All language subtitles for F.S01E06.1080p.WEB.h264-NOMA_track4_[ind]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Hebat sekali.

Terima kasih.

Mataku!

Mataku...

Kau tidak apa-apa?

Mimpi buruk lagi?

Semua baik-baik saja.

Ibu di sini bersamamu.

Novel hebat Choi Ik-tae...

"Forever Love"...

Terjual sebanyak 2 juta kopi...

Sejak diterbitkan tahun lalu.

Pengarang paling laku...

Telah menimbulkan kontroversi...

Dan memprovokasi diskusi...

Dengan tiap terbitan karyanya.

Terlepas masalah hidupnya...

Kemari dan ayo sarapan.

Popularitasnya terus menjulang.

Dong-joo.

Forever Love adalah...

Kisah cinta seorang pria...

Yang melampaui kematian...

Ingat kataku soal nama warna merah?

Artinya kau ingin mereka mati.

Choi Ik-tae...

Dia tetaplah ayahmu.

Choi Ik-tae...

Tulang ikan!

Maaf.

Aku akan lebih hati-hati.

Duduk, Dong joo.

Aku mau berangkat sekolah.

Mengapa wajahmu sedih?

Rambutmu berantakan.

Kemari, akan aku rapikan.

Kau terlihat kesepian.

Mengapa kau terlihat amat kesepian?

Jangan begitu, ada aku.

Aku tahu.

Tak ada yang lebih mengerikan...

Daripada merasa kesepian.

Kau terlihat cantik.

Seo-woo.

Kepala Sekolah Choi datang!

โ€” Apa kabar, Kalian? โ€” Diam.

Jangan banyak bertanya.

Kau baru masuk sekolah ini.

Lakukan saja yang semestinya.

Hei, ambil bolanya.

Ayo.

Dong joo, bisa lemparkan bolanya?

Terima kasih!

Seo-woo.

Bagaimana menurutmu?

Dong-joo.

Makanlah saat waktunya makan.

Dong-joo!

Ibu bilang, meski kau marah...

Jangan melempar barang-barang!

Selamanya Cinta

Kau tak akan menjawabnya?

Kenapa masih di sini? Tidak pulang?

Ini cantik sekali!

Aku membelinya untukmu.

Sungguh?

Tapi aku tak punya apa-apa untukmu.

Kau tak perlu memberiku apa-apa.

Aku hanya ingin...

Bagaimana penampilanku?

Kau terlihat cantik.

Apa yang kau lakukan nanti malam?

Maukah kau makan malam denganku?

Seo-woo, Tae-seok menunggumu.

Berhenti bicara pada orang itu.

Aku tak boleh bicara pada Dong-joo?

Tak ada yang bicara padanya.

Jangan memanggilnya begitu...

Dia punya nama.

Jangan bicara padanya lagi.

Namanya Dong-joo, paham?

Dia orang aneh.

Berjanjilah kau akan menjauhinya.

Cantik, 'kan? Ini dari Dong-joo.

Kau kenapa?

Kau tak tahu sifat dia sebenarnya.

Apa maksudmu?

Dong-joo itu gila. Jauhi dia.

Kenapa kau berkata begitu?

Dulu ada gadis yang sangat dia suka.

Gadis itu tidak menyukainya...

Dan menyuruh dia tak mengganggunya.

Dong-joo menguntitnya.

Dia memaksanya untuk menikahinya.

Dia mengancam membunuh keluarganya.

Jika gadis itu menolak.

Apa benar Dong-joo melakukannya?

Lalu di mana gadis itu sekarang?

Dia meninggal.

Dia ditemukan tewas di waduk.

Dong-joo tak membunuhnya, 'kan?

Ini tempatnya.

Ini tempat Dong-joo membunuhnya.

Tak ada yang lihat dia mendorongnya.

Tapi semua tahu dia melakukannya.

Aku pulang.

Kau sudah pulang, Sayang.

Sedang apa kau di sini, Dong-joo?

Sudah kubilang itu tak perlu...

Tapi dia ingin membantu ayahmu.

Aku cemas bagaimana kau berbaur...

Di sekolah barumu.

Aku senang kau punya teman baik.

Sebentar lagi malam, Dong-joo.

Kau harus pulang.

Ibumu menunggu di rumah.

Aku sudah menghubunginya...

Aku akan pulang terlambat.

