Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
When Time Stopped (Saat Waktu Berhenti)
When Time Stopped (Saat Waktu Berhenti)
Episode 1
Alih bahasa dipersembahkan oleh Tim Time Stoppers @ Viki
Lukisan pemandangan karya Lee Jeong yang diperkirakan banyak orang mungkin masih ada,
akan tiba hari ini di Korea dan dipamerkan kepada publik untuk pertama kalinya.
Lukisan ini dibawa ke Perancis bersama Jikji (Antologi Ajaran Zen Imam Budha Besar) pada saat Byeongin-yangyo (Kampanye Perancis melawan Korea).
Dipastikan bahwa lukisan ini selama ini disimpan di salah satu museum terkenal di Perancis.
Karena tekanan dari museum Perancis, media Korea tidak dapat menunjukkan lukisan itu berulang-ulang.
Selama ini belum pernah ditunjukkan kepada dunia.
Karena desakan yang terus menerus dari Administrasi Warisan Budaya,
lukisan itu akan tiba di tanah airnya setelah 150 tahun.
Akan segera dipamerkan kepada publik.
Selamat datang.
Kau pasti lelah setelah datang jauh-jauh kemari.
Selamat datang. Kau pasti lelah setelah datang jauh-jauh kemari.
Ya, aku sangat lelah. Aku tak tahu kenapa harus membawa ini kemari.
Ya, aku sangat lelah. Aku tak tahu kenapa harus membawa ini kemari.
Hei, apa yang kau lakukan di sana?! Jangan sentuh apapun tanpa ijinku.
Hei, jangan sentuh! Jangan sentuh apapun tanpa ijinku!
Aku masih merasa orang-orang Korea kurang sensitivitas untuk menghargai lukisan ini.
Orang-orang Korea tidak tahu bagaimana menghargai lukisan ini.
Dan dia bilang orang Korea kurang sensitivitas untuk menghargainya.
Mari masuk.
Mari masuk.
Ah, si breng*** itu...
Kita harus minta maaf pada pencuri itu... Parah sekali...
Pameran "Lukisan Pemandangan Musim Panas" Lee Jeong 31 Augustus, 2018
Lukisan pemandangan Lee Jeong kembali ke tanah air setelah 150 tahun.
Beritahu dia saat dia naik ke panggung,
Aku memohon agar dia bisa tersenyum.
Dia minta anda tersenyum saat naik ke panggung.
Kalian sudah lama menunggu.
Sebelum menunjukkan lukisannya pada kalian,
Saya akan memperkenalkan Direktur Museum Louvre, Al Dupont, di atas panggung ini.
Sekarang, saya akan memulai upacara pembukaan lukisan pemandangan karya Lee Jeong.
Atas nama pemerintah kita,
saya mengekspresikan terima kasih yang tulus sekali lagi pada Al Dupont,
yang paling banyak berkontribusi untuk membuat kesempatan ini jadi mungkin.
Sekarang, saya akan memperkenalkan anda
pada lukisan pemandangan Lee Jeong yang tidak dikenal.
Satu.
Dua.
Tiga!
Apa? Hei! Apa yang terjadi di sini?!
Darurat! Darurat! Tutup semua gerbang sekarang juga!
Sekarang, saya akan memperkenalkan anda
pada lukisan pemandangan Lee Jeong yang tidak dikenal.
Satu.
Dua.
Tiga!
Selamat datang kembali ke rumah setelah sekian lama.
Lukisan pemandangan Lee Jeong yang rencananya akan ditunjukkan pada publik hari ini
telah dicuri dan menghilang secara misterius.
Polisi mengira kasus ini menggunakan metode yang sama saat patung Kuil Buddha Gyeongju Hwangyong
dicuri di pameran publik setahun yang lalu, dan mereka sudah memulai investigasi.
Hei, bagaimana caranya kau melakukannya setiap kali sampai bisa membawanya tanpa jejak sama sekali?
Yah...
Rahasia bisnis?
Hei berandal, hati-hati. Bahkan seekor kera bisa jatuh dari pohon.
