All language subtitles for Swing 2023

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese) Download
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Ya begitu.

Momen itu penting.

Oh.

Itu bagus.

Ayun lebih keras lagi, lagi.

Lebih keras lagi

Begitu.

Lagi.

Lebih cepat lagi. / Hentikan.

Lebih cepat lagi. / Hentikan.

Aku capek. / Ya sudah.

Bentar. / Aku capek.

Sudah capek?

Ini tugas yang berat.

Apa memang berat?

Main ayunan itu menyenangkan. / Baik, cobalah sendiri.

Bagaimana sekarang, Jake? Ibu sudah menyerah.

Bagaimana rencana kita selanjutnya? / Tapi bu, kita harus selesaikan ini.

Sekarang matahari hampir tenggelam.

Kau dengar?

Bicaranya kayak fotografer profesional.

Beberapa jepretan lagi, bu.

Kumohon.

Baiklah, kita mulai.

Ayo, mulai lagi.

Jepretanmu yang tadi bagus. Agak sesuaikan sedikit saja.

Sesuaikan awalannya.

Oke, mulai. / Oke, ibu siap.

Senyum, bu. / Mulai?

Lihat atas.

Baik, sutradara.

terjemahan broth3rmax

Semuanya bagus.

Tapi yang ini favorit ayah.

Kalau kau tanya ayah,

ayah akan milih yang ini.

Baiklah. Ayah Kevin.

Nak,

kami ingin mengatakan sesuatu padamu.

Kau tahu Ayah Kevin dan Ibu sangat menyayangimu 'kan?

Dan kau tahu impian ayah dan ibu adalah punya keluarga besar.

Meski aku bukan ayah kandungmu,

kau tahu sayangku padamu tak akan berubah.

Janji.

Ibu, Ayah Kevin,

sekarang aku sudah besar.

Aku selalu ingin kalian bahagia.

Tak apa.

Aku senang kalau nanti punya adik laki-laki atau perempuan.

Sungguh? / Tentu.

Kalau mau bantuanku

aku bisa suruh-suruh dia.

Karena aku yang tertua.

Kau nakal.

Kurasa itu...

Dia meniru sifat itu darimu. / Mengapa aku?

Jake, sekarang coba katakan siapa yang memang nakal.

Siapa? / Kamu.

Yang benar saja?

Oh tidak! / Sebaiknya kau lari.

Maaf, Ayah Kevin! / Kabur.

Maaf, tapi aku harus membalas.

Hey!

Selamat malam, bu. / Selamat malam.

Terima kasih.

Bau apa ini?

Hai, bu.

Hai. / Ini.

Hey, sayang. / Kamu masak?

Karena Jake kakak tertua ini meminta ayam goreng.

Kakak tertua Jake?

Belum ada yang hamil.

Kuyakin sudah ada yang menghamili.

Kita nyaris bisa.

Sudah dekat.

Lalu apa alasannya?

Mengapa kau kabulkan permintaannya Jake?

Ibu, aku menang.

Benarkah?

Juara pertama!

Wow! / Lihat?

Selamat!

Putraku memang hebat.

Putra kita.

Dia mewarisi bakat itu dariku.

Oke, mari mulai. / Selamat, nak.

Mari makan.

Kevin, aku harus selesaikan proyek ini.

Bagaimana dengan proyek kita?

Proyek apa?

Bentar.

Kau membuatku begitu lemah.

Saat ini, aku harus selesaikan ini.

Bujet kompleks townhouse ini 120 juta peso.

Aku tak boleh membuat kesalahan.

Aku tahu kau sudah menyiapkan rencana.

Aku tahu kau jadi perfectionist kalau urusan pekerjaan.

Tapi mulai sekarang,

aku butuh ke-perfectionist-anmu...

dalam kamar ini.

Tambah lagi.

Gitu, lagi.

Sudah.

Kita akan teriak, ya?

Selamat ulang tahun. Supaya dia kaget.

Oke siap? Mulai? / Mulai.

Bentar lagi dia akan turun.

Saat kita lihat dia, kita akan teriak se...

Selamat ulang tahun! / Selamat ulang tahun!

Kau yang mengagetkan kami.

Wow, beruntungnya aku memiliki kalian dalam hidupku.

Kami yang beruntung.

Memohonlah. / Ungkap permohonannya, bu!

Selamat ulang tahun. Duduklah. Duduk.

Ibu memohon apa?

Apa yang ibu mohon?

Rasanya ayah tahu.

Tak akan terwujud kalau diucapkan.

Tidak. Aku sangat yakin itu bakalan terwujud.

Oke. Apa yang kau inginkan?

Lihat nih, aku yang bikin kue.

Makan sekarang, bu. / Nih, ayo makan.

Kamu tak apa-apa?

Kamu tak suka makanannya?

Kau mau kami memasakkan...

Ada apa?

Kejutan.

Ini sungguhan?

Aku akan jadi ayah?

Sungguh? Aku akan jadi ayah?

Aku akan jadi kakak tertua! / Aku akan jadi ayah!

Aku akan jadi ayah!

Para tetangga, aku akan jadi ayah!

Oh, maaf. Bayi, maaf.

Tak apa-apa 'kan? Duduklah. Duduk.

Duduk.

Oke, bersulang bro. / Bersulang.

Aku tidak saja, bro.

Nanti aku nyetir.

Aku juga. / Aku juga. Aku keluar sebentar.

Keluargaku menunggu.

Sekarang kau lihat kedua orang ni. Ini baru mulai. Yang benar saja?

Aku sepakat. / Bro, sekarang aku ada batasan.

Bro, teman kita ini mulai lembek.

Dia kayak begini. / Melembek.

Seolah istrimu bosmu.

Ini bukan sekedar istriku. Juga anak-anakku.

Anakku paling kecil tak mau tidur kalau aku tidak pulang.

Istri, anak, sama saja.

Kenapa kau bilang begitu? Kayak bukan lelaki jantan saja.

Aku bisa berkaitan sama Didoy.

Ayah-ayah kami punya hidup berbeda.

Dalam kasusku, saat Tesa hamil aku sudah merubah gaya hidupku.

Sebenarnya aku sudah mendaftar di gym fitness 24-jam.

Sungguh aku mulai berubah.

Kau bisa lihat 'kan? / Itu sebabnya bajumu ketat.

Tapi aku ngerti maksudnya Dido karena dia sudah punya 4 anak.

