All language subtitles for No.Way.Out.The.Roulette.S01E08.KOREAN.DSNP.WEB.h264-EDITH.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

TEMPAT, KARAKTER, ORGANISASI, DAN INSIDEN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF.

Kasus nomor 199, persidangan pertama 167.

Menurut Pasal 297 KUHP, terdakwa dituntut

hukuman penjara dua tahun enam bulan atas pemerkosaan dan kekerasan.

Terdakwa menunjukkan penyesalan mendalam atas tindakan kejahatannya,

telah mencari penyelesaian dengan korban,

dan sedang mabuk saat kejadian itu, sehingga dia tak mengingatnya.

Kami bermaksud mempertimbangkan baik-baik kondisi mental dan fisik tersangka.

Penyesalannya dan keinginan untuk berdamai

merupakan faktor penting dalam proses hukum

dan dipertimbangkan dalam putusan.

Dengan demikian, tersangka dijatuhi

hukuman penjara dua tahun enam bulan.

Pak Petugas.

Apa dua tahun enam bulan itu lama?

Ya, tentu. Itu sangat lama.

Saat itu,

kau sudah di kelas enam, Junu.

Apa hakim yang memutuskannya?

Ya, hakim yang memutuskannya.

Kenapa?

Kenapa?

Karena...

seperti itulah hukum bekerja.

Lalu bagaimana dengan ibuku?

- Apa? - Saat aku kelas enam,

apa ibuku akan membaik?

Seorang pastor yang memerkosa wanita

- dalam jemaatnya ditangkap. - Meski memiliki riwayat pemerkosaan,

- dia menjadi sopir taksi. - Dokter memerkosa dan merekam

- pasien yang sedang dibius. - Seorang pria didakwa

atas pemerkosaan berat dan dihukum penjara 21 tahun.

TRANSPORTASI DARURAT

Tunggu! Junu! Tidak! Jangan!

- Lepaskan aku! - Tidak!

- Pisaunya! - Lepaskan aku!

Itu tidak bisa untuk membunuh.

Pisau itu terlalu pendek.

Dia bunuh diri...

setelah perbuatan bajingan itu kepadanya.

Itu pembunuhan.

YOON CHANGJAE

SATU MILIAR WON

POTONG TELINGA

Ibu?

Berita berikutnya.

Pria bertopeng memilih target dan memutar roda rolet

untuk memilih aksi dan hadiah.

Dia meminta Kim Gukho dibunuh sebagai target berikutnya

di saluran siaran pribadinya.

Sementara itu, Kim Gukho telah dibebaskan dari penjara setelah 13 tahun.

20 MILIAR WON

BUNUH

Aku akan bunuh diri jika jadi dia.

Seseorang bunuh bajingan itu!

NO WAY OUT: THE ROULETTE

20 MILIAR WON UNTUK PENJAHAT TERKENAL

TARGET PRIA BERTOPENG, KIM GUKHO

SIAPA PRIA TOPENG DALANG PEMBUNUHAN?

Jemaat terkasih,

ada banyak hal

yang tak bisa dicapai dengan iman di dunia ini.

Terlalu banyak.

Orang tua mengalami kesulitan.

Namun, anak-anak juga, dalam tumbuh besar. Bukan hanya orang tua yang berjuang.

Tanyakan kesukaan anak-anak kalian.

Pergilah ke warung internet bersamanya.

Lihat gim yang mereka mainkan di sana. Tanyakan warung internet favoritnya.

Kudengar mereka menyajikan makanan enak.

Kalian bisa duduk di sampingnya dan makan.

Seperti itulah anak-anak tumbuh.

Pastor, lalu kapan kita berdoa?

Berdoa...

Ya, kita harus berdoa. Berdoalah,

tapi lakukan setengah hati.

Jemaat terkasih, berdoa itu

seperti jaring keamanan masyarakat.

Meski ada polisi, kejahatan muncul.

Meski ada UU lalu lintas, kecelakaan terjadi.

Meski ada rumah sakit, orang meninggal.

Meski begitu, bawa anak-anak kalian ke gereja di hari Minggu.

Seperti itulah gereja kita akan tumbuh.

Haleluya.

- Amin. - Amin.

GEREJA MIDIAN

- Terima kasih atas berkatmu. - Sama-sama.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Ya.

