All language subtitles for Babel EP07

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian Download
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Timing and Subtitles by the Babel's Minions team @Viki

Ya.

Baik.

[Instalasi Gawat Darurat]

Jangan bangun.

Jangan menangis.

Aku baik saja.

[Instalasi Gawat Darurat]

Cha Woo Hyeok... sekarang dia di mana?

Di ruang kedua sebelah kiri.

Woo Hyeok.

Perkenalkan. Dia jaksa juniorku. Dia adik iparku.

Senang bertemu. Aku Han Jeong Won.

Cha Woo Hyeok. Senang bertemu.

Tapi, kalian tak saling kenal?

Dulu kau reporter hiburan di sebuah harian. Apa namanya?

Harian Myeongshin, kan?

Benar. Harian Myeongshin!

Di Institut Pelatihan dan Riset Yudisial, kami terkejut ada reporter yang ikut.

Kenapa?

Kenapa?

Aku minta tangkap pelakunya. Kenapa kau mencurigai keluargaku?

Yeong In minum minol seperti ikan. Kenapa kau hanya mendengarkannya?

Dia hanya dimintai keterangan saksi.

Keterangan saksi? Kau bercanda?

Bisa bicara sebentar?

Kita bisa bicara?

.: Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew

[LABIRIN]

[ B a b e l ]

.: Episode 7 :.

Apa yang terjadi padanya? Kupikir jaksa hanya kerja di belakang meja.

Mungkin dia punya alasan.

Kalian selalu bersama, kau tak tahu? Kau juga reporter.

Kalau reporter, apa tahu segalanya?

Kenapa?

Kita akan membesuk, kau malah belanja?

Jangan beli kesukaanmu, beli yang disukai hyung. Misalnya...

yang ini, dan ini.

Bibi, ini semuanya berapa?

Dua ratus ribu. Terima kasih.

Semoga laris.

Tapi, bagaimana kau tahu aku suka mangga?

Apa itu penting?

Itu melanggar privasi.

Cuma kesukaanmu. Privat apa soal makanan?

Makanya, bagaimana kau bisa tahu?

Menjengkelkan! Cepat katakan.

Karena aku reporter makanya tahu.

Siapa membuat wajah tampan jadi seperti itu?

Maaf membuatmu khawatir.

Kenapa minta maaf padaku? Dia yang kaget sekali.

Tapi keren walau pekerjaannya berbahaya.

Harus berkelahi dengan orang jahat.

Kau tak tahu. Dibandingkan jaksa, tugas reporter lebih berbahaya./ Apa?

Aku tak cerita melawan gangster waktu menyamar untuk mencari berita?

Astaga. Apa benar?

Hyung! Ceritakan kejadian waktu itu.

Waktu itu? Waktu itu kapan?

Benar, benar! Ceritanya begitu.

Jaksa pekerjaan yang sangat ekstrem.

Melawan orang jahat dan mengikuti cerita adik yang pembohong.

Jangan membuat orang sakit bicara terus, kupas apelnya...

Apa itu?

Belum pernah lihat apel?/ Ini pertama kalinya lihat seperti itu.

Berikan padaku.

Kembalikan.

Lihatlah.

Lihatlah, ini juga pertama kalinya lihat?

Tak kelihatan baik, kan?

Aku...

Aku mendengarkan.

Aku ingin bercerai,

tolong disetujui.

Tak perlu langsung menjawab.

Pertimbangkan dan katakan saat sudah ada jawabannya.

Bila ibu menjawab lebih dulu...

Apa isi USB itu?

Apa?

Jawab dulu isi USB itu yang tak kuketahui.

Maka akan kuberikan jawabanku.

Lancang padahal kau tak berguna.

Pengacara Kim Ha Gyeong akan bergabung dengan kita.

Dia baru berhenti dari posisi Wakil Kepala Jaksa 3 di Kantor Kejaksaan Pusat.

Kalau sidang, dia bisa diharapkan memberi keuntungan karena jabatan sebelumnya.

Selanjutnya, Pengacara Kang Cheol Gyoo...

Aku masih muda atau tak punya utang?

Aku bisa merasakan.

Kalau kau tak suka tim bentukanku, katakan saja.

Ayo pergi minum.

Siang begini?

Jangan gugup, katakan alasannya.

Kau tak bermaksud menyatakan cinta padaku, kan?

Bosan hidup?/ Bercanda. Bercanda.

Aku menyukai orang lain.

Tanganmu kuat sekali!

Aku akan menuntutmu karena tak sopan pada junior.

