Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
PETUALANGAN SI ANTHONY
Ada seekor paus bernama Alice.
Dia tak punya pasangan, kawan ataupun keluarga.
Frekuensi suara yang dia keluarkan lebih tinggi dibanding paus lainnya.
Mungkin Alice sendiri tidak tahu, bila dia menuju ke arah yang salah.
Saat dia bernyanyi, tak ada yang bisa mendengarkan dia.
Saat dia sedih, tak ada yang menghampirinya.
Aku sangat ingin mencoba mencari dia.
t
te
t er
t e rj
t e rje
t e r j em
t e r j ema
t e r j e m ah
t e r j e m aha
t e r j e m a h an
t e r j e m a h anm
t e r j e m a h a n ma
t e r j e m a h a n mah
t e r j e m a h a n m a hs
t e r j e m a h a n m a hsu
t e r j e m a h a n m a h s un
t e r j e m a h a n m a h s unm
t e r j e m a h a n m a h s u n ma
t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x
Pada 31 Oktober 2014
MSN Messenger secara resmi berhenti beroperasi di seluruh dunia.
Satu dekade lalu, ini adalah program pertama yang aku install,
saat aku punya laptop.
Apa kelebihannya dari program lain, saat kau login,
ada 2 ikon berputar bersamaan.
Memberiku anggapan, tak peduli seberapa jauh terpisah,
kita akan selalu terhubung.
Dan aku menemukan suatu ruangan disitu,
untuk meng-upload perasaan dan pikiranku.
Namaku Anthony.
Dalam waktu dekat, aku akan meninggalkan Dalian,
tempat aku lahir dan tumbuh dewasa, untuk pergi studi ke luar negeri.
Sebelum itu, aku melakukan 3 hal.
Nomer 1 : mengambil foto.
Aku mengambil foto Dalian, kota tempat aku tumbuh besar.
Model transportasi kesukaanku adalah kereta trem.
Aku akan duduk di kursi paling kiri bagian belakang.
Terkantuk-kantuk seiring gerakan trem.
Aku merasa seperti melintasi kota dalam beberapa detik.
Permisi, tuan.
Tuan.
Kemana pemberhentian anda.
Maafkan aku.
Aku mengambil foto-foto keluargaku.
Ini dia si monyet penyelinap. / Ini.
Coba gigitlah.
Ini masih hangat, satu gigitan saja.
Berapa kali aku bilang,
jangan membeli jajanan di jalanan sebelum makan.
Tapi bukankah ibu menyukai jajanan?
Lebih baik nikmati itu mumpung aku masih hidup...
Katakan lagi? Kau bilang apa tadi?
Kamu bicara apa?
Bicara ngawur lagi?
Kau ini bukan anak-anak lagi.
Ayolah bu gigitlah.
Satu gigitan saja.
Oh, dasar anak nakal!
Yang benar saja kau!
Bu, aku akan sangat merindukan masakanmu.
Ketika kau jauh dari rumah,
kau harus bisa mengandalkan dirimu sendiri.
Kau akan merindukanku dan masakanku.
Nak, kemari lihatlah. / Yeah.
Sekarang sampai no. 12, barang bawaanmu sudah siap.
Oh yah, kau pasti kehilangan kaus kaki yang satunya.
Ayah, saat aku tiba di Australia,
barang-barangnya pasti bercampur.
Kau tau, anakku.
Satu yang paling menyenangkan dalam hidup,
adalah menemukan tujuanmu sendiri di tengah-tengah kekacauan.
Paham.
Aku menemukannya!
Aku yakin kita akan bersama lagi suatu hari nanti.
Ayo ambillah koper yang lebih besar.
Kemasi barang-barangmu.
Waktunya makan siang!
Ayo makan! / Mau lombok?
Itu kesukaanmu. Dan ini.
Dalian menzi, ini / Makan lagi
Nomer 2: bertemu kawan-kawanku.
Terkadang kupikir semua McDonald sama saja.
Layanan tujuan yang sama pada kota yang berbeda.
Ini suatu tempat kau bisa selalu santai.
Menikmati rehat dari kehidupan.
Mengapa kita mengadakan pesta perpisahan disini? Mereka ada McDonald's di Australia.
Benar 'kan Anthony?
Ini ideku karena aku tahu Andy yang membayar.
Tak ada gorengan semurah ini.
Di Australia, paham? / Tak ada makanan Cina murah juga.
Kau hanya tulis satu kalimat di MSN.
"Jam 5 sore di tempat kita biasanya". / Aku tahu kita selalu datang kesini,
tapi beberapa dari kita malah pergi ke sekolah?
Sial! Ying belum sampai kesini. Dia mungkin ke sekolah 'kan?
Apa yang harus kita lakukan, Tony? / Kau pikir Ying sebodoh dirimu?
Siapa yang kau sebut bodoh?