Dia pemuda yang luar biasa.

Benar. Dia bahkan bukan keluarganya. Dia merawatnya bertahun-tahun.

Kebanyakan keluarga bahkan tak melakukannya.

Siapa yang begitu berbakti?

Pak Tua,

itu berbahaya.

Bagaimana jika kau mati?

Kau dulu banyak membicarakan tentang ingin masuk surga.

Kau hanya bisa masuk surga setelah membayar dosamu.

Tapi kau jauh dari selesai.

Memohonlah kepada Tuhan-mu

agar membiarkanmu mati.

Tak akan kubiarkan berakhir begitu saja.

Lampu hijau, lampu merah!

Lampu hijau,

lampu merah!

Lampu merah...

- Pastor! - Pastor!

- Pastor! - Pastor!

- Pastor! - Pastor!

Ayo makan camilan, Anak-anak!

Ayo! Piza!

Obatnya kurang efektif sekarang?

Kenapa dia bertingkah?

Pak Tua.

Bisa-bisanya kau lakukan itu

di depan orang lain?

Dongha.

Apa kau mau melihat ayahmu?

Pastor itu

seperti ayah juga bagiku.

Boleh kutanyakan sesuatu?

Kenapa kau

mencoba membunuh ayahmu?

Membunuh

bukan hal yang tepat untuk balas dendam.

Buat mereka merasakan derita yang melebihi kematian.

Buat mereka hidup dalam ketakutan dan rasa malu,

tanpa bisa mati.

Itulah balas dendam yang sebenarnya.

Itulah metode yang kupilih.

Aku sudah lelah.

Begitu juga ibuku.

Aku ingin itu berakhir sekarang.

Baiklah.

Anggap saja

kau dan ibumu telah menahannya seumur hidup.

Tapi jika dia mati begitu saja,

di mana penderitaannya?

Bukankah sangat tidak adil?

Kau tak akan bisa melupakan ini dan hidup di neraka selamanya.

Sampai saat ini,

aku sudah hidup di neraka.

Aku ingin bebas sekarang.

20 TAHUN LALU

Junu.

Ya?

Jaga ibumu.

Lalu ini nomor ponselku.

Hubungi aku jika terjadi sesuatu, ya?

Baik. Terima kasih.

Ya. Pergilah.

Ibu.

Ibu.

Ibu?

Pastor?

Pastor.

Junu.

Kau belum tidur?

Apa ibuku di sini?

Sebenarnya...

Ibumu sakit, jadi, aku merawatnya.

Jangan mengkhawatirkannya.

Pergilah tidur.

Sial.

Ibu.

Ibu.

Ibu baik-baik saja?

Junu.

Ibu...

Ibumu sakit. Kau pergi saja.

Ibu.

Junu.

Dengarkan aku, mengerti?

- Ayo. - Lepaskan aku!

Lihat perbuatanmu ini.

Sial.

Kau tak tahu berapa yang kuhabiskan untuk membeli ini?

Sudah pecah. Benar-benar hancur.

Aku tak melakukan kesalahan kepada ibunya.

Kenapa dia menggigit...

PIALA PENGHARGAAN PASTOR PARK MYEONGHWAN

Junu.

Sudah cukup.

Kumohon.

Ibu!

Ibu!

Kau bangun dari pengaruh obat dengan cepat.

Biasanya, sulit untuk bangun.

Senang melihatmu berusaha untuk bertahan hidup.

Bagaimana rasanya...

berpikir bahwa seseorang,

di suatu tempat, pada suatu titik...

mungkin membunuhmu?

Apakah menakutkan

mencoba kabur dan selamat dari dasar...

rantai makanan?

Astaga.

Tapi itu berakhir terlalu cepat.

Mengecewakan sekali. Tidak seru.

Benar, bukan?

Aku penasaran pilihan apa...

yang dipilih putramu?

TAMAN MIDIAN

LOKASI SAAT INI

Sial.

MEMBUNYIKAN ARLOJI

Jika kau menyuntik ini ke jantungnya,

semua pembuluh darahnya akan pecah.

Ini akan membakar menembus setiap serat otot.

Itu penderitaan yang dia rasakan.

Paling lama, penderitaannya berlangsung...

selama lima menit.

Kutanyakan sekali lagi.

