All language subtitles for Designated.Survivor.60.Days.E10.2019.720p.NF.WEB-DL.x264-KangMus_track4_[ind]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.

Permisi.

Pak.

Evakuasi secepatnya bersama Pak Presiden.

Aku akan menjelaskannya setiba di sana.

Jangan membuang waktu, Pak.

Tolong bergegas.

Percayalah kepadaku soal ini, Pak.

Ini aku. Aku tak bisa datang hari ini.

- Aku tak bisa pulang untuk sementara. - Ini halte Majelis Nasional.

Aku kecewa.

Aku ingin melihatmu mengenakan gaun itu.

PIDATO DI GEDUNG MAJELIS NASIONAL

Jangan ribut.

Seorang ASN harus mengikuti etiket publik.

Apa-apaan ini!

Apa yang terjadi?

MAJELIS NASIONAL

Sialan.

MAJELIS NASIONAL

Jika dia hidup selama ini,

kenapa tak muncul kepadamu?

Semua barangnya ditemukan di lokasi ledakan.

Kau sendiri yang bilang.

Kau bilang ponsel Agen Kim Jun-o ditemukan di lokasi.

Jika di lokasi ledakan

ditemukan ponsel dan barang-barangku yang lain,

kukira mereka akan berhenti melacakku

karena berasumsi aku sudah mati.

Jadi, selama ini

kau berpura-pura mati untuk melapor kepadaku?

Kali ini,

aku memenuhi kewajiban

yang gagal kupenuhi sebelumnya.

Aku tidak sadar sebelumnya,

tetapi dia berusaha mengirimkan sinyal

dari tempat yang dekat.

Kau tak ingin mengetahui cara Oh Yeong-seok

selamat?

TELEPON

Cari Ruang 119 di cetak biru

Gedung Majelis Nasional.

Setelah itu kau akan tahu bagaimana cara Oh Yeong-seok

berhasil bertahan hidup.

Menurutmu, Agen Kim yang meneleponmu?

Bagaimana kau bisa yakin?

Karena dia...

Karena Agen Kim sudah tahu.

Tahu apa?

Dia sudah tahu tentang ledakan di Gedung Majelis Nasional

sebelum itu terjadi.

Ini simulasi video ledakan di Gedung Majelis Nasional.

Dibuat setahun lalu, Pak.

Siapa pembuat fail ini?

Presiden Yang Jin-man, Pak.

Pelapor itu mengirimkan sebuah surel ke seluruh media barusan.

Ini detail skandalnya? Terkait keluarga Presiden Park?

Coba kulihat.

Pelapor memutuskan tak mengungkapnya.

Surel itu berisi bahwa dia memutuskan

untuk menghormati Presiden demi stabilitas nasional.

Sepertinya ini surel sopan untuk mengakhiri kegilaan ini.

Bisakah kita memercayai surel ini?

Kenapa dia tiba-tiba berubah? Aku bingung.

Begini,

wajar jika tujuan awal mereka bukan membongkar skandal.

Jika dia memang mengincar hal lain.

Tahun lalu,

saat diskusi pakta perdamaian dengan Korea Utara dimulai,

Presiden Yang mengatakan

kami harus siap untuk serangan dan provokasi yang bisa timbul.

Jadi, ini dibuat?

Langkah pencegahan keamanan nasional?

Ini proyek rahasia tingkat tinggi

yang dipimpin komite khusus di bawah NSC.

Aku ditempatkan di Gedung Biru saat itu,

jadi, aku turut mengenkripsi video ini. Setelah itu,

saat kembali ke NIS

di Februari, aku dapat laporan dari HUMINT.

Informasi pembelian ilegal peledak Semtex oleh suatu perusahaan.

Dari investigasiku,

ternyata perusahaan itu

adalah firma jaringan komunikasi

yang memasang kabel di Gedung Majelis.

Perusahaan kabel jaringan

membeli peledak Semtex?

Aku langsung tahu

seseorang berencana mengebom Gedung Majelis Nasional,

dengan cara yang sama persis dengan video ini.

Jika kau sudah tahu, kenapa...

Laporanku dengan peringatan potensi serangan

secara sistematis ditimbun,

baik di NIS dan Gedung Biru.

Kalau begitu,

yang menyerahkan fail rahasia tingkat tinggi ini

kepada perencana serangan itu

adalah orang dalam di Pemerintahan Yang?

Anggota NSC yang berpartisipasi dalam proyek ini

adalah Presiden Yang, Menteri Pertahanan Nasional saat itu,

Direktur NIS,

dan Komandan DSSC.

Mereka semua

tewas dalam serangan itu.

Tidak.

Satu dari mereka hidup.

