Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
Toei Animation
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin ♫
♫ Lukislah petamu sendiri ♫
One Piece Episode 1060
♫ Saat kita menjalani hidup seperti lautan badai ♫
♫ Meski nilai-nilai yang kita bangun hampir hancur ♫
♫ Mungkin saja jarum kompas sedang menunjuk ke arah yang tepat ♫
♫ Tidak ada yang tahu dengan pasti ♫
♫ Jika kau menarik napas dalam dan menutup matamu ♫
♫ Yang muncul adalah jalan yang ditunjukkan oleh jiwamu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Aku melakukannya untuk diriku sendiri, kau juga sama, 'kan? ♫
♫ Kita juga telah bersiap untuk itu ♫
♫ Dengan dukungan seseorang yang bisa kuandalkan ♫
♫ Meraih masa depan yang ada di luar imajinasimu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Kita akan pergi ke mana pun kita mau, dengan membawa air mata dan keraguan ♫
♫ Lukislah itu dengan warna kita sendiri ♫
One Piece
[Yamato bergegas untuk mencegah Pulau Hantu meledak]
Tembak!
[Ulangi. Lantai dua kastil memberi tahu semua lantai]
[Monster api yang menuju ke bawah tanah masih terus berjalan ke bawah]
[Posisi saat ini. Gudang Senjata]
Tidak boleh begitu.
Kalau terus menuju ke bawah, dia akan tiba di gudang senjata.
Jika dia sampai di gudang senjata,
apinya pasti akan meledakkan bubuk mesiu yang banyak itu.
[Momonosuke juga sedang berusaha keras untuk menyelamatkan Ibu Kota Bunga]
Hamba bisa melakukannya. Hamba pasti bisa melakukannya.
Hamba juga ingin seperti Luffy. Sama seperti Luffy.
[Zoro dan King berperang sengit]
Tempura Udon.
Enma, bisa-bisanya pada saat seperti ini...
Ini pertama kalinya aku melihat pendekar pedang diseret oleh pedang.
Sandai Kitetsu.
Panas sekali.
Syukurlah tidak jatuh. Wado Ichimonji.
Kenapa pedang Negara Wano bisa muncul di perbatasan East Blue?
[Rahasia Enma. Pedang setan yang diserahkan pada Zoro]
Kau sudah mengumpulkan ketiga pedangnya?
Barizodon.
Enma.
Enma, pedang Negara Wano.
Pedang Negara Wano.
Zorojuro, mereka mengajariku
jangan mengucapkan "Sunacchi".
Aku juga hanya diajari oleh Pak Tua di desa dulu.
Aku sendiri tidak pernah mengucapkannya.
Pak Tua di desa?
Itu pasti Pak Tua
di perbatasan laut.
Sepertinya aku tidak pernah
tahu siapa namanya.
Pedang "Wado Ichimonji" berwarna putih itu
dan "Enma" ditempa oleh ahli pedang yang sama,
yaitu Shimotsuki Kozaburo yang terkenal.
[Dojo Isshin. 13 tahun lalu. East Blue]
[Kampung halaman Zoro. Desa Shimotsuki]
Majulah, Zoro! Jangan kalah!
Kuina, cepatlah kalah!
Majulah!
Benar, Sunacchi.
Ini sihir yang bisa menyemangati manusia.
Aku tidak butuh kata aneh seperti ini.
Ini tidak penting. Pak Tua, apakah dulu kau seorang samurai?
Semua orang di Dojo berkata begitu.
Suruh mereka diam.
[Pak Tua di desa]
Jika tidak, angkatan laut akan kemari sekarang.
Angkatan laut? Kenapa?
Aku tidak akan memberitahumu.
Pulanglah, bocah tengik.
Apa yang kau lakukan, Pak Tua aneh?
Apakah Dojo sangat membosankan?
Aku kalah dari Kuina lagi.
Aku yang kurang banyak berlatih.
Aku tidak punya uang.
