All language subtitles for (Kuning) Young.Flesh.Slave.1985.720p.1080p.BluRay

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Nikkatsu Mempersembahkan

Putrimu yang Anggun, Budak Seks-ku

Saat itu musim panas.

Dia membawaku seperti badai dan meninggalkanku.

Siapakah pria ini?

Rei Akasaka (Sumiko Shikishima) Rena Kuroki (Machiko Machidori)

Aki Hayasaka (Naomi Shikishima) Hideaki Tezuka (Michitarล Ogisu)

Ranko Mizuki (Moeko Shikishima) Sadami Sakamoto (Tsuguo Nishina)

Produser: Eiji Tsuru Direktur Eksekutif: Koji Chiba dan Isomi Kurihara Skenario: Yu Mitsui dan Agi Fukashi

Gambar: Teo Noda Pencahayaan: Kazuo Yabe Suara: Fujio Sato Direktur Artistik: Heihachiro Watanabe Pengeditan: Shigeru Okuhara

Musik: Mine-Zenga Asisten sutradara: Katsuji Kanazawa Desain set: Imoto Toshiyasu

Disutradarai oleh: Junichi Suzuki

Diterjemahkan oleh: Huda D.S

Brengsek!

- Selamat datang. - Hai.

Aku meminta ayahmu untuk mengajakku jalan-jalan.

Jadi, apa kau berhasil melukis di sini?

Ya.

Aku khawatir mengetahui kau sendirian di sini sementara aku di Tokyo.

Jangan khawatir! Dia menghabiskan seluruh waktunya untuk bekerja.

Apa kau menemui seseorang?

Oh...

Haruskah aku meletakkannya di sini?

Terima kasih, Ogitsu...

Kurasa kita harus menyingkirkan dia.

Kenapa kau bilang begitu, Sumiko?

Kau lebih suka bersama seseorang yang akan menjagamu.

Aku tahu itu tidak mudah.

Kakekmu yang membeli rumah ini.

Dialah yang mendirikan keluarga Shikishima.

Cobalah untuk tidak memilih orang asing.

Tidak!

Apa yang terjadi?

Lihat ini!

Presiden, ayahmu mengkhawatirkan kita.

Sudah dua tahun sejak kita bertunangan.

Tunggu sampai lukisanku diakui.

Oh?

Tidak...

Tidak...

Ah! Tidak!

Aku tak akan memaafkanmu. Kau pikir siapa?

Kau melarikan diri.

Dan aku, menunggu seperti wanita jalang, lalu kau menghilang.

Dengarkan baik-baik, aku bukan milikmu.

Kau bajingan tak berperasaan.

Sudah cukup.

Tapi aku terkejut kau masih di sini.

Kau membuatku putus asa.

Ayo, apa kau mau ikut denganku? Ayo.

Aku melakukan apa yang kuiginkan. Aku tak berutang apa-apa.

Ayolah!

Sial... kau berada di vila yang bagus.

Aku yakin kau masih akan membuat gadis-gadis menangis.

Aku diharapkan di layanan.

Tidak!

Bajingan!

Jika kau tidak senang denganku, katakan padaku dengan jelas.

Tapi berhentilah menyuruhku menunggu lukisanmu dikenal.

Apa yang akan kau lakukan jika itu tidak pernah terjadi?

Aku tidak tahu.

Presiden sangat mengkhawatirkanmu.

Bagiku, itu hampir seperti lelucon.

Kau tahu apa yang kubicarakan.

Ayahku berpikir aku terbelakang.

- Hanya karena aku putri seorang gundik. - Itu salah.

Kau terlalu banyak memikirkannya.

Keterbelakangan anak haram.

Kau tak perlu khawatir tentang itu.

Sebenarnya, sebagai putri sulung Shikishima, Kau adalah bagian dari keluarga.

Kau tahu, terkadang ketika aku melihatmu, aku menjadi sangat marah.

Itu membuatku ingin memperkosamu.

Baiklah kalau begitu...

Kita bertunangan dan akan menikah.

Tak peduli seberapa keras kau mencoba, aku tak akan memperkosamu.

Hei kau...

Bisakah kau berpakaian lebih pantas saat berada di sini?

Kau tidak berada di tempat sembarangan.

Ah, ah... Jadi aku harus telanjang di sini?

Aku tak akan berpakaian seperti itu.

