Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-- Diterjemahkan oleh Cindy N -- Resync/Edited ==> (Coffee_Prison)
Aku lupa apa aku menangis
Saat kubaca soal pengantin jandanya
Dan sesuatu membuatku sangat tersentuh
Hari ketika musik...
Radiasi UV tinggi.
Suhu, 65,6 derajat. Waspada.
Suhu tubuh tinggi, 38,4 derajat.
Baiklah.
Dewey.
Jadi Selamat tinggal Miss American Pie
Kukendarai Chevy-ku menuju tanggul
Tapi tanggulnya kering
Dan para pekerja lama ituMinum wiski dan rye
Bernyanyi ini adalah hari ajalku
Ini adalah hari ajalku
Dewey, botol.
Apa kau menulis buku cintaDan apa kau percaya pada Tuhan
Jika Alkitab menyuruh demikian? Jika Alkitab menyuruh demikian?
Hei, apa kau percaya rock and roll
Bisakah musik...
Menyelamatkan jiwamu yang fana?
Dan bisakah kauMengajariku berdansa...
[ PERAWATAN HEWAN AKSESORI HEWAN ]
Baiklah.
Ada yang bakal senang malam ini.
[ DAGING SAPI & HATI TERBAIK K-9 ]
Astaga.
Aku makin renta.
Aku remaja tangguh yang kesepian
Dengan anyelir merah muda Dan mobil pikap
Aku tahu aku tak beruntung Pada hari ketika musik mati
Baiklah. Naik.
[ KOSONG ]
Sudah.
Baiklah.
Aku pun bernyanyi
Maaf.
Maaf.
[ KOSONG ]
Ketika raja...
Peringatan. Tekanan udara turun.
Waspada.
Peringatan. Tekanan udara turun.
Waspada.
Tidak. Celaka.
457,2 meter.
426,7 meter.
396,2 meter.
365,8 meter.
- 274,3 meter. - Ayo.
243,8 meter.
213,4 meter.
Astaga. Ayo.
Ayo.
182,9 meter.
121,9 meter.
91,4 meter.
61 meter.
Peringatan. Harap berlindung.
Sebentar.
30,5 meter.
Ayo.
- 24,4 meter. - Ayo.
18,3 meter.
- 12,2 meter. - Ini dia.
Baiklah.
Ayo. Kutarik kau.
Ayo!
Masuk!
Baiklah. Giliranmu.
Bersihkan bola matamu.
Sampai ke tangan.
Lihat ke atas.
Ke atas. Ayo.
Baiklah. Sampai jumpa di bawah.
[ RUMAHKU ISTANAKU ]
Hei. Aku tak melupakanmu. Hei. Aku tak melupakanmu.
Apa? Kau merindukanku? Ya, aku merindukanmu.
Ya, aku selalu memikirkanmu. Ya, sungguh.
Ya.
Ya, sini kugaruk. Itulah gunaku, 'kan?
Hanya untuk menggarukmu.
Hanya untuk menggarukmu.
[ ANJING ]
Bisakah kita tenang sedikit malam ini?
Hei, hentikan.
Bagus, Dewey.
Baiklah. Jangan khawatirkan aku. Teruslah makan.
PERSIK
UNTUK PANGERAN KECILKU, SALAM SAYANG, IBU
Terima kasih, Dewey.
SOUTHWINDOLEH FLEETWOOD
MEMPROSES GAMBAR...
PELATIHAN PERAWATAN ANJING
Hai.
Mana bolamu? Apakah di sini?
Ayo! Tangkap!
Baiklah, giliranmu.
Sini, Napas Bau. Ayo.
EFEK TERPAPAR RADIASI PENGION
LEDAKAN SINAR GAMADAN KEMUNGKINAN KEPUNAHAN MASSAL LEDAKAN SINAR GAMADAN KEMUNGKINAN KEPUNAHAN MASSAL
BAGAIMANA MATAHARI BISA MEMBUNUH KITA
INDEKS UV
SEMBURAN SINAR GAMA
LEDAKAN SINAR GAMA
SELAMAT DARI APOKALIPSMEI 2028
Baiklah.
Aku akan butuh matamu.
Maaf, Dewey.
Akan kubuatkan kau mata baru. Aku janji.
Itu bakal sepadan.
Sebuah langkah kecil untuk manusia...
sebuah lompatan besar untuk Finch Weinberg.
JALANKAN KALIBRASI 64. EXEMENG AKSES...
MENGULANG PARAMETER SELESAI
TRANSFER DATA
Halo.
Jika kau bisa bicara, katakan "ya".
"Perangkat ini tidak meresponsatau tidak cocok dengan sistem operasi.
Hubungi dukungan teknisuntuk mendapatkan bantuan."
Baiklah.
Hei.
Coba mengangguk.
Jika kau bisa memahamiku, mengangguklah.
Entah kenapa dia tak bisa berfungsi.
Apa kau paham?
Mengangguklahhanya jika kau paham pertanyaanku.
Apa kau paham?
Berhenti mengangguk.
Kau paham.
Berhenti mengangguk.
Kau punya teman! Pintar.
Ya.
Baiklah, sudah kuutak-atik.
Tidak persis seperti bayanganku.
Seharusnya cukup saat ini.
Jika kau bisa bicara, katakan sesuatu.
