All language subtitles for Crisis Negotiators.2024.HD.1080P

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ) Download
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI

ITCBET SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012

โšฝ KEMENANGAN PULUHAN RIBU SAMPAI MILYARAN RUPIAH DIBAYAR CEPAT โšฝ

โšฝโšฝโšฝ www.itcbetdanamon.com

Berdasarkan film "The Negotiator" karya James Demonaco & Kevin Fox

โšฝ KEMENANGAN PULUHAN RIBU SAMPAI MILYARAN RUPIAH DIBAYAR CEPAT โšฝ www.itcbetdanamon.com

TAHUN 1993

Permisi... / Jongkok!

Pada jam 12 siang, peti mati Huang Jia Ju diantar keluar

dari balai pemakaman oleh anggota Beyond dan teman-teman lainnya.

Ribuan penggemar menunggu di luar rumah duka.

Hotline: 999.

Bu,

ini Lai,

Chen Da Lai.

Istriku bernama Lian,

Zhang Qi Lian.

Kami berdua membawa pisau.

Juga satu tabung LPG,

dan ada 2 orang staf disini. Tolong tanyakan ke Dinas Sosial

mengapa mereka membawa putra kami.

Kalau kami tak mendapat jawaban memuaskan,

akan kami ledakkan tabung LPG ini.

terjemahan broth3rmax

PNC.

Zhuo Wen Wei, PNC! / Lewat sini, pak.

Ini Nona Chen dari Dinas Sosial.

Dia yang menangani kasus Chen Da Lai.

Oh. / Ngobrollah dengan Nona Chen.

Baik. Nona Chen, mari kira keluar.

Jangan bergerak!

Jangan bergerak! / Jangan bergerak!

Angkat telponnya!

Biar aku saja. / Angkat telponnya.

Biar kuangkat. / Jangan bergerak!

Halo? / Halo?

Halo?

Apakah ini Lai? / Siapa kau?

Aku Inspektur Xie Jia Jun.

Aku disini untuk membantumu. / Oh.

Baiklah! / Tapi aku tak tahu ceritanya secara utuh.

Bisa kau jelaskan?

Tentu!

Terima kasih. Terima kasih. / Tentu!

Aku dan istriku mau tahu

mengapa Dinas Sosial membawa putra kami tanpa alasan.

Apa maksudmu?

Mereka...

menaruhku di rumah sakit.

Selagi aku pergi,

mereka membawa putraku. / Apa kau sudah berusaha bicarakan dengan mereka?

Sudah, jangan nangis!

Apa lagi, Lai?

Halo, Lai? / Aku disini...

Setelah aku keluar rumah sakit,

kulakukan penyelidikan lewat pihak terkait

tentang keberadaan putraku. Tapi mereka tak mau menjelaskan!

Oh, ini jelas tak bisa diterima.

Aku sudah upayakan jalur hukum. / Tentu...

Ya, Inspektur...

Inspektur Xie? / Ya.

Namaku Xie Jia Jun. Ya...

Aku... / Apa lagi?

Kami tak ada makanan. / Oh?

Mereka hentikan tunjangan kami...

Makin mempersulit hidup, begitu?

Pastinya berat, ya?

Kami tak punya tempat tinggal. / Begitu ya...

Tak ada makanan...

Itu yang membuat emosimu tak stabil 'kan?

Ya!

Lai, bantu aku.

Katakan siapa saja yang bersamamu?

2 orang staf. / Begitu ya...

Bisa kau lepaskan satu orang?

Tidak bisa!

Kenapa tidak? / Tak mungkin!

Mengapa tak bisa?

Tak ada alasannya. Tak bisa saja.

Kurasa kau ke sini mau menangkapku.

Tidak, aku janji tak akan menangkapmu.

Aku janji, percayalah.

[DIBEBASKAN DARI RS JIWA 2 MINGGU LALU, DINAS SOSIAL MEMBAWA PUTRA MEREKA USIA 8 BULAN ]

[TAK PUNYA UANG MERAWAT ANAK ITU, ISTRINYA SAKIT MENTAL]

Kalau kau tak beritahu dimana putraku,

tak boleh ada orang yang keluar. / Aku ngerti.

Jika mereka keluar dari pintu ini,

akan kuledakkan tabung LPG-nya.

Kuledakkan! / Lai!

Kami tak ingin begitu..

Jangan bergerak...

Kami ke sini kemarin

dan menanyakan ke mereka cara mengambil kembali bayi kami.

Mereka mengabaikan kami!

Mereka tak menghiraukan kami... / Tidak, dengarkan aku...

Aku disini untuk menyelesaikan masalah kalian. Tolong tenanglah.

Selalu ada solusinya. / Mereka tak menghiraukan kami!

[PERCOBAAN BUNUH DIRI SEBELUMNYA. MANTAN ISTRI MENINGGAL KECELAKAAN MOBIL, DILECEHKAN AYAHNYA SEWAKTU KECIL]

Aku sangat memahami situasi kalian.

Bu, semua masalah bisa diselesaikan.

Mereka mengabaikan kami! / Selalu ada solusi.

Bicaralah, aku bisa bantu.

Mereka tak menghiraukan kami!

Halo, Lai?

Tolong minta istrimu untuk tenang. Kami berusaha membantumu, ngerti?

Bisa dengar, Lai?

Istriku dan aku sudah siap mati.

Lai...

Sebelum itu...

Tolong jangan lakukan ini. / ...kami ingin tahu

Tak bisa ketemu putra kalian jika melakukan ini, mengerti?

Apa hak mereka membawa putra kami?

Aku akan minta pada mereka.

Lai, kenapa tak bantu aku saja? Barangkali ada yang lapar.

Mau makanan?

Kau lapar?

Lapar? / Tanyakan ke mereka.

Bantulah aku.

Kita belum makan. / Tanyakan barangkali ada yang lapar. Mau makan?

Sana tanya mereka.

Kalian mau makan?

Kau punya apa? / Sesuatu dari kedai teh?

Mie sama lauk makan siang daging, telur, paha babi, babi panggang, sapi...

Mie sama lauk makan siang daging, telur, paha babi... / Ya, ya.

Sosis dan telur... / Mie sama daging dan telur.

Mie sama sosis dan telur.

Mie sama sosis dan telur buat 4 orang. / Baik, mau pesan minum?

Teh susu buat 4. / Kau mau paketan?

$16 per paket termasuk teh susu.

Oh.

Bentar....

Bentar.

Kau bawa uang? / Tak punya.

Tidak, tak ada uang.

Halo. / Ya, Lai?

Aku hanya punya $40.

Aku akan bayari dulu. Saat kau keluar, nanti kau bisa lunasi.

Bagaimana? / Baiklah.

Ya sudah. / Nanti kubayar kalau sudah keluar...

Oke, biar kuurus makanannya.

Nanti kuantar kalau sudah datang.

Gitu saja, ya?

Baik.

Inspektur! / Ya?

Aku disini, ngomong saja. / Bantulah aku,

cari tahu dimana bayiku. / Pasti. Jangan kuatir.

Biar kuurus makanannya dulu, ya?

Nanti kita bicara lagi. Terima kasih, dah!

Katakan saja padanya dia tak mampu merawat anak itu.

Bukankah begitu?

Kau benar.

Dan kita bisa tuntaskan masalah ini segera.

Tapi bagaimana dengan dia? Bagaimana kalau dia ledakkan tabung itu?

Coba kasih aku waktu bentar lagi.

Ini pesananmu. / Makasih.

Akan kuantarkan padanya.

Aku bisa pinjam baju dan celanamu? Biar keliatan berwibawa.

Baik. / Maaf.

Negosiator mau bersiap masuk.

Kami melihat seorang pria yang kayaknya membawa makanan

yang mau masuk ke Kantor Dinas Sosial Daerah.

Menurut sumber, pria ini adalah seorang Negosiator Polisi.

Lai!

Aku Xie Jia Jun.

Yang tadi bicara di telpon.

Makanannya datang.

Ini pesananmu. / Berhenti!

Berhenti! / Aku datang sendirian.

Tak bawa senjata. / Mundur!

Letakkan.

Taruh situ.

Ya.

Boleh aku masuk? / Tidak!

Bagaimana dengan putraku? Dimana dia?

Maafkan aku.

Aku belum mendapat jawaban. Kau harus menunggu.

Buat apa? / Aku tak bohong.

Aku hanya katakan yang kutahu. Percayalah.

Kami sudah cukup lama menunggu. Kami tak mau nunggu lagi!

Kami berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan kalian. / Tak mau nunggu lagi!

Jangan lakukan ini. / Tolong tenanglah.

Kita lagi minta bantuan mereka.

Maaf, pak...

Kami akan tunggu. / Tak mau nunggu lagi!

Kami akan tunggu! Sampai jam 17.

Oke.

Kembalilah!

Baik!

Bu, silahkan dinikmati makanannya. / Baik.

Tak apa. / Tak apa.

Pergi!

Cepat!

Sang negosiator sudah kembali...

ke mobil komando. / Putranya Chen Da Lai sudah diadopsi.

Tapi belum diketahui identitas pengadopsinya.

Akan ada pengarahan Polisi 15 menit lagi.

Semoga, kita bisa lebih mengetahui tentang situasi ini. / Bagaimana sekarang?

Sekarang, kita kembali ke ruang berita.

Lai!

Lemarinya.

Lemari kabinet bergerak.

Lemari kabinet bergerak.

Pintu kedua...

Disini Xie Jia Jun. Ada apa, Lai?

Pak Xie... Aku ada masalah disini. / Ya?

Masalah apa?

Ada gadis lain disini.

Keluar!

Apa yang kau lakukan disini?

Sungguh aku tak tahu dia ada di situ.

Aku tak sangka bakal menyusahkan begini.

Aku tak bermaksud mencelakai siapapun.

Begitu ya... Makasih telah memberitahu.

Mereka yang memaksaku berbuat ini.

Baik...

[PERMINTAAN MAAFNYA]

Lai, bisa kau lepaskan gadis itu?

Aku tak bisa lepaskan mereka. / Bukan mereka.

Lepaskan gadis yang ini saja.

Kau bisa?

Lian! / Lai? Lai?

Kau masih di situ?

Apa mesti kita lepaskan dia?

Lai, ada apa?

Dia bawa pisau! Hati-hati. / Mundur!

Mundur!

Sekarang sudah aman. / Pak Sie...

20 menit lagi!

Jika tidak ada kemajuan,

kita akan masuk. / Bukankah dia sudah lepaskan 1 orang?

Beritahu mereka kita sudah temukan bocah itu. Suruh dia nunggu lebih lama lagi. / Nona Chen.

Sebenarnya apa yang terjadi?

Kita akan tentukan pada jam 16:55.

Bisa kau jelaskan situasinya? / Mengulur waktu tak menghasilkan apa-apa.

Kita tak mengulur waktu. / Situasinya...

Kita tak akan menyia-nyiakan peluang apapun. / ...cukup rumit.

demi penyelesaian damai. / Kita ambil saja bocah itu.

Nona Chen sedang wawancara. / ...karena orangtua bocah itu sakit mental.

Dia mengatakan apa? / Mereka tak mampu merawat dia.

