Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kepolisian Sipil Korea Utara, Zona Demiliterisasi
Penyisir Gigih Amundsen
Selatan
Ranjau
♪ Kami suka ungkapan "sekali jalan", ♪
♪ melewati gunung sekali jalan ♪
♪ Seberapa keras kau bekerja hari ini ♪
Ini saat-saat terakhir para pembelot!
Momen Terakhir Para Pembelot
DITERJEMAHKAN | COMELMUEWA
MELARIKAN DIRI
Saudara setanah air Korea Utara, ini Suara Kebebasan.
Lonceng ini melambangkan kebebasan, kedamaian, dan harapan.
Apa kita kelewatan?
Kita bisa saja bertemu pasukan Korsel.
Tinggal lambaikan tangan saja, apa susahnya?
Burung-burung terbang rendah, sepertinya akan hujan.
Dua hari lagi, hujan deras.
Hujan? Akan turun hujan?
Tidak sesuai ramalan.
Katanya akan hujan 4 hari lagi.
2 hari lebih cepat dari ramalan?
Prajurit Kim Dong-hyuk lebih hebat dari teknologi canggih...
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE, KETIK BEBAS69
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Kami bisa apa kalau kau tak ada?
Apa kau tak bisa tinggal saja?
Kau mau tulang rusukmu hancur?
Aku sudah menderita 10 tahun,
aku tak akan kembali saat keluar dari sini.
Apa rencanamu di luar sana?
Tidak ada rencana.
Tapi aku akan hidup sebaik mungkin.
Kau akan kuliah?
Omong kosong!
Dia dari keluarga kelas bawah,
pasti cuma kerja kebun atau tambang batu bara.
Masa depannya suram sekali.
Lihat bajingan ini, selalu saja mengusik.
Kalau tak mau bernasib seperti babi ini,
cepat cicipi dagingnya.
Ada laporan kalau babi hutan berkeliaran di ladang ranjau.
Diam.
Kau tahu 15 orang lebih sudah dievakuasi karena malnutrisi.
Kenapa bilang begitu?
Babi hutan yang ditemukan saat patroli tak bisa kami lepaskan.
Babi hutan?
Betul, Pak.
Itu bisa memulihkan kesehatan prajurit kita...
Makanya kau menyeberangi garis batas?
Bagaimana kau memimpin revolusi kalau cara berpikirmu begitu?!
Orang gila ini harus diadili dewan eksekutif.
Ini panduan dari Pemimpin Tertinggi.
Dengarlah.
Dia perintahkan kita makan daging sebanyaknya.
Itulah yang dilakukan Sersan Lim.
Akan kuberi makan pasukanku.
Tapi ada aturan yang harus diikuti.
Bersulang!
Terima kasih.
Pemimpin Tertinggi berkata, "Tidak ada pembelot dalam catatanku,"
dan memerintahkan pasukan untuk saling mengawasi.
3668 bilang, "Malam ini kita akan makan ayam goreng di ultah saudaraku,
tapi aku dan ayahku berdebat, pilih ayam biasa atau berbumbu.
Ayam berbumbu kan biasanya yang dipilih?
Nikmati keduanya bersama keluargamu.
Kuponnya akan di kirimkan.
Mari dengar cerita selanjutnya.
"Halo, aku tinggal di Seoul dan berusia 28 tahun.
Orang-orang bilang aku terlalu tua untuk tantangan baru,
tapi aku akan tetap menggapai mimpiku.
Dalam dunia yang membatasi diriku,
aku sempat berpikir, "Buat apa berjuang?"
"Kenapa hidupku kacau?"
Aku selalu menyalahkan diriku.
Lalu kusadari,
tanpa tindakan, tak akan ada perubahan.
Aku harus temukan kebahagiaanku.
Makanya aku mau coba tantangan ini.
Dukung aku saat aku memulainya lagi.
Makasih, Mint Choco.
Ini lagu permintaanmu, Yanghwa Bridge dari Zion T.