Tenanglah.
Sesuatu.
Sesuatu. Benar.
Benar.
Jadi...
Katakan sesuatu yang menarik.
Jerapah bisa bertahan hidup tanpa airlebih lama daripada unta.
Apakah itu fakta?
Kau pasti tak tahu itu.
Tikus kangguru bisa bertahan hiduplebih lama daripada jerapah.
- Baiklah. - Tahukah kau...
Katakan sesuatu yang menarik tentangmu.
Aku punya empat instruksi utama.
Apa instruksi pertama?
Instruksi pertama: Robot tak boleh melukai manusia
atau dengan berdiam diri, membiarkan manusia menjadi celaka.
Hei, tenang.
Tenang. Baiklah, dengarkan ini.
Ini akan membuatmu mendingan.
Bagaimana dengan instruksi keempat?
Instruksi keempat:
Dalam ketiadaan Finch, robot harus melindungi kesejahteraan anjing.
Instruksi ini menyampingkansemua instruksi lainnya.
Kau dengar itu?
Jadi, kau paham betapa pentingnya anjing ini bagiku?
Ya.
Jadi, kau tahu siapa Finch?
Kau adalah Finch.
Ya.
Sekarang... jelaskan ketiadaan.
Artinya tidak ada.
Finch...
Ya?
Kapan kau akan tiada?
Oh, sial.
Oh, syal.
Halo, Anjing.
Aku tahu 16.000 fakta menarik tentang...
Halo, Finch.
Kuhubungkan kau ke stasiun cuaca setempat.
Katakan jika kau lihat.
Terhubung.
Aku ingin kau memakai data iniuntuk meramal cuaca.
Data menunjukkan 15 peristiwa cuaca terpisah
yang bergerak majudengan kecepatan 250 km/jam.
Data terkini memprediksi peristiwa ini akan bersimpangan
dengan lokasi ini dalam 24 jam ke depan.
Berapa lama itu berlangsung?
Kemungkinan gabungan peristiwa ini menciptakan badai besar adalah 1,00452...
Tidak, aku harus tahu berapa lama itu berlangsung.
Kira-kira 40 hari.
Kita harus keluar dari St. Louis.
Selatan tidak memungkinkan.
Apalagi di musim badai ini.
[ MUSNAH ]
Begitu pula utara.
Dan timur, terlalu banyak kota.
Kau tahu apa artinya itu?
Manusia.
Lewatkan.
Jadi, itu saja.
Menuju barat.
Ke atas pegunungan.
Hemat ransum. Hemat ransum.
Dengan sedikit keberuntungan.
Cari tempat yang belum pernah dirampok atau dijarah.
San Francisco.
Bagaimana?
Ya, sudah saatnya pergi.
Sedang apa kau, Finch?
Aku akan meningkatkan kecepatan transfermu.
Aku tak ingin begini, tapi kita kehabisan waktu.
Bisakah kau sederhanakan?
Jika tak pergi sebelum badai itu datang, kita semua akan mati di sini.
Apa kau paham?
Ya. Ya.
Begitu kau bisa berjalan, kita pergi.
Tapi, Finch...
jika kita pergi sekarang, transfer datanya hanya 72%.
Tak semua bisa seperti Einstein.
Tahukah kau bahwa Albert Einsteinlahir dengan kelainan kepala besar?
Aku memasangkanmu pengukur digital.
Juga giroskop yang berlimpah, jadi ini bukan untuk keseimbanganmu.
Ini untuk iramamu.
Perhatikan aku dan tirulah. Jalan di tempat.
Satu, dua.
Satu, dua. Satu, dua.
- Bagus. Berhenti. - Satu, dua.
Baiklah. Sekarang, ini namanya berjalan maju...
Satu, dua.
Berputar... dan satu, dua.
Satu, dua.
Paham?
Baiklah.
Baiklah.
Dan tiru. Maju.
Satu, dua.
Berjalan.
Ya. Bagus.
Dan berhenti.
Berputar.
Berputar.
Berhenti.
Berhenti.
Bagus.
Tidak, ini. Hei.
Lihat.
Berjalanlah ke arahku.
Satu, dua.
Satu, Finch.
- Satu, dua. - Itu namanya jatuh.
Satu, dua.
Satu, dua.
Satu, dua. Satu.
Aku sedang berjalan.
Dewey?
Dewey.
Dewey.
Aku tak apa-apa.
Maaf.
Ini Fleetwood Southwind 1984.
Radiasi UV tinggi. Waspada.
Halo, Anjing.
Suhu, 64 derajat.
Aku tahu 3.027 fakta menariktentang kendaraan ini.
Mau aku yang menyetir?
Tidak, kau baru belajar berjalan.
Tunggu. Biarkan aku duduk.
Tahukah kau bahwa populasi di St. Louislebih dari 600.000 jiwa?
Di mana orang-orang?
Ceritanya panjang.
Ya, kita pasti amanbegitu sampai di pegunungan.
Finch, ke mana tujuan kita?
Saat aku kecil, lapangan ini dipenuhi bunga liar.
Biji moster, alfalfa. Beraneka warna sejauh mata memandang. Biji moster, alfalfa. Beraneka warna sejauh mata memandang.
Dan di musim panas, ada banyak lebah.
