All language subtitles for F.S01E02.1080p.WEB.h264-NOMA_track4_[ind]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Orang-orang jepang...

Makan dan tidur di atas tatami...

Sejak zaman dahulu.

Perasaan dan emosi...

Yang terjadi di dalam rumah...

Meninggalkan bekas di atas tatami.

Perlahan masuk ke lapisannya...

Selama waktu yang panjang.

Tidak hanya kebahagiaan...

Tapi dendam dan kebencian juga.

Terkutuk

Pembantaian Keluarga Shinomiya

Orang-orang Jepang...

Makan dan minum di atas tatami...

Apa rasa takut dan kebencian...

Yang keluarga Shinomiya rasakan...

Di saat mereka sekarat...

Masih ada di tatami mereka?

Shibata: Bagaimana artikelnya?

Aku akan mengirimnya...

Untuk diperiksa dan disunting...

Setelah aku selesai.

Shibata: Rapatnya hari Rabu.

Shibata: Bisa pukul 21.00 ini?

Maaf, bisakah kita undur?

Aku butuh lebih banyak waktu...

Untuk menulis artikel ini.

Shibata: Tak perlu begitu detail.

Ya, tapi aku ingin menulisnya...

Dengan benar.

Shibata: Tunggu, jangan bilang...

Kau mau bermalam di sana?

Rencananya begitu.

Shibata: Kenapa kau...

Amat terobsesi dengan artikel ini?

Kenapa orang-orang Jepang...

Kenapa aku begitu...

Di...

Sini.

Ibu

Ayahmu meninggal dunia

Makoto?

Terima kasih banyak atas bantuanmu.

Aku sangat berterima kasih.

Permisi. Boleh aku bicara kepadamu?

Ayo kita bicara di sana.

Aku mohon permisi.

(Kau sudah pulang.)

(Apa kau lapar?)

(Kau ingin makan sesuatu?)

(Tidak, aku baik-baik saja.)

Baiklah.

Bilang saja padaku bila kau lapar.

Direktur pemakaman butuh sebuah...

Foto ayahmu, untuk foto pemakaman.

Bisa kau ambilkan album keluarga?

Terima kasih.

Di foto, ayahmu terlihat galak.

Saat itu kau lucu sekali, Makoto.

Maukah kau tetap terjaga...

Menjaga jenazah ayahmu malam ini?

(Ingin kugantikan berjaga?)

(Kau harus beristirahat.)

Di sini.

Makoto.

Astaga.

Kau terluka.

Kasihan.

Pasti sakit sekali.

Berdarahnya banyak sekali.

Sudah kuduga hari ini akan datang.

Ibu tahu suatu hari...

Kau akan mengetahuinya.

Jujur saja.

Ibu tidak peduli dengan semua itu.

Antara rumah atau warisannya.

Tapi ayahmu tak bisa melepaskannya.

Jadi Ibu bilang padanya...

"Jika kakaknya tak mau memberi...

Ambil saja darinya."

Dan seperti inilah...

Cara kakaknya mati.

Noda di tatami.

Menyerah sajalah.

Kakak.

Aku tak suka lakukan ini padamu.

Kau adalah anak pertama.

Semua menyayangimu, hanya untuk itu.

Kau punya semuanya untuk sendiri.

Aku telah hidup...

Dengan ketidakadilan seumur hidupku.

Kakak.

Jadi boleh?

Turuti aku saja, aku mohon.

Astaga, maaf.

Baiklah, ayo tulis.

Hanya setengah, itu sudah cukup.

Ayo, tulis di sini.

Katakan padaku.

Kau mau apa...

Jika dapat setengah warisan?

Kau bahkan tak punya pewaris.

Kau menikahi wanita mandul...

Yang tidak berguna.

Teganya kau mengatakan itu!

Ayo tulis sekarang!

Kau harus tahu posisimu!

Aku kepala keluarga!

Aku adalah kepala...

Ayahmu tak pernah tersenyum lagi.

Tapi itu tidak apa-apa.

Karena...

Kau hadir dalam hidup Ibu.

Cepat, pakaikan itu di kepalanya.

Minggir.

Buka!

Buka pintunya!

Buka!

Buka pintunya!

Hentikan!

Hentikan!

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Ibu!

Anak ini...

Milikku.

Dia anugerah dari Tuhan.

Anakku...

Ibu sudah begitu lama menantimu.

Ibu menanti begitu lama.

Anakku.

Ibu sangat senang...

Kau datang padaku, Makoto.

Ibu sangat menyayangimu!

Makoto, terima kasih banyak...

Karena telah datang padaku.

Tapi kurasa...

Ini saatnya mengembalikanmu.

Tidak perlu merasa takut.

Ibu akan ikut bersamamu.

Baiklah...

Ayo.

Di sini.

Bagus! Aku dapat kesepakatan...

Yang sangat bagus

Tidak, aku seharusnya menawar...

Lebih baik lagi

Ibu Tetangga, kenapa tidak keluar?

Tidak bisa, ada monster di luar

Sembunyikan wajahmu...

Dengan panci dan keluarlah

Tidak bisa, aku tak punya panci

Tutupi badanmu dengan selimut...

Dan keluarlah

Tidak bisa, selimutku sobek...

Dan compang-camping

Berikan anak itu padaku

Tidak, aku butuh anak itu

Kalau begitu, anak ini saja

Tidak, aku juga butuh anak ini

Ayo kita pilih bersama

Ya, ayo

Kaulah orangnya.

Tokoh, lokasi, kejadian, dan nama adalah fiktif.

Kesamaan yang ada tak disengaja.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.