Penyakit ortunya kronis. / Mereka bisa lihat siaran langsungnya!

Ini siaran langsung! / Mereka kekurangan keuangan...

Kami bertindak hanya berdasarkan Peraturan Perlindungan Anak dan Remaja.

Kami terpaksa melakukan itu. / Dimana bocah itu sekarang?

Menurut Perjanjian yang Dirahasiakan, kami tak boleh mengungkap keberadaannya.

Walau pada orangtuanya sekalipun.

Aku hanya bisa mengatakan

bocah itu sudah diadopsi oleh keluarga kaya raya.

Kami yakin dia bisa tumbuh dalam lingkungan keluarga bahagia

dan mendapatkan pendidikan yang layak.

Campur tangan Dinas Sosial

dan membawa bocah itu

untuk menjamin kepentingan terbaik dan melindunginya.

Ya...

Dengan begini... / Polisi!

Kau harus sudahi wawancara ini.

Maaf, Nona Chen! Mohon jangan wawancara. Terima kasih.

Kita... bukan orangtua yang pantas.

Anak itu tak bisa menjalani hidup layak bersama kita.

Bisakah kau jadi bagian anak itu?

Bisakah?

Apapun yang terbaik untuknya.

Apapun yang terbaik untuknya.

Sandera sudah lolos.

Kita bisa lihat para sandera dilepaskan.

Lari! / Dia menyalakan tabung itu!

Lari! / Mundur!

Itu akan meledak! / Dia menyalakan tabungnya!

Menyingkir!

Chen Da Lai belum keluar!

CRISIS NEGOTIATORS

โšฝ KEMENANGAN PULUHAN RIBU SAMPAI MILYARAN RUPIAH DIBAYAR CEPAT โšฝ www.itcbetdanamon.com

3 TAHUN KEMUDIAN

Siang kemarin, sutradara terkenal, Li Hanxiang, di lokasi syuting serial TV studio Beijing,

berjudul "Terbakarnya Istana Kaisar Pertama", dia mengalami serangan jantung.

Dia dilarikan ke rumah sakit dan meninggal pada pukul 21:45.

Film-film Li Hanxiang

memenangkan banyak penghargaan di Festival Film Internasional.

Li Hanxiang lahir di Liaoning.

Kemudian, dia kuliah drama dan film di Universitas Drama Shanghai.

Pak, bisa kubantu?

Pak... bisa kubantu, pak?

Ini perampokan!

Aku bawa granat.

Kalau kalian tak mau mati, berdiri di sana!

Masukkan uangnya ke tas. Cepat!

Pak, sedang apa disini? Tolong SIM dan STNK-nya.

Berhenti!

Masuk! / Jangan bergerak!

Berdiri kau! Cepat, brengsek!

Mundur!

Lepaskan dia! / Mundur!

Atau kuledakkan semua orang di dalam!

Tenang! Lepaskan dia.

Keluar!

Tolong! Tolong!

Sini kau! / Tolong!

Tenanglah. Lepaskan dia!

Keluarlah! / Lepaskan dia!

Menyerahlah! / Sudah kubilang, kau keluarlah!

Tenang!

Negosiator sudah datang.

BANK YAU TONG

Pak Zhou? / Ya.

Mari kuantar ke Pusat Komando.

Penjinak Bom menduga pelaku membawa MK2

yang radius ledakannya sampai 15 meter.

Sniper kami sudah di posisi,

tapi granat ini ada fungsi sentuhannya.

Begitu pin-pengaman dilepas, itu bisa meledak saat terjadi benturan.

Sampai si pelaku menjauh dari massa, sniper kami tidak akan bertindak.

Ada info tentang si pelaku? / Yang terluka sedang dirawat.

Belum mungkin mendapat info darinya.

Negosiator akan ke sana sekarang.

Negosiator memasuki zona berbahaya.

Tim A, Tim B, siaga.

Terus awasi sandera.

Siapa kau?

Inspektur Zhuo Wen Wei.

Aku ke sini barangkali bisa membantumu.

Aku tak bersenjata. / Tolong aku!

Aku mesti memanggilmu siapa?

Tak penting itu. / Bila begitu,

kupanggil saja kau "Abang".

Abang, apa yang bisa kubantu?

Tak ada jalan mundur bagiku.

Aku tak mau dipenjara.

Aku ingin keluar dari sini dengan selamat.

Biar kupikirkan dulu caranya.

Tapi pertama, kuingin petugas

yang menodongmu ini untuk pergi.

Kemudian, mungkin kita semua bisa tenang.

Bagaimana menurutmu?

Baik!

Suruh dia keluar.

Petugas,

kuingin kau turunkan pistolmu pelan-pelan

dan keluar.

Abang, dari mana kau mendapatkan granat itu?

Aku membelinya. / Kau beli? Dari mana?

Aku tak bisa kasih tahu.

Begitu ya.

Aku ada saran. / Tak usah basa basi!

Carikan aku mobil.

Kau bisa? / Akan kuusahakan kau keluar dari sini dengan aman.

Tapi aku butuh waktu.

10 menit.

10 menit? Itu sungguh...

tidak mungkin. / 20 menit!

Akan kuusahakan. Ada permintaan lain?

Bilang sama polisi-polisi di luar tak usah macam-macam.

Kecuali, kalian mau lihat berapa banyak orang

yang ikut kekubur bersamaku.

Tenang. Mereka tak akan macam-macam.

Jelas mereka tak perlu begitu.

Nona, jangan cemas.

Jika kubisa masuk ke sini, pasti kupikirkan jalan keluarnya.

Percayalah.

Kujamin kita semua pergi dari sini dengan selamat.

Bagaimana?

Siapkan aku mobil!

Akan kulakukan. / Jangan pergi...

Kumohon jangan pergi...

Negosiator sudah pergi sekarang.

Sniper, terus awasi pelaku.

Alpha, Bravo, Charlie, waspada.

Perhatikan granatnya pelaku.

Dia relatif stabil, namun keras kepala.

Dia kira dia bisa lolos.

Tapi dia kecapekan.

Belum yakin berapa lama dia bisa memegang granat itu.

Kita harus akhiri ini secepatnya.

Jauhkan orang-orang sejauh radius 15 meter.

Siapkan dia mobil.

Apa Yi salah satu snipernya? / Ya.

ITCBET SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012 โšฝ www.itcbetdanamon.com โšฝ

Mobilnya sudah siap. Polisi sudah mundur.

Lepaskan dia. Biar aku yang jadi sanderamu

dan menyetirkan mobil buatmu, bagaimana?

Aku tak akan melepaskan dia.

Tapi kau boleh menyetir mobilnya.

Kapan kau akan melepas dia?

Kita pergi dari sini dulu.

Masuk mobil kalau kau sudah siap.

Biar kuingatkan,

saat kau masuk mobil, pegang erat-erat granat itu.

Kita tak mau terjadi kecelakaan.

Mundur!

Pelaku tumbang!

Mundur!

Pelaku tumbang!

Pak Zhuo! Karung pasir sudah siap.

Baik.

Ini granat palsu.

Kofi Annan Sekjen PBB terpilih,

menjadikannya orang Afrika pertama yang memegang jabatan ini.

Tindakanmu hari ini adalah berbahaya.

Aku begitu takut menonton berita.

Granat itu palsu.

Perampok itu tak harusnya mati.

Dia lebih memilih mati ketimbang ditangkap.

Diantara 27.000 Polisi di Hongkong, mengapa harus kamu yang bicara dengannya?

Harus ada yang melakukan itu.

Cuma hati-hati saja.

Bedanya tipis antara berani dan bodoh.

Aku tak mau ganti lampu bolam sendiri.

Tenang saja, aku janji akan pulang padamu.

Entah apakah aku harus percaya padamu atau tidak.

Kerjaanmu memang berbohong.

Apa maksudmu?

Negosiator tak pernah berkata jujur.

Aku berusaha menyelamatkan nyawa. Kau tahu kenapa orang mati meski mereka tak mesti mati?

Karena mereka ingin mati.

Tapi aku tak mau mati.

Aku ingin pulang dengan selamat. Itu sebabnya aku tak mau mati. Paham?

Sudah tak usah ngomongin mati. / Sudah barusan.

Tak usah berakting!

Aku tahu kau cuma ingin aku berhenti ngomong.

Kau tahu mengapa aku menikahimu?

Mengapa?

Cuma kamu yang tak bisa kukelabui.

Aku cuma mau bilang

aku tak mau kamu sok pahlawan.

Woof!

Aku tahu.

โ™ช Selamat ulang tahun โ™ช

โ™ช Selamat ulang tahun โ™ช

โ™ช Selamat ulang tahun untuk Pak Zhou โ™ช

โ™ช Selamat ulang tahun! โ™ช

Yeah!

Panjatkan keinginan...

Selamat ulang tahun!

Selamat ulang tahun!

Potong kuenya. / Ya.

Teman-teman, semoga kalian tak keberatan.

Terutama aku menghormati para atasan.

Potongan kue pertama untuk Pak Luo.

Makasih.

Kasus kemarin... bagus sekali.

Atasan cukup senang. / Mantap, Pak Zhuo!

Mantap, Pak Zhuo! / Hebat!

โ™ช Hari ini โ™ช

โ™ช kulihat salju melayang ditengah malam dingin โ™ช

โ™ช hatiku yang dingin melayang ke tempat jauh โ™ช

[.]

Itu bukan apa-apa.

Bukan apa-apa?

Kau memegang granat! / Dan kau menakut-nakuti istriku.

Omong kosong. / Aku tak apa, teruslah bicara, biar aku tahu.

Lihat? / Kau tak ingin tahu faktanya,

selain melahap semua omong kosong! / Omong kosong?

Oh! Itu Jia.

Halo. / Kau telat.

Kapan kelahiran bayinya? / April depan.

Sayang, sana ngobrollah sama Kai Lin.

Aku mau bicara sama Wei.

Ayo kita keluar.

Sana ikutlah. Aku akan bersama Pei Wen.

Ayo makan kue.

Ada apa?

Kau tahu aku menangani Kasus Dana Kesejahteraan Polisi?

Melibatkan lebih dari $10 juta.

Ya.

Aku telat gara-gara aku menemui seorang informan. Dia juga seorang polisi.

Dia bilang dia tahu siapa yang menggelapkan Dana itu.

Dia tadi bilang, selama 2 tahun terakhir,

ada seseorang yang secara sistematis

mengarang kecelakaan kerja dan kerja lembur untuk menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Siapa yang mengadukan?

Apa dia bisa dipercaya? / Kami dulu di satu kelas.

Dia jujur dan bisa dipercaya.

Tapi aku tak bisa kasih tahu siapa dia.

Kau harus laporkan ke Penyidikan Internal.

Penyidikan Internal juga terlibat.

Informanku bilang nama Li Jun Jie muncul.

Sekarang ada seseorang yang mau memberi dia uang tutup mulut.

Dia takut,

dan tak tahu harus berbuat apa. Itulah sebabnya dia mendatangiku.

Jangan sampai mereka dengan gampang menggelapkan uang Kepolisian.

Kau ikut Komite Dana Kesejahteraan. Apa kau dengar sesuatu?

Ada apa?

Pak Zhuo, Pak Luo pergi.

