Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle by moviewoww.blogspot.com
Kisah Cinta no. 1
Di sini aku terbaring.
Hujan membasahi wajahku.
Tapi aku tak merasakan apapun.
Sebentar lagi mereka akan membawa pita putih untuk menandai tubuhku.
Tembakan yang bagus: Dimana korban jatuh saat hujan.
Cahaya. Setajam silet.
Wanita.
Selalu ada wanita.
Ini dia.
Mette-ku tercinta...
...Aku tak tahu kemana ku akan pergi.
Aku hanya sendiri melawan dunia...
...dan aku sedang dalam perjalanan.
Kisah cinta no. 2
Kita harus pergi ke Polynesia.
Apa kau menang lotre?
Bisakah kita lupakan beli mobil baru?
Aku tak mau mengendarai mobil tua itu lagi.
Mobil baru, apartemen baru, lampu baru, cat baru. Semuanya baru.
Mana obat pusing.
Barang baru membuat kita tua.
Kau tau ada dimana?
Ya. Dekat katulistiwa.
Uh?!
Di sini.
Berapa kali kita berhubungan seks?
Pada lima tahun pertama sekitar lima kali seminggu.
Lima tahun berikutnya, mungkin dua kali.
2000 kali?
Masih saja tak cukup, sial.
Lagi ngapain, pah?
Kisah Cinta no. 3
Aku takut.
Tidak, Tidak...
Di sini.
Atau aku tak akan melihatmu lagi.
Aku cinta padamu.
Aku cinta padamu.
Aku cinta padamu.
HANYA KISAH CINTA LAINNYA
Biksu dari Tibet berpendapat
Tak berhubungan seks bikin frustasi.
- Mette, kau sudah tidur? - Ya.
Bisakah kita ke ruang tamu?
Mengapa?
Segala yang ku lihat hanya kegelapan.
Tapi dari tempat tidur Aku bisa melihat jalan panjang.
Agenku memberitahu segalanya...
Pantai rahasia di Polynesia.
Gurun di Arizona.
Batu karang di Laut Mati.
Aku lah sang raja,
dan tahtaku berdiri jauh sampai ke negara kecil di utara
bernama Denmark.
Di apartemen baru tercium aroma cat
di bagian baru sebuah kota,
hipotek sebesar mungkin,
dan dengan mobil rusak tua yang terparkir di garasi.
Dua orang anak, Klara dan Frederik.
Dan istriku tercantik Mette.
Dan sebuah pekerjaan yang tak biasa.
Ayah, apa pekerjaanmu?
Ayah bekerja untuk polisi.
Ayah adalah tukang foto mayat, Klara.
Ini.
Ayah bisa foto Dolly jika demikian.
Ya.
Pegang.
Dia pasti melawan.
Humor menolongmu untuk hidup.
"Manicure dari neraka."
Tapi Poul tak hanya lucu.
Frank sering bertanya Mana yang lebih menakutkan:
Poul atau kriminal.
Dia membuatnya pingsan kemudian menyodok benda ini.
Lalu ditendang.
Dimana dia?
Di atas bersama anaknya.
Anaknya?
Mereka tak menyebukan anak-anak.
"Aku sayang Malthe, Tulle, dan Charlotte, jadi kita pergi bersama."
"Menuju surga."
Empat kesalahan tulis dalam tiga kalimat.
Saya selalu ingin menjadi seorang fotografer,
sejak umur 14 tahun.
Saya ingin memotret keindahan dunia.
Terbang mengelilingi dunia di sebuah helikopter,
dan memotret dari atas.
Pemandangan.
Bukan seorang anak yang mati.
Aku tak tau apapun tentang Julia.
Tapi berakhir mencintainya.
Dengan gairah luar biasa.
Dengan gairah luar biasa.
Itulah cara mencintai Julia.
Seperti di sebuah film. Secara dramatis. Berlebihan.
Saling bertemu.
Sebuah momen gila...
...dan dunia seperti yang kau tau terasa lenyap.
Julia sedang melarikan diri.
Bukan dari keberadaan yang tak jelas, tapi dari bayang-bayang yang menghantui
Yang mencekiknya.
Hallo, Mama. Ini aku.
Tidak, kami baik-baik saja.
Kami masih di Hanoi.
Tapi...
Aku akan pulang.
Ya.
Tidak, Aku hanya sendiri.
Sebastian ada urusan bisnis. Jadi dia akan menyusul.
Sedikit aneh, tapi banyak hal yang sedang terjadi.
Mama, aku merindukanmu.
Julia sedang dalam pelarian.
Julia ingin kabur.
Sudah jelas Julia ingin kabur.
Dalam perjalanan kabur.
Tak sepertiku. Aku tak pernah kabur.
Aku selalu pulang ke rumah.
Kita akan telat lagi.
Mengapa aku selalu merasa déjà-vu?
- Mobil ini sampah. - Ya. Berapa kali aku sampaikan padamu.
Jangan bersumpah.
Ya, kau boleh bersumpah di mobil rusak tua.
Ini sampah.
- Ya, ini sampah. - Ayolah, Pa!
Seharusnya tak ada masalah.
- Hanya saja... - Ini keempat kalinya dalam seminggu.
- Hanya apa? - Hanya...
- Mobil bandel. - Ya. Ini mengantar satu keluarga.
Ringsek, buruk, mobil bodoh...
Sekarang, sekarang, bocah kecil!
Akhirnya.
Apa kau akan belanja?
Kita butuh roti coklat, yogurt, sayuran.
Klara butuh botol minum baru.
- Bukankah kemarin baru beli? - Aku membuangnya.
Mengapa?
Aku membaca artikel tentang plastik dan kanker.
- Bukankah itu awalnya? - Tak ada yang tau.
Beli yang dari logam.
Oke.
Bahan kimia.
Sebetulnya!
Oh, ayolah!
Sial...
Awas!