Tapi aku bukan sembarang kera.
Hei, bagaimanapun, kurasa akan butuh waktu sangat lama untuk membawanya keluar kepada dunia lagi.
Tapi... lebih baik kita menyimpannya di tanah air, bukan?
Aku tak tahu.
Bagaimanapun, akan butuh waktu untuk mengembalikannya ke tempat asalnya.
Ya.
Seperti biasa,
aku memintamu untuk menjaganya baik-baik.
Aku mengerti, berandal.
Oh, hujan!
Bukan, bukan. Air.
Aku tak tahu itu air hujan atau air yang lain.
Ada air bocor dari langit-langit. Tolong diperbaiki.
Hei, keluarlah sekarang. Sudah lama sejak kontrakmu berakhir.
Tapi apa kau akan menaikkan uang sewanya sekarang?
Oh, itu merepotkan. Pindah sajalah. Aku mau pakai kamarnya untuk gudang.
Tapi tuan tanah macam apa yang begitu tidak bertanggung jawab?
Kalau merasa tidak adil, keluar saja!
Bukankah aku terlihat seperti tuan tanah?
Mungkin aku harusnya tidak bilang ini.
Hidup dalam kesedihan bagi para tunawisma.
Waktunya sudah tiba.
1. Hari Pengantaran Boneka Hewan -- tanggal 14 2. Telepon Bos Kaki Babi
3. Bayar tagihan - cek halaman utama dulu. 4. Menulis untuk kontes penulis.
♪ Jika aku melewati jalanan ini ♪
♪ Apa kau akan berdiri lagi di sana? ♪
♪ Untuk suatu alasan aku merasa kau menungguku ♪
♪ Di akhir langit yang mempesona ♪
♪ Berjalan berdampingan ♪
♪ kau dengan hati-hati menggenggam tanganku ♪
♪ suhu yang hangat mengingatkanku padamu ♪
♪ Oh Sayang, sebagai satu impian ♪
♪ sebuah ciuman denganmu yang akan membangunkanmu ♪
♪ Seperti yang kuinginkan ♪
♪ Tolong penuhi hatiku dengan rasa manis ♪
Selamat pagi!
Hari ini juga bekerja keraslah.
Ya, pak. Aku akan kembali.
♪ Getaran dan kegembiraanku hanya karenamu. ♪
♪ Seluruh dunia terlihat seperti pink muda. ♪
♪ Kenapa kamu ragu-ragu lagi? ♪
Kontes Menulis Novel Fantasi < i>
Lomba Penulisan Drama 2018 KBN Menunda Pengumuman Pemenang: Karena terlalu banyak pendaftaran ...
Ah, aku deg-degan...
Aku pergi. Aku baru bilang akan pergi.
Ya, Bos. Ya, aku hampir tiba.
Ya, ya.
♪ Ini dia ♪
♪
♪
♪
♪
♪
♪
♪
♪
- Wah, bir! - Wow.
Apa kau tertarik bekerja di toko kami?
Kau bisa minta aku lakukan apapun.
Aku percaya diri dalam melakukan segala sesuatu.
Nikmati makananmu!
Nikmati makananmu!
Wow, apa kau baru dipekerjakan oleh pemilik toko roti?
Aku memang selalu populer, kau tahu.
Ya, aku sangat berterima kasih. Kenapa tidak kau cek gajimu?
Ini, bonus untuk kerja kerasmu bulan ini.
Terima kasih! Aku akan hidup sepenuhnya!
Terima kasih banyak!
Kau yang terbaik, temanku.
Berhematlah.
Dan untuk inilah aku hidup!
F**k 301 seperti keluarga
Sungguh? Pas sekali!
Benar-benar merusak suasana hatiku.
Tuan tanah!
Kenapa tidak angkat?
Kukira kau kabur dengan uangku.
Kau di sana?
Halo, penyewa.
Kau tahu ini hari apa dalam bulan ini kan?
Iya. Aku akan mentransfernya sekarang.
