saja dia mau?
Tn. Wang.
Aku perlu bicara denganmu.
Teruskan belajar sendiri.
Kau, pindahlah ke kursi belakang.
Tn. Wang tak menyetujui itu.
Aku akan pukul dia lagi bila dia tidak setuju.
Yuan Hua, aku bagaimana?
Jangan khawatir.
Aku akan kembali.
Kau, pindahlah ke kursi belakang.
Dongmei,
Kau tak bisa memisahkan kami untuk kepentinganmu sendiri.
Pensil 2B-ku...
Dongmei, kau gadis pertama
yang pernah memilih duduk di dekatku di sekolah.
Qiu Ya,
Aku mau bilang, aku sungguh minta maaf padamu.
Apa yang kau lakukan dengan ini?
Qiu Ya,
aku menulis sebuah lagu untukmu.
Biar kunyanyikan untukmu.
Sekali saja,
biarkanku bersamamu selamanya.
Tertawa di cerahnya matahari,
bebas seperti burung di udara.
Apakah kau tahu, hanya satu yang kuinginkan...
Apa yang kau lakukan?! / Xia Luo.
Diamlah. Kami sedang belajar walau kau tidak.
Qiu Ya. Satu pertanyaan yang sulit kujawab.
Makasih Dongmei.
Balik badan.
Ada apa? / Kau bernyanyi sangat bagus.
Nyanyikan lagi untukku. / Sudah pergilah.
Kau keberatan menyanyikannya untukku? / Sudahlah. / Ayo nyanyikan lagi untukku.
Jangan bikin repot sayang.
Tadi kau panggil aku apa?
Kau memalukan!
Sialan!
Qiu Ya.
Janganlah begitu.
Aku sangat kesal.
Tiba-tiba saja aku menjadi orang bodoh yang cengeng.
Seharusnya aku jadi siswa yang waras!
Aku tak menduga, Xia Luo, dia...
Berhentilah membicarakan dia.
Tanganmu berdarah.
Aku hanya pegang tanganmu, dan kau...
Dia menyentuh bibirmu!
Tidak
Bukankah kau Yuan Hua?
Ya, ada apa?
Aku buntu dengan pertanyaan ujian.
Aku tidak tahu.
Ini sangat sulit.
ma hsu nma x
Kakak.Ini adalah kaca ajaib Budha yang agung.
Aku bisa bersihkan semua hal buruk dari anakmu.
Anakmu agak takut dengan ini. Itu reaksi yang normal.
Tak perlu mengkhawatirkannya.
Terimakasih, nona Wang. Ini sangat membantuku
jika ini berhasil.
Anakku selalu mengurung diri di kamarnya setelah dia pulang.
Sebentar menangis, sebentar kemudian tertawa.
Bahkan dia memelukku kapanpun dia bertemu aku.
Apa menurutmu dia sakit jiwa? / Ibu, aku pulang.
Bibi Wang. Kau kelihatan cantik saat masih muda.
Jika kau tetap secantik ini,
paman tak akan menceraikanmu. / Itu konyol!
Aku mengatakan yang sebenarnya. Apa ibu merokok lagi?
Berapa kali kubilang untuk berhenti merokok?
Tidakkah kau tahu kau bisa mati?
Sangat tidak berguna. Aku terlihat seperti monyet.
Aku berdiri...
Berapa lama orang-orang ini jadi terkenal?
Dimana Pu Shu?
Pu Shu memang belum terkenal.
Begitupun Xu Wei.
Aku akan jadi terkenal!
Tertawa itu mengingatkanku
pada bunga-bunga milikku.
Lihat? Cerminnya berfungsi!
Di setiap sudut hidupku
diam-diam bermekaran padaku.
Aku pernah berpikir aku akan selalu
berada didekatnya
Tapi sekarang kita sudah terpisah
tersesat dalam lautan orang-orang.
Mereka pasti akan menua?
Dimana mereka sekarang?
Dan begitulah,
kita terpisah di ujung dunia yang berlawanan.
Lalala merindukannya.
Lalala apakah dia masih mekar?
Lalala teruslah.
Mereka telah tertiup angin
menyebar ke ujung dunia.
Kau baik-baik saja
dalam kelas ini?
Jangan khawatir.
Aku harus membiarkan dia menjadi sangat percaya diri
sebelum aku menghancurkan dia.
Aku sudah mengirim seseorang untuk memberi dia pelajaran.
Berikan saja aku waktu lagi.
Tapi setidaknya
dia tak akan berbuat apapun terhadapmu di sekolah sekarang.
Qiu Ya?
Hai semuanya, aku Xia Luo dari kelas 2 tingkat 3.
Aku menulis sebuah lagu hanya untuk kalian.
Mohon biar kunyanyikan untuk kalian selama jam istirahat.
Kau mungkin berharap untuk melakukan sebuah perjalanan heroik
untuk melihat keindahan dunia ini.
Kau selalu berani saat kau muda,
tapi kau sekarang kehilangan arah.
Gadis tercintamu
menghilang dari hidupmu.
Cinta bisa menyembuhkan dan menyulitkanmu
dan membelahmu berkeping-keping.
Itu keterlaluan! / Berhentilah bicara.
Majulah terus dengan berani.
Xia Luo / Dongmei,
Dongmei, tolong jangan...
Taruh kipasnya!
Ma Dongmei. Kenapa kau memulai masalah juga?
Sejujurnya,
Tidakkah sudah kuperlakukan kau dengan baik?
