Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
ENAM HARI KEMUDIAN
Oke.
- Apa-apaan ini? - Tenang. Jangan bergerak.
Kau buat blunder besar.
Diam.
Cepat. / Sialan.
Buka pintunya. Diam kau.
Hati-hati jaketku, masih baru. / Diam!
Dengar, kau beri tahu saudaramu,
kutembak kepalamu, mengerti?
Oke, kau bosnya.
Pelan-pelan.
Yo!
Ingat minuman es labuku?
Jangan!
Berani ambil, dia mati. Angkat tangan!
Bodoh sekali kau. Tahu siapa kami?
Ya, aku tahu. Januari lalu,
ibu dan anak tak bersalah kalian tembak.
Membunuhnya. Di Newark.
Kata siapa? Kau siapa?
Kubawakan sesuatu.
Tapi lihat dulu ini.
Lihat?
Tidak!
Tidak!
Sial. Tidak.
Tidak. Sialan!
Sialan.
Jangan mati. Jangan mati!
Sialan. Lihat aku.
Lihat, sialan, kau tak boleh mati!
Harus ada penerus.
Kalau kau mati, semuanya berakhir. Lihat aku!
Jangan mati, brengsek!
Tidak.
Oh tidak.
Tidak.
Sialan.
Sialan!
Sialan, sudah tidak ada lagi penerus!
Sialan.
Tidak!
- Kau siapa? - Bukan siapa-siapa.
- Kau siapa sebenarnya? - Aku Lewis.
- Aku sebenarnya bukan siapa-siapa. - Sedang apa kau di sini?
- Jangan tembak. - Jawab!
Kenapa kau di sini?
Aku cuma beli barang.
Aku benci sama mereka juga!
Aku benci sekali, apalagi dia!
Tolong, jangan tembak.
Aku tak tahu ada orang lain di sini!
Masa bodoh.
Ternyata ada orang lain di sini!
Kukacaukan semuanya.
Sudah kukacaukan semuanya, maaf.
Ini tak ditujukan padamu.
Apa?
Ini tak ditujukan padamu.
Apa yang tak ditujukan padaku?
Maaf. / Apa? Apa yang... Sialan.
Maaf untuk apa?
Sialan.
- Maaf. - Apa?
Yo,
siapa dia?
Oh sial.
Sialan!
Kuncinya sama siapa?
Ayo! Sialan!
- Jangan tembak! - Sial.
- Sialan! Alexi dan Yev mati! - Sialan.
Tangkap bajingan itu!
Buka!
Dobrak pintunya!
Dobrak!
Cepat!
Cepat!
Tembak bajingan itu!
Masalah beres.
Terima kasih semuanya. Setahun lalu,
penyanyi dan bintang pop Skye Riley...
hampir kehilangan nyawanya setelah kecelakaan mobil.
Kecelakaan tersebut menewaskan...
aktor Paul Hudson.
Hadirin sekalian, hari ini untuk...
wawancara pertamanya sejak kecelakaan,
sambutlah Skye Riley.
Astaga, Drew!
Makasih banyak sudah mengundangku.
Senang sekali bisa bersamamu di sini.
Jujur, kau memang cantik dilihat langsung.
- Astaga. Kau juga. - Rambutmu... Aku suka sekali.
Astaga. Rambutku. Cuma coba gaya baru.
Sepertinya tidak cocok. / Bagaimana?
Astaga.
Sepertinya jawabannya sudah jelas.
- Tadi kau umumkan jadwal tur baru... - Ya.
yang dimulai minggu depan...
di New York. Apa ini kembalinya semangatmu?
Ya, ada banyak perasaan campur aduk kali ini.
Tahun lalu, kau berhasil meraih Grammy.
Lagi di tengah-tengah tur besar.
Lalu kau menghadapi masa sulit.
"Masa sulit" mungkin masih kedengaran baik.
Bisa ceritakan sedikit tentang...
yang kau alami waktu itu.
Tur itu membuatku sangat stres...
dan tertekan.
Bukannya minta bantuan...
aku malah terjerumus ke...
narkoba, miras, dan banyak kekhilafan.
Sampai aku benar-benar kehilangan kendali.
Di kesempatan ini, aku mau...
minta maaf ke penggemar,
orang-orang terdekat dan timku.
Semua yang percaya dan mendukungku.
Aku sudah mengecewakan kalian...
Aku janji...
tidak akan mengulanginya lagi.
Terima kasih.
Kau sempat dirawat di rumah sakit. Setelah keluar,
bagaimana kehidupanmu berubah?
Aku banyak introspeksi.
Belajar menikmati hidup tanpa pengaruh apapun.
Dan aku...
Rasanya bersyukur sekali punya kesempatan kedua,
dan tak mau menyia-nyiakannya.
Mobilnya sudah siap di luar.
Cukup ramai.
Skye!
- Namaku Ashley. - Salam kenal.
Wawancaranya bagus sekali tadi.
- Kau tampil sangat anggun. - Ya.
Skye, Instagram dan TikTok-mu...
lagi viral.
Sudah jadi trending urutan 2 di Twitter.
Bagus.
Fokus!
Kau tak apa?
Apa yang terjadi?
Kau terluka?
Ya, aku tak apa.
Tak apa. Tadi aku salah gerakan.
Istirahat dulu, semuanya. Ambilkan es.
Anton, aku baik saja.
Skye. / Bisa kita coba lagi?
- Aku mau ini sempurna, oke? - Oke.
- Ayo. - Kita mulai lagi.
- Berbaris! - Ulangi dari awal.
- Ya. - Ulang dari awal.
Musik.
Sial!
Sebentar!
Ya, masuk.
Hei.
Kau tak apa?
- Kau siap? - Ya, Bu.
Aku butuh waktu sebentar.
