Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
When Time Stopped(Saat Waktu Berhenti)
When Time Stopped(Saat Waktu Berhenti)
Aku tak tahu bagaimana kau bisa masuk ke dalam waktuku,
tapi kau nanti akan tetap ada di waktuku lagi.
Mari kita putuskan,
peraturan saat waktu kita berhenti.
Kubilang mari tetapkan peraturan untuk saat aku menghentikan waktu,
bagi kau dan aku.
Karena kita tak boleh saling menyakiti.
Aku setuju. Ayo lakukan. Mari tetapkan peraturan.
Orang yang punya kemampuan menghentikan waktu, yang ada di ruang bawah tanah, adalah "A".
Tuan tanah yang bisa tinggal di dalam waktuku akan disebut "B".
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Pertama, di dalam waktu yang berhenti,
mereka akan berpura-pura saling tidak mengenal.
sesuai dengan kesepakatan bersama dari kedua pihak,
saat melihat satu sama lain di waktu yang berhenti, mereka akan pura-pura tidak kenal
dan menyadari atau mendengar yang lain, akan berpura-pura tidak tahu.
Pura-pura tidak tahu selamanya
Kedua. Berikan peringatan tepat waktu saat menggunakan kemampuan.
Ketika A memberi tahu B tentang kapan dan durasi waktu yang akan dihentikan,
dia akan pengertian
agar B tidak kebingungan.
Jika ada kejadian tidak terduga di mana waktu dihentikan tanpa ada peringatan terlebih dahulu,
A akan membayar kompensasi yang sesuai kepada B dengan makanan/minuman ringan.
Hanya kau yang kuberitahu tentang sesuatu yang sangat besar.
- Apa itu? - Tidak lama yang lalu di ruang bawah tanah gedung-ku...
Ketiga. Rahasia Selamanya!
B menjamin bahwa dalam segala keadaan—
- Dia baik. - Ah yang benar saja! Aku menantikan sesuatu yang seru!
Kau sangat konyol.
Sampai akhir hidupmu
- SelamanyaMenjaga lidahmu.
Paling tidak harus begitu. Yah.
Sekarang, kita sudah selesai?
Permisi...
Aku punya permintaan.
Apakah boleh jika kau menggunakan kemampuanmu sekali saja untukku?
Apa?
Di masa depan. Aku tak tahu bagaimana dan kapan akan menggunakannya.
tapi apakah kau mau menghentikan waktu sekali saja untukku,
dengan syarat bahwa aku menjaga rahasiamu?
Itu dilarang.
Benar. Tidak boleh? Sudah kuduga kau akan bilang begitu.
Kau sudah sampai.
Masuklah.
Pihak yang satunya sudah mengajukan biaya penyelesaian.
Menurutku, jumlahnya tidak buruk.
Karena korban terluka parah,
kau perlu membereskannya secepat mungkin.
Kalau tidak, dengan catatan kriminal di masa lalunya, dia pasti akan penjara.
10 juta won
Kau sudah makan?
Bagaimana bisa kau bilang begitu sekarang!
Jadi, mereka minta berapa untuk penyelesaian?
10 juta won.
Si sampah itu, dia pikir aku ini gampangan?
Jangan berikan dia uang sepeserpun.
Dasar pencuri.
Uh, aku tak punya uang sebesar itu.
Kurasa akan sulit juga bagiku kali ini.
Jadi? Lalu apa?
Kau bilang aku harus masuk penjara dan hidup di sana?
Apakah itu buang-buang uang? Apa kau melakukan ini karena buang-buang uang?
Se Joon, bukan itu maksudku.
Aku akan hidup di penjara.
Kalau aku ke penjara, semuanya akan baik-baik saja kan?
Mudah, aku akan ke penjara dan hidup di sana!
- Hei, diamlah! - Masalahnya akan selesai kalau aku dipenjara.
Tunggu saja dan lihat saat aku keluar dari penjara, hah?
Kota Baru Joohan-dong Presentasi Bisnis
Selamat datang semuanya yang sudah datang ke Presentasi Kota Baru Joohan-Dong.
Kami akan memulai pengembangan pertama di area yang akan saya fokuskan.
Setelah kami bagikan lahan kepada pemilik yang ada di sini
kami akan mengumumkan perkembangannya ke pers.