Apa aku sudah mengambil sesuatu darimu?
Kau memilih sendiri datang kesini.
Xia Luo, apa kau yang menulis sendiri lirik lagu itu?
Untungnya kau punya guru sastra yang bagus.
Ada sebuah kontes bernyanyi untuk siswa minggu depan.
Jangan kembali tanpa hadiah.
Hadiah pertama diberikan kepada
Li Zhenxing dari SD Percobaan untuk lagunya
"Kuberikan Minyak pada Negriku".
Aku sangat suka lagumu "Senjata Ruyung".
Tapi lidahku tergigit setiap menyanyikannya.
Apa kau bisa ajari aku?
Qiu Ya.
Kenapa sepedamu?
Xia Luo, kau 'kan yang berbuat ini?
Mengapa kau menuduhku?
Kulihat kau selalu menelan ludah di kelas.
Kurasa kau pasti haus. Lalu aku ke kantin untuk membelikanmu soda.
Tapi semua minumannya dingin. Aku tahu kau tak boleh minum soda dingin sekarang,
jadi aku terus simpan di dadaku untuk menghangatkannya.
Berita baiknya adalah
sodanya tak dingin lagi,
tapi hatiku membeku.
Aku minta maaf. Tak seharusnya menyalahkanmu.
Ini bukan salahmu.
Aku tak membuat kesan yang baik padamu sebelumnya.
Memang.
Sebenarnya, aku sepertinya menyukaimu.
Menjadi tua dan jelek tak masalah bagi pria.
Yang paling penting adalah punya bakat.
Dan kau, orang yang punya bakat.
Terimakasih sodanya.
Xia Luo, sekarang aku mengerti,
roda yang baru saja kau jual diambil dari sepeda ini!
Xia Luo! / Aku butuh uang untuk membelikanmu soda tapi aku tak punya uang.
Jadi aku jual saja rodanya.
Tapi sebagai gantinya,
aku akan memberimu tumpangan tiap hari pergi dan pulang sekolah.
Aku akan jadi sopir pribadimu. Lihat?
Aku telah menyiapkan bantalan duduk khusus untukmu.
Siapa yang melakukan ini?
Oh Qiu Ya. Sepedamu rusak?
Ayo naiklah sepedaku. Kuantar kau pulang.
Terima kasih Dongmei. / Tak masalah.
Xia Luo,
apa kau sungguh menggunakan banyak kunci untuk tumpukan rongsokan itu?
Tak akan ada yang mencurinya!
Ma Dongmei!
Kau cewek jelek berkelakukan aneh.
Xia Luo, bisa-bisanya kau berkata begitu pada Dongmei?
Kurasa Dongmei lebih cantik dari Qiu Ya.
Apa kau buta?
Apa kau jatuh cinta padanya?
Tidak, tidak.
Aku tidak jatuh cinta.
Aku tidak jatuh cinta.
Ayolah.
Chun,
perbandingan jenis kelamin pria dan wanita sangat tidak seimbang di negara kita.
10 juta pria tak akan bisa menemukan istri di masa depan.
Menurutmu apa kau salah satunya?
Tentu!
Bagaimana mungkin bisa diragukan. Xia Luo, apa yang harus kulakukan?
Kencanilah Ma Dongmei.
Sudah kubilang padamu sebelumnya.
Menempellah terus padanya seperti lem.
Jika kau tak ambil kesempatan di sekolah, kau akan menyesal di masa depan.
Tapi Ujian Masuk Kuliah sudah akan mulai, bagaimana dengan belajarku?
Itu bukan prioritas utamamu.
Chun, jujur saja,
kau ini lain dari orang lain.
Jangan sia-siakan waktumu untuk belajar.
Tak usah kuliah.
Bilang pada ibumu,
untuk berinvestasi di real-estate daripada membayar uang sekolahmu.
Didalam kota Beijing Ring Road ke-2.
Ibumu pasti akan mendengarkanmu.
Siapa yang mau berdebat dengan idiot.
Tentu. Akan kulakukan.
Xia Luo! Aku menang!
Xia Luo, ini pertama kalinya aku menang!
Xia Luo, Aku menang!
Apa kau bernama Xia Luo? Ayo ikut aku.
Apa yang kau lakukan?
Menyingkirlah!
Baiklah!
Namamu Xia Luo 'kan?
Kau punya nyali.
Dengar, jangan mengganggu aku.
Aku pernah melompat dari gedung sebelumnya! Aku bukanlah orang yang waras.
Siapa yang peduli? Tak ada orang waras akhir-akhir ini.
Janganlah macam-macam.
Lebih baik kau tanya orang lain, semuanya kenal kakak tertuaku, Chen Kai.
Kakak Chen Kai.
Kau tahu tidak? Qiu Ya itu miliknya adikku.
Kau harus jauhi dia, mengerti?
Sialan, apa kau dengar? Apa kau mengerti?
Apa kau mengerti? / Kak,
mulai sekarang, aku jadi adik termudamu.
Untuk apa uang itu?
Xia Luo.
Xia Luo, Chun memintaku untuk menolongmu.
Sungguh gadis yang cantik!
Apa yang kau lakukan disini? Menyingkirlah!
Xia Luo, apa kau diganggu?
Tak ada urusannya denganmu. Pergilah.
Kawan, kau kenal cewek ini?
Dia ini tetanggaku. / Xia Luo.