Siapa

orang itu?

Komandan DSSC saat itu,

Jenderal Lee Gwan-muk.

LEE GWAN-MUK LAHIR TAHUN 1961 DI SEOUL

KOMANDAN DSSC TAHUN 2017-2018

HARI KE-40: KOMPLOTAN EPISODE 10

Kudengar

pelapor itu

memutuskan tak mengungkap detail skandal Presiden.

Syukurlah, itu usai sebelum terjadi.

Benar.

Jika kita tak bisa menghentikan Nona Woo dari menggarap beritanya,

aku bertaruh semua media lain

akan melancarkan tuduhan sengit kepada Presiden sekarang.

Kami berutang padamu, Pak Cha.

Terima kasih.

Aku sudah melakukan apa yang kau ingin kulakukan.

Jadi, kau akan memujiku atau apa?

- Tidak, aku... - Lantas?

Aku Kepala Staf Kepresidenan.

Apa kau mengevaluasi kinerjaku padahal kau staf biasa?

Karena hanya kau orang kepercayaan Presiden?

Kau tidak tahu artinya terima kasih?

Apa masalahnya?

Kau tidak mengerti karena tak ada subjek atau objeknya?

Kubilang aku berterima kasih kepadamu atas bantuanmu.

Terima kasih sudah mengajariku bahwa politik pun ditangani manusia.

Aku pun sangat bersyukur mengetahui kau lebih baik dari dugaanku.

Itu bukan pujian atau evaluasi. Mengerti?

Kenapa kau bersyukur mengetahui aku ini orang baik?

Maksudku,

jika itu bukan pujian

atau evaluasi...

Berarti...

Kau...

menyatakan perasaan kepadaku?

Sekarang?

Di sini?

Pub di dekat Gwanghwamun mungkin akan buka besok.

Jawablah dengan bijak. Tak ada kali ketiga.

Bagaimana kalau hari ini?

Jawablah

dengan bijak,

sebelum itu berubah.

Aku bisa

hari ini.

Aku tak mau kau berubah pikiran.

Bukankah itu bagus?

Kalian di sini rupanya.

Frappuccino tanpa krim kocok, ukuran sedang. Benar?

Biar kusampaikan Pak Han bahwa masalah pelapor itu

sudah diselesaikan.

- Baik. - Ambil ini...

Itu...

Jika kukatakan

aku merasa sudah kalah

sebelum bertanding,

mungkin aku terlalu peka, bukan?

Tidak, kurasa instingmu bagus.

Apa?

Apa?

Kau bilang kau taat peraturan?

Aku tak pernah membeberkan informasi yang kudapat saat bertugas.

Anda tak perlu cemas, Pak.

Soal Agen Kim...

Lindungi dia di rumah aman untuk sementara.

Sampai kita pastikan kabar itu

dan memastikan identitas komplotan di Gedung Biru.

Aku akan kerahkan agen keamanan yang bisa dipercaya.

Ini talium yang ditemukan dalam penggeledahan

di rumah Agen Han.

Ini bahan kimia yang sama

untuk meracuni Myung Hae-jun.

Investigasi internal kami mengungkap

Agen Han berkolusi dengan Agen Jeong

untuk meracuni Myung.

Kami berspekulasi

dia kabur saat kami tahu.

Kenapa agen NIS mau membunuhnya?

Apa dia punya motif?

NAMA: HAN NA-GYEONG

Tunangannya tewas dalam pengeboman.

Aku yakin

sikap kurang ajar Myung Hae-jun selama interogasi

membuatnya mengambil keputusan ceroboh.

Pak, laporan Agen Han tentang Pak Oh

harus didiskualifikasi...

Apa masih bisa dipercaya dalam situasi ini?

Kita berurusan dengan Bu Yun, ketua partai oposisi.

Kurasa Agen Han takkan memberikan informasi palsu.

Apa mereka menemukan hal lain

dalam investigasi internal?

Apa kita tahu kecurigaan Agen Han terhadap Pak Oh?

Kami mengirimkan materi investigasinya

ke Biro Investigasi Negara dan mengulasnya,

tetapi tidak ada tentang Pak Oh.

Meski kami menemukan sesuatu,

kabar itu tak dapat dipercaya, Pak.

Lagi pula, dia sudah bukan seorang agen.

Agen Han tak lebih dari tersangka kasus pembunuhan.

NIS telah menetapkanmu komplotan dalam pembunuhan Myung Hae-jun.

Pasti ada yang menaruh bukti.

Kudengar, orang-orang SBI

menemukan talium di rumahmu.

Jadi, mereka menggali lubang untuk memerangkap Han-mo

dan menaruh bukti untuk menjeratku?

