Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
English Subtitles by VIU | Synced by redixion Alih Bahasa: Artha Regina
Kukira mereka diterima kerja...
...karena hasil wawancara mereka bagus.
Karyawan sementara untuk penjualan dan pemasaran...
[Episode 5]
...diseleksi oleh General Manager Park.
Bukankah mereka pekerja sementara dan calon yang akan mengisi posisi tetap?
Betul./ Jadi maksudmu...
...mereka diterima lewat koneksi?
Bukankah kita harusnya punya prinsip proses perekrutan?
Mereka setidaknya harus memenuhi persyaratan minimum.
Aku tidak tahu menahu soal ini.
Jika kau mau mendiskusikan soal ini, bicarakan saja dengan General Manager Park.
Tahun lalu saja, ada kritikan dalam proses perekrutan.
Bukannya kita harus lebih berhati-hati lagi untuk perekrutan tahun ini?
Kau bicara seolah tahun ini juga ada penyimpangan perekrutan.
Kita tidak bisa mempekerjakan pekerja yang kompeten kalau proses perekrutannya tidak adil.
Kita tidak bisa mengangkat moral para pekerja...
...kalau ada koneksi terlibat dalam perekrutan.
Kerjaannya GM Park pasti susah.
Aku masih bisa dengar suaramu.
[Riwayat Hidup]
Kau sudah melihatnya?
Memangnya kau punya bukti?
Astaga.
Kenapa orang menuduhku semua belakangan ini?
Aku padahal menahan diri selama ini.
Apa kau mengkritikku karena hal itu?
Ada apa ini?
"Ada apa ini?"
Kau menuduhku dan melaporkanku ke Tim HRD.
Menurutmu kenapa lagi?
Bukankah tidak masuk akal mempertanyakan hal itu?
Do Ki Taek saja tidak diwawancarai.
Bukannya wajar mempertanyakan kenapa kau menerima pelamar kerja ini?
Sudah kubilang aku mempekerjakan mereka berdasarkan diri mereka apa adanya.
Astaga.
GM Seo.
Bukan begini caranya berperilaku dalam masyarakat.
Aku berkata begini karena aku menganggapmu sebagai adik dan rekan.
Aku bukan adik atau rekanmu.
Anggap aku sebagai general manager juga.
Baiklah.
GM Seo, kau puas?
Biar kuberitahu kau sekali lagi.
Penilaianku...
...dan pemahamanku akan orang...
...mungkin berbeda darimu.
Namun, kau menuduhku menerima kandidat...
...dengan cara yang tidak adil seperti lewat koneksi pribadi.
Aku ini orang yang berpendirian.
Aku mengerti.
Mengerti apa?
Pimpinlah tim-mu berdasarkan keyakinanmu.
Dan aku juga akan memimpin tim-ku berdasarkan keyakinanku sendiri.
Aku tidak bisa terima cara mereka direkrut kesini...,
...jadi aku tidak akan bekerja dengan mereka lagi.
Kau tidak menerima mereka? Bagaimana kalau aku membuatmu menerimanya?
Oke.
GM Seo.
Begini saja.
Kita wawancara saja mereka lagi seperti ini.
Aku tidak pernah melakukan hal yang memalukan selama hidupku.
Beraninya kau menuduhku?
Eun Ho Won.
Ya?/ Apa pekerjaan orang tuamu?
Apa?/ Sudahlah.
Dengar baik-baik.
Apa setiap anggota keluargamu...
...ada hubungan dengan perusahaan atau apapun itu?
Ada atau tidak?
Baik, apa kau pernah membelikanku apapun seperti coklat, misalnya?
Apa maksud Anda?
Dia tidak pernah.
Kurasa ada yang mencurigakan.
Mencurigakan apa?
Hal mencurigakan yang tidak biasa.
Pergi kau. Napasmu bau.
Ji Na, kau tidak merasakannya?
Aku merasakan aura aneh dari ruangan itu.
GM Seo sepertinya sangat marah.
Dia bilang ada masalah dalam proses perekrutan.
Firasatku tidak enak.
Kalau begitu...,
...kami dipanggil kesini...
...karena Anda curiga pada kami?
Bukan seperti itu.
Aku yang dicurigai oleh dia. Aku: Park Sang Man.
Apa salahku ini sebenarnya?
Benar. Aku curiga padamu.
Aku juga curiga pada tiga orang ini yang diterima olehmu.
Ini bukan seperti yang Anda kira.
Aku saja pertama kali bertemu GM Park disini.
Kau dengar itu?
Dia pertama kali bertemu denganku disini.
Kenapa kau selalu bilang kalau aku menerima mereka lewat koneksi?
Ada alasanku mencurigaimu.
Aku sedang memastikan apa perkiraanku benar atau tidak.
Di antara begitu banyak kandidat...,
...aku tidak yakin alasan kenapa kau mempekerjakan mereka.
Sulit menerima kenyataan kalau kau mempekerjakan orang tanpa diwawancarai dulu.
GM Seo, itu hanya karena...
Aku tidak menanyakan alasan pribadi.
Aku tidak punya cukup uang untuk menyuap siapa pun.
Keluargaku juga tidak kenal dengan orang perusahaan ini.
Menurutku...
...kami dipekerjakan berdasarkan standar selain CV kami saja.
Benar. Ucapan dia benar.
Kalian tahu sendiri./ Aku...
Aku juga...
Tunggu. Dengar.
Mereka ini tidak punya apa-apa.
Inilah diri mereka apa adanya.
Apa yang kauharapkan jika kau terus menekan mereka?
Yang ada mereka malah jadi sedih dan sengsara.
Bukan begitu?
Apa kalian tahu...
...kalau kalian memenuhi syarat untuk posisi tetap setelah tiga bulan?
Tawaran posisi tetap itu takkan berlaku lagi.
GM Park, ingat itu.
Ini tidak adil.
Apa yang bisa kami lakukan untuk mengubah...
...pendapat Anda?
Aku sudah terlanjur mencurigai kalian.
Ini saja aku sudah mencoba mengatasinya.
Aku sudah tahu kalau nanti ada penerimaan posisi tetap setelah habis masa kontrak.
Kami semua senang setelah dengar kabar itu.
Bukankah Anda harus memberikan kami waktu...
...untuk membuktikan jika kami layak diterima di posisi tetap?
