All language subtitles for The American Society of Magical Negroes (2024) 4K INDO SUB 2160p

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

"Negro Ajaib" merupakan tokoh pendukung Kulit Hitam...

...yang ada hanya untuk melayani garis cerita protagonis kulit putih.

Beberapa percaya bahwa "Negro Ajaib" hanya ada didalam cerita.

Yang lainnya tahu yang sebenarnya...

Maaf. Permisi.

Permisi. Maaf soal itu.

- Ya. - Maaf.

Tidak. Itu...

Hei, semua, aku hanya akan lewat di antara kalian. Maaf.

Hai.

Hai.

Apa itu benang rajut?

Benar. Ya.

- Apa itu benang rajut? - Ini... Ya. Ini benang rajut.

Terima kasih banyak sudah datang.

- Malam yang sepi. - Ya.

Aku tahu, aku tak begitu ingin orang lain membeli seniku.

Itu akan cukup bagus jika ada yang bisa memahaminya.

Bisa aku tawarkan kau...

- ...sudut pandang lain? - Tentu.

- Aku ingin orang membeli senimu. - Maaf.

Hanya ada satu kolektor tersisa. Pergilah bicara dengan dia.

Kau tahu, mungkin karyaku lebih kuat jika itu bicara dengan sendirinya...

- Pergilah! - Tentu.

Permisi.

- Terima kasih. - Hai.

Sebenarnya, tidak.

Maaf, aku bukan...

Aren.

Apa kolektor yang terakhir di sini berpikir kau pelayan?

Oke.

Aku batalkan pameran tunggalmu bulan depan.

Tidak, tidak. Aku sudah membeli materialnya. Aku...

Aku habiskan $3,000 untuk benang.

Itu mungkin, tapi jika kau tak bisa meyakinkan karyamu,

Aku tak bisa melakukannya untukmu.

Kau bisa bantu aku?

Mesinnya merepotkan.

Ya, oke. Tentu.

- Apa yang kau butuhkan? - Bisa kau ambilkan uangku?

- PIN-ku 310... - Tidak. Jangan beritahu aku PIN-mu.

...555-0164.

Sebenarnya, aku rasa itu nomor telepon.

Sebentar.

- Di mana kartuku? - Itu di mesin.

Ya Tuhan. Di mana...

Brad?

Ada yang mencuri kartu debitku.

- Itu masih di ATM... - Tolong!

- Tidak, tidak, tidak, tidak! - Bung! Tidak, tidak, tidak.

Bung! Kau ada pemotretan besok pagi.

Dia mencuri dompetnya!

Lihat, dia memegang dompetnya.

Tapi itu tadi di sana.

Maaf mengganggu kalian, tapi...

Apa ada yang kehilangan anting?

Ya Tuhan. Ya!

Aku melihatnya saat perjalanan untuk temuiku temanku ini.

Dan biar aku katakan, aku tahu ini bukan milik dia.

Ya Tuhan. Terima kasih.

Aku hampir hanya memakai satu anting seperti bajak laut.

Omong-omong, apa kalian ingin mencari makan?

Ya.

Ada restoran barbeku yang baru buka di La Brea.

Sepupuku mengelola itu.

Mereka mendapat ulasan bagus di LA Weekly.

Aku tak tahu apa-apa soal itu.

Yang aku tahu mereka sajikan daging babi...

...sama seperti yang dilakukan nenekku dulu.

Aku suka daging babi.

Bilang mereka Roger yang mengirimmu,

- Dan mereka akan berikan yang terbaik. - Terima kasih.

Hei...

Jangan tersinggung, kawan.

Ya, tidak. Ya.

Kau tak apa?

Ya, aku bersumpah jika tas dia ada padaku.

Ayo pergi dari sini.

Kau tahu, orang kulit putih ini melihatmu seolah kau gila.

- Itu tidak mengganggumu? - Itu bukan masalah besar.

- Itu adalah ancaman. - Itu mengganggu.

Orang melihatku seolah aku...

...apapun tepatnya yang mereka pikirkan.

Tapi itu tak terjadi setiap hari.

Jadi maksudmu orang tidak melihatmu seperti itu setiap hari?

Itu terjadi setiap hari,

Jika aku keluar atau apapun itu,

Tapi itu tak selalu memburuk, itu yang aku maksud.

Benarkah?

Aku tak mau hidup dalam ketakutan.

Maksudku, apa ada rasa takut?

Ya.

Apa aku hidup didalamnya?

- "Tidak"? - Apa?

Kau baru saja menjelaskan bagaimana ini tak memengaruhimu.

Aku rasa aku hanya berusaha untuk tidak memikirkan itu.

Dengar, aku tak ingin membuang waktumu, Aren,

Tapi aku melihatmu di galeri.

Benar, ya. Kau bertugas di bar.

Dan aku mengikutimu karena menurutku kau sangat berbakat.

- Karyaku? - Maksudmu soal benang rajut itu?

Tidak, itu tak masuk di akal.

Tapi kau? Aku bisa memahamimu.

Dan aku ingin mengajakmu untuk wawancara kerja.

Tidak, aku tak tahu apa-apa tentang pramutama.

Pekerjaan kedua. Kau butuh uang, benar?

Aku butuh toko benang untuk mengubah kebijakan pengembaliannya.

- Itu bisa dilakukan? Apa? - Ya.

Maksudku, bayarannya bagus.

Apa pekerjaannya?

Secara resmi, itu firma layanan klien,

Tapi secara tidak resmi, kita selamatkan dunia.

Aku tidak mengerti.

Lebih mudah jika aku tunjukkan. Kemari.

- Sekarang? - Ya.

- Oke. - Kau punya kondisi medis?

- Penyakit jantung? Eksim? - Apa?

Tidak. Kenapa itu...

Apa?

- Lewat sini. - Kita di mana?

Apa aku baru saja pingsan?

Aku pindahkan kita sedikit.

Kau pindahkan... Apa?

Hei, tunggu dulu.

Hei, Roger.

Bagaimana kabar kalian?

Apa yang terjadi?!

Aku mungkin seharusnya memulai lebih lambat dengan semua ini,

Tapi ada kelas perekrutan yang dimulai sekarang,

Dan kita harus memasukkanmu.

Perekrutan untuk apa?

Selamat datang...

Di Himpunan Negro Ajaib Amerika.

Selama beberapa hari ke depan,

Kami akan mengenalkanmu terhadap tugas kami,

Lalu menentukan jika ada dari kalian yang cocok untuk keanggotaan.

Sekarang, mengingat setiap pendidikan dimulai dengan yang klasik,

Mari kita lihat beberapa pencapaian terbesar para pendahulu.

James Crampton, Savannah, 1923.

Perhatikan pendekatan tugasnya.

Itu pukulan yang tak biasa, pak.

- Dari mana kau datang? - Aku hanya lewat, pak.

Atau harus kubilang... Tn. Avery?

Hei! Bagaimana kau tahu namaku?

Semua orang di negara bagian Georgia...

...yang suka biliar pasti tahu Beauregard Avery.

Apa benar kau pernah patahkan stikmu saat melakukan tembakan pertama,

Kemudian melanjutkan pertandingan dengan satu serpihan kayu?

Aku tidak bermain biliar sejak perang.

- Itu alasan kau kehilangan pukulanmu. - Permisi?

Pukulan biliar, pak.

Kau tahu, orang bilang cengkeraman seseorang terhadap stik biliar,

Yaitu seperti cengkeraman dia terhadap hidup.

Perlihatkan padaku caramu memegangnya.

Sekarang kau berpikir tentang apakah kau akan meleset.

Mungkin kau sedikit meleset di hidupmu.

Tapi jangan pikirkan itu sekarang.

Sekarang kau hanya harus pejamkan matamu,

Dan dapatkan pukulanmu kembali.

Lumayan, Tn. Avery.

Lumayan.

Tentu saja, kau akan gunakan dialek yang lebih kontemporer,

Dan banyak inovasi lain yang kita buat sejak masanya Jim.

Tapi di masternya fundamental.

Jadi, apa yang kau perhatikan...

Tentang pendekatan Jim terhadap tugasnya?

Dia tidak menjadikan itu tentang dirinya sendiri.

Itu selalu tentang klien.

Layanan klien yang utama.

- Apa lagi? - Dia sangat bersahabat.

Itu krusial.

Diterima oleh kulit putih

- Ada lagi? - Dia memakai bretel.

Oke. Mari kita lihat yang lainnya.

Marcus Dunham, 1955.

Mayat hidup berjalan!

Ini tidak benar, Marcus.

Bos, itu bukan tentang hidup yang dijalani di dunia ini.

Tapi tentang kehidupan yang akan datang.

Apa maksudmu?

Aku tahu jika kau dan istrimu...

...menemui masalah dalam menciptakan kehidupan.

Aku hampir tak menghasilkan cukup dari pekerjaan ini,

Jadi itu sulit untuk pulang dan merasa seperti seorang pria jantan.

Dengarkan aku, bos.

Siapa yang selundupkan aku harmonika itu...

...agar aku bisa curahkan jiwaku sebelum aku pergi?

- Aku. Tapi... - Itu butuh keberanian.

Itu dilakukan oleh pria jantan.

Jadi saat Ny. Bos Besar melihatmu malam ini,

Ketahuilah dia melihat pria terhebat di Kennebec County.

Bagaimana dengan yang ini?

Ada yang alin?

Spiritual adalah sentuhan yang bagus.

Keauntentikan yang dirasakan.

Minat dan hobimu harus autentik kulit hitam...

...seperti yang dipahami oleh budaya.

Kita tunjukkan klien bagian dari diri kita,

Yang membuat mereka merasa baik.

Dan tidak lebih.

Tidak! Tidak!

Tidak, maafkan aku.

Kau tak bisa menyihir steik untuk makan malammu.

Sihir hanya digunakan untuk melayani klien.

Jadi jika dia diet, kau diet.

Baik. Jika dia tahu sebanyak itu, kau harus melakukan mantra ingatan.

Boleh aku mengambil alih kekuatanmu dari jarak jauh?

Yang berkaitan dengan medis membutuhkan sentuhan fisik.

Meski jika dia berkeringat. Benar.

Tidak, itu aku yang mengendalikan kekuatanmu.

- Ini bagus. Ya. - Aku suka.

