Afrikaans
Akan
Azerbaijani
Basque
Bemba
Bengali
Bihari
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Ewe
Faroese
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dan janganlah takut pada yang membunuhmu...
tapi tidak bisa mematikan jiwamu.
Kena kau! Angkat tangan!
Ini untukmu.
Silahkan, buka saja. Silahkan.
Kau bilang, kau butuh tempat bekerja.
Tempat ini, butuh banyak pengerjaan.
Rawatlah seperti milikmu sendiri.
Ingatlah, sekarang aku bertanggung jawab untukmu dan mereka.
Rumah ini miliknya, aturan milikku.
Aku menunggumu di Gereja hari Minggu nanti. Ajak saudaramu.
Dan jangan pernah kembali ke sini lagi!
Menurutmu anak itu akan datang ke Gereka? Kurasa tidak.
Tidak akan ada yang berubah. Percaya padaku.
Kau ingin hilangkan semua malam ini juga?
Kau tahu siapa aku?
Aku di sini untuk menanyakan beberapa hal padamu.
Namaku Carmen Reyes dan aku ditunjuk sebagai Jaksa Pembela Umum untukmu.
Ini untuk pencatatan.
Dari skala 0-4, bagaimana keadaan dan perasaanmu hari ini?
- Aku baik-baik saja. - Suasana hatimu?
- Suasana hatiku? - Ya.
- Aku tidak mengerti. - Kau merasa marah, kesal, tertekan, gelisah?
Aku baik-baik saja.
Aku selalu minta minum. Mereka tidak selalu bawakan minum bersama makananku.
Dan selimutnya? Hanya seprai.
Dari skala 0-4, bagaimana makan dan tidurmu?
Merekah hidupkan lampu sepanjang hari dan sepanjang malam.
- Jika kau harus menilai.. - Kau bisa tanyakan pada mereka.
Aku akan cari tahu.
Aku ingin kau pahami, semua bergantung padamu. Pada prilaku baikmu.
Jika pengadilan memandangmu sebagai...
berandal, atau penjahat yang memiliki dendam, mereka takkan mengurangi masa hukumanmu.
Aku akan berusaha mengeluarkanmu dari kurungan. Tapi jika..
Kau tidak boleh berhubungan dengan mantan anggota gengmu, dengan alasan apapun.
- Adalagi yang ingin kau sampaikan padaku? - Tidak ada jika kau menjadi seperti aku.
Saat pintu tertutup, rasanya sunyi di sini.
Hanya suara bohlam berdesing. Kau dengar itu?
Kau bisa mendengar detak jantungmu, nafasmu, di dalam sini.
Rasanya bagai dinding tertutup rapat dan pikiranmu ingin melarikan diri.
Kau tahu berapa lama aku di dalam sini?
Kau dipindahkan dari penjara umum 30 hari lalu, untuk keselamatanmu sendiri.
Tunggu saja persidangan. Tidak lama lagi.
- Mereka yang menyerangku. - Aku punya BAP milikmu.
- Mereka berusaha membunuhku! - Oleh sebab itu kau berada di sini.
- Untuk melindungimu. - Aku tidak punya musuh di sini.
Ini jebakan. Direncanakan dari luar. Luca Ramirez. Dia biang keladinya.
Kau punya bukti? Tidak ada di dalam laporanku.
Aku tahu dia merebut posisiku, Aku tahu dia berselingkuh dengan isteriku,
Aku tak bisa melindunginya dari sini.
- Dan dia bisa. Aku mengerti. - Apa mereka mengancammu?
Cara kerja mereka tidak seperti itu!
Aku dan isteriku, kami saling kenal sejak kecil.
Aku mencemaskannya, sepanjang waktu.
Kau tahu, saat kau menatap hanya terihat jeruji besi.
Tidak ada tujuan lain, selain ke dalam pikiranmu sendiri.
Bersabarlah. Aku akan kembali jika terdapat perkembangan dalam kasusmu.
Tidak normal.
Tidak ada sentuhan. Tak ada hubungan, pengunjung, sinar matahari.
Bukan aku yang menempatkanmu di sini, tapi kau sendiri.
Inilah imbalan atas perbuatanmu pada masyarakat.
Dari skala 0-4, bagaimana peluangku untuk keluar dari sini?
Aku tidak bisa berikan jawaban.
Pastur Camara, mereka mengizinkan kami mengambil satu foto, untuk mengawali tahun.
Aku kirimkan fotoku.
Terima kasih kau mengirimkan Injil untukku.
Sulit bagiku untuk memahaminya di dalam sini. Sesuatu mendorongku untuk kembali lagi.
Walaupun aku merasa itu tidak ada gunanya.
Aku harap mendengar kabar darimu lagi.
Bacalah satu ayat setiap hari.
Ibrani 4:12 mengatakan, " Firman Tuhan hidup dan aktif "
Lebih tajam dari pedang bermata dua.
Bahkan menembus jiwa dan roh, sendi dan sumsum.