Kawan-kawanku memanggil nama panggilan yang berbeda untukku.
Beberapa memanggil dengan namaku. / Benar 'kan Anthony?
Yang lain memanggilku Andy. / Ini hanya karena Andy...
Beberapa yang lain memanggilku Tony. / Apa yang harus kita lakukan, Tony?
Maaf!
Maaf aku terlambat! Visa ke Jepang memakan waktu.
Terima kasih Toto.
Hanya dia yang memanggilku Toto.
Guru sastra SMA-ku mengatakan
pengulangan kata menekankan pada nada
itu suatu kelembutan, penuh kasih, dan mendalam.
Ku berharap kalian tidak harus pergi!
Kalau begitu sering-seringlah online!
MSN, QQ dan lain-lain.
Kami tahu kau tak mau online saat kau sibuk.
Setidaknya kabari kami yang kau kerjakan.
Baiklah, aku akan tulis semua jadwalku secara online. Sekolah, kerja, dll, paham?
Bagus!
Jadwal kita sekarang
akan diisi kita sendiri
dan pergi menonton kembang api!
Ying telah lama memutuskan
bila dia akan belajar desain-suara di Jepang.
Aku kagum caranya membuat dirinya menjadi pemeran utama
dalam skenario yang dia tulis untuk hidupnya.
Mengenai diriku, selain dari mengetahui aku harus bekerja keras
aku melihat tak ada peran yang harus aku mainkan.
Menyaksikan kembang api bisa jadi pengalaman orang kesepian.
Kau terasa sendirian, walau di tengah keramaian.
Mana yang lainnya?
Di kerumunan sebelah sana.
Pemandangannya cukup indah dari sini.
Ya.
Hey, kamu sedang apa?
Jangan bilang kau bisa menerka jenis-jenis kembang apinya dengan telingamu
seperti superhero anime?
Aku membuat suatu permohonan. / Permohonan?
Lihat betapa kembang apinya sangat mirip dengan bintang jatuh
saat kembang apinya ke bawah?
Aku pernah dengar
bintang jatuh telah berjalan
ribuan tahun sebelum terlihat mata kita.
Jadi kurasa
bintang jatuh lebih indah dari kembang api.
Dan keduanya
membuat kita merasa diberkati dan dicintai.
Jadi ketika kamu memohon pada kembang api impianmu akan terwujud.
Sekarang giliranmu.
Ayolah!
Tutup matamu.
Ini sudah.
Aku segera mengenali siapa ini saat aku tua nanti.
Aku akan ambil...
dari sisi hidung
dan telinga
dan menyatukan bagian-bagian foto ini.
Jika kau bisa mengenali seseorang
hanya dengan bagian wajahnya
orang-orang tertentu akan memberikan
dunianya padamu.
Aku seperti orang bodoh
bila aku tak menyadari apa yang menghangatkan hatiku
sampai aku mengingatnya kemudian.
Nomer 3: membeli koper.
Berapa anggaranmu?
Sekitar 200 kurasa. / Mungkin ada seharga segitu disini.
Kau menyukainya?
Ini cukup besar.
Jika aku tak menemukan tempat untuk tinggal di sana
aku akan tinggal di dalam sini.
Muat nggak kalau aku tutup.
Jangan menendangku, ayolah. Cobalah! / Masuklah!
Hai, kami sedang mencari koper.
Mau beli berapa? Diskon 20% kalau beli 2.
Ya ini, 2 ya. / Mohon ditunggu.
Aku akan bawa yang ini.
Akan kubawa. / Masuklah kesini.
Baru-baru ini, berita pensiunnya penyanyi terkenal Faye Wong telah tersebar luas.
Hari ini, manajernya Faye mengakui bahwa
penyanyi itu akan beristirahat
dan tak akan merilis album ataupun film.
Mengenai berapa lama masa istirahatnya berakhir
dia mengatakan Faye tak punya rencana pada saat ini.
Penyanyi favoritku pernah mengatakan
jika saatnya tiba bagi dia untuk berhenti menyanyi
dia berharap semua orang akan melupakan dia.
Tapi bagaimana bisa melupakan orang yang paling penting bagimu?
Waktunya hampir tiba bagiku untuk pergi.
Tak ada yang keren atau yang spesial tentang aku
jadi aku tak bisa membuat pidato yang keren.
Yang ingin kukatakan hanyalah
mohon jangan lupakan aku.
mahsunmax
Melbourne - Australia, Musim Semi Tahun 2005
Anthony.
Apakah anda Ny. Wong, pemilik kos-kosan? / Ya, benar.
Saat bicara di telpon kemarin
aku punya gambaran dirimu di pikiranku
dan kulukiskan ini untukmu.
Kau kurang lebih sama seperti yang kubayangkan.
Terima kasih. Oh, ya
Aku membawa sesuatu yang anda minta.
