All language subtitles for Designated.Survivor.60.Days.E05.2019.720p.NF.WEB-DL.x264-KangMus_track4_[ind]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.

Di pagi tragedi Gedung Majelis Nasional,

aku dengar Anda dipecat dari jabatan

Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Yang.

Benarkah itu?

Jika ini benar,

akankah masyarakat kita dapat menerima Anda

sebagai kepala pemerintahan?

Apa Pak Presiden...

Bu Jeong, apa dia tahu?

Itu tak mengubah apa-apa.

Dia sudah ditunjuk sebagai Presiden Interim.

Sentimen publik bisa lebih berpengaruh daripada hukum.

Mengakuinya sama dengan bunuh diri politik.

BENARKAH ANDA DIPECAT DARI JABATAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP?

BENARKAH ANDA DIPECAT?

BENARKAH ANDA DIPECAT?

Tolong jawab, Pak Presiden.

Benarkah itu?

JANGAN JAWAB DIA. SANGKAL.

Itu benar.

Maaf? Koran mana?

Video berita?

Pak.

Baik, kuhubungi nanti.

- Peringkatnya? - Ya.

Bagaimana?

- Benar. - Sangat tinggi.

Bukankah ini peringkat tertinggi dalam sejarah kita?

Kau reporter politik.

Apa tidak sebaiknya lebih ambisius?

Mendapat peringkat tertinggi tidak cukup.

Sepekan ke depan,

semua koran dan jaringan publik akan meniru tajuk kita.

"TBN sumber berita Anda."

Itu akan terukir di benak pemirsa.

- Mengerti? - Ya, Pak.

Apa reaksi publik?

Jelas, orang membicarakannya.

Semua tren topik pencarian dan berita terkaitnya

adalah tentang pemecatan Anda.

Tidak ada yang menduganya.

Kurasaa publik sangat terguncang dengan berita ini.

Sebagian besar tulisan di media sosial

adalah tentang Gedung Biru dan Presiden Park menipu rakyat.

Presiden dan semua anggota Kabinet tewas dalam pengeboman.

Hanya Presiden Interim yang selamat

dan penerus tunggal oleh Konstitusi. Namun kini,

kualifikasinya dipertanyakan.

Semua orang panik,

dari masyarakat

sampai kami, staf Gedung Biru.

GEDUNG BIRU AKAN MENJAWAB

Total petisi yang meminta pencopotan Presiden Interim

dari jabatannya sudah melebihi 15.000.

Hanya dalam...

satu jam sejak wawancara ditayangkan.

Ini respons terpanas yang pernah ada

sejak situs petisi Gedung Biru dibuka.

Takkan mudah menenangkan mereka,

bukan begitu?

Mestinya Anda menyangkal.

Jadi, itu akan dianggap pertanyaan kurang ajar reporter.

Tidak.

Woo Sin-yeong sudah tahu pemecatannya padahal kita sendiri tidak tahu.

Disiarkan langsung pula.

Itu sangat buruk.

Opini publik

akan mereda besok sore.

Aku meminta penafsiran akurat Kementerian Legislasi Pemerintah.

Anda tahu ditunjuk sebagai Presiden Interim

karena kematian Presiden

sebelum pemecatan Anda final.

Takkan ada masalah.

Karena itulah Anda mestinya menyangkal habis-habisan.

Orang lain tak perlu tahu soal itu.

Kini seluruh dunia tahu berkat pengakuan jujur Anda.

Publik akan meragukan kompetensi Anda.

Jadi, maksudmu

aku harus berbohong?

Kepada diriku

dan warga negara?

Aku...

tak mampu melakukan itu.

Karena itu bukan kebenaran?

Begini, hanya ada satu kebenaran.

Pilihan menguntungkan secara politis.

Karena inilah kita butuh Kepala Staf Kepresidenan

yang bisa merangkap sebagai pengawal politik Presiden.

- "Pengawal politik"? - Karena kita harus melindungi Presiden

dari si orang baik, Park Mu-jin, yang budi dan kejujurannya

selalu membahayakan kepresidenan interimnya.

HARI KE-57: ORANG BAIK EPISODE 5

Siapa mampu membuat jebakan ini untuk menjatuhkan Presiden Park?

Siapa pun itu, dia beri tahu Woo Sin-yeong

tentang pemecatan Presiden dan video dari Myung Hae-joon.

Dia pasti orang dalam di Gedung Biru

atau seseorang yang punya informan di sini,

bukan begitu?

