Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Manual Translate By Hamdan Ramadhan (aanhamdan93)
SENIOR
Istana Panawade...
Adalah sebuah istana tua.
Milik nyonya Panawade yang dibunuh 53 tahun yang lalu.
Lalu...
Seiring berjalannya waktu Bangunan ini berpindah tangan beberapa kali.
Terakhir kali dibangun menjadi sekolah wanita Saint Maria yang bisa dilihat oleh kita sekarang.
Jangan lari, Aku terjebak.
Tolong aku.. Tolong aku..
"Suara jeritan"
Tolong aku..
Jangan teriak! Membuat semua orang takut saja.
Lain kali aku tak akan menceritakannya lagi denganmu.
Ah, Biarawatinya datang.
Siapa yang menjerit tadi? Ah Fah!
Oh...itu dia Si murid baru namanya Mon !
Mademoiselle Adhiti ? Kenapa kamu menjerit?
- Aku tidak menjerit. - Kamulah orangnya.
- Kita semua bisa bersaksi, Bukan? - Benar..
Aku tidak melakukannya.
Aku tidak melakukannya.
[ Sedang menyanyikan doa ]
Mon, Kenapa kamu mengepel lantai disini?
- Kemari ! - Masih sama seperti dulu?
Kamu tetap saja gelisah.
Kau harus santai, Tak ada keajaiban lagi. Meskipun aku berdoa setiap harinya.
Kamu harus paham!
Aku tak akan menyalahkan apapun atas kejadian malam itu.
Sejak bibimu tahu dirinya sakit dan menitipkanmu padaku.
Karena itu kamu jangan mengecewakan bibimu.
Baiklah, Pergilah.
Aku benar-benar tidak melakukannya.
Tidak mau.
Aku sudah bilang tidak mau. Kenapa masih mengatakan ini?
Tidak mau!
Sudah kukatakan tidak mau.
Tidak mau ikan.
- Fah Fah! Kamu lihat Mon. - Tidak, Jangan mengangguku, Cepat pergi..
Lihatlah, Akan kubuat dia makan tahi anjing.
- Kamu makan sendiri. - Sialan!
Mon, Bolehkah aku duduk disini?
Apa yang kamu makan? Kentang tumbuk!
Ah! Aku sendiri juga ada.
Saat kecil, Ibuku memberiku makan ini setiap pagi.
Sampai aku merasa dalam kepalaku tak ada otak melainkan penuh dengan ini.
Dia pikir dia cantik seperti bidadari. Setiap hari keluar dengan pria.
Aku mendengar kabar..
Katanya teman lamanya itu orang yang jiwanya terganggu.
Karena keluarganya sangat kaya. Jadi orang tuanya juga membiarkannya.
Makanya setiap hari dia bermain dengan pria.
Kita pergi ke disney setelah libur. Kamu pernah pergi ke disney?
- Pergi ke hollywood juga. - Tidak heran tak ada yang ingin bersamanya.
Rambutnya panjang dan putih. Siapa namanya dalam film Harry porter?
Oh, Aku ingat, Gandalf. Benar, Namanya Gandalf.
- Gandalf kepalamu. - Hahaha.
Oh tuhan, Memangnya makanannya begitu enak.
Cukup, Jangan mengangguku. Cepat pergi.
Siapa yang bisa tahan dengannya?
Mon, Mau ikut?
Namaku Adhiti.
Tapi orang lain memanggilku Mon.
Sejak orang tuaku meninggal 12 tahun yang lalu.
Sejak hari itu aku tahu kematian ada disekitar kita.
Mulai saat itu keheningan terus menemaniku. Bisa dikatakan..
Aku lebih memahami keheningan dari pada memahami orang lain.
Keheningan mempunyai banyak tingkatan.
Dari keheningan yang dapat membuatmu mendengar suara daun yang menggelepai.
Suara serangga yang mengepakkan sayap sebelum fajar.
Bunyi jam yang berdetik
Bunyi detak jantung.
Dan..
Mendengar suara pemikiran sendiri.
Mon, Kamu sudah datang.
Belum datang.
Mon, Ini untukmu. Almond Cookie.
Aku membuatnya pagi ini. Masih panas!
- Aku ingat kamu suka makan. - Dokter No.
Maaf, Aku pergi ke toilet sebentar.
Tapi yang terakhir adalah dapat mendengar suara arwah berbicara dengan diri sendiri.
Apakah kamu disini ?
Mengapa kamu tak berhenti mengikutiku ?
- Aku masih menunggu jawabanmu. - Jawaban apa? Bukankah sudah kukatakan.
Aku menolak. Bukankah sudah kukatakan tidak mau.
Aku mohon padamu, Hanya kamu yang bisa membantuku.
Tidak, Jangan mengangguku lagi.
Jika kamu tidak membantuku, Aku akan terus mengikutimu.
- Cepat pergi.. - Lihatlah, Akan kubuat dia makan tahi anjing.
Hati-hati, Melangkah dengan cepat. Tendang kembali dengan kaki.
Mon, Benarkah begitu enak?
Aku mohon padamu, Hanya kamu yang bisa membantuku.
Cukup, Jangan mengangguku lagi. Cepat pergi.
"Malam sebelum nya"
Siapa kamu? Bagaimana caranya bisa masuk kesini?
- Dulu aku pernah bersekolah disini. - Kamu pasti sudah gila, Ini sekolah wanita.
30 tahun yang lalu, Disini adalah sekolah bisnis pria.
Oh, Aku pernah mendengarnya.
- Siapa namamu? - Kamu panggil saja aku senior.
Senior? Baiklah.
Sebenarnya apa maumu?
Aku butuh bantuanmu.
Itu pertama kalinya aku bertemu dengan senior.
Dia menceritakan kasus pembunuhan bangunan Panawade 50 tahun yang lalu.
Tidak tahu kenapa aku juga mendengarnya.
Kalau keinginan saat hidup belum terwujud, Arwahnya akan muncul untuk mewujudkannya.
Kalau tidak terwujud, Arwah akan terus bergentayangan.
Meskipun telah menjadi roh, Kami juga butuh keadilan.
Jadi mengapa hantu meminta bantuan kepada orang yang masih hidup?
Bukankah hantu maha tahu?