Akan kuantar dia pergi.

Nanti kita bicara lagi.

ITCBET | MENANG BERAPAPUN DIBAYAR CEPAT โšฝ www.itcbetdanamon.com โšฝ

[Sampai ketemu di Dermaga ~Jia]

Jia ingin menemuiku.

Oke. Pergilah.

Bilang padanya sebentar lagi dia akan jadi ayah.

Kau sangat telat.

Jia!

Jia!

Polisi! Angkat tangan! / Aku Inspektur Zhuo Wen Wei, ada Petugas terluka.

Pokok jangan bergerak!

Ada yang melapor suara tembakan. / Hubungi Pusat Kendali.

Mintakan ambulans.

MARKAS KEPOLISIAN WANCHAI

Mengapa Jia memanggilmu di dermaga larut malam begitu?

Mungkin dia ingin bicara.

Di pesta ultah, dia bilang padaku

teman kelas lamanya di sekolah kadet

membocorkan rahasia

tentang siapa yang menggelapkan Dana Kesejahteraan Polisi.

Siapa itu? / Dia tak beritahu.

Apa pendapatmu atas kematian Jia?

Sepertinya dia dibungkam.

Pembunuhnya

adalah rekan sesama polisi? / Semoga tidak.

Tapi aku tetap kepikiran begitu.

Ini bakal merusak reputasi Kepolisian.

Sebelum kita punya cukup bukti,

tetap kita rahasiakan ini.

Ya, pak!

Jangan biarkan kematian Jia dibawah keadaan yang meragukan begini.

Tentu!

JIWA MULIA YANG TAK BISA RUSAK

Siapa pula itu di jam segini?

Akan kubukakan.

Pak Luo! / Wei!

Unit Kriminal menemukan pistol yang menewaskan Jia di bawah dermaga.

Tidak ditemukan sidik jari.

Li Zhi Bin, Unit Kriminal.

Li Jun Jie dari Penyidikan Internal.

Lama tak jumpa, Pak Zhuo.

Ini surat perintah penggeledahan.

Hey! Yang sopan, dia ini rekan kita.

Itulah tujuanku ke sini.

Ada apa ini, pak?

Aku ke sini begitu melihat surat perintah itu.

Ingat penggerebekan narkoba 6 bulan lalu

dan 2 pistol hilang?

Kau menemukan salah satunya. Pistol satunya yang menewaskan Jia.

Apa hubungannya denganku? / Kau tersangka dalam kasus pembunuhan polisi.

Ayo kerjakan.

Biarkan mereka.

Mereka bakal pergi jika tak menemukan apa-apa.

Pak!

Aku menemukan sesuatu.

Paket terbuka untuk rekening luar negeri.

Itu bukan milikku.

Ada yang membawa masuk sini dan menaruhnya untuk menjebakku.

Jaga mulutmu!

Zhang Yong Jia sedang menyelidiki penggelapan Dana Kesejahteraan Polisi.

Kau adalah anggota komite.

Rekan biasa tak membuka rekening luar negeri di Karibia.

Kemungkinan kau yang menyimpan pistol yang menewaskan Zhang Yong Jia.

Kau tersangka pembunuhan. / Kamu juga.

Jia membawa-bawa namamu.

Namamu juga muncul di Penyidikan Internal. Kau tahu kenapa?

Karena kau diduga terlibat penggelapan.

Kau harus ikut kami.

Wei! / Tenanglah, aku akan ikut untuk minum kopi.

Kembali maksimal dalam 48 jam.

Baiklah!

Cukup sekian untuk hari ini.

Aku akan kembali ke kantor Penyidikan Internal.

Nanti akan kukirimi pernyataan dia.

Bukan aku yang membuka rekening luar negeri itu.

Perkiraan waktu kematian pada laporan otopsi

adalah sama dengan waktu kau tiba di TKP.

Ada seseorang melihatmu berdiri dekat mayat itu.

Bagaimana penjelasanmu?

Aku sudah bilang,

Zhang Yong Jia mengirimiku SMS dan ingin menemuiku.

Saat aku tiba, dia sudah tertembak.

Aku sudah bermitra dengan Jia bertahun-tahun.

Kami bersahabat.

Tak mungkinlah aku membunuh dia.

Zhang Yong Jia mengetahui kau menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Dia membujukmu untuk menyerahkan diri. Kau membungkam dia. / Jaga ucapanmu!

Atau dia memerasmu. / Jangan coba-coba menjebakku...

Kau bunuh dia dalam kondisi marah. / dan menjelek-jelekkan jia.

Tersangka terganggu emosionalnya

dan tak bisa memberikan pernyataan.

Biarkan dia tenang dulu di dalam sel. / Jangan main-main denganku.

Meski kau tuntut aku ataupun melepaskanku.

Jangan kuatir. Kami akan konsultasi dengan Departemen Pengadilan.

Bawa dia.

Pak Zhuo, lewat sini.

Pak Luo, lewat sini.

Kau sudah makan?

Ini omong kosong.

Istrimu menghubungiku.

Kubilang padanya

aku akan berusaha membantu. / Caranya?

Ada yang ingin kau katakan?

Pak Luo, ini jelas jebakan.

Kau tahu siapa?

Jia dibungkam.

[.]

Bantu aku mencari seseorang yang lulus bersama Jia dari sekolah kadet.

Satu lagi.

Kau juga harus menyelidiki Li Jun Jie.

Jia bilang Penyidikan Internal terlibat.

Ini bukan kasusku.

Meskipun aku membantumu,

harus kulakukan dengan diam-diam.

Wei, aku percaya padamu.

Tapi kau tak punya bukti pasti. Kau sekedar menduga

Unit Kriminal dan Penyidikan Internal

telah mengumpulkan bukti terhadap dirimu.

Kau tahu latihannya.

Maka sampaikan kasus kita ke pengadilan. Mungkin... / Kau tak percaya aku.

Aku percaya

tapi pengadilan hanya akan melihat pada bukti.

Hey!

Wei!

Hey!

Aku menemukan sesuatu. / Itu bukan milikku.

Kemungkinan kau yang menyimpan pistol yang menewaskan Zhang Yong Jia.

Kau dalam tersangka kasus pembunuhan polisi.

Ada yang sengaja menaruh bukti itu.

ITCBET SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012 โšฝ www.itcbetdanamon.com โšฝ

Tn. Zhuo Wen Wei,

pagi tadi kami menemukan peluru di mobilmu

yang dipakai pada pistol yang menewaskan Zhang Yong Jia.

Kau dengan ini secara resmi ditahan dan tuduhan akan diajukan terhadapmu.

Kau akan segera didakwa. / Pengadilan hanya akan melihat pada bukti.

Unit Kriminal dan Penyidikan Internal

sudah mengumpulkan bukti terhadap dirimu.

Borgol dia.

Hey!

Akan kucari bukti untuk membersihkan namaku.

Hubungi pusat kendali!

Kabur dari penahanan!

Tersangka adalah Zhuo Wen Wei. / Berhenti, Pak Zhuo!

Ada yang kabur!

Hey!

Dia membawa mobil van! Hentikan! / Hey berhenti! / Berhenti!

Penyidikan Internal terlibat. Informanku bilang nama Li Jun Jie muncul.

Jia dibungkam.

Pembunuhnya rekan sesama polisi?

Namamu juga muncul dalam Penyidikan Internal.

Perhatian, semua unit.

Tersangka membajak ambulans AM7198.

Hadang begitu kalian melihatnya. / Ambulans, berhenti!

Matikan mesin dan menepi!

Menyerahlah!

Hentikan mobilnya!

Tersangka masuk ke gang antara Jalan Wai Sing dan Jalan Hung Kwong.

Cegat dia di Gedung Greenwood.

Ambulans AM7198, hentikan mobilnya!

Periksa yang terluka. / Siap!

Tersangka keluar dari mobil. Dia menuju ke Jalan Shing On.

Berhenti!

Berhenti!

Kejar dia!

Berhenti!

MARKAS DISTRIK TIMUR

Dia masuk ke dalam gedung.

KANTOR PENYIDIKAN INTERNAL

Bisa kubantu?

Pak?

Apa yang kau lakukan disini? / Zhang Yong Jia bilang kau terlibat penggelapan 'kan?

Aku tak tahu apa maksudmu.

Tangkap dia.

Tetap di tempatmu! Jongkok!

Kau juga!

Kenapa kau menjebakku? Karena Zhang Yong Jia bicara denganku?

Zhuo Wen Wei, kau tahu akibat buruk apa dari perbuatanmu?

Letakkan pistolnya.

Aku sudah siap menguburmu bersamaku.

Kau keluar!

Keluar!

Kamu, sini!

Sini kau!

Tenang...

Jatuhkan pistolnya! / Jatuhkan senjata!

Jatuhkan pistolnya!

Jatuhkan senjata!

Ini peringatan untuk kalian.

Selanjutnya tak akan meleset.

Kalian yang di atas, turun!

Kalian semua, tinggalkan senjata,

taruh borgol dan kunci di meja.

Lalu keluar!

Cepat! Sekarang!

Suruh mereka pergi. Atau kulubangi punggungmu.

Kalian dengar dia. Keluar!

Cepat!

Cepat!

Disini kantor Penyidikan Internal.

Seseorang menyandera Pak Li dengan menodongkan senjata.

Wei, apa yang kau lakukan?

Kau menantang seluruh Kesatuan Polisi.

Senang kau bergabung dengan kami. Kau memberiku penawaran tambahan.

Tinggalkan senjatamu dan kemarilah.

Apa kau marah?

Ya!

Taruh pistol di meja dan kemarilah.

Cepat!

Aku tidak bercanda.

Cepat!

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB

Tim 1, evakuasi kantor ini.

Tim 2, tutup semua pintu keluar.

Tim 3, masuk ke kantor.

Tutup semua tangga menuju Lantai 10.

Siap!

Periksa jalur langsung ke kantor Penyidikan Internal. / Ya, pak!

Halo? / Ini Li Zhi Bin.

Waktunya pas, Pak Li! Aku sudah periksa.

Minimal kau menyiapkan 3 titik serangan.

Jangan lupa aku punya 4 sandera.

Jika kau masuk, kubunuh mereka. Lihat siapa penembak lebih cepat?

Matikan lift-nya.

Cari tuasnya.

Selain Pusat Komando, blokir semua panggilan masuk dan keluar.

Ada mobil mendekat.

Mobil Wakil Komisaris Polisi lewat.

Seperti yang anda saksikan di TKP,

satu mobil pribadi baru masuk.

Berdasarkan plat nomornya, dipastikan itu Li Jia Chang, Wakil Komisaris Polisi Operasi.

Pak! / Bagaimana situasinya?

Kami menggunakan satu toko sebagai Pusat Komando sementara.

Sebelah sana.

Wei, katakan apa yang kau inginkan.

Maaf, Pak Luo! Bukan kau yang bertanggung jawab disini.

Tapi aku.

Kurasa kau sekretarisnya Li Jun Jie.

Siapa namamu?

Maggie, aku asistennya Pak Li.

Jangan takut, Maggie.

Aku pernah mengalami situasi kayak begini.

Aku tidak takut. Aku...

sering lihat senjata selama kerja disini.