Itu bukan untuk aku.
Ayo ikut aku. Ayo masuklah. / Baiklah.
Anthony telah datang.
Hai.
Apa ini? / Obat... obat Cina.
Obat narkoba? / Bukan! Bukan! Bukan Narkoba...
Obat-obatan...
Sayang, akan kusiapkan obat herbal mandimu!
Xiaohei, jurusan dokter hewan, gadis yang cukup keren.
Keinginannya hanya bersinar terang
saat dia bersama binatang.
Terima kasih. / Jiaming, jurusan ilmu aktuaria menyukai makanan pedas.
Aku dari Chengdu, aku semua yang pedas-pedas.
Berapa banyak cabe bisa kamu makan?
Angka-angka adalah "dingin", dan cabe adalah "panas".
Kurasa, dengan mencampurkan keduanya
dia bisa menemukan keseimbangan hidup.
Terima kasih.
Cuma 1 kotak?
Petugas bandara hanya membolehkan 1 kotak.
Bisa minta tolong orang lain membawakannya.
Pierre aslinya bernama Peter. Dia berpikir terlalu biasa.
Jadi dia mengambil versi Prancis.
Dia mengaku telah belajar Geografi, Antropologi, Ilmu Kognitif
tapi tidak lulus semuanya.
Benda kenangan untuk dijual.
pada akhir pekan, dia menjual barang pecah-belah di pasar barang antik.
Aku selalu heran,
bagaimana bisa seorang Cina
mengumpulkan banyak barang antik Barat.
Jangan sia-siakan masa mudamu.
Tangkaplah kenangan yang terbaik.
Tuan, anda mau membeli atau menjual?
Yang itu bisa juga.
Ini hadiah dari Ny. Wong. Aku cuma mencari bingkainya.
Coba lihat.
Lihat betapa bagusnya barang-barang kuno disini.
Dan sekarang
yang kamu miliki ini tak ada nilai seninya!
Tidak, ini adalah anton.
Aku menyukainya.
Aku tak merasakan perubahan apapun.
Sampai aku terbangun pada pagi hari. Kulihat jamku
pukul 8 pagi,.
Lalu kulihat jam wekerku
pukul 11 siang.
Sudah 3 jam aku tertidur
membuatku mengerti kalau aku jauh dari rumah.
Ini kampus Barat.
Kau bisa temukan bar, restoran disini.
Dan bioskop perkuliahan?
Aku tak yakin. Apa kau pernah ke kelas?
Tak sering selama 2 tahun ini.
Aku pesan 1 burger, dan 1 bir.
Kau mau pesan sesuatu?
Minum-minum di siang bolong tampak agak...
pesananku jadikan 2.
Terima kasih.
Tak lama, aku mendapat pekerjaan pertamaku.
BUKA SEMINGGU
Jika kau terlambat, akan kupotong bayaranmu.
Jika kau merokok, kupotong bayaranmu.
Jika kau bicara di telpon, akan kupotong bayaranmu.
Boleh aku bertanya, dalam kondisi apa kau tak memotong bayaranku?
Tentu, hanya saat kau kerja lembur.
Gaji kami adalah AUS$10 per hari.
Jelas?
Nelson, hati-hati.
Kamu bisa merusak semua stok barang!
AUS$10 = 65 Reminbi
Ibu? / Ini mulai kusut.
Bu.
Hey, aku bisa dengar dia. / Bu, agak mundurlah.
Itu dia!
Nak! / Bu, mundurlah sedikit.
Kau... kau menutupi kameranya. / Apa? Aku dimana...?
Siapa yang kututupi?
Ayah.
Hidungku, alergi.
Ayah.
Ayahmu mengoceh.
Bicaranya ngawur.
Tadi dia sombong bisa menghidupkan benda ini.
Gesek kesini dan kesana. Lalu aku lihat windownya muncul.
Dan window lainnya muncul, aku tak bisa mengatasinya.
Hampir saja kutelpon teknisi komputer.
Sudah, sudah.
Bagaimana kabarmu?
Apa kamu makan teratur?
Semuanya cukup mahal disini.
Apapun yang kamu lakukan, jangan sampai telat makan.
Jika kamu kehabisan uang, telpon saja kami.
Ayahmu akan kirim uangnya.
Tak perlu mengkhawatirkanku. Aku sudah dapat pekerjaan disini.
Dan aku akan bekerja keras. Akan kulakukan semampuku untuk cari uang.
Jangan terlalu paksakan diri.
Ingatlah, yang paling penting adalah studimu.
Aku tahu, jangan khawatir.
Jangn tidur terlalu malam.
Da-dah.
"HAI"
"HALO"
Halo, Anton
Mahasiswa sekalian, selamat datang di kelas.
Keluarkan bukunya, ayo! Sekarang buka mulai perkuliahan terakhir...