Enak rasanya merasakan keringat. Itu lebih baik daripada menggunakan parfum.

Silakan.

Maaf.

Sudah cukup! Jangan letakkan tanganmu di atasnya.

Ma-Chi-Ko.

Ah! Itu kau!

- Kau tidak kembali ke Tokyo? - Seperti yang kau lihat.

Apa gunanya makan jika tidak ada sinar matahari.

Kau tidak berubah.

Kau juga tidak.

Bawa aku!

Kau menyakitiku.

Kau terlalu jauh.

Kau menghantam dengan keras.

Kau merobek perutku.

Astaga!

Bersihkan itu.

Sampai jumpa lagi.

Kau...

Mungkin...

kita harus membatalkan pertunangan.

Apa?

Kurasa akhirnya aku mengerti dirimu.

Mengerti apa?

Potret diri yang terus kau gambar.

Kau hanya peduli pada diri sendiri.

Dengan menggambar potret diri ini...

Kau menarik diri.

Dan kau sama sekali tidak menarik minatku.

Itu salah.

Ini memang sebuah potret diri...

Tapi itu untuk dijual di galeri seniku.

Ini lebih laku terjual.

Kau tidak tahu apa-apa, nona muda.

Apa maksudmu?

Kau tahu berapa banyak Presiden membayar pedagang seni-mu?

Kau tidak tahu?

Itu tidak masalah...

Tapi aku juga tidak bisa menunggu selamanya.

Aku juga memiliki hidup untuk dijalani.

Tunggu.

Nishina, bersabarlah sedikit lagi.

Sumiko...

Yang bisa kau katakan padaku hanyalah "tunggu!"

Aku telah menunggu selama 2 tahun.

Tapi faktanya...

Aku hanya menunggumu datang ke pelukanku.

Lepaskan kebanggaanmu yang tersesat. Jadilah seorang wanita saja.

Kau meninggalkan pemanggang barbekyu.

Ya, aku lupa.

Itu berat, hati-hati.

Aku akan baik-baik saja.

Bau tidak sedap apa ini?

- Terima kasih nyonya. - Baiklah, tetapi ini belum siap.

Ternyata kau yang bau.

- Apakah aku bau keringat? - Tidak sama sekali.

Katakan padaku, apa itu kau yang menaruh minyak di tas Vuitton-ku?

Aku tidak tahu.

Lupakan itu.

Kau tahu, kakakku...

Dia meminta ibuku untuk menyingkirkanmu.

Apakah itu menghiburmu? Jangan ikut campur dalam urusan ini.

Aku ingin meminta bantuanmu.

Apa?

Aku ingin kau menghukum kakakku.

Aku tak akan memberitahu siapa pun jika kau melakukannya.

Dan jika kau berhasil, aku akan memberimu hadiah.

- Setuju? - Sudah cukup!

Maafkan aku.

Oh?

Apa yang kau pikirkan? Kau hanyalah seorang pelayan.

Selamat malam.

- Terima kasih telah mengundang kami. - Selamat malam.

Oh!

Selamat malam untuk kalian semua.

Kami telah membangun vila di sini.

Sudah 37 tahun lamanya.

Aku ingin mengucapkan terima kasih kepada orang-orang di sini atas dukungan mereka yang berkelanjutan.

Terima kasih lagi.

Sebagai tanda syukur...

Keluarga kami menyelenggarakan perayaan tahunan ini untuk kalian.

Kami harap kalian bersenang-senang.

Para hadirin.

Aku ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepada Tn dan Ny Shikishima tercinta, atas kesehatan mereka.

Salam sejahtera!

Salam sejahtera!

Itu karena aku atau dirimu...

bahwa kau tak ingin mengangkat gelasmu?

Aku minum terlalu banyak.

Aku ingin menghirup udara segar.

Pelayan!

Calon kakak ipar, aku menawarimu minum.

Ya.

Jadi mari kita minum untuk calon suami Naomi yang belum kita kenal.

Salam sejahtera!

Menurutmu itu siapa?

Nah, itu bisa jadi aku.

Apa kau ingin menukar kakakku?

Jika kau tidak keberatan, Naomi.

Kenapa gambarku ada di sini?

Itu ada di tempat sampah. Aku mengambilnya kembali.

Aku tidak mengizinkanmu untuk mengambilnya.

