Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
KOMANDO DUKUNGAN PERTAHANAN KEAMANAN
Saya ingin mengumumkan
bahwa Unit Misi Khusus 707 menangkap Myung Hae-joon,
mantan komandan tentara Korea Utara
yang mengeklaim pelaku pengeboman Gedung Majelis,
usai baku tembak di Kamboja
dan membawanya ke Seoul.
Pejabat Gedung Biru
mengatakan Myung Hae-joon ditahan di suatu fasilitas di Seoul.
Satuan tugas investigasi bersama,
yang terdiri dari anggota NIS dan DSSC,
akan menginvestigasi dengan saksama
keaslian video tersebut dan mencari dalang serangan itu.
Aku tak menyangka
kau merekomendasikanku untuk interogasi Myung.
Itu membuktikan bahwa
kau masih tak percaya akan kecurigaanku.
Aku salah?
Sebenarnya,
justru sebaliknya.
Interogasi ini akan membuktikan
benar atau salah klaimnya soal Korea Utara,
atau seperti katamu,
dalangnya adalah orang lain.
Belum ada kabar dari NIS?
Kapan kita bisa tahu dalangnya?
Sehari cukup? Atau dua hari?
Akankah Myung Hae-joon berkata jujur?
Pak Presiden.
Aku menunjukkan betapa gelisahnya diriku.
Interogasi Myung
pasti baru saja dimulai.
Myung Hae-joon, mantan kepala Biro Operasi
dari RGB Korea Utara.
Bla, bla, bla...
Astaga, banyak sekali.
Kau tampan di layar.
Aku cukup menikmati videomu.
Astaga, kau berusaha keras menipu kami dengan omong kosong itu.
Pemerintah Korea Utara tak memerintahkan
pengeboman Gedung Majelis Nasional.
Betul?
Sang pemimpin muda menginginkan
label sebagai negara teroris dihapuskan
agar negara itu bisa jadi negara normal.
Negara yang diakui internasional.
Perombakan militer.
Pasti kau tak terima atas penyingkiran Choe Seo-ryong, ayah angkatmu,
karena tak mau kehilangan kehormatan dan status sosial yang kau nikmati.
Aku yakin kau tak terima.
Jadi, kau membelot ke Kamboja
dan mulai merencanakan serangan.
Kenapa?
Untuk membalas
pemerintah Korea Utara dan pemimpin mudanya
karena meninggalkan kau dan ayahmu.
Saat ini, hanya ada satu hal yang bisa kami pastikan.
Sejak penangkapannya,
tingkat kepuasan Anda naik ke 48,5 persen,
dan itu angka tertinggi Anda.
Kecuali di awal masa jabatan,
Pemerintahan Yang tak pernah mencapai angka itu.
Ini dicapai dalam sepuluh hari.
Kini kita dapat berasumsi
rakyat menerima Anda sebagai presiden interim.
Serta Myung Hae-joon sudah bukan ancaman.
Kalian lihat ini?
Sekarang dia calon presiden terpopuler.
Mengalahkan Yun Chan-gyeong, bahkan Wali Kota Kang.
- Melihat ini... - Pak Cha.
Hubungi NIS.
Entah komplotan, pemicu ledakan, atau tujuannya,
aku mau penanggung jawab kasus melapor langsung padaku.
Maksud Anda, agen yang menginterogasi Myung Hae-joon?
Ya.
Itu...
Itu akan mengguncangkan struktur pelaporan NIS, Pak.
Kita...
membuat pengorbanan besar untuk menangkap Myung.
Bagiku sekarang,
itu yang terpenting.
Mau memprovokasi pemerintah kami?
Kau ingin diakui oleh militer Korea Utara?
Kau ingin menentang pemimpin yang bersedia denuklirisasi
dan menghalangi pakta perdamaian kedua Korea.
Makanya kau merencanakan serangan ini!
Itu...
namanya "memalukan", bukan "perdamaian".
Senjata nuklir kami adalah buah kerja keras bangsa kami.
Selama kelaparan,
rakyat kami meneteskan air mata
saat melihat anak-anaknya mati kelaparan.
Semua tentara kami diutus
sebagai pembunuh bayaran demi mata uang asing dan persediaan.
Demikianlah senjata nuklir kami dibuat,
tapi Pimpinan berkata akan menyerahkannya ke tangan imperialis Amerika
karena dibutakan kapitalisme.
Denuklirisasi?
Artinya dia akan menyerah tanpa bertarung.
Kami lain.
Tentara Rakyat Korea mewarisi semangat mulia
dari perjuangan bersenjata anti-Jepang.
Meski harus mengorbankan nyawa sendiri,
kami takkan pernah bertekuk lutut.
Jadi, kurasa
kau baru saja mengakui
bahwa pemerintah dan Pemimpin Korea Utara
tak memerintahkanmu melakukan pengeboman itu.
Lantas, siapa?
Siapa orang yang memerintahkanmu
melakukan serangan, dan bersembunyi di balikmu?
Dalang sesungguhnya?
HARI KE-49: PEMERINTAHAN EPISODE 7
Kenapa belum ada kabar? Sudah lama.
Karena inilah aku bilang DSC harus...
Maksudku, karena inilah aku bilang DSSC yang harus menginterogasi Myung.
Baiklah,
DSSC akan mengambil alih mulai sekarang.
Kita akan buat dia mengakui Korea Utara dalangnya.
Buat dia mengaku?