Tetap saja kau harus pergi.

Sebentar lagi malam.

Dia sudah menghubungi rumahnya.

Biarkan saja dia.

Ini sudah malam. Cepat pulang!

Kau menyukai ini, Ayah?

Apa kau geli?

Dong-joo, ikut kami makan malam.

Meski kita masih muda...

Kita tetap bisa menikah.

Itu akan menjadi cara bagus...

Untuk lebih saling mengenal.

Seo-woo. Kau sangat cantik.

Kenapa kau pulang terlambat?

Benarkah?

Kenapa tak jawab panggilan dari Ibu?

Ibu menelepon?

Dong-joo, mulai sekarang...

Kau harus jawab semua panggilanku.

Di mana pun kau berada...

Atau apa pun kegiatanmu, paham?

Pulanglah sebelum pukul 18.00.

Mengerti?

Berjanjilah.

Ya.

Kau harus berkata, "Aku janji."

Baik.

Katakan, "Aku berjanji!"

Aku berjanji!

Aku menyayangimu, Dong-joo.

Hanya kau yang kulihat...

Meski kau mengabaikanku...

Dari napasku yang resah.

Aku dibutakan...

Tapi aku ingin kau melihatku.

Kau tahu kenapa aku mencintaimu?

Karena kau selalu bersamaku.

Jangan khawatir.

Bahkan jika aku mati...

Kita akan tetap bersama.

Sudah kubilang jangan bolos, 'kan?

Kau mau ke mana?

Ke tempat pembersih noda.

Kau janji diam di rumah...

Sepulang sekolah.

Ibu.

Ini baru pukul 16.00.

Aku akan segera kembali.

Aku menyayangimu, Bu.

Lihat, Seo-woo cantik, 'kan?

Ini dia saat ulang tahun pertamanya.

Lihat foto ini.

Dia sangat mungil di foto ini.

Lihat jepit rambut dan kaus kakinya.

Lihat ini. Lihat senyum itu.

Aku pulang.

Kenapa pulang terlambat?

Kau menggambar di ruang seni lagi?

Dong-joo telah menunggumu.

Sudah kubilang...

Jangan biarkan siapa pun masuk.

Dong-joo bukan orang asing.

Dia temanmu.

Kami tidak begitu dekat...

hingga dia bisa datang begitu saja!

Kenapa kau sangat kasar padanya?

Aku tidak kasar. Dia yang kasar...

Pada keluargaku dan aku.

Keluar.

Keluar dari rumahku sekarang!

Aku juga mencintaimu!

Aku akan menikahimu.

Aku benci caramu menatap, bicara...

Dan sikapmu! Kau menjijikkan!

Lebih baik aku bunuh diri...

Daripada menikah denganmu.

Panggilan tidak dijawab.

Silakan menghubungi lagi nanti.

Panggilan tidak dijawab.

Silakan menghubungi lagi nanti.

Panggilan tidak dijawab.

Silakan menghubungi lagi nanti.

Hanya kau yang aku lihat...

Meski kau mengabaikanku...

Dari napasku yang resah.

Aku dibutakan...

Tapi aku ingin kau melihatku.

Aku menunggu, tidak takut.

Buta, tapi tidak tersesat.

Di mana pun, di situasi apa pun...

Terikat oleh takdir...

Kita akan selalu bersatu.

Ibu. 102 Panggilan Tak Terjawab.

Kami berusaha temukan putramu...

Putraku sudah lebih 20 jam hilang.

Kenapa belum ditemukan?

Ada banyak laporan remaja kabur...

Putraku tidak kabur!

Berapa kali harus kukatakan?

Apa putramu bermasalah...

Di sekolah atau di rumah...

Aku mau kau bertindak...

Dan cari putraku sekarang, Bodoh!

Dong-joo, itu kau?

Dong-joo!

Kami dari Kantor Polisi Hongchun.

Kau ibunya Choi Dong-joo?

Dong-joo...

Kami datang kemari...

Karena kau tak bisa dihubungi.

Maafkan aku.

Putramu ditemukan tewas di waduk.

Hei, tunggu.

Anak yang malang.

Lihatlah...

Putramu berubah menjadi mongdal.

Anak yang malang.

Dia mati sebelum sempat menikah.

Kini dia mengembara di alam fana.

Dia menjadi mongdal (hantu perjaka).

