All language subtitles for Thiragabadara Saami.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Bro! Pernah lihat orang ini?

Tidak, Tuan.

Hei, siapa kalian? Apa yang kalian lakukan?

Jangan ada yang tau kita sedang mencari.

Seharusnya tak ada yang tau.

Kadhir

Isi penuh.

-Bro! -Umm!

Pernah lihat?

TIDAK…

Perhatikan baik-baik.

Tidak, Tuan.

Kadhir

Halo, salam.. Salam.

Selamat datang di acara "Talk to the Topper's Show".

Dari para pemimpin lokal hingga para pemimpin puncak di Delhi.

Dari aktor kecil sampai megabintang.

Dari dokter, insinyur, politisi, olahragawan, dan ilmuwan, dan masih banyak lagi.

Semuanya telah diperkenalkan kepada publik melalui saluran kami.

Namun hari ini, kami akan memperkenalkan pahlawan spesial.

Ketika aku berbicara tentang pahlawan, bukan bermaksud pahlawan sinematik pada umumnya. Dia tingginya 180 cm dan berkulit putih.

Menurut kami, siapa pun yang dapat menyentuh hati orang-orang adalah pahlawan.

Jadi, mengapa menunggu lebih lama lagi? Mari kita temui pahlawan kita,

Selamat datang Tn. Giri!

Halo, Tn. Giri. Selamat datang di acara ini.

Terima kasih.

Silakan duduk.

Secara umum, setiap orang ingin menjadi dokter, insinyur, politisi, atau pengusaha.

Namun Tn. Giri memilih profesi yang berbeda.

Dia mencari orang hilang dan mempertemukan mereka kembali dengan keluarga mereka.

Tn. Giri, bisa jelaskan mengapa Anda memilih profesi ini?

Karena aku juga hilang di masa kecilku dan merindukan keluargaku.

Ketika aku berusia 4 tahun,aku pergi ke kuil bersama orang tuaku untuk memenuhi janji kami kepada Tuhan.

Aku sangat diberkati oleh Tuhan.

Namun, setelah itu aku tak pernah menemukan orang tuaku. Kuil itu penuh sesak dengan orang.

Mereka pergi ke satu sisi dan aku di sisi yang lain.

Semua orang sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri.

Aku tak tahu di mana aku berada. Aku tak tahu harus meminta bantuan kepada siapa.

Ibu.

Sayang, siapa dia?

Hei, siapa yang kau panggil ibu? Apa ini cara baru mengemis di kuil?

Ibu...

Enyah!!

Kita hubungi saja polisi?

Kita tak kenal dia atau orang yang memukulnya?

Ya, Anda benar. Mengapa kita harus terlibat..

Hei, minggirlah.. Minggirlah..

Oh, apa yang terjadi?

Dia kena tabrak dan orangnya melarikan diri.

Mana empati kalian kepada anak kecil? Dia menangis sangat keras.

Mengapa kita peduli karena orang tuanya meninggalkannya.

Jadi bagaimana? Kau akan diam saja dan tidak menolongnya?

Manusia Agung telah datang, Saudara dari Bunda Teresa.

Jika kau peduli padanya, Bawa dan rawat dia.

Aku emang bukan saudaranya Bunda Theresa, Tapi aku manusia yang berperikemanusiaan.

Baiklah, bawa dia bersamamu.

Aku akan membawanya dan membesarkannya.

Jangan menangis..

Ibu...

Tak cukup hanya mengenakan pakaian putih, Hatimu juga harus semurni putihnya.

Jangan menangis... Jangan menangis.

Orangtuaku tak tahu seperti apa penampilanku,

tapi aku tahu penderitaan mereka.

Aku tak tahu seperti apa rupa mereka.

Namun kekosongan itu hanya dirasakan olehku.

Tidak seorang pun seharusnya menderita sepertiku, jadi aku memulai ini.

Bukankah sudah kukatakan kalau dia bukan pahlawan biasa?

Kalian percaya sekarang?

Baiklah, jadi mari kita lihat layanan yang diberikan oleh Tn. Giri dalam sebuah video.

Videonya!

Nak!

Mahalakshmi, cucu kita kembali.

Sujatha, Srinu. Putramu kembali.

Nak!

Harish!

Mahalakshmi, Cucuku kembali.

Sayang, kau pergi kemana?

Harish, kemarilah. Kau pegi kemana?

Bagaimana kau hidup tanpaku, sayang?

Kumari, Ambilkan susunya.

Nak, kau adalah Tuhan bagi kami.

Kau telah mengembalikan ahli waris kami. Berapa yang kau inginkan?

Anda mengatakan ini karena Anda sangat gembira melihat cucu Anda.

Tapi boleh aku minta sesuatu?

Apa itu?

Cucumu tidak hilang. Dia kabur.

Itu benar.

Dia ingin kabur, meninggalkan rumah besar, pembantu, mainan, mobil mewah, dan bahkan Anda, yang mencintainya dengan penuh kasih sayang.

"Dia masih anak-anak, dan Anda memaksanya bangun pukul 5:00 pagi dan menyelesaikan PRnya.

Bahkan jika dia tidak tertarik, Anda membuatnya pergi ke sekolah.

Anda gagal menyadari apakah dia senang atau stres.

Setelah dia pulang, dia diberi les matematika dan sains, yang menjadi bentuk siksaan mental baginya."

Kehidupan anak-anak seharusnya menyenangkan, tetapi sebaliknya, kita malah mempermainkan kehidupan mereka.

Mereka butuh kesenangan dalam hidup, bukan tekanan.

Aku harap Anda mengerti sekarang.

Mari kita lihat kejadian lainnya.

Videonya.

Halo Pak.

Ayah? Ke mana saja ayah?

Kemana saja ayah?

Kami menghadapi hinaan dari saudara-saudara kami karena ayah.

Kita keluar bersama, tapi bagaimana ayah bisa hilang?

Apa ayah masih anak-anak?

Tuan, Tuan.

Ayahmu tidak hilang.

Dia tidak ingin pulang dan pergi.

Dia bekerja keras demi masa depanmu yang lebih baik sampai dia pensiun.

Tapi coba pikirkan bagaimana kalian memperlakukannya sekarang.

Sayang, boleh aku minta kopi?

Apa aku terlihat seperti pembantu saat menyajikan kopi untuk ayah?

Berapa kali ayah minum kopi?

Ayah terlahir hanya untuk minum kopi?

Hei Nak.

Aku tidak punya waktu. WhatsApp aku.

Dia tak punya teman bicara.

Berapa lama dia bisa tinggal sendirian di rumah?

Kau tidak punya waktu. Dia tidak punya istri.

Kalau dia ingin berbicara denganmu, kau akan merasa kesal.

Kau memintanya untuk di WhatsApp.

Aku harap kalian mengerti apa yang dia butuhkan sekarang.

Terima kasih!

Mohon maafkan kami. Mulai sekarang, kami akan menjaga ayah dengan baik.

Hebat, Tn. Giri!

Keegoisan mu patut dikagumi.

Anda telah memberi pelajaran pada generasi ini.

Tapi bukankah Anda punya ambisi sendiri?

Ya, punya.

Oh, boleh kami tahu?

Setiap kali aku mempertemukan kembali mereka dengan keluarganya dan menyaksikan interaksi mereka dengan kakak, adik, paman, dan bibi mereka,

Aku jadi sadarr. Seperti ini kah sebenarnya gambaran sebuah keluarga?

Aku ingin memiliki keluarga seperti itu.

Tetapi untuk mendapatkannya, aku perlu menikah.

"Aku ingin membangun keluarga besar di mana aku dapat memenuhi peranku sebagai suami, ayah, kakek, dan paman.

Itulah ambisiku.

Ambisi yang sangat bagus.

Tapi bukankah kau mencoba untuk menikah?

Tidak. Aku telah mencoba dan masih mencoba.

Dia adalah saudara iparku. Dialah yang membesarkannya.

Putriku terbuat dari emas.

Halo sayang, Kesini dong?

Sebentar.

Kemarilah.

Apa?

Pria itu baik kok.

Baik? Masa.

Profesinya mirip dengan orang yang menangkap ular dan mengembalikannya.

Demi kepuasannya, orang-orang membayarnya sekitar 5000 hingga 10.000 rupee untuk menemukan dan mengembalikan orang yang mereka cintai.

Jika tidak, putri kami pun bisa hilang.

Pandit itu tak punya alasan untuk membawakan lamaran ini pada kita.

Aku belum siap memberikan tangan putriku padanya.

Beritahu mereka sesuatu dan suruh dia pergi.

Tidak perlu. Dia sudah pergi.

"Profesinya mirip dengan orang yang menangkap ular dan mengembalikannya.

Demi kepuasannya, orang-orang membayarnya sekitar 5000 hingga 10.000 rupee untuk menemukan dan mengembalikan orang yang mereka cintai.

Kalau tidak, putri kita pun bisa hilang."

Lalu kau berhenti mencoba setelah satu kali percobaan?

Tidak satu pun. Ada lebih dari 100 kali percobaan.

Aku bakal ceritakan satu lagi.

Tuan, aku adalah orang yang mendoakan kebaikan untuk kedua keluarga.

Anak itu memiliki sifat yang sangat baik.

Hidup putrimu akan bahagia bersamanya.

Ada apa?

Pria itu tampak baik, dan dia juga memiliki nilai-nilai luhur.

Siapa yang peduli dengan nilai-nilai?

Aku tidak menyukainya sama sekali.

Tolong dengarkan aku.

Apa?

Ibu seorang ibu atau ibu tiri?

Seharusnya kau tanyakan Berapa saldo banknya?

Berapa banyak Emas yang dimilikinya?

Berapa banyak tanah yang dimilikinya? Di mana lokasinya?

Namun jangan serahkan aku padanya hanya berdasarkan nilai-nilai dan karakternya.

Tetapi jika kau memaksa, aku akan kawin lari dengan orang yang kaya.

Dan kemudian Ibu akan merasa puas.

Jadi itulah inti ceritaku.

Kalau orangtuanya setuju, putrinya tidak, dan kalau putrinya suka, orangtuanya tak setuju.

Jika kedua belah pihak menyetujui, kerabat mereka tetap tidak setuju.

Keinginanku untuk menikah terasa seperti permen karet yang meregang dan menempel di alas sepatuku.

Dan aku juga berusaha sangat keras.

Jangan khawatir, Tn. Giri.

Ada seorang gadis yang berdoa dengan sungguh-sungguh untukmu. Dan akibatnya, perjodohan ini tidak akan berhasil.

Tapi jangan khawatir. Dia akan segera memasuki hidupmu.

Tunggu sebentar.

Ini Pandit yang sedang mendiskusikan lamaran untukku.

Hai Giri.

Pak, katakan

Aku menemukan pasangan yang cocok untukmu.

Gadis itu menarik dan terpelajar.

Yang terpenting kau tidak perlu meyakinkan siapa pun kecuali dia

Dia yatim piatu, sama sepertimu.

Oke, Pandit.

