All language subtitles for Elite.2018.S08E05.SPANISH.NF.WEB.h264-EDITH.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese Download
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Pengeroyokan itu menyebabkan pendarahan internal

dan cedera otak traumatis.

Bolehkah kami melihatnya?

Tak bisa, maaf. Hanya keluarga dekat yang boleh masuk ruang ICU.

Aku mengisi dokumen agar dia bisa dipindahkan ke Bilbao.

Bilbao? Kenapa? Kau tak bisa menolongnya di sini?

Itu tempat terbaik untuk cedera otak.

Oke, kapan dia akan sadar?

Bisa berhari-hari, berminggu-minggu...

Atau tidak akan.

- Dokter. - Sebentar.

Maaf, Nak. Aku tak bisa jelaskan lebih banyak lagi.

Terima kasih.

Sialan.

Siapa yang melakukan ini padanya?

Dalmar, aku dengar tentang temanmu, dan kupikir

kau pasti sangat kesal.

Ya, 'kan?

Sini, duduk. Aku tak menggigit.

Percaya atau tidak, aku berempati tinggi.

Dan aku tahu hidupmu kacau.

Kau tahu apa?

Aku tahu kau di sini sendirian, tanpa keluarga, tanpa dokumen.

Kini kau kehilangan sahabatmu.

Dia masih hidup.

Ya, tapi tak bisa bergerak. Itu yang penting.

Aku ingin bilang

bahwa aku tahu, jauh di lubuk hati,

kau anak yang baik.

Aku ingin membantumu.

Tolong keluar.

Dalmar, aku serius soal ini.

Aku ingin bantu jika kau izinkan.

Dengan memberiku uang?

Ya.

Jika kau kembali ke negaramu.

Kapan batas waktumu meninggalkan Spanyol secara sukarela?

Bagaimana kau tahu?

Dalmar, aku tahu.

Kau beri tahu Sonia.

Kau menyelingkuhi Sonia.

Sonia, dicemooh, membeberkannya di Las Encinas.

Chloe, putriku, tahu.

Berapa lama lagi?

Anu...

Entahlah. Sudah habis?

Hari ini atau besok.

Atau lusa.

Kau tak peduli.

Benar-benar parah.

Jadi, kau sudah menerima akan tinggal secara ilegal,

tanpa sumber daya, tempat bernaung nantinya...

Kenapa kau harus sengsara,

padahal bisa hidup mewah di negaramu?

Begini saja.

Kau kembali ke keluargamu. Ke ibumu, karena kau pasti punya.

Kasihan, dia akan menderita kau berada sangat jauh.

Kembalilah padanya, dan aku jamin, dengan uang yang akan kuberikan,

kalian akan hidup tenang bertahun-tahun.

Kehidupanku di sini.

Ini rumahku.

Dengar, Dalmar Sayang.

Aku butuh jawaban sekarang, oke?

Jika tidak, waktumu habis,

dan kau akan diusir tanpa uang.

Jadi, pikirkan segera, ya?

Sementara itu, hapuslah video itu.

Lihat aku.

Itu yang utama.

KAU HEBAT SEMALAM.

APA KAU SAMA HEBATNYA DENGAN TEMANKU YANG BERKUNJUNG?

DIA SANGAT DERMAWAN.

Begitu semua formulir diisi...

Kami akan melakukannya secepat mungkin.

- Ini sangat bagus... - Ada apa?

- Bagaimana Omar? - Tenang, dia stabil.

Aku beri tahu Imán dan Yusef bahwa pemindahannya disetujui.

Oke, itu bagus, bukan?

Tapi bagaimana kami bisa menemaninya di Bilbao?

Usaha kami di sini.

Tak bisa asal tutup dan pergi.

Kami kesulitan membayar sewa toko, rumah,

akomodasi di sana, tagihan di sini, semuanya.

Ambillah ini.

Jadi, kalian bisa fokus menemani Omar dan tak mengkhawatirkan hal lain.

Ambillah, kumohon.

Jaga dia.

Maaf, kami tak bisa menerimanya.

Ya, kita bisa, Imán.

Dan kita harus.

Demi Omar.