Bagaimana mungkin kau bergaul dengan para bajingan ini?
Ayo katakan lagi? / Jaga mulutmu!
Ini adalah kakak tertuaku. Pergi, ayo, pergi.
Kau telah berubah.
Berubah apanya?
Ma Dongmei, apa kau tak mengerti dengan yang kukatakan?
Jangan pura-pura kau mengenalku.
Dengar, selalu beginilah aku.
Pergilah dari sini! / Mengapa kau bicara dengan gadis seperti itu?
Jangan takut.
Kau ingin aku membersihkan gigi dengan tusuk gigi ini?
Tetap disitu! Gendut berminyak brengsek!
Kau memalukan. Pah!
Mau kemana kamu? / Turunkan aku!
Lepaskan aku!
Bajingan!
Kakak, bro.
Apa yang sedang kalian lakukan! / Menyingkirlah!
Pukuli dia lebih keras!
Hentikan!
Sudah kubilang menyingkirlah. Apa kau tak pergi?
Pak Wang, tolong maafkan aku, Pak Wang.
Aku dulu muridmu! / Kau masih ingat kau dulu muridku?
Apa ini yang kuajarkan padamu?
Rambutmu mengerikan!
Tunggu aku!
Terima kasih, pak Wang.
Apa kau terluka? Jika tak apa-apa, maka segeralah pulang!
Pak Wang,
kau bisa seni bela diri!
Lalu mengapa kau tak membalas memukulku,
ketika aku menyerangmu sebelumnya?
Tak masuk akal.
Aku ini seorang guru.
Aku baru tahu Pak Wang jadi atraktif.
Xia Luo. Xia Luo, tunggu sebentar.
Jangan ikuti aku, oke?
Xia Luo, tunggu aku.
Dengarkan aku. Xia Luo, pelan-pelan.
Xia Luo.
Xia Luo.
Katakan, kau suka pada Qiu Ya, 'kan?
Betul!
Seluruh sekolah tahu aku suka pada Qiu Ya.
Biar kuperjelas, Ma Dongmei. Aku tak akan pernah bersamamu.
Lalu kenapa tadi kau melindungiku?
Kau salah paham. Ini karena aku tak menyukai mereka.
Tak ada hubungannya denganmu. Janganlah sok sentimentil.
Baiklah.
Selama kau katakan padaku sekarang, bila kau membenciku,
kau tak akan melihatku lagi.
Aku... / Katakan saja.
Ma Dongmei. / Teruskan.
Aku tak membencimu. / Aku sudah menduganya!
Jangan ikuti aku. Aku mau pulang!
Oh Tuhan!
Kau sungguh berhati lembut
Berhati lembut
Kau menangis semalaman sendirian
kau mencintai seseorang begitu dalam dan tanpa penyesalan.
Aku tak menertawaimu. / Apa kau melihat Xia Luo?
Pergilah.
Dongmei.
Apa kau sudah dengar cerita si kodok meniru si putri?
Siapa si putri?
Dan mengapa si kodok menirunya?
Tampil menjadi wanita sungguh menyiksa!
Bunga serunai, telah layu.
Senyummu masih paling cantik.
Kaulah gadis yang sempurna.
Muda dan penuh semangat.
Aku ingin berbagi denganmu,
Qiu Ya, apa kau lihat Ma Dongmei?
Mengapa kau mencariku?
Ingatlah Chun, bunga kesukaan Ma Dongmei adalah bunga Matahari.
Idolanya adalah Leslie Cheung. Hal yang paling dia benci adalah pria sembrono.
Jadi jangan selipkan celana dalammu diatas celana panjangmu.
Hidup adalah perjalanan panjang,
seperti sebuah mimpi.
Jangan menghina idolaku!
Sana pergi!
Xia Luo, kau pembohong! / Jangan naif, berusaha mengejarku.
Kau meminta rembulan.
Qiu Ya.
Qiu Ya.
mahsunmax
Qiu Ya.
Mengapa kau lari cepat sekali,
seperti siswa olahraga?
Sepatumu terlepas.
Saat kau mengambil sepatumu,
mengingatkanku pada cerita dongeng,
sepatu kaca Cinderella.
Ini sungguh indah,
jika Ma Dongmei tak ada disini sekarang.
Dongmei itu gadis yang baik.
Apa kau bercanda? Dongmei itu mengganggu sekali.
Suaranya, seperti tembakan senjata saat dia bicara.
Suaramu lebih bagus.
Seperti suara burung bernyanyi.
Selain itu, cara dia berjalan,
biar kutunjukkan padamu.
Apakah itu perlu? / Ya.
Tentu saja perlu. Biar kutunjukkan. Biar kutunjukkan cara jalan dia
Xia Luo. Apa aku terlihat seperti menunggangi babi?
Kutunjukkan cara dia lempar lembing. Seperti melempar sambil naik babi.
Dongmei? Kau terlihat cantik dengan baju itu.
Tak bisakah kita bicara dulu?
Apa kita harus lakukan ini?
Jadi kau yang bernama Xia Luo?
Bukan, aku bukan dia. Apa orang yang kalian cari
punya tanda lahir seperti ini juga? / Seseorang ingin bertemu denganmu.
Jangan omong kosong. / Apa maksud kalian?
Aku baru saja dipukuli, bro. / Lepaskan dia!
Apa yang kalian lakukan! Xia Luo.
Xia Luo.
Taksi, taksi.
Tolong, pak sopir, ikuti mobil itu.
