All language subtitles for Designated.Survivor.60.Days.E01.2019.720p.NF.WEB-DL.x264-KangMus_track4_[ind]

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.

DALAM HAL KETIDAKHADIRAN PRESIDEN,

ATAU APABILA PRESIDEN BERHALANGAN DALAM TUGAS KEPRESIDENAN,

PERDANA MENTERI ATAU ANGGOTA KABINET TERPILIH AKAN MENJADI PRESIDEN INTERIM.

PASAL 71, KONSTITUSI REPUBLIK KOREA

PRESIDEN INTERIM

Selamat siang, ini hari Senin, 4 Maret, Anda mendengarkan News Today di TBN.

Dalam negosiasi FTA Korea-AS hari ini,

kedua belah pihak sepakat menurunkan standar emisi

dari mobil-mobil diesel impor AS.

Ada yang mau kukatakan.

Sekitar 25.000-50.000 kendaraan

yang diproduksi di AS

dan tunduk pada standar keselamatan AS

akan diimpor mulai tanggal 20 bulan depan.

Kendati pemerintah mengumumkan bahwa negosiasi ini sukses,

beberapa organisasi lingkungan hidup

menyuarakan kecaman,

yang menyatakan bahwa analisis dampak lingkungan EPA

jauh lebih rendah daripada Eropa.

Hari ini, para wakil perdana menteri Utara dan Selatan bertemu di Panmunjom.

Kami mendengar opini dari mereka yang ada di lokasi.

Pemerintah saat ini...

Ada apa?

Tidak...

Ada yang mau kukatakan.

Jangan.

Belum setahun kau beli komputer baru,

enam bulan beli tablet baru, dan ponselmu...

Apa tak sebaiknya kau bertahan sampai kontrakmu selesai?

- Bukan itu. - Bukan?

Kalau begitu, silakan katakan.

Nanti baru aku memutuskan mengampunimu atau tidak.

Jaminan kredit, pinjaman, judi, wanita.

Ada di antaranya?

Menyiarkan pidato pemerintahan secara langsung.

Para menteri dari masing-masing agensi pemerintahan

dan anggota kabinet...

Apa?

Hei...

PERUBAHAN RELASI INTER-KOREA

PERUBAHAN RELASI INTER-KOREA

Kenapa kau di sini?

Katamu, Si-jin karyawisata hari ini, 'kan?

Mau menjemputnya?

Mereka ke mana?

Gedung Majelis Nasional.

Betul. Kau benar.

Gedung Majelis Nasional...

Bukankah seharusnya kau juga di Gedung Majelis Nasional?

Di samping Presiden.

Apa yang kau lakukan di sampingku, alih-alih di samping Presiden?

Akan kukatakan.

- Gang-yeon, aku... - Mustahil.

Kau dipecat?

Dipecat? Tidak.

Kau tak apa, Si-wan?

Apa yang terjadi?

Apa-apaan...

Apa?

PERUBAHAN RELASI INTER-KOREA

Sayang. Berdirilah.

Guru Si-jin tak menjawab telepon.

Bagaimana Si-jin? Kita harus mencarinya.

Sayang. Si-wan.

Cepat! Lewat sini!

HARI KE-60: SANG PRESIDEN INTERIM EPISODE 1

HARI SERANGAN, PUKUL 09.00

Keselamatan dan keamanan jalur VIP, sudah diperiksa.

Bagian tengah atas sudah siap.

Ya, bagus.

KEPALA PROTOKOL KEPRESIDENAN CHOE HO-JEON

ADMINISTRATOR PROTOKOL PARK SU-GYO

Bukankah Presiden menyapa khalayak

dari jarak satu, dua, tiga langkah

dari podium?

Dengar, Pak Park.

Apa kau mau dapat medali

karena menghemat plester tak berguna?

Presiden yang pemarah akan terlalu semangat

dan melewatinya, kecuali tampak mencolok.

Tahu apa kelanjutannya?

Partai oposisi akan berkumpul

dan bersenang-senang.

Mereka akan mengatakan Presiden meremehkan Majelis Nasional

dan dia tidak berkelas.

Surat kabar akan menyanyi,

dan situs-situs Internet mengiringi.

Padahal ini bukan Piala Dunia,

tetapi seluruh negeri akan bersatu.

Berapa lama kau bekerja di Gedung Biru?

Sudah satu tahun aku bekerja di Gedung Biru

dan melayani Presiden.

Su-gyo.

Tugas administrator protokol

bukan mempersembahkan sesuatu kepada Presiden.

Kau harus seperti lampu lalu lintas.

Lampu lalu lintas?

Berhenti atau jalan.

Depan atau belakang. Kiri atau kanan.

Kau memberi isyarat ke semua orang,

agar para atasan tidak bertabrakan.

Itu tidak sulit.

Jika menghemat plester

dan menurunkan tingkat kepuasannya,

itu menjadi tanggung jawabmu.

- Semua baik-baik saja? - Ya.

Mari pergi.

Kita jemput pimpinan kita.

TREN EKONOMI TERKINI

PIDATO

PRESIDEN YANG JIN-MAN

Pak Presiden, Sekretaris Choe menelepon.

