All language subtitles for Furies-2023-WEBRip-Netflix_INDOCP

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-- Diterjemahkan oleh Maulida Dwi Cahyani -- (Ripped By *Coffee_Prison)

TOKOH, KEJADIAN, ATAU LOKASI DALAM FILM INI FIKTIF.

KEMIRIPAN APA PUN ADALAH KEBETULAN BELAKA.

Di dunia ini, kita semua harus membuat pilihan

antara cahaya dan kegelapan.

Berapa banyak dari kita yang bisa bijak memilih?

15 TAHUN LALU

Sejak lahir,

aku ditakdirkan untuk kegelapan.

Ibu, kapan makan malam siap?

Aku lapar.

Ibu, kapan makan malamnya siap?

- Baik. Ibu mendengarmu. - Ibu?

Menyebalkan! Aku muak!

- Jangan begitu, Sayang. - Perusak suasana!

Ayo! Lanjutkan!

Aku tak mau lagi!

Sayang!

Ini uangmu!

Kau meninggalkanku begitu saja?

- Aku cari saja di tempat lain! - Sayang!

Bi, ayo makan.

Ibu sudah membayar SPP sekolahmu. Saat kau ke sekolah besok,

pastikan memberi kesan baik kepada guru dan teman sekelasmu, ya?

Aku malas bersekolah.

Mereka bilang aku gila.

Kau tidak gila.

Bi,

Dengarkan ibu.

Kau…

anak yang sangat istimewa.

Kita semua terlahir sama. Apa yang membuat kita berbeda itu pilihan yang kita ambil.

Jika kau tekun belajar, kita akan keluar dari situasi ini.

Mengerti?

Lai, di mana kau? Suruh dia keluar!

Ini pelanggan favoritmu!

Di mana ibumu? Panggil dia! Katakan jagoannya datang!

Lepaskan aku!

Lepaskan aku!

Jika terus berteriak, akan kubunuh kau dan ibumu!

Tutup mulutmu!

Persetan kau!

Dasar jalang!

Persetan kau!

Persetan kalian, Dua Jalang!

Sial! Aku akan membunuhmu!

Persetan kau!

Persetan kau, Jalang!

Jalang!

Dasar sampah!

Akan kubunuh kalian berdua!

Ibu…

Ibu!

Kukira aku telah mencapai mimpi yang penuh cahaya,

tetapi kini, semuanya terbakar jadi abu.

Tanpa keluarga

dan tempat yang disebut rumah,

aku naik bus terakhir

meninggalkan tempat ini dan aroma rumputnya yang terbakar.

TARI, DISKO, RESTORAN, KONSER

RESTORAN VIETNAM

Ada yang mau banh mi?

Ini. Terima kasih.

- Bu Nam, butuh semangkuk lagi di sini! - Ada yang mau banh mi?

Banh mi!

Jalang! Kau lupa ini wilayah siapa?

Sial!

Hei! Berhenti! Tangkap dia!

Takdir masih menahanku

dan menenggelamkanku dalam keputusasaan.

Tarik dia!

Dasar jalang! Kau lupa ini wilayah siapa?

Sampah sepertimu akan menjadi pelacur!

Tahan dia! Habislah kau, Jalang!

Aku akan kembali untukmu!

Sampai…

dia muncul.

Wanita yang telah melalui kematian.

Gadis seusiamu

yang tidur di jalanan

adalah mangsa mudah bagi para bedebah itu.

Boleh aku ikut denganmu?

Akan kulakukan apa pun maumu.

- Hei, Tam. - Ya.

- Semangkuk di sana. - Baik.

Bu Lin, baik?

Baik.

- Sau. - Lin.

- Semangkuk untukku. - Duduklah.

Semalam, ada gangguan lain

di area pusat kota.

Ini yang keempat bulan ini.

Menurut penduduk setempat,

sekitar pukul 22.00.

Sekelompok pemuda

bersenjatakan golok, pisau, dan lainnya

sempat bertarung dari…

Cedera lamamu kambuh dalam cuaca seperti ini,

tetapi kau terus minum…

Benar, bukan?

Kau juga tidak pernah ke dokter.

Nanti obatnya tidak ampuh lagi.

Anak tunawisma lagi, ya?

Berapa banyak akan kau kumpulkan, Lin?

Aku tidak berbeda dari mereka, Sau.

Astaga, kau berlumuran darah.

Sial!

Tanganmu kotor!

Siapa namamu?

Hei, apa dia bisu?

Bisakah dia bicara?

Hei, orang-orang memanggilmu apa?

"Jalang".

Apa?

"Jalang"?

Omong kosong!

Ibumu memanggilmu apa?

Bi.

Baiklah, jadi, namamu Bi.

Astaga.

Namamu berarti "tragedi"

makanya…

kau tampak berantakan.

Tolong ganti namanya, ya?

Nama bagus agar dia bisa dapat masa depan lebih cerah.

Chung, gai, banh gio.

Malam ini sepi, ya? Boleh minta gratis?

Enyahlah!

Meniupkan ciuman Untuk kenangan tak berujung

Tutup pintunya.

Siapa ini?

Anak baru. Namanya Bi.