Kau pasti menyukainya.
Finch, ada sesuatu yang longgar di belakang kepalaku.
Aku tahu. Jangan dipegang.
Maaf.
Dan berhentilah minta maaf.
Maaf.
Begitu aman untuk berhenti, akan kucek.
Guk, guk.
Radiasi UV tinggi. 73,9 derajat.
Waspada.
- Jangan bergerak. - Maaf.
Apa ini foto-foto tempatyang sudah kau datangi?
Itu kartu pos.
Asal kau tahu, tak sopan membongkarbarang pribadi orang lain.
Kartu pos.
Maksudnya kartu yang dikirim lewat pos?
Ya, dulu orang melakukan itu.
Sebelum ada Internet.
Kenapa?
Supaya teman dan keluargabisa tetap berhubungan.
Siapa yang mengirimkan itu?
Apa itu?
Tidak ada. Berhentilah bergerak.
Maaf.
Siapa yang mengirimkanmu itu?
Pamanku di San Francisco.
Kalau yang ini?
Itu Jembatan Menara di London.
Itu Jembatan Brooklyn di New York.
Dan itu Jembatan Sydney Harbour.
Sydney Harbour?
Aku sangat ingin melihat jembatan ini.
Mungkin kita harus menjadikan inidestinasi kita, Finch. Mungkin kita harus menjadikan inidestinasi kita, Finch.
Sydney lumayan jauh.
Kenapa bukan yang lebih dekat sajaseperti San Francisco?
Seberapa jauh itu?
2.915 km tepatnya.
Mungkin kita lihat bersama.
Sudah. Beres.
Seperti baru.
Kita harus memulai perjalanan ini.
Banyak harus kau pelajari.
Tidak, Dewey. Berikan kesempatan pada si jagoan ini.
Perhatikan aku, lalu tiru.
Pelajaran pertama...
Pelajaran pertama.
Jangan lewatkankesempatan makan selanjutnya.
Apalagi ada anjing lapar harus diberi makan.
Apalagi ada anjing lapar harus diberi makan.
Seperti teater itu.
Gembok di pintunya masih utuh.
Gemboknya masih utuh.
Artinya, apa pun isinya, itu masih ada di dalam. Artinya, apa pun isinya, itu masih ada di dalam.
Radiasi UV tinggi.
- Pelajaran kedua... - Waspada.
Di atas sana, ada lubang di langit. Itu seperti keju Swiss.
- Di atas sana, seperti keju Swiss. - Aku cukup lama mengetahui itu.
Saat terjadi ledakan suar, itu menghancurkan ozon,
lalu EMP memadamkanseluruh listrik begitu saja.
Untung saat itu aku sedang kerja.
Sedang apa kau?
Aku mencari keju itu.
Kemarilah.
Finch, katamu di atas sanaseperti keju Swiss.
- Aku mencari keju itu. - Hei, ini bukan lelucon.
Baju UV ini bukan untuk main-main.
Ini bukan lelucon. Baju UV ini bukan untuk main-main.
Kenapa kau meniruku?
Kau bilang perhatikan, lalu tiru.
- Berhentilah meniruku. - Maaf.
Dan berhentilah minta maaf.
Berhenti.
Pelajaran ketiga adalah:
Jangan dengan sengaja merusakproperti orang lain.
FESTIVAL SHAKESPEARE SPRINGFIELD FESTIVAL SHAKESPEARE SPRINGFIELD
Sedikit tambahan otot akan membantu.
Bantu aku membuka pintu ini.
Otot.
Ototnya agak kebanyakan.
Bisakah kau sederhanakan?
Itu kiasan.
Itu cara lain untuk mengatakan sesuatu, seperti keju tadi.
Seperti keju tadi.
Ya, seperti keju tadi. Tapi bukan itu artinya.
Finch, ini sandiwaraoleh William Shakespeare.
Komedi dramatis tentang cinta,
muslihat, dan kesalahpahaman manu...
Aku tak suka teater.
Pelajaran keempat:
Pakai inisiatifmu.
- Finch, apa ini aman untuk dimakan? - Pegang ini.
- Ini sudah sekitar 15 tahun. - Begitu.
Menurutmu kenapa itu dinamai berondong?
Pelajaran kelima: Bergembiralah sejenak.
Ayo.
Ya.
Lagi.
Lagi!
Lagi!
Tornado terdeteksi. Harap berlindung.
Tekanan udara...
Sialan. Kukira tornadonya bakal pecahsebelum mencapai ketinggian ini.
Suhu tubuh tinggi, 39 derajat.
Tekanan udara turun.
Finch, ada sesuatu yang berderakdalam kepalaku.
Harap berlindung.
- Peringatan tornado. Harap berlindung. - Tetap di sini.
Tetap di sini. Anjing pintar.
Peringatan tornado. Harap berlindung.
Ikuti aku.
Tetap di situ.
Kita harus mengikat RVdengan paku dan lir ini.
Kau lihat yang kulakukan ini?
Kau harus meniruku persis. Paham?
Paham.
549 meter. 549 meter.
Harap berlindung.
- Pastikan kabelnya tak longgar. - Tak longgar.
518 meter.
Peringatan tornado.
Harap berlindung.
Baiklah, berikutnya. Berikan yang berikutnya.