Sisa waktu kontrak kami masih banyak.
Ya, Eun Ho Won benar.
Biar kuberitahu kau lagi.
Aku mempekerjakan mereka hanya berdasarkan diri mereka apa adanya.
Lihat, dia cerdas.
Kepribadian dia baik.
Dia seperti rumput liar.
Terkadang, kau butuh juga orang seperti dia.
Dia orang yang gigih. Cepat katakan padanya.
Ya. Tolong berikan kami kesempatan, GM Seo.
Kompetisi harus adil, dan prosesnya harus transparan.
Tidak adil namanya jika memberikan kesempatan kepada orang yang tidak bisa menjamin hal itu.
Tapi...,
...jika Anda curiga terhadap kami..,
...bukankah ini keputusan GM Park untuk membuktikan kalau Anda salah?
Apa? aku?
Membuktikan kalau aku salah?
Ingat kasus terkait soal mempekerjakan karyawan sementara...
...yang kau suruh aku waktu itu?
Aku jadi resah di tempat kerja karena hal itu.
Ada general manager yang masih muda...,
...dia menuduhku karena aku menerima mereka dengan cara yang tidak adil.
Dia selalu cari gara-gara denganku.
Menerima mereka secara tidak adil?
Menarik juga.
Orang yang kau maksud itu GM Seo Woo Jin?
Benar.
Aku juga tidak yakin kenapa dia diterima perusahaan.
Tidak ada orang kantor yang kenal dengan dia sebelumnya.
Dia orang yang tak mau dengar masukan dari orang lain.
Astaga.
Oh ya...,
...akhir tahun ini...,
...tim pemasaran dan penjualan mungkin akan digabungkan.
Nanti akan kuurus GM Seo itu.
Baiklah.
Dia itu orangnya cukup...
...teliti.
Sulit sekali bekerja sama dengannya.
Jika kau meributkan masalah kecil seperti ini...,
...pasti di kemudian hari akan lebih parah.
Apa?
Mereka juga merekomendasikanmu pada kami karena kau dapat dipercaya dan kompeten.
Tapi kau datang padaku mengadu karena kau tidak bisa menangani masalah kecil seperti ini.
Aku jadi kecewa.
Bukan begitu.
Aku hanya mengatakannya saja.
Kenapa kau jadi khawatir begitu?
Kau itu punya integritas dan rekam jejakmu bagus.
Kau tidak pernah melakukan pelanggaran, 'kan?
Ya, benar. Tentu saja.
Dasar orang sombong.
Apa kau pamer karena kau lebih berkuasa dariku?
Jadi bagaimana...
...tiga karyawan itu bisa menyesuaikan diri, 'kan?
Ya, tentu saja.
Asisten Ha.
Kenapa kau memanggilku kesini?
Kudengar GM Seo mempertanyakan cara proses perekrutanmu.
Apa karena kau tidak diwawancara?
Wajar dia bertanya begitu.
Tidak ikut wawancara artinya sama saja tak mengikuti proses perekrutan.
Wajar saja dia mencurigaiku.
Jadi kenapa kau tidak...
Maksudku, bukannya GM Park yang mempekerjakanmu?
Dia harusnya bisa menjelaskannya pada GM Seo.
Dia sudah menjelaskannya, tapi GM Seo tidak percaya padanya.
Jadi, apa yang akan kaulakukan?
Apa kau akan menjelaskan padanya...
...kalau kau tidak jadi ikut wawancara karena aku?
Kenapa kau selalu panik begitu?
Terus kenapa kau selalu...
...merasa santai soal ini?
[Tim Pemasaran]
Ho Won, aku harus menjelaskannya.
Aku akan menjelaskannya pada GM Seo.
Do Ki Taek.
Mau apa kau? Kita harus bicara.
Maaf, Asisten Ha.
Aku yang bertanggung jawab soal masalah ini..
Oppa, apa yang akan kau lakukan?/ Maaf. Ini semua salahku.
Ya.
GM Seo, jadwal rapat tim kita berubah.
Awas saja kalau kaujelaskan yang sebenarnya padanya.
Aigoo.
Aku tidak mengerti inti dari rapat ini.
Kenapa juga ada orang yang berbelanja online? Padahal toko kita sudah banyak di seluruh negeri ini.
Kita harus mengosongkan toko untuk produk baru.
Belanja online itu solusi terbaik buat mengurangi persediaan kita.
Apa belanja online menjamin produk kita akan terjual habis?
Karena itu, kita harus memasarkannya dulu.
Jangan sok tahu kau.
Mengurangi persediaan?
Malah lebih bagus kalau kita menjual lebih banyak produk lagi.
Penjualan di toko?
Tapi itu tidak gampang.
Pada akhirnya, toko akan ditekan untuk mengurangi persediaan.
Memang itulah tujuannya kenapa ada toko.
Karena penjualan online tidak termasuk...
Biar kujelaskan padamu.
Tim-mu itu hanya berfokus pada pendapatan saja.
Kenapa kau jadi bicara soal pendapatan?/ Asisten Lee.
Bukankah tim kita bagian dari Hauline?
Bisa-bisanya kau berkata seperti itu? Astaga.
Sudahlah. Saluran home shopping tidak ada gunanya jika produknya tidak terjual.
Ini tidak akan berhasil.
Harusnya ada aturan kalau rapat cuma berlangsung di bawah 20 menit.
Lagipula, para general manager yang memutuskan semuanya.
Apa mereka tidak bisa rapat berdua saja?
Karena itulah kita punya rencana cadangan.
Baiklah. Terus buat apa rapat ini?
Terserah tim-mu sajalah. Terserah kau. Oke.
Berhenti kau./ Ya?
Apa itu?
Bukan apa apa, Pak GM./ Ada tulisan di situ.
Apa itu?/ Bukan apa-apa.
Bukankah itu permainan uji kecocokan antara dua orang?
Diam kau./ Kecocokan apa?
Coba lihat.
Aigoo. Hasil ujinya cuma 2%. Parah sekali.
Kecocokan antara siapa dan siapa?
Malah menurutku pasti tidak setinggi 2%.
Bagus ya, kalian ini.
Senang aku melihat kalian main-main di rapat kita ini.
Perusahaan kita ini pasti punya masa depan cerah.
Lanjut saja rapatnya.
Produsen bantal untuk saluran home shopping...