Dia menilai pikiran dan sikap hati. Tuhan memberkatimu. Pastur Camara.
Mereka bilang kau lakukan ini pada dirimu sendiri.
Itu bohong.
Mereka melihatku bicara dengan narapidana lain dan mereka memukuliku.
Kau tidak diizinkan berhubungan dengan mantan anggota gengmu.
Mereka hanya menjalani tugas mereka.
Mereka tidak ingin mendengarkan alasan. Mereka tidak ingin orang lain bebas.
Di sini..
Mereka bilang kau menolak perawatan medis dan kau menyerahkan hidupmu pada Yesus.
Aku ingin kembali utuh.
Apa yang kau bicarakan?
Kau sangat dekat dengan kebebasan.
Kenapa kau melakukan ini?
Aku harus melakukannya.
Kau pikir, kau orang pertama yang melakukan penipuan semacam ini?
Jika pengadilan berpikir...
kau memanfaatkan Pastur Camara untuk memainkan sistem peradilan...
mereka akan lemparkan buku itu padamu, kau akan dikurung di sini selamanya.
Itu yang kau inginkan?
Jangan hancurkan itu.
Mereka sudah mencoba sekali membunuhmu. Kau selamat.
Kau hanya beruntung.
Aku tidak menyebutnya keberuntungan.
Pastikan untuk terus mengganti perban dan kau akan baik-baik saja.
Aku mengikuti arahan darimu, Pastur Camara.
Aku merasakan kekuatan dari Firman-Nya.
Seperti Dia tahu perjuanganku.
Bahkan di dalam sini, aku merasa lebih tenang. Lebih ringan.
Aku tidak tahu apa yang kau dengar...
tapi tolong, jangan berhenti menyuratiku.
Anak-anak, tenanglah.
Duduklah di sana.
Aku akan mengambilnya darimu. Terima kasih.
Jadi..
Berapa banyak dari kalian yang masih sekolah?
Siapa yang berencana untuk tetap bersekolah?
Dimana menurut kalian akan berakhir? Jika kalian tidak di sekolah?
- Jadi anggota geng. - Jadi penyanyi rap.
- Masuk penjara. - Bagaimana aku 'nge-rap' di penjara?
Baik, kita lakukan sedikit latihan. Aku butuh relawan.
Ayo, sini.
Kau akan menjadi pasanganku.
Ini disebut 'melihat dan mendengar'.
Pertama, kau harus bicara pada pasanganmu.
Darimana asalmu, lagu kesukaanmu, makanan kesukaanmu, hal yang ingin kau bagi.
Saat kukatakan waktu habis, kalian bergantian.
Sekarang aku akan perlihatkan caranya. Bergiri, berhadapan satu sama lain.
Dan kau ke sebelah sini, rekan.
Baik, mulai.
Namaku Giovanni, aku berasal dari Phili.
Makanan kesukaanku kentang tumbuk dan keju tabur.
Hidangan penutup kesukaanku adalah kue cokelat dan brownis.
Bagus. Sekarang giliranku.
Namaku Pastor, aku berasal dari Brooklyn. Makanan kesukaanku adalah tamale.
Musik kesukaanku adalah Hip hop.
Silahkan.
Dan bergantian.
Kalian jebat, silahkan duduk.
Menurut kalian kenapa kita melakukan semua ini?
- Agar kita mendengarkan satu sama lain. - Tepat sekali.
Agar kalian bisa mendengarkan. Karena jika kalian tidak mau mendengarkan...
kalian tidak mau mendengarkan siapapun.
Jika kau berkeliling dan tidak ada orang yang mau mendengarkanmu...
kau akan marah dan melakukan hal bodoh.
Aku ingin masing-masing dari kalian merasakan jika orang lain mau mendengarkanmu.
Siapa yang tahu apakah itu perumpamaan?
- Itu adalah cerita dengan pelajaran. - Ulangi yang dia katakan.
Cerita dengan pelajaran.
Baiklah.
Contohnya kau. Kau adalah anak paling kecil.
Dan kau tak punya teman, saudara atau pembela.
Kau harus melawan anak yang paling kuat dan kejam disekitarmu.
Tidak ada yang berani melawannya. Semua orang takut padanya.
Dan kau tidak bisa menghindarinya.
Jadi, apa yang kau lakukan?
- Ambil pistol. - Tembak dia.
Aku akan sembunyi, hingga aku melihatnya pulang.
Jawaban kalian luar biasa.
Kalian ingin tertangkap membawa pitsol?
Kalian tahu bisa masuk penjara, jika tertangkap membawanya?
Itu bukan tempat kita merayakan ulang tahunmu, di dalam penjara.
Kau tahu siapa orang yang bisa kuajak bicara untuk menghadapi keadaan itu?
- David. - Siapa David?
Bukankah itu anak dari PS 34?
David, dia seusia kalian.
Dia harus menentukan jalannya sendiri.
Menggiring domba dan kambing sepanjang hari.
Melawan hujan dan panasnya matahari.
