All language subtitles for The Sixth Sense in

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

>>Resync By Fr Zion Credit to Bobe

Udaranya dingin.

Itu salah satu bingkai terbaik.

Bingkai yang bagus.

- Berapa harganya...

menurutmu bingkai sebagus itu harganya mahal?

Kau mirip Dr. Seuss saat sedang mabuk.

Aku tahu. Aku serius.

Aku serius.

Setidaknya harganya beberapa ratus dollar.

- Akan kubacakan untukmu. - Aku aku betul-betul mirip Dr. Seuss?

"Penghargaan untuk prestasi yang luar biasa...

- "di bidang psikologi anak-anak, - Mm-hmm.

dedikasinya pada pekerjaan dan upayanya yang berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan-- "

- Dengarkan dulu.

"...upayanya yang berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan...

"bagi banyak anak-anak dan keluarganya,

"kota Philadelphia dengan bangga menganugerahkan pada putranya...

Dr. Malcolm Crowe--" Itu kau--

"...penghargaan walikota atas keunggulan profesinal."

Mereka menyebutmu anaknya.

Wow.

Bisa kita pajang di kamar mandi.

Ini malam yang penting buat kita.

Akhirnya, ada yang menghargai pengorbananmu selama ini--

yang membuatmu menomorduakan segala hal, termasuk aku,

untuk para keluarga yang mereka bicarakan itu.

Mereka juga menyebut suamiku sebagai sebuah anugerah.

Kau telah mengajari anak-anak...

- bagaimana tetap tegar saat...

kebanyakan orang dewasa tak peduli pada mereka.

Aku percaya apa yang mereka tulis itu benar.

Terima kasih.

- Aku ingin segelas anggur. - Mm- hmm.

Aku tak menyukainya dalam mangkuk.

Aku tak menyukainya dalam kendi.

Lihat.

Anna, jangan bergerak. Jangan bersuara.

Di sini Locus Street No. 47.

Kau memecahkan jendela dan memasuki wilayah pribadi.

Kau tak tahu banyak hal.

Di sini tak ada jarum suntik obat-obatan terlarang dan sejenisnya.

Apa kau tahu kenapa kau takut saat sedang sendirian?

Aku tahu.

Apa yang kau inginkan?

Apa yang dia janjikan! Aku mau apa yang dia janjikan.

- Oh, Tuhanku. - Apa aku mengenalmu?

Apa kau tak mengenalku, pahlawan?

Kau tak mengenal pasienmu sendiri?

Di Klinik Downtown.

Keluarga single- parent.

Kemungkinan gangguan jiwa.

Dulu aku takut!

Kau bilang aku punya masalah karena perceraian orang tuaku.

Kau salah.

Sekarang lihat aku!

- Aku tak mau takut lagi. - Tolong beri aku waktu semenit saja.

Aku menunggumu selama 10 tahun!

Aku tak mau tak memberimu apa-apa!

Ben Friedkin?

Orang-orang memanggilku "sinting."

Ryan Summer?

Aku si sinting. Lihat--

Vincent.

Vincent Gray.

Tidak, kau salah.

Aku ingat kau.

Pendiam, sangat cerdas.

Sedih.

Rasa sedih yang tak biasa.

Kau lupa: terkutuk.

Kau membuatku gagal.

Kau membuatku gagal!

Vincent, Maafkan aku dulu-- jika aku tak membantumu.

Tapi jika kau memberiku kesempatan berusaha,

jika kau mau memberiku kesempatan--

Ya Tuhan! Ya Tuhan!

- Apa Vincent-- - Jangan bicara. Shhh.

Tak apa-apa, Cole.

Namaku Dr. Malcolm Crowe.

Kita seharusnya bertemu hari ini, tapi aku melewatkan pertemuan kita.

Maafkan aku.

Kau tahu, zaman dulu di Eropa, orang-orang biasa sembunyi di gereja.

Mereka mencari perlindungan.

Mereka sembunyi dari siapa?

Orang-orang jahat.

Orang-orang yang ingin memenjarakan mereka, menyakiti mereka.

Kulihat kacamatamu tak punya lensa.

Kacamata ayahku.

Lensanya membuat mataku sakit.

Apa yang kau bicarakan dengan tentaramu saat aku datang?

Deprofundus clamo adite domine.

Bahasa "Latin."

- Apa semua tentaramu bicara Latin? - Tidak.

Hanya satu.

Apa kau dokter yang baik?

Yah,

Kurasa begitu.

Aku mendapat penghargaan dari walikota.

Kupajang dengan bingkai yang mahal.

Kita akan bertemu lagi, bukan?

Kalau kau mau.

Ini aku.

Hei, selamat pagi.

Cole.

Cole!

Hei, sereal cokelatmu jadi lembek.

Biar kulihat. Oh, sayang, ada noda di dasimu.

- Oke, ini dia.

Ada sesuatu yang kau cari, Sayang?

Pop Tarts?

Ada di sini.

Oh.

Apa yang sedang kau pikirkan, Mama?

Banyak hal.

Adakah tentang aku?

