Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Hiu menggigitmu!
Serius?
Lihat akibat perbuatanmu.
Akan kubelikan yang baru.
Bisakah kita lakukan sesuatu? Aku sangat bosan.
Aku tak suka berjemur sepanjang hari.
Tidak, aku akan kembali ke kamar. Aku berjanji akan menghubungi Stuart.
Bawakan minuman untukku. Terima kasih!
Tidak akan!
Bokong yang indah!
Kupikir hari ini kita bisa melakukan hari perawatan tubuh
Bisakah kita melakukan kegiatan semacam luncur gantung?
Bisa saja.
Aku hanya ingin menikmati liburan yang santai.
Setelah itu pemijatan.
Pasti menyenangkan.
Aku ingin bersulang. Ayolah.
Terima kasih banyak telah mengajakku berlibur.
Ini akan menjadi liburan terbaik.
- Bersulang! - Bersulang!
Terima kasih sudah ikut.
Stuart melewatkannya.
- Lagi pula, aku jauh lebih menyenangkan. - Benar.
Terima kasih sudah mentraktir lobster.
- Tak masalah. - Kuyakin rasanya lezat.
Lisa?
Lisa?
Kakak?
Hei, sedang apa kau?
Ada apa?
Aku berbohong.
Apa yang kau bicarakan?
Aku berbohong tentang ketidakhadiran Stuart.
- Apa? - Dia tak sedang bekerja.
Apa maksudmu?
Dia meninggalkanku, Kate.
Dia putus denganku.
Astaga.
- Mengapa kau tak memberitahuku? - Karena aku malu.
Ibu dan Ayah tahu?
Tidak.
Satu-satunya kebaikan dalam hidupku telah kukacaukan.
Apa yang terjadi?
Ini kesalahanku. Dia merasa bosan.
- Dia sungguh mengatakan itu? - Ya.
Semacam itulah.
Kemudian aku berpikir, jika berlibur bersamamu
dan bersenang-senang, dan terbukti aku bisa menyenangkan,
mungkin dia akan kembali.
Ayolah.
Apa?
- Ayolah, kita harus bersiap. - Untuk apa?
Kita akan jalan-jalan.
Ke mana? Ini pukul 01.00.
Lisa, ini Meksiko. Hanya kita yang berada di kamar. Ayolah.
Sudah lama aku ingin melakukan hal ini.
Ini malam terbaik.
Aku bisa di sini sepanjang malam!
MEKSIKO LUAR BIASA. ANDAI KAU ADA DI SINI.
SYUKURLAH KAU BERSENANG-SENANG DI SANA.
AKU SUDAH MENGELUARKAN BARANG-BARANGKU.
Kata Benjamin dia mau bertemu malam ini.
Baiklah.
Bisakah kau terdengar lebih sedikit bersemangat?
Kurasa dia sungguh menyukaimu.
Ya, dia pria yang baik.
Oh jadi dia pria yang baik? Baiklah kalau begitu.
Ini gila! Kalian sudah gila.
Serius, kau harus mencobanya.
Kami melakukannya hampir tiap akhir pekan. Luar biasa.
Dengar, hiu putih sepanjang 7,5 meter. Mereka mendatangi sangkarmu.
- 7,5 meter? - Kau pasti belum pernah melihatnya.
Berapa biayanya?
- Entahlah, bagaimana menurutmu? - Apa?
- Soal Taylor? - Taylor pasti mau dengan harga 100 dolar.
Dia berkata, 100 dolar per orang. Kami kenal Taylor. Dia teman kami.
Bagus.
Entahlah.
Kalian mau apa? Duduk di pinggir kolam sepanjang hari?
- Serius? - Aku bahkan tak bisa menyelam.
Aku akan mengajarimu.
Tapi, aku perlu kartu penyelam.
Kau perlu semua itu.
Tunggu! Dengarlah.
Ini Meksiko, mengerti?
Ini bahkan bukan menyelam.
Kau akan berada dalam sangkar.
Kedalaman hanya 5 meter. Sangat aman.
Tepat. Sama seperti kebun binatang.
- Hanya saja kau dalam sangkar. - Ya. Dan di dalam air.
Ayolah, terdengar menyenangkan. Kumohon.
- Entahlah. - Pikirkan fotonya. Maksudku,
foto itu akan lain dari yang lain.
Dia benar.
- Pikirkan fotonya. - Pikirkan fotonya.
- Baik! - Ya!
Bagus!
- Baiklah. - Baik.
- Bersulang! - Bersulang!
- Itu seperti... - Benar.
- Ya. - Ya.
- Baik. - Sungguh menyenangkan.
Selamat malam.
Aku hanya ingin bilang ini malam yang menyenangkan.
Aku juga.
- Benarkah? - Ya.