Satu lagi.

Seseorang yang ingin Presiden dipecat saat ini.

TBN NEWS SHOW BAGIAN 2 WAWANCARA DENGAN PRESIDEN PARK

Ini Cha Yeong-jin.

Kau menghubungiku lebih cepat dari dugaanku.

Ya...

Aku tak bisa menyangkal bahwa tawaran itu menarik.

Ini Yun Chan-gyeong.

Ada sesuatu yang mungkin menarik bagimu.

Mungkin ini akan jadi kesempatan baik.

Aku tak yakin ini kesempatan baik bagiku.

Kau akan tetap di Gedung Biru

bahkan setelah peralihan pemerintahan 60 hari dari sekarang.

Aku sudah berjanji. Apa tidak cukup?

Sepertinya aku tak bisa bergabung...

dengan kubumu, Bu.

Jangan bilang ini masalah loyalitas.

Apa kau berusaha tetap loyal pada pemerintahan lama

atau tetap setia kepada mendiang Presiden?

Begitu?

Aku tak menyangka kau sekuno ini.

Itu menjadikanku bernilai.

Itu sifat yang langka di bidang ini.

Benar. Kudengar semua staf Gedung Biru

sibuk menjilat para kandidat partai mayoritas

demi kelangsungan posisi mereka.

Begitulah kabar pemecatan Presiden Park bisa sampai tersebar.

Itu diberikan kepada calon unggulan dari partai penguasa

seperti rampasan perang.

Kau bilang "partai penguasa"?

Mulai sekarang, kau takkan mudah memasuki Gedung Biru.

Apa pendapatmu?

Jadilah penembak jituku.

Berkat berita yang kau dapat, aku bisa dibilang

calon tunggal dari partai penguasa.

Kau harus bertanggung jawab, sampai aku menang pemilu.

Mari kita berkampanye hebat dan...

bergabunglah denganku untuk bersama ke Gedung Biru.

Kali ini,

sebagai Sekretaris Pers Gedung Biru. Mau?

Pak Wali Kota, aku...

Kata siapa kau bisa merekrutnya tanpa seizinku?

Sekretaris Pers?

Itu jabatan temporer untuk maksimal lima tahun.

Apa yang membawamu kemari?

Dia memujimu setinggi langit.

Katanya, kau ambisius dan berani.

Dia bilang kau reporter bersisi liar

yang sekarang sudah langka.

Karena aku ambisius dan berani,

mungkin aku menggigit tanpa memikirkan akibatnya.

Karena itu aku mendapat beritanya?

Karena itu juga aku diberi bocoran?

Astaga,

dengan bodohnya aku berpikir akan dapat berita besar,

padahal sebenarnya, aku membantu kampanyemu.

Aku tak boleh minum lagi.

Aku takut

aku mungkin menggigit tanpa memikirkan akibatnya lagi.

Hei, Sin-yeong.

Ini ongkos taksimu.

Aku ditawari Sekretaris Pers. Kau?

Menteri Budaya, Olahraga, dan Pariwisata?

Kau tolak jabatan temporer itu?

Lalu apa? CEO dari TBN?

Aku malu sekali.

Mestinya kau jujur sejak awal.

Apa kau masih mau melakukannya?

Kau akan mengatakan hakmu dilanggar oleh para atasan,

seperti sekarang.

Fokus pada faktanya, ya?

Kau dapat berita,

dan TBN News dapat peringkat tertinggi.

Bukankah itu menguntungkan kita?

Kau boleh pulang besok pukul 08.00.

Kau ingin pulang dahulu, kemudian ke acara peringatan?

Bu Yun memintaku memastikanmu ditemani dengan sebaik-baiknya.

Aku tak tahu caranya.

Bagaimana aku bisa membalas semua kebaikan yang kuterima?

WALI KOTA SEOUL KANG SANG-GU, YUN CHAN-GYEONG

Izinkan aku menginvestigasi Anggota Majelis Oh Yeong-seok.

Apa?

Anggota Majelis Oh mungkin sudah tahu tentang serangan itu.

Hei, apa maksudmu?

Anggota Majelis Oh, yang mestinya mendengarkan pidato,

terlihat keluar dari ruangan di pukul 15.15,

tepat sebelum ledakan.

Hasilnya, hanya dia yang selamat dari serangan itu.

Itu mustahil.

Anggaplah dia tahu tentang serangan itu.