Kau pantas bahagia hari ini.
Aku tahu.
Aku senang.
Bagus.
Kami siap kapan saja.
Latihan terakhir dijadwalkan hari Rabu.
Pagi-pagi kita langsung ke lokasi.
Fitting, sesi foto,
cek panggung, lalu temu fans.
Setelah pulang, langsung tidur.
Bakal sibuk esok hari.
- Sudah malam buat nanya ini? - Tak masalah.
- Boleh mampir nanti? - Boleh.
- Aku boleh ke sana? - Datanglah.
Aku mampir ya?
Dan ingat, besok Darius datang.
Dia akan hadir saat pembukaan.
Pastikan dia disambut dengan baik.
Label menggelontorkan dana besar tur ini.
Apa aku pernah tak bersikap baik sama Darius?
Darius jelas mengagumimu.
Jangan lupa siapa yang biayai semua ini.
Langsung tidur, Skye.
Selamat malam.
Nona Riley.
Hei.
Apa-apaan ini, Lewis?
- Apa maumu? - Vicodin! Hanya Vicodin.
- Buat nyeri, seperti terakhir kali. - Persetan!
Mana mungkin Skye Riley datang ke sini.
Kau sms suruh datang.
- Apa? - Apa?
- Apa? - Apa?
Aku tak ingat kalau aku sms.
Kenapa aku tidak ingat?
- Sialan. - Aku tidak tahu.
Lepaskan aku.
Lepaskan aku!
Sial.
Astaga. Maafkan aku.
Aku lagi apes minggu ini.
Paling apes!
Lewis, itu pedang apa tadi?
Apa? Pedang apa?
Oh, pedang itu.
Aku minta maaf.
Aku harus lebih berhati-hati sekarang.
Aku lagi mengalami kejadian yang bikin bulu kuduk berdiri.
Oke? Seram sekali,
rasanya ada di rumah berhantu.
Hei..
percaya hal-hal aneh begituan?
- Aku pergi dulu. - Apa? Tidak!
Kumohon tinggallah. Aku harus bagaimana?
Skye Riley di sini, dan Lewis bertingkah gila?
Senang sekali bisa bertemu. Mari.
Aku akan tenang. Silahkan duduk.
Anggap rumah sendiri. Maaf kalau berantakan.
Tadi minta apa?
Mau Vicodin? Bukan?
Ya. / Tenang, aku ambilkan.
Mau yang lain? Ada ketamin.
Molly enak, dan beberapa lainnya...
Aku tak tahu ini apa. / Vicodin saja, buat punggungku.
Oh, ya, punggungmu.
Pasti sakit sekali. Aku benci itu.
Duduk dulu, aku segera kembali.
Tenang saja, aku segera kembali.
Aku segera kembali.
- Astaga. - Kau harum sekali.
Kangen rasanya, Skye Riley!
Vicodin. Apa-apaan kau ini?
...kemungkinan suhu tetap dingin atau membeku...
Apa-apaan ini?
Sial.
Inilah pandangan kami tentang semuanya.
Udara dingin tidak berubah.
-...sebelah utara wilayah.... - Freddy. Cuma salju.
Salju ini bukan badai besar...
atau sesuatu yang berbahaya. Hanya salju pertama tahun ini.
Di dunia hiburan, Skye Riley kembali tampil...
setelah setahun absen pasca kecelakaan...
tragis yang menewaskan aktor Paul Hudson.
Hudson mengemudi setelah pasangan...
tersebut menghadiri pesta privat, di mana keduanya dikabarkan mabuk.
Insiden itu terjadi...
saat Riley sedang tur besar,
dan saat itu ada gosip...
soal dia kecanduan narkoba.
Apalagi foto penyanyi itu sempat...
viral beberapa minggu sebelum kecela...
Lewis, besok aku harus bangun pagi-pagi...
Lewis!
Orang ini.
Lewis, apa-apaan ini?
Lewis!
Sumpah kalau kau main-main...
- Astaga! - Skye!
Kau kenapa, Lewis?
Kenapa kau ada di sini?
Apa?
- Tidak! - Apa? Ada apa?
- Menjauh dariku! - Apa yang terjadi?
Tidak!
Sial.
Lewis? Sialan!
Bagaimana ini, Lewis, kuhubungi ambulans? Sialan.
Lewis! Lewis? Apa-apaan ini?
Lewis?
Sialan!
Sial. Kau overdosis.
Sial! Sialan!
Lewis?
Oke.
Sialan.
Sial.
Sialan.
Astaga.
Bagaimana, Skye?
Skye?
Apa kau dengar?
Apa?
Ya.
Ini penting.
Aku dengar. / Kau tak apa?
- Kau tampak capek. - Makasih, Bu.
Pola tidurmu yang teratur sangatlah penting.
- Joshua, ambilkan air. - Tidak usah.
Harus ada yang membantu mengurus keperluanmu lagi.
Sudah bicarakan tur ini dengan Gemma?
Gemma takkan mau dengar, Bu.
- Sudah kau hubungi? - Belum.
Dia sahabatmu. Pasti akan memaafkan...
apa pun masalah kalian.
Kau sudah berubah jauh sejak tahun lalu. / Tolong, jangan bahas ini lagi.
Yang jelas, teman sejati itu susah dicari.
Dulu Gemma membuatmu lebih baik.
Aku bersedia bantu apa saja...
untuk Skye. Kau mau...
- Aku tidak mau. - Kau harus banyak minum.
Bisa berhenti?
Oke.
Bukan kalian, maaf.
Masuklah!
Hai, Darius!
Cuma mau nyapa bintang rock kesukaanku.
Aku mau memelukmu, tapi tak bisa ke mana-mana.
Tenang. Aku yang ke sana. / Lihat dirimu.