Jangan liat!
Tutup matamu, Frederik!
Sebastian?
Semua akan baik-baik saja.
Aku tak bisa melihat. Aku tak mau mati.
Aku tak mau mati, Sebastian.
Semua akan baik-baik saja.
Ambil selimut!
Tenang.
Aku tak bisa melihat apapun.
Aku tak mau mati. Aku tak mau mati, Sebastian.
Aku tak mau mati.
Ini...
Aku seorang dokter.
Apa mereka mati...?
Oh, Tuhan!
Dia koma.
Apa kau periksa identitasnya?
Aku tak punya akses.
Aku akan telpon Bundgaard.
Apa aku seorang kriminal?
Apapun itu, pengendara dari belakang harus selalu memastikan
apakah mungkin untuk mengerem
Jika kendaraan didepannya bermasalah.
Tapi aku masih merasa...
Kau berkendara dengan ceroboh, bodoh.
Kau hampir mati, Jonas!
Hai.
Poul, ambilkan makanan.
Tak bisa. Aku mau ke forensik.
Dia bernama Julia Castlund.
- Castlund? - Penjual karya seni.
Ayahnya memiliki rumah produksi terbesar di Skandinavia.
Dia pasti anaknya. Ibunya Orang Swedia.
Dia terbang dari Hanoi ke Frankfurt dan menyewa mobil.
Aku akan menjenguknya.
Jonas.
Aku merasa bersalah. Aku ingin tau keadaannya.
Apa dia cantik?
Mengapa?
Wanita cantik dan sebuah misteri.
Bukankah ini saat dimana semua film drama dimulai?
Aku mencari seorang pasien yang sedang dalam perawatan intensif:
Julia, Julia Castlund.
Apa kau keluarganya?
Bukan.
Maaf, kami tak bisa membantu.
Dia...
Apa kau tak dengar?
Aku tak bisa menolongmu.
Ya?
Julia Castlund?
- Apa kau keluarganya? - Ya.
Aku pacarnya.
Hallo. Aku Magnus Castlund.
Haruskah aku menunggu di luar?
Aku tak yakin...
Dia orangnya.
Sebastian!
Kau Sebastian?
Kami belum mendengar kabar darimu?
Frankfurt? Apa kau terbang via Frankfurt?
Atau via London?
Mengapa kau tak jawab telpon kami?
Kami mengirimi banyak pesan!
Kau punya bisnis di Hanoi?
Kau datang langsung dari Kamboja?
Sebastian!
Kau dengar dari telpon?
Dia tak seburuk yang aku kira.
Angkor Wat...
Malam dimana kalian telpon.
Itulah malam pertamamu...
Julia terlihat berubah.
Maaf.
Ini agak rumit.
Rumit?
- Cukup rumit? - Ya.
Dia merasa cukup rumit.
Dan ini...
Sebastian.
Dia gugup.
Jangan sekarang, Monica!
Apa yang kau pikirkan?!
Mengapa kau tak katakan yang sebenarnya?
Dengar, anak mereka babak belur.
Mereka semua menangis.
Itu memalukan. Untung hanya lima menit.
Dan kapan Sebastian asli akan muncul?
Kami akan mengurusnya, oke?
Aku hanya tak mengerti apa yang kau lakukan di sana.
Itu bahkan bukan bagian terburuk.
Kau harus mendengar kata dokter ketika aku bicara padanya.
Gadis yang kau tau akan cacat.
Gadis ini mungkin koma sepanjang sisa hidupnya.
"Aku melihat banyak orang yang kabur."
Aku melihat banyak orang yang kabur
karena mereka tak ingin terbebani.
"Ini masalah hidup dan mati."
Ini masalah hidup dan mati.
"Apakah kau mau menolong atau tidak? Jangan kabur sekarang."
Jangan kabur sekarang.
"Kau mengerti?"
Duduk. Apa kau mengerti?
Duduk.
Julia...
Aku di sini.
Kita bersama lagi.
Aku tak akan meninggalkanmu.
Tapi kau harus kembali pada kami.
Cium.
Mungkin...
Mungkin dia akan merasakannya.
- Cium. - Ya.
Terima kasih, Sebastian.
Dimana kau tinggal?
Di rumah teman.
Mengapa tak tinggal bersama kami?
Tidak aku ingin tinggal di rumah Frank, jadi...
Tapi terima kasih.
Hubungi kami.
Ya.
Apa yang kau lakukan
ketika kau sendiri bersama wanita lemah yang sedang koma?
Apa yang aku lakukan?
Memegang tangannya?
Atau... Dimana kau memegangnya?
Itu tak lucu, Frank!
Hallo, Sebastian.
Namaku Irma.
Aku datang untuk membersihkan Julia.
Tapi kau boleh melakukannya.
Di bagian ketiak dan kakinya.
Dan dimanapun yang kau rasa dia terbakar.
Panggil aku jika kau butuh.
Sebastian?
Julia.
Sebastian.
Apa kau milikku?
Aku telah lama mencarimu.
darimana saja kau?
Berkeliling.
Apa kau sudah kembali sekarang?
Ya.
Hingga kematian memisahkan.
Tidak. Tak akan ada yang bisa memisahkan kita.
Bahkan kematian.
Julia, siapa kau?
Darimana saja kau?
Darimana saja kau?
Mengapa aku tak meninggalkan Julia pada titik ini?
Mungkin karena hidupku terlalu membosankan.
Dan Julia adalah misteri.
Wanita cantik penuh misteri.
Aku berharap seperti itu.
Aku penasaran.
Aku hanya penasaran.
Apa yang kau lakukan?
- Aku dari bagian penyelidikan. - Ah, baiklah.
Kau menemukan benda aneh dalam mobil orang.
Aku pernah menemukan sepasang sepatu. Dan aku menemukan boneka Teddy bear.
Dan aku pernah menemukan banyak kaleng Coca-Cola
yang belum diminum.