Hei, lihat aku.

Aku tak berpikiran buruk tentangmu.

Mengerti?

Mengerti.

- Ini, pakai.

- Itu Tommy. - Tak apa. Kau pasang sendiri.

Cole, kau mau ini?

Hei, sinting, apa kau suka "lengan merangkul bahu" itu?

Aku hanya pura-pura. Aku pergi dengan cara itu.

Itu yang dilakukan aktor hebat. Itu disebut "improv."

Hei, Sayang.

Bagaimana harimu?

Hmm?

Kau tahu, kau bisa memberitahuku jika kau butuh sesuatu.

Yah, kau tahu Apa yang kulakukan hari ini?

Aku memenangkan sebuah lotere di pagi hari,

Aku berhenti bekerja,

dan aku makan banyak saat piknik di taman, makan mousse pie cokelat yang banyak.

Lalu aku berenang di air mancur sepanjang sore.

Apa yang kau lakukan?

Aku terpilih main dalam tim sepak bola saat istirahat.

Aku memenangkan pertandingan.

Orang-orang mengangkatku lalu mengarakku keliling, bersorak-sorak.

Yah, karena itu, aku akan membuatkanmu kue serabi segitiga.

Tunggu sejam lagi.

Hai.

Mau duduk?

Tak ingin bicara apapun hari ini?

Mau bermain sebuah permainan?

Namanya permainan membaca pikiran.

Begini caranya.

Aku baca pikiranmu.

Jika yang kubilang itu betul, kau maju satu langkah ke kursi itu.

Dan jika aku salah, kau mundur satu langkah...

menuju ke pintu.

Jika kau mencapai kursi, kau duduk.

Jika kau mencapai pintu, kau boleh pergi.

Mau main?

Oke.

Saat orangtuamu mulai bercerai,

Ibumu pergi menemui dokter sepertiku, dan dokter tak bisa menolongnya.

Lalu kau berpikir kalau aku juga tak bisa menolongmu.

You're worried that she said she told him things--

hal yang tak bisa diceritakannya pada orang lain.

Rahasia.

Kau punya rahasia, tapi kau tak mau memberitahuku.

Ayahmu memberikan jam tangan itu sebagai hadiah sebelum ia pergi.

Dia melupakannya dalam laci.

Sudah rusak.

Kau pendiam di sekolah, tapi...

kau murid yang baik, tak pernah terjerumus dalam masalah serius.

Kita seharusnya menggambar sesuatu.

Apapun yang kita inginkan.

Aku menggambar laki-laki.

Dia punya luka di leher akibat ditusuk obeng oleh orang lain.

Kau melihatnya di TV, Cole?

Setiap orang pernah kesal.

Mereka ada rapat.

Ibu mulai menangis.

Aku tak menggambar hal seperti itu lagi.

Apa yang kau gambar sekarang?

Aku menggambar... Orang tersenyum,

anjing berlari,

pelangi.

Mereka tak perlu mengadakan pertemuan tentang pelangi.

Tidak. Kupikir tidak.

Apa yang kupikirkan sekarang?

Aku tak tahu apa yang kau pikirkan sekarang.

Aku sedang berpikir...

kau orang baik,

tapi tak bisa menolongku.

Kukira yang kau maksudkan restoran Italia tempat aku melamarmu dulu.

Maafkan aku, Anna.

Aku hanya sulit untuk menyadari waktu.

Dan hari ini aku dapat sesi yang buruk.

Mereka berdua sangat mirip.

Kelakuannya sama, ekspresinya sama, dan hal yang sama dalam pikiran mereka.

Kupikir karena perlakuan yang kasar.

Cole punya... bekas goresan di lengannya.

Kurasa itu karena gunting kuku.

Luka dihukum, mungkin. Aku tak tahu.

Mungkin guru atau tetangganya.

Kurasa bukan karena ibunya. aku lihat dia, tidak mungkin melakukannya.

Atau bisa saja aku salah.

Mungkin dia hanya anak kecil yang suka memanjat pohon.

Anna.

Aku tahu aku jarang bersamamu, benar?

Aku tahu itu membuatmu marah. Aku hanya...

merasa diberi kesempatan kedua, dan aku tak mau melewatkannya.

- Anna.

Selamat ulang tahun.

Berhentilah menatapku.

Aku tak suka kalau ada orang yang menatapku seperti itu.

- Oke.

Aku berjalan ke sekolah dengan Tommy Tammisimo.

Apa dia teman baikmu?

Dia membenciku.

Apa kau membencinya?

Tidak.

Apa ibumu menyuruhmu?

Ya.

Apa kau pernah membicarakannya dengan ibumu?

- Tak pernah. - Kenapa tidak?

Karena aku tak mau dia menganggapku seperti orang lain menganggapku.

- Aku tak ingin dia tahu. - Tahu apa?

Kalau aku ini sinting.

Hei.

Kau bukan orang sinting. Oke?

Jangan percaya pada orang-orang yang menyebutmu begitu. Itu omong kosong.

Jangan habiskan hidupmu untuk mempercayai hal itu.