Kini, kita tahu pasti,

orang yang berkolusi dengan pengembom

adalah orang dalam NIS.

Kau pikir cuma NIS yang punya motif?

Kalau begitu...

Kini aku mengerti...

kenapa Agen Kim harus pura-pura mati sejak hari itu.

Baik NIS atau pejabat tinggi,

dia tak bisa memercayai siapa pun.

Karena orang yang berkolusi dengan pengebom?

Yang membuatku takut

bukanlah fakta aku dijebak.

Lebih dari 250 orang tewas

di tengah ibu kota negara ini,

tetapi kita belum tahu

siapa pelaku dan apa alasannya.

Kita bahkan belum dapat mengukur ruang lingkupnya.

Pembelot Korea Utara, Myung Hae-jun,

berkeras dia merencanakan dan melakukan serangan itu,

tetapi dia hanya boneka.

Pengebom itu membuat Oh Yeong-seok sebagai pahlawan nasional,

dan jika tak ada masalah besar,

dia akan dijadikan Menteri Pertahanan, dan jadi anggota kabinet inti.

Lalu bagaimana?

Menurutmu, apa yang mereka inginkan?

Bisakah kau membayangkannya?

Lanjutkan dengan itu.

Baik, Pak.

Pelantikan menteri-menteri baru

yang selama ini kita tunda, harus dilaksanakan, Pak.

Kita mengumumkan kabinet nonpartai untuk pemilihan presiden.

Bu Yun sudah mengumumkan pencalonan dirinya,

dan Wali Kota Kang juga akan segera mengumumkan pencalonannya.

Menundanya lebih lama akan memperlambat situasi secara politik,

dan secara administrasi.

Kita tak punya alasan atau dalih menundanya lebih lama.

Soal kecurigaan terhadap Pak Oh,

sudah dikonfirmasi bahwa itu tidak kredibel.

Penyintasan Pak Oh sudah direncanakan sejak awal.

Maksudmu, dia ada kaitannya dengan para pengebom?

Semua orang yang berusaha mengungkap kebenaran masuk perangkap

atau ada dalam bahaya.

Makanya aku tak punya pilihan selain bicara langsung dengan Anda.

Siapa pun itu,

jangan pernah percaya siapa pun, Pak.

Karena itu, bagaimana kalau pelantikannya

di Gedung Majelis Nasional alih-alih Gedung Biru?

Maksudmu, pelantikan diadakan

di Gedung Majelis Nasional besok?

Ya.

Kita bisa aktif mempromosikannya lewat media sosial kita.

Acaranya harus terbuka untuk umum agar publik bisa hadir.

Kita akan membuka barikade dan tunjukkan

bahwa kita merekonstruksi gedungnya setelah insiden tragis itu.

Kurasa itu ide bagus.

Mengundang publik ke pelantikan

akan mengirimkan pesan bahwa mereka bagian dari pemerintahan.

Kita juga dapat melihat reaksi langsung mereka.

Aku juga suka idenya. Aku mencemaskan minat mereka

karena pelantikannya sudah ditunda.

Kita mengirimkan pesan harapan bahwa kabinet nonpartai ini

adalah awal yang baru.

Lumayan,

walau itu akan cukup merepotkan dalam hal keamanan.

Pak Presiden?

Mari kita...

lakukan itu.

Kita punya waktu 40 hari

sebelum hari pemilihan presiden.

Para pejabat pemerintahan yang akan mengumumkan pencalonannya

harus mundur dari posisi saat ini 30 hari sebelum pemilihan.

Artinya sepuluh hari lagi.

Kapan aku bisa mendapatkan jawaban Anda, Pak?

Pak.

Pak Cha, kita lanjutkan lain kali.

Baik.

Agen Kim mengatakan yang sebenarnya.

April lalu, saat Presiden Yang mulai berbicara dengan Korut,

dia membentuk Komite Khusus NSC

untuk membuat draf potensi serangan terhadap Gedung Biru,

Gedung Majelis Nasional, dan berbagai PLTN.

Komplotannya

mungkin bukan petinggi pemerintahan.

Bisakah siapa pun yang membuat draf itu,

termasuk orang yang membantu merancang dan membuat model mengaksesnya?

Yang terlibat dalam pemeliharaan kabel Gedung Majelis

sudah ditemukan tewas

entah karena kecelakaan atau penyakit.

Dari semua yang tahu soal fail ini,

hanya satu orang

yang masih ada.

DEWAN KETAHANAN NASIONAL

Ada apa, Presiden Park?

Korea Utara akhirnya memprovokasi kita?

Kenapa aku sendirian di sini?