Baik, selama perkuliahanku kuharap semuanya tenang.
Orang yang bicara,
dia anggap dia itu Ned Kelly yang berusaha mengganggu kelas.
Apa yang sedang kamu lakukan?
Pelanggan akan menganggapmu pencuri!
Ayo dilepas, atau kupotong bayaranmu!
Hey, bro. Apa kau keberatan? Disitu selama seminggu.
Pekerjaan ini memang cukup melelahkan. Tapi saat aku tahu
aku menghasilkan 1 Reminbi semenit
itu membuatku terus bersemangat.
Anthony, ini bayaranmu.
Makasih bos!
Anton, hal baru di kota ini membuatku kagum.
Kurasa aku akan bertemu banyak teman.
Melakukan petualangan bersama lainnya.
Aku selalu percaya, bila kau telah melakukan sesuatu dengan benar
akan memantapkan pijakan kakimu
di planet ini.
Kau akan merasa mudah, yakin.
mahsunmax
Jujur saja, aku tak merasa yakin.
Apa itu karena aku belum melakukan hal dengan benar, membuat pilihan benar selama ini?
Teman-temanku di belahan bumi lain,
apakah kalian merasakan hal yang sama?
Kapan kita bisa bertemu orang yang kita cintai lagi?
Kapan kita akan mengenang masa-masa kita saling bersentuhan hati?
Sekarang aku mengerti, mengapa kita mengadakan pesta makan perpisahan di tempat ini.
Kau bisa temukan jaringan tempat ini dimanapun.
Aku hanya perlu pergi ke tempat itu
dan akan membawa kembali semua kenangan indah kita bersama.
Teman selamanya, dalam senang maupun susah!
Aku bersedia!
Kamu ada waktu?
Tentu, ada apa?
Mau coba kerja di dapur?
Bayarannya bagus!
25 dolar!
Setuju! Dimana? / Bagus.
Sampai jumpa.
Biar saya bantu.
Oh! Semoga kau diberkati!
Mohon terima ini. / Oh, jangan khawatir, tak perlu.
Semoga harimu menyenangkan. / Anda juga, terima kasih.
BATAL
serena.L@hospitalitymelbourne.edu.au
Apa? Maaf, maksud anda apa?
serena.L@hospitalitymelbourne.edu.au
Itu alamat e-mail yang panjang yang kutahu. Tapi kau berhutang 20 sen.
Bagaimana kamu melunasinya?
Betul.
Bisa kamu ulangi lagi?
Santai saja! Tak perlu repot-repot soal 20 sen.
Aku senang bisa membantumu.
Ini untukmu.
Malah ambil yang ini. / Aku mau yang ini!
1 jeruk mengandung 70 kalori.
Aku lari 5 menit demi ini, aku telah membakar 38 kalori.
Artinya jika aku memakan ini
hanya menerima 32 kalori.
Itulah jeruk yang paling menyehatkan!
Memang benar gadis jago dalam menghitung kalori.
Hey aku harus buru-buru.
Sampai jumpa. / Sampai jumpa.
Oh maaf. / Maaf.
Sampai jumpa.
Hey Anthony. Kau datang.
Manajer memintaku untuk memberi penjelasan padamu.
Sana gantilah baju dulu.
Dapur ini tampak sangat keren. / Dan makanan disini super keren.
Ada peraturan ketat di dapur ini.
Pencarian resep, membersihkan sisi plat potongan bahan masakan
dan cuci piring, semua ada tempatnya.
Mengapa papan potong dan pisau warnanya berbeda?
Kebersihan prioritas utama disini.
Hijau untuk sayuran.
Biru untuk makanan-laut.
Merah untuk daging.
Pada dasarnya lakukan yang mereka katakan.
Dan berhati-hatilah.
Jadi aku akan meninggalkanmu disini.
Berapa kali sudah kubilang
ini harusnya setipis rambut malaikat.
Seperti ini.
Paham? / Terima kasih, chef!
Aku ingin "lidah perawan"! (pencicip pemula)
Dia!
Kamu? Kemari!
Ya, ya, kamu.. ayo ayo.
Aku ingin kamu cicipi itu.
Rasanya enak! Rasanya sangat enak!
Daging ini sangat empuk!
Ini luar biasa!
Anton, mungkin ini berhubungan dengan banyaknya bumi berputar.
Ketika air masuk ke saluran pembuangan, berputar searah jarum jam.
Tapi di Cina, air berputar kebalikannya.
Bagaimana dengan anak-anak yang hidup di garis katulistiwa?
Apa mereka bermain dengan pusaran air?
Dan bagiku sendiri
tampaknya aku menemukan motivasi untuk melangkah maju
dalam pusaran air pada arah berlawanan.
"SEKOLAH MASAK DI MELBOURNE"
Aku tak tahu harus bagaimana?