Aku pernah menemukan kucing mati di bagasi. Itu menjijikan.
Apa kau menemukan sesuatu di bagasi mobil ini?
Dengar, ini penting.
Ya.
- Benarkah? - Ya.
Ya?
Siapa namanya?
Sebastian. Christersson.
Sebastian Christersson.
Kau harus ke sana untuk memberitahu mereka.
Aku... Aku akan tetap bersandiwara.
Dan mengejutkan mereka suatu hari nanti?
dengan Mette dan anak-anak?
Menurutmu bagaimana nanti reaksi Mette?
Tidak.
Aku lebih baik mengatakan yang sebenarnya pada mereka.
Pemikiran bagus.
Kepada Mr. dan Mrs. Castlund.
Aku telah melakukan tindak kriminal.
Aku datang dan menginjak-injak kalian seperti badut dengan sepatunya yang terlalu besar.
Kalian sedang berduka, dan aku tak berani berkata jujur.
Aku bukan Sebastian.
Aku melihat kecelakaan Julia.
Aku ingin menjenguk melihat kabarnya.
Aku seorang fotografer Dengan unit pendukung,
dan aku menemukan ini di mobilnya.
Maafkan segala kesalahpahaman ini.
Aku berharap yang terbaik untuk kalian pada saat sulit seperti ini.
Hormatku, seorang teman.
Sebastian?
Sebastian!
Apa kau sudah bicara dengan staff bagian IC?
- Belum. - Kau pasti akan senang.
Kau pasti senang, pasti.
Julia sudah siuman.
Julia kehilangan 90% penglihatannya.
Tapi kemungkinannya untuk pulih cukup bagus.
Sebastian datang.
Sebastian?
Sebastianmu.
Apa yang kau bicarakan?
Aku tak mengenal Sebastian.
Julia, bukankah kau punya pacar?
Sebastian...
Julia...
Mari kita coba lagi dengan perlahan.
Ini Sebastian.
Pacarmu. Kau bertemu dengannya di Asia.
Kau menghabiskan sembilan tahun di sana.
Oh, Tuhan!
Maaf.
Aku belum mengingat apapun.
Julia, Julia, Julia...
Bagaimana perasaanmu?
Aku pikir ini yang terbaik adalah membicarakan tentang ini.
- Ini sungguh bodoh. - Ya.
Aku tau maksudmu.
Aku sudah bicara dengan Dichmann.
Julia mungkin akan lumpuh selamanya.
Dengar...
...segalanya...
...merupakan kesalahpahaman.
Pegang. Ini untukmu.
Tulis berapapun yang kau mau.
- Uang tak jadi masalah. - Tepat.
Yang terpenting adalah menolong Julia.
Aku memperkerjakanmu untuk menolong anakku.
Aku membeli sedikit waktumu.
Apa yang terjadi selanjutnya tak masalah.
Berikan dia sedikit cinta, Demi Tuhan.
Liat dia! Anakku hancur.
Kau tak bisa mundur sekarang saat dia membutuhkan pertolonganmu.
Kau setidaknya bisa berpura-pura.
Tulis 100,000.
Sejuta. Berapapun.
Aku pernah mengenal seorang wanita yang berpura-pura dengan bayaran lebih sedikit.
Jika aku memberitahumu, aku bukan Sebastian...
Aku akan memanggilmu pengecut.
Aku mohon padamu!
Sebastian?
Julia ingin bicara padamu.
Dichmann berkata kau adalah obat terbaik.
Oh?
Apakah kita sudah lama kenal?
Beberapa bulan.
Ayahku bilang kita menelpon dari Kamboja.
Angkor Wat.
Apa yang terjadi di sana?
Apa yang terjadi?
Bagaimana kita bertemu?
Pada acara api unggun.
Petang hari.
Beberapa orang berkumpul di bawah sinar rembulan
saling mengenal satu sama lain.
Orang dari segala penjuru.
Apa aku sendiri?
Ya.
Begitu juga kau?
Ya.
Seperti apa dirimu?
Biasa saja.
Tinggi atau pendek?
Gelap atau terang?
Gelap.
Biasa saja.
Aku menyatu dengan warna dinding.
Apa yang terjadi?
Kau sendirian.
Dengan bendera Denmark di belakang tas.
Aku menawarimu sebotol Chang.
Chang?
Ya, minuman lokal.
Dua orang Denmark di in Angkor Wat.
Sungguh kebetulan!
Cinta pada pandangan pertama.
Jika kau mempercayainya.
Apa pekerjaanmu?
Aku seorang fotografer.
Aku keliling dunia. Mengambil foto.
Untuk apa?
National Geographic.
Fitur. Potong per potong.
Apa kau mencintaiku?
Tentu aku mencintaimu.
Kau lama menjawabnya.
Aku tak mencintaimu.
Tidak.
Aku tak ingin jatuh cinta.
Itu menyedihkan.
Aku selalu takut
akan rutinitas, janji, makanan reguler.
Aku benci ritual.
Aku tak ingin terikat.
Dapatkah kau membayangkan hidup seperti?
Seperti apa?
Suami, istri, sebuah rumah.
Dua anak nakal dan pekerjaan mengerikan.
Televisi.
Berkumpul bersama teman-teman pada hari Sabtu.
Kehidupan seks seperti biasa dengan seorang anak yang berada di ranjang.
Tidak.
Aku tak dapat membayangkannya.
Itu pasti mengerikan.
atau sungguh indah.
Segalanya mudah diprediksi.
Masih bimbang, Frank?
Sejauh yang aku tau.
Apa rahasiamu?
Dapatkah aku mengejutkanmu dengan rum dan Cola atau gin and tonic?
Kita bisa...
Aku ingin rum dam Cola tanpa Cola.
Kita bisa melihat.
Melihat?
Merasakan.
Kita adalah pengungsi dari negara kecil.