- Hei, Elizabeth. - Hai.
- Hei, Darius. - Hei, kawan.
Keseruannya mulai terasa.
Astaga. Aku senang sekali.
- Aku mau minta tolong sedikit. - Baik.
Besok malam ada acara makan malam amal untuk Music Inspires Hope.
Yayasan untuk anak-anak kurang mampu.
Interscope Records sudah banyak membantu yayasan ini.
Ini memang mendadak, tapi kuharap kau mau...
jadi presenter khusus.
Aku tahu kau sibuk, tapi tidak ada karpet sambutan,
media, dan tidak ada yang mengganggu.
Acara ini hanya tentang anak-anak. / Ya.
Pidatomu sudah disiapkan. Cukup tersenyum...
dan baca dari teleprompter.
Mana bisa kutolak?
Nomor tiga.
Mari mulai dari 70.
Baik, Skye.
Aku suka ini.
Potret lagi.
Lagi.
Lagi.
PERGILAH. MAKAN ITU TAI, JALANG
"Hei..."
Bagaimana kabarmu...
Pesan Tidak Dikenal
Kau di apartemen Lewis Fregoli semalam?
Apa-apaan ini?
Sialan orang itu.
Ayo.
Fokus.
Fokus.
Astaga!
Bisa ketuk dulu?
Sudah, tapi kau tak jawab.
Kenapa teriak?
- Tadi ada laba-laba. - Maaf, ada laba-laba di sini?
Tanya bilang ada masalah kostumnya.
Aku tak mau pakai ini.
Aku suka ini. Kenapa tak mau?
Tolong tunjukkan ke dia.
Baju ini akan tembus pandang di panggung. / Terus?
Aku tak nyaman kelihatan begini di depan banyak orang.
Kau terlalu lebay.
Skye, bekas lukamu itu benar-benar keren.
- Keren. - Serius.
Jujur, ini penampilanmu yang terbaik.
Aku tak mau pakai.
- Silakan. - Terima kasih!
Ayo, foto dulu.
Boleh pose yang sama?
Tentu. Mau pose apa?
Seperti...
Oke.
Kembar. Imut sekali.
Terima kasih. Makasih sudah datang.
- Terima kasih. - Siapa berikutnya?
"Too Much For One Heart" membantuku...
bangkit dari patah hati terparah.
Kau seperti perwujudan jiwaku...
Boleh peluk tidak?
Astaga, ya!
Skye, dengarkan SoundCloud-ku.
Siapa produsermu?
Oke, bro, foto sekarang.
- Bagus. - Bisa satu foto vertikal lagi?
Astaga, itu...
Keren sekali.
Bisa tandatangani ini, "Untuk Alfredo..."
Alfredo...
"...cinta...
Skye."
Ya.
Silakan.
Oke, ayo foto.
Aku penggemar berat.
Makasih sudah datang.
Aku bisa rasakan kesedihanmu.
- Maaf, apa? - Aku bisa bikin kau bahagia.
Kita bakal bahagia bersama. / Oke, kurasa cukup.
Kau cantik sekali.
Kulitmu cantik sekali!
- Lepaskan aku! - Kulit cantik!
Skye, aku mencintaimu!
Aku mencintaimu, Skye!
Skye, aku mencintaimu!
Teman-teman, tunggulah sebentar.
Kau tak apa?
Mau istirahat?
Yakin? / Kita selesaikan saja.
Hei, Skye.
- Semuanya baik saja? - Baik.
Oke, siapa berikutnya?
Hai. Siapa namamu?
Kaosmu cantik sekali.
Mau kutandatangani?
Oke. Kalau foto?
Bagus sekali.
Oke, satu, dua...
Senyum.
Oke.
Yang ini mantap.
Kau di apartemen Lewis Fregoli semalam?
Ini Gemma. Abaikan saja.
Hai!
Hai, ini aku.
Aku selalu memikirkanmu dan...
dan ingin sekali...
meminta maaf atas semuanya.
Tapi aku tak tahu apa kau mau bicara denganku.
Hubungi aku? Kumohon?
Aku kangen.
Sial.
- Hei! - Hei.
Apa kabarmu?
Baik.
Kaget saja kau menghubungiku.
Aku tahu. Maaf tiba-tiba menelepon.
Santai saja.
Tak apa.
Jujur saja,
aku sedang merasa...
sangat tertekan sekarang.
Aku tahu ini bukan...
bukan masalahmu, dan aku mungkin...
tidak seharusnya meneleponmu. Tapi...
Saat ini aku tak tahu harus cerita ke siapa.
Ada apa?
- Bisa mampir ke sini? - Sekarang?
Ya, kecuali kalau kau lagi sibuk.
Tidak, aku...
Aku bisa ke sana. 45 menit.
Bagus. / Oke. Sampai ketemu.
Sampai nanti. Daah.
Halo?
Astaga naga!
Apa yang terjadi?
Ada orang lain di sini?
Skye, ada apa?
Apa-apaan ini?
Oke. Jadi...
Aku bingung.
Hai, apa kabar.
Kok bisa cepat sampai di sini? / Tunggu.
Kenapa? Maksudmu apa? Sejam lalu kau nelpon.
Sejam?
Bagaimana keadaanmu, Skye?
Aku...
tidak tidur semalam dan...
mimpi buruk aneh yang terasa nyata,
dan bikin aku....
takut setengah mati.
Haus?
Program pemulihanku ini aku di sarankan...
jika aku tergoda mau makai atau mabuk...
sebaiknya aku berhenti...
dan minum segelas air.
Cara ini membantu mana yang bisa...
dan tak bisa kukendalikan.
Senang bertemu denganmu.
Astaga, Gemma.
Maafkan aku.
Aku sangat keterlaluan waktu itu.
Aku minta maaf sebesar-besarnya. / Memang harus minta maaf.
