Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
PRESIDEN INTERIM KINI CALON PRESIDEN
PRESIDEN INTERIM OH CALON PRESIDEN UNGGULAN
KAUM MUDA MENANTIKAN POLITIKUS SEPERTI INI
HARIAN DONGBUK, KORAN KOOKIL
Menteri Oh cukup mengesankan.
Dalam sehari, dia mengisi kekosongan dari Presiden Park.
Setelah satu hari itu,
dia jadi calon presiden unggulan.
Sulit dipercaya dia belum berpengalaman.
Membuka bursa efek dan menembak mati penembak jitu
bukanlah keputusan mudah, tetapi dia tak ragu.
Dia hampir seperti mahasiswa yang ujian dan tahu semua jawabannya.
Dia tahu cara memukau masyarakat.
Menteri Oh adalah politikus berbakat.
Maksudmu,
kau menyerah menjadikan Presiden Park sebagai calon presiden?
Bukankah dia yang kau cari? Orang yang tahu cara menang.
Menteri Oh lebih berpeluang menang daripada Presiden Park.
Ini hanya simtom sementara. Tak perlu cemas.
Presiden Interim...
Maksudku, Presiden Interim Park baru saja siuman.
Aku cemas karena dokter bilang bisa ada kerusakan otak.
Syukurlah. Sebentar lagi, dia yang memesona dan cerdas kembali.
Jadi, kapan bisa bisa kembali bekerja?
Kapan aku bisa kembali bekerja?
Entahlah.
Anda butuh istirahat total sekarang,
jadi, Anda harus tinggal dan kami pantau selama sepekan.
- Permisi. - Terima kasih.
Bu Jeong.
Apa dia harus kembali ke Gedung Biru?
Kau tahu,
dia tak bisa melaksanakan kewajibannya saat ini
seperti yang tertuang di Pasal 71 Konstitusi.
Selain itu, Gedung Biru sudah memiliki presiden interim lain.
Itu...
Kalau begitu, beristirahatlah
dan langsung daftar sebagai calon presiden, Pak.
"Calon presiden"?
Maksudku, untuk pemilihan presiden?
Sayang.
Bisakah kau...
bicara dengan dokterku?
- Apa? - Mintakan obat pereda sakit.
Anda kesakitan, Pak?
Dari skala satu sampai sepuluh,
berapa sakit Anda, Pak?
Tujuh?
Pak Park.
Ya.
Bisa temani istriku?
Baik, tak masalah.
Pak.
Ini kacamata Anda.
Baiklah.
Mari, Bu.
Baik.
Kami segera kembali, Pak.
Aku coba halangi Pak Oh menembak si penembak jitu
agar kita bisa tahu siapa dalangnya,
tetapi dia memberikan perintah untuk tembak mati.
Bagaimana kalau...
dia melakukannya untuk menutupi dalang percobaan pembunuhan itu?
Dia sudah mendapatkan dukungan besar dari masyarakat.
Dengan keyakinannya,
aku mencemaskan
apa yang akan dia lakukan sebelum Anda kembali.
Akan tetapi...
bukan cuma dia di Gedung Biru. Para staf mengawasinya.
Salah satu dari staf...
berkolusi dengan pengebom.
Orang yang menelepon Menteri Pertahanan Nasional...
Aku tahu siapa dia, Pak.
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Tolong cabut izin keamanan Jenderal Lee Gwan-muk
untuk fail berjudul OP 5015-18.
HARI KE-37: JAWABAN EPISODE 12
Aku berikan satu nasihat.
Jika kau diserahkan ke kejaksaan sekarang,
dengan tutup mulut dan memakai hak untuk diam
seperti sekarang, itu takkan membantumu.
Penembak jitu itu...
ditembak mati saat dikejar.
Artinya, satu-satunya saksi yang bisa menyatakan kau bukan dari mereka
sudah mati.
Konspirasi pembunuhan Myung Hae-jun
dan usaha pembunuhan Presiden Interim.
Kau juga akan terus memakai hak untuk tetap diam?
Sikap itu hanya akan menambah hukumanmu.
Kurasa kau mungkin akan dihukum selama 15 tahun.
Akui saja.
Mari kita coba meringankan hukumanmu, ya?
Akan sangat disayangkan
kau membuang masa terbaikmu di penjara.
BADAN INTELIJEN NASIONAL
PENGADILAN DAN KEJAKSAAN
Aku dibawa ke mana?
Ini bukan jalan ke Kejaksaan.
Pak Presiden menunggumu, Agen Han.
NIS akan diinformasikan bahwa kau ditahan oleh Kejaksaan.
Agen Han, kudengar kau sudah lama menginvestigasi hal ini.
Menteri Oh Yeong-seok...
Benarkah dia terkait dengan dalang peledakan itu?
Dia tahu tentang serangan itu.
Tepat sebelum ledakan,
dia ke perlindungan serangan udara, dan jadi penyintas.
Mungkinkah itu terjadi jika dia tak terkait dengan pengebom?
Bisakah kau membuktikan itu, Agen Han?
Maaf, Pak.
Semua bukti yang kami kumpulkan dicuri oleh Tae-ik...
Maksudku, penembak jitu itu mengambilnya dariku
di hari pemeriksaan.
Mereka menghapus semua video Menteri Oh ke perlindungan serangan udara
di hari ledakan itu.
Aku berspekulasi itulah alasan Menteri Oh tanpa dasar memerintahkan
penembak itu dibunuh.
