Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
Ini Kantor Pemrosesan Data. Riwayat panggilan sudah dipulihkan.
Bisa kirimkan kepadaku sekarang?
KANTOR PEMROSESAN DATA
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Dia bawa pistol!
Sial!
- Pengawal! - Dia bawa pistol!
Pengawal!
- Lari! - Kita harus pergi dari sini!
Kau baik-baik saja?
Mana Pak Presiden? Aku mendengar dua tembakan.
UNIT GAWAT DARURAT
Mereka segera tiba. Tolong beri jalan.
- Cepat siapkan. - Baik, Pak.
Pintu masuk aman.
Minggir!
Pindahkan ke ranjang. Satu, dua, tiga!
Berikan infus.
Minta tomografi terkomputasi.
Aku akan periksa lukamu.
Satu, dua, tiga.
Sebuah peluru menembus dadanya dari ketiak ke arah toraks.
Kita perlu tomografi terkomputasi untuk tahu apa paru dan nadinya rusak.
Ada dua. Kami dengar dua tembakan.
Cuma ada satu luka tembak?
Ya, aku cuma melihat satu di Presiden. Peluru itu menembusnya.
- Siapkan rontgen portabel. - Baik.
Pak.
Jadi, peluru lainnya meleset,
berkat Anggota Majelis... Maksudku, Menteri Oh.
Hidup memang tak terduga.
Menteri Oh nyaris tak hadir di pelantikan tadi.
Bukan begitu?
Syukurlah tak ada korban lain.
Halo? Ya, Reporter Yu. Ini Kim Nam-wook.
Aku belum bisa mengomentari kondisi Presiden sekarang.
Sampai ada rilis resmi...
Positif atau tidak,
jangan membuat berita berdasarkan spekulasi semata.
Benar.
Ini bukan masalah kesehatan Presiden saja.
Ini menyangkut keamanan nasional.
Beberapa serpihan peluru terbenam di dada Anda.
Lihat ini?
Besar kemungkinan serpihan ini mengoyak arteri Anda.
Arteri? Yang mana?
Aorta.
Anda tak kehilangan banyak darah,
dan lukanya mungkin tampak tak serius,
tetapi pada dasarnya ada bom waktu di dalam dada Anda.
Nyawa Anda akan terancam.
Beliau butuh operasi segera.
Apa ini operasi besar?
Ini operasi rumit, jadi, butuh waktu yang lama.
Kira-kira sepuluh jam.
Sepuluh jam di kamar operasi?
Termasuk waktu untuk anestesi, dia di dalam sekurangnya 12 jam.
Dengan kata lain, kepala pemerintahan
Republik Korea takkan bisa mengambil keputusan atau pilihan
dalam 12 jam mendatang.
Itu juga berarti
Panglima Tertinggi angkatan bersenjata...
tidak bisa dihubungi selama lebih dari 12 jam.
UNIT PERAWATAN INTENSIF
Saat ada tensi inter-Korea.
Pasal 71 dari Konstitusi.
"Jika Presiden berhalangan
jalankan kewajiban atas alasan apa pun,
para anggota Dewan Negara
akan menggantikannya."
- Ini... - Maksudmu,
kita dalam situasi itu?
Di mana Presiden berhalangan menjalankan kewajibannya?
Jabatan Presiden tak bisa kosong, apa pun yang terjadi.
Aku lega...
karena ini terjadi setelah anggota kabinet dilantik.
Bukankah demi mengantisipasi hari seperti ini
kita perlu membentuk kabinet nonpartai?
Siapa yang paling senior
di antara menteri-menteri baru?
Menteri Strategi dan Keuangan.
Cari dia.
Minggir!
Minggir! Dia kena luka tembak!
Lewat sini.
Itu Menteri Strategi dan Keuangan, Hong Seung-gi.
Peluru satunya tidak meleset.
Siapa korban berikutnya?
Siapa berikutnya?
Untuk menjadikanku presiden interim,
kalian merancang ini?
Kami hanya memilih cara paling cepat dan efektif.