Mereka sedang menunggu dia.

Jadi aku yang tidak jantan?

Bukankah kau bilang sendiri, Kevin,

kalau kau tak bisa menghamili wanita maka kau bukan lelaki jantan?

Jadi siapa yang bukan lelaki jantan disini, huh?

Mungkin kamu yang tidak jantan disini...

karena aku akan jadi seorang ayah.

Selamat ya.

Selamat, bro.

Kamu kalah. Bagaimana sekarang?

Maaf, tapi kamu tidak hamil.

Dok, bagaimana mungkin karena hasilnya positif pada tes kehamilan?

Banyak hal yang bisa menyebabkan tes kehamilan hasilnya positif yang keliru.

Mungkin karena pengobatan kesuburan yang kuresepkan padamu.

Atau tesnya dilakukan dengan keliru.

Bisa juga karena alatmu.

Itu sebabnya selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan doktermu untuk memastikan.

Tak apa, Kevin.

Kita bisa coba lagi.

Yeah.

Ya?

Apa?

Seperti yang kalian tahu kalian menjalani serangkaian tes.

Rupanya kami menemukan masalah mengapa kau tak bisa memiliki anak.

Tapi dok,

sebelumnya aku pernah hamil.

Masalah bukan di nyonya.

Kau bilang apa?

Aku yang bermasalah?

Jumlah spermamu rendah.

Dan pergerakannya lemah sehingga sulit untuk menetrasi sel telur.

Tidak.

Tidak. Aku tak percaya padanya.

Aku juga tak percaya padamu.

Ngerti?

Kevin.

Apa kami punya alternatif lain? / Ya.

Ya, kita ada alternatif lain yaitu mencari dokter yang lebih baik.

Ayo kita pergi.

Kita perlu bicara. / Nanti saja.

Ini penting.

Apa lebih penting ketimbang aku?

Maaf, maaf.

Aku sudah tak mau lagi.

Rasa mood-ku hilang.

Kukira kau ada pemotretan hari ini?

Nanti.

Kevin.

Kevin, itu tak perlu.

Aku sudah bicara sama dokter itu.

Kita masih punya alternatif lain.

Kita bisa coba program bayi tabung.

Apa kau tahu betrapa mahalnya itu?

Uang bukanlah masalah.

Penghasilanku banyak sekarang.

Proyek townhouse itu komisinya besar.

Apa kau juga mau menghina diriku?

Apa? / Uangmu.

Ya sudah, baik. Penghasilanmu lebih banyak dariku.

Kau lebih mending dariku.

Bukan begitu maksudku.

Aku cuma berusaha mencari cara.

Solusi apa saja.

Untuk mewujudkan impian keluarga ini.

Bayi tabung tak akan berhasil dalam kasus kita.

Spermaku cacat.

Kita cari saja seorang donor.

Tapi siapa yang perlu tahu? / Aku nanti tahu.

Kita bisa...

kita bisa adopsi anak.

Tidak.

Kevin. / Tidak.

Tidak. Kubilang tidak.

Kita tak akan adopsi, paham?

Kita tak akan lakukan itu.

Seolah kau mengumumkan ke semua orang kalau aku ini mandul.

Dan itulah yang jadi alasan kita mengadopsi.

Serta aku ini pria tak berguna.

Janganlah mempermalukanku.

Lagi.

Kau seksi, rasakan, rasakan.

Ayo, tunjukkan.

Tunjukkan lagi. Lagi, kumau...

Monica, sayang.

Bajumu seksi tapi aku tak merasakannya.

Cobalah bermesraan sama kamera ini.

Ngerti? Ayo mulai.

Lebih seksi lagi.

Mesralah denganku.

Bagus. Aku suka.

Lagi, lebih dari itu, lagi.

Bagus sekali.

Bagus itu.

Lagi.

Aku suka. Aku suka.

Mata ke kamera. Bagus sekali.

Lebih dari begitu, jangan berhenti.

Apa Kevin sudah datang? / Belum, bu.

Bu, dimana Ayah Kevin?

Dia sudah pergi pagi-pagi.

Apa kalian berpisah?

Tentu tidak.

Kenapa tanya begitu?

Dia selalu pulang larut malam.

Kadang dia tak pulang.

Kapanpun dia datang, kalian tak saling bicara.

Nak, bus sekolahnya datang.

Jangan nakal ya? / Ya, bu.

Sudah larut malam.

Banyak penundaan di tempat pemotretan.

Lampunya mati.

Kenapa kau tak cerita sesuatu yang baru?

Aku sudah dengar alasan itu berkali-kali.

Oke, oke. Ada klien yang mengajakku ke suatu tempat.

Kami pergi untuk minum-minum.

Kevin, aku tidak bodoh.

Jake sudah mulai curiga.

Kau kira aku tak perhatikan?

Apa kau masih bahagia dengan pernikahan ini?

Apa kau mau bercerai?

Tidak.

Tidak.

Tak pernah.

Aku mencintaimu.

Lantas kenapa?

Kenapa kau perlakukan aku begini?

Semua wanita mengejarku.

Kuakui kalau aku lemah.

Aku tak tahan godaan. Oke, memang.

Tapi Pam, itu sekedar seks bagiku.

Tak ada ikatan perasaan.

Tak ada maksud apa-apa.

Aku bisa hentikan.

Aku bisa hentikan kapan saja.

Sekedar seks?

Kevin, aku selalu puas dengan seksualitasmu.

Kenapa kau butuh wanita lain?

Jangan tanya aku begitu. Nanti kau sakit hati.

Kau sudah menyakitiku berkali-kali.

Lalu apa bedanya?

Katakan.

Mereka membuatku merasa nyaman.

Mereka bisa lakukan yang kau tak bisa.

Misalnya apa?

Memenuhi egomu?

Apa kau merasa jadi laki-laki saat bersama mereka?

Tak bisa dipercaya, Kevin.

Pam, bentar. Tunggu dulu.

Kuakui aku egois!

Baiklah, memang itu bukan info baru, ya?

Tolong mengertilah aku.

Tolong mengertilah aku. Aku lagi menghadapi masalah.

Ini menyiksaku.

Aku tak bisa menerimanya.

Pam, aku tak bisa menerimanya.

Tapi Pam, Pam.

Pam, aku mencintaimu.

Jadi kumohon, kumohon.

Pam, lihat aku. Kumohon, tolonglah.

Pam, kumohon. Kumohon jangan berhenti mencintaiku.