Kawan-kawanku akan sangat kecewa
mengenai aku yang berubah jurusan.
Apa memasak sangat berarti buatmu?
Bagaimana caraku memilihnya?
Kurasa semua orang di universitas, mereka tampak sangat bebas
dalam menentukan masa depan cerah dan sebagainya
tapi tidak denganku.
Aku agak bingung.
Lalu aku mulai belajar tentang masakan Barat.
Dan aku berperasaan tentang apa yang ingin kulakukan.
Kapanpun aku ada waktu sekarang, aku akan pergi mencoba restoran yang berbeda.
Aku tak merasa kesepian makan sendirian.
Makanan disini segar dan lezat.
Dan juga sangat kreatif.
Aku ingin menciptakan hidangan yang luar biasa.
Kuharap seni kuliner
bisa menjadi jalanku untuk terhubung dengan
orang lain dan dunia.
Kurasa, jika aku mampu mengekspresikan diriku melalui hidanganku
aku akan berada di puncak dunia.
Maafkan aku, entahlah, aku cuma mengoceh.
Apa kamu tahu negara mana
yang punya kebiasaan seperti Australia?
Huh? / Sebaliknya kau harus belajar Prancis.
Pada suatu ketika
Angkatan Laut Inggris dan Prancis berangkat
menuju negri yang tak tersentuh Australia.
Kapal Prancis tiba lebih dulu.
Awak kapal turun dengan gembiranya.
Mereka merasa negri yang sangat luas itu akan segera menjadi milik mereka.
Saat Kapten Prancis mendirikan kemah
dia menemukan spesies kupu-kupu.
yang belum pernah dia lihat.
Sebagai seorang ekologi, dia menangkapnya.
Pada saat itu, kapal Inggrispun tiba.
Menganggap mereka pulang dengan tangan kosong.
Yang mengejutkan mereka, tak ada tanda-tanda pendudukan.
Inggris menjadi bersemangat, dan dengan segera mengklaim negri ini milik mereka.
Lalu, saat kapten Prancis kembali ke pantai dengan kupu-kupunya
negri yang mereka anggap jadi milik Prancis
hanya terselip di jarinya.
TAMAT
Kamu mencoba memberitahuku
untuk bertahan pada pilihanku.
Walau tampak konyol mungkin bagi orang lain?
Jika begitu caramu menginterpretasikan cerita itu, kamu telah membuat keputusan.
Baik, terima kasih Ying.
Toto,
aku percaya
kamu akan tampak sangat keren dengan memakai tapi bulat putih
di kepalamu.
DISETUJUI
Terima kasih.
Ayah, ibu.
Aku telah merubah jurusanku. Aku mempelajari masakan Barat.
Aku ingin menjadi chef.
Apa?
Dasar anak bodoh, kamu telah menjadi liar huh?
Mengapa kami bersusah payah
mengirimmu ke luar negri untuk menjadi seorang chef?
Ibumu disini adalah koki terbaik.
Aku bisa mengajarimu sendiri!
Bu.
Bu.
Itu sangat berbeda.
Apa kamu sudah pikir dua kali?
Hentikan, kenapa kau ini?
Duduklah dulu...
Ayo, duduk.
Dia mulai gila!
Kenapa dia itu?
Dengarkan dia dulu.
Ibu, ayah
Inilah yang kuinginkan.
Aku tak tertarik mengerjakan angka-angka.
Selain itu,
aku bisa bayangkan betapa sulitnya berpakaian berdasi tiap hari di masa depan.
Aku telah putuskan
aku ingin menjadi chef yang hebat.
Begini...
nak, dengarkan.
Kami tak mendukung ide
bila kau mengganti jurusan.
Kau tau.
Kau telah berada di Australia selama 127 hari.
Dalam 528 hari, kau akan lulus
dengan gelar sarjana keuangan.
Dan selama waktu ini
kau telah sia-siakan banyak waktu.
Yah.
Terserahlah.
Jalani hidupmu menurut keinginanmu.
Apa kau sudah hilang akal?
Apa kau juga sudah gila?
Dengarkan aku, dengar.
Kalian berdua sudah gila! / Sudah, sudahlah.
Nak, kupikir bila
punya niat untuk mengejar yang menjadi keinginanmu
memang suatu keberkahan.
Selama
kau pasti kejar keinginan ini
dengan ketekunan dan sikap positif.
Dengan seluruh kemampuanmu.
Suatu hari nanti
semua akan kembali ke pelukanmu.
Ku akan berusaha sebaik mungkin.
DILARANG MAKAN / MINUM DI DALAM AREA KELAS
Aku tak suka seperti ini.
Aku tak suka seperti ini. Kau tak perlu berdandan saat masak.
Ayo bersihkan.
Aku... Aku belum pernah pergi seharian
tanpa berdandan sejak umur 13 tahun.