Kau bilang apa?/ Kau tersenyum.

Kelihatan lima tahun lebih muda karena kerutanmu jadi halus.

Kenapa kau seperti itu? Karena seorang pria.

Waktu yang tepat untuk bertanya.

Kau yang mengajariku. Setelah lawan bicara dibuat santai,

ajukan pertanyaan yang kuat, jangan memutar-mutar.

Pria apa...

Sejak aku lahir, kupikir ada dua hal yang takkan pernah bisa kulakukan.

Menjadi presiden dan...

minum denganmu di jam makan siang.

Di dunia ini hanya ada beberapa hal yang membuat orang bertindak absurd.

Aku tak tahu permasalahannya, tapi boleh kuberi saran?

Tidak.

Ingat dua hal.

Jangan katakan.

Jangan lakukan apapun.

Untuk mencintai, butuh relaksasi.

Meski tak berbuat apapun, selang waktu berlalu,

bila ada yang tertinggal, itu yang benar-benar abadi.

Yang satunya, lakukan semua keinginan hatimu.

Bila marah, marah saja. Bila ingin tahu, tanya saja.

Kalau dipendam, hanya kau yang akan menderita.

Aku keren, kan?

Dari keduanya sebaiknya kulakukan yang mana?

Apa?

[Pusat Rawat Jalan 2]

Jaksa Cha.

Kau sudah makan?/ Sedikit.

Bagaimana?/ Cantik.

Benarkah?

Woo Hyeok bagaimana?

Pertanyaanmu cepat juga.

Dia baik. Aku melihatnya tidur.

Setelah makan malam, aku ketiduran sebentar sebelum kau datang.

Tapi mimpiku sangat aneh.

Waktu sedang berjalan, aku merasakan hawa dingin di belakangku.

Waktu aku menoleh, semangka sebesar rumahku,

menggelinding ke arahku...

lalu masuk ke dalam tubuhku.

Mimpi apa itu?

Pasti karena kau lelah.

Apa artinya memiliki anak?/ Memiliki anak?

Tidak, tidak. Tak mungkin

Sebaiknya aku beli lotere?

Apa mungkin...

mimpi memiliki kekasih?

Maksudku, priaku tingkahnya aneh.

Jae Il kenapa?

Dia tahu buah yang kusuka walau aku tak pernah memberitahunya.

Jadi waktu aku tanya bagaimana dia tahu,

wajahnya memerah seperti semangka.

Semangka!

Kurasa Jae Il suka padamu. Kau bagaimana?

Entahlah. Sel cintaku sudah lama kering.

Aku tak bisa merasakan.

Jae Il lumayan juga.

Apanya?

Dia ahli memotong apel.

Apa-apaan.

Aku harus bagaimana?

[Kasus Tae Min Ho, Laporan Penyelidikan Keberadaan dan Kegiatan Tae Soo Ho]

Pada hari kejadian, Presdir Tae Soo Ho meninggalkan hotel pukul 2 pagi.

Tapi perkiraan waktu kematian sesaat sebelum atau sesudah pukul 2 pagi.

Berapa batas kesalahan perkiraannya?

Itu masalahnya.

Butuh waktu sekitar 20 menit dari hotel ke gedung Geosan, dalam batas kesalahan.

Dengan waktu sebanyak itu, bisa dibilang dia di sana pada waktu kematian.

Situasinya cukup untuk membuatnya sebagai tersangka.

Kau sudah pastikan jam dia sampai di rumah?

Ibuku ditelepon pukul 5 pagi dan Yeong In bilang oppa sudah di rumah.

Sebenarnya, hubungan mereka tak akur,

antara suami istri.

Kenapa mengatakan itu?

Bukannya di saat seperti ini apapun bisa membantu?

Malam itu dia juga mencurigakan, pulang terlambat hampir fajar.

Sekitar pukul berapa?

Waktu itu...

Pukul empat pagi.

Pukul empat pagi.

Jeong Won pukul empat pagi...

Kau bergumam soal apa?

Astaga. Pria berengsek mana yang mencuri hatimu?

Hentikan omong kosongmu dan selidiki saja.

Kuharap kita bisa berkomunikasi dengan kalimat lengkap.

Siapa?

Jeong Won. Han Jeong Won. Selidiki yang dilakukannya pada hari kejadian.

Apa? Han Jeong Won yang kita kenal? Kenapa?

Seldiki sebanyak mungkin.

Sunbae. Bukan karena yang kupikirkan, kan?

Aku yang berpikir, kau ikuti perintah saja.