Jadi, itu mustahil.
Aku memberi tahu Anda
bahwa aku akan mulai kembali, Pak.
Kalian berdua sangat mirip.
Itu akan sulit,
tetapi kau bicara seolah itu bukan masalah,
seperti Agen Kim Jun-o.
Mungkin itu karena...
Agen Kim Jun-o adalah mentor dan panutanku
yang aku tiru.
Harus kuakui,
posisi ini menjadikan orang tidak tahu malu.
Ini mengharuskanku meminta berbagai pengorbanan
yang tak bisa kubalas.
Anda juga...
membuat pengorbanan, Pak.
Kalau begitu, mari mulai...
dengan mencari kaki tangan di Gedung Biru dahulu.
Pembelot Korut, Myung Hae-jun, mengaku melaksanakan serangan itu.
Namun, dia dibunuh oleh Tae-ik.
Setelah Agen Kim Jun-o bertemu dengan Presiden Park,
Tae-ik mencoba membunuh Presiden Park.
Orang yang memerintahkan pembunuhan Tae-ik
adalah Menteri Oh Yeong-seok.
Apa itu berarti Oh Yeong-seok adalah dalang serangan itu?
Tidak, bukan dia.
Lantas, siapa?
Kau mengagetkanku.
Na-gyeong!
"Rencana Operasi 5015-18"?
Maksudmu, orang yang menyerahkan fail rencana operasi
rekaan NSC ini ke para pengebom
ada di Gedung Biru?
Salah satu pembantu terdekat presiden dengan wewenang mencabut izin
hanya dari satu panggilan telepon.
Serta satu-satunya orang yang tahu tentang fail ini pada saat itu.
Ini petunjuk terbaik untuk menemukan si kaki tangan di dalam.
NAMA: CHA YEONG-JIN
Terima kasih.
Kami butuh tanda tanganmu.
Semua rekaman komunikasi internal telah berhasil dipulihkan.
Maksudmu, rekaman yang rusak?
Ya. Saat tembok api Gedung Biru jebol tempo hari,
semua rekaman komunikasi rusak.
Bu Jeong Su-jeong datang mengeceknya.
Dia tak melaporkannya?
Dia meminta rekaman percakapanmu,
jadi, kusangka dia sudah melaporkannya.
Kurasa sebaiknya jangan hari ini.
Kau masih ada pekerjaan?
Selesaikan. Aku tunggu.
Tidak, jangan tunggu. Kau boleh pergi.
Aku lelah.
Kenapa ke Kantor Pemrosesan Data?
Bu Jeong.
Bukan masalah penting.
Orang bilang yang diuntungkan dari pengeboman itu adalah Presiden Park,
ada yang bilang Menteri Oh,
tetapi mereka salah.
Orang itu kau.
Jika bukan karena serangan itu,
kau takkan berani memimpikan kesempatan
membentuk ulang pemerintahan
sebagai seorang kingmaker.
Aku mau membawakan beberapa buku untuk Presiden Park baca di rumah sakit.
Kenapa kau mencari rekaman percakapanku?
Apa kau mencurigaiku?
Jawab. Kenapa?
Kenapa aku? Apa alasannya...
Presiden Park memerintahkanmu?
Atau itu atas inisiatifmu sendiri?
Jawab itu dahulu.
Apa itu mengubah sesuatu?
Tampaknya NSC mengadakan rapat.
Kau tahu?
Kenapa NSC mengadakan rapat tanpa sepengetahuanmu?
Kau juga tidak tahu masalah ini?
Tidak.
Kau dilarang masuk.
Aku kepala staf Menteri Oh Yeong-seok.
Aku Penasihat Keamanan Nasional, dia Kepala Staf.
Kami juga anggota NSC.
Kenapa dilarang masuk?
Maaf, Pak.
Kami hanya menuruti perintah Presiden.
Astaga, ini... Aku tak bisa berkata-kata.
Kau juga tidak tahu?
Astaga, apa yang terjadi?
Baik. Bisa kita mulai?
Korut tak melakukan apa pun untuk memprovokasi kita.
Kenapa mengadakan rapat NSC
dan mengecualikan staf Gedung Biru?
Apa yang ingin mereka lakukan?
Cari tahu siapa peserta rapat dari militer dan NIS.
- Baik. Akan kuhubungi. - Bagus.
Baik.
RUANG KEPALA STAF
Ada apa kemari?
Pak Cha. Boleh kita bicara sebentar?
Ada masalah apa?
Sekarang kau menjadi subjek investigasi dari Tim Keamanan
berdasarkan peraturan keamanan.
Aku Agen Han Na-gyeong dari Satgas Terorisme NIS.
Agen Han, kenapa di sini?
Dia ditugaskan oleh Presiden Park untuk memimpin investigasi
- mengusut dalang pengeboman. - "Dalang pengeboman"?
Berapa lama?
Situasi keamanan Gedung Biru tak stabil.
Jangan buang waktu...
Ini masalah keamanan nasional.
Konspirator pengeboman itu ada di Gedung Biru.
Itu tidak mungkin.
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Tolong cabut izin keamanan Jenderal Lee Gwan-muk
untuk fail berjudul OP 5015-18.
Itu suaramu, bukan?
Apa masalahnya?
Aku hanya melakukan tugasku sebagai staf.
Ini reka ulang pengeboman?
Apa ini?
Ini OP 5015-18.