Apa menurutmu

itu cukup untuk membayar kerugian hidupmu?

Hanya lima menit?

Namun,

semuanya harus adil, bukan?

YOUTV MENGUNDUH

Mereka menemukannya.

UNGGAHAN BARU KOORDINAT KIM GUKHO

Lokasi Kim Gukho muncul!

Kita harus ke sana sebelum orang berkumpul. Injak gas.

Dasar bajingan gila. Sialan.

Pak Kim Gukho.

Sebentar lagi akan seru.

Dongha.

Kau kehabisan waktu.

Ya, Pak.

- Bagaimana? - Seperti katamu,

responsnya luar biasa.

Semua orang tampak putus asa.

Bagaimana dengan pastor?

Dia sudah tiada.

Bagaimana dengan Dongha?

Dia akan gagal.

Kemungkinan besar.

Dongha...

Dongha!

Ayah...

Ayah minta maaf...

Ayah bersalah.

Dongha...

Dongha...

Apa kau sangat membenci Ayah?

Diamlah.

Ya, Ayah tahu.

Kau tidak bersalah.

Ayah yang salah.

Ayah minta maaf.

Ayah menyesalinya.

- Diamlah. - Dongha.

Pikirkan ibumu.

Kau harus hidup bahagia dengan ibumu sekarang, Dongha.

Benar, bukan?

Maafkan Ayah.

Ayah minta maaf.

Tak peduli sekacau apa dunia ini,

bagaimana bisa seorang anak mencoba membunuh ayahnya?

Dasar bajingan.

Dongha.

Ayah memberimu kesempatan, dasar bajingan.

Kenapa kau mencoba melakukan kejahatan?

Terima kasih atas segalanya.

Haleluya, Bajingan!

Hei.

Apa kau dalang dari semua ini?

Biar kutanyakan sesuatu.

Kenapa?

Kenapa aku?

Katakan. Kenapa harus aku?

Ada banyak orang jahat.

Dunia ini

dipenuhi bajingan yang lebih parah dariku!

Penuh dengan mereka!

Jadi, kenapa aku?

Jawab aku.

Aku sangat ingin tahu.

Aku sudah menebus kesalahanku, bukan?

Jadi, kenapa harus aku, Bajingan?

Menebus kesalahanmu?

Siapa yang memutuskannya?

Hukum!

Hukum negara ini!

Hukum negara ini yang memutuskan, Bajingan!

Dosamu...

Ya, kau menebusnya, mudah sekali.

Tapi apa itu cukup?

Kau pikir itu cocok denganmu?

Kau menikmati ini, bukan?

Benar, bukan?

Kau pikir seru bermain-main dengan nyawa orang?

Kau pikir kau tuhan?

Dasar berengsek!

Kau!

Kau lebih buruk dariku!

Setidaknya,

jangan pernah mengusik putraku, Bajingan!

Mengerti?

Siapa menurutmu yang paling ingin...

membunuhmu?

Berengsek.

Kubunuh kau, Bajingan!

Kim Dongha!

Sadarlah, Berandal!

Mengerti?

Kenapa kau begitu menyedihkan?

Karena aku putramu!

Kim Dongha!

Kim Dongha!

Dongha, letakkan itu.

Letakkan itu.

Letakkan itu.

Meski semua orang melakukannya, kau tak boleh.

Aku di sini. Kemarilah.

Letakkan itu, ya?

Aku mengerti perasaanmu.

Aku tahu bagaimana hidupmu.

Aku tahu betapa buruknya kehidupanmu. Aku memahaminya.

Ayo, lihatlah. Aku di sini sekarang.

Aku akan menanganinya sekarang. Biar aku saja.

Ya? Dongha, berikan kepadaku sekarang.

Tidak apa-apa.

Berikan kepadaku. Bagus.

Bagus. Kerja bagus.

Kerja bagus.

Kemarilah.

Kemarilah.

- Kerja bagus. - Sial.

Berdirilah.

Kim Gukho!

Jangan bergerak!

Kuperingatkan kau.

Jika kau tetap maju, akan kutembak.

Jangan bergerak!

Sialan! Tolong hentikan! Dasar keparat!

Saat memikirkan putriku, aku ingin membunuhnya melebihi kalian.

