Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
translated by razedsgn
ANGEL GUTS: RED VERTIGO
Mayako Katsuragi - Nami
Naoto Takenaka - Muraki
Maaf.
Kamu habis keluar berkencan dengan pria?
Tidak.
Semua akan berantakan kalau kamu tidak beristirahat.
Iya.
Writer & Director Takashi Ishii
Aku harus bekerja saat libur nanti.
Nami. Aku janji kita bisa pergi nonton film.
Tak apa-apa.
- Ada yang salah? - Huh?
Tidak kok.
Duduklah. Kamu belum beristirahat, kamu pasti lelah.
Aku baik-baik saja. Pekerjaanmu sangat penting.
Siapa ini? Cantik ya?
Yang mana?
Oh, dia.
Dia bekerja sebagai seorang kabaret.
Dia cuma seorang pelacur.
Belakangan ini ada banyak...
... foto dari perempuan itu.
Masa?
Semua berdasarkan selera kepala editor.
Semua bagian dari pekerjaan.
Fotonya bagus ya?
Pengambilan gambarnya sangat cocok dengannya.
Dia percaya padamu.
Nami, apa dia membuatmu cemburu?
Kenapa bertanya seperti itu?
Ini hanya pekerjaan.
Pekerjaan yang melibatkan banyak wanita disekelilingku.
Itu tak penting bagiku.
Itulah kenapa aku membantumu. Aku mempercayaimu.
Baguslah kalau begitu.
Ada yang aneh.
Apa dibawah sini?
Hentikan. Kita tak punya waktu untuk itu.
Nami, jika kamu ingin bekerja denganku
Aku tak akan memotret gadis lain lagi.
Pekerjaa itu bukan untukku... memperlihatkan tubuhku.
Tapi semua tentang Nami...
... selalu foto Nami yang kuambil.
Dipikiranku hanya kamu Nami.
Aku sangat senang.
Jangan khawatirkan aku. Aku percaya padamu.
Bukankan ini nikmat?
- Biarkan aku merasakannya. - Aku tak mau.
Apa kita punya banyak waktu?
Bagus sekali, Nami. Hebat.
Nami, kau sangat cantik.
Kenji.
Ada apa?
Dia jadian?
Kamar 203? Akan aku cek.
Kau tak apa?
Harus semangat.
Ada apa?
Ada sesuatu...
...sesuatu yang...menggantung.
Dari penismu?
Seperti ada yang basah yang keluar.
Akan kuatasi.
Ada yang terlepas.
Pasti tak akan terlepas lagi.
Baguslah.
Istirahatlah.
Yang penting tidurlah.
Iya.
- Bilang aku tak ada disini. - Baiklah.
Hello.
Hari ini dia tak kesini.
Iya. Trims.
Orang yang kemarin lagi?
Sepertinya bukan.
Tapi belakangan ini...
... ada banyak orang...
... yang bertanya apa ada Muraki disana?'
Mereka seperti tak sabaran.
- Apa benar yang mereka katakan? - Tentang apa?
Kemarin, kau kabur membawa uang milik...
... investor perusahaanmu.
Ini karena mereka memecatmu.
Itu gila.
Apa aku akan melakukan hal yang seperti itu?
Semua baik-baik saja kan? Sarang burung yang kuinvestasikan padamu?
Apa pernah aku mengecewakanmu?
Hey, ayo kita minum bersama.
Barnya tutup. Jangan diangkat.
Ayo duduk, kita minum.
Kenapa tidak?
Kau tak akan mengecewakanku.
Gelasmu?
Aku adalah pembawa keberuntungan bar ini.
Sepertinya begitu.
Tapi tidak saat ini.
Tak ada gunanya berkata begitu.
Bukankah ini sama dengan kisah yang dulu.
Sentuhan ajaib itu telah menghilang.
Tapi denganmu...
...semua mungkin jadi lebih baik.
Bagaimana dengan investasi 100,000. Pasti bertambah 3 kali lipat dalam 6 bulan.
Baiklah, sudah diputuskan.
Ada apa denganmu?
Hanya karena istrimu meninggalkanmu, kau pikir aku...
Kau mau aku bermain jadi istrimu?
Kau tahu itu.
Jangan lakukan itu.
Jangan lakukan itu disini.
Kau mau kemana?
Pipis.
Bukannya tadi sudah?
Tunggu... Mama...tunggu.
Mama. Mama. Mama.
Apa itu?
Jadi kamu disini ya?
Jangan khawatir.
Aku inti dari perusahaan itu.
10 atau 20 juta yen bukan apa-apa bagi mereka. Mereka bisa mengatasinya.
Oh, aku kesakitan.
Berikan tanganmu.
Kau tak pernah menyerah, ya?
- Disini Muraki,,, - Kau pikir ini jam berapa?