Dia akan tinggal bersama kita.

Letakkan mi di meja untuk mereka.

Mau minum?

Bibi Lin?

Lihat dia!

Mana bisa mengimbangi kita?

Beri dia kesempatan.

Baik, mari lihat berapa lama dia bertahan.

Hong, carikan dia tempat tidur dan pakaian bersih.

Baik.

Hei. Aku Hong.

Lalu, itu Thanh.

Kau dari mana? Kau tampak kacau.

Senangnya ada seorang lagi bergabung dengan geng. Manis juga.

Namun, agak bau.

Ini, minum.

Dengar.

Aku tak peduli dari mana asalmu,

tetapi jika ingin tetap di sini,

kau harus membuktikan dirimu.

Kau dengar?

Astaga! Kau terlalu konyol!

Dia baru saja tiba!

Makanya tidak ada yang mau berteman denganmu. Sulit dipercaya.

Ayo, kita bersihkan dirimu.

Kemari!

Biar kupangkaskan.

Coba ini!

Kemari dan lihat!

Manis sekali!

Ada apa?

Astaga, lihat dirimu.

Manisnya!

Sama sekali tidak seksi!

Jijik!

Berdiri. Kelemahan dilarang di sini.

Jika kau tidak mau ditindas pria, jadilah lebih kuat daripada mereka. Lagi!

Temukan kelemahan lawanmu

sebelum kau menyerang.

Semua benda di tanganmu harus jadi senjata.

Apakah sakit?

Kejam.

Kasihan dia.

Sudah kubilang, dia terlalu lemah.

Hong dan aku sudah cukup.

Kita tak butuh yang lemah begini.

Bagus. Bagus sekali.

Soal tadi, terima kasih. Harus kuakui, kau cukup gila.

Kurasa aku belum pernah bertemu orang yang begitu keras kepala.

Minumlah. Ini awalmu memasuki grup kami.

- Bibi Lin, makanlah bersama kami. - Baik.

Ini. Makanlah, Bi.

Kami di sini punya masa lalu sepertimu. Bajingan gemuk di jembatan itu,

cuma satu dari banyak pria bejat di luaran.

Jadi? Kau diperkosa? Oleh berapa banyak?

Apa pengalamanmu segila aku? Kalau aku…

tiga pria sekaligus.

Sedangkan Thanh,

dia dijual ke bordil.

Mungkin sekitar sepuluh per malam.

Berengsek!

Begitulah adanya pria. Mereka melihat wanita sebagai mainan.

Derita kita cuma membuat mereka bergairah.

Kita tak bisa mengandalkan siapa pun untuk melindungi kita.

Kita harus membuat perubahan!

Kita harus membuat orang-orang gila itu merasakan penderitaan kita.

Kau mau mengubahnya, Bi?

Baik.

Kalau begitu, kau harus berlatih. Berlatih sampai kau cukup kuat

untuk mengakhiri ketakadilan ini.

Mengerti?

Aku tahu dari mana harus memulainya.

Di pusat kota, ada jaringan kriminal yang menjual wanita

ke pria kaya sebagai budak seks.

Kita akan mulai dari sana.

Mereka dikenal sebagai "Empat Besar",

meneror tiap sudut.

Pemimpinnya adalah Hai, dikenal sebagai "Si Anjing Gila".

Mereka yang mengendalikan kehidupan malam di pusat kota,

menjual narkoba,

mengadakan pesta bejat semalaman.

Wilayah Hai sangat luas,

tetapi dia juga punya banyak musuh.

Namun, sejauh ini, tidak ada yang bisa melewati tiga musketri Hai.

SON SI ANAK TIRI

Son "Si Anak Tiri" adalah pengawal kepercayaan Hai.

Dia mesin pembunuh yang tenang, tetapi kejam.

Hai pernah menyelamatkan nyawanya, jadi, dia sangat setia.

Jika ada yang menyentuh Hai,

Son akan mengulitinya hidup-hidup.

LONG SI PENGEDAR

Long "Si Pengedar" adalah tangan kanan Hai.

Dia tenang dan bijaksana.

Pria pemikir.

Dia bertanggung jawab atas penyelundupan dan distribusi narkoba.

Mereka menyelundupkan banyak narkoba

di depan mata polisi.

Terima kasih, Bos!

TEO SI MUKA CODET

Teo "Si Muka Codet" adalah pemimpin jaringan perdagangan seks mereka.

Dia mengelola bordil terbesar di Ma Lang, Cau Kho, dan area bus.

Lalu, ada Hai "Si Anjing Gila" itu sendiri.

Dia hanya tikus jalanan, pencopet. Setelah menyertai geng Hoang Cathay,

dia membunuh seluruh keluarga Hoang dan menjadi bos.

HAI SI ANJING GILA

Manusia hina yang kejam, jahat, dan berdarah dingin.

Untuk sesaat saja, kau akan melakukan apa pun, bukan?

Hal yang paling disukai Hai adalah uang.

Lalu, wanita.

Dia sendiri yang mengelola kasino terbesar di area pusat kota

yang buka sepanjang waktu.

Para lintah itu

melahap derita kita serasa itu bukan apa-apa.