- Kali ini... - Tanya aku sebelumnya!
Lagi pula,
kau tak bisa keberatan.
Kita memiliki
tujuan yang sama.
Menteri Oh Yeong-seok.
Pengganti berikutnya
Menteri Oh dari Pertahanan Nasional.
UNIT PERAWATAN INTENSIF
HARI KE-39: SANG PRESIDEN INTERIM OH YEONG-SEOK
EPISODE 11
Gedung Eunsan, Unit 1306.
Kunci gedung di mana penembak jitu itu berada.
Kenapa ada padamu?
Tidak mau menjawab?
Aku melaksanakan hak untuk diam?
Perlu kujawabkan?
Kau sudah tahu soal percobaan pembunuhan Presiden Park.
Tim keamanan Gedung Biru atau NIS tidak tahu,
tetapi kau tahu lebih dahulu.
Kenapa?
Karena kau termasuk anggota mereka.
Karena itu,
kau menembakkan pistolmu untuk mengalihkan pengawal Gedung Biru.
Untuk mengulur waktu agar penembak itu bisa melarikan diri.
Betul?
Bagaimana menurutmu?
Ada 10 sampai 15 persen kemungkinan dia meninggal di meja operasi,
dan itu tidak buruk.
Masalahnya, operasi ini rumit.
Kau Menteri Pertahanan Nasional?
Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.
Presiden sekarang di kamar, bukan?
Ada apa? Kau perlu melapor...
Kurasa dia mencemaskan beliau.
Dia sangat baik hati, ya?
Bagaimana kau bisa
jadi juru bicara dengan wajah seperti itu?
Kenapa? Wajahku fotogenik.
Kau tidak memiliki wajah poker.
Kau sangat mudah dibaca.
Tidak.
BANGSAL VIP
- Pasti menakutkan. - Ya.
- Kau baik-baik saja? - Bagaimana Bu Choe?
Kita bicara di dalam.
Bu Yun...
Aku akan segera menghubungi Bu Yun
bahwa Anda ingin bicara dengannya.
Harus kuakui, kau dan para stafmu
semua luar biasa.
Kau terluka parah.
Kau akan dioperasi kapan saja.
Ada menteri baru yang bisa menggantikanmu, kenapa...
Betul? Jadi, kenapa...
istriku yang menakutkan mengomeliku
di tengah semua ini?
Astaga, betul-betul...
Kau baik-baik saja?
Ya.
Kau tahu, bukan?
Bagi aku dan anak-anak...
tak seorang pun
bisa menggantikanmu.
Kontak Bu Yun,
perbaiki kacamata,
minta Si-wan dan Si-jin...
Maaf, Pak.
- Tunggu. - Ya, Pak.
Bu Yun Chan-gyeong ingin menemui... Maksudku adalah...
Presiden ingin menemui Bu Yun.
Tidak, bukan itu.
Mansetmu.
Terima kasih. Pikiranku di mana-mana.
Maksudku, kali ini aku fokus, Pak Han.
Kau tak perlu cemas.
Syukurlah.
Pak Han?
Presiden Park...
akan baik-baik saja.
Dia sungguh akan...
baik...
Sudahlah.
Kita semua tahu.
Presiden Park
baik-baik saja.
Dia bahkan didampingi staf protokol
seperti dirimu.
PUSAT MEDIS DARURAT
Kudengar Anda akan dioperasi, Pak.
Ada keperluan mendesak apa sampai mau menemuiku sebelumnya?
MENTERI PERTAHANAN NASIONAL OH YEONG-SEOK
Berdasarkan Pasal 71 Konstitusi,
Anda akan memegang wewenang eksekutif
terhadap pemerintahan dan sebagai Panglima Tertinggi
sampai Presiden Park kembali bertugas.
Maksud Anda, aku harus mengawasi Menteri Oh?
Agen Han sudah ditemukan?
Jika Anda tak punya bukti
bahwa Menteri Oh terkait dengan pengebom seperti kata Agen Han,
Anda takkan memintaku melakukan ini sekarang.