Kukira kita dalam krisis karena Anda memanggil

jenderal tua yang Anda pecat.

Jenderal Lee, ada sesuatu yang harus kuverifikasi.

Ini reka ulang pengeboman Gedung Majelis Nasional?

Apa yang perlu diverifikasi?

Aku yakin kau tahu apa ini.

Ini simulasi serangan

yang dibuat oleh Komite Khusus NSC.

Kode operasi...

OP 5015-18, fail rahasia tingkat tinggi terkait keamanan nasional.

Saat ini, beberapa pekan setelah serangan itu,

hanya kau

korban selamat yang tahu soal fail ini.

Tidak, Anda salah.

Hanya aku juga yang belum melihat fail ini.

Aku tak diberi izin.

Pada hari fail ini selesai,

Menteri Pertahanan Nasional

mencabut izin keamananku.

Benarkah?

Aku ingin menanyakan itu kepadanya.

Dia berani mencabut izin keamanan

dari Komandan DSSC?

Aku yakin itu tak pernah terjadi.

Makanya aku masih ingat dengan jelas.

OP 5015-18.

Jika itu belum pernah dilakukan,

kenapa menteri itu melakukannya?

Aku tak mau menjelekkan orang mati,

tetapi aku ragu seorang tentara yang sudah terlalu lama di balik meja

memiliki keyakinan

atau wewenang

untuk melakukannya.

Sebagai mantan menteri, Anda tahu

betapa berkuasanya telepon dari Gedung Biru.

Dari yang kudengar,

Menteri Pertahanan Nasional ditelepon.

Apakah perintah

untuk mencabut izin keamananmu

adalah dari Gedung Biru?

Dalam hal pandangan tentang Korut dan keamanan nasional,

aku selalu berbeda.

Maksudmu,

seorang komplotan pengebom yang membocorkan rencana ini

adalah orang dalam?

Masih belum terlambat

untuk memulihkan jabatanku.

Ini saatnya militer dan badan intelijen

bekerja sama menemukan pengkhianat itu.

Situasi yang lebih berbahaya dari pengeboman bisa terjadi.

Dapatkah Anda mengatasinya, Presiden Park?

Sebelum ucapanmu

berhasil kami verifikasi,

kau akan jadi tahanan rumah...

demi keamanan nasional.

Aku mau Chunchugwan membahas penerbitan artikel

yang berfokus pada rekonstruksi gedung, kabinet baru,

dan respons publik terhadapnya.

- Baik. - Bagus.

Baiklah.

Kukira masih ada perintah untukku

mengingat kau datang

ke tempat berisik ini, alih-alih tetap di ruanganmu.

Presiden menelepon.

Aku tidak ditelepon.

Mungkin karena pelantikan besok.

Sebaiknya aku pergi.

Aku...

segera...

ada pertemuan dengan para calon menteri.

Untuk geladi resik acaranya.

Tidak akan terlalu lama.

Pertemuanku juga tidak akan lama.

Baiklah.

Bagaimana kalau nanti kita menikmati ayam dan bir?

- Tidak. - Tidak.

Aku tak mau Presiden menunggu.

Aku akan terlambat. Sial.

Aku hanya menyarankan kita membantu pemilik usaha kecil,

tetapi mereka tak mau bekerja sama.

Aku saja yang mereka benci, atau ayam dan bir?

BAHAN PELEDAK

LEDAKAN UTAMA

Komplotan yang memberi dokumen

ke para penyerang

berarti ada di Gedung Biru?

Anggota Majelis Oh terlibat dalam pengeboman ini,

tetapi Agen Han yang bisa membuktikannya

jadi tersangka pembunuhan.

Sementara pelantikannya...

sudah besok.

Aku butuh bantuanmu

karena hanya kita berdua

yang tak bekerja di Gedung Biru di saat pengeboman itu.

Apa yang bisa kulakukan?

Ada seseorang

yang mencabut

izin keamanan Jenderal Lee Gwan-muk.

Kita harus menemukan personel Gedung Biru

yang memerintahkan itu.

Aku akan memeriksa riwayat panggilan dan melaporkannya.

Pak Presiden,

adakah seseorang

yang Anda curigai?

Orang yang bisa mengatur

Menteri Pertahanan Nasional dengan satu panggilan.

Orang yang memiliki akses tak terbatas

ke fail rahasia tingkat tinggi di pemerintahan.

Jadi, dia seseorang

yang dekat dengan Presiden Yang.

Menteri Strategi dan Keuangan, Pertahanan Nasional,

Dalam Negeri dan Keamanan.

Surat penunjukan akan dibagikan sesuai urutan itu.

Kurasa cukup sekian.