Itu luar biasa!

Kami sangat senang Anda menemukan pasangan yang cocok untuk acara kami.

Jadi ada satu syarat.

Setelah anda menikah,

Kalian berdua harus datang ke saluran kami dan memberikan wawancara pertama kalian.

Tentu saja. Terima kasih!

♪ Bunga, seperti awan jatuh padaku ♪

♪ Madu ditaburkan di hati ♪

♪ Bagaimana jika cahaya bulan menjebakku ♪

♪ Jantungku berdetak untukmu. ♪

♪ Awan susu datang ke dalam hidupku. ♪

♪ Menciptakan warna kehidupan ♪

♪ Sebuah bintang membawaku ke jalannya ♪

♪ Ya ampun! Ya ampun! ♪

♪ Bunga, seperti awan jatuh padaku ♪

♪ Penyair Kalidas telah datang ke dalam diriku ♪

♪ Menulis puisi tentang kecantikan kekasihku ♪

♪ Boneka Barbie merasa tak aman ♪

♪ Kau tampak seperti cahaya bulan ♪

♪ Dalam hitungan detik aku kehilangan pikiranku padamu ♪

♪ Tidak bosan dengan suara-suara ♪

♪ Bagaimana aku bisa mengendalikan hatiku atas kecantikanmu ♪

♪ Ya ampun! Ya ampun! ♪

♪ Bunga, seperti awan jatuh padaku ♪

Hai Giri..

Hai..

Apa yang kau lihat?

Bukankah Pandit menceritakannya padamu?

Apa itu Anda, Nyonya?

Aku bukan Meera atau Meera Jasmine.

Aku Shailaja.

Kau bisa memanggil aku Shailu.

Oke

Bos. Aku tak suka kau panggil Nyonya,

Duduk.

Terima kasih.

Setiap gadis ingin bertemu di klub atau pub.

Aku merasa itu membuang-buang uang dan akan terganggu oleh orang banyak.

Itulah mengapa aku memilih tempat ini.

Selera yang bagus!

Tidak hanya itu, sangat ramah anggaran.

Kopi?

Hmm.. Halo Bos, Dua kopi ya.

Baiklah, Nyonya.

Aku melihatmu di TV, aku menyukaimu.

Tak masalah jika kau tak menyukaiku, aku punya teman, Vasanthi.

Dia lebih tinggi dan lebih cantik dariku.

Aku akan berbicara denganny dan meyakinkannya.

Aku akan urus pernikahanmu.. Gimana?

Terima kasih.

Terima kasih, Nyonya.

Senin depan adalah hari yang sangat baik, Nikah yuk?

Bos, apa ini?

Mengapa kau terkejut ketika aku memintamu menikah denganku?

Kau tidak menyukaiku?

Bagaimana dengan Vasanthi?

Aku menyukaimu.

Nikah?

Kenapa kau berhenti di sini?

Aku hanya ingin membeli pakaian untuk pernikahan.

Berapa penghasilanmu per bulan?

Sekitar 25000

Di toko-toko ini, harga satu saree lebih dari Rs. 30.000.

Kita harus membelanjakannya dengan benar.

Jika kau menghabiskan seluruh gaji untuk sari ini,

Bagaimana dengan pengeluaran lainnya?

Lalu bagaimana?

Jangan tanya bagaimana. Tanyakan di mana?

Ayo, jalan. Ayo

Kau lihat dengan Rs 4000, aku membeli pakaian untukmu dan aku dan masih tersisa?

Jalan.

Mengapa disini?

Setidaknya untuk pernikahan, aku ingin membeli mangal sutra dari emas.

Giri! Obligasi lebih penting daripada emas.

Bukankah itu mangal sutra jika terbuat dari kunyit?

Atau aku bukan istrimu jika kau mengikatkannya padaku?

Si Botak tadi sudah bilang, "Uang tidak datang begitu saja.

Ada alasan mengapa perkataan orang tua kita itu benar.

Ayo, kita pergi.

[Nyanyian Pernikahan Hindu]

Nak, genggamlah tanganmu erat-erat padanya.

Pak, tunggu sebentar.

Bisa beritahu kami arti nyanyian itu?

Pertanyaan bagus.

Di masa sulitmu. Dalam kebahagiaan dan kesedihanmu

Itu adalah janji suci yang dibuat oleh seorang suami kepada istrinya, apa pun yang terjadi, dia tak akan meninggalkannya.

Anda hendaknya memberi tahu kami arti dari mantar itu sebelum mengucapkannya kepada kami, begitu saja.

Jika Anda tidak keberatan, bisa ulangi sekali lagi?

(Ritual Pernikahan Hindu)

Giri, ambil mangalsutra ini.

(Ritual Pernikahan Hindu)

Tolong bunyikan!

(Ritual Pernikahan Hindu)

Para suami bertengkar sepanjang hari, dan meminta maaf kepada istri mereka di malam hari.

Kita akan membahas suamimu nanti.

Hai Giri, apa ini?

Kau selalu bertanya kapan aku akan menikah.

Jadi, inilah aku. Dia istriku.

Kenapa kau tak memberi tahu kami?

Apa yang bisa kulakukan? Bibi!

Saat aku ingin menikah, aku tak menemukan seorang gadis.

Tetapi aku tak punya waktu untuk menceritakannya kepada semua orang ketika aku akhirnya menemukan seorang gadis.

Bagaimana pun, aku sudah menikah.

Dia Shailaja.

Halo bibi.

Dia Bibi Tulasi.

Dia seperti ibu bagiku.

Dia punya lonri, dan kalau ada orang yang berbuat jahat,

Hei, hentikan.

Dia orang yang tegas tapi baik hati.

Tunggu sebentar. Aku akan kembali.

Arey Giri, kejutan apa ini?

Itu terjadi secara tak terduga.

Dia Shailaja.

Dia

Daging Kambing Masthan!

Dia saudaramu yang kau sayangi. Dia memiliki kepribadian yang menyenangkan.

Assalamualaikum, Kakak Ipar

Wah! Waalaikumussalam!

Dia sangat cantik, seperti bulan. Panjang umur, sayang.

Lagi niru apa coba?

Sepertinya dia lumpuh.

Dia menganggap dirinya seorang bintang.

Hai, semuanya.

Kakak, aku

Auto jaani.

Kau ingin jadi polisi, tapi sebaliknya, kau menjalankan perusahaan otomotif.

Kau penggemar berat Rajinikanth, Dik.

Semua orang mempermalukannya dengan mengatakan hal itu.

Dan tampaknya dia juga ikut bergabung.

Kau tetap seorang polisi dalam karakter dan darahmu.

Keren Kakak!

Halo, bagaimana denganku?

Halo, bunda Giri, Bukankah Ibu sudah bercerita tentang aku padanya?

Dia putriku, Fathima. Dia kehilangan ibunya saat masih kecil.

Sejak saat itu, dia memanggil Giri dengan sebutan ibunya.

Hai Fatima,

Halo, Bu!

Giri bercerita tentangmu saat kita pertama kali bertemu, dan dia bercerita banyak tentangmu.

Teman!

Ya ampun.

Halo, Pak Pandit, aku baru saja menikah.

Ya, aku lihat

Dia istriku.

Seolah-olah kau satu-satunya yang menikah.

Dia Pandit Kasi, Orang yang sangat terkenal

Semua orang datang kepadanya untuk mencari tanggal baik.

Kecuali orang-orang koloni. Termasuk dia

Istriku mirip Geetha Singh (Artis gemuk di Tollywood).

Istrinya mirip Rakul Preeth Singh (Aktris Tollywood).

Tuhan itu buta.

Aku akan membantumu sampai selesai.

Akan.

Sebentar.

Semoga semua pemandangan buruk dari tetangga, koloni,

dan terutama dari si Rubah, yang sedang menatap kita, menjauh.

Dia wanita yang sangat buruk.

Kau harus terbebas dari pandangan buruk semua orang.

Astaga!

Aku harus ganti baju sekarang. Aku harus keluar.

Ada apa ini? Tak ada yang bilang ini rumah.

Kelihatannya seperti toko pakaian yang dimakan tikus..

Bachler memiliki rumah yang sama seperti sebelumnya. Anda dapat mengubahnya.

Baiklah, sayang!

Wow!

Rumahnya sekarang tampak indah.

Indah sekali!

Itulah Shailu. Hebat!

Kau sudah makan sesuatu?

Ya, aku makan biryani ayam, biryani daging kambing, ikan goreng, puri, dan idly.

Sungguh?

Bego!

Aku sibuk sepanjang hari dengan pekerjaan rumah tangga,

Maaf!

Aku lupa bertanya.

Aku akan membawakanmu sesuatu.

Tidak perlu.

Aku akan memesan sesuatu.

Tidak perlu.

Jangan marah padaku.

Kita akan pergi makan malam.

Makan malam?

Jangan khawatir. Kita tak akan pergi ke Hotel bintang lima.

Kita akan pergi ke suatu tempat sesuai anggaran kita.

Di mana?

Aku akan mengantarmu. Beri aku waktu dua menit.

Ini tempatnya!

Di sini, makanannya sangat lezat, dan harganya terjangkau.

Mari masuk.

Bola-bola millet dan ayam kampung merupakan hidangan spesial.

Wah! Ikannya enak sekali!

Tolol! Kau makan ayam, bukan ikan.

Aku tak berbicara tentang ikan. Aku berbicara tentang gadis itu.

Dia sangat seksi!

Ayo pergi.

Ini restoran keluarga.

Mereka yang seharusnya pergi.

Pesan Nyonya?

-Satu Bola Millet. -Oke.

-Ayam kampung satu, -Oke.

-Thumbs up, dan dua sedotan. -Baik, Nyonya.

Gadis itu sangat romantis.

Dia ingin thumbs-up dengan dua sedotan.

Hei gadis, pesan satu lagi, aku akan membaginya padamu.

Sepertinya sang jagoan mulai marah.

Dia? Jagoan?

Dengan kacamata dan penampilannya, dia tampak seperti orang bego.

Apa yang kau lakukan?

Apa?

Hei kawan, apa yang kau inginkan?

Aku menginginkanmu. Mau ikut denganku?

Halo.

Tangan keberuntungan

Tangan gadis itu lembut sekali!

Hey kau lagi ngapain?

Tanganku!

Bajingan!!

Aku belajar karate hanya untuk bersenang-senang di kampus. Sudah bertahun-tahun sejak aku berlatih.

dan memperoleh sabuk hitam.

Aku hanya ingin memeriksa apa aku masih terampil.

Jadi, aku tes saja.

Ayo, ayo. Ayam kampungnya pasti sudah siap.

Ayo mulai makan.

Mari.

Ya! Aku datang.

Apa sayang! Kau masih terkejut.

Kita telah tiba di rumah. Hentikan motornya.

Mereka datang.

Mengapa lama sekali?

Kami sampai tertidur menunggu kalian.

Apa semua ini?

Apa ini upacara penyambutan untuk pertarungan solonya?