Anda akan absen paling lama 12 jam.
Aku hanya memintamu...
untuk mengawasinya sebagai ketua partai oposisi.
Seperti yang kau lakukan...
denganku hingga kini.
Aku akan berusaha karena tugas ini diberikan kepadaku.
Baik.
Para anggota partaiku menanyakan
apa pendapatku tentang merekrutmu karena kau independen.
Awalnya aku menentang.
Anda tak pernah menegaskan,
menjamin, atau yakin akan sesuatu.
Anda membosankan dan mengesalkan.
Tak cocok untuk masa seperti ini, di mana kejelasan dituntut.
Anda bisa saja memiliki tingkat kepuasan tinggi sekarang,
tetapi Anda bukan tipe orang
yang bisa makan gukbap di pasar demi pemilihan umum.
Dengan kata lain,
Anda tidak bisa dijual
dan takkan laku dalam politik.
Apa aku...
seburuk itu?
Aku ingin membeli Anda...
karena daya tahan.
Apakah pemilihan presiden berlangsung 40 hari lagi?
Saat bertarung dalam ring,
aku hanya bisa memercayai wasitnya jika orang itu Anda, Pak.
Aku berharap operasinya lancar.
Kita memasuki kamar operasi, Pak.
Jadwal Anda akan dimulai
dengan rapat kabinet, termasuk dengan staf kepresidenan
dan ketua partai oposisi.
Silakan.
Di hitungan ketiga. Satu, dua, tiga.
Mulai anestesinya.
Berdasarkan Pasal 71 Konstitusi,
Anda memiliki wewenang penuh Presiden Interim Korea.
Silakan duduk.
Menteri Oh akan menjadi Presiden Interim
sampai Presiden Park keluar rumah sakit
dan kembali bekerja.
- Pak Kim. - Pak Kim.
Nona Woo.
Presiden interim
diganti presiden interim baru terjadi.
- Apa ini pantas? - Pak Kim.
- Pak Kim. - Sejauh apa wewenangnya?
Ya, baru terjadi dalam sejarah konstitusi kita,
memiliki presiden interim karena pengeboman
dan presiden interim yang sama
menjadi berhalangan sementara karena percobaan pembunuhan.
Semua ini baru.
Akan tetapi, Pemerintah dan Gedung Biru
akan terus berusaha
melindungi nyawa dan keamanan masyarakat
dari terorisme atau usaha pembunuhan.
Beliau ditembak di dekat jantung. Sesulit apa operasinya?
Apa tim medis akan memberi taklimat?
Kapan Beliau kembali?
Jadi, berapa peluang Presiden Park bertahan hidup?
Sekarang hanya ada satu hal yang ingin saya sampaikan.
Pisau.
Hari ini,
saya harap keberuntungan yang belum pernah terjadi
di sejarah kita akan bersama Presiden Park.
Saya meminta Anda turut mendoakan ini.
Dia masih tutup mulut?
Boleh aku coba bicara dengannya?
Semua interogasi dan investigasi terhadap agen NIS
harus dilakukan personel NIS.
Itu aturan kami.
Jika dia bekerja sama dengan si penembak,
tim keamanan kami juga memiliki yurisdiksi.
Baiklah.
Kau harus membagikan semua yang dia katakan.
Aku tim keamanan Gedung Biru,
Kang Dae-han.
Presiden Park Mu-jin mengutusku.
Di hari pemeriksaan,
aku yakin kau membuat tuduhan terhadap Menteri Oh.
Kau punya bukti keterkaitannya dengan pengeboman itu, Agen Han?
Presiden Park ingin menerima laporan.
Aku akan melapor kepadanya secara langsung.
Beliau memintaku melaporkan langsung
apa pun terkait pengeboman itu.
Bawa aku ke Gedung Biru sekarang untuk menemuinya.
Itu tak mungkin.
Presiden Park
menjalani operasi darurat karena luka tembak.
Selain itu, Menteri Oh ada di Gedung Biru, mengisi jabatan presiden interim
menggantikan Presiden Park sesuai Pasal 71 Konstitusi.