Dan memasuki kamar seseorang tanpa izin. Itu tidak masalah bagimu?

Jangan mendekat atau aku akan memanggil bantuan.

Ya, silakan panggil.

Apa yang kau inginkan?

Memperkosamu?

Sebenarnya... adikmu yang memintanya.

Dia ingin aku memperkosamu.

Adikmu baik padamu.

Perkosa aku jika kau berani.

Tidak!

Aduh!

Tidak!

Hentikan...

Nona sangat tangguh.

Jangan pernah lakukan itu lagi.

atau kau akan membayar mahal!

- Kami pergi dulu. - Baiklah.

Sumiko sebaiknya keluar lebih sering.

Nah, biarlah dia bekerja keras pada lukisannya!

Uh... kami akan kembali setelah makan malam.

Kami akan mengunjungi pamanmu sepanjang hari.

Kami kembali malam ini.

Ayo kita pergi.

Semoga harimu menyenangkan!

Aku membawakanmu sandwich dan jus.

Tinggalkan itu di sana.

Baik.

Bisakah kau menunjukkan lukisanmu kepadaku?

Apa yang kau lakukan?

Aku sedang bekerja. Keluar dari sini.

Keluar sekarang juga.

Keluar dari sini.

Tapi kau memiliki tubuh yang indah di sini.

Kau tak bisa masuk begitu saja ke rumahku.

Kita sudah selesai.

Yah, ini lebih baik daripada datang tanpa pemberitahuan.

Kenapa kau selalu tegang seperti ini?

Aku merasakannya saat menyentuhmu.

Ketika kau berbicara dengan seorang pria, bersikaplah lebih menyenangkan.

Itulah yang dilakukan wanita.

Singkirkan tanganmu!

Inilah yang Sumiko rasakan...

Atau...

merasakan ini.

Jangan sentuh!

Berhenti!

Jika kau mencoba melakukan sesuatu, kau akan dipecat.

Tidak!

Tidak!

Kau menyakitiku!

Tidak! Tidak!

Tidak!

Tidak!

Sialan!

Brengsek!

Ini kantor polisi, halo?

Siapa yang berbicara? Halo?

Halo?

Sumiko, kami pulang.

Aku datang.

Oh? Apa kau sudah mandi?

Ini, cokelat untukmu.

Terima kasih.

Kau tidak terlihat baik. Apakah semuanya baik-baik saja?

Sebenarnya...

Kau tidak menyukainya?

Itu tidak masalah. Aku akan membawakanmu bunga.

Aku sudah tidak tahan lagi sejak menopause-ku.

Aku membencimu.

Kau tidak tahu bagaimana menyapa orang.

Kau tidak ada urusan di sini.

Apa kau keberatan aku di sini?

Sepertinya ini bukan waktu yang tepat.

Tidak ada gadis yang akan berdiri di antara kita.

Pulanglah ke rumah. Aku punya pekerjaan.

Sial!

Hei? Naomi pergi.

Nishina mengajaknya berkeliling naik perahu.

Begitu manis. anak-anak muda ini.

Sumiko?

Dia mengunci diri di kamarnya.

Kau harus menggoncangnya sedikit.

Tidak.

Ibu mertuaku ada di sebelah.

Aku tahu.

Mengingat perilakumu, aku tidak akan rugi.

Bukankah kau merasa lebih nyaman telanjang?

Jangan terlalu kasar.

Dan kau, lepas topengmu sebagai gadis SMA.

Tidak! Aku tidak mau!

Tidak.

Tidak.

Hentikan...

Kau memperkosaku. Kau membuatku trauma dan kau melakukannya lagi.

Lihat aku.

Tidak, tidak...

Apa yang terjadi, Sumiko?

Jika kau ingin berolahraga, pergilah ke luar.

Terutama karena cuaca hari ini bagus.

Aku sangat kesal...

dia bahkan tidak ingin keluar.

Ayo!

Telan semuanya.

Telan!

Aku akan membatalkan pertunangan kami. Aku akan putus dengannya.

Tapi, kakakku adalah putri sulung keluarga Shikishima.

Itu tidak masalah bagimu, Nishina?

Aku tidak pernah merasa bahwa dia benar-benar mencintaiku.

Kakakku mungkin tidak punya hati, tapi dia sangat cantik.

Dan aku punya ini.

Itu bukan masalah.