Zaman sekarang, pengakuan saja tak bisa dijadikan bukti.
Apa rencanamu?
Kau mau memaksa dan menyiksanya jika dia tak bicara?
Keamanan nasional mengalahkan hak asasi manusia.
Kau tak tahu?
DSC masih tetap sama meski sudah berganti nama ratusan kali.
Mencuci tempat ini dengan air terjernih pun kurang
karena pemimpinnya masih sama.
Kalian yang di NIS harus tutup mulut!
Apa UU Antiteror mengizinkan kalian memantau masyarakat secara ilegal?
Mestinya kalian mencegah serangan itu!
Aku berikan 12 jam.
Suruh agenmu mencari tahu dalangnya sebelum waktu habis.
Jika mereka gagal,
militer akan turun tangan menginterogasi Myung Hae-joon.
Katakan.
Siapa dalang di belakangmu?
Kau hanya seorang pembelot tanpa sarana mencari nafkah.
Kau tak punya uang atau teknologi yang diperlukan
untuk mendapatkan dan menangani semua peledak pengeboman itu.
Metode peledakan eksplosif tak membutuhkan banyak bahan peledak.
Jaringan kabel Internet, yang dibanggakan Korea Selatan,
berfungsi sebagai kabel pemicu.
Mustahil aku tahu semua ini jika bukan aku pelakunya?
Kalian di Korsel hidup mewah dengan makan enak,
tapi kalian bukan apa-apa.
Sedangkan tentara RRDK yang hebat
membuat kesalahan besar.
Meski gedung itu roboh karena ledakan,
ada satu korban selamat di ruang auditorium.
Sebuah serangan bom tak bisa menghancurkan Korea Selatan.
Kau tahu? Kau akan mati sendirian di wilayah kami,
setelah menjadi boneka si penghasut.
Kau akan mati sendirian di sini.
Tanpa mendapat imbalan atau keuntungan..
Kalian hanya makan dari imperialis Amerika.
Jangan naikkan nada suaramu ke pejuang revolusi ini.
Aku bisa membuat Gedung Majelis Nasional kalian
terbakar ribuan kali.
Pada hari revolusi itu,
kumulai dengan membunuh penyintas bajingan beruntung itu.
Kau berikutnya.
Kau juga.
Apa katamu barusan?
Orang yang selamat... Maksudku, kau akan membunuh si penyintas,
Anggota Majelis Oh Yeong-seok?
Tentara Rakyat Korea bisa melakukan apa saja.
Karena itulah mustahil kau dalang serangan itu.
Kau masih tak tahu
pengebomnya membuat perlindungan serangan udara
di Gedung Majelis Nasional
agar penyintas pengeboman, Anggota Majelis Oh,
bisa hidup.
Kau bilang kita harus mengubah dunia bersama?
Orang buangan seperti kita bisa mengubah dunia karena kita hidup
di era revolusi?
Ini jawabanku.
Pasti orang itu memiliki koneksi dengan Oh Yeong-seok.
Dalang dari serangan itu,
menjadikan Myung boneka.
Minggir.
Itu pernyataan berbahaya.
Menurutmu, Myung Hae-joon tahu
siapa dalangnya?
Jika tahu pun, dia takkan memberi tahu.
Siapa pun itu, hanya dia
yang bisa Myung percaya dan andalkan sekarang, benar?
Dia takkan mudah berkhianat.
Pertama, kita kontak markas dan cari keberadaan keluarga Myung.
Entah cara halus atau kasar,
kita harus buat dia bicara.
- Cepat! - Ada apa?
Sial.
Sialan.
Apa...
Dia mati.
Ada apa?
Apa yang telah terjadi?
Dia mati.
Bagaimana bisa?
Dia sudah mati saat kami mengambil bakinya.
Sialan.
Ternyata komando intel militer ceroboh.
Apa katamu?
Tutup semua jalan keluar. Tak boleh ada yang pergi.
- Cepat. - Baik.
Kau ke pintu belakang. Kau, pintu depan. Lekas.
- Siap. - Cepat.
Beliau di dalam, bukan?
Ya, bicara dengan Bu Jeong.
Mana mungkin?
Myung Hae-joon ditahan di fasilitas komando intelijen militer.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kita bilang apa ke publik?
Tidak. Kita belum bisa mengumumkan ini.
Sampai kita melacak pelakunya dan tahu apa yang terjadi...
Ini bukan terkait tingkat kepuasan atau karier politik Anda.
Militer dan badan intelijen kita.
Ini bisa mengguncang dasar negara kita.
Mungkin...
Dalang pengeboman itu mungkin lebih menakutkan daripada Korea Utara.
Dari yang terlihat di mulutnya,
kurasa dia diracuni
melalui makanan.
Kita tak bisa memastikan sebelum ada hasil dari NFS.
Tapi untuk saat ini, ya.
Pasti sangat menyakitkan.
Semua jarinya terkikis parah.
Rasa sakit tak bisa membebaskannya dari kejahatannya.
Aku akan melihat rekaman CCTV,
siapa tahu wajah pelaku tertangkap kamera.
Kenapa? Ada apa?
Myung Hae-joon meninggalkan pesan, pesan kematiannya.
PESAN KEMATIAN: KATA-KATA TERAKHIR KORBAN PEMBUNUHAN SEBELUM MATI
E, H, O?
Apa artinya?
Ini bukan alfabet.
Ini hangeul.
"Tae,
ik"?
Bermula dengan
pengeboman itu.