Kendaraan menuju Majelis Nasional sudah siap.

Anda bisa berangkat begitu siap.

Ini tingkat kepuasan

terhadap pemerintahan per kemarin.

TINGKAT KEPUASAN

EVALUASI PEMERINTAHAN

Apa kau tahu

siapa orang paling gampangan

di dunia ini?

Tidak.

Yang jelas, bukan aku.

Siapa orang paling gampangan itu?

Presiden dengan tingkat kepuasan satu angka.

Jika seseorang mengulurkan tangan, siapa pun dia,

dia rela menyerahkan nyawanya.

Kalian ini.

Tersenyumlah.

Aku tak membicarakan diriku.

Itu lelucon yang dikatakan Perdana Menteri Prancis kepadaku

dalam Perjamuan G20.

Lelucon.

Aku malu, Pak Presiden.

Gang-ho.

Ya?

Kau masih bisa menafkahi keluargamu meski meninggalkan Gedung Biru, 'kan?

Maaf?

Hari ini,

setelah Pidato Kenegaraan,

jika sepertinya tak ada peluang kenaikan,

mari kita berhenti mencemaskan jajak pendapat dan tingkat kepuasan.

Aku tetap gagal.

Apa gunanya aku melihat angka-angka itu setiap pagi?

Kalian hanya akan malu,

dan aku tidak tahu malu.

- Pak Presiden... - Sekretaris Cha.

Bukankah sudah hampir waktunya berangkat?

Ya, Pak.

Ada masalah?

Sebentar.

MENTERI URUSAN POLITIK SIN SEONG-JUN

Aku dengar kabar mengejutkan

yang akan disampaikan di pidato. Kau tahu, bukan?

Mari dengarkan apa kartu rahasianya.

Jika kita tahu, bukan kartu rahasia lagi,

tetapi kartu terbuka. Entah apa itu.

Ayolah. Kita berdua tahu kau berbohong.

Mari minta salinan pidatonya

dari administrator dari Biro Pidato.

Aku Menteri Urusan Politik.

Tanggung jawabku memediasi Majelis dan Gedung Biru.

Partai-partai oposisi butuh sesuatu untuk memilih kubu yang mana.

Entah pertarungannya di dalam atau luar.

Matahari sangat terik.

Kau pasti tak mau di luar.

Bagaimana menurutmu?

Perlu kubelikan tabir surya?

Perlu?

Kau harus lebih mencemaskan anggota Majelis partai oposisi

daripada Presiden.

Tidak juga.

Ini bukan masalah partai.

Kita semua mitra dalam pemerintahan.

Apa ini Biro Pidato?

Naskah untuk Pidato Kenegaraan hari ini...

Ya.

Bagaimana bisa kau membiarkan

semua orang dan ibu mereka sudah membicarakannya?

Jika perlu ganti bus,

beli tiket bus dengan uangmu sendiri.

Jangan menjual nama Presiden untuk cari aman.

Ya, selamat siang.

Menurutmu,

kau kontributor pendiri pemerintahan ini, ya?

Kariermu...

berakhir bersamanya.

Ini belum separuh masa jabatannya,

tetapi tingkat kepuasannya satu angka.

Kapal ini akan tenggelam.

Mulailah mendayung, dan mendayung yang kuat.

Lenganmu kuat.

Satu, dua.

Menurutmu, Korea Utara akan setuju dengan permintaan kita?

Kita harus mendapatkan kesepakatan damai

dalam tahun ini, apa pun yang terjadi.

Baru setelah itu, kita bisa bebas menyerang partai oposisi.

Jika relasi Korea Utara-AS terselesaikan,

aku ragu Korea Utara akan melambat.

Kita tak boleh membiarkan kelompok radikal AS memengaruhi opini.

Presiden Reynold membutuhkan sesuatu untuk ditunjukkan ke rakyatnya.

Pemilu paruh waktu akan tiba.

Amerika membuat

beberapa permintaan tak masuk akal untuk renegosiasi FTA.

Mereka pasti tahu kita tak kuasa

untuk menolaknya.

Dia menjual senjata

dan perdamaian.

Presiden Reynold pebisnis yang berbakat.

Sekretaris Han.

Apa pendapatmu?

Apa menurutmu

aku masih punya peluang?

Atau...

Tolong bawakan teh hangat untuk Presiden.

Kinerja Anda baik sejauh ini.

Seorang sejarawan mengatakan

bahwa sejak Noron memerintah di Dinasti Joseon,

pemerintahan Presiden Yang Jin-man adalah yang pertama

sukses dalam pergantian rezim.

Jadi?

Haruskah aku puas

dengan gelar sukses dalam pergantian rezim

dan duduk diam di sini, menyelamatkan posisiku

selama sisa masa jabatanku?

Begitu?

Begitu?

Aku mau mengubah sejarah, bukan hanya pemerintahan!

Keinginanku adalah...

agar Anda berhenti dirugikan.

Mau mengubah bangsa atau negara,

terserah Anda.

Namun, jangan paksa aku menganggap ada yang lebih penting

daripada Anda, Pak Presiden.