Kita ingin melihat dunia yang lebih luas ketimbang kopi, isu dan gosip.
Dan kau mempengaruhiku. Dan aku mempengaruhimu.
Kita saling mengejutkan satu sama lain.
Selalu pengalaman berbeda.
Dan selalu...
...selalu mencintai.
Seks?
Beberapa kali dalam sehari.
Bohong!
Tidak.
Apa aku klimaks?
Apa?
Aku tak pernah klimaks.
Kau selalu klimaks.
Apa kau sedang berhalusinasi?
Apa?
Senang bertemu denganmu. Senang kau bisa datang.
Kita baru saja mengatakannya!
Terima kasih telah bertanya.
Apa kau kurang tidur?
Baik, senang bertemu denganmu.
Kemana kau pergi setelah Angkor Wat?
Saat ini, aku rasa kita kehabisan anggur.
Dimana botol lainnya?
Polynesia.
Apa?
Apa?
- Polynesia? - Itu tempat yang jauh.
Ya.
Aku selalu ingin ke Polynesia.
Apa kau sakit?
Apa kau sudah tau Carsten dan Henriette berpisah?
Dia bertemu dengan orang Polandia. Si bajingan
Apa dia murahan?
Pernikahan itu seperti mobil baru.
Kau senang mengendarainya di halaman; semua mengkilap.
Perlahan kau kehilangan minat kau tak mencucinya.
Kau tak membersihkan alasnya.
Kami memikirkan tentang mobil baru.
Kau meninggalkan botol kosong di bawah bangku.
Yang kau mau hanyalah sesuatu yang baru.
Jika saja kau rajin.
Sekali dalam seminggu.
1) Mencuci mobil.
2) Membersihkannya.
3) Mengelap bagian dalamnya.
4) Membersihkan rodanya.
Maka kau akan selalu punya mobil baru.
Seseorang pasti telah meracuni apelku.
Kau menciumku, lalu aku terbangun.
Mau coba lagi?
Wajahku hancur, iya kan?
Kau cantik.
Aku rasa kau demam.
Aku keluar sebentar.
Apa?
Aku butuh udara segar.
Kita kedatangan tamu, sayang.
Julia, ada sesuatu yang ingin kuberitahu padamu.
Sulit bagiku mengatakannya.
Aku tau maksudmu.
Pergilah.
Aku tak tau bagaimana rasanya di luar sana,
tapi sekarang segalanya berubah.
Kau tak membutuhkanku, dan begitu juga sebaliknya.
Oke.
- Bagaimana jika aku tetap di sini? - Pergi. Pergi saja.
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi pekan lalu terjadi lagi
dan akan terus begitu.
Aku sekarat, Frank.
Siapa yang tidak?
Aku merasa...
Merasa apa?
Rapuh.
Bergabung dengan marinir. Tumbuhkan kumis.
Apa ada yang lebih buruk?
Goa di Afghanistan atau anak-anak dan istri yang rewel
Siapa yang lebih sering pusing?
Aku tak tau!
Atau mungkin kau beruntung.
Kau dan Mette dan semua temanmu yang telah melihat cahaya!
Siapa saja?
Hei, apa ada seseorang di luar sana? Apa kau dengar?
Apa kau lihat cahaya?
Dengar.
Jika kau ingin bersantai, cobalah bermain dengan pelacur Lithuania.
Selesaikan di sana. Mereka kotor dan murah.
Julia membutuhkanku.
"Julia membutuhkanku."
"Julia membutuhkanku."
Julia membutuhkanmu, bukan begitu?
Jonas, kau bukan Sebastian, oke?
Kau adalah Jonas, Jonas.
Aku tak tau jika mereka bernafas, Frank.
Aku tak tau.
Mereka juga.
Aku adalah Jonas.
Ya, kau adalah Jonas.
Dia akan muncul besok dan segalanya akan berakhir.
- Siapa? - Sebastian.
Sebastian Christersson sudah mati.
Apa?
Dibunuh. Namanya beredar di Interpol.
Aku dengar dari Hanoi kemarin. Mereka menemukannya tewas di sebuah hotel.
Dia ditembak dari jarak yang sangat dekat.
Aku akan menemuinya.
Sial, Jonas.
Apa aku sedang emosi?
Ya! Kau jatuh cinta!
Apa ada orang di sana?
Siapa itu?
Sebastian?
Apa itu kau?
Apa kau tertidur?
Aku tak tau.
Apa kau baik-baik saja?
Ku pikir aku baru saja mendengarmu.
Mungkin aku sedang bermimpi.
Apa kau sedang mabuk?
Ya.
Aku senang kau di sini.
Ya.
Apa kau akan menjawabnya?
Tak usah dipikirkan.
Mungkin itu penting.
Bawa aku.
Apa kau ingin bercinta?
Tidak, terima kasih.
Apa kau selingkuh?
Mette...
Aku ingin tau.
Apakah kau akan memberitahuku?
Hentikan.
Apa kau akan jujur?
Ya.
Aku akan memberitahumu yang sesungguhnya.
Balik badanku.
Apa ada orang lain?
Tidak, Mette.
Darimana kau?
Aku ingin menghilangkan penat.
Karena ku pikir kita akan butuh dua mobil.
Dan kau akan beli satu.
Menghabiskan uang membantu menghilangkan frustasi
Terlalu banyak belanja?
Aku begitu frustasi.
Duduk.
- Apa yang sebenarnya terjadi? - Apa yang kau maksud?
Ini bukan ukuranku!
Bokongku membesar setelah punya dua orang anak.
Aku tak habis pikir mengapa dalaman kotor membuatmu marah!
Dimana kau mendapatkannya?
Dari sini.
Bagus Mette, Bagus.
Kau tau apa itu?
Bukti dari TKP.
Ya Tuhan!
Dan kau menghancurkan semuanya.
Selama empat malam kau tak berada di sini, Jonas.