Presiden dan Pemerintahan dimusnahkan,
kini pengebomnya dibunuh.
Itu terjadi
dalam pengawasan intel paling elite.
Kita tak tahu siapa target berikutnya.
Jika Gedung Biru target berikutnya?
Kalau begitu, apa yang terjadi?
Pak Han.
Aku mengundangnya.
Aku memintanya kembali ke Gedung Biru.
Mulai sekarang,
dia jadi Penasihat Kebijakan.
Kita hanya punya satu pilihan sekarang.
Yang kita butuhkan sekarang adalah kabinet.
Kabinet nonpartai.
KABINET NONPARTAI: KABINET YANG TAK DIISI PARTAI TERTENTU
Kabinet nonpartai?
Itu adalah kabinet netral
berisi menteri yang ditunjuk dari partai penguasa dan oposisi.
Yang organisasi teroris inginkan
mungkin sudah jelas sejak awal.
Hancurnya sistem negara Korea.
Tujuan akhir mereka adalah Pilpres.
Pemilihan Presiden.
Mengacaukan pemilihan presiden dan menimbulkan konflik internal
mungkin adalah keinginan mereka.
Kita perlu mendirikan pemerintahan yang kokoh
dan membuktikan kepada mereka bahwa Korea masih kuat.
Kita harus tunjukkan bahwa mereka tak dapat apa pun dari serangan.
Cuma ini cara kita bisa menyerang mereka sekaligus membela diri.
Melibatkan partai oposisi dalam urusan negara
akan mengurangi konflik politik yang tak perlu.
Itu juga akan menenangkan masyarakat yang bingung.
Pada tahun 2011, saat Yunani dilanda krisis ekonomi,
mereka menetapkan pemerintahan lewat kabinet nonpartai juga.
- Pak Cha. - Ya, Pak.
Kita mulai dengan membuat kabinet nonpartai.
Tolong susun kabinet dengan menteri
yang terkait pemilihan.
HUKUM, PERTAHANAN NASIONAL
Kementerian yang terkait pemilihan,
Dalam Negeri dan Keamanan, Strategi dan Keuangan, Hukum,
serta Pertahanan Nasional akan menebus kekosongan keamanan.
Kementerian Aparatur Negara mendapatkan rekomendasi.
MENTERI APARATUR NEGARA
Silakan.
Stategi dan Keuangan.
Dalam Negeri dan Keamanan.
Stategi dan Keuangan.
Hukum, Dalam Negeri dan Keamanan.
Pertahanan Nasional.
OH YEONG-SEOK
MENTERI PERTAHANAN NASIONAL
Ini di sini.
"Agen rahasia"?
Mestinya dia hidup lebih baik.
Kepala Urusan Sipil akan memeriksa para calon.
Syukurlah.
Kemudian, kita diskusikan mereka dengan partai oposisi.
LAPORAN TERTULIS UNTUK PRESIDEN
CALON MENTERI
MENTERI PERTAHANAN NASIONAL
Apa Anggota Majelis Oh akan menerimanya?
Dia bahkan menolak posisi Perdana Menteri.
Dia tak berambisi politik.
Dia akan menerimanya.
Kau terdengar yakin.
Apa kau kenal baik dengannya?
Bukan tak berambisi, dia hanya ingin menyembunyikannya.
Dia tahu sifat masyarakat.
Itu sifat terbaik politikus bintang.
Dia menolak posisi perdana menteri,
tapi menerima Menteri Pertahanan Nasional?
Kenapa?
Terlepas menjadi penyintas ajaib,
Anggota Majelis Oh tak lebih dari anggota majelis independen.
Dia pasti tahu itu.
Perdana menteri bertanggung jawab atas pemerintahan,
tekanannya besar, tapi Menteri Pertahanan tidak.
Ini juga posisi terbaik untuknya
demi memanfaatkan keahliannya dan mantap di politik nasional.
Aku yakin dia akan terima.
Pak Presiden.
Saatnya mewawancarai para calon menteri.
Baik.
Semoga kau benar, Pak Cha.
Dia akan sangat membantu kita.
Terima kasih.
Kupikir
kita satu tim.
Kupikir aku yang paling mengenalmu.
Tapi kau selalu mengejutkanku.
Kau terlalu banyak berpikir.
Aku malu mengatakan aku akan kembali.
Aku takut aku kekanak-kanakan.
Kau kembali karena Pilpres?
Kau mau menjadikan Presiden Park sebagai calon kita?
- Karena itu... - Kau masih percaya
pemilihan umum
bisa mengubah dunia?
Kita hanya bisa mengubah pemilik Gedung Biru.
Untuk memulai pertarungan sia-sia lagi, hidupku ini...
terlalu singkat.
Lantas, kenapa...
Presiden Park mengatakan aku harus menyelesaikan
apa yang aku mulai.
Apa kau
menemukan calon presiden berikutnya?
Anggota Majelis Oh?
Betul?
Diakah orang yang kau cari? Orang yang tahu cara untuk menang.
Itu pesan kematian Myung Hae-joon.
Daftar orang bernama Tae-ik
yang juga terlibat
dalam aktivitas antipemerintah atau melanggar keamanan nasional.
Cari orang bernama itu yang tinggal di Kamboja
saat Myung tinggal di sana.
"Tae-ik."
Kita butuh orang dengan nama belakang Tae dan nama depan Ik juga.
Ini pesan kematian atau 21 pertanyaan?