Berhenti, berhenti, berhenti.
Ada apa denganmu? Ini cuma satu blok!
Kawan, sejujurnya, aku baru saja dipukuli.
Tak bisakah kita bicarakan dulu?
Jangan main kekerasan.
Nyonya, dia disini.
Senang jumpa denganmu, Xia Luo.
Apa kau...
Nona Na?
Kau tak bisa bayangkan betapa aku sangat suka lagumu.
Hanya kaulah idolaku.
Aku memilih lagumu kapanpun aku pergi ke tempat karaoke, setiap kali.
Aku memilih lagumu.
Anak muda, aku tak pernah menyangka,
kau tampaknya banyak bicara.
Dengar, alasan aku bawa kau kesini, karena aku ingin membicarakan sesuatu denganmu.
Membicarakan sesuatu denganku?
Aku telah mendengar lagumu. Kurasa kau ini sangat berbakat.
Jadi, aku mengundangmu untuk menuliskan lagu untukku,
dan tampil bersamaku.
Xia Luo, Xia Luo, kenapa?
Oke, oke! / Dasar jalang! Xia Luo! Lari!
Kau pikir baru saja membuat keputusan yang salah...
Yang akhirnya tak seperti kau kau harapkan.
Kau pikir waktu bisa diulang kembali.
Dan cintamu mungkin jadi abadi
jika kau memilih orang yang lain.
Kau buta pada orang yang kau anggap peduli padamu.
Dia akan serahkan segalanya untukmu.
Tak peduli apakah kau kaya atau miskin.
Tak peduli apa kau bisa membuat dia bangga atau tidak.
Dia akan selalu mendukungmu.
Bersamamu selamanya.
Kau sangat beruntung memiliki seseorang yang mencintaimu
tapi bagaimana mungkin kau bisa membuatnya sangat sedih?
Cintanya padamu tulus dan dalam.
Kau harusnya tak menghilangkan kesempatan ini.
Belajarlah lebih giat.
Xia Luo sedang berlatih tiap hari.
Dia tak mengambil Ujian Masuk Kuliah.
Tapi kalian tak boleh menyerah saat ini.
Hanya ujian ini kesempatan kalian untuk kehidupan yang lebih baik.
Xia Luo. Xia Luo.
Xia Luo.
Dia tinggal di lantai 3. Xia Luo pulang waktu ini tiap hari.
BaShen, kau terus awasi.
Baiklah.
Lepaskan aku!
Ma Dongmei, apa yang kau lakukan disini?
Kakakku sedang mencari Xia Luo.
Ini bukan urusanmu.
Pulanglah. / Apa yang kau inginkan dari Xia Luo?
Xia Luo adalah penyanyi yang bagus.
Kakakku ingin memotong amandelnya!
Kakak Chen Kai. Apa ini demi uang atau apa?
Jika ini demi uang,
aku bisa bayarkan untuk dia.
Jika karena hal lain, kau boleh memotong amandelku!
Lagipula aku punya suara tinggi yang buruk.
Kenapa kau ini, Ma Dongmei?
Selama kau biarkan Xia Luo, aku akan turuti maumu.
Maukah kau ke semak-semak denganku?
Ma Dongmei, hentikan! Apa kau gila?
Kak, kau tak apa-apa? Kak,
dia teman kelasku. Dia tak ada urusannya dengan ini.
Ma Dongmei, pergilah dari sini! / Apa?
Kau mau ke semak-semak denganku?
Tentu.
Sialan kau! / Kak, Xia Luo ada disini.
Kawan-kawan, ambil senjata kalian.
Berhenti!
Bisakah kau berjanji
bila kau akan melepaskan Xia Luo
jika aku mau ke semak-semak denganmu?
Aku janji. / Dongmei, kau tak boleh pergi dengannya!
Aku akan pergi denganmu.
Dongmei!
Buka hatimu
Janganlah murung
Menari dan bergoyang
Pecahkan kesunyian malam musim dingin
Kehangatan musim semi membawa perasaan cinta
Menghidupkan kembali kegembiraan kemarin
dalam cahaya hujan gerimis
Wajahmu yang manis
Memancarkan kebahagiaan.
yang kubawa dari kemarin
Ikutlah bersamaku
ke tahun 1998
Ikutlah bersamaku
ke tahun 1998
Kita bertemu di bawah cahaya bulan
Tidur di kehangatan cinta
Ikutlah bersamaku
ke tahun 1998
Ikutlah bersamaku
ke tahun 1998
Kita bertemu dalam kelembutan angin
Kita akan muda selamanya
Hati kita akan menyatu
tahun demi tahun
Tak peduli seberapa jauh kita berpisah
Xia Luo, saat kau membaca surat ini,
aku tak lagi di kota ini.
Aku pergi malam ini
untuk belajar olahraga,
yang tempatnya sangat jauh.
Aku punya ribuan kata untukmu, tapi sulit untuk memulai.
Aku sudah lama tak bertemu dirimu,
tapi aku selalu memikirkanmu.
Selamat atas impianmu yang jadi kenyataan. Aku tak tahu,
jika ada kesempatan buatku untuk bergaul dengan bintang besar nanti.
Tapi jangan mengkhawatirkanku.
Halo? Qiu Ya?
Ini Yuan Hua.
Aku penasaran ke kampus mana kau mendaftar?
Aku ingin pergi ke sekolah yang sama denganmu. / Tolong jangan telpon aku lagi.
