Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan oleh Benz1601 Tasikmalaya, 04 Juni 2019
80% dari liputan berita di televisi
adalah mengenai kejahatan dan kekerasan.
Anak-anak belajar sejak dari kecil
bahwa kehidupan adalah tentang bertahan hidup, bukan bertumbuh.
Para Gangster adalah panutan,
pengedar narkoba adalah penasehat karir.
Yang ingin kukatakan adalah...
kita butuh panutan untuk anak-anak.
Seseorang yang menginspirasi,
memberikan kekuatan kembali kepada orang-orang.
Valentine adalah superhero, di dalam film.
Dengar, Bono,
pekerjaanku adalah menghasilkan uang,
bukan untuk menginspirasi orang.
- Terima kasih. - Terimakasih untuk waktumu.
OK, girls, girls, girls, lima menit lagi kita tampil, OK?
Oh, ya Tuhan. Bono?
Apa? Superhero?
Ayolah.
Dengar, aku akan membuat film. Aku butuh bantuanmu.
Dan tolong rahasiakan.
Aku mancari seorang gadis cantik, muda,
mahir beladiri.
OK. Dia 23 tahun,
mulus, berkaki indah.
Lihat. Oh, ya Tuhan. Cantik kan?
Lihat? Dan yang ini...
Oh, ya Tuhan.
Oh, ya Tuhan, aku suka dia. Kau juga suka kan? Lihatlah.
Sejak bangun tidur dia sudah seperti ini. Oh, ya Tuhan...
bagus, jadi, siapa yang bisa beladiri?
Tidak satupun.
Aku harus kencing.
Apa yang kulewatkan?
Kupikir kita sudah menemukannya.
Jadi, film ini tentang apa?
Sebelum mulai, aku harus jujur.
Setiap produser...
menolak film ini,
artinya kita ambil tindakan
dan buktikan bahwa semua produser itu salah.
Tapi bukan hanya untuk mereka.
Kau akan menjadi tokoh panutan untuk anak-anak.
Kita akan menginspirasi warga Kota Batavia,
seluruh rakyat negri ini.
dan, hey, mungkin seluruh dunia.
Uh, apa yang kita bicarakan ini?
Kita berbicara tentang membuat sebuah film, Val.
- Mengapa kau panggil aku Val? - Karena kau adalah Valentine.
Siapa Valentine?
Film Superhero.
Akhirnya! Sebuah jawaban untuk pertanyaanku yang pertama.
OK, karena kita sekarang sudah saling mengerti,
ada pertanyaan lain?
B-- Bisa minta minum?
Oh, yeah, akan kuambilkan.
OK, kita mulai besok. Kita akan keluar dan mengalahkan kejahatan.
Kita rekam, dan tayangkan di YouTube,
supaya semua orang tahu bahwa pahlawan ini ada.
Tunggu, aku harus berkelahi sungguhan?
- Ya, sungguhan. - Apa? Sungguhan?
Jangan khawatir, kita akan menjagamu tetap aman,
tapi, uh, dilihat dari kemampuanmu, kau mampu mengatasinya.
Apa aku bisa dapat hari libur?
- Aku dapat bayaran kan? - Ya, tentu saja.
Apa? Dia dapat?
Jadi, apa yang harus kupakai?
Bagaimana? Apa yang terjadi?
Yeah!
Kita berhasil, kita berhasil!
- Luar biasa! - oh ya
Yes.
Wooh!
- Sialan, Wan. - Itu bukan salahku.
Sudah jelas itu bukan bagianku.
Aku bukan juru kamera, Aku ini penata busana, ingat kan?
Kau juga bukan penata busana yang bagus.
Jubahnya tak berguna, hampir membuatku mati tercekik.
Kau tidak bisa menyalahkanku atas semuanya.
Mengapa kau tidak bilang akan
mukul kesana kemari dengan cepat?
Semuanya sangat cepat, tanganku tidak bisa mengimbanginya.
Kau tahu, kau seperti, ada dimana saja.
Atau mungkin karena topengmu ini selalu turun menutupi wajahku.