Aku mohon...

Aku mohon...

REDMITRA.COM AUGMENTED YOUR LIFE IMAGINATION

Ini bagus.

Sudah lama kita tak begini.

Karena ada seseorang yang selalu menghilang.

Jake.

Maafkan aku.

Akhir-akhir ini aku sibuk di kerjaan.

Setelah makan malam, kau mau main video game?

Aku sudah kenyang. Boleh aku pergi?

Beri dia waktu.

Barangkali dia bisa melihatmu berubah,

dia akan kembali seperti dulu.

Bagaimana dengan kita?

Kita sudah baikan?

Aku juga menginginkan itu demi kita.

Bentar, bentar.

Lamaran itu terbuka untuk seminar fotografi di Swiss.

Apa kau mau ikut?

Seminar Noah Bachmann?

Dari dulu aku mengimpikan menghadiri ini.

Aku tahu.

Itu sebabnya aku menanyakannya.

Mereka masih ada pembukaan.

Terima kasih.

Ikutlah aku ke Swiss.

Apa? / Ikutlah denganku.

Seminar itu tak butuh waktu seharian.

Kita bisa nikmati waktu luangnya bersama.

Ini juga waktu yang pas buat Jake nginap di rumah orangtuamu, bagaimana?

Kau tak perlu mengkhawatirkan dia.

Kau yakin?

Ya.

Aku sudah sering dengar soal ini.

Kuyakin akan lebih menyenangkan bila ada kamu.

Ini bisa jadi bulan madu kedua.

Sebuah permulaan baru bagi kita berdua.

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Kita sejalan. Bagus sekali.

Aku begitu suka tipe sudut pandangnya.

Menyenangkan sekali. / Ya, terima kasih.

Dan aku suka karyamu.

Tidak, tidak, aku tadi mau bilang begitu.

Itu begitu menginspirasi.

Ya.

Oh, maaf.

Aku harus pergi. / Tak apa.

Kudoakan yang terbaik untukmu. / Ya, sampai ketemu besok.

Sampai jumpa, dah.

Hai.

Siapa itu tadi?

Dia teman sekelas di seminar.

Kenapa ada cipika cipiki?

Bukankah itu sudah tradisi disini?

Aku cuma ngikut saja.

Pam, tenang saja, ya?

Jangan cemburu begitu. Itu tak ada apa-apa.

Kau bisa menyalahkanku?

Tak usah ungkit-ungkit masa lalu, oke?

Kamulah satu-satunya yang kucintai.

Selama masa tinggal kita disini kuingin kau rasakan besarnya cintaku.

Omong-omong...

bunga untukmu.

Apa itu?

Ini dinamakan Edelweiss.

Itu bunga asli sini yang kami pakai dalam seminar tadi.

Aku lihat bunganya cantik jadi kukira kau mungkin suka.

Kau jadi romantis saat di luar negeri.

Aku juga romantis meski di Filipina.

Dan aku akan selalu romantis.

Ayo, kita mau kemana?

Dan kemudian kutunjukkan di kelas potret yang kubuat.

Semua orang menyukainya.

Mereka suka komposisinya.

Bahkan pembicaranya terkesan.

Lalu kujelaskan ke mereka kalau modelku orang profesional.

Foto mana yang kau tunjukkan?

Potretmu.

Masa? / Ya.

Sebenarnya semua sepakat bila modelnya punya nilai lebih.

Mereka merasakan emosi yang dalam.

Karena matamu menjelaskan itu semua.

Wow.

Apa aku mesti jadi model saja?

Kenapa tidak?

Sekali lagi.

Sempurna.

Kapan seminarmu selesainya?

Aku ingin pulang, aku kangen Jake.

Sudah ingin pulang saja?

Kita belum ngapa-ngapain.

Bukankah katamu ini bukan madu kedua kita?

Ya.

Tapi tiap kali seminarmu selesai, kita pergi ke banyak tempat.

Kita pergi ke kota-kota yang berbeda...

kita cicipi anggur.

Kita sudah banyak jalan-jalan. Apa lagi yang dilewatkan?

Petualangan.

Apa yang ada di benakmu? Mau bermain ski? Panjat tebing?

Tidak, tidak, bukan yang berbahaya begitu.

Mungkin...

sesuatu yang liar.

Kurasa aku tak suka ide itu.

Anggap saja, Kevin, aku tak bisa lakukan itu.

Pam.

Kita di negeri asing.

Kita orang asing disini.

Ini saat terbaik untuk melakukan hal gila.

Pam, ayolah.

Banyak orang pernah lakukan ini,

katanya ikatan mereka makin kuat.

Ini akan membantu kita.

Baiklah, akan kucoba.

Demi kita berdua.

Ayo.

Kemana lagi kuharus memoto modelku?

Pilih saja. / Disini, berdiri disini.

Sini, sini.

Ini bagus. / Disini?

Ya.

Kevin, hai. / Hey, teman-teman.

Pam, kenalkan Cyrus dan Sharon, pacarnya.

Mereka berdua satu seminar denganku.

Hai.

Potretmu tak mewakili dirinya, Kevin.

Dia lebih cantik secara langsung. / Terima kasih.

Maaf, kalau kami menatap begini.

Kami tak tahan saja.

Kami melihat orang bermata lensa.

Bersediakan kau jadi model kami?

Sharon dan aku nanti akan mengadakan pameran.

Dan kami ingin karya kami mengenai dirimu.

Cuma kamu.

Aku?

Kau yakin? / Saat Cyrus terinspirasi begitu,

dia tak mau melepaskan.

Tolong jawab ya.

Nanti bakalan seru.

Apa tak masalah?

Apa maksudmu?

Mereka ingin kamu jadi subyek pameran mereka.

Itu kesempatan bagus.

Jangan lewatkan kesempatan ini.

Baiklah, aku bersedia.

Bagus. / Mantap.

Kami mau pergi ke klub.

Kalian mau ikut?

Kami ikut.

Baguslah. / Bagus.

Tidak, aku capek.

Aku mau kembali ke hotel saja.

Tapi belum larut malam.

Aku sungguh capek.

Tapi tak apa, kamu boleh ikut mereka.

Kau yakin? / Ya.

Bersenang-senanglah.

Pergilah. / Baiklah.

Aku tunggu di hotel, ya?

Tapi jangan malam-malam.

Jangan lupa. Sekarang bulan madu kita.

Baiklah.