Setiap malam tidur di tempat terbuka.
Untuk menjaga kawanan ternaknya, agar tidak ada yang mencuri darinya.
Dia belajar untuk menjaganya tetap bersama, apapun yang terjadi.
Suatu hari, David mengurus masalahnya sendiri.
Saat dia mendengar pasukan Filistin datang.
Mereka berusaha menyebrang gunung tempat kawanan ternaknya berada.
Dia tahu apa yang dilakukan mereka.
Mereka akan membunuh semua dombanya memanggang kambingnya...
untuk memberi makan pasukan mereka.
Kecuali dia bisa menemukan cara untuk mencegah mereka.
Namun, apa yang bisa dia lakukan? Dia hanya anak-anak, benar?
Maka dia pergi menuruni gunung...
menemukan Raja Israel di sana, yang siap untuk bertempur.
Kecuali, ada satu masalah.
Mereka punya tank, benar?
Ini kisah tiga ribu tahun lalu.
Ketika hanya ada prajurit, tombak, panah dan pedang.
Jadi ada dua pasukan besar.
Tapi keduanya tidak ingin berperang melawan satu sama lainnya.
Ini sebuah pergolakan.
Sampai orang Filistin mengirimkan satu orang, pria terbesar, terkuat, terhebat...
untuk melawan salah satu orang Israel dalam pertarungan tunggal...
dan mereka harus memilih seseorang.
Jadi, siapa orangnya?
Ya, ternyata, tidak ada.
Tidak ada yang mau melawan pria terbaik Filistin, Goliath.
Dia sangat besar, masif, raksasa.
Dia memusnahkan semua lawannya. Itu kesepatakannya.
Tapi lalu, David muncul.
Dia mengatakan, aku akan melawan pria itu.
Dan mereka semua mengatakan, kau gila! Kau akan terbunuh, kau terlalu kurus.
Kau terlalu kecil, yang kau hanya punya ketapel.
Kalian tahu yang dikatakan di dalam sini?
Pada pasal 33 ayat 16?
Dikatakan, "Raja tidak diselamatkan...
oleh pasukan besar."
Raksasa juga tidak diselamatkan oleh kekuatan besarnya sendiri.
Maafkan aku.
- Aku hanya berharap dia ada di sini. - Mengapa kau tidak selesaikan?
Dia tidak mau bicara padaku. Dia tidak mau melihatku.
Kau memimpin pekerja penjara dan sekarang kau takut pada mantan isterimu?
Aku ketahuan. Dia yang mempersulit semua ini, Bu.
Aku bukan ibumu. Bukan untumu. Tidak sekarang.
Kau mengacaukan segalanya.
Aku tahu. Kau benar. Aku berusaha memperbaikinya sekarang.
Membangun kembali Gereja itu..
- Ya, aku dan Poppy. - Itu hal baik.
Dia pria yang baik.
Anak itu? Siapa namanya?
Hector.
Aku yang merawatnya saat dia bekerja.
Sekarang, kau pergi cari dia.
Paksa dia melihatmu. Bicara padamu.
Ini. Ini alamatnya.
Kau tahu aku bermimpi.
Aku bermimpi, kau dan aku memiliki rumah yang bagus.
Sebuah apartemen.
Akhirnya kita memiliki anak.
Kita berbagi banyak hal bersama.
Aku ingin tetap bersama.
Terutama saat aku mendengarkan musik.
Aku tidak pergi malam lagi. Aku tidak menari lagi.
Aku melihat...
pasangan menari dan itu membuatku sedih, jadi aku tinggal dirumah saja.
Mereka memutarkan lagu kesukaan kita.
Dan aku menari
seorang diri.
Aku tidak bisa menahan diriku.
Sesuatu didalam diriku tetap tidak bisa melepaskanmu pergi.
Ambil apapun yang kau butuhkan. Untuk itulah tujuannya.
Bisa kau tandatangani?
Miguel. Aku melihat ibumu datang ke sini. Benar?
Kau punya saudara perempuan?
Kau tidak tinggal dirumah lagi, benar?
Boleh kutahu alasannya?
Miguel, banyak yang membantumu di sini. Jika kau menginginkannya.
Tidak akan ada lagi pertanyaan.
Apa? Kau berpikir kau nakal sekarang?
Kau akan mengatakan, kau tidak melakukan apa-apa, Netto.
- Jawab aku. - Netto, tolong.
' Netto, tolong.' Kau pikir aku bercanda denganmu.
- Aku membunuh anak kecil sepertimu. - Ada apa ini?
Menurutmu apa, Pastur?
- Aku akan bunuh anak kecil ini.. - Apapun itu, turunkan pistolmu.
Kita mungkin bisa bicarakan lebih baik dengan cara seperti itu. Bukan begitu?
Netto. Namamu Netto, benar?
Hanya kau yang bicara. Kau bicara mewakili anak buahmu?
Jadi kenapa kau tidak biarkan yang lain pergi, kau dan aku cari jalan keluarnya.