Mentransfer...
Transaksi Selesai.
Baiklah.
Pasti melelahkan, mencari uang untuk pembayaran bunga.
Tapi kapan pembayaran utamanya?
Kenapa tidak serahkan saja bangunan ini sekarang juga dan hidup dengan nyaman-
Tidak.
Aku akan membayarnya saat waktunya tiba, jadi jangan khawatir.
Dan kumohon pulanglah. Aku agak lelah saat ini.
Sungguh?
Tapi apa kau tahu,
bahwa kebijakan pemerintah yang baru menaikkan suku bunga?
Hutang ayahmu datang dengan suku bunga variabel.
Jadi aku menghitungnya, dan hasilnya adalah-
Satu juta per bulan. Murah, kan? Sangat murah!
Juta? Satu juta per bulan?
Bagaimana mungkin naik sampai sejuta? Kau bercanda?
Yah, kau harus mematuhi hukum.
Aku juga kesulitan karena ini. Aku beri kau 1 minggu.
Mulai bulan depan, kau akan bayar suku bunga yang baru sekaligus. Kau bisa kan?
Kalau terlalu banyak, maka serahkan bangunan ini.
Baik, ya. Oke.
Oh, aku hampir lupa.
Lampu kamar mandiku mati.
Perbaiki besok. Baik, tuan tanah?
Si brengsek itu.
Apartemen 101, Deposit: 20 juta won Per bulan: 550 ribu won tanggal 15 tiap bulan lebih awal
Apartemen 201, Lantai 2, Deposit 20 juta won Per bulan: 600 ribu won tanggal 15 tiap bulan lebih awal
Tanggal 15: Terima uang sewa Tanggal 19: Bayar tagihan
Benar! Biarkan aku naikkan 100 ribu won masing-masing!
Kali ini. Pasti. Biarkan aku jadi tuan tanah yang kejam!
Benar! Ayo!
- Ada apa? - Halo.
Ada apa?
Uh, begini...
Begini apa? Langsung saja.
Kalau ada yang ingin dikatakan, cepatlah. Aku sibuk.
Oh, kau sibuk... kalau begitu kau bisa kembali bekerja, aku bisa...
kembali lagi nanti.
Aku takut sekali.
Jadi Seon Ah-ku...
Aku mengerti...
Tapi tante,
Seon Ah-ku tidak makan sama sekali kemarin.
Oh ya ampun.
Tante, tenanglah sedikit. Ada yang ingin kuberitahu padamu.
Seon Ah-ku...
Apa yang harus kulakukan dengan Seon Ah-ku?
Apa yang harus kulakukan?
Seon Ah? Suara apa itu?
- Seon Ah! - T-tante! Tante!
Tan--
Tante!
Tante!
Hei, Choi In Seop! Hei! Tunggu sebentar!
Aku mau pergi kerja!
Ah berandal itu, dia cepat sekali.
Hei, In Seop! Ayo naikkan 100 ribu won untuk uang sewanya!
Hei, Choi In Seop!
Ah yang benar saja!
Berhentilah menderita. Jual saja gedungnya dan bayar hutangmu.
Kuberitahu kau, aku bisa menjualnya dengan harga pasar yang bagus.
Tidak. Jika kujual sekarang, aku akan dapat harga murah. Kudengar area ini akan segera dikembangkan.
Aku hanya perlu menderita sedikit lagi.
Apa pengembangan area ini disebut-sebut?
Katanya mereka akan melakukannya...
tapi itu akan memakan waktu yang sangat lama.
Dan ada kemungkinan mereka tidak akan melakukannya.
Positif!
Itu akan terjadi.
Tapi yang lebih penting, tak ada yang tertarik di ruang bawah tanah?
Tentu saja tidak! Siapa yang mau tinggal di situ?
Bagaimanapun, pasar untuk area ini tidak begitu bagus akhir-akhir ini.
Tiba-tiba jatuh.
Apa rumornya benar bahwa area ini tidak jadi dikembangkan?