Sampai nanti. / Dah.

Hati-hati.

Dah. / Dah, selamat bersenang-senang.

Pam.

Pam.

Hai.

Tak perlu disembunyikan. Aku sudah melihatnya.

Gaya doggy, huh?

Kita belum nyoba gaya itu.

Itukah fantasi seksualmu?

Aku tak punya fantasi seksual.

Ini cuma bertujuan penelitian... buat kita.

Karena katamu kau ingin petualangan.

Kau tahu yang lebih liar?

Kalau kita lakukan itu di luar kamar hotel ini.

Apa?

Memang dimana? Di balkon?

Yang orang lain bisa lihat?

Tidak.

Dimana?

Sudahlah.

Nanti kuberitahu kalau kau siap.

Bagaimana klubnya tadi? / Mestinya kau ikut.

Menurutku kau mungkin suka.

Kami akan pergi ke klub nanti malam. Mau ikut?

Anu...

Ya, kami ikut.

Tapi aku tak punya baju buat ke klub.

Oh itu bukan masalah. Tak ada kostum khusus.

Sebenarnya,

itu opsional saja.

Aku tak ngerti.

Klub apa ini?

Klub seks.

Kau sudah tahu?

Ya.

Dan kau tetap ingin kita ikut?

Bukannya kita sudah bahas ini?

Terlepas dari seminarku,

kita ke sini untuk bersenang-senang dan mungkin bisa berpetualang liar.

Kayaknya biar aku yang bayar ini.

Kamu ketakutan.

Aku paham.

Dengar, aku sendiri awalnya ragu pergi ke sana

tapi itu bukan seperti yang kau bayangkan, kau lihat saja sendiri.

Memangnya ada apa di sana?

Apa ada deretan gigolo dan pelacur yang mau dipilih?

Bukan seperti itu.

Tidak ada pekerja seks.

Hanya pasangan saja.

Kau bisa eksplor sesualitas bersama pasanganganmu atau, kalau mau...

bersama pria lain.

Apa yang kau maksud bertukar pasangan?

Kayak berganti pasangan?

Ya.

Kok bisa kau berbagi pasanganmu dengan wanita lain?

Aku juga suka melakukannya dengan pria lain.

Dengar, hubungan Cyrus dan aku itu sifatnya terbuka.

Dan percayalah itu telah memberikan keajaiban pada pernikahan kami.

Aku tak bisa bayangkan.

Apa kau anggap kau sudah tahu semua kesenanganmu?

Maksudku, saat kau bisa eksplor hasratmu seperti itu akan berdampak positif padamu dan Kevin.

Aku kurang begitu yakin.

Dan percayalah, Kevinpun juga tak tahu semua tentang kesenanganmu.

Kau punya kebutuhan yang tak bisa dipuaskan dia.

Dengar, tak ada yang sempurna di atas ranjang.

Ada hal yang tak mau atau tak bisa dilakukan Cyrus

dan aku mendapat kepuasan dengan pria lain.

Berbeda-beda dengan setiap pasangan.

Dan saat kubisa mengeksplor tubuhku begitu,

saat aku berhubungan seks dengan Cyrus,

setiap kali rasanya makin membaik.

Tapi,

apa kau tak cemburu?

Tidak.

Aku bahagia saat dia bahagia dengan wanita lain.

Dan dia bahagia saat aku puas dengan pria lain.

Kami tak terbelenggu sama hubungan kami.

Dia akhir setiap malam, kami saling bertemu di rumah.

Dan itulah penting.

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Oh, hai.

Hai.

Santai saja, aku disini.

Hey, teman-teman. / Hai.

Hai.

Senang kau mau ke sini, Pam.

Mari berdansa. Ayo.

Ibu senang kau menikmati masa menginap di rumah kakek-nenek, Jake.

Seminarnya belum selesai jadi kami disini agak lama.

Jaga dirimu, ya?

Ibu sayang kamu, Jake. Oke, dah.

Cyrus mengingatkanku kalau kau akan jadi modelnya.

Apa perlu kupaksakan masuk?

Kita sudah mengkonfirmasi.

Kenapa mundur sekarang?

Baiklah.

Kau ingat ultahnya Jake yang ke-5?

Ya.

Ultahnya seru.

Dia uring-uringan lalu kamu mendekatinya.

Kau membuatnya tertawa.

Saat itulah aku menyadari kalau aku mencintaimu.

Kau tak mencintaiku saja,

tapi juga mencintai putraku.

Itu tak sulit.

Aku tahu kau ingin keluarga kita jadi makin besar.

Tapi aku tak berikan itu padamu.

Bukan itu yang penting.

Keluarga yang kita miliki bersama Jake itu sudah cukup bagiku.

Ya tapi aku ingin membuatmu benar-benar bahagia.

Hasratku juga begitu.

Itu sebabnya kulakukan apa saja untuk membuatmu bahagia.

Masa?

Akan kuingat itu.

Tingkahmu beda.

Apa kau kembali ke klub itu?

Ya.

Kenapa kau tak ajak aku?

Aku cukup yakin kau bakal nolak.

Siapa yang bersamamu?

Cyrus dan Sharon?

Apa kamu main seks sama Sharon?

Aku tahu kamu bakalan cemburu.

Kenapa aku tak boleh cemburu?

Kamu main seks sama wanita lain.

Itu sekedar seks.

Tak berarti apa-apa.

Ngerti? Kau tak harus cemburu.

Kenapa seolah kau anggap aku yang tidak rasional?

Kalau aku berbuat sama,

kuyakin kau juga pasti cemburu.

Sebenarnya, tidak.

Benarkah?

Tidak.

Kau tak akan cemburu kalau aku main seks sama pria lain?

Tidak.

Kalau kau mencintaiku, mestinya kau tak begitu.

Itu maksudnya, aku mencintaimu.

Kubolehkan kau melakukan apa saja asal kau bahagia, Pam.

Bohong.

Coba saja.

Baik.

Baiklah.

Baik.

Baiklah.

Oh, hai.

Apa kabar, Pam?

Aku baik.

Aku sungguh semangat ke sini.

Bagus.

Mau berdansa?

Tentu.

Maaf, aku tak bisa.

Tolong, Wiski.

Terima kasih.

Itu tak akan membantu.

Apanya yang tak bisa?

Jika kau menunggu seseorang,

memandangi pintu tak akan membuat dia lebih cepat datang.