Sebaiknya kau pergi, Pastur. Kau tidak pantas berada di sini.
Kami tidak menginginkanmu di sini.
Itu kesalahan besar, Netto. Percayalah.
Ini akan berakibat buruk bagimu, kawan. Aku tidak menginginkan itu.
Diam!
Dengarkan, turunkan pistolmu. Biarkan Miguel dan yang lainnya pergi.
Mereka tidak pernah berada di sini. Kau mengerti?
Diam ditempatmu!
Ini adalah keluargaku.
Untuk tujuan hidup dan matiku.
Hanya ada tiga tujuan bagi perjalanan kami.
Penjara. Kematian. IGD.
Kita adalah anggota geng.
Kita hebat!
Tapi kita juga manusia.
Dengan perasaan.
Dan aku suka mengungkapkan perasaanku.
Untuk adik kecil kita di sana, yang kehilangan saudaranya malam ini.
Tanpa kesetiaan didalam geng, itu tidak punya arti.
Darah masuk.
Darah keluar.
Aku di sini bersama kalian.
Polisi dan Bagian Narkoba telah menyerang kita.
Mendesak kita.
Agar Bandar tidak bisa mencari nafkah lagi.
Tapi dengarkan aku sekarang!
Aku tumbuh di jalan-jalan ini.
- Aku keluar masuk penjara. - Ya, benar.
Dan aku kembali lagi ke sini.
Karena ini rumahku.
Dan tidak ada yang menjatuhkan kita dijalan-jalan kita sendiri. Wilayah kita.
Tidak ada Badan Narkoba atau polisi...
dan tidak juga Pendeta suci Joe.
Kita ini keluarga!
Por Vida!
- Kau menggunakan pistol yang kuberikan? - Ya.
Tapi kau tidak menjalankan kesepakatan.
Kau ingin menjadi lebih dekat, Nak?
Aku tidak tahu.
Tatap aku!
Mulai sekarang, kau harus melakukan apa yang kuperintahkan padamu dengan benar.
Kau paham?
Malam ini belum berakhir.
Rape Shill. Unit Geng.
Baru sekitar 3 jam lalu, aku ditugaskan di daerah ini.
Gerejamu terletak di lingkungan padat, benar? Kau tahu itu?
Benar. Aku sebut zona hijau.
Aku harap anak-anak ini punya masa depan lebih baik dairpada tawaran para geng itu.
Baiklah. Waspada saja.
- Aku tahu. - Aku yakin kau begitu.
- Kau pernah melihat penembaknya, Pastur? - Aku tidak pernah melihatnya.
- Mereka memanggilnya, Netto. - Netto, benar?
Kami menyisir daerah sini. Aku akan memintamu datang jika kami menemukan sesuatu.
Sepertinya mereka coba mengirimkan pesan untukmu, dengan caranya.
Kau tahu apa maksudnya?
Mereka mulai mengirimkan pesan untukku, karena mereka mulai mendengar pesanku.
Dan aku akan terus lanjutkan.
Pak, aku sudah keluarkan pelurunya. Aku harus berikan ke bangian balistik?
Ya, bawa ke bagian balistik dan kau bisa mengembaikannya pada Pendeta.
Kami berada disekitar sini.
Diam!
Kau bicara dengannya, bukan begitu Pendeta?
Benar.
Dia sangat cerdas.
Angelica.
Saudaramu. Saudaramu telah..
Aku tahu, Bu.
Tolong, duduklah didekat ibumu.
Anakku bukan..
Dia bukan bagian anggota geng. Dia hanya ikut-ikutan saja.
Angelica.
Angelica!
Kau mengenal anak-bak ini, Pastur.
Tolong bantu kami.
Ini harus berubah.
Aku tidak akan pergi.
- Merokok akan membunuhmu. - Kau benar.
Penembakan itu harusnya tidak terjadi.
Kau tahu adikmu terlibat dalam hal apa?
Kau bilang, kau pernah dipenjara. Lalu kau temukan Yesus. Apa kau dibebaskan?
Bisa dikatakan begitu.
Semua orang tahu, kau tidak pernah bisa keluar.
Bagaimana denganmu? Apa kau menyukai semua orang?
Mereka tidak seperti saudari perempuan lainnya.
Aku tahu cara mengatasi masalahku sendiri.
Aku yakin mereka menjaga dia lebih baik.
Kau sudah ditandai, Bung!
Kau dengar aku, Pastur?
Kau lebih baik pikirkan jalan keluarnya, Netto.
Polisi sedang mencarimu.
Aku tidak melihat ada polisi, Pastur.
Tidak ada yang bisa menghentikan kami, Pastur.
Ayo pergi.
Jadi mereka merekrut anak kecil biasanya dari SD dan SMP.
Jika polisi perketat komunitas mereka, lebih banyak lagi anak bisa diselamatkan.
Kau ingin bicara tentang jangkauan pengawasan, bicara dengan perwakilanku.
Saat ini, aku ingin mengidentifikasi penembaknya.