Terima kasih.

Kami tak akan melupakan ini.

Aku baca, jika dia sadar, mungkin ada efek samping yang buruk.

Sayang, jangan pikirkan itu sekarang.

Iván, kurasa ini tamumu.

Sebentar.

Hei...

Kenapa ke sini?

Anu...

Yah...

Aku sudah berpikir dan...

Sial...

Aku suka cerminnya.

Salam cium.

- Bergadang lagi? - Apa?

Anu...

Aku belum terbiasa tidur di kasur lamaku.

Maksudku kasur Omar.

Kenapa kau keluar masuk sepanjang malam?

- Kau tahu pintunya berisik, 'kan? - Anu...

Entahlah, aku pergi jalan-jalan, siapa tahu bisa membuatku lelah.

Mungkin jika kau ingin menetap...

Ini.

Sewa penuh?

Dalmar, aku mampu. Kau tidak.

Makanya aku kembali, untuk membantumu, jadi kau tak sendirian.

Delapan ribu euro untuk orang tua Omar.

Sekarang sewa penuh. Kau menipu Iván, ya?

Tidak, uang itu milikku.

Milikku seorang.

Apa kerjamu?

Anu...

TARIF?

Kau akan datang ke pesta akhir tahun?

Ini belum akhir tahun.

Aku tak paham kenapa harus sekarang.

Karena nanti, kita akan disibukkan banyak hal.

Disibukkan ujian dan...

Entahlah.

Oh! Aduh!

Iván. Sudah, turun. Awas.

Kau kurang antusias soal acara itu.

Kau tak datang?

Aku tak bisa.

Aku ada janji.

Kalau begitu...

Aku akan merindukanmu.

Tapi kita bersama seharian.

Apa itu? Keluhan?

Itu fakta.

Fakta?

Faktanya, jika kita punya sedikit waktu lagi...

- Iván, kita telat ke sekolah. - ...kita tetap di sini...

Ayo.

Oke, ayo.

Dia terburu-buru. Dia sangat terburu-buru untuk belajar.

Jadi, bagaimana rasanya kembali ke rumah dan kasur lamamu?

Yah...

Jujur, sangat aneh.

Aku akan melakukan apa pun untuk Dalmar, tapi...

Kurasa aku harus mencari tempat sebelum Omar sadar.

Bagaimana jika

kita mencari tempat bersama?

Anu...

Apa?

Itu hanya saran.

Ayo berangkat ke sekolah sekarang.

Pikirkanlah itu sendiri.

Diskusikan dengan seseorang. Siapa pun. Dan kabari aku.

Oke?

Jika kau mau.

Oke.

Ayo.

Pier dan Guillermina bertekad mengadakan

pertemuan teman khusus dan rahasia di sini besok.

Kau membuat mereka kagum.

Ya, aku tahu.

Aku yang mengaturnya.

Kenapa kau tak bilang apa-apa?

Karena itu rahasia, 'kan?

Dan kalian diundang.

Mengadakannya di hari pesta akhir tahun itu bodoh.

Kenapa?

Dengan semua pemabuk di luar sana,

kita tak bisa menjamin privasi tamu kita.

Hei, jangan kritik aku.

Mereka yang memutuskan kapan, di mana, bagaimana, dan siapa.

Aku hanya menjadi humas dan perencana pesta.

Itu nama baru untuk pelacur?

Apa temanmu tahu pekerjaanmu?

Apa Iván tahu?

Kau lihat ekspresinya berubah?

Tidak, tak ada yang tahu.

Jika Iván tahu...

Héctor!

Jangan macam-macam. Biar aku yang beri tahu.

Tak apa jika kau memberitahunya.

Dia tak akan percaya omongan orang, tapi jika kau yang beri tahu...

Mari kita lihat tanggapannya nanti.

Hei!

Ada apa?

Kau tampak tegang.

Andai kau tahu...

Kau bisa memberitahuku.

Kemarilah.

Apa?

Kau tak mau tinggal bersamaku?

Apa?

Jika kau pikir ini terlalu cepat, mungkin...

Kurasa tidak. Malah, aku sudah berpikir.