Dan aku juga lecet, karena tak ada yang melindungi tanganku,
lututku.
OK, jadi kau butuh pelindung lutut,
peindung lengan, sarung tangan,
kau butuh perlengkapan.
Tanpa jubah.
Kita harus mengganti tali dengan borgol.
Aku akan memperbaikinya.
Kau harus berani.
Aku suka pilihan warnanya.
Dan mengenai rambut, terlihat bagus.
Terima kasih.
Kita harus menemukan cara
- melumpuhkan orang-orang ini lebih cepat. - Orang-orang ini lebih cepat.
Sudah berapa kau belajar silat?
Sejak aku bisa mengingat.
Ayahku mengajariku dan kakakku semuanya.
Kenapa harus silat?
Bagi keluargaku, silat adalah jalan hidup.
Ayahmu pasti bangga karena apa yang sudah kau capai sekarang
melalui silat.
- Dia sudah meninggal. - Oh.
Aku-- minta maaf.
Aku tidak menyadari betapa aku merindukan saat-saat itu,
sampai semuanya menjadi kenangan...
Kau sendiri? Kenapa harus film superhero?
Karena aku percaya bahwa tindakan sekecil apapun...
dapat berpengaruh besar akan kehidupan seseorang.
Dan keluargamu?
Guys, ada yang terjadi!
Ayo, kita harus pergi!
- Kejar dia! - Pintanya tidak bisa terbuka!
Berikan padaku!
Rasanya kita berhasil.
Kita sudah meyakinkan mereka untuk mempercayai Valentine.
Benar.
Jadi kapan kita akan mulai syutingnya?
- Hanya masalah waktu saja. - Yeah.
Ngomong-ngomong soal, um...
- Uh, tunggu sebentar. - baiklah.
Ini dia.
Untukmu...
- beberapa gadget. - Yay!
Sekarang, dengan teknologi baru, kau tinggal tempelkan seperti ini.
Dan semua gadget ini akan sangat membantumu.
Itu semua bukan gadget. Cuma peralatan.
Kupikir ini saatnya merayakan
bagaimana kau sudah berkembang.
Aku hanya ingin segera mulai syuting.
Kita bisa merayakannya nanti.
- Kupikir-- Aku akan berisitirahat. - OK.
- Siapa dia? - Namanya Valentine.
Shadow dan para badut sudah pergi.
Val, cepat kembali, sekarang!
- Mereka ke arah mana? - Mereka persis di depan kita.
- Apa yang kau lakukan? - Kita akan mengejarnya.
- Apa? - Mereka punya bom.
Bisakah kali ini serahkan saja sama polisi?
Aku punya rencana, bertahanlah.
- Naiklah ke atas. - Untuk apa?
Lakukan saja, percaya padaku.
Ayolah!
- Wawan, kau siap? - Apa?
- Kamera! - OK.
- Sekarang gimana? - Lompat!
- Lompat gimana? - Kubilang, "Lompat!"
- Itukah rencanamu? - Lompat!
Lompat! Lompat sekarang, seperti, Batman.
Kau mendapatkannya?
Bono...
Valentine!
Apa itu?
Ayo, cepatlah, ayolah, ayo!
Aku bukan Batman.
Kau bisa melakukannya.
Lupakan saja.
Aku berhenti!
Maafkan aku.
Beberapa bulan terakhir,
keadaan menjadi semakin sulit
untuk menafsirkan dengan benar tanda-tanda bahwa dunia kita
sudah keluar dari keteraturan.
Kota-kota besar di Utara dan Amerika Selatan,
Asia dan Australia hampir kehabisan air
karena kemarau yang panjang dan mencairnya gletser.
Inilah saatnya bagi kita.
Inilah waktunya bagi siapapun yang melihat dan peduli dan mengerti
dan bersedia bekerja untuk berkata, "Kali ini,
peringatan tidak akan diabaikan.
Kali ini, kami akan bersiap.
Kali ini, kami akan meraih kesempatan, dan kami akan menang!"
Akan kuberikan kembang api untukmu...
Ini bukanlah akhir.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.