Aku tak pernah mengeluarkan seorang siswa
karena tak mau membersihkan make-upnya.
Kau ingin jadi yang pertama dikeluarkan?
Tidak, tidak, maafkan aku.
Aku tak suka seperti ini.
Ikat rambutmu dan lepaskan gelang.
Maafkan aku, maaf.
Bisakah kau ganti topi yang benar?
Kamu.
Kamu lebih tinggi dari orang di belakangmu.
Pindahlah ke kiri.
Aku adalah instruktur kalian, John.
Akan kuajarkan ketrampilan berbeda tiap pertemuan kelas
jadi kalian harus bawa peralatan kalian.
Kehadiran kalian secara penuh sangat diharapkan
kalau tidak, tak mungkin kalian bisa menyelesaikan pelatihan ini.
Dan jika kalian terlambat, / Maaf, saya terlambat.
...seperti ini.
Waktu kalian 10 detik untuk mengerjakan apa yang harusnya kalian kerjakan
pada bawang di depan kalian.
Mulai.
Apa kau mengerti...
Waktunya habis! Berhenti.
Tolong gambarkan bawangmu.
Aku... aku kehilangan lensa kontakku
saat aku membersihkan riasanku,
jadi, aku tak bisa melihat apa-apa.
Maafkan aku, maafkan aku.
Bawang ini rapuh. Sudah hancur dengan sekali iris saja.
Selalu ada bawang pada masakan india.
Aku tak melihat ada yang aneh pada bawang ini.
Bukan itu.
Aku tak bisa melihat lapisan di dalamnya.
Tampak seperti...
Teruskan.
Ini seperti...
bawang yang dibuang di supermarket.
Itulah yang yang ingin aku dengar. Anthony memang benar.
Bawang ini akan membusuk.
Saat bawang membusuk, akan mengeluarkan bau tak sedap
dan hilang keharumannya.
Yang ini bisa dideteksi. Sebagai seorang chef
kalian harus segera menyadarinya,
ketika bahan-bahan tidak segar. Tak peduli walau kalian mahir
jika kau tak menggunakan bahan-bahan pada waktunya
kalian tak akan bisa menciptakan hidangan yang enak.
Sekarang, Serena akan memulai menunjukkan pada kalian
cara memotong bawang.
Hai, semuanya.
2 langkah.
Langkah pertama, potong sepanjang lapisannya.
Langkah kedua, potong arah berlawanan dengan lapisannya.
Ini lebih baik untuk melepaskan aromanya,
dan memberi tekstur yang baik.
Harap tenang! Kalian harus selesaikan memotongnya
sebelum mata kalian muali berarir.
Mulai berlatih!
Kecepatan kalian setidaknya setengah dari kecepatan Serena.
Apa?
Hai!
Hai.
Kamu butuh kacamata renang?
Aku tahu toko yang bagus. / Tak perlu.
Tapi aku harus pergi.
Aku mendapat kerja sampingan di dapur. Ini hari pertamaku.
Sepertinya tiap kali kita bertemu, kau selalu buru-buru.
Mengapa kau terlalu menyibukkan diri?
Kau harus menikmati hidup!
Serena.
Apa kau mau pergi nonton film bersama? / Tentu!
Kau ini orang yang baik, Anthony.
Jika kau tadi bilang "ya"
dia akan pergi nonton film sendirian.
Sampai jumpa!
Baiklah, sampai jumpa!
Sampai jumpa!
Ayo berangkat.
Apapun yang kami masak di kelas
akan menjadi makanan kami hari itu.
Itu tak bisa diterima.
Kau harus kocok udara ke dalam telur, hmm?
Mengerti? / Ya. / Mengapa kita juga tak boleh menggunakan pengocok listrik?
Apa kau juga kehilangan sel otak saat mengiris jarimu?
Ada apa ini? Ayo lanjutkan!
Aku belum makan apa-apa. Menunggumu seharian.
Aku tahu, itu sebabnya aku kesini sebelum berangkat kerja.
Bagus kawan! Sobat terbaikku!
Kalian berdua memang burung bangkai.
Disinilah tanaman herbal kita.
Kita punya kemangi, cabe
mint, sage... Tanaman ini menambahkan sedikit keajaiban.
untuk melengkapi hidangan.
Hai, anak-anak! / Hai!
Ini Phoebe.
Kalian boleh mengelusnya seperti ini!
Orang Cina ada yang berkata "jie di qi", aku tak pernah mengerti artinya,
sampai aku bertemu Serena.
Dia telah tiba di Melbourne selama 3 tahun,
dan benar-benar menyatu dengan kehidupan di kota.
Setiap geraknya penuh energi.
Setiap senyumnya ceria dan tulus.
Bagaimana dengan aku? Apa aku telah...
terhubung dengan jiwa negri ini?