...akan disediakan oleh perusahaan Modern Goods.
Bagaimana dengan perusahaan Fine Goods?
Perusahaan Modern Goods menawarkan harga yang lebih rendah.
Tapi perusahaan itu tidak akan mau membuat penawaran dengan kita.
Perusahaan kita pernah bermasalah dengannya. Sulit buat membuat kesepakatan dengan mereka.
Ya. Produk bantal mereka memiliki kualitas yang bagus.
Banyak perusahaan sedang mengantri membuat kontrak dengan mereka.
Mustahil membuat kontrak dengan mereka sekarang.
Bukannya ini karena kau tidak mau mengusahakannya?/ Apa?
Tidak. Bukan begitu.
Aku sepertinya tidak bisa harus diam dan tidak menjelaskannya.
Kalau begitu...
...izinkan karyawan sementara yang membuat kontrak dengan Modern Goods?
Maka hal itu bisa menjadi cara terbaik menguji kemampuan mereka.
Apa maksudmu...
....kau ingin membiarkan mereka menangani kontrak untuk produk bantal?
Ya. Lagipula kita selalu membutuhkan...
...tempat tidur, sofa, dan bantal untuk promosi toko kita.
Jika kita bisa mendapatkan pasokan yang stabil dari Modern Goods...,
...perusahaan kita pasti akan terbantu.
Kita bisa mendapatkan kontrak utama untuk saluran home shopping...,
...dan kemudian kita bisa...
Bukankah terlalu sulit bagi mereka menangani tugas ini?
Bukannya tes masuk kerja juga sangat sulit belakangan ini?
Mungkin cara ini bisa dijadikan tes bagi mereka.
Tapi menurut Manajer Jo dan Asisten Ha sangat sulit...
...membuat kontrak dengan mereka.
Bukan tes namanya kalau tidak sulit.
Baiklah. Aku akan membiarkan kalian bertiga...
...menangani kontrak dengan Modern Goods. Pastikan kalian berhasil.
Karena ini akan menjadi tes kerja kalian.
99 persen. Daebak.
Ho Won dan GM Seo sangat cocok.
Anda saja tidak sanggup menangani tugas ini.
Apalagi kami?
Kami tidak akan menugaskan kalian kalau tugas ini mudah.
Kalian bisa menghapus kecurigaan GM Seo...,
...dan membuktikan kemampuan kalian dengan cara ini.
Bukankah ini kesempatan yang baik?
Tunjukkan pada kami kemampuan kalian.
Apa Anda harus seperti ini?
Kau sendiri? Apa kau harus seperti itu?
Pergilah.
Kenapa tiba-tiba...
...situasinya jadi seperti ini?
Mungkin ini ada baiknya juga. GM Seo bilang kalau dia takkan...
...curiga lagi soal perekrutan kita kalau kita berhasil menangani tugas ini.
Iya kalau berhasil.
Perusahaan ini sulit dibujuk.
Maaf...,
...tapi tidak ada gunanya menangisi susu yang tumpah. Kita tangani saja dulu tugas ini.
Situasi krisis bisa menciptakan peluang.
Tapi kenapa Ki Taek Hyung terus minta maaf?
Sepertinya karena dia tidak ikut wawancara kerja.
Selamat siang.
Selamat siang./ Selamat siang.
Selamat siang, Pak.
Ada apa kemari?
Kami kemari buat memesan bantal.
Oh ya? Aku hampir tidak mengenali wajah kalian.
Apa ini pertama kalinya kalian ingin bermitra dengan kami?
Ya. Apa Anda Presedir perusahaan ini?
Aku Presedir-nya.
Kenapa kita tidak lihat katalognya dulu saja?
Baik./ Ayo.
Baiklah.
Keluar. Keluar kalian!
Kalian harusnya tadi bilang kalau kalian dari Hauline!
Tenanglah dulu./ Dulu, waktu aku mulai buka usahaku ini...,
...aku mengirim produk ke Hauline.
Apa kalian tahu mereka mempermalukanku seperti apa?
Kami tidak tahu soal itu.
Karena hal itu terjadi sebelum kami diterima kerja./ Hyung.
Pak Presedir.
Jika kami tidak dapat kontrak dengan Anda, kami bisa dalam masalah.
Tolong pertimbangkan lagi./ Lupakan saja.
Menurutku kita takkan berhasil.
Ini pasti alasannya kenapa mereka bilang sulit mendapatkan kontrak dengan perusahaan ini.
Hyung, bagaimana ini? Apa kita harus menyerah seperti ini?
Kita tidak boleh menyerah.
Kita pakai fisik saja.
Izinkan kami membantu kalian.
Sudah kubilang aku tidak ingin bermitra dengan kalian.
Kami hanya ingin membantu saja. Tak usah sungkan minta bantuan kami.
Kami tidak akan bermitra dengan kalian.
Kami sudah punya banyak tukang disini.
Keputusanku takkan berubah.
Pak Presedir./ Hentikanlah ini.
Biar aku saja.
Kami masih muda dan kuat. Izinkan kami membantu memuat barangnya.
Kalian ini tak tahu malu sekali.
Biar aku saja./ Ya. Kami saja.
Ya.
Hei. Pak Presedir-nya datang.
Ketulusan memang selalu berhasil.
Terima kasih sudah membantu kami.
Kami sudah memuat produknya ke dalam truk muatan.
Jika Anda butuh yang lain, beritahu kami.
Lupakan saja.
Jika hal ini akan mengubah keputusanku, daritadi aku pasti sudah berubah pikiran.
Apa ini?
Pergilah dan makanlah pakai uang itu.
Aku tak suka berutang budi pada kalian.
Tunggu...
Lihatlah foto ini.
Siapa orang ini?
Dia orang yang sering ditemui GM Park.
Dia bukan subkontraktor. Aku tidak tahu siapa dia.
Oh ya?
Aku tidak menyangka kau suka menyelidiki seperti ini.
Aigoo. Ada banyak orang mengawasinya selain aku.
Tapi, GM Seo.
Ada orang yang ingin bertemu denganmu.
Kau bisa meluangkan waktu buat bertemu dengannya?
Ketua sebentar lagi datang.
Maaf aku membuatmu menunggu.
Saya general manager tim pemasaran, Seo Woo Jin.
Goo Dong sudah cerita banyak soalmu padaku.