Kau...

kau terlihat tak nyaman kayak aku.

Ya, karena aku memang kurang nyaman.

Namaku Simon.

Pam.

Jadi,

apa yang kau lakukan disini, Pam?

Jujur saja,

aku tak tahu.

Lantas, kenapa kau tak pergi saja?

Aku menunggu suamiku.

Dia bersama wanita lain?

Dimana istrimu?

Dia tak sering keluar.

Selain itu, ini bukan kebiasaannya.

Dan kalau aku boleh jujur,

ini juga bukan kebiasaanku.

Ya, sama.

Aku lebih suka di tempat lain selain disini.

Kau tahu kita...

kita bisa pergi.

Tak ada yang mencegah kita.

Kurasa aku tak sering ingin meninggalkan suatu tempat.

Terima kasih. / Buat apa?

Entahlah.

Karena menyelamatkanku?

Aku bukannya sok baik. Maksudku aku...

menyelamatkan diriku juga.

Jadi kalau kau tak tertarik sama suasana begitu,

kenapa kau ke sana?

Oh suamiku...

dia... yang menginginkan petualangan ini.

Begitu ya.

Dan yang terjadi antara kami kupikir aku harus berikan yang dia inginkan.

Wow, begitu ya.

Kamu istri yang baik.

Aku cuma ingin membuatnya bahagia, tahu? Itu saja.

Wow, wanita mulia.

Lebih kayak seorang martir. / Ya.

Kau pantas dibuatkan monumen. Disini.

Apa istrimu tahu yang kau lakukan?

Ya.

Hubungan kami terbuka.

Jadi ini idenya dia.

Dan seperti kamu aku menyetujui begitu saja yang dia inginkan.

Hubungan terbuka ini... apakah berhasil?

Aku tak tahu. Kurasa ini...

menurut pendapatku? Sekedar alasan saja untuk tidur sama pasangan lain.

Memang itu yang kupikirkan.

Kurasa aku saja yang pemalu.

Lalu juga ada pasangan ketergantungan sama ini makanya kupikir-pikir aku harus mencobanya.

Siapa tahu?

Kita sama. Kamu dan aku.

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

Ya semalam menyenangkan.

Bukan begitu? / Memang.

Hey, Pam.

Hai, Pam.

Kamu datang juga.

Halo.

Duduk.

Kamu pergi lebih dulu.

Kita tak sempat ngobrol.

Ya, aku pergi nyari hotel baru buat kita.

Semoga itu suatu tempat yang lebih dekat sama tujuan.

Ya, itu 'kan yang kau mau?

Ya.

Jadi...

bagaimana tadi malam?

Bagaimana rasanya?

Kau tahulah.

Kau tak perlu malu, Pam.

Kamu tak ingin bermain? Tak apa.

Apa maksudmu? Kalian...

Kalian tidak...

Tidak.

Aku pergi.

Oke.

Kamu pergi ke mana?

Aku cuma jalan-jalan.

Kita minum apa?

Oh maaf, kami tidak pesan itu.

Ini dari pria di bar itu.

Oh, pria itu.

Rasanya aku melihat dia di klub tadi malam.

Biar aku yang bicara dengannya.

Kamu tak apa?

Aku baik saja.

Hey.

Ini pacarku...

dan mereka ini teman-temanku dari Pilipina.

Kevin dan Pam.

Hai. / Hai.

Senang berkenalan denganmu Tn...

Panggil saja Simon.

Simon, terima kasih anggurnya. / Ya, aku...

Dia mengenali kita tadi malam.

Di klub. / Ya.

Betul.

Itu yang kubilang, aku melihatmu di sana.

Apa kau sering pergi ke klub itu?

Oh tidak, itu pertama kalinya dan mungkin yang terakhir.

Pam juga pertama kali.

Kurasa dia juga tak suka...

Tidak.

Baiklah.

Jadi dari mana asalmu?

Aku dari sini. Aku punya apartemen dekat sini jadi aku sering pindah-pindah.

Aku menggeluti bisnis pinjaman.

Pinjaman? / Ya.

Bagus itu. Dari bank apa?

Itu...

Maaf menyela, tapi kita mengadakan pameran bersama nanti

dan kita harus menjadwal pemotretannya.

Ya, betul.

Begini, teman-teman. Kurasa Pam hampir setiap hari bebas.

Apa memang harus aku?

Ayolah. Jawab saja ya.

Baiklah.

Ya, bilang saja kapan.

Bagus.

Kita juga perlu seorang pasangan buat Pam.

Bagaimana kalau kamu? / Aku?

Kau yakin?

Kau tak akan apa-apa.

Percayalah. / Baiklah.

Baiklah, teman-teman.

Rasanya waktu istirahat hampir selesai.

Kita harus kembali.

Sampai jumpa nanti. / Baiklah.

Dah, Pam. / Dah.

Dah. / Dah.

Dah.

Simon.

Yah, kalian bersenang-senanglah.

Oke.

Kenapa kau pura-pura tak kenal aku?

Maaf.

Menurutku rasanya canggung saja mengenalkanmu pada suamiku sebagai teman yang bareng aku semalaman.

Baik.

Meski suamimu main seks sama wanita lain?

Dari kelihatannya itu dengan...

Sharon.

Ya.

Dan kamu tak masalah? Selingkuh dengannya seolah tak ada apa-apa?

Tidak.

Tidak, itu bukannya tidak masalah.

Aku cuma...

merasa sangat canggung saja.

Aku sekedar pura-pura bila semua baik-baik saja.

Baiklah.

Bayangkan, jika terlebih lagi,

kubilang padanya kaulah pria yang tidur denganku.

Tidur?

Apa berarti, antara kita belum berakhir?

Bagus.

Baiklah.

Sudah larut malam.

Aku membereskan semua barang kita sendirian.

Maaf.

Aku pergi belanja untuk keperluan Jake.

Aku terbawa suasana.

Lalu mana barangnya?

Tak ada.

Barangnya mahal.

Baiklah.

Ada yang mengirimimu bunga,

sekotak cokelat, dan sebotol anggur.

Kuharap kau tak keberatan tapi sudah kubuka anggurnya.

Tak ada kartu di dalamnya jadi tak tahu siapa pengirimnya.

Apa kau tahu?

Aku juga tak tahu.

Baiklah.

Apa ini dari Cyrus?

Jika ada sesuatu antara kalian...

tak perlu menyangkalnya.

Aku tak mempermasalahkan.