Entah kenapa baru sekarang kau bilang begitu.
Aku tahu. Maaf. Harusnya aku menelepon lebih cepat.
Aku takut kau tak mau...
memaafkanku atau membenciku...
selamanya.
Oke, maaf diterima.
Tuhan.
Aku menyayangimu. Kau tahu itu, kan?
Oke. / Serius. Kau segalanya bagiku.
Sebelum kita mulai saling hisap anu,
ada apa sebenarnya? Kenapa kau jadi aneh begini?
Entahlah.
Aku tidak tahu.
Aku kacau sekali.
Kacau bagaimana?
Ada kejadian buruk.
Ingat Lewis Fregoli?
Lewis Fregoli sewaktu SMA?
Meninggal di depanku kemarin.
Apa? / Aku ke apartemennya mau beli Vicodin.
Skye, serius? / Sumpah, cuma buat nahan sakit.
Gemma, sudah setahun aku tidak minum...
atau kokain, sumpah.
Tapi punggungku masih sakit.
Karena riwayatku dengan narkoba,
tidak ada yang berani berikan obat selain Tylenol.
Ada alasan kenapa begitu?
Aku tidak tahu harus bagaimana.
Mereka semua mengandalkanku.
Tunggu dulu. Yang tadi itu.
Apa yang terjadi sama Lewis?
Saat aku datang,
dia terlihat aneh sekali.
Sepertinya dia takut sesuatu.
Dia mulai panik...
dan teriak-teriak.
Lalu dia...
angkat besi gym....
dan dia...
hantamkan itu ke mukanya.
Apa?
- Astaga. Apa? - Aku tak tahu mesti berbuat apa.
Aku panik dan langsung kabur.
Gemma, kutinggalkan dia begitu saja. / Ada yang tahu?
Tidak. Sebaiknya kulapor polisi? / Tidak! Dengarkan.
Jika sampai kau dikaitkan kematian pengedar itu,
hidupmu bisa hancur berantakan.
Ini bukan salahmu. / Tapi wajahnya selalu terbayang.
- Aku merasa sangat kacau! - Wajar saja.
Pasti menakutkan sekali.
Maafkan aku.
Maaf kulibatkan dalam masalah ini.
Aku cuma...
Entahlah, rasanya tak ada tempat untuk curhat.
Mau aku nginap?
Serius? Kau mau?
Aku sudah di sini.
Aku kangen sekali, brengsek.
Tolong!
Tolong siapa saja!
Kau tak apa?
Ya.
Gemma, aku benar-benar minta maaf.
Tak apa, sudah kumaafkan.
Entah kenapa aku selalu menghancurkan semuanya.
Rasanya pikiranku seperti...
tempat yang kacau,
dipenuhi...
kekacauan dan kebisingan.
Aku terjebak...
sendirian...
...dalam kegelapan ini.
Aku ingin semuanya tenang,
tapi tak tahu caranya.
Karena kau orang yang jahat.
Kau bilang apa?
Gemma?
Gemma?
Kau sudah bangun!
Apa yang terjadi?
Maksudmu? Aku lagi buat teh matcha.
Matcha? Apa?
Tunggu, sudah pagi? Jam berapa ini?
Sial! Aku terlambat! Kenapa tak bangunkan aku?
Maaf, aku tak tahu jadwalmu.
Ibuku pasti akan marah besar!
Bisa kubantu? / Mau ikut tur?
- Apa? - Temani aku latihan hari ini.
Hari ini? Tidak bisa, ada janji sama teman.
Teman siapa? Tidak bisa ditunda dulu?
Aku sudah janji.
Bagaimana kalau besok?
Aku rasa ini sesuatu yang...
perlu kita bicarakan dulu.
Yang benar saja? / Maaf.
Banyak yang sudah menunggumu.
Aku tahu!
Hei, Elizabeth.
Bintangnya sudah datang.
Oke, si jagoan sudah tiba.
- Bukannya jam 8:30. - Maaf. Salahku.
Tapi aku siap. Ayo mulai.
Maaf, semuanya. Aku datang. Maafkan aku.
Maaf.
Ambilkan air untuk putriku.
Untuk putriku, ambilkan air.
Tolong mintakan air dari pelayan.
Tolong mintakan air dari pelayan.
Astaga!
Tuhan!
Astaga! Sialan!
Sialan!
Sialan!
Tuhan. Sialan.
Kau tak apa?
Kakiku!
Ada apa? Apa yang terjadi?
Siapa?
Karena salah satu dari kalian aku terjatuh!
Siapa?
Skye, bukan begitu kejadiannya.
Anton, jangan mencoba menyangkalnya!
Aku tidak menyangkal.
Dari apa yang kulihat tadi,
semua berada di tempatnya.
Skye!
- Apa yang terjadi? - Mana Joshua?
Astaga, apa yang kau lakukan?
Semuanya baik saja? Bisa kubantu? Mau minum?
Apa masalahmu?
- Maaf, apa? - Kau mempermainkanku?
- Aku tak tahu maksudmu. - Dia merusak ruang gantiku!
Apa? Bukan aku! / Aku lihat, Joshua!
Skye! Skye. Aku tidak akan...
berbuat begitu padamu.
Ayolah. Untuk apa aku begitu?
- Kurang ajar kau! - Oke.
Persetan kau!, Joshua!
- Persetan kau! - Sudah cukup.
Ibu, percayalah, dia pelakunya!
- Dia pelakunya! - Kau harus tenang.
Jadi Ibu bela dia?
Ibu memihakmu. Selalu.
Tapi Joshua bersamaku seharian.
Apa? Maksudmu apa?
Apa pun yang terjadi di sini, ini bisa diperbaiki.
- Kau harus... -...katakan sejujurnya.