Maaf.
Aku belum siap...
- Terima kasih. - Tak apa-apa.
- Sampai jumpa besok. - Tentu saja.
Ayolah.
- Selamat malam. - Selamat malam.
Sampai jumpa.
Sampai jumpa besok.
Besok.
- Sampai jumpa! - Selamat malam.
- Halo. - Halo.
Halo.
- Tampan! Hai! - Halo!
Aku sungguh tak sabar. Ini akan luar biasa.
Tak bisa kupercaya kau melibatkanku dalam ini.
Aku tak melibatkanmu.
- Kau hanya ingin bertemu mereka lagi. - Tidak.
Jangan bohong.
Baik, dia memang tampan.
Astaga!
Kate, aku tak yakin tentang ini.
Ini akan menyenangkan. Percayalah.
Lagi pula, belum tentu mereka datang, jadi...
Halo, Nona-nona!
- Hai. - Hai!
- Apa kabar? - Halo!
- Hai! Apa kabar? - Halo.
Halo.
Syukurlah kalian datang. Kupikir kalian ragu.
Ya, di sinilah kami.
Kita berangkat sekarang?
- Ya, mari ke kapal. - Baik.
Silakan.
- Kau duluan. - Baik.
Tidur nyenyak?
Begitulah.
Semalam sungguh menyenangkan.
Aku juga, kalian sangat seru.
Bagaimana kepalamu?
Masih sakit, aku tak boleh terlalu banyak minum.
Baik.
Baiklah, kami akan bicara dengan kapten kapal. Tidak lama.
Serius, aku sangat tak yakin tentang ini.
- Ayolah, semua baik-baik saja. - Hai, apa kabar?
Maksudku, apa ini aman? Kita tak mengenal mereka.
Ingat perkataan pramutama? Kita harus melaporkan semua aktivitas.
Benar, dia bekerja untuk hotel. Dia harus mengatakan itu.
Aku pernah dengar kisah mengerikan tentang perjalanan yang mencurigakan.
Dan Stuart bilang...
Stuart itu bodoh, Lisa.
Mengerti?
Tak masalah, ini pasti menyenangkan.
- Semuanya lancar? - Ya
Dia minta seorang seratus jika kalian tak keberatan?
- Setuju? - Ya.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Tunggu sebentar.
Dia sungguh tampan.
Ini akan menyenangkan.
Hei, kemarilah. Jangan malu-malu.
- Ayolah. - Baik.
Ini Taylor, kapten kapal.
- Halo. - Halo.
Selamat pagi. Apa kabar?
- Baik. - Baik.
Kalian bisa menyelam, bukan?
- Ya! - Ya!
Baiklah, silakan naik.
Baik.
Terima kasih.
Halo.
Itu dia.
Hei, Javier!
Apa kabar?
Aku membawakan sesuatu.
- Hai. - Baik.
Kami datang.
Oke aku akan menahannya.
Hati-hati melangkah.
Kita sampai.
Terima kasih.
Baik.
Tidak.
Hei, sudah melihat sangkarnya?
Tangki di belakang. Jauhkan dari sinar matahari.
Tenang. Kalian akan terkesima, percayalah.
Ayolah.
Aku takut.
Ini lokasinya.
Siap?
- Ini lokasinya? - Ya.
Hei, serius?
Awas.
Ini akan luar biasa.
Awas.
Waktunya memberi makan.
Lapar?
Menjijikan.
Tidak mau?
Mau?
Menjijikan.
- Mereka pasti suka. - Ini dia. Waktunya makan.
Menjijikan sekali.
Bau, ya?
Kurasa mengotori laut itu ilegal.
Tidakkah memberi hiu makan akan membuatnya semakin agresif?
Jadi menurutmu aku hanya harus memanggil mereka?
Tn. Hiu!
Halo!
Halo!
Mereka tak bisa mendengar suara di atas air.
Orang Amerika ini
tidak tahu apa pun.
Cukup, cepat selesaikan. Bau.
- Apa katanya? - Bukan apa-apa.
- Mari kita mulai pestanya. - Baik.
Kemari, ikan!
Jika berhasil, selamat.
- Di sana! Lihat! - Di mana?
Itu dia!
Itu dia!
Di sana! Louis!
Astaga!
Perhatikan ini. Javier!
Astaga! Luar biasa!
- Lihat, di sana. - Lisa?
Cantik sekali.
Bersiaplah.
Lisa, kau di dalam?
Ayolah, ada hiu di samping kapal.
Mereka menyelam lebih dulu, kita harus bersiap.
Aku tak bisa melakukannya. Maaf.
- Apa? Tidak, ayolah. - Maafkan aku.
Jangan marah, aku tak bisa.
Ayolah, ini akan menyenangkan. Kumohon...