- Peringatan tornado. 427 meter. - Aku tak bisa melihat apa pun.
- Ayolah. Astaga. Waspada. - Detak jantung cepat.
Kau bisa.
Kau harus kembali ke RV.
366 meter.
274 meter.
Hei.
Sini. Bagus. Oh, bagus.
Harap berlindung.
152 meter.
Kembali ke sini.
Ayo! Kembali masuk!
Kita harus masuk sekarang!
Harap berlindung.
Masuk ke belakang.
- Belakang. - Dewey! Bukan kau.
91 meter.
Finch, aku harus apa?
Pegangan.
- 61 meter. - Siapa anjing pintar?
Berpegangan, Finch.
15 meter. Sangat berwaspada.
Harap berlindung.
Aku baik-baik saja.
Semuanya baik-baik saja?
Kau baik-baik saja?
Dewey? Kau?
Terima kasih. Entah kenapa ini.
Seharusnya bisa lebih kuat.
Dia memakai ototnya untuk ini.
Hei. Kerja bagus.
Finch.
Sial.
Kita sangat beruntung. Luar biasa beruntung.
Fleetwood Southwind dikenaltidak memiliki fitur yang aman.
- Tahukah kau... - Kau menemukan dongkrak?
Aku menemukan ban serep, tapi dongkrak tidak.
Bagus. Ban pecah, dongkrak tak ada.
Kesalahan akan membunuhmu, Weinberg. Seharusnya kau tahu itu.
Finch.
Inisiatif.
Baiklah.
Baiklah, turunkan.
Bagus.
Aku suka sekali menjadi dongkrak.
Kau dongkrak yang bagus.
Kau tahu, kita...
Kita harus memikirkan nama untukmu. Kita harus memikirkan nama untukmu.
Aku ingin sekali itu.
Bagaimana kalau Dongkrak?
Tidak, Dongkrak itu nama alat.
Kalau William Shakespeare? Kau mau memanggilku William Shakespeare?
Sudah ada yang punya.
Mungkin yang tidak terlalu sulit. Simpel saja.
Napoleon Bonaparte.
Napoleon pendek.
Apa salahnya pendek?
Tidak ada, tapi kau tak pendek. Kau sangat tinggi.
Aku sangat tinggi.
Aku suka nama Rover.
Rover itu nama anjing.
Aku memikirkan pendarat pertamadi planet Mars.
Baiklah. Tetap saja, mungkin namayang tak terlalu sulit atau yang cocok.
Mungkin kau ingin sesuatuyang bukan nama anjing? Mungkin kau ingin sesuatuyang bukan nama anjing?
Tidak.
Kenapa anjing itu tak punya nama?
Dia punya nama.
Goodyear.
Aku suka nama itu.
Kenapa tak dipakai? Lagi pula, dia anjingmu.
Dia bukan anjingku.
Dia pemilik dirinya sendiri.
Lagi pula, kami hanya berdua, siapa butuh nama?
Jeff.
Jeff?
Jeff.
Jeff. Serius?
Apa ada yang lucu?
Tidak. Tentu saja tidak.
Itu singkat dan simpel.
Ya.
- Sesuai saranmu, Finch. - Ya.
Dan sudah kucek.
Itu bukan nama anjing.
Bukan. Selama hidupku,
aku tak ingatada anjing bernama Jeff, jadi...
Maka, dengan izinmu, Finch...
Tak perlu izin.
Ulurkan tanganmu.
Satunya lagi. Tangan yang sama.
Dan berjabat tangan.
Selamat datang di dunia, Jeff.
Hei!
Kenapa ribut?
Kupikir komunikasi kami mungkin meningkatjika aku belajar bicara dengan anjing.
Aku telah membuat analisis komparatif.
Aku yakin sudah mengasingkanbeberapa unit fonetik dasar.
Tapi sepertinya ada kesalahpahamandengan semua yang kuucapkan.
- Ada apa dengan itu, Finch? - Bukan "itu".
"Dia".
Tak ada yang namanya obrolan anjing.
Kurasa itu tak menyukaiku.
Dia belum memercayaimu.
Itu butuh waktu.
[ KOTA SALT LAKESAN FRANCISCO ]
Finch, aku kurang memahamikonsep kepercayaan ini.
Bisakah kau jelaskan padaku?
Baiklah. Kepercayaan itu maksudnya ketika kita...
Kepercayaan itu bagaimana kita percaya.
Itu...
Bagaimana jika aku bercerita saja?
Apa kau akan menceritakan kisah tentang kepercayaan?
Ini cerita tentangku. Baiklah.
Baiklah, jadi dahulu kala,
saat aku masih junior di Tri Alpha, saat aku masih junior di Tri Alpha,
ada perintah dari atasanku bahwa aku akan dimasukkan dalam tim
yang mengembangkan sistem RMS.
Masalahnya, aku tak suka kerja dalam tim,
- jadi aku sulit... - Kenapa kau tak suka
kerja dalam tim, Finch?
Karena timku itu sekumpulan orang bodoh.
- Letakkan itu. - Apa itu bo...
Apa itu bodoh?
Kerjaku lebih bagus jika sendirian. Dengar.
- Mendengarkan. - Baiklah.
Kami kesulitan menghubungkansistem operasi ke perangkat keras.