Anda tak perlu mencemaskan renegosiasi FTA.

Aku utus anggota kita

untuk pastikan persekutuan dengan AS aman.

Ini permintaan Presiden.

Baik.

Aku memohon kerja samamu.

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN

KEPALA URUSAN EKONOMI GU YONG-WAN

Tim negosiasi AS menghubungi kami kemarin.

Mereka minta penurunan standar lingkungan

untuk kendaraan dari AS

demi memenuhi standar AS, bukan Korea.

Angka mobil impor akan naik hingga 50.000 alih-alih 25.000.

Aku sudah melampirkan analisis dampak lingkungan EPA

yang menunjukkan bahwa tingkat polusi udaranya sangat rendah,

seperti yang bisa dilihat.

LAPORAN MENGENAI LINGKUNGAN

Aku tahu.

Benar. Itu jauh lebih rendah

dari standar kendali emisi Korea.

Tentu tingkat polusi udara

dan debu halus akan naik.

Kita bisa apa?

Kita berhadapan dengan AS.

Saat menghadapi macan,

sebaiknya lemparkan kudapan ke arahnya.

Menteri Park.

Tubuh kita tak boleh koyak, 'kan?

Kita harus beri makan anak-anak di rumah.

Menteri Park,

Anda mendengarkan kami?

MENTERI LINGKUNGAN PARK MU-JIN

Botol plastik terkontaminasi

sudah tak dapat didaur ulang. Itu hanya sampah biasa

yang menghabiskan pajak.

Kulihat Anda cukup serius menanggapi minat publik.

Menteri Park, saatnya rapat.

Bukankah ini juga terkontaminasi?

Tak bisa didaur ulang.

Emisi gas buang?

Menteri Park, aku hampir lupa bagian terpentingnya.

Jika renegosiasi ini gagal

dan memicu konflik antara kedua negara,

berarti seseorang

harus mempertaruhkan posisinya.

Permisi.

Berapa lagi angkanya?

Jumlah mobil yang menurunkan standar emisi gas buang mengikuti AS.

Kuota impornya 50.000 kendaraan.

Aku senang memberi tahu Anda dua kali,

tetapi di meja negosiasi...

Kurasa bukan 50.000.

Kurasa perhitungannya salah.

Permisi.

TOTAL 1,48 JUTA, SEKITAR 1,5 JUTA KENDARAAN

Bukan main Presiden kita. Kenapa tega mengancam pekerjaanmu?

Justru dia sendiri

yang menarikmu dari mengajar untuk membereskan masalah debu.

Kini dia menyuruhmu jadi boneka!

Senang bertemu Anda. Mari berfoto.

PERJANJIAN PERDAGANGAN BEBAS KORSEL-AS

Apa Menteri Park akan menuruti kita?

Siswa IPA unggulan di SMA, profesor di KAIST,

kini menteri termuda dalam sejarah Korea.

Menurutmu, apa artinya?

Bahwa dia genius?

Dia anak baik.

Aku ragu dia mau dipecat enam bulan setelah dilantik.

Mungkin dia tak pernah mengalami aib sebesar ini di hidupnya.

Benar. Kudengar dia dijuluki Cinderella

di Kantor Sejong.

Cocok untuknya.

Dia seorang profesor sains tanpa latar belakang politik,

tetapi Presiden sendiri yang menjadikannya menteri.

Membuka pasar produk pertanian, dan...

Ini poin kami.

Bukan kendaraan diesel saja,

tetapi pasar pertanian dan peternakan juga perlu dibuka.

Perjanjian ini seharusnya untuk perdagangan bebas

melalui pasar terbuka dan mengurangi batasan perdagangan.

Pasar pertanian tidak terkecuali.

Apa? Pasar pertanian?

Korea Selatan sudah memberlakukan

nilai-nilai FTA dengan maksimal.

Lihat saja permintaan AS terkait importasi kendaraan diesel.

Menurunkan standar emisi gas buang

seperti tuntutan AS

tak dapat diterima oleh Kementerian Lingkungan.

Bagaimana bisa?

Karena kecemasan dan ketakutan kita dalam hal polusi udara,

semua negara beralih menganut standar ketat Eropa.

Setelah pertimbangan mendalam dan perdebatan serius...

Pastikan kau sampaikan itu.

Kata yang mana?

- Per... - Pertimbangan.

- Benar. Tekankan itu. - Baik.

Namun, setelah pertimbangan mendalam,

kami memutuskan menerima permintaan AS

karena relasi baik kita.

Kami sudah bersedia menerima permintaan kendaraan diesel,

jadi, kenapa Anda menyebut pasar pertanian?

Bagaimana kami harus bereaksi?

Benar, Menteri Park?

Benar, Pak Park?

Baiklah, aku ingin menunda negosiasi hari ini.

Dia menunda negosiasi hari ini.

Apa?

Pak Lee, perkataan Anda menyiratkan

bahwa Amerika Serikat mencoba memaksa dan menipu Korea,

sekutu lama kami,

- untuk membeli polutan udara. - Sekutu lama kami

untuk membeli polutan udara.