Mereka sadis, tidak manusiawi,

dan pantas mati, satu demi satu.

Kita harus menyelamatkan para wanita

yang menderita karena mereka

dan membalas mereka.

Jadi?

Mengapa kau mencariku?

Mereka mempermalukanku dengan Lam "Si Botak".

Apa kau sudah tahu dalang di balik ular itu?

Huong dan anak buahnya, tak diragukan lagi.

Para bedebah "preman pelabuhan" itu.

Hancurkan para bedebah itu.

Biar mereka tahu…

tidak mudah memetik di kota ini.

Hei! Apa kau mendengar sesuatu tentang "A Thoong"?

A Thoong.

Kudengar dia baru di Xom Cai.

Dipenjara karena penyelundupan dan pembunuhan.

Baru keluar penjara,

dia membunuh Thanh "Si Delapan Jari", dan mengeklaim wilayahnya.

Astaga.

Mereka makin kuat saja. Kirimkan Chivas untuk kado penyambutan.

Lihat apa kita bisa bisnis dengannya.

Bicaralah dengan Teo…

Larang dia mengotori tempat makannya.

Dia memerkosa salah satu gadis baru.

Kita pengusaha,

bukan binatang.

Lantas?

Dia hanya menguji barang dagangan.

Lagi pula, dia berhak.

Berkat dia,

kita punya banyak uang.

Anggaplah dia berhak,

tetapi gadis itu baru 16 tahun.

Dia masih di bawah umur.

Lupakan soal anak-anak,

dia juga bisa meniduri ibuku

dengan restuku.

Dia menghasilkan banyak uang.

Jangan terlalu dipikirkan! Kau tahu para gadis yang kau sebut itu?

Pada akhirnya, mereka akan melacur.

Menurutku, biar mereka

melacur lebih awal.

Dia bunuh diri.

Kau tahu itu?

Jika polisi datang, jangan minta apa pun dariku.

Aku mulai merasa kau hanya jalang kecil seperti Hoang

yang selalu sembunyi di balik rok istrinya dan tidak bisa melakukan apa pun.

Baik, ini wilayahku! Akan kubereskan!

Ada apa? Tidak bisa tidur?

Aku pun tidak bisa saat pertama kemari. Setiap kali memejamkan mata,

aku melihat masa laluku yang kelam.

Sayang…

Dia memimpikan Dan Truong sialan itu lagi.

Aku tak bermimpi.

Aku hanya dihantui…

kegelapan.

Orang seperti kita tak akan bisa tidur nyenyak.

Coba dengarkan ini.

Mungkin bantu kau tidur.

Kau akan terbiasa.

Di mana braku, Thanh?

Mengapa tak tanya Jacqueline?

- Kau selalu tanya aku. - Tak mungkin. Aku tak berani.

Itu bunga daisy liar, sering mekar di sekitar sini.

Ia disebut sebagai simbol kegigihan

karena bertahan dalam lingkungan tersulit.

Astaga, kau membuatku takut.

Aku baru kembali dari Pagoda Hoang Phap, dan membelikanmu jimat ini.

Ini akan memberimu kedamaian.

Pakailah.

Kau akan tidur nyenyak

dan bermimpi pergi ke sekolah, ya?

Terima kasih, Sau.

Aku tak akan pernah melepasnya.

Kalian tidak perlu berlatih hari ini.

Aku punya misi untuk kalian.

Bi, ini kesempatan pertamamu untuk membuktikan dirimu.

Target pertama kalian adalah Michael.

Pria ini adalah produsen dan pemasok obat baru Hai.

Hei! Apa yang kau lakukan?

Bi, giliranmu!

Aku memintamu menjodohkan Michael dengan beberapa gadis.

Kini dia pergi meninggalkan kota

dan enggan berbisnis lagi dengan kita.

Aku sudah setahun mendekatinya,

dan kau buang semuanya.

- Apa yang harus kulakukan padamu? - Kumohon, Bos…

Ini bukan salahku.

- Para jalang itu. Itu salah mereka! - Mereka cuma gadis kecil,

tetapi kau masih tak bisa membereskannya. Ini memang salahmu.

- Masuklah. - Obatmu.

Mungkin itu geng Huong. Dia selalu menginginkan wilayahmu.

Baiklah.

Jika dia lapar…

akan kuberi dia makan.

- Selamat, Bos! - Bos, selamat atas wilayah ini!

Huong sudah tersingkir. Kita harus mengubah rencana.

Kita juga harus bertindak sekarang karena penyamaran kita terbongkar.

Mulai kini, ini akan jauh lebih berbahaya.

Jangan khawatir. Kita sudah siap.

Ini pengiriman besar.

Kita harus gerak cepat sebelum polisi datang.

- Kau yakin? - Jangan khawatir.

Jika barang-barang ini berkualitas tinggi seperti katamu,

itu tidak akan jadi masalah. Klienku bisa membayar untuk bermain.

Uang bukan masalah besar.

Astaga.

Kau bergerak cepat, kita akan dapat banyak uang!

Hai.

Ingat, kau harus bergengsi jika ingin berbisnis denganku.