Mestinya dia pergi demi keselamatannya.

Kenapa mau menderita seperti itu?

Dia pasti punya alasan tetap berada di gedung itu.

- Melalui investigasi... - Dia penyintas ajaib.

Dia dicintai rakyat.

Ya, kau bisa curiga kepadanya.

Namun, kau butuh bukti kuat yang tak terbantahkan

jika ingin mengangkat kecurigaan itu.

Atau ini akan dianggap persekusi.

PEMERINTAH REPUBLIK KOREA

RENCANA KUNJUNGAN SITUS SEJARAH

Apa yang kau lakukan?

Jujurlah pada ibumu.

Apa kau punya masalah?

Kau dirisak di sekolah? Begitu?

Begitu?

- Si-wan... - Apa yang kulakukan?

Apa yang terjadi?

Dia bertingkah tidak biasa.

Aku melihatnya memeriksa dompetku.

Sudah kubilang tidak!

Lantas kenapa kau kaget? Ada apa?

Mestinya kau bilang kalau butuh uang.

Ada yang tak bisa kau ceritakan?

Karena itu kau berbohong?

Semua orang bisa salah dan berbuat jahat.

Namun, berbohong untuk lari dari tanggung jawab itu pengecut.

Itu menurut ayah.

Aku tak mencuri uang Ibu.

Lalu apa?

Katakanlah. Kau bisa jujur dengan ayah, Si-wan.

Kadang dalam hidup, ada hal-hal...

tak bisa diucapkan.

Benar.

Ucapanmu itu benar.

Kau sudah dewasa, Si-wan. Kau bahkan menyimpan rahasia.

Baiklah.

Tidur lebih awal, ya?

Ayah.

Ayah...

tak pernah membohongiku,

benar?

GERBANG MEMORIAL

HARI KE-54

UPACARA MEMORIAL UNTUK PARA KORBAN

Tolong periksa risiko bahaya di dekat tempat duduk,

dan jalur prosesi.

Baik.

Blok A aman?

PROGRAM MEMORIAL

EULOGI OLEH ANGGOTA MAJELIS OH YEONG-SEOK

Ada apa?

Euloginya...

oleh Anggota Majelis Oh.

Sudah ada penafsiran akurat?

"Menurut hukum,

masa jabatan seorang menteri habis saat menteri berikutnya ditunjuk.

Sebab itu,

walau pemecatannya disetujui,

karena Presiden tewas

dalam masa jabatannya,

dengan ini kami memastikan

bahwa Presiden Interim ditunjuk dengan sepatutnya

sesuai hukum."

Kini mereka tak bisa mengangkat

isu kualifikasinya karena pemecatannya, bukan?

Baik politikus maupun rakyat.

Rakyat...

tidak memilih Presiden Interim Park.

Mereka memilih Presiden Yang Jin-man.

Kepercayaan kepada Presiden Yang memampukan dan menetapkan

wewenang Presiden Interim.

Lewat berita pemecatan itu, kita tahu

bahwa Presiden Yang tidak percaya

pada Menteri Park Mu-jin.

Apa yang kini bisa Gedung Biru lakukan?

Bu Jin.

Jangan cemas.

Aku hanya akan mencatat penafsiran akurat itu.

Dasar perisak.

Dia merisak dengan fakta.

Pak Kim.

Ya?

Tolong pastikan pers meliput penafsiran akurat itu.

Aku akan mengirimkan pernyataan pers

ke semua perusahaan media, dan memastikannya viral.

Aku sangat lega

kita mendapatkan penafsiran itu sebelum memorial.

Memorial ini berperan penting

dalam mengubah opini publik.

Saat melihat pemimpin mereka...

dengan bersikap mantap di acara resmi nasional,

opini publik bisa berubah drastis.

Anggota Majelis Oh meninggalkan rumah sakit dan pulang.

Dia bilang akan langsung ke memorial.

Kau pikir dia akan menurutimu?

Membuatnya berdiri di memorial saja

- cukup bagiku. - Apa?

Pemerintahan Presiden Yang tidak kompeten dan amatir,

selalu mengejar kondisi ideal.

Sekarang, senjata tunggal mereka, moralitas, sudah gagal.

Presiden Park

tidak akan disebutkan sebagai calon presiden lagi.

Kita harus memulangkannya ke tempatnya.

Kalau begitu...

Anggota Majelis Oh akan mewujudkannya

di memorial hari ini.

Bu Yun!