- Tidak terlalu ketat? - Tidak, tidak terlalu ketat.

Karena itu harus bersifat nostalgia,

Tapi tak boleh terlalu seperti petani bagi hasil.

Tidak, tentu saja tidak.

Kita tidak mengerjakan "Roots".

Bagaimana?

Itu sangat menarik.

Itu...

Kau tahu, namanya perlu sedikit diperbarui,

Mungkin seperti, "Orang Kulit Hitam Ajaib" atau...

Aku rasa itu harus berima, tapi...

Apa yang kau coba katakan?

Aku tak yakin ini untukku.

Ini benar-benar tak ada kaitannya denganmu,

Dan aku yakin tugas itu sangat masuk akal bagi kalian.

Hanya saja dari pendapatku pribadi itu terlihat...

Itu sedikit...

- Tolong antar aku pulang. - Kau tak akan pulang.

Astaga.

Ini lebih besar darimu.

Kita sudah ada sejak sebelum ini...

Apa ini...?

Monticello.

- Apa? - Ya. Sayap rahasia.

- Oke. - Faktanya adalah, Aren...

Aku di Virginia?

Kau memiliki bakat.

- Maaf, gedungnya hilang. - Ya.

Dan bakat sepertimu bisa lebih membantu orang kulit hitam...

...daripada seratus pawai.

Bagaimana?

Itu lebih mudah jika aku tunjukkan padamu.

Tidak, tidak, tidak. Terakhir kau mengatakan itu...

Aren, apa binatang paling berbahaya di dunia ini?

- Hiu. - Orang kulit putih.

Kapan orang kulit putih menjadi paling berbahaya?

Saat mereka bentuk tim dengan hiu.

Saat mereka merasa tidak nyaman.

- Oke, apa hiu bagian dari itu, atau... - Orang kulit putih merasa tak nyaman...

...penyebab kebanyakan hal buruk untuk kita.

Orang kulit putih pindah ke suatu lingkungan,

Mereka merasa tak nyaman; Gentrifikasi.

- Oke. - Polisi kulit putih melihat kulit hitam,

Merasa tidak nyaman; Penembakan lainnya.

Ada masanya yang harus kau lakukan hanya menatap kulit putih...

...dan itu membuat dia tak nyaman. Kurang lebih itu yang terjadi kepadamu.

- Aku paham. Aku hanya tidak... - Bagi beberapa dari kita,

Hal terakhir yang kita lihat di dunia ini,

Adalah orang kulit putih yang tidak nyaman.

Tapi aku tak salahkan orang kulit putih untuk itu.

Aku salahkan ketidaknyamanan mereka.

Itu sebabnya kita di sini...

...di Himpunan Negro Ajaib Amerika,

Melawan ketidaknyamanan kulit putih setiap harinya.

Kita adalah garis terdepan dari relaksasi kulit putih.

Kesatria hitam yang memastikan...

...agar mereka tak lampiaskan itu kepada saudara kita.

Karena makin bahagia mereka, makin aman untuk kita.

Wow.

Kau lihat polisi di sana? Sejauh yang kita tahu,

Dia mungkin orang berikutnya yang menembak kulit hitam tak bersenjata.

Dia?

Aku tak membawamu ke sini untuk hiu, Aren.

Aku membawamu ke sini untuk ini.

Kita terus memantai kebahagiaan...

...dari tiap orang kulit putih di Amerika.

Dan saat seseorang menjadi tidak bahagia...

Mereka menjadi klien.

Permisi, Petugas?

Tapi mereka takkan tahu mereka seorang klien.

Jadi kau akan gunakan pengukur air mata kulit putih,

Untuk membaca tingkat kesulitan mereka.

Dan itu juga akan memberitahumu ketika kesulitan mereka...

...telah kembali ke tingkat orang kulit putih yang diterima.

Aku melihat cermin pagi ini,

Aku bersumpah demi Tuhan,

Aku lebih seperti ayahku dibanding diriku sendiri.

Itu seperti yang nenekku selalu katakan kepadaku.

Hanya ada dua petarung yang bisa kau kalahkan.

Joe Louis dan Bapak Waktu.

Aku hanya ingin tahu aku masih memiliki itu. Kau tahu?

Kami berpikir pergi ke kelab malam ini.

Seperti dari video musik?

Sangat eksklusif.

Dia dan aku bisa masuk.

Maksudku, jika kau bisa...

Mungkin kau tak menghilang sejauh yang kau pikirkan.

Aku ingin melakukan itu.

Dengar, Aren, ini hanya tugas untuk satu malam.

Klien yang baik dan mudah...

...seperti yang kami gunakan dalam pelatihan atau liburan.

Tapi jangan biarkan itu mengelabuimu.

Nyawa kulit hitam bergantung dengan ini.

Dengar, Roger, bagiku,

Aku tak merasa menjaga orang kulit putih tetap bahagia...

...adalah hal besar seperti yang kau katakan.

Ya? Kenapa kau begitu baik?

Karena aku memang ramah.

Karena orang kulit putih akan membunuhmu.

Oke.

Dan menurutku kau bisa mengenali ini,

Dan sekarang kau berusaha untuk langsung menuju ke depan.

Roger, jika aku terlalu mewaspadai orang kulit putih,

- Aku pasti tahu. Ya. - Ya?

Kau ingat orang kulit putih yang barusan melewati kita?

- Ya. - Kau menghalangi jalan dia.

Maafkan aku. Aku...

- Itu tidak bagus. - Mari coba sedikit eksperimen.

Aku mau kau memasuki kerumunan itu

Kenapa?

Itu harusnya bukan masalah besar untukmu,

Mengingat kau begitu baik dengan orang kulit putih.

Ibuku kulit putih. aku besar bersama orang kulit putih.

Dan aku yakin itu sama sekali tidak mengacaukanmu.

- Jadi aku tak perlu pergi. - Aku takut?

- Tidak. - Kalau begitu pergilah.

- Aku tak mau pergi. - Kau takut.

Oke, kau tahu, baiklah. Aku akan pergi.

- Untukmu. - Terima kasih.

Aku tahu kau bisa merasakan kegelisahan mereka, Aren.

Itu hal ternyaring di setiap ruangan yang kau masuki.

Mungkin sudah begitu sepanjang hidupmu.

Apa yang kau perbuat hingga mereka melihatmu seperti itu?

Dan apa yang akan mereka lakukan kepadamu berikutnya?

Kegelisahan kulit putih musuh abadimu, Aren.

Berhenti lari dari itu dan mulai mendengarkan itu.

Hei, hei.

Bagaimana kabar kalian?

Astaga.

Tempat ini terlihat menakjubkan.

Aku takkan bisa masuk.

Apa kau melihatku?

- Tak ada salahnya mencoba. - Itu takkan terjadi.

Itu bodoh untuk datang ke sini.

Bodoh! Apa yang aku pikirkan?

Astaga, ini setelan yang aku pilih.

Aku seperti, "Aku akan pergi ke kelab."

"Biar aku keluarkan setelan kelabku dari lemari."

- Aku beli sepatu baru... - Jangan melihatku, Aren.

Lihat dia.

Hanya dia.

Keluarkan semuanya dari pikiranmu,

Dan fokus pada perasaan dia yang sangat pucat.

Sebagai anggota Himpunan,

Jangan lagi memastikan...

...tanganmu terlihat hanya untuk berjaga-jaga,

Atau bertanya-tanya jika mereka akan laporkan kau pada polisi...

...karena melakukan hal yang normal.

Sekarang kau akan tahu.

Kau akan tahu seberapa tertekannya mereka,

Dan cara menenangkan mereka,

Jadi kau tak harus takut.

Aku melihat dia.

Maka cobalah tenangkan dia.

Mereka memanggilku kutu buku yang selalu belajar.

Hei.

- Peraturan itu penting. - Dengar.

Tidak penting bagaimana mereka melihatmu.

Yang terpenting bagaimana kau melihat dirimu.

Ya.

Kau benar.

Hei. Boleh kami masuk?

Sebenarnya, ya.

Ya!

Teman-teman, terima kasih.

Sekarang, mari lakukan ini.

Apa yang baru saja aku lakukan?

Kau jadikan duniamu tempat yang lebih aman.

- Aku ingin melakukan itu lagi. - Itu tugasmu.

Bapak dan Ibu,

Presiden Himpunan Negro Ajaib Amerika,

Dede Booker.

Apa kami terlihat seperti dewa bagimu, Aren?

Menyanjung, tapi tidak benar.

Nyatanya, kita hanya agung jika kita bersatu.

Kau tahu, Aren, kekuatan kita bersifat kolektif.

Jika ada anggota menggunakan sihir secara egois,

Gagal untuk mengutamakan klien,

Seluruh kekuatan kita gagal, dan kita tak boleh gagal.

Setiap tahun dari keberadaan kita,

Harapan hidup Amerika Kulit Hitam telah meningkat,

Dan anggota himpunan kita hidup 5 tahun melewati itu,

Yang membawa kita setara dengan...

...orang kulit putih non-perokok.

Dan privilese serta tanggung jawab yang dijunjung oleh Rosie...

Pengasuh keluarga Riveter,

Serta Crispus Attucks.

Dia berkorban untuk tim.

Dan kita tak boleh lupakan Nancy Green serta sirupnya yang khas...

...yang mendanai tugas kita saat ini.

Jadi, setelah memahami beban mulia ini,

Kau bersedia bergabung?

Ya.

Aku secara resmi menyambutmu,

Di Himpunan Negro Ajaib Amerika.

- Kau siap? - Wow.

Ya.

- Terima kasih. - Terima kasih.

- Halo? - Kenapa kau belum datang?

Ya, aku butuh waktu sebentar.

Aku perlu beri kau arahan untuk klien pertamamu.

Dan juga, kenapa kau melihat meja?

Oke, aku segera masuk dan kita bisa bicara.

- Maaf. Maafkan aku. - Tak apa.

- Aku tidak melihat, dan... - Tak apa. Tak masalah.

- Maaf. - Kau baik saja. Jangan khawatir.

Bisa aku belikan kau yang baru?

Ya. Oke, tentu.

- Kau sangat baik hati. - Oke.

Astaga, aku mencari noda kopi.

Aku melirik untuk pastikan tidak tumpahkan kopi kepadamu.