Kuberikan padamu.
Itu hanya pedang tumpul.
Sekarang aku hanya bisa menempa pedang seperti ini.
Kau ambil untuk berlatih saja.
Dengar baik-baik. Pedang adalah pisau dapur yang digunakan untuk menebas orang.
Pedang tercipta untuk membunuh orang.
Ahli pedang menempa pedang agar pedang bisa mengambil lebih banyak nyawa.
Pedang juga punya sifat sendiri.
Sedangkan orang yang bisa membuat pedang menurut adalah pendekar pedang.
Pedang yang berbahaya adalah "pedang setan".
Dasar bodoh. Itu pedang yang terkenal.
Jika orang lemah takut padanya dan menamainya "pedang setan",
itu justru sebuah kehormatan.
Pedang itu sangat menakutkan
karena pedang itu adalah "senjata pembunuh" yang sebenarnya.
Pedang yang kutempa saat muda itu adalah pedang terbaik dalam hidupku.
Temperamennya sangat serius.
Kau bahkan biasa merasakan udara dingin hanya dengan memegangnya.
Aku menggunakan nama raja neraka
untuk menamai pedang terkenal itu.
Raja neraka...
Enma.
Hamba tidak akan kalah.
Diam, hentikan.
Jangan buru-buru.
I... ini milik Kaido...
Oh, ya. Sekarang hamba juga naga yang sama.
Meskipun tidak bisa mendorong kembali,
paling tidak menghentikannya saja sudah cukup.
Cukup mengganti arahnya saja.
Kalau hamba tidak bisa melakukannya, siapa lagi yang bisa?
Selain itu, siapa yang akan melindungi Negara Wano?
Hamba tidak akan membiarkan pulau ini mendarat di Ibu Kota Bunga.
Kalau targetnya sebesar itu, maka akan sangat membantu.
Jangan terlalu sombong. Tangkaplah aku.
Rasakan ini!
Scratch Shan.
Sungguh membosankan.
Katakan sekali lagi.
Benda yang tidak sesuai zaman cukup disingkirkan saja.
Pergilah, cepat!
Kapan mereka datang?
Sungguh gigih.
Yoyo, antek pemerintah.
Kusarankan kalian perhatikan ucapan kalian.
Kutunjukkan kehebatanku pada kalian.
Check it out.
Tampaknya situasi berbalik.
Nama desa itu Shimotsuki.
Ternyata itu bukan kebetulan?
Di hari Pak Tua meninggal,
itu pertama kalinya aku tahu bahwa dia adalah kakek Kuina.
Kalau kau ingin aku mengembalikan pedang berharga ini padamu, maka tangkaplah aku.
Itu hanya pedang bambu, cepat kembalikan padaku!
Hei, apa kalian tahu?
Nenekku bilang dulu desa ini didirikan oleh bajak laut.
Bajak laut?
Ahli pedang Shimotsuki Kozaburo yang terkenal.
Pria yang pergi ke luar negeri secara ilegal lebih dari 50 tahun lalu.
Pak Tua itu adalah samurai Negara Wano.
Ahli pedang Shimotsuki Kozaburo.
Pedang terkenal bisa mengamati manusia.
Mereka bisa memilih pendekar pedang yang mereka sukai.
Pedang akan memilih majikannya sendiri.
Aku akan memberikan pengganti pada Anda.
Ini pedang yang kuwarisi dari almarhum ayahku.
Nama pedangnya "Enma".
Aku datang!
Memilihku dan datang mengujiku, ya?
Wado Ichimonji.
Aku akan maju.
Ayo.
Kemenanganku yang ke-2001.
Aku sungguh tidak terima.
Sebenarnya,
aku yang tidak terima.
Setelah dewasa,
wanita akan menjadi lebih lemah daripada pria.
Bukankah Zoro selalu berkata
ingin menjadi pendekar pedang terhebat di dunia?
Ayah bilang wanita tidak akan bisa menjadi yang terhebat di dunia.
