All language subtitles for Rainbow.Song.2006

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Rainbow Song (Niji no Megami)

IndoSub, translated by munkgrav dedicated for the lovely laras

Ini Tomoya.

Bagaimana kabarmu? Aku merasa seperti mendengar suaramu.

Aku mengirimkan mu photo dari... sebuah... pelangi yang terlihat aneh.

Sedikit menyeramkan.

Aku bercanda. Indah sekali.

Jadi bagaimana kabarmu? Kabarku, sama seperti biasanya.

Bagian pertama: Circum Horizontal Arc (pelangi mendatar)

Okay, bantu angkat yang ini.

Mohon cepatlah.

Manajernya ketiduran.

Manajer si penyanyi itu?

Itu cuma alasan agar si penyanyi tidak disalahkan. Lalu kapan?

Jam 10.

Jam 10!? Memangnya kau tak menelponnya pagi tadi?

Maafkan saya.

Dasar Dungu!

Turunlah sebentar, Ozawa-san!

Permisi, mohon stand by ya.

Ngomong-ngomong, apa arti "embryo" ini?

Tak tahulah.

Nama panggung?

terdengar keren.

Oh, please.

itu artinya "janin."

Janin?

Bayi yg masih dikandung.

Kishida-kun!

Setidaknya buatkan aku kopi!

Tunggu sebentar!

Oh, wajahnya persis "janin".

Muka seperti apa itu?

Kau menghina si manajer.

Embryo-san sudah datang!

Maafkan kami terlambat!

Selamat pagi.

- Mulut Embryo bau minuman keras. - Sungguh tidak profesional.

Ini audionya.

- Dari awal! - maaf.

Jadi, kenapa "Embryo"?

Katanya, selamanya dia tidak ingin beranjak dewasa.

Masih berapa shots lagi?

Tomoya! Berapa banyak cuts lagi?

Duabelas.

Tidak akan selesai.

Night shoot, bagaimana?

Tidak akan benar. Kalau besok bagaimana?

Tidak mungkin! Kita tidak mem-booking nya.

Tanya manajernya.

Manajer, Apa jadwal Embryo besok?

Ada beberapa sisa rekaman, Tapi, bisa kita sesuaikan.

Bantu bujet kita juga.

Kita pentingkan kualitas.

Terimakasih.

Kalau begitu, jangan sampai telat.

Shooting-nya lanjut tidak? Hari sudah mulai gelap.

Tunggu sebentar, sedang mereka diskusikan.

Mereka diskusi besok. Pikirkan yang sekarang.

Jika anda menatap langit hari ini, Anda mungkin melihat...

Pelangi mendatar yg disebut "circum-horizontal arc".

Pelangi tersebut terbentuk karena refleksi sinar matahari...

...melalui kristal-kristal es di awan setinggi lebih dari 5000 meter.

Ini adalah fenomena yg langka terjadi.

Kita beralih ke prakiraan cuaca.

Tekanan udara rendah akan menyebabkan hujan disekitar dataran Kanto, nanti malam.

Hujan, ya?

Apa baterai-baterai itu sudah di-cash?

belum.

- Jangan tunggu sampai disuruh. - Maaf.

- Apa ramalan cuaca utk besok? - Hujan.

Kenapa kau...

Jangan belaga cuek seperti itu. Lakukan sesuatu

Lakukan apa?

Pakai Tenaga dalammu.

- Hello? - Hey, Bagaimana kabarmu?

Di antara korban kecelakaan pesawat di Death Valley, California

Telah diketahui terdapat seorang penumpang yg berasal dari jepang

Nn. Aoi Sato, 25 tahun.

Meninggal? Siapa?

Tomoya...

Aoi meninggal.

- Hey, Higuchi? - Apa?

Pastikan kebenarannya.

Berita itu!

perkembangan berita dari jatuhnya pesawat di Death Valley akan kami informasikan lebih lanjut.

Ini hebat! Sangat "Embryo" sekali.

- Apa yg ini diedit juga? - Jangan tanya aku.

Jawab teleponnya.

Permisi.

Hello?

Sayang sekali ia harus meninggal. Dia adalah gadis yang baik.

Harusnya orang lain saja yg mati

Harusnya siapa?

Aku?

Aku ambil alih. Kau dipecat.

Cuma bercanda. Higuchi memanggilmu.

Kishida!

Kau tahu alamat Aoi?

Ya, ada apa?.

Kita pergi kesana. Kau yang menyetir.

Aduh..hati-hati! itu lampu merah!

Aku saja yg menyetir!

Maaf.

Tutup pintunya!

Cepatlah!

Kau bawa baju?

Untuk pemakaman? Tidak, Aku tidak bawa.

Satukan pembayarannya.

Biar aku bayar.

Sudahlah. Kau membutuhkannya nanti.

Biar bagian wardrobe yang bayar.

Berat sekali untuk hadapi orang tuanya.

Tahukah kau, siapa yg menyarankannya agar berhenti dan berangkat ke Amerika?

Yang pasti bukan aku.

Aku.

Sungguh?

Jangan beritahu orangtuanya.

Permisi.

Tomoya?

Kau datang.

Teman satu kuliah.

Senang bertemu anda.

- Saya Hattori. - Higuchi.

Semuanya sudah disini.

Keluarga akan berangkat terbang sore ini.

Dari yg terlihat, dia tidak mengalami cidera luar.

Mereka bilang, ia seperti sedang tidur.

Dimana ayahnya?

Disana.

Terimakasih banyak.

Saya Higuchi, mantan atasan Aoi.

Terimakasih anda telah datang.

Kishida!

Tomoya!

Apa sudah ada yg panggil taxi?

Tidak ada?

Kapan jadwal penerbangannya?

Sekitar pukul 3.

Kalian lebih baik lekas berangkat.

Jika berkenan, biar kami yang mengantar anda. Kishida, Tolong antar.

Ya.

Saya akan bangunkan ibu.

Dan Kana. Seseorang, tolong panggil Kana.

Aku akan memanggilnya.

Terimakasih.

Um, Dimana dia?

Lantai atas, kamar ujung.

Tunggu!

Apa?

Sebaiknya, tak usah kau yg panggil.

Kau tidak mengenalnya.

Ya, Aku kenal. Jangan khawatir.

Kana-chan?

Masih ingat aku?

Aku Kishida, temannya Aoi.

Aku akan mengantarmu ke bandara.

Biar aku ambilkan sepatumu.

Tidak perlu. Aku bisa sendiri.

Permisi.

Kita harus lekas pergi.

Hari ini hari sabtu, itu berarti acara reguler kita, Aroma Time.

Saatnya untuk relaksasi badan dan pikiran... kita mulai dengan bagian leher.

Putarkan perlahan.

Lagu berikut adalah request dari Mr. "Rotten Luck" di Tokyo.

Semangatlah. Tidak akan ada hal yg terlalu sulit.

Sepertinya lagu berikut ini bisa jadi penghibur masalah yg sedang dihadapi.

Sebuah nomer klasik dari Cynthia. Ah, Biarkan kepenatan lenyap.

Lagu ini serasa membawaku kembali.