Aku mewarisi perusahaan ini dari ayahku.
Ketika aku terlibat untuk memajukan perusahaan ini...,
...ada seorang pekerja baru yang dipekerjakan di pabrik.
Manajer Heo orangnya.
Kudengar Anda tidak mengelola perusahaan lagi.
Boleh saya bertanya kenapa Anda ingin menemui saya?
Mengelola perusahaan sama halnya dengan membesarkan anak.
Rasanya perusahaan itu seperti milikku karena aku membesarkannya ketika perusahaan itu masih kecil...,
...tapi ketika perusahaan mulai besar...,
...perusahaan itu tidak lagi milikku.
Perusahaan ini milik karyawan...
...dan konsumen yang membeli produk kita.
Saya tidak punya niat...
...memenangkan hati atasan saya.
Menurut saya, Hauline...
...perusahaan bagus dimana pimpinannya...
...tidak menyalahgunakan kekuasaannya.
Saya hanya berharap Hauline bisa...
...menjadi tempat kerja dimana kerja keras saya diakui...,
...dan usaha rekan-rekan saya dihargai.
Itulah yang ingin kulakukan.
Itulah yang kuminta padamu.
Aku yakin Goo Dong akan membantumu.
Bukankah Anda ini...
...mencoba memanfaatkan saya?
Kau sepertinya bukan orang yang mudah dimanfaatkan.
Menurutku kau bukan orang seperti itu.
Kau punya sponsor yang sangat kuat rupanya.
Aigoo.
Jika dia sponsorku...,
...aku tidak akan lama-lama jadi manajer.
Apa alasannya?
Kenapa kau mengatur pertemuan antara aku dengan Ketua?
Kau tidak akan tahu bagaimana rasanya...
...menerima amplop gajimu...
...dan menghitung setiap tagihan.
Kau tidak akan tahu betapa senangnya dan leganya...
...ada amplop di dalam sakumu.
Belakangan ini, gaji diberikan lewat rekening.
Jadi aku tidak tahu bagaimana rasanya.
Aku sering memikirkan masa lalu saat aku menerima amplop gaji.
Dulu, perusahaan sudah seperti rumahku, dan...
...rekan kerjaku sudah seperti keluarga.
Jadi kau mau bicara apa?
Aku ingin membuat perusahaan ini seperti dulu lagi.
GM Seo.
Kau selama ini melarikan diri seperti pengecut.
Jika kau tidak suka perusahaannya, berhentilah.
Kau tidak pernah melakukan pekerjaan kotor.
Bukankah karena itu kau melamar ke perusahaan kami?
Soal itu...
Sudah waktunya berubah sekarang.
Jika kau tidak suka, perbaiki. Hentikan hal yang tidak baik.
Buatlah perusahaan menjadi tempat yang bisa kaubanggakan dan tempat dimana kau bisa bekerja keras.
Kata siapa kau takkan bisa menjadi CEO?
GM Heo.../ Ketika rumahmu berantakan...,
...kau harus membersihkannya.
Hauline.
Marilah kita membersihkannya.
Aku ingin Hauline menjadi perusahaan yang dulu lagi.
GM Seo.
Bukankah kau selama ini melarikan diri seperti pengecut?
Ini bukan melarikan diri.
Jika kau tidak tahan panasnya api kompor, tentu saja kau harus keluar dari dapur.
Lagipula aku tak punya tempat tujuan walau aku ingin melarikan diri lagi.
Bos./ Ya?
Apa Bos...
...percaya padaku?
Tentu saja. Aku sudah lama mengenalmu.
Tapi menurutku Bos tidak mempercayaiku saat aku dulu kerja di sini.
Apa maksudmu?
Terus menurutmu kenapa aku bisa membiarkanmu menjaga mini market ini sendirian?
Itu karena aku percaya denganmu.
Kau telah membuktikan kehandalan-mu.
Kujamin itu./ Benarkah?
Ya, tentu saja.
Coba kau pikir...
Tugas kerjamu dulu disini berurusan dengan uang tunai dan semua produk di sini.
Apa menurutmu aku akan mempercayakan mini market ini pada orang yang tidak bisa kupercaya?
Nah. 7.000 won.
Yang ini, tak usah bayar.
Terima kasih. Aku utang, ya./ Utang?
Nanti kubayar kalau aku sudah dapat gaji./ Tapi itu...
Katanya Bos percaya padaku.
Kata Bos, aku orang yang sangat dipercaya.
Terima kasih.
Ini, aku tadi beli minuman.
Apa itu?
Pak Presedir tadi pasti sangat membenci Hauline.
Aku tidak percaya dia bahkan tidak kasihan sedikit pun sama kita setelah kita membantunya.
Maaf.
Ini semua karena aku.
Ini bukan salahmu. Aku tak tahu dengan Kang Ho...,
...tapi menurutku GM Seo juga curiga terhadapku.
Ini jauh lebih sulit daripada masuk ke perusahaan.
Sangat sulit.
Besok, kita harus bagaimana?
Kita beritahu GM Heo dulu, habis itu kita besok ke Modern Goods lagi.
Aku juga nanti akan cari cara.
Aku juga. Kita harus bisa.
Betul.
Baiklah. Kita pasti bisa jika kita tetap semangat.
Keripik itu tak ada gunanya.
Kita butuh makanan sungguhan. Ayo kita cari makan.
Oppa, bukankah ini dompetmu?
Apa itu?
Dompetnya Ki Taek Oppa./ 2.000 won.
Ya, terima kasih./ Ya.
Oh, mana dompetku?
Sepertinya dompetku ketinggalan disana./ Ini.
Dia bilang dia punya pacar.
Dan ternyata pacarnya Asisten Ha?
Hidupnya Ki Taek Oppa sama sialnya seperti hidupku.
Tidak. Setidaknya dia pernah pacaran.
Aku juga harus mentraktir dr. Seo makan.
Apa aku harus menghubunginya?
Dia mungkin tidak sungguh-sungguh ingin minta traktiran saat itu, 'kan?
Kau lagi apa subuh-subuh begini? Kau ada kerja sampingan atau apa?
Kau mau menjualnya di depan stasiun kereta sambil berangkat kerja, ya?
Jangan bicara padaku.
Ho Won./ Hei, Kang Ho.
Apa itu?