Jika ada masalah dengan pengiriman ini,

kau akan memberiku wilayah Pasar Nancy!

- Pak, tolong beli sesuatu… - Halo.

Aku akan bicara dengan Lam Si Botak. Kau bisa mengurus pabrik es.

Apa? Bagaimana aku bisa mengurus mereka…

Apa yang kau takutkan dari para preman Xom Cai itu?

Dua ribu dong, Pak.

Hai membuat kesepakatan dengan bos Xom Cai, A Thoong.

Jika berhasil, itu akan buka jalan bagi mereka

untuk mendapatkan lebih banyak gadis.

Kita harus hentikan mereka bagaimanapun caranya.

- Cepat! - Naik!

Naik!

Pada pukul 23.00 besok,

mereka akan bawa para gadis ke Pelabuhan Phong Van di Cau Kho.

Mereka akan memilih dan menilai para gadis di sana

dan memindahkan mereka ke bordil.

Nguyen Thi Le Mai, 16 tahun, diperkosa, lalu dibunuh.

Pelakunya adalah Teo.

Dia juga penanggung jawab bisnis bordil Hai Si Anjing Gila.

Aku kenal dia.

- Bagaimana bisa? - Aku dijual ke salah satu bordil.

Kalian tak akan terbayang cara dia menyakiti banyak gadis.

Benar.

Sudah saatnya…

kita balas mereka.

Cepat! Kemari!

Kemari!

Cepat!

Tutup mulut!

Lepaskan aku!

Ut!

- Tolong aku! - Ut!

Pak! Kumohon. Pak, ampuni aku!

Tiga ganda!

Empat ganda!

Menang.

Pak, kumohon! Kumohon!

Pak…

Tolong ampuni aku, Pak!

Terima kasih.

Tolong bantu saudariku!

Diam!

Persetan kau.

Diam, atau kupatahkan lehermu!

Astaga, orang yang jahat!

Kau pergi ke ruangan lain. Aku mau menyelamatkan gadis-gadis ini.

Ini barang kelas A. Mengapa harus kau uji?

Sudah?

Maksudmu A Thoong tak memercayai bos kita, Hai?

Kau tahu, di wilayah ini,

jika Hai tak punya barang bagus, tak satu pun dari mereka punya.

Hei!

Ada koper penting di sana. Bawakan kepadaku.

Tempat ini kebakaran! Ayo pergi!

Selamat Tahun Baru, Berengsek!

Thanh, kebut!

Bi, ada apa? Cepatlah.

Kau tampak lelah.

Thanh, akhirnya kau membalas dendam kepada mereka.

Aku turut bahagia untukmu.

Bibi Lin, misi selesai.

Pabrik es sudah selesai, dan Teo sudah mati.

- Bagus sekali. - Permisi, aku harus ke kamarku.

Mengapa dia?

Dia tak apa?

Bi.

Bi!

Bi!

Bi! Ini aku, Thanh! Bi!

Bi!

Bi!

Bi, tenang!

Bi!

Bi!

Bi.

Kecuali geng Huong…

siapa yang berani melakukannya?

Berapa banyak jumlah mereka?

Katakan.

- Katakan! - Mereka bertiga. Tiga gadis.

Apa?

Pak, ada tiga gadis.

Tiga gadis? Lalu, entah bagaimana mereka

membunuh Teo dan membakar tempatku? Berengsek!

Apa yang kalian lakukan? Sudah kubilang ini masalah besar.

Apa yang akan kita lakukan?

Apa?

Ada apa denganmu?

Aku mengurus Lam Si Botak kemarin. Kau lupa?

Tolong ampuni kami…

Bisnis apa yang kau kelola?

Barang-barangnya tidak datang, dan kedua anak buahku hilang tanpa jejak.

- Caramu berbisnis… - A Thoong…

Anggap saja aku sial kali ini. Pasar Nancy milikmu sekarang.

Tidak semudah itu.

Sudah jelas Pasar Nancy jadi milikku sekarang,

tetapi kau juga masih harus mengantarkan barang-barangku.

Kuberi kau tiga hari.

Jika tidak, akan kuserbu seluruh wilayahmu.

Cari para bedebah itu untukku!

Bersulang! Selamat ulang tahun, Hong!

Ini kali pertama seseorang mengadakan pesta ulang tahun untukku, Sau.

Benar, bukan?

Terima kasih, Sau.

Ini pedas, jangan diaduk.

- Kau membuat bubur ini, Sau? - Hei, semangat, ini hari ulang tahunku.

- Sangat lezat! - Sebenarnya,

aku tak pernah mengira akan ada banyak orang merayakan ulang tahunku.

Cerialah.

Tiup lilinnya dan buat permohonan!

SELAMAT ULANG TAHUN KE-19, THU HONG

Selamat ulang tahun.

Katakan sesuatu.

Berkat kalian, aku belajar menjadi kuat…

untuk melindungi diriku dan wanita yang lebih lemah daripadaku.

Aku telah…

menemukan kebahagiaan saat bersama kalian.

Kuharap…

mulai sekarang,

kita akan selalu menjadi keluarga…

selalu saling menyayangi dan melindungi.

Mengapa kau tiba-tiba cengeng?