Waktu kapan?

Sebelum Aoi lahir.

Selama musim panas, lagu ini selalu diputar diradio.

Aku selalu mendengarnya, Saat aku mengandung Aoi.

Aku ingat, itu adalah musim panas yg dingin.

Tidak, Bukan yang itu. bukan tahun itu. Saat itu benar-benar panas.

Begitukah?

Ayah, Aku tidak ingin pergi.

Ayo kita pulang saja.

Kau tidak ingin bertemu Aoi?

Tidak, Aku tidak mau.

Tidak, jika dia sudah meninggal.

Ibu pun tidak ingin pergi.

Inilah jadinya jika keluarga hampir seluruhnya adalah wanita.

Konter tiketnya disebelah sana. Kelas bisnis, kan?

Terimakasih.

Kana-Chan?

Kana-Chan!

Ada apa?

Ikutlah bersama kami, Kishida.

Ikutlah bersama kami.

Tapi...

Ikutlah denganku.

Aku tidak bisa.

Ikutlah temui kakakku.

Mengapa aku?

Ada apa? Kau takut utk terbang?

Kau akan baik-baik saja.

Apa hal seperti ini terjadi dua kali pada keluarga yg sama?

Kita dapat terbang setiap hari dan kita akan baik-baik saja.

Kau tidak percaya perkataan ayahmu?

Oh, Ayah tahu!

Ayo kita semua pergi dengan pesawat!

Lalu, jika terjadi kecelakaan... Kita semua bisa bersama Aoi.

Bagian Dua: Hari-hari penguntit

Kogure Records, hallo.

Tunggu sebentar. Saya periksa dulu apa kami masih punya stok yg itu.

Boleh saya tahu nama dan nomer telepon anda?

Ada yg bisa saya bantu?

Um, Apa ada lowongan pekerjaan?

Akan ku tanyakan pada manajernya utk mu.

Uh, Tidak.

Tidak apa.

Pak, Temanku sedang mencari pekerjaan. Apa ada lowongan?

Tidak ada. Beritahu temanmu cobalah ditempat lain.

Baiklah, terimakasih.

Maaf.

Terimakasih.

Aku capek.

- Aku lapar. - Aku juga.

Kita sedang di ikuti.

oleh siapa?

Cowok yang kulihat ditoko.

Dimana?

Sial.

Kau kenal dia?

Jangan dilihat.

Siapa dia?

Kubilang jangan dilihat!

Dia itu pasti aneh. Siapa sih dia?

"Buntut."

- Buntut? - Penguntit?

Penguntit mu?

Ya, dia yang menguntitku.

Dia terus membuntutiku Sungguh membuatku takut.

Mau kutemani?

Tidak apa, aku baik saja.

Telpon aku jika kau butuh aku.

Makasih. Sampai jumpa.

Hati-hati.

Permisi.

Terimakasih untuk tadi.

Tentu.

Apa kau...

Apa?

... mau secangkir kopi?

Tidak usah, Terimakasih.

Aku ingin berterimakasih.

Sudah kau lakukan.

Aku butuh saranmu.

Kenapa kau lari?

Pak, Aku dibuntuti!

Kemarilah!

Untuk apa?

untuk berita acara.

Hey!

Kembali kesini!

Siap?

Tunggu sebentar.

Cepatlah!

Semuanya, posisi!

Cepatlah!

Oke, rolling!

And... action!

Ini seperti semacam gas...!

Aku tidak bisa bernafas.

Hey!

Terimakasih untuk kemarin. Hampir saja kau membuatku dipenjara.

Bisakah kau kembali nanti saja? - apa?

Aku mendapat pekerjaan di Tower Records.

Selamat kalau begitu.

Berapa kau dibayar?

Perjam?

600 yen.

600 yen.

Cut!

Jangan bergeser! kita akan take lagi dari sana!

Fill in untukku sebentar, Ogata.

Aoi!

Siap!

Action!

Mengapa tidak pindah kerja saja ke Tower?

Bayarannya lebih tinggi.

Memangnya kita teman? Lagipula, Kau ini siapa?

Kau tak lihat kami sedang shooting disini?

Cut!

Ogata, sebentar!

Boleh aku pipis dulu?

Aoi, jangan bergerak! Tetap berbaring disana!

Jangan lupa posisi awalmu!

Bolehkah aku ke toilet juga?

Jangan dulu.

Udah ga tahan nih!

Hey!

Oke, rolling!

Ada yang kurang, Aoi?

Ke toilet!

Suruh cepat!

Butuh bantuan?

Tidak terimakasih.

Aoi, Ayolah!

Maaf!

Oke... Kita mulai! Rolling!

And... action!

Aku tidak melihat gas apapun!

Terus saja maju!

Apa akan kau pertimbangkan?

Kita sedang rolling. Jangan bicara.

Apa ini?

Apa sudah kau pikirkan?

Sentuh aku, dan aku akan teriak.

Tidak akan. Seperti yg kubilang...

Apa mau mu? Aku tidak mengerti maksudmu.

Kupikir aku bisa membantumu mendapat gaji yang lebih baik.

Aku bisa mengurus diriku sendiri. Enyahlah.

Sebagai bonus, kuberi 10,000 yen!

Kau ini ngomong apa sih? Aku hampir nangis nih.

10,000 bonus transfer! Tower Records!

Kenapa sih kau ngotot agar aku ke Tower?

Ingin saja.

Tunggu, Aku paham! Kau ingin rebut pekerjaanku di record store.

Harusnya kutahu dari awal.

Tidak juga.

Ada gadis lain ditoko.

Kalau dia, mungkin akan menerima tawaranmu.

Tidak! Aku lebih suka kau saja.

Tidak, tunggu. Tidak akan bisa.

Gadis itu akan segera berhenti.

Hey, Akan ada posisi yg kosong! akan kutanya manajernya.

Oke? Bagus deh.

Hmm, Akan ku pertimbangkan.

Bingo. Semua ini tentang gadis itu kan?

Tidak, bukan itu.

Kau ingin satu kerja bersamanya.

Ya, Salah satu alasan.

Nope, itu alasan utamanya.

Kenapa aku harus berhenti dari pekerjaanku hanya untuk itu?

Sulit ku percaya. Kau ini punya masalah serius.

Apa hal itu mungkin?

Tentu saja tidak.

Maaf, bisakah kau pergi sekarang?

Hey, tunggu!

Karena kau, aku jadi menyiakan uangku!

Tunggu!

Keluar dari sini!

Majulah pak.

Aku yang bayar. Kemana?

Stasiun kereta.

Ke stasiun, tolong.

Dimana alamat rumahmu?

Memangnya akan kuberitahu.

Ikuti dia!

Hai...

Hanya pergi ke kedai kopi berdua dengannya.

Tidak, terimakasih. Tidak dengan penguntit.

Sekali saja.

Tidak akan.

Kumohon.

Tidak!

Selamat sore!

Dia bilang apa?

Sabtu ini pukul satu siang di kedai kopi Polka.

Terimakasih, Akan selalu ku ingat ini. Selamanya, aku akan jadi temanmu.