Kami membuat ini bukan untuk pertarungan tunggal, tetapi pertarungan ganda.

Pertarungan ganda?

Saudara Masthan, dia mengerti.

Buat dia mengerti dan bawa dia ke kamar.

Begitu dia masuk ke dalam, dia mengerti segalanya.

Masuklah.

Fathima, kau seharusnya tidur dengan Ibu Giri.

Aku seharusnya tak tidur dengan Ibu Giri hari ini.

Siapa yang memberitahumu hal itu?

Setiap orang.

Lihat, ada setan yang masuk ke rumah Ibu Giri-mu.

Dia tak akan meninggalkannya jika kau tidak tidur dengannya sekarang.

Jadi kau harus senakal yang kau bisa, dan dia akan pergi.

Kau mengerti?

Om Chota Chetan, Om Peppa Pig

Pergi

Hei Giri, Apa kau butuh Malam Pertamamu?

Aku tak buta seperti Tuhan.

Kau kemana saja? Aku menunggumu. Aku sangat lapar.

Aku sudah memasak untukmu.

Aku tak berbicara tentang makanan.

Aku berbicara tentang ini!

Aku berada di rumah Giri untuk nyiapin acara Malam Pertamanya.

Kau pernah sepeduli ini pada suamimu? Sepanjang waktu kau memikirkan Giri,

Hari ini hari yang sangat baik.

Bagaimana dengan hari baik lainnya yang kau ceritakan sebelumnya?

Berhasilkah kita?

Kita memilih hari-hari yang baik. Itulah sebabnya kita gagal.

Seorang pandit terkenal menetapkan Muhurat untuk malam pertamanya.

Jadi aku mencoba merusak rencananya, dan malam ini malam kita!

Berbalik dong?

Ya ampun! Ini malam

Wah! Cantik sekali.

Semua orang akan melihat kita. Aku sudah terbiasa dengan ini.

Oh, Dewa Siwa!

Ayo, kita masuk.

Dengarkan aku terlebih dulu.

Hai Paman.

Halo Paman.

Hei anak-anak!

Mengapa kalian tiba-tiba datang?

Ada apa?

Anda pendongeng yang baik.

Mereka datang untuk mendengarkan ceritamu.

Pendongeng?

Aku?

Ya, kau baru saja memberitahuku satu hal.

Apa?

Kau menceritakan sebuah kisah padanya?

Dia berasumsi

Apa ini jaringanmu?

Kukira begitu. Tapi tampaknya itu akan membunuhku.

Ceritakan kisahnya kepada kami! Ceritakan kisahnya kepada kami!

Tunggu saja sedikit lebih lama. Orang tua mereka akan datang dan memperbaikimu.

Kami akan duduk di sini. Kami akan duduk di sini!

Ceritakan kisahnya kepada kami! Ceritakan kisahnya kepada kami!

Kau perlu hati yang bersih untuk mencapai sesuatu. Jangan bergantung pada hari-hari baik.

Tanggal muhurat sangatlah kuat, Namun nasib buruk andalah yang mendominasinya.

Lakukan apa pun yang kau mau! Aku tidak mau tinggal di sini lebih lama lagi.

Sayang.. Tolong.

Wek!

♪ Rasanya enak, rasanya enak ♪

♪ Saat bibir kita bertemu, rasanya nikmat ♪

♪ Rasanya enak, rasanya enak ♪

♪ Seperti awan yang berputar, bibir kita yang bertemu membangkitkan sensasi yang menyenangkan. ♪

♪ Aku merasakan kebahagiaan luar biasa saat kau dan aku menjadi satu. ♪

♪ Rasanya seperti kita berada di puncak dunia. ♪

♪ Hatiku berfungsi sebagai alamat kebahagiaan. ♪

♪ Saat bibir kita bertemu, sensasinya menyenangkan. ♪

♪ Aku menemukan kegembiraan pada saat kita bersatu. ♪

♪ Saat-saat bahagia ini sangat dihargai. ♪

♪ Setiap hari, tindakanmu memberiku kopi disertai ciuman membuatku merasa bahagia. ♪

♪ Kau memberiku kekuatan untuk menghadapi dunia. ♪

♪ Apapun perjalanan yang kita lakukan, ♪

♪ Aku tak akan lelah ♪

♪ Tak peduli berapa banyak hubungan yang telah kusaksikan, ♪

♪ hubungan kita menonjol sebagai sumber kebahagiaanku. ♪

♪ Kita terangkat melampaui langit. ♪

♪ Perasaan hidup bersama sungguh memuaskan. ♪

♪ Nafas dan pikiran kita menjadi satu ♪

♪ Saat bibir kita bertemu, ada kenikmatan yang tak terbantahkan. ♪

♪ Kesatuan antara kau dan aku adalah sumber kebahagiaanku, ♪

♪ dan aku sangat menghargai momen ini. ♪

Apa selanjutnya? Kau ingat?

Giri, Giri.

Shailu.

Shailu.

Ada apa?

Giri.

Giri

Apa yang terjadi?

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Apa yang terjadi padamu?

Apa yang telah terjadi?

Tidak terjadi apa-apa. Aku hanya pingsan.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Selamat. Kau akan menjadi seorang ibu.

Anda salah, Dokter. Seharusnya anda mengatakan kalian akan menjadi orang tua.

Giri bakal ga enakkan jika Anda cuma mengatakan selamat kepadaku.

Aku harap bayimu sama sepertimu.

Semua yang terbaik.

Terima kasih!

Terima kasih, Shailu.

Karena telah membuatku mencapai ambisi pertamaku.

Aku ingin menjadi seorang ayah, Kakek.

Berapa kali kau akan berterima kasih padaku?

Lupakan saja! Tak apa.

Kau ingin anak laki-laki atau perempuan?

Tidak masalah.

Jika laki-laki, dia adalah ayahku. Jika perempuan, dia adalah ibuku.

Bagaimana jika mereka kembar?

Maka ibu dan ayah.

Wah. Giri terlihat sangat bahagia, bukan?

Dia menyukai gadis itu dan menikahinya.

Senang!! Dan dia akan menjadi seorang ayah. Lebih bahagia lagi

Dia menganggap dirinya beruntung karena dia telah menulis skenario hidupnya.

Siapakah dia yang berani menulis skenario kehidupan kita?

Dia hanya seorang Giri.

Ada Giri lain yang menulis skenario Kehidupan kita. Dia tidak lain adalah Saptha Giri.

Dewa Venkateshwara Swamy!

Dia telah menulis skenario yang berbeda untuk kehidupan Giri.

Sekarang kau akan menyaksikannya.

Ada orang lain dalam kehidupan Giri.

Giri belum mengetahui keberadaannya dalam kehidupannya.

Dia adalah

Dia tidak lain adalah Raja Zaheerabad!

Konda Reddy!!

Hei Naggaya!

Aku mengincar peternakanmu.

Tapi aku memberimu waktu.

Tahukah kau kenapa?

Sama seperti kita mendapatkan anak sapi gratis jika kita membeli kerbau.

Demikian pula, kami menunggu selama tiga bulan sehingga kami bisa mendapatkan lahan pertanian dan pasta.

Kau membajak lahan pertanianmu.

Kau memotong tebu dan membawanya ke pasar untuk dijual.

Lalu bagaimana denganku?

Maaf, Konda Reddy. Aku mohon.

Maafkan aku sekali ini.

-Hei Banda! -Kakak.

Berapa hektar?

3 hektar.

Kau berencana menjarah 20 sen tanah lainnya?

Ini Banjara Bhoomi, Kakakku.

Suatu kali aku melihat Banjara Bhoomi atau seorang pelacur,

Aku tidak pernah meninggalkan mereka.

Berapa banyak yang telah dia beli?

300 ton

Bagus sekali!!

Kau Petani hebat.

-Hei, Banda. -Kakak.

Sepertinya dia tidak memiliki kepribadian yang mendalam.

Bagaimana cara dia menanam 300 ton?

Dia berhasil dengan bantengnya.

Aku harus melihat tebu dibajak oleh dia dan banteng-bantengnya.

Kami membelikannya untukmu, saudaraku.

Hei!

Aku mohon padamu, Konda Reddy.

Maafkan aku sekali ini.

Diam!

Suara terakhir yang keluar darimu seharusnya adalah kematianmu.

Panda!!

Dimengerti, Kakak!

Tuan, Tuan!

Tuan, Tuan!

Tuan!

Sampai saat ini, para banteng mendengarkanmu.

Karena sudah tua, mari kita lihat apakah mereka akan mendengarkanku.

Aku pikir hanya anjing yang setia kepada pemiliknya.

Tapi banteng juga

Mari kita lihat

Ahh!!!

Tuan, Tuan!

Sayang!

Wah!

Aku mengerti.

Aku membunuh seorang pria.

Sang dewi akan marah.

Hei!!

♪ Sebuah koin dan untaian rupee ♪

♪ Itu bukan karangan bunga, tapi kapulaga ♪

♪ Bukan kapulaga, tapi kalung mutiara ♪

♪ Itu bukan kalung mutiara, tapi kolam ♪

♪ Radha Bhai! Ayo. Bernyanyi dan menari ♪

♪ Ya ampun. Dia burung kukuk yang seksi ♪

♪ Hei! Botak, berhenti di situ ♪

♪ Hai, Radha Bhai! Mulai musiknya ♪

♪ Danka.. Nakara.. Nakara.. Nakara.. Nakara ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Danka.. Nakara.. Nakara.. Nakara.. Nakara ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Kau mengangkatnya dengan Kumismu. ♪

♪ Kau mengalahkannya habis-habisan. Dengan membuatnya berputar-putar di dalam kendaraan. ♪

♪ Aku mati untukmu. ♪

♪ Aku akan berfoto selfie denganmu dan akan pergi ♪

♪ Kalau kau bilang begitu, aku akan menggodamu. ♪

♪ Jika kau mau, aku bisa menghabiskan malam bersamamu ♪

♪ Danka.. Nakara.. Nakara.. Nakara ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Danka.. Nakara.. Nakara.. Nakara ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Bhai! Bhai! Radha Bhai! Rasanya sangat menyenangkan saat kau berbicara. ♪

♪ Kau membuat hati kami berdebar tak karuan. ♪

♪ Bhai! Bhai! Radha Bhai! Matamu seperti kokain. ♪

♪ Jadi, seluruh hatiku dipenuhi dengan kokain. ♪

Bhai! Bhai! Bhai! Radha Bhai!

♪ Rasanya seperti jatuh ke dalam kolam. ♪

Bhai! Bhai! Bhai! Radha Bhai!

♪ Rasanya seperti berenang. ♪

♪ Aku tak suka penampilanmu yang Tradisional. ♪

♪ Aku akan bersamamu jika kau bisa menumpahkan setetes darah. ♪

Bhai! Bhai! Bhai! Radha Bhai!

♪ Aku tak suka jika kau menyajikan daging kambing atau ayam untukku ♪

♪ Jika kau serahkan aku pada seorang penjahat, aku akan memakannya ♪

Oh My Bhai! Bhai! Bhai! Radha Bhai!