Setelah 70% lahan dibeli,
30% sisanya akan selesai dalam waktu tiga bulan.
Soo Kwang, ini pertama kalinya kau datang kemari?
Apa? Oh ya, benar.
Kau tahu. Kenapa aku membawamu kemari?
Aku tahu.
Lakukan dengan baik. Membuat orang naik atau turun selalu terjadi dalam waktu singkat.
Ya.
Dia sudah pergi, Hyungnim.
Hei, berandal. Aku presiden-nya.
Ya, Presiden.
Presiden. Gedung wanita itu. Jika kau mengambilnya, selesai sudah.
Jadi kenapa kau tidak ambil saja tetapi malah menawar terus?
Apa mungkin kau mengagumi dia dan hanya santai-santai di sana?
Sesuatu yang tak bisa kau atasi seperti... cinta?
Apa kau gila?
Kalau aku sudah bermaksud merebut gedung itu
aku sudah lakukan pada hari pemakaman ayahnya.
Tapi jika aku mengambilnya, aku harus melakukannya sendiri atau menyuruh orang lain
mengumpulkan iuran bulanan penyewa, bersih-bersih, dan membayar tagihan utilitas.
Tapi dia lakukan semua kerja keras itu.
Bagaimanapun, dia tak akan pernah membayar semuanya kembali.
Bahkan sekarang, dia masih bersusah payah membayar bunga.
Bagaimana dia bisa membayar semuanya?
Hyungnim, bukan Presiden, aku sangat mengagumimu.
Apa lagi yang bisa dikagumi?
Nanti, aku juga akan sejahat, sekejam, dan seganas kau!
Aku akan jadi penagih hutang!
Tapi jalang kecil itu masih belum membayar bunga.
Lihat saja. Aku akan mengambil gedung itu dalam genggamanku.
Apa dia pacarku? Ada apa hari ini?
Harga gedung ini sangat murah.
Dan sekarang, saat lingkungan ini dikembangkan,
aku tak akan bisa membelinya dengan harga itu.
Ahjumma. Kau sedang apa?
Oh, barusan, Park Soo Kwang tinggal di 301
bilang dia punya gedung ini dan menawarkan untuk menjualnya.
Benar-benar hal konyol.
Gedung ini masih milikku.
Dan aku tak akan pernah menjualnya.
Manusia ini.
Hari ini kau akan melihat akhirmu.
- Apa dia menjualnya atau mengakhirinya? - Tunggu sebentar.
Tidak. Kau terus melanggar perjanjian dan tidak menghubungiku.
Kukira kau menyerah dan kabur. Yah.
Tidak. Aku sudah bekerja keras untuk membayar bunganya dan tidak bisa menjawab telepon.
Aku tidak menghindar.
Kita sudah bersama bertahun-tahun.
Apa hanya sebatas itu hubungan kita?
Aku tak tahu soal itu. Bayar saja sisanya besok pagi.
Kalau tidak, aku akan membawa surat promes ke pengadilan dan mengesahkan isinya. (Ini adalah langkah pertama untuk mengajukan gugatan.)
Bagaimana bisa aku mendapatkan uang sebanyak itu besok pagi?
Gedung ini akan direbut jika aku terus begini.
Bahkan kau menghisap darahku.
Si brengsek itu.
Benar!
Permisi.
Yang kuberitahu sebelumnya, soal hak untuk menggunakan penghentian waktu...
Bolehkah aku menggunakannya sekarang?
Aku benar-benar sial!
Kalau aku kupas semua bawang ini, kau benar-benar akan mengurangi 10 ribu won dari biaya perawatanku, kan?
Ya.
Kau akan beri berapa banyak kalau aku pasang hati di boneka ini?
Aku akan lakukan ini.
Aku akan lakukan untukmu.
Apa begini caranya mengupas bawang?
Kau benar-benar berusaha keras.
Sudah waktunya semua orang tidur.
Aku... tidak... boleh...
tertidur... sekarang...
Semua uang itu milikmu?
Tentu saja. Semua milikku.
Kau, juga milikku.
Kau bilang apa?
Tunggu sebentar, sayang.
Halo Presiden Park.