Tak ada petunjuk lain?
Ini seperti mencari jarum di tumpukan jerami.
Ayo temukan dia.
Kita harus menemukannya.
Kita terus mencoba sampai menemukannya.
Kau bilang ingin lama bekerja di sini, 'kan?
Apa aku sudah kelewatan dan harus berhenti?
Kita gagal mencegah pengeboman.
Pengebom itu mati dalam interogasi.
Kau pikir publik masih akan percaya kita?
Apa mereka takkan berpikir pajaknya sia-sia?
Tae Ik-joon.
Tae Ik-hyeon.
Ini butuh waktu lama.
Pergilah cari makanan.
Jangan makan gimbap atau roti lapis.
Makanlah sup hangat.
Tae-ik.
Nama siapa gerangan?
Dia pasti terkait, bukan?
Dalam interogasi itu, Myung tampak percaya diri
seolah-olah dia dijaga.
Saat mati, dia merasa dikhianati
dan sangat ingin menuduhnya.
Sekarang, hanya ini petunjuk penting kita.
Aku akan melaporkan semua ini.
Aku juga akan melaporkan dokumen tentang Anggota Majelis Oh.
Tunggu, Han-mo.
Di agensi kita...
ada orang yang sudah tahu soal pengeboman...
di Gedung Majelis Nasional.
Apa?
Apa maksudmu?
Bagaimana... Apa kau bercanda?
Mestinya dia bilang!
Ini bisa dihentikan.
Dia akan diabaikan.
Jun-o mengabdi pada agensi ini dan negaranya.
Seandainya tahu,
dia pasti melaporkannya.
Jadi, maksudmu...
bahwa seseorang
dari agensi kita dekat dengan pengebom itu.
Apa itu mungkin?
Bagaimana dengan pengeboman itu?
Ada yang pikir itu mungkin?
Semua yang terjadi sejak hari itu
mestinya tak terjadi.
Tak seorang pun
boleh dipercaya buta-buta lagi.
Han-mo, bisa bicara?
Baik.
Kau tak ikut?
Kau.
Kau tak percaya aku juga?
Kenapa kau tiba-tiba menanyakan itu?
Gedung Biru memanggilmu.
Gedung Biru?
Dia menginginkan laporan langsung dari agen penginterogasi.
Presiden Interim.
Begitu.
Apa aku sedang ditegur,
atau ini cara mereka mengatakan aku dipecat?
Bagaimana kalau...
kau mencari tahu
situasi di atas sana?
Baik.
Agen Jeong,
Presiden menunggumu.
Untung kau melaporkan langsung kepada Presiden.
Kau bisa beri tahu dia kecurigaan kita terhadap Anggota Majelis Oh.
Dia memanggilku untuk tahu perkembangan kasus Myung.
Akankah dia percaya
jika aku bicarakan Oh?
Han-mo,
kita punya bukti.
Bukti tak terbantahkan.
Terima kasih sudah datang.
Karena sifat kasus ini, aku ingin dengar langsung darimu.
Sudah ada petunjuk?
Ya, aku yakin begitu.
- Silakan. - Baik.
Aku senang mendengarnya.
Sungguh melegakan.
Aku tak tahu kau juga di sini.
Bantuannya sangat penting dalam penangkapan Myung.
Terlebih lagi,
dia korban pengeboman itu.
Apa yang terjadi pada Myung?
Benar.
Talium ditemukan di makanannya.
Seseorang meracuni Myung
untuk membungkamnya.
Apa ini berarti siapa pun yang meracuni Myung
terlibat dalam pengeboman Gedung Majelis?
Kami belum bisa membuktikannya.
Namun, kami terbuka dengan semua opsi.
Apa dia meninggalkan pesan sebelum kematiannya tentang pengebom
atau komplotannya?
Maaf, Pak. Dia menolak bicara sampai kematiannya,
dan kami tak menemukan bukti kuat.
Tadi kau bilang ada petunjuk.
Yang bisa kukatakan sekarang
adalah...
kami akan memburu pengebom itu
dan menegakkan keadilan bagi yang terlibat.
Aku berjanji.
Baiklah.
Tolong terus kabari aku. Aku tunggu.
Laporannya berjalan lancar?
Ya.
Ini daftar calon kabinet nonpartai baru.
Tolong kirimkan data verifikasi latar belakang mereka.
BAHAN VERIFIKASI CALON
- Baik. - Selamat siang.
Apa maksudmu tak bisa melapor?
Ini. Lihatlah, kau akan mengerti.
MENTERI PERTAHANAN NASIONAL OH YEONG-SEOK
Menteri Pertahanan Nasional?
Anggota Majelis Oh.
Terima kasih sudah menerima Menteri Pertahanan Nasional.
Aku berterima kasih atas kesempatan untuk mengabdi pada negara.
Aku meminta NIS memeriksa latar belakang para calon.
Anggota majelis berkonsultasi ke Sekretaris Urusan Politik.
Apa mereka, maksudku partai oposisi, akan menerima proposal ini?
Pemilihan presiden sudah dekat.
Mereka takkan senang.
PARTAI REPUBLIK SEONJIN
Ayo ke Gedung Biru.
Aku harus bicara dengan Presiden Park.
Apa yang Bu Yun pikirkan?
Dia bergegas ke Gedung Biru...
Itu bukan tanda positif.
Kabinet nonpartai ini untuk pilpres.
Untuk menstabilkan negara. Tak boleh jadi agenda politik.