♪ Aku akan menjadi gadis yang suka barang-barang untuk pria yang punya sikap ♪

♪ Aku akan bersama orang yang ganas ♪

♪ Kami adalah Goondas! ♪

♪ Kami tinggal di hatimu. ♪

♪ Kami adalah Rowdies ♪

♪ Izinkan aku berpasangan denganmu.♪

♪ Kami berbahaya ♪

♪ Aku akan menggoda ♪

♪ Kami tak berguna. ♪

♪ Aku akan memeluk dan menciummu ♪

♪ Kau mengangkatnya dengan Kumismu. ♪

♪ Kau mengalahkannya habis-habisan. Dengan membuatnya berputar-putar di dalam kendaraan. ♪

♪ Aku mati untukmu. ♪

♪ Aku akan berfoto selfie denganmu lalu pergi. ♪

♪ Kalau kau bilang begitu, aku akan menggodamu. ♪

♪ Jika kau mau, aku bisa menghabiskan malam bersamamu. ♪

♪ Danka Nakara...Nakara.. Nakara.. Nakara.. ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Danka Nakara.. Nakara.. Nakara.. Nakara.. ♪

♪ Nakara.. Dum.. Dum.. Dum.. ♪

♪ Hei, hentikan irama ini dan mulai ♪ ♪ irama yang akan merebut hati kita. ♪

♪ Sepertinya irama ini ♪ ♪ bisa membuat jantungmu berhenti. ♪

Halo, Tuan.

Dia Giri.

Oh! Kapan kau tiba?

Sebelum perayaan kita dimulai

Oh, jadi sekarang kau sudah tahu tentang aku.

Ayo, dik.

Dik! Kudengar kau menemukan orang yang hilang.

Ya, Tuan.

Hmm!

Berapa banyak orang yang telah kau kembalikan ke keluarganya?

99 orang, Tuan.

Sangat bagus.

Aku akan memberimu kesempatan untuk mencapai 100.

Ini kerajaanku.

Semua orang mengira aku menanam ganja di sini.

Jadi, aku menanam tanaman Nimba.

Tetapi sekarang aku tidak dapat menemukannya.

Dan sekali lagi, kerajaanku telah berubah menjadi hutan ganja.

Aku merasa terhina.

Kau harus menemukan pohon nimba.

Pohon bukan berarti pohon. Dia cantik.

Keponakanku

Dia tak menyukai semua ini dan melarikan diri.

Anak buahku dan polisi terus mencarinya, tetapi mereka tak dapat menemukannya.

Bagaimanapun caranya, kau harus menemukannya dan membawanya kembali padaku.

Baiklah, Tuan.

Tapi ada satu syaratnya

Jika kau ungkapkan ini pada siapa pun, Kau tak akan hidup.

Ada fotonya?

Bawalah seluruh album ini dan mulailah bekerja.

Jika kau butuh uang, ambil saja darinya.

Hei Panda, ayo berangkat

Jika kau memberi tahu kami tentang keberadaannya, Ambil 10 lakh.

Jika kau membawanya kembali kepada kami, Ambil 25 lakh.

Jika kau melakukan apa yang kami inginkan, Maka kau akan mendapatkan 50 lakh.

Konda Reddy yang tetapkan harga ini.

Aku akan memberimu tambahan 10 lakh. Setelah kau menyelesaikan tugas,

Aku lapar, Radha Bhai!

Aku datang, Sayang.

Cepat.

Kau seharusnya memberitahukan hal ini kepadaku.

Jika aku beritahu, maukah kau menikah denganku?

Jangan bicara omong kosong.

Aku baru saja punya impian kecil untuk memulai sebuah keluarga sebagai seorang yatim piatu.

Kenapa kau tak memberitahuku kalau kau punya latar belakang sebagai penjahat?

Mereka tak cukup layak untuk memberi tahu mereka tentang hal itu

Kami adalah jutawan.

Kondareddy membunuh orang tuaku demi uang.

Dia membesarkanku dan membesarkanku bukan karena cinta, melainkan karena harta.

Dia berencana menikahkanku dengan putranya yang tinggal di Amerika. Sehingga dia bisa menguasai seluruh hartaku.

Itulah sebabnya aku lari dari neraka itu.

Ketika aku berada di stasiun kereta api sebelum pergi,

Aku melihat wawancaramu dan menyadari betapa Kau menghargai pentingnya keluarga.

Aku menyukai sikapmu terhadap nilai-nilai dan pentingnya keluarga.

Itulah alasan aku berbohong padamu dan menikahimu.

Beraninya kau berbohong sebesar itu?

Aku mengompol. Memikirkan Kondareddy.

Giri, aku sudah bilang sebelumnya, dan sekarang aku katakan hal yang sama.

Jika kau tidak menyukaiku, aku akan pergi.

Ya! Pergi saja. Dia tak membutuhkanmu dan bayimu.

Dia terbiasa hidup sebagai yatim piatu, dan dia ingin hidup sebagai yatim piatu selamanya.

Kenapa kau mau tinggal dengan seorang pengecut yang takut akan nyawanya sendiri?

Kau pergilah, pergilah!

Giri, apa yang kau pikirkan?

Jika dia Kondareddy, maka aku Mutton Masthan.

Jika dia mencoba menyakitimu, demi Allah, aku akan membunuhnya hingga mati.

Bukan itu.

Lalu apa? Biarkan mereka datang.

Bukan hanya Auto Jani, tetapi seluruh koloni akan memberontak terhadapnya.

Wow!

Hebat, Giri.

Ada banyak orang yang mendukungmu.

Kau adalah pahlawan sejati!

Hei, hentikan ini.

Aku menggigil memikirkan akibatnya.

Dan kau mengucapkan dialog film, seperti pahlawan dan penjahat, dan orang-orang ini mendukungmu.

Orang-orang ini akan lari jika melihat patung Kondareddy.

Oke, jadi apa masalahmu?

Bahwa dia tak seharusnya tinggal bersamamu lagi.

Oke. Tidak masalah. Mulai sekarang, dia akan tinggal bersamaku.

Sayang, kemarilah.

Tunggu, Nyonya.

Giri!

Benar atau salah, itu terjadi begitu saja.

Marilah kita berhati-hati mulai sekarang.

Kita harus!

Tidak masalah. Pertumbuhan bayinya baik-baik saja.

Pastikan dia tak merasakan tekanan mental apa pun.

Oke, dokter.

Jika kau bahagia, anak yang belum lahir akan lahir sehat.

Oke.

Kondareddy!

Kau ingin bicara atau aku saja?

Halo.

Hai dik!

Sudah seminggu sejak kau mengambil foto itu.

Tahu di mana dia?

Ya!

Sungguh!

Dimana dia?

Dia ada di sini.

Maksudmu Hyderabad?

Ya, Tuan,

Keren!

Aku tahu dari kalibermu bahwa kau akan menemukannya.

Kapan kau membawanya ke sini?

Aku tahu dia tinggal di Hyderabad.

Begitu aku tahu di mana dia, aku akan membawanya kepadamu.

Hati-hati, Dik. Dia adalah hidupku.

Jangan khawatir. Dia juga hidupku.

Bawa dia kembali segera.

Oke, selamat tinggal.

Maaf!

Kau melihat caramu menanganinya?

Aku tahu, Giri.

Kau akan menyelamatkanku. Kau adalah pahlawanku!

Jika Kondareddy memukulku, bahkan dokter pun tidak dapat menemukan bagian tubuhku.

Kau memanggilku pahlawan! Ayo!

Dia tak pergi kemana pun.

Ke mana pun dia berada, aku akan membawanya.

-Kakak ipar! -Apa?

Hyderabad adalah kota besar!

Jadi?

Hyderabad adalah kota besar!

Jadi apa?

Bagaimana Giri bisa mencari gadis itu sendirian? Di kota besar.

Jika empat orang juga ikut, kita bisa segera mencari dan membawanya kembali.

Apa yang kita capai dengan bekerja dari rumah?

Kakak ipar! Kirimkan kami ke kota.

Ya, Sayang! Dia benar.

Karena dia laki-laki yang kuat, dia berhasil lolos darimu.

Apa menurutmu Giri sanggup mengatasinya?

Seperti yang dia katakan, Hyderabad adalah kota besar.

Oke, peegilah.

Terima kasih.

Apa?

Uang

-Berapa? -1 Lakh

Ya ampun, 1 lakh!

Hyderabad adalah kota yang sangat besar, kak.

Hei, mereka akan mendapatkan kembali Dewi Lakshmi-mu.

Dan kau pelit dengan memberi mereka Rs.1 lakh.

Berikan!

Oke.

Kak, kirim uangnya lewat Google Pay ya.

Kita dapat.

Udah masuk.

Terima kasih, kak!

Kami pergi.

Terima kasih.

Kakak, kita harus mulai mencari gadis itu dari mana?

Kita akan mulai dari RC Puram atau LB Nagar?

Kalian menjadi Goblog saat tinggal bersama Zaheerabad Konda Reddy.

Kau seharusnya tetap bersamanya.

Hyderabad adalah Kota Besar!

Jadi, mari kita mulai dengan pergi ke Big Bar.

Hei Badri, lempar dia dari Jeep.

-Hei, Goblok. -Kak. Bahasa.

Apa menurutmu kita ke Hyderabad untuk mencari Gadis itu?

Kita kesini untuk bersenang-senang!

Ada banyak tempat untuk bertamasya di Hyderabad.

Seperti Ramoji Film City, Hi-Tech City, Zoo Park, Pub, dan klub

Jembatan Kabel yang baru dibangun di Madhapur, Kuil Yadadri

Kita akan diberkati dengan mengunjungi tempat itu.

Itu benar, kak.

Mari kita bersenang-senang di Hyderabad selama kita punya uang.

Sementara itu, jika Konda Reddy menemukan gadis itu, maka dia beruntung.

-Jika tidak -Kita yang beruntung.

Kak! Kau juga tinggal di Zaheerabad bersama kami. Tapi bagaimana kau tahu semua tempat ini?

Google

Kau hebat!

Bukankah sudah ku ceeitakan tentang Mall?

Di sinilah kita. Hyderabad adalah Kota yang sangat Besar!

Ini Kota yang Sangat Besar!

Bagaimana menurutmu, Tn. 90 ml?

Apa ini lebih besar dari botol wiskiku?

Ya, itu benar.

Kita sudah selesai membeli pakaian.

Apa selanjutnya?

Hei, kawan, kemarilah.

Aku ingin gaya rambut yang sama.

Tuan, Anda harus memiliki rambut tebal dan lebih muda.

Aku akan membayarmu lebih banyak.

Tuan, ini akan cocok untuk Anda.

Baiklah kalau begitu. Mari.

Katakan, Tuan, gaya rambut seperti apa yang Anda inginkan?

Aku tak ingin kau menata rambutku. Aku ingin menata wajahku.

Wajahku mirip Babu Mohan (Komedian Tollywood yang terkenal).