Tidak perlu begitu. cepat bayar aku 10,000 yen.

oh iya.

Tunggu, Aku punya sesuatu yg spesial.

Berikan jari mu.

Jariku?

Apa ini?

Dengan ini, Kau tak perlu lagi dompet.

10,000 yen.

Apa dia datang terlambat?

Maaf, dia tak akan datang.

Aku berbohong padamu. Aku tidak bisa meyakinkan dia.

Ini punyamu.

Kau tak akan percaya, betapa mahalnya biaya untuk membuat sebuah film.

Hampir saja niatku untuk memakai uang itu

Tadinya aku ingin membeli roll film dengan uang itu. Tapi nuraniku tak membenarkannya.

Maaf.

Lebih baik lupakan dia.

Dia samasekali tidak menyukaimu.

Dia ingin agar kau tetap menjauh.

Kau tak boleh membuntuti orang. mengerti?

Berjanjilah padaku kau akan berhenti. ya?

Aku janji.

Hey.

Apa?

Dengarkan aku.

Apa?

Dia yang duluan mendekatiku.

Dia mengikuti kemana kupergi... Ia bahkan mendapat nomer telponku.

Sudah setahun ia membuntutiku.

Namun akhirnya, tumbuh perasaanku padanya.

Alih-alih aku mengatakan perasaanku...

Kami sempat tiga kali bertemu.

Lalu dia mencampakkanku.

Dan lalu kau membuntutinya.

Tragis banget. Boleh kubuat ceritamu menjadi film?

Tidak lucu.

Kenapa aku selalu bernasib buruk untuk urusan wanita?

Wanita adalah misteri. Bagaimana jalan pikiran mereka?

Salahkan aku. Aku hanya jalani hidupku.

Maksudku bukan kau.

Kau berbicara seolah aku bukan wanita. Kau buatku kesal.

Bagaimanapun, Itulah hidup.

Terimalah ini, mau kan?

Sebagai permintaan maaf.

Aku tidak menginginkannya. Sungguh.

Dengan ini, buatlah film yang bagus.

Kau tidak bisa membuat film hanya dengan itu.

Baiklah. Akan ku terima.

Apa itu?

Pelangi yang terlihat aneh.

Tidak, Indah sekali.

Bagian Tiga: Gadis Kodak

Hey... Coba baca ini.

Menurutmu bagaimana.

Kau yang menulisnya?

Cerita Cinta?

Tidak juga.

Lupakan. Mulailah baca.

Belum selesai. Kau ini lamban.

Oke.

Sudah.

Bagaimana?

Unik sekali.

Hanya itu?

Menyeramkan.

Apa? Memangnya kau anak kecil? Kau menjadi peran utamanya.

Siapa bilang?

Ini. Hafalkan dialog bagianmu.

Tidak Tidak Tidak.

Ayolah. Aku tahu kau menginginkannya.

Selamat pagi!

Baik, Perkenalkan!

Scene 11, take 3!

Dan... mulai!

Aku masih tak bisa percaya, dunia akan berakhir dalam satu minggu.

Semua orang terlihat begitu tenang.

Begitulah, apa yang bisa kita lakukan..

Jika kita tahu bawa 10%... Maksudku, 100%...

Cut! Kau sudah pelajari dialogmu kan!?

Sudah, tapi...

Ini sih cuma nervous.

Jika kita tahu bahwa hanya 10% yang akan bertahan...

Kita semua akan panik...

Tapi semua orang akan mati.

Tetap pertahankan.

Meteor besar? Seperti sains fiksi saja.

Cut!

Apa yang lucu? Konsentrasi lah.

Sekali lagi.

Tunggu sebentar.

Maaf ya.

Ini juga sulit bagi ku. Dia director yang tegas.

Benar?

Ayo kita mulai lagi.

Bicara.

Menurut kabar, meteor itu kini mulai terlihat di Antartika.

Keinginan terakhirku dalam hidup adalah untuk merekamnya dengan kamera.

Ulangi.

Keinginan terakhirku...

"Dalam hidup."

Keinginan terakhirku dalam hidup...

Konsentrasi.

Ulangi.

meteor itu kini mulai terlihat di Antartika

Keinginan terakhirku dalam hidup adalah untuk merekamnya di kamera.

Kapan kau kan kembali?

Di malam sebelum dunia berakhir.

Jauh lebih baik.

Ya.

Tadi itu hebat.

Bungkus! kita rampung!.

Kenapa pakai kamera tua seperti itu? Kenapa tidak video saja?

Karena aku menyukainya.

Film?

Kodak.

Apa itu?

Aku suka warna dari Kodak.

Merah, hijau, biru. Kau tahu?

Tidak terlalu.

Kyoko semangat sekali hari ini.

Ya, sampai-sampai aksen daerahnya keluar.

- Dia berasal dari mana sih? - Prefektur Akita.

Si Cantik dari Akita ya?

Dari titik nol.

Apa?

Dia berasal dari kota dimana frase itu berasal.

Jika kau bukan asli sana, Maka kau itu palsu.

Bagiku itu terdengar angkuh.

Itu satu-satunya kebanggaan mereka.

Dia bilang begitu?

Ya, Dia bilang disana tak ada apa-apa Kecuali berton-ton salju dimusim dingin.

Gadis cantik adalah satu-satunya daya tarik daerah itu. Tapi menurutku itu tak masalah.

Pacar?

Kenapa, kau tertarik?

Cuma penasaran.

Kenapa tak kau tanyakan langsung padanya?

Kubilang, aku cuma penarasan saja.

Bagaimana pendapatmu.

Pria lebih memilih pergi dengan wanita yg terlihat menarik.

Tapi apa yg wanita lihat dari pria?

Kita sering lihat wanita cantik dengan pria gendut dan botak...

Apa sih yang mereka lihat dari pria seperti itu.

Bagaimana bisa seperti itu?

Mana ku tahu?

Rayuan seperti apa yg membuatmu mau?

Aku tak bisa bilang... Sampai hal itu terjadi.

Maksudmu, asalkan ku pilih kata-kata yg tepat maka, mungkin saja bisa denganmu.

Itu hanya contoh.

Aku butuh contoh yang lain.

Image-mu sebagai penguntit masih terlalu jelas buatku.

Baiklah, Jadi, rayuan seperti apa yg tepat untuk penguntit sepertiku?

Tidak ada. Wanita percaya pada nalurinya.

Masa?

Beberapa gadis mudah terbuai oleh pendekatan yg bagus

Beberapa tidak mudah termakan rayuan..

Bukankah itu kenyataannya.

Aku ingin pergi ke kota itu.

Kuberitahu ya..

Orang yg menilai hanya dari penampilan adalah yang terburuk

Itu sudah jelas.

Maksudku, kamu.

Pegang ini.

Maukah kau tanyakan dia bagaimana aku menurutnya?

Memangnya aku apa? Mak comblang mu?

Tidak, tentu saja tidak!

Kau ini senang memanfaatkan orang ya!

Kau salah menilaiku.

Tulis surat untuknya.

Surat? - Surat cinta.

Gadis-gadis suka hal seperti itu.