Aku...

sudah tidur sama seseorang.

tapi bukan Cyrus.

Pria lain?

Baiklah.

Apa memang tak masalah buatmu...

kalau aku main seks dengan pria lain?

Tak apa.

Itu memang kesepakatan kita 'kan?

Jadi, bagaimana rasanya? Ceritakan.

Apa itu pengalaman menyenangkan?

Menyenangkan.

Baik, maka ceritakan.

Siapa pria itu?

Aku merasa belum nyaman buat kita membahas hubungan seks kami.

Jelas sebaiknya tetap kami rahasiakan untuk saat ini.

Baiklah.

Aku tak masalah.

Bersulang?

REDMITRA.COM AUGMENTED YOUR LIFE IMAGINATION

Apa Kevin tahu kamu dimana?

Tidak.

Dia bersama wanita lain ya?

Aku tak tahu.

Kami sepakat untuk tidak saling cerita.

Kurasa...

itu yang terbaik bagi semuanya.

Aku suka dirimu yang baru ini.

Bagaimana dengan istrimu?

Apa dia tahu tentang aku?

Anu...

Aku...

aku harus jujur denganmu.

Istriku dan aku, kami lagi di tengah perceraian.

Apa? / Ya.

Apa yang terjadi?

Sudah kubilang, dialah yang menginginkan pernikahan terbuka.

Kayak orang dungu, aku setuju saja.

Kuijinkan dia dengan pria lain.

Itu tak berlangsung lama.

Dia kabur bersama pria itu.

Aku turut sedih.

Yah,

mantan istimu memang gila.

Dia tak tahu pria apa yang dia tinggalkan.

Bagaimana denganmu dan Kevin?

Menurutmu apa ini bisa merusak pernikahan kalian?

Semoga tidak.

Dialah penyebab aku menyetujui ini.

Untuk membawa sesuatu yang...

menggairahkan hubungan kami.

Apa maksudnya?

Dia makin bosan denganku.

Dan aku berharap ini... aku...

aku bisa pelajari lebih banyak...

di atas ranjang?

Entah apakah aku ahli soal itu tapi...

aku bisa...

katakan padamu yang kusuka.

Aku bisa mengajarimu.

Wow, itu baru buatku.

Apa kau suka?

Bukankah sudah jelas?

Jadi,

siapa pria ini?

Siapa yang mengajarimu begitu?

Apa cuma 1 pria atau banyak pria?

Pria itu cuma satu.

Kau terlalu sering bersama dia.

Jangan bilang kamu cemburu.

Bukan begitu.

Hanya saja...

kalau kau sering bersama dia dan kalian berdua main seks,

mungkin kau bisa jatuh cinta padanya.

Itu tak bakal terjadi.

Kita datangnya ke sini bareng,

kita pulangnya juga bareng.

Kau siap?

Hey.

Baiklah, Pam. Kau bisa berbaring.

Pam, tak apa.

Jangan malu. Kau terlihat cantik.

Ini cantik.

Bagus sekali. Cantik.

Oke, cahayanya bagus.

Mari kita panggilkan pasangannya.

Berbaring disampingnya. Ya begitu.

Simon, letakkan tanganmu di kakinya Pam.

Dan sekarang,

Pam, agak tengkurap.

Cantik sekali, ya.

Tatapanmu agak dipertajam.

Saling berpandangan sangat dalam.

Lihat. Ini bagus sekali.

Kuingin kau masuk ke telinganya.

Rasanya aroma dia. Rasakan.

Saling merasakan aromanya. Tahan. Aroma kalian begitu bagus.

Kalian berdua. Ya, itu bagus sekali.

Sangat sensual.

Dan gerakkan tanganmu sedikit.

Berikan dia gerakan lembut, ya.

Dan terus rasakan aromanya.

Cantik. Bagus sekali.

Bagus.

Sangat intensif.

Cantik, agak mendekat.

Bagus sekali.

Ada apa?

Apa kau tak suka pemotretanku?

Bukan begitu. Aku suka pemotretanmu bersama Simon.

Begitu sensual, begitu erotis.

Apa yang kau siratkan?

Aku cuma merasa kalau kalian berdua sudah biasa melakukannya.

Apakah dia pasangan seksualmu?

Kevin, bukankah kita sepakat untuk tidak mengungkap secara rinci?

Ya, tapi...

aku ingin tahu.

Apa kau mau aku memberitahumu siapa pasangan seksualku?

Aku bisa sebutkan semuanya. / Tidak.

Aku tak mau tahu.

Pam, tolong, katakanlah.

Tidak.

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

Pam.

Oke, mana yang lebih bagus?

Yang ini?

Atau...

yang ini?

Yah,

kurasa kau lebih cantik...

tanpa memakainya.

Sungguh bocah nakal.

Kamu ini...

Aku suka penampilan barumu. / Ya.

Cantik.

Terima kasih.

Kau yakin tak mau kami untuk... / Kuyakin.

Oh!

Hey, teman-teman.

Hey.

Hey, Pam. / Hai.

Hai.

Aku lagi di dekat sini. Kuingin menyapa saja.

Hai, Simon.

Jadi, wow.

Terlihat bagus. Semoga malam kalian menyenangkan.

Dah.

Dah. / Dah.

Apakah dia pria itu?

Tak usah menyangkalnya.

Ya.

Ada apa ini?

Pam sudah menemui pria itu...

sangat sering.

Kau jangan bersama 1 pria saja, Pam.

Aku namakan itu suatu hubungan, Pam.

Kau bermain-main dengan api.

Begini ya, kami mulai bermain api pada saat kami memulai permainan seks ini.

Aku sudah bisa mengatasinya.

Sejak tadi aku menelponmu.

Aku pergi belanja.

Belanja?

Kau sudah pergi seharian dan bilang kau pergi belanja?

Katakan yang jujur. Kau dari mana saja?

Bukankah kita sudah sepakat...

Aku tak peduli sama kesepakatan kita!

Apa kamu bersama dia lagi?

Mengapa kamu begitu marah? Bukankah ini yang kau mau?

Kau melakukan sesuatu yang lainnya.

Itu lebih dari sekedar seks!

Kau makin masuk ke dalam hubungan.

Kalau itu yang kau khawatirkan, itu tak bakalan terjadi.

Pam, Pam.

Aku mencintaimu.

Aku sungguh mencintaimu.

Aku takut kehilanganmu.

Kevin.