Dalam waktu lima menit, aku akan bersinar seperti Mahesh Babu (Bintang Tollywood).

Baiklah, Tuan.

Mulai.

selesai

Wah! Dalam waktu satu menit, Kau membuatku tampak seperti Super Star Mahesh Babu.

Terima kasih, saudara.

Tuan, Tuan. Itu hanya krim.

Krim atau apa pun, Aku tak peduli. Aku sudah cukup tampan sekarang.

-Kakak. -Hmm!

Sama seperti Hyderabad. Tagihan untuk salon juga besar.

Kita hanya punya segini.

Hei, Saldo Bank Konda Reddy lebih besar dari Kota Hyderabad.

Biar aku telepon dia.

Kondareddy.

-Katakan, kakak ipar.

Untuk mencari seorang gadis, kami pergi ke Secunderabad, Khairatabad, Mussherabad, Basheerabad, dan Cyberabad.

Kami tak punya uang lagi. Bisa kirim kami uang lagi?

Seperti yang kau ketahui, Hyderabad adalah kota yang sangat besar!

Mereka membuatku jengkel dengan meminta uang lagi.

Kau pikir mendapatkan Rs. 2000 crore itu mudah?

Kirimkan saja.

Kau saja..

Ya!!. Dia yang mengirimnya!

Mengapa kita datang kesini?

Kak! Kau bilang kita akan melihat Kota. Mengapa kau membawa kami ke pasar?

Haa! Karena sudah membelikanmu camilan untuk minuman kerasmu.

Berhenti tertawa dan berikan aku wortel itu.

Wortel!! Itu urusan wanita. Aku tidak suka itu.

Kakak!

Mengapa kau berteriak seperti kerbau hamil?

Keberuntungan kita habis.

Mengapa?

Lihat disana.

Shailu!

Shailu!

Shailu!

Shailu!

Kau pernah melihat Shailu?

Tidak, Bro. Apa yang terjadi? Mengapa kau tegang?

Aku tak tahu ke mana dia pergi.

Berapa?

Kau pergi ke mana?

Belanja!!

Tidakkah kau tahu betapa khawatirnya aku?

Anak buah Kondareddy sedang berada di kota untuk mencarimu.

Bagaimana jika mereka menemukanmu?

Aku baru saja pergi ke pasar untuk membeli bahan untuk menjahit sweter bayi kita.

Hei Giri. Shailu ada di sini.

Aku melihatmu di sini sekitar seminggu yang lalu.

Kalau begitu, kenapa kau tidak membawanya?

Baiklah. Kita bahas nanti.

Ayo tangkap dia sebelum dia pergi.

Dia tak pergi ke mana pun. Dia ada di rumahku.

Mengapa dia ada di rumahmu?

Dia tinggal di rumahku.

Apa dia penghuni rumahmu?

Apa ini lelucon?

Tunggu, biar aku telpon Kakakku.

Kau dapat menghubunginya ketika waktunya tepat.

Sementara itu, aku perlu memberi tahumu hal penting.

Aku!

Jika aku stres, mengapa kau membawaku ke restoran ini?

Tubuhmu menghangat saat mendengar apa yang aku katakan.

Aku akan mengajakmu ke restoran AC untuk bersantai.

Beritahu aku sesegera mungkin.

Mari kita duduk di sudut itu.

Duduk.

Ini tempat yang aman untuk berbicara.

Mengapa Shailu ada di tempatmu?

Mengapa kau tak ingin aku menelepon Konda Reddy?

Kenapa kau hanya ingin menceritakan hal ini padaku?

Tolong jawab sebelum aku mati penasaran.

Aku akan katakan. Aku akan katakan.

-Sekarang. -Mau pesan!

Enyah!!

Enyah!!

Katakan padaku.

Mengapa Shailaja melarikan diri pada awalnya?

Karena dia tak menyukai mempelai prianya.

Jika dia melarikan diri, itu artinya dia menyukai seseorang.

Siapa dia?

Katakan. Siapa dia? Katakan. Aku akan membunuhnya. Katakan

Kau!

Aku.

Ya!

Saat pertama kali bertemu dia, dia bilang dia tak punya cukup keberanian untuk mengatakan hal itu. Jadi dia kabur.

Begitu dia keluar dari neraka itu, Dia pikir dia mungkin akan menyatakan cintanya.

Mau pesan!

Aku akan menusukmu dengan garpu! Enyah!!

Lanjut.

Setelah kau keluar dari neraka itu, Dia akan menyatakan cintanya, dan kau bisa hidup bahagia.

Aku mencarimu untuk memberitahuku hal ini, tapi kau mencarinya di seluruh Hyderabad.

Apa yang kau bicarakan?

Kakak! Kau tak boleh menangis. Kau bukan orang normal sekarang.

Kau seorang Miliarder!

Kau selanjutnya setelah Ambani dan Ramoji Rao.

-Benarkah? -Ya.

Ada sesuatu yang istimewa tentangmu.

Lalu mengapa Shailaja mencintaimu?

Bahkan aku pun bingung.

Kau seorang pahlawan!

Ya, itu benar.

Terima kasih telah menyembunyikan ini dari Kondareddy dan menyerahkan diri kepadaku.

Tak apa, satu permintaan! Bisa aku bertemu Shailaja?

Kau tak memerlukan izin siapa pun untuk menemui istrimu.

Apa katamu?

Istriku!! Kau baik sekali!

Kita bisa pergi?

Kak.

Kakak! Kenapa kau tidak duduk saja?

Silakan duduk.

Mau air?

Dia menutupi seluruh rumah dengan foto-fotoku.

Kau hanya melihat foto di dinding.

Tapi fotomu juga ada di hatinya, memanggil Mallesh!! Mallesh!!

Tolong jangan katakan itu.

Meski badanku gemuk, tapi hatiku kecil. Aku tak tahan.

Namun aku punya satu keraguan.

Tidak lagi.

Kau sudah menikah, apakah istrimu akan menerima wanita lain?

Aku akan membunuhnya!

Siapa?

Istriku.

2000 crores properti. Itu bukan jumlah yang kecil.

Istriku tak akan ada di sana sampai besok.

Bagaimana dengan Kondareddy?

Apa menurutmu aku akan menunggu selama itu?

Saat aku menikah dengan Shailaja

Dia akan dibunuh.

Aku sudah membayar uang muka secara online kepada penjahat Bihar.

Kau sangat cepat!

Karena nasib buruk, aku berubah menjadi pelawak. Namun begitu aku mendapatkan keberuntunganku kembali,

Tak seorang pun berani menggangguku.

-Kau masih ragu? -Tidak. Sama sekali tidak.

Kalau begitu, bisa panggilin lagi?

Permisi!. Dia sudah datang.

Apa? Dia muncul dan pergi dalam sekejap.

Kau tidak tahu?

Wanita tidak melihat suami mereka.

Mereka merasa malu.

Ya, begitulah! Biarkan saja.

Kita seumuran.

Baiklah. Aku akan kembali lagi nanti.

Salam.. Salam.

Salam.. Salam..

Salam.. Salam..

Potongan Daging Kambing dan Tulang Ayam

Saudara Mallesh adalah penyelamat koloni!

Salam.. Salam..

Salam.. Slaam..

Salam.. Salam..

Potongan Daging Kambing dan Tulang Ayam

Saudara Mallesh adalah penyelamat koloni!

Slaam.. Salam..

Thalaiva.

Thalaiva.

Apa ini?

Jika kita membenci seseorang, kita akan melemparkan batu ke arahnya.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan melemparkan karangan bunga kepadanya.

Saudara Mallesh adalah penyelamat koloni!

Potongan Daging Kambing dan Tulang Ayam

Saudara Mallesh adalah penyelamat koloni!

Berkelap-kelip, berkelap-kelip, Bintang kecil.

Saudara Mallesh adalah Bintang Super!

Siapa dia? Siapa mereka?

Tak ada seorang pun yang menghalangi jalannya.

Siapa dia? Siapa mereka?

Tak ada seorang pun yang menghalangi jalannya.

Hentikan!! Hentikan!!

Siapa kalian sebenarnya? Dan apa yang kalian inginkan dariku?

Saudaraku, saudaraku! Orang-orang ini adalah penggemarmu.

Penggemar? Untukku?

Aku siap mati untukmu.

Mengapa?

Untuk Dikagumi!

Aku akan membunuh siapa pun untukmu!

Siapa?

Kondareddy!

Aku sudah memberikan uang muka kepada orang Bihar.

Kau dapat meminta uangnya kembali.

Kami tak butuh uang muka atau apa pun. Kami hanya ingin kau bersama kami.

Apa yang mereka lihat dariku?

Ada keajaiban dalam dirimu.

Apa?

Itulah sebabnya Shailaja menyukaimu dan kau adalah pewaris harta senilai Rs. 2000 crore.

Aku suka kata-katamu. Kau bisa menutup tokomu.

Aku akan membantumu mendirikan pasar daging setelah kami menikah.

Terima kasih!!

Salam.. Salaml!!

Salam ! Salam !!

Dia adalah Rajini Kanth!

Kau dapat menjual bajajmu.

Aku akan menjadikanmu pemilik perusahaan Audi setelah kami menikah.

Oh, Rajinikanth!

Marilah kita hilangkan pandangan buruk dari mata tetangga.

Bibi Tulasi!! Saudara Mallesh menyukaimu.

Minta apa saja yang aku inginkan.

Apa yang bisa kami minta? Kami akan pergi ke Tirupathi untuk menawarkan rambut kami jika Shailaja dan Saudara Mallesh hidup bahagia.

Mereka membunuhku dengan cinta mereka.

Hei, teruskan saja. Jangan ganggu saudaraku.

Bubar.

Kamu iri padaku. Alih-alih melanjutkan ini, kau malah meminta mereka bubar.

Jika Konda Reddy tahu tentang ini, Kau akan tiada.

Mau kulanjutkan?

Oh! Tidak.

Aku ada pekerjaan yang mendesak. Sampai jumpa nanti.

Oke, pergi. Bubar. Pergilah.

Ya!

Kak!

Aku meminta kalian untuk mencari Shailaja.

Kami sedang mencari.

Aku pergi ke Ameerpet. Dia pergi ke Kukatpally.

Aku sudah mendatangi semua bar, tapi tidak menemukannya.

Kau pikir kau dapat menemukannya dengan mudah?

Kita perlu mencarinya dengan saksama.

Lakukan satu hal. Ambilkan aku dua kilo apel.

Oh, tunggu.

Ambilkan aku sekotak apel.

Tunggu. Ambilkan aku seikat buah masing-masing.

Kau tak suka buah. Untuk siapa buah ini?

Peringatan kematian nenekmu akan segera tiba. Dia hadir dalam mimpiku.

Jadi aku ingin membagikan buahnya kepada orang-orang di panti jompo.

Berhentilah bertanya. Lanjutkan saja pekerjaanmu.

Mulai...

Mulai...

Berapa harga Buah Naga?