Sampai jumpa! / Sampai jumpa!
Hai, Serena. / Hai!
John baru saja mengajak kami ke kebun tanaman herbal.
Ada banyak tanaman ada papan tanda tertulis "Ditanam oleh Senayan". / Ya.
Aku kesini setiap akhir pekan.
Kuberitahu sebuah rahasia. Tanaman herbalku sangat populer.
Sebenarnya kupikir kau akan sukses dalam segala bidang.
Benarkah? Aku yakin juga begitu.
Impian terbesarku
adalah menjadi seorang chef yang hebat,
dan membuka sebuah restoran yang membawa gayaku.
Bagaimana denganmu?
Apa kau sudah berniat membuak restoran sendiri
dan makanan apa yang akan kau sajikan?
Ya.
Jika aku punya kesempatan
kuharap, aku akan membuka bistro di suatu tempat.
Yang nyaman dan tenang.
Yang ada menu papan tulisnya.
Aku akan menjual kopi, dan juga makanan enak juga.
Mungkin sandwich dan cheesecake juga.
Jika tak sibuk di siang hari
aku bisa tidur-tiduran sebentar, atau membersihkah gelas anggur.
Sebenarnya, aku sudah memikirkan namanya.
Apa bukan nama gadis pujaanmu, ya 'kan?
Baik!
Ini untukmu, semoga impianmu terwujud.
Untuk chef! / Untuk chef!
Ayam adalah makhluk yang sangat berbahaya.
Bangkainya menjadi asam saat ayam mati,
disaat anda menaruh dalam oven, ini mengandung bakteri.
Dia telah mengunyah tanpa henti selama 3 jam.
Tak ada kegiatan lain selain makan.
Sepertinya kita tak banyak merekam hari ini. Kita kembali saja lain kali, bagaimana?
Besok hari ulang tahunnya temanku.
Ini hadiah untuknya.
Oh.
Jadi temanmu itu cewek?
Huh? Ya.
Oh. Nah... kau pasti suka padanya.
Hey, dia tertidur.
Aku seekor koala.
Apa yang kamu lakukan? / Aku mau tidur sekarang.
Kamu ini kenapa? / Kalian harus pergi.
Apa kau sudah cukup tidurnya?
Selamat ulang tahun! / Terima kasih.
Ada permohonan?
Oh! Sebagian sudah ada yang terwujud.
Universitas yang kuidamkan di Jepang,
mereka menerima pendaftaranku!
Aku masih harus menyerahkan desain proyek sound
sebelum mereka mengkonfirmasi penerimaanku. / Sayang sekali suaraku tidak bagus
kalau tidak, aku bisa membantumu.
Dasar konyol!
Aku harus merekam semua jenis "suara"
lalu mengeditnya menjadi sebuah cerita.
Oh aku tahu. Maka aku bisa jadi asistenmu.
Ya tentu.
mahsunmax
Hey, sampai jumpa. / Hey, sampai jumpa besok.
Halo? / Halo? Ying.
Halo? / Kau bisa dengar aku?
Toto! Tunggu sebentar!
Baiklah.
Sekarang tak masalah. / Ying, selamat ulang tahun!
Terima kasih.
Disini belum tengah malam.
Oh begitu. Aku lupa ada perbedaan 1 jam.
Tak apa.
lagi pula aku juga tak lahir di tengah malam.
Hey, suaranya berisik sekali disana.
Apa kau merayakannya bersama teman-temanmu?
Tidak, tak ada orang disini yang tahu sekarang ulang tahunku.
Aku sebenarnya di tempat kerja.
Oh? Kalau begitu aku tak mau mengganggumu.
Baiklah, nanti kita bicara lagi. / Baik, da-dah.
Kamu mau? / Baiklah.
Kacang ini panggangannya bagus.
Dengarkan suara kriuknya, begitu imajinatif.
Suaranya seperti letupan kegembiraan?
Ini suara patah hati.
Tapi kamu benar tentang yang kurasakan sekarang.
Sudah beres. Mau mendengarkannya? / Tentu.
Hai, Ying. / Aku baru mau offline.
Oh... uh... / Apa ada masalah?
Uh... tidak, um...
Memasak, banyak sekali bahasa yang harus diingat.
Aku sudah terima hadiahmu. Terima kasih.
Koala tampak sangat imut, aku tak bisa percaya
betapa dahsyatnya suaranya.
Yeah., aku agak iri dengan kehidupan mereka.
Mereka menghabiskan waktu 20 jam untuk tidur,
2 jam untuk makan, 2 jam untuk melamun,
dan tidak bekerja.
Aku lebih suka bekerja keras demi apa yang aku cinta
selagi aku muda dan mampu,
dan bersantai untuk menikmati hidup di saat aku tua. / Apa kau kerja hari ini? Sekarang ulang tahunmu.