Kau ini tipe gadis retro ya?

Maksudnya?

Tapi mungkin kau benar. Gadis cantik Akita...

Surat cinta mungkin bisa berhasil.

Dan aku tahu siapa orang yg tepat untuk menulis surat.

Kau kan menulis screenplays. Jadi, tulis surat pasti hal mudah.

Maaf.

- Ayolah. - Tidak.

Kumohon.

Mau suratnya kutulis asal-asalan?

Malah tidur.

Dia menulisnya.

"Sungguh menyenangkan untuk bisa membuat film bersamamu."

"Tampaknya, tatapan matamu membuatku jatuh cinta padamu." Gombal!.

"Bukanlah kecantikan Akita yang membuatku suka dan mencinta..."

"Tetapi, karena kau wanita yg telah ditakdirkan untuk kucinta."

Ini tak akan berhasil. Biar aku yang buat.

Pada adegan ini, Kalian berlari kearah satu sama lain.

kemudian berpelukan.

Saling bertatap mata dan hantam! Paham?

Permisi, tapi...

apa maksudnya "hantam"?

"Hantam" kau tau kan maksudnya?, cium.

Serius?

Tentu.

Aku tidak bisa.

Kenapa tidak?

Karena.

Aku sih tidak keberatan. Maksudku, akan ku coba semampuku.

Apa karena dia?

Tidak, Bukan itu.

Dia memang tidak mau.

Diam.

Kau itu aktris. Ciuman ini hanya peran.

Aku tahu, tapi...

Baik, Ayo kita lakukan.

Siap... mulai!

Kau! seriuslah!

Memang apa yang lucu?

Ulangi lagi.

Aoi... dia menangis.

Lebih baik kau yang lakukan, Aoi.

Satu scene?

Bukan, Semuanya.

Hambatan kita bujetnya.

Aku punya simpanan 2,000 yen. Kau?

Aku ada 3,000.

Masih tidak cukup.

Sisanya kau yang tanggung. Inikan film mu.

Itu benar.

Semua siap!

Dan... mulai!

Makoto?

Miyuki!

Filmnya habis!

Aduh!

Tadi bagaimana?

Bagus! bagus!

Ya, selesai! Bungkus!

- Terimakasih banyak. - Terimakasih.

Kyoko-chan, Hei tenanglah minumnya.

Bir ini enak sekali!

Bahkan mukamu tidak memerah.

Masa?

Dimana Aoi?

Dia disana.

Ini semua menyenangkan ya?

Apa kau sudah punya pacar?

Belum.

Aku mau deh jadi pacarmu.

Tapi, bagaimana dengan Aoi?

Dengan dia bagaimana?

Kalian kan sangat dekat.

Sama sekali bukan seperti itu kok.

Benarkah? Selama ini, kukira kau menyukainya.

Tidak.

Tapi dia menyukaimu kan?

Tidak sekalipun.

Kalau begitu, mulai hari ini kita adalah pasangan.

Hey!

Hentikan! Ini bukan salahnya!

Bukan salah dia? Dia menciummu!

Aku cuma main-main!

Ada apa ini?

Kau sudah keterlaluan!

Kishida, Kau tidak apa-apa?

Mengapa kau begitu khawatir dengan dia?

Lebih baik kendalikan emosimu!

Tahan dulu!

Diam.

Hey, Apa kamu punya waktu?

Tidak.

Jangan dingin begitu.

Memang benar ko. Aku ada kencan.

Tidak mungkin. Dengan siapa?

Pacarku lah.

Memang kamu punya?

Aku bohong. aku ada janji dengan adikku.

Adikmu?

Kami akan pergi ke festival kuil Atago.

Masa? Aku memang mau mengajakmu kesana.

Kau bohong.

Sungguh. Ayo kita pergi bersama.

Ingat ya! Jangan datang.

Kenapa ga boleh?

Adikku itu benar-benar pemalu.

Dia takut dengan orang asing.

Masa?

Dia buta.

Jadi, kumohon...

jangan datang.

Bagaimana kalau begini?

Apa?

Berjanjilah kau tak akan berbicara kepadanya.

Bagian empat: Adik perempuan

Banyak cinderamata. Sebelah sana juga.

Apa lagi?

Kedai gula-gula kapas.

Yummy.

Kesini.

Ciduk ikan mas!

Aku mau coba.

Satu Skup, Pak.

Silahkan.

Kau hebat.

Yang begini sih, dia ahlinya.

Bisa kulihat itu.

Hebat sekali.

Aku mau es serut.

Apa, Mau lagi? Kedainya tadi sebelah mana ya?

Di belakang kita.

Aku capek. Aku akan tunggu disini.

Apa? Baiklah, jangan kemana-mana.

Tunggu disini.

Kakak menuruti semua yang ku minta hari ini.

Mungkin itu karena Kishida-san bersamanya.

Kishida-san?

Kishida-san, benar?

Sejak kapan kau tahu aku disini?

- Sejak awal. - Sungguh?

Bagaimana kabarmu? Aku adik Aoi, Kana Sato.

Kau mau duduk?

Kau hebat sekali menangkap ikan mas tadi... semuanya, sungguh.

Ini apa warnanya?

Ikan-ikan mu?

Merah, merah-putih dan hitam.

Tidak ada yang putih?

Tidak ada.

Padahal aku ingin yang putih.

Kau tahu apa itu warna?

Ya, meskipun aku tak pernah melihatnya.

Merah itu warna darah dan mawar.

Biru adalah langit dan lautan.

Putih itu... awan, gula, garam...

Apa lagi?

Putih? Salju.

Hitam itu malam.

Dan semut. Juga burung gagak.

- Pelangi punya tujuh warna, benar? - Benar.

Merah, biru, kuning, hijau.

Apa lagi?

Merah, biru, kuning, hijau dan... Apa lagi ya?

Otakku buntu.

Bukan coklat.

- Ungu. - benar.

- Jeruk (orange=jingga). Benar?

Kau hebat tebak warna.

Tangkap ikan mas juga, kan?.

Aku hebatnya apa ya?

Dimana Kana?

Toilet.

Mengapa kau biarkan dia pergi sendiri?

Dia yang mau.

Kalian bicara?

Sepertinya dia mau ke toilet.

Kau ini bagaimana sih?

Tidak berguna!

Kana!

Dia hilang. Apa yang harus kita lakukan?

Permisi, Apa anda melihat gadis berumur 16 tahun dengan kimono putih?

Dengan motif bunga hydrangea.

Hydrangea?

Dia tidak bisa melihat. Dia pasti tersesat. Kumohon temukan dia

Baik, tenanglah.

Kana?

Kau dari mana? Kau tadi tidak ada ditoilet.

Tadi toiletnya penuh, jadi aku pergi cari yang lain.

Kau membuatku begitu khawatir!

Sudahlah. Kakak membuatku malu.

Baik, Syukurlah. Sekarang, hati-hati ya.

Maaf telah merepotkan anda.

Lihat antriannya.

Busnya tidak akan datang cepat.

Kana!

Awas!

Hati-hati!

Cepat.