Menteri...
Oh Yeong-seok...
adalah presiden interim?
Bursa efek sedang berfluktuasi.
KOSPI dan KOSDAQ anjlok
sebelum bursa ditutup, dan nilainya belum pernah terjadi.
Silakan dilihat.
Mungkin Presiden Park yang ditembak dan dioperasi
yang jadi penyebabnya.
JOYANCE FINANCE
Ini akan membunuh semua korporasi dan investor pribadi kita.
Aku menyarankan penutupan bursa KOSPI dan KOSDAQ besok.
Kita harus beri mereka waktu untuk bernapas.
Bukankah ini seperti siaran ulang
hari pertama Presiden Park?
Ini keputusanku.
Aku menentang.
Maaf?
Jika bursa dibuka,
hanya masalah waktu saja
KOSPI di bawah 2.000 dan KOSDAQ di bawah 700.
Kita harus memercayai pasar.
Jika investor yang ketakutan mulai menjual saham mereka,
- pembatasan pun takkan berhasil. - Banyak penjualan,
artinya kesempatan besar bagi pembeli.
Bursa akan menemukan cara untuk pulih dengan sendirinya.
Klakson.
WALI KOTA SEOUL
Itu karena Anda duduk di kursi pengemudi.
Aku yakin Anda ingin membunyikan klakson
dan mengemudi ugal-ugalan.
Akan tetapi Menteri Oh,
ini lampu merah.
Anda harus berhenti.
Pasar, khususnya bursa efek,
tidak tahan dengan kegelisahan.
Menarik.
Kau benar.
Aku mencoba membuang kegelisahan.
Perekonomian itu perang mental.
Katakanlah kita menutup bursa efek besok.
Itu akan menjadi tanda
bahwa para pemimpin ekonomi Korea terguncang dan panik.
Itu yang kau inginkan?
KEPALA URUSAN SIPIL
Bursa efek buka pukul 09.00
dan tutup pukul 15.30 seperti biasa.
Itu akan menunjukkan kepada masyarakat Korea dan investor asing
bahwa perekonomian Korea masih kuat.
Ini bukan siaran ulang.
Tokoh utamanya diganti.
Kau yakin ini pengalaman pertamanya?
Sudah tahu keberadaan penembak itu?
Pak Ko?
Sebuah mobil dilaporkan dicuri di dekat lokasi.
Polisi sudah memegang video CCTV
dan membandingkan keterangan saksi.
Tersangkanya pasti membawa senjata.
Suruh mereka bekerja sama dengan Tentara 707.
Kita buat pusat komando di Gedung Biru.
Maaf?
Alih-alih menerima laporan,
Anda mau pusat komandonya di sini?
Pak Ko.
- Ya? - Ada sebuah pengeboman
dan usaha pembunuhan.
Melihat ketakutan dan kecemasan
yang bukan hanya kita, tetapi masyarakat juga rasakan,
ini bencana nasional.
Gedung Biru akan jadi menara kendali, dan aku yang beri komando.
Berikutnya?
Apa yang dia pikirkan?
Dia hanya berkuasa 12 jam.
Mestinya dia berkeliling Gedung Biru dan pulang ke rumah.
Kenapa dia mengambil keputusan yang begitu berbahaya?
Sudahlah. Mestinya kau yang paling tahu.
Dia ingin mengukuhkan pemerintahannya.
Dia menunjukkan warnanya dengan jelas.
Warna apa?
Bu Yun seorang konservatif dalam hal keamanan,
dan progresif dalam perekonomian.
Dia menunjukkan kepada kita bahwa dia fundamentalis pasar
dan beraliran kanan dalam keamanan dan ekonomi.
Menteri Oh memastikan kita tahu itu.
Hei, Pak An.
Di dunia politik pun ada etika bisnis.
Bisa-bisanya dia mengukuhkan pemerintahan di tengah suatu krisis?
Selain itu, apa dia berkampanye?
Apa yang didapatkannya dari itu?