Hantu bukan maha tahu. Hanya saja akan mengingat ingatan masa hidup.
Hantu juga memiliki bercak putih ingatan.
Atau lupa bagaimana diri sendiri bisa mati!
Cantik sekali.
AYO pergi..
"Tidur semalam, Nilai penuh"
Jangan datang mengangguku, Mon. Aku bukan orang baik, Dua pikiran.
- Tidak tahu malu, Pembohong, Pelacur. - Teruslah memaki diri sendiri.
- Ceritakan padaku setelah selesai. - Tunggu.
Kebetulan sudah selesai.
- Ini kukembalikan. - Ambillah, Aku tidak butuh lagi.
Mereka memakiku seperti itu karena aku berjalan dekat dengan Salaty.
Guru kimia yang baru. Apa kamu pernah melihatnya?
Itu dia, Nilai pelajarannya kebetulan keluar, Lalu aku tidur dengannya untuk dapat nilai.
Mo"!
- Apa yang harus kulakukan? Aku hampir gila. - Ant, Benarkah ibumu sudah meninggal?
Bagaimana kamu bisa tahu?
Ya, Ibuku sudah meninggal 5 tahun yang lalu.
Karena melihat ayahku bersama wanita lain. Setelah ibu meninggal, Ayah menikah lagi.
Dan imigrasi ke amerika dengan istri baru.
Aku tanya padamu, Mengapa kamu dipanggil Mon?
Mungkinkah kamu seperti Doraemon saat kecil makanya dipanggil Mon?
Aku juga tak tahu.
- Menurutku mungkin berasal dari Salmon. - Jadi kamu suka ikan salmon?
Tidak, Aku tidak makan ikan. Mengapa kamu dipanggil Ant?
- Mungkinkah berasal dari Giant? - Ya.
Aku sangat besar saat kecil. Karena itu ibuku menamakanku Giant.
Kemudian tumbuh besar, Aku juga merasa malu. Tak berani mengatakan namaku dengan orang lain.
Lalu kuganti nama sendiri dengan si kecil Ant. Bukankah lebih lucu?
Lebih jelek lagi.
"Kamu muncul saat tak ada orang lain"
"Kamu muncul saat aku menangis" "Tak ada siapapun yang memperhatikanku"
"Kamu muncul saat aku kehabisan tenaga" "Muncul saat aku butuh"
"Siapa yang menghiburku?"
Jujur saja, Aku sangat menyukai Salaty dan dia juga menyukaiku.
Kutunjukkan sesuatu padamu.
Ini hadiah darinya saat valentine. Lucu, Bukan?
Ant, Aku terus terang saja. Aku tidak menyukai wajah Salaty itu.
Kenapa mengatakan pacarku seperti itu? Kamu cemburu padaku?
Kenapa anjing dalam sekolah menggonggong?
Mon! Mereka bilang anjing menggonggong karena melihat hantu, Apa itu benar?
Ant, Apa kamu tahu? Penglihatan anjing sangat buruk.
Tapi hidungnya sangat tajam. Karena itu saat mereka menggonggong..
Bukan melihat hantu.
Tapi mencium hantu.
Bagaimana kamu bisa tahu? Mungkinkah kamu pernah menjadi anjing.
- Tidak, Karena aku juga dapat menciumnya. - Kamu jangan bicara sembarangan.
- Aku takut. - Aku tidak membohongimu.
Ini adalah rahasiaku. Tak pernah kuceritakan dengan orang lain.
Saat usiaku 4 tahun, Mobil yang ku tumpangi mengalami kecelakaan. Orang tuaku meninggal.
Setelah itu, Aku dapat mencium bau hantu.
Asalkan mendekati atau mencium barang yang pernah disentuh oleh hantu.
- Sekarang aku juga dapat mencium bau ibumu. - Gila, Kamu jangan bercanda.
Bau bunga lavender, Harum tapi sangat sedih.
Itu wangi tubuh ibuku, Bagaimana kamu bisa tahu?
Jangan berhubungan dengan pria itu. Ibumu menyuruhku memperingatkanmu.
Nongsun, Nongxian, Desong, Debali. (Bahasa perancis)
"Istri bangsawan dibunuh" "Mayat mengapung di kolam renang"
Akhirnya kamu memilih untuk membantuku.
Pertama kali mencarimu masih menolak. Katanya tidak mau..
Gila!
Siapa yang bicara barusan?
Sebenarnya katakan saja kalau mau membantu.
- Kenapa tanya lagi kalau sudah tahu. - Adhiti ? Apa yang kamu bicarakan?
Sombong sekali, Kalau kamu jadi adik kelasku. Pasti kupukul kepalamu.
- Ayo, Aku tidak takut. - Maserati.
"Aku belum makan obat" "Silahkan jaga jarak 100 meter"
Pokoknya sekarang kita adalah partner.
Partner apa?
Partner untuk membantuku menemukan kebenaran. Sekedar untuk cari bersama, Ada yang membantu.
Oh, Ternyata kamu hanya memanfaatkanku.
Kamu berpikir terlalu banyak. Maksudku aku seumuran denganmu.
Tak bisa mengikuti langkah masyarakat modern.
Seperti kamu menggunakan televisi yang dapat dilipat.
Belum ada di jamanku.
Televisi yang dapat dilipat?
Oh, Yang itu. Itu namanya notebook.
Senior berkeliaran seperti itu tidak takut dilihat orang lain?
Hanya kamu saja yang bisa berbicara denganku. Tak ada yang bisa melihatku.
- Jadi tidak apa-apa. - Kamu begitu percaya diri?
Karena yang dapat melihatku adalah orang yang akan mati.
Karena memutuskan untuk membantu senior menemukan kebenaran.
Aku mulai mengumpulkan data.
"Meng Zhao (Keturunan pangeran) Panawade Lasami" Saat kejadian adalah malam jam 10.
Meng Zhao (Keturunan pangeran) Panawade Lasami dihantam oleh benda keras dari belakang.
Mengakibatkan retak di tengkorak belakang. Jatuh ke kolam renang.
Polisi menemukan senjata yang berdarah.
Karena ini ditemukan tersangka. Tukang kebun istana, tuan Jit.