Kau tak bicara padaku Tak menyentuhku.
Kau pergi.
Apa yang terjadi? Kemana saja kau?
Apa ini selingkuhanmu?
Mette.
Hallo?
Bukan, Aku bukan Julia.
Aku tak tau apa ini telpon miliknya.
Tunggu.
Apa itu namanya? Julia?
Seseorang ingin bicara padanya.
Jangan ditutup, Mette.
Aku kira ini telponya, tapi saat ini dia tak ada.
Aku pikir dia sedang sibuk mengencani suamiku.
Mohon hubungi lagi nanti.
- Mau kemana kau? - Kerja.
Jonas, apa yang terjadi?
Tak ada.
Rumah yang luar biasa.
Dari pantai kau bisa melihat seluruh Kullen.
Dan selalu terdengar suara deburan ombak.
Kau merasakan panas matahari di punggungmu.
Terdengar menyenangkan.
Segera setelah aku sembuh, kita akan pergi.
Untuk satu atau dua bulan.
Bagaimanapun, aku butuh bantuan.
Aku akan bersamamu.
Sesuatu yang fantastis telah terjadi.
Aku hamil.
Luar biasa.
Ya... Tapi kapan?
Sebelum atau sesudah?
Apa maksudmu?
Di sini atau di Asia?
Di sini. Tepat di sini.
Itu luar biasa.
Penyembuhan luar biasa.
Aku jarang mengalaminya.
Beberapa minggu lalu dia hampir mati.
Dan sekarang kami dapat menyuruhnya pulang.
Tentunya, dengan sedikit bantuan.
Apa Julia sudah memberitahumu jika dia hamil?
Sudah.
Itu luar biasa.
Ya.
Sebastian?
Aku tak tau harus bagaimana.
Mungkin ini cukup sederhana.
Kau mungkin pria paling bajingan yang pernah ku temui.
Kau membuatku jijik.
Apa?
Beraninya kau?
Dasar otak mesum.
Mau kemana kau?
Aku bisa jelaskan.
Apa yang harus dijelaskan?
Semua begitu saja terjadi. Kesalahpahaman.
Tapi apa yang terjadi diantara kami...
...adalah nyata.
- Kau bilang nyata? - Ya.
Aku tak tau apa yang terjadi di Hanoi atau apa yang telah ia alami.
Tapi kami akan menemukan jalannya. Dan aku akan beritahu dia siapa aku sebenarnya.
Apa yang kau maksud?
Menyetubuhi pacarmu selagi dia koma!
Menjijikan!
Apa?
Kami mengecek urinnya setiap hari. Kami tau segala yang telah terjadi.
Dia sedang koma, dan...!
Mungkin kau harus memeriksa siapa yang berada di sekitarnya...
Apa kau menyindir kami menyetubuhi pasien kami sendiri?
Aku coba memberitahumu...
Lupakan!
Aku akan menutupi semua demi kebaikannya.
Pergilah ke psikiater. Aku memaksamu.
Beritahu aku yang mengirimmu dan bilang ini penting.
- Dichmann! - Diam.
- Dichmann! - Diam!
Hey!
Hey!
Kau mau menyelidiki orang dengan perban di rumah sakit?
- Ya, ada yang tak beres. - Ya, kau menidurinya.
Itu sesudahnya.
Jadi pasti orang lain yang telah melakukannya.
Bagaimana kau bisa memastikan bahwa Sebastian sudah mati?
Mereka menemukan mayatnya, lalu membawanya,
dan membuat berkas kematiannya.
Liat ini.
- Darimana kau dapat? - Mereka mengirimkannya.
Aku ingin memastikan.
Jika kau selama ini menggunakan namanya,
kau tak ingin seseorang mengejarmu, ya kan?
Terdapat catatan kecil dibelakangnya.
Dia ditembak di dada.
Dan dikirm ke rumah sakit
dimana dia meninggal saat tiba di sana.
Ambilah. Hadiah untukmu.
Dia tampaknya seorang pecundang
yang pergi berkelana mencari gadis-gadis.
Dia bekerja di salah satu bar di Pattaya,
kehabisan uang untuk membeli minum, atau bahkan lebih buruk.
Dia bertemu dengan beberapa Orang Cina dan mencari uang dengan menyelundupkan barang
dari Beijing ke Sydney.
Apa Hanoi tau tentang itu?
Mungkin Julia juga melakukan hal itu?
Dia tak butuh uang.
Mungkin dia berpaling dari ayahnya.
Syndrom Hearst?
Mereka ingin bicara padanya.
Mungkin merekalah yang menelpon?
Mengapa? Dia tak tau apapun.
Bagaimana perasaan Mette?
Sial.
Ingat sewaktu di sekolah?
Gelang kulit?
Kita menuliskan nama gadis yang kita inginkan.
Ya, kau menulis Lise. Aku menulis Joan.
Kita bertukar. Dan mereka tak pernah tau.
- Kita hanya bertukar. - Ya.
Kemudian segalanya jadi lebih mudah.
Jika kau tak ingin Mette, Aku akan mengambilnya.
- Apa kau mengancamku? - Dengan apa?
Mette adalah istriku.
Memang. Semua hanya perasaan.
- Gunakan pikiranmu. - Sialan!
Siapa yang kau kasihani?
Sialan kau, Jonas. Aku akan beritahumu siapa yang aku kasihani.
Seorang dengan kondisi kekurangan dalam kondisi tak menguntungkan setiap hari
berkorban karena sesuatu yang ia cintai.
Sakit hati, perselingkuhan, emosi.
Apa kau tau mengapa pria brengsek akhirnya terpisah dari seluruh keluarganya di kemudian hari?
Itu karena dia ditendang istrinya
Lalu sang istri mendapat hak asuh anak.
Lalu ia mengencani sahabat baik suaminya. Apa dia salah?
Aku tak tau.
Aku tak tau, Jonas.