Kita sudah lama tidak saling menghubungi kan?
Ya. Oh.
Hal itu terjadi?
Oh. Wow.
Benar-benar. Jadi?
Oke, oke.
Orang ini banyak bicara.
Sayang.
Pakai gaun merah dengan tubuh indah... Kau tidak lihat dia?
Aku tidak lihat.
Dia ke mana?
Setuju. Seperti yang kau katakan, kali ini kurasa agak kejam.
Kalau begitu pergilah dan tangkap dia kali ini.
Aku terima perintahmu.
Hei, kau harus pergi bersama.
Sistem mentor.
Cepat pergi.
Baik.
Hui Joon, ini.
Makanlah.
Berikan saja aku uang.
Lihat, kau bisa.
Ya, aku juga kaget.
Tapi aku bisa.
Tapi apa yang bisa kita lakukan? Tuan tanah kita
menyetor ini terlalu terlambat, dan lagi,
batas jatuh tempo pembayaran bunga sudah dekat.Kapan kau akan membayarnya?
Kau sangat tahu ini pekerjaanku.
Aku juga sangat benci melakukan ini.
Aku mengerti. Melihat berapa lama kita saling mengenal,
aku beri kau satu minggu lagi. Pastikan kau bayar.
Terima kasih.
Tapi, aku punya syarat.
Cucilah mobilku. Aku sangat sibuk akhir-akhir ini,
jadi aku sudah lama tidak cuci mobil.
Aku akan potong hutangnya 50,000 won.
Yang benar saja, dia bahkan menyuruhku melakukan hal seperti ini.
Si brengsek itu...
Baiklah, coba saja.
Bawa dia.
Apa kita harus kejar dia?
Untuk apa kejar dia? Biarkan saja.
Ini cukup baginya untuk menyadari apa yang terjadi padanya.
Dia cukup pintar untuk mengetahuinya.
Kerjamu bagus.
Ajussi! Ajussi!
Kau menakutiku? Ada apa?
Aku baru saja diculik dan kabur.
Kalau begitu, ada kantor polisi dekat sini..Mau aku antar?
Aku baru saja diculik.
Nona, aku sudah bekerja di daerah ini bertahun-tahun,
dan tidak pernah ada penculikan dalam sejarah.
Mungkin ada yang dendam atau apa...
Nona? Nona?
Apa kau tahu berapa harga mobilku?
Kalau kau tidak mau, maka bilang saja.
Kau pergi ke mana saat meninggalkan mobilku seperti ini?
Bajingan bengis.
Apa? Bengis?
Kau gila... aku tak tahan lagi dengan ini.
Aku beri waktu sampai besok. Antara kau bayar semuanya,
atau serahkan gedung ini padaku.
Putuskan antara dua itu dan datanglah padaku.
♪ Bagaimana bisa ini terjadi lagi? ♪
♪ Semuanya berhenti dalam sekejap, ♪
♪ Karena kau kesunyian itu terpecahkan dan ♪
♪ Aku berpura-pura tenang tapi ♪
♪ itu adalah tugas yang sangat kubenci untuk dilakukan pada satu sama lain ♪
♪ karena kau ♪
♪ Aku mengatakan hal yang berlawanan dengan perasaanku ♪
♪ karena kau ♪
♪ Mungkin karena kau ♪
♪ Lebih tajam kukatakan, ♪
♪ kata-kata menyakitkan itu ♪
♪di waktu yang tidak berhenti ♪
♪ Saat kita menunjukkan perasaan kita yang sebenarnya ♪
♪ dalam pelukan satu sama lain ♪
♪ karena kau ♪
♪ aku bahkan tak mau memimpikannya. Semuanya dariku ♪
♪ untukmu ♪
♪ Tidak lagi, seperti ini ♪
♪ Dengan bibirmu yang indah ♪
♪Agar kau tidak bisa bicara ♪
♪ Aku akan lakukan yang terbaik ♪
Ada apa jam segini?
Ini. Uang yang sangat kau suka.
Kau gila?
Sudah kubilang jangan khawatir.
Aku akan lakukan apapun untuk membayar kembali uangmu.
Dia sepertinya masih belum sadar.
Halo. Ini aku.
Tangkap dia.