Di tempat tinggalnya juga ditemukan berlian nyonya yang hilang.
Pengadilan memberi hukuman mati karena keadaan semakin buruk dan tanpa pertobatan.
Sekarang orang yang terlibat ada tiga.
Pertama adalah dokter pribadi nyonya Panawade.
Dokter Sner! Orang pertama yang menemukan mayat.
Dan yang kedua adalah Brapan. Pengacara warisan nyonya.
Tapi dia sudah meninggal 5 tahun yang lalu, dan yang terakhir adalah nona Waranat.
Dulu dia pernah menjadi sekretaris nyonya. Tapi dipecat karena kaki tangannya tidak bersih.
Menghilang sebelum kejadian.
Ngomong-ngomong! Bagaimana caranya kamu masuk kesini?
Apakah kamu bisa menembus dinding seperti dalam film horor?
Karena disini bukan toilet saat aku masih sekolah.
- Melainkan sebuah balkon. - Aku tidak mengerti, Minta penjelasan.
Hantu dapat menembus dinding itu tidaklah benar.
Karena hantu dapat terhubung dengan segala sesuatu yang ada di masa hidup mereka.
Apa yang disebut hantu dapat menembus dinding.
Mungkin karena dulu itu bukan dinding. Karena itu hantu dapat melewatinya.
Tapi jika dulu itu adalah dinding dan sekarang berubah jadi pintu.
Hantu tak bisa melewatinya.
Itulah sebabnya kemampuanku terbatas. Karena itu aku meminta bantuanmu.
- Apakah sudah mengerti? - Sekarang senior berdiri disini?
Kamu menciumnya?
- Kamu ingin tahu wajahku seperti apa? - Ya, Aku juga pernah membayangkannya.
- Seperti apa? - Pasti berpenampilan baik, Lebih tinggi.
- Lalu suka tertawa. - Bisa tahu sebanyak itu dengan mencium bau.
Senior, Apakah kita dapat menyentuh satu sama lain?
Seharusnya tak bisa sesuai peraturan. Karena kamu belum lahir pada saat itu.
Benarkah?
- Ayo ikut aku. - Kemana?
Kolam renang dimana mayat ditemukan.
30 tahun yang lalu masih ada disini saat aku bersekolah disini.
Tapi ditutup dan dilarang masuk.
Lalu dibangun menjadi biara wanita. Kolam renang ditinggalkan.
Dibangun menjadi kuburan yang kamu lihat sekarang ini.
Tempat dimana kamu berdiri adalah pinggir kolam renang.
Depan adalah kolam renang. Luas sekitar 10 meter.
- Dimana? Kiri atau kanan? - Kiri.
Sekarang perlahan-lahan jalan ke depan.
Sudah sampai.
Tempatmu berdiri adalah tempat mayat ditemukan. Apa yang kamu cium? Katakan padaku.
Bau darah tercampur bau asap.
Tunggu sebentar, Masih ada bau lain.
Seperti bau mesiu setelah menembak.
Mustahil.
Karena tak ada pistol dalam senjata yang disebutkan sebelumnya.
Hanya menemukan sekop yang disembunyikan oleh tukang kebun disekitar kolam renang.
Ada bercak darah di sekop juga, Jadi juga cocok dengan bercak darah di lantai.
Dulu masih belum ada tes DNA?
DNA?
Mon..
Ini kamu yang minta bantuanku untuk memeriksanya.
Aku bersusah payah untuk mendapatkan dokumen ini.
Dulu sangat sulit menyimpan data. Dulu masih belum ada komputer.
Terima kasih, Dokter No.
Dapatkah terima kasih diganti dengan keluar main bersama?
Apa kamu percaya dengan hantu?
Bodoh, Omong kosong seperti itu tidak benar.
Mon, Kenapa kamu mendorongku?
Kamu harus masuk seorang diri.
Karena dulu disini masih sebuah kolam.
Maaf, Apakah kamu dokter Sner? Aku ingin bertanya tentang nyonya Panawade.
Bagaimana caranya kamu masuk kesini?
- Kamu ingin melakukan apa? - Aku ingin menanyakan tenang Nudaeng.
Nudaeng adalah seorang anak yang malang.
Ibunya mati di rumah sakit setelah melahirkannya.
Nyonya kasihan melihatnya.
Lalu menjaganya seperti anak sendiri.
Tapi setelah berusia 12 tahun, Dia menghilang di kebun istana.
Benarkah dokter mengenal tuan Brapan?
Siapa? Bajingan itu? Mana mungkin aku tidak mengenalnya.
Aku memahaminya lebih dari siapapun, Aku tak akan melupakan hari kematiannya sampai mati.
Kabarnya..
Dia mati karena minum alkohol sampai sirosis. Hahaha, Dia layak mendapatkannya.
Apa kamu tahu? Di dunia ini benar-benar ada karma.
- Dari mana kamu mendengar nama Nudaeng ini. - Aku menemukannya di dalam berkas.
Tapi dia baru berusia 6 tahun saat kejadian ini.
Ada saksi mengatakan dia tertidur di kamar.
Aku merasa akrab, Sepertinya pernah mendengar nama ini di suatu tempat.
Oh ya, Bagaimana caranya kamu masuk ke dalam?
Mungkinkah menembus dinding seperti film hantu?
Pintu belakang rumah terbuka lebar. Kerbau pun juga bisa masuk.
Mencium dinding? Benar-benar tidak makan obat.
Gila, Apakah ibumu itu anjing betina?
Aku mencium bau balas dendam.
Yang dapat diketahui ini adalah roh seorang wanita.
Dia juga ada kaitannya dengan kasus ini.
Disini sudah banyak berubah, BerBeda dengan dulu.
Apa sudah melihat kamar yang terkunci itu?
Dulu itu adalah kamar bersalin.
Paman sudah lama tinggal disini. Pernahkah mengalami hal yang aneh?
Oh, Sering sekali, Sekarang sudah terbiasa. Apa kamu lihat kamar yang terkunci itu?
Setiap malam melihat seorang hantu perawat yang hamil masuk ke dalam.
Dulunya dokter Sner adalah dokter kandungan rumah sakit ini.
Perawat yang hampir melahirkan itu pasti ada kaitannya dengan hal ini.