Aku suka cara orang Islam
Lakukan untuk alasan praktis. Lakukan untuk memiliki anak.
Lakukan untuk seekor unta. Buat sebuah kontrak.
Abaikan perasaan cinta.
- Apa kita saling sinis saat ini? - Dan kau pujangga menyedihkan.
Seperti orang ini.
Dia meninggalkan pesan.
"Beritahu semuanya jika Johny tak meninggalkanku
Aku masih menari diantara mereka yang hidup."
Sembilan kesalahan eja dalam satu kalimat.
Dapatkah kau nantinya mengeja dengan benar?
Apakah disleksia dan cinta tak berbalas penyakit menular?
- Henriques? - Ya?
Dimana tepatnya posisi hati?
Tepat berada di sini.
Area dimana semua kesenangan bersatu.
Lihat.
Disitulah keinginan, nafsu, bersatu dalam harmoni,
melawan, kebutuhan akan kedamaian.
Dua hal yang benar-benar tak bisa menyatu.
Itulah mengapa hasilnya selalu buruk.
Sayangnya, tak ada jalan keluar yang tak menimbulkan kesengsaraan.
Dua anak tersayangmu...
Akan jadi apa mereka?
Taukah kau?
Semua sudah terlanjur.
Tapi apakah hidup bisa berhenti? Hingga seseorang meninggalkan rumah?
Akulah ayah dari Klara dan Frederik
apa kau akan hidup dengan itu?
Hei, apa kalian berdua mau turun makan siang?
Banyak makanan kaserol hari ini.
Silahkan duluan. Kami segera menyusul.
Darimana mereka mendapat kaserol? Hanya bertanya.
Kita kehabisan segalanya.
Apa?
Hampir segalanya.
Apa kau ingat kita kehabisan tisu toilet?
Bangun! Tisu toilet!
Jonas!
Kumohon!
Jangan rusak pagi kami.
Berusahalah.
Mette...
Darimana saja kau?
Aku tak bisa.
Apa?
Semua ini.
Apa kau mau belanja di tempat lain?
Maafkan aku.
Apa kau sedang mabuk?
Kita kompak dalam berbagai hal, tapi itu tak cukup.
Apa maksudmu?
Aku tak tahan lagi.
Suatu hari kita akan mati. Suatu hari kita akan pergi dari sini.
Apa yang kau coba katakan?
Semua ini.
Kau tak bisa apa?
Segalanya, Mette, segalanya.
Apa kau mau meninggalkanku?
Apa ini tempat yang cocok?
Tak akan ada tempat yang cocok.
- Apa kau gila? - Semua terus saja begitu.
Tapi hidup lebih dari berbelanja di hari Sabtu.
- Sadarkan dirimu! - Aku ingin lebih.
Apa karena dia?
Kau menghancurkan hidup kami.
Menghancurkan hidup kami!
Dan akhirnya kau mengatakan dengan tekad sekeras baja,
"Aku tak akan menemukan suami di negara kecil ini."
"Aku akan mencarinya keluar negeri."
Karena, tentu, kau ingin menemukan seorang pria.
Tentunya.
Kau berubah pikiran.
Dan pria seperti apa?
Hanya seorang pria: pria normal!
Pertama kali melihat Sebastian kami berpikir, "Dia tak mungkin Sebastian."
Dia bukan seorang pendaki atau pengedar narkoba atau sakit jiwa.
Bukan, dia seutuhnya normal.
Terima kasih, Sebastian.
Karena telah bersikap santun, baik, dan normal.
Terima kasih, Sebastian.
Cheers!
Awalnya mungkin pura-pura, tapi apa yang terjadi selanjutnya adalah kenyataan.
Realitas memudar.
Aku ragu apakah aku bisa kembali.
Setiap hari selalu menunda-nunda Aku akan katakan yang sebenarnya pada Julia.
Dan pada akhirnya tak lagi ada masalah,
Diri Sebastian mulai terasa dan Jonas menghilang.
Kau tak mencairkan uangnya.
uang apa?
Dasar bodoh.
Hari ini mungkin Tuhan menyatukan segala hari baik.
Bagaimana jika kita buat anak hari ini?
Kita akan saling mengenal...
Untuk selamanya.
Hanya selamanya?
Hey?
Kau akan suka dengan rumahnya.
Kau tak harus kemanapun.
Entah itu rumah atau bukan.
Aku pikir belum saatnya untuk pergi.
kami akan mengatasinya.
Banyak hal yang harus diatasi.
Di sana sungguh indah dan tenang.
Dan kau bisa menelpon.
Hanya berjarak satu jam.
Cukup dekat. Hanya satu jam.
Julia...
Aku mencintaimu.
Tak ada yang bisa memisahkan kita.
Tak ada. Bahkan kematian.
Aku bermimpi aneh tadi malam.
Aku sedang berenang. Seekor paus datang.
Paus itu kemudian menelanku.
Tapi di lidahnya ada orang tua yang berdiri
dengan jenggot Hô Chí Minh, berteriak, "Awas! Awas!"
Tapi itu bukanHô Chí Minh.
Karena kaosnya bertuliskan: Jonah.
Aku berpikir, kenapa Jonas ada di Paus bernama JOnah?
Aku tak mengenal Jonas.
Dan mengapa Hô Chí Minh?
Ya, kenapa?
"Jonah" adalah kebalikan "Hanoi".
Apa kau pernah memukulku?
Tidak.
Pernahkah kita bertengkar?
Tidak. Tidak pernah.
Aku akan mengambil selimut. Dan segelas teh.
Terdapat enam pesan.
Pesan pertama:
Hai, ini aku. Hubungi aku. Sekarang.
Dimana kau? Hubungi aku.
Jonas, sial! Ini buruk.
Aku harus bicara padamu.
Aku telah memeriksa sidik jari kursi roda itu,
seseorang yang katakan Pria yang dibalut perban.