- Ya, tidak, aku takkan... - Lalu aku sadar jika itu...

...terlihat seolah aku melirikmu. Aku tidak melirikmu.

Aku takkan melakukan itu.

- Aku tidak melakukan itu. - Ya, oke.

- Aku janji. - Oke.

Aku akan melakukan itu. Aku akan melakukannya jika...

Kau indah, dan aku akan...

Dalam situasi melirik sepantasnya, aku akan melakukan itu.

Situasi seperti apa dimana itu pantas untuk melirikku?

Tidak, seperti kencan atau...

Pertunangan, atau... Aku tak tahu apa yang aku katakan.

- Aku hanya mencari noda kopi. - Tak apa.

Terima kasih. Maaf.

Aku tidak percaya denganmu.

- Kau tak percaya aku? Kenapa? - Tidak. Kau baru saja...

Kau baru saja bilang jika kau tak melirikku,

Kemudian kau bilang aku cantik.

- Bagaimana kau putuskan jika aku cantik? - Ya. Tidak. Ada perbedaan...

Ada perbedaan antara memerhatikan bagaimana penampilan seseorang, dan...

...secara curi pandang melirik mereka dari atas hingga bawah.

- Kau tahu? - Oke, terima kasih sudah beritahu aku.

Dan aku tak bilang kau cantik.

- Aku tidak mengatakan itu. - Kau mengatakan itu.

- Aku baru dengar kau mengatakan itu. - Tidak.

Tidak, aku bilang kau indah.

Oke.

- Oke. - Ya. Tidak, aku...

- Oke, aku percaya. Ya. - Ya?

- Itu perbuatan yang sangat terpuji. - Tidak melirikmu?

Bukan. Memeriksa noda kopi untukku. Itu...

Itu hal yang sangat manis untuk dilakukan.

Aku memang sangat baik. Itu seperti kekuranganku.

Ya? kata siapa?

Terima kasih. Aku bahkan tidak memeriksa diriku sendiri.

Apa aku aman?

Apa aku bebas dari noda kopi?

Entahlah. Aku hanya melihat bokongmu.

Wow.

- Sangat buruk. - Ya, kau suka itu?

Maaf.

Aku harus pergi. Aku benar-benar minta maaf.

Aku...

Maaf.

Klien pertamamu adalah Jason Mundt.

Kau akan bekerja bersama dia di desain grafis,

Dimana kami rasa latar belakangmu dengan benang dan lainnya berguna.

Jason bekerja di MeetBox,

Platform media sosial paling berpengaruh di dunia.

Jutaan orang melihat desain dia setiap hari,

Saat mereka menggunggah, menyukai, dan melakukan apa saja di sana.

Kau akan menjadi kelasi.

Itu satu tingkat di bawah mandor kapal.

Ulangi sekali lagi?

Ejaannya "mandor" "kapal".

Ya, tapi apa kita di laut?

Mereka merasa jabatan kerja umum sedikit terlalu korporasi.

Oke.

Pengukur dia melompat ke titik berbahaya pada hari Selasa pukul 16.00.

Dia menjadi begitu kesal hingga kami pertimbangkan mengirim...

...satu tim Negro yang merespon dengan cepat,

Tapi mereka semua sebaya denganku...

...dan kami sangat tidak memahami apa yang MeetBox lakukan.

Moral dia masih sangat terlalu rendah.

Tugasmu yaitu untuk mencari tahu apa penyebab lonjakan,

Dan identifikasikan apa yang dia inginkan.

Ad banyak penelitian yang jika kau habiskan lebih sedikit waktu bekerja,

Kau sebenarnya lebih produktif.

Itu sebabnya kami punya camilan, permainan,

Kami punya dipan jika kau ingin tidur singkat.

- Itu bagus. - Kami juga punya layanan penatu.

Kami punya cucian mobil.

Kau tahu, pada dasarnya kau bisa tidur di sini.

Apa banyak yang tidur di sini? Kau terus bilang...

- Tidak, tidak, tidak. - Oke, baiklah.

Meski aku butuh tidur singkat.

Aku tak apa.

Ini Jason. Kalian akan banyak bekerja bersama.

- Hei. - Hei.

Tidak. Sial.

Aku berharap ada meja kerja tepat di samping dia,

Tapi tak ada, jadi kenapa kau tak ikut ke bawah bersamaku.

Apa yang ini sudah ditempati?

Belum.

Kenapa kau tak coba memulai.

Bagus.

- Kelihatannya kita tetangga. - Ya, aku rasa begitu.

Kau suka permainan?

Jaga itu. Jaga gawangmu.

- Kau sebaiknya menjaganya. - Oke. Aku berusaha.

Kau sebaiknya jaga itu. Aku mendekat. Aku mendekat!

- Oke. Astaga. - Ya. Ini kemenangan beruntun.

- Kau kalahkan aku lagi. - Tiga kali beruntun.

Kau pasti latihan, 'kan?

Ya, aku punya ini di rumah.

- Lizzie. - Hei.

Hei. Aku...

Aku baru mulai bekerja di sini.

Itu bagus. Astaga. Aku cukup lama bekerja di sini.

- Itu masuk akal kenapa kau di sini. - Ya.

- Dan aku... - Kalian saling kenal?

- Tidak. Kami baru bertemu. - Tidak. Maksudku, kami...

- Maaf. Tidak, kau saja yang jelaskan. - Maaf. Tidak, kau saja.

- Aku Aren. - Aku Lizzie.

- Senang bertemu kau. - Kau juga.

Apa kau menerima catatanku?

Tidak, aku harus mengikuti pelatihan Humas, dan...

Tak masalah, tapi kita harus sudah selesaikan itu malam ini,

Karena Masterson mungkin akan pulang,

Dan di titik ini itu semacam hak asasi manusia.

Benar. Ya, tidak. Akan aku selesaikan.

Terima kasih.

Senang bisa berkenalan denganmu secara resmi.

- Ya, senang bertemu kau. - Sampai bertemu lagi.

Sampai bertemu.

- Jadi, apa cerita dia? - Lizzie?

Dia bisa di bilang istri kantorku.

- Kau tak apa? - Entahlah.

Aku tak bisa mengusahakan tata letak ini.

Apa?

Hentakanmu sedikit ragu.

Maaf?

- Hentakan papan ketikmu. - Maksudku, ya.

Aku tak tahu apa yang terjadi. Aku hanya...

Ada yang janggal. Aku seperti...

Ya, kau tahu, itu seperti istilah.

Cengkeraman seseorang terhadap papan ketiknya...

...seperti cengkeraman dia dalam kehidupan.

- Siapa yang mengatakan itu? - Rosa Parks.

- Sungguh? Kapan... Apa itu... - Maksudku adalah,

Sesuatu yang terjadi di tempat lainnya dalam hidupmu...

...bisa muncul dalam pekerjaanmu.

Meski begitu, kau mandor kapalnya.

- Apa yang aku tahu? - Tidak. Kau benar.

Ada yang terasa janggal. Aku hanya merasa...

- Merasa seperti apa? - Terguncang. Seolah aku tidak...

Kau tahu, seperti saat kau mencoba melakukan sesuatu,

Tapi kuncimu hilang, dan kau seperti...

"Aku mencoba fokus, tapi di mana kunciku..."

- "Di mana kunciku, di mana kunciku?" - Aku merasakan itu.

Tapi itu bukan aku.

Aku selalu tahu di mana kunciku.

Itu di mangkuk dekat pintu.

Oke.

Dia desainer yang sempurna,

Tapi dia sangat yakin berada di jalur cepat.

- Bagus. Apa lagi? - Dia lebih merespon...

...terhadap bahasa gaul '90-an ketimbang Paman Remus.

Bagaimana dengan Keinginan dia?

Maksudku, itu semua pengamatan yang bagus,

Tapi kita harus cari tahu apa yang dia lewatkan.

Jujur, aku tidak yakin.

Kau tahu, hal terbaik yang bisa aku katakan adalah jika apapun alasannya,

Pengukurnya melonjak ketika proyek terakhir dia diluncurkan.

Apa dia dekat dengan seseorang di tempat kerja?

Dia memiliki istri kantor.

Maka habiskan waktu dengan dia

Dapatkan informasi.

Dengan wanita itu? Ya. Ya, aku bisa lakukan itu.

Namamu Lizzie, benar?

Itu sangat bagus!

- Itu goyah. Ini buruk. - Kurasa jika aku menyipitkan mata,

Aku bisa melihat Chrysler Building.

Ini seharusnya Gedung Empire State.

Itu yang aku katakan,

- Gedung Empire State. - Bukan itu yang kau katakan.

- Itu benar. Kau tak mendengarku. - Tidak.

- Wow. Itu. - Apa?

Kau menambahkan pelompat?

Bukan... Itu seperti...

Mereka pasangan.

- Kau tahu, di film-film. - Itu sangat manis.

Hei. Bagus. Chrysler Building.

Ya.

- Masterson mencarimu. - Oke.

- Sampai nanti, semuanya. - Baiklah.

- Jaga itu untukku. - Baiklah.

- Semoga berhasil. - Sampai nanti. Dah.

Hei, siapa yang mengambil kapal tundaku?

Oke.

Wow.

- Dia luar biasa. - Ya, dia asyik.

Kau serius? Ayolah. Dia cerdas,

Lucu, dan dia...

Kau sudah lihat pekerjaan dia? Dia desainer yang bagus.

Dia desainer terbaik di sini.

Ya, dia jelas anak emas.

Mereka sebenarnya juga berkata seperti itu tentangmu di kantor.

Aku sering mendengar tentang kau desainer yang menakjubkan.

Terima kasih, kawan.

Ya, kalian sangat berbeda.

Kau sebenarnya... Kalian bekerja sama dengan sangat baik.

- Menurutmu begitu? - Ya.

Itu seperti kalian berdua memiliki bakat yang besar.

Itu bisa menjadi pasangan yang kuat.

Untuk urusan kerja, kau tahu.

MeetBox mendapat gempuran,

Seiring keluhan baru muncul jika teknologi pengenalan wajahnya,

Tidak mampu mengidentifikasi orang kulit hitam.

Kritikus berkata kurangnya keberagaman dalam tim teknik,

Mungkin yang menjadi sumber masalah.