♪ Aku selalu sendiri di rumah ♪
Lim Kyu-nam
♪ Ayahku supir taksi ♪
Mimpi?
♪ Saat ditanya, dia bilang ada di 'Jembatan Yanghwa' ♪
♪ Setiap pagi, dia tinggalkan permen dan camilan ramen untukku ♪
Pemain sepak bola
♪ Aku menunggu hadiah dari saku ayah sepulang kerja ♪
♪ Aku ingat masa kecilku ♪
♪ Ibu, ayah, dan aku ♪
Penyisir Gigih Amundsen
♪ Aku anak bungsu, aku ingat masa-masa itu ♪
♪ Aku ingat ♪
♪ Mari bahagia, mari bahagia ♪
♪ Jangan sakit, jangan sakit ♪
♪ Mari bahagia, mari bahagia ♪
♪ Jangan sakit ♪
♪ Aku sekarang yang mencari uang ♪
♪ Dulu aku minta 10 sen ke ibuku ♪
♪ Sekarang ibu dan ayah, bahkan anjingku bergantung padaku ♪
Katanya kau sukarelawan pencarian DMZ besok malam.
Kau mau membelot ke Korsel?
Kau sudah gila?
Bukannya kau percepat jadwalnya karena hujan?
Hujan bisa menggeser ranjaunya.
Ayo bahagia!
Aku melihatnya!
Aku melihatmu!
Yang kau lihat itu hantu.
Zona demiliterisasi memang banyak hantu gentayangan.
Jika kau sebarkan ini, kupenggal kepalamu.
Mengerti?
Kyu-nam, ajak aku.
Besok ulang tahun ibuku, aku sangat rindu.
Aku mau tahu keadaan ibu dan adikku di Korsel...
Buku Catatan Prajurit
Kamerad Kim Dong-hyuk, lupakan hari ini.
Kau tak lihat apa-apa, dan aku tak dengar apa-apa.
Dong Hyuk.
Kau mau ini, kan?
Aku tak butuh lagi karena aku akan pulang.
Ambillah.
Makasih.
Bangun!
- Ada pembelot! - Ada pembelot!
Ada pembelot! Keluar!
Cepat!
Ke pagar kawat berduri!
- Ke pagar kawat berduri! - Lewat sini! Cepat!
Cepat!
Pergi!
Lari! Cepat!
Kim Dong-Hyuk!
Di mana lubangnya? Kau gali dimana?
Ayo kembali saja.
Aku bisa ditembak!
Tidak, aku sudah alihkan peleton, ayo kembali.
Lagian kau mau pergi.
Aku akan pergi sendiri.
Aku hanya perlu gali ini!
Dong Hyuk!
Tunjukkan jalannya!
Turunkan senjatanya, ini bukan waktunya.
Hujan akan turun sebelum subuh, tidak kesempatan lagi!
Aku tahu, kita akan membelot sambil memetakan DMZ, oke?
Aku tak tahu rute ini, jadi kita pasti mati.
Kita pakai ruteku nanti malam.
Mana petanya?
Komandan Peleton, bukan apa-apa.
Kamerad Kim sakit, dia tidur sambil jalan.
Dia keluar tanpa sadar…
Pembelot, sakit ya?
Belum selesai.
Kau yang gambar ini.
Benar kan?
Dong-hyuk, ini petamu?
Jika kau diam saja, kau yang akan disalahkan.
Tahu maksudnya?
Hukuman mati.
Yang terjadi...
Itu petaku!
Kamerad Lim tak bersalah!
Kau bohong.
Keamanan Negara sedang kemari!
Maksudmu Perwira Lapangan Li Hyun-sang?
Bukti #4
Selatan
Buku Catatan Prajurit
Ringkasan Eksekusi dan Komite Hukuman
Kita mulai ringkasan eksekusinya!
Lim Kyu-nam dan Kim Dong-hyuk...
melakukan pelanggaran serius dengan membelot bersama.
Berdasarkan peta ini, mereka sudah lama merencanakannya,
keduanya harus dihukum mati untuk menjaga disiplin Partai!
