Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia]
Toei Animation
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin ♫
♫ Lukislah petamu sendiri ♫
One Piece Episode 1056
♫ Saat kita menjalani hidup seperti lautan badai ♫
♫ Meski nilai-nilai yang kita bangun hampir hancur ♫
♫ Mungkin saja jarum kompas sedang menunjuk ke arah yang tepat ♫
♫ Tidak ada yang tahu dengan pasti ♫
♫ Jika kau menarik napas dalam dan menutup matamu ♫
♫ Yang muncul adalah jalan yang ditunjukkan oleh jiwamu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Aku melakukannya untuk diriku sendiri, kau juga sama, 'kan? ♫
♫ Kita juga telah bersiap untuk itu ♫
♫ Dengan dukungan seseorang yang bisa kuandalkan ♫
♫ Meraih masa depan yang ada di luar imajinasimu ♫
♫ Gapailah tanganmu dan berlari menembus angin, singkirkan kegelapan ♫
♫ Kita akan pergi ke mana pun kita mau, dengan membawa air mata dan keraguan ♫
♫ Lukislah itu dengan warna kita sendiri ♫
One Piece
[Luffy dan Kaido kembali bertarung di atap]
[Bagian dalam kastil masih dalam kekacauan]
Apa ada orang?
Tunggu, apa yang kau lakukan?
Tolong bantu hamba!
Jadi, kubilang tunggu sebentar!
Siapa itu? Hamba adalah Kinemon.
Tenanglah.
Apa bukan hantu?
Manusia.
Manusia?
Pertarungan sengit terus berlanjut.
Sedangkan Orochi dan Kanjuro.
Kemarahan Keluarga Kurozumi yang mengakar
akan menjelajahi kastil ini.
Pada akhirnya, menuju ke neraka.
Berjalan ke neraka.
Ujung neraka adalah kuburan kita!
[Penguburan Kurozumi hidup-hidup]
Penguburan Kurozumi hidup-hidup "Darurat".
Kazenbo.
[Keadaan berbalik. Serangan balik dari Law dan Kid]
Aku Kozuki Oden.
Aku mau melindungi Negara Wano dan Ibu Kota Bunga.
Tuan Momonosuke pasti akan menghentikan pulau ini.
Tapi untuk berjaga-jaga,
aku juga akan menyumbangkan kekuatanku
untuk membuang sejumlah besar bubuk mesiu di gudang senjata.
Bahkan jika meledak, setidaknya harus meminimalkan kerusakan.
Tuan Yamato, Anda mau ke mana?
Gudang senjata berada di lantai terbawah bawah tanah.
Apa sempat?
Tuan Momonosuke, sedikit juga tidak apa-apa. Harus memperlambat laju Pulau Hantu.
Tuan Momonosuke.
Bekerja keraslah, semangat!
Hamba tidak cukup gigih.
Momonosuke masih bisa lebih baik lagi.
Harus menghasilkan Homuragumo yang tidak kalah dari Kaido.
Harus menghasilkan lebih banyak Homuragumo.
Masih belum cukup.
Hamba tidak akan membiarkan Pulau Hantu pergi ke Ibu Kota Bunga.
Prometheus.
Ya, Mom.
Serangan yang seperti sampah.
Punk Gibson.
Jurus yang seperti sampah.
Chambers.
Bisa menghabiskan sedikit staminamu saja sudah cukup.
Injection Shot!
Hera.
Ya, Mom.
Hancurkan senjatanya yang tidak berguna itu.
Chambers.
Membuat orang sedikit marah.
Mom, aku seorang bisa menghabisi dia.
Hei, monopolimu akan jasa sudah keterlaluan.
Maaf.
Mom, aku juga ada.
Bersama-sama bunuh dia saja.
Hei, kau masih ada jurus yang lebih hebat, 'kan?
Jangan pura-pura bodoh. Mana ada orang sebodoh itu hingga berani menghadapi Empat Kaisar tanpa jurus mematikan?
Trafalgar, apa kekuatanmu sudah bangkit?
Belum kugunakan.
Jika hampir mati, aku akan menggunakannya.
Terlalu menghabiskan stamina.
Itu akan menjadi luka mematikan dalam pertempuran.
Aku juga.
Jika terus begini, tidak akan ada habisnya.
Lindungi aku dengan jurus mematikan milikmu.
Ayo, serahkan kepalamu.
Akan sedikit sakit, tahanlah.
Dasar nenek tua!
Hanya orang bodoh yang akan mengira bahwa besar itu berguna.
Prometheus.
Serahkan padaku, Mom.
Hanya target yang membesar, benar-benar jurus bodoh.
Punk Rotten!
Para samurai yang ingin merebut kembali Negara Wano,
juga Bajak Laut Binatang Buas yang mencegat mereka.
Tidak berguna, semuanya tidak berguna.
Semuanya ada dalam kendaliku.
Aku sangat tahu, Kaido.
Apa saja yang ada dalam gudang senjata besar
di bawah kastil.
Ada senjata yang kau minta untuk kubuat,
juga ada banyak bahan peledak.
Ledakan sangat besar akan datang.
Nyalakan apinya, Kanjuro.
Ledakkan semuanya.