Terima kasih atas kehadirannya, sampai besok.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Tolong cek kursi kalian.

- Baik. - Ya.

- Bagus. - Astaga.

Aku perlu berterima kasih.

Tidak perlu, Pak.

Sampai jumpa besok.

Apa Presiden Park

akhirnya tak mencurigaiku lagi?

Staf Kepresidenan Urusan Sipil sudah selesai memeriksamu,

dan Agen Han yang mengungkit hal ini sudah tak dapat dipercaya.

Sampai besok.

Aku dengar...

kau yang memajukan pelantikannya menjadi besok.

Kau juga menyarankan lokasinya

di lokasi rekonstruksi.

Kita hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan tempat kita,

bukan begitu, Pak Oh?

SURAT PENUNJUKAN OH YEONG-SEOK

Pak.

Kami menemukan sesuatu saat menyelidiki Agen Kim Jun-o.

Mengenai tunangan Agen Han yang disebut Deputi Direktur Ji dari NIS.

Aku ingat.

Dia korban pengeboman.

Ya, tetapi ternyata tunangan Agen Han

adalah Agen Kim.

Aku orang mati. Bagi dunia ini.

Pada hari itu,

aku ada di tempat kejadian.

Tunangannya tewas dalam pengeboman.

Aku yakin

sikap kurang ajar Myung Hae-jun selama interogasi

membuatnya mengambil keputusan ceroboh.

Sebelum pelantikan,

aku bisa menemukan cara untuk menarik penunjukan Pak Oh.

Kontak Agen Kim.

Tanyakan keberadaan Agen Han.

Baik, Pak.

KIRIM

SUREL TERKIRIM

Bagaimana Agen Han?

Benar.

Tak banyak yang terjadi.

Dia tidak meninggalkan rumah sekali pun.

Namun, ada yang datang memeriksa meteran gas.

Meteran gas?

Apa itu pemeriksaan gedung rutin?

Tunggu.

Sepertinya tidak.

Mungkin ada kebocoran.

Agen Kim menyelinap dan meninggalkan rumah aman, Pak.

Kenapa?

Ke mana dia semalam ini?

Keluar dari sana sekarang.

Kau tak boleh di sana, jadi pergilah!

Siapa ini?

Identifikasi dirimu. Siapa kau?

Jun-o, ini kau?

Ini aku.

Kau di mana sekarang?

Cepat!

Apa yang terjadi?

Astaga!

Ya ampun.

Bagaimana mungkin? Bagaimana kau bisa tahu?

Bagaimana kau tahu?

Astaga.

Ya ampun.

Panggil ambulans.

Tidak...

Tidak...

Tidak...

Tidak...

Tolong jangan mati.

Ada masalah.

Orang tuaku memelihara ayam di desa,

dan tikus sawah selalu mengganggu.

Aku minta mereka pasang perangkap,

dan yang tertangkap luak.

Ini butuh dipermak.

Apa pendapatmu?

Orang mengatakan

bahwa aku...

yang paling diuntungkan dari pengeboman itu.

Bahwa aku penyintas ajaib...

dan akan menjadi menteri.

Media mungkin memercayainya.

Dari anggota nonpartisan, kau jadi anggota majelis

hingga calon presiden unggulan.

Bukankan Presiden Park

yang paling diuntungkan?

Setelah pengeboman itu,

dia mendapatkan kekuasaan tertinggi di Korea.

Setelah pelantikan besok,

kau akan jadi orang paling diuntungkan.

VIP juga meyakini hal tersebut.

Bisa katakan departemen mana

yang sekitar 20 Juni tahun lalu menelepon Kementerian Pertahanan Nasional?

Kementerian Pertahanan Nasional

adalah 748, jadi...

Ini dia.

Ini riwayat panggilan

dari dan ke Gedung Biru pada 20 Juni tahun lalu.

Cuma satu panggilan yang dibuat ke Kementerian Pertahanan Nasional

dari Gedung Biru di hari itu.

Dari kantor Sekretariat?

Pak Presiden,

saat itu,

Pak Han dan Pak Cha

berbagi nomor yang sama.

Pak Han dan Pak Cha

bekerja lebih keras daripada siapa pun sejak pengeboman itu.

Bagaimana mungkin?

Anda percaya, Pak?

Bu Jeong meminta riwayat panggilan.

Apa aku membuat kesalahan?

Bu Jeong meminta riwayat panggilan

untuk tanggal berapa?

Tanggal 20 Juni tahun lalu.

Baik, terima kasih.

MAKAN SIANG, TEKEN MOU, KUNJUNGAN ASOSIASI KOREA, OP 5015-18

Hei.

Sudah selesai?