Cuma tak pernah lihat ada yang menodongkannya ke orang lain.

Kau asistennya, mungkin kau juga terlibat.

Kurasa tidak.

Mungkin nanti aku butuh bantuanmu.

Aku bukan asistennya Pak Li, bahkan aku bukan polisi.

Aku tak bisa membantumu.

Kau Lu Di, seorang Informan Polisi. Aku menangkapmu tahun 1993

karena penipuan kartu kredit.

Kau tak mengenaliku?

Oh ya... aku ingat kau.

Aku tahu dirimu.

Nampaknya suasana hatimu lagi tidak senang.

Apa yang terjadi? / Itu yang ingin kutahu.

Tim Sky mendekat.

Sekitar 20 detik. Siaga untuk turun.

Tim Sky, ayo, ayo, ayo.

Aku penasaran apakah kelompokmu ada di luar sana.

Maksudku para polisi korup yang berkolusi denganmu.

Kau membutuhkan psikiater.

Mereka mestinya yang kuatir aku memaksamu membocorkan rahasia.

Itu sebabnya mereka ingin membunuhku. Tapi kalau tak bisa, mereka akan membunuhmu.

ITCBET SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012 โšฝ www.itcbetdanamon.com โšฝ

Disini, dan disini, semuanya ditutup.

Ya begitulah, pak.

Pak!

Pak, Zhang Zhen Fa dari PNC.

Mitraku Tang Duan. / Kuingin kalian siaga.

Pak, bagaimana statusnya?

Perhatian, semua unit!

Disini Li Zhi Bin dari Unit Kriminal.

Pelaku yang menawan sandera di atas

adalah Zhuo Wen Wei. Dia punya akses ke berbagai senjata api.

Dia juga petugas Polisi yang mengabdi di Unit Kesatuan Khusus.

Dia familiar dengan latihan kita.

Jangan bertindak sembrono.

Sniper, siaga.

Tim 1 siap. / Tim 2 siap.

Tim 3 siap.

Pak Li, kita mendapat gambaran visual.

Sniper, apa yang kalian lihat?

Tak ada. Tirai-tirai ditutup.

Pak Zhang, bicaralah dengannya.

Khawatirnya aku tak bisa.

Lantas kenapa kau ke sini? / Aku tak tahu tersangkanya adalah Pak Zhuo.

Pak Zhang, angkat telponnya.

Lakukan tugasmu.

Ya, pak!

Dia nutup telponnya, pak.

Telpon lagi. Tanyakan yang dia inginkan.

Kau, bicaralah ke mereka.

Ayo.

Halo, ini Lu Di. / Halo?

Halo, Lu Di. Ini Zhang Zhen Fa.

Kuingin bicara dengan Tn. Zhuo Wen Wei.

Zhang Zhen Fa ingin bicara denganmu.

Bilang padanya aku cuma mau bicara dengan Xie Jia Jun.

Katanya, dia cuma mau bicara dengan Xie Jia Jun.

Jika dia tak ke sini dalam 30 menit,

kau pertama yang mati.

Selain Xie Jia Jun,

aku tak mau bicara dengan orang lain.

Cepat carilah Xie Jia Jun atau dia akan membunuhku.

Baik, kami dengar.

Mereka bilang mereka mendengarmu.

Tutup telponnya.

Aku tutup.

Halo?

Siapa Xie Jia Jun?

Dia dulu bersama Unit Anti-Triad

dan juga negosiator dari PNC. Negosisasi terlamanya adalah 55 jam.

Dia tak pernah menggunakan taktik kekerasan.

Dia berhenti dari Kesatuan dan menjadi pekerja sosial.

Lekas cari dia. / Ya, pak!

Situasi penyanderaan sedang berlangsung selama 4 jam.

Polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Menurut sumber, pria bersenjata adalah anggota Polisi.

yang setidaknya menawan 4 sandera, / Boleh kupesan...

termasuk anggota Polisi. / setengah porsi mie nasi dengan bakso ikan?

Tak ada separoh porsi. Semangkok $16.

Oh.

Aku cuma punya $9.

Berikan separoh porsi saja.

Kubilang tak ada. Pergilah.

Qiong,

semangkok mie nasi dengan bakso ikan.

Jun, dia selalu ngemis makanan sama kami.

Semangkuk aku yang bayar, oke?

Baik, semangkuk ya? Beres.

Nenek... / Aku siapkan pesananmu.

Semangkuk mie nasi dengan bakso ikan.

Apa kau mau duduk?

Terima kasih. / Sama-sama.

Nenek, apa kabar?

Apa kau punya jaminan sosial?

Subsidi pemerintah? / Ya.

Aku punya. / Kau punya.

Tinggal sendirian atau sama orang lain?

Sama seorang teman.

Kata dia kami keluarga.

Begitu ya, sama teman.

Lihat...

aku pekerja sosial. Namaku Jun.

Oh!

Kau punya ponsel? / Terima kasih.

Tidak. / Bentar...

Aku tak punya.

Tak punya ponsel? / Tidak.

Dimana kau tinggalnya? / Di Mongkok.

Di Mongkok? Begitu ya, Mongkok.

Masukkan ini ke sini. Telpon aku di nomor ini.

Baik. / Mengerti?

Kami punya berbagai fungsi. / Baik.

Untuk Natalan...

atau Titik Balik Matahari Musim Dingin... kami ada fungsi berbeda. / Terima kasih.

Terima kasih. / Kau...

Maaf...

Halo?

Pak Lin, Xie Jia Jun akan ke sini 20 menit lagi.

Waktu kita hanya 15 menit.

Hubungi Zhuo Wen Wei. Beritahu dia Xie Jia Jun mau ke sini.

Ya, pak!

Halo? / Pak Zhuo, ini Fa.

Aku cuma menginginkan Xie Jia Jun.

Aku tahu...

dia dalam perjalanan dan agak terlambat.

Bisa kau beri kami waktu?

30 menit. Itu saja.

Bentar, Pak Zhuo.

Kumohon?

Beri aku waktu. / Kau kira bisa meyakinkaku?

Dengarkan aku dulu...

aku ingin...

kuingin kau mengatakan tuntutanmu.

Baik!

Kita masih ada waktu sebelum Xie Jia Jun sampai sini.

Kuberi kau kesempatan.

Kau tanya apa yang kuinginkan?

Oke...

Kirimkan pendeta. Aku mau membuat pengakuan dosa.

Tidak, jangan pendeta.

Kau benar.

Kau pasti melarangku menemui pendeta.

Pendeta membuat orang memikirkan kematian.

Pada jeda waktu ini, seorang negosiator tak boleh membuat subyek memikirkan kematian.

Tapi tadi kau bilang...

"Tidak."

Dalam situasi penyanderaan,

jangan pernah mengatakan "tidak".

Tenanglah, Pak Zhuo. Mari kita bicara, oke?

Aku sangat tenang.

Aku cuma ingin mengingatkanmu,

di panduan negosiator

jangan pernah mengatakan "tidak"

pada subyek di situasi penyanderaan.

Jangan provokasi mereka atau mereka kemungkinan akan bunuh orang.

Kuingin kau ingat itu. Jangan bilang "tidak" pada subyek, ngerti?

[DIA MULAI MENGELAK?]

Ya...

"Ya" itu bagus.

Kau bilang "tidak" lagi, aku akan bunuh orang.

Ayo latihan.

Boleh aku menemui pendeta?

Mari kita bicarakan ini.

Memang kita lagi bicara.

Biar aku menemui pendeta, paham?

Biar kucoba apa yang bisa kuperbuat.

Bagus!

Kau cepat belajar.

Boleh kuminta senjata submachine untuk membunuh sandera?

Biar kupikir-pkir dulu. / Bagus sekali.

Fa,

apa bisa aku menyelingkuhi istrimu? / Aku...

Tidak! / Maka aku akan mulai membunuh.

Menyelingkuhi? Ya atau tidak. Jawab!

Biar kupikirkan dulu.

Kuingin kau lepas bajumu.

dan lari di jalanan sambil telanjang.

Pak Zhuo... tolong jangan lakukan ini.

Aku cuma ingin bicara.

Ya sekarang lagi kita lakukan.

Kau bisa telanjang dada di depan Wakil Komisari Polisi?

Biar kupikirkan dulu.

Fa, aku tak tahu kau ini pemikir.

Apa kau menjebak orang tak bersalah

untuk menyelamatkan dirimu sendiri?

Jangan lakukan ini, Pak Zhuo.

Ini tak membantu masalah ini.

Kau bisa keluarkan lelucon

biar membantuku tenang?

Aku tak tahu caranya.

Kau tak mau? Kau membuat sandera terbunuh.

Zhang Zhen Fa, permainan selesai.

Tidak! Tidak!

Tidak...

Subyek menembak!

Menembak?

Sniper, apa yang kalian lihat?

Tak kelihatan, pak.

Disini sama, pak.

Waktumu tinggal 11 menit 42 detik.

Pak Zhuo...

Apa kalian tak apa-apa?

Apa ada yang terluka? / Dia tanya apa ada yang terluka.

Kami baik-baik saja.

Tapi tolonglah!

Jangan bilang "tidak" padanya lagi.

Kapan Xie Jia Jun datang?

Semenit lalu, suara tembakan terdengar.

Kami belum tahu yang terjadi.

...kau bisa rasakan ketegangan di TKP.

Siapa yang menembak? Apa ada yang terluka?

Kami belum tahu.

Kami akan update terus beritanya.

Pak!

Situasi masih terkendali.

Semua perhatian tertuju pada kita.

Bagaimana kalau Xie Jia Jun tidak datang?

Zhuo Wen Wei tidak terkendali.

Tak ada yang bisa membujuk dia.

Hey!

Kami tak ada kaitannya dengan masalah ini.

Aku juga.

Kau temannya 'kan?

Bisa lepaskan kami?

Ayolah...

Diam kau, Lu Di.

Mengapa?

Kau bisa jamin keselamatanku? / Diam.

Bisa? Persetan kau! / Shh. Diamlah!

Kau bicara apa? / Dia bisa dengar, dia bawa pistol.

Dia bilang akan membunuhku duluan.

Wei!

Biarkan Maggie pergi. Dia tak ada kaitannya, dia seorang gadis...

Permisi, Pak Luo!

Kurasa

ini bukan masalah gender.

Tolong jangan suruh aku pergi karena aku perempuan.

Menurutku itu diskriminasi gender.

Sebenarnya...

Lu Di dan aku harus pergi karena kami tak ada kaitan sama masalah ini.

Betul!

Ini masalah Kepolisian.

Kami tak ada kaitan sama masalah ini.

Pak Zhuo!

Aku bukan berandalan lagi.

Aku punya keluarga.

Aku punya seorang putri.

Usia 4 tahun yang menggemaskan. / Aku akan menikah minggu depan.

Aku sudah pesan katering.

Kami baru dapat pesan,

pria bersenjata adalah tersangka pembunuhan

yang menembak petugas Zhang Yong Jia minggu lalu.

Kami belum tahu...

motif pembunuhan dan... / Lihat?

Seluruh dunia menganggapmu pembunuh.

Mereka memutuskan untuk menangkapmu.

Apa gunanya bawa-bawa Xie Jia Jun?