Syukurlah Zoro adalah pria.
Aku juga ingin menjadi yang terhebat di dunia.
Bahkan dadaku juga mulai membesar.
Alangkah baiknya kalau aku pria.
Kau bahkan pernah menang dariku. Jangan ucapkan kata-kata tidak mujur begini.
Kau terlalu rendah diri.
Kau adalah targetku.
Pria atau wanita apanya?
Jika suatu hari nanti aku mengalahkanmu, apa kau juga akan berkata begini?
Seperti kau tidak punya kemampuan saja.
Lantas, bukankah aku yang berlatih keras untuk mengalahkanmu terlihat seperti orang bodoh?
Jangan katakan hal seperti ini.
Mari membuat janji.
Kelak, salah satu di antara kita harus menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia.
Ayo bertanding untuk melihat siapa yang bisa menjadi nomor satu di dunia.
Dasar bodoh.
Jelas-jelas kau sangat lemah.
Kita sudah sepakat.
Kuina
sudah mati.
Sialan.
Bukankah kau baru saja berjanji denganku kemarin?
Apa kau mau menghindar, Kuina?
Guru, berikan pedang miliknya padaku.
Baiklah.
Aku akan membuat bagiannya menjadi kuat juga
agar namaku bisa tersebar ke surga.
Aku ingin menjadi pendekar pedang terhebat di dunia.
Pedang sangat jujur
dan sama sekali tidak berniat jahat.
Benar, memang begini.
Jadi, kekuatanku yang tidak cukup.
Jangan-jangan Oden bisa bertarung dengan mudah setelah hakinya kau serap seperti ini?
Hei, Enma.
Sudah ketemu, Zoro sang pemburu bajak laut.
Bukankah tubuhnya penuh memar?
Tuan King, berikan kepala orang itu pada kami saja.
Berikan kami sebuah kesempatan juga.
Asalkan mengalahkan dia, kami pasti bisa naik jabatan.
Biarkan aku saja. Aku saja.
Bagaimana ini?
Bagaimana cara menstabilkan haki?
Kalau terus mengeluarkan haki sebanyak ini, aku akan mati.
Tidak.
Cukup seperti ini.
Ternyata begitu.
Apa kau berencana untuk menjadi Raja?
Kalau kau melawan angkatan laut bersamaku,
kau akan menjadi orang jahat yang melawan pemerintah
atau kau akan mati begitu saja. Menurutmu, mana yang lebih baik?
Kau adalah Anak Iblis?
Sudahlah. Daripada mati di sini,
bagaimana kalau menjadi bajak laut saja?
Tapi, dengarkan baik-baik. Aku punya ambisiku sendiri.
Aku mau menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia.
Masalahnya juga sudah seperti ini, tidak bisa pedulikan reputasi lagi.
Bahkan jika reputasi buruk juga tidak masalah.
Aku ingin namaku terdengar di seluruh dunia.
Kau yang mengajakku.
Kalau ambisiku tidak terwujud,
kau lakukan seppuku untuk meminta maaf padaku.
Bagus juga. Pendekar pedang nomor satu di dunia.
Sebagai rekan Raja Bajak Laut, aku justru akan sakit kepala kalau kau tidak mencapai tingkat ini.
Benar.
Aku juga berjanji pada kapten dan sahabatku.
[Bersambung]
[Perombak terus-menerus memprovokasi]
[Dalam serangan Queen, Sanji melihat bayangan Germa]
[Jangan-jangan, hati yang dingin adalah jalan menuju kemenangan?]
[Ketika takdir yang terputus bertanya pada hati, ]
[untuk pertama kalinya, ]
[jiwa yang hampir membeku menyulut api biru]
[Episode selanjutnya One Piece]
[Serangan Dewa Iblis. Sanji VS Queen]
[Aku akan menjadi Raja Bajak Laut]
[Serangan Dewa Iblis. Sanji VS Queen]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.