Dan juga ada hubungannya dengan wanita dibangunan itu.
Tapi setelah aku memeriksa daftar nama itu. Tak ada nama yang saling mendekati.
Ada satu yang mungkin mendekati. Itu adalah nona Waranat.
Ada satu lagi, Istri tuan Brapan bernama Vipa. Sekarang masih hidup.
Akan kucoba untuk bicara dengannya.
Sekarang ! Untuk apa gadis sepertimu datang untuk menanyakan masa lalu ?
Cepat pergi.
Gagal!
Gadis kecil?
Mon, Pulang sekolah cari aku di tempat biasa. Aku kesepian, Mon. Ayo kita main keluar.
Yakin?
- Dia sudah tahu? - Aku sudah memperlihatkan padanya.
Tapi dia tidak percaya, Katanya aku membohonginya.
Guru!
Bisakah aku bicara denganmu?
Apa kamu tahu zat-zat dalam hormon?
Jika dicampur dengan cairan.
Lalu dilakukan tes kehamilan maka akan terlihat positif.
Permainan seperti ini tak akan bisa membohongi guru kimia sepertiku.
Apa kamu berani ikut dengannya ? Untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit?
Mengapa aku harus ikut? Tak ada hubungannya denganku.
- Semua orang juga tahu orang seperti dia. - Tahu apa?
- Tidak pilih makanan. - Termasuk kamu.
Memangnya kenapa? Dia naik ke tempat tidurku dengan suka rela, Aku juga tak bisa membantunya.
Anjing tetap anjing, Aku langsung lapor polisi. Menuntutmu karena telah memperkosa anak dibawah umur.
Jangan..
Coba pikir, Foto yang seperti ini kalau tersebar, Bagaimana dengan temanmu?
Guru, Aku mohon kamu hapus semua fotonya.
Boleh, Hanya saja kamu ingin menukarnya dengan apa?
Bagaimana?
Mon, Kamu tarik aku kemana?
- Kemana? - Rumah sakit, Periksa ke dokter.
Tidak, Aku takut dokter.
- Ant, apakah kamu membohongiku? - Tidak, Aku tidak membohongimu.
- Oh, Mulai sekarang jangan dekati aku lagi. - Tunggu sebentar, Mon, Jangan tinggalkan kau.
Mon"!
"Kamu muncul saat tak ada orang lain"
"Kamu muncul saat aku menangis"
Aku ingin bicara denganmu. Bicaralah denganku.
Mon.. Mon..
Ini aku, Aku ingin menanyakan..
Aku ingin..
Aku..
Dokter Sner telah menceritakan semuanya padaku.
Katanya kamu tak bisa menghindari hal ini. Dia ingin aku mengatakan sekali lagi denganmu.
Bajingan itu masih belum mati? Apa yang dikatakannya denganmu?
Kamu ingin aku mengatakannya disini?
Masuklah.
Aku beri tahu kamu, Suamiku tak ada hubungannya dengan kematian nyonya.
Walaupun dia pengacara yang bertanggung jawab mengurus warisan.
Tapi dia tidak meninggalkan apapun untukku setelah mati.
- Rumah ini kubeli sendiri dengan bertani. - Aku coba cari ke atas.
- Kamu tahan dia disini. - Yang paling penting adalah..
Berapa lama hal ini sudah berlalu. Aku tak ingin memiliki hubungan dengannya lagi.
Apa yang dikatakannya? Coba katakan.
- Orang tua itu mengarang apa lagi? - Nyonya Vipa telah mengatakan semuaya padaku.
Jangan dengarkan omong kosongnya. Dia sama dengan suaminya.
Bodoh sekali, Masih ingin bekerja sama dengan suami untuk membohongi Suan Kao.
- Suan Kao? - Sekretaris Nyonya.
Mereka berdua berselingkuh. Ada satu hal lagi yang membuatku curiga.
Brapan mungkin membunuh Waranat secara diam-diam.
Pagi hari dimana Waranat menghilang itu.
Aku melihat gelang yang sering dipakainya di lantai perpustakaan.
Hari itu Brapan juga sangat aneh.
- Aku melihat sikunya dan kemejanya kotor. - Saat itu siapapun juga tahu.
Nyonya berselingkuh dengan dokter.
Hanya saja saat itu tak peduli umur atau kedudukan, Bedanya terlalu besar.
Makanya tak bisa menikah. Nyonya adalah bangsawan, Dia hanyalah dokter.
- Jadi tidak berjalan dengan serius. - Jadi mereka berdua adalah kekasih.
Terserah! Pokoknya dulu disebut perzinaan.
Suatu hari membawa seorang anak dari rumah sakit untuk nyonya.
Katanya anak yang malang. Ibunya mati untuk melahirkannya.
"Wasiat"
"Rumah sakit Takada"
Dokter Sner!
- Senior! - Pergi.
Lepaskan dia, Hentikan.
Senior.
Hentikan..
Cukup.. Aku tidak tahan lagi.
Cepat pergi dari sini. Kalian berdua! Cepat pergi.
Wasiat yang kulihat adalah memberikan aset kepada dokter Sner.
Tapi tak ada tanda tangan nyonya, dan dalam wasiat nyonya yang sebenarnya.
- Penerimanya berubah menjadi tuan Brapan. - Sekarang Brapan adalah tersangka terbesar.
Mengapa?
Jika kebenaran seperti yang dikatakan dokter Sner.
Dia pasti sangat kejam hingga membunuh kekasih sendiri.
Kalau begitu membunuh nyonya demi harta menjadi tidak aneh lagi.
Sekarang aku harus pergi, Senior.
- Kemana? - Ada janji.
Cari masalah. Cepat!
Matilah..
Kamu ingin melihat seperti itu sampai bayar?
- Bagaimana dengan hal itu? - Apa? Hal itu..
Aku sudah menemukan datanya. Thiopental adalah semacam obat barbiturat.
Setelah disuntikkan akan menghasilkan anestesi, Tapi jika dosisnya sangat kecil..
Akan menghasilkan koma pada manusia. dan obat seperti ini diambil sesuai jumlah.
Sama seperti obat sakit jiwa.
Mon, Terima kasih hari ini bersedia kencan denganku.