Oh, berat sekali.

Kak, harganya sangat mahal.

Jika kau berkata begitu, aku akan merasa tidak enak.

Bagaimana dengan uangnya?

Tunggu sebentar.

Tn. Konda Reddy.

Lakukan dengan benar.

Apa lagi?

Sayang! Balapur, Madhapur, KondaPur, Miyapur, Attapur, Menantu Pur, dan Ayah Mertua Pur

Setelah mencari di semua tempat, kami lelah dan tak ada lagi solar.

Kak, Hyderabad adalah Kota yang Sangat Besar!

Berapa banyak yang kau butuhkan?

Itu keputusanmu.

Kirimkan kami Rs. 25.000.

Dia telah mengirimkannya.

Terima kasih, kak.

Taruh semua kotak di dalam mobil, dan jika kalian tetap di sini,

Aku akan segera kembali. Dalam satu jam.

-Kau mengerti? -Ya! Ya.

Hei Giri, Giri.

Pergi pergi.

Buka pintunya.

Apa lagi?

Buah!.

Aku membelinya untuk Shailaja. Tolong minta dia untuk memakanya.

Hei Giri, buah-buahan! Buatkan jus untuknya.

Karena dia perlu terlihat seperti Shimla Apple untuk pernikahan kami.

Giri.. Giri.. Buah lagi. Taruh di kulkas.

Hei Giri. Apa dia sudah berhasil mengatasi rasa malunya?

Belum.

Jika dia sudah sembuh, beri tahu aku. Aku ingin berbicara langsung dengannya.

Giri! Aku baru saja datang. Aku akan datang lagi.

Apa yang kau punya?

Kacang mete, kacang almond, pistachio, kenari, dan masih banyak lagi, Tuan.

Kau tak memiliki merek Mansion House?

Berikan dia Dettol. Dia akan meminumnya. Dasar bodoh!!

Kemas setiap barang seberat 1 kg.

Mengapa kau membeli barang-barang ini?

Kak! Sepertinya tagihannya akan mencapai sekitar $20.000.

Apa pamanmu yang membayarnya?

Konda Reddy yang membayar tagihannya.

Bayar tagihan dan pergi ke Showroom pakaian.

Aku akan kembali satu jam lagi.

Hitung Tagihan?

-Sudah cukup. -Makan.

Ambillah, ambillah.

Ini dia pisangnya.

Bukankah bayinya seharusnya sehat?

Makanlah. Makan.

Hei Giri,

Mallesh!!

Tunggu, tunggu. Ambil dan makanlah.

Giri, Giri.

Apa yang terjadi, Kak.

Berikan ini pada Shailaja.

Oke

Juga, ambil ini: 25000.

Jika kau butuh sesuatu, telepon saja aku, dan aku akan menelepon Kondareddy.

Oke, kak..

Terima kasih..

Aku akan membalas bantuanmu dengan menjadi anakmu di kehidupan selanjutnya.

Aku tak menginginkan terlalu banyak keberuntungan.

Boleh aku melihat Sailu sekali?

Dia sedang tidur. Mau ku bangunkan?

Tidak.. Tidak.. Biarkan dia tidur. Jika dia kurang tidur,

Kecantikannya berkurang, dan bukankah kita layak untuk dijodohkan satu sama lain?

Ngomong-ngomong, kapan kami akan menikah?

Kau dapat menikahi mereka setelah mereka tiada.

Siapa?

Bukan itu maksudku. Kau bisa menikah sebelum meninggalkan Hyderabad.

Bukankah sang peramal mengatakan tidak ada tanggal baik dalam beberapa hari mendatang?

Ya, ya. Ada pekerjaan penting yang harus diselesaikan.

Aku akan datang nanti.

JC Beothers. Apa mereka bersaudara?

Tidak. Mereka bersaudara.

Kau masih mabuk?

Kau memberiku ruang.

Belilah apa pun yang kalian inginkan. Jangan merasa malu atau sungkan.

Ayo. Maei belanja.

Oh, aku punya bahan untuk minum.

Berapa harganya?

10.0000 tuan

Tidak, bukan pilihanku. Tunjukkan yang lebih mahal.

-Berapa? -15000.

Kau tidak punya sari yang lebih mahal dari ini?

Ya, kami punya, Tuan.

Tunjukkan padaku.

Berapa harganya?

55000 tuan.

Ini jangkauanku.

Kakak, kenapa kau beli sari ini?

Mengapa kau peduli dengan apa yang aku beli?

Lihatlah dia. Apa yang dia beli?

Astaga. Hei.

Kemas empat sari dalam kisaran ini.

Baiklah, Tuan.

Apa yang kau lakukan?

Aku menyukai ini.

Hei, kemas ini untukku beserta manekinnya.

Ini adalah pakaian dalam wanita.

Itu pakaian dalam, kan? Aku suka itu.

Mengapa kau peduli dengan apa yang aku beli?

Apa yang terjadi?

Dimana yang satu lagi?

Tuan, Ayo. Ini merek yang sangat mahal.

Aku tak butuh merekmu. Bisa ambilkan merek ini?

Kau datang ke tempat yang salah, Tuan. Kami tak menjual barang-barang itu.

Kalau begitu urus saja pekerjaanmu.

Dia tampak seperti orang goblok.

Hei, apa semua orang membeli apa yang mereka inginkan?

Semuanya puas?

-Baiklah, kalau begitu aku akan bergerak. -Siapa yang akan membayar tagihannya?

Pegang ini.

Konda Reddy!

Halo kak.

Berapa?

1 lakh.

Kau kirim sekarang.

Terima kasih

Dia akan mengirimnya

Sudah.

Berikan padaku, dan aku akan bergerak.

Kak, Tunggu sebentar.

Kau tidak makan buah. Namun kau membeli buah.

Kau tidak tinggal di sini. Tapi kau membeli pakaian wanita.

Ada sesuatu yang mencurigakan terjadi di sini.

Apa maksudmu, Pemabuk?

Kau kehilangan akal saat minum alkohol.

Kak! Aku juga curiga. Tapi aku tidak minum.

Kau tetap dekat dengannya, jadi kau seperti peminum pasif.

Dan kehilangan separuh pikiranmu.

Oke, selamat tinggal.

Hei

Jadi kamu tetap dekat denganku, dan kau juga curiga.

Lalu bagaimana dengan dia? Hei, apa kau tak merasa ada sesuatu yang terjadi?

Ya. Aku juga punya perasaan yang sama. Dia terus bilang akan kembali dalam satu jam.

Aku akan mencari tahu,

Kalian tetaplah di sini.

dan aku juga akan kembali dalam satu jam.

Ayo, kita minum.

Lokasi: Vizag

Nama: Kamakshi

Usia: 62

Seorang wanita dari Vizag hilang di Vijayanagaram.

Hei, Giri.

Bodoh!

Giri.

Apa yang terjadi, Kak?

Pegang ini. Aku akan jelaskan.

Aku juga merasa malu menemui setiap waktu.

Tetapi setiap kali aku melihat sesuatu di pasaran, aku ingin membelinya untuk Shailu.

Jadi itulah alasanku kesini. Berikan pada Shailu.

Melihat ketulusanmu dalam cintamu mungkin membangun Taj Mahal di samping Charminar.

Terima kasih.

Aku gembira karena dia cinta pertamaku.

Tapi jika kau terus kemari,

Ya! Aku tahu. Teman-temanku sudah mulai meragukanku.

Namun entah bagaimana aku dapat mengaturnya.

Yang lebih penting lagi, Temanku Satti, Yang seperti anaconda, Sangat berbahaya.

Jadi aku akan datang sesekali.

Aku akan menemuimu nanti. Aku ada pekerjaan.

Kau mendengar semuanya?

Setengah.

Tapi aku sampai pada kesimpulan bahwa Shailu ada di sini.

Mengapa kau menyembunyikan fakta dari Konda Reddy bahwa Shailu ada di sini?

Jika kau tak memberi tahuku setengahnya. Aku akan beri tahu Konda Reddy.

Sisanya akan dia urus.

Aku akan melihat akhirmu.

Aku akan lihat.

Tunggu, tunggu.

Beraninya kau membodohi kami setiap kali kau mengatakan akan kembali dalam satu jam?

Jika kau tak mendengarkanku, bukan aku yang akan mendapat masalah. Melainkan kau.

Mengapa aku harus mendengarkanmu?

Coba lihat apakah Shailaja tidak menyukai pernikahan itu. Itu artinya dia menyukai orang lain. Benar kan?

Siapa dia? Katakan. Aku akan melihat akhir hidupnya.

Sebenarnya.

Kau tunggu.

Tidak lihat aku sedang menjelaskan padanya?

Beri tahu.

Jika aku berkata jujur, Kau akan mati seperti babi hutan yang disengat listrik.

Apa itu? Apa itu?

Dia mencintaimu!

Apa ini benar?

Ya, itu benar.

Apa begitu?

Demi kepala botakmu, dia pun menyukai kepala botakmu.

Meskipun kami mencoba meyakinkannya bahwa kalian berdua tak ditakdirkan untuk bersama.

Tetapi dia tak mendengarkan kami.

Jika Konda Reddy tahu tentang ini, tamatlah riwayatmu.

Jika dia Konda Reddy, maka aku terpuaskan.

Jika ada seseorang yang menghalangi aku dan Shailu, aku akan membunuh mereka.

Shailu, aku minta maaf karena tak memahami cintamu.

Maaf!

Aku ingin bertemu Shailu. Di mana dia?

Dia pergi ke pasar untuk membuat bingkai fotomu.

Bahkan aku ingin melakukan sesuatu untuk Shailu.

Ikuti Aku.

Shailu mencintaimu. Mengapa kau berbohong padanya mengatakan dia mencintainya?

Kalau aku tak mengaturnya, Dia akan menceritakan semuanya pada Kondareddy.

Dan dia akan menghancurkanku dalam mesin jus.

Jadi, aku yang mengaturnya.

Karena masa-masa sulitmu, kau menjadi komedian. Seharusnya kau menjadi ilmuwan.

Terima kasih.

Lakukan satu hal. Dia mungkin akan datang lagi. Taruh semua bingkai fotoku padanya.

Mallesh!!

Saudaraku! Aku datang.

Saudara!

Mengapa kau membawaku kesini?

Campuran millet, corn flakes, oat, biji-bijian, kacang-kacangan, dan beras merah.

Apa ini?

Makanan organik.

Jika mereka makan, bayi akan tumbuh lebih kuat dengan organ yang sehat.

Bayi siapa?

Anak Shailu dan aku yang belum lahir.

Kau berasal dari Zaheerabad. Bagaimana kau tahu tentang ini?

Kau mengikuti Google. Aku mengikutimu.

Jadi berhentilah menggangguku dan ikutilah aku.

Tolol. Si botak.

Kau percaya pada kebohongan ku.

Setelah kau mengetahui kebenarannya, kau akan terkejut.

Bayar tagihannya.

Aku datang saudara.