Menuju ke neraka.
Di kuburan Keluarga Kurozumi kita,
mainkan final yang terindah.
Semua sudah berakhir, semua sudah selesai.
Aku juga lelah berurusan dengan orang-orang bodoh ini.
Cepat kemari, Fukurokuju!
Hana Shuriken.
Mimitabu Cracker.
Musuh Tuan pantas mati, Ninja!
Ninja hanya perlu menjalankan tugas.
Mundur!
Mundur sebelum Pulau Hantu menjadi lautan api dan meledak!
Pertempuran para bajak laut ini tidak ada hubungannya dengan kita.
Bocah-bocah nakal, sepertinya kalian harus diberi pelajaran yang lebih keras.
Ikoku.
Habisi satu dulu.
Kid!
Dua orang inikah yang menghentikan Big Mom?
Hebat sekali.
Kepalamu akan jadi milikku.
Cepat lindungi aku dengan jurus mematikan.
K. Room.
Anesthesia.
Aku akan membuatmu merasakan sakit dengan baik.
Kami ingin membuatmu merasakan sakit yang luar biasa.
Hanya menusuk saja tidak ada artinya.
Sedangkan K. Room
bisa menghasilkan gelombang dari dalam.
Shock Wille!
Mom berdarah.
Dasar bocah berengsek!
Kuberikan kau sedikit daya magnet.
Assign!
Aneh, aku melekat pada tubuh Mom.
Apa yang terjadi? Apa aku berubah menjadi magnet?
Belum selesai, tidak sesederhana itu!
Kerangka besi dalam menara...
Akan runtuh! Gawat!
Biarkan mereka kabur, Trafalgar.
Jangan perintah aku.
Punk Clash!
Dia tertimpa kerangka besi.
Sekarang sudah mati, 'kan?
Bahkan Big Mom juga...
Inilah jurus mematikan milikku.
Bagaimana, Monster Nenek Tua?
Kebangkitan Buah Iblis Magnet
apa bisa memberikan daya magnet?
Berapa lama daya magnetmu bisa bertahan?
Kenapa harus kuberitahukan padamu?
Sudah berdiri.
Apa hanya nenek tua yang marah?
Kalau marah, berarti dia sudah tidak tenang.
Kulihat kau yang tidak tenang.
Aku sudah melindungimu.
Cepat, habisi dia dengan satu jurus.
Life
or
Sup kacang merah mochi!
Gawat, itu Soul Pocus.
Life or sup kacang merah mochi.
Seharusnya masih ada sup kacang merah mochi, 'kan?
Sudah tidak ada, semua sudah tumpah.
Orang-orang miskin, kalian harus bersyukur karena masih hidup, 'kan?
Tanpa sup kacang merah mochi, umur kalian akan dikuras.
Kalian cepat berdiri.
Kuberikan kalian hidup.
Gunakan satu tahun hidupku.
Hanya dengan begini, aku baru bisa jadi kuat.
Apa mau lebih kuat lagi?
Benar-benar nenek tua yang luar biasa.
Dia menjadi sangat besar.
Tapi, menjadi besar juga bagus.
Entah itu mau menghajar dia atau menebas dia,
semua cukup melelahkan.
Karena Empat Kaisar,
berarti mereka memiliki kekuatan yang jauh melebihi imajinasi orang biasa.
Membesar? Bagaimana bisa berubah menjadi sebesar itu?
Bagian dalam kastil sudah menjadi lautan api. Situasi sekarang sangat berbahaya.
Benar, Gedung Pertunjukan ini sudah menjadi "neraka".
Selagi mereka menghentikan Big Mom
dan selagi Tuan Momonosuke menghentikan laju Pulau Hantu,
aku mau
melakukan hal yang harus kulakukan.
Di depan sana penuh dengan prajurit.
Tampaknya hanya bisa berputar dari aula gua batu.
Bahan peledak itu harus diselesaikan secepat mungkin.
Kira-kira sudah puluhan tahun aku tidak merasa sesakit ini.
Aku mengakui kalian.
Trafalgar Law.
"Kapten" Kid.
Luffy si Topi Jerami juga.
Kalian memang datang untuk merebut takhta Empat Kaisar.
Tak disangka harus mengalahkan monster seperti ini untuk mempelajari sejarah.
Asalkan masih bernyawa, jangan simpan kekuatanmu.
Bahkan jika kedua pihak terluka, aku juga akan mati bersama orang ini.
Kalau begitu, kalian datang dan rebut takhta Empat Kaisar ini!
[Bersambung]
[Dicela oleh keterikatan yang kuat di hatinya, Sanji hampir kehilangan dirinya]
[Pada akhirnya, memilih kekuatan atau niat awal?]
[Demi mengalahkan musuh kuat di depan, ]
[Sanji dan Zoro membuat sumpah dengan kesadaran mereka sebagai tangan kanan kapten]
[Sebuah tren baru kembali muncul dalam pertempuran seimbang ini]
[Episode selanjutnya One Piece]
[Demi Luffy, sumpah Sanji dan Zoro]
[Aku akan menjadi Raja Bajak Laut]
[Demi Luffy, Sumpah Sanji dan Zoro]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.