Tolong aku, lihatlah video ini. Kau mengenali seseorang?
Tentu. Tapi bukan berarti mereka pelakunya.
Kau harus ingat, Pastur. Kita berada dipihak yang sama.
Kami sudah melacak Rairez dan kawanannya disekitar wilayah ini. Pada baris ini.
Artinya dia sudah sulit untuk mendapatkan penghasilan biasanya.
Perdagangan senjata, narkoba, pemerasan judi, kau sebutkan semua.
Jadi dia tugaskan anak kecil di sana untuk merampas telepon, merampok toko. Pengintaian.
Mereka gunakan itu dan..
- Memaksanya ikut. - Benar.
Sekarang mereka anggota geng yang tangguh.
Bagus, kan?
Singkatnya, Petugas Glen di sini...
dia menjelajahi semua situs tiap hari untuk mengetahui pelakunya sebelum beraksi lagi.
Serangan siber. Mereka membuat video, mengancam anak-anak lain...
bahkan orang tua dan guru mereka.
Jadi, itu adalah dunia baru yang berbahaya, sejak kau berada di wilayah mereka.
Dengar, seorang anak tertembak semalam. Tugasku menangkap pelakunya. Kemana..
Datanglah ke acara peringatan malam ini, pukul enam.
Mungkin kau temukan seseorang yang mau bicara denganmu.
Aku akan mampir ke sana.
Mercia?
Mercia?
Bagaimana kabarmu?
Dimana Luca? Aku ingin bicara dengannya.
Dia sedang sibuk. Dia memintaku memeriksamu.
Aku mengkhawatirkan anakku.
Luca tidak akan melukaimu.
Dia tidak seperti itu.
Aku ingin kembali pada anakku. Kau mengerti?
Mungkin..
Aku bisa mengirimkan pesan padanya. Kau punya nomor yang bisa kuhubungi?
Aku bisa beritahukan padanya bahwa kau baik-baik saja.
Bahwa kau akan segera pulang.
Baiklah. Aku akan memberimu nomor teleponnya. Tolong segera beritahukan padanya.
Pasti.
9175550721.
Jangan sakiti sang pembawa pesan. Mengerti?
Aku membawa pesan untuk Luca. Kau ingin mendengarnya?
- Hector, aku membawa pesan dari ibumu. - Dari ibu?
Kau seorang diri, Hector?
Aku ingin kau menerima telepon ini sendiri, seperti anak yang hebat.
Ya, tentu.
Aku berbohong, Hector. Selamat tinggal, ibu.
Selamat tinggal, Pastur.
Mungkin kau salah mengenai aku, Poppy.
Macan tutul tidak bisa mengubah bintik-bintiknya.
Kau kembali pada polisi itu, ceritakan semua yang kau tahu.
Kau bukan orang jahat lagi.
Apapun yang kulakukan, Luca ingin merebutnya dan melenyapkan mereka.
Kecuali..
Pada hari Minggu lalu...
aku pergi bersama isteriku. Kami berdebat tentang makanan untuk makan malam.
Lalu mereka mulai menembaki mobil, dengan kami berada didalamnya.
Entah bagaimana aku selamat.
Sebut saja iman atau sebuah tragedi, tapi aku selamat.
Isteirku, hanya membutuhkan satu peluru untuk merenggut nyawanya.
Dia meninggal dalam pelukanku.
Dia menatapku.
Mulutnya terbuka.
Dia mencoba mengatakan sesuatu padaku.
Pada saat itu aku harus membuat pilihan.
Sejak saat itu, aku merasakan...
tangan-Nya berada dipundakku dan cinta berada didalam hatiku.
Menurutku, Tuhan mempertemukan kita...
untuk memenuhi misi yang sangat besar.
Maka apapun yang kau lakukan, ingatlah kau tidak bisa mengalahkan sang Pencipta.
Kau tidak bisa menjadi keduanya.
Seorang abdti Tuhan dan seorang pembunuh.
Aku menghargai semua yang kau lakukan untukku.
Baik di sini, maupun semasa dipenjara.
Kau telah menyelamatkanku.
Tapi jika aku tidak berada di sini pada suatu waktu...
aku tahu kau bisa memberikan pelayanan.
Kami sudah mendapatkannya.
Kami akan membawanya padamu.
Kita akan pergi jalan-jalan, paham?
Ayo.
Kenapa kau datang ke sini, Pastur?
Bantuan.
Orang selalu butuh bantuan.
Mereka biasanya tidak meminta, karena pertimbangan.
Karena rasa hormat.
Bahkan kau tidak pernah datang untuk menyapa sampai sekarang.
- Kebebasan beryarat punya aturan. - Sampai kau butuh sesuatu.
Jadi, kau mau apa? Apa yang bisa kulakukan untukmu?
Aku butuh perlindungan.
- Baiklah. - Bukan untukku. Untuk Gerejaku.
Aku hanya ingin Gerejaku aman dan keluargaku tetap terlindungi.