Butuh waktu berapa lama? Ambil barangmu. Kita pergi.

Kurasa sebaiknya jangan hari ini.

Kau masih ada pekerjaan?

Selesaikan. Aku tunggu.

Tidak, jangan tunggu. Kau boleh pergi. Aku lelah.

Maksudku,

kau akan lelah

dengan pelantikan besok.

Maaf.

Kau ingat?

Aku bilang tak ada kali ketiga.

Sebaiknya kau yang mengajakku menikmati ayam dan bir

di lain kali.

Baiklah.

Kalau begitu, sampai besok.

Agen Kim

telah tewas.

Menurut tim keamanan yang mengejarnya,

sebuah mobil kabur

setelah ada suara tembakan.

Kami menanyai orang

dan mengetahui bahwa orang yang mirip Agen Han ada di sana.

Saat agen kita tiba,

dia sudah menghilang.

Maaf.

Aku tak membiarkanmu berpamitan.

Agen Kim tak mau kau membahayakan dirimu.

Kau lapar?

Aku akan belikan kudapan.

Ini, untuk jaga-jaga.

Segera hubungi aku jika ada apa-apa.

SUREL BARU

KOTAK MASUK

DARI KIM JUN-O KEPADA NA-GYEONG

Maaf, Na-gyeong.

Aku yakin kau mengerti alasan aku mengambil keputusan gegabah

dan alasan aku harus menjauhimu.

Tiap hari aku menyesali

diriku yang menempatkanmu dalam bahaya.

Aku tak bisa menyalahkan orang,

selain aku.

Apa yang paling kusesali

adalah saat aku menjadi penyeliamu.

Aku tak bisa lagi.

Aku payah dalam hal ini.

Agen Han Na-gyeong, 122937.

Ya.

Ya?

Mulai sekarang, kau bisa melakukan apa saja

sebagai agen NIS.

Dengan cara atau jalan apa pun,

di luar batasan hukum dan sistem,

kau bisa lakukan apa pun demi negara ini.

Namun,

ada satu yang tak bisa

dan tak boleh kau lakukan.

Itu adalah...

berkata "aku tak bisa".

Sekali lagi.

Semua agen sama, bukan?

Satu hal yang tak boleh dikatakan NIS.

"Aku tak bisa."

Kalau begitu, kau juga pasti sama.

Tentu saja.

Maukah kau menikahiku?

Lupakan semua yang kukatakan.

Aku tak bisa melihatmu dalam bahaya lagi.

Mulai sekarang, aku akan berusaha

menangkap pengebom itu

sampai mencari komplotan di tempat kita.

Kau cukup beristirahat

dan menungguku.

Na-gyeong,

mari...

kita berusaha

untuk bahagia.

Sudah hubungi keluarga Agen Kim?

Secara hukum,

kematiannya sudah didaftarkan.

Agen Kim berkorban besar

untuk memenuhi tanggung jawabnya.

Kendati demikian,

aku tak bisa mengirimkan belasungkawa atau bunga

untuk keluarganya.

Omong-omong.

Mestinya aku bilang lebih awal.

Kau membahayakan nyawamu

untuk tanggung jawabmu.

Terima kasih.

Dedikasi

bukan kebajikan seorang agen.

Itu kewajiban kami, Pak.

Bisakah kau mencari cara...

agar perkabungannya diadakan

seformal mungkin?

Baik.

Apa kau selalu

pulang semalam ini?

Apa yang membawa Anda kemari semalam ini?

Kau pulang tengah malam,

tetapi aku harus mengganggu.

Aku menyesalinya.

Mestinya aku mengadakan pelantikan di Gedung Biru.

Kudengar tempat acaranya sudah siap.

Apa yang menjadi masalah?

Orang di balik pengeboman itu masih belum diketahui.

Kita bahkan belum memulai

menyelidiki alasan pengeboman itu.

Serangannya...

masih berlangsung,

tetapi besok aku akan berdiri di sana

mengatakan itu lokasi rekonstruksi

dengan wajah tersenyum.

Kelinci meninggalkan hatinya

saat mengunjungi kerajaan bawah laut.

Anda tahu apa yang politikus tinggalkan

saat mereka ke Yeouido?

Rasa malu.

Pak,

Anda masih jauh...

dari politikus.

Menurutmu, siapa dalang pengeboman itu?

Kenapa dia merencanakannya?

Untuk apa?

Bisa kau bayangkan

orang merencanakannya?

Apa ada masalah, Pak?

Seseorang melakukan semua serangan ini,

dan orang lain berkorban

untuk menghentikannya.

Apa arti Korea...

bagi mereka?

Apa mereka menganggapnya negara yang sama?