Bisakah kau merekomendasikan ruang bawah tanahku pada pelangganmu, kumohon?
Aku akan menegosiasikan harga sewanya.
Baiklah. Aku sudah kenal ayahmu bertahun-tahun.
Kalau ada yang mencari tempat sewa, aku akan tunjukkan ruang bawah tanahmu dulu.
Terima kasih.
Aku pergi dulu.
Semoga harimu indah!
Halo. Ya.
Aku bilang padanya bahwa area ini mungkin tak jadi dikembangkan, seperti yang kau instruksikan.
Ruang bawah tanah? Maksudnya dia ingin itu segera disewa.
Tapi apa itu sesuatu yang akan disewa dengan mudah?
Jangan terlalu khawatir. Aku akan pastikan untuk memberi imbalan cukup untuk kerjamu.
Jangan santai dulu. Itu tak akan terlalu lama.
Baik.
Tak ada banyak waktu untuk pengembangan ulang.
Bisakah kau melakukannya sampai waktu itu?
Ya. Jangan khawatir, Ketua. Siapa aku?
Aku Park Soo Kwang.
Aku percaya padamu.
Lanjutkan tanpa kesalahan apapun dengan cepat.
Oh, selamat datang!
Aku mencari rumah.
Oh, baguslah kau datang! Ada banyak rumah di sini.
Semua rumah menghadap selatan dengan banyak cahaya matahari. Dan airnya terkuras dengan baik.
Aku benci cahaya matahari, apa ada ruang bawah tanah?
Ruang bawah tanah?
Ada! Ruang bawah tanah!
Ada rumah yang sangat menyenangkan meskipun tak ada cahaya matahari. Dan tuan tanahnya juga baik.
Di gedungku.
Sewa Deposit: 5 juta won ($5,000), Per bulan: 500 ribu won($500)
Lewat sini.
Bagaimana? Bagus, kan?
Untuk ruang bawah tanah, kau tak akan temukan yang lebih luas.
Apa kau akan pasang kertas dinding?
Kertas dinding? Itu tak perlu karena aku sudah pasang belum lama ini...
Kertas dinding? Akan kulakukan.
Tapi kenapa harus ruang bawah tanah?
Aku tidak begitu suka cahaya matahari masuk.
Pekerjaanku juga dilakukan lebih baik tanpa cahaya matahari.
Ah... aku mengerti.
Perkerjaan macam apa yang lebih baik dilakukan tanpa cahaya matahari?
Dia tidak seperti tak punya uang...
Mungkinkah...
Kita akan tangkap dia hari ini. Ayo.
Baik, Hyung-nim!
Bisa jadi. Itu sangat mungkin.
Atau...
Tidak, tidak, tidak.
Bukan. Bukan.
Aku tak peduli apa dia gangster atau pembunuh berantai saat ini.
Selama dia bayar uang sewa per bulan padaku.
Permisi.. Pemisi!
- Ya? - Aku mau menyewanya...
Ayo lakukan, kontrak sewanya!
Ruangan ini, uang mukanya $10,000.
$700 tidak, $650.
Jadi $10,000 dan $650 per bulan.
Ini sudah pasti harga terbaik di lingkungan ini.
Kau tak akan temukan ruang bawah tanah sebagus ini.
Baiklah.
$10,000 dan $600. Aku tak akan bernegosiasi di bawah itu lagi.
Baik, aku mengerti.
Apa? Dia mengerti apa?
Baiklah. $5,000 dan $600?
$5,000 dan $550?
Aku akan lihat-lihat sebentar lagi lalu kembali.
Ah, baik, baik!
$5,000 dan $500!
Aku tak akan bisa terima lebih rendah dari itu.
Baiklah, aku akan segera bayar uang mukanya.
Dasar pelit.
Perutku sakit.
Ada apa? Kau kesakitan?
Kakak, perutku sakit.
Ini.
Perutku sakit.
Ayah, dia bilang dia kesakitan.
Diamlah.
Ayah, dia bilang dia kesakitan.