- Tidak. - Duduklah.

Aku mengharapkan hal yang sama.

Jika semua orang bahagia sepertimu,

itu akan menjadi hidup yang cukup baik.

Bersulang!

Bersulang!

- Bersulang. Selamat ulang tahun! - Kau yang paling bahagia.

Bibi, berkat Bi, kami menyelesaikan misi kemarin.

Dia cepat dan ganas seperti serigala. Aku terkejut.

Itu karena Thanh tahu cara melindungi kelompoknya.

- Aku hanya mengikutinya. - Bagus.

Kalian harus tetap bersama.

Maka tidak akan ada yang bisa memisahkan kalian. Mengerti?

Hei, kalian berdua serigala, bagaimana denganku?

- Aku juga serigala seksi yang ganas. - Boleh aku minta lagi?

Aku juga ada di sana.

- Ini. - Ayo, Anak-Anak…

Bibi Lin dan semuanya

telah menunjukkan kehangatan keluarga.

Ini ayammu.

- Thanh, mana kado ulang tahunku? - Ayammu.

Hong terlalu ceroboh, Sau.

Namun, ada bagian dari diriku…

yang belum siap menerimanya.

Sudah lima tahun.

Waktu begitu cepat berlalu.

Tiap kali hujan, aku merindukan Hoang.

Besok hari peringatan kematiannya.

Aku masih ingat, tiap kali hujan,

dia akan memintaku membuatkannya

satu mangkuk mi dengan kulit babi goreng yang banyak.

Dia akan melahapnya,

lalu berteriak,

"Mi buatanmu yang terbaik!"

Berkat itu, aku membesarkan dia dan Long sampai mereka dewasa.

Namun kini,

meski kubuatkan sup mi terbaik,

Hoang tidak bisa memakannya lagi.

Mereka menyingkirkan Huong.

Hai mengobrak-abrik kota, mencari para gadis.

Dia harus berikan Pasar Nancy ke A Thoong demi menyelamatkan harga diri.

Ditambah, kematian Teo…

Dia sangat marah.

Kurasa mulai kini, kau harus pertimbangkan langkahmu selanjutnya dengan hati-hati.

Kau bisa saja melupakannya.

Sudah lama sekali.

Apa yang terjadi adalah takdir.

Hidupmu juga lumayan sekarang.

Mari mulai dari awal.

Jika kau terus kembali ke dunia itu…

itu membuatku khawatir.

Jika sesuatu terjadi padamu…

bagaimana aku bisa hidup?

Hujan turun, jadi, kubuatkan teh untukmu.

Apa cita rasanya kuat? Aku tak mau bergadang malam ini.

Ini lebih ringan daripada kemarin.

Sayang?

Aku ingin kita berdua memiliki masa depan baru bersama.

Sejak bertemu denganmu…

aku mulai membenci cara hidup ini.

Beri aku waktu.

Usai melunasi utangku untuk hidup ini…

aku akan memberimu hidup baru.

Pernahkah kau bertanya-tanya…

yang kita lakukan ini benar atau salah?

Mengapa kau bertanya?

- Sejak aku membunuh Teo… - Kau takut, bukan?

Semua orang merasakan hal yang sama untuk kali pertama.

Tidak.

Aku menyukainya.

Aku juga takut pada diriku yang menyukainya.

Perasaan itu…

membuatku merasa bebas.

Aku bisa tenggelam dalam kegelapanku sendiri.

Meski masih ada sesuatu di dalam diriku

yang berteriak…

bahwa itu salah.

Kau tahu?

Jika membunuh orang menjadikan dunia lebih baik, aku akan melakukannya.

Apakah dunia kita yang lebih baik, atau hanya dunia Bibi Lin?

Apa maksudmu?

Apa isi koper yang kau ambil?

Lihat anak-anak di bawah sana?

Dahulu itu duniaku.

KAWASAN 5

Saat itu gelap dan memalukan.

Aku tak tahan lagi, jadi, kupertaruhkan hidupku untuk kabur.

Aku hanya ingin mati saat itu.

Lalu, Bibi Lin membawaku ke sini, memberiku hidup baru,

dan mengajariku cara hidup dengan tujuan.

Seolah-olah aku terlahir lagi, berkat dia. Jadi, aku memilih untuk memercayainya.

Aku yakin yang kita lakukan benar.

Kau tahu mengapa aku masih di sini?

Karena kau membuatku merasa seperti…

keluarga.

Kau mengingatkanku pada adikku, Thao.

Di mana dia sekarang?

Pokoknya, jika kita keluarga sekarang…

apa pun yang terjadi…

kita akan selalu bersama. Berjanjilah kepadaku.

Selain ibuku…

hanya ada kau bersamaku.

Hei!

Bagaimana denganku?

Hong juga.

Kukira kalian sudah melupakanku.

Berikan itu.

Apa pun yang terjadi,

kita akan selalu menjadi saudari.

Bersama selamanya. Untuk masa depan baru kita!

- Bersulang! - Bersulang!

Selamat tinggal

Jangan melihat kembali Kehidupan penuh dosa itu

Selamat tinggal

Kami semua punya kisah sendiri.