Dipikir-pikir sebenarnya kita memiliki banyak persamaan.
Kamu adalah Mon, Pasti berasal dari doraemon. Namaku No.
Dulu memakai kacamata yang sangat tebal. Dulu teman-teman memanggilku Nobita.
Doraemon dan Nobita.. Bukankah ini sangat pas?
Aku rasa kita berjodoh. Menurutmu?
Dokter, Terima kasih kamu membantuku. Tapi aku harus pergi.
Ada lagi, Namaku adalah Demon. Artinya iblis.
Kamu masih mengikutiku ?
- Ingin tahu aku kencan dengan siapa? - Tidak, Aku hanya lelah berjalan.
Berjalan ke tempat yang dulu.
Galeri foto ini sudah ada dari dulu.
- Kamu suka melihat foto lama? - Ya, Setiap kali lewat pasti akan melihatnya.
Aku juga sama, Aku selalu merasa galeri foto ini membekukan kenangan terbaik banyak orang.
Mungkin beberapa orang tak akan tertawa lagi seperti foto.
Ada beberapa orang mungkin berjalan ke dalam foto selamanya.
Tapi disini mereka akan selalu menyimpan ruang dan waktu itu.
Itu foto pernikahan orang tuaku.
- Benarkah? Mereka sangat serasi. - Senior, Bagaimana caranya melakukan itu tadi ?
- Kemampuannya tidak rendah. - Melakukan apa?
Lampu berkedip-kedip.
Aku tidak tahu, Mungkin medan magnet.
Pintar juga.
"Kamu muncul saat tak ada orang lain" "Kamu muncul saat aku menangis"
"Tak ada siapapun yang memperhatikanku"
"Kamu muncul saat aku kehabisan tenaga" "Muncul saat aku butuh"
"Siapa yang menghiburku"
"Meskipun aku mengerti kamu jauh dariku" "Aku juga tahu kita tak akan saling berdekatan"
"Meskipun aku mengerti aku jauh darimu" "Aku juga mengerti kita tak akan berdekatan"
"Tapi hati selalu bersama"
Terima kasih sudah mengantarku.
Sebenarnya kamu pulang sendiri. Aku hanya mengikutimu saja.
Malam ini aku sangat bahagia.
Kalau bisa berbicara sambil berhadapan akan lebih baik.
Ant!
Mon"!
Mon, Ayo kita berfoto.
Gila, Wajah seperti itu masih ingin berfoto.
Mengapa ekspresi wajahmu selalu sama?
Kalau aku kepura-puraan seperti kamu lebih mati saja.
Mon, Maafkan aku! Kita masih berteman, Bukan?
- Kamu benar-benar.. - Aku memang sangat mencintai Salaty.
Tidak apa-apa jika kamu marah. Kamu jangan muntah dulu.
- Aku pernah memikirkan hidup bersamanya. - Ant.
Aku harus ingatkan kamu untuk jauhi guru itu. Pria itu sangat menakutkan.
Bagaimana kamu bisa tahu dia sangat menakutkan?
Aku mencium bau yang tidak enak.
Kelihatannya kamu sangat membencinya, Bagaimana dengan pria yang bicara denganmu pada hari itu?
- Pria apa? Tak ada. - Jangan bohong.
- Masih ingat hari itu kamu dihukum? - Aku melihat seorang pria duduk disampingmu.
Ganteng juga, Siapa dia?
Ant, Apa yang kamu katakan barusan? Kamu dapat melihatnya?
Kamu tidak mengatakan kamu punya pacar.
Ini semua salahmu.
Tak pernah hidup baik.
Sekarang aku sakit dan harus mengurung diri di rumah ini.
Ini semua karena kamu. Sampah!
Dokter.. Cepat bangun! Jangan mati.
Apa yang harus kulakukan?
Cepat bangun, Jangan mati.
Jantungku tidak kuat lagi, Tidak tahu kapan akan mati.
Terima kasih kamu datang menjengukku setiap hari.
Sebenarnya ada yang ingin kutanyakan padamu. Tapi tunggu saja kamu sembuh.
Tanyalah, Akan kujawab semua yang bisa kujawab.
Wasiat nyonya mulanya menjadikanmu sebagai penjaga harta.
Mengapa wasiatnya berubah menjadi tuan Brapan setelah nyonya meninggal?
Brapan yang mengubah wasiatnya.
Untuk mendapatkan hartanya.
Apa kamu tahu? Aku tidak percaya Nudaeng hilang.
- Brapan pasti membunuh pengganggu ini. - Mungkin saja Nudaeng dibunuhnya
Apa ? Nudaeng mungkin dibunuh?
Ya!
- Masalahnya bertambah rumit sekarang. - Tunggu, Coba kita lihat dulu apa ini mungkin?
Dalam wasiat dikatakan tidak boleh menjual harta.
Karena itu tuan Brapan menyewakan istananya dan sekolah bisnis dapat didirikan begitu lama.
Karena itu tuan Brapan tidak mendapatkan keuntungan setelah Nudaeng mati, Bukan?
Ya, Kalau Nudaeng masih hidup. Mungkin keuntungannya akan lebih banyak.
Selamat ulang tahun, Mon.
Semoga kamu bahagia. Apa kamu menyukainya?
Aku mencarinya sangat lama untuk menemukan yang sama denganmu.
Dora Demon.
Kamu berpikir terlalu banyak. Tapi terima kasih.
Seperti biasa, Ganti terima kasih dengan keluar makan untuk merayakannya.
Jangan menolak, Aku sudah memesan tempatnya. Kamu pasti akan menyukainya.
Makanan restoran ini akan membuatmu bergulir di lantai.
Dan juga ada undian, Hadiahnya televisi.
Tiupan angin, Tidak apa-apa.
Tapi angin dari mana di dalam kamar?
- Bagaimana caranya kamu menemukanku? - Mengikuti bau.
- Kamu tidak pergi merayakan ulang tahun? - Bagaimana bisa datang kesini kalau pergi?
- Apa? - Aku tanya kamu.
Apa senior pernah berpacaran semasa hidup ?
- Tidak ingat lagi, Itu sudah lama. - Kalau harus kutebak..
Senior pasti sangat ganteng. Wanita pasti sangat suka.