♪ Lebih lagi sia-sia ♪
♪ Aku mencoba tidak terkejut ♪
♪ Seperti biasa, takdir tak pernah ♪
♪ berada di pihakku ♪
♪ Menjadi kenangan yang berlalu ♪
♪ Meskipun aku tak bisa bertahan ♪
♪ Oh hanya untuk cintaku, aku berubah ♪
♪ Oh hanya untuk cintaku, aku terlahir kembali ♪
♪ Pada saat aku harusnya membenci dunia ini, ♪
♪ Aku memikirkanmu ♪
Kenapa waktuku terus mengalir kepadamu? ♪ Dan aku tersenyum ♪
Terima kasih.
Aku penasaran tentang sesuatu,
apa boleh aku bertanya?
Kenapa pemilik gedung
memiliki hidup yang penuh kesulitan?
Karena aku mau mempertahankan gedung ini.
Ayahku...
Bukan, hutang paman dari sisi ibuku
pada penyewa di 301 adalah 70 juta won.
Tapi sekarang, sudah jadi 1 milyar won.
Ayahku yang sangat baik,
dan pamanku yang penipu yang mengkhianati ayahku lalu kabur.
Ini cerita yang sangat biasa.
Aku sudah pulang sekolah.
Kakak ipar, ini yang terakhir.
Bantu aku sekali ini saja.
Kau tak perlu sejauh ini.
Kakakku,
Demi kakakku yang sudah meninggal, bantu aku sekali saja.
Kakak ipar, kalau aku tak bisa lakukan ini, aku benar-benar akan mati.
Aku akan kembalikan uangnya segera setelah meminjamnya dengan menggunakan gedung ini sebagai jaminan pinjaman.
Aku mengerti. Aku akan memikirkannya.
Apa lagi yang perlu dipikirkan? Aku akan langsung menggantinya. Kumohon, aku minta tolong padamu.
Tolong bantu aku sekali saja, Kakak Ipar.
Apa dia memintamu memberi jaminan?
Tidak.
Sepertinya paman sedang kesulitan.
Jangan berikan penipu itu jaminan apapun.
Kau akan menghadapi masalah serius bahwa murid teladan yang juara 5 teratas di sekolah kabur dari rumah.
Bagaimana bisa kau panggil pamanmu penipu?
Jika pamanmu mulai sadar dan mencapai sesuatu-
Bisa disebut apa lagi dia selain penipu, setelah dia habiskan semua aset nenek dalam rencana kotornya?
Sungguh, kalau kau tanda tangani pinjamannya...
Kau ini mirip siapa sampai begitu kejam?
Hei! Hei! Kau tidak dengar aku?
Sudah kubilang putrimu yang memukulku duluan.
Kau tidak sopan sekali!
Tenanglah, nyonya.
Yang benar saja! Apa kau mengajari dia tata krama di rumah?
Maafkan aku. Semuanya salahku.
Apa yang akan kau lakukan tentang anak-anakku? Apa?
Maafkan aku.
Ya ampun! Menyebalkan sekali!
Menyebalkan! Apa ini? Apa yang harus kulakukan?
Kau tidak merasa sesak?
Marah sajalah! Menindas dan memukul anak-anak lain, semuanya itu salahku.
Kalau kau sangat dipermalukan di depan orang tua anak-anak lain karena putrimu,
hukum aku seperti yang dilakukan ayah-ayah lain!
Ayah minta maaf, Putriku.
Kau pikir itu yang ingin kudengar sekarang?
Kau tidak lapar?
Mau makan perut babi?
Kita jual saja ini.
Jual saja rumah ini pada para bajingan itu
lalu pindah ke rumah yang lebih kecil dan hidup nyaman, kau dan aku.
Kuno sekali... surat ini...
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Putriku tercinta, Seon Ah,
Ayah minta maaf.
Saat aku merasa sangat bersalah, bagaimana bisa aku marah padamu?
Ayah sungguh baik-baik saja.
Aku dulu hidup baik di rumah bagus dan makanan enak karena aku lahir kepada ayah yang kaya.
Mulai sekarang, aku akan bekerja keras dan mempertahankan gedung kita juga.
Kau tahu kenapa Ayah ingin mempertahankan gedung ini?