Ya ampun. Dia memenuhi ruangan dengan foto-fotonya. Gadis malang.

Kau hanya melihat foto-foto di dinding.

Tapi foto di hatinya menjerit. Satti!! Satti!!

Kau tunggu.

Dia terlihat berat. Namun, hatinya lembut.

Dia tak dapat menanggung ini.

Tapi aku ragu.

Ragu? Sekarang apa?

Dia sudah menikah.

Jadi apa?

Maksudku, apakah istrinya menerima wanita lain?

Dia akan membunuhnya.

Siapa?

Istrinya.

Ini masalah Rp. 2000 crore. Ini bukan masalah kecil.

Istrinya tak akan melihat cahaya hari besok.

Bagaimana dengan Konda Reddy?

Setelah dia dan Shailu menikah, Kondareddy akan dibunuh.

Ngomong-ngomong, kau ingin mengirim uang muka kepada para penjahat Bihar, kan?

Ya, aku mendapat panggilan.

Itu Kondareddy.

Halo

Hei, Kondareddy. Ini Satti, Satti. Beri tahu aku.

Kau mabuk?

Apa aku harus mabuk untuk berbicara denganmu? Dasar bodoh!

Bekerja di bawahku, dan Beraninya kau memanggil namaku?

Hei, jika kau arogan dengan hanya memiliki properti senilai 200 crore,

2000 crores dari

Kakak! Jangan berpikir sebaliknya.

Dia jatuh cinta dengan seorang wanita di Hyderabad yang memiliki properti senilai 2–3 crores.

Jadi dia bicara ngawur.

Selamat tinggal

Diam!

Hei, apa ini?

-Apa yang akan dia lakukan? Mengapa kita harus takut padanya? -Sekarang kau sudah lepas dari tangan Kondareddy.

Apa yang terjadi pada orang-orang ini?

Frustrasi!!

Jika kau tak memberikan uang saat mereka meminta, Mereka mungkin berperilaku seperti ini.

Saudara Satti adalah orang yang enegik!

Kapas dan dupa

Pisang raja dan mangga hijau Pisang raja dan mangga hijau

Saudara Satti adalah orang yang suka membuat keributan.

Saudara Satti adalah orang yang suka membuat keributan.

Hei, hei.

Siapa kalian ini?

Ini adalah penggemarmu.

Penggemar?

Saudara!

Aku Auto Jaani.

Dia siap mati untukmu.

Mengapa?

Karena dia mengagumimu.

Saudaraku! Aku Mutton Masthan.

Dia bisa membunuh siapa saja untukmu.

Mengapa?

Karena dia mengagumimu.

Saudara

Dia siap untuk mencukur kepalanya.

Mengapa?

Karena dia mengagumimu.

Kau adalah pewaris harta senilai Rs. 2.000 crore.

Jadi, wajar saja kalau orang-orang mendapat kekaguman seperti itu.

Aku punya pekerjaan penting. Ikuti aku

Terima kasih kepada setiap orang.

Aku akan membalas bantuannya setelah kami menikah.

Mallesh!

Pria gendut!! Aku datang.

Goblok

Giri! Bagus sekali. Kau mengelola mereka dengan sangat baik.

Tidak berhasil! Aku merasa aku mencurangi mereka.

Karena kebohonganku. Seorang pria membawakanmu buah dan bunga.

Pria lain membawakanmu sari dan emas.

Giri!

Ketika seorang wanita hamil, merupakan kebiasaan dalam tradisi India bahwa keluarganya akan memberinya hadiah.

Mereka membeli dengan uang pamanku.

Yang berarti aku mendapatkan semua hadiah itu dari keluargaku.

Benar sekali, sayang.

Tradisi apa pun yang harus diikuti, akan dilakukan melalui mereka. Itu rencana Tuhan.

Namun kita, sebagai pihak yang menaruh simpati, juga punya tanggung jawab.

Mulai sekarang, Kami akan menjagamu.

♪ Tanaman melati kecil terlihat seperti Krisan ♪

♪ Janaka Janah... janaka.. janaka... janaka Janah.. ♪

♪ Aku suka kajal di pipimu ♪

♪ Janaka Janah... Janaka.. Janaka... Janaka Janah ♪

♪ Usirlah rasa kantuk dan mendekatlah padaku. ♪

♪ Mari kita singkirkan pengaruh buruk dengan rambut ♪

♪ Yuk kenakan gelang dan aplikasikan sedikit aroma cendana. ♪

♪ Tanaman melati kecil terlihat seperti Krisan ♪

♪ Janaka Janah... janaka.. Janaka... Janaka Janah.. ♪

♪ Aku suka kajal di pipimu ♪

♪ Janaka Janah... janaka.. Janaka... Janaka Janah ♪

♪ Pasti akan ada bayi. Dia masih baru seperti dulu ♪

♪ Jika dia bos, aku adik perempuan ♪

♪ Bayinya akan datang bagai bintang bagaikan perayaan natal. ♪

♪ Oh, Sang Maha Kuasa! Saat Engkau menamainya, Engkau harus memberi kami hadiah. ♪

♪ Kami akan mencubit pantat bayi itu sampai dia menangis saat lahir. ♪

♪ Dia akan mengatakan Unga.. Unga.. ♪

♪ Tanaman melati kecil terlihat seperti Krisan ♪

♪ Janaka Janah... Janaka.. Janaka... Janaka Janah.. ♪

♪ Janaka Janah... Janaka.. Janaka... Janaka Janah.. ♪

♪ Tak ada lagi pelukan mulai sekarang. ♪

♪ Kalian seharusnya tidur di ranjang yang berbeda. ♪

♪ Ya ampun. Jangan hukum aku ♪

♪ Aku tak bisa tidur tanpa aroma tubuhmu. ♪

♪ Aku tahu ide-ide nakalmu. ♪

♪ Tidur di atas bantal sari. ♪

♪ Oh sayangku.. Tanaman melati kecil terlihat seperti bunga krisan ♪

♪ Janaka Janah... Janaka.. Janaka... Janaka Janah.. ♪

♪ Aku suka kajal di pipimu. ♪

♪ Janaka Janah... Janaka.. Janaka... Janaka Janah ♪

Ini bukan festival Diwali.

Dan festival Sankranthi masih jauh.

Apa jadinya festival ini tanpa aku?

Pak Pandit.

Gadis yang dinikahi Giri tak lain adalah keponakan pemilik Pabrik Gula Zaheerabad, Kondareddy.

Kami menyembunyikan fakta ini dari semua orang. Jadi, mohon jangan ungkapkan ini kepada siapa pun.

Oke.

Kau mengatakannya kepada orang yang salah.

Aku punya pekerjaan yang harus dilakukan.

Tuhan ada di sana.

Apa sebenarnya yang kau bicarakan, Pandit? Benarkah itu?

Itu benar! Bukan kebohongan.

Aku pergi ke Kasi untuk meninggalkan sesuatu dan ingin meninggalkan istriku.

Namun entah bagaimana dia mengetahui niatku dan tidak datang.

Sejak saat itu, aku berhenti berbohong.

Itu benar!

Aku mengerti. Aku mengerti segalanya!

Dia akan jatuh di sini jika aku memukulnya di sana.

-Banda. Ayo. -Kakak.

Tunggu Kakak Ipar, kenapa kau harus menemui si idiot itu?

Hei Banda.

Kakak

-Ayo berangkat . -Baik, kak.

Hei Giri, anak kecil.

Di mana kau bersembunyi?

Siapa kau? Kau melompat seperti monyet.

Bhai...Radha Bhai!!

Kanchubatla Radha Bhai!

Kalian benar-benar pekerja keras.

Apa menurutmu Giri adalah pahlawan? Dan kau adalah pasukannya.

Kau dapat menjaga Giri dan menyerahkan Shailu kepadaku.

Jika tidak, takkan ada seorang pun yang hidup di koloni itu.

Jika kau ingin hidup, Kau dapat menekan kaki Kondareddy-mu.

Dan jika kau tak setuju, aku akan membunuhmu.

Hei, Kau!!

Hei, Thondareddy! Jaga bahasamu.

Bibi Tulasi hanya akan menekan lehermu. Tapi jika Thalaiva berpikir

Aku tak tahu apa yang akan kulakukan.

Pergi Akhiri pengemudi bajaj ini.

Kenapa kau kemari? Kenapa kau berteriak?

Jika kau bicara omong kosong tentang Shailu, aku akan memenggal kepalamu.

Hei Satti, Jangan lupa dengan siapa kau bicara.

Bhai...Radha Bhai

Jika ada yang berbicara buruk tentang calon istriku,

Tak peduli siapa pun mereka, aku akan membunuh mereka.

Calon istrimu?

Ya, Shailu adalah calon istriku.

Kauu sudah gila?

Benar sekali.

Dia tak punya otak.

Aku telah memanipulasi dia.

Dia bukan suami Shailaja.

Aku.

Jika kau bekerja sama denganku,

Kita akan membunuh Kondareddy, Bandareddy, dan pria botak ini.

Dan kemudian kita bisa menikmatinya

Hei, Bodoh.

Kau berhenti di situ?

Kau calon suami Shailaja?

Apa itu kau? Dasar pria berwajah babi.

Kau sudah memberitahuku hal itu.

Aku hanya menggertak.

Bagaimana dengan para penggemar dan masyarakat?

Itu gertakan.

Bodohnya kalian!

Giri telah mempermalukanmu.

Giri telah menikahi Shailaja!

Dia juga sedang hamil. Dasar bodoh!

Hei Giri, di mana kau bersembunyi?

Mereka tak bersembunyi di mana pun. Di sinilah mereka.

Jika kau punya nyali, Cobalah untuk menyentuhnya.

Lupakan tentang menyentuhnya.

Aku akan menarik mereka dengan tali, menyeret mereka, dan membuat mereka mengemis di kaki Kondareddy.

Tidakkah kau pikir kami tak punya tangan atau kau tak punya rambut?

Kembalilah ke tempatmu sebagaimana kau datang.

Atau kalau tidak, aku akan mencukur habis rambutmu dan mengikatkan Bindi ke kepalamu.

Agar Kondareddy tak mengenalimu.

Salam Thalaiva!!

Bodoh.

Ya ampun. Ayo. Mari kita pergi.

Alih-alih membunuh mereka seperti singa, Kau kembali seperti kucing yang menggigil.

- Sayang! - Diamlah!

Ga guna!

Kondareddy.

Hei Giri.

Gadis itu seharusnya sudah sampai rumah pukul 3.30, dan sekarang sudah pukul 5.30.

Bayangkan saja di mana putri Mutton Mastan berada.

Astaga.

Putriku belum pulang.

Apa kau melihatnya?

Bro! Fathima?

Dia belum pulang sekolah. Aku juga menanyakan hal yang sama.

Kodareddy kumohon, jangan sakiti gadis itu.

Jika kau tak ingin aku menyakiti gadis itu, Bawalah gadis itu kepadaku sekarang.

Aku mohon padamu.

Fathima!

Fathima!

Sayang!