Oke?

Ayolah.

- Ucapkan kata "m". - Ya, aku tahu.

Maaf.

Jadi ayahmu tinggal di Pittsburgh bersama seorang wanita...

yang bekerja di tollbooth?

Aku ragu jika dia mau pipis saat sedang bekerja.

Kurasa dia harus menahannya?

Aku tak tahu. Aku hanya berpikir tentang itu sekenanya.

Kau menanyakan banyak hal tentang ayahku hari ini.

Kenapa?

Yah, biasanya kita melakukan sesuatu untuk menarik perhatian,

untuk menunjukkan perasaanmu tentang suatu masalah--

perceraian, atau hal lainnya.

Misalnya, seseorang meninggalkan sesuatu di meja agar orang lain menemukannya.

Apa kau tahu tentang "free association writing", Cole?

Tidak.

"Free association writing" adalah jika kau memegang pensil di tangamu,

lalu menggunakan pensil itu untuk menulis.

Dan tidak melihat atau berpikir tentang apa yang kau tulis.

Kau hanya membiarkan tanganmu terus bergerak.

Dan setelah itu, jika tanganmu sudah cukup lama menulis,

kau melihat bahwa apa yang kamu tulis sama sekali tak terpikirkan olehmu.

Mungkin hal yang pernah kau dengar sebelumnya di suatu tempat,

atau perasaan yang terdalam dari dalam dirimu.

Apakah kau pernah melakukan "free association writing", Cole?

Ya.

Apa yang kau tulis?

Kata-kata kekesalan.

Apa kau pernah menuliskan kata-kata kekesalan sebelum ayahmu bercerai?

Aku tak ingat.

Bisakah kau melakukan sesuatu untukku?

Aku ingin kau memikirkan apa yang kau inginkan saat kita keluar nanti--

Apa yang sebenarnya menjadi tujuan hidupmu.

Sesuatu yang aku mau?

Jika kau ingin mengubah sesuatu dalam hidupmu,

Hal apa itu?

Selain apa yang kumau, Bisa jugakah apa yang aku tak mau?

Boleh.

Aku tak mau merasa takut lagi.

Kau mau buka pintunya?

Kau mau buka pintunya?

- Hai. - Hai.

- Apa kau tak melihatku di toko tadi? - Ya, aku sedang dalam perjalanan...

ke pasar flea di Amish country.

Kupikir kau mau ikut...

dan menunjukkanku cara membeli barang-barang ini.

Aku tak tahu apa aku bisa menawar pada penjual di sana.

Kau tak boleh memaki atau meludah di daerah sekitar sana.

Aku pikir kau hanya ingin keluar dan menghirup udara segar,

karena akhir-akhir ini kau terlihat lelah.

Um, aku baik-baik saja.

Menurutmu apa aku bisa mampir saat pulang, mau lihat apa yang kubawa?

Karena itu takkan jadi masalah.

Tidak, kau tahu, Aku tak bisa hari senin.

Tentu, ya, itu bagus. Aku hanya--

Oke, kurasa aku akan pergi sekarang. Nanti kuhubungi lagi.

- Jangan sampai menginjak kotoran kuda. - Terima kasih banyak.

Pergilah, brengsek.

Ada yang tahu apa ibukota Amerika Serikat...

dari tahun 1790 sampai 1800?

Akan kuberi petunjuk: Kota tempat kalian tinggal.

- Philadelphia! - Betul.

Philadelphia adalah salah satu kota tertua yang ada di negara ini

Banyak generasi yang tinggal dan meninggal di kota ini.

Hampir setiap tempat yang kau kunjungi di kota ini memiliki sejarahnya sendiri.

Bahkan sekolah ini dan tanah yang ditempatinya berdiri.

Ada yang tahu bangunan ini dulunya digunakan sebagai apa...

sebelum kalian sekolah di sini, bahkan sebelum aku sekolah di sini?

Ya, Cole.

Mereka menggunakan tempat ini untuk menggantung orang.

Tidak, uh, itu--Mm- mm. Itu salah. Darimana kau dengar itu?

Mereka memasukkan orang ke sini, menangis dan berpisah pada keluarganya.

Orang-orang menyaksikan... Meludahi mereka.

Uh, Cole, sekolah ini dulunya adalah bangunan pengadilan.

Hukum ditegakkan di sini-- hukum yang paling pertama di negara ini.

Gedung ini pernah penuh dengan, uh, pengacara,

- penegak hukum. - merekalah yang menggantung orang.

Uh--

Aku tak tahu siapa orang yang mengatakannya padamu,

tapi, uh, mereka hanya mencoba menakut-nakutimu.

Aku tak suka ada orang yang memandangku seperti itu.

Seperti apa?

Hentikan!

Aku, uh-- aku tak tahu siapa lagi yang bisa kupandang.

Kau adalah Stuttering Stanley!

- Maaf? - Omonganmu lucu saat di sekolah.

Kau terus bicara lucu hingga SMP.

- Apa? - Kau seharusnya tak menatapi orang. Itu membuat mereka tak nyaman.