Kau sungguh berpikir demikian?
Bahwa bursa efek akan pulih dengan sendirinya?
- Aku hanya... - Penurunan sepuluh persen di bursa
berarti triliunan won menguap dari rekening umum,
dana pensiun, dan pinjaman mahasiswa dalam sekejap.
Tentu akan butuh waktu.
Namun bursa akan segera pulih.
Tentu, kita bisa mendapatkan kembali uang yang hilang itu kelak.
Bagaimana dengan mereka yang harus
meninggalkan keluarga dan kuliah, dan kehilangan tabungan pensiun?
Bagaimana hidup mereka dipulihkan, oleh siapa?
Kau bilang, jika saham dijual,
itu kesempatan bagi pembeli, betul?
Siapa yang ingin kau beri kesempatan
dengan menjual hidup orang biasa?
Aku percaya akan ketahanan bursa efek Korea.
Perekonomian atas inisiatif pemerintah tidak cukup kompetitif.
Jangan bilang
kau tidak melihat negara ini sebagai model keuntungan
dalam posisi itu?
Kuharap apa yang mau kau pertahankan adalah keyakinan politik,
bukan keuntungan bisnis.
Aku menghargai nasihatmu.
Saat bursa dibuka besok,
kau akan bisa membeli
saham-saham afiliasimu dengan sangat murah.
VIP memintaku untuk memastikan putramu mengambil alih grup
tanpa kendala apa pun. Dia sangat khawatir.
Orang bilang krisis besar menghasilkan peluang besar,
tetapi aku merasa bersalah.
Orang yang terbaring di meja operasi...
terus membuatku gelisah.
Pak Kim.
Jangan cemas, Pak.
Akan kupastikan kejadian hari ini takkan menyebabkan masalah.
Bagus.
Ini orang yang menembak Presiden.
Kau mengenali wajahnya?
Agen Han.
AKU MENEMUI AGEN KIM JUN-O
Jika seorang agen intelijen terlatih melaksanakan hak untuk diam,
aku tak punya pilihan lain.
Sekuriti, ke ruang interogasi.
Cari Agen Seo Ji-won.
Tanya dia tentang Tae-ik.
Apa-apaan...
Karena inilah aku bilang agen kami yang interogasi.
Kau baik-baik saja?
Agen Seo Ji-won?
Itu makan malammu?
Agen Han tidak bilang kau penakut.
Tae-ik.
Agen Han bilang kau akan memberitahuku tentang Tae-ik.
Tim Sekuriti Gedung Biru, Kang Dae-han.
Ya, ini orangnya.
Tae-ik.
Itu namanya?
Myung Hae-jun meninggalkan
pesan kematian itu saat dia dibunuh.
"Tae-ik."
Dia pertama kali terlihat di TKP pembunuhan Myung Hae-jun.
Di hari pemeriksaan,
dia memanipulasi kecelakaan untuk mengancam Agen Han,
dan mengambil semua bukti tentang Pak Oh dari TKP.
Kini dia berusaha membunuh Presiden.
Jadi, maksudmu pengebom itu dalang pembunuhan,
dan orang yang dekat dengan mereka, Menteri Oh,
kini di Gedung Biru?
Setelah dikejar pasukan kita,
si penembak lari ke pabrik kimia di dekat Gyeonggi-do.
Semua pintu keluar pabrik itu ditutup
dan tersangka sudah dikepung oleh polisi
dan Tentara 707.
Ada yang cedera?
Dalam pengejaran, seorang anggota Tentara 707
terkena peluru dan terluka.
Dari pengejaran ini, disimpulkan
bahwa penembak itu bukan hanya kuat,
tetapi juga sangat terlatih
seperti tentara pasukan khusus.
Kita akan perintahkan penangkapannya.
Tunggu.
Bunuh...
penembak jitu itu.
Maaf?
Dalam kasus ini, menangkapnya adalah prosedur...
Dia mencederai orang kita.
Kau pikir ini situasi normal?
Ini pabrik kimia yang dipenuhi bahan mudah terbakar.