Tapi sifat marah yang menyusahkan ini. Tak ada wanita yang bisa tahan, Bukan?
Aku pukul kamu. Jangan katakan diri sendiri seperti ahli cinta.
Dulu saat pria mengejar wanita. Bagaimana caranya?
Tak ada handphone dan tak ada internet.
Kadang menelpon ke rumah pasangannya.
Atau saling menyurat.
Kadang menunggu balasannya hampir sebulan.
Pasangan memiliki waktu yang cukup untuk mencari pasangan yang baru.
Bodoh, Aku merasa sangat bahagia.
Terus menulis surat, menunggu kapan ada balasannya.
Dulu wanita suka menggunakan bedak, Saat orang yang dicintai membaca suratnya dia bisa mencium aromanya.
Seperti orang itu ada disamping. Rasanya sungguh romantis!
Jadi senior pernah mencobanya?
- Mencoba apa? - Menulis surat untuk orang yang dicintai.
Tidak tahu, Sudah lama jadi sudah dilupakan.
Setelah itu, Hantu tidak bisa beristirahat dalam dalami.
Dan mulai mengeluarkan suara dari dinding. seolah-olah meminta sesuatu.
Kami datang untuk mencari kebenaran. Mohon beritahu kami dan bantulah kami.
"Perpustakaan"
Dulu disini adalah perpustakaan lama istana. Saat aku bersekolah, Disini masih terbuka.
Kemudian ditutup bersama sekolah. Dulu disini kiri dan kanan dua tembok.
Tapi sekarang sudah dibuka.
Kalau langsung masuk ada tempat kerja biasanya.
Belakang ada tempat penyimpanan buku kerajaan.
Kalau begitu kita berpencar, Berjalan sesuai jalan sendiri.
Kalau menemukan sesuatu panggillah nama masing-masing.
0k!
"Rumah permen"
"Nudaeng" "Sejarah istana Panawade"
- Adik kelas, Aku sepertinya menemukan sesuatu. - Apa itu?
Senior, Tolong aku.
Tunggu, Aku datang menyelamatkanmu.
Mademoiselle Adhiti ? Apa yang kamu lakukan disini?
Kamu sudah melakukan kesalahan berkali-kali.
Tapi kali ini yang terburuk.
Kalau orang tuamu masih ada. Aku benar-benar harus menemui mereka.
Aku merasa sayang sekali, Sesuai peraturan sekolah, Kamu harus dihukum.
Kamu harus dikurung dalam kamar pengakuan sehari semalam.
"Anak laki-laki dan perempuan ditinggalkan oleh ibu tiri dan ayah kandung didalam hutan, Penyihir membawa mereka kerumah yang terbuat dari permen"
"Penyihir berencana memakan mereka, Akhirnya sang adik perempuan menggunakan taktik mendorong penyihir kedalam perapian dan mereka pun selamat"
- Partner, Bagaimana denganmu? - Masuklah, Kebetulan aku ingin bicara denganmu.
Aku tak bisa masuk, Dulu ini adalah tembok sekolah.
Buku yang kutemukan ada beberapa data di dalamnya.
Tangkaplah, Aku lempar ke dalam untukmu.
Aku adalah Waranat Pethai, Penulis buku catatan ini.
Aku menulisnya untuk penyelidikan ke depan.
Catatan ini menulis hubungannya dengan Brapan.
Dan bukti dia memaksanya melakukan penggelapan untuk penggunaan sendiri.
Malam ini akan kukatakan dengannya. Jika dia tidak ingin bertanggung jawab.
Akan kuberikan bukti ini kepada nyonya. Semuanya akan terungkap.
- Ternyata begitu. - Biarawati, Buka pintu, Waktunya habis.
Maaf, Aku jadi lupa, Pagi ini terjadi sesuatu.
"Memukulnya mengotori tangan" "Jaga lingkungan, Bersihkan sampah" "Pelacur, Dipukul seperti itu pun tak akan sakit"
"Setiap orang bisa main, Jangan ketinggalan" "Ingin terkenal ya, Pelacur" "Pelacur"
"Tidur untuk dapat nilai" "Jual di luar" " Dadanya terlalu kecil"
Mon, Kamu ada dimana? Aku menelponmu berkali-kali.
Aku benar-benar sangat sedih. Tak ada yang menyukaiku.
Sekarang aku ingin bersamamu.
Aku menunggumu di tempat biasa.
Ant! Mengapa kamu berbuat seperti itu?
Guru, Kamu harus bertanggung jawab. Jangan lari.
Sampah, Pembunuh! Senior, Kamu ada dimana?
Aku sudah membantumu. Sekarang giliranmu membantuku.
Aku harus membantumu apa?
Oper..
Kenapa tidak dioper?
Panas"
Sayang, Apa yang kamu lakukan? Mengapa bisa begitu panas?
Panas sekali..
- Kenapa menjerit seperti itu? - Barusan aku melihat hantu popcorn.
Gila, Popcorn juga bisa berubah jadi hantu?
Aku tidak bohong, Ada sebuah kepala muncul di dalam oven.
Lalu wajahnya mulai terbakar kemudian meledak.
Apakah seperti ini?
Guru, Jangan pergi, Kembalilah. Aku mencintaimu, Kamu harus mencintaiku.
Aku sangat mencintaimu..
Sayang!
Mau lari kemana? Bukankah kamu bilang sangat mencintaiku?
Malam itu guru seperti kehilangan jiwa lalu mengatakan semuanya.
Dia mengaku dia sengaja menyebarkan foto telanjang.
Dan juga bilang rela dipenjara juga tidak mau melihat hantu seperti malam itu lagi.
- Mon! - Kamu sudah puas?
- Mon, Maafkan aku. - Maaf untuk apa?
Mengenai Ant, Semuanya salahku. Aku tak tahu akan jadi seperti ini.
Setelah Ant mati, Aku melihatnya.
Aku terus melihat arwahnya bergantungan di depanku.
Tak peduli itu siang atau malam.
Kamu tidak memaafkanku juga tidak apa-apa. tapi aku merasa aku juga bersalah padamu.
Ant memilih jalan ini juga karena dia sangat menyukaimu.