,,,Saat ini kami tak dirumah, Silakan tinggalkan pesan anda,
Aku tak menginvestasikan 20 juta yen untuk kesenanganmu.
Meski harus membunuhmu, kau harus mengembalikan uang itu.
Haruskah aku bakar rumahmu. agar kau bisa mengklaim asuransi?
Jual saja istrimu ke germo.
Dia sudah pergi.
Ya. Ada apa?
Saya sakit.
Aku.
Singkirkan.
Pelacur.
Dia sudah... ... menunggumu.
Baiklah. Akan kulakukan.
Aka kulakukan karena aku sudah tak tahan.
Apa yang terjadi?
Bukannya tempat ini sudah tutup.
Dokter. Tolong panggil dokter.
Nona Tsuchiya.
Kenji, sayangku.
Tolong aku, Kenji. Tolong.
Kenji, sayangku, tolong aku.
Lebarkan lagi.
Begitu.
Sangat indah.
Tarik kencang celana dalammu. Tarik yang kencang.
Lagi. Lagi. Lagi.
Perlihatkan selangkanganmu.
Sudah cukup.
Aku sudah basah.
OK.
Tolong. Kenji. Tolong aku.
Apa yang kau lakukan? Dasar genit.
- Tunjukkan padaku. - Tunjukkan apa?
Konyol.
Tidak mau.
Apa itu? Dasar nakal.
Kamu pasti selalu melakukan ini dengan istrimu?
Aku belum menikah.
Dan aku juga merasa tak ingin menikah.
Kau orang yang seperti itu?
Itulah pengorbanan seniman.
Lantas...
Jam berapa dia datang?
Kita masih punya waktu 4 jam.
Buatkan aku yang enak.
Aku lapar.
Aku mau pulang. Aku tak ingin bertemu dengannya.
Hey, seperti apa istrimu. Perawat...?
Sudah sering kukatakan padamu, dia cuma perempuan biasal?
Bukankah sudah kukatakan jangan merusak sesuatu?
Oi, Nami...
Siapa? Tuan Miyao?
Benar begitu, kan?
Kau terlalu berlebihan.
Kau seharusnya jangan mengada-ada.
Bukankah dulu aku sudah pernah membantumu?
Karena apa yang kau katakan di telepon, istriku pergi meninggalkanku.
Jangan lagi, kumohon.
Hello.
Boss... maaf...
Selamat pagi. Ya. Ya.
Itu betul... OK.
Ada apa tentang pemecatan?
Jadi ...
Tapi hal ini bisa terjadi ke siapa saja.
Huh... Kenapa...? Eh?
Dengan Muraki,
Saat ini kami sedang tak dirumah, Silakan tinggalakan pesan anda,
Penipu sialan, kau masih hidup?
Kau bakal mati.
Dasar bodoh!
Fakta bahwa aku mengambil 3 juta yen tak akan mampu menghentikanku.
Aku hanya perlu menyimpannya bersamaku.
Aku akan melewati krisis ini, atau hidupuku akan...
Kesialan selalu menghampiriku.
Kali ini tak direncanakan.
Tsuchiya, Nami.
Dan ini tanda pengenalnya.
Bersama mayat ini sangat mengganggu.
Ya? Lembaga Keuangan Kangyo.
Dengan Ohkawa.
Aku... Muraki.
Ah.
Apa bos disitu?
Kata resepsionis dia sedang keluar, ada kunjungan bisnis.
Kau masih disitu... Ohkawa?
Apa yang telah kau lakukan...?
Menyerahkan diri saja langsung ke polisi.
Skandal itu membenani kita semua.
Hey, kau.
Hidupku sedang kesusahan.
Kau salah paham.
Tunggu.
Kumohon tunggu!
Kumohon tunggu!
Kau baik-baik saja?
Kumohon dengar penjelasanku.
Tidak!
Aku mengerti.
Aku tak akan menyakitimu.
Pergi.
Jangan mendekat.
Begitu caramu menolongku?
Ada rumah sakit bagus disekitar sini. Kenapa tak membawaku kesana?
Kenapa? Kenapa kau seperti ini?
Bagaimana jika aku mati?
Sebegitu bencinya kau padaku?
Jangan macam-macam denganku.
Aku tak akan membiarkanmu.
Kau tahu berapa banyak keuntungan yang kuhasilkan untuk perusahaan?
Mereka bergantung padaku.
Hidupku jadi stres gara-gara kepentingan mereka
Tak salah lagi... begitulah adanya.
Jangan menganggapku bodoh.
Siapa aku...? Menurutmu siapa aku?
Inilah aku.
Inilah aku.
Inilah aku.
Tak akan kubiarkan.
Sial!
Aku tak bisa ereksi.
Aku tak bisa.