Sudah kubilang diam!
Aku tak mau--
Ah, perutku sakit.
- Shh. - Perutku sakit.
Perutku sakit.
Perutku sakit.
Kau berisik sekali!
Uang ini tidak cukup.
Baiklah. Selamat tinggal.
Ya.
Apotek
Halo, Bos.
Oh, selamat datang!
Berikan beberapa persik dan sebuah semangka.
Persik putih bagus.
Bagaimana dengan persik kuning?
Berandal ini!
Pencuri!
Tak ada gunanya.
Hentikanlah dan ikuti aku.
Sudah kubilang tak ada gunanya.
Hentikanlah dan
ikuti aku.
Maafkan aku. Kumohon maafkan aku.
Maafkan aku, paman.
Ini bukan salahmu.
Ini salah takdirmu yang terkutuk.
Adik perempuanku, dia sakit.
Dia sangat sakit.
Karena itu.
Itu juga...
anggap saja itu takdirmu.
Bagaimanapun, pencabut nyawa yang merupakan bawahan Tuhan...
Kita menangkap orang-orang yang memiliki kemampuan spesial yang harusnya tidak ada di dunia ini.
Dan biarkan jiwa mereka masuk ke sini.
Mengerti?
Tapi kenapa orang-orang yang berkemampuan itu dilahirkan di dunia ini?
Kenapa mereka lahir?
Secara sederhana, itu seperti suatu kesalahan.
Bicara terus terang...
Memang benar Tuhan mengawasi dan mengontrol semuanya di dunia ini.
Tapi apa yang Tuhan lakukan tidak selalu 100% sempurna.
Ya, semuanya seperti itu, bukan?
Bagaimanapun, karena kesalahan Tuhan yang seperti itu
kemampuan yang seharusnya dimiliki dewa-dewa turun kepada manusia.
Saat itu terjadi, apa yang dilakukan para manusia itu dengan kekuatan ini?
Mereka memanfaatkannya untuk kepentingan mereka sendiri.
Lalu apa yang akan terjadi pada dunia?
Sudah jelas akan jadi kacau.
Karena itulah kalian semua dibutuhkan.
Kalian membuat dunia yang kacau ini jadi seimbang dengan menangkap orang-orang itu.
Bukankah itu keren?
Tapi orang-orang yang punya kekuatan dewa itu,
bagaimana kita, yang tak punya kekuatan, menangkap mereka?
Itu pertanyaan bagus.
Karena itu kita adakan orientasi seperti ini.
Di masa lalu, kami langsung membunuh mereka.
Saat kami memikirkannya lagi kemudian, itu sangat tidak manusiawi.
Maksudku tidak begitu ilahi. Juga tidak elegan.
Lihat baik-baik.
Kau lihat ini? Lihat, kan?
Saat kau minum minuman ini, kau akan meminjam kemampuanku untuk waktu yang singkat.
Sederhana, kan?
Kalian paham? K-kalian tidak paham?
Tolong jangan buat ekspresi seperti itu.
Pencabut nyawa senior kalian akan menjelaskan bagaimana melakukan pekerjaannya, jadi jangan khawatir.
Tapi, tidakkah kalian penasaran?
Untuk apa kalian menangkap orang-orang itu?
Kapanpun kau menangkap salah satu dari orang berkemampuan itu, kalian akan mendapatkan satu poin.
Saat kalian mendapatkan jumlah poin yang cukup, karena rahmat dari Tuhan,
kalian akan dibawa ke jalan menuju surga.
Dan juga, kalian akan mendapat poin lebih untuk para manipulator waktu.
Poin 10 kali lipat.
Kenapa itu?
Kenapa dapat poin sebesar itu untuk mereka?
Mengontrol waktu... adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan Tuhan.
Baiklah, ada pertanyaan lain?
Aku!
Kau benar-benar murid teladan, bukan? Kau membunuhku di sini.
Ok baiklah. Bertanyalah.
Kami berasal dari mana?
Sebanyak apapun aku berpikir, aku tak bisa mengingatnya.