Ya, tentu saja.
Maaf, jangan bunuh aku...
Tapi...
menurut laporan, Kim mengaku yang buat peta itu.
Terus kenapa Sersan Lim dihukum?
Mereka sudah lama dekat...
Dekat?
Dekat...
- Letnan Park Joon-pyong. - Siap, pak!
- Letnan Park Joon-pyong. - Siap, pak!
Katakan.
Ada bukti Sersan Lim pembuat peta itu?
Sangat senang.
Anak buahmu membelot, tapi kalian terlihat senang.
Kujelaskan sekali lagi.
Saat Kim mau membelot, Sersan Lim berusaha menangkapnya,
meski dia peduli padanya.
Bukannya kau bilang Lim mengawasi Kim saat mereka ditangkap?
Benar, Pak!
- Benarkah? - Benar, pak!
Itu benar.
Apa yang lebih penting dari fakta saat pengadilan?
Untuk menganalisis insiden ini dengan jujur…
Komite Penghargaan dan Hukuman
Pemimpin Tertinggi tidak suka jika ada pembelot di republik kita.
Menurutmu melaporkan dua pembelot itu ide bagus?
Atau mau laporkan ada pahlawan..
yang menangkap pembelot?
Kyu-nam.
Sudah lama tak bertemu.
Kyu-nam, kau mau membelot?
Tidak.
Aku cuma mau menangkap pembelot itu.
Benarkah? Kau tak berniat membelot.
Ayah dan anak sama saja.
Fokuslah ke jalan.
Saat ayahmu bawa mobil, dia selalu tenang.
Ingat anjingku, Thunder?
Dia suka tidur saat ayahmu nyetir.
Bagaimana kabar ibumu?
Dia pasti senang kau pulang.
Dia meninggal tahun lalu.
Oh...
Aku pernah dengar kabarnya.
Tak ada siapa-siapa di rumah. Pasti sangat berat bagimu.
Apa rencanamu selanjutnya?
Aku tak punya beban.
Akan kulaksanakan tugas di mana pun Partai menempatkanku.
Bajingan, makanya aku menyukaimu.
Kau tahu cara menerima takdirmu.
Kamerad Perwira Lapangan!
Aku lebih tua dan pangkatku lebih tinggi, panggil saja aku "bro" seperti dulu.
Bro, kita mau ke mana?
Beritahu kemana...
Direktur Jenderal lagi ada jamuan makan di markas divisi hari ini,
dan Komandan Divisi,
atau ayah mertuaku, butuh sesuatu untuk dipamerkan,
jadi, kau harus tampil prima.
Aku harus bagaimana...
Kyu-nam.
Kau pahlawan penangkap pembelot, kan?
Ya.
Hyunpoong-ri
Berikut ramalan cuaca hari ini.
Cuaca di Pyongyang hari ini cukup cerah, 11 derajat.
cuaca mendung, dan diperkirakan hujan deras mulai jam 7 malam.
Demi Kebebasan dan Kebahagiaan Rakyat
Perkenalkan menantuku!
Kau pasti putra kamerad Li Taek-gi.
Ayahku sering bercerita tentangmu, pak.
Kau tidak ajak istrimu?
Dia hamil, jadi di rumah saja.
Selamat.
Makasih.
Sudah lama, tapi kau sudah repot-repot datang.
Terima kasih!
Rekan-rekan Divisi 1 yang terhormat,
serta para tamu undangan.
Terima kasih atas...
kesetiaan kalian kepada Pemimpin Tertinggi,
dan Partai,
serta untuk kemajuan republik...
dan kebahagiaan rakyat kita,
kita harus terus maju agar tidak tertinggal...
Mari kita sambut pahlawan,
yang sudah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik!
Sersan Lim Kyu-nam!
Bagaimana rasanya menangkap pembelot reaksioner itu?
Ini semua berkat arahan...
dari Komandan Divisi.
Kudedikasikan kehormatan ini untuk beliau!