Untuk fail inilah
kau mencabut izin keamanan
Jenderal Lee Gwan-muk di Juni 2018.
Pada 4 Maret,
ada pengeboman di Gedung Majelis Nasional.
Persis seperti di fail ini.
Semua anggota NSC yang terlibat
di proyek rahasia tingkat tinggi ini tewas di sana,
dan Jenderal Lee Gwan-muk kehilangan akses terhadap fail ini.
Satu-satunya orang yang tahu keberadaan fail ini...
Aku juga tak memiliki akses terhadap fail ini.
Saat itu, aku administrator tingkat tiga.
- Lantas kenapa... - Aku telepon Menteri Pertahanan Nasional
karena harus melaksanakan perintah kerja dari atasan.
Siapa dia?
Han Ju-seung, Kepala Staf waktu itu.
Apa tak sebaiknya kau ikut rapat NSC? Lebih baik telat daripada tidak.
Kita harus tahu apa yang terjadi.
Kami mencari tahu lewat koneksi militer dan NIS,
tetapi tak ada petunjuk.
Aku bukan Kepala Staf. Aku tidak memenuhi syarat untuk NSC.
Anda harus pergi.
Aku yakin Menteri Oh akan mendengarkanmu.
Kau paling senior di sini.
Tunggu saja. Kita akan tahu seusai rapat itu.
- Pak Han. - Pak Han.
Menteri Oh
adalah kepala pemerintahan kita secara hukum untuk saat ini.
Tidak baik jika kita mengabaikan peraturan
dan sistem.
Akan tetapi...
Pak Han juga tidak tahu isi fail ini.
Kenapa begitu?
Di hari fail rahasia ini diselesaikan,
Pak Han berkunjung ke Amerika Serikat untuk koordinasi
dengan Gedung Putih sebelum KTT Inter-Korea.
Semua fail rahasia
hanya ada di Gedung Biru karena alasan keamanan.
Lalu saat dia kembali...
Saat dia kembali, fail ini sudah tidak ada.
Itu perintah Presiden.
Dia memerintahkan kami mengumpulkan dan membuang semuanya
di hari fail itu selesai.
"Membuang semuanya"?
Kini aku mengerti alasannya.
Keberadaan simulasi ini saja
bisa menjadi ancaman besar bagi keamanan nasional.
Pada akhirnya,
ketakutan Presiden menjadi kenyataan.
HAN JU-SEUNG?
Ini dari Kantor Imigrasi.
Pak Han meninggalkan Korea pada 18 Juni 2018,
dan kembali di tanggal 21.
Ini perintah Presiden Yang kepada staf
untuk membuang proyek rahasia tingkat tinggi NSC.
HAPUS FAIL RAHASIA NSC 5015-18
STEMPEL PRESIDEN
Pak Cha bicara yang sebenarnya.
Kecurigaan terhadapmu terbukti tidak berdasar.
Kau bisa pergi.
Mari kuantar.
Satu pertanyaan lagi.
Jadi...
Presiden Park berpikir...
aku mungkin adalah pengkhianat
yang menyerahkan fail rahasia
kepada pengebom itu, begitu?
Aku...
tidak memercayai diriku.
Jadi...
selama ini aku hanya mengandalkan data.
Saat ini, semua data
mengindikasikan bahwa Pak Cha kaki tangan pengeboman itu.
Namun, bahkan kini,
aku ingin...
memercayai Pak Cha, alih-alih data itu.
Bisa tolong jernihkan kecurigaan
terhadap Pak Cha,
Agen Han?
Jika Presiden Park mencurigaimu sebagai pengkhianat,
dia akan memecatmu terlebih dahulu.
Kau ingin membesuk Presiden?
Dia baru saja tertidur.
Benarkah?
Agen Han...
mengabariku.
Baiklah.
Aku...
Dengar.
Aku akan melakukan hal yang sama.
Kau hanya melakukan tugasmu.
Itu kewajibanmu.
Jadi,
kau tak perlu melihatku seolah-olah aku guru yang menyuruhmu
menulis permintaan maaf.
Aku tidak berniat memberimu nilai buruk.
Meski begitu,
kurasa kita takkan menikmati bir
di Gwanghwamun.
Siapa gerangan?
Pengkhianat di Gedung Biru?
Siapa yang menyampaikan fail ini ke pengebom?
Saat suatu negara mengalami krisis,
tak ada jalan lain.
Militer harus memimpin.
Adanya bekas anggota militer yang menduduki posisi ini
membuatku sangat lega.
Saat ini belum ada...
Ketua Kepala Staf Gabungan,
laporkan padaku untuk sementara.
Apa itu perintah?
Astaga, tentu bukan.
Semua anggota militer punya satu tujuan.
Kau juga mengatakan itu tujuh tahun lalu.
Tujuh tahun lalu?
Di Pertempuran Baengnyeong,
Kepala Staf Gabungan dan komandan operasi
memerintahkan operasi militer yang berpusat pada AD
dan memakan banyak korban.
Kau, penanggung jawab operasi saat itu,
mengatakan hal yang sama.
AD, AL, dan AU adalah sama dalam hal membela negara.
- Menteri Oh... - Ada yang bilang...
bahwa wewenang
memberikan kuasa untuk tak menerima perintah orang yang kau benci.
Karena itulah...
aku segera meninggalkan AL.
Aku meletakkan senjata dan berusaha meraih kekuasaan.
Jangan pernah memerintahku lagi.