Negara macam apa Korea ini...

bagimu, Pak Han?

Aku percaya Anda yang wajib

menjawab pertanyaan itu, bukan aku.

Orang dengan kekuasaan dan perintah tertinggi

di negara ini...

adalah Anda, Pak.

Apa arti Korea...

bagi Anda, Pak?

Aku menyuruhmu tidur.

Kau tak mendengarkan, ya?

Kau tidak tidur semalaman.

Tahu berapa lama kau terjaga?

Na-gyeong.

Aku menemukannya.

Pembunuh yang kemarin.

Aku menemukannya.

Ini video CCTV yang kudapatkan dari bagian keamanan gedung.

Orang itu datang mengecek gas...

Dia menyamar sebagai polisi

di kecelakaan pada hari pemeriksaan.

Orang yang sama.

Dia pasti mitra Tae-ik.

Pembunuh Kim Jun-o...

Kita bisa menangkapnya

jika menemukan Tae-ik.

Jika aku tahu siapa Tae-ik,

aku bisa menangkapnya sendiri.

Benar, Ji-won?

Aku tidak salah bicara.

Kau lihat sendiri kemarin. Mereka sanggup melakukan apa pun.

Kita berdua tidak cukup.

Kita harus minta bantuan NIS atau menghubungi polisi.

Meminta bantuan NIS yang menjebakku sebagai pembunuh?

Kita harus bilang apa ke polisi?

Dia sudah dilaporkan mati.

Ada orang yang bisa membantu kita di NIS.

Kau pun sudah muak kepadaku, Ji-won.

Siapa yang bisa kupercaya?

Aku khawatir kau terluka!

Dia mati di depan mataku.

Karena aku.

Kau pikir keadaanku bisa lebih buruk?

Tidak!

Agen Kim bukan mati karena kau.

Dia mati karena kita menggali tentang pengeboman.

Ya, itu benar.

Jadi, mau Tae-ik atau orang lain,

aku akan menemukannya.

Aku akan...

menangkap pengebom itu dan menyeretnya ke pengadilan.

Aku mau melihat sendiri bahwa negara tempat dia mengabdi

tidak sebobrok itu. Aku mau menunjukkannya ke masyarakat.

Dengan begitu, kematiannya tidak sia-sia.

Tunjukkan padaku juga.

Mari kita cari tahu apa negara ini...

tidak sebobrok itu.

Masuklah.

- Halo? - Tolong aku.

Tolong bantu Jae-min.

Tolong selamatkan dia.

Apa ini ibu Jae-min?

Jika Han-mo menyerahkan diri,

mereka janji akan memulangkan Jae-min.

Pak.

Keluargaku...

Izinkan aku menghubungi mereka.

Aku hanya ingin tahu kondisi anakku.

Aku cemas.

Namun...

mereka belum memulangkan anakku.

Bagaimana ini? Aku mencemaskannya.

Kapan terakhir kau mendapat kabar dari Jae-min?

Dua hari yang lalu.

Mereka mengirimkan video Jae-min.

Bahwa dia baik-baik saja.

Aku suka es krim.

Boleh minta lagi?

- Sepertinya dia baik-baik saja. - Kereta api!

Tunggu.

Ada apa? Kau menemukan sesuatu?

Ini Tae-ik.

Panggilan di Gedung Biru?

Kenapa tiba-tiba bertanya?

Aku penasaran apa panggilan telepon oleh Presiden Park juga direkam

dan dikirimkan ke Staf Pencatatan

seperti presiden lainnya.

Tentu saja.

Bagaimana dengan panggilan telepon antarsekretaris dan departemen?

Direkam dan disimpan juga?

Aku baru bekerja di Gedung Biru, jadi...

Tentu saja semua direkam dan disimpan, itu penting demi alasan keamanan.

Kami menyimpan semuanya

termasuk panggilan teleponmu, Bu Jeong.

Apa? Failnya rusak?

Ya. Saat Gedung Biru diretas tempo hari, tembok apinya hancur,

dan fail-fail suara rusak.

Bisa dipulihkan?

Tim pemrosesan data akan mengerjakannya,

tetapi itu butuh waktu.

Tolong bantu aku. Ini sangat penting.

Lebih cepat, lebih baik.

Setelah dipulihkan, aku akan mengontakmu.

KANTOR PEMROSESAN DATA

Kenapa ke Kantor Pemrosesan Data?

Bu Jeong.

Bukan masalah penting.

Di Gedung Biru,

ada sesuatu yang aku, Kepala Staf, tidak ketahui.

Staf Pribadi bahkan menolak melaporkan fakta itu.

Menurutmu, ada yang lebih serius dari ini?