Pak Oh tak pantas memberikan pidato.

Na-gyeong, itu lagi?

Kita masih belum tahu apa yang dia lakukan

atau keberadaannya

pada saat ledakan itu.

Aku tak bisa membiarkannya berdiri

sebagai penyintas ajaib di depan foto korban.

Apa ini karena Kim Jun-o?

Apa hatimu pahit

karena Jun-o mati dan dia hidup?

Karena itu kau sangat emosional bila menyangkut Anggota Majelis Oh?

- Han-mo... - Jun-o agen kontraintelijen.

Kalian bertunangan.

Apa? Kau pikir aku tidak tahu?

Aku bekerja di NIS selama 15 tahun.

Aku jadi agen intelijen selama 15 tahun.

Kau harus memilih salah satu.

Na-gyeong.

Kau analis Satgas Terorisme NIS

atau anggota keluarga yang berduka?

Pilihlah.

Kukira aku sudah memberitahumu semuanya.

Masih ada pertanyaan untukku?

Silakan duduk.

Ini adalah dua foto kursimu di ruang auditorium

di hari serangan itu.

Apa masalahnya?

Kau bilang di auditorium selama itu,

tetapi pukul 15:15,

di waktu pengeboman itu, kau tidak di kursimu.

Katakan.

Di waktu pengeboman itu,

kau di mana dan apa yang kau lakukan?

Aku tidak ingat.

Sudah kukatakan,

aku mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden.

Itu saja

yang bisa kuingat dan kukatakan tentang hari itu.

Satu hal yang pasti.

Entah kau,

atau foto ini yang berbohong kepadaku.

Bisa pergi sekarang?

Aku harus menghadiri memorial.

Kalau begitu, sampai jumpa di memorial.

Kau bilang ingin tahu dia di mana pada hari itu?

Jangan, Jae-hak.

Kau tak pantas diperlakukan seperti penjahat.

- Di hari itu... - Bintara Im Jae-hak.

Hentikan.

Aku minta maaf.

Sekarang, tolong tinggalkan rumahku.

Sekarang juga.

Hei, Ji-won.

Apa nama pangkalan tentara tempat Anggota Majelis Oh...

Tujuh tahun lalu,

kami semua ada di kapal itu

di lepas pantai Pulau Baengnyeong.

Kau membicarakan Perang Baengnyeong?

Saat Laksamana Armada, Ketua Kepala Staf Gabungan,

dan bahkan Gedung Biru... Saat seluruh Korea meninggalkan kami,

Letnan Komandan Oh

menyelamatkan nyawa kami.

Dia tak pantas diperlakukan seperti penjahat.

Bintara Im Jae-hak

menderita gangguan pascatrauma sejak pulang dari perang itu.

Letnan Komandan Oh pergi untuk meneleponnya di hari itu.

Untuk menghadapi krisis!

Kenapa dia tak memberitahuku

jika itu yang sebenarnya?

Kau...

takkan pernah...

memahami kami.

Aku mau minta riyawat panggilan.

Ponsel Oh Yeong-seok pada 4 Maret

antara pukul 15:15 dan 15:18.

Baik.

Lebih cepat, lebih baik.

GERBANG MEMORIAL

- Permisi. - Beri jalan.

- Ada komentar? - Benarkah itu?

Minta komentarnya.

- Katakan sesuatu. - Dia datang.

- Pak! - Mari masuk.

Pak Presiden, kenapa menutupi pemecatan Anda?

Apa alasan pemecatan Anda?

Apa pendapat Anda tentang kontroversi terbaru?

Apa tindakan Anda selanjutnya?

Anda berniat mengundurkan diri?

- Pak Presiden. - Beri komentar!

Anda akan meminta maaf secara resmi?

Satu komentar saja, Pak.

Tolong katakan sesuatu.

UPACARA MEMORIAL UNTUK PARA KORBAN

Berikut, persembahan bunga dan pembakaran dupa.

UPACARA MEMORIAL UNTUK PARA KORBAN PENGEBOMAN GEDUNG MAJELIS NASIONAL

Apa yang terjadi?

- Tenang! - Dari Gedung Biru?

JAMIN ANGGARAN

Aku minta maaf.

Aku tidak bisa menjanjikan

anggaran untuk program sains pemuda.

Para pemuda dan pemudi yang tak berpendidikan setinggi kalian.

Para pemuda dan pemudi yang tak berpekerjaan sebaik kalian.