Kami semua pernah kehilangan.

Malam itu, kami adalah wanita yang ditakdirkan bersama, saling bersandar

seperti saudari kandung,

berusaha melupakan kenangan menyakitkan

dan trauma yang menghantui.

TIGA ORANG DITEMUKAN TEWAS SECARA TRAGIS DI RUMAH MEREKA

Kami seperti bunga liar,

berusaha bangkit dalam kegelapan.

Jadi, Jacqueline masih hidup?

Benar?

Di mana dia?

- Aku tak tahu. - Di mana dia?

- Di mana dia bersembunyi? - Aku tak tahu.

Berengsek!

Berengsek!

Tikus, meski bijaksana,

tak bisa menolak umpan sempurna.

Target terakhir kita adalah Hai Si Anjing Gila.

Habisi dia, dan kita akan menyelamatkan ratusan gadis.

Tiap malam, Hai akan ada di Kelab New Century.

Itu bordil samaran untuk menjual gadis yang mereka culik.

Mudah. Kita akan mengurusnya seperti di pabrik es, bukan?

Tidak akan semudah itu.

Hai tak takut menunjukkan wajah di sana. Artinya tempat itu sangat aman.

Benar. Kelab itu dijaga ketat.

Tempat favoritnya, bagian naratama di lantai dua.

Area ini tidak boleh dimasuki, kecuali oleh bawahan dan pelayannya.

Hai punya satu kelemahan. Wanita.

Lalu, kalian bertiga umpan sempurna untuknya.

Barang baru?

Mami Lan membawanya. Dia paling seksi di Kelab Malam Pink.

Aku tak peduli dari mana asalnya, tetapi dia harus jadi milikku.

Sayang, bagaimana denganku?

- Apa ini? - Maaf.

Maafkan aku.

Permintaan maaf ditolak.

Habiskan ini.

Hebat!

Bukankah hari ini peringatan kematian Hoang?

Son memberitahuku

Jacqueline masih hidup.

Dia kembali untuk membalas kematian suaminya.

Beri tahu aku. Mengapa dia masih hidup?

Aku melihatnya sendiri di kamar mayat. Apa kau tidak memercayaiku sekarang?

Aku tak pernah bilang tak percaya.

Aku pernah membunuhnya.

Bahkan jika dia punya sepuluh nyawa lagi,

aku masih bisa membunuhnya.

Apa yang bisa dilakukan wanita…

seperti dia kepadaku?

Aku akan merayakan peringatan kematiannya.

Kau suka kasar, ya?

Kau mau ini? Ya? Begini?

Berteriaklah! Berikan yang terbaik, Jalang.

Persetan kau!

Kau akan mati.

Bi.

Pasukan!

Bunuh dua jalang itu!

Long, ambil mobil!

Sekarang!

Hei, punya uang?

Pinjamkan aku, ya?

Hong!

Pilih hidup baru untuk dirimu sendiri.

Aku mencintaimu.

Mengapa kau mengemudi seperti itu?

Mengapa mengemudi seperti orang gila? Apa kau punya mata?

Hei!

Gol!

Halo! Kau mau mi?

Pak, kami buka pukul 06.00.

Tolong kembali lagi nanti. Maafkan aku.

Bibi Lin!

- Keluar! Bibi Lin! - Bi!

Bi.

Bi, tenanglah.

Apa ini? Ada apa antara kau dan Hai?

- Di mana Hong? Mengapa hanya kalian? - Pembunuhan ini

bukan demi keadilan bualanmu, tetapi untuk membalaskan dendammu, 'kan?

Bibi Lin…

apa yang Bi bicarakan?

Di mana Hong? Apa? Jawab aku!

Dia tewas. Dia mati demi idealisme palsu yang kau gunakan untuk mencuci otak kami!

Katakan sesuatu!

Mengapa dia mati?

Aku sudah merencanakan ini selama setahun.

Tiap detailnya.

Apa yang salah?

- Mengapa kau tidak menjawabku? - Apa katamu?

Kau ingin kami membunuh Hai demi membalaskan dendam suamimu, 'kan?

Diam!

Kau tidak tahu apa-apa tentang suamiku, mengerti?

Kau tak melihat suamiku

sekarat di sana dengan mata terbuka, putraku menggeliat di genangan darahnya.

Sementara aku…

menjalani hidup yang lebih buruk daripada kematian.

Aku kehilangan segalanya.

Apa kau tahu? Tahu?

Bi.

Tenang, Bi.

Lalu, Kau. Soal kau dan keluargamu, mengapa tak memberi tahu kami sejak awal?

Soal itu, aku sudah salah karena tak memberi tahu kalian…

tetapi Hai memang berengsek. Jika kita tak membunuhnya, ribuan gadis…

Cukup!

Berhenti memperlakukan kami seperti anak kecil!

- Bi. - Thanh!

Bi tidak bijaksana, tak apa dia tak memercayaiku…

tetapi kau sudah bersamaku selama ini.

- Kau harus memercayaiku. - Cukup.

Aku sudah terlalu sering mendengar kata-kata ini.

Hong sudah mati.

Dia mati.

Apa lagi yang kau mau dari kami?