Kau tak apa?

Aku senang kau di sini. Tanganku untuk bercukur...

Aku tak bisa bercukur karena tanganku tak bisa kuangkat.

Senang rasanya bila ada yang bisa membantu di saat seperti ini.

Bagaimana cara membubuhkan krim kalau tak bisa mengangkat tanganmu?

Iya, kan? Aneh.

Tapi lebih sulit dari yang kubayangkan.

Tak sulit. Mau kutunjukkan?

Bergerak saat dicukur itu berbahaya!

Astaga! Usil sekali.

Kau kelihatan lebih baik dari yang kuduga.

Bagaimana kau bisa tahu datang ke sini?

Itu naturalku.

Mengetahui beragam hal baik ingin tahu atau tidak.

Kalau kau sadar posisimu dan diam, hal ini takkan menimpamu.

Tunggu.

Sudah kuduga kau.

Itu hal yang bagus. Aku akan mengingatnya.

Aku senang anak muda paham maksudku.

Semoga lekas sembuh dan kembali bertugas. Aku sungguh-sungguh.

Tentu, agar aku bisa mengungkap semua detail aktivitas Tae Soo Ho.

Sudah kuduga kau akan seperti ini.

Jaksa Cha, ingat baik-baik.

Sebelum berbuat sesuatu,

orang harus sadar posisinya.

Yang dilihatnya lebih penting dari posisi orang tersebut.

Itu hal yang bagus. Aku akan mengingatnya.

Jaga dirimu baik-baik.

Ibu pergi menemui Jaksa Cha.

Kenapa ke sana...?

Jangan kaget.

Ibu pastikan sendiri apa sudah menepati janji.

Jadi, ibu merasa lebih baik?

Ibu tak takut sedikitpun?

Dia cukup sehat untuk menasihati ibu.

Ibu.

Sebaiknya kau juga menepati janji.

Seperti ibu. Ibu takkan menunggu lama.

Tolong aku.

Aku takkan buka mulut.

Aku akan hidup bersembunyi.

Tolong...

[Riwayat Panggilan]

[Jaksa Cha]

Ya, ini aku. Ada yang harus kau lihat. Kau di mana?

Di rumah sakit? Kenapa? Apa?

Geosan bajingan itu apa tak keterlaluan?

Mereka menyuruhmu lepas tangan dari kasus Tae Soo Ho, kan?

Bajingan sinting, terhadap jaksa yang masih menjabat...

Kau akan mendiamkannya saja?

Aku tak bisa bergerak hanya berdasarkan firasat.

Tae Soo Ho bagaimana?

Kondisinya tak memungkinkan untuk bersaksi.

Katanya ada yang perlu kulihat.

Itu riwayat panggilan Tae Min Ho. Ada yang janggal.

Panggilan terakhir sebelum kematiannya adalah dengan Han Jeong Won.

Mereka suami istri, wajar menelepon kapan saja.

Panggilan terakhir sepuluh menit sebelum perkiraan waktu kematian.

Han Jeong Won berada dalam radius 100 meter dari Geosan Group.

Han Jeong Won bilang pulang sekitar pukul dua.

Tapi tak cocok dengan riwayat panggilan.

.: Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew

Kalau kau sadar posisimu dan diam, hal ini takkan menimpamu.

Kau bilang Jeong Won pulang jam berapa?/ Jam empat pagi.

Kau yakin?

Suka atau tidak, kami hidup bersama selama tujuh tahun.

Kenapa?

Kau bilang Min Ho dan Jeong Won tak akur?

Apa?

Kau bilang begitu saat kita ditanyai.

Rupanya itu yang ingin kau ketahui.

Kau pikir Jeong Won membunuh adikmu?

Aku butuh banyak informasi untuk oppa.

Dunia ini sangat kejam.

Kau bilang dia keluarga...

Menantu di keluarga ini hanya dianggap keluarga saat dibutuhkan.

Yeong Eun./ Kau bilang tak mau berurusan dengan Geosan.

Kenapa kini mengambil alih departemen hukum?

Karena kakakmu, kau bilang?

Apa bukan karena darah Geosan mengalir dalam dirimu?

Aku tak tahu pikiranmu. Tapi kalau kau ingin tahu,

tanya Jaksa Cha.

Semua yang kutahu kukatakan padanya.

Kamarmu agar suram. Bagaimana? Jadi lebih baik?

Aku tahu kau bisa bicara.

Aku juga tahu kau tak membunuh Min Ho.

Kau bisa memberitahuku.

Katakan yang terjadi.