Aku ingin mengarahkan pistol ke kepalanya dan menarik pelatuknya.

Tapi aku tak bisa! Kenapa?

Karena!

Karena aku polisi!

Dasar berengsek!

Apa kalian akan menjadi binatang...

demi membunuh binatang itu?

Semuanya...

Tolong letakkan senjata.

Hei! Apa yang kau lakukan?

Nak!

Beri tahu mereka!

Apa yang terjadi jika Ayah suntikkan ini?

Apa yang kau lakukan?

Tembak dia!

Tembak! Tembak saja dia!

Bunuh saja dia!

Begitu banyak bajingan yang muncul.

Mereka bekerja keras.

Pastikan kau belajar giat.

Serta baik kepada ibumu.

Ini pasti akhir bagi Ayah.

Sialan, 20 miliar won-ku!

Uangku!

Uangku!

Mundurlah!

Tangkap mereka!

Menyingkir!

Dasar bajingan gila.

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja.

- Bawa dia. - Baiklah.

Ayo pergi.

Hei.

Hei, kau tak apa-apa?

Ya, aku tak apa-apa.

Pergi ke mana dia?

Siapa?

Joongsik!

Hei, Bung!

Dilaporkan bahwa Kim Gukho tewas dari luka tembak

di dadanya sekitar pukul 20.00 semalam di kapel pinggiran Kota Hosan,

hanya dua minggu setelah pembebasannya.

Kim Gukho sudah mati.

Gereja Midian telah mengelolanya sejak 1989.

Tak ada yang tak lazim.

Jadi, maksudmu

panti jompo dan panti asuhan itu

milik orang dalam kondisi vegetatif?

Ya.

Tapi dalam praktiknya, itu dijalankan oleh Seong Junu...

Kudengar dia bahkan bukan pastor.

Ya, dia tidak terdaftar dalam denominasi mana pun.

Pendidikan dan namanya palsu.

Di dalam basis data kita, tidak ada

yang cocok dengan registrasi kependudukan, riwayat finansial, atau DNA-nya.

Jadi, kita hanya tahu penampilannya?

Ya, untuk saat ini.

Apa itu mungkin di Korea?

Di abad ke-21?

Apa kata putra Gukho? Dia melihatnya.

Dia tetap diam.

Benar juga.

Joongsik juga di sana.

Apa dia tak melihatnya?

Benar. Kurasa dia tak lihat.

Ayah...

Ayah...

Sayang.

Apa kau dengar itu?

Dia bicara.

Apa?

Somi baru bicara.

Somi, Ibu dan Ayah di sini.

Somi.

Ibu...

Ya?

Ya, Somi.

Ya, Ibu di sini. Ibu ada di sini.

Katakanlah. Ada apa?

Ada apa?

Apa?

Apa?

Apa? Apa katanya?

Apa katanya?

Tangannya mati rasa.

Dia ingin kau melepasnya. Katanya mati rasa.

- Tanganmu mati rasa? - Ya.

- Anak kita sudah bangun. - Dia bangun.

Putri manis kita...

Putri kita sudah bangun.

Syukurlah.

- Terima kasih. - Terima kasih banyak.

Astaga.

TOTAL SALDO: 20 MILIAR WON KOREA

Hei, Semuanya. Ini aku.

Siap untuk babak berikutnya?

BEBERAPA BULAN KEMUDIAN

Kau siapa?

Di mana dia?

Kau siapa?

Aku tak akan bertanya lagi.

Di mana dia?

Aku tak tahu.

TEKAN ENTER

Kejutan!

Senang melihatmu lagi, Pak Baek Joongsik.

Ada sedikit darah di sini.

Apa aku benar? Baek Joongsik?

Maaf.

Abaikan bahasa Korea-ku. Bahasa Korea-ku buruk, jadi...

Aku punya berita untukmu.

Aku dapat klien baru.

Dia memintaku membunuh

pria bertopeng.

Aku tahu. Kau mengincarnya.

Benar?

Baiklah.

Mendekatlah.

Ini masalahnya.

Lebih baik kau berhenti...

sekarang.

Atau aku akan memburumu dan membunuh semua yang kau sayangi.

Aku tak bercanda.

Jadi, jangan menghalangiku.

Dia milikku.

Diterjemahkan oleh Andrea Altini

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.