Aku mau tanya,
dan jawablah jujur.
Skye? Kau makai lagi?
Apa?
Tidak perlu ada yang tahu.
Katakan yang jujur.
Tidak! Aku sudah berhenti, Bu.
Ibu mau aku tes narkoba?
Oke.
Ibu percaya.
Ada apa?
Aku tidak tahu! Aku cuma...
Rasanya sering mau gila, semua tidak beres.
Semuanya pada cuek dan membenciku.
Oh, ayolah, apa kau sadar? Semua orang menyayangimu.
Kami ada di sini karena percaya padamu.
Juga sama tur ini.
Sepertinya tur ini adalah kesalahan besar.
- Ini terlalu berat. Aku belum siap. - Baik, begini saja.
Nanti malam kita cek jadwalnya.
Atur waktu agar kau bisa istirahat sebelum pembukaan.
Tapi sekarang, kau perlu tenang...
dan kembali ke panggung.
Hadirlah tepat waktu di acara yayasan Darius.
Bu, tolong jangan paksa aku.
Aku tak bisa naik panggung di depan banyak orang malam ini.
- Skye. - Bu, kau tidak...
Kau tidak mendengarkanku!
Aku tidak siap...
berdandan dan pura-pura bahagia...
- di depan orang lain! - Darius berharap kau...
datang, oke?
Kau sudah janji.
Kau tipe perempuan yang tak pernah ingkar janji.
Tak mungkin membatalkan janji...
pada anak-anak ini...
sebelum tur dimulai.
Music Inspires Hope lahir dari keyakinan....
Jam berapa selesai urusanmu?
bahwa tidak ada mimpi yang mustahil.
Berkat dukungan dari orang-orang di sini...
dan donatur di seluruh negeri,
yayasan ini...
membantu lebih banyak keluarga tahun ini.
Berkat kalian,
makin banyak anak-anak...
yang bisa mewujudkan mimpi besar mereka.
Saatnya memperkenalkan seniman muda...
luar biasa...
- yang sangat... - 10 detik.
kubanggakan. Hadirin sekalian,
Kemarilah jika selesai
Aku tahu ini penyanyi Skye Riley
- sambutlah... - Berikan.
...Skye Riley.
Terima kasih.
Makasih banyak.
Selamat malam, semuanya.
Aku Skye Riley,
dan aku di sini malam ini untuk...
Di malam ini aku...
Itu...
Semua baik-baik saja malam ini?
Semoga pestanya menyenangkan.
Tenang saja, aku tidak mabuk.
Jadi...
Bagaimana musik bisa menginspirasi harapan?
Ya,
musik memberiku segalanya yang pernah kuimpikan.
Tapi, jujur, musik juga hampir menghancurkanku.
Tak adil menyalahkan musik.
Aku yang merusak diriku...
sendiri.
Harusnya aku di sini...
untuk berbagi motivasi dan nasihat.
Kalau dipikir-pikir, andai dulu ada...
yang memberitahuku saat masih muda,
aku akan berkata...
kalau dunia ini sangat sulit.
Bertahun-tahun hidupmu akan kau curahkan untuk mengejar sukses...
dengan harapan semua....
kekuranganmu sudah tak ada lagi...
saat sukses itu datang.
Setelah sukses, kau baru sadar kalau itu...
tak bisa memperbaiki dirimu yang hancur.
Kau justru terus terjebak...
dalam kehancuran ini, sampai...
akhirnya kau sadar,
kau mau menukar...
semuanya hanya demi...
secercah kebahagiaan!
Maaf.
Maksudku:
semoga generasi seniman muda...
malam ini benar-benar terinspirasi.
Aku sendiri sangat terinspirasi.
Tanpa berlama-lama lagi,
mari kita sambut bintang...
tamu spesial...
yang tak perlu dikenalkan lagi:
Paul Hudson.
Apa?
Kenapa tertulis begitu?
Tidak. Kenapa...
Ini... Kenapa...
Apa?
Tidak.
Tidak.
Tidak.
Jauhi aku.
Jangan mendekat!
Paul sudah mati!
Kau bukan Paul!
Berhenti tersenyum padaku!
Tidak.
Bisa kutahan. Tidak, berhenti.
Kau dalam masalah besar. Aku bisa bantu. Kita harus bertemu.
Oke.
- Ini siapa? - Itu bukan ilusi. Yang kau lihat itu nyata.
Ini diposting Lewis Fregoli 4 hari lalu.
Oke. Oke.
Kau melihatnya?
Mahkluk itu hanya menatapku,
tersenyum.
Skye!
Oke, temui aku sekarang
Di tempat umum
Kutunggu di sini
Terima kasih sudah mau ketemu. Apa yang kau lakukan?
Mengirim fotomu ke temanku, jaga-jaga kau orang aneh.
Apa? Aku bukan orang aneh.
Semua orang aneh bilang begitu.
Aku tahu kau sangat terkenal,
dan mengganggu privasimu. Aku minta maaf.
Ini juga aneh bagiku.
- Kau kenal Lewis? - Tidak kenal.
Aku tidak kenal.
Aku cuma mau memperingatkan Lewis.
Melacak alamatnya dan pergi ke apartemennya.
Pintu depan terbuka, dan dia sudah tak bernyawa.
Kuperiksa ponselnya, dan kau yang terakhir dia sms.
Kau mau peringatkan apa ke Lewis?
Mungkin ini sulit dipercaya,
tapi Lewis tidak bunuh diri.
Dia perlahan dirasuki hingga dibunuh...
oleh makhluk metafisik.
Kau ini bicara apa?
Anggap saja itu seperti roh atau iblis.
Mungkin. Aku tak tahu makhluk apa ini.
Tapi makhluk itu....
berwujud manusia. Selalu tersenyum.