- Bagaimana kau-- - Berhenti menatapku!

Kau sedang--[Tergagap] bicara dengan siapa?

Stuttering Stanley! Stuttering Stanley!

- Hentikan. Hen-- - Stuttering Stanley!

- Hentikan! - Stuttering Stanley! Stuttering Stanley!

Stuttering Stanley! Stuttering Stanley!

Diam, kau si- si- sinting!

Hei, bocah besar.

Bagaimana keadaannya?

Aku tak mau bicara tentang apapun hari ini.

Oke.

Kau suka sulap?

Hmm?

Amatilah: Sulap koin.

Kelihatan seperti uang koin biasa.

Tapi saat kulakukan kocokan ajaibku, dan...

sekarang dia di tangan kananku.

Tapi itu bukan akhir dari trik sulapnya.

Akan kukocok lagi, dan...

ada di dalam saku rompiku.

Tapi itu bukan akhir dari trik sulapnya.

Sedikit kocokan lagi...

dan...

koinnya kembali ke tangan kiriku.

Itu bukan sulap.

Apa maksudmu? Tentu saja ini sulap.

Kau hanya menggenggam terus koin itu di tangan kirimu.

Betulkah?

Aku tak tahu kau orangnya lucu.

Malcolm, duduk dan dengarkanlah.

Tak ada keraguan tentangnya. Anna seperti saudariku.

Dan sebaiknya kau buat dia senang. Aku tak mau dengar kata tidak...

"Mmm, ini rasanya seperti mentega" kebahagiaan.

Aku bicara tentang-- Ada apa, nak?

"Julie Andrews berputar seperti...

pasien sakit jiwa mountaintop" saking senangnya.

Itulah rasa senang yang kumaksudkan.

Shh. Kemarilah.

Jangan bilang padanya kalau aku yang memberitahumu,

dia bilang dia tahu dia mencintaimu...

saat pertama kali berjumpa denganmu di jalanan.

Dia akan melakukan apapun untukmu.

Aku sayang kalian.

Hidungku berair. Matikan--

Dan saat kau melakukan kocokan ajaibnya.

Koinnya berpindah dari sakuku...

ke tempat pertama dia berada.

Itu bodoh.

Seharusnya ini jadi lucu.

Itu bodoh. Kembalikan koinku.

Dia jarang diundang pesta, jadi ini kehormatan bagi kami.

Terakhir kali di pesta Chuck E. Cheese setahun lalu.

Dia sembunyi dalam terowongan plastik ungu dan tak mau keluar.

- Chucky apa? - Cheese. Nama tempat bermain anak.

- Permisi. - Maaf.

Ada orang di luar sana?

Buka pintunya, kumohon. Ayolah.

Aku tak bisa bernafas. Jika kau mendengarku, buka pintunya.

Aku bersumpah aku tak pernah mencuri kuda majikanku.

Buka pintunya, atau aku akan mendobrak dan menangkapmu!

- Para bintang selalu punya mobil trailer. - Untuk apa?

Mereka perlu tempat untuk berpikir tentang karakternya, sendirian.

- Kau hanya punya satu garis.

Derrick, coba lihat.

Oh, ya.

Ayahku memaksaku mengundangnya.

Selamat ulang tahun, Derrick.

Ada sesuatu yang ingin kau lihat di sana?

Tidak.

Kami mau bermain akting.

- Mau ikut? - Oke.

Ini disebut "Terkunci di ruang bawah tanah."

Ya, Cole, dan, uh, kau jadi orang yang terkunci di ruang bawah tanah.

Jangan! Jangan!

Jangan!

Keluarkan aku! Tidak! Tidak!

Tidak! Tidak!

- Cole?

- Cole!

Apa pintu ini punya kunci?

Cole? Sayang? Sayang, kau bisa dengar aku?

Oh, Tuhanku! Cole!

Tolong aku! Tolong! Tolong!

Tes menunjukkan tak ada masalah yang serius.

Dia baik-baik saja.

Setelah cukup istirahat, dia bisa pulang malam ini.

Putramu mengalami luka dan memar...

- itu yang menggangguku. - Oh, bung.

Ya, itu karena olah raga.

Kau pikir aku melukai anakku sendiri?

Kau pikir aku ini ibu yang jahat?

Nyonya Sloan sebelah sana,

Dia pekerja sosial di rumah sakit ini.

Dia akan menanyaimu beberapa pertanyaan sesuai prosedur.

Apa yang terjadi dengan anakku hari ini?

Sesuatu terjadi padanya, secara fisik terjadi. Ada sesuatu yang sangat aneh!

Hei.

Apa ayahmu biasa menceritakanmu dongeng sebelum tidur?

Pada zaman dahulu kala ada seorang pangeran muda,

dan dia memutuskan untuk pergi mengemudi.

Dia memanggil supirnya, dan mereka mulai mengemudi.

Mengemudi, mengemudi

Terus mengemudi.

Dan, eh,

mereka terlalu banyak mengemudi dan akhirnya ketiduran.