Kenapa kau ini?

Disini tidak mengantri.

Tapi ini arah berlawanan.

Kita naik dulu sampai ujung, lalu ikut putar balik.

Pemikiran cerdas.

Aku paham maksudmu.

Kak Aoi Kelelahan sekali hari ini.

Tapi nanti, ia pasti mengomeliku.

Dia menyeramkan ya?

Sangat menyeramkan.

- Sedang apa? - Bersih-bersih. Bantu aku.

Oke.

Kau masih perlu yang ini?

Tunggu sebentar.

Sudah selesai.

Minum?

Makasih.

Sudah dapat pekerjaan?

Belum beruntung. Kau bagaimana?

Belum beruntung. juga

Jadi,Belum ada yang dapat. Kau melamar kemana?

Perusahaan kebanyakan. Bank, valuta asing...

Bagaimana dengan film?

Coba film saja.

Kenapa?

Karena... Itu adalah impianmu.

Impianku?

Jangan sia-siakan.

Mudah sekali untuk bicarakan kehidupan orang lain.

Lalu, apa impianmu?

Impianku? Biar kupikir...

Tuh kan, Kau bahkan tidak tahu. Aku pun begitu.

Film itu cuma hobi.

Aku berpikir... kita akan berada dimana, 10 tahun kedepan?

Apa?

Apa?

Ayo kita menonton ini... "Akhir dari dunia."

Ayo.

Hari demi hari, diselimuti salju tebal, Sang pembuat sake, bekerja banting tulang demi dagangannya.

Kau yang menulis narasinya?

Ya.

Untuk pekerjaan pertama kali, ini tidaklah jelek.

Sungguh?

Aku punya saran pribadi, tapi...

Seperti apa?

Lupakan. Karyamu bagus sekali. Sungguh.

Bagian Lima: Patah hati

Kau pikir cukup hanya dengan menaruh kamera didepan orang...

dan biarkan terekam.

Mengapa pakai "Hari demi hari"?

Karena, seperti itu yang terjadi.

Itu yang terjadi? Kenyataan?

Ya.

Kau terlalu dipengaruhi kenyataan.

Kau memandang kehidupan sehari-hari pembuat sake dengan monoton.

"Apa mereka tidak pernah bosan?"

Karena itu sebabnya bagian, "Hari demi hari."

Kau tak tahu apa-apa, tentang orang-orang sampai kau pergi melihat dunia.

Tolong tambahkan lagi.

Kau tahu, kau masih punya banyak waktu.

Pergilah keliling dunia, Lalu jadilah director hebat.

Bicara itu lebih mudah daripada berbuat.

Berhentilah dari pekerjaan ini.

Lihatlah dunia diluar sana!

Ayolah.

Lihat dunia diluar sana!

Aku sudah mempertimbangkah hal itu dan... Aku akan berhenti dari perusahaan ini.

Kenapa?

Seperti yang bapak bilang, untuk melihat dunia.

- Ingat? - Ya, ya, aku ingat.

Bapak tidak ingat.

Waktu kita pergi untuk minum-minum, kan?

Aku ingat sebagian besar. Apa rencanamu selanjutnya?

Bapak bilang ada teman bapak di L. A.

Oh iya...Benar! Sebenarnya, dia itu teman dari temanku.

Ya, Aku bisa menitipkanmu.

Memang tidak apa-apa?

Tentu. Tiba-tiba kau berpikir seperti itu.

Apa keluargamu sudah setuju?

Ibuku memang sedikit menangis. Tapi pada akhirnya, mereka semua mengerti.

Kau benar-benar serius.

Sepertinya begitu.

Aku paham.

ya.., itu keputusanmu.

Kira-kira siapa pengganti posisimu ya?

Maeda-kun bagaimana?

Jangan, dia belum siap. Dia juga sering salah mengartikan semua.

Dan siapa juga yg akan menggantikannya? Sudahlah, itu bukan masalahmu.

Maafkan aku telah membuat repot.

Tidak, Akulah yang telah menyarankanmu.

Itu bukan hal yang buruk. Itu hal yang baik.

Semoga berhasil.

Baik.

Nanti kita bicarakan lebih lanjut.

Terimakasih banyak.

Aoi?

Kaulah orang pertama yang menerima serius saran-saranku.

Terimakasih dan... Semoga berhasil.

Halo, Kishida-kun? ini aku. Bagaimana kabarmu?

Bagaimana kabar Hattori?

Tidak tahu. Belum pernah bertemu lagi.

dan Kyoko?

Tidak tahu.

Orang-orang pergi mengejar cita-citanya masing-masing setelah lulus. Sedihnya.

Cobalah hubungi mereka.

Aku sibuk dengan kerjaanku. Sampai tidurpun sulit.

Tapi, aku menikmati pekerjaanku.

Kalau aku, mungkin akan terus bekerja part-time untuk hidup

Ayolah semangat. Kau jadi hilang aura begitu.

Aku tidak pernah punya yang seperti itu.

Ya, waktu dulu.

- Waktu dulu? - Ya.

Dulu saat kau jadi penguntit yang tidak pernah lelah.

Terserah kau deh.

Sepertinya kau bukan siapa-siapa bila tidak sedang jatuh cinta.

Aku kehilangan motivasi.

Kalau begitu semangatlah.

Kenapa sih orang-orang perlu bekerja?

Untuk hidup, mungkin?

Hey, Bagaimana kalau kau bekerja ditempatku saja?

Ada lowongan posisi disana.

Yang benar?

TV production Kecil.

Kishida!!

Ini petanya salah! kita tak akan pernah sampai kesana!

Bodoh!

Maaf.

Peta ini? Apanya yang salah ya?

Apa yang harus kulakukan?

Santai dan berbaurlah.

Jangan minum terlalu banyak. meskipun, kita sudah biasa.

Bagaimana pekerjaanmu?

Jujur saja, berat sekali.

Jangan berhenti, demi aku.

Baik.

Selamat malam dan selamat datang di Speed Date (Kencan Kilat) Kafe.

Senang sekali berjumpa anda semua.

Pertama-tama, akan saya jelaskan peraturannya.

Anda punya waktu satu menit...

untuk berbincang dengan wanita dibelakang stan.

Stan?

Dibelakang sana.

Perkenalkan diri anda, kesukaan anda...

Apapun yang anda suka.

Sampai nanti.

Jika bel berbunyi, para pria dimohon untuk pindah satu meja berikutnya.

Sebelah sini, silahkan.

Dan mulailah kesempatan untuk romans lain.

Dan tanpa perlu basa-basi, mari kita mulai acara kencan kilat.

Aku suka Gothik. Tidak hanya penampilan. tapi juga kepribadianku.

Kau tahu apa itu gothik?

- "Goff"? - "Gothik."

Pindah ke stan berikut.

Apa kau suka laut?

Tidak, Aku tidak suka.

Kenalkan ini "Coo-chan" Bagaimana kabarmu?

Permisi sebentar.

Tempat apa sih ini?

Maaf ya.

Bolehkah aku...

meminjam handphone mu?

Ini silahkan.

Kau memanggil/menelpon siapa?