Apa yang kalian bicarakan dengan akrab itu selama ini?
Hal yang sudah jelas.
Dia meminta bimbingan dan nasihatku untuk ke depannya.
PANGKALAN MILITER ASIA TIMUR
Reporter mengatakan sesuatu?
Ada rumor beredar sejak rapat NSC kemarin?
Tidak.
Aku tak bisa bertanya
karena mereka bisa menuliskan
buruknya komunikasi Gedung Biru.
Apa yang mereka bicarakan di sini kemarin?
Pak Cha, kau sudah tahu?
Aku tahu
kenapa rapat NSC diadakan kemarin.
Pangkalan AL Pulau Gasan.
Saat Presiden Yang memerintah, pangkalan AL ini dibangun
karena lokasi strategisnya untuk pangkalan AL.
Dalam persiapan menyikapi ekspansi kekuatan maritim Tiongkok dan Jepang,
ada pembicaraan tentang perluasan pangkalan ini,
tetapi ditunda karena tentangan dari penduduk dan pencinta lingkungan.
Aku mengusulkan
kita melanjutkan ekspansi itu.
Peletakan batu pertamanya dilangsungkan tadi pagi
dengan Menteri Pertahanan Nasional, Markas AL, dan perusahaan konstruksi.
- Bagaimana penduduknya? - Tentu mereka marah.
Lebih dari 300 orang berkumpul
untuk memprotes ekspansi itu.
Polisi harus memakai kekerasan
yang mengakibatkan banyak korban luka parah.
- Pak Cha! - Pak Cha!
Bisa kubantu, Pak Cha?
Silakan masuk, Pak Cha.
Pak Cha?
Baru sekarang aku menyadari
bahwa Presiden Park tak pernah duduk di kursi itu.
Aku ragu kau datang untuk mengatakan kesadaranmu itu.
Benar. Begini...
Kenapa Anda memerintahkan
peletakan batu pertama ekspansi pangkalan AL
tanpa berkonsultasi?
Selama rezim Presiden Yang,
Markas AL dan penduduk
sudah meneken perjanjian perihal itu,
jadi, apa masalahnya?
Karena tentangan penduduk dan pencinta lingkungan,
proyek itu dihentikan untuk sementara.
Presiden Yang berniat mengadakan pemeriksaan umum untuk membahas
- dan membujuk... - Lalu?
Apa diskusi dan bujukan menghasilkan sesuatu?
Keamanan nasional
adalah apa yang paling dihargai oleh masyarakat
lebih dari apa pun.
Saat ini, aku Panglima Tertinggi Korea,
dan aku melakukan yang perlu sebagai kepala pemerintahan
dengan cara paling cepat dan efektif.
Selain itu,
kau yang melapor kepadaku, bukan sebaliknya.
Benar.
Kemarin kau ke mana
setelah meninggalkan Gedung Biru?
Sebagai Kepala Staf Presiden,
aku mengharapkan
kau memenuhi tanggung jawabmu.
Mengerti, Pak Cha?
Ya, Pak.
Maaf.
Melihatmu seperti ini
mungkin terlalu mengejutkan bagi Si-wan dan Si-jin,
jadi, aku melarang mereka datang.
Mereka pasti merasa dikhianati.
Aku takkan berpikir sejauh itu.
Aku yakin mereka cemas.
Sejak tanggal 10, penduduk Pulau Gasan...
Penduduk Pulau Gasan pasti merasa dikhianati.
Mereka dijanjikan pemeriksaan publik untuk dengar pendapat,
mereka pasti berpikir pemerintah berbohong.
Mereka bisa bernegosiasi dan bersepakat,
tetapi Gedung Biru membuang kesempatan itu.
Apa pendapatmu?
Dia benar.
Itu benar.
Kau sungguh mempertimbangkan ingin mencalonkan diri jadi presiden?
Aku?
Tubuhmu berada di sini,
tetapi pikiranmu ada di kantormu di Gedung Biru.
Kau hampir mati saat menjabat Presiden Interim,
tetapi kau mau jadi presiden?
Apa kau tidak takut?
Tentu aku takut.
Karena itulah
kau tak perlu mencemaskannya.
Ekspansi Pangkalan Angkatan Laut di Pulau Gasan...
Itu menutup taklimat pagi ini.
Pak Kim?
Kenapa peletakan batu pertama
ekspansi pangkalan AL buru-buru diadakan?
Tidak buru-buru.
"Segera" adalah istilah yang lebih baik.
Detail perkara ini akan disediakan
dalam siaran pers.
Karena Menteri Oh bekas Angkatan Laut?
Kenapa perlu menggunakan
kekerasan berlebihan untuk menghentikan protes itu?
Fakta bahwa Pulau Gasan adalah area konservasi
belum berubah.
Bagaimana pemerintah akan mengatasi serangan pencinta lingkungan?
Kapan Presiden Park kembali bertugas?
Apa pendapatnya mengenai ini?
Apa beliau turut mengambil keputusan ini?
Jawablah satu per satu. Waktu kami banyak.
Aku mencatat semuanya.
Baik.
Apa pendapatmu tentang niat Menteri Oh?
Apa pendapatmu tentang itu?
Itu cukup jelas.
Dia membuat slogan sendiri.
"Aku, Oh Yeong-seok, bisa melakukan apa yang Presiden Yang tidak bisa
dengan menunjukkan karisma luar biasa yang tak dimiliki Presiden Park."
Wali Kota Kang?