Aku tak ingin Xia Luo salah paham.
Tidak...
Qiu Ya...
Tidak...
Generasi baru godfather musik pop Cina
Setelah "Bertemu di 1998" dirilis, Xia Luo menjadi sangat populer.
Dia selebriti pria Cina pertama yang muncul di sampul majalah Time.
Kita adalah keluarga.
Dia juga memproduseri acara bakat di TV
yang jadi terkenal di Asia,
"Si Leher Cantik dari Cina"
Bagaimanapun, mengejutkan semua orang,
sebuah insiden tak terduga yang terjadi kemarin
selama rekaman siaran langsung acara itu.
Kita lihat kembali apa yang terjadi.
Ini seorang peserta penyanyi dari Taiwan.
Lagu yang dinyanyikannya "Hati Gorila", yang dirilis asli oleh Xia Luo,
membuat tuan rumah kecewa. Tapi setelah penampilannya
Mengapa kau mengubah lirik-ku!
Satu dua tiga empat. Bintang-bintang berjajar?
Apa kau ular yang rakus?
Saat melihatmu aku mulai marah!
Tenanglah. / Semua harus mengikuti aturan kompetisi.
Aku tak tahu mengapa ini bisa terjadi.
Sebenarnya aku sangat menyukai Xia Luo.
Aku suka semua lagu-lagunya.
Aku juga menulis lagu.
Tapi aku tak tahu mengapa bisa begitu.
Aku merasa selalu hidup dibawah bayang-bayang dia.
Aku tak menduga dia menjadi sekeji itu.
Apa dia sudah gila? Bagaimana bisa dia sebodoh itu?
Mungkin saja Xia Luo lagi tidak mood.
Berhentilah berpikiran tak berguna.
Perbaiki segera citranya di mata publik, sebelum ini menjadi parah.
Kurangi dampak negatif sebanyak mungkin.
Kau tak angkat telponnya? / Aku butuh liburan.
Ayo. Ayo kita minum-minum.
Baiklah.
Hai nona-nona.
Sayang, aku kembali.
Jangan salah paham, saudari.
Aku yang mengundang dia.
Halo.
Andy.
Aku sudah selesaikan lagu untukmu. Aku menuliskan milikmu dulu.
Dengarkan ini.
Rumah lamaku
adalah di desa ini.
Aku...
Aku berusaha membuatmu populer di daerah asal.
Aku tahu kau bukan berbahasa Mandarin.
Punya versi bahasa Kanton buatmu.
Rumah lamaku
adalah di desa ini.
Aku lahir dan besar di desa ini.
Keren 'kan! Kita lanjutkan nanti.
Oke, dah.
Xia Luo, kau ini jenius.
Qiu Ya,
jika suatu saat aku tak bisa menulis lagu lagi,
apa kau masih mencintaiku?
Luo.
Luo, ada kapal nelayan di belakang kita.
Mungkin pembuat masalah.
Sial.
Yuan Hua.
Semua adalah takdir.
Paman Yuan di penjara? Bagaimana mungkin!
Berhentilah menatap.
Dia istrinya Luo sekarang.
Sekarang kau mengintip?
Yuan Hua, aku selalu mengakuimu.
Kecerdasanmu terlihat saat di sekolah.
Aku sungguh sangat marah.
Apa kau bisa menulis puisi,
untuk menggambarkan penampilanku sekarang?
Puisiku semua terlalu kritis.
Bukan masalah. / Aku akan coba.
Pemandangan indah di bulu ayam.
Lebih indah dari burung Phoenix di atas dunia.
Bagus!
Indah! Kau masih berbakat.
Bagaimana kalau begini? Aku akan berinvestasi dan
kau memulai majalahmu sendiri. Aku punya nama untuk ini, "Orang Bermasalah Berat"
Bagus. / Kau bisa jadi kepala Editornya.
Xia Luo,
kau sungguh murah hati!
Bersulang!
Jujur saja,
aku merasa tak enak dengan yang telah kuperbuat.
Bagaimana bisa aku senaif itu?
Xia Luo, sejujurnya,
Aku sungguh menyesal atas yang terjadi dengan Ma Dongmei.
Dia telah dipermalukan oleh Chen Kai. / Apa?
Kalian sedang mabuk. Ayo makanlah buahnya.
Ayo lanjutkan.
Apa aku terlalu banyak bicara?
Kupikir kau sudah tahu.
Jangan khawatir Yuan Hua. Aku cuma penasaran.
Lanjutkan.
Itu bukan masalah besar. Dia cuma...
Dongmei pergi ke semak-semak dengan Chen Kai,
karena demi melindungimu.
Aku berteriak-teriak sampai serak,
tapi aku masih tak bisa mengubah keputusannya yang ingin melindungimu.
Chen Kai punya koneksi orang-orang kuat.
Mereka membuat keluarga Dongmei membayar banyak uang untuk tutup mulut.
Kudengar ibunya sampai menjual rumah mereka.
Qiu Ya, apa kau sudah tahu ini?
Ya, aku sudah tahu.
Kau sedang sibuk latihan untuk Gala Festival Musim Semi saat itu.
Zhang Yang, kau juga sudah tahu?
Bro, aku sudah tahu... tidak aku tidak tahu.
Ya... aku tidak tahu.
Itu semua masa lalu.
Ayo, biar kuambilkan anggur lagi. / Benar! Itu sudah lama sekali sejak kita ketemu.