Dan dengan berkembangnya desakan masyarakat,

Pendiri MeetBox, Mick Morton, telah berjanji...

...perubahan internal secara menyeluruh.

Ahoy.

Saat aku keluar dari Harvard,

Untuk membangun MeetBox di garasi orang tuaku,

Aku ingat berpikir,

"Aku harap mereka tidak memasukkan mobil."

Aku juga ingat berpikir...

...MeetBox harus menjadi platform untuk semua orang.

Sekarang, dalam beberapa hari ke depan,

Kau akan mendengar klaim media bahwa kita telah gagal untuk itu.

Kau akan mendengar tuduhan yang aneh.

"Mick bias." "Mick rasis."

"Mick benci seluruh bangsa Ghana."

Itu bukan aku. Itu bukan kita.

Kita perusahaan sama yang di kuartal lalu,

Bermitra dengan 22 vendor milik orang kulit hitam.

Kita adalah perusahaan yang sama,

Yang selama aksi protes George Floyd,

Menangguhkan operasi selama 12 jam.

Kita perusahaan yang sama,

Yang kantor utamanya memiliki stasiun masakan dunia,

Didedikasikan untuk masakan Karibia, dan sesekali Afrika.

Itu beragam, berbeda, dan lezat.

Kita suka itu.

Itulah kita sebenarnya.

Tapi untuk memperjelas siapa kita sebenarnya,

Aku bersemangat untuk umumkan bawa dalam 30 hari ke depan,

Kita meluncurkan ulang merek MeetBox.

Pada presentasi seluruh perusahaan,

Tim desain utama kita akan presentasikan perubahan MeetBox.

Kita akan memiliki logo dan slogan baru,

Serta komitmen baru terhadap nilai-nilai sama yang kita miliki di sini.

Dia menakjubkan.

Itu adalah Keinginan Jason. Untuk jadi seperti Mick.

Mick seorang CEO.

Yang menjadikan Jason klien lima hingga sepuluh tahun.

Dan itu berbeda.

Kurangi sihir, perbanyak mendengar.

Ya, ini sebenarnya seru dan anehnya menenangkan.

Ini seperti jadi agen rahasia tapi tanpa bahaya.

Hidup. Tawa. Cinta.

Jadi, aku punya pertanyaan untukmu tentang istri kantornya Jason.

- Aren, ajak saja dia kencan. - Itu boleh?

Kita bukan biksu, Aren. Kau hanya takut untuk tanyakan dia.

- Aku akan melakukan itu, oke? - Kapan?

Besok.

Oke.

Bung. Terima kasih.

- Terima kasih kembali. - Serius.

Itu seperti sebuah pencerahan. Aku tak percaya tak menyadari itu.

Maaf, apa yang kita bicarakan?

Lizzie.

- Apa? - Jangan pura-pura bodoh.

Aku tahu apa yang kau lakukan. Terus bicara tentang dia.

Kau berusaha menjodohkan kami.

Tidak. Tidak, tidak, tidak. Bukan itu yang aku lakukan.

- Aku... - Tak apa. Tidak masalah.

Aku bersyukur karena kau membuatku berpikir,

"Kenapa kami masih belum bersama?"

Lalu itu membuatku sadar. Aku menyukai Lizzie.

Hei, kawan, kau sangat fokus untuk jadi seperti Mick.

Itu benar.

Kau ingin keduanya?

Ya. Bukankah itu bagus?

Ya.

Kejelasan memang sangat bagus.

Benar.

- Dia ingin keduanya? - Ya, dia bisa melakukan itu?

Bisa Tapi Keinginan Ganda tidak ideal untuk klien pertamamu.

Oke, bagus, berarti aku bisa fokus dengan pekerjaan,

Dan biarkan dia mengurusi kehidupan percintaannya.

Kau tahu, perusahaan akan melakukan perubahan merek besar,

- Jadi aku merasa... - Tidak.

Kau akan konsentrasi terhadap kedua hal sekaligus.

Dan, Aren, aku harap tak harus beritahu ini padamu,

Tapi kau tak boleh memiliki hubungan romantis dengan Lizzie sekarang.

Apa itu akan jadi masalah?

Karena jika kau tidak mengutamakan Jason,

Sihir semua orang akan gagal.

Aku berharap itu bisa menjadi persoalan pembangunan tim.

Kita semua terlibat di dalam ini bersama-sama.

Jadi kau harus jodohkan Lizzie dan Jason,

Dan aku harus antar berkeliling wanita kulit putih yang emosian ini.

Lizzie kirim aku pesan.

Apa yang harus aku katakan?

- Mulai dengan apa yang dia bilang. - Oke, dia bilang,

"Bisa aku meminta garis waktunya, tolong?"

Menurutmu apa artinya itu?

Hei. Kalian berdua membicarakan aku?

- Hei. - Apa kabar? Hei.

Astaga... Tunggu, apa kau...?

Ya, itu benar.

Kami ingin tanya jika kau mau pergi minum...

- ...bersama kami sepulang kerja, benar? - Ya. Ya. ya.

Oke, ya. Itu terdengar bagus.

Selama Jason berikan aku garis waktunya.

Ya, itu... Ya, itu santai.

Oke, bagus. Beritahu aku soal minum-minumnya.

Baiklah.

- Terima kasih. - Ya, sama-sama.

- Astaga. - Aku akan...

Aku akan buat alasan di menit-menit akhir,

- Lalu kalian bisa berduaan. Oke? - Apa? Tidak, tidak.

Tidak, tidak, tidak, tidak. Kau ikut.

- Kenapa? - Apa kau tadi melihatku?

"Itu santai"?

- Oke. - Aku tak pernah bilang "santai".

Baiklah. Ya. Oke. Aku ikut untuk satu minuman, oke?

- Haruskah aku kirim garis waktunya - Ya, kirim sekarang.

- Mengirim itu? - Kau harus kirim itu sekarang.

Jason dan aku mengerjakan itu selama seminggu,

- Kemudian... - Ya, kemudian Masterson...

- ...ketiduran tepat di depanku. - Ya Tuhan.

Itu cukup lucu. Ceritamu makin membaik.

- Itu bagus, bukan? - Ya, itu bagus.

- Aku jadi semakin lucu. - Kau membuat tugasku lebih mudah.

- Mungkin. - Ya.

Kita minum satu putaran lagi?

- Mau satu putaran lagi? - Ya.

- Ya, mari lakukan itu. - Ya? Oke.

- Tidak, biar aku saja. - Kau bisa?

- Baiklah, terima kasih. - Terima kasih.

...superstar musik country.

Di berita lain, permasalahan...

...dari skandal pengenalan wajah MeetBox berlanjut.

Teknologi yang diwajibkan untuk mengakses platform...

...telah mencegah seluruh negara Ghana...

...dari mendaftar masuk selama beberapa hari.

Di sisi lain,

Itu bagus untuk produktivitas ku dalam bekerja.

Tapi di sisi lain, itu sangat rasis.

Kemarahan semakin meluas hingga ke media sosial,

Dimana tagar "GerbangGhana" menjadi tren...

Aku sangat muak dengan seluruh persoalan pengenalan wajah ini.

Aku tahu. Itu sebuah kesalahan.

Tidak, maksudku, aku sangat muak berpikir tentang...

...bagaimana kami yang mengerjakan ini justru yang bertanggung jawab.

Apa, semua orang yang berada di tim itu orang jahat?

Aku tidak berkata begitu.

Tunggu, apa kau... Apa itu proyek terakhirmu?

Ya.

Dan kami berusaha semampunya, dan...

Maaf. Aku lupa kau bagian dari itu.

- Tidak, itu... Aku tak peduli. - Ya...

- Aku hanya menjabarkan tentang... - Orang sangat sensitif sekarang.

Itu isu yang panas sekarang.

Ya. Itu yang aku coba komentari.

- Benar. - Kau bukan orang jahat.

- Sama sekali bukan. - Benar. Ya, tidak.

- Maaf. - Tidak, tak apa...

- Tapi, ya, terima kasih. - Tidak masalah.

Dan dengar, maksudku, apa itu membantu...

...untuk memiliki orang dengan ras lain di dalam tim?

Mungkin. Ya. Tapi...

Kau tahu, itu proyek yang sangat kompetitif,

Dan tak ada orang sepertimu yang berhasil,

Jadi aku tak tahu apa yang mereka ingin untuk aku lakukan.

Aku rasa kau sebaiknya tidak menyalahkan dirimu untuk itu.

- Ya. Tepat sekali. - Itu yang utama.

Ya.

Benar. Dan memang tidak.

Aku sedikit memikirkan itu...

Lalu aku melangkah maju.

Kau tak boleh melambat dan mendengarkan pembenci, dan...

Apa?

- Tidak, aku harusnya katakan sesuatu. - Kau sudah melakukan itu.

Kau mengatakan persis seperti yang aku pikirkan...

- ...tentang seluruh skandal. - Ya, lalu kemudian...

...Jason menjadi merasa bersalah, dan aku seperti lepas tangan.

- Aku sangat bodoh. - Tidak, jangan... Itu...

Kau berusaha membuat dia merasa lebih baik.

Kita berdua sama.

Ya, sekarang aku merasa lebih buruk. Maksudku, kau tidak?

Itu tidak masalah untuk memilih pertempuranmu.

Itu masalahnya. Aku tidak merasa benar-benar memilih.

Itu lebih terasa seperti refleks.

Oke, itu tak masuk akal.

Tidak, itu sebenarnya sangat masuk akal.

Itu seperti saat orang bersin,

Kau bilang "semoga kau diberkati" bahkan tanpa berpikir.

Lalu kau sadar setelahnya,

Dan berpikir, "Apa yang baru saja aku berkati?"

- Ya. Ya. - Benar?

Entahlah. Itu satu hal untuk tidak membela diriku sendiri,

Tapi saat aku mengingatnya lagi,

Dan melihat kau juga merasa tak nyaman, itu hanya...

Aku harusnya mengatakan sesuatu.

Terima kasih kau sudah mengatakan itu.

Itu sangat...

Itu sangat bagus.

Aku tak punya banyak orang yang mendukungku, jadi...

Aku tidak mendukungmu. Aku hanya berpikir soal itu.

Lizzie memanggilku pagi ini...