Sayang!

Sayang!

Fathima!

Bajaj.

Giri, kau jaga Shailaja. Kami akan membawa Fathima ke rumah sakit.

Tak akan terjadi apa-apa.

Bajaj. Cepat.

Hei! Dengarkan aku. Dengarkan aku.

Dia masih anak-anak, dan dia sangat terluka.

Dia akan baik-baik saja setelah kami mengoleskan salep pada lukanya.

Bawa Shailaja padaku segera.

Jika kau mengingkari janjimu,

Aku akan membunuh Mutton Mastan dan menjual tulang-tulangnya dalam kilogram.

Aku akan memotong gadis kecil yang sedang menggunakan autopilot itu dan memasukkannya ke dalam tas kain.

Aku akan membuang pengemudi Bajaj itu.

Aku akan membuat semua orang meruntuhkan mesin pembuat tebu dan meminum sarinya.

Sejak masa kecilku, koloni ini telah membesarkanku dan menjadi segalanya bagiku.

Mereka tak seharusnya menderita karena aku.

Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Kita akan meninggalkan koloni ini tanpa memberi tahu siapa pun.

Terserah kau.

Jika mereka tahu kita pergi, Mereka tak akan mengizinkan kita.

Jika kita tetap di sini, Konda Reddy tak akan membiarkan mereka.

Sebagai orang yang mendoakan kebaikanmu, kami pun punya tanggung jawab.

Mulai sekarang, Kami akan menjagamu.

Kalau kau punya nyali, sentuhlah dia.

Demi Tuhan, jika dia mencoba menyakitimu, aku akan membunuhnya.

Bukan hanya aku. Namun seluruh koloni akan berubah menjadi bom atom.

Apa yang terjadi, Pak? Kami pikir kami ingin bertemu.

Oke, Pak. Kita bisa bertemu besok.

Baiklah, Pak. Aku akan menelepon Anda setelah aku berangkat dari sini.

Baiklah, Pak.

Permisi, Pak.

-Kau Giri, kan? -Ya, Pak.

Kemarilah.

Dengar, Nak.

Kondareddy menyuap setiap polisi.

Jika kau ingin aman, pergilah ke tempat Pak DCP Divawakar.

Dia orang yang sangat baik.

-Terima kasih, Pak. -Baiklah, peegilah.

Giri, Giri. Lewati gerbang ini.

Halo

Pak, aku sudah kirim keduanya ke kantor DCP.

Hai, Pak Giri. Aku penggemarmu. Ayo, mari kita bertemu SI.

Kau mengenalku?

Pak.

Hmm!

Hai, Pak.

Mari.

Aku benar-benar memahami situasimu. Kau tak perlu khawatir tentang apa pun.

Ayo, duduk.

Terima kasih, Pak.

Polisi ada untuk melindungi orang-orang sepertimu.

Lihatlah Pak DCP! Bahkan di jam segini, dia masih menunggumu.

Salam, Pak.

Halo, Pak Giri. Apa kabar?

Aku memperingatkan Konda Reddy.

Kau tak perlu khawatir tentang apa pun.

Aku akan menyediakan keamanan untukmu.

Chowdhary! Tuliskan keluhannya.

Ya, Pak.

Juga, beritahukan pihak keamanan di luar kantor.

Oke

Terima kasih, Pak.

Duduk.

Tuliskan keluhannya.

Kondareddy.

Mereka telah datang.

Jika kau setuju dengan kesepakatan itu, aku akan membawanya ke tempatmu.

Bukankah sudah kukatakan padamu bahwa aku akan memberimu 10 lakh?

Hei, Konda Reddy.

Apa aku terlihat bodoh?

Kita berbicara tentang properti senilai Rs. 2000 crore.

Dan kau memberiku hanya 10 lakh.

Aku ingin 50 persen.

Hei DCP, demi mempromosikanmu, Dia sudah melakukan semua yang dia bisa.

Tetapi sekarang kau memintanya untuk menawarkanmj bagian dalam kesepakatan itu.

Aku akan membunuhmu.

Diam!

Aku masih menyimpan berkas di mejaku tentang pembunuhan suamimu.

Hei!

Kau potong tangan mereka. Aku akan mengurus tandatangannya.

Kita akan urus bagian kita nanti.

Halo kawan.

Tenang saja.

Kau tulis.

-Hei Iqbal. -Pak.

Perketat keamanan di luar kantor.

Ya, Pak.

Mengapa kau merasa gugup? Ini demi keselamatanmu.

Pak, kami akan kembali lagi nanti.

Kau mau ke mana sih?

Duduk.

Pak, kumohon, Pak. Aku mohon padamu.

Dia sedang hamil. Kumohon lepaskan kami.

Menikah dengan gadis lain dan membesarkan 10 anak.

Jangan bicara seperti itu, Pak.

Kumohon, Pak.

Kau tak mengerti maksudku?

Kau tak berhak untuk hidup.

Dan bayimu tak berhak untuk lahir ke dunia ini.

Apa kau memiliki rasa kemanusiaan?

Giri.

Pak.. Kumohon Pak..

Diam!

Jika kau bicara lagi, aku akan lupa kalau kau seorang wanita.

Diam dan duduklah.

Pamanmu akan datang. Bayi itu akan digugurkan, dan dia akan membuatmu menikah dengan seseorang.

Setelah itu, kau bisa menjalani hidup dengan bahagia.

Kau mengerti maksudku?

Hei!

Giri..

Giri..

Giri.

Kumohon.. Kumohon..

Giri

Kumohon, jangan pukul dia.

Jangan tembak. Ini kasus tak resmi.

Giri..

Giri..

Tidak, tidak..

Kumohon lepaskan dia.

Kumohon jangan pukul dia, Pak.

Kumohon lepaskan dia.

Pak, aku mohon padamu. Kumohon, Pak. Kumohon lepaskan dia.

Beraninya kau memukul polisi?

Pak, kumohon! Jangan.

Pak, Tidak.

Jangan pukul dia. Kumohon, Pak. Kumohom lepaskan dia.

Giri.

Giri.

Jangan pukul dia, Pak. Kumohon.

Tuan, kumohon. Aku mohon padamu. Kumohon, Pak.

Tidak, kumohon, Pak.

Kumohon, Pak.

Giri.

Giri.

Giri.

Pak, kumohon jangan lakukan ini.

Tangkap dia.

Kau...

Kau pikir kau mau ke mana? Bisakah kau lari dariku?

Ayo.

Ke mana kita akan pergi sekarang, Giri?

Mereka tak boleh melarikan diri dalam kondisi apa pun.

Temukan di mana-mana. Jangan biarkan.

Pak, gadis itu mengenakan churidar putih dengan dupatta merah.

Selesai, Pak.

Orang-orang Kondareddy ada di mana-mana.

Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Aku menjebaknya dengan segala cara. Dia tak bisa melarikan diri dari kita.

Sayang!

Dukung Aku di https://trakteer.id/Hello1

Hei, kami memintamu untuk menemukan gadis itu dan membawanya kepada kami.

Tidak menikahinya dan membuatnya hamil.

Kondareddy! Aku tik tahu kalau dia keponakanmu.

Aku tak menikahinya karena uang.

Aku menikahinya untuk membentuk suatu hubungan.

Aku terima kenyataan bahwa aku telah membuat kesalahan.

Tapi apa pun yang terjadi, dia tetap istriku sekarang.

Istriku dan bayi kami menghadapi ancaman terhadap nyawa mereka.

Tetapi kemudian aku menyadari bahwa hanya kau yang bisa menyelamatkan mereka.

Selamatkan keponakanmu.

Hei, kau pandai sekali berkata-kata.

Beraninya kau bicara langsung dengan Kondareddy? Dasar bodoh!

Aku tak punya nyali untuk berbicara dengannya.

Tetapi aku memiliki cinta dan kasih sayang untuk istriku dan bayiku.

Diam!!

Suara terakhir yang keluar darimu seharusnya adalah suara kematianmu.

Hei Kondareddy.

Aku sudah bersikap baik padamu. Memintamu. Tapi kau tak mendengarkan.

Tak peduli dia atau siapapun yang menantangku

Jika ada yang mencoba menyakiti istriku dan bayi kami,

Aku tak akan mengampuni siapa pun.

Bunuh dia!

Ayo, kita lihat, dasar bajingan!

♪ Oh Dharma. Artha.. Kama. Aku berjanji padamu. Aku akan bersamamu. ♪

♪ Membasahi tanah dengan darah ♪

♪ Membasahi tanah dengan darah ♪

♪ Dewa Venkateshwara Swamy akan menyertaimu. ♪

♪ Memberontak terhadap mereka ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Potong leher semua Anjing itu. ♪

♪ Nyanyian saat kita mengikatkan Mangalasutra padanya ♪

"Aku mengikatkan benang suci ini di lehermu, yang bermanfaat bagi hidupku. Oh, orang yang beruntung, semoga kau panjang umur dan diberkati."

♪ Bunuh mereka seperti halnya Dewa Yama membunuh para iblis ♪

♪ Jalan 1000 langkah. ♪ ♪ Aku berjalan 7 langkah bersamamu ♪

♪ Di mana pun Dewa Wisnu dipanggil dengan penuh pengabdian, tempat itu menjadi suci. ♪

♪ Dengan mengucapkan ikrar sebanyak tiga kali, maka ia didedikasikan kepada Dewa Wisnu. ♪

♪ Biarkan Dewa Wisnu menjaga payungnya. ♪

♪ Semoga Dewa Wisnu menjadi pelindung kelima binatang. ♪

♪ Semoga Dewa Wisnu melindungi mereka yang berbudi luhur. ♪

♪ Semoga garis keturunan ketujuh bersatu. ♪

♪ Pukul saja orang-orang ini sampai babak belur , kata angin, tidakkah kau dengar? ♪

♪ Kalahkan para setan dan kubur mereka di persimpangan. ♪

♪ Mengajarkan pentingnya berpegangan tangan dan mantra." ♪

♪ Jika kau menamai kuil dengan nama Simpul pada sarinya.. ♪

♪ Inilah saat yang tepat untuk keberuntungan. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

♪ Janaka Jana.. Janaka.. Jana.. Janaka.. Jana.. ♪

Bunuh dia! Bunuh dia, Giri. Orang seperti dia harus dibunuh.

Dia pamanmu. Dan seperti sosok ayah bagiku.

Aku bermimpi memiliki keluarga besar.

Aku tak bisa membunuhnya.

Jika Dia mengubah kebiasaannya, Dia akan hidup bersama kita.

Atau dia akan mati dengan caranya sendiri.

Ayo. Ayo pergi

Barangsiapa yang menjaga istrinya dengan penuh cinta dan kasih sayang,

Dia pria sejati dan benar-benar seorang suami!

Suami yang tak memedulikan kecantikan, pendidikan, atau uang istrinya dan mencintainya.

Dan untuk semua istri yang merasa bahwa suami mereka adalah segalanya bagi mereka.

Film ini didedikasikan untuk semua itu

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.