Tepuk tangan.
Dia adalah andalan dari organisasi pencabut nyawa kita.
Dia- dia benar-benar sangat pandai dalam pekerjaannya.
Dia sangat pandai dalam pekerjaannya tapi
seperti yang kukatakan, jika kau menangkap seseorang yang besar, apa yang terjadi? Kau bisa terluka, kan?
maka aku akan menolong kalian untuk dipulihkan.
Tunggu sebentar.
Sekarang, jika kau membuatku terlihat buruk di depan murid-murid seperti itu saat orientasi,
Mereka akan berpikir apa tentang aku? Hah?
Kau tak berpikir begitu?
Coba saja sekali lagi,
aku benar-benar akan marah.
Oke?
Kau pikir ada anjing yang menggonggong di suatu tempat.
Tapi kau, apa kau begitu membenciku?
Karyawan mana yang benar-benar suka bos atau pemimpin mereka?
Itu cukup meyakinkan.
Tapi caramu bicara benar-benar membuatku merasa buruk kadang-kadang.
Jangan begitu!
Jangan terlalu khawatir soal anak itu.
Aku akan memperhatikannya baik-baik dan mengirimnya ke tempat yang lebih baik.
Aku tak peduli. Lakukanlah yang kau mau.
Selamat tinggal.
Ayah.
Ayah.
Perutku sakit.
Anak sialan ini!
Perutku sakit.
Sakit...
Berisik sekali.
Apa-apaan?
Aku peringatkan kau,
aku selalu mengawasimu.
Kalau kau sentuh anak itu sekali lagi,
aku akan mencabikmu sampai mati.
Dia tak peduli? Omong kosong.
Kalian lihat apa?
Apa?
Kalian lebih baik tidak seperti ini.
Aku akan langsung menghukum kalian besok.
Kalian paham?
Ya, tuan!
Bagaimana bisa dia benar-benar tidak mendengarkan aku?
Halo.
Kenapa dia tidak punya koper apapun?
Apa dia benar-benar orang aneh?
- Hei! - Ya?
Berapa lama lagi kau akan seperti itu?
Yang lebih penting, apa yang kau lakukan? Pekerjaanmu?
Kenapa?
Yah... moto gedung kami itu "Hidup seperti keluarga".
Pemilik gedung, apa yang kau lakukan tidak mencari uang?
Yang kutahu, hari ini adalah jatuh tempo pembayaran bunga yang naik.
Ini penyewa, yang seperti keluarga, yang tinggal di kamar 301.
Ayo naik dan bicara, penyewa 301.
Bravo! Kim Seon Ah yang bisa diandalkan! Kau benar-benar melakukannya.
Tapi.. uangnya sepertinya kurang.
Sangat kurang.
Kalau kau berikan aku sedikit waktu lagi, aku akan segera berikan padamu.
Baiklah, baiklah. Karena tuan tanah, yang seperti keluarga,
memintaku begitu tulus, bagaimana bisa aku menolak?
Aku akan berikan kau sedikit waktu lagi.
Terima kasih.
Dan tolong berikan aku tanda terima.
Kau tak boleh bohong dan bilang aku tak berikan uangnya padamu seperti waktu itu.
Cepat berikan padaku.
Baiklah.
Siapa?
Ada apa?
Tuan tanah, yang seperti keluarga bagiku, meminta waktu lebih padaku.
Jadi aku berikan padamu, 10 menit.
Sudah lewat, jadi kau harus berikan padaku sekarang.
Berikan sekarang.
Apa kau sedang bercanda denganku?
Bercanda? Apa aku terlihat seperti bercanda?
Sungguh? Aku beri kau waktu sampai besok, jadi cari uangnya.
Inilah..
bagaimana penagih hutang yang seharusnya.
Yah, aku bukan pemilik yayasan amal.
Benar?
Yang benar saja! Si brengsek itu!
Besok kan hari liburku setelah waktu yang lama...
Yah, banyak yang harus dilakukan hari ini. Cepatlah.