- Aku ingin kita jadi... - Tidak, aku mau.

Sangat mau. Aku tak sabar. Aku tak mau membuang waktu lagi.

Baiklah. Terus, kenapa?

Ada apa?

Sial.

Ini bakal lebih sulit dari dugaanku.

Jadi, begini...

Kau tahu, akhir-akhir ini,

aku dapat banyak pemasukan, 'kan?

Ya, Héctor yang berikan. Agar aku tak memberimu uang.

- Tapi dia bisa... - Tidak, bukan dari Héctor.

Kau bukan pengedar, 'kan?

Apa? Tentu saja tidak.

Joel...

Kau ada di OnlyFans?

Sudah kuduga.

Maksudku, aku tak tahu, tapi aku curiga.

Joel, apa kau menunjukkan bokongmu demi uang?

Kau melakukannya sendirian, 'kan?

Joel, jadi kau tak sendirian?

Yang benar saja.

Apa kau bercinta di dunia maya di depan semua orang?

Tidak.

Menurutmu wajar seluruh dunia bisa melihat pacarku bercinta?

Tak semua orang. Hanya yang bayar.

Dalam kasusku, tak ada, karena aku bukan di OnlyFans.

Oke? Tak ada video daring aku bercinta dengan orang. Sumpah.

Oke, lalu apa? Katakan.

Begini, memang benar aku melakukan hal yang akan kulakukan di OnlyFans.

Tapi itu tak direkam. Aku tahu kau akan kesal.

- Kau bercinta demi uang? - Jika menurutmu begitu...

Seharusnya bagaimana? Maaf, akan kuralat.

Apa kau berzina demi bayaran?

Ini bukan hanya seks, tapi...

Kau melawak? Jungkir balik? Kau berbuat apa?

- Biar kujelaskan. - Maaf.

Katakan. Mau bilang apa?

Yang kulakukan lebih...

Itu saja. Lebih.

- Lebih apa. - Obrolannya.

- Keintiman. Pengalaman. - Oke.

Memang kau apa? Geisha?

- Apa kau geisha? - Apa?

Apa maksudmu berbeda? Kau membahas geopolitik?

Iván, tolong...

Itu gila.

Joel, berarti kau pelacur pria.

- Hentikan! - Kau melacur!

- Kau tak menyimak. - Kau isap penis demi uang.

Jangan terus menyerangku. Aku sakit hati!

Jadi, kau yang sakit hati sekarang?

Sialan...

Kita tak bisa bersama.

Tak bisa. Sudah jelas. Kita tak bisa bersama.

Sial.

Sekilas info!

- Omar bereaksi terhadap rangsangan. - Serius?

- Ya. - Terus? Apa dia sudah sadar?

Dia sudah sadar!

Bagus! Sudah kubilang. Kau dengar? Semua akan baik-baik saja.

Bagaimana jika kita terbang ke Bilbao untuk menemuinya?

Kembali di hari yang sama.

- Ya. - Boleh aku ikut?

Aku juga ingin menemuinya.

Tenang, kita tak perlu bicara atau duduk di baris yang sama.

Oke.

Aku paham.

Aku akan pergi sendiri.

Dia sok jadi korban juga.

Berani juga dia.

Kurasa ini sudah kelewatan.

Maaf?

Yang penting adalah melihat Omar.

Dan dia merasakan dukungan kita. Bukan pertengkaran kita.

Entahlah. Ini masalah prioritas.

- Chloe! - Jangan sekarang.

- Apa? - Tolonglah.

Maaf aku mengabaikanmu.

Wajar Sonia sangat sakit hati.

Kalau sepupuku, dia memang membencimu.

Aku tak punya alasan.

Aku terbawa yang lain dan bertingkah seperti pengecut.

Maaf, ya.

Baiklah.

Terima kasih.

Chloe, kau ikut ke Bilbao bersama kami?

Tidak mungkin.

Aku tak suka tatapan sinis dan keheningan yang menandakan aku menyebalkan.

Kau memang agak menyebalkan.

Aku tahu itu.

- Tapi aku bukan satu-satunya. - Tidak.

Aku juga tak sempurna.

Bagiku kau sempurna.