Hati milikku.

Siapakah diantara kalian, yang berharap memenangkan hati dari gadis ini?

Siapa yang akan dipilih oleh gadis ini?

Apa mereka akan jadi pasangan?

Kita mendapat pasangan pemenang!

Selanjutnya...

Kau yang memakai scarf.

Aku?

Siapakah diantara kalian, yang berharap memenangkan hati dari gadis ini?

Maafkan saya. Tetapi ada tissue saku sebagai hadiah penghibur.

Aduh, memalukan sekali.

Gadis gothik lolita disana, silahkan.

Apa kau punya pacar?

Tidak.

Kita berdua menyedihkan.

Ya, benar sekali.

Lalu, apa kita berkencan saja?

Menurutku, kita berdua sama-sama cocok.

Begitu?

Benar begitu. Lalu apa yang kurang ya?

Kemarilah, lihat aku.

Kau mabuk.

Aku tidak akan berani seperti ini, jika aku tidak mabuk.

Mungkin karena pengaruh alkohol, tapi...

Aku tak merasakan kewanitaan.

Tapi... ini cukup bagi sebagian orang. untuk mereka bisa menikah.

Apa?

Apakah kita menikah saja?

Aku hanya bercanda.

Siapa yang anggap lamaran sebagai bahan candaan?

Tarik ucapanmu kembali, Sialan!

Tenang dulu.

Bila nanti tidak ada yang melamarku, Aku harus hidup dengan lamaranmu.

Kau tidak memikirkan hal itu kan!?

Kau tenang-tenang saja, telah menghancurkan hidup orang lain!

Kau ini siapa, sialan? Siapa kau ini?

Kau ini apa?

Maafkan aku. Aku minta maaf!

Apa sih masalahmu?

Kau membuatku membenci diriku.

Tak usah minta maaf, mengerti?

Kau juga telah mengambil ciuman pertamaku!

Aku serasa ingin mati.

Aoi...

Kamu lagi? Kamu ada shooting hari ini!

Tapi...

Ga usah alasan segala!

Kau ini menyedihkan!

Kerjakan yang benar!

- Paham? - Ya.

Tolol.

Permisi.

Ada apa?

Apa ada waktu, sebentar?

Saya menghargai anda, telah mempekerjakan saya, tapi...

Saya khawatir, ini semua tidak berjalan lancar.

Kau ingin berhenti?

Apa Aoi tahu?

Tidak. Dia harus tahu?

Kukira begitu. Kau yang menggantikan dia.

Dia berhenti, agar kau masuk.

Dia tidak tega untuk melihatmu menderita dan mengganggur.

Jadi dia merelakan pekerjaannya. Mengerti?

Ini baru beberapa bulan. Payah kau.

Aoi akan pergi diakhir bulan ini.

Masih berniat untuk berhenti, Kishida?

Bolehkah sebentar?

Kau marah?

Mengapa kau tidak bilang padaku?

Tentang apa?

Mengapa kau berhenti.

memang aku berhenti.

Karena aku?

Untuk beri ku pekerjaan?

Apa?

Aku tidak memintamu begitu.

Siapa yang ceritakan itu padamu?

Ahh, Higuchi-san kah?

Aku tidak berhenti untuk memberimu pekerjaan.

Pemberhentianku karena ada pekerjaan lain yang lebih menarik.

Lalu, aku menyarankanmu.

Aku memutuskan untuk melebarkan sayap...

Pindah ke L. A.

LA?

Los Angeles... Amerika.

Amerika? Sejauh itu?

Ya.

Aku akan pergi kemanapun impian membawaku.

begitulah.

Ditambah...

Hatiku telah hancur.

Patah hati?

Benar.

Aku harus meninggalkan Jepang.

Tidakkah itu berlebihan?

Aku ini lemah, sungguh.

Tidak, kau tidak lemah.

Ya, aku memang lemah.

Jika saja dia memintaku untuk tetap tinggal, mungkin akan kulakukan.

Jika dia sendiri yang memintaku...

Aku akan tetap bersamanya, aku yakin itu.

Dia itu siapa... yang telah menghancurkan hatimu?

Aku tak akan beritahu.

Tetaplah di Jepang.

"Di Jepang"?

Samar sekali.

Tadinya aku berencana untuk berhenti dari pekerjaan ini.

Tapi sepertinya ku batalkan... aku akan berusaha semampuku.

Kau juga, bersemangatlah.

Baiklah.

Apa kau masih ingat aku?

Tidak. Maafkan aku.

Tentu saja tidak. Bagaimana kau bisa ingat?

Bolehkah aku meminjam handphone mu?

Tentu.

Silahkan.

Bagian enam: Sang Pacar

Dari acara kencan kilat!

Kau ingat?

Ya!

Syukurlah.

Apa ada yang bisa kubantu?

Sebenarnya, tidak ada. Aku hanya ingin menemuimu.

Tidak apa-apa kan?

Ya. Aku hanya sedikit kaget.

Boleh kutahu, berapa usiamu?

Usiaku? 24. Bagaimana denganmu?

Kau seharusnya tidak menanyakan itu. Tidak pada wanita.

Ya, tentu saja.

Aku 26. Kau tidak suka wanita yang lebih tua?

Tidak, Tentu saja tidak begitu.

Ini storyboard-nya.

Dimana storyboard yang lain?

Sudah kusuruh kau untuk buat copynya.

Kau tidak membuat copy-an nya?

Apa yang kau lakukan disini?

Aku ada penerbangan awal, besok. Bolehkah aku menginap?

Bagaimana kau tahu alamatku?

Kau yang memberitahu, ingat?

Kapan?

Kau tidak ingat?

Tidak, Aku tidak ingat.

Kau yakin?

Jam berapa jadwal penerbanganmu?

Oh, lupakan saja.

Aku tak akan pergi.

Bolehkah aku tidur sebentar lagi?

Baiklah.

Tapi aku harus pergi bekerja.

Aku mengerti.

Aku pulang.

Selamat datang.

Hari ini bukan ulang tahunku.

Tunggu, apa ulang tahunmu?

Bukan.

Ini... hadiah untuk mu.

Lalu, hari ulang tahun siapa?

Itu rahasia.

Lihat, lucu tidak? Bentuk hati.

Tebak apa. Aku hamil.

Apa?

Aku baru tahu kemarin.

Mengapa tidak kau bilang?

Kau tidak menginginkannya ya?

Apa aku bilang begitu?

Sudah kuberitahu orangtuaku, hari ini. Mereka kaget setengah mati.

Tidakkah kau bahagia?

Tentu. hanya saja aku masih kaget.

Ibuku bilang, pria pasti selalu bereaksi seperti itu.

Kau kerja di televisi?

Chizuru memberitahu kami betapa berat pekerjaanmu.

tapi, kau akan segera berhenti?

Tidak, Siapa yang bilang begitu?

Sayang sekali kehamilan ini.

Anak seharusnya dikandung setelah pernikahan.

Baik, lain waktu, akan seperti itu.

Aku belum beritahunya itu.

Belum kau beritahu?

Aku tidak hamil. Itu ternyata salah.