Ant tak pernah mendapat kebahagiaan di dunia ini, Tapi paling tidak..
Untuk beberapa waktu, Sebelum Ant mati juga percaya dia bertemu dengan cinta sejati.
Walaupun itu hanya sebentar, Aku percaya paling tidak dia juga mendapat kebahagiaan.
Meskipun orang lain mengatakan dia itu bodoh dan memilih orang yang salah.
Tapi dia tak peduli.
Ant!
Mon, Terima kasih. Kamu satu-satunya temanku di dunia ini.
Selamat tinggal.
Pada saat itu, Aku mencium parfum Ant. Bau segar yang penuh harapan.
Aku tahu dia datang untuk pamit denganku.
Orang akan pergi kemana setelah mati?
Tidak akan pergi kemanapun, Hanya akan melayang-layang dalam ingatan masa lalu.
Sampai menghilang.
- Seperti kamu? Yah ! - Sama seperti kita.
Mari kita meringkas perkembangan yang terakhir.
Pertama, Arwah yang menghalangi penyelidikan kita adalah Brapan.
Karena tidak ingin terungkap.
Nona Waranat pergi ke perpustakaan untuk mengatakan dengan Brapan.
Dia akan memberikan buktinya kepada nyonya.
Lalu dicekik mati dengan tali. Lalu mayatnya disembunyikan di balik dinding
Saat itu, Bangunan Panawade sedang diperbaiki. Tak ada yang memperhatikan hal ini.
- Inilah sebab Waranat menghilang. - Tunggu, Ada yang salah disini.
- Maksudmu bukan dicekik dengan tali? - Tidak, Maksudku dicekik mati dengan tali.
Tapi pelakunya adalah orang lain.
- Vipa, Kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan? - Yang menghalangi harus mati.
Artinya Brapan terus menghalangi kita
Karena tidak ingin kita menemukan istrinya yang membunuh Waranat.
Ya, Kalau dari sudut ini. Dia tidak jahat juga.
Kalau begitu teruskan.
Dokter Sner dan tuan Brapan bekerja sama untuk mengambil harta nyonya.
Dokter Sner menyuntikkan thiopental kepada nyonya.
Lalu menipunya menandantangani surat wasiat, memberikan semua hartanya kepada Nudaeng.
Dan dokter menjadi pewarisnya. Setelah nyonya mati, Wasiatnya berlaku.
Dokter Sner baru sadar telah dipermainkan.
Dibawah surat wasiat yang ditanda tangani oleh nyonya masih ada surat wasiat yang lain.
Dan Brapan menjadi pewarisnya.
Kita sudah sepakat untuk bagi rata. Kenapa bisa begini?
Dokter, Jangan gegabah! Aku punya bukti, Kalau polisi melihat berkas ini.
Kamu pasti berakhir.
Cepat pergi dari sini, dan jangan kembali lagi. Cepat pergi.
- Senior, Aku sudah tahu siapa pembunuhnya? - Benarkah, Siapa?
Tapi aku ingin menanyakan senior sebelum itu. Apakah senior masih ingat?
Aku pernah mencium bau bubuk mesiu di tempat mayat ditemukan.
Awalnya aku pikir hal ini ada hubungannya dengan kasus pembunuhan nyonya.
Tapi sebenarnya itu adalah kasus yang lain.
Kasus pembunuhan yang terjadi pada 20 tahun berikutnya.
"Mayat muncul sekali lagi" "Pembunuh tidak diketahui"
Dan korban dari peristiwa itu adalah kamu.
Kadang hantu akan melupakan masa lalu bahkan bisa lupa bagaimana dirinya bisa mati?
Aku sudah ingat sekarang. Sebenarnya aku tidak terlibat dalam kasus itu.
Tapi aku terus memperhatikan kasus ini.
Suatu malam, Aku masuk ke lokasi kejadian secara diam-diam.
Aku mati malah tidak tahu siapa yang membunuhku.
Karena itu aku bisa ada disini untuk menemukan kebenarannya.
Benar .
Senior..
Biarawati Hannah!
Nudaeng.
Batas waktuku sudah habis.
Bagaimana kamu bisa menemukan ini? Buku ini adalah hadiah ulang tahunku yang ke 6.
Kebahagian yang dimiliki masa kecilku. Tapi tidak seharusnya diingat.
Nyonya Panawade sebenarnya adalah orang yang berkepribadian ganda.
Di depan orang, Dia adalah ibuku yang baik.
Tapi dibalik itu malah berbeda. Dia sering memukulku.
Dan juga mengunciku di dalam lemari yang sangat sempit.
Hanya buku ini yang menemaniku.
Berulang kali, Tidak tahu sudah dilihat berapa kali.
Makin dilihat makin merasa nyonya yang mengurungku adalah penyihir itu.
Lama-lama memperdalam imajinasi yang terkubur di dalam hati.
Suatu malam, Nyonya ingin mengurungku ke dalam lemari lagi.
Tapi aku melarikan diri ke sekitar kolam renang.
Lari kemana? Aku pasti akan menangkapmu.
Nudaeng!
Hahaha!
"Dia pun membuka pintu perapian dan mendorong penyihir ke dalam"
Hahaha..
Nudaeng, Tolong aku.
Nudaeng!
Hal ini sudah lama disembunyikan, Ketika aku berusia 12 tahun.
Aku memutuskan untuk meninggalkan istana. Telah dihapus beberapa kali..
Aku mempercayai kristus dan menjadi biarawati, Mendapat hidup yang baru.
Melalui baptisan, Aku juga ganti nama menjadi biarawati Hannah.
Dan bangunan Panawade juga diwariskan kepadaku seperti yang tertulis dalam surat wasiat.
Aku menyumbangkan semua harta pada gereja untuk membangun gereja.
20 tahun kemudian..
Aku mewarisi gelar ibu dan keluarga sendiri.
Terima kasih padaku, Akhirnya aku tidak perlu melarikan diri lagi.
Biarawati.
Jangan terkejut!
Ini hanya obat bius saja.
Dokter Sner!
Aku hanya tidak berharap dia mendengar pembicaraan kita seterusnya.
Dokter tidak menderita serangan jantung?
Aku sangat sehat.
Sebenarnya aku sangat menyukaimu. Kamu membuatku teringat masa laluku.