Baik!
♪ Kalau aku melewati jalan ini, apa kau akan berdiri di sana lagi? ♪
♪ Untuk suatu alasan, aku merasa kau menungguku ♪
♪ Di akhir langit yang mempesona ♪
♪ Berjalan berdampingan, kau dengan hati-hati menggenggam tanganku ♪
Ayo selesaikan untuk hari ini.
Ya.
Permisi.
Kembalilah lagi besok.
Kenapa? Kau mau aku kembali lagi besok?
Tentu saja, aku menyukainya.
- Kau sudah bekerja keras. - Kau juga.
Maaf untuk memberitahu bahwa tulisanmu tidak terpilih kali ini...
Seon Ah.
Seon Ah.
Seon Ah.
Kau tidak merasa sesak?
Marah saja!
Semuanya, menindas atau memukul anak-anak lain, itu semua salahku.
Kalau kau begitu dipermalukan di depan orang tua anak-anak lain karena putrimu,
hukum aku seperti ayah anak-anak lain!
Maafkan aku, Putriku.
Kau pikir itu yang ingin kudengar saat ini?
Kau tidak lapar? Mau makan perut babi?
Jual saja ini pada orang-orang brengsek itu.
Lalu pindah ke rumah kecil dan hidup dengan nyaman bersama kau dan aku.
Seon Ah.
Sungguh... aku bukan orang bodoh tapi kenapa aku bertindak seperti itu waku itu?
Apa kau marah padaku karena aku memberimu masalah waktu itu?
Ayah, apa kau sudah berlebihan?
Aku menyesalinya.
Jadi, sedikit lagi...
Biarkan aku menahannya sedikit lagi.
Agar aku bisa mempertahankan gedungmu.
Pekerjaanmu! Aku masih belum dengar apa yang kau lakukan untuk pekerjaanmu.
Apa aku harus memberitahunya padamu?
Seperti yang kukatakan, moto kami di gedung ini adalah
untuk hidup bersama seperti satu keluarga.
Permisi sebentar.
Ya, Bos.
Pengantar pengganti?
Kau akan membayar berapa?
15 ribu won?
Dengan keadaan ini, aku harusnya terima 20 ribu won.
Setelah selesai bekerja, aku akan bayar kau dengan murah hati, jadi cepatlah.
Baiklah, aku akan kembali!
Ah, darah!
Kaki babi?
Bagaimana ini?
Tunggu!
Ayah!
Alih bahasa dipersembahkan oleh Tim Time Stoppers @ Viki
♪ Bukan hal baru untuk mengatakan bahwa ♪
♪ Aku mencoba untuk tidak terkejut ♪
♪ Seperti biasa, takdir tidak pernah ♪
♪ berada di pihakku ♪
♪ Sudah menjadi kenangan yang berlalu ♪
♪ Meskipun aku tak bisa bertahan ♪
♪ Oh hanya untuk cintaku, aku berubah ♪
♪ Oh hanya untuk cintaku, aku terlahir kembali ♪
♬ Pada waktu seperti ini aku harusnya membenci dunia ini ♬
Bagaimana kau melakukan ini?
♪ Saat aku memikirkanmu ♪
♪ Aku tersenyum ♪
♪ Di atasmu, aku mengatakan hal yang berlawanan dengan perasaanku ♪
♪ Di atasmu, jika itu kau ♪
♪ Mungkin seperti ini ♪
♪ kata-kata yang menyakiti lebih tajam ♪
Apa kau pesulap?
Apa ini?
Karena aku menyelamatkanmu kemarin, harusnya kau beterima kasih dulu padaku, bukan?
Bukan hanya kau yang mencari patung Buddha itu.
Dia akan mencuri sesuatu, seperti perkiraanku.
Dua andalan kita untuk kesempatan ini.
Apa tidak apa-apa kau tak gulung lengan bajumu kali ini
Kau sedang apa?
♪ Di malam saat udara dingin turun ♪
Sudah kubilang berlutut!
Selamatkan aku!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.