Tim yakin perangkat kerasnya yang bermasalah.
Tapi aku tahu bukan itu. Masalahnya lain.
Tebak siapa yang mengatasinya?
Sudahlah, itu tak penting.
Selanjutnya,
Doktor Norman Rostoker, pendiri TAE Technologies,
datang berkunjung.
Itu sangat berarti.
Dia menyelamati kami, lalu dia berbicara denganku.
Katanya, "Weinberg."
Dia tahu namaku.
Benar. Dia berkata,
"Weinberg, kudengar kau mengatasi inisendirian. Apa itu benar?"
Aku harus memikirkan itu sejenak.
Tapi aku tahu harus berkata apa.
Aku berkata aku tak bisa menyelesaikannyatanpa timku.
Tapi kau bilangtimmu sekumpulan orang bodoh.
Dia menatap mataku dan tahu aku berbohong.
Tapi dia juga tahu aku mendukung timku.
Dia mengedipkan matanya padakudan berkata pada kami,
"Kerja tim. Itulah kuncinya."
Kerja tim adalah kunci.
- Ya. - Kedip.
Benar.
Benar.
Aku tak tahu apa aku mengertiinti ceritanya, Finch.
- Pikirkanlah. - Ya.
Intinya adalah membangun kepercayaandan membuat orang lain memercayaimu.
Ya, tapi kau tak memercayai timmu, Finch.
Menurutku, cerita itu agak sulit dipahami.
Boleh kusarankan...
Finch.
Finch, mau aku yang menyetir?
- Radiasi UV terdeteksi, 61 derajat.- Aku butuh waktu sebentar. - Radiasi UV terdeteksi, 61 derajat.- Aku butuh waktu sebentar.
Aku ingin kalian berdua...
mulai mengupayakan...
kepercayaan itu.
- Paham? - Seperti di cerita itu?
Ya. Seperti di cerita itu.
Tetaplah di tempat teduh.
Ayo.
Ayo.
- Hei, tidak. - Ayo.
Tidak. Bukan seperti itu.
- Ayo. - Ayo.
Sini. Baiklah.
Berikan ini.
Hei, ayo, Kawan. Ayo.
Bagus. Ya.
Sudah kubilang dia tak menyukaiku.
Kau tetaplah di sini.
Jaga benteng.
Apa yang harus kita pesan?
Turunkan sikumu dari meja.
Turunkan sikumu dari meja. Dari meja. Turun.
[ BEBASKAN PIKIRANMU ]
Makaroni dan keju.
Aku akan pesan triple-decker turkey club.
Sial.
Tetap di sini.
Hei!
Tidak! Hei, sini. Hei. Tidak! Hei, sini. Hei.
Kemarilah. Bagus.
Tetap di sini.
Hei, ada apa, Jeff?
Tak ada apa-apa.
Kau mengemudikan RV itu?
Tidak.
Tidak?
Tapi mobilnya jalan sendiri.
Baiklah. Bagus.
Karena kurasa kau belum siap mengemudikan RV itu.
Aku sudah melihatmu mengemudi.
Apa kau marah?
Aku ingin kau mendengarkanku.
Baiklah.
Aku ingin kau mengambil baju UV dan memberikannya padaku.
Helm, unit pendingin, semuanya, paham?
Baiklah. Baiklah.
Kau mengerti?
Mengerti.
Jangan!
Jangan!
Jangan!
Jangan!
Maksudku jalan kaki!
Jangan, berhenti!
Aku sopir yang andal.
Kemarilah.
Sinar UV tak membeda-bedakan. Kulit anjing dan manusia bisa melepuh.
- Kukira kau ingin... - Tugasmu hanya satu.
Menjaga anjing ini. Itulah alasanku membuatmu.
Hanya itu alasan kau ada.
Instruksi keempat.
Aku tak butuh persahabatan dan teman.
Aku ingin kau melakukan tugasmu.
Maaf. Aku...
Aku tahu kau baru lahir kemarin, tapi sudah saatnya kau bersikap dewasa!
Jujur, kau taruhan besar sejak awal hingga selesai.
Kau harus paham betapa rentannya kami.
Bagaimana menurutmu?
Sekarang waktu yang tepat.
Untuk apa?
Pelan-pelan. Sangat pelan.
Injak sedikit gasnya.
Jangan buru-buru.
Dengan sangat pelan.
Itu tidak pelan.
- Maaf. - Kau tahu arti pelan.
Hati-hati.
Hati-hati.
Hati-hati.
Jangan belok berlebihan.
Ya, kau berlebihan. Itu berlebihan.
- Maaf. - Perlahan lepaskan gasnya.
Bagus.
Bagus.
Baiklah. Tetap stabil, seperti ini.
Sempurna.
Aku tahu... Perhatikan jalan.
Mobil ini harus kencang, tapi sudah kumodifikasi.
Jika laju kita stabil di bawah 80 km/jam, kita bakal aman.
Bagus. Ya.
Aku sopir yang andal.
Jangan sombong dulu.
Perhatikan jalan.
Nah, 'kan, Rain Man? Kau hanya anak magang.
Berarti aku anak magang yang andal.
Baiklah.
San Francisco, kami datang!
Malam yang dingin. Sudah lama sekali.
Finch.
Itu aurora borealis.