Dan--

Saat mereka bangun, mereka menyadari bahwa mereka masih mengemudi.

- Ini adalah perjalanan yang panjang. - Dr. Crowe?

Apa kau pernah mendongeng sebelumnya.

Uh, tidak juga.

Kau harus menambahkan alur yang menarik dalam ceritamu.

Oke, tambahkan alur.

Alur seperti apa? Berikan contohnya.

- Misalnya mereka kehabisan bensin. - Kehabisan bensin?

Bagus juga, karena mereka mengemudi,ya? Oke, jadi--

Ceritakan padaku mengapa kau merasa sedih.

Kau pikir aku sedih?

Kenapa kau berpikir begitu?

Terlihat di matamu.

Itu hal yang tak seharusnya diceritakan.

Pada suatu ketika, ada seseorang yang bernama Malcolm.

Dia bekerja untuk anak-anak.

Dia mencintai anak-anak.

Dia mencintainya lebih dari apapun.

Dan pada suatu malam, dia menyadari bahwa...

dia melakukan kesalahan pada salah seorang anak.

Dia tak bisa menolong anak itu.

Dan dia tak pernah berhenti memikirkannya.

Tak bisa dia lupakan.

Lalu sejak saat itu, segalanya berubah.

Dia bukan lagi orang yang seperti dulu.

Dan istrinya...

tidak lagi seperti yang dulu ia kenal.

Mereka sudah jarang bicara. Mereka seperti orang asing.

Hingga pada suatu saat, Malcolm berjumpa dengan seorang anak.

Seorang bocah kecil yang kalem.

Mengingatkannya pada anak itu.

Dan Malcom memutuskan untuk berusaha menolong anak itu...

karena dia merasa jika ia berhasil menolong anak yang baru ditemuinya itu,

seakan-akan dia bisa... menolong anak yang dulu itu.

Bagaimana akhir ceritanya?

Aku tak tahu.

Akan kuberitahu rahasiaku sekarang.

Oke.

Aku melihat orang mati.

Dalam mimpimu?

Saat kau sadar?

Orang yang sudah mati, seperti, di kuburan, peti mati?

Berjalan-jalan layaknya manusia yang masih hidup.

Mereka tak saling melihat.

Mereka hanya melihat apa yang ingin mereka lihat.

Mereka tak tahu kalau mereka sudah mati.

Seberapa sering kau melihatnya?

Sepanjang waktu.

Mereka ada dimana-mana.

Kau takkan memberitahu siapapun rahasiaku, bukan?

Tidak. Aku janji.

Maukah kau menemaniku sampai aku tertidur?

Tentu.

Cole mengalami gangguan jiwa lebih parah dari yang diduga.

Dia menderita halusinasi visual,

- paranoia,

sejenis... schizophrenia usia dini.

Pengobatan medis, rawat inap, mungkin dibutuhkan.

Dan aku tak membantunya.

Hai, aku Lynn Sear, Ibunya Cole.

Ya, uh, aku-- aku ingin bicara denganmu...

tentang anakmu dan teman-temannya, jangan ganggu anakku lagi.

Mama?

Tidak, makam malam belum siap!

Apa yang mau kau lakukan?

Kau tak bisa menyakitiku lagi!

Neddy! Kau suami yang mengerikan, Neddy!

Lihat apa yang kau lakukan padaku! Neddy!

Ada seorang anak laki-laki,

Yang sangat berbeda dengan anak laki-laki lainnya.

Dia hidup di hutan,

dan dia bisa bicara dengan binatang.

Menurutmu pertunjukannya "sucked big time"?

Apa?

Tommy Tammisimo berakting dalam iklan sirup obat batuk.

Dia bilang tiap orang self- conscious dan unrealistic.

Dia bilang pertunjukannya "sucked big time".

Tommy ini kedengarannya seperti berandalan.

Kupikir aktingnya bagus. Lebih baik dari "Kucing."

- "Kucing"? - Lupakan saja.

Cole, Aku jadi tertarik dengan apa yang kau katakan di rumah sakit.

Aku ingin mendengarnya lebih jauh.

Cole?

Apa?

Apa ada sesuatu di atas sana?

Cole,

Aku tak melihat apapun.

Dengarkan.

Kadang kau merasa dalam dirimu,

kau merasa jatuh begitu cepat,

tapi sebenarnya kau masih dalam keadaan berdiri.

Dan apa kau pernah merasa ada yang menggelitik di tengkukmu?

Ya.

Dan bulu di sekujur lenganmu berdiri, merinding?

Ya.

Itu tanda kehadiran mereka.

Saat mereka sedang marah,

akan terasa udara dingin.

Aku tak melihat apa-apa. Apa kau yakin mereka di sana?

Cole?

Tolong suruh mereka pergi.

Sedang kuusahakan.

Ayolah.

Aah!

Ibu, ayah?

Tenggorokanku sakit.

Lari! Lari!

Pedia Ease pereda batuk.

- Lembut, cepat, efek-- - Cole.

Aku tak peduli yang mereka bilang, benda ini rusak.

Lepaskan itu.