Aku telah mencintaimu sejak lama.

Nishino, aku juga mencintaimu...

- Ini. - Terima kasih.

Sangat tidak menyenangkan menemukan ini saat minum teh.

- Maafkan aku. - Singkirkan barang-barangmu.

Baik.

Sumiko, jangan marah-marah. Itu buruk untuk kulitmu.

- Oh? ...Ini tanggal 18? - Ya.

Ah... aku benar-benar lupa.

Aku telah berjanji kepada teman-temanku untuk pergi ke pertunjukan balet.

Ibu, apa kau ingin aku mengantarmu ke Tokyo?

Apakah ada masalah?

Maafkan aku, itu tergelincir dari tanganku.

Harap berhati-hati..

Tidak apa-apa, aku akan menolak tawaran untuk pergi ke pertunjukan balet.

Ada yang lebih penting, Sumiko.

Kuharap pameranmu berikutnya berjalan dengan baik.

Terima kasih.

Aku menguap, aku menguap...

Aku perlu tidur siang.

Maaf, aku harus pergi.

Nona!

Lepaskan binatang ini.

Hentikan!

Ibu mertuaku akan datang.

Jadi mari kita tunjukkan padanya.

Sumiko?

Apa yang terjadi?

Ya...

Aku tersandung. Aku menjatuhkan kursi.

Harap berhati-hati.

Ya.

Mari kita lepaskan.

Tidak...

Tidak!

Tidak...

Tidak...

Tidak...

Tidak...

Tidak!

Jagan lakukan itu...

Tidak...

Tidak... Hentikan...

Tolong... Hentikan...

Jangan menyiksaku lagi...

Justru kau yang menyiksa diri sendiri.

Bersikaplah lebih santai..

Atau kau akan merasa sakit.

Tidak, tidak...

Tidak...

Tolong jangan lakukan itu.

Menangislah.

Menangislah sebanyak yang kau mau.

Aduh!

Oh, tidak !

Tidak, hentikan...

Keluar dari sini!

Bajingan!

Kau tidak perlu berteriak.

Kau ingin menunjukkan pada ibumu seberapa dalam hubungan kita?

Tidak...

Tidak!

Dia adalah seorang gadis. Meskipun dia telanjang, dia hanyalah seorang gadis.

Jangan berbangga diri! Dia bukan milikmu

Aku tidak akan bosan dengan lobang pantat kecilnya yang sempit.

Jika itu harus sakit, maka itu akan sakit. Penderitaan adalah bagian dari sifat manusia.

Jika kau merasakan sesuatu, ungkapkan itu.

Dasar jalang!

Sayang!

Santai saja, Machiko.

Masuk ke lobang pantat wanita merupakan salah satu kebiasaanku.

Itu menjijikkan.

Itu terlalu menjijikkan.

Tidak...

Tidak...

Bagus...

Sayang...

Kuharap Sumiko tidak mengalami masalah.

Dia bukan tipe gadis yang pergi semalaman tanpa memberitahu.

Jangan khawatir.

Ketidakhadirannya memungkinkan kita untuk makan malam sekaligus santai.

Dasar gadis nakal!

Nishina!

Dia mungkin benar.

Tunangan jahat!

Aku tahu kalian akan bilang begitu.

Omong-omong, besok kita harus kembali ke Tokyo. Ada banyak pekerjaan yang menunggu.

Aku pergi bersamanya.

Bagaimana menurutmu jika aku akan menikah dengannya?

Yah...

Aku akan sangat senang.

Sudah cukup lama kita tidak memiliki makanan yang menyenangkan.

- Nishina, apa kau mau? - Terima kasih.

Ah, aku terlalu banyak minum....

- Sama saja bagiku. - Ini enak.

Rasakan itu, bajingan!

Eh?

Sayang?

Hentikan itu!

Lepaskan aku.

Dasar jalang!

Kau hanyalah seorang gadis nakal dan kau merebut pacarku!

- Dasar pelacur! - Aduh! Apa yang kau lakukan!

Dasar jalang!

Dasar jalang! Bajingan!

- Kau menyakitiku! - Aduh!

Kenapa?

Sejak kapan?

Aduh!

Sudah cukup!

Sayang!

Tunggu aku!

Tunggu aku sayang!

Sayang! Tunggu aku!

Sayang!

Diterjemahkan oleh: Huda D.S

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.