Ya?
Sekarang tak perlu ke Alaska untuk melihat itu.
Itu berkat ledakan suar.
Selamat tinggal, Ozon.
Selamat tinggal, Sinar Matahari di Wajah.
Vegetasi, tanaman, dan makanan. Selamat tinggal, Semuanya.
Tapi kita malah di sini. Tapi kita malah di sini.
Ya.
Kita di sini, Finch.
Boleh aku bertanya?
Jika siang hari sangat berbahaya, kenapa kita tak bepergian di malam hari?
Pikirmu jika bepergian di malam hari aman, aku tak tahu soal itu?
Ke mana tujuan kita?
Jembatan Golden Gate.
Menuju antah-berantah.
Debu, kabut, suhu panas 66 derajat, dan radiasi UV masih bisa kuhadapi.
Kenapa?
Kenapa?
Karena itu bisa diprediksi.
Bergerak di malam hari menghadirkan sesuatu yang tak bisa diprediksi.
Manusia.
Orang kelaparan yang sembunyi di kegelapan. Orang yang ingin melukaimu.
Orang yang tak bisa dipercaya.
Kenapa? Bagaimana kau tahu mereka tak bisa dipercaya?
Karena percaya akan menewaskanmu.
Jangan percaya siapa pun.
Kau marah padaku lagi.
Dengar, sesuatu akan terjadi padamu.
Sesuatu yang tak bisa kau kendalikan.
Emosi alami akan kau rasakan.
Saat itu terjadi, bagaimana kau bertahandan menghadapinya... Saat itu terjadi, bagaimana kau bertahandan menghadapinya...
akan menentukan jati dirimu.
Apa kau mengalaminya?
Semua mengalaminya.
Walau ingin atau tidak.
Dingin sekali.
Terlalu dingin untuk tubuh renta ini.
Finch, aku mau di sini sebentar jika boleh.
Baiklah.
Baiklah.
Kau sakit.
Aku baik-baik saja.
Kau ingin aku berbuat apa?
Telepon dokter.
[ TOLONG KAMI ]
Pintar. Tetap di sini.
Ayo, Dewey.
Ayo kita beraksi.
Pelajaran pertama: Pelajaran pertama:
Jangan lewatkan kesempatan makan selanjutnya.
Pelajaran kedua...
[ RUMAH SAKIT DENVER ]
Jangan dengan sengaja merusakproperti orang lain.
Tapi sedikit tambahan otot akan membantu.
Omong-omong, itu kiasan.
Ayo, Dewey.
Pelajaran ketiga:
Di atas sana seperti keju Swiss.
Radiasi UV tinggi, 62 derajat.
Waspada.
Hei.
Tetap di sini.
Jaga benteng.
Celaka.
Pelajaran keempat: Pakai inisiatifmu.
Obat-obatan.
Obat-obatan.
Inisiatif. Inisiatif.
Pelajaran kelima: Bergembiralah sejenak.
Lumayan.
Tetap di sini.
Inisiatif!
Celaka.
Maaf, Dewey.
Ayo.
Finch.
Kau suka mantel baruku?
Sedang apa kau?
Apa kau mendengarkanku? Apa kau mendengarkanku?
Tapi inisiatif, Finch.
Inisiatif membutuhkan akal sehat.
Jika kau punya itu, kau pasti tahu tempat ini tak beres.
Finch, apa menurutmu...
Ayo pergi sekarang.
Finch.
Di mana Dewey?
Dewey sudah hancur.
Detak jantung cepat, 150 bpm.
Tutup pintunya.
Waspada.
Detak jantung cepat.
Ini, ambil ini.
- Waspada. - Sekarang pegang kemudi.
Suhu tubuh tinggi, 40 derajat.
Tekanan darah tinggi.
- Boleh kusarankan... - Tidak!
Tidak boleh. Tadi kau masuk dalam perangkap.
Dewey itu teman kita dan kini dia hancurkarena kesalahan bodohmu.
- Waspada. Detak jantung cepat. - Ayo.
Ayo. Kemarilah. Cepat.
Mulai sekarang, ada peraturan baru.
Jangan ada kesalahan lagi. Itu tak bisa ditoleransi lagi.
Kau ingin aku berbuat apa?
Menyetir. Sejauh mungkin.
Apa kau baik-baik saja?
Kita diikuti.
Benarkah?
Oleh siapa?
Aku tak ingin mencari tahu.
Kau masih bisa melihat, 'kan?
Aku bisa melihat.
Kita harus kabur.
Kebut. Injak gas.
- Tapi panduan Fleetwood menyatakan... - Lakukan sekarang!
Ayo! Lebih cepat.
Boleh kuberi saran, Finch?
- Kita harus keluar dari jalan ini. - Mau apa kau?
- Jalan layang. Berarti ada terowongan. - Aku tak paham.
Sekarang! Banting kiri!
Jalan! Kenapa kau berhenti?
Kita harus sembunyi! Jalan!
Kita harus jalan sekarang!
- Finch, kurasa... - Jalan! Sekarang!
Finch.
Ketinggian maksimal di terowongan ini
adalah 4 meter.
Dengan kustomisasi dasarkendaraan ini, kita...
Finch!
[ 4 METER ]
- Finch? - Apa yang telah kulakukan?