Para pemuda dan pemudi

yang harus menghadapi realita kejam dari dunia ini melebihi kalian.

Bagiku, anggaran pekerjaan mereka harus diutamakan.

JAMIN ANGGARAN

- Apa? - Ayo.

Jangan harap kupilih.

Mereka pergi.

Aku baru saja kehilangan 500 suara, ya?

Kebijakan dan visi seseorang harus sama agar bisa memenangkan pemilihan.

Yang ingin kuubah bukanlah pemilik Gedung Biru.

Melainkan Republik Korea!

Aku mau mengubah masa depan kita!

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Astaga. Aku kehilangan suara pemilih.

Aku juga merusak suasana.

Jadi, aku akan bernyanyi.

Baik.

Pulau Dongbaek

Di mana bunga bermekaran

UPACARA MEMORIAL UNTUK PARA KORBAN PENGEBOMAN GEDUNG MAJELIS NASIONAL

Sudah periksa riwayat panggilan Anggota Majelis Oh?

Anggota Majelis Oh Yeong-seok akan memberikan eulogi.

Beliau akan memberikan eulogi untuk mengenang jiwa-jiwa yang hilang.

Aku tidak akan...

memberikan eulogi.

Itu karena...

aku tak bisa meratapi kematian mereka.

Aku terlalu malu

dan tak pantas untuk itu.

Negara yang tak mampu melindungi rakyatnya.

Negara yang belum bisa menemukan penyerangnya.

Juga,

pemerintah yang terlalu pengecut

untuk aksi pembalasan.

Bangsa yang malang dengan para pemimpin

yang tidak kompeten.

Itulah negara kita...

dan aku

sangat malu akan itu.

Namun,

yang paling memalukan bagi aku...

adalah fakta

bahwa aku di sini hanya karena...

aku selamat.

Dalam serangan yang tak boleh kita toleransi,

aku kehilangan

teman-teman dan para kolega terkasih.

Kenapa aku harus jadi wujud keajaiban?

Tujuh tahun silam, aku menanyakan hal yang sama.

Aku hanya selamat

di saat rekan-rekanku tidak.

Apa aku pantas mendapatkan medali berat ini?

Bagiku,

rasanya seperti diberi perintah.

Sebuah komando tegas

yang memerintahkan aku

untuk mencegah hilangnya lebih banyak jiwa tak berdosa

dalam negara ini.

Aku gagal dalam misiku,

karena itu aku bahkan tak berani meratap.

Ini akan jadi kali terakhir aku sebagai

penyintas memalukan.

Hingga pada hari

Republik Korea...

menjadi begitu kuat

hingga tak satu pun

akan berani

melecehkan negara atau rakyat kita,

aku akan mengembalikan

medali kebanggaanku ini, yang diberikan...

oleh Republik Korea.

Pak Oh mengatakan yang sebenarnya.

Pukul 15.14, saat beranjak dari kursinya,

dia menjawab telepon veteran perang Im Jae-hak.

Satu lagi.

Dia tak pernah melewatkan panggilan Im Jae-hak.

Na-gyeong,

mungkin kita salah tentang Anggota Majelis Oh.

Aku takkan menyia-nyiakan ini.

Pemerintah Kamboja memberi kita ultimatum?

Mereka takkan bekerja sama lagi?

Agen-agen Biro Pengintaian Umum

melacak Myung Hae-joon juga.

Mereka pembunuh bayaran yang melacak pejabat pembelot.

Menurut NIS, Korut bingung

saat tahu tentang video Myung Hae-joon.

Jelas mereka akan bingung, jika tak terkait dengan serangan itu.

Karena Myung Hae-joon di Senmonari,

wilayah konflik antara Kamboja dan Vietnam,

pemerintah Kamboja pasti mencemaskan kemungkinan bentrokan militer.

Kalau begitu,

mustahil membawa Myung Hae-joon kemari?

Itu...

SEKRETARIAT NSC

Karena itulah ada sedikit masalah.

Tentara kita akan berangkat menuju Kamboja dari Seoul.

SENMONARI

Mereka akan terjun payung

dan menyerang di darat...

Kukira perintahku sudah jelas.

Mengirim tentara kita tanpa persetujuan pemerintah Kamboja...

Anda masih merasa berhak...

memberikan perintah sebagai Panglima Tertinggi Korea?

Sudah dijelaskan di memorial.

Anda menutupi pemecatan Anda

dan menjadikan krisis nasional sebagai batu loncatan

untuk menduduki puncak kekuasaan Korea.