Ayolah, bukan itu maksudku.

Sebagai pemimpin dunia bebas,

kami telah memimpin dalam melindungi lingkungan global.

Ini laporan EPA kami

yang merincikan dampak lingkungan sesungguhnya

dari 50.000 kendaraan diesel yang akan diimpor Korea.

Anda telah menghina utusan kami dan Amerika Serikat.

Pelecehan diplomasi semacam ini tak pernah terjadi

sejak kita memulai negosiasi kita.

Katanya, ini pertama dalam sejarah FTA.

Sebuah bom tiba-tiba meledak di suatu tempat.

Dia mencoba mengguncang mereka

demi kesepakatan lebih baik.

Kami tak bisa membiarkan ini.

Kami butuh permintaan maaf resmi

dan tindak lanjut dari delegasi Korea.

Selain itu, kita membutuhkan opini dari Washington untuk ini.

Dia meminta opini dari Washington.

Bisakah aku meminta maaf sekarang dan membereskan masalah ini?

Bolehkah dia meminta maaf sekarang juga di sini?

Ini bukan masalah pribadi antara Pak Lee dan aku.

Namun, isu penting antara negara kita,

Republik Korea dan Amerika Serikat.

Ini antara negara kita.

Pak Lee,

boleh aku menjawab pertanyaan yang kau ajukan tadi?

Hasil uji tingkat polusi udara yang disediakan EPA...

Ada kesalahan dalam angkanya.

Dari perhitunganku...

Dari perhitunganku...

Permisi.

Sebentar.

Di mana...

Menteri Park, apa-apaan ini?

- Apa yang Anda lakukan? - Aku...

Astaga.

- Anda baik-baik saja? - Apa yang terjadi?

Sudah. Silakan duduk.

Tidak. Itu gawat. Sangat gawat.

Tidak.

Masuk ke mataku.

Menteri Park juga begini di Kantor Sejong?

Kau tak mengharapkan ini?

Itu kecelakaan.

Yang tak terduga.

Alangkah baiknya jika aku tahu.

Kita bisa sebarkan pernyataan pers

dan buat siaran langsung di media sosial.

"Mendesak delegasi AS,

Menteri Lingkungan Korea membalas dengan efek katarsis."

Kau harus akui, sayang sekali rakyat tak melihatnya.

Baiklah, selamat.

Harapanmu terwujud.

#NEGOSIASI KORSEL-AS

ASTAGA, AKU SANGAT LEGA

MENTERI LINGKUNGAN PARK MU-JIN? SIAPA DIA?

Katarsis, katamu?

Kau akan segera tahu

betapa berbahayanya tindakan Menteri Park tadi.

Halo? Ini Jeong Su-jeong.

Jangan bilang Anda berlutut penuh penyesalan.

Bukan salah Anda negosiasi tadi berakhir buruk.

AS yang salah.

Mengancam, menindas, memeras,

bukanlah tindakan sekutu.

Itu tindakan preman.

Jadi, berdirilah tegak, Pak.

Ya?

- Bu Jeong. - Ya?

Hubungi Korporasi Lingkungan Korea.

Aku mengecek tingkat debu halus

dari Gwanghwamun di situs ini.

Ada perbedaan besar dengan ukuran aslinya.

Pasti ada masalah dengan alat ukur pusat.

Tunggu.

Itu yang Anda kerjakan selama ini?

Gedung Biru menelepon.

Presiden menunggu Anda.

Jika renegosiasi ini gagal

dan memicu konflik antara kedua negara,

berarti seseorang

harus mempertaruhkan posisinya.

Jika perlu menjelaskan aksi Anda, silakan.

Jika perlu meminta maaf, silakan juga.

Gedung Biru sekali pun tak bisa seenaknya memecat Anda.

Presiden takkan terang-terangan mengakui dia salah menunjuk Anda.

Apa Anda cemas?

Tidak, aku malah lega

karena aku bukan presiden.

Dia berkuasa memecat pegawai, tetapi tak bebas melakukannya.

Itu tidak seru.

Kejadian tadi

di ruang rapat itu cukup seru.

Aku sudah melayani Anda selama enam bulan.

Aku penasihat yang terlalu hebat untuk bisa tertipu

dengan akting payah itu.

Menteri Park Mu-jin sudah tiba.

Dia menunggu Anda.

Ya?

Ini agenda terakhirnya sebelum ke gedung Majelis.

Setelah pertemuan hari ini,

delegasi AS mengabarkan kita

bahwa mereka menghentikan renegosiasi FTA.

Menteri Park, kau adalah...

penyelamat kita.

Berita tentangmu menjadi viral

di Internet dan media sosial.

Kapan lagi kita bisa melawan AS?

Aku yakin semua puas.

Kini delegasi AS akan tahu

betapa marahnya warga negara kita dalam hal tekanan perdagangan.

Omong-omong,

delegasi AS itu baru saja setuju untuk kembali

ke meja perundingan besok.

Sangat bagus kau mengambil sikap terhadap Amerika Serikat.

Aku memanggilmu untuk bilang itu.