Bunga tak bisa hidup tanpa sinar matahari bak manusia tak bisa hidup tanpa cinta.

Hanya cinta yang bisa menjaga harapanmu tetap hidup.

Bi! Aku akan menjadi cahaya hidupmu, dan kau akan mekar. Paham?

Hidupku sudah cukup gelap,

jadi, aku ingin menambahkan warna sebanyak mungkin.

Bi! Cepat, aku menangkapnya!

Bi!

Kubilang tidak!

Tolong, garis tipis saja!

Biar aku saja! Jangan bergerak!

Aku tidak pernah…

Aku tidak pernah tertipu oleh dua gadis seperti itu!

Siapa mereka?

Mereka anak buah Jacqueline, juga yang membunuh Teo.

Aku menemukan persembunyian mereka. Bagaimana perintahmu?

Jacqueline…

datang ke rumahku dan menipuku, ya?

Lokasi pusat badai berada di atas pantai barat Vietnam dan Filipina.

Angin terkuat di area dekat pusat,

sekuat level lima dan enam, dengan embusan level tujuh.

Kau mau pergi?

Tidak ada tempat untuk kita.

Ini rumah kita.

Rumah? Kau masih anggap ini sebagai rumah?

Aku tahu kau marah kepada Bibi Lin, dan menyalahkan dirimu atas kematian Hong…

tetapi kematiannya bukan salahmu, atau Bibi Lin.

Ini salah para bedebah itu.

Pikirkanlah.

Jika bukan karena kekejaman mereka, Lin tidak perlu membalas dendam,

kau dan aku tidak akan ada di sini…

dan Hong tidak akan mati.

Hong hanya yang pertama.

Kau dan aku yang berikutnya.

Kau masih memilih memercayainya?

Adikku, Thao, sakit parah.

Aku secara sukarela menjual diriku ke bordil demi biaya pengobatannya…

tetapi akhirnya dia meninggal.

Takdirku sudah ditentukan

sampai Bibi Lin menyelamatkanku.

Kau tahu…

hidup tak memberimu pilihan.

Takdir yang memilihmu.

Jangan pergi.

Aku kehilangan Hong.

Aku juga tidak mau kehilanganmu.

Kalau begitu, kau harus memilih.

Aku…

atau Lin.

Astaga, malangnya wanita itu.

Siapa yang membunuhnya?

Apa dia terkena strok?

Itu Sau? Astaga. Apa yang akan terjadi pada Tam?

- Apa yang kau lakukan? - Kau mau ke mana?

- Kembali tinggal di bawah jembatan… - Diam!

Kau tahu?

Dahulu aku sepertimu.

Aku punya mimpi,

lalu semuanya direnggut dariku, mendorongku hingga ke dasar.

Kau pikir aku masih memercayaimu? Masih percaya idealisme palsu buatanmu

untuk bersembunyi di balik penipu sepertimu?

Kau tak perlu memercayaiku,

tetapi pikirkanlah.

Mereka menyerang Sau. Menurutmu kapan mereka menyerang Thanh?

Kau harus memilih.

Ikut denganku dan selesaikan ini, atau terus bersembunyi.

Saat jalan di depan adalah jalan buntu,

kegelapan menjadi tempat teraman.

Satu-satunya cara bagiku sekarang

adalah menghadapi kegelapan.

Kau yakin soal ini?

Setelah ini, tidak ada jalan kembali.

Apa pun yang kau lakukan, Hoang dan putramu tak akan hidup kembali.

Kau bisa memaafkan…

tetapi aku tidak bisa.

Dia harus membayar perbuatannya kepada keluargaku.

Mereka bergerak tengah malam ini.

Hati-hati.

Berikan koper ini kepada A Thoong.

Minta dia menghormati kesepakatannya. Berikan anak buahnya yang terkuat.

Hei, Minh. Di mana Lin?

Jacqueline, si jalang itu!

Mau macam-macam denganku?

Ayo kita lihat siapa yang akan celaka sekarang.

Di mana Lin?

Tetap pada rencana.

Asal tahu saja,

tiap kali Jacqueline keluar dari kuburnya,

aku akan menguburnya lagi.

Bos, bagaimana dengan mereka?

Tunggu apa lagi? Kalian semua

- bunuh mereka! - Ayo.

Kau! Bawa Son kembali ke sini!

Ya, Bos.

Ini mudah.

Bos, boleh aku minta narkoba?

Ya?

Aku segera kembali.

Dasar Long bedebah itu!

Bi!

Thanh,

kau baik-baik saja?

Kita harus menyelesaikan ini.

Demi Hong.

Bos, Son akan segera datang.

Berengsek! Tak bisa membereskan apa pun!

- Sial! Semuanya selalu kacau! - Bung, tolong, beri aku sedikit.

Kau mau disuntik?

Lihat mereka berdua?

Pergi ke sana dan bunuh gadis-gadis sialan itu untukku.

Akan kubuat kau teler seumur hidup!

Bunuh…

Bunuh…

Bunuh mereka berdua untukku!

Long.

Di mana Hai? Di mana mereka?

Kau terlambat, Son.

Dia harus membayar perbuatannya.

Kau juga.