Anda masih percaya

rakyat Republik Korea bisa memercayakan keselamatan mereka

di tangan Anda?

Aku, Ketua Kepala Staf Gabungan, punya wewenang komando operasional.

Yang harus dilakukan demi keamanan negara kita

akan dipertimbangkan

dan diputuskan olehku...

mulai saat ini.

Pak Presiden!

Tolong tayangkan berita.

Orang di video ini tentara Korea Utara, Myung Hae-joon.

Dia tampil dengan seragamnya,

mengeklaim sebagai pengebom Gedung Majelis Nasional.

Dia anak adopsi Choe Seo Ryong,

salah satu pejabat tinggi

yang memimpin suksesi Pemimpin Tertinggi Korut.

Menyusul penyingkapan ini,

pihak berwenang sedang mencari kemungkinan untuk...

Bagaimana ini bisa bocor ke pers?

Kau yakin ini bukan ulahmu?

Tak banyak yang tahu soal video ini, dan kau salah satunya.

Jadi, maksudmu,

seorang reporter TBN memberi bocoran ke KBC?

Berita besar seperti ini?

Apa ada orang lain?

Pengirim video itu bisa saja membocorkannya.

Aku tahu bahwa keamanan nasional lebih utama daripada berita eksklusif.

Aku juga tahu cara melindungi anonimitas sumberku.

Namun...

Pak Presiden.

Fakta bahwa Korea Utara menyangkal tindakan Myung Hae-joon,

dan keterangan resmi Gedung Biru bahwa kita berusaha menangkapnya

telah diumumkan ke publik.

Namun, itu belum tentu menenangkan publik...

Itu hanya coretanku.

Kau sudah mencari tahu

apa ada anggota Biro Komunikasi yang menghubungi KBC?

Itu mustahil.

Hanya aku di Biro Komunikasi yang tahu soal video itu.

Selain itu...

Aku? Sudah tentu bukan aku, Pak Presiden.

Kenapa seseorang dari Gedung Biru membocorkan ini ke pers,

khususnya sekarang?

Pak Presiden.

Ada seseorang di luar Gedung Biru

yang tahu soal video ini.

Kalau aku,

aku akan memakai musuh bersama di luar.

Yun Chan-gyeong.

Aku harus segera menemuinya.

Jadi, Anda menuduhku membocorkan video itu ke media?

Serta mengingkari janjiku pada Anda?

Sejak awal

Anda ingin memublikasikannya.

Kenapa aku harus susah-susah melakukan semua itu demi Anda?

Selamat, Pak.

Apa maksudmu?

Kontroversi kualifikasi Anda

sebagai Presiden Interim segera berakhir.

Berubah.

Ini berubah.

Opini publik di media sosial tentang Presiden Park berubah.

Tak ada lagi yang mengeluhkan pemecatannya membuatnya tak pantas.

Lihat. "Kita harus bersatu demi menangkap pengebom itu.

Saatnya bersatu di bawah Presiden Park.

Arahkan amarah kita ke Myung Hae-joon dan para penyerang."

Benar.

Kata kunci trennya juga berubah.

"Myung Hae-joon, pengebom,

video pengebom, keberadaan Myung Hae-joon."

Isu pemecatannya betul-betul lenyap.

Mengesankan.

Sama dengan situs petisi Gedung Biru.

Alih-alih petisi pemecatan Presiden,

lebih dari 100.000 orang memberi petisi

untuk mencari keberadaan Myung dalam satu jam terakhir.

Bagaimana media?

Kenapa bertanya?

Simpan semua tentang Presiden Park dan Oh Yeong-seok!

Keaslian video Myung Hae-joon, siapa dia,

kemungkinan ulah Korea Utara...

Haruskah aku mendiktenya?

Ikut aku.

- Setelah menonton video... - Sekarang!

di mana Myung Hae-joon mengeklaim sebagai pengebom,

publik menyuarakan ketakutan mereka

dengan terus menekan pemerintah agar segera menemukan Myung.

Sementara itu, para pemimpin akademik dan agama

telah memberikan pernyataan bahwa perang politik harus dihentikan

dan kita harus fokus menyelesaikan krisis nasional ini.

Orang mengalihkan isu dengan isu lain.

Anda butuh video itu

untuk membunuh isu pemecatan Anda.

Tidak ada yang lebih utama daripada keamanan nasional Korea.