Kau telah mengenalku selama 20 tahun.

Kau kira aku yang membunuh Jia?

Aku tak tahu. Tahunya kau dalam masalah besar.

Aku lupa kita ada di kantor Polisi.

Semuanya, ini Inspektur Zhuo Wen Wei.

Aku di atas

dan kalian pasti penasaran kenapa.

[.]

yang menggelapkan Dana Kesejahteraan Polisi.

Yang lebih penting,

kuingin tahu siapa yang membunuh temanku Zhang Yong Jia.

Mungkin kalian tak percaya padaku

dan mengira aku pembunuhnya.

Tapi bagi mereka yang mengenalku

aku tetap pria yang sama

yang menghadapi situasi sulit bersama kalian di setiap kasus.

Pria yang bermain bola dan minum-minum bersama kalian.

Fa,

jangan menyerah. Tetap semangat.

Kelak kau akan jadi negosiator ulung.

Xiao Mo,

kau adalah pendamping pengantin saat aku menikah.

Dan beberapa kalian adalah pengiringku.

Kalian dulu dipuji sebagai Pengiring Super.

Saat sudah giliran kalian,

aku yang akan bertanggung jawab untuk menegosiasi angpao di depan pintu.

Yi, istriku yang mengenalkanmu pada istrimu.

Putramu baru lulus SD.

Dia mempermainkan pikiran. / Aku berakhir disini...

karena aku dijebak.

Mereka ingin aku dipenjara.

Beritahu semuanya untuk beralih ke Saluran 3.

Aku tak mau istriku nanti menjalani hidup sendirian.

Semoga kalian mengerti,

aku tak punya pilihan.

Aku harus cari tahu siapa yang menjebakku.

Kalau tidak aku tak akan pergi.

Zhang Yong Jia telah dibungkam.

Sebelum dia tewas,

dia bilang Li Jun Jie dari Penyidikan Internal

terlibat dalam kasus Dana Kesejahteraan Polisi.

Jaga mulutmu! Tak akan ada yang percaya padamu.

Siapapun yang membunuh Jia kuatir Li Jun Jie bakal membocorkan rahasia.

Mereka ingin menuntaskan cepat.

Li Zhi Bin, waktumu 5 menit lagi.

Jika Xie Jia Jun tidak muncul,

kau bakal tahu kalau aku serius.

Berikan nomornya Penyidik Internal ke Xie Jia Jun.

Suruh dia menghubungi Zhuo Wen Wei.

Kapan kau mengetahui Jia menangani kasus Dana Kesejahteraan itu?

Kemarin. / Kau bohong.

Aku bisa tahu.

Kok bisa?

Kukasih tahu.

Jika aku tanya padamu,

berapa kali seminggu kau naik kereta bawah tanah?

Kalau matamu bergerak ke kiri,

kau mencari ingatanmu. Ke atas kanan,

artinya otakmu lagi mengarang-ngarang.

Begitulah caraku bisa tahu.

Sebagai contoh,

siapa favoritmu diantara 4 Raja Lagu Pop.

Ibumu.

Aku tak mau ikut permainan konyolmu.

Mengapa? Takut aku melihat kebohonganmu?

Kapan kau mengetahui Jia dan Dana Kesetahteraan itu?

Kemarin.

Matanya tak bergerak. / Matanya memang tak bergerak.

Karena dia tidak mikir.

Bahunya bergerak.

Itu perilaku naluriah yang khas saat orang berbohong.

Ada lain lagi.

Seperti

bersin, batuk atau menyilangkan kaki.

Semua akan memberitahu tentang dirimu.

Meski kau menatapku sekilas saja,

kau tak bisa menyembunyikan fakta kalau kau berbohong.

Pertanyaan terakhir.

Siapa yang membunuh Jia? / Kamu.

Dia tak bergerak sama sekali. / Apa yang kau inginkan?

Apa kau bisa pakai bualan ini sebagai bukti?

Tidak.

Aku meyakinkan tanpa bukti.

Kau sudah tahu Jia menangani kasus ini.

Itu sebabnya kau bunuh dia. / Kau yang menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Dan kau

yang membunuh Zhang Yong Jia.

Waktunya habis.

Maaf, Lu Di.

Pak Zhuo, yang adil dong.

Bunuh siapapun yang membunuh temanmu.

Wei, jangan lakukan ini.

Jika kau percaya aku membunuh Jia, kenapa kau tak percaya aku akan membunuh dia?

Telpon!

Jawab telponnya.

Halo?

Zhuo Wen Wei? Ini Xie Jia Jun.

Waktunya tepat kau muncul.

Tidak juga.

Aku lagi di jalan. Bentar lagi aku sampai.

Makasih mau datang.

Mengapa bikin masalah sebesar ini?

Kita tidak ketemu selama 3 tahun.

Ya. Yang terakhir itu...

Jangan bergerak.

di Kantor Dinas Sosial karena kasus Chen Da Lai.

Ya, kau sangat mengingatnya.

Kau berhenti setelah kasus itu.

Sebenarnya kau ingin aku berbuat apa? / Tidak banyak.

Lakukan saja tugasmu.

Dan aku lakukan tugasku.

Baik.

Mobil plat nomor FW2486. / Bentar... / Dia datang.

Aku baru sampai di lokasi.

Aku ada pertanyaan untukmu.

Mengapa kamu? / Betul!

Aku punya alasan. Nanti kujelaskan.

Baik!

Kami di sana.

Ya, aku dengar. Bagaimana aku bisa bantu?

Pertama-tama,

pemakamanku harus mengikuti standar seorang perwira yang gugur.

Tak ada yang mati hari ini.

Kedua, kuingin bicara langsung empat mata denganmu.

Xiu Jia Jun. / Lin Jia Chang.

Halo, Pak Lin! / Makasih atas bantuannya.

Sama-sama.

Zhang Zhen Fa, PNC. / Halo, aku Xiu Jia Jun.

Boleh aku lihat berkas kasus ini?

Makasih.

Kau tahu kenapa dia memintaku?

Kami anggap kau sudah tahu.

Sungguh aku tak tahu, pak.

Siapa yang melaksanakan evaluasi psikiater? / Aku.

Dia menganggap dia dijebak.

Istrinya datang. / Ny. Zhuo.

Bagaimana Wei? Apa ada yang bicara dengannya?

Dia baik-baik saja.

Namaku Xiu Jia Jun.

Dia yang memintaku. Aku akan ke atas. / Dia menyebutkan namamu.

Kau harus bantu dia.

Dia tak berbuat apa-apa. Dia dijebak.

Ny. Zhuo, aku baru sampai.

Aku akan berusaha semampuku. Tenang saja.

Silahkan ngobrol dengan Ny. Zhuo

dan antar dia pulang. Makasih. / Aku tak akan pulang.

Kau hanya akan membuat kami tegang dan memperumit masalah.

Aku tak akan pergi.

Baik... aku ke sini untuk membantu Zhuo Wen Wei.

Bantulah aku

ngobrollah dengan rekan-rekanku.

Kau boleh tetap disini. Nanti kita bicara setelah aku turun.

Baik. / Ny. Zhuo, mari kita bicara.

Tak apa, ayo...

Ayo, Ny. Zhuo. Ikut aku ke atas, lewat sini.

Oke, makasih. Saluran mana? / Saluran 3.

Makasih. / Hey...

Hey! / Apa?

Kuingin satu orang ikut aku keluar.

Aku ikut denganmu.

Aku lagi? Mengapa?

Ajak orang lain saja. Aku pembawa sial.

Baiklah... aku ikut.

Yang paling atas.

Buka pintu sebelah kanan.

Hai, aku Xie Jia Jun.

Hai!

Kau tak apa-apa?

Ya tak apa.

Kecuali punggungku ditodong pistol.

Sudah cukup.

Kau dari rumah?

Aku lagi makan.

Maaf mengganggu makan malammu.

Tak apa.

Bagaimana?

Aku sudah disini. Ada apa?

Aku melakukan ini

karena aku dijebak.

Aku percaya padamu. Aku akan membantumu.

Tak usah basa-basi begitu!

Maaf!

Memang sudah lama. / Kita tak bisa bicara kalau kau tak menunjukkan itikad baik.

Kembalilah saat kau ada itikad baik. / Kenapa harus begitu?

Kau yang memintaku.

Aku hampir tak tahu dirimu. Kita tangani kasus itu 3 tahun lalu.

Benar? Selain itu,

aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Aku tak tahu apakah kau bersalah

atau apakah tuduhan mereka itu sungguhan.

Itu tidak penting.

Kau ingin membuktikan bila kau tak bersalah.

Tapi kau memanfaatkan nyawa orang lain sebagai bahan tawar menawar.

Kau tahu dalam situasi penyanderaan,

jika ada korban,

negosiasi segera dihentikan.

Mereka hanya memikirkan keselamatan sandera.

Apakah kau bisa keluar hidup-hidup bukanlah tujuannya.

Bagus.

Kita membuat kemajuan. / Aku belum memulai.

Negosiasi harus kedua pihak. Aku belum sepakat.

Jawab pertanyaanku dulu. Mengapa aku?

Sebelum Zhang Yong Jia tewas, dia bilang ke aku

seorang rekan sekelas dari sekolah kadet berkata padanya

para polisi korup menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Jika rekan sesama polisi tak bisa dipercaya, aku butuh bantuan orang luar.

Oke.

Dari sekian banyak orang di luar sana, mengapa aku?

Kau menyerahkan gaji besar seorang Inspektur

[.]

Itu artinya kau berhati mulia dan tidak serakah.

Aku tak tahan saja sama tekanan.

Mengapa jadi pekerja sosial?

Seorang negosiator di PNC perannya sangat pasif.

Hanya saat terjadi sesuatu

sebelum kita diberangkatkan untuk membantu.

Kau ada di TKP saat kasus Chen Da Lai.

Mereka mengabaikan kami!

Kurasa mereka tak pantas bernasib begitu.

Kuingin hentikan masalah sejak awal. Membantu orang buangan yang menderita.

Supaya mereka tak akan memulai jalan yang tidak bisa kembali.

Ya.

Itu bukan perasaan mulia, apa itu? Meretas seseorang dengan pisau?

Keluar! Keluar! / Bukan aku yang suruh mereka masuk.

Keluar! / Bukan aku.

Aku menawan sandera. Jangan macam-macam. / Jatuhkan senjatamu.

Jatuhkan! / Kalau tidak, akan kutembak sandera.

Jatuhkan sekarang!

Akan kubunuh sandera.

Jatuhkan pistolnya! / Pak Luo, suruh mereka jatuhkan senjata.

Pak Luo!

Aku Inspektur Pengawas, Luo An Bang.

Jatuhkan senjata kalian! Kalian gila ya! Ada sandera disini.

Jatuhkan!

Memanggil Pak Li!

2 Anggota Khusus meletakkan senjata mereka. / Polisi barus saja bertindak.

Rupanya 2 Anggota Khusus

turun dari atap kantor Polisi.

Apa yang terjadi?

Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa?

Karena kau mengalihkan dia.

Kami berkesempatan untuk masuk.

Pak Lin, apa kau yang pimpin atau...

orang lain? / Itu idenya Pak Li.