Jangan taruh di atas meja.

Aku temukan sesuatu di mejamu saat sedang bersih-bersih.

Kau punya pengakuan?

Hmm? Anting bumblebee?

Kenapa kau sembunyikan?

Itu punya nenek.

Kau tahu kalau itu rusak? Kau tahu bagaimana sedihnya aku.

Kau menangis karena sangat merindukan nenek.

Itu betul.

Terkadang orang merasa kehilangan sesuatu,

tapi sebenarnya mereka tak benar-benar hilang-- hanya berpindah tempat.

Jadi, kau pindahkan anting bumblebeenya?

Jangan marah.

Jadi, siapa yang memindahkannya?

Apa mungkin ada orang masuk ke rumah, mengambil anting bumblebee dari lemariku...

dan menyimpannya di dalam mejamu.

- Mungkin. - Ya Tuhan, aku capek sekali, Cole.

Tubuhku lelah, pikiranku lelah,

Aku... lelah dalam hatiku.

Aku butuh pertolongan.

Kau tahu, Mungkin kau tak sadar, keluarga kecil kita ini tak berjalan baik.

Maksudku, aku pernah menangis,

meski aku tak seharusnya menangis.

Looks like we're just gonna have to answer each other's prayers--?.

Jika kita tak bisa bicara dengan baik, kita takkan bisa melalui semua ini.

Sekarang, katakan padaku, sayang. Aku- aku takkan marah, sayang.

Apa kau yang mengambil anting bumblebeenya?

- Tidak.

Cukup makan sapi panggangnya. Tinggalkan meja ini.

Pergi!

Hei, kemari. Akan kutunjukkan di mana ayahku menyimpan senjatanya, ayo.

Sebastian, ayo!

- Mama?

Jika kau tak begitu marah,

Boleh aku tidur denganmu malam ini?

Lihat wajahku.

Aku tidak marah.

- Sayang, mengapa kau gemetaran?

Cole, ada apa?

Oh, Tuhan, tolong katakan padaku!

Oh, kumohon.

Oh.

Ini karya indah, Edwardian...

dengan intan-tambang-potong dan warna aktual Burmese sapphire.

Tak terusik waktu.

- Oh.

Kau, uh...

apa ada yang lebih biasa?

Biasa? Kau ingin cincin biasa untuk tunanganmu yang biasa? Begitukah?

Tidak! Sayang, jangan marah dulu.

Uh-- Kau sangat cantik.

Kau sendiri seperti Burmese sapphire.

- Kau tak membutuhkannya. - Uh- huh.

Mengapa tak kau coba saja...

dan lihat apa yang kalian rasakan padanya.

Ini. Bagaimana rasanya?

Kurasa benda ini, menyampaikan suatu pesan.

Kubayangkan wanita yang memilikinya...

mencintai seorang pria yang tak bisa dimilikinya.

Apa dia punya rambut keriting dan mata kastanye?

- Hah? - Um, aku tak tahu, tapi...

banyak barang di sini yang mengandung sebuah pesan,

dan kupikir kau harus memilih benda mana yang "berbicara" padamu.

Saat orang memiliki suatu benda dan lalu meninggal,

sebagian dari dirinya masih melekat pada benda itu,

seperti... seperti sidik jari.

Akan kubungkuskan.

Kau tak butuh orang yang punya majikan.

Yang kau butuhkan adalah pegulat yang lehernya lebih besar dari kepalanya.

Tidak, aku butuh pegulat yang punya majikan.

- Apa ini? - Selamat ulang tahun.

- Untukku? - Mm- hmm.

Ini... edisi pertama.

- Wow.

- Kau tahu, ini terlalu bagus. - Tidak.

Aku memotongnya dari bonus hari natalmu.

Ini sempurna, Anna.

- Trims.

Apa yang lebih kau butuhkan dari apapun?

Aku tak tahu.

- Sudah kubilang apa yang kumau.

Aku tahu apa yang kumau.

Aku ingin bisa bicara lagi dengan istriku.

Aku ingin bicara seperti dulu lagi.

Seakan tak ada orang lain di dunia ini selain kami berdua.

Bagaimana kau melakukannya?

Aku tak bisa jadi doktermu lagi.

Sudah cukup lama aku menelantarkan keluargaku.

Hal buruk terjadi saat kau melakukannya.

Kau mengerti?

- Aku tahu 2 orang psikolog yang bisa membantumu. - Jangan menyerah padaku.

Jangan menyerah. Hanya kau yang bisa membantuku, aku tahu itu.

- Aku tak bisa menolongmu. - [Terisak]

Kau--

Orang lain yang bisa menolongmu.

Kau percaya padaku, bukan?

Dr. Crowe, kau percaya padaku, bukan?

Aku tak tahu bagaimana menjawabnya, Cole.

Bagaimana kau bisa membantuku...

kalau kau tak percaya padaku?

Beberapa sulap itu nyata.

Apa kau tahu kenapa kau takut saat sedang sendirian?

Aku tahu.

Maaf, Vincent. Kuharap aku tak meninggalkanmu terlalu lama.