Namun, Menteri Park,

mengenai analisis dampak lingkungan untuk kendaraan diesel...

Besok,

teken saja perjanjiannya

seolah-olah kita kasihan dan bermurah hati.

Kasihan dan bermurah hati?

Kita akan menunjukkan itikad baik

dengan menerima permintaan itu terlepas dari keberatan masyarakat.

AS takkan melupakannya.

Bisa kita pergi?

Kau cocok mengenakan sepatu itu, Menteri Park.

Mereka salah.

Perhitungannya.

Ya?

Dia dipanggil pemimpin kita.

Koboi penodong kita.

Menteri Park?

Dia bersama Presiden?

Jangan kotori botol ini.

Pembuangan botol terkontaminasi memakai uang pajak.

Uang pajak.

Terima kasih.

Ini untuk kalian. Minumlah, tetapi jangan kotori botolnya.

Botol-botol terkontaminasi sudah tak bisa didaur ulang.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kurasa bukan 50.000.

Kurasa perhitungannya salah.

Bukan 50.000?

Maksudku, kuota impor kendaraan AS.

Para produsen kendaraan di Korea akan menuntut kesetaraan

dan meminta standar emisi gas buang dikurangi untuk mereka juga.

Selain itu, jika kendaraan Jepang yang dirilis di AS

dibolehkan menerapkan standar FTA yang telah diubah,

jumlah total kendaraan yang kita hadapi

adalah 1,48 juta,

bukan 50.000.

Karena itu, analisis dampak lingkungan EPA

yang berdasarkan 50.000 kendaraan

adalah salah.

Kesalahan hitung itu bahaya jika mengingat fakta

bahwa 60 persen debu halus di Seoul berasal dari emisi gas buang.

Tolong pertimbangkan racun di emisi yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Nitrogen oksida, senyawa organik mudah menguap, hidrokarbon.

- Masalah partikel... - Cukup.

Kawan,

bagaimana aku bisa memahami semua istilah rumit itu?

"Kau tahu kesamaan sains dan politik?"

Itu yang Anda tanyakan di pertemuan pertama kita.

Anda memberiku jawabannya.

"Di keduanya, sulit mengenali pembohong."

Jawaban itulah

yang membuatku memilih Anda.

Karena dahulu Anda orang baik yang bisa kupercaya.

Namun sekarang,

Anda menyuruhku berbohong,

berpura-pura kasihan

dan murah hati.

Menteri Park,

kau tidak tahu politik.

"Kau mungkin tak tahu politik, tapi debatlah kebijakan."

Itu janji Anda kepadaku

pada hari itu.

Aku akan berjanji lagi.

Kita setuju untuk renegosiasi

soal standar itu sekali lagi setelah 2021.

Jadi, bila tiba saatnya...

Hingga saat itu,

anak-anak kita tumbuh dengan udara kotor.

Jadi, kau takkan menyetujui ini?

Hasil analisis dampak lingkungan EPA

adalah salah.

Kau bersedia melepaskan pekerjaanmu

karena tak menyetujui sebuah laporan?

Aku ilmuwan, Pak.

Aku yakin tak ada satu pun

yang lebih berharga di dunia ini selain data

yang diterapkan dengan tanggung jawab dan diumumkan jujur.

Aku tak punya pilihan.

Sekretaris Han, tolong kontak delegasi Korea.

Sampaikan, aku menghormati keinginan Menteri Park.

Dia bertanggung jawab atas insiden hari ini

dan dipecat.

Sampaikan bahwa inilah caraku menunjukkan kesetiaan

pada sekutu lama.

Menteri Park.

Di sini tempatku berdiri?

ENAM BULAN SEBELUMNYA

Tunggu.

Ada yang aneh dengannya. Bukan begitu?

Ya, aku juga melihatnya.

Baiklah. Mari kita lihat.

Mari kita lihat.

Kurasa ukuran kami sama.

Bisa ambilkan sepatu dari bawah mejaku?

Baik.

Simpanlah meski kau tak suka,

kecuali kau mau tajuk koran besok berbunyi,

"Tata Busana Tak Pantas, Kurang Disiplin,

Anggota Kabinet Tak Bermartabat," dan seterusnya.

Awalnya mungkin tidak nyaman, tetapi kau akan cepat terbiasa.

Dahulu aku sepertimu.

Setelah kakimu kapalan,

dan nyaman memakai sepatu itu,

kau akan menjadi politikus sejati.

Karena inilah orang-orang di Sejong menjuluki Anda "Cinderella".

Anda melepaskan sepatu di mana-mana.

Melihat Anda sudah di sini,

pembicaraannya berjalan lancar, 'kan?

Syukurlah.

Anda tak tahu betapa cemasnya aku.

Mungkin aku besar di keluarga Kristen,

tetapi baru hari ini aku berdoa.

Bu Jeong.

Ya, Pak.

Terima kasih...

atas kerja kerasmu hari ini.

Perhatikan. Aku benar, bukan?

Ini isu global.

Mari kita minum kopi sambil bekerja.

- Terima kasih. - Kau pasti lelah.

- Agak sulit untuk bernapas. - Benar?

Coba yang ini.