Sidik jari itu milik Sebastian Christersson.
Hubungi aku!
Aku mati.
Apa kau mengerti? Aku mati.
Aku pergi ke Hanoi.
Aku melacaknya hingga ke apartemen di Kopenhagen.
Aku akan menyelidikinya dan mencari apa yang sebenarnya terjadi.
Pesan kosong.
- Hai. - Hai.
Apa Julia ada?
Apa yang kau mau?
Aku pacarnya.
Sebastian.
Apa dia ada?
Tidak.
Bukankah ini punya keluarga Castlund?
Tak ada Julia di sini.
Sebastian!
Julia?
Dimana dia?
Kami baru saja dari pantai.
Dan kau...?
Kapan kau sampai?
Ceritanya panjang.
Sebastian?
Apa kau berjalan dari pantai?
Ada tamu?
Siapa itu?
Kau pasti Julia.
Hai.
Namaku adalah...
...Jonas.
Jonas?
Aku baru saja memimpikanmu.
Benarkah?
Apa kau datang dengan paus?
Tidak, dengan mobil. dalam perjalananku menuju kota.
Sebastian memberitahuku dia di sini, jadi aku mampir.
Dia berbicara banyak tentangmu.
Apa kau sedang buru-buru?
Tidak, tidak terlalu.
Tinggalah untuk makan malam.
- Aku tak ingin mengganggumu. - Tak masalah.
Sebastian? Ya kan?
Baiklah jika demikian? Aku punya hadiah di mobil.
Menyenangkan!
Apa dia naik mobil?
Ya.
Jadi benar-benar ada Jonas.
Ya.
Ayo telan!
Enak kan?
Menjijikan!
Apa kau selalu membawa makanan di bagasimu?
Sejujurnya, Aku selalu membawanya di bagasi
untuk menggoda mantan pacarku.
Dan kini kita memakan kerang dan meminum sampanye miliknya.
Beruntung bukan?
Oh, Aku bertaruh kau memakan semuanya setiap hari. Sebastian berkata keluargamu kaya raya.
Benarkah? Hm?
Apa kau sungguh-sungguh buta?
Aku terkadang dapat melihat bayang-bayang.
Sepeser rupiah untuk itu, Sebastian?
Ini membingungkan. Permainan apa yang kau inginkan?
Apa maksudmu?
Katakan.
Katakan apa?
Hal yang sebenarnya.
Aku kecewa...
...karena kau tak memberitahu Julia tentang hubungan kita.
Hubungan apa?
Kami adalah sepasang kekasih.
Jangan disembunyikan...
Ini kehormatan.
Aku dan Sebastian berhubungan selama tiga tahun.
Oh, kami tak sepenuhnya gay, kami juga mencintai wanita.
Bisa dibilang sahabat yang sangat dekat!
Yang saling menyayangi.
Jesus, Sebastian!
Oh, Sebastian nafsu pada apapun yang bergerak.
Benar demikian, Sebastian?
Sungguh menjijikan!
Aku tak tau sama sekali.
Katakan saja apa yang kau mau?
Hey, maafkan aku, aku pikir kalian sangat bahagia.
Aku tak berpikir kalian saling menyembunyikan rahasia.
Apa yang aku tak tau?
Maafkan aku.
Aku benar-benar minta maaf.
Kau tak perlu minta maaf.
Tidak, Aku mengerti.
Akulah yang salah.
Maaf.
Maaf, Jonas.
Ini hanya karena sudah sangat lama kami tak berjumpa.
Tentunya, dengan alasan yang bagus.
Tapi luar biasa kau bisa bertahan dalam enam tahun ini.
Ya, Aku bisa katakan.
Penjara memang berat bagi siapapun.
Kekerasan.
Tanpa cinta.
Dan cinta dari sesama napi bukan cinta yang sebenarnya, betul?
Hanya pelepas nafsu?
Mengapa kau bisa dipenjara?
Narkoba.
Jonas merupakan buronan narkoba.
Tinggal di Asia Tenggara dengan pekerjaan seadaanya
dari Beijing menuju Sydney.
Selalu bersama seseorang. Selalu berpakaian rapih.
Jonas selalu melarikan diri.
Ya Tuhan.
Dimana kau terkena sial?
Eh?
Apa yang salah?
Mengapa kau memberitahunya tentang ini?
Apa aku menyinggungmu?
Mengapa kau memberitahunya masa laluku?
Sebastian, ada apa ini?
Maaf jika aku bicara kelewatan.
Aku akan memberitahumu nanti
jika aku tak disambut dengan baik hari ini.
Semua hanya karena Julia bersikeras..
Aku lebih baik pergi.
Sebastian, apa yang terjadi?
Apa yang kau mau?
Julia, Aku pergi.
Aku dan Sebastian punya sedikit masalah...
Duduk.
Apa yang kau mau?
Apa kau tau dari Frank?
Frank?
Apa kau tau dari Frank?
Aku tak tau siapa itu Frank.
Apa yang terjadi di Hanoi?
Aku tak tau...
Apa yang terjadi di Hanoi?
Kau ingin tau?
Ya, Aku ingin mendengarnya.
Aku tak tau, aku benar-benar tak tau apa yang kita bicarakan.
Beritahu kami apa yang terjadi di Hanoi, benarkan!
Hentikan!
Pergilah ke luar.
Belilah rokok, atau apapun.
Ya.
Ya, udara segar mungkin ide yang bagus
ketika kau berada dalam emosi.
Untuk menenangkanmu.
Ketahuilah, jika kau ingin berkendara pakailah mobilku.
Yang menghalangi jalan.
Jika kau dengan senang hati mengendari mobil tua.
Kau akan baik-baik saja?
Ya.
Ini Frank.
Tinggalkan pesan, dan aku akan menelpon balik.
Frank, ini aku. Dia di sini. Ini benar-benar gila.