Dan aku menyesal telah menyakitimu,

Ya. Bagaimana dengan Sonia?

- Kok, kau tega menyakitinya? - Aku pun menyesal.

Aku ingin tahu kenapa kau melakukannya.

Jujur, aku ingin memahamimu.

Jawab aku. Mengapa kau menyakiti orang yang paling menyayangimu?

- Tak bisa kubilang. - Kenapa?

- Nanti ibuku hancur. - Apa kaitannya?

Dia ada kaitannya. Aku tak bisa bilang, maaf.

Berapa tarifmu per jam?

Berapa penghasilanmu?

Jujur, aku menghasilkan banyak uang.

Kenapa?

Mau kumasukkan?

Aku bisa ambil uang Carmen dan pergi.

Tapi wanita itu penipu dan hanya kalian yang kumiliki.

- Peras dia lagi. - Apa?

- Tidak. - Keuanganmu aman seumur hidup.

Tidak. Aku tak mau.

Kubilang tidak.

Begini...

Ini tidak mudah.

Oke?

Intinya, kau harus terampil.

Tapi kau tahu? Kurasa kau akan sukses.

Sungguh.

Yang buruk hanya kekurangan kecilmu.

Kekurangan kecil apa?

Aku menawan dan selain itu, kemaluanku...

Kau hetero, Bodoh.

Terus? Kau hanya disewa oleh pria?

Tidak. Ada beberapa wanita, tapi bayaran mereka lebih tinggi.

Kau hanya perlu variatif.

PEMBUNUH RAÚL, TEMUI AKU DI CRUZ9 MALAM INI.

Dalmar.

Itu aneh sekali, Bu.

Ibu memberinya kesempatan untuk pergi dengan megah.

Dia bakal kualat. Ibu akan melapor. Dia akan kena batunya.

Oke...

Selain melaporkannya, apa yang akan Ibu lakukan?

Aku kenal Ibu.

Ibu akan menemuinya.

Oke.

Aku akan ikut.

Hai, Omar! Kami sangat merindukanmu!

Banyak hal yang harus kuceritakan tentang bulan ini.

Pertama, sayangnya, Isadora House tutup.

Tapi lihat, sekarang namanya Cruz9.

Kami mendekor ulang sedikit, memasang cermin, layar baru...

Dan semua berkat pria ini. Sapa dia.

Omar, kau harus melihat semua ini. Bagus sekali. Kau bakal suka.

Tunggu. Lihat.

Ada orang lain di sini yang mau menyapa. Sapa Omar.

Hei, Omar. Kami butuh kau kembali. Kami hancur.

Kau pasti akan kembali, Kawan. Kami merindukanmu.

Omar bangun dari koma, melihat videonya, dan menyuruh dokter menidurkannya kembali.

Ada apa ini?

Aku dicari di bar.

Apa kalian bertengkar?

Tidak. Nanti saja kuceritakan.

Maaf. Pesan anggur putih.

Kau akan pergi ke pesta itu?

Maaf, kau bicara denganku?

Ya, tentu saja.

Kau lupa ucapanmu terakhir kali?

Aku memanfaatkanmu karena kau teler.

Tidak, aku tak bilang begitu.

Tidak. Kau bilang begitu.

Kau mau jaga jarak? Kukabulkan.

- Kau melihat Dalmar? - Tidak.

Bu, ini sangat aneh.

- DIMANA KAU? - LIHAT KE LANTAI ATAS.

Joel?

- Tunggu di sini. - Tidak.

- Aku ikut. - Tolong tunggu di sini.

Chloe, sedang apa ibumu di sini?

Ternyata kau.

Kukira ini perbuatan Dalmar.

Maaf?

Wah!

Ini tinggi, bukan?

Apa-apaan kau?

Kau bisa bantu Dalmar, bukan memberinya uang receh.

- Kau orang kaya seperti itu, 'kan? - Lepaskan aku, Berengsek!

Kau tahu? Kau akan membayar.

Seperempat juta.

Begitu.

Seperempat juta hari ini, lalu kau ingin lebih nanti.

Itu cukup.

Berikan dalam dua hari atau kuberikan videonya ke polisi.