Istri macam apa yang tidak memberitahu suaminya?

Karakter shio kambing.

Chizuru bershio ular.

"Ular".

Oh, itu ibumu yang shio "kambing".

Kau ini sungguh pelupa, sayang.

Aku juga "kambing".

Wah, kebetulan sekali!

Kalau dipikir-pikir, kau memang terlihat seperti "kambing".

3 tahun lebih muda dari Chizuru.

2 tahun, sayang.

Wanita yang lebih tua akan jadi istri yang lebih baik. Pelajaran dari ku.

Kami beda 7 tahun dan istriku mengurusku dengan baik.

Tomoya tidak keberatan dengan usia.

Tidak sedikitpun.

Mengapa kau tidak beritahuku lebih dulu?

Beritahu apa?

Bahwa kau tidak hamil.

Keluarga lebih dulu akan hal-hal seperti itu.

Begitukah?

Ya, seperti itu seharusnya.

Semua orang menanyakan saran keluarga terlebih dahulu terhadap hal-hal penting.

Dikeluargamu tidak seperti itu?

Aku tidak bertanya apapun pada keluargaku.

Mereka hanya bisa mengomel.

Begitu.

Apa kau kecewa?

Sedikit.

Kau jauh lebih dewasa daripada aku.

Aku tidak selalu bisa mengimbangimu.

Apa kau benci aku karena itu?

Tidak, Aku tidak benci itu.

Aku hanya ingin kita saling bicara lebih dulu.

Dan tidak melangkah begitu cepat.

Baiklah.

Ini tidak ada suaranya! Bagaimana bisa aku edit ini?

Maaf.

Kalau kau setengah hati, berhenti saja.

Kau tidak akan disalahkan karena ini.

Aku pergi. Kerjakan lagi dari awal.

Baik. Maaf.

Ada apa?

Aku meninggalkan suaranya.

Bagaimana mungkin?

Tidak ada suara?.

Itu ada suaranya, Sasaki-san.

Benarkah?

Kau pencet tombol ini ya?

Tidak boleh ya?

Itu tombol "mute".

Kediaman Kishida?

Kiriman untuk anda, ini biaya paketnya.

Semuanya 1,400 yen.

Bisa tunggu sebentar?

Terimakasih.

34?

Kau sedang lihat apa?

Apa usiamu 34 tahun?

di SIM mu.

Oh ini. ini salah cetak.

Sungguh?

Sungguh.

Boleh aku pastikan?

Apa maksudmu? Pastikan apa?

Kau tidak percaya padaku?

Aku percaya, tapi...

Kukira...

Kau tidak terlalu peduli dengan usia.

Memang tidak.

Apa 34 tahun terlalu tua?

Jadi itu benar?

Tidak, tapi sungguh menyedihkan jika...

perasaanmu berubah, karena masalah usia.

Suatu hari, umurku akan 34.

Bila hari itu tiba, apa kau akan berhenti mencintaiku?

Berapa usiamu sekarang?

Sudah kubilang. aku 26.

Kau tidak akan berbohong, kan?

Hanya bila itu bisa mencegah sesuatu untuk berubah.

Sesuatu?

Sesuatu apa?

Seperti pernikahan.

Jika kau memang 34 tahun...

Maka seluruh keluargamu telah membohongiku.

Aku tidak bisa menikah dengan keluarga yang seperti itu.

Mengapa melibatkan keluarga? Ini antara kau dan aku.

Berjanjilah padaku tidak akan ada yang berubah.

Lalu, akan kuberitahu kebenarannya.

Kehamilan itu, juga bohong kan?

Berjanjilah dulu. lalu, akan kuberitahu.

Aku tidak bisa melakukan itu.

Jangan bilang apa-apa lagi. Pergilah saja.

Aku 26 tahun. Itu kenyataannya.

Kau terlihat 34 tahun.

Pergi.

Aku memang 34 tahun.

Tapi...

Apa kau sungguh mau menemuiku...

... jika kau mengetahuinya?

Jika kau tahu bahwa aku ini janda?

Janda?

Aku tidak mengetahuinya.

Selamat tinggal.

Ini Tomoya.

Bagaimana kabarmu? Aku merasa seperti mendengar suaramu.

Aku mengirimkan mu photo dari... sebuah... pelangi yang terlihat aneh.

Sedikit menyeramkan.

Aku bercanda. Indah sekali.

Apa lagi ya?

Jadi bagaimana kabarmu? Kabarku, sama seperti biasanya.

Apa kau ingat pelangi ini?

Mereka tiba.

Selamat datang kembali.

Terimakasih telah datang.

Bagaimana disana?

Cerah dan panas sekali. Aku harus memakai ini setiap waktu.

Semua persiapannya sudah sedia.

Semua menunggu kepulangan Aoi.

Aku benci sekali pemakaman.

Sudah melakukan penghormatan terakhirmu?

Belum.

Lekaslah, sebelum semuanya selesai.

Bagian tujuh: The End of the World (Akhir dari dunia)

Aoi membuat dokumenter tentang pembuat sake di Niigata.

Butuh sedikit polesan tapi itu menunjukkan talentanya.

Dia punya potensi untuk menjadi besar.

Permisi,aku akan pergi sebentar lagi. Bagaimana denganmu?

Ya, Lebih baik kita segera pergi.

Lihat!

Apa itu?

Akhirnya kutemukan!

"The End of the World (Akhir dari Dunia)."

Sungguh? Ayo kita lihat bersama!

Apa?

Film karya Aoi!

Film dongeng yang dibintangi Kishida ada disini?

Apa anda tahu itu?

Aoi tidak membiarkanku untuk melihatnya.

- Sekaranglah saatnya. - Ya.

Aku akan pergi.

Ayolah. Kau kan bintangnya!

Tapi kerjaanku...

Sudah lupakan. Kau kan supirku.

Aoi memerankan tokoh utama wanitanya.

Apa!? bukannya Kyoko?

Aku dipecat.

Kau berhenti.

Oh iya, Karena adegan ciuman itu!

Adegan ciuman?

Betapa nostalgianya. Boleh aku simpan ini?

Tidak!

Aku menyumbang sebagian uangnya!

Wow, kamera ZC1000!

Anda tahu ini?

Dimana kalian mendapatkannya?

Lelang Yahoo di internet.

Bagus!

Apa itu sungguh spesial?

Ini dia rajanya... Tapi kau tidak bisa memakai film kodak dengan ini.

- Kau lebih suka Kodak? - Ya.

Aoi juga menyukai Kodak.

Kodachrome 40!

Harta karun dari masa lampau! Tapi ini Fujica.

Aoi memakai Kodak film dengan ini.

Tidak mungkin. Tidak akan masuk.

Dia menukar cartridge-nya.

Tidak mungkin!

Exposure gandanya lebih mudah!

Kodachrome 40 dengan kamera ZC1000? Itu tidak terkalahkan!

Anda tahu itu!

Anda juga pernah buat film?

- Aku cameraman. - Aku juga.

- Ex-cameraman. - Aku juga.

Kita sama kalau begitu!