Makhluk itu hanya terlihat oleh korbannya.
Itu tidak nyata. Hanya takhayul belaka.
Tapi kau sudah lihat, kan?
Makanya kau masih duduk di sini.
Aku...
Aku tak tahu. Entah apa yang terjadi.
Serasa aku mau gila!
Itulah yang dilakukan makhluk ini padamu. Seperti yang dialami Lewis...
saat makhluk itu menguasainya. Seperti parasit...
yang merusak pikiran korban.
Membuat inangnya gila dalam hitungan hari.
Seolah menyerap semua pikiran buruk mereka,
lalu makhluk itu...
memaksa inang (korban) bunuh diri di depan saksi.
Lalu, saksi itu jadi korban berikutnya.
Lewislah yang menularimu ini.
Lewis terinfeksi oleh seorang polisi di Jersey.
Polisi itu yang pertama kucari,
tapi sepertinya dia menghilang.
Polisi itu terjangkit dari dokter, yang terjangkit...
dari pasien, dan dari seorang profesor.
Rantai ini terus berjalan.
Ada buktinya. Kuperlihatkan.
Kok bisa tahu semua ini?
Karena makhluk itu bunuh saudaraku.
Dia korban...
8 orang sebelum dirimu.
Dia berusaha menjelaskan kondisinya.
Tapi dia membuatku ragu,
dan apa yang dia bilang...
kedengarannya gila.
Dia minta tolong padaku, tapi aku cuekin.
Beberapa hari kemudian,
aku diberitahu...
dia mengoyak rahangnya dengan linggis.
- Sudah lapor ke polisi? - Mau bilang apa?
Saudaraku bunuh diri karena...
makhluk jahat yang hanya dia bisa lihat?
Polisi tak bisa menghentikan makhluk ini.
Jadi menunggu makhluk ini membunuhku juga?
Tidak. Kau harus...
- membantuku memusnahkannya. - Caranya?
Dari pengamatanku, rantai ini berhenti...
kalau korbannya mati dengan cara lain,
di luar kendali makhluk itu.
Menurutku, seperti parasit lain,
tanpa inang hidup,
makhluk ini tak bisa bertahan.
Makhluk itu akan lenyap.
Mahkluk itu hanya berhenti...
jika aku mati sebelum dibunuh?
Betul. Kau harus mati duluan.
Apa?
Secara teori. Dengar.
Ada cara aman untuk menghentikan jantungmu.
Dengan begitu, makhluk itu tak lagi punya inang.
Setelah makhluk itu pergi,
aku akan menghidupkanmu kembali.
Kau sudah gila?
Aku tahu ini ekstrem.
"Ekstrim"? Kau minta aku mati?
Tenang dulu.
Aku bahkan tak mengenalmu!
Namaku Morris. Perawat UGD.
Jika ini dibiarkan, kau akan mati...
seperti Lewis, dan menyerang korban selanjutnya.
Semuanya sudah kusiapkan.
Ayo selesaikan malam ini juga.
- Aku tidak bisa. - Waktumu hampir habis!
Sudah 3 hari makhluk itu menguasai dirimu!
Makhluk itu sudah menguasai pikiranmu,
dan saat kau menyadarinya,
semuanya sudah terlambat.
- Itu Skye Riley? - Astaga.
- Itu Skye? - Skye Riley!
- Bisa TikTok- an bareng kami? - Skye Riley!
Video kau bikin nenek jatuh itu, aku tonton puluhan kali.
Itu lucu sekali.
Skye!
Skye, boleh minta tanda tangan?
Sialan!
Sialan!
Sialan!
Sialan!
Tidak!
Jangan! Tidak!
Tidak!
Tidak!
Lepaskan!
Apa?
Apa?
- Apa? - Apa?
Astaga.
Kau menangis?
Aku tidak menangis.
Kau menangis?
Hei, aku lagi bicara!
Yang benar saja?
Kau kenapa?
Aku kenapa?
Kau ini kenapa?
Aku tidak tahu!
Aku tak tahu, Paul. Kenapa tidak kau bilang saja,
karena aku selalu salah?
Astaga, sumpah...
Sumpah, kau ini benar-benar...
Apa?
Aku ini kenapa? Katakan. Aku ini apa?
Katakan, aku benar-benar...
Kau orang gila!
- Oh ya! - Ya!
- Gila! - Sudah terkuak!
Kau memang gila!
Akan kutunjukkan apa itu gila!
Mau lihat kegilaan? / Hentikan!
Apa yang kau lakukan? / Ini cukup gila untukmu?
Sudah cukup gila? / Hentikan!
Ini cukup gila? / Ya, itu gila,
kau memang sinting!
Astaga! Aku lagi nyetir.
- Aku benci kau! - Bagus!
Karena aku juga sangat benci kau.
Dasar jalang gila.
Dasar jalang gila!
Kau mau menangis.
Mau menangis sekarang? Itu tujuanmu? " Oh,Tuhan!"
Kau jelek sekali jika menangis. Mengerikan.
Aku tidak bisa...
"Oh, tolong aku, Tuhan!"
Apa-apaan kau ini?
Apa yang kau lakukan?
Astaga! Ya, ampun!
Tenang. Semuanya baik saja. Hei.
Kau baik saja.
Hanya gegar otak ringan.
Dimana ini?
Harvest Moon, klinik kesehatan swasta.
Kau pingsan dan kepalamu terbentur.
Kau ditemukan di ruang tamu,
pingsan.
Kata dokter kau kurang tidur...
dan dehidrasi parah.
Tidak, bukan...
Bukan begitu kejadiannya.
Joshua, panggil Dr. Fowler....
- beri tahu Skye sudah sadar. - Baiklah.
Skye, semoga kondisimu membaik.
Kubawakan sweater kalau kau...
kedinginan.