...dan membahas lagi percakapan kita di bar,

Dan tampaknya aku membuat dia kesal.

- Tunggu, apa? - Aku tahu.

Tapi kau tidak kesal, 'kan?

- Tidak, tidak. - Bagus.

- Wow. - Benar?

Karena aku jelas sangat peduli dengan persoalan ini,

Dan aku menganggap itu sangat serius, tapi...

Jujur, aku tak tahu dia mempersoalkan etnis awalnya.

Jadi, jangan datang padaku saat kau...

Kau adalah aku.

Kau tahu?

- Kau akan servis bolanya? - Ya. Maaf.

- Apa kau dan Lizzie tak ada masalah? - Ya, maksudku,

Dia bisa dibilang merayuku di akhir kesempatan.

Ya?

Ya, dia melakukan sesuatu di mana dia menyentuh tanganku, dan...

- Tenanglah. - Maaf.

Itu... Kau masih punya bola lagi?

- Ya, aku punya satu. - Oke.

Himpunan kita dimulai sebagai komitmen informal,

Di antara pada budak Monticello,

Untuk saling bantu menghindari hukuman berat.

Karena sekarang aku bisa melihat kegelisahan kulit putih di mana-mana,

Aku mulai sadar,

Semua persoalan yang berdampak terhadapku.

Misalnya, aku selalu meminta maaf.

- Kau sebaiknya mendengarkan ini. - Maaf.

Lihat?

Dan kau sangat benar tentang...

...bagaimana aku menyadari ini seumur hidupku.

Aku tak pernah benar-benar bisa menjelaskan bidangku sebelumnya,

Tapi aku rasa ini tentang...

Roger?

Roger?

Apa ucapanku logis?

Kau tidak bersikap logis untuk waktu yang cukup lama.

Maaf.

Lizzie, pekerjaanmu untuk logo sangat bagus.

Maksudku, itu usaha tim.

Aku tahu kau yang melakukan seluruh beban beratnya, jadi...

- Itu benar - Terima kasih.

Aku hanya ingin kau tahu betapa luar biasanya kau.

- Terima kasih... - Ya. Hanya saja...

Tim kita akan presentasikan logo itu ke Mick secara langsung.

Dan aku akan minta...

Aku akan minta Jason untuk melakukan itu.

Tapi itu...

Maafkan aku, tapi itu desain ku.

Aku tahu. Jason hanya lebih baik di ruangan, dan...

- Dia luar biasa di ruang presentasi. - Benarkah?

- Dia sangat karismatik, dan... - Dia lantang dan...

Ini perusahaan yang lantang, Lizzie.

Maaf, aku hanya merasa sudah memintamu...

...untuk sesuatu seperti ini sejak lama.

- Tentu. - Dan kita...

- Kita bicara soal ini di peninjauanku. - Tentu.

Desain khusus ini sangat berarti bagiku, dan...

Oke, aku kandidat untuk Laksamana Muda tahun ini.

- Tidak, Lizzie, Laksamana Muda. - Oke, ya...

Dan kita benar-benar harus saling dukung sekarang.

- Ya, jadi... - Aku mendengar soal itu.

Itu bagus.

Ini presentasi besar,

Dan Jason lebih cocok untuk audiensi ini.

- Kau akan baik saja. - Tidak, itu tak masalah.

Masterson memanggilku.

Aku akan temui kau dan Lizzie di bar.

Baiklah.

SITUS ONLINE BARU DI 2024 SITUS BARU PASTI GCOR

RTP GAME RATA2 MENCAPAI 98.9% Gabung Sekarang beritafoya.online

JADILAH JUTAWAN DENGAN BERMAIN DI FOYA88

VISI FOYA MISI FOYA, VISI MISI FOYA FOYA Temukan kami di Google, ketik FOYA88

Hei.

Maaf, aku harus pulang.

- Ada apa? Kau tak apa? - Tak ada yang salah. Hanya saja...

Ya. Sial...

Terima kasih.

Dengar, kita tak harus pergi ke bar.

Kita bisa cukup berjalan ke arah sana dan berbincang.

Maaf, aku sangat tidak seru sekarang.

Tak apa.

Tidak, aku benar-benar...

Aku tidak seru.

Aku rasa ini cukup seru untuk kita berdua.

Ya Tuhan.

Apa tulisan ini tertulis "Sangat keren"?

Oke, kau suka itu.

- Itu sangat seru. - Itu hadiah lucu-lucuan.

- Jadi... - Ini hampir terlalu seru.

- "Sangat keren." - Oke.

Perjalanan singkat yang tidak seru?

Baiklah.

Sepenuhnya tanpa keceriaan.

Itu tugasku untuk mendukung Jason,

Dalam artian lebih yang bisa kau bayangkan,

Tapi maksudku, entahlah, aku rasa aku juga desainer andal.

Kau yang terbaik dari kami.

Aku tak tahu jika aku yang terbaik,

- Tapi... - Tidak. Itu fakta. Aku ikut RISD...

...bersama beberapa desainer hebat, dan kau sejajar dengan mereka.

- Terima kasih. - Aku serius.

Itu sangat berarti. Terima kasih. Aku...

Jika aku boleh jujur, aku...

Aku juga berpikir begitu.

Dan itu intinya untukku.

Aku butuh bertahun-tahun untuk mampu berkata,

Kau tahu, "Menurutku secara pribadi,"

"Aku tidak buruk secara fundamental."

Dan itu...

Tempat ini seharusnya menjadi sebuah meritokrasi, jadi...

Mick? Mick contohnya adalah psikopat pasar bebas.

Seandainya ada cara untuk promosi dengan olah raga berdarah...

Astaga, dia akan lemparkan kita ke dalam lubang,

Itu sudah sangat pasti.

Dan aku hanya bisa bilang, "Masukkan aku ke lubang."

"Aku siap. Aku berkomitmen. Aku andal."

Perlu aku katakan, kau sebenarnya tangguh.

Maksudku, di setiap waktu,

- Tapi khususnya sekarang... - Terima kasih.

Karena aku merasa... Aku terus memikirkan ini,

Karena denganku, saat aku kehilangan sebuah kesempatan,

Aku seperti, "Ya, itu benar. Itu masuk di akal."

"Selamat tinggal dan terima kasih banyak."

- Tapi kau saat ini, kau seperti... - Tunggu.

Ini...

- Aku bahkan tak tahu istilahnya. - Tapi kenapa?

- Aku tak bisa jelaskan itu. - Kau mengikuti RISD. Maksudku...

- Itu berbeda. - Itu jelas tidak berbeda.

Itu sepeti Harvard-nya melukis jari.

Itu cara mereka menjualnya. Itu yang ada di selebaran.

Tepat sekali. Maksudku, itu...

Ya, itu menakjubkan untuk bisa masuk ke sana.

- Apa studimu? - Seni patung.

Serius?

Kau masih melakukan itu?

Sudah tidak lagi.

Aku...

Aku dulu menyukainya,

- Tapi ini mirip seperti perkataanmu. - Apa?

Aku tak bisa putuskan jika aku memang bagus,

Dan orang lain tidak memahamiku, atau jika aku seperti...

...pematung benang yang tak waras.

Pematung benang?

- Aku tahu... - Mematung dengan benang?

- Ya. - Kau punya fotonya?

- Punya. - Ya?

- Itu tak begitu terlihat dalam 2D. - Ya Tuhan.

- Dan itu terlalu kecil untuk layar ini. - Apa kau yakin?

- Biar aku lihat. - Ayolah!

Ini terlihat sangat bagus.

Ya, kau tak mendapat perasaan yang kau dapatkan secara langsung.

Oke, seandainya itu berada tepat dihadapanku,

Apa yang akan aku rasakan?

Ketenangan.

Keheningan.

Sama seperti bagaimana aku bayangkan meditasinya seharusnya terasa,

Tapi kau tak pernah benar-benar bisa melakukannya.

Oke, jadi itu membuatmu rileks?

Aku melakukan pekerjaan yang sangat buruk untuk ini.

- Kenapa kau buat aku melakukan ini? - Itu tidak benar.

Itu tidak benar.

Ya...

Menurutku karyaku adalah tentang kenyamanan.

Bukan seperti sepatuku yang nyaman,

Tapi kemudahan sosial yang mendalam.

Aku pernah melihat orang Wall Street dirampok.

- Oke. - Ini contoh.

- Oke. Oke. - Kemudahan sosial mendalam.

Tapi saat orang ini dirampok,

Dia sangat terkejut.

Ya, maksudku, bukankah itu inti dari dirampok?

Bukan. Lebih ke bagaimana dia terkejut. Itu...

Tepat sebelum dirampok,

Dia sangat yakin dunia takkan datang untuk dia,

Hingga dia butuh waktu yang sangat lama untuk sadar...

...jika dia sedang dirampok.

Aku bersumpah demi Tuhan, jika untuk sepersekian detik,

Dia berpikir pisau itu adalah hadiah untuk dia.

Jika di pikirannya, itu lebih seperti orang asing...

...ingin berikan dia hadiah yang acak,

Ketimbang mereka ingin berusaha melukainya.

Tentu saja. Ya.

Dan aku ingin tahu seperti apa rasanya...

...untuk memiliki harapan seperti itu dari dunia.

Meski hanya sesaat.

Seolah aku mengambang di air garam,

Dan aku hanya rileks.

Apa yang membuatmu merasa seperti itu?

Wol peruvian.

Dan ketika orang bicara kepadaku.

Secara pribadi kepadaku.

Bukan gagasanku, tapi aku secara pribadi sepenuhnya.

Dan kapan itu terjadi?

Apa itu aneh untuk bilang "saat ini"?

Maaf.

- Hei. - Kau sedang duduk?

Baru saja berdiri.

Bung, aku ditugaskan presentasi kepada Mick,

Di depan seluruh perusahaan dan semua orang.

Itu menakjubkan.

Aku tahu itu akan terjadi, dan ini adalah momennya.

Dan aku akan melibatkanmu.

Aku baru kirim surel kepadamu datanya,

Jadi bisa kau gunakan sihirmu seperti yang kau lakukan terakhir?

Ya. Baiklah. Tak masalah.

Terima kasih, kawan.

Maaf, aku harus kembali bekerja.

Tak apa. Aku sebenarnya harus...