- Ada filternya. - Benar.

Filter ini menyaring debu halus.

- Ini menyaringnya. - Benar.

Sayang, ini aku. Kau dan Si-wan mau kujemput?

Pukul berapa kau selesai?

PERAYAAN HARI JADI KE-100 MAJELIS PEMERINTAHAN SEMENTARA KOREA

Kudengar Anda memboikot pidato kenegaraan Presiden.

Benarkah itu?

Ini opini pribadi Anda atau Partai Republik Seonjin?

Kudengar Presiden berencana mendorong pakta perdamaian tahun ini.

Anda menentang proses perdamaian di Semenanjung Korea?

Partai Republik Seonjin dan aku

tak menentang perdamaian di Semenanjung Korea.

Kami menentang aksi gegabah Presiden Yang terhadap Korea Utara.

Presiden Yang, yang kehilangan kuasa pemerintahannya

setelah tingkat kepuasannya anjlok

tak boleh memakai

pakta perdamaian dan unifikasi demi posisi politik.

Bukankah harga unifikasi

terlalu tinggi untuk warga jika benar demikian?

Anjuran kepada Presiden,

mitra pemerintahan yang dibutuhkannya sekarang

bukan Korea Utara, yang di atas paralel ke-38,

melainkan kami, oposisi.

YUN CHAN-GYEONG

- Mari? - Baik.

Apa opini Anda tentang pertemuan

para pejabat tinggi di Panmunjom hari ini?

Ini boikot kedua Anda.

Bukankah ini mengganggu masalah kesejahteraan umum?

- Komentarnya, Bu. - Bu.

Itu maksudku.

- Presiden tiba. - Halo, Pak.

EKONOMI INI MASALAHNYA

IBU, APA HARGA UNIFIKASI?

PERDAMAIAN TAK BOLEH DIMASUKKAN

Hei.

Kenapa wajahmu? Kau terluka?

Kau berkelahi? Coba ayah lihat.

Park Si-wan.

Geser.

Bukan masalah.

Selesai tanpa harus ke guru BP.

Ada apa?

Dia hanya dingin kepadaku. Itu tak adil.

Itu karmamu.

Konon, perlakuan anak-anak kepadamu adalah karmamu.

Katanya, itu cerminan kebaikanmu

sebagai orang tua.

Ada apa? Kau marah?

Ayo.

Si-jin karyawisata. Dia pulang telat.

Karyawisata? Ke mana?

Warga negara yang terhormat,

era Perang Dingin telah usai.

Negara kita, Korea Utara,

Amerika Serikat, dan Tiongkok

telah mendeklarasikan berakhirnya perang dengan Korea Utara

dan setuju menandatangani pakta perdamaian.

- Sungguh? - Kau tahu?

Mereka menandatangani pakta perdamaian.

Anda sudah tahu, bukan?

Apa partai oposisi takkan mengecamnya lagi untuk kebijakan gegabah ini?

Mereka tak menentang kebijakan Korea Utara.

Mereka menentang Presiden Yang Jin-man.

Maaf?

Kelompok kerja Korea Utara juga dalam perjalanan.

Aku tak percaya ini terjadi.

Agar jelas saja, aku menuju Panmunjom sebagai negosiator

bagi Korea Selatan, 'kan?

Apa wajahku akan dimasukkan di buku sejarah kelak?

Perang, perdamaian, kenyataan tak terbatalkan,

dan masa depan yang harus kita lindungi.

Katamu, Si-jin karyawisata hari ini, 'kan?

Mau menjemputnya? Mereka ke mana?

Gedung Majelis Nasional.

Betul. Kau benar.

Jika masih ada pihak

yang takut dengan perdamaian di Semenanjung Korea,

saya harap Anda mengingat ini.

Saya akan berjuang melawan Anda sampai penghabisan dan menang.

Pemisahan ini adalah masa lalu yang harus diselesaikan.

Kita takkan menciptakan masa depan yang sukses

untuk Semenanjung Korea atau rakyat Korea jika pemisahan ini tetap ada.

Kita harus menghapus kebencian di antara Utara dan Selatan.

Negara kita perlu bersatu

untuk mewujudkan perdamaian di antara kedua Korea ini.

Menurut pakta nonagresi bersama, bagian Selatan dan Utara

mengumumkan akhir dari perang.

Sebagai tambahan pakta damai,

kami juga mencapai kesepakatan dalam pelucutan senjata secara sistematis.

Sebab itu, pemerintahan kami akan...

Kau dipecat?

Dipecat? Tidak.

Kau tak apa, Si-wan?

PERUBAHAN RELASI INTER-KOREA

- Berhenti. - Apa?

Berhenti sekarang!

Sial.

Pak.

Bisa tolong hubungi...

- Ya? - kantor di Panmunjom?

Minta pengertian

kelompok kerja Utara.

Kita pergi...

ke Gedung Biru.

- Bukankah Pak Kim di sana? - Tidak!

Stasiun berikutnya Dangsan. Stasiun Dangsan.

Sayang. Berdirilah.

Guru Si-jin tak menjawab telepon.

Bagaimana Si-jin?