Baik kecurigaan atau kontroversi,

tidak ada yang mengalahkannya.

Aku iri Anda mempunyai staf yang begitu andal.

Pak Han sudah tidak di Gedung Biru,

aku penasaran siapa dia.

Orang ini lihai.

Presiden Park!

Tingkat kepuasan akan dirilis

kepada pers besok pagi, jadi, bersiaplah untuk itu.

Apa 500 orang cukup?

Ya, tetapi buat pertanyaannya mudah dan jelas.

Lebih baik untuk menyiapkan jawaban positif.

- Baik. - Bagus.

Pak Presiden.

Anda tak perlu cemas.

Jika tingkat kepuasan naik dalam survei publik,

isu pemecatan Anda takkan menghalangi pemerintahan lagi.

Karena itu...

kau membocorkan video itu?

Aku baru ingin melaporkannya.

Silakan kembali bekerja.

Video Myung Hae-joon rahasia.

Kau membocorkannya ke publik

tanpa memberi tahu orang

atau meminta izin.

Apa membahayakan keamanan nasional

bagian dari pilihan politikmu?

Anda bisa menghukumku

karena membocorkan rahasia negara atau membahayakan publik.

- Lantas apa alasanmu? - Melindungi Anda!

Jenderal Lee

akan rela melawan Kamboja untuk menangkap Myung Hae-joon.

Dia tak menyetujui Anda sebagai Panglima Tertinggi.

Ini harga untuk kejujuran Anda.

Anda tahu kenapa mengaku telah dipecat?

Anda ingin membuktikan bahwa Anda tak haus kekuasaan,

dan bahwa Anda orang baik, tak seperti politikus lainnya.

Anda keras kepala dan berusaha bertarung dengan tangan kosong

di medan perang karena takut pedang Anda berdarah.

Hanya ada dua hasilnya.

Anda mati berdarah atau menyerah.

Aku...

tidak mau berjuang di bawah panglima seperti itu lagi.

Aku ingin menang.

SURAT PENGUNDURAN DIRI

Anda sudah tahu

siapa staf Gedung Biru yang membocorkannya?

Jenderal Lee masih ada?

Bagaimana pesawat terbang ke Kamboja?

Jet tempur F-18 juga sudah siap.

Angkatan Udara kita akan membawa tentara

ke lokasi di Kamboja.

Untuk ruang udara Kamboja, tentara militer siber

akan mengangkat pertahanan untuk membuka jalan udara.

Jenderal Lee, apa tidak semestinya kau beri tahu Presiden Park...

Kontak tim Operasi Khusus.

Minta mereka berkumpul di Pangkalan Seoul.

Kau berencana memberangkatkan tentara ke Kamboja?

Presiden negara kita

dan sekitar 200 orang korban tragedi ini.

Bukan itu saja,

dia mengirim video ke Gedung Biru untuk mengejek kita.

Sejak video itu bocor,

rakyat kita menderita dalam ketakutan dan kegelisahan.

Kewajiban negara berdaulat

adalah menangkap dan menghukum Myung Hae-joon.

Aku takkan menyerahkan Myung ke Korut dengan mudah.

Perselisihan diplomatik dengan Kamboja

memicu kegelisahan dan ketakutan lebih besar.

Semua diplomasi pada akhirnya mengarah pada perang.

Militer kita ada...

bila hal itu terjadi.

Musuh kita harus...

ditindas dengan kekuatan.

Presiden Park,

Anda harus memakai kekuasaan jika memilikinya...

tanpa ragu atau gentar.

Kau benar, Jenderal Lee.

Aku akan memakai kekuasaanku tanpa ragu atau gentar.

Aku mencabut wewenang militermu.

Jenderal Lee Gwan-muk, kau dipecat dari posisimu.

Mulai sekarang,

siapa pun yang memerintahkan militer tanpa seizinku...

akan dihukum atas konspirasi pemberontakan.

Itu berlaku...

tanpa pengecualian.

Sudah ada hasil survei tingkat kepuasan.

Kita akan merilisnya besok pagi, bukan?

Apa perlu kita unggah di media sosial Gedung Biru?

Bicaralah dengan

Juru Bicara Kim soal itu.

Dia berwenang atas media.

Kau mau pindah meja?

Kau tidak bilang.

Apa aku perlu izinmu?

Dengar,

apa kau tidak tahu kata-kata positif seperti "diskusi, konsultasi, berunding"

waktu sekolah dahulu?