Kau tahu, Stuart tak akan iri dengan foto di dalam toilet kapal.
- Aku harus bilang begitu. - Serius?
Ya. Ayolah, kumohon.
- Baiklah. - Bagus! Aku menyayangimu!
Astaga. Kau berutang padaku.
Ya, akan kusajikan sarapan di tempat tidur untukmu.
- Telur orak-arik, aku berjanji. - Kau berutang banyak padaku.
Benjamin, siapkan kamera.
Cukup. Baiklah.
Nona-nona!
Hai!
- Mari kita masuk. - Hati-hati.
Turunkan mereka.
Itu tampak menakutkan.
- Dah! - Jangan menggantungku.
Baiklah.
Dah, Javi.
Lihat, ini aman. Tak apa-apa.
Itu jagoanku.
Hati-hati tergelincir.
Dah.
Baik.
Kemarilah.
Di sana.
- Astaga! - Besar sekali.
Astaga, Kate.
Panjangnya sekitar 6 meter.
Aku pernah melihat yang sepanjang 8,5 meter.
- Kita sungguh akan melakukan itu? - Ya!
Mari kita bersiap.
- Itu dia. - Astaga.
- Kalian dapat berganti di kabinku. - Baiklah.
Astaga!
Aku sangat gugup.
Benarkah? Aku sangat takut!
- Serius? - Ya.
- Sungguh? Tolong. - Ya.
Apa bokongku tampak seksi?
- Hei. - Apa kabar?
Semua baik-baik saja di bawah sana?
Ya! Luar biasa!
Baiklah.
Kalian siap?
- Ya. - Ya.
- Ya? - Ya. Baik.
Astaga!
- Tenang. - Baik.
- Siap? - Siap.
- Tenang. - Baik.
- Ya, aku tenang. - Bagus.
- Sudah. - Baik.
Berpegangan.
Benar sekali.
- Sekarang... - Tarik?
Periksa kadar oksigen, seharusnya 200.
Ya, 200.
Itu oksigen kalian.
Baik.
Saat tersisa 100, beri tahu aku.
Saat tersisa 50, kubawakan oksigen cadangan.
- Lima puluh itu warna jingga? - Benar.
Baik, aku mengerti.
- Baiklah. - Baik.
Baiklah, kalian hanya akan turun sekitar 5 meter.
Biasanya aman, tapi...
jika telinga kalian terasa sakit, hanya perlu penyesuaian.
Condongkan kepala ke belakang dan telan.
- Sesuaikan. - Baik.
Kepala ke belakang lalu telan.
- Baik. - Benar.
Baiklah, selalu ingat,
makin cepat bernapas, makin cepat oksigen habis.
- Tenang saja. - Baik.
Percayalah, saat di bawah sana, kalian tak ingin kembali ke atas.
Benar sekali. Bagus.
- Siap? - Baiklah, luar biasa.
Aku pasti bisa.
Baik.
Sudah siap?
Siap?
Bagus.
Ini menyenangkan, kau akan menyukainya.
Terima kasih.
Berikutnya.
- Sudah, berhati-hatilah. - Aku sangat takut.
Hiu tak bisa mendengar suara di atas air, tapi...
di bawah sana, kalian berada di dunia mereka.
Mereka bisa mendengar detak jantung kalian dari jarak 8 km.
Mampu mengendus rasa takut atau kelemahan kalian.
Melacak lokasi kalian.
Waktunya berangkat!
Jangan hiraukan si bodoh itu.
Kalian akan bersenang-senang.
Boleh kupinjam kameramu?
Boleh, tapi...
jika terjatuh,
kau harus mengambilnya sendiri.
Sampai nanti.
Apa yang kita lakukan, Kate?
Senyum!
Sampai jumpa, Nona-nona.
Sampai jumpa.
Baiklah.
Baiklah.
Aku sangat takut.
- Aku lebih dulu, ya? - Ya.
Aku sangat bersemangat!
Baiklah, kau berikutnya.
Sudah.
Baiklah.
Kate, kau bisa melihat sangat jauh.
Kate, lihat ikannya!
Kau lihat semua ikan ini?
Jauh lebih baik daripada duduk di kamar hotel, bukan?
Luar biasa!
Ini mengagumkan.
Tak kusangka.
- Kalian bisa mendengarku? - Ya.
Lisa, bagaimana kondisimu?
Baik.
Kate, bagaimana denganmu?
Baik. Aku tak melihat hiu.
Baiklah, sabar. Kami akan menambah umpannya.
Baik.
Astaga!
Itu mengejutkan.
Menurutmu benda ini mampu turun hingga kedalaman berapa?
Entahlah.
Melambai ke kamera.
- Senyum! - Hai!
Hai!
- Bisakah kau memotretku? - Ya.