Kalau merugikanmu, maka akan kuhapus dari ingatanku.

Unni.

Astaga, lama tak jumpa.

Kenapa ke rumah sakit? Kau sakit?

Tidak. Kenalanku sedang dirawat.

Benarkah? Siapa?

Temanku.

Kebetulan sekali. Temanku juga sedang dirawat.

Kau juga kenal, kan? Jaksa Cha Woo Hyeok.

Ya.

Kalian teman apa?

Apa?

Cuma... Cuma kenalanku.

Kau masih saja baik.

Membesuk orang yang cuma kenalan saja.

Kalau begitu...

Kau kenapa? Jangan memperlakukanku seperti orang asing hanya karena kau keluar rumah.

Jangan berdiri di sini. Ayo bicara di kamar Jaksa Cha.

Aku ingin tahu kabarmu.

Tidak, aku...

Tak apa. Kita bukan orang asing. Ayo.

Sunbae.

Sepertinya kau tak senang melihatku.

Duduklah./ Adik iparku...

Kami bertemu di depan. Kebetulan temannya juga dirawat di sini.

Halo.

Seharusnya meneleponku. Tak ada yang lebih sedih dari sakit seorang diri.

Aku sudah boleh pulang.

Benarkah? Aku juga sibuk. Aku hanya ingin melihat wajahmu.

Aku ingin tahu sesuatu.

Apa kau membawa surat wasiat ayahku?

Tidak.

Benarkah?

Kalau isinya? Apa kau melihatnya?

Ya. Kau ingin tahu bagian mana?

Tidak. Karena surat wasiatnya hilang, percuma tahu isinya.

Aku permisi dulu.

Jeong Won.

Kau tak ingin tahu perkembangan kasus Min Ho?

Aku ingin tanya padamu.

Pada hari kematian Min Ho, kudengar kau pulang jam empat pagi.

Tidak. Aku pulang jam 2 pagi.

Benarkah?

Lalu, sebelumnya kau di mana?

Setelah meninggalkan rumah sakit dan sebelum pulang.

Aku merasa pengap, jadi pergi mencari udara segar.

Dengan siapa?

Seorang diri.

Tentu, seorang diri.

Unni. Apa maksud ucapanmu barusan?

Kenapa sensitif sekali, seolah ada yang kau sembunyikan?

[Paman]

Ya.

Apa?

Kau tak apa?

Aku membawa pakaian.

Aku pergi dulu.

Jeong Won.

Aku bisa menunggu lama sampai kau katakan padaku.

Tidak.

Meski tak kau katakan, aku tak peduli.

Karena jelas pasti ada alasannya.

Namun,

orang lain tak seperti aku.

Aku akan melindungimu.

Ceritakan kejadian pada hari itu.

Kau hanya akan menghindar?

Maaf.

Aku tak ingin kau minta maaf.

Kenapa kau sembunyikan semuanya?

Karena tak memercayaiku?

Apa artinya diriku bagimu?

Jeong Won!

Ini di mana?

Ketua.

Kau bisa mengenali kami?

Ada apa?/ Kami diperintahkan melarang siapapun masuk.

Siapa?

Nyonya ketua.

Kalian tak tahu aku siapa? Minggir!

Maaf.

Nomor yang Anda tuju tak menjawab...

Kenapa tak dijawab?

Sudah kau suruh semua tutup mulut?

Kabar kakek tua itu sudah sadar tak boleh sampai bocor.

Noona, sekarang bagaimana?

Apa yang ibu lakukan?

Tunggu saja.

Kenapa baru datang?/ Aku langsung ke sini begitu dengar kabarnya.

Kenapa anggota dewan tak datang?

Kau baru sadar kurang dari satu jam. Beristirahatlah.

Beristirahat apa lagi? Jangan mengoceh, cepat panggil anggota dewan.

Ya.

Tidak, tidak.

Min Ho. Suruh Min Ho datang. Cepat panggil Min Ho.

Min Ho?

Min Ho...

Min Ho?

Panggil Min Ho?

Bagaimana ya?

Kau belum dengar kabar?

Kau...

Apa yang kau rencanakan?

Min Ho sudah mati.

Apa?

Bocah sial arogan itu...

sudah mati sudah lenyap!

Kau...

Omong kosong apa itu?

Kini tak ada yang dapat mewarisi Geosan selain Soo Ho.

Ingat itu baik-baik.

Cepat panggil Min Ho!

Sepertinya hari ini kau tak bisa masuk.

Kau hanya akan menghindar?