Aku harus pergi, jadi...

Terima kasih untuk jalan-jalannya.

- Ya, kapan saja. - Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Subsidi peternakan bukan tunjangan, karena petani bukan pemalas.

Kau tahu?

Dan dia melihatku seperti... Dan aku seperti...

Lalu kami berdua seperti... Dan kami seperti...

Aku tak tahu apa yang terjadi...

Dan itu sebabnya tak ada yang harusnya membuatmu malu.

Biasanya aku akan mengambang di atasmu seperti dewa,

Dengan sihir yang ditenagai ratusan Negro bekerja secara satu kesatuan.

Tapi hari ini, Kyle harus bawakan aku kursi.

Kenapa? Karena seseorang di sini menentang Himpunan.

Kekuatan kita padam,

Karena ada yang menjadikan itu tentang dirinya sendiri.

Siapa orangnya?

Brutus dan Kyle harus membawa benda ini ke mana-mana,

Seperti pekerja biasa.

Brutus sekolah di Dartmouth.

Dia tidak butuh ini.

Dan Kyle masuk ke...

Kyle? Sayang, di mana kau sekolah?

Cornell, Bu.

Itu masih termasuk kampus unggulan.

Siapa pelakunya?

Tonya?

Beritahu kami kejahatanmu.

Aku beritahu klienku tentang diriku sendiri.

Tidak banyak.

Itu seperti, "Hei, kau mungkin ingin meninjau kembali..."

"...makalah mendasar di bidang kita."

Hanya itu?

Dan aku mungkin sedikit memaki dia.

Dia tak pernah membacanya.

Dia mengutipnya, tapi tak pernah membacanya.

Sudah cukup!

Aku dengan ini mengeluarkanmu, dari Himpunan Negro Ajaib Amerika.

Kau akan menerima mantra penghapus ingatan...

...yang akan menghilangkan seluruh ingatanmu selama kau di sini.

Lalu kemudian, Tonya,

Kau akan menerima hukuman yang sangat berat.

Kau akan dipaksa untuk hidup di Amerika...

- Tidak. - Sebagai seorang...

...orang kulit hitam biasa.

Kita akan usahakan mendapatkan kembali kekuatan kita secepatnya.

Biasanya Tonya yang akan membantu dengan itu.

Sangat disayangkan.

Untuk Tonya.

Dia yang tercedas di antara kita.

- Dia tidak mati, 'kan? - Kemungkinan tidak.

Tapi tanpa sihir keluaran standar kita melawan kejahatan kebencian,

Hal terburuk bisa terjadi.

Dia bisa saja keluar meninggalkan pintu kita,

Dan langsung bertemu dengan Nazi.

Aku tak bermaksud membuatmu dilema.

Tidak, tidak, itu...

Aku tidak merekrut.

Biasanya aku tidak bekerja dengan anggota baru seperti itu.

Sungguh?

Dede bilang aku terlalu kaku.

Apa?

Itu yang aku katakan. Aku mudah akrab.

Jadi, kenapa aku?

Aku akan beri kau sanjungan.

Melihatmu berjalan melewati ruangan penuh orang kulit putih...

...adalah hal paling menyakitkan yang pernah aku lihat.

Terima kasih.

Aku langsung menghubungi Dede dan berkata,

"Aku sendiri yang akan bekerja dengan pemuda ini."

Kau tahu, aku baru sadar aku belum pernah benar-benar...

...berterima kasih padamu karena sudah membantuku malam itu.

Kau tak perlu berterima kasih kepadaku.

Tetap saja.

Kau bisa berterima kasih padaku dengan bekerja yang terbaik.

Oke.

- Hei. - Hai.

Apa semuanya baik?

Ya.

Maksudku, aku tidak baik semalam,

Dan kau begitu sangat manis soal itu.

Jadi ini giliranmu.

- Ya, aku baik. - Oke.

Aku tak percaya kau belum pernah mainkan ini sebelumnya.

Ya, aku tahu. Ini seru. Astaga.

- Bukan begitu? - Wow.

Lihat, dia hangus terbakar.

- Kau bisa ambil parunya. - Oke, ya, mari...

Hei, sebenarnya...

Aku sebenarnya punya saran untuk front-nya Lizzie.

Ya, katakanlah.

Aku berpikir kau bisa minta Lizzie agar presentasi denganmu.

Kenapa? Maksudku, aku yang bicara, kau yang mengurusi deknya.

- Apa lagi yang kita butuhkan? - Lizzie desainer andal,

Dan kau tahu, itu sikap yang baik,

Khususnya untuk seseorang yang kau taksir.

- Ya, tapi itu tidak adil. - Tidak.

Kau masih punya banyak waktu bertemu dengan Mick.

Bukan, maksudku, itu tak adil untuk Lizzie.

Apa... Aku tidak mengerti.

Maksudku, jika kau beri seseorang keringanan,

Tapi mereka tidak berusaha untuk itu,

Kau sama saja membuat mereka untuk gagal seiring prosesnya.

Jadi itu tak adil untuk mereka.

Jadi menurutmu Lizzie tidak berusaha untuk itu?

Maksudku, Masterson datang kepadaku, jadi...

Itu benar, tapi itu bisa saja di antara kalian berdua.

- Benarkah? - Ya.

Maksudku, aku hanya bisa bicara untukku, dan aku mendapatkan itu,

Jadi aku pasti sudah curahkan jumlah kerja yang tepat.

Bagaimana jika Lizzie juga sudah curahkan jumlah kerja yang sama?

Tapi dia tidak mendapatkannya.

Jadi faktanya kau mendapatkan itu adalah bukti kau pantas untuk itu?

Bisa dibilang begitu. Ambil pedang di sana,

Lalu tusukkan itu ke hidungnya.

Maksudku, tentu, ada istilahnya bakat dan keberuntungan,

Tapi aku rasa kebanyakan orang mendapat sesuai yang mereka kerjakan,

Aku mendapatkan itu, dan Lizzie tidak.

Tapi bukankah hal-hal lain berkontribusi untuk keberhasilanmu?

Contohnya?

Contohnya jika orang perlakukan kau...

...seolah kau akan berhasil seumur hidupmu,

Tidakkah menurutmu itu membuatnya lebih mudah untuk berhasil?

- Seperti aku secara khusus? - Tentu.

Aku memang akan berhasil, jadi mereka memang benar.

Tapi bagaimana jika mereka perlakukan kau seolah kau takkan berhasil?

Kenapa mereka melakukan itu? Aku memang sudah berhasil.

Ini hipotesis, Jason.

Aku akan seperti, "Mundur, para pembenci". Seperti...

Oke, tapi itu sikap yang sangat percaya diri,

Dan seandainya kau diremehkan seumur hidupmu...

Aku percaya diri, jadi aku takkan biarkan mereka merendahkanku.

Maksudku, bagaimana jika kepercayaan dirimu bukan milikmu

Itu hanya sesuatu yang kau pelajari untuk dilakukan...

Sebagai respon terhadap cara memperlakukanmu?

Misalnya, untukku... Dan aku tak begitu yakin bagaimana ini terjadi...

Tapi aku merasa pada suatu titik, aku belajar jika orang lain...

Bung, injak remnya. (Cobalah untuk meredam)

- Salahku. Aku tidak mencoba... - Bukan, injak rem mobilnya.

- Maaf. Maaf. - Pelan-pelan... Bagus, bagus!

Aku pikir kita akan melampauinya. Bagus.

Apa tadi kau bilang?

Bukan apa-apa.

- Astaga. Kau hampir mati. - Ya.

Kau mencari sesuatu yang khusus?

Hanya inspirasi.

- Ya. - Klien yang sulit.

Setiap Oscar merasakan reaksi yang sangat ekstrem...

...dari salah satu klien, baik atau buruk,

Dia mulai merekam ke cakram.

Lalu cakram yang penuh di simpan di sini,

Agar kita bisa melihat kembali momen tersebut.

Biasanya, ini adalah usaha terbaik kita.

Contohnya, yang paling baru yang kami dapatkan adalah...

Baiklah...

Kelihatannya tak ada yang memberi label yang terakhir.

Dan itu sebabnya tak ada yang harusnya membuatmu malu.

- Permisi. - Tentu.

Aku tak sabar melihat gambarnya.

Tidak, itu tidak keluar...

Biar aku ambil lagi, oke?

Kalian siap? Karena ini yang benar.

Si pria adalah klien keduaku.

Dan si wanita itu...

Maksudku, dia adalah Annie.

Pertama dia jatuh cinta dengan Annie, lalu aku jatuh cinta dengan Annie,

Lalu kemudian aku melakukan tugasku.

Kau pernah menyesali itu?

Penyesalan itu untuk orang kulit putih.

Aku rasa bukan begitu cara kerjanya.

Tidak menurut nenekku.

Kau akan mengutip kalimat nenek kulit hitam bijak kepadaku?

Kepadaku

Ya, tapi ini nenekku sungguhan.

Oke.

Jadi, Ayahku... Dia dulu tukang semir sepatu.

Suatu hari... Aku mungkin masih 5-6 tahun...

Aku pergi ke kota untuk temui dia.

Aku berlari menuju ke arahnya dengan penuh semangat.

Tapi sebelum aku menghampiri dia,

Orang kulit putih ini melihat kebawah dari kursi di atas ayahku,

Lalu meludahi kepala ayahku.

Dia meludahinya.

Dia mengatakan sesuatu tentang...

Ayahku harus gunakan ludah lebih di alat semirnya.

Dan aku membeku.

Maksudku, ayahku temperamen.

Jadi aku berkata dalam hati,

"Dia akan berikan orang kulit putih itu pelajaran."

Tapi yang ada, dia mengelap ludah dari kepalanya,

Lalu melihat ke arahnya, dan tersenyum.

Dan aku berlari pulang menangis, berpikir tentang senyuman itu.

Saat aku akhirnya bertemu nenekku, aku beritahu dia...

Betapa malunya aku pada ayahku, dan nenekku terdiam membisu.

Lalu kau tahu apa yang dia katakan?

Apa?

"Jika ayahmu pulang dengan selamat hari ini..."

"Maka tidak ada yang dia sesali."

Jadi apakah aku kehilangan sesuatu terhadap pekerjaan ini?

Kehilangan harga diri?

Kehilangan Annie?