Tapi aku yang memberi perintah.

Yang telah kau lakukan

membahayakan nyawaku dan para sandera.

Kalau kau ingin kita bekerja sama,

bukankah kita harus... / Tak ada yang bisa membujuk dia.

Aku baru tiba disini 30 menit yang lalu.

Mengapa kau beranggapan aku tak bisa membujuknya?

Karena dia juga seorang negosiator.

Dia paham latihannya. / Itu pendapat pribadimu.

Menurut panduan internal Kepolisian

dalam situasi penyanderaan,

[.]

Penyerangan dengan kekerasan itu opsi terakhir. Aku hubungi Zhuo Wen Wei.

Tn. Xie, jangan memutuskan sendiri...

Sekarang aku negosiator disini.

Tugasku adalah memastikan keselamatan sandera.

Kau bukan lagi petugas Polisi. Kalau tak mau kerjasama, kau menghalangi kami.

Kau dulu di Kesatuan, mestinya kau tahu prosedur dan pertimbangan kami.

Memang aku tahu.

Tapi biar kuperjelas dulu...

Mengapa kau sebaik itu? Cuma mengirimi dia 2 sandera tambahan saja.

Jika mereka mati,

siapa yang akan bertanggung jawab?

Begini saja...

Zhuo Wen Wei yang memintaku.

Dan disinilah aku. Kuharap kalian memberiku waktu lagi

untuk menyelesaikan situasi ini dengan caraku sendiri.

Aku cuma ingin semua sandera keluar dengan utuh.

Kalau kalian tak setuju, aku bisa pergi sekarang.

Apa kau ada ide,

katakan saja.

Baik!

Sebelum kau mengambil tindakan,

mohon beri aba-aba padaku.

Baik. / Terima kasih.

Li Zhi Bin,

aku masih disini. Lihat?

Aku masih disini.

Aku belum mati!

Di atas lantai 10 Kantor Polisi, seorang pria keluar lewat jendela.

Seorang pria keluar lewat jendela lantai 10.

Aku Zhuo Wen Wei.

Aku Zhuo Wen Wei.

Aku tak bersenjata.

Kuharap kalian mengerti...

Apa salurannya? / ...siapa musuh kalian malam ini.

Saluran 1. Halo?

Zhuo Wen Wei! / Musuh kalian...

adalah para bajingan yang mencuri Dana Kesejahteraan. / Zhuo Wen Wei!

Zhuo Wen Wei...

Dana Kesejahteraan Polisi disiapkan untuk mensubsidi

mereka yang terluka atau tewas saat bertugas.

Sekarang ada seseorang di Kesatuan ini secara sadar

melanggar hukum dan mencuri uang itu.

Jika dia terus bicara, dia membahayakan reputasi Kepolisian.

Panggil helikopter. Biar suara dia tak kedengaran.

Ya, pak! / Dimana Ny. Zhuo?

Panggil helikopter. / Di atas.

Panggil dia ke sini. / Baik!

Mereka yang mencuri Dana Kesejahteraan membutuhkan seorang kambing-hitam.

Mereka ingin mengubur kebenaran supaya mereka lolos dari hukuman.

Kalian ingin membungkamku?

Inikah yang kalian inginkan?

Tembaklah aku!

Tembak!

Tim Sky di posisi.

Kalian ingin membunuhku?

Inilah aku!

Tembaklah!

Memanggil Pusat Komando! Minta ijin untuk menembak.

Dia masuk siaran langsung di TV.

Kau ingin mengeksekusi dia di depan umum?

Pak Lin!

Ijin ditolak. / Batalkan misi.

Ya, pak!

Ayo! / Misi dibatalkan.

Misi dibatalkan. / Ini aku! Tembaklah!

Tembak!

Kalian ingin aku mulai membunuhi sandera sebelum percaya padaku?

Ya atau tidak? Pasti kulakukan.

Akan kulakukan yang kalian paksakan padaku.

Halo?

Menyerahlah. Kau tak akan lolos. / Halo?

Zhuo Wen Wei? Kau dengar aku?

Kalau mereka mengirimku untuk membunuhku. Kau terlibat dalam menjebak diriku.

Zhuo Wen Wei, kau dengar?

Jangan sakiti siapapun.

Bisa dengar aku?

Kau pantas mati.

Mereka janji tak ada serangan lagi.

Kau dengar? / Mereka tak bisa dipercaya.

Akan kubuktikan kalau mereka harus mendengarkanmu.

Tapi kuingin kau mendengarkanku. / Tidak, tak mau!

Wei! Ada satu dakwaan lagi terhadapmu.

[.]

Dia makin tak terkendali.

Bantu aku menenangkan dia.

Wei!

Ini Kai Lin.

Bisa mendengarku?

Jawablah! Wei!

Sudah kubilang aku tak mau ganti lampu bolam sendiri.

Wei, kau mau menjawab?

Kau ingat janjimu?

Katakan sesuatu, bisa?

Wei!

Kau mendengarku?

Kau mendengarku 'kan?

Apa yang kau lakukan?

Wei! / Lepaskan dia!

Mau kau bawa kemana dia? Lepaskan dia!

Hey!

Lepaskan dia! / Wei...

Ke!

Ke!

Zhuo Wen Wei, kau bisa dengar?

Halo?

Halo?

Bajingan!

Kau ngakunya tak bersalah.

Mati saja kau! Kau tak akan bisa lolos!

Halo?

Matikan listrik di atas.

Matikan listrik di atas.

Belumlah lama, ada kegaduhan lagi di Lantai 10

dan terdengar suara tembakan. Polisi melum mengungkap jumlah korban.

Zhuo Wen Wei!

Tamat sudah kau, kau barusan membunuh rekan sekerja.

Aku tak peduli.

Aku tak akan pergi sampai kutahu fakta yang sebenarnya.

Kalian semua juga sama.

Li Jun Jie, apa yang sudah kau perbuat? Bicaralah!

Maggie!

Maggie!

Sudah berapa lama kau kerja sama dia?

5 tahun. / 5 tahun?

Kau pasti tahu sesuatu. / Aku tak tahu.

Aku tak tahu apa-apa. / Lihat dia.

Dia melihat jumlah korban bertambah. Tapi tetap tak mau bicara.

Bagaimana dengan kamu?

Aku tak tahu apa-apa. / Kau seperti itu juga?

Tidak, tidak! Aku tak bersalah.

Sungguh, aku tak tahu apa-apa. / Apa yang kau tahu?

Aku tak tahu apa-apa.

Hey! Wei!

Ada sesuatu yang semestinya tak boleh kuketahui.

Tapi mungkin yang di dalam komputernya bisa membantumu.

Maggie!

Cuma Pak Zhuo yang bisa menelpon di nomor ini.

Kenapa tak kau angkat?

Ya?

Kamu pakai trik yang sama. / Hey!

Suara tembakanmu membuatku sibuk / Gini saranku...

menenangkan mereka. / ...jangan membuat subyek menunggu.

Kau akan membuat subyek...

Telpon ini akan berdering lagi. Tolong kau yang angkat.

Katakan padanya aku sedang ke atas.

Tak usah buru-buru. Santai saja.

Santai saja.

Halo?

Ini jelas dinyatakan di buku panduan.

Pak Zhuo...

Ini Fa.

Dia menghampirimu.

Ayo...

membunuh satu sandera tak memberimu daya tawar lebih.

Semua polisi di luar sana menginginkanmu secara utuh.

Beri aku alasan mengapa aku harus mencegah mereka.

Aku masih ada sandera lain.

Kumau negosiasi ulang.

Kau sudah membunuh satu sandera.

Kasih tahu bagaimana caranya negosiasi ulang?

Nyalakan lagi listriknya. Atau aku akan membunuh lagi.

Dan tak ada negosiasi lagi.

Aku ke sini bukan untuk membantumu membunuh orang. Itu saja.

Kau kira mereka tak akan masuk. Lantas apa yang terjadi?

Mereka merahasiakan sesuatu padamu supaya mereka bisa membunuhku.

Kau memintaku

karena kau memanfaatkan simpatiku untuk mengulur-ulur waktu mereka.

Tapi sampai berapa lama?

Menurutmu apa yang bakal terjadi?

Aku perlu mengecek komputernya Li Jun Jie. Aku juga butuh makanan. Buat sandera juga.

Berikan aku 2 sandera.

Pak Luo saja.

Nyalakan kembali listriknya.

Mohon ulangi.

Aku akan bawa turun satu sandera. Nyalakan kembali listriknya.

Pak!

Nyalakan kembali listriknya.

KANTOR PENYIDIK INTERNAL

โšฝ KEMENANGAN PULUHAN RIBU SAMPAI MILYARAN RUPIAH DIBAYAR CEPAT โšฝ www.itcbetdanamon.com

Pak Luo, lewat sini.

Penipuan kartu kredit dan pengalihan uang

andai kau dulu tak melanggar hukum, kau bisa saja jadi ahli IT.

Aku memang ahli IT. Aku otodidak.

Karena tak punya gelar diploma, tak ada yang mempekerjakanku.

Enkripsi apa yang kau pakai?

Maggie!

F1.

Enter.

C.

(-).

I.

(-).

Com.

G-9.

Tekan "search".

Oke!

Periksa semua file pada Dana Kesejahteraan Polisi.

Wow!

Semua dilindungi password.

Umumnya orang butuh minimal 3 bulan.

Tapi aku bukan orang pada umumnya.

Maggie, kau dipecat.

Mengenai kasus ini,

Pak Luo, apa yang pernah kau dengar?

Atau yang kau ketahui?

Bisa kau jelaskan padaku?

Dia ingin kita percaya sama dia.

Tapi tak sangka

jadi kacau begini. / Dia ungkit seorang informan.

Apa cerita dibalik informan ini?

Siapa dia?

Dia pernah bilang ke aku soal ini.

Tapi aku tak tahu.

Buka folder "Taps".

Semuanya bernomor. / Gulir ke bawah.

Terus ke bawah. Gulir ke bawah.

Itu nomor lencananya Zhang Yong Jia.

Bukalah.

Pak Li, aku tahu kau terlibat dalam Dana Kesejahteraan

Aku juga tahu siapa lagi yang terlibat.

Kuingin bicara denganmu.

Kau sudah tahu Zhang Yong Jia mencurigaimu.

Apa yang ingin dia bicarakan?

Cari "19 Desember", hari sebelum Jia tewas.

Sayang, maafkan aku.

Aku nanti telat menjemputmu.

Sekarang ultahnya Wei. Jangan telat.

Aku lagi menangani kasus.

Aku harus menemui seseorang. Ini penting.

Siapa yang begitu penting? / Nanti kujelaskan.

Aku akan pulang secepatnya.

Ya sudah, cepetan.

Baik!

Jia pergi untuk menemui seorang informan.

Kok kamu tahu? / Dia cerita di hari itu saat ulang tahunku.

Dia baru menemui informan itu.

Kau menyadap telponnya. Kau pasti tahu soal informannya dia.

Aku bersama Penyidik Internal,

banyak sekali ponsel yang kusadap.

Apa kau ijin pengadilan untuk penyadapan ini?

Kau pasti sudah mendekati informan itu.

Kau bunuh Jia dan informan itu.