Cepatlah.

Ini malam terbaik kita selama berbulan-bulan.

Beberapa kali lagi seperti ini, renovasi akan lunas.

Ini bagus! Terima kasih!

Jangan berterima kasih padaku,

tapi ke pengacara dan konsultan ayahku, dan rencana kelangsungan hidup mereka.

Ya, semua itu. Tapi ini berkatmu.

- Ya. - Terima kasih. Aku sayang kau.

Aku juga sayang kau.

Maaf.

Isadora, jika kau tak butuh aku, aku pamit.

Astaga, ini aneh sekali.

Kemarin kalian lengket, kini tak mau saling memandang?

Ini sangat aneh. Ada apa?

Kami sedang istirahat. Aku, khususnya.

- Kenapa? - Karena suatu hal...

Aku harus berpikir.

Memikirkan apa?

Kalian saling mencintai, 'kan?

Ya, aku sangat mencintainya.

Aku juga mencintainya sepenuh hatiku.

Dia belahan jiwaku.

Ya ampun. Ucapanmu itu bagus sekali.

Terus?

Jadi, aku tak mau menderita dengan seseorang lagi.

Dan masalah orang ini...

- Ya ampun... - Sayang.

Hidup itu tentang risiko.

Tentang mati-matian.

Tentang tertawa, menangis, jatuh, dan bangkit kembali.

Kalau tidak, apa gunanya? Sangat membosankan, bukan?

Tentu.

Lebih banyak mencintai dan kurangi berpikir.

Dengar, kemari sebentar.

Aku memesan suite untuk kalian berdua untuk bersenang-senang.

Kalian akan dapat sampanye dingin sebentar lagi, oke?

Terima kasih.

Kau memikirkan ibumu?

Aku tak pernah melihatnya begitu khawatir.

Atau sangat takut, tahu?

Semua karena video sialan.

Video yang direkam Dalmar seenaknya.

Dia mendapatkan apa pun yang dia mau.

Wajar jika orang berpikir semaunya.

Sial.

Ayo bicara dengan Joel.

Ya, tentu saja.

Pria yang mengancam akan menghancurkan hidupmu jika tak bayar seperempat juta.

Dia pasti berubah pikiran.

- Tentu saja. - Tidak.

Bukan dengan cara yang baik, tapi yang buruk.

Apa?

Kau bercanda, 'kan?

Aku tak akan melukainya.

Hanya menakutinya.

Aku tak yakin dia bisa takut.

Di hunian liar, kami bermasalah dengan anak punk.

Aku mengeluarkan ini dan mereka langsung kabur.

Masa?

Kau apakan mereka?

Bam, bam, bam.

- Bohong. - Kau tak percaya?

Tidak.

Gangster.

Aku akan menyayatmu...

Ini memang menakutkan.

Kau mau melakukannya untukku?

Tentu.

Kenapa?

Pertama, aku mencintaimu.

Itu cukup bagiku.

Kedua, tak adil mereka ingin menghancurkan kalian soal Raúl,

padahal kalian tak berkaitan.

Apa?

Aku punya banyak uang yang tak perlu kita pikirkan lagi.

Kita berdua.

Kenapa kau harus melakukan itu?

Karena...

Aku juga tak mau memikirkan uang.

Dan aku tak mau berpikir semua yang kita punya

atau beli karena kau,

dan aku hanyalah beban.

Joel, kau bukan...

Iván, kau tahu pikiranku soal itu.

Kau tahu.

Ya.

Sayang.

Aku menerima tawaran, uang,

pengaruh dari orang lain.

Aku menjual diri kepada orang lain karena aku tak peduli dengan mereka.

Aku hanya tertarik dengan yang mereka punya dan yang bisa kudapatkan.

Tapi darimu...

Yang kuinginkan hanya kau.

Dan aku mau kesetaraan di antara kita.

Kurang lebih, karena...

Mungkin tak akan pernah seperti itu, tapi kau paham maksudku.

Yang kuinginkan antara kita adalah Joel dan Iván.

Tolong katakan setidaknya kita akan berusaha.

Dan katakan bahwa pekerjaanmu hanya sementara.