Aku mengidolakan Miyagawa.

Mentorku adalah Narushima.

Apa semuanya sudah siap?

Kita mulai.

Tahun 20XX

Meteor besar akan menabrak bumi...

Dan melenyapkan peradaban manusia.

Ini adalah kisah tentang...

tujuh hari terakhir...

dari dunia.

Aku masih tak bisa percaya, dunia akan berakhir dalam satu minggu.

Semua orang terlihat begitu tenang.

Aku tak bisa menyalahkan mereka.

Mereka sadar, hari-hari terakhir haruslah dihabiskan dengan melakukan apa yg mereka suka.

Meteor besar? Seperti sains fiksi saja.

Selamat sore, para pendengar!

Hari ini adalah seminggu sebelum akhir dari dunia.

Bagaimana kalian akan menghabiskannya?

Bersenang-senanglah, makan sesuka hati, berkasihlah dengan dambaan hatimu.

Lagipula, Apa yang lebih baik...

dari menghadapi hari akhir dengan orang yang kita cinta.

Betapa melegakannya, mengetahui bahwa kita tidak sendiri.

Tujuh hari sebelum...

akhir dari dunia

Antartika?

Menurut kabar, meteor itu kini mulai terlihat di Antartika.

Keinginan terakhirku dalam hidup adalah untuk merekamnya dengan kamera.

Apa itu akan membuat perubahan? Dunia tetap akan berakhir 6 hari lagi.

Tetaplah bersamaku.

Usah risau. Aku kan menyelesaikannya dan kembali tepat dimalam sebelum dunia berakhir.

Kaulah orang pertama yang akan kuperlihatkan itu nanti.

Usah terlihat sedih seperti itu.

Ini.

Enam hari sebelum...

akhir dari dunia

Kobayakawa-san?

Senang berjumpa anda.

Aku yakin suamimu tengah menunggu

dan sudah tak sabar untuk menyapamu disurga.

Lima hari lagi.

Lima hari sebelum...

Akhir dari dunia

"Aku berhasil sampai di markas Showa."

"Bagaimana kabar disana? Disini dingin sekali!"

"Aku rindu panas gerah Tokyo dan ocehan-ocehan Miyuki."

Dasar.

Lalu, mengapa kau pergi kesana?

Empat hari sebelum...

akhir dari dunia

Melihat Makoto mencoba untuk mengungkapkan isi hati untuk terakhir kalinya...

Membuatku merasa seperti kehilangan kesempatanku.

Miyuki, kau harus membalasnya dengan jalani hidupmu sebaik-baiknya.

Tak usah dipaksakan. Tetaplah menunggu kepulangan Makoto bersama ibu.

Tiga hari sebelum...

akhir dari dunia

Aku tak bisa ingat.

Apakah aku sering sekali bermain disini?

Setiap hari.

Miyuki?

Syukurlah kau sudah sadar.

Apa yang terjadi?

Kau tadi pingsan... karena panas terik.

Aku bermimpi aneh.

Mimpi seperti apa?

Aku tak bisa ingat.

Dua hari sebelum...

akhir dari dunia

Aku sama sekali tak ingat pernah bermain disini.

Satu hari sebelum...

akhir dari dunia

Ratusan dari pengikut aliran "akhir dari dunia" terjun kejalan!

Ibu, pesawatnya akan terlambat tiba.

Dia tidak akan pernah pulang malam ini.

Dia akan tiba disini esok hari.

Itu semua percuma. Besok adalah akhir dunia.

"Apa yang harus ditakutkan dengan orang-orang terkasih di sisimu? "

Tapi dia tidak ada... dan aku ketakutan.

Aku tidak ingin mati dengan seperti ini

Aku tidak ingin mati.

Aku ingin kita hidup bersama.

Akhir dari dunia

Kau mau pergi kemana?

bertemu Makoto.

Miyuki...

Ini hari terakhir. Biarkan aku pergi sesukaku.

Cepatlah kembali, Makoto! Kumohon!

Cepatlah kembali!

Ayah?

Makoto?

Makoto!

Miyuki!

Makoto!

Waktu kematian, pukul 09:05.

yang berakhir... hanyalah diriku.

Bagian terakhir: Iris - Rainbow Song (Selaput pelangi - Senandung pelangi)

Siapa disitu?

Tomoya Kishida.

Kishida-san.

Bagaimana kabarmu?

Aku membawa barang kepunyaan Aoi dari kantor.

Aku diminta untuk membawakannya.

Terimakasih.

Orangtua mu?

Mereka sedang keluar.

Aku ingin kau memiliki ini.

Ini milik Aoi?

Dia sudah menerimanya.

Apa?

Aku mengirimkannya photo pelangi.

Pelangi yang terlihat aneh.

Pelangi datar dan lurus.

Suara Kishida-san juga ada disana.

Kau benar.

Ini Tomoya.

Aku merasa seperti mendengar suaramu.

Suaramu, mungkin suara terakhir yang kakak dengar.

Ambilah ini jika kau mau.

Tidak apa-apa. Aku tidak bisa menerima ini.

Kakak juga menyimpan banyak buku.

dan banyak DVD.

Ambilah apa yang kau suka.

Terimakasih tapi...

Apa ini?

Oh, ini.

Apa?

Kau kenal Asakura-san?

Kyoko-san?

Dulu aku sedikit naksir dia.

Aku meminta Aoi untuk menulis surat cintaku.

Dia menulis semuanya.

Apa isi suratnya?

Ini memalukan sekali.

Aku ingin mendengarnya. Kumohon.

"Dear Kyoko... Mohon maafkan aku karena telah menulis surat ini untukmu."

"Tapi dengan begitu banyak orang disekitarmu, sulit bagiku untuk mendekatimu."

"Kau selalu terlihat berseri dan aku begitu terpesona hanya karena melihatmu."

"Sungguh mengagumkan."

"Aku akan memperkenalkan diriku lagi."

"Aku Tomoya Kishida."

"Aku memang begitu pemalu tapi akan kulakukan apapun jika perlu."

"Kukira begitu."

"Aku mempunyai kelemahan dengan gadis cantik."

"Bimbang, mungkin itu nama lainku."

"Jika dicampakan, aku mungkin berubah menjadi penguntit, jadi berhati-hatilah."

"Sekali kulakukan, Aku tak kenal lelah."

"Aku akan mengikutimu kemanapun."

Ini parah sekali.

Hanya segitu kah?

Sepertinya begitu.

Aku senang Kyoko tidak menerima suratnya.

"Aku suka ketidaktegasan mu..."

"Aku suka keberanianmu yang sedikit..."

"Aku suka ketidakberdayaanmu..."

"Aku suka pemahamanmu yang lambat."

"Tapi yang paling kusuka... adalah senyummu."

Yang kakak maksud adalah Kishida-san.

Kakak jatuh cinta pada Kishida-san.

Betapa bodohnya...

Kakak dan Kishida-san.

Rainbow Song (Niji no Megami)

IndoSub, translated by munkgrav dedicated for the lovely laras

Thanks for watching, for critics and suggestion... send me email @: munkgrav@yahoo.com See you..

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.