Murid harus baik ke orang tuanya, dan mempelajari buku teks saja.
Apa?
Apa yang tampak wajar, logis, dan diinginkan tak pernah terjadi
selama dua tahun aku mengabdi di Gedung Biru.
Tolong tarik proposal Anda untuk kabinet nonpartai.
Untuk menstabilkan pemerintahan,
aku meminta partai oposisi berpartisipasi.
Anda mau membagi kekuasaan dengan kami sebagai sarana tutup mulut.
Aku ragu masih ada yang tersisa,
karena membentuk kabinet nonpartai melampaui wewenang Anda.
Wewenang menunjuk menteri
ada di tangan kepala pemerintahan.
Saat ini, aku kepala pemerintahan negara ini, Bu.
Kau tahu,
Konstitusi mendikte bahwa wewenang dan tanggung jawab
dari presiden Korea dialihkan kepada presiden interim.
Aku yakin Anda tahu apa kata pakar hukum tata negara.
Wewenang presiden interim
dilaksanakan untuk mempertahankan status quo.
Anda tahu kenapa?
Karena Anda tak dipilih untuk mengemban kekuasaan ini.
Orang menyebut itu legitimasi demokratis.
Kabinet nonpartai dibutuhkan untuk memastikan kesuksesan
pemilihan presiden.
Sebagai penanggung jawab negara,
aku ingin menjalankan kewajiban.
Tak satu pun kalimat
di Konstitusi kita menyatakan
bahwa peran presiden interim harus diminimalkan.
Akan kuberikan landasan hukum.
Jika Anda menolak penarikan proposal itu,
aku berencana memakzulkan Anda.
Penyalahgunaan kekuasaan pemerintah jelas salah satunya.
Apa pemakzulan dimungkinkan?
Pemakzulan butuh 2/3 suara seluruh anggota
dari Majelis Nasional, itu lebih dari 200.
Jumlah penyintasnya tak cukup 200.
Namun, itu tak mustahil.
Presiden Park teknisnya hanya menteri.
Regulasi anggota kabinet bisa diterapkan
dan itu menurunkan jumlah suaranya
menjadi setengah saja.
Cukup 150 suara.
Ada 135 anggota Partai Seonjin,
dan belasan orang partai kecil atau independen.
Di sisi kita... Aduh, aku pusing.
Itu yang Bu Yun inginkan.
Dia ingin pers memakan berita kemungkinan pemakzulan Presiden Park.
Skandal ini akan membekukan pemerintahan,
menghentikan pembentukan kabinet,
dan mencemari
reputasi kuat Presiden Park.
Tepat.
Jadi, semua bermula dengan ocehan pers.
Ya, ini aku. Bisa tunggu?
Reporter Jo, jadi...
DEWAN METROPOLITAN SEOUL
Ada rumor kau akan memulai gerakan pemakzulan Presiden Park.
Benarkah itu?
Setelah Partai Seonjin mencapai suatu keputusan internal,
aku akan memulai mosi pemakzulan.
Apa kau yakin
membentuk kabinet nonpartai adalah alasan pemakzulan?
Presiden interim bukan jabatan terpilih.
Itu jabatan interim yang hanya memberikan wewenang
untuk mempertahankan status quo.
Perubahan kabinet jelas jauh dari itu.
Presiden Park memanfaatkan masa yang kacau ini
untuk menyalahgunakan kekuasaan.
Bagaimana kau bisa yakin mosi itu disetujui?
Majelis Nasional mungkin hancur,
tetapi jangan biarkan demokrasi kita dihancurkan juga.
Sekian.
- Bu, tunggu. - Satu lagi!
Bisa jawab pertanyaan lain?
- Bisa jelaskan? - Apa rencanamu berikutnya?
Bu, satu lagi.
- Bu! - Banyak yang bertanya.
Tolong berikan opinimu.
Bu, satu komentar lagi!
KOMITE AD HOC PARTAI REPUBLIK SEONJIN
MOSI MEMECAT PRESIDEN PARK
"Majelis Nasional mungkin hancur,
tetapi jangan biarkan demokrasi kita dihancurkan juga."
Aku mendukungmu, Bu Yun.
Presiden interim merombak kabinet?
Itu harus dihentikan.
Lihat kondisi kita sekarang,
Anggota Majelis Nasional
ditempatkan di sini karena tak punya tempat tujuan.
Sidang yang pantas sepertinya terlalu merepotkan.
Menunjuk pejabat tanpa verifikasi?
Gedung Biru sudah kelewatan.
Karena itu,
kita wajib mengawasinya.
Aku baru tahu
kita berpandangan sama.
Melindungi demokrasi kita
adalah tugas semua anggota Majelis Nasional.
Tujuanku adalah
menjembatani dua partai yang beroposisi.
Anggota Majelis Park dari Seonjin telah meminta
jalur kereta nomor tujuh ditambahkan ke Stasiun Sapyeong.
Anggota Majelis Na dari Seonjin
telah resmi meminta persetujuan pengembangan ulang Distrik Mirinae.
Anggota Majelis Kim dari Seonjin...
Bu Jang, kapan kau pindah partai?
Aku bertanya kepadamu.
Kenapa semua proposalnya
dari partai oposisi saja?
Apa Seoul kelebihan uang pajak?
Kau bilang ingin menjembatani...
- Bu Jang. - Ya?
Tolong katakan kau hanya bodoh
dan bahwa...
kau tak memberontak.