Setelah pengumuman pencalonan,
langkah resmi pertama Anda adalah menemui Bu Yun secara formal.
Boleh tahu alasannya?
Perseteruan partai penguasa dan oposisi sudah jadi masa lalu.
Bangsa kita begitu menuntut harmoni,
dan sekarang giliran kami untuk memenuhi tuntutan itu.
Seperti ini.
Ya.
Ekspansi itu bukan hanya bermasalah di Pulau Gasan.
Kelompok pencinta lingkungan di seluruh Korea akan marah.
Menteri Oh takkan bisa mengatasinya.
Dia akhirnya akan sadar
apa yang disangkanya sarang madu
ternyata adalah sarang lebah.
Setelah kehilangan semua pendukung yang didapatkannya.
Ternyata kau di Gedung Biru, Pak Han.
Pasti aku melakukan sesuatu yang membuatmu marah.
Pangkalan AL di Pulau Gasan.
Peletakan batu pertamanya mendadak diadakan,
dan polisi memakai kekerasan
untuk meredam para demonstran.
Itu tidak pernah terjadi
selama kau di Gedung Biru
di rezim Presiden Yang dan Presiden Park.
Demokrasi prosedural dan legitimasi demokratis.
Bukankah itu yang paling kau hargai sebagai politikus?
Mari, Bu.
Tunggu.
Apa ini terjadi tanpa sepengetahuanmu?
Menteri Oh memutuskan sendiri?
Ini takkan mengubah apa pun untukmu.
Baik itu Presiden Yang, Presiden Interim Park,
atau Menteri Oh,
kau akan menentang siapa pun yang menduduki kursi itu.
Mengendalikan wewenang sendiri
adalah tindakan politikus yang paling kuhargai.
Menteri Oh menunggumu, Bu.
Aku tidak mengharapkan kau kemari secepat ini, Bu Yun.
Silakan duduk.
Konflik mulai muncul.
Ekspansi pangkalan AL mestinya jadi proyek presiden berikutnya,
jadi, banyak yang bertanya-tanya, kenapa Anda laksanakan sekarang.
Apa karena Anda bekas Angkatan Laut?
Atau Anda ingin memenangkan
penduduk di sana
dengan meningkatkan perekonomian dan pekerjaan?
Aku hanya melakukan yang perlu untuk keamanan nasional
karena dalam posisi untuk itu.
Apa yang Anda sembunyikan kali ini di balik pembenaran itu?
Semua orang memprediksikan bursa efek akan anjlok,
tetapi Anda membukanya dan berkata
bahwa kita harus menunjukkan kepercayaan terhadap pasar kita.
Bursa anjlok sesuai prediksi,
cuma Sim Yong-hwan dari Naseong yang diuntungkan.
Dia bisa menyelesaikan isu suksesi
dengan membeli saham Naseong Chemical di harga rendah.
Kali ini apa?
Apa agenda tersembunyi Anda
di balik pembenaran patriotik itu?
Aku tak mudah ditipu, Menteri Oh.
Baiklah.
Coba tebak.
Apa yang kusembunyikan?
Apa pun itu, Anda takkan mendapatkan keinginanmu.
Aku yakin Anda tahu ini,
tetapi Pulau Gasan sudah lama mendukung partaiku.
Dari Gubernur, Anggota Majelis, sampai pemerintah lokal,
mayoritas dari Partai Seonjin.
Aku akan mengguncang publik
dengan bantuan penduduk dan kelompok pencinta lingkungan.
Dari litigasi administratif sampai petisi konstitusional,
aku akan melakukan apa pun
untuk menentang ekspansi, bukan,
menentang apa pun rencana yang sedang kau reka.
Tidak.
Kau takkan bisa melakukannya.
Selamat siang, saya Kim Dan dengan berita siang.
Protes dari penduduk Pulau Gasan
juga kelompok pencinta lingkungan menyebar dengan cepat...
Menyebar dengan cepat...
Bos, beritanya direvisi.
Kenapa? Apa yang terjadi?
Penduduk Pulau Gasan yang awalnya menentang
sudah mulai menyetujui ekspansi itu.
Bagaimana mereka bisa berubah pikiran
secepat ini?
Karena mereka manusia.
Kementerian Pertahanan Nasional dan perusahaan konstruksi
menawarkan kompensasi besar kepada penduduk.
Bukan di sekitar pangkalan saja,
tetapi seluruh Pulau Gasan akan jadi medan perang.
Coba pikir.
Sampai tadi pagi,
seluruh penduduk memiliki sikap sama.
Namun kompensasi tambahan itu
membuat mereka
menjadi pengkhianat atau pengkhianat dorman.
Benar.
Kebencian mereka terhadap AL dan polisi
kini diarahkan pada satu sama lain.
Sekarang polisi tidak diperlukan untuk meredam protes dengan kekerasan.
Kelompok pencinta lingkungan?
Jika mereka masih menentang,
itu bisa jadi konflik besar.
Aku ragu akan ada keberatan dalam skala nasional.
Coba lihat.
KOMPENSASI JAWABANNYA?
Komentar di forum Internet, media sosial,
situs portal web sudah menunjukkan
pergerakan ke arah aneh.
Arah aneh, maksudmu komentar kebencian?
Mereka dituduh menentang pengembangan?
Perselisihan ideologi.
KARENA YANG JIN-MAN TAK MENGHENTIKAN PRO KOMUNIS
UNTUNG ADA PRESIDEN OH
TAK MENGHUKUM KOMUNIS...