Aku mengerti sekarang.

Kau membodohiku dengan menyuruhku ke tempat Lin. Dasar pengadu sialan!

Persetan kau!

Kau mencari Son?

Mengapa?

Mengapa kau melakukan ini?

Mengapa?

Ini aku.

Takdir memihakmu, ya?

Seharusnya kau mati kemarin.

Kau tahu?

Selama lima tahun, aku sudah menunggu hari ini

untuk menumpahkan darahmu di makam suamiku.

Aku sudah mengawasi setiap gerakanmu.

Anak buahmu milikku.

Apa kau tahu seberapa besar…

pengorbananku untuk sampai ke sini?

Jika dia tidak mengkhianatiku…

kau tidak akan pernah bisa menyentuh sehelai rambut pun di kepalaku!

Kukira kita

saudara sedarah!

Kau sama sekali tidak tahu arti kata itu.

Aku tidak mengkhianatimu.

Aku hanya ingin kau merasakan apa yang Hoang rasakan.

Saat itu, kau pernah mengatakan itu kepada Hoang.

Lalu, kau membunuhnya dengan brutal.

Kau tak punya saudara.

Yang penting bagimu hanya uang.

Kau tidak tahu apa itu uang?

Uang adalah kekuasaan.

Jika tidak punya uang, bagaimana kau bisa mempertahankan wilayahmu?

Jika kau tak punya uang, siapa yang akan mendengarkanmu?

Pidato bagus, Hai.

Teruskanlah.

Kau tahu mengapa dia mati?

Dia mati karena hari itu dia tak menghentikanmu membunuh suamiku.

Kau membunuh suamiku demi uang, demi wilayah ini,

aku mengerti,

tetapi bagaimana dengan anakku?

Dia hanya anak-anak.

Apa yang pernah dia lakukan kepadamu…

sehingga kau harus membunuhnya?

Apa?

Apa?

Sial!

Lin, kumohon,

aku tak membunuh Hoang. Aku tak membunuhnya.

Itu ide Nam.

Lalu, putramu…

Itu kecelakaan.

Kecelakaan?

Karena kau sudah di sini, akan kukembalikan wilayah ini.

- Diam. - Kau…

Kau terlalu banyak bicara.

Kau takut sekarang?

Tenang saja.

Wilayah ini sekarang milikku.

Aku akan selalu mengingat kata-katamu.

"Jika ingin menjadi bos…

kau harus punya nyali.

Jangan jadi pengecut…

dan jangan beri ampun!"

Sudah berakhir.

Mulai kini, Thanh dan aku tidak berutang apa pun kepadamu.

Ayo.

Tunggu.

Aku belum selesai.

Wilayah ini kini milikku.

Kau pikir…

bisa pergi ke mana?

Apa?

Thanh.

Bunuh dia.

Katamu benar-benar memercayaiku.

Katamu aku keluargamu.

Jadi, bunuh dia.

Bunuh dia dan pulanglah bersamaku.

Kau yang menyelamatkan hidupku.

Aku tidak pernah melupakan itu.

Selama tahunan ini, sudah kulakukan semua perintahmu.

Tanpa pertanyaan.

Hong mati pun

aku masih mengikutimu.

Ternyata yang kau inginkan

hanya kebencian dan pembunuhan.

Kau tak pernah menganggapku keluargamu.

Ini kali terakhir aku akan mendengarkanmu.

Bi.

Maafkan aku.

Aku harus memilih sekarang.

Tidak apa-apa.

Kau akan baik-baik saja.

Tidak apa-apa.

Akan kuantar kau pulang.

Aku akan mengantarmu pulang.

Lihat, takdirku sudah ditentukan.

Tidak.

Kita bisa mengubah takdir kita.

Kau akan selalu menjadi saudariku.

Thanh…

Akhir yang pas bagi mereka yang salah memilih.

Kukira kau cukup kuat untuk bermain di levelku.

Ternyata kau belum cukup kuat.

Kau terlalu dalam di lumpur, kau tak akan bisa keluar.

Jika aku terlalu dalam di lumpur ini…

aku tidak akan membiarkanmu lolos.

Bagus sekali.

Hukum rimba, ya?

Siapa yang terkuat, dia bertahan.

Saat ini…

tidak ada jalan kembali untukmu.

Pilihan tidak pernah mudah.

Kita sering berpikir telah membuat keputusan yang tepat.

Ternyata kita membuat keputusan yang salah selama ini.

Luong.

Buat catatan bukti TKP ini.

Baik, Pak.

Apa yang penting adalah kita siap menanggung akibatnya.

Hei, Nona? Nona?

Pak, wanita ini masih hidup! Tolong kirim medik!

PUSAT PENJARA BAT QUAI 15 TAHUN KEMUDIAN

Daisy liar adalah bunga ulet yang hidup dalam kegelapan.

Bahkan saat layu dalam badai,

secercah cahaya bisa…

menghidupkannya kembali dalam bentuk baru.

Pham Thi Chau Thanh, saatnya kau dibebaskan.

FURIES

-- Diterjemahkan oleh Maulida Dwi Cahyani -- (Ripped By *Coffee_Prison)

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.