Ini? Bekal makan siang, siapa tahu Pak Presedir bisa tergerak hatinya.
Aku tadi bangun subuh-subuh dan buat kimbab. Kau bawa apa?
Aku bawa salah satu minuman keras ayahku.
Ayahku koleksi minuman keras mahal, jadi dia takkan sadar kalau aku ambil satu.
Wah, aku sungguh berharap kalau Pak Presedir menyadari tulusnya hati kita ini.
Tapi, kapan Ki Taek Oppa sampai di sini?
Oi, rekan seperjuangan!
Hyung!
Aku sudah sampai di sini duluan dan mengepel seluruh tempat ini.
Pak Presedir sebentar lagi datang.
Dia pasti senang melihat perusahaannya bersih.
Kalian bawa apa?/ Aku tadi membuatkan makan siang.
Aku bawa minuman keras.
Ayo semangat.
Nah. Minuman keras dan kimbab, fighting!
Bawa pulang itu semua. Berapa kali harus kubilang aku takkan bermitra dengan kalian?
Pak Presedir, tolong beri kami kesempatan.../ Pak Presedir...,
...situasi kami sedang sulit. Tolong kami.
Itulah yang kurasakan saat aku pergi ke Hauline.
Sekarang, aku bahkan tidak butuh mereka lagi.
Aku sibuk menangani banyak pesanan dari tempat lain, jadi aku tak bisa bermitra dengan kalian.
Pak, sekali ini saja. Tolong kali ini saja. Kami sungguh...
Aigoo. Sudah kubilang, aku tidak bisa!
Bersihkan ini semua, dan pergi dari sini!
Sebentar, Pak Presedir.
Kata orang, selalu ada jalan keluar...
...walau sesulit apapun situasinya.
Pasti ada jalan keluar.
Maaf.
Aku tidak bisa menahan diri karena dia terus mengingatkanku akan ayahku.
Tak perlu minta maaf. Memang dari awal ini tugas yang berat.
Aku juga tadi lihat, memang pesanan dia banyak sekali.
Baiklah. Jadi apa rencana B kita?
Cari perusahaan lain yang bisa mengerjakan pesanan kita dengan harga yang sama.
Hei. Kenapa kimbap ini? Rasanya lezat sekali.
Enak sekali. Apa kau sendiri yang membuatnya?
Aku 'kan sudah cerita kalau aku dulu kerja paruh waktu di warung kimbab.
Ini enak sekali.
Bagaimana kalau kita buka warung kimbab saja? Eun Jang Do Kimbab.
Dan kita akan memotong kimbap-nya pakai pisau perak.
Aku...
Aku yang memotongnya. Kalian berdua yang membuat kimbab-nya.
Baiklah. Sekian untuk hari ini./ Baik.
Asisten Lee, tolong perbarui laporan penjualan sebelum kau pulang hari ini.
Kang Ho dan Min Jae, kalian berdua boleh pulang sekarang.
Baik./ Baik.
Terima kasih./ Ya.
Asisten Lee, aku pamit pulang, ya.
Baiklah./ Aku juga.
Kami pamit, ya./ Baiklah. Dah.
Eun Ho Won./ Ya?
Kerjaanmu lancar?
Aku sedang mengusahakannya.
Buktikan sendiri dengan kemampuanmu.
Jangan cari alasan tak penting.
Asisten Ha, kapan kau akan memperkenalkanku pada temanmu?
Berapa kali aku harus menyuruhmu bersabar?
Dia lagi sibuk belakangan ini.
Aku baru menyadari kalau kalian mungkin tidak...
...punya waktu pacaran karena kalian selalu kerja lembur.
Asisten Ha, kau tidak punya pacar?
Tentu saja dia punya. Dia sudah lama pacaran.
Asisten Lee./ Ya?
Apa kau itu tak ada kerjaan? Kenapa kau terus datang ke tim kami?
Kapan aku dapat undangan pernikahanmu?
Kau bilang pacarmu sudah lulus ujian PNS tahun lalu.
Bukankah kalian akan segera menikah?
Banyak orang bilang kalau kau sebentar lagi akan menikah.
Pacarmu PNS?
Baguslah.
Padahal aku tadinya ingin menjodohkanmu dengan keponakanku kalau kau masih lajang...,
...tapi ternyata kau sudah punya pacar.
Kenalkan aku dengan temanmu
Manajer Heo, bukankah Anda sudah selesai kerja hari ini?
Ya, aku harus pulang. Kita sudahi saja hari ini.
GM Seo juga sudah pulang. Ayo kita pulang.
Waktunya pulang!
Kau mau pulang sekarang?
Berarti karena ini kau selalu kesal waktu aku meneleponmu malam-malam.
Kau rupanya kelelahan bekerja lembur.
Apa kau baru sadar sekarang, karena kau sudah tahu rasanya bekerja?
Ya, aku tidak tahu sebelumnya.
Kenapa kau bicara denganku? Pulang saja kau.
Apa? Kau ingin aku minta maaf padamu?
Haruskah aku minta maaf karena berbohong pada rekan kerjaku soal ujian PNS-mu?
Bukan seperti itu.
Aku yakin kau pasti akan berkata kau sudah berusaha yang terbaik.
Padahal kesempatan akhirnya datang kepadamu.
Kau bahkan tak ikut wawancara dan pergi begitu saja.
Bisa-bisanya kau pergi begitu saja seperti itu?
Apa kau itu bodoh?
Aku hanya.../ Ya.
Aku cerita pada mereka kalau kau lulus ujian PNS karena mereka terus menanyaiku.
Apa kau tahu betapa aku sangat ingin kau memang benar-benar lulus ujian?
Aku yakin harga dirimu juga terluka...,
...tapi bukan maksudku aku ingin bohong seperti itu.
Ji Na!
Aku ingin minta maaf padamu karena membuatmu bohong seperti itu.
Maafkan aku.
Aigoo, pasti jauh lebih mudah aku menangani perasaan ini kalau dia tidak kerja di perusahaanku.
Kenapa dia terus muncul di depanku dan membuatku jengkel?
Jadi? Kalian tidak berhasil?
Tidak. Kami masih mengusahakannya. GM Seo, jika Anda bisa kasih waktu yang cukup bagi kami...
Apa ada tes yang dikasih perpanjangan waktu jika kau tidak bisa menyelesaikannya?