ORANG-ORANG DI MYEONGIN-RI MENGHANCURKAN BANGSA INI
YANG MENENTANG KOMUNIS
TAK MENGHUKUM KOMUNIS...
DI MYEONGIN-RI...
MENENTANG PANGKALAN...
KOMUNIS, TINGGALKAN GASAN!
Publik kini akan menyebut para penentang ekspansi
komunis yang membahayakan keamanan nasional
yang hanya menginginkan yang terbaik bagi Korea Utara.
Kau masih akan tetap menentang?
Anda percaya masyarakat akan meragukan pandanganku terhadap keamanan nasional?
Jika kau menentangku, ya.
Pahlawan nasional yang berkorban darah untuk mengamankan NLL.
Penyintas ajaib yang masih berdiri usai pengeboman paling tragis.
Antara aku dan kau...
siapa yang akan publik percayai?
Bu Yun.
Pak Cha,
sejauh apa kau mengenal Menteri Oh?
Maaf?
Hati-hati.
Dia jauh lebih berbahaya
daripada bayanganmu.
Kudengar penduduk Gasan dengan cepat berubah pikiran.
Seperti prediksiku.
Tingkat kepuasan terhadap Anda juga paling tinggi.
Seperti dugaanku juga.
Mulai hari ini,
penduduk Gasan akan saling benci dan curiga.
Mereka akan menanyai semua orang di pihak mana
dan memaksa mereka menjawab.
Pangkalan AL yang lebih besar mengorbankan kampung mereka.
Ini juga sudah Anda prediksikan?
Kita butuh pangkalan lebih besar,
dan aku memilih cara paling cepat dan efisien.
Hasil terbaik bagi Anda
telah menjadi yang terburuk bagi penduduk Pulau Gasan.
Tanpa proses dalam politik,
itu penyalahgunaan kekuasaan dengan bantuan hukum dan sistem!
Hukum dan sistem selalu menindas
orang yang melawan negara.
Tanpa kekuasaan itu,
mustahil bisa memerintah.
Selain itu,
orang yang telah dipilih Korea
untuk memimpin urusan negara
adalah aku, bukan kau, Pak Cha.
Aku tahu sesuatu setelah kenal Anda, Pak.
Presiden Park...
adalah seseorang yang mengenal rasa takut untuk posisi ini.
Itulah...
alasan aku bisa memercayainya.
Selama Anda di Gedung Biru,
aku akan berusaha melaksanakan kewajiban Kepala Staf Presiden
untuk memastikan ini tidak terulang.
Selamat siang.
Mestinya kau bisa lebih baik.
Itu perintah Presiden.
Dia memerintahkan kami mengumpulkan dan membuang semuanya
di hari fail itu selesai.
Ji-won.
Jika semua fail dikumpulkan dan dibuang,
bukankah itu berarti ada jejak digital pembuangannya?
Itu bisa terjadi di tempat informasi rahasia itu dibagikan.
Sial.
Aku akan mulai dengan fail yang dikirim pada 20 Juni 2018.
MENCARI
Siapa yang menyimpan notulen rapat
selama rapat keamanan NSC?
Kepala Pusat Manajemen Krisis.
Dia juga mencatat semua yang terjadi di dalam bungker...
dan mengelolanya.
Artinya, walau bukan bagian dari NSC,
dia dapat melihat semua informasi yang dimiliki NSC,
serta apa yang terjadi di rapat mereka.
Ada lebih dari satu orang yang tahu
tentang fail rahasia itu.
Pangkalan AL di Pulau Gasan kini akan dibangun tanpa masalah.
Setelah pangkalan itu selesai,
AS akan memiliki pangkalan Asia Timur Laut
agar Aegis bisa bebas datang dan pergi.
Dengan ekspansi pangkalan Asia Timur Laut,
aliansi Korea-AS akan makin kuat.
Dengan ekspansi pangkalan Asia Timur Laut,
aliansi Korea-AS akan makin kuat.
Aku ingin berterima kasih
atas semua yang Anda lakukan.
INFORMASI PANGKALAN MILITER ASIA TIMUR LAUT
INFORMASI PANGKALAN MILITER ASIA TIMUR LAUT
Kau mau pergi semalam ini?
Masalah pangkalan itu sudah diputuskan.
Apa gunanya pergi semalam ini?
- Na-gyeong. - Bukan soal pangkalan.
Lantas apa?
Aku tahu.
Akhirnya aku mengerti
alasan pengeboman itu.
Ekspansi pangkalan AL di Pulau Gasan
akan dilanjutkan sesuai keinginan Menteri Oh.
Agen Han, Pak.
Ada yang perlu kusampaikan, Pak.
Artinya aku harus pergi, bukan?
Akan kutinggalkan kalian.
Ada apa?
Melihatmu datang semalam ini,
pasti masalahnya serius.
Bu Choe,
Anda mau beristirahat?
Tidak, tidak perlu.
Anda terlihat lelah.
Pastinya aku cemas.
Maaf?
Aku cemas...
dia mengumpulkan keberanian.
Ada alasan
Menteri Oh mempercepat peletakan batu pertama itu.
Jika AS menjadikan Pulau Gasan sebagai pangkalan Asia Timur Laut,
bukan hanya Korea Utara,
tetapi Tiongkok pun akan gaduh.
Semenanjung Korea...
akan menjadi pusat konflik militer di Asia Timur Laut.