Jika urusan kecil ini lancar,

aku bersumpah akan berhenti secepatnya.

Sumpah.

Kau sangat naif, Joel.

Kau pikir yang kau lakukan hanyalah sebuah pekerjaan.

Tapi itu meninggalkan bekas.

Itu menghancurkanmu.

Aku tak mengatakan ini karena cemburu.

Aku serius.

Aku baik-baik saja.

Sungguh.

Boleh aku menciummu?

Tolong.

Hei!

Siapa itu?

Chloe.

Apa mereka berpacaran lagi?

Bung. Chloe lagi? Serius?

Tak perlu menceramahiku karena aku tak peduli.

Apa itu?

Bukan apa-apa, hadiah dari teman penghuni liar.

Ada pertanyaan lagi?

Aku belum tidur dan aku ingin istirahat setengah jam.

Kenapa kau di sini?

- Sambutan yang hangat. - Stop, jangan masuk.

Aku sedang bertugas.

Masa bodoh. Kau tak boleh masuk seperti itu.

Apa?

Berapa pemasukanmu dengan mengizinkan anak-anak melacur di kelabmu?

Apa?

Aku sudah lihat selama sebulan. Aku punya bukti.

Bukti apa?

Kau sinting. Kau sadar itu?

Aku menaruh ponsel untuk merekam di beberapa suite.

Selama beberapa malam.

Aku belum pernah lihat ini. Aku tak...

Jangan berbohong padaku.

Kau tahu hukuman atas pengadaan pelacur?

Lima tahun. Dan kelab ini pasti akan ditutup.

Aku tak bohong. Aku tak pernah lihat. Aku tak berkaitan dengan itu.

Nah, 'kan?

Apa?

Aku hanya membantumu, menuruti permintaanmu.

Tapi kau berbohong padaku.

Kau menghindariku.

Tak ada ucapan, "Terima kasih.

Aku berutang budi padamu, Luis."

Pergilah.

Kau yakin ingin aku pergi?

Kau tak mau kuselamatkan seperti biasa?

Yang kuminta, sekali ini, kau bilang, "Aku menghargaimu, Luis."

Aku tak minta kau bilang kau mencintaiku. Aku tak sebodoh itu. Tapi mungkin...

Mungkin, "Kau penting bagiku, Luis."

Mari kita lihat...

Katakan.

"Kau penting bagiku, Luis."

Ayo.

Kau...

Kau...

Kau penting bagiku, Luis.

Benarkah?

Terima kasih.

Itu tak terlalu sulit, 'kan?

Kita hampir mendapatkan yang kita inginkan.

Sampai jumpa.

Orang tuamu menuju ke sini.

Kami bilang lima menit pakai ponsel.

Jangan mengejar semuanya sekaligus.

Oke.

Aku segera kembali.

Hai. Pertama-tama,

ini video sekali tayang dan kau tak bisa merekamnya.

Kontak kami lebih banyak di kepolisian daripada di Las Encinas.

Halo, Omar! Selamat datang di dunia orang hidup.

Lebih bagus kukatakan langsung, tapi yang utama, pesan sampai ke penerima.

Dan pesannya adalah...

Adikmu akan kehilangan magangnya jika kau ceritakan kejadiannya.

Di mana itu? Di kedai kebab?

Di PBB.

Dia mendapatkannya berkat Alumni, jadi satu panggilan dari kami, maka tamat.

- PBB atau masa depan lainnya. - Kecuali kedai kebab.

Biarkan dia punya kedai kebab.

Kau tak apa-apa?

Omar!

Bagaimana keadaanmu?

- Omar. - Omar...

Aku baik-baik saja.

Kita harus bicara, Joel.

- Bisa ditunda sampai besok? - Aku tak bisa menunggu sedetik pun.

Ada masalah?

Ini masalah pekerjaan, Sayang. Kami harus bicara.

Baiklah.

- Sampai jumpa besok? - Sampai jumpa besok.

Ayo, Joel.

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.

Bung!

Sayang, aku gugup.

Aku tahu. Aku juga. Tapi tak apa. Kita hanya akan menakutinya.