Ya.

Tapi aku tak pernah menyesali satu senyuman.

Karena aku masih di sini.

Dan begitu banyak dari kita yang tak di sini lagi.

Tapi apa yang kau lakukan tentang sebagian kecil darimu yang mati,

Setiap kau senyum seperti itu?

Apa, kau lebih memilih untuk semuanya secara langsung?

- Tidak, aku hanya... - Itu hanya harga diri, Aren.

- Itu terasa lebih. - Itu karena kau tak melepaskan dia...

...seperti yang aku minta padamu.

Bagaimana kau bisa tahu itu?

Tentu saja aku tahu semua tentang itu.

Aku bisa dibilang penyihir.

Cukup adil.

Kau akan mendapat klien lain,

Dan gadis itu akan memudar.

Lalu kenapa kau menyimpan gambarnya?

Agar dia tidak memudar.

Itu terdengar buruk.

Itu lebih baik daripada alternatifnya.

Jika kau melakukan sesuatu untuk campur tangan...

...dengan dia atau klienmu,

Ingatanmu mungkin akan dihapus.

Kau bahkan takkan ingat dia pernah ada.

Maaf, Nak, tapi ini adalah pekerjaan.

Hei, Lizzie?

- Hei. - Hei.

Aku ingin meminta maaf,

Karena bersikap aneh kemarin.

Jangan khawatir.

- Terima kasih. - Ya.

Tapi aku sangat...

Aku sangat ingin kita berteman.

Dan aku ingin mengatakan itu secara lantang kepadamu...

Karena aku merasa kita seperti memiliki...

...malam "kita sebenarnya akan menjadi teman",

Lalu kemudian aku bersikap aneh soal itu.

Ya. Tentu saja.

Jadi, berteman?

Ya.

- Apa kita teman? - Tentu saja kita teman.

- Ya. Tunggu, aku tidak... Ya. - Teman. Itu formal, tapi...

Kita sudah sepakat. Baiklah.

Aku akan kembali bekerja, oke?

- Oke. Oke. - Sampai bertemu.

Hei, Aren.

- Hei, ada apa? - Maaf, aku hanya...

Aku tahu kau bilang jika kita memiliki...

...semacam malam "kita sebenarnya akan menjadi teman",

Tapi itu...

Bukan begitu aku ingin menyebutnya.

Bagaimana kau ingin menyebutnya?

Kita memiliki momen.

Bukan begitu?

Dan aku rasa aku tahu kenapa kau bertingkah aneh.

Karena itu terlalu cepat,

Atau itu terlalu berlebihan,

Atau karena jabatan ku diatasmu.

- Ya? - Ya. Ya.

Ya, aku bisa perintahkan kau untuk melakukan sesuatu.

Jadi, apa aku gila?

Tidak.

Terima kasih.

Kita memiliki momen yang sangat menawan.

Tapi?

Tapi aku...

...baru memulai pekerjaan ini, dan...

Aku minta maaf...

Jangan meminta maaf.

Tidak, aku minta maaf.

Aku tak seharusnya ungkit itu di tempat kerja. Itu...

- Kita teman... - teman.

- Teman. - Oke.

Oke, aku akan pulang, tapi sampai bertemu lagi.

- Oke. Baiklah, sampai bertemu. - Sampai bertemu.

Ada ketegangan di sini.

Hitam, namun lezat.

Karena mereka tak ingin tahu,

Berapa harga yang kau bayarkan untuk mengarahkan mereka.

Kesedihan di balik matamu setiap kau tersenyum.

Benjolan di tenggorokanmu dari semua yang tidak kau katakan.

Kita tunjukkan klien bagian dari diri kita,

Yang membuat mereka merasa baik...

Dan tidak lebih.

- Hai. - Hei, hari presentasi.

Hei, ayo bertemu 30 menit sebelumnya.

Dan juga, kabar besar untuk front-nya Lizzie.

- Ya? - Ya.

Aku... Sesaat presentasi berakhir,

Aku ajak dia kencan.

Kau di sana?

Kau dengar bagian tentang bagaimana setelah presentasi...

...aku ajak dia kencan?

- Aku benar-benar minta maaf. Aku... - Tidak masalah.

Jadi, aku punya rencana bagus untuk mengajaknya kencan,

Tapi aku akan butuh bantuanmu.

Apa yang kau katakan minggu lalu...

Yang membuat dia tertawa? Aku rasa itu tentang...

Hai. Ini Lizzie. Tinggalkan pesan.

Hei, Lizzie, kau di kantor?

- Aku ingin bicara denganmu. - Perhatikan jalanmu!

Kau sudah dekat?

Aku tak ingin menjadi "mandor kapal," tapi kau terlambat.

Hei, bisa kau beritahu berapa lama lagi kau datang?

Kau di mana?

Apa? LaCroix?

Tidak, dia pekerja pelabuhan, Tyler.

Pergilah mencari yang mengandung perasan buah segar.

Lari!

Mick, hai. Jason. Ini suatu kehormatan.

Kita semua hanyalah kantung daging, kau tahu?

Di sebuah kotak.

Oke, Linda. Linda, Linda, Linda, Linda, Linda, Linda.

- Apa timmu sudah siap? - Ya, Mick, itu...

- Tentu saja. Tentu saja. - Itu bagus.

Kau memiliki masa depan yang sangat cerah di sini.

Wow, Aku rasa aku baru saja meninggalkan ragaku.

- Kita sudah siap? Oke. - Benar. Ya.

Ahoy.

Terima kasih banyak sudah datang.

Atau juga tidak datang,

Karena kita siarkan ini langsung ke meja kalian.

- Kota Meksiko. - Kami membaca studi...

- Berlin. - ...di Harvard Business Review,

Yang berkata mengumpulkan kelompok berukuran besar,

Berujung ke terlalu banyak kesenangan!

Dan persatuan.

Jadi kita akan bergembira dari mana pun kita berada.

Dan aku ingin mendengarmu, satu per satu.

Pertama, Los Angeles!

Seoul!

Bung, kau ke mana saja?

- Presentasinya akan dimulai. - Aku tak bisa bicara sekarang.

- Kita akan memulai. - Kau melihat Lizzie?

Dia akan hadir di presentasi. Ayo.

Kapan hari, aku mengikuti pelelangan...

...edisi pertama The Fountainhead,

Dan aku kalah.

Bagi yang kenal aku pasti tahu jika aku benci kalah. Oke?

Tapi pada akhirnya, itu cukup menyenangkan,

Karena itu mengingatkanku akan hasratku untuk menang.

Sekarang, "Gerbang-Ghana"... Mengingatkan kita,

Bahwa kita harus lebih berkomitmen untuk terhubung dengan semua orang.

Desain akan membantu mereka temukan kebahagiaan mereka.

- Aku tidak melihat Lizzie. - Cari dia nanti.

Tidak, ini mendesak. Aku mengalami momen pencerahan.

Hei, tak ada yang lebih mendesak selain dari presentasi ini.

Dengar, aku hanya mengklik salindia.

Jika aku tak kembali tepat waktu, kau bisa lakukan itu sendiri.

- Tidak, kau harus disana. - Kenapa?

- Karena kau harus. - Aku hanya menekan tombol.

- Apa aku harus jabarkan kepadamu? - Tampaknya begitu.

Jadi seluruh pencitraan ulang ini adalah tentang keberagaman.

Sekarang tanpa menunda lebih lama lagi,

Mari bergabung bersamaku untuk menyambut ke panggung,

Kepala tim desain LA, Linda Masterson!

Terima kasih banyak, Mick.

Aku rasa bisa dibilang,

Bahwa setiap kru hanya sebagus seperti kapten mereka.

Dan dengan Mick di kemudi, itu sangat jelas...

...kami takkan menabrak gunung es dalam waktu dekat.

Ini mungkin tak terlihat seperti slogan MeetBox.

Itu mungkin tidak diukir di nilai-nilai lambung kapal.

Tapi menurutku...

Hei.

- Hei. - Aku...

Aku tidak suka itu.

Apa?

Yang kau katakan, aku tidak suka itu.

Oke.

Aku merasa seolah kau berkata aku di sini karena rasku.

- Aku tidak seperti itu. - Apa?

Dan aku harus mengatakan itu dengan lantang.

Aku merasa gila menyamarkan itu.

Itu... Wow.

Sekali saja aku ingin utarakan pendapatku,

- Tak peduli konsekuensinya. - Aku bukan rasis.

- Apa? - Aku bukan rasis.

Tidak, tidak, tidak... Bukan itu yang aku katakan.

Aku hanya berusaha beritahu kau bagaimana perasaanku,

Dan itu sebenarnya hal yang besar bagiku,

Karena aku hanya khawatir tentang bagaimana perasaanmu...

Karena aku tak pernah mengatakan sesuatu yang rasis.

Tidak, aku bicara tentangku.

Aku tak memiliki sifat rasis sedikitpun.

Maaf, aku sebenarnya mengalami momen pertumbuhan pribadi sebenarnya,

Dan... Jangan tersinggung...

Aku tidak peduli jika kau rasis pada tingkatan tertentu.

Kita tak bisa hanya asal menyebutkan itu.

Mengerti? Itu seperti hukuman mati.

- Tidak, ditembak adalah hukuman mati. - Kau paham maksudku.

Aku tidak mengerti. Kau memang mengatakan sesuatu.

Kau bilang hanya butuh aku di panggung...

- ...karena aku keragaman. - Tidak.

- Itu tidak benar. - Itu benar.

Tidak, aku bilang presentasinya tentang keberagaman.

Itu semantik.

- Bukan itu yang terjadi. - Maafkan aku...

- Maaf kau salah mendengarnya. - Itu yang terjadi di sana. Itu...

Jika perkataanmu memang benar,

Maka aku rasis, dan aku bukan rasis,

Jadi itu takkan bisa terjadi meski kau bilang itu terjadi.

Jadi karena kau tak ingin merasa buruk,

Maka sesuatu yang baru saja terjadi tidak terjadi?

- Itu membuatnya terdengar gila. - Karena ini memang gila.

Bisa kita coba fokus?

Dan sekarang, Jason Mundt.

- Aku tak peduli jika kau rasis. - Bung.

- Semua orang rasis. - Aren.

Aku peduli jika kau tak mau mengakui yang baru saja terjadi.