Adakan pernikahan untuknya.

Tapi tak bisa hantu wanita mana pun.

Mongdal harus menikahi...

Hantu gadis yang suci dan bersih.

Tubuhnya tak boleh dikremasi.

Harus gadis dengan tubuh masih utuh.

Beberapa hari lalu...

Siswi SMA bunuh diri di sekolahnya.

Ibunya mengubur dia...

Di Pemakaman Mang-wu.

Temukan dia sebelum tubuhnya rusak.

Untuk menikah, kau butuh rambutnya.

Hari ini, dua jiwa yang indah...

Yang telah mengembara di Surga...

Akan bersatu.

Hari ini...

Perjaka, Choi Dong-joo...

Dan gadis, Kim Jin-suk...

Bersatu dalam ikatan perkawinan...

Dan akan hidup bersama...

Selama-lamanya!

Ibu!

Dong-joo...

Ibu!

Aku membencinya.

Aku membencinya! Aku membencinya...

Aku membencinya!

Dong-joo! Apa yang membuatmu sedih?

Katakan pada Ibu.

Ibu.

Aku membenci wanita yang kunikahi.

Ibu...

Dong-joo...

Seo-woo.

Aku ingin mengembalikan foto ini.

Maaf. Dong-joo pasti mengambilnya.

Tidak, tidak apa-apa.

Tapi itu milikmu.

Meski itu foto lama...

Sebaiknya kukembalikan padamu.

Sebenarnya, aku juga menyimpan...

Sesuatu milik Dong-joo.

Maafkan aku.

Kau tidak perlu meminta maaf.

Kini Dong-joo akhirnya bisa pulang.

Seharusnya kukembalikan sedari awal.

Tidak apa-apa.

Kuharap kini dia sudah tenang.

Kuharap begitu.

Seo-woo.

Ada yang ingin kutunjukkan padamu.

Ikut denganku.

Terima kasih untuk makanannya.

Kuharap kau suka.

Aku sangat suka steik.

Itu juga makanan kesukaan Dong-joo.

Aku minta maaf soal Dong-joo.

Dong-joo lebih baik...

Dari yang orang-orang pikirkan.

Semua orang menjaga jarak...

Karena merasa takut padanya.

Tidak perlu meminta maaf.

Seharusnya...

Aku lebih memperhatikannya.

Maaf aku tidak bisa menjadi...

Teman yang lebih baik untuknya.

Maaf.

Seo-woo.

Ada yang ingin kutunjukkan padamu.

Bisakah kau nyalakan lampunya?

Seo-woo...

Mati bukan berarti...

Semua telah berakhir.

Sebentar lagi kau akan...

Menikah dengan Dong-joo.

Datanglah ke rumahku.

Aku butuh bantuanmu.

Ibu Kepala Sekolah Choi?

Ibu Kepala Sekolah Choi?

Ibu Kepala Sekolah Choi!

Apa yang kau lakukan?

Choi Ok-bin.

Apa kau membunuhnya?

Kau bilang padaku...

Putraku tak suka...

Gadis yang dinikahinya.

Apa kau sudah gila?

Aku tak menyuruhmu membunuh orang.

Kau seharusnya mencari...

Mayat gadis untuk jadi istrinya.

Kenapa kau memintaku kemari?

Aku terus melihat gadis itu.

Tolong singkirkan dia.

Lihat!

Dia ada di sana.

Seo-woo ada di sana.

Aku akan bayar berapa pun padamu.

Aku mohon.

Tolonglah!

Aku tak mau membuang waktuku...

Untuk yang kedua kalinya. Kau gila.

Hanya kau yang kulihat...

Oleh mata batinku...

Bahkan saat kau berbalik...

Pada desah gelisahku.

Aku dibutakan...

Namun aku ingin kau melihatku.

Aku menunggu, tak takut.

Tak terlihat, namun tak tersesat.

Aku mencintaimu, Ibu.

Karena tak peduli...

Tempat atau keadaannya...

Yang terikat oleh takdir...

Kita akan selalu bersama.

Makanlah.

Aku ingin makan dengan putraku.

Makanlah.

Putramu sudah mati.

Putraku belum mati.

Dong-joo?

Ayo makan.

Cepat makan!

Dong-joo?

Tokoh, lokasi, kejadian, dan nama adalah fiktif.

Kesamaan yang ada tak disengaja.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.