Benarkah Nudaeng adalah putrimu?
Ya.
Hanya saja aku tidak ingin dia tahu aku adalah ayahnya.
Itu hanya sedikit keindahan yang tersisa dalam hidupku yang rendahan.
- Rendahan! - Ny. Panawade adalah orang yang berubah-ubah.
Karena teringat istriku adalah seorang perawat dan hampir melahirkan.
- Dia memaksaku. - Anakmu dan istrimu, Hanya bisa pilih satu.
Kalau tidak, Aku pasti akan menghancurkan keluargamu.
Saat itu aku sangat bingung. Karena kekuasaan nyonya sangat besar. Dia benar-benar bisa melakukannya.
Akhirnya aku hanya bisa memilih anakku.
Setelah membantunya melahirkan, Aku menyuntikkan obat, Membuat jantung istriku berhenti.
Aku melihat kejadian malam itu.
Nudaeng mengambil sekop yang berdarah dan berdiri dipinggir kolam..
Tetap disini, Jangan pergi kemanapun.
Siapapun yang menanyakanmu. Katakan saja kamu tidur dan tidak tahu apapun.
Ingat! Sisanya serahkan padaku.
Setelah keluar dari istana, Aku terus memperhatikan berita Nudaeng.
Tapi tidak tahu dia menjadi biarawati. Dengan begitu aku juga tenang.
Rahasia kasus pembunuhan ini seharusnya tidak terungkap.
Tapi suatu hari ada seorang siswa datang menanyakan kasus pembunuhan ini.
Kebenaran yang dicari pemuda itu makin mendekati Nudaeng.
Akhirnya aku memutuskan untuk melindungi putriku satu-satunya.
Karena itu aku diam-diam mengikutinya sampai pinggir kolam renang.
Aku pikir hal ini akan berakhir sampai disini.
Siapa tahu 30 tahun kemudian, Aku masih harus keluar untuk melindungi putriku sekali lagi.
Menghadapi gadis kecil sepertimu.
- Kemari. - Lepaskan!
- Kamu ingin melakukan apa? - Membuat kecelakaan.
Kamu terlalu merindukan temanmu dan datang ke menara lonceng.
Siapa tahu kehilangan keseimbangan dan mati jatuh disini, Hahaha.
- Cepat kemari. - Lepaskan, Kamu ingin melakukan apa?
' L-ยฐI11 pat! - Tolong!
- Lompat. - Tidak, Lepaskan!
Bagaimana? Kamu ingin lompat sendiri atau kupaksa lompat?
Tendang ke belakang dengan kaki. Cepat!
Aku benci orang lain memanggilku gadis kecil. Mengerti?
Sampah!
Senior!
Kita benar-benar bisa menyentuh satu sama lain.
Karena ada peraturannya, Pasti juga ada kekecualian.
Dua anak kecil, Kenapa begitu susah mati?
Dokter!
Aku mencium bau arwah perawat. Dialah istri dokter Sner.
Dia menunggu suaminya selama 50 tahun. Akhirnya penantiannya pun hari ini.
Baik dan jahat ada karmanya.
Senior, Mengapa baumu semakin menghilang?
Waktu untuk setiap makhluk ada batasnya. Arwah juga tidak terkecuali.
Ketika aku tahu kebenaran dari kematianku, Itulah saatnya aku harus menghilang.
Senior, Tunggu, Jangan mati.
Senior!
Sebenarnya meskipun arwah juga ada batas waktunya.
Cepat lambat harus pergi.
Tapi aku ingin mengatakannya padamu. Setelah mati..
Bertemu denganmu adalah kenanganku yang paling indah.
Jangan menangis, Jagalah dirimu. Aku harus pergi!
Jangan! Senior, Jangan pergi.
Selamat tinggal, Partnerku yang terbaik.
Senior, Jangan pergi. Senior!
"Meskipun aku tahu kamu jauh dariku" "Aku juga tahu kita tak akan saling berdekatan"
Senior, Jangan pergi. Kembalilah, Senior.
53 tahun kemudian, Kasus pembunuhan nyonya Panawade memiliki perkembangan baru.
Dibawah pengakuan biarawati Hannah.
Tukang kebun mendapatkan keadilannya.
Tidak perlu bertanggung jawab untuk kesalahan yang tidak dilakukannya.
Setelah itu tak ada kejadian hantu lagi.
Dan biarawati Hannah.. Meskipun saat itu belum dewasa.
Dan kasusnya juga telah berlalu.
Dia tetap mempercayai tuhan dan mengenakan kain sutra hitam, Menutupi diri dari dunia luar.
Kerangka dibalik dinding telah dipastikan sebagai nona Waranat melalui tes DNA.
Setelah itu, Tak ada suara yang aneh muncul lagi.
Mademoiselle Adhiti.
Semoga kamu beruntung, Tuhan memberkatimu.
Sampai jumpa, Biarawati.
Senior juga menghilang sejak itu.
Malam itu menghilang tanpa suara seperti saat dia datang.
Sama seperti tak pernah ada.
Senior, Kamu ada dimana?
Senior, Aku ingat kamu pernah mengatakan menulis surat adalah hal yang sangat romantis.
Aku belum pernah menulis surat untuk siapapun. Tidak tahu harus menulis apa.
Kalau begitu aku tulis saja aku merindukanmu.
Kapan bisa bicara lagi seperti dulu. Dari partnermu.
Sebuah galeri foto tua diminta untuk dibongkar.
Perusahaan properti akan membangun properti baru di lokasi tersebut.
"Galeri foto tua" "Foto terakhir di sebelah kanan bagian bawah"
Sejak memulai penyelidikan bersamanya. Ini pertama kalinya aku melihat wajah senior.
Senyumannya berasal dari dulu..
Aku terus merasa galeri foto membekukan waktu yang terbaik orang-orang dari beberapa generasi.
Ada beberapa orang mungkin tak akan tersenyum lagi seperti yang ada di foto.
Ada beberapa orang mungkin berjalan masuk ke dalam foto untuk selamanya.
Tapi disini..
Mereka akan terus menyimpan ruang dan waktu itu.
Kita pasti akan bertemu lagi. Partner!
-Selesai-
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.