Sama halnya dengan video Myung Hae-joon.

Mestinya kau berdiskusi denganku.

Jika kuberitahukan...

akankah kau setuju?

SURAT PENGUNDURAN DIRI

CHA YEONG-JIN

Ini Park Mu-jin.

Aku perlu bicara denganmu.

Haruskah aku ke kantor Anda?

Baik.

Ada apa gerangan?

Apa kau tahu sesuatu?

Kaulah yang paling mengenal Presiden Park.

Kita selesaikan pembicaraan ini saat aku kembali.

TOTAL 1,48 JUTA, SEKITAR 1,5 JUTA KENDARAAN

Aku tak bisa membiarkan

jabatan Kepala Staf Kepresidenan kosong lebih lama.

Setelah menimbang, aku memutuskan.

Sejak aku di Sejong sampai di Gedung Biru,

orang yang paling memahamiku

adalah kau, Bu Jeong.

Kurasa itu tak benar.

Aku memutuskan menunjuk...

Cha Yeong-jin sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

KANTOR KEPALA STAF

Kupikir sebaiknya aku memberitahumu secara langsung.

Karena aku mungkin kecewa dan terluka?

Ini agak mengejutkan.

Kupikir Anda tidak suka

dengan cara kerja Pak Cha.

Apa aku salah?

Aku membutuhkannya.

Aku takkan bisa tidur

sebelum pembicaraan kita selesai.

Jika kau memintaku memublikasikan video itu,

ya, aku akan menentangnya.

Namun, jika kau menjelaskan alasannya,

aku pasti akan setuju.

Karena aku tahu...

betapa kompetennya dirimu.

Selamat.

Kepala Staf Kepresidenan, Cha Yeong-jin.

Tunggu, Bu Jeong.

Aku...

Mau makan ayam dan minum bir?

Aku...

tahu restoran enak di Gwanghwamun.

Kau tahu,

karena kita belum makan malam.

Makanya kuajak.

Aku tidak mau.

Aku belum cukup dewasa

hingga rela mentraktirmu minuman kemenangan.

Selain itu, aku tak suka berpikir

aku tampak menyedihkan

hingga butuh minuman penghibur.

Tadi aku bilang ayam dan bir?

Sial.

Apa ini?

MI SEDUH PEREDA PENGAR

Dasar.

Permisi, Pak.

Anda tidak pulang?

Aku tak tahu apa dia suka minum-minum.

Siapa yang Anda maksud?

Pastikan semua aman.

Aku ingin mengajakmu hari ini.

Kupikir mungkin

mendiang Presiden

kesepian dan terbebani

selama menjabat.

Kedengarannya

kau kesepian dan terbebani.

Apa aku...

juga satu di antara mereka?

Satu dari antara orang-orang yang membuat...

Presiden merasa kesepian.

Apa Anda...

belum tahu jawabannya, Pak?

Anda marah besar kepada Menteri Park?

Aku tak tahu Anda mau memecatnya.

Sebaliknya.

Aku akan melepaskannya sebelum aku jadi serakah.

Orang itu tidak cocok untuk politik.

Akan ada ring neraka.

Cukup aku yang terseret ke ring itu dan terluka.

Tanpa orang lain.

Apa yang kau lakukan?

Kita butuh semua bantuan yang ada.

Kau benar.

Tentang apa?

Aku tidak lebih daripada anggota keluarga yang sedang berduka.

Aku tidak cocok untuk tempat ini.

Na-gyeong!

Sial.

SATUAN TUGAS TERORISME NIS

KEPADA: HAN HA-GYEONG DARI: STUDIO ARAN

NOMOR PRIBADI

Kau tak ingin mengetahui cara Oh Yeong-seok selamat?

Maukah kau mengubah dunia bersamaku?

Cari Ruang 119 di cetak biru

Gedung Majelis Nasional.

OH YEONG-SEOK

DATA PRIBADI

SERANGAN TRAGIS MAJELIS NASIONAL

Satu dari dua hal.

Entah ini untuk menjebakku,

atau seorang informan penting.

Aku mempertimbangkan Anggota Majelis Oh sebagai Perdana Menteri Interim.

Kenapa bencana negara kita harus jadi aset politikku?

Anggota Majelis Oh terlibat pengeboman. Aku yakin itu.

Sesuatu pasti telah terjadi pada Tentara 707.

Tembak mati Myung Hae-joon. Ini perintah.

Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.