Jangan, Jeff!
Kurasa mereka pergi, Finch.
Kita tak akan selamat.
Sudah tamat.
Aku terlalu tua, sakit keras, dan terlalu lelah. Aku tamat.
Finch, sebentar lagi hujan. Kau tahu artinya...
Hentikan. Terima saja.
Sudah tamat.
Tidak.
Kita tak boleh menyerah.
Tak akan kubiarkan kau menyerah.
Tak akan kau biarkan?
Kau tak bisa memutuskankarena kau hanya sebuah mesin.
Robot tak boleh melukai manusiaatau dengan berdiam diri,
membiarkan manusia menjadi celaka.
Diam!
Boleh aku bertanya?
Apa menurutmu kita akan sampai di Jembatan Golden Gate?
Kurasa kita akan sampai.
Kau ingin tahu kenapa?
Karena aku percaya padamu, Finch.
Boleh aku bercerita?
Baiklah.
Dahulu kala...
ada ledakan suar matahari.
Suar itu tak membinasakan semua manusia. Itu ulah kami sendiri.
Sebagian bersembunyidan mengunci pintu mereka.
Berpura-pura itu tak terjadi.
Dan mereka tak bertahan lama.
Sebagian lagi berusaha keras untuk bertahan.
Kami memulung dan memperebutkan apa pun yang tersisa
sampai semuanya habis.
Waktu itu aku menggeledah toserba.
Tempat itu sudah habis dijarah,
tapi terkadang ada yang tertinggal dan kita beruntung.
Aku menemukan sebungkus mi. Aku menemukan sebungkus mi.
OBRAL BAN GOODYEAR!
Tapi sebelum aku bisa pergi...
seorang ibu dan anaknya muncul,
mereka membawa troliberisi barang-barang mereka.
Gadis kecil inikurang lebih 9 tahun.
Dia memakai ransel unicorn merah muda.
Dan dia memegang senjata.
Kudengar ibunya berkata, "Ingat, jika kau melihat siapa pun,
acungkan senjata, dan lakukan seperti yang Ibu tunjukkan, paham?"
Lalu, aku sadar jika dia melihatku,
gadis kecil ini akan menembakku dan mengambil mi-ku.
Aku pun bersembunyi.
Dan menunggu sampai mereka selesai.
Tapi saat mereka mau pergi, ada mobil yang menepi.
Sang sopir keluar karena melihat gadis kecil itu.
Dia berteriak
dan mengayunkan senapan gentel dengan beringas.
Dia melihat troli itu dan menginginkan isinya.
Dia pun berteriak, "Serahkan itu."
Lalu, sang ibu berlaridan berteriak kepadanya,
"Jangan ganggu kami."
Gadis kecil itu ketakutan dan...
tak tahu ke mana harus mengacungkan senjata.
Dia menangis.
Mereka berdua berteriak.
Lalu, dor, dor, dor.
Kejadiannya sangat cepat.
Begitu dia pergidan aku bisa mendekati mereka,
sudah terlambat.
Lalu, kudengar suara.
Suara rengekan pelan...
dari ransel merah muda gadis itu.
Aku pun membukanya.
Ada makhluk kecil yang gemetaran ini. Ada makhluk kecil yang gemetaran ini.
Sangat ketakutan.
Dan sendirian.
Rasa lapar menjadikan manusia pembunuh.
Tapi menjadikan...
aku pengecut.
Bagaimana kau bisa percaya itu?
Kau lihat itu?
San Francisco.
Finch.
Tinggal 772 km lagi.
KEPADA FINCH, LEWATILAH SAN FRANCISCO TAHUN DEPAN. MUNGKIN BISA BERJUMPA? - AYAH
"Ayah."
Ayah.
Radiasi UV rendah. Tidak kritis.
Kurasa kau harus melihat ini.
- Finch! - Apa?
- Apa? - Itu.
Aku tak bermaksud menabraknya.
Kukira kau bilang itu...
Keju Swiss.
Entahlah.
Ini luar biasa, Jeff.
Ini makanan terlezat yang kumakan setelah sekian lama.
Coba tebak.
Apa?
Aku melihatnya di kepalaku semalam.
Di kepalamu?
Kita bertiga berada di atas Jembatan Golden Gate
seperti lukisan yang belum ada.
Wow!
Jeff, kau bermimpi?
Aku tercengang.
Aku ingin melihatmu 5 atau 6 tahun mendatang.
Aku tak mengecewakan? Aku tak mengecewakan?
Tentu saja tidak.
Dan aku tak seharusnya menyebutmu mesin.
Boleh aku bertanya?
Kau bilang kartu Jembatan Golden Gate itu dari pamanmu,
tapi di belakangnya bertuliskan "Ayah".
Kenapa begitu?
Wah, kau mau tak melewatkan apa pun, ya?
Tidak.
Kurasa waktunya untuk cerita lagi.
Yah...
Ibuku selalu berkata bahwa ayahku adalah keturunan Viking.
Kau tak berkata, "Dahulu kala."
Baiklah. Dan dahulu kala...
dia meninggalkan kami.
Itu sebelum aku lahir. Itu sebelum aku lahir.
Dia masuk militer.
Ternyata seorang insinyur juga. Membangun jembatan.