Ini bisa berarti...
bahwa pakta perdamaian
yang diusahakan Presiden Yang
takkan pernah terwujud.
Presiden Park, mungkin itulah
yang ingin dicapai oleh pengebom itu.
Mereka mau Korea dan Semenanjung Korea
kembali ke masa sebelum pakta perdamaian.
Pengeboman terjadi tepat sebelum pakta perdamaian,
dan mereka membuat Myung mengakuinya,
agar seolah-olah Korea Utara bertanggung jawab.
Kini, mereka mengekspansi pangkalan di Gasan.
Tujuan mereka jelas
dan pasti sejak awal.
Mereka membawa...
sistem Perang Dingin baru ke Semenanjung Korea.
Lalu?
Apa yang mereka dapatkan?
Rasa takut.
Kita menanamkan rasa takut,
agar tak ada yang melawan kita.
Di negara yang terpecah ini,
perselisihan ideologis tetap obat terbaik
untuk menutup mulut orang-orang menyusahkan.
Anda lihat apa yang terjadi di Pangkalan AL Myungin.
Hanya setelah perselisihan ideologis dimulai,
masalahnya selesai dengan mudah.
Kita mengasingkan penduduk pulau itu,
dan membuat mereka curiga satu sama lain.
Tidak penting
dari mana konfliknya dimulai.
"Kau di pihak mana?"
Mereka hanya perlu memihak.
Jika itu efektif,
kita harus terus memakainya untuk waktu yang lama.
Itu patriotisme.
VIP juga
berpendapat sama.
Menteri Oh
adalah calon presiden
yang didesain dengan cermat sejak awal...
untuk menciptakan suatu negara yang diinginkan pengebom itu.
- Pegang bawahnya. - Pelan-pelan.
Hingga pada hari Republik Korea
menjadi begitu kuat hingga tak satu pun akan berani melecehkan negara...
- Tidak! - Ada pistol!
- Tiarap! - Awas!
Kami takkan pernah membiarkan ancaman apa pun terhadap keamanan
dan kehidupan masyarakat kami.
Sesuai rencana mereka,
dia sudah menjadi calon presiden yang paling disukai.
Kalau terus begini, dia bisa jadi presiden berikutnya.
Karena itulah Pak Cha
tidak ada di hari itu.
Apa dia mau menutupi kesalahannya?
Saat aku di Gedung Biru,
itu takkan pernah terjadi.
- Selamat pagi. - Pilih Kang Sang-gu.
Terima kasih.
- Selamat pagi. - Sukses!
Terima kasih.
- Boleh swafoto? - Tentu.
- Selamat pagi. - Pilih Kang Sang-gu.
- Pagi. - Pilih Kang Sang-gu.
- Ini kehormatan bagiku. - Selamat pagi.
- Terima kasih. Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
- Pagi. - Pagi.
Masyarakat paling mengenalmu,
tetapi tingkat kepuasanmu sangat...
Selamat pagi.
Pak Yun,
kita tidak tahu sampai suara dihitung.
Ayolah. Mestinya kau menyemir rambutmu.
Anak-anak bilang penampilanmu menebus kesejahteraan.
Park Mu-jin dan Oh Yeong-seok tampan.
Menyemir rambutku?
Pemilihan presiden bukan kontes popularitas.
Kalian mestinya malu.
Jika media memverifikasi calon sebagaimana mestinya,
orang-orang yang tak kompeten takkan jadi dua besar.
Halo, pilih Kang Sang-gu.
Halo.
Halo, pilih Kang Sang-gu.
Siapa? Siapa yang tak kompeten?
Park Mu-jin? Oh Yeong-seok?
Siapa maksudmu?
Selamat pagi. Pilih Kang Sang-gu.
Ini hanya bocoran yang kuberikan
dengan niat paling tulus agar media dapat memverifikasinya.
Aku tidak tahu cara berkampanye negatif.
Selamat pagi. Pilih Kang Sang-gu.
Kepala Staf Presiden.
Kau kenal dia,
yang selalu bicara kurang ajar.
Aku?
Apa maksudmu?
Seperti yang kubilang.
Kudengar kau diinvestigasi oleh Tim Keamanan
terkait pengeboman itu.
Siapa bilang?
Jadi, kau memang benar diinvestigasi,
karena kau menanyakan sumbernya.
Aku terbukti tidak bersalah.
Kukira kau tahu segalanya tentang dunia politik,
tampaknya kau tak bisa menjaga diri.
Sampai pengebom itu ditemukan,
akan selalu ada pembicaraan tentang kau yang dicurigai.
Orang tidak peduli kebenaran.
Mereka percaya yang mereka mau.
- Nona Woo. - Kau Kepala Staf
dan penasihat terdekat Presiden Park.
Sedangkan Presiden Park
orang paling diuntungkan dari pengeboman, apa pun kata orang.
Itu pengaturan sempurna bagi para penggemar teori konspirasi
untuk berkhayal sesukanya.
REPORTER LEE YONG-WON, REPORTER JUNG BONG-HEE
Ada apa sepagi ini?
Kau tahu, Bu Jeong?
Pak Cha diinvestigasi oleh Satgas Terorisme.
Gedung Biru saja tak tahu.
PENGUNDURAN DIRI
Karena itu kau mau meninggalkan Gedung Biru?
Itu langkah terbaikku.
Lebih baik kau tetap bekerja
dan melawan serangan media,
mengingat karier politikmu.