Tapi ada ujian kedua./ Itu...
...kalau mereka yang lulus ujian pertama.
Kau harusnya diam saja.
Orang-orang perusahaan itu tidak mau bertemu dengan kami.
Karena itulah kami sedang mencari perusahaan baru.
Eun Ho Won, apa kau masih yakin kalau...
...kalian layak menjadi karyawan tetap?
Apa ini saja? Kalian tidak akan memenuhi syarat untuk posisi tetap.
Ya?
Eun Ho Won, ini telepon untukmu.
Ya, ini dengan Eun Ho Won.
Eun Ho Won-ssi.
Aigoo. Terima kasih./ Maaf?
Saya?/ Aku merasa hidup karena kau.
Kau benar.
Orang rumah sakit bilang kalau aku menderita sirosis. (penyakit hati)
Terima kasih banyak.
Sungguh, Pak Presedir?
Baiklah.
Terima kasih. Terima kasih.
GM Seo, kita bisa melanjutkan...
...kontrak dengan Modern Goods.
Dia bilang dia akan mengirim...
...pesanan Hauline duluan.
Oh ya?
Baguslah.
Terima pesanannya sesuai jadwal.
Sedang apa mereka itu?
Apa mereka sedang merayakan kemenangan mereka?
Tapi bagaimana cara mereka bisa berhasil?
Mereka lumayan juga.
Kau memang tak terkalahkan.
Oh ya.
Apa dia mencari tahu kondisi kesehatannya waktu dia ke rumah sakit?
Ya. Dokter mendiagnosis dia menderita sirosis.
Gejalanya dada memerah dan kulit menguning.
Ayahku dulu punya gejala yang sama.
Karena itulah aku langsung tahu setelah aku melihat Presedir itu.
Bagus. Kau penyelamat Presedir itu.
Tapi tetap saja, kalian hampir tidak selamat dari niat jahat GM Seo.
Aish. Bisa tidak kau berhenti bilang...
...kalau kami hampir tidak selamat?
Kenapa? Banyak orang yang dihancurkan oleh GM Seo belakangan ini.
Apa ada orang lain selain kami yang ingin dihancurkannya?
Karakter kejamnya itulah...
...yang membuat dia menawan./ Apa?
Menawan, matamu.
Dia itu jahat.
Dia tidak pernah memuji kami.
Yang dia katakan cuma menyuruh kami terima produk pesanan sesuai jadwal.
Mengerikan sekali dia itu.
Tetap saja, dia tampan.
Dia tampan, dan punya karir bagus.
Badannya juga bagus.
Kepribadiannya mengerikan.
Dia menarik karena dia tidak ramah.
Semua karyawan perempuan di lantai 10, 11, dan 12...
...tergila-gila padanya.
Halo, GM Seo.
Apa direktur utama ada di tempat?/ Beliau lagi rapat di luar.
Haruskah aku menghubungi Anda...
...kalau Beliau sudah kembali?
Tak perlu.
Kalau begitu, selamat beraktivitas, GM Seo.
Selamat beraktivitas./ Selamat beraktivitas.
Bagaimana caranya dia bisa membuat kontrak dengan perusahaan itu?
70 persen?
Asisten Ha./ Ya?
Bantalnya harus dipesan 1.000 bantal?
Ya. Pastikan pesanannya datang sebelum produk ranjang kita dikirim.
Baiklah. Kalau begitu, tolong tandatangani di sini.
Akhirnya. Assa.
Apa?/ Bisa tandatangan di sini?
Tanda tangan?/ Ya.
Padahal aku sibuk sekali.
[Tanda Tangan Manajer]
Terima kasih.
Halo, ini dengan Jang Kang Ho...
Maaf?
Siapa ini?
Kau suka es krim?
Ibumu sibuk hari ini.
Apa ayahmu sibuk juga?
Ayahku tak ada.
Aku cuma ketemu Ayah waktu Natal kemarin.
Apa ayahmu sedang pergi?
Aku cuma hidup dengan ibuku saja.
Ah Young.
Ibu.
Dia tadi tidak bisa menghubungi Anda.
Anda sudah baca SMS dariku?
Ya.
Aku jadi menyita waktu kerjamu.
Maaf./ Tak apa.
Ah Young pintar bicara. Dia juga manis sekali.
Kau tidak menangis, 'kan?
Tidak, dia malah sopan sekali, dan dia tidak menangis.
Terima kasih, Kang Ho.
Kau duluan saja ke kantor lagi. Nanti aku menyusul.
Baik, sampai nanti.
Kang Ho.
Ya, Manajer Jo.
Kuharap kau tidak memberitahu rekan kerja lainnya soal hari ini.
Tentu saja tidak. Jangan khawatir.
Maaf./ Tak apa. Sampai jumpa.
Ah Young, dah.
Sini.
Ah Young, tadi kau sedang apa saja?
Aku tadi makan es krim.
Es krim? Setelah itu, apa lagi?
Aku menggambar./ Kau menggambar ini?
Bagus sekali.
Paman tadi yang membelikanmu es krim?/ Ya.
Enak es krimnya?/ Ya.
Ho Won.
Dokter.
Ini./ Terima kasih.
Ada apa kemari?
Aku kemari buat menyerahkan beberapa dokumen...
...terkait pemeriksaan kesehatan karyawan.
Oh./ Senang bertemu denganmu disini.
Aku juga.
Bagaimana kerjaanmu? Kau senang kerja disini?
Kalau aku, aku belum pernah bekerja di kantor. Aku ingin tahu rasanya seperti apa.
Bukankah kau bilang ada karyawan baru lainnya?
Ya, ada dua.
Awal pertemuan kami saja sangat spesial.
Kalau aku cerita sama Dokter, Dokter pasti kaget.
Kau pasti terheran-heran dengar ceritanya.
Oh, begitu?
Memangnya kalian bertemunya seperti apa?
Aku jadi penasaran.
Ceritanya panjang.
Darimana ya aku harus cerita?
Oh.
Sedang apa dia lagi jam kerja begini?
Siapa dia?
Apa lagi?
Orang ini...
...sepertinya pencari tenaga kerja.
Pencari tenaga kerja./ Ya.
Antara GM Park dan Eun Ho Won...,
...ada orang ini.
Kau tahu darimana?
Dia datang ke kantor hari ini.