Itu saja?
- Kau yakin? - Aku delapan tahun di dalam penjara.
Berusaha keras. Aku tidak pernah menyerah.
Tidak pernah menerima apapun dari yang mereka tawarkan.
Aku membayar hutangku.
Itu semua sebelum masa kekuasaanku.
Tapi aku suka cerita bagus.
Di dalam penjara, divisiku yang paling produktif.
Divisi yang paling banyak bermasalah. Paling banyak senjata.
Tidak ada sedikitpun uang keluar dalam kesepakatanku.
Lalu apa maumu?
- Berkat? Pengampunan? Apa? - Delapan tahun!
Di dalam sel 6 kali 8.
Waktuku telah habis.
Tapi mereka menyerangku, di dalam selku sendiri.
Dan mereka menusuku di sini.
Di sini dan di sini.
Nyaris mengenai jantungku.
Aku ditanyakan apakah ingin pembalasan?
Aku menjawab, tidak.
Aku menjawab, ingin jalan yang lebih baik.
Hari ini aku memiliki kehidupan baru. Tujuan baru.
- Dan Gereja aku adalah wilayahku. - Bos, ini untukmu.
Kau punya ceritamu.
Dan itu hal baik.
Aku masih membawa Abuelia ke Gereja sekali waktu.
Aku merasa itu buruk bagi anak-anak.
Panggilkan yang lain, bawa dia ke atas.
Kemarilah, Pastur.
Ayo mendekatlah.
Banyak orang yang merangkak dibawah sana. Semua jenis orang.
Setiap umat manusia.
Kau ingin membantu mereka.
- Aku ingin membantu semampuku. - Kenapa?
Kenapa begitu, Pastur?
Maksudku, tidak ada melibatkan uang di dalam sana. Itu sudah kepastian.
Kau memiliki keyakinan pada semua orang yang tidak pernah kau kenal.
Kau benar. Harusnya aku tidak datang ke sini. Ini suatu kesalahan.
Luca menculik isteriku.
Kenapa dia meninggalkanmu?
Aku bilang padanya tidak perlu menungguku.
Kau tahu banyak berita didalam penjara yang tersebar luas?
Kudengar isteirmu bersama Luca selama kau menjalani masa hukuman.
Gosipnya, anak yang dia bilang anaknya, ternyata bukan anaknya.
Dengar, itu menyakitkan.
Tapi untuk bantuan itu, dengarkan jawabanku.
Kau bukan lagi salah satu dari kami.
Dan kau tidak pantas meminta bantuan.
Bawa dia pergi dari sini.
Halo? Kepolisian.
Hector?
Hector!
Hector?
Maafkan aku.
Kau terus meminta maaf.
Kita sudah melupakannya.
Aku telah memaafkan...
- tapi tidak melupakan. - Luca, tolonglah.
Kau punya dua pilihan.
Sekarang kita hanya punya satu.
Dan mereka sedang membawanya ke sini.
Kau bisa mengatakan yang sebenarnya, Mercia.
Tentang Hector.
Aku tidak suka melihatmu menangis.
Apapun yang terjadi, kebenaran akan terungkap.
Lebih cepat, atau mungkin nanti.
Dan kita semua bisa merasakan...
ketenangan jiwa.
- Sepertinya dia orangmu. - Biarkan dia mendekat.
Kami sudah mengenali penembaknya. Netto Sanchez, usia 17. Dua kali ditangkap.
Kurasa kau tahu itu. Kau sudah melanggar ketentuan pembebasan bersyarat.
Aku hanya ingin tahu kenapa?
Apakah itu penting? Silahkan tuduhkan sesuatu padaku.
Apa yang kau lakukan dengan anggota Alfonso?
- Ini masalah pribadi? - Masalah pribadi? Kau tidak percaya kami.
Kau tidak percaya polisi akan membebaskan anak-anak dari jalanan. Itu pendapatmu?
- Aku tidak tahu yang kau mau. - Beberapa dari mereka...
mengatakan dirinya anggota geng, mereka tidak menyesal, mereka hebat, titik.
Mereka hanya menyalahkan orang lain. Mereka miskin, karenanya menjual narkoba.
Tidak ada yang peduli padaku. Aku ingin menembak seseorang.
Itulah pemikiran mereka.
Kau tahu apa yang kulihat? Ketika aku melihat video anak-anak ini?
Aku melihat anak usia 14, 15, 16, bahkan 17, seorang diri dan dipukuli.
Dan mereka menembaknya dan semua orang mencari tahu alasannya.
- Jadi maksudmu ini omong kosong? - Bukan.
Maksudku, jika kau ingin tahu siapa yang bertanggung jawab...
kau harus mulai melihat ke dalam dirimu sendiri, Detektif.
Kita semua adalah penjaga saudara sesama.
Jadi, pergilah.
Pergilah? Teruslah berjalan. Apa yang kau tunggu?
Pergilah.
Aku awali dengan, Tuhan Sang Maha Pencipta memiliki hak atas hidup dan mati.