Kita harus mencarinya.

Sayang. Si-wan.

Sadarlah, Su-gyo!

Fokus pada apa yang perlu kau lakukan.

Fokus.

Fokus pada cara menangani ini.

Itu saja.

Kau mengerti yang kukatakan?

Tim Keamanan?

Ini Sekretaris Han.

Bagaimana Presiden?

Lokasi dikonfirmasi.

Kami menuju ke sana.

Ayo!

LEDAKAN DI GEDUNG MAJELIS NASIONAL

Ini area terbatas.

Putriku...

Putriku di dalam sana!

- Lepaskan aku! - Tolong turuti polisi!

Kita tak bisa memasuki area ini!

Posisi mereka sama dengan Anda!

Biarkan aku masuk!

Tolong menjauh.

- Anda dilarang masuk. - Tolong mundur.

Mohon bekerja sama.

Astaga.

Si-jin...

Si-jin...

- Si-jin! - Anda walinya?

Ya. Apa yang terjadi?

Dia pendarahan karena trauma eksternal.

- Si-jin. - Bawa ke rumah sakit.

- Si-jin! - Sebentar.

- Tenanglah. Ambil dia. - Si-jin!

- Si-jin! - Tenangkan diri Anda.

- Si-jin. - Astaga.

- Dia baik-baik saja? - Ya. Dia akan baik-baik saja.

Cuma satu yang boleh ikut. Siapa?

- Aku. - Baik.

Baik. Masuklah.

Tunggu di sana.

- Dia akan baik-baik saja. Tenang, ya? - Baiklah.

Ayah.

Jangan takut.

Dia akan baik-baik saja.

Dia baik. Jangan cemas.

Jangan cemas.

Dia baik.

Menteri Park Mu-jin?

Anda harus ikut kami.

Kami menerima perintah mengawal Anda. Kawal dia ke ruang rapat.

- Ya, Pak. - Mari.

Ayo.

- Astaga, cantik sekali. - Kau Na-gyeong yang sama?

- Kau cantik sekali. - Benar.

- Astaga. - Cocok di tubuhmu.

Ada sebuah ledakan di Gedung Majelis Nasional

selama pidato kenegaraan Presiden.

Bangunan utama Gedung Majelis Nasional...

LEDAKAN DI MAJELIS NASIONAL

...telah runtuh.

Ini aku. Aku tak bisa datang hari ini.

Aku tak bisa pulang sementara ini.

Aku kecewa. Aku ingin melihatmu mengenakan gaun itu.

Nomor yang Anda tuju tak dapat dihubungi.

Mohon tinggalkan pesan...

AKU MENUJU TKP. HUBUNGI AKU.

AKU MENUJU TKP. HUBUNGI AKU.

AKU MENUJU TKP. HUBUNGI AKU.

- Sudah? - Ya.

HAN NA-GYEONG

Aku Han Na-gyeong dari Satgas Terorisme NIS.

Letnan Lee Jeong-hyeon, Polsek Yeongdeungpo.

Tolong berikan semua daftar panggilan

masuk atau keluar stasiun ini sepekan terakhir.

Baik.

Pertama, aku ingin melihat rekaman semua CCTV terdekat.

Berikan daftar semua kendaraan yang melintas.

Baik.

Hei! Na-gyeong!

JEONG HAN-MO, KETUA SATGAS TERORISME NIS

Aku atasanmu...

Ini lokasi serangan teroris.

Kau pasti sudah tewas jika aku membawa pistol.

Hei. Apa yang kalian lakukan?

Saat kami berlari dalam hujan dan dingin

menangkap para pelanggar,

kalian duduk di ruangan dan tetap hangat.

Bukankah kau harus bekerja untuk gajimu?

Kenapa bisa jadi kacau begini?

Aku berusaha bekerja sekarang.

Aku mau kau membagi daftarmu dengan kami.

Daftar pembangkang, pemberontak, dan mata-mata.

Aku mau membandingkan data

- dan mengelompokkan... - Lalu?

Kau pikir menangkap pelakunya akan mengubah situasi ini?

Serangan? Intinya pencegahan. Yang lain tak penting.

Kau Satgas Terorisme NIS!

Itulah...

tanggung jawab kalian.

- Cepat! - Bahaya. Menjauhlah.

MENUJU TKP. HUBUNGI AKU.

BELUM DIBACA

JUN-O

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

- Ini aku. - Ini...

Aku tak bisa datang hari ini.

- Tak bisa pulang. - Majelis Nasional.

Aku kecewa.

- Ini aku. Aku tak bisa datang. - Pemberhentian Majelis Nasional.

- Tak bisa pulang sementara. - Majelis Nasional.

Orang yang dicari adalah...

KIM JUN-O

Dia bekerja di sini.

Dia pasti bukan tersangka pengebom.

Jika tujuannya mencari bantuan, seharusnya tanyakan timmu.

Mengenal sifatmu, karena kau menelepon dari lokasi...

KIM JUN-O

Siapa pria ini?

Tolong bantu aku.

- Menuju kediaman presiden. - Baik.

Kami sudah menunggu Anda.