Ayo, kutuangkan anggur lagi.
Ayo minum!
Tidak aku sudah selesai!
m
ma
mah
mahs
mahsu
mahsun
mahsunm
mahsunma
mahsunmax
Dongmei,
dimana dirimu?
Kita memang tak lagi bersama,
bagaimana mungkin aku masih berhutang banyak padamu?
Ketika kita bersama, aku tak memberimu kehidupan yang layak.
Apartemen kita yang kecil terlalu sempit bagi kita.
Luasnya cuma 40 meter persegi.
Paman, apa Ma Dongmei tinggal di kamar 322?
Madong siapa?
Ma Dongmei.
Dongmei siapa?
Ma Dongmei!
Ma siapa?
Baik. Semoga harimu menyenangkan, paman!
Tentu.
Baik kalau begitu...
Apa kau sudah menghasilkan uang sejak kau lulus?
Saat kau tak minum, kau cuma berbohong di rumah.
Badanmu mengalami atrophia (tak berguna).
Kau tak mengerti. Ini impianku!
Impian apa? / Kau cari siapa?
Apa Ma Dongmei tinggal disini?
Maaf, Saya salah orang.
Jika kau kehabisan uang, kau bisa menghasilkan lagi.
Tapi jika kau kehilangan seseorang, kau kehilangan segalanya.
Kau ini Xia Luo.
Setelah sekian lama bersama,
pasangan muda harusnya tak menghabiskan energi hanya untuk bertengkar.
Ayo. Ini saat yang tepat untuk punya anak.
Ayo kita lakukan.
Terima kasih untuk doa keberuntunganmu. / Aku bantu menutup pintunya.
Aku akan punya anak kembar!
Siapa yang kau cari?
Ma Dongmei!
Masuklah, superstar,
kau harusnya memberitahu aku dulu sebelum datang.
Jadi aku bisa bersih-bersih ruangan. Ini berantakan sekali.
Rumahku memang kecil, tidak seperti vila mewahmu.
Rumah tetaplah rumah, apakah itu besar ataupun kecil.
Xia Luo, duduklah. Silahkan duduk ayo kita ngobrol.
Dongmei. / Ah?
Lama tak bertemu.
Aku sering melihatmu di TV.
Kau sekarang sangat terkenal.
Wajahmu muncul di semua saluran TV.
Itu sungguh menjengkelkan.
Ini batu bata yang kugunakan unuk memukul nona Na.
Aku menyimpannya selama bertahun-tahun.
Aku masih ingin memukulnya tiap kali melihat dia di TV.
Kau tak lempar lembing lagi?
Aku sudah lama berhenti melakukannya.
Beberapa tahun yang lalu, tombak lembingku mengenai juri kompetisi.
Aku dilarang bertanding seumur hidup karenanya.
Aku tak khawatir. Latihan membuat tanganmu
sangat kuat.
Aku jadi tim medis di sekolah olahraga sekarang,
melakukan pijat dan terapi bekam untuk para atlit.
Tak pernah meninggalkan cangkir-cangkir ini.
Hei! Kau sudah makan atau belum?
Aku sekarang sedang memasak mie.
Resep rahasiaku.
Kuambilkan kau semangkuk.
Aku menunggu saat seperti ini selama bertahun-tahun.
Makanlah. Nanti makanannya dingin.
Main gitarnya nanti saja. / Aku bosan makan mie dengan saos. Kita makan itu tiap hari.
Bahkan bau keringatku seperti saos.
Apa kau bosan denganku juga?
Mie nya sudah siap!
Makanlah selagi panas.
Xia Luo, aku tahu kau suka makan,
sama seperti kau masih muda. Setiap kali ibuku masak makanan kau pasti datang ke rumahku.
Makanlah selagi panas. Aku tak yakin apa kau menyukainya.
Ada apa?
Kau tak suka?
Pelan-pelan saja. Tak ada yang akan mengambil makananmu.
Aku ingat saat aku masih muda
kau mengajakku ke restoran BBQ Xinjiang.
Kau makan kebab daging domba dengan cepat kau muntahkan diatas rotinya.
Kau tak tahu betapa bencinya sekarang aku melihat pizza.
Oh tidak,
apa aku membuatmu mual?
Dongmei,
aku pernah bermimpi.
Dalam mimpiku, kita menikah.
Tapi mimpinya bukan kehidupan yang bahagia.
Aku selalu mabuk dan membuatmu sedih.
Akhirnya, kau tak tahan lagi.
Kau minta cerai dariku.
Kau pasti sedang bercanda.
Kau ini superstar. Bagaimana mungkin aku seberuntung itu.
Kita tinggal di rumah ini seluas 40 meter persegi.
Pasokan airnya mati tiap Selasa malam.
Tiap kali kita gunakan microwave, listriknya mati.
Setiap kali kita menyiram toilet,
kita sendiri yang harus isi tangki airnya.
Xia Luo.
Aku selalu sakit perut saat musim dingin.
Kau memijatku untuk menghangatkan perutku.
Suatu saat, aku jatuh ke sumur dan merontokkan gigi depanku.
Kau yang merawatku.
Kau duduk disampingku dan terus mengupas kwaci bunga matahari.
Itu sungguh menggangguku.
Bagaimanapun,
kau mengupaskan semua kwacinya untukku.
Untuk membantuku berhenti merokok,
kau menyembunyikan semua korek di belakang radiator.
Lalu semua koreknya meledak.
Air panas meluber kemana-mana.