Apa Presiden akan menarik proposalnya?
Kata orang, siapa pun bisa berkuasa,
tapi tak semua orang lahir dengan DNA politik.
Apa?
Dosen.
Begitu kau terbiasa mengajar,
kau bisa menerima pukulan,
tapi tidak dengan tudingan.
Kau tak bisa menoleransinya.
Kita tuduh dia atas penyalahgunaan kekuasaan dan pemerintahan munafiknya.
Pers akan mencitrakannya orang yang melumpuhkan Majelis Nasional.
Presiden Park takkan tahan.
Jika dia bukan tandinganmu,
buat apa repot-repot mengusiknya?
Apa tak terlalu awal?
Bukan dia sasaranku.
Di Pertempuran Baengnyeong,
kau di mana?
Saat aku dan rekan-rekan tentaraku
menghadapi peluru karena perintah tak masuk akal,
saat para korban selamat
menderita karena luka
dan pengabaian masyarakat,
kau di mana?
- Pak Oh... - Kau mantan anggota
Komite Pertahanan Nasional.
Namun, saat kami meminta bantuanmu,
kau tak pernah ada.
Tidak sekali pun.
Di negara ini,
kau tak pernah dalam posisi tak diunggulkan.
Karena itu,
di negara yang kucita-citakan,
tak ada tempat untukmu.
Oh Yeong-seok
lebih berbahaya dari dugaan awalku.
Sulit menebak apa yang orang itu pikirkan.
Politikus yang langkahnya sulit ditebak adalah politikus berbahaya.
Adanya orang seberbahaya itu di sisi Presiden Park yang dipuja
malah lebih berbahaya.
KOMITE AD HOC PARTAI REPUBLIK SEONJIN
DISKUSI PEMAKZULAN PRESIDEN INTERIM PARK
Anggota partai mayoritas sudah menyampaikan posisi mereka.
Partai mayoritas
menyerahkan pernyataan keberatan soal...
kabinet nonpartai.
Atas dasar apa?
"Mengatur wewenang
seorang presiden interim yang tak dipilih
adalah jiwa dasar dari demokrasi."
Ini hanya pembenaran.
Ini alasan mereka menentangnya.
Lihat siapa anggota komite ad hoc
yang diluncurkan hari ini.
Kepala komitenya
adalah mantan wakil wali kota urusan negara Seoul.
Juru bicaranya mantan wakil wali kota urusan administrasi Seoul.
Kepala Komite Pelaksananya adalah mantan direktur biro Seoul.
Jajaran yang bagus.
Semuanya orang Wali Kota Kang.
Hidup demokrasi.
Kabinet nonpartai adalah
nama lain koalisi dengan partai oposisi.
KOMITE AD HOC
Partai mayoritas dan Gedung Biru harus bekerja sama membentuk pemerintahan,
tapi kabinet nonpartai mengakomodasi oposisi.
Kenapa?
Karena presiden interim kita
bukan anggota Partai Keadilan Demokrasi!
Tolong tarik proposal
kabinet nonpartai.
Semua anggota partai yang mengepalainya menentang ide itu.
Jika anggota Partai Republik Seonjin
menginisiasi mosi pemakzulan,
publik yang sudah lelah
akan menuntut pertanggungjawaban Anda.
Kau menyarankan
kita biarkan mereka melihat Gedung Biru mengalah kepada Majelis Nasional?
Pemakzulan itu tak boleh terjadi.
Tolong tarik proposal Anda.
Jangan ditarik, Pak.
Partai mayoritas dan oposisi takkan takut pada Anda lagi.
Sama halnya dengan pejabat pemerintahan.
Jika ini gagal, dengan kosongnya posisi menteri,
kepemimpinan Anda akan kehilangan kuasa.
Akhirnya bukan hanya pemerintahan jadi kacau.
Kondisinya akan sekarat atau koma.
Artinya, pemerintahan akan lumpuh.
Sejak awal, aku hanya ingin satu hal.
Aku ingin...
pemilihan presiden sesuai rencana.
Makanya kabinet ini diperlukan.
Namun,
kini aku hanya punya dua pilihan.
Dimakzulkan
atau...
kelumpuhan negara.
Apa aku...
harus memutuskan ini?
Menurutmu...
apa pilihan Presiden Park?
Sebagai Kepala Staf,
kau yang paling mengenalnya.
Aku...
Hasilnya tak sesuai harapanku,
tapi dia takkan bisa bertahan.
Ini pengalaman pertamanya ditentang orang sebanyak ini.
Dia tak mau menjadi musuh seseorang.
Dia masih orang baik.
Staf dapur kita menanyakan
kau mau mandi
atau makan dahulu.
Yang mana?
Apa pilihanmu?
Apa kau...
harus menanyakan itu? Kau bisa memutuskannya.
Bagaimana bisa orang selain kau mengambil keputusan itu?
Ada masalah?
Jadi?
Apa yang ingin kau lakukan?
Katakan.
Kalau begitu...
aku akan memutuskan untukmu.
Apa yang ingin kulakukan?
Aku ingin satu hal.
Aku ingin...
pulang ke rumah kita.
Aku ingin kembali
ke kampus.
Dia takkan kembali ke kampus.
Bukan Presidan Park.
Tingkat kepuasan masyarakatnya 50 persen,
dan dia calon presiden terpopuler.
Dengan angka itu, kenapa dia mau kembali?
Lihat saja.