Tunggu.
Sial!
Maaf!
Astaga, mereka pasti marah.
Kau harus mengambilnya.
Astaga.
Itu hiu terbesar.
Ini mengagumkan!
Ada satu lagi!
Astaga, besar sekali.
Astaga, lihat giginya.
Tak bisa kupercaya betapa dekatnya mereka.
Kutantang kau untuk menyentuhnya.
Kau sudah gila?
Sepertinya dia menyukaimu.
Kau merasakannya? Sangkar ini bergerak!
Kukira kita akan jatuh.
Kalian baik-baik saja?
Tidak, kurasa sangkarnya turun.
Tak apa-apa, itu mekanisme derek.
Tak masalah, hanya sedikit tergelincir.
Aku mengerti, kurasa kami ingin naik sekarang.
Tidak! Pasti semua baik-baik saja. Bukan begitu?
Apa kau gila?
Tidak, kami ingin naik sekarang.
Baiklah. Dengar, bersiaplah, kami akan menarik kalian.
- Ayolah. - Javier! Waktunya menarik.
- Maaf. - Lisa, ayolah.
Aku hanya merasa tidak aman di sini.
Setidaknya kita melihat hiu!
Ya, kurasa begitu.
Ini sangat keren, aku bisa berada di sini selamanya.
Hei, Taylor, setelah Lisa keluar, boleh aku turun lagi?
Hai!
Hei! Lepaskan!
Ada apa ini? Dereknya akan patah!
Apa yang terjadi? Kita tenggelam!
Kita tenggelam!
- Apa yang terjadi? - Tolong!
Aku harus keluar!
Astaga!
Tidak!
Tolong!
Lisa, bangunlah! Kumohon!
Lisa! Lisa, bangunlah! Kumohon!
- Tidak! - Tidak!
Kalian harus menolong kami! Kami berada di dasar!
- Lisa, tenanglah! - Kita harus keluar!
Tenang! Kita tak mau mati di sini!
Tatap aku! Hentikan!
- Aku tak bisa bernapas! - Hentikan! Bernapaslah, kumohon.
Bernapas perlahan, tenang.
Hirup, embuskan, hirup, embuskan.
Bagus.
Semakin kau panik, makin cepat oksigennya habis, mengerti?
Kau harus bernapas perlahan.
- Bagus. - Baik.
Berapa kedalaman kita?
47 meter.
Dereknya di kapal pasti rusak.
Kita harus bagaimana?
Lisa, kau dengar itu?
Taylor?
Taylor?
Tolong kami!
Ayolah! Taylor!
Taylor!
- Diam! Hentikan! - Taylor!
Kita berada di luar jangkauan.
Kita harus mencoba menghubungi mereka.
Bagaimana caranya?
Kita hampir bisa mendengar mereka, bukan?
Jadi, mungkin kita hanya terlalu dalam. Mungkin...
jika aku berenang sedikit ke atas,
kita dalam jangkauan dan bisa bilang kita masih hidup
dan mereka harus menjemput kita.
Benar, tapi bagaimana dengan hiunya?
Mereka bisa mengetahui keberadaan kita, bukan?
Aku akan berenang sedekat mungkin dari sangkar.
Kita akan baik-baik saja.
Tidak, kumohon, Kate, berjanjilah kau takkan meninggalkanku di sini.
Aku tak akan meninggalkanmu, janji.
Aku berjanji.
Sial!
Tersangkut.
Tidak. Kita bisa melakukannya.
Kita pasti bisa.
Sial!
- Kita takkan bisa membuka sisi ini. - Pasti bisa!
Aku bisa, beri aku waktu.
Baik.
Kurasa aku bisa keluar.
Aku harus melepas tangki oksigen.
Tunggu! Apa kau bilang?
Apa itu aman?
Aman. Kau bisa berikan setelah aku keluar.
Celahnya sangat sempit, kau yakin?
Pegang rompi apungku.
Baik.
Lindungi aku.
Berhati-hatilah.
Baik. Aku bisa melakukannya.
Aku baik-baik saja.
Ayolah, kau pasti bisa.
Ayolah. Dorong, Kate! Kau pasti bisa!
Aku tak bisa lewat.
Aku harus...
Kita harus bagaimana, Kate?
Aku harus melepas maskerku, ya?
Tidak, jangan, Kate. Pasti ada cara lain.
Kita tak punya pilihan, ini akan baik-baik saja.
Tidak, hentikan dan berpikir sejenak.
Lisa, kau harus tenang.
Kau tak boleh melepas masker.
- Lisa, tenang! Hentikan! - Aku tak bisa.
Kumohon. Hirup napas panjang.
Aku akan melepasnya, keluar, dan kau berikan padaku, mengerti?