Kita semua dicap dalam gambar dan rupa Tuhan.
Itulah yang menjadikan kita manusia.
Tuhan menuntut kita untuk menjaga kehidupan.
Karena kehidupan, kehidupan manusia yang kita ketahui...
adalah satu-satunya bentuk kehidupan yang menciptakan gambarnya sendiri.
Alkitab menjelaskan dalam kitab kejadian, 1 : 26, 27, akan kubacakan.
Marilah kita menjadikan manusia menurut gambar kita, rupa kita.
Manusia yang dapat berjalan, bicara dan bersekutu dengan Tuhan.
Inilah nilai dan martabat kita yang tertinggi sebagai manusia.
Jadi, bagaimana nilai dari kehidupan manusi? Bagaimana kita mengukurnya.
Apakah rumahku menjadi tingkat keberhasilan seseorang?
Mobil apa yang mampu dia beli? Berapa banyak yang dia punya?
Berapa besar kekuasaanya?
Kita sering berpikir, bahwa kita mengetahuinya.
Kita sering berpikir, bahwa kita mengetahuinya.
Aku meminta Pastur baru kita, melanjutkannya.
Aku selamanya bersyukur kepada Pastur Camara.
Pada Poppy.
Atas semua yang dia perbuat pada masyarakat di sini.
Dan aku berharap itu cukup.
Dengan seorang Pastur dan sebuah Gereja...
tidak mungkin menjadi satu-satunya hal penjaga bagi anak-anak kita.
Dan kekerasan diluar sana terjadi setiap hari, setiap malam.
Suatu larangan dari Tuhan, " Kau tidak boleh membunuh."
" Kau tidak boleh membunuh."
Namun kita tetap melakukannya. Lagi dan lagi.
Kekerasan, pembalasan, dendam.
Arti kata dendam dalam bahasa Ibrani, adalah untuk menyampaikan. Untuk membebaskan.
Untuk membangun kembali.
Untuk menghukum atau mengalahkan.
Jadi, apa maksudnya?
Aku yakin maksudnya adalah terserah pada kita...
untuk merebut kembali jalanan kita, sekolah kita, lingkungan kita...
untuk merebut kalimat dendam, kembalikan pada arti sebenarnya.
- Pada arti sebenarnya. - Kau beritahukan yang harus kami lakukan?
Kenapa harus selalu kami yang berbuat lebih?
Aku ingin kita semua menjadikan kehidupan putraku memiliki suatu nilai.
Aku di sini tidak bermaksud membuatmu kesal.
Atau merendahkan dirimu atau keluargamu.
Tapi jika kalian ingin saling menjaga mulai sekarang dan masa selanjutnya...
kita harus berhenti menerima bahwa kita tidak berdaya.
Karena itulah yang kita rasakan.
Aku berusaha keras seumur hidupku.
Tidak pernah inginkan anakku menjadi anggota geng.
Tidak akan pernah.
Pastur, semua yang kau katakan malam ini adalah benar.
Butuh waktu seumur hidupku untuk memahaminya.
Aku tak ingin anak-anak ini berada di kehidupan yang sama.
Kau lakukan yang terbaik. Kami akan menjagamu.
- Kami akan menjagamu! - Benar, Pastur.
Keberanian dan hati saudara kita inilah, yang kita perjuangkan malam ini.
Besok hari dan setiap hari setelahnya.
Pada hari Minggu...
aku bercerita tentang pertempuran David dan Goliath.
Inti dari cerita ini, bukan tentang yang lemah dapat mengalahkan yang kuat.
Tapi pengharapan tersebut yang dikalahkan.
Pengharapan dari setiap orang.
Semua orang berpikir David akan kalah...
dan Goliath akan menang.
Ketika aku melihat kalian semua malam ini dan mata dari masyarakat...
Mungkin aku bodoh mengharapkan kalian akan gagal, untuk terjatuh.
Untuk dikalahkan oleh kehidupan.
Untuk mengalahkan angka perkiraan.
Kematian atau dipenjara.
Ketika kita berkumpul bersama malam ini di dalam rumah Tuhan...
di dalam masyarakat ini untuk mengalahkan pengharapan tersebut...
maka seuatu yang luar biasa akan terjadi.
Dan musuh terbesar kita akan dikalahkan.
Aku sangat bangga padamu malam ini.
Apa yang akan kukatakan, sangat menyakiti bagiku.
Kau harus pergi.
Kau harus meninggalkan tempat ini.
Meninggalkan Gereja ini, lingkungan ini.
Kau tidak bisa tinggal di sini.
Selama kau ada, masalah datang. Tidak ada orang yang selamat.
Siapa di sana?
Jaga anak itu, seperti perintahku.
Tidak!
Ibu!
Lihat bagaimana kami mengakhirinya, Pastur?
Meninggalkan kekacauan.
Kau tahu sebutan mereka tentang posisimu sekarang?
Di Guantanamo ini disebut penyidikan langsung.