Dia akan bilang rakyat menginginkannya,
itu tak terhindarkan, atau takdir,
dan mengumumkan pencalonannya dalam pilpres.
Bagaimana kabinet nonpartai?
Dia akan menariknya.
Presiden Park sudah lelah.
Jika aku jadi presiden,
kau harus dicatat di Buku Rekor Guinness.
Kau Kepala Staf Urusan Sipil pertama yang diterima empat presiden.
Kehormatan itu tak pantas kuterima.
Aku ingin menghabiskan sisa hidupku
untuk mereformasi kejaksaan.
Menteri Hukum?
Gwacheon adalah tempat terbaik untuk membesarkan anak.
Baiklah.
Kau ganti sopir lagi.
Anak zaman sekarang begitu.
Mereka tak ulet.
Sudah kubilang
akan memutuskan untukmu.
Meski kita pulang ke rumah,
kau harus pulang tanpa penyesalan agar merasa nyaman.
Ini akan membebanimu selamanya.
Aku tak bisa membiarkannya.
Tolong cek apa Pak An di kantor.
Aku menemukan landasan hukum untuk kabinet nonpartai.
Pak Presiden.
Ada yang ingin kusampaikan.
Benarkah?
Katamu Presiden Park dipecat dari jabatannya
sebagai menteri?
Itu di pagi pengeboman.
Presiden menyampaikannya sendiri.
Entah itu baik atau buruk,
tapi tak ada akibat hukumnya.
Ini dari kamera pengawas di mobil Wali Kota Kang.
Jadi, begini kabar pemecatan Anda bisa tersebar?
Bagaimana kau tahu?
Aku diberi tahu bahwa kepala staf itu membocorkan informasi.
Begitulah kabar pemecatan Presiden Park bisa sampai tersebar.
Itu diberikan kepada calon unggulan dari partai penguasa
seperti rampasan perang.
Jadi, kami inspeksi internal.
Saat menginspeksi Pak An,
aku mendapat informasi ini
dari sopir yang dipecat Wali Kota Kang.
Apa rencana Anda, Pak?
Jelas ini pembocoran informasi rahasia.
Anda harus memecatnya, Pak.
Itu akan menjadi peringatan untuk staf-staf lainnya.
Kupikir
kita harus merahasiakan ini.
- Pak. - Minta Pak An...
menemuiku.
- Anda memanggilku, Pak? - Ya.
Tahu kenapa Konstitusi
tak membatasi wewenang presiden interim secara sah?
Ini tesis yang berisi landasan hukumnya.
WEWENANG PRESIDEN
WEWENANG PEMERINTAHAN
Saat presiden interim dibutuhkan,
negara sudah berada dalam situasi tak biasa
dan dalam bahaya situasi-situasi tak terduga.
Dia harus memiliki...
semua wewenang presiden
untuk melindungi masyarakat.
Ini semangat Konstitusi kita.
Sebagai warga negara,
aku ingin menghormati semangat Konstitusi.
Anda mau meneruskan
kabinet nonpartai.
Ada lagi.
Karena itu, memakai peraturan lebih rendah
atau hukum untuk membatasi wewenang presiden interim
dalam cara apa pun...
dapat dianggap pelanggaran konstitusi.
Ini berarti
mosi pemakzulan dari partai oposisi
dan tentangan partai mayoritas
dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap Konstitusi.
Pak An, kau pengacara, bukan?
Bisa carikan cara untuk Gedung Biru
menentang kedua partai secara sah?
Ada ribuan cara untuk menafsirkan Konstitusi.
Tesis ini hanya salah satunya.
Sebagai pengacara,
aku tak setuju dengan penafsiran ini.
Maaf.
Aku mengerti.
Kalau begitu...
aku tak punya pilihan.
Hubungi Majelis Nasional, Pak Cha.
Sidang akan diadakan di Majelis Nasional
untuk calon menteri kita dan partai oposisi.
Pak.
Aku ingin membentuk kabinet baru.
Apa?
Presiden akan meneruskan pembentukan kabinet nonpartai?
Ya, dia merencanakan sidang di Majelis Nasional.
Apa?
Bagaimana itu bisa, padahal kuorumnya tak cukup?
Dia mengajukan sidang terbuka untuk memeriksa para calon,
bukan Komite Tetap.
TIDAK MENCAPAI KUORUM
SIDANG MENTERI KABINET NONPARTAI
Jadi, kapan sidangnya?
Pukul 14:00, 22 Maret
di Dewan Metropolitan Seoul.
Ubah rapat umum partai kita
ke tanggal dan jam yang sama.
Apa? Jika anggota majelis kita tak hadir...
Sidang terbuka atau bukan, itu akan ditunda.
Publik harus melihat sendiri bahwa presiden telah meninggalkan
partai oposisi dan melumpuhkan negara ini.
Anda bersikeras menghadiri sidangnya?
Partai Seonjin mengadakan rapat umum di jam yang sama.
Pak Presiden,
pemakzulan Anda bisa saja diputuskan di rapat itu.
Aku akan fokus ke satu hal, Bu Jeong.
Aku ingin mengadakan pemilihan presiden dengan lancar dan tanpa kendala.
Untuk itu, dibutuhkan kabinet nonpartai.
Aku berniat memberikan segenap upayaku.