- Aku minta maaf kau tersinggung, oke? - Bagaimana bisa kau melangkah maju,

- Hingga kita mengakui... - Aku meminta maaf. Kau dengar?

- ...fakta dasar dari situasi ini? - Ini aku yang meminta maaf.

- Apa mereka berpacaran? - Aku rasa tidak.

- Aku tak meminta reparasi. - Aku melakukan semuanya.

- Aku tak memintamu meminta maaf. - Aku memang rasis.

- Aku melakukan perbudakan. - Aku hanya meminta...

Jika aku bisa melakukan presentasi ini, itu akan bagus.

Maaf, kau bilang "perbudakan"?

Seperti sebagai sebuah institusi?

- Bagaimana kita ke tahap itu?! - Aku hanya... Aku akan...

Kau hanya harus mendengarku,

Dan persoalan aku katakan tentang diriku sendiri!

- Hei, apa yang terjadi? - Demi Tuhan...

- Entahlah. Dia mengalami kepanikan. - Ada bagian dari presentasi...

...bernama "Pengalaman Keberagaman". Itu judul yang bodoh,

- Tapi itu ada. - Oke, Mick, biar aku saja.

- Kau takkan merasa kurang tertarik... - Permisi.

- Kau mau menengahi ini, Mick? - Semuanya?

Ya, aku rasa aku mungkin bisa membantu dengan ini.

- Mulai presentasinya. - Baiklah.

- Ahoy, MeetBox. - Kau pikir kau memahamiku?

- Ya. - Mick,

- Kau tidak memahami orang lain. - Namaku Jason.

- Kau memiliki sebuah pulau. - Benar.

- Aku ingin memulai... - Tak satupun orang pemilik pulau...

- Berhenti. - ...yang memiliki empati.

Itu mustahil untuk memiliki keduanya.

- Benar. - Bung, berhenti.

Oke, aku benar-benar minta maaf.

Kenapa kau melakukan ini? Kita teman.

Kau bukan temanku.

Dan kau tak ingin menjadi teman,

Karena jika kau memang teman,

Kau akan bicara kepadaku dan mendengarkan ku,

Dan membuat ruang untuk realitas,

Bahwa aku hidup di negara yang membuatku merasa...

...seolah itu menginginkanku mati.

- Apa? - Apa?

Dimana seandainya aku ditembak hari ini,

Ada sekelompok orang yang siap untuk menjelaskan...

- ...bagaimana itu mungkin salahku. - Kemungkinan.

- Dan aku merasakan itu setiap hari. - Aren...

- Bagian keberagaman... - Di setiap lirikan,

- ...dari semua ini datang kemudian. - Di setiap film...

- ...yang harusnya memotivasi. - Dan mungkin kurang soal kematian.

- Dan itu mengubah semuanya. - Karena kematian dan keberagaman...

Itu mengubah cara jalanku, caraku bicara,

Dan bagaimana aku menyita ruang! Atau tidak!

Biar aku saja. Oke.

Itu mengubah apa yang beresiko terasa logis,

Dan yang mana yang gila.

Dan aku butuh hingga selama ini untuk sadar...

...bahwa itu beban yang aku pikul sepanjang waktu.

- "Namaku Jason, dan aku..." - Dan setelah perjalanan seumur hidup ini,

Dari mencari tahu bahwa mungkin persoalan ini pengaruhi semua yang aku lakukan...

- Linda, kau bukan Jason. - Kau ingin berbalik...

- Kau tak bisa melakukan itu. - ...dan bertingkah seolah aku gila...

...karena mengakui itu. Tidak, tidak, tidak, tidak...

Kau tak berhak untuk tempatkan aku dalam bahaya,

Hanya karena kau tak ingin merasa seperti orang berengsek.

Anak muda, anak muda...

- Jadilah berengsek. - Kita ada forum...

Mick, tunggu sebentar.

- Jason! - Maaf?

Karena rasa malu yang kau rasakan...

...seolah kau berbuat salah hanya dengan menjadi dirimu sendiri,

- Seperti itulah seluruh hidupku. - Kau tahu?

- Kau tahu, semuanya? - Dan tempat ini...

- Negara ini... - Ini adalah MeetBox.

...telah begitu sangat tak peduli tentang apakah aku ada atau tidak,

Hingga pada suatu tingkatan,

Aku merasa tak punya hak untuk berada.

Dan apa yang aku katakan kepadamu...

...dimana kau begitu tegas menolak untuk mendengarnya...

Ini adalah cara Mick. Ini adalah cara MeetBox.

...yaitu persetan dengan itu!

Aku berhak!

Aku pantas untuk berada di sini.

Bukan hanya di panggung ini, tapi di dunia ini!

Dan percaya atau tidak, itu adalah pengungkapan bagiku.

Jadi kau ingin tahu tentang "pengalaman keberagaman" -ku?

Aku berada di planet ini selama 27 tahun,

Dan aku baru tahu minggu ini bahwa aku pantas untuk hidup.

Aku tidak tahu itu.

Aku juga.

- Hai. - Hai. Itu...

- Aku akan pindahkan kita sedikit. - Apa?

Jadi, aku akan segera pergi,

- Dan aku tak bisa menjelaskan. - Ya Tuhan.

Tapi meski kita mungkin takkan pernah bertemu lagi,

Aku mau kau tahu jika kau tidak gila.

Apa yang kita miliki itu nyata.

Dan selama aku mengenalmu, aku ingin melakukan ini.

Aren?

Aren Mbondo.

Kami melihat kejahatanmu di panggung MeetBox,

Kejahatan yang membahayakan semua orang...

...dan menahanku di ketinggian menyedihkan ini.

Apa yang terjadi setelah kau meninggalkan auditorium?

Aku teleportasikan orang yang disukai klienku...

...ke lokasi romantis dimana aku mencoba mencium dia.

Pembelaanku, aku memiliki perasaan terhadap dia pertama kali,

Dan klienku menjajah wanita yang aku taksir.

Bagaimana bisa kau membenarkan perilakumu?

Aku rasa aku selalu merasa itu adalah tugasku...

...untuk membuat orang kulit putih merasa nyaman,

Dan tentu saja, di sini itu adalah secara harfiah, tapi...

Itu tidak seharusnya.

Aren, kau dengan ini dikeluarkan,

Dari Himpunan Negro Ajaib Amerika.

Masuk akal.

Kau punya riwayat gegar otak?

Karena secara teknis mantra ini merusak otak.

Aku tak apa.

- Apa kau akan... Ya, oke. - Beri aku waktu.

Kau tahu kau takkan bisa mengurus dirimu sendiri di luar sana?

Aku akan baik saja.

Oke.

Sial.

Apa? Apa yang...

Aku rasa kau sudah berikan seseorang gagasan.

Aku sangat butuh bantuan.

Aku rasa kau sangat tidak mengerti kondisi kesejahteraan.

Apa?

Tapi itu harus berjalan dua arah.

Aku tak bisa jadi satu-satunya yang memegang selangkangan di sini.

Kau juga harus periksa kemaluanku.

Tapi penutupan ini terasa berbeda. Terasa besar.

- Apa aku membuatmu dipecat? - Bukan.

Menjadi Negro ajaib bukan soal sihir.

Selama ada kegelisahan orang kulit putih,

Kita akan berada di sini.

Baiklah.

Aku akan pergi.

Tapi apa yang akan kau lakukan untuk bekerja?

Sebenarnya, aku punya ide untuk karya terbaru.

Benang rajut?

Kau ingat tak ada yang suka itu?

Ya, tapi aku suka.

Jika aku biarkan kau pergi dengan ingatanmu yang utuh,

Kau sebaiknya kirim aku pesan nanti malam.

Oke, tentu.

Dan jangan gunakan emoji. Aku butuh kata-kata.

Aku penasaran melihat bagaimana kau bertahan dari semua ini.

Bertahan dari apa?

Kau tidak tinggalkan dia di LA.

Tidak.

Tidak, tidak, tidak.

Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak!

Aren, apa yang terjadi?

Kau tinggalkan aku di sini dan menghilang begitu saja?

- Aku di... - Permisi!

...di Gedung Empire State. Apa yang terjadi?

Oke, bagus.

Jadi, aku sekarang di Jembatan Brooklyn,

Menuju ke bandara,

Dan aku rasa aku di New York.

Aku mendarat di LA.

Dan sudah di mobil perjalanan pulang sekarang.

Bisa kau hubungi aku...

...dan beritahu aku jika kau baik-baik saja?

Lizzie.

Hei. Aku benar-benar minta maaf.

Aku tidak sadar jika saat aku pergi...

Aku...

Hai, Aren.

Aku merasa sangat buruk meninggalkanmu di New York.

Bukan itu yang aku rencanakan.

Jadi, apa kau memiliki kekuatan, atau...

Tidak. Oke, itu pertanyaan yang adil.

Aku bagian dari himpunan sihir...

Atau, pernah jadi bagian. Aku baru berhenti, jadi...

- Itu bagus untukku, atau... - Kau bercanda.

Tidak.

Ini benar-benar kebetulan yang gila,

Karena aku juga bagian dari himpunan sihir,

Dan aku juga ingin berhenti.

Ya, oke, itu lucu. Aku pantas untuk itu.

Tidak, serius. Tapi pertama aku berpikir untuk menculikmu...

...dan meninggalkanmu di Space Needle.

Tidak, aku hanya ingin bersikap romantis.

Baiklah. Kalau begitu temani aku jalan.

- Itu terdengar jauh lebih baik. - Oke.

Mungkin jangan ada lagi sihir.

Ya. Tak ada lagi sihir.

Dan kau masih utang kopi padaku.

Ada yang bisa aku bantu?

Oke.

Perhatian. Sementara Tak Bisa Digunakan.

S.O.S.W.A.G. (Sangat Keren)

"Himpunan Istri dan Pacar Pendukung"

SITUS ONLINE BARU DI 2024 SITUS BARU PASTI GCOR

RTP GAME RATA2 MENCAPAI 98.9% Gabung Sekarang beritafoya.online

JADILAH JUTAWAN DENGAN BERMAIN DI FOYA88

VISI FOYA MISI FOYA, VISI MISI FOYA FOYA Temukan kami di Google, ketik FOYA88

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.