Ketentuan lingkungan kami sudah dituliskan.
Tidak ada yang bisa melarikan diri...
tidak ada yang bisa sembunyi.
Ketika kau menjadi seorang pemimpin...
semua orang menanti kesalahanmu.
Mereka memerhatikan gerak-gerikmu, mereka menanti kejatuhanmu.
Itu tidak akan terjadi, Pastur.
Kukira mereka melenyapkan orang lemah sepertimu di dalam penjara.
Kenapa kau tidak menyerah saja?
Apa? Kau bahkan tidak menyadarinya?
Bawa dia ke sini.
Agar mereka saling melihat lebih dekat.
Ayo minum. Minum!
Reuni yang luar biasa.
Katakan sejujurnya, Mercia. Siapa di antara kami ayah dari anak ini?
Bawa dia!
Tidak. Tidak!
Kalau begitu, keadaan akan semakin menarik.
Avueda.
Silahkan, berikan padanya.
Berikan padanya, silahkan. Bantu dia meminumnya.
Mungkin dia ingin mengatakan sesuatu.
Kau..
Bagaimana kabarmu, kawan?
Aku tidak punya barang seperti itu.. Tenang dulu. Tenanglah.
Aku tidak akan menyakitimu.
Berapa usiamu sekarang?
Delapan.
Dan tiga perempat.
Delapan tiga perempat? Kau bercanda.
Kau sayang pada ibumu, benar?
Bagus, karena dia juga sayang padamu.
Dan aku ingin kalian berdua kembali ke rumah. Itu yang kau mau?
Ya, bagus. Kau hanya harus menjawab dua pertanyaanku.
Sepakat?
Hector, apa kita sepakat?
Aku tidak ingin terpaksa menyakiti ibumu.
Kau siap mengatakan yang sebenarnya padaku?
Bagus. Sekarang tatap aku.
Tatap mataku.
Apa kau pernah bertemu Ayahmu sebelumnya?
Apa kau pernah bertemu denganku sebelum hari ini?
Sekarang dengarkan baik-baik.
Apa kau ingat, melihatku bersama ibumu sebelum hari ini?
Katakan sejujurnya.
Tidak.
Apakah ibumu pernah menyebutkan Luca, atau paman Luca?
Atau Tuan Ramirez?
Tidak.
Tidak.
Pulanglah. Kau tidak perlu berada di sini.
Tapi kau bilang aku boleh tinggal?
Apa kau tuli?
Aku bilang pulanglah. Kau harus berduka atas saudaramu.
Perlihatkan rasa hormat.
Berikan padaku.
Aku sudah katakan padamu, tidak akan ada yang bisa keluar.
Kematian adikku karena kesalahanmu!
- Dan sekarang kau juga akan mati. - Bukankah aku menyuruhmu pulang?
Apa kau tidak mendengarkan?
Aku ingin melihatnya mati!
Kau memang biang kekacauan.
Baik. Tapi jangan ikut campur. Mengerti?
- Bawa dia menemui anaknya. - Tidak.
Luca, tolong. Kau tidak perlu melakukan ini.
Jika kau membunuh mereka, kau hanya akan membuat mereka semakin kuat.
Dia percaya, pengorbanannya seperti Yesus mengatakan di dalam Injil.
Aku tidak berencana melepaskan mereka.
Sekarang, pertama dia.
Lalu dia. Apa pendapatmu?
- Lepaskan isteri dan anaknya. - Tidak bisa.
Apa kau gila? Dia mencintainya. Lihat dia.
Dia membohonginya, tapi dia tetap mencintainya.
Lihat dia, kakinya bergemetar.
Aku menemukan ini.
" Lama sebelum aku berterian, Tuhan mendengar kemarahan di dalam hatiku."
Kau menuliskan itu, Pastur?
Kau tahu? Dia tidak bercanda menjadi pastur.
Buku ini penuh catatan. Dia berpikir bahwa dia telah diselamatkan.
Bertarunglah dengan dia. Satu lawan satu.
Setelah itu kita lihat hasilnya.
Buka talinya, kawan.
Kita berikan sedikit kenyamanan untuknya.
Bagus.
Bagus sekali.
Keluarkan kemampuanmu. Ayo.
Berdoalah.
Apa kau sudah menjadi penakut, Pastur?
Bertarunglah seperti pria sejati, bukan pendeta.
- Aku bukan pendeta. - Ya.
Mundur!
Berdiri! Ayo!
Ayo! Berdiri!
- Ibu! - Hector!
Hector!
Mundur! Dia milikku!
Inilah kita, Pastur. Abdi Tuhan? Kau tidak bernyali untuk membunuhku.
Kau tidak punya keberanian Kau bukan siapa-siapa!
Kau tidak berguna!
Cepat berlutut!
Angkat tanganmu!
Letakan tangan dibelakang kepalamu! Tangan dikepalamu, Netto!
Kau silahkan pergi.
Letakan tangan dibelakang kepalamu.
Kau bercanda.
THE END
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.