Kenapa mondar-mandir seperti anjing kebingungan?
Sudah larut, aku harus kembali ke markas...
Tidak usah.
Maaf?
Kau sudah dimutasi di markas divisi.
Ajudan komandan.
Aku mau membantumu, agar kau aman.
Ayo cepat!
Perwira Lapangan!
Kau serius atau bercanda?
Sudah kubilang panggil aku "bro"!
Sebentar lagi aku pulang, kenapa malah dipindah ke sini?
Tetaplah di militer, kau tak punya masa depan di luar sana.
Menjadi ajudan bukanlah sesuatu yang istimewa.
Cuma mengerjakan tugas-tugas dan mengantarnya kemana.
Tapi kenapa kau mau menentukan masa depanku?
Apa kau bisa tentukan masa depanmu sendiri?
Kyu-nam.
Tidak semua orang dapat kesempatan begini.
Lihat, dia mencarimu.
Pergi.
Baiklah.
Tapi aku mau kembali ke markasku dulu.
Ini terlalu mendadak.
Aku harus pamit dengan teman-teman dan mengambil barang-barangku.
Ketinggalan apa?
Bukannya ini pulpen ayahmu?
Simpan baik-baik.
Jangan banyak tanya dan terimalah.
Ini sudah takdirmu.
Kamerad Lim Kyu-nam,
ayo.
Boleh minta tolong fotokan?
Surat Mutasi
Seseorang Harus Mandiri
Surat Izin Garis Demarkasi Militer
Kau pasti sangat sibuk, tapi masih mengutamakan keluarga.
Berbakti dan setia kepada negara dimulai dari rumah.
Sudah pensiun main piano?
Belum dengar kabarnya?
Katanya kau jago main piano.
Aku tahu jarimu spesial.
Tolong mainkan untuk kami, aku mau sekali dengar.
Aku sudah lupa semuanya.
Tunjukkan pada kami.
Aku benar-benar lupa semuanya.
Tapi tetap saja...
- Semuanya baik-baik saja? - Maaf?
Aku datang untuk inspeksi.
Tidak ada aktivitas di pos jaga, Pak!
Kalian ini bukannya siaga tempur?
Berikan teropongmu.
Air, air!
Hyunpoong-ri
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE, KETIK BEBAS69
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Siang, boleh minta bensinnya?
Ada surat izin?
Sersan Lim Kyu-nam, ajudan Komandan Divisi 1.
Ajudannya kok ke mana-mana tak isi bensin?
Nyetir sendiri pula.
Hubungi kantor komandan divisi.
Ini misi rahasia.
Apa komandan punya ajudan bernama Sersan Lim Kyu-nam?
Sersan Lim Kyu-nam
Menjalankan misi rahasia di hari pertama bertugas?
Aku ditugaskan ke sini untuk misi ini.
Ditugaskan? Oh, kasihan.
Kau dari Keamanan Negara?
Katanya butuh bensin.
Ikut kami.
Aku tak bisa tunda misiku lebih lama lagi.
Kami juga tak punya bensin cadangan.
Ikut kami ke bukit itu, ke kantor Hyunpoong-ri.
Bukannya pembelot tadi pagi dikurung di sana?
Namanya Kim Dong-Hyuk.
Kau tahu dari mana?
Sudah kubilang aku dapat perintah.
Beneran kau dari Keamanan Negara?
Aku tak bisa perjelas,
tapi ada info tentang komplotannya,
dan untuk melacaknya, aku butuh semua bukti,
termasuk petanya.
Kepolisian Zona Demiliterisasi Hyunpoong-ri
Ini barang bukti Kim Dong-hyuk.
Surat Mutasi
Lim Kyu-nam
Aku tak boleh mati...
Aku tak boleh mati...
Hei, Kim Dong-Hyuk.
Ampuni aku.
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Kenapa minta maaf cuma karena rindu ibumu?
Aku sudah janji kita akan pergi malam ini.
Ayo.
Sudah selesai? Tak ada masalah dalam tugasmu?