Berusaha untuk menangkap
penembak jitu terlatih
dapat menimbulkan lebih banyak korban.
Apa yang akan kau lakukan?
Itu tak bisa kuterima.
Tembak mati.
Pak Presiden...
Maksudku, Presiden Park,
akan memerintahkan penembak itu ditangkap.
Untuk mencari tahu dalang serangan itu,
dia akan berpikir bahwa menginterogasi si penembak
adalah tindakan paling logis.
Begitukah?
Itu perintah saat menangkap Myung Hae-jun di Kamboja.
Benar, tetapi bagaimana akhirnya?
Apa yang kita ketahui tentang para penyerang
dari Myung Hae-jun?
Katakan.
Sejak pengeboman itu,
apa persisnya pencapaian Presiden Park?
Katakan, Bu Jeong.
Keputusanku sudah final.
Direktur Ji, laksanakan.
Setelah melihat penembak jitu itu,
kita tembak mati.
Alih-alih ditangkap hidup-hidup,
tembak mati dia.
Tolong pertimbangkan lagi.
Semua orang di ruangan ini menentang perintah tembak mati itu.
Aku tahu alasan mereka,
tapi coba pikirkan seperti ini.
Kapal ini akan tenggelam.
Kita semua ada di kapal ini,
melintasi lautan ganas di malam hari.
Kita semua ingin mengemudikan kapal,
tetapi hanya ada satu kapten.
Bahkan dalam krisis ini,
apakah bijak jika seluruh awak kapal mau memimpin?
Karena ini demokrasi?
Pertama-tama, aku akan membuang kata itu dari kapal ini.
Kita harus menuruti kapten,
dan saat ini,
akulah kaptennya.
Tembak mati.
Setelah terlihat,
tembak mati.
Si penembak jitu
telah dibunuh.
Dok, tekanan darahnya turun. Dari 95 menjadi 80.
Pasti ada yang pecah.
Irigasi.
Sedot.
Sedot.
Kasa yang banyak.
Lagi!
Pendarahannya tidak berhenti, Dok.
Jika tak dihentikan,
dia akan mati kehabisan darah.
Tekanan darahnya sekarang 72.
PARK, 45 TAHUN, PRIA, DIOPERASI
- Pak? - Ambillah.
Silakan.
Terima kasih.
Terima kasih.
Kau sudah mengalami terlalu banyak hal
yang tak perlu kau alami di Gedung Biru.
Presiden Park menemuiku
pada hari pertama dia disumpah.
Dia bilang akan mengundurkan diri
dengan ekspresi keras kepalanya.
Memang Mu-jin seperti itu.
Untuk pertama kalinya sejak itu,
aku menyesali keputusanku
mempertahankan posisinya.
Pak,
kenapa lama sekali?
Bukankah operasi ini mestinya sudah selesai?
PUKUL 05.15
SEDANG OPERASI
DALAM PEMULIHAN
Bagian aorta yang kukhawatirkan
berhasil diperbaiki.
Bagaimana keadaannya?
Sudah siuman?
Dia kehilangan banyak darah dalam operasi dan tekanan darahnya anjlok.
Jadi, saat ini,
kami mengkhawatirkan kemungkinan kerusakan otak.
Kerusakan otak?
Maksudmu, dia mungkin tidak akan siuman?
Aku tak bisa berkata-kata
selain kita harus menunggu.
Astaga. Pak Han?
YEOMINGWAN
Pak, Presiden Park sudah siuman?
Kapan dia boleh pulang? Perlu adakan taklimat pers?
Itu akan mengejutkan.
Pak?
Di mana yang lain?
Mari kita berusaha
memastikan ketidakhadirannya
tak membuat pemerintah kita dalam ketegangan.
Itu sesuatu
yang tak perlu dicemaskan.
Menteri Oh beradaptasi dengan Gedung Biru lebih cepat dari siapa pun.
Itu mengejutkan.
Awalnya aku cemas karena dia tak berpengalaman
di jabatan pemerintahan.