Tolong cari tahu hal ini./ Baik.
Baiklah.
Eun Ho Won./ Ya?
Urus ini./ Baik.
Baik.
Aku bisa mengirim naskahnya malam ini.
Tentu saja. Sudah hampir selesai, kok.
Kapan bukunya diterbitkan?
Ini sampel dari Modern Goods.
Kelihatannya bagus dan mirip dengan yang di foto.
[Kontrak Pesanan]
Apa ini?
1000?
Kita pesan 1.000 bantal?
Ya, kita pesan 1.000.
Kau gila? Ini saja mahal harganya.
Kenapa kita pesan 1.000?
Kau sendiri yang menandatanganinya.
Astaga. Mati aku.
Oppa, bagaimana ini? Aku takut sekali.
Kenapa? Apa ada masalah?
Aku seharusnya memesan setengahnya dan membuat pesanan tambahan.
Aku pasti tak fokus saat sedang menandatanganinya.
Hanya ada satu bantal per tempat tidur.
Kalaupun terjual, tetap saja ini jadi masalah.
Apa tak ada solusi lain?
Mereka mungkin sudah mulai memproduksi bantalnya.
GM Seo pasti takkan memaafkan hal ini.
Aku saja sudah gugup berhadapan dengan dia karena dia tidak puas dengan kinerjaku.
Bagaimana ini?
Bilang saja kalau itu salahku.
Lagipula aku hanya karyawan sementara.
Aku nanti akan jelaskan padanya kalau itu salahku, jadi jangan khawatir.
Aku pasti sudah gila.
Apa?
Aku saja./ Kau mau apa?
Aku lebih berani.
Aku sudah biasa dimarahi GM Seo.
Lagipula, aku sendiri yang menanyakan Asisten Ha apa kita harus pesan 1000 bantal.
Aku yang salah karena tidak teliti.
Kau yakin bisa?
GM Seo paling curiga denganku.
Kau juga tidak boleh kena marah olehnya.
Selain itu...,
...aku juga tidak mengincar posisi tetap.
Ya.
Masuklah.
Ada apa?
Maaf, GM Seo.
Kami membuat kesalahan pemesanan bantal.
Mereka mengirim 1.000 bantal sekaligus...,
...jadi banyak bantal sisa yang tak digunakan.
1.000?
Maksudmu kau membuat kesalahan pesanan...,
...dan banyak sisa bantal?
Maaf.
Aku akan mencari solusi terkait bantal sisanya.
Jika bisa terjual habis, sisanya takkan banyak...
Solusi apa?
Apa?/ Bagaimana kau bisa cari solusinya?
Soal itu... Karena nanti masih ada acara penampilan produk mendatang...
Apa itu artinya cari solusi sendiri?
Maksudku...
Menurutku kita bisa menampilkannya di acara penampilan produk berikutnya...
Kau ini sama sekali tidak merasa bersalah rupanya.
Tidak. Aku malah merasa sangat tidak enak.
Apa kau sekarang sadar apa salahmu?
Aku harusnya mengecek dua kali berapa pesanannya.
Aku memang ceroboh./ Sudahlah.
Kau harus keluar perusahaan ini sekarang.
Pergilah dari kantor ini.
GM Seo, apa maksudnya...
...Anda memecatku?
Apa kau tidak ingat?
Tidak ada kesalahan lagi yang diperbolehkan.
Jika kau membuat kesalahan lagi, kau akan dipecat.
Aku tidak akan membiarkanmu berada di kantor ini walau sedetik pun.
Ya, baiklah.
Seingatku, kau setuju.
Tapi...
Kau akan menerima pemberitahuan pemecatan resmi. Pergilah sekarang.
Kenapa Anda langsung memecatku begitu saja?
Kau tidak akan buat kesalahan seandainya kau sungguh-sungguh bekerja.
GM Seo.
Terkadang, orang punya alasan kenapa mereka harus merahasiakan sesuatu.
Ada situasi di mana Anda tidak bisa langsung jujur dan terbuka.
Semua hal tidak kelihatan seperti di luarnya.
Jadi?
Karena alasan-alasan dan situasimu...,
...apakah perusahaan harus merugi? Menurutmu begitu?
GM Seo.
Bukan itu maksudku.
Aku...
Aku sangat risih dengan situasimu sampai kau tidak bisa membicarakannya.
Kenapa kau melakukan sesuatu yang tidak bisa kaubicarakan?
Kau harusnya bertanggung jawab atas tindakanmu. Begitulah caranya bekerja.
Janji adalah janji, dan aku jelas-jelas sudah memperingatkanmu.
Baiklah.
Aku akan berhenti.
Aku akan pergi dari perusahaan.
Astaga.
Apa menurutmu dia diterima kerja disini dengan proses tidak adil?
Apa itu sebabnya kau terlalu keras padanya?
Tunggu, Ho Won. Ho Won!
Astaga.
Hei, tunggu. Tunggu.
Kau tidak bisa berhenti seperti ini.
Aku nanti akan menjelaskan yang sebenarnya pada GM Seo.
Aku sudah berjanji padanya waktu aku dipindah ke tim pemasaran.
Aku tadi lupa soal janji itu.
Dan juga...
Aku juga tak bisa lama-lama kerja disini.
Jangan seperti ini. Aku sungguh ingin beristirahat.
Kau tidak salah apa-apa. Kenapa kau...
Benar. Ayo kita bicara baik-baik dengan GM Seo lagi, ya?
Jangan khawatirkan aku.
Menyebalkan. Kau pikir kau sehebat itu apa?
Memangnya kau tidak pernah melakukan kesalahan?
Aku cuma ingin bekerja. Hah?
Apa kau tak bisa membiarkanku bekerja?
Seo Woo Jin!
Agar pemirsa bisa menikmati suasana musim semi, kami sudah menyiapkan...
...dekorasi rumah secara khusus.
Tempat tidur dari Hauline.
Sepertinya strategi GM Seo sudah tepat.
Baiklah. Sepertinya dia tahu betul tugasnya.
Padahal aku berharapnya dia buat kesalahan.
Titik penjualannya sangat jelas.
Daripada memasang harga gratis yang tidak diperlukan konsumen...,
...dia memasang harga yang kompetitif...
...dan termasuk kupon diskon...
...untuk mendorong konsumen membeli lagi produk kita.
Kau boleh keluar.