Bagaimana jika tak bisa? Kau akan tenggelam.
Tak apa-apa.
Baiklah, siap?
Ini, cepat kenakan.
Ayolah, cepat kenakan.
Cepatlah!
Sebelum naik, aku akan melepas dereknya.
Andai kau harus keluar selagi aku tak di sini, ya?
Tolong jangan bilang begitu, Kate.
Kita akan pergi bersama.
Tetap awasi, ya?
Tak mau bergerak.
Aku harus memeriksanya.
Kate, aku takut. Bagaimana jika hiunya datang?
Tersangkut di batu. Sepertinya bisa kulepas.
Baik, tapi tolong cepatlah!
Ayolah, Kate!
Kurasa sudah terlepas.
- Ayolah. - Ayo, Kate!
- Dorong! - Kau pasti bisa!
Kau berhasil! Dereknya bergerak!
Teruskan.
Bagus!
Kita berhasil!
Aku akan mencoba menghubungi Taylor.
Kita akan pergi dari sini, mengerti?
Cepatlah!
Taylor, kau bisa mendengarku?
Ada yang dengar?
Tolong jawab aku.
- Halo? Kate, Lisa, bisa mendengarku? - Aku bisa mendengarmu!
- Katakan sesuatu. - Aku mendengarmu, Taylor. Ini Kate!
Halo?
Aku mendengarmu. Aku mendengarmu dengan jelas, Kate.
Syukurlah.
Kau harus menolong kami.
- Kalian baik-baik saja? - Ya.
Bagus.
Berapa sisa oksigen kalian?
Aku 55.
Berapa angka di penunjuk kedalaman?
47 meter.
Aku harus naik ke 40 meter untuk menghubungimu.
Aku sangat takut. Apa yang harus kulakukan?
Baik, dengar, Kate. Kuminta kau segera kembali ke sangkar.
Itu satu-satunya tempat aman dari hiu. Mengerti?
Javier sedang menuju ke arah kalian.
Dia akan mengaitkan derek cadangan dan menarik kalian.
Baik.
Dan ingat, Kate, apa pun yang kalian lakukan,
jangan berusaha menuju permukaan, bisa terkena gangguan tekanan.
Aku akan turun sekarang. Berjanjilah kau akan datang.
Tetap di dalam sangkar dan hemat oksigen.
Baik.
Tetap tenang.
Ambil napas.
Aku berhasil menghubungi mereka, Lisa.
Benarkah?
Apa yang mereka katakan?
Javier sedang menuju kemari.
Dia akan mengaitkan derek cadangan.
Benarkah?
Syukurlah!
Syukurlah!
Kita harus menghemat oksigen.
Baik.
Semua ini segera berakhir!
Aku ketakutan saat menunggumu, Kate.
Kupikir kau tak akan kembali.
Aku sungguh menyesal melibatkanmu dalam semua ini.
Malam itu di hotel,
apa maksudmu saat bilang bahwa hubungan kalian
adalah hal terbaik dalam hidupmu?
Kau selalu melakukan hal yang menyenangkan, Kate.
Berkeliling dunia, melakukan hal-hal gila.
Para pria selalu mengejarmu.
Aku tak pernah bisa menyainginya.
Aku hanyalah kakakmu yang membosankan.
Tetapi, hubunganku dengan Stuart,
adalah satu-satunya hal yang tidak kau miliki.
Kita tak pernah bersaing.
Mungkin kau tidak...
Menurutmu, apa pendapat Stuart tentang semua ini?
Apa?
Dia akan menggila!
Benar sekali.
Apa itu?
Apa itu?
Astaga, itu mesin kapal.
Astaga, mereka meninggalkan kita!
Mustahil mereka melakukannya, bukan?
- Astaga! - Mungkin itu suara mesin kapal lain.
Pasti terdengar saat datang.
Tunggu! Kau mau ke mana?
Aku harus menghubungi mereka lagi.
Kate, bagaimana jika mereka pergi?
Mereka tak akan meninggalkan kita.
Taylor, kau bisa mendengarku?
Halo, kau dengar?
Tolong jawab aku!
Kau bisa mendengarku?
Halo, ada yang dengar?
Kumohon, jawab aku.
Astaga!
Buka sangkarnya, ada hiu!
Tidak bisa, tersangkut rantai.
Hiunya datang! Coba terus!
Cepat!
Kukira hiu itu akan membunuhku.
Kukira aku sudah mati.
Sangkar ini akan hancur. Hiu itu akan masuk.
Diam!
Jangan berisik!
Hiu itu hampir masuk.
Kita tak lagi aman di sini.
Kau berhasil menghubungi Taylor?
Mereka sudah pergi.
Astaga!
Mereka tak mungkin meninggalkan kita di sini.
Mereka bilang sedang mengirim orang.