Di gedung ini, adalah semua kenanganku
bersama Seon Ah, ibu Seon Ah (istriku)
nenek Seon Ah, dan kakek.
Karena itu aku harus mempertahankan gedung ini.
Bisakah kau memperhatikanku?
Seon Ah, aku selalu menyayangimu dan selalu minta maaf.
Aku pergi sekolah.
Panaskan sup yang kumasak untukmu dan makanlah.Jaga dirimu baik-baik.
Dan aku juga minta maaf.
Halo.
Kau tahu aku, bukan?
Aku tak bisa lakukan apapun dengan yang sudah meninggal.
Kalau Seon Ah akan naik kelas 11 di SMA, maka dia akan segera berusia 18 tahun.
Aku satu-satunya kerabatnya.
Jadi mulai sekarang aku walinya.
Pertama, aku akan jual gedungnya untuk bayar hutangnya--
Wali?
Bagaimana bisa seorang "Wali" tidak tahu usia orang yang dia walikan?
Aku cuti setahun waktu SMP karena sakit.
Jadi aku bukan 18 tapi 19 tahun.
Hari ini ulang tahunku.
Jadi aku tak perlu diwalikan oleh siapapun.
Aku tak akan pernah menjual gedungnya.
Tak peduli apapun juga, aku akan bayar uang pokok dan bunganya.
Jadi, kau bicara langsung padaku, bukan melalui penipu ini.
Bagiku,
Aku tak peduli selama aku terima uangnya.
Sejak itu, aku bekerja paruh waktu selama 7 tahun.
Aku juga tak bisa lulus SMA.
Tentu saja, aku tidak kuliah.
Aku sungguh ingin mempertahankan gedung ini.
Aku tak bisa melakukannya sekarang. Terutama setelah wilayah ini dikembangkan...
aku ingin bayar semua hutangnya
dan untuk mencapai impianku yang tak bisa kufokuskan pada saat ini.
Hidup benar-benar tidak mudah.
Oh aku lupa! Apa yang kau lakukan dengan para berandal itu?
Di sana...
Apa ini? Kenapa berisik?
Hyung-nim. Ada yang aneh.
Kita barusan mencoba menculik dia.
Kenapa kau di sini?
Oh, aku membeku. Membeku!
Tolong kami!
Acrophobia-ku sangat kuat.
Jangan sentuh aku!
Selamatkan kami!
Aku sungguh ingin mempertahankan gedung ini.
Aku ingin bayar semua hutangnya
dan untuk mencapai impianku yang tak bisa kufokuskan pada saat ini.
Hidup sungguh tidak mudah.
♪ Kau bisa beristirahat di depanku ♪
♪ Kau boleh menangis ♪
♪ Apa kau akan bersembunyi dan beristirahat dalam pelukanku hari ini ♪
♪ Di dalam kesunyian yang canggung ♪
♪ Malam yang kita janjikan dengan tenang ♪
♪ Aku janji padamu ♪
♪ Saat aku menjadi milikmu di masa depan ♪
♪ Aku tak akan pernah membuatmu menangis ♪
♪ Seperti malam yang mirip dengan senyumanmu ♪
Siapa?
Siapa?
Ruang Bawah Tanah.
Yang di ruang bawah tanah.
Alih bahasa dipersembahkan oleh Tim Time Stoppers @ Viki
Kenapa kemari tengah malam begini?
Begini... aku memikirkan soal hutangmu.
Apa?
♪ Karenamu aku mengatakan hal yang berlawanan dengan perasaanku ♪
♪ Karenamu, jika itu mungkin kau ♪
♪ Mungkin seperti ini ♪
♪ dan lebih tajam kukatakan ♪
♪ kata-kata yang menyakitkan itu ♪
Saat Waktu Berhenti ♪ Dalam waktu yang tidak berhenti ♪
Jadi kau kemari pagi-pagi buta untuk membayar hutangmu?
Ini dia! Semuanya 1.5 juta won.
Sekarang, kita tak punya urusan dengan satu sama lain kan?
Aku terus mengulang-ulang mimpi yang sama.
Aku tak yakin itu mimpi atau ingatan.
Orang berkemampuan yang coba kau tangkap adalah manusia yang sama.
♪ Mungkin itu kau ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.