Maaf.

Aku tak ingin kau minta maaf.

Kenapa kau sembunyikan semuanya?

Karena tak memercayaiku?

Apa artinya diriku bagimu?

Meski aku ingin lari dari kehidupan itu,

namun karena kau berdiri seperti pohon yang kokoh,

aku menemukan makna kehidupan.

Kita bertemu untuk mengatakan cinta

ataupun untuk berpisah,

walau aku masih belum menemukan jawabnya,

kuharap kau takkan terluka.

Bila terlalu berat, tak apa melepaskanku.

Jangan merasa bersalah,

karena aku tak dapat berbuat apapun untukmu.

Jeong Won.

Kau kelihatan semakin kurus.

Banyak peristiwa yang terjadi.

Kau sehat-sehat saja, kan?

Ya.

Moo Wee sangat merindukanmu.

Aku juga sama.

Kau bisa segera bertemu Moo Wee.

Moo Wee, bagaimana keadaannya?

Sudah jauh lebih baik,

sepertinya bisa segera dioperasi.

Terserah yang mana, aku minta tiket pesawat yang keberangkatannya paling cepat.

Maaf?/ Cepat!

Baik.

Osaka, Jepang.../ Yang itu saja!

Kalau begini terus, akan jadi masalah.

Tolong batalkan.

[Terminal 1]

Apa yang harus kulakukan agar bebas dari dia?

Baru berakhir setelah aku mati, kan?

Presdir sangat mengkhawatirkanmu.

Kau percaya itu?

Aku ingin bebas dari dia. Direktur, sekali saja.

Tak bisakah kau biarkan sekali ini saja?

Maaf. Aku tak bisa melawan perintah.

Ya.

Apa? Baik.

Dia baru saja tenang dan tertidur.

Apa ada cara lain?

Kita sudah coba semua kemungkinan. Hasil kalian tak cocok.

Kita harus mencari donor yang cocok.

Bahkan warga asli harus menunggu lama dalam daftar donor.

Tapi Moo Wee imigran gelap.

Aku pasti akan menemukan yang sesuai.

Aku benar-benar kehabisan cara. Maaf.

Kondisinya sangat serius?

Jangan khawatir.

Kalau cocok untuknya, aku mau menjadi donor.

Apa katamu?

Aku akan ikut tes kecocokan.

Untuk apa? Simpati atau kesepakatan?

Aku juga belum tahu pasti.

Karena hatiku sakit atau karena ingin minta bantuanmu.

Jeong Won!

Kau dari mana lagi?

Sudah kuminta menunggu karena sekarang bukan saatnya.

Apa kau sadar telah membuat situasinya semakin rumit?

Apa saat ini kau mendengarkanku?

Aku tanya apa kau mendengarkanku!

Kau tak apa?

Ya.

Kurasa aku harus pergi.

Kuantar kau pulang.

Aku ingin berjalan kaki.

Lupakan saja.

Tapi itu tak mudah.

Asal kau menepati janji, maka takkan ada masalah.

Aku pergi dulu.

Aku harus memberitahunya.

Siapa kau?

Kita pernah bertemu.

Kenapa kau... Kenapa bertemu Han Jeong Won?

Apa alasannya?

Aneh.

Kau boleh tapi aku tak boleh?

Apa alasanmu bertemu dengannya?

Pertanyaanmu salah.

Kalau aku jadi kau, harusnya tanya kenapa aku menculik Ricky...

dan atas perintah siapa.

Bukan begitu?

Bajingan!

Kau takut?

Yang kau bayangkan ternyata benar?

.: Baalthazar :. IDFL™ SubsCrew

[ B a b e l ]

Panggil Cha Woo Hyeok. Panggil Cha Woo Hyeok!

Kondisi Soo Ho belum cukup stabil untuk diinterogasi.

Tae Soo Ho menolak dijenguk. Jangan izinkan siapapun masuk.

Kau takkan ingkar janji karena Jaksa Cha, kan?

Kebenaran? Kenapa sekarang kau ingin mengungkapkan kebenarannya?

Kau minta Han Jeong Won diselidiki karena kau tahu sesuatu?

Kudengar Ketua Cha sudah sadar. Kau tak tahu?

Ada banyak kasus dimana pasien sadar dari koma dan tak lama kemudian mati.

Pertama kali sulit, tapi tidak kedua kalinya.

Tangkap bajingan yang membunuh Min Ho. Aku pasti akan membunuhnya!

Itu sebabnya kau bunuh dia? Kenapa?!

Kau bicara apa?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.