Kevin.

Kevin, itu tak bakalan terjadi.

Ngerti? Tak bakal terjadi.

W

WW

WWW

WWW.

WWW.R

WWW.RE

WWW.RED

WWW.REDM

WWW.REDMI

WWW.REDMIT

WWW.REDMITR

WWW.REDMITRA

WWW.REDMITRA.

WWW.REDMITRA.C

WWW.REDMITRA.CO

WWW.REDMITRA.COM

W W W . R E D M I T R A . C O M

Hai.

Terima kasih mau menemuiku disini.

Aku tak mengerti mengapa kita harus ketemuan disini?

Aku bisa saja langsung pergi ke apartemen itu.

Soal itu.

Aku cuma...

Aku ingin mengucapkan terima kasih

atas waktu yang kita nikmati bersama.

Atas...

atas semua yang kita lalui.

Tapi...

ini adalah perpisahan.

Kukira waktumu masih 2 minggu lagi.

Kevin dan aku sudah memutuskan untuk mempersingkat liburan kami.

Aku akan pulang.

Jangan pergi.

Tinggallah, Pam.

Kita bisa bahagia bersama.

Kau selalu tahu ini adalah sementara.

Aku punya kehidupan sendiri di rumah.

Aku punya seorang putra yang menungguku.

Kau bisa bawa putramu ke sini.

Aku akan urus kalian berdua.

Hidup kalian akan lebih baik disini.

Bersamaku.

Simon,

kau pria yang baik.

Dan...

di waktu singkat yang kita lalui,

aku bahagia.

Dan andai saja semuanya berbeda,

aku mau tinggal bersamamu.

Tapi aku sudah menikah.

Dan aku mencintai suamiku.

Dan aku tak ada niatan untuk meninggalkan dia.

Maafkan aku.

Maafkan aku. Selamat tinggal.

Hey.

Apa kau sudah beli hadiah buat Jake?

Ya.

Kau tak apa-apa? Mukamu pucat.

Ya, aku tak apa.

Aku kecapekan saja dari... jalan-jalan.

Oke.

Aku tak akan melupakan perjalanan ini.

Ikatan hubungan kita makin kuat 'kan?

Ya.

Aku kepikiran kita harus lakukan ini setiap tahun.

Bepergian.

Bagaimana kalau tahun depan ke San Francisco?

Tempat yang indah di sana.

Kita pergi saat Jake liburan sekolah.

Aku memikirkan soal bulan madu lagi.

Kata Cyrus klub di sana luar biasa.

Apa kita mau melakukan begini lagi?

Tentu saja.

Kita tak bisa sangkal banyak hal baik yang kita pelajari dalam petualangan ini, betul?

Maksudku... lihat dirimu. Kau makin pandai dalam bercinta.

Kau mendapat kepercayaan diri.

Betul?

Kurasa kesalahan kita cuma saat kau fokus sama satu pria saja

tapi kalau kita tetap ikuti aturan pernikahan terbuka ini bisa berhasil.

Kevin.

Ya?

Kevin, aku hamil.

Kau yakin?

Tes kehamilan positifmu sebelumnya keliru, bukan?

Aku tahu.

Aku pergi ke kantornya dokter tadi.

Dia sudah memastikannya.

Siapa ayahnya?

Bukan kamu.

Sudah kuduga.

Sungguh pertanyaan konyol.

Kita siapkan pertemuan sama seorang dokter secepatnya.

Bukankah sudah kukatakan?

Aku pergi ke sana tadi, sudah dipastikan.

Kita ada ahli kandungan di Filipina.

Ada prosedur yang ilegal di Filipina.

Kau bilang apa?

Kita harus menggugurkan bayi itu.

Kau serius, Kevin?

Kau memintaku untuk melakukan dosa besar.

Kau bahkan melibatkan anak yang tak berdosa?

Dan itu bukanlah anakku.

Aku tak akan bisa menerima anak itu.

Bagaimana dengan Jake? Dia juga bukan...

Kau sudah belajar menerima dia. / Jake sudah ada sebelum kita bertemu.

Tapi ini.

Bayi ini akan selalu mengingatkanku kalau aku ini mandul.

Kalau aku kurang jantan.

Pam, aku tak akan memaafkanmu jika kau memaksakan kehamilan ini.

Apa-apaan itu?

Apa yang kau lakukan?

Kau tak pernah berubah, Kevin.

Apa maksudmu?

Yang kuinginkan adalah untuk...

Di situlah letak masalahnya.

Lihat 'kan?

Keinginanmu.

Selalu saja soal keinginanmu.

Kesalahanku adalah aku selalu saja mengiyakan.

Saat kita tahu kalau kita bersama tak bisa punya anak,

kau makin depresi.

Lalu kau makin liar.

Kau sering bersama wanita lain yang membuatmu merasa jantan.

Kau tak memikirkan kalau aku juga depresi.

Kalau aku juga bersedih.

Kalau aku membutuhkanmu.

Tapi tidak!

Tentu saja!

Kau cuma memikirkan dirimu sendiri. Sakitmu, kegagalanmu!

Dan bukankah kau sendiri yang menginginkan pernikahan terbuka ini?

Beginilah aku sekali lagi.

Hanya untuk membuatmu bahagia, aku setuju saja.

Dan sekarang ketika aku lebih bahagia dalam permainan ini,

ketika aku menemukan pria lain yang membuatku bahagia,

yang melihat diriku, menghargaiku,

sekarang kau ingin terbang pulang.

Sekarang ada bayi ini.

Hanya karena ini akan mengingatkan kekuranganmu,

kau ingin menggugurkan bayi ini?

Teganya kau, Kevin.

Aku sudah memberimu banyak kesempatan.

Kau tak pernah berubah.

Aku sudah selesai.

Aku sudah tak tahan lagi.

Aku menyerah.

Kevin?

Ngapain disini?

Aku tadi minum-minum sama teman-teman lalu aku melihatmu.

Ada apa?

Aku tak mau membicarakannya.

Tak apa.

Kau tahu...

ada cara lebih baik untuk merasa baikan, tahu?

Cyrus.

Hey, Cyrus. Aku kesini mau nyari foto-foto di sekolah.

Cyrus.

Hey, kau di dalam?

Hey, Cyrus.

Hey, ini aku.

Apa kau di dalam?

Apa-apaan?

Kevin?

Apa yang telah kau lakukan? / Tidak, tidak, tidak.