Kau ketakutan dan menangis dibahuku.
Malam itu,
kita tampak seperti tikus tenggelam,
semalaman membersihkan semua yang berantakan.
Saat pertama kali kau memasak untukku, kau membuatkan mie dengan saos.
Aku ingat kau mengatakan
bau saos mengingatkanku pada bau keringatmu.
Aku pulang, sayang.
Toko topi dibawah ada diskon. Aku beli topi banyak.
Yang ini warna kesukaanku.
Chun, lihatlah siapa yang datang.
Tak mungkin! Xia Luo! Aku tak sedang bermimpi 'kan?
Aku perlu masuk lagi.
Dongmei, aku ketinggalan kuncinya di dalam.
Dongmei, bukalah pintunya! / Huh...
Xia Luo, kawanku.
Aku sangat merindukanmu!
Topi ini untukmu.
Simpanlah buatmu saja.
Kau... dan Dongmei...
Kapan kalian menikah? / Sebenarnya aku harus berterimakasih, Xia Luo.
Tanpamu, aku pasti tak mungkin mendapat istri yang baik.
Maka perlakukan dia dengan baik. / Tentu.
Aku harus pergi ke suatu tempat. Aku pergi sekarang.
Disinilah lebih lama lagi, Xia Luo. Kau baru saja tiba.
Oh, Chun.
Sudah kubilang kau untuk beli rumah 'kan? Apa kau sudah membelinya?
Xia Luo, aku harus berterimakasih juga untuk itu.
Ibuku membeli 2 rumah dekat Ring-Road ke-2.
Ibuku membeli seharga 2700 per meter persegi.
Hanya 1 setengah tahun kemudian, harganya naik jadi 2900!
Jadi kubilang padanya untuk segera menjualnya.
Keuntungannya besar sekali!
Maka aku tahu rumah itu harganya gila-gilaan,
aku bilang ke ibuku untuk membujuk keluargaku untuk menjual rumah mereka.
Menyewa rumah untuk tinggal sampai harganya turun.
Jangan menghubungi keluargamu lagi.
Teruslah jaga jarak dari mereka.
Xia Luo. Mampirlah kapanpun!
Dongmei, apa kau masih suka dengan Xia Luo?
Kamu bicara apa?
Semua orang berpikir aku ini bodoh.
Sebenarnya aku tak bodoh.
Kau sudah membuatkan sup.
Chun.
Aku bukanlah orang berpikiran sempit.
Aku tak keberatan tinggal bersama dengan kalian berdua, jika ini dilegalkan.
Omong kosong. Jangan sebodoh itu!
Jangan pernah mempertanyakan takdir
Tak peduli seberapa berat perjalanannya
Pergilah ke tempat impianmu
Aku tak akan menyesal
Hidup memang penuh kesulitan
Tak masalah jika kau mengalaminya
Kau tak akan menghargaiku
jika tak ada patah hati selamanya
Aku masih tak bisa melupakanmu
walaupun aku melintasi dunia
Aku bisa katakan tak seorangpun
mencintaimu seperti aku
Jika kau juga merindukanku
Aku tak akan merasa kesepian lagi
Aku tak akan merasa kesepian lagi
Xia Luo datang! / Xia Luo! Xia Luo!
Zhang Yang, pinjami aku korek.
Aku umumkan
Aku akan pensiun dari bernyanyi selamanya.
Setelah 3 tahun, aku pasti akan terkenal.
Dengar, Ma Dongmei, aku akan berikan saat-saat romantis yang aku hutang padamu.
Kamarmu akan penuh dengan bunga matahari.
Pasti.
Bunga matahari seperti bunga kebahagiaan. Selalu menghadap ke arah matahari.
Matahari bersinar, sungguh romantis.
Tidak juga. Yang terbaik dari bunga matahari adalah bijinya yang bisa dimakan.
Hey kau ini kenapa! Kau ini seperti serangga yang berusaha menghentikan mobil!
Sayang,
aku tak tahu harus bilang apa.
Apa kau tahu mobil Ferrari?
Lagu berikutnya
adalah single terbaru dari Andy yang khusus dituliskan untuknya oleh Xia Luo,
yang berjudul "Desa".
Xia Luo, mengapa kau ada disini?
Apa ini mobil rusakmu? Dari mana semua bunga-bunga ini?
Dari para penggemarku.
Aku bosan mengendarai mobil kecil. Truk sepertinya menyenangkan.
Sungguh gaya hidup orang kaya!
Ayo, kita senang-senang.
Kau pilih tempatnya. Aku yang traktir. / Benarkah?
Tentu. Kau bisa menyetir?
Akan kutunjukkan. / Masuk mobil.
Apa aku menabrak sepedanya orang?
Cepat. Kalau tidak kita akan bayar ganti rugi.
Ayo.
Chun, apa ini tempat yang kau pilih? Yang benar saja?
Berhentilah mengoceh! Ayo ambil koin!
Aku menang.
Xia Luo, aku menang!
Apa kau tahu, Xia Luo? Aku telah berlatih ketrampilan ini bertahun-tahun untuk mengalahkanmu.
Ini cuma permainan.
Jangan pelit begitu. Nanti kubelikan mainan mesin claw nanti.
Chun, aku sangat iri padamu.
Hidup seperti orang bodoh.
Apa maksudmu "seperti". Kau memang bodoh.
Aku yang sebenarnya iri padamu.
Kau mendapatkan semua yang kau inginkan.