Di bawah pengawasanmu, Hyunpoong-ri aman terkendali.
Aku akan laporkan.
- Tidak usah. - Pak.
Emangnya kau pacarku?
Berani-beraninya bisik-bisik di depannya!
Kamerad Lim tadi minta bensin,
tapi kendaraannya pakai solar!
Mencurigakan, dia bahkan tak tahu bahan bakar kendaraannya!
Kau mencurigai rekan kita dari Keamanan Negara?
Wajar saja, dia baru bertugas di sini.
Mohon dimaklumi.
Sama sekali tidak.
Kewaspadaanmu patut diacungi jempol.
Bagus sekali, sangat waspada.
Kami selalu berusaha, tapi tetap belum sempurna.
Kami akan bekerja sama sebaik mungkin,
karena kau sudah berbaik hati pada kami.
Terima kasih.
Hei!
Berikan kendaraan dan satu orang dari tim kita.
Kendaraan saja cukup.
Jika bergerak ramai-ramai, misiku bisa terganggu...
Tidak.
Bisa jadi masalah jika kami tak bantu.
Untuk jaga-jaga, biar aku kawal.
Dia Sersan Lim Kyu-nam.
Siapa?
Agen Keamanan Negara yang kukenal.
Aku sudah tanya dia, dia tidak mengenalimu.
Afiliasi dan misiku rahasia, paham?
Sebaiknya kau pastikan siapa atasanmu.
Kenapa? Lupa nama atasanmu?
Sambungkan ke Li Hyun-sang.
Dia masih di jamuan makan?
Malah bersenang-senang di sana sementara aku disuruh jalankan misi.
Oh ya, kenapa kau bersama Polisi DMZ?
Jaga bicaramu jangan sampai aku marah!
Kamerad Li, mungkin ada masalah.
Letnan Hong Su...
Diam dan jawab pertanyaanku.
Ya, lokasi kami sekarang…
Kamerad Li, misinya berjalan lancar.
Kyu-nam, apa rencanamu?
Apa salahnya melakukan yang kumau?
Kembalilah, aku pastikan hukumanmu ringan.
Tidak. Sudah kuputuskan masa depanku sendiri.
Bawa dia kembali ke divisi
Belok kanan.
Bukannya kiri?
Kanan.
Kebut!
Demi Kebebasan dan Kebahagiaan Rakyat
Berisik sekali...
Bajingan itu...
Dong-hyuk! Lari!
Katakan.
Sejauh mana kau laporkan pembelot Lim?
Terlalu gila untuk dilaporkan...
Maaf, Pak!
Tak usah minta maaf, kau tidak salah.
Komandan, belum dilaporkan...
Kau! Hei!
Kau sudah gila apa?
Kirimkan aku satu kompi, akan kubereskan masalah ini.
Aku tak akan menyusahkanmu lagi.
Akan kubunuh dia…
Kau tak apa?
Kau dari unit mana?
Pengembara, kan? Kami juga dikejar.
Kita senasib.
Habisi mereka.
Tolong jangan bunuh kami!
Aku baru kabur dari sel di Hyunpoong-ri!
Tolong jangan bunuh kami!
Sang-gu, Sang-gu...
Kau lihat Sang-gu?
Apa?
Kau lihat Sang-gu di sel?
Bilang saja kau tahu...
Jangan bohongi kami, kau lihat dia, tidak?
Aku tak pernah dengar nama itu.
Dia tak tahu apa-apa…
Rambut lebat?
Yang di sel sebelah…
"Aku tak boleh mati..."
Ada anak laki-laki yang meracau sambil meratapi dinding…
Dia cerita kenapa dia tertangkap?
Entahlah, tapi dia sangat merindukan adiknya.
Sang-gu masih hidup.
Syukurlah.
Bagaimana kalian bisa sampai kabur?
Kami tidak kabur.
Cuma berusaha hidup setelah diusir dari desa.
Tapi aku lebih mengkhawatirkan Sang-gu.
Kenapa tidak kau bebaskan dia?