Aku tak melakukan apa-apa.

Aku ketiduran.

Saat aku bangun ada pisau.

Pisau? Apa kau pegang pisau itu?

Aku tak ingat...

Pisau itu di tanganku. / Dengarkan aku.

Hey! Hey! Kevin, dengarkan aku! / Aku tak melakukan apa-apa!

Cyrus sedang ke sini, ngerti?

Kau harus pergi.

Kau harus pergi. Biar kuurus semuanya, oke?

Pergi saja, sekarang! Sebelum Cyrus melihatmu. / Aku tak melakukan apa-apa!

Kevin, hey.

Kau tak apa-apa?

Ya.

Ya, aku tak apa-apa.

Yah, aku yang apa-apa.

Sharon sudah pergi.

Pergi?

Dia kirim SMS ke aku dan dia bilang tak mencintaiku lagi.

Saat aku pulang,

semua barangnya sudah hilang.

Sharon pergi dengan orang lain.

Aku tak tahu ke mana, ke siapa.

Dia pergi?

Aku tadinya berharap kamu tahu.

Tidak.

Aku? Tidak, tidak.

Aku tak tahu apa-apa.

Dia tak bilang apapun padamu?

Padaku?

Tidak, tak ada.

Tak ada.

Dia mungkin bersama pria yang dia temui di klub itu.

Apa kau akan mencari dia?

Buat apa?

Dia tak mencintaiku lagi.

Itulah resikonya hubungan terbuka.

Maaf, aku harus pergi.

Simon, kau dimana?

Kukira kita mestinya ketemuan disini. Aku barusan bicara dengan Cyrus.

Jadi kau yang lakukan itu?

Membuat seolah Sharon pergi?

Ya.

Dan sekarang kau juga harus pergi. Pergilah sejauh mungkin.

Kita tak tahu berapa lama sebelum orang makin curiga dan menyelidiki.

Ya.

Pasti aku pergi.

Aku...

aku tak tahu bagaimana berterima kasih padamu.

Pergi saja.

Kevin.

Tak ada yang bisa merubah pikiranku.

Aku tahu.

Aku ke sini untuk mengucap selamat tinggal.

Kau akan kembali pulang?

Pesawatku bisa dijadwal nanti.

Saat aku tiba di rumah,

aku akan kemasi barangku dan pergi.

Aku akan meninggalkanmu sendiri.

Juga akan lebih baik jika kaulah yang mengajukan pembatalan.

Kau bisa pakai...

kau bisa pakai alasan apapun yang kau mau.

Misal penipuan,

masalah mental,

kau juga boleh bilang kalau aku impoten.

Aku tak akan membantahnya.

Mengapa kau lakukan ini?

Aku tak pantas untukmu.

Aku tak pantas.

Maafkan aku.

Maaf bila butuh waktu lama bagiku untuk...

menyadari itu.

Aku tak akan mencampuri keluarga yang akan kau bangun bersama Simon.

Bersama dengan bayi barumu.

Selamat tinggal, Pam.

Dia sudah pergi.

Dia meninggalkan negara ini sejam lalu.

Dan dia tak pernah kembali.

Haleluyah.

Maka ini berjalan lancar.

Ya.

Jadi apa yang kita minum? / Oh maaf kami tak pesan itu.

Ini dari pria di sana.

Apa yang kau lakukan?

Sudah kubilang, kami akan bayar hutangnya minggu depan.

Terakhir kali kau bilang begitu.

Kau sudah lama tak bayar pinjamanmu.

Mungkin kita bisa buat perjanjian lagi.

Yang benar saja.

Gadis yang bersamamu itu,

carikan cara supaya kami bisa bersama.

Pam pergi. / Jadi?

Dia sudah mengambil keputusan.

Sudah kulakukan bagianku. Aku tak bisa berbuat apa-apa lagi.

Akan kuhapus semua hutangmu jika kau membantuku mengusir Kevin.

Hey, pergilah, sekarang!

Sebelum Cyrus melihatmu. / Aku tak melakukan apa-apa!

Apa dia percaya?

Ya.

Begitu saja.

Kami tak punya hutang lagi padamu?

Hutang kalian sudah dibayar.

Ibu sudah menemukan rumah disini buat kita.

Kecil tapi imut.

Semua kebutuhan kita ada di sana.

Ibu mencarikan sekolah buatmu disini, Jake.

Kau akan suka disini.

Hidup kita akan berubah, Jake.

1 TAHUN KEMUDIAN

Hey.

Hey! / Hai.

Kenapa kau lama sekali?

Maaf aku memutuskan membawa pulang anak-anak bersama pengasuh.

Oke. / Ya.

Pelayan.

Kudengar selamat dalam pesanan.

Kami baru menikah minggu lalu.

Benarkah? / Ya.

Dan wow. Itu cincin yang indah.

Kau gadis yang mujur.

Akulah yang mujur.

Kau yang mujur. / Ya, yang mujur.

Apa kau pesan ini?

Tidak.

Itu hadiah dari temanmu yang di bar.

Selamat menikmati.

Sampaikan terima kasih padanya. / Pasti. / Terima kasih.

Dah. Selamat menikmati.

Bagus.

Akhirnya,

hanya kita berdua.

Untuk istriku yang cantik...

dan...

kita akan bersama selamanya.

Sampai maut memisahkan kita.

Aku cuma mengulang sumpah kita.

Kau sungguh suka bunga itu?

Ya.

Ini mengingatkanku pada seseorang.

Oke.

Siapa?

Hey, kenapa? / Maaf.

Simon? Simon? / Agak pusing.

Hey, Simon!

Kayaknya gara-gara anggur itu.

Apa? Kau tak apa-apa? / Aku minum kebanyakan.

Hey, Simon.

Aku tahu yang kau perbuat.

Kau sekarat.

Jangan dilawan, Simon.

Apa?

Kau kira kau bisa lolos?

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Siapa saja, tolong!

Tidak!

broth3rmax, 5 Januari 2024

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD broth3rmax, 5 Januari 2024

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 087814427939 (NEW)

MARI SUPPORT TERUS DI trakteer.id/broth3rmax

Jual Alat Bantu S*ksual

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator |

Jual Alat Bantu S*ksual | S*x Toys | Kondom | Dildo | Masturbation Cup | Vibrator | Tenga

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: www.redmitra.com

PRIVASI AMAN, KUNJUNGI: W W W . R E D M I T R A . C O M

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.