Mengingat pemilihan presiden,
sebaiknya aku berhenti
sesegera mungkin agar tidak membebani Presiden Park.
Presiden Park sudah menjawab?
Dia memutuskan mencalonkan diri?
Aku yakin...
dia takkan menjawabmu.
Penting baginya untuk tetap menjadi orang baik.
Dia tidak tahan mengotori tangannya.
Dia bersih
dan menjaga jarak.
Presiden Park...
akan mencalonkan diri.
Karena dia orang baik.
Tolong jaga Presiden Park, Bu Jeong.
Tetapi...
Kau bilang Pak Cha berhenti?
Ya.
Dia bilang tak ingin membebani Anda, Pak.
Karena itulah aku di sini menggantikannya untuk mendengar
jawaban Anda.
Anda belum memutuskan, ya?
Jika terus begini,
Menteri Oh akan jadi presiden.
Setelah itu, akan mustahil menemukan dalang pengeboman itu.
Ketegangan akan meningkat di Semenanjung Korea sesuai mau mereka,
dan kejadian di Gasan akan terjadi
di mana pun ada konflik dengan pemerintah.
Anda tidak keberatan?
Presiden Park,
apa Anda tidak keberatan?
Aku...
tidak kompeten.
Pak Cha...
mengorbankan karier politiknya.
Dia yakin Anda akan mencalonkan diri...
karena Anda orang baik.
Bu Jeong, bagaimana kalau...
Anda keras kepala dan berusaha bertarung dengan tangan kosong
di medan perang karena takut pedang Anda berdarah.
Hanya ada dua hasilnya.
Anda mati berdarah atau menyerah.
Aku...
tidak mau berjuang di bawah panglima seperti itu lagi.
Aku ingin menang.
Meski kau pernah memberitahuku
aku tidak pantas untuk ini.
Aku ingin melihat sekali saja,
orang baik menang.
Saya presiden interim...
Park Mu-jin.
Presiden Park sudah kembali.
Dia mengadakan konferensi pers di Chunchugwan.
Kami dengar Tim Keamanan menginvestigasi Pak Cha Yeong-jin.
Saya dengar dia melanggar peraturan keamanan serangan teroris.
Benarkah itu?
- Tolong verifikasi, Pak. - Benarkah itu?
- Tolong dijawab. - Mohon komentarnya.
- Benarkah ini? - Tolong jawab kami.
- Apa dia... - Itu benar.
Saya dengar Pak Cha sudah menyerahkan surat pengunduran dirinya.
Apa dia mengakui keterlibatannya?
Investigasi internal membuktikan
kecurigaan seputar Pak Cha Yeong-jin
tidaklah benar.
Saya ingin menjelaskan ini kepada Anda sekalian.
Pak Cha Yeong-jin
tidak terlibat dalam serangan Gedung Majelis Nasional.
Terlepas dari keterangan Anda,
sebelum pengebom itu ditemukan,
fakta bahwa dia dicurigai dalam keterlibatannya
akan menimbulkan kecurigaan publik.
Apa komentar Anda?
Kapan Gedung Biru mengetahui
bahwa Pak Cha Yeong-jin dicurigai?
Anda akan menutupi meski mengetahuinya?
Apa Gedung Biru berniat menggantinya
karena tekanan ini?
- Tolong jelaskan pada kami. - Pak.
- Tolong jawab kami. - Mohon komentarnya.
- Tolong beri tahu kami. - Pak.
Alasan Pak Cha menyerahkan surat pengunduran diri...
adalah karena...
dia takut pemberitaan media, yang didasarkan spekulasi
untuk menarik perhatian
terlepas dari fakta yang ada,
akan menimbulkan rasa tidak percaya di antara masyarakat
dengan Gedung Biru.
Pengunduran diri Pak Cha
tidak kami terima.
Itu karena
saya dan Gedung Biru percaya
kecurigaan dan verifikasi media
bertujuan untuk mendukung hak masyarakat untuk tahu
dan untuk melayani minat masyarakat senantiasa.
Saya percaya Anda sekalian akan menjaga
harga diri negara kita.
Saya langsung saja, Pak.
Apa Anda akan mencalonkan diri?
- Beliau mencalonkan diri jadi presiden? - Sungguh?
Kau tahu soal ini?
Kau penanggung jawab informasi publik.
Benar. Apa masalah Nona Woo?
Dia begitu berterus terang.
Aku ingin kau menanyaiku
pertanyaan lain dan mengalihkan para reporter
agar pers tidak terpaku
pada Pak Cha.
Kalau begitu,
tolong beri aku
wawancara eksklusif.
Akankah Anda mengumumkan pencalonan Anda
untuk pemilihan presiden?
- Tolong dijawab, Pak. - Katakan, Pak.
Maaf...
saya lama menjawab.
Saya akan
maju sebagai calon presiden.
Masyarakat menginginkan pemimpin yang memiliki keinginan berkuasa,
namun tak percaya politikus dengan nafsu berkuasa.
Saingan Anda adalah Menteri Oh.
Dia calon terkuat.
Bisakah kau melawan Presiden Park jika itu kau?
Anda berencana mengesahkan UU Diskriminasi?
Melihat situasi ini?
Mari kita ubah keadaan dalam pemilihan ini.
Aku harus mencegah Presiden Park mencalonkan diri.
Aku penasaran
siapa yang duduk di sini 30 hari lagi.
Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.