Pak Kim,
dalam taklimat pers,
tolong tekankan fakta bahwa Menteri Oh
memulai dengan mulus.
Baik.
Bu Min,
mulai sekarang, tolong temani Menteri Oh dalam semua pertemuannya.
- Baik. - Bagus.
Sementara itu,
kita harus membahas pemilihan presiden dengan Menteri Oh.
Aku akan ke rumah sakit dahulu untuk melihat keadaan Presiden Park.
Menteri Oh memulai hari pertamanya,
dan kau pergi untuk urusan pribadi?
Kurasa kau mengubah rencanamu, Bu Jeong.
Aku akan membesuk Presiden Park.
Tadi...
Katakan.
Bagaimana bisa kau tidak terganggu?
Bagaimana bisa
kau melanjutkan hidup seolah-olah tidak ada apa-apa?
Apa kau tidak peduli?
Sudah selesai?
Jika sudah, mari coba lagi supaya aku mengerti.
Baik itu Presiden Park atau Menteri Oh,
bagimu tak penting, bukan?
Kau tak peduli kecuali tingkat kepuasannya bagus
dan dia bisa menjadi calon presiden.
Yang kau inginkan hanyalah
berhasil membentuk ulang pemerintahan.
Itu yang kau pikirkan?
Orang bilang yang diuntungkan dari pengeboman itu adalah Presiden Park,
ada yang bilang Menteri Oh...
tetapi mereka salah.
Orang itu kau.
Jika bukan karena serangan itu,
kau takkan berani memimpikan kesempatan
membentuk ulang pemerintahan
sebagai seorang kingmaker.
Karena itu...
Karena itukah...
Kau tak tahu kenapa
aku tampak tak terganggu?
Kau sungguh tidak mengerti kenapa aku tak mau terpengaruh?
Karena aku tidak mau
periode ketidakhadirannya dikenang sebagai kegagalannya.
Karena itu, aku melakukan apa pun yang bisa kulakukan
karena aku kepala staf Presiden Park.
Kukira setidaknya kau bisa memahamiku.
Aku salah berasumsi begitu?
Kukira aku sudah mengenalmu,
tetapi...
kini aku tak tahu.
Aku tidak kenal
siapa dirimu lagi.
Tolong sampaikan ke VIP
bahwa percobaan pembunuhan Presiden Park
akan tetap menjadi misteri,
dan bahwa pemerintahan akan segera normal.
Kini masyarakat
akan menganggapku
calon presiden berikutnya, bukan Park Mu-jin.
Jika Presiden Park
tidak dengan sengaja berusaha mencari orang dalam di pemerintahan,
VIP takkan mengambil langkah itu.
Harap ingat itu.
VIP kita
tidak suka orang yang melewati batas.
"Jangan melewati batas," begitu?
REPUBLIK KOREA GEDUNG BIRU
Saya mulai dengan pertanyaan.
- Di sini. - Di sini.
Indeks KOSPI anjlok di bawah 2.000 dan KOSDAQ di bawah 700.
Apa ini krisis tak terduga?
Berikutnya. Saya akan mencatat semua pertanyaan dahulu.
- Di sini! - Saya.
Banyak pakar yang cemas.
Kenapa bursa diputuskan dibuka?
Investor dana pensiun paling dirugikan.
Adakah tindakan balasan?
Pak Kim, tolong dijawab.
- Apa pemerintahan... - Adakah...
- Tolong jawab ini. - Di sini!
Apa ini diputuskan oleh Kantor Urusan Ekonomi
atau keputusan Presiden Interim Oh?
Publik menginginkan jawaban, Pak Kim.
Menteri Oh Yeong-seok
pasti mau mengembalikan SIM-nya sekarang.
Dia hanya belajar ekonomi dari buku.
Dia tak pernah merasakan apa pun terkait perekonomian.
Dia pemula.
Sampai Presiden Park kembali menjabat,
dia mungkin akan tinggal di Gedung Biru...
dan hanya menghirup udara segar yang ditawarkan.
Kalau sebaliknya?