Wah. Di sini dingin sekali.

Vincent, Kenapa kau menangis?

Kau takkan percaya padaku.

Maaf, Vincent. Kuharap aku tak meninggalkanmu terlalu lama.

Wah. Di sini dingin sekali.

- Vincent--

Wah. Di sini dingin sekali.

- Nah, kau tahu? aku juga tak pernah menyukainya.

Saat aku kecil, Aku pernah dites darah,

- dan aku melemparkan sambal keju goreng ke arah susternya.

Permisi. Dr. Reed di jalur dua.

Vincent, bisa aku permisi sebentar? Aku harus menjawabnya.

- Beri aku waktu semenit, oke? - Oke.

No entiendes.

Yo no quiero morir.

Yo no quiero morir.

- Oh, ya Tuhan. - Yo no quiero morir!

Kau lari berkeliling?

Membuatmu merasa baikan?

Aku juga suka lari keliling. Latihan yang bagus.

Kau ingin menanyaiku pertanyaan sekarang?

Ingin menjadi kopral lembing di "M" Batalion ketiga, AL ketujuh?

Kami berangkat ke propinsi Quang Nam.

Mungkin lain kali.

Apa terjadi sesuatu?

Kau --?

Ya. Kupikir begitu.

Kau tahu artinya: "Yo no quiero morir"?

Bahasa Spanyol. Artinya "Aku tak mau mati. "

Menurutmu apa yang diinginkan hantu itu saat bicara denganmu?

Aku ingin kau memikirkannya, Cole.

Aku ingin kau memikirkannya baik-baik.

Menurutmu apa yang mereka inginkan?

- Pertolongan. - Betul. Kukira juga begitu.

Mereka hanya ingin minta tolong, bahkan yang paling menakutkan pun.

Kurasa aku tahu bagaimana caranya membuat mereka pergi.

Bagaimana?

Dengarkan mereka.

Bagaimana jika mereka tak butuh pertolongan?

Bagaimana jika mereka marah dan mereka ingin menyakiti seseorang?

Aku rasa tidak begitu.

Bagaimana kau bisa yakin?

Aku tak tahu.

- Hei!

- Hei! Hei!

Apa yang terjadi?

Apa yang terjadi?

Pergi!

Apa yang terjadi padamu?

Seseorang menyakitimu? Akan kutendang pantatnya.

Cole, jika mereka menyakitimu--

Mama, kau tidur sekarang.

Sekarang aku merasa agak baikan.

Ada yang ingin kau katakan?

Dia datang jauh-jauh mengunjungiku, bukan?

Kurasa begitu.

Bisakah kau ambilkan air?

Itu adiknya.

Kau tahu, when I went through this with my father's cancer--

Aku hanya sukar membayangkan seorang anak kecil terbaring di tempat tidurnya dua tahun lamanya.

Berapa banyak-- Berapa banyak dokter?

- Kurasa ada tujuh. - Tujuh dokter berbeda?

Kupikir begitu, ya.

Yang kudengar hanya, uh, yang kecil jatuh sakit sekarang.

Tuhan menolong mereka.

Jangan pulang ke rumah, oke?

Tidak akan.

Aah!

Tuan?

Permisi, tuan.

Apa kau ayah Kyra?

Ini untukmu.

Dia ingin memberitahumu sesuatu.

Oh, tidak, itu dia datang. Dia mengarah kemari. Psst!

Maukah kau berdansa?

Yah, sebenarnya, aku datang dengan teman-temanku.

Oh, baik, bagaimana dengan ini?

Kita bisa berdansa sebentar, dan jika kau tak suka caraku berdansa,

kau boleh menendangku.

Oh, baiklah.

Saatnya makan siang, Kyra.

- Aku merasa baikan sekarang. - Itu bagus sekali, sayang.

Saatnya kau makan.

Bolehkah aku ke luar jika aku makan ini?

Aku tak tahu. Kau tahu sendiri kau selalu sakit di sore hari.

Nanti kita lihat.

Jangan bilang rasanya aneh. Kau tahu aku tak mau mendengarnya.

Ibu Tami menelepon.

kau yang membuat dia sakit.

Kau menyukainya, dia bilang begitu.

Dia selalu mengawasimu.

Apa Kyra kembali?

Tidak lagi.

Kupikir sudah cukup. Cukup dandanannya.

Oke.

- Mereka memanggil bocah pengurus kandang kuda. - Kita harus cepat!

Siapa, uh-- kau bicara dengan siapa?

Aku hanya latihan drama.

Terima kasih karena mengikutkan aku di pertunjukan ini, Pak Cunningham.

Kau tahu, saat aku sekolah di sini, pernah terjadi kebakaran di panggung ini.

Mereka lalu membangunnya ulang.

Ya, aku tahu.

Hanya orang yang memiliki hati suci yang bisa menarik pedangnya.

Biarkan bocah itu mencobanya.

Dia bocah kandang kuda. Dia bertugas merawat kuda.

- Diam, rakyat bodoh.

Biarkan bocah itu maju.