Bisa ditutupi dengan makeup.
Rambutmu akan ditangani oleh tim.
Tenang saja, tidak akan terlihat bedanya.
Hari ini jadwalmu kosong.
Jadi hari ini kau bisa...
istirahat total.
Mana ponselku?
- Aku butuh ponselku. - Ada di sini.
Tenang saja.
- Berikan sekarang. - Nanti saja.
Sekarang, tenangkan diri dulu.
Bu, kumohon.
Ada yang aneh kualami.
Aku harus pergi sekarang.
Tidak, kita tinggal di sini...
sampai besok, lalu ke persiapan acara.
Agar kondisimu prima...
dan siap tampil.
Tidak. Aku tak bisa.
Tidak bisa apa?
Aku tidak bisa tampil.
Jika kau batalkan, kau harus...
masuk program pemulihan.
Hanya dengan alasan itu... / Ibu.
Skye Riley bisa membatalkan tur lagi sehari...
sebelum dimulai.
Kau harus jelaskan ini ke pihak label
yang sudah investasikan jutaan dolar.
- Para pekerja juga ikut... - Bu, kau tak mengerti!
Tidak! Kau yang tak mengerti, Skye.
Tidak ada kesempatan lagi.
Jika kau batalkan, semuanya selesai.
Media akan menghancurkanmu.
Label akan menuntut jutaan.
Dan semuanya akan berakhir.
Astaga, Bu.
Kenapa itu saja yang Ibu pedulikan?
Ibu perlakukan aku seperti mainan tanpa perasaan.
Kau tidak peduli padaku!
Berani sekali kau bicara begitu!
Anak kurang ajar!
Sudah kukorban segalanya untukmu!
Seluruh waktuku.
Seluruh hidupku.
Karierku. Ibu...
korbankan sepenuhnya demi dirimu.
Tapi kau begitu egois untuk menyadarinya.
Kau menyusahkan semua orang,
dan kami tetap mendukungmu.
Tapi kau malah mau sia-siakan? Baik!
Sia-siakan saja! Aku tak peduli lagi!
Semua orang sudah tahu kau akan begitu.
Andai saja Ibu bisa merasakan...
seperti apa hidup di pikiranku.
Aku sudah tahu rasanya isi pikiranmu!
Tidak, kumohon, tidak!
Kumohon, tidak.
Tidak.
Tidak! Kumohon.
Tidak!
Tidak!
Ini akibat perbuatanmu pada ibumu.
Tidak, Tuhan!
Tuhan, itu tidak nyata.
Itu tidak nyata.
Itu tidak nyata.
Tidak.
Tidak!
Itu tidak nyata.
Ini Joshua!
Tunggu sebentar!
- Aku lagi ganti baju. - Maaf!
Ya sudah, kutunggu di luar.
Dokter juga akan datang...
sebentar lagi.
Sebenarnya, aku...
aku haus. Aku mau...
Bisa carikan minuman?
Tadi kubawakan botol air.
Ada di kulkas kecil.
Aku mau soda. Bisa ambilkan soda?
Baik, tak masalah.
Soda apa?
Apa saja, beri kejutan.
Baiklah, sebentar. Tunggulah...
soda kejutan dariku.
Sialan.
Sialan!
Sialan.
Sial.
Pintu Keluar Darurat - Jalur Tangga
Skye?
Kau...
Astaga! Itu...
darah?
Bukan.
Seseorang panggilkan dokter!
- Diamlah! - Tolong, ada...
yang bisa bantu?
- Diamlah! - Kau terluka?
Siapa saja tolong! Kami butuh dokter.
Astaga, Skye.
Hei...kau!
Tolong aku!
Tenang, aku bantu.
Menjauh dariku!
Hei... tenanglah.
Kubilang menjauh!
Maaf, maaf.
Skye?
Skye? Apa yang kau lakukan?
Pikirkan soal tur.
Persetan tur itu!
Itu Skye Riley?
Sialan!
Sialan! Oh, Tuhan.
Skye?
Kenapa kau di luar sini?
Gemma, kenapa kau di sini?
Ibumu meneleponku. Kau terluka?
Mobilmu di mana? / Aku diantar sopir ibumu, kenapa?
Di mana dia? / Dia menurunkanku di sana. Ada apa?
Skye! Skye Riley. Itu dia!
Apa yang terjadi?
Itu Skye Riley!
Dia benar-benar gila.
Keluar! Mobilmu!
Nn. Riley, apa...
Turun sekarang! / Dia bersenjata!
Apa yang kau lakukan?
Gemma, aku menyayangimu, tapi aku harus pergi, atau aku mati!
- Bodo amat! Aku ikut! Geser. - Tidak, Gemma!
- Kau tak bisa nyetir. Pindah! - Sialan!
Kita mau kemana?
Aku setuju. Aku mau bunuh mahkluk itu.
Aku tak mau ada yang terluka lagi. Tolong aku.
Bagaimana ini? Aku harus kemana?
- Mau kemana? Skye! - Aku belum tahu.
- Nyetir saja. - Tidak, jelaskan...
ada apa sebenarnya.
Aku harus ke Staten Island.
Apa? Gila. Kenapa? Sial.
Sialan!
Sialan!
Astaga! Kau harus ke rumah sakit!
- Tidak! Ke Staten Island. - Ada apa ini?
Untuk apa ke Staten Island?
Skye.
- Gemma, tolong menepi. - Apa? Tadi katanya mau ke Staten Island!
Gemma, tolong menepi!
Aku hanya menyusahkanmu selama ini.
Aku tak pantas buatmu. Menepilah sekarang,
pergilah, aku tak mau merusak hidupmu.
Sudahi kalimat itu.
Bersama atau mati, sialan!
Ada yang...
mau kuberitahu.