Aku tak bisa!
Sial.
Aku tak bisa.
Aku tak bisa.
Mungkin...
Aku tak ingin tidur sendiri
Aku hanya ingin di dekatmu.
Bahkan meskipun kau sedang tak sadar.
Mungkin.
Tapi itu salah.
Mungkin...
...ini salah... aku ingin bercinta...
Kupikir... jika aku bercinta...
... hidup sialku akan berakhir.
Aku orang yang egois.
Aku minta maaf.
Bisakah kau memaafkanku?
Jangan sentuh.
Akan kuingat kau.
Akan kusebarkan perbuatanmu.
Akan kuhancurkan hidupmu berkeping-keping.
Kau hanya menganggapku benda.
Menurutmu kau lihat apa aku?
Pria tidak berperikemanusiaan.
Kau takkan kumaafkan.
Segala sesuatunya berat untukku.
Lampunya masih berfungsi.
Mungkin ini tempat geng motor.
Mungkin disini tempat mereka berpesta.
Selamat malam... ini layanan kamar.
Aku membawakanmu makan malam.
Bagaimana menurutmu?
Aku ingat aku membawa ini.
Kau belum makan dari tadi pagi.
Makanlah sedikit.
Aku menemukan ini.
Kau bisa menemukan banyak benda disini.
Cukup untuk tempat kita hidup.
Kita bisa jadikan ini rumah... Sampai mereka menemukan kita.
Apapun yang kau katakan,
aku bersyukur tak ada tellpon disini.
Diluar hujan.
Tak berhenti sejak kita berteu tadi pagi.
Hujan ini tak akan berhenti.
Istriku menghilang.
Orang mengejarku.
TIdakkah mereka begitu?
Aku pialang saham... Aku menjual saham.
Aku bertransaksi 100 atau 200 juta yen setiap hari,
Aku kehilangan pandangan tentang uang...
Saat aku sadar, aku menggelapkan uang mereka ke akun pribadiku.
Sebelum menyadarinya, aku jadi berhutang banyak.
Aku dipecat gara-gara ini.
Mereka menyalahkanku...
... mereka mengejarku dan aku kabur...
Aku merasa semua orang di dunia mengejarku.
Aku ketakutan setiap saat.
Sampai aku tersadar kamu ada di depanku dan... bang.
Maaf, ini tak menjawab...
... apa yang kulakukan padamu saat di mobil...
Saat aku sadar ternyata kau masih hidup,
kepalaku sedang pusing...
Aku pikir...
... itu yang pertama kalinya dalam hidupku...
Lihat.
Ini pemutar kaset.
Apa ini masih bisa?
Ternyata tidak. Baterainya sudah usang.
Kau tak makan? Tidakkah kau menyukai aromanya?
Ada apa?
Apa nafsu makan kamu sudah ada?
Jika sudah kenyang, mungkin kau bisa mulai bicara.
Aku mau kencing.
Kau masih belum memaafkanku?
Baiklah aku mengerti.
Setelah apa yang telah kulakukan...
...aku terlalu banyak meminta.
Hey, meskipun kau lama tak sadar...
... kau benar-benar tak melihat apa-apa.
Aku bisa beristirahat dari kerja.
Aku tak tidur selama 6 tahun.
Akhirnya aku bisa tertidur nyenyak.
Aku mungkin salah, tapi aku bukan orang jahat.
Jika kau mau memaafkanku...
Saat kita kembali ke Tokyo...
...aku bisa melakukan sesuatu, tak banyak, tapi jika aku...
- Aku tak akan kembali. - Apa?
Tak ada tempat pulang bagiku.
Aku sudah seperti gembel.
Aku merasa tak nyaman.
Jika boleh aku ingin mandi air hangat...
... hanya itu yang kumau.
Bagaimana menurutmu?
Bagus... kita pergi sekarang?
Motel bisa? Aku akan menunggu diluar.
Saat kau memandang seperti itu, kau terlihat cantik.
Aku juga akan membelikanmu pakaian. OK?
Jangan pikir aku sudah memaafkanmu.
Tak ada banyak disini...
... tapi ini mungkin cocok untuk kita.
Aku membelikanmu pakaian dalam.
Trims.
Penjual di toko itu memandangku dengan aneh.
Tak pernah ada orang sepertiku yang membeli pakaian dalam wanita.
Penjual yang lucu.
Setelah aku membayar tempat ini, uangku sisa...
Aku akan menggunakan kartuku.
Permisi.
Ada apa?
Aku ingin keramas juga.
- Bisakah kau? - Baiklah.
Kita semua pasti begitu.
Begitulah ceritanya.
Hey, ceritakanlah tentang dirimu.
Aku tak tahu namamu.
Atau tentang kenapa kau di pagi itu berjalan dengan celemek di sakumu.