Jangan cemas.

Pasti lancar.

Baik, sampai jumpa di sana.

- Oke. - Aku mencintaimu.

Ibu, anu...

Masalah Raúl itu akibat ulahku.

Sejak itu, kita mendapat masalah.

Salahku kita terlibat dalam kekacauan ini, jadi aku akan membebaskan kita.

Oke?

Isa! Tolong dengarkan aku.

Aku tak mau mendengarkanmu! Dia mengancam akan menutup kelab!

Dengan penjara!

Dia memaksaku melakukan hal buruk dan tak akan berhenti sampai memerkosaku.

Kau mengerti?

Dia akan mendatangiku kapan pun dia mau dan itu salahmu!

- Aku minta maaf, sungguh. - Tidak, kau tak menyesal!

Kau bajingan egois. Itulah dirimu.

Aku bersumpah kau akan menyesali ini setiap hari dalam hidupmu!

Sumpah.

Hei, Isa!

- Kau baik saja? - Tidak.

Tidak, sudah pasti tidak.

Aku ingin mabuk dan pakai narkoba sampai aku mati.

Sini.

Joel, kumohon.

Hentikan perbuatanmu dan bebaskan aku dari Luis.

Aku serius, Joel.

Tapi jika Luis adalah inspektur polisi, aku tak...

Kau punya kontak. Datangi Alumni dan bebaskan aku dari masalah ini.

Kau membuatku terlibat dan kau akan membebaskanku. Lihat aku.

Kau akan membebaskanku.

Aku jahat kepadamu.

Aku tak bisa menangani situasi dan aku menggila.

Situasi apa yang tak bisa kau tangani?

Menyukai orang selain Raúl.

Ya. Tapi jika kau tak mabuk, Kau tak akan memberitahuku ini.

Kau akan menyangkalnya besok pagi.

Kau akan bilang butuh jarak atau apa pun, dan membuatku pusing.

Maaf, Nico, tapi aku tak mabuk.

Bau napasmu tercium dari sini.

Mungkin aku minum sedikit.

Tapi aku tahu persis perkataanku.

Aku tak mengatakannya sebelumnya karena takut kau menyuruhku ke neraka.

Seperti sekarang.

Tapi aku benar-benar minta maaf, Nico.

Maafkan aku.

Pergi ke rumput!

Apa?

Aku menyuruh orang ke rumput, bukan ke neraka.

Apa bedanya?

Kau bisa tinggal dan duduk di rumput ini.

Jika kau suka.

Kau akan bertemu aku.

Bukan dia.

Ada apa ini, Joel?

Akan kuhajar kau jika kau tak meninggalkan Isadora.

Begitu.

Oke, pergilah melacur jika tak mau tidur di penjara malam ini.

Kau pikir aku takut kau polisi?

Begitu?

Aku kenal orang yang sangat berkuasa

yang akan menghancurkan hidupmu dan memecatmu.

Kau mengancamku?

Kau tahu?

Aku tak akan menunggumu mendengarkanku.

Bajingan sepertimu pantas mati.

Aku akan menghancurkanmu.

Aku akan melakukannya sekarang.

Lewat sini.

Pakaian di ransel. Jangan tinggalkan apa pun di sini.

Bagaimana keadaanmu?

Tegang.

Dengar,

aku punya benda yang sangat mudah membantumu rileks.

Apa itu?

Ini G.

G apa?

G untuk GHB.

Apa khasiatnya?

Seperti yang kukatakan,

ini akan membuatmu rileks dan membuatmu sangat terangsang.

Ayo.

Ambillah.

Dalmar, ini akan lebih mempermudahmu.

Ambillah.

Siap?

Hei, santai saja, oke? Obatnya akan segera bereaksi.

Aku rindu menongkrong denganmu seperti ini.

Kaulah yang mendiamkanku.

Apa kau akan memaafkanku?

Aku setengah memaafkanmu.

Kau mengacaukanku, mempermainkanku, mengabaikanku...

Ya.

Jujur, aku merasa resah tentang obsesimu terhadap Chloe.

Maksudku, aku sama sekali tak menyukainya,

tapi menuduhnya secara daring benar-benar parah.