Kita bisa membebaskannya.
Ini kantor Hyunpoong-ri, dan ruang bawah tanahnya sel tahanan.
Penjagaan di pintu masuk sangat ketat,
jadi jalan masuk cuma...
lewat jendela belakang.
Pasti terkunci.
Tidak, penjaga membukanya saat istirahat merokok.
Aku melihatnya sendiri.
Dia ini memang jagonya mengintip, pasti benar.
Kita bebaskan dia besok.
Nona…
jangan putus asa.
Tidak ada apa-apa di sini.
Kau yang menentukan?
Terus maju.
Tim pengejar.
Berhenti.
Apa itu diatasmu?
Jalur pelarian ditemukan, ada lubang di atas.
Tim pengejar, bergerak ke kanan.
Berpencar ke kiri dan kanan.
Tim belakang, siaga.
Hentikan tembakan.
Hentikan tembakan!
Sisir lembah.
Kyu-nam.
Tak akan ada yang keluar dari sini hidup-hidup.
Pembelot terlihat, arah jam 3!
Kau tuli?!
Dua pembelot tak mungkin menembak sebanyak itu!
Kembali ke posisimu, cepat!
Bajingan yang Aku Sayangi
Apa maumu?
Aku tadi suka penampilanmu.
Tapi tidak sehebat dulu.
Kenapa si juara kompetisi piano internasional itu?
Sudah dulu,
aku lagi kerja.
Kerja apa?
Mengejar anjing yang kabur dari rumah.
Kau tak bisa melupakannya, kan?
Hari-hari kita di Rusia...
Di teater Saint Petersburg...
Capek?
Tidak.
Sebentar lagi sampai.
Dari tadi kau bilang begitu.
Baik, tapi kenapa kita harus kembali ke markas?
Jika kita lewat jalan tidak ditahu, bisa kena ranjau,
sampai dimarkas saja sudah seperti sampai di Selatan,
itu yang kau bilang berkali-kali.
Baik, tapi...
Jangan tanya lagi.
Lebih melelahkan bicara daripada berjalan.
- Dong Hyuk... - Ya?
Kau mau makan apa jika sampai di Korsel?
Daging...
Daging banyak jenisnya, mau daging sapi atau babi?
Ayam...
Ayam juga banyak jenisnya.
Ayam? Setengah goreng?
Setengah berbumbu.
Minum dengan bir dingin,
pasti enak sekali.
Ryu, sepertinya kau tak cocok jadi tentara.
Tidak, Pak!
Apa impianmu dulu?
Kejar dan gapai impianmu itu.
Maaf, Pak!
Buktikan padaku kalau keputusanmu benar.
Peringatan - Ini Area Militer, Penyusup Akan Ditembak
RUANG DAPUR
Jika hujan sampai menggeser ranjau-ranjau itu, petaku tak berguna.
- Kita harus cepat. - Oke.
Petugas DMZ yang pemberani!
Aku Perwira Lapangan Keamanan Negara Li Hyun-sang!
Karena kelalaianku, dua pembelot kabur!
Akan tetapi.
Mereka tidak akan bisa keluar...
dari markas ini hidup-hidup!
Untuk itu, aku butuh bantuan kalian semua.
Siapa saja yang berhasil membawa kembali mayat mereka,
akan dianugerahi gelar...
pahlawan!
RUANG DAPUR
Lim Kyu-nam!
Aku akan jadi pahlawan kali ini!
Buka, pengkhianat!
Dobrak pintunya!
Cepat! Dobrak!
Akan kubunuh pengkhianat itu!
Pembelot kabur! Ke pos depan!
Ke bukit!
Sudah mau sampai, mereka tak bisa kejar kita lagi!
Dong Hyuk, apa yang kau lakukan?!
Dong Hyuk!
Kyu-nam, berikan kalung ini padanya.
Ini hadiah ulang tahun ibuku...
Jika aku tak bisa berikan, aku akan sangat malu...
Ayo, kita pasti bisa!