Aku tak tau apa yang ia inginkan. Aku standby di telpon.
Telpon aku.
Aku sungguh bodoh.
Kau bertitahu yang sebenarnya.
Aku dan mulut besarku.
Kau tau dia kehilangan emosi.
Tapi dia kini sudah banyak berubah.
Benarkah?
Sebastian punya banyak emosi.
Aku pikir dia merupakan orang paling sensitif yang pernah ku temui.
Tapi terkadang segalanya terlalu berat baginya.
Cintanya berubah menjadi...
...kegilaan.
Apa kau tau tentang kehidupannya?
Untuk jujur padamu, aku sedikit tak nyaman mengatakanya.
Aku tak menyukainya, tapi lebih baik aku berkata jujur.
Apa kau pernah merasa Sebastian menyembunyikan sesuatu?
...
Kau tak mengingat apapun?
Tidak.
Dia menilai Asia luar biasa ketika kau di luar sana.
Benarkah?
Julia...
...Aku tak sedang dalam perjalanan.
Aku sengaja ke sini ketika mendengar kau dan Sebastian kembali bersama.
Lanjutkan.
Dia hilang kendali ketika menghubungiku dari Hanoi.
Aku tak tau masalahnya tapi dia sedang kesulitan.
Julia, Sebastian adalah orang yang berkeliling di sekitar Asia Tenggara.
Dia bekerja untuk orang-orang ganas.
Dia menyelundupkan berlian, tapi sesuatu terjadi.
Dan dia hanya menipu The Triads (Organisasi Kriminal) sekali.
Ini layanan suara Frank.
Mengapa kita tidak kabur?
Itu sudah takdirnya.
Satu-satunya jalan keluar dari kematian.
Apa yang terjadi?
Kau akan bunuh diri bersamanya.
Kau akan membebaskan dia dari belenggu.
Apa yang kau maksud?
Aku bersama seseorang yang telah aku tinggalkan!
Ya.
Kau harus menolongku.
Ini Frank...
Ini layanan suara Frank. Tinggalkan pesan.
Aku tak mengerti. Apa dia memberitahumu tentang Hanoi?
Kau berada di hotel.
Kau meninggalkannya di sana.
Aku terus melihat pintu.
Aku berjalan menelusurinya.
- Aku seharusnya tak pergi! - Kau seharusnya kembali.
Bukan malah pergi.
Kau harusnya kembali ke dalam.
Mereka akan membunuh kita!
- Berikan apa yang mereka ingin. - Terlalu terlambat.
Sudah terlalu terlambat.
Lepaskan aku!
Setidaknya kita bersama.
Tidak, Tidak, Tidak! Apa yang kau lakukan?
Bukankah kau mencintaiku?
Aku ingin kau bilang kau mencintaiku.
Aku ingin kau bilang kau mencintaiku.
Aku ingin kau bilang kau mencintaiku.
Aku cinta padamu. Aku cinta padamu.
Orpheus mencintaimu, Eurydice.
Kita akan pergi.
Tapi tak akan kembali.
Aku hanya ingin melihat kau terus bersamaku.
menuju kepada jurang kematian.
Dan itulah mengapa kita harus mati bersama.
Dengar!
Orpheus harus mati pertama. Jika mereka ingin bertemu kembali.
Orpheus harus mati pertama.
Lihat aku. Lihat aku. Lihat aku.
Aku cinta padamu, Orpheus.
Jika kau mati, maka aku akan mengikutimu.
Aku janji.
Aku janji.
Aku janji.
Kau tau aku mencintaimu.
Kau berjanji akan menyusul? Kau berjanji akan menyusul?
Aku janji.
Orpheus seharusnya tak menoleh ke belakang.
Kau tak menginginkannya.
Dapatkah kau merasakannya?
Orpheus bertarung mati-matian untuk mendapatkan Eurydice,
dan ketika ia berhasil, mereka berdua tertawa.
"Eurydice? Tidak, dia tak ada di sini. Dia telah menemukan orang lain."
Ayolah.
Mari kita keluar dan selesaikan semua.
Sebastian!
Sebastian!
Sebastian!
Apa yang kau inginkan, Jonas?
Kau bisa melihat?
Siapa kau?
Apa kau mulai merokok lagi?
Bagaimana kondisi anak-anak?
Aku hanya merokok saat stress.
Aku sangat berhati-hati.
- Boleh aku minta? - Ya.
- Bagaimana mobil baru? - Sempurna.
Aku sudah bilang kita butuh mobil lagi.
Aku sungguh minta maaf.
Aku tak tau semua bakal berantakan.
Semua terjadi begitu saja.
Bumi lenyap di bawah kakiku.
Aku tak mengeluh.
Tapi aku mendarat begitu keras.
Kau selalu bermimpi.
Ya.
Siapa yang tidak?
Aku rindu Frank.
Mungkin dia marah, tapi kau dapat melihatnya.
Ya.
Apa kau ingin melihat anak-anak?
Tunggu.
Bawa kotak sialan ini bersamamu.
Karma buruk.
Kapan kau kembali?
Aku akan menelponmu.
Aku dalam perjalanan, tapi bukan ke rumah.
Itu merupakan malam yang indah.
Bukan akhir seperti Hollywood, tapi akan seperti itu.
Seperti tempat kita tinggal.
Tak banyak yang pergi ke sana.
Tapi apa yang terjadi sudah terjadi,
dan beruntung esok akan terus seperti itu.
Sebastian!
Sebastian!
Nyaman.
Dan indah.
Di sini aku terbaring.
Hujan membasahi wajahku.
Tapi aku tak merasakan apapun.
Sebentar lagi mereka akan membawa pita putih untuk menandai tubuhku.
Tembakan yang bagus: Dimana korban jatuh saat hujan.
Cahaya.
Setajam silet.
Wanita.
Selalu ada wanita.
Subtitle by moviewoww.blogspot.com
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.