Apa?
Skye?
- Halo? - Ini aku. Pesanmu sudah kuterima.
Maaf baru sempat balas sekarang.
Jujur, aku sempat berpikir untuk...
tidak menelepon.
Semalam kau di rumahku?
Apa? Sudah setahun aku tidak ke rumahmu.
Ingat saat kau bilangi aku "brengsek licik yang cuma cari kesempatan"?
Juga, kenapa pesan-pesanmu belakangan ini...
begitu aneh?
Halo?
Gemma membencimu, Skye.
Tidak. Kumohon, Gemma, tidak.
Kumohon, Gemma, tidak. Bukan kau.
Tidak!
Tidak!
Persetan kau!
Persetan kau!
Persetan kau!
Keluarkan aku!
- Lepaskan aku! - Tidak ada yang peduli padamu.
Ini tidak nyata. Kau tidak menyetir.
Kau tidak menyetir, ini tak mungkin.
Kau kendalikan pikiranku!
Kau kendalikan pikiranku!
Kau kendalikan pikiranku!
Kau kendalikan pikiranku!
Aku yang kendalikan, bukan kau!
Bukan kau yang kendalikan, tapi aku!
Aku yang kendalikan.
Aku yang kendalikan.
Aku yang kendalikan.
Brengsek! Belajarlah nyetir yang benar!
Astaga!
Astaga, kau tak apa? Mana sepatumu?
- Tidak ada. Ini, ambil. - Kenapa kau bawa senjata?
Ambil saja! Hei!
Jika teori ini tak berhasil...
atau kau melihatku berubah dan mulai tersenyum,
- tembak kepalaku. - Tunggu!
Kau harus hentikan ini, apapun resikonya.
Kita akan hentikan.
- Janji! - Oke!
Aku janji akan menembakmu.
Bagaimana cara menghentikan jantungku?
Maaf, lampunya belum sempat kupasang.
Ini Pizza Hut? / Hanya ini yang bisa kusewa cepat...
- dengan freezer besar. - Buat apa freezer itu?
Untuk otakmu.
Sialan.
Begitu jantungmu berhenti, otakmu kehabisan oksigen.
Biasanya, nekrosis langsung terjadi.
Tanpa oksigen, otak rusak dalam dua menit,
tapi jika suhu tubuhmu turun, kerusakan bisa ditunda...
hingga sembilan menit.
Mahkluk ini tak boleh dibiarkan bertahan.
Sembilan menit jauh lebih aman.
Pintu freezernya jangan ditutup.
Jika pintunya tertutup, nanti tak bisa dibuka dari dalam.
Ini, pakailah.
Astaga, darahnya banyak!
Polisi akan mencarimu?
Aku tidak tahu. Ayo selesaikan ini.
Saat tubuhmu cukup dingin,
suntikan itu akan memperlambat...
jantungmu hingga berhenti.
Berapa lama?
Jantungmu harus berhenti secepat mungkin.
Jadi aku harus suntikkan langsung ke pembuluh jugularismu.
Setelah 30 detik, kau akan mati.
Tunggu. jugular, yang di leherku?
Perlihatkan jarumnya.
Apa-apaan ini?
Aku tahu. Maaf.
Baring di sini.
Astaga, dinginnya.
Begitulah rencananya. Aku akan pantau detak jantungmu.
Begitu jantungmu berhenti, kuatur timernya 8 menit.
Saat waktunya habis,
kusuntikkan adrenalin ke jantungmu...
dan memulai CPR.
Tak kusangka akan mati di freezer Pizza Hut.
Aku janji akan menghidupkanmu lagi.
Morris?
Aku turut berduka atas saudaramu.
Aku paham alasanmu.
Terima kasih sudah membantuku.
Kenapa kau berubah pikiran?
Aku selalu menghancurkan semua...
hal baik dalam hidupku.
Semua yang kusentuh pasti terluka.
Hidupku tak lagi ada artinya.
Tidak akan kubiarkan makhluk terkutuk ini
menyakiti siapa pun lagi.
Gigit ini.
Jangan bergerak.
Ada yang mau kuambil.
Tunggu. Mau ke mana?
Sial.
Tunggu.
Tunggu.
Morris?
Hei!
Jangan tinggalin aku sendirian!
Kumohon.
Morris?
Tidak!
Tidak!
Sudah lama aku menunggumu.
Mor...
Morris, makhluk itu di sini!
Morris tak bisa membantumu lagi.
Hanya kita berdua.
Kulitmu nyaman dipakai.
Kau tak bisa lari dariku, Skye.
Kau tak bakal bisa lari dari dirimu yang sebenarnya.
Lihat aku!
Persetan... kau!
Skye!
Skye!
Skye!
Skye!
Skye!
Ini tak nyata, Skye.
Tidak!
Tidak!
Tidak!
Kumohon, tidak!
Kau bukan pengendalinya, Skye.
Tidak!
Aku yang kendalikan.
Semoga berhasil.
Tidak.
Skye, aku mencintaimu!
Skye!
Skye!
Skye, kau yang terbaik!
Skye!
Aku mencintaimu, Skye!
Skye, kau cantik sekali!
Aku mencintaimu, Skye!
Oke, Skye!
- Skye! - Skye!
- Ya! - Skye!
Aku mencintaimu, Skye!
Senyum.
Tidak.
Tidak!
Tidak!
Tolong dia!
Tuhan, lakukan sesuatu!
Aku mencintaimu!
Bangun, Skye!
Bagus, Skye!
Kami menyayangimu, Skye!
Baik, Skye!
Skye, kami menyayangimu!
Skye, kau pasti bisa!
Ya, Skye!
Mohon support seadanya teman-teman, khususnya web streaming: https://trakteer.id/Sioux_Subber/tip
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.