Tapi kita dengar mereka pergi, bukan?
Mereka juga berkata akan turun kemari
dan mengaitkan derek cadangan,
tapi apa kau lihat derek cadangan di kapal? Aku tidak.
Mereka takkan meninggalkan kita di sini, mengerti?
- Tenanglah. - Kita harus kembali ke permukaan.
Tidak, Lisa, dengar, kita tak bisa berenang begitu saja.
Kita bisa berenang dengan cepat.
- Tidak. Bisa terkena gangguan tekanan. - Pasti bisa!
Apa kau tahu gangguan tekanan?
Itu adalah kadar nitrogen dalam otak.
Satu-satunya cara untuk naik adalah berenang perlahan
dengan perhentian dekompresi selama lima menit
tak terlindung di laut lepas.
Aku sangat takut.
- Kita akan mati. Aku tak mau mati. - Kita tak akan mati di sini.
Tak apa-apa. Mereka akan menjemput kita.
Perhatikan penunjuk oksigenmu.
Tertulis 80, aku tak tahu apa artinya.
Di kedalaman ini, paling lama bertahan 20 menit.
Bagaimana denganmu?
Kate!
30.
Astaga.
Aku akan baik-baik saja.
Kau akan kehabisan oksigen.
Apa itu?
Javier?
Apa itu?
Itu Javier?
Di sana!
Hei!
Kau bisa mendengar kami? Kami melihat sentermu.
Javier!
Hei!
Mengapa dia tak mendekati kita?
Mungkin di luar jangkauan?
Hei!
Javier!
Kita harus pastikan dia tahu lokasi kita.
Apa yang dia lakukan?
Entahlah.
Jika dengar, mengapa dia tak memberi tanda?
Kita harus meraih kabel derek itu.
Tujuh belas.
Kau hampir kehabisan oksigen.
Baik.
Aku akan pergi mencarinya.
Kau hanya perlu membimbingku.
Kau yakin?
Ya.
Baik.
Tetap berada di dekat dasar.
Hiu menyerang dari bawah, jika berada di dasar, kau aman.
Tombol ini akan memompa rompi apungmu.
Gunakan untuk naik. Tombol ini akan memompanya.
Dengar, ini sangat penting.
Apa pun yang terjadi, sepanik apa pun dirimu,
jangan langsung ke permukaan.
Kau akan mati. Paham?
Aku akan segera kembali.
Turun ke dasar secepatnya, mengerti?
Bagus.
Benar sekali.
Bernapas perlahan. Fokus pada senternya.
Lisa, aku melihat hiu menuju ke arahmu!
Cepat!
Cepat!
Hei, Lisa, kau bisa mendengarku? Kau selamat?
Lisa?
Aku baik-baik saja. Aku di dalam goa.
Hiu itu hampir membunuhku.
Di mana hiu itu sekarang?
Kurasa sudah pergi.
Lisa? Apa yang terjadi?
Lisa, kau baik-baik saja?
Lisa, tolong jawab aku.
Aku baik-baik saja.
Oksigenku menipis.
Aku bisa melihat senternya.
Aku melihatnya makin mendekat.
Astaga.
Apa yang terjadi, Lisa?
Aku berada di tepi jurang.
Aku tak bisa melihat dasarnya.
Waktu kita makin menipis.
Baik, aku bisa.
Pasti bisa.
Kau baik-baik saja, Lisa?
Aku sangat takut, Kate. Aku tak bisa melihat apa yang ada di bawahku.
Aku melihatnya!
Aku melihatnya!
Aku menemukan senternya.
Javier?
Dia tak ada di sini, Kate.
Javier?
Aku akan kembali, ya?
Aku dari arah mana?
Kate?
Kate? Kate, jawab aku. Aku tersesat dan panik.
Astaga!
Tetap tenang.
Ambil keputusan.
Kate!
Kate, aku tersesat.
Kate, kau bisa mendengarku?
Taylor?
Taylor, kau bisa mendengarku?
Kembali ke sangkar!
Kate!
Kate, aku bisa mendengarmu, kau bisa mendengarku?
Suaramu putus-putus.
Kate...
Kuminta kau pukul batu atau sesuatu saat melihat cahaya senter
agar aku tahu harus pergi ke arah mana.
Aku bisa mendengarmu, Kate.
Dia tak punya sisa oksigen.
Baik, aku harus meraih dereknya.
Aku harus meraih dereknya.
Senapan tombak.
Astaga.
Aku bisa melihat senternya.
Kau semakin dekat.
Baik, aku bisa melihat cahaya sangkar. Aku datang.
Aku datang, Kate.
Lisa, kupikir kau sudah mati.
Di mana Javier?
Hiu itu membunuhnya.
- Astaga! - Aku dapat kabel dereknya.