Apa Presiden secara pribadi menugaskan sesuatu kepadamu?

Kita akan membicarakannya

setelah pelantikan.

Ini tidak bisa dibiarkan.

Bu Jeong.

Kau membuat kesalahan.

Sebagai pegawai...

dan manusia.

Aku suka es krim.

- Toko es krim ini... - Boleh minta lagi?

ada di sini.

Kereta api!

Persimpangan dengan rel keretanya...

Ada di sana. Kau lihat?

PENGGILINGAN YONGSHIN

Tidak banyak penggilingan di dekat rel kereta di 2019,

jadi, tak sulit menemukannya.

Ini tempatnya, bukan?

PENGGILINGAN YONGSHIN

PENGGILINGAN YONGSHIN

Na-gyeong...

Sial.

Berhentilah menangis. Kau membuatku kesal.

Hei.

Pernah lihat anak ini?

Entahlah. Banyak anak ke toko kami.

Aku berharap kita menemukan petunjuk komplotan itu sebelum pelantikan.

Bolehkah Pak Oh menjadi Menteri Pertahanan Nasional?

Level keamanan untuk semua informasi rahasia

terkait keamanan nasional baru diubah,

jadi, Menteri Pertahanan tak bisa asal mengaksesnya.

Tolong temukan Agen Han

sebelum NIS dan Propam.

Hanya itu cara menjatuhkan Pak Oh.

Baik.

Tidak perlu khawatir.

Selama aku, Panglima Tertinggi, berada di sini,

Pak Oh tidak bisa berbuat sesuka hatinya.

Aku tak pernah membayangkan hari ini akan tiba.

Letnan Komandan Oh.

Maksudku...

Menteri Oh, kau adalah kebanggaan bagiku dan kameradku.

Tolong wujudkan Korea baru

yang kamerad kita impikan.

Pelantikan Menteri kabinet nonpartai yang lama dinantikan

akan dilangsungkan hari ini di Gedung Majelis Nasional.

Masyarakat mengharapkan kabinet nonpartai yang dibentuk kedua partai

menjadi batu penjuru rekonstruksi pemerintahan.

Departemen Urusan Sipil di Gedung Biru

telah mengonfirmasikan bahwa kecurigaan terhadap Pak Oh tidak kredibel.

Menarik.

Mereka mengadakan

pelantikan anggota kabinet di depan legislatif.

Kabinet nonpartai dibentuk oleh kedua partai.

Menurutmu, Presiden Park ingin menekankan hal itu?

Aku yakin Pak Cha yang merencanakannya.

Sama seperti lokasi serangan yang direkonstruksi,

dia ingin menyampaikan pesan bahwa kepemimpinan Presiden Park diperlukan

untuk membangun kembali negara ini.

Benar.

Bukankah ini seperti

berkampanye sebelum waktunya?

PELANTIKAN MENTERI KOREA

Warga Korea yang terhormat, senang sekali melihat Anda sekalian.

Aku presiden interim, Park Mu-jin.

Ini kunci pintu.

Gedung Eunsan di Yeouido memakai ini.

Di lantai 13. Unit 1306.

- Menurutmu, ini persembunyian Tae-ik? - Yeouido? Di bagian mana?

Di dekat Gedung Majelis Nasional.

Jaraknya sekitar 450 meter.

Pelantikan menterinya hari ini.

Mereka bilang di lokasi rekonstruksi?

Cari tahu arah jendela 1306.

Gedung Majelis Nasional atau Sungai Han?

Gedung Majelis Nasional.

Bagi penembak jitu, jarak 450 meter

sudah cukup.

SMART BMC PERUSAHAAN MANAJEMEN GEDUNG

GEDUNG EUNSAN

PELANTIKAN MENTERI KOREA

Selamat.

Ini Jeong Su-jeong.

Ini Kantor Pemrosesan Data.

Riwayat panggilan sudah dipulihkan.

Bisa kirimkan kepadaku sekarang?

Tanggal 20 Juni 2018,

antara Kantor Kepala Staf dan Kementerian Pertahanan, 'kan?

Baru saja kukirimkan.

Terima kasih.

KANTOR PEMROSESAN DATA GEDUNG BIRU

Kau Menteri Pertahanan Nasional?

Ini Cha Yeong-jin dari Sekretariat.

Tolong cabut izin keamanan Jenderal Lee Gwan-muk

untuk fail berjudul OP 5015-18.

SURAT PENUNJUKAN OH YEONG-SEOK

Bekerjalah sebaik-baiknya di posisimu.

Aku akan berusaha.

Kami melihat orang mencurigakan.

Dia bawa pistol!

Sial!

Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.