Dia selalu bepergian. Kami tak pernah berhubungan.
Lalu, pada ulang tahunku yang ke-15, kartu pos itu tiba-tiba muncul.
Yang bergambar Jembatan Golden Gate itu.
Tertulis dia berharap kami bisa bertemu kelak.
Sementara itu, aku seharusnya bepergian.
Dia menuliskan "Ayah" dan aku menyimpannya.
Bahkan, begitu aku cukup dewasa, aku pergi membeli setelan mewah ini.
Pikirku, saat kami akhirnya bertemu,
aku ingin membuatnya terkesandan bangga padaku.
Aku tak dengar kabarnya lagi.
Apakah sudah?
Sudah apa?
Apa kau sudah bepergian? Apa kau sudah bepergian?
Aku pergi ke Kota New York sekali.
- Ya? - Aku kurang suka.
Kota itu ramai dan kotor.
Selain itu, aku belum pernahlebih jauh dari Missouri.
Tapi selalu ada alasan.
Kesehatan atau pekerjaanku, Ibu, kiamat.
Ya, aku...
Aku tak pernah bepergian.
Kalau kartu pos yang lain? Kenapa semuanya kosong?
Setiap melihat kartu yang kusukai, aku membelinya.
Semacam koleksi. Untuk dimasukkan ke daftar keinginan.
Entahlah.
Manusia penuh kontradiksi.
Kau sudah bisa memberitahuku Kau sudah bisa memberitahuku
berapa paku keling di Jembatan Golden Gate.
Berapa panjang kabel yang dipakai dan berapa tingginya.
Tapi kau tak tahu sebelum berdiri di atasnya dan melihat keindahannya,
dan mendengarkan kabel suspensi yang berbunyi oleh angin...
Itu pengalaman.
Itu pengalaman manusia.
Bukan sekadar membayangkan, itu nyata.
Tapi kau belum pernah ke Jembatan Golden Gate, Finch.
Ya, Jeff, aku belum pernah.
Terima kasih.
Seperti kataku, manusia penuh kontradiksi.
Andai aku bisa berbuat banyak dengan waktuku.
Kalau begitu, ayo pergi sekarang, Finch!
Kita akan pergi sekarang.
Jika kita pergi sekarang, tinggal 18 jam dan 33 menit lagi... Jika kita pergi sekarang, tinggal 18 jam dan 33 menit lagi...
Aku sekarat, Jeff.
Aku akan mati.
Saat aku mati...
kau janji akan melakukan hal yang tepatuntuk Goodyear?
Mana bolamu?
Apakah di sini? Apa ini bolamu?
Apa ini bolamu?
Apa ini bolamu?
Mana bolamu?
Ayo! Tangkap.
Ayo. Baiklah.
Sekarang kau cobalah.
Ya. Lemparlah.
Ayo. Lemparlah.
Ini cukup penting.
Mana bolamu?
Mana bolamu? Apakah di sini?
Lempar saja.
Apa ini bolamu?
Apa ini bolamu?
- Lempar bolanya. - Ini.
Mana bolamu?
Lempar bolanya.
Ayo!
Hei, Finch!
Ya.
Sini!
Ayo, Kawan. Tidak. Ayo, Kawan. Tidak.
- Lagi. - Tapi dia kembalikan padamu.
Karena anjing adalah makhluk yang mengikuti kebiasaan.
Sini, Kawan!
Ayo.
Kumohon?
Ayo.
Anjing pintar. Anjing...
Sudah kubilang dia tak menyukaiku. Sudah kubilang dia tak menyukaiku.
Kalian berdua akan... Kau pasti tahu.
Ayo. Percayalah padaku.
Aku sudah mengotori setelan mewahku.
Kupegang kau.
Tak apa-apa.
Tak apa-apa.
Bernapaslah, Finch.
Aku mau berbaring sebentar. Kalian berdua bermainlah.
Kalian berdua pergilah.
- Bermainlah. - Boleh kubantu, Finch?
Jeff, kau sudah membantu.
Ayo berjabat tangan.
Tidak.
Tidak.
Aku harus berbuat apa?
Aku harus berbuat apa?
Kau harus berbuat apa, Jeff?
Apa yang bakal dilakukan Finch?
Dia akan memberi anjing itu makan.
Akan kuberi dia makan.
Sial.
DICINTAI OLEH GOODYEAR DAN JEFF
Kau sudah bisa memberitahuku
berapa paku keling di Jembatan Golden Gate.
Dan berapa panjang kabel yang dipakai dan berapa tingginya.
[ MENUJU SANTA ROSA ]
Tapi kau tak tahu sebelum berdiridi atasnya dan melihat keindahannya,
dan mendengarkan kabel suspensiyang berbunyi oleh angin...
Itu pengalaman.
BIBI SOPHIE, KAMI BAIK-BAIK SAJA! TEMUI KAMI DI MARIN COUNTY
Itu pengalaman manusia.
Sepertinya bukan hanya kitayang datang ke sini.
Apa menurutmu mereka masih di sana?
Hanya ada satu cara untuk mengetahuinya.
Ini indah.
Finch benar soal ini.
Hei, mau dengar cerita?
Baiklah, dahulu kala...
-- Diterjemahkan oleh Cindy N -- Resync/Edited ==> (Coffee_Prison)
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.