Bagaimana kalau...
bukan kurangnya pengalaman, tapi dia punya rencana, termasuk ini?
Apa yang terjadi?
Sudah 19 jam berlalu
sejak penembak yang menarget Presiden Park kabur dari tempat kejadian.
Ada perkembangan di sisi itu?
- Sudah ada tersangka? - Beri tahu kami investigasinya!
- Ada petunjuk? - Ada perkembangan?
Ada tindakan disipliner?
Penembak jitu itu...
Boleh saya sendiri yang menjawab?
Penembak jitu yang berusaha membunuh Presiden Park...
sudah dibunuh.
Saat polisi dan Tentara 707 mengejarnya,
ada korban di pihak kami.
Berdasarkan penilaian kami
untuk tidak membiarkan
orang tidak bersalah menjadi korban lagi,
itu keputusan yang perlu diambil.
Saya memperingatkan penyerang.
Kami
takkan pernah
membiarkan
ancaman apa pun terhadap keamanan
dan kehidupan masyarakat kami.
Kami akan...
memastikan...
Anda dihukum.
PRESIDEN OH MENYATAKAN PERANG TERHADAP TERORIS
Semua orang membicarakan Menteri Oh.
Kata kunci pencarian, berita, foto. Semuanya.
Foto ini merangkumnya dengan baik.
Penyintas ajaib, Oh Yeong-seok,
menjadi pahlawan yang layak menyandang gelar itu.
Di media sosial lebih buruk.
Masyarakat memang jahat.
Mereka membandingkannya dengan Presiden Park.
"Dua kutub berlawanan.
Keduanya presiden interim, tetapi dengan karisma berbeda."
Ini hasil survei calon unggulan.
OH YEONG-SEOK, PARK MU-JIN, YUN CHAN-GYEONG
Dengan 41 persen, Menteri Oh dengan mudah mengalahkan
Presiden Park dan Bu Yun,
serta memimpin perolehan.
Tak seorang pun pernah mendekati angka mayoritas dalam survei sebelumnya.
Kita bukannya tak menduga ini.
Sejak serangan itu,
masyarakat kita marah dan takut.
Setelah mendengarkan
eksekusi penembak jitu itu di taklimat pers,
pasti mereka lega dan tenang.
Saat itu, rasa suka masyarakat kepadanya
jadi meroket
dengan hebat.
Kalau terus begini,
dia akan jadi calon presiden terkuat.
Bagus.
JOYANCE FINANCE
Dia luar biasa.
Indeks KOSDAQ dan KOSPI
mencapai titik terendahnya,
tetapi sudah berhenti turun.
Indeksnya mulai naik.
Artinya pasar telah mulai
percaya kepada Menteri Oh.
PRESIDEN OH MENYATAKAN PERANG TERHADAP TERORIS
Kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tak tahu siapa yang terpilih sampai suara dihitung.
Semua orang mengatakan Yun Chan-gyeong adalah presiden berikutnya.
Gedung Majelis Nasional hancur
dan lahirlah seorang bintang besar.
Negara kita sangat dinamis.
Jika harus menghitung suara, kita belum tahu.
Masih ada 40 hari.
Kita akan tahu setelah Presiden Park siuman.
Itu sulit.
Diperlukan tiga hal untuk menjadi presiden.
Cerita, karisma,
dan keberuntungan.
Menurutmu, siapa orang
yang memiliki ketiganya?
PRESIDEN INTERIM OH, KARISMA BERBEDA DARI PRESIDEN INTERIM PARK
Dalam sehari, dia mengisi kekosongan dari Presiden Park
dan jadi calon presiden unggulan.
Bukankah dia yang kau cari? Orang yang tahu cara menang.
Menteri Oh lebih berpeluang menang.
Aku cemas apa yang dia lakukan
sebelum Presiden Park siuman.
Menurutmu,
siapa pelapor itu?
Apa kau mencurigaiku?
Apa dia harus kembali ke Gedung Biru?
Orang yang telah dipilih Korea
untuk memimpin urusan negara
adalah aku.
Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.