Aku tidak membunuh siapapun.

Cuma ada satu pembunuh disini. Yaitu kamu.

Tidak, kamu.

Kamu! / Kamu!

Kamu! / Kamu!

Xie Jia Jun, bicaralah. / Bisa bicara berdua?

Dia ingin bicara denganku secara pribadi.

Maaf!

Bicaralah.

Kuingin kau bicara pada istrinya Jia, Liu Pei Wen.

Mengapa?

Aku menemukan rekaman yang bisa membuktikan keterlibatan Li Jun.

Tanyakan pada Liu Pei Wen

siapa yang ditemui Jia pada 19 Desember.

Jika kau mengetahui orangnya, akan kulepas satu sandera.

Jika kau temukan langsung informan itu, akan kulepas mereka semua.

Baik!

Siapkan sanderanya.

Rekaman? Rekaman apa?

Sungguh omong kosong!

Zhuo Wen Wei bilang apa?

Dia bilang akan melepas sandera lagi.

Tapi aku harus mencarikan seseorang untuknya sekarang.

Tn. Xie, aku ada saran untukmu.

Baik.

Gao He mempelajari denah lantai gedung ini.

Dia ada satu saran.

Kita bisa mendekati Zhuo Wen Wei melalui saluran udara.

Unit Satuan Khusus akan siaga di Lantai 11.

Aku setuju dengan pengerahan ini.

Jika dia mencelakai sandera, kita bisa cegah dia.

Aku yakin,

kita bisa kendalikan situasi dalam 10 detik.

Ini bukan serangan skala penuh.

Sekedar tindakan balasan untuk mencegah dia mencelakai rekan kerja lainnya.

Nyawa mereka sangat berarti bagi kita.

Kita ingin bersiap.

Aku tahu, aku ngerti.

Aku cuma ada satu permintaan kecil.

Beri aku aba-aba sebelum kalian bertindak, bagaimana?

Tak masalah. / Makasih.

Aku akan pergi sekarang.

Kita harus bereskan ini secepatnya.

Siapa yang ngobrol sama Xie Jia Jun?

Tak tahu. Tapi mereka sudah agak lama ngobrolnya.

Mengapa kau harus mengakses semua rekening bank Kepolisian ini?

Bagaimana bisa kau menyelidiki satu kasus yang kau sendiri terlibat di dalamnya?

Itu hanya akan membuktikan aku tak terlibat.

Kau sudah tahu siapa yang menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Kau peras mereka, bukan begitu?

Tapi polisi tak mungkin menyentuh uang itu.

Ini kayak penipuan asuransi.

Sangat simpel.

Temanku menipu perusahaan asuransi tentang mobilnya.

Kau cuma butuh seorang pialang asuransi untuk menyiapkan

dokumen untuk menyetujui klaimnya

dan kau mendapatkan kompensasinya.

Bagus!

Kau pialang asuransi.

Bagaimana denganmu?

Siapa dia? / Bentar lagi kau akan tahu.

Halo? / Zhuo Wen Wei.

aku sudah menemui Liu Pei Wen, dan bicara dengannya.

Aku juga menemukan informanmu.

Siapa dia?

Inspektur Wen Zhi Ming.

Dia tahu siapa yang menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Namun dia pergi bersembunyi setelah Zhang Yong Jia terbunuh.

Siapa yang menggelapkan Dana Kesejahteraan?

Terlalu banyak orang yang terlibat dalam kasus ini.

Bukan ide bagus membahas ini di telpon.

Biar sama-sama adil,

Wen Zhi Ming akan pergi ke ICAC untuk memberikan pernyataan.

Tenang saja.

Buatmu,

masalahmu terselesaikan.

Kau harus keluar bersama semua sandera.

Mereka sudah menemukan informannya.

Bagus! Selamat!

Selamat buat kita juga!

Boleh kami pergi sekarang? / Pak Zhuo, lepaskan borgol kami...

Pak Li, aku tahu kau terlibat dalam Dana Kesejahteraan.

Aku juga tahu siapa lagi yang terlibat.

Jia menemui informan itu tanggal 19.

[.]

Halo? / Ya?

Biar kubicara sama informan itu.

Tak kubolehkan kau bicara sama pihak ketiga.

Ini jelas dinyatakan di buku panduan...

kau mestinya lebih tahu. / Sebelum kulepaskan sandera,

aku perlu bicara sama informan itu.

Baik, akan kubuat pengecualian.

Tn. Wen,

kemarilah...

Ini Wen Zhi Ming. / Pak Wen, terima kasih bersedia datang.

Kuingin tahu siapa lagi yang menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Banyak orang yang mendengarkan ini.

Aku tak bisa ungkapkan nama-namanya disini.

Itu tidak pantas.

Aku tak peduli.

Aku perlu tahu siapa lagi yang terlibat. / Jangan paksa aku sebutkan nama.

Apa kau sudah laporkan ke Penyidik Internal? / Tidak.

Karena Li Jun Jie dari Penyidik Internal terlibat. / Bagaimana kau bertemu Jia?

Kami teman sekelas di sekolah kadet.

Berapa lama kau di Kesatuan?

Lebih dari 21 tahun. Apa ada masalah?

Kapan terakhir kau melihat Jia?

Di hari sebelum dia terbunuh.

Pak Zhuo!

Bentar.

[RAHASIA]

[Informan Penyidik Internal: Zhang Yong Jia]

Halo, Pak Wen. / Ya?

Jia bilang ke aku saat dia di sekolah kadet,

dia sering main sepak bola bersamamu 'kan?

Kadang-kadang. Apa kaitannya sama kasus ini?

Zhong Yong Jia hanya main bola basket.

Dia tak pernah main sepak bola.

Terima kasih, Pak Wen! Tolong kembalikan telponnya ke Xie Jia Jun.

Bagaimana? / Kau keringetan sekarang, Xie Jia Jun?

AC-nya berfungsi dengan baik.

Apa kau mengunjungi Liu Pei Wen? / Ya.

Dia bilang apa? / Dia tak tahu apa-apa.

Baik!

Li Jun Jie barusan membocorkan rahasianya.

Dia bilang informan yang disebutkan Zhang Yong Jia

sebenarnya Zhang Yong Jia sendiri. Dia bekerja untuk Penyidik Internal.

Dia mengetahui seseorang di Kesatuan

menggunakan aplikasi palsu untuk memanipulasi subsidi lembur dan kompensasinya.

Tapi Li Jun Jie bilang dia tak terlibat dalam pembunuhan Jia.

Apa sebenarnya yang dia lakukan?

Tapi dia akan bersaksi di pengadilan dan menyebutkan kaki tangannya.

Apa? Aku tak ngomong begitu!

Syarat dari dia hanya satu

kau tak bisa menjatuhkan tuduhan pembunuhan padanya.

Dia memakai trikku untuk memancing Li Jun Jie biar bicara.

Pikirkan itu.

Hubungi aku bila kau sudah ada keputusan. / Kenapa kau mengatakan itu?

Aku tak menyepakati apapun.

Tapi polisi di luar sana menganggap kau menyepakati itu.

Kau menemukan orang yang berperan jadi informan?

Kau tahu soal ini? / Aku tak tahu.

Yang kau lakukan

adalah berupaya membuat kami percaya Zhuo Wen Wei tak bersalah?

Aku cuma ingin Zhuo Wen Wei dan para sandera

keluar dengan selamat.

Apakah dia bersalah atau tidak,

itu yang ingin kuketahui.

Hey! Apa yang kau lakukan?

Jangan main-main.

Kau bawa aku kemana?

Hey!

Hey!

Kau mau apa? / Kawan-kawan, Li Jun Jie ada disini!

Hey!

Kau gila ya?

Hey!

Mengapa kau membunuh Jia? Mengapa menjebakku?

Bicaralah! / Bukan aku!

Hey!

Baik... akan kukatakan. Masukkan aku lagi.

Siap bicara? / Akan kukatakan.

Masukkan aku.

Bicaralah.

Zhang Yong Jia mulai mengumpulkan info untuk Penyidik Internal.

Dia membawakanku rekaman

yaitu bukti yang memberatkan terhadap petugas lain.

Mereka membayarku untuk memulihkan rekaman itu.

Aku cuma terima uang sekali. Cuma sekali.

Mengapa mereka membunuh Jia? / Mereka berusaha menyuap dia.

Awalnya dia menerima uang itu.

Tapi dia mengembalikannya. Mereka takut dia bakal bocorkan rahasia.

Siapa mereka?

Siapa lagi yang di rekaman itu? / Aku tak tahu. Carilah sendiri.

Baik... akan kukatakan.

Akan kukatakan... / Ayo bicara.

Akan kukatakan...

Ayo!

Teman-temanmu. / Siapa?

Blondie. Gao He.

Wei Lun. / Omong kosong!

Bukan omong kosong.

Mereka menyebutkan cara mereka mengambil uang dari Dana Kesejahteraan.

Mereka tak bisa menyentuh uang itu!

Pasti ada dalangnya. Kau simpan dimana file itu di komputermu?

Tidak disini.

Dimana? / Aku tak tahu.

Baik! Baik!

Dasar pengkhianat. / Kusembunyikan di tempat lain.

Tembakan! Tembakan!

Siapa yang menembak?

Zhuo Wen Wei! Apa yang terjadi?

Siapa yang menembak? / Perhatian semua unit... Beraksi!

Hentikan! Jangan bertindak! / Tenanglah!

Dia lempar granat flashbang!

Dia pakai granat flashbang.

Awas ada sandera!

Jangan nembak ngawur!

Tenang! / Hentikan!

Apa yang kau lakukan?

Kau sudah janji! / Tenang!

Bukankah kau sepakat memberiku aba-aba dulu?

Apa ini? Kau plin-plan? / Tenang!

Lepas!

Awasi dia! / Ya, pak!

Sniper, apa yang kalian temukan?

Aku melihat Zhuo Wen Wei.

Tembak dia. / Baik.

Tembak dia sekarang!

Baik. / Tak usah menjawabku!

Tembak saja dia.

Target bergerak, tak mungkin dibidik.

Tembak dia sekarang. Ini perintah!

Aku sudah rasakan kondisi sulit bersama dia.

Aku percaya dia. Dia tak mungkin membunuh rekannya.

Maaf, pak!

Kalau kau tak bisa menembak, pulang saja!

Kalian semua, keluarlah!

Mundur, mundur!

Kalian tak apa-apa?

Kami tak apa-apa.

Tolong...

Tolong...

Tolong...

Li Jun Jie terluka. Li Jun Jie tertembak.

Rekaman...

loker...

gym...

Aku mendengarmu.

Ibu!

Ibu!

Ibu...

Mereka membunuh Li Jun Jie.

Mereka menembak Li Jun Jie.

Dimengerti.

Puas sekarang? Li Jun Jie tewas.

Ada polisi lagi yang mati. Apakah ini tujuan operasimu?

Itu kecelakaan. / Kecelakaan apa? Itu tembakan tanpa ijin.

Kami bereaksi dalam kondisi darurat.

Darurat apa? / Ini tugasmu.

Itu tembakan tanpa ijin. Bagaimana mungkin darurat?

Dia memakai flashbang. / Kita lihat di siaran TV.