Sekretaris Ibu Negara akan mengurus anak Anda.

- Mari. - Tidak.

Aku akan melayani Anda mulai sekarang, Menteri Park.

- Tunggu. - Ikut kami.

YEOMINGWAN 1, YEOMINGWAN 2, YEOMINGWAN 3

Di mana Presiden? Dia baik-baik saja?

Pak, aku baru dikontak Chunchugwan.

Mereka tanya kapan Gedung Biru membuat pengumuman resmi.

Pengumuman resmi...

Minta mereka bersabar. Kita harus mengikuti proses.

Itu saja untuk sementara.

Pak, bagaimana perlakuan untuk korban jiwa dalam serangan?

- Kurasa kita butuh orang... - Tugas belum dibagi?

Tanya Menteri Urusan Veteran!

Dia...

Dia ada di Gedung Majelis Nasional.

Semua yang punya wewenang

terkait anggaran atau kebijakan nasional ada di sana.

Minta korban jiwa diperlakukan...

dengan penghormatan setingginya.

Aku akan melapor ke Kepala Staf Kepresidenan.

Ya.

- Maaf. - Apa?

- Bisa cepat? - Di mana dia?

Aku tak tahu.

Ya. Kami mengecek.

Apa yang kau lakukan sekarang?

- Hei, lihat ini. - Ya.

Bagikan ini.

Apa Presiden selamat?

Keselamatannya belum dipastikan?

- Bagaimana dengan Perdana Menteri? - Presiden dipastikan tewas.

Juga Perdana Menteri,

Ketua Majelis Nasional,

para menteri yang hadir, dan anggota-anggota kabinet.

Satu-satunya orang selamat yang dapat melanjutkan

kepresidenan

sesuai Konstitusi hanyalah Anda

karena Anda tidak hadir.

Terima kasih atas kedatangan Anda.

Mereka staf kepresidenan yang akan membantu Anda

mulai sekarang.

Halo.

Berdasarkan Pasal 26, Ayat 1, UU Tata Acara Pemerintahan,

Anda dipercayakan

memangku segenap kekuasaan dan tanggung jawab

sebagai Presiden Republik Korea.

Apa?

Mulai saat ini, Anda menjadi Presiden Interim.

Masa jabatan Anda sudah dimulai, Presiden Park.

Kami usahakan.

Ayo bantu kami!

Sudah ditemukan?

Ya. Aku menemukan ponselnya.

Di mana...

Di mana dia sekarang?

Aku akan mengirim tautan yang menunjukkan lokasinya.

MENGIRIM

GEDUNG MAJELIS NASIONAL

TIM PENJINAK BOM

Ada bom! Aku menemukan peledak!

Evakuasi! Ada bom!

Mundur! Sebuah bom ditemukan!

- Evakuasi! - Evakuasi area ini!

- Lewat sini. - Evakuasi.

- Cepat. - Evakuasi semua orang di sini.

Kami khawatir ada ledakan kedua. Ya, Pak.

Anda akan menjadi Presiden Interim selama 60 hari

sampai pemilu presiden berikutnya.

Kami akan berusaha maksimal

menyiapkan pidato Anda secepatnya.

- Tunggu, aku... - Pertama,

Anda harus bereskan hal mendesak.

Ini deklarasi darurat militer.

Silakan diteken.

DEKLARASI DARURAT MILITER

DEKLARASI DARURAT MILITER

TANDA TANGAN PRESIDEN INTERIM

Darurat militer, maksudmu...

Ini adalah

kondisi darurat nasional yang setara perang.

Saat ketertiban umum tidak lagi bisa ditangani polisi,

maka Presiden, selaku Panglima Tertinggi,

menyatakan darurat militer.

Saat ini,

Panglima Tertinggi di negara ini

adalah Anda, Pak.

DEKLARASI DARURAT MILITER

TANDA TANGAN PRESIDEN INTERIM

Sekarang,

Anda baru menuntaskan urusan resmi pertama

sebagai Presiden Interim, Presiden Park.

Mari, Pak.

Baik.

Semua orang menunggu kedatangan Anda.

Tak ada waktu untuk membicarakan tindakan yang harus diambil sekarang!

Ini perang! Kau tidak tahu artinya?

Kita tak boleh bereaksi emosional.

Cari tahu apa yang terjadi dahulu.

Terlalu dini untuk menyatakan perang dan bertindak gegabah.

STATUS TERKINI DI YUEIDO

FASILITAS UTAMA KOREA UTARA

FASILITAS UTAMA KOREA SELATAN

Pengalaman politiknya cuma enam bulan,

dan hanya mengurus debu halus.

Bisa apa dia? Aku lebih takut dia berbuat sesuatu.

Posisi itu tak membutuhkan seseorang yang akan jadi pahlawan

dan menyelamatkan dunia.

Pak. Ada masalah.

Anda bersikeras berperang di Semenanjung Korea?

Tak ada waktu, Presiden Park.

Setujui pengumuman DEFCON Dua.

Bagaimana kalau aku mundur sebagai presiden interim?

Terjemahan subtitle oleh Christy Sugiarto

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.