Apa kau akan bercerita padaku atau tidak?
Kau adalah seorang istri muda.
Kau keluar untuk membeli tofu dan sup miso.
Maaf, aku bercanda.
Kami belum menikah.
Aku seorang perawat.
Aku mengerti.
Pekerjaanku...
... berakhir dini.
Aku sangat lelah, saat perjalanan pulang.
Kau bohong.
Pacarmu membawa perempuan lain.
Tak tidur, aku merasa pusing.
Tak bisa ingat...
... aku lupa semuanya.
Maaf... sudah cukup... maaf.
Pasienku... ingin memperkosaku.
Dan... saat dirumah.
Pria yang sangat kupercaya...
... aku telah salah...
Aku tertabrak mobil...
... dan kemudian mengalami kekerasan.
Aku tak hanya disiksa sekali atau dua kali,
tapi tiga kali dalam sehari.
Maaf.
Kau tak masalah jika aku keluar di dalam?
Aku tak ingin kembali ke Tokyo.
Ayo kita pergi dari tempat ke tempat.
Kita berdua pergi bersama.
Itu ide yang bagus.
Kau sudah bangun?
Terima kasih banyak. Baju ini cocok kan?
Apa ada yang telah terjadi?
Tidakkah ini terlihat bagus?
Iya. Aku berharap bangun sebelum jam 6.
Untuk menarik tunai... dengan kartu kreditku.
Aku minta maaf.
Kau telah membeli ini sebagai hadiah untuku.
Aku sangat...
Kenapa tak kembali ke rumah?
Seseorang yang terbiasa bermain keberuntungan... tak boleh putus asa.
Kau tak boleh menyerah.
Biarkan aku mendampingimu.
Wow, aku merasa senang.
Hey. Hey.
Mmmm?
Tempat yang ber-AC,
kamar mewah, dan kau bebas melakukan apa saja, dimana kau bisa temukan hotel seperti itu?
Apa?
Bukan begitu?
- Ayo. - Ayo.
Dasar tolol.
Apa yang terjadi?
Kita kehabisan bensin.
Maaf...Aku tak menyangka.
Haruskah kita pulang kerumah? Naik taksi dan memakai cek?
Mulai lagi kamu.
Kita masih punya jerigen bensin.
Bukankah disana ada pom bensin?
Ya, aku yakin ada.
Aku akan jalan. Tunggu disini.
Aku tak masalah... pulang ke rumah.
Apa yang kau katakan?
Kita tak akan mendapatkan uang itu besok. Tanpa mobil... Aku pergi.
Aku ikut.
Kumohon, tunggulah disini.
- Hey. - Mmm?
Tak apa.
Ada apa dengan mobil itu?
Jika ada geng motor...
Kau akan turun dari langit dan menyelamatkanku.
Serahkan padaku. Dengan satu langkah aku akan menyelamatkanmu.
Cepatlah.
Mogok,ya?
Kau sangat simpatik.
Dimana?
Disana.
Tenanglah, aku akan mengantarmu kebawah.
Kau yakin? Kau sangat membantu.
Aku akan mengambil mobil. Di sebelah mana?
Sepertinya... Belok kanan di jalan, kemudian...
- Terus. Terus. Stop. - Terima kasih.
Oi, oi, tunggu sebentar.
Cari lap dan lap kotoran ini.
Apa maksudmu?
Aku menyuruhmu untuk membersihkannya.
Bukankah kau yang menyebabkannya?
Menurutmu aku pelakunya?
Aku bilang, kau yang mengotorinya kan?
Maaf. Aku buru-buru.
Apa yang terjadi?
Apa yang kau lakukan? Hey?
Masuklah... atau kau kutinggal!
Nami.
Nami.
Jika aku kembali.
Aku akan menjauh darinya.
Aku akan mencari apartemen.
Akhirnya, semuanya pasti akan lancar, lancar, lancar.
Akan kulakukan yang terbaik.
Dia tak akan kembali, kan?
Jadi, seperti ini akhirnya.
Bisa bunyi.
Aku sendiri lagi...
Apa semuanya akan baik-baik saja?
Cast:
Mayako Katsuragu as Nami
Naoto Takenaka as Muraki
Hirofumi Kobayashi as Kenji
Jun Izumi as Ayumi
Kazuyo Ezaki as Nogawa
Akira Otaka, Akira Emoto & Saeko Kizuki
Producers: Yoshiyuki Kaino & Naoya Narita
Planner: Takashi Sakuda
Cinematographer: Yasushi Sasakibara
Editor: Akimasa Kawashima
Production Design & Art Direction: Terumi Hosoishi
Sound: Yoshiro Sakawa
Assistant Director: Sadaaki Haginiwa
Director: Takashi Ishii
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.