Terima kasih...
KORSEL
Gerbang DMZ terbuka.
...tapi kami mau liburan, jadi kami putuskan untuk pergi berlibur.
Makan yang banyak, foto sepuasnya dan nikmati semuanya.
RANJAU
Hidup dan mati,
kutentukan sendiri.
Sebaiknya kita memutar, Pak.
Garis Demarkasi Militer
Garis Demarkasi Militer
Kukira kita takkan bertemu lagi.
Aku baru saja menginjak apa?
Serahkan senjatamu, kulepaskan kau.
Itu salah.
Berikan cepat.
Kau bisa kembali, dan aku akan pergi.
Kau akan kembali lewat sana.
Tidak, lewat sini.
Kyu-nam, menurutmu Korea Selatan itu surga?
Mereka akan menerimamu begitu saja, tanpa peduli asal-usulmu?
Surga seperti itu tak pernah ada.
Setidaknya aku bisa gagal.
Melakukan apa yang kumau dan gagal,
mencoba lagi dan gagal lagi...
Hebat bukan?
Di sini kita tak bisa gagal,
aku ke sana untuk gagal sepuasku.
Kau kira aku tak punya impian?
Ini tentang menjalani hidup.
Berjuang itu sia-sia.
Aku bisa tahu kalau aku mencobanya sendiri.
Senang aku sudah mencobanya?
Bro piano...
Lakukan yang kau mau.
Apa lagi yang kau tahu, brengsek!
Kau tahu apa?
Tidak ada!
Mati saja kau!
Jangan ikuti aku!
Saudara setanah air Korea Utara, ini Suara Kebebasan.
Lonceng ini melambangkan kebebasan, perdamaian, dan harapan.
Korea Selatan menjanjikanmu kebahagiaan dan kebebasan.
Jika kau punya harapan, jangan takut mengetuk pintu.
Telepon untuk Pembelot
Tentara Rakyat Korea Utara, Sersan Lim Kyu-nam, aku mau membelot!
Selamat Datang di Korea Selatan
Aku mau membelot!
Garis Batas Korsel
Pergi,
dan gagal-lah sepuasnya.
Jika kau menyerang, kau ditembak!
Kau melanggar perjanjian perdamaian PBB!
Jika menembak, kami akan langsung balas!
Kau mau membelot?
Aku mau membelot...
Penjelajah Gigih Amundsen
Kyu-nam,
Takutlah pada hidup yang sia-sia, bukan pada kematian.
Selamat ulang tahun - Bro Piano
Bajingan...
Taklukkan Dunia
Setahun kemudian
Halo. Aku...
Inisiatif Perjalanan Pemuda
Proposal Paket Perjalanan Musim Panas
Halo, ibu Dong-hyuk.
Dong-hyuk itu kalau sudah masuk DMZ,
bukan cuma kelinci yang dia dapat,
babi hutan pun pernah, dan memberi makan seluruh markas.
Semua kekenyangan sampai diare...
Dia juga jago sekali meramal cuaca.
Tiap kali Dong-hyuk mau mencuci...
Anakku pasti baik-baik saja, kan?
Tentu saja, dia pasti hidup bahagia.
Kami pernah menerima suratnya.
Hidupku dulu penuh pengorbanan.
Bertahun-tahun terbuang sia-sia tanpa secercah ambisi.
Tapi, aku lalu berpikir, ingin meraih sesuatu,
sekecil apa pun, dengan usaha sendiri.
Mungkin aku ingin melihat diriku seperti itu.
Itu impianku.
Apa aku sudah meraihnya? Apa aku bahagia?
Entahlah.
Hidup ini masih sulit, terkadang aku menangis tanpa sebab.
Proposal Pengembangan Bisnis Pemudamu telah disetujui.
Saat itu juga aku merasa kuat.
Aku tidak boleh menyerah.
Makanya aku bahagia sekarang.
Terima kasih, Amundsen. Ini lagu yang kau minta.
Berbahagialah.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE, KETIK BEBAS69
KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.