Suara tembakan itu muncul sebelum flashbang. / Kami tidak tahu...

...yang terjadi di atas. / Atau mengapa kau lakukan ini.

Berdebat denganku untuk melindungi timmu?

Apa kau anggota triad? / Yang barusan terjadi...

Kau Polisi Hongkong! / Yang barusan terjadi kita urus nanti saja.

Aku tak akan menuruti Zhuo Wen Wei lagi.

Aku sudah putuskan untuk serangan penuh.

Aku tahu beberapa kalian sangat ingin lakukan itu.

Tapi aku mendesakmu

untuk memikirkan keselamatan sandera.

Sudah cukup!

Kuulangi.

Kau bukan lagi Polisi. Tak usah mencampuri kerjaan kami.

Sudah kuputuskan untuk menghentikan semua negosiasi.

Tolong antar Tn. Xie keluar. / Ya, pak!

Baik!

Aku bisa sendiri.

Aku akan keluar sendiri.

Zhuo Wen Wei! Aku ke atas.

Hey!

Hey!

Hey!

Xie Jia Jun memasuki kantor Polisi.

Kau dengar? / Apa yang kau lakukan?

Xie Jia Jun memasuki kantor Polisi.

Xie Jia Jun!

Ini peringatan terakhirmu.

Segera tinggalkan kantor Polisi.

Kami akan masuk 5 menit lagi.

Maaf melibatkan kalian dalam masalah ini.

Hati-hati!

Aku datang sendirian.

Li Zhi Bin memberikan perintah untuk masuk?

Sebaiknya kau menyerah. Kau tak akan bisa keluar.

Mereka akan naik dan membunuhmu.

Mereka memecatku.

Aku tak bisa cegah mereka.

Kau masih belum kepikiran ini konspirasi?

Li Jun Jie bilang polisi di seksi-ku terlibat.

Mana buktinya?

Li Jun Jie sudah mati.

Kami mendengar pengakuan Pak Li.

Aku bisa jamin.

2 polisi mati.

Dia membunuh salah satunya. Aku sudah berusaha

mengeluarkan kalian dari sini hidup-hidup.

Menyerahlah.

Cuma Li Jun Jie saja yang mati.

Lantas apa? Mereka tak peduli.

Aku tahu.

Mereka mengejarku.

Tetap disini.

Basahi selimut untuk mleindungi diri.

Polisi akan mengeluarkanmu.

Dimana gym ini?

Beraksi!

Awas penyergapan.

Flashbang muncul dari atas.

Geledah di atas.

Tim B, beraksi!

Tim C, beraksi!

Di dalam sini!

Memanggil Pak Li, kami menemukan 2 sandera.

Dimana Zhuo Wen Wei?

Tak ada tanda keberadaan Zhuo Wen Wei. / Cari dia.

Memanggil Pak Li!

Kami menemukan Ke. Dia masih hidup.

Cari Zhuo Wen Wei.

ITCBET SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012 โšฝ www.itcbetdanamon.com โšฝ

Mundur, hati-hati!

Tak ada yang perlu dilihat disini. Tak ada, minggir.

Terus jalan.

Ayo menyingkir.

Awas mobil!

Terus jalan. Tak ada yang perlu dilihat disini.

Masuk!

Perhatian, FW2486.

Menepi. Ini Polisi!

Mundur!

Pak,

aku masih ketakutan. Aku tak bisa mikir.

Tak apa.

Katakan yang kau ketahui.

Sejujurnya,

aku kurang yakin apa bisa mempercayaimu.

Maggie. / Aku cuma melakukan tugasku.

Kami ngerti bagaimana rasanya.

Tapi kami harus menemukan Zhuo Wen Wei.

Kami harus hentikan dia.

Paham?

Dimana dia?

Aku tak tahu.

Mungkin kau simpati dengan dia.

Tapi kalau kau merahasiakannya dari kami,

namanya itu menghalangi hukum.

Kau bisa dipenjara.

Dia ingin pergi ke gym.

Dimana?

Buat apa?

Katakan.

Perhatian, semua unit.

Zuo Wen Wei pergi ke Golden Mile Fitness.

Jalan Sands No. 26.

Xuan dan Ying, ikut aku.

Masuk Mobil 4. Siap berangkat.

CIB, tetap di belakang untuk pengamanan.

GO24 FITNESS

Makasih. Kau harus pergi. Katakan ke polisi aku yang menyanderamu.

Kenapa kau masih disini?

Pak Luo, berapa kau mau bayar buat rekaman ini?

Apa $1 Juta cukup?

Zhang Yong Jia harus dihentikan menyelidiki.

Terserah kau bagaimana bernegosiasi dengannya.

Tak masalah.

Zhang Yong Jia anggota kita.

Dia pastinya tak sembrono.

Mereka datang!

Wei!

Aku tahu kau disini.

Wei, keluarlah!

Kita teman lama, kami akan bantu.

Caranya?

Kalian percaya bukan aku yang membunuh Jia?

Yang kami percayai itu tak penting.

Wei,

serahkan dirimu.

kami akan menjaga istrimu saat kau dipenjara.

Kau pasti dipenjara.

Bersama Pak Luo.

Pak! Ini Xie Jia Jun.

Wei Lun, Gao He, kalian dungu!

Mereka punya rekaman kalian.

Sekarang kubawa.

Ini bukti bagaimana kalian menggelapkan Dana Kesejahteraan.

Dimana Xie Jia Jun?

Kulihat kau masuk ke mobilnya.

Kau carilah sendiri.

Dia membawa bukti itu. Dia membawa rekaman kita.

Dia kayaknya ada di sana.

Wei!

Ini aku.

Aku paham situasimu.

Kau tahu betapa aku percaya padamu.

Bukti apa yang kau punya?

Tunjukkan.

Biar kita perjelas dulu masalah ini.

Ini sudah sangat jelas bagiku.

Kau adalah dalang dibalik penggelapan Dana Kesejahteraan.

Blondie juga. Kalian pencuri.

Jia menolak untuk ikut

dan kau membunuh dia.

Kematian Jia

juga membuatku sedih.

Kami beri dia bagian.

Dia tak hanya menolaknya,

dia ingin mengadukan kami.

Kami bisa dipenjara!

Untuk menyelamatkan diri kalian, kalian bunuh teman yang sudah lebih 20 tahun,

dan menjebakku.

Wei, aku bisa membantumu.

Bisakah kau serahkan rekaman itu

dan memberikan kita jalan keluar?

Aku bisa buktikan

Gao Ke yang membunuh Jia.

Pak Luo!

Gao Ke kuatir Jia bakal mengkhianati kami.

Itu sebabnya Gao Ke membunuh Jia. Sebelumnya aku tak tahu.

Sekarang kau dibebaskan dari tuduhan pembunuhan Jia.

Bisa kau serahkan rekaman itu padaku?

Tidak!

Aku harus selesaikan yang dimulai oleh Jia.

Maka kami tak akan biarkan kau pergi.

Kau percaya bakal kuledakkan kepalamu?

Blokir tempat ini.

Siapkan pemblokiran.

Wei! / Awas!

Bangun kau!

Tangkap dia! / Ya, pak!

Jalan!

Ini bukti Pak Luo bersalah.

Serahkan ini pada Pak Lin. / Ya, pak!

Pak Lin, rekamannya.

Tangkap Blondie. / Blondie, kau ditangkap.

Letakkan senjatamu.

Jalan!

Jangan bergerak!

Keluar!

Atau kutembak dia!

Pak Luo! Jatuhkan pistolnya!

Lepaskan Xie Jia Jun. / Pak Luo, serahkan dirimu.

Kau sadar kau tak akan bisa lolos.

Berikan aku truk lapis baja.

Perampok bank yang bawa granat

juga meminta mobil.

Kau sudah tahu nasibnya dia.

Hentikan ocehanmu!

Pokok siapkan mobilnya! Atau kutembak dia!

Kau menembak, aku menembak.

Lalu semua yang di luar akan menembak.

Kau hanya punya satu sandera.

Jika kau bunuh dia, kau tak punya sandera lagi.

Pikirkan baik-baik.

Kau mau mati bersama Xie Jia Jun?

Tak usah menggertakku.

Xie Jia Jun, kau dulu seorang negosiator.

Bagaimana caramu memberitahu Pak Luo

kalau aku tidak menggertak?

Pak Luo,

menyerahlah.

Kau tak akan bisa lolos.

Lihat?

Lihat sekelilingmu.

Kau membunuhku, kau kehilangan perisaimu,

orang-orang di luar itu akan menembakmu.

Paham?

Menyerahlah.

Xie Jia Jun, berhenti! / Pak Luo, hentikan selagi sempat.

Ayo!

Tembak aku!

Kau hanya akan memberi mereka alasan menjadikanmu sasaran tembak.

Coba saja.

Ayo.

Pak Luo, letakkan pistolmu!

Zhuo Wen Wei,

kita juga telah berteman lebih dari 20 tahun.

Hey!

Pak Zhuo!

Terima kasih.

Silahkan.

Mari kita bicara.

Mari kita pulang.

Apa kita punya makanan?

Aku tak tahu.

Aku menunggumu buat memasak untukku.

3 BULAN KEMUDIAN

KANTOR POLISI YAUMATEI

Bu!

Uang jaminan buat Chen Feng Lan.

$80 'kan? Makasih.

Chen Feng Lan boleh pergi.

$80 'kan? Dua... empat... enam...

Delapan...

silahkan dihitung uangnya. / Hey, kebetulan sekali!

Hey! / Ada apa?

Membayar jaminan untuk seorang nenek.

Kalian menangkap dia karena menghalangi jalan dan beroperasi tanpa ijin.

Maksudku...

Lihat? Itu dia.

Chen Feng Lan.

Dia hidup dengan mencari-cari kardus.

Kalian jatuhkan dakwaan juga uang jaminan $80 padanya.

Ada apa kalian ini?

Sudah bawa semua barang-barangmu?

Mereka menyita kardus-kardusku.

Dia seorang Inspektur. Komplain sama dia.

Kami akan carikan yang baru besok.

Yang baru dijualnya lebih mahal.

Perasaan yang mulia.

Apa kau tak berniat untuk kembali?

Tidak juga.

Apa kau tak berniat kerja sosial?

Kami... / Tidak juga.

...bisa manfaatkan bantuanmu untuk grup Asia Tenggara kami.

Coba pikirkan.

Menghentikan masalah sejak awal, betul?

Bagi mereka yang menderita.

Aku akan bantu mengawasimu. / Tunggu...

buka payungnya.

Terima kasih, pak!

Ya sudah.

Sekarang kita bisa pergi.

Ayo.

Ayo.

Bisa jalan? Apa perlu kubopong?

Ya, aku bisa. / Bagus, kau bisa jalan.

Kapan-kapan kita makan siang bareng.

broth3rmax, 19 September 2024

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 19 September 2024

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmaxSUB

ITCBET | SITUS TARUHAN BโšฝLA TERPERCAYA SEJAK TAHUN 2012

โšฝ Kemenangan Puluhan Ribu sampai Milyaran Rupiah Dibayar Cepat โšฝ

โšฝโšฝโšฝ www.itcbetdanamon.com

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.