Hidup, raja Arthur!

Yea!

Kupikir permainanmu cukup bagus, Cole.

- Betulkah? - Ya.

- Kau tahu apa lagi? - Apa?

Kupikir Tommy Tammisimo "sucked big time".

Aku dapat ide bagaimana cara agar kau bisa bicara dengan istrimu lagi.

Tunggu sampai dia tidur.

Dia akan mendengarkanmu meski ia tak menyadarinya.

Aku akan bertemu denganmu lagi, kan?

Kurasa kita telah mengatakan apa yang ingin kita katakan.

Mungkin sekarang saatnya kau cerita pada orang yang paling dekat denganmu.

Mungkin bisa kita anggap kita akan bertemu lagi besok.

Kita anggap saja.

Oke.

Aku pergi sekarang.

Kutemui kau besok, Cole.

Aku baik, Petugas. Aku oke.

Aku tak tahu apa yang terjadi.

Hmm.

Astaga, kuharap tak ada yang terluka.

Kau pendiam sekali.

Kau kesal karena aku lupa pertunjukannya, bukan?

Aku punya dua pekerjaan, sayang.

Kau tahu bagaimana pentingnya bagi kita.

Kuberikan segalanya untuk berada di sana.

Aku siap berkomunikasi denganmu lagi.

Komunikasi?

Ingin tahu rahasiaku.

Apa itu?

Kau tahu kecelakaan di depan sana?

Ya.

Seseorang terluka.

Betulkah?

Seorang wanita.

Dia meninggal.

Oh, ya Tuhan. Apa, kau bisa melihatnya?

- Ya. - Di mana dia?

Berdiri dekat jendelaku.

Cole, kau menakutiku.

Mereka juga kadang menakutiku.

Mereka?

Hantu.

Kau bisa melihat hantu, Cole?

Mereka ingin aku melakukan sesuatu.

Mereka-- Mereka bicara denganmu?

Mereka menyuruhmu melakukan sesuatu?

Mereka yang selama ini membuatku luka.

Bagaimana menurutmu, Mama?

- Kau pikir aku ini sinting? - Lihat wajahku.

Aku tak pernah menganggapmu begitu. Tidak pernah.

- Mengerti? - Mengerti.

Biarkan aku memikirkannya dulu.

Nenek menyampaikan salamnya.

Dia minta maaf karena mengambil anting bumblebeenya.

Itu karena dia sangat menyukainya.

- Apa? - Nenek kadang datang mengunjungiku.

Cole, itu tidak mungkin.

- Nenek sudah meninggal, kau tahu itu. - Aku tahu.

- Dia ingin aku memberitahumu-- - Cole, hentikan.

Dia ingin aku memberitahumu dia melihatmu berdansa.

Dia bilang saat kau kecil,

kau dan dia bertengkar...

tepat sebelum pertunjukan dansamu.

- Kau pikir dia tidak datang menontonmu.

Dia datang.

Dia sembunyi di belakang jadi kau tak melihatnya.

Dia bilang kau seperti malaikat.

- Dia bilang...

kau pernah datang ke makamnya,

bertanya padanya.

Dia bilang jawabannya adalah...

setiap hari.

Apa yang kau tanyakan padanya?

Apa--

Apa aku membuatnya bangga?

Mama.

Hai, semua. Banyak dari kalian yang tahu,

Aku tak seharusnya melakukan ini,

dan aku berjanji pada Anna takkan membuatnya malu.

Akan kutinggalkan bersama ibunya.

Tapi kami ingin berterima kasih pada kalian karena telah hadir...

dan berbagi dalam hari luar biasa ini dengan kami.

Ini sangat manis untukku,

Karena aku tak mau menyerah padanya.

Anna?

Aku merindukanmu.

Aku juga merindukanmu.

Kenapa, Malcolm?

Apa?

- Ada apa? - Kenapa kau meninggalkanku?

Aku tidak meninggalkanmu.

Aku melihat orang mati.

Mereka tak tahu kalau mereka sudah mati.

- Seberapa sering kau melihatnya? - Sepanjang waktu.

Mereka ada dimana-mana.

Mereka hanya melihat apa yang ingin mereka lihat.

Oke, Mikey.

Ayolah. Beri aku waktu sebentar.

- Oh, Tuhan.

- Ini bahkan tidak sakit. - Biar kulihat.

- Biar kulihat. Letakkan tanganmu--

Oh, Tuhan.

- Oke.

Kupikir aku baik-baik saja. Benarkah, Kupikir itu--

hanya datang dan pergi.

Ini bahkan tidak sakit lagi.

Kupikir aku bisa pergi sekarang.

Aku hanya perlu melakukan beberapa hal.

Aku harus membantu seseorang.

Kupikir sudah.

Dan aku ingin memberitahumu sesuatu.

Kau tak pernah nomor dua.

Tak pernah.

Aku mencintaimu.

Tidurlah sekarang.

Segalanya akan berbeda besok pagi.

Selamat tidur, Malcolm.

Selamat tidur, sayangku.

Resync By Fr Zion

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.