Kau akan berbuat apa jika jadi aku?

Aku paham kau marah soal Raúl.

Kau pikir itu salahnya, tapi...

Kurasa kau harus melupakannya. Kau menyakiti dirimu.

Kuusahakan.

Tapi aku berjanji akan berusaha lebih keras untukmu.

Apa kalian melihat Chloe?

Kenapa dia di sini?

Kalian melihat Chloe?

Ya ampun! Kau baru berjanji!

Kenapa dia di sini?

Tak tahu, tak peduli. Kau pun harus begitu.

Bagaimana perasaanmu?

Kau gugup?

Kita bisa berhenti jika kau mau.

Tidak.

Ayo.

Jangan ganggu mereka atau kau akan menyesal.

Kenapa tertawa, Berengsek? Aku serius.

Tidak, hanya...

Kau seperti pria di film-film gangster lama, tahu?

Lepaskan dia, Bajingan...

Keparat!

Bajingan.

Bajingan.

Hei!

- Lepaskan dia! - Cukup!

- Jangan ganggu kami, Bajingan! - Apa?

Hentikan!

- Sisa waktu kalian satu hari lagi. - Ayo.

- Aku akan membunuhmu. - Ayo.

Oh, ya? Ayo.

Kau memeras Carmen?

Itu demi kau.

Pendapatku tak dianggap?

Kubilang aku akan lakukan apapun untukmu, 'kan?

Kau sahabatku.

Chloe?

Apa yang terjadi? Siapa pelakunya?

Siapa yang lakukan itu padanya?

Joel dan Dalmar.

Kalian serius?

Ya.

Apa itu?

Tak ada, hanya benda bodoh.

Ayo.

Tak ada apa-apa di sini. Kesenangan ada di luar sana.

Itu tergantung.

Ya, 'kan?

Aku berharap lebih darimu.

Aku tak memasukkanmu ke Alumni agar kau jadi pelacur.

Masa? Katakan itu pada adikmu.

Apa katamu?

Dia mengatur kencan pertamaku dengan Pier dan Guillermina,

yang kebetulan menyukai pemuda.

Tapi kau sudah tahu itu. Makanya kau tak ingin aku bertemu mereka.

Untuk apa Emilia melakukan itu?

Karena dia mau membuat mereka terkesan, kurasa.

Dan karena dia membenciku.

Dan dia ingin kau berhenti memikirkanku.

Kau tahu?

Kurasa itu yang terbaik.

Aku punya prioritas lain sekarang.

Aku punya cukup uang untuk bayar seratus pelacur sepertimu.

Oh, ya? Lakukanlah.

Sebutkan hargamu. Berapa pun.

Kau punya kontak penting di kepolisian, 'kan?

Seberapa penting?

Yang paling berkuasa.

Kepala Keamanan Negara adalah Alumni.

Dia di luar sana bersama yang lain.

Kenapa? Kau mau kuperkenalkan padanya?

Tidak, jangan sekarang.

Tapi aku ingin kau meminta bantuannya.

Itulah hargaku.

Anggap sudah beres.

Hei, Iván! Hei!

Ayo, bangun.

Hei.

Kau mabuk.

Astaga...

Minuman terakhir itu tak cocok untukku.

Waktunya pulang, Kawan.

Tidak, aku mau bertemu Joel.

Dia mengirimiku pesan yang sangat aneh.

Aku tak paham apa yang terjadi.

Lihat, dia mengirimiku ini.

"Aku muak dengan kecemburuanmu. Kita harus hentikan. Datanglah."

Ya, 'kan?

Ini tak masuk akal.

Makanya aku tak paham apa yang terjadi, tahu?

Aku ingin bicara dengannya. Aku akan bicara.

Oke, tapi aku ikut. Kau tak bisa pergi sendiri.

- Ayo. - Sial.

Hati-hati. Lewat sini.

Ini tempatnya.

Lebih baik aku duduk.

Iván...

Iván! Hei!

Iván!

Iván!

Sial.

Halo, Sayang.

Apa kabar?

Aku harus bersamamu...

Terjemahan subtitle oleh Cindy F

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.