Aku tersesat, kupikir aku tak bisa melihatmu lagi.
Ikat pada pelindung.
Kabelnya terlihat sangat tipis.
- Menurutmu cukup kuat? - Harus.
Berikan senternya.
Aku akan naik dan bilang mereka harus menariknya.
Hati-hati.
Aku akan segera kembali.
Taylor?
Taylor? Kau bisa mendengarku?
Taylor, halo?
Kate?
Aku Lisa. Kami berhasil mengaitkan kabel ke bagian atas sangkar.
Kami harus naik sekarang.
Javier bersamamu?
Tidak. Javier tewas.
Apa? Astaga!
Kembali ke sangkar.
Kembali ke sangkar sekarang. Aku akan menarik kalian.
Mereka akan menarik kita.
- Benarkah? - Ya.
Syukurlah.
Kate, kau mendengarnya?
Kau dengar itu?
Benar kan.
- Ya. - Lihat, kita mulai bergerak!
Kita akan pulang.
Syukurlah semua ini segera berakhir.
Kita akan pulang!
Ini berhasil. Lihat, kita semakin naik.
Kau berhasil, Lisa. Kau menyelamatkan kita!
Penunjuknya mulai bergerak. Lihat, Kate!
Tertulis 46 meter.
45.
44.
- Kita akan pergi dari sini. - Benar.
Kate, Lisa, kalian bisa mendengarku?
Taylor, kami bisa mendengarmu.
Kami di kedalaman 36 meter.
35.
34.
33.
- 32. - 32.
- 31. - 31.
Bagus, kita hampir sampai.
- 30. - 30.
Tenang dan perlahan.
- 29. - 29.
28.
- Taylor! - Taylor? Kabelnya hampir putus!
- Apa? - Taylor, tolong kami.
Baik, dengar, tetap tenang.
Jangan bergerak.
Aku akan menurunkan kecepatannya.
Taylor, tolong!
- Taylor! - Taylor!
Taylor!
Tolong lepaskan, Kate!
Astaga, aku datang.
Tersangkut, aku tak bisa menggerakkannya.
Waktu kita makin menipis.
Aku harus menghubungi Taylor.
Jangan tinggalkan aku, Kate. Aku akan kehabisan oksigen.
Semua akan baik-baik saja. Aku segera kembali.
Taylor, ini Kate.
Kau terluka?
Lisa terperangkap. Kakinya tersangkut dan oksigen kami menipis.
Oksigenku tersisa 5 bar. Sebentar lagi akan habis.
Akan kukirim tangki cadangan.
Tapi, Kate, ada alasan aku tak ingin melakukannya.
Menggunakan tangki cadangan akan memperbesar risiko
peningkatan kadar nitrogen secara drastis.
Kalian harus saling menjaga
untuk memastikan tak ada yang bersikap aneh
atau berhalusinasi.
Aku telah melapor ke Penjaga Pantai.
Mereka telah mengirim tim penyelamatan laut dalam.
Mereka akan tiba kurang dari satu jam.
Aku sangat takut.
Semua akan baik-baik saja.
Lihat! Di sana!
Itu tangki oksigennya.
Berhati-hatilah.
Aku akan segera kembali.
Sial! Aku hampir kehabisan oksigen.
Kate! Kau menemukannya?
Kate, kau baik-baik saja?
Ya.
Aku baik-baik saja.
Dia mengirim beberapa suar.
Kita hanya perlu menunggu Penjaga Pantai datang.
Aku dapat tangki cadangannya.
Kate, tiarap!
Tetap tiarap.
Ia di mana, Lisa?
Tepat di atasmu. Jangan bergerak.
Astaga, aku tak bisa melihatnya.
Aku akan menuju sangkar.
Tidak, Kate, jangan! Jangan bergerak! Tiarap.
Buka sangkarnya.
Astaga, Kate!
Tidak, Kate!
Aku tak mau mati di bawah sini.
Ayolah.
Aku akan kehabisan oksigen.
Astaga!
Ayolah.
Lisa.
Kate!
Lisa, kau di sana?
Kate, kupikir kau sudah mati.
Aku berhasil lolos, hiu itu mengitariku.
Aku terluka.
Separah apa?
Cukup parah, aku mengalami perdarahan.
Itu menarik perhatian lebih banyak hiu.
Berapa sisa oksigenmu?
30 bar.
Hiu itu merusak rompi apungku.
Oksigenku bocor.
Aku takut, Lisa.
Aku tahu. Kuminta kau dengarkan aku.
Kau harus tetap tenang.
Mereka akan datang menjemput kita.
Kuminta kau fokus bernapas, ya?
Hirup dan embuskan sesuai perkataanmu padaku, ya?
Hirup dan embuskan.
Hirup dan embuskan.