Kecuali cintaku telah diambil.
Siapa? Siapa orang arogan itu yang berani mencuri gadisnya Luo?
Dia adalah teman baikku. / Omong kosong!
Xia Luo, telpon orang itu sekarang juga!
Biar aku yang menghadapi dia!
Ayo telpon dia! Biar aku hadapi!
Sebentar aku dapat telpon.
Halo?
Chun.
Aku akan berikan semua milikku.
Maukah kau berikan Dongmei padaku?
Dokter.
Apa Xia Luo baik-baik saja? / Dokter,
kau tahu siapa dia 'kan?
Ini tak berpengaruh dengan kemampuan dia menulis lagu 'kan?
Mohon tenanglah dulu.
Kami telah mendeteksi adanya virus HIV,
dalam darah Tn. Luo.
Positif.
Syukurlah, otaknya baik-baik saja.
Tunggu.
Apa tadi yang dokter katakan?
HIV?
Apa ini flu burung?
Secara umum,
kami menyebutnya AIDS.
Qiu Ya! Tenanglah. Jangan bertingkah bodoh.
Ini mungkin tak seserius itu.
Xia Luo, kau brengsek!
Bisa-bisanya kau melakukan itu!
Aku mau melakukan check-up!
Aku juga.
Siapa yang berbuat ini?
Mengapa semua orang terus menghinaku!
Luo.
Bagaimana mungkin kau bisa seperti ini?
Zhang Yang,
Terima kasih.
Aku bukan anak yang baik.
Aku tak bisa mengurus ibu lagi.
Mungkin akan sulit bagimu untuk menemukan pasangan
pada usia sekarang ini.
Jangan khawatirkan ibu.
Zhang Yang adalah orang yang jujur yang bisa aku andalkan.
Luo, aku sudah memikirkan hal ini.
Mulai sekarang, hubungan kita mulai jelas.
Aku akan memanggilmu kakak,
dan kau memanggilku ayah.
Apa yang kau cari, kak?
Biar ayah membantumu.
Xia Luo, Xia Luo. Tolong tenanglah.
Xia Luo.
Janganlah kasar pada Paman Zhang!
Pergilah.
Pergilah dari sini!
Anak kita menjadi sangat sensitif.
Menjauhlah dari ibuku!
m
ma
mah
mahs
mahsu
mahsun
mahsunm
mahsunma
mahsunmax
Dokter. / Kalian lagi?
Mohon biarkan kami masuk.
Maaf, aku tak punya ijin untuk melakukan itu.
Kalau begitu Dokter, bisakah kau katakan bagaimana keadaan dia sekarang?
Pasien ini sulit diajak bekerjasama.
Kondisinya tidak baik.
Kemungkinan dia hanya punya waktu 2 hari untuk hidup.
Xia Luo,
Xia Luo, aku dan Chun datang.
Chun,
Hanya ada aku sekarang.
Xia...
Xia Luo,
hubungan sesama manusia cukup menarik.
Ketika kita masih kecil, aku selalu suka bermain denganmu.
Kita suka bermain akting. Aku menjadi ayah, kau berperan jadi ibu.
Setelah kita dewasa,
kau mulai berkencan dengan Qiu Ya. Aku tiba-tiba menyadari aku suka denganmu.
Kemudian,
kau menjadi superstar.
Aku tak berani mencintaimu lagi.
kau telah menulis banyak lagu selama bertahun-tahun ini,
tapi sebenarnya lagu favoritku adalah lagu yang kau tulis untuk Qiu Ya.
Dengar, akan kunyanyikan untukmu.
Hanya sekali,
biarkan aku bersamamu selamanya.
Tertawa di bawah cerahnya matahari,
bebas seperti burung berkicau di udara.
Apa kau tahu
satu-satunya yang aku inginkan?
Dunia ini kecil.
Aku akan pergi bersamamu ke ujung bumi.
Sampai kita menemukan sudut yang sepi untuk hidup dalam damai.
Kita akan menua bersama tanpa khawatir ataupun masalah.
Apa kau tahu
detak jantungku menyatu dengan detak jantungmu.
Aku akan tetap
berada disisimu
selalu bersamamu
Tak akan berpaling arah
Semua yang kau lakukan
membuat jantungku berdetak
memandu hidupku
Aku akan tetap berada disisimu, selalu bersamamu
Tak akan melepaskanmu
Kemarin, hari ini dan besok
sampai akhir waktu
Sebelum fajar terbit
di sisi lain
kita melihat masa lalu kita di awan,
diatas laut dan langit
melengkung di kaki langit yang indah
Aku tak tahu
seberapa jauh kita harus pergi
Xia Luo, lepaskan tanganmu! Ada polisi disini.
Apa kau belum cukup membuat masalah!
Hey.
Berdirilah.
Aku sedang menulis.
Sekarang kita berada di kantor polisi.
Aku memaafkanmu, oke?
Jangan berhenti
Aku ingat siang dan malam saat aku menunggumu
Jangan lihat ke belakang
Aku tidak pergi
Aku tak ingin pergi
Seperti saat-saat sedih, manis, gelap dan terang di masa lalu
Sekarang
bisa merindukanmu sedikit demi sedikit
Aku akan merindukanmu seperti kau merindukanku.
Aku ingat siang dan malam saat aku menunggumu
mahsunmax, 26 Pebruari 2016 subscene.com/u/910430
thanks for watching without doing resync
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.