Tapi, kapan GM Park pulang dari kunjungan kerjanya?
Sesuai perkiraan, pelanggan tahu kapan mereka bisa membeli...
...produk-produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Server kami penuh pesanan sekarang.
Jika pemirsa ingin mendapatkan kesepakatan khusus ini, Anda harus buru-buru...
...karena produknya tinggal sedikit lagi.
Anda harus memesan sekarang untuk membeli satu set furnitur ini.
Saya ulangi.
Sekarang, produknya tinggal sedikit lagi.
[Hampir terjual habis!]
Ya. Produknya sudah terjual habis.
Semua unit telah terjual habis.
Telepon ke server kami...
...tidak akan ditanggapi lagi.
Inilah dekorasi rumah khusus musim semi yang kami sediakan...
...oleh perusahaan furnitur terkenal, Hauline.
Terima kasih sudah bergabung dengan kami hari ini.
GM Seo, semuanya terjual habis.
Selamat, GM Seo.
Kau ingin jam tayangnya setelah jam kerja untuk mencapai target audiens.
Perkiraanmu memang benar.
Terima kasih atas hari ini./ Ya.
Bersulang.
Tumben sekali kau membeli bir. Kau 'kan irit duit.
Aku tidak irit. Aku tidak menghabiskan uang karena aku memang tak punya uang.
Aku tidak ingin minum sendirian.
Apa ada masalah?
Hei, apa kau tahu pekerjaan paruh waktu yang bayarannya besar?
Situasiku lagi darurat.
Kau dipecat?
Jangan tanya.
Sakit sekali kepalaku sekarang ini.
Kerja fisik bisa jadi obat terbaik buat melupakan masalahmu.
Aku tahu pekerjaan yang bayarannya 10 ribu won per jam. Kau mau?
Benarkah? 10 ribu? Apa itu?
Ini kandang babi atau apa?
Ini memang pekerjaan fisik yang berat.
Butuh waktu berapa jam membersihkan ini semua?
[Aturan bagi pembantu rumah tangga]
Aku jadi ingat seseorang.
GM Seo.
Apa ini? Padahal aku tidak menyuruhnya masak.
Kenapa dia mengerjakan sesuatu yang tidak kusuruh?
Oh. Enak juga.
Apa ada nasi juga?
Ahjumma pembantu rumah tangga ini lumayan juga.
Ya.
Tidak, kerjaan Ahjumma itu bagus sekali.
Aku ingin dia jadi pembantuku seterusnya.
Baik.
Apa kau memecat Eun Ho Won selagi aku pergi?
Ya.
Kata siapa kau bisa memecat orang yang kupekerjakan?
Aku tahu kau yang mempekerjakannya, tapi dia ada di timku.
Kau sendiri orang yang menyuruhku menerima dia di tim-ku.
Kau lupa?
GM Seo.
Kau cuma berhasil satu kali dengan saluran home shopping itu.
Bukannya kau ini terlalu sombong?
Baiklah.
Baiklah.
"Aku suka sekali dengan sup-nya. Terima kasih."
Baik juga orang ini.
Indah sekali.
Aku tidak akan khawatir kalau karyawanku bisa bekerja seperti Ahjumma ini.
Seleranya bagus juga.
Ya? Ini dengan Tim Pemasaran Hauline.
Aku dari Modern Goods.
Darimana?/ Anda memesan bantal kami.
Anda belum membayarnya.
Boleh aku bicara dengan orang yang ditugaskan?
Oh, mungkin Eun Ho Won-ssi maksudmu.
Dia telah mengundurkan diri.
Eun Ho Won-ssi?
Tapi disini tertulis namanya Ha Ji Na-ssi./ Apa?
Ha Ji Na-ssi yang menandatangani perkiraan kontrak pesanannya.
[Penjualan Q Home Shopping Maret 2017]
[Konfirmasi Pesanan]
[Penanggung Jawab: Asisten Manajer Ha Ji Na]
Apa ini?
Jadi bukan Eun Ho Won, tapi Asisten Ha?
Apa-apaan mereka ini?
Furnitur perusahaan kami jauh lebih bagus.
[Fashion Marketing, Prinsip Pemasaran]
Ya, Ayah.
Aku baru pulang.
Bagaimana kabar Ayah?
Baiklah.
Korea Utara menguji kinerja...
...rudal mereka dengan mesin tambahan.
Apa aku yang menurunkannya seperti itu?
Sepertinya rudal mereka diuji dengan sistem propulsi.
Ada kemungkinan akan dilakukan uji ledakan, 2 atau tiga bulan lagi.
Makin gila saja dunia ini.
Berikut potongan gambar rudal Korea Utara.
Terdapat empat mesin tambahan selain mesin utama.
Apa dia pikir dia itu superwoman atau apa?
Apa yang ada di otaknya itu?
Pengujian daya rudal artinya...
Apa dia pikir dia itu selimut apa?
Kenapa dia menutupi kesalahan orang lain?
Menyebalkan sekali.
Menjengkelkan.
Mereka berhasil mengembangkan...
[Eun Ho Won]
Apa?
Siapa kau?
Siapa kau? Keluar!
Keluar dari sini! Astaga.
Ini aku.
Ini aku.
Ini aku, GM Seo.
Sedang apa kau di sini?/ Ini aku.
Ini aku, Eun Ho Won, GM Seo.
Indonesian Subtitle by Artha Regina @xoartharegina
[RADIANT OFFICE]
Aku dipekerjakan lagi.
Kau menciptakan sejarah baru di antara karyawan sementara.
Ho Won dan aku cukup dekat.
Bagaimana kau bertemu dengannya?
Pokoknya, dia dan aku sangat terhubung.
Jangan beritahu Ho Won soal hal ini.
Ini mungkin musim semi terakhir yang bisa kurasakan dalam hidupku.
Aku akan menganggapnya kalau ini liburan gratis.
Siapkan dirimu dan berusahalah. Apa sesulit itu?
Dia itu kenapa sebenarnya?
Sebentar, menangis. Sebentar, tertawa.
Ini sudah malam. Biar kuantar kau pulang.
Terima kasih sudah mengantarku pulang.
Apa kau sangat menyukainya? Biar kutanya satu hal.
Menurutku...
Aku tidak bisa tidur nyenyak jika aku tidak menanyakannya.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.