Dingin sekali.
Baik, aku akan ke sana. Aku akan mencarimu.
Aku lelah.
Ayolah!
Bertahanlah, Kate.
Bertahanlah, terus bicara padaku.
Aku di sini, terjaga.
Kate? Kate, kau mendengarku?
Kate?
Kate?
Aku sangat kedinginan.
Kate, kumohon terus bicara padaku.
Rompi apungku!
Aku akan mengeluarkan kita dari sini.
Kuharap berhasil!
Kumohon!
Astaga!
Aku akan mencarimu.
Aku akan menemukanmu, Kate.
Baik.
Aku datang, Kate.
Baik.
Kate? Kate, kau bisa melihat cahaya senterku?
Lisa, aku sangat kedinginan.
Kate, terus bicara padaku. Kau bisa melihat cahaya senterku?
Aku melihatmu. Aku melihat senternya.
Ya! Aku bisa mendengarmu!
Baik, aku segera datang. Tetap di tempatmu.
Kate?
Kate, bisakah kau melihat cahaya senterku?
Di sini.
Kate!
Astaga!
Astaga!
Astaga!
Kau mengalami perdarahan hebat, Kate. Kita harus naik.
Takkan kubiarkan kau mati.
Ayolah, kita pasti bisa.
Ayolah.
Gunakan suarnya, Kate.
Itu akan menghalau hiu.
Taylor!
Taylor, kau bisa mendengarku?
Taylor!
Taylor, kau bisa mendengar kami?
Taylor!
Halo?
Kau bisa mendengarku? Lisa?
- Taylor, kau bisa mendengar kami? - Lisa, aku bisa mendengarmu.
Baik, kami naik sekarang.
Jangan. Tidak aman, kalian harus tetap dalam sangkar.
Kami tak punya pilihan. Kate terluka parah.
Kami akan naik sekarang.
Baik, tapi kalian harus naik dengan sangat perlahan.
Paham?
Bila terlalu cepat, kalian akan terserang gangguan tekanan.
Baik.
Lihat penunjukmu.
Katakan kedalamannya.
Kami di kedalaman 30 meter.
Kalian harus menurunkan kecepatan.
Jika sampai ada gelembung nitrogen di otak, kalian akan mati. Mengerti?
Ya, aku mengerti.
Kami akan naik.
Kita hampir sampai, Kate.
Kita hampir sampai. Kita hanya perlu menunggu sebentar.
Kami di kedalaman 20 meter.
Bagus. Kini kalian harus berhenti selama 5 menit untuk proses dekompresi.
Baik.
Nitrogen harus keluar dari sistem peredaran darah kalian.
4,5 menit lagi.
Kita harus menyalakan suar lagi. Cepat.
Aku punya dua.
Aku menjatuhkannya.
Pegang senternya.
Di mana?
Aku tak bisa menemukannya, Kate.
Tertemu!
Tiga menit lagi.
Taylor, hiu di mana-mana!
Kami menggunakan suar terakhir.
Kita akan berhasil, Kate. Kita akan berhasil, bertahanlah, ya?
Kami kehabisan suar!
- Kami harus bagaimana? - Menuju permukaan sekarang!
Lepas rompi apung dan berenang.
Berenang!
Tolong!
Tolong!
Tolong kami!
- Kate! Lisa! - Tolong kami!
- Berenang! - Tolong!
Berenang!
Tangkap!
Itu pelampung. Kami akan menarikmu.
Lisa!
Naik!
Kami melihatmu, berenang lebih cepat!
Ayolah!
Kate, lebih cepat!
Ayolah, raih.
- Keluarkan mereka dari air, sekarang! - Tarik kami!
Raih tanganku.
Raih tanganku.
Cepat, Kawan!
Tekan lukanya.
Lisa...
Aneh sekali.
Lisa, dengar.
Suaramu terdengar aneh.
Lisa, kau harus berhati-hati dengan kadar nitrogen dalam tubuh...
Kadar nitrogen dalam tubuh... Kau bisa mendengarku? Lisa, dengarkan aku.
Kita berhasil!
Kita berhasil.
Lisa, kau bisa mendengarku?
Lisa? Dengarkan suaraku.
Kita berhasil, Kate.
- Lisa... - Rompi apung menyelamatkanku.
Dengarkan aku, kadar nitrogen dalam tubuh.
Kau berhalusinasi.
Kita berhasil, Kate.
Kita berhasil.
Kita berhasil.
Lisa, jika kau bisa mendengarku, Penjaga Pantai akan segera datang.
Mereka akan menyelamatkan kalian.
Penjaga Pantai datang.
Kalian akan baik-baik saja.
Kami akan membawa kalian pulang.
Hei!
Kate?
Kate?
Kate?
Kate!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.