PARTAI REPUBLIK SEONJIN
MOSI PEMAKZULAN PRESIDEN PARK MU-JIN
RAPAT UMUM PARTAI REPUBLIK SEONJIN
DEWAN METROPOLITAN SEOUL
CALON ANGGOTA KABINET
SIDANG CALON MENTERI BARU
RAPAT UMUM PARTAI REPUBLIK SEONJIN
Maaf. Mohon tunggu sebentar.
Maaf.
Jika ini saja yang hadir,
kurasa kita takkan mencapai kuorum untuk rapat umum.
Sidangnya... Ini sedang berlangsung!
Tadinya kupikir akan gagal.
Rapat umum Partai Seonjin pasti gagal.
Bagaimana bisa terjadi?
Mungkin anggota majelis yang baik tak mampu berpaling
dari harapan publik untuk kabinet nonpartai.
Aku tak punya pilihan.
Jika tak bisa secara sah,
aku harus memakai jalan politik.
Benarkah?
Katamu Presiden Park dipecat dari jabatannya
sebagai menteri?
Itu di pagi pengeboman.
Presiden menyampaikannya sendiri.
Entah itu baik atau buruk,
tapi tak ada akibat hukumnya.
Jadi?
Apa rencanamu?
Kau bisa rugi kalau ini tersebar.
Jadi, aku memikirkan...
untuk menjadi informan demi kepentingan umum.
Mari kita akhiri sejarah kelam
pertukaran informasi demi jabatan di masa mendatang.
Aku berencana untuk mengaku seperti ini.
Informan?
Berencana mengaku?
Aku tak punya pilihan.
Jika aku dipecat karena membocorkan rahasia,
pengabdianku selama 30 tahun akan menjadi sia-sia.
Bagaimana aku menghadapi anak-anakku?
Kalau begitu...
bagaimana nasibku?
Secara hukum,
kau akan dituduh dan dituntut atas pembocoran
informasi rahasia Gedung Biru.
Secara politik,
kau akan dicap sebagai wali kota Seoul yang mengendurkan disiplin
sebagai pejabat publik untuk menjatuhkan lawan.
Kau mau menghadapinya secara hukum
atau secara politik?
WALI KOTA KANG SANG-GU
Bu Jang,
kumpulkan semua anggota majelis. Keluhan sipil...
Maksudku...
janji-janji kampanye mereka, suruh laksanakan.
Bukan janji partai kita!
Katakan kepada anggota majelis Partai Seonjin yang kau sukai itu!
Kudengar ini hasil ulahmu
dan kau memenangkan anggota kami lewat janjimu.
"Memenangkan"?
Apa memihak itu perlu padahal kita hanya
berusaha memperbaiki kehidupan masyarakat?
Kurasa sudah kusampaikan.
Pemerintahan
adalah mitra kerjaku.
Kenapa Anda tak memecatku?
Aku tak mendukung Anda, Pak.
Aku tak baik...
Dalam kasus ini, memecatku
adalah tindakan paling wajar.
Jika aku memecat semua orang yang tak mendukungku,
aku ragu banyak yang tersisa di Gedung Biru.
Aku memutuskan mengumumkan pemecatanku
karena tahu kau yakin itu mendukung
kepentingan publik.
Karena itulah
terlepas dari perubahan kekuasaan,
para presiden sebelumnya memilihmu.
Kami butuh semua orang kompeten di sekitar kami.
Jawabannya cukup baik?
Mungkin Anda tak tahu tentangku, dan caraku bertahan
di Gedung Biru.
Kalau begitu...
kau bisa menunjukkan
orang seperti apa dirimu
dan kenapa kau dibutuhkan di sini.
HAPUS
HAPUS FAIL INI?
KOSONGKAN SAMPAH
HAPUS FAIL SECARA PERMANEN?
Tidak memecat Pak An
bukanlah sifat Presiden Park.
Dia tak pernah melanggar prinsip.
Tapi berkat dia, para anggota majelis memutuskan membantu di sidang.
- Tapi... - Partai oposisi
takkan lagi menyebutkan pemakzulan.
Mereka takut kecaman publik.
Aku salah, Pak.
Pak Presiden menang
tanpa mencari musuh.
Kurasa begitu.
Kurasa aku sudah menemukannya.
Si pemenang.
Orang yang tahu cara untuk menang.
Agenda pertama pembuatan keputusan.
Kita akan memulai sidang para calon.
Kalian semua tahu...
Akhirnya kita aman.
Namun, kontroversi seoerti itu tentang presiden interim akan berlanjut.
Ini sidang terbuka...
Ada satu cara untuk mengakhirinya.
Apa itu?
Anda bisa terpilih
di bawah legitimasi demokratis.
Anda tak perlu bertindak atas nama presiden.
Anda bisa bertindak atas nama rakyat.
Apa maksudmu?
Maukah Anda mencalonkan diri sebagai presiden?
Kini, para calon akan mengambil sumpah.
Para calon...
akan berdiri, mengangkat tangan kanan, dan mengambil sumpah.
Presiden Republik Korea berikutnya.
Setelah itu, tolong serahkan dokumennya.
Sekarang, silakan mengambil sumpah.
Pak Presiden akan unggul jauh di atas para kandidat lain.
Menurutmu, aku pantas untuk posisi itu?
Anda mau aku menghubungi saat yakin tentang pengebom itu.
Anggota Majelis Oh Yeong-seok tak boleh jadi Menteri Pertahanan Nasional.
Sedang ada masalah dengan Agen Han.
Setidaknya hari ini, tampaknya Dewi Fortuna memihakku,
bukan Anda.
Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.