Kau terlalu larut malam bekerja semalam.
Aku harus kerja lebih keras
untuk hadiah ulang tahunku.
Aku ingin membeli peralatan rekaman lagi.
Mari kita jalani hidup sepenuhnya selagi masih muda dan enerjik.
Yeah!
Ada apa denganmu hari ini?
Da-dah.
Anton, aku sangat muda dan ingin tahun dunia ini.
Aku tak keberatan melewati batas.
Dan jika semua orang berpikir aku sedang menjalani hidup
rasanya memang benar.
Atau bahkan mungkin lebih baik.
SELAMAT NATAL
Natal di Australia di musim panas.
Jenggotnya Santa pasti terpelintir.
Itu sebabnya kupikir
dia mungkin bertelanjang dada saat membagikan hadiah.
Anthony! / Selamat Natal, Serena.
Selamat Natal! / Terima kasih.
Kelihatannya enak.
Tapi aku penasaran bagaimana rasanya?
Yah
Bagaimana aku bisa hidup sesuai standarmu?
Kau siswa peringkat top.
Tidak juga.
Beberapa bulan lalu, kami harus siapkan hidangan untuk masakan kreatif.
Aku berpikir selama berhari-hari, tapi aku tak mendapat ide apapun.
Lalu aku sadari bila aku memang banyak kekurangan
dalam kreatifitas dan imajinasi.
Aku cukup kecewa dengan diriku sendiri.
Oh ya, akan kutunjukkan padamu.
Taraa!
Ingat saat pertama kita bertemu?
Waktu itu, kita...
mengejar-ngejar sebuah jeruk.
Pikiranku sepenuhnya kosong.
Kau berlari demi jeruk, dan aku ikut terseret-seret.
Mataku tak pernah lepas dari jeruk itu.
Ketika aku mengambilnya
tiba-tiba ada gelombang perasaan lega
menyapu diriku.
Rasanya seperti habis minum pil.
Kemudian saat aku memegang jeruk itu lagi
inspirasiku mengalir
dan aku ciptakan makanan pembuka ini.
"Momen Jeruk Saat Itu"
Aku menggunakan kepiting, kesukaanku, dan menggabungkannya dengan jeruk.
Mengingat kau penciptanya.
Kau harus mencobanya dulu.
Bagaimana rasanya?
Enak.
Benarkah?
Sungguh.
Kamu tahu, kaulah yang menginspirasiku.
Terima kasih.
Para hadirin sekalian.
Saya persembahkan pada anda, anggur terbaik.
Kamu basah kuyup!
Kamu tahu, kami ini kaum muda
tak butuh payung.
Merangkul hujan!
Kubilang kaum muda juga tak akan lapar.
Kalau begitu aku abaikan tawaranmu.
Kumohon jangan!
Bersulang! / Yeah! Selamat Natal!
Sepertinya lucu juga.
Memakai baju dan hiasan hari Natal.
Tuangkan anggurnya...
Ini bukan kejahatan! / Kau membuang kuncinya!
Permintaanmu adalah perintahku!
Wow, lihatlah cahayanya.
Pantulan dari pantatku!
Apa yang kamu lakukan? / Agak hangat 'kan?
Lepaskan baju nya! Akan kubantu!
Ayo buka!
Buka! Buka! Buka!
Buka! Buka! / Tidak! Jangan!
Buka! Buka! Buka!
Jangan! Jangan lakukan!
Suara apa itu?
Akan kuperiksa.
Cepat, kembali ke dalam.
Lukisan suamiku, aku harus memasukkannya!
Tak perlu khawatir, biar aku saja! Kami... kami masukkan! Tetaplah di dalam!
Lukisannya. / Jangan khawatir, akan kami masukkan.
Pierre, Jiaming! Ayo cepat!
Lukisannya akan basah. / Kami akan mengambilnya.
Oh anak-anak.
Cepat sana lihat!
Hati-hati!
Lukisan suamiku semua ada di sana.
Kamu kedinginan. / Masih ada banyak lagi.
Semua sudah dimasukkan.
Ayo.
Sini, keringkan dirimu.
Permisi, nona.
Bisakah aku pinjam handuknya?
Oh, maaf.
Ini.
Kalian berdua bisa lanjutkan.
Kenapa kamu lama sekali? Dari mana saja kamu?
Yang ini... melayang jauh sekali.
Dan aku lari bolak-balik.
Jika aku lari lebih dari 300 meter tingkat energiku akan ngedrop.
Syukurlah aku tak sejauh 300 meter.
Sana pergilah mandi air hangat.
Baiklah.
"JIA"? Sayang, apa menurutmu kapal itu menuju Cina?
"JIA"
Sebenarnya, aku tak tahu apapun tentang lukisan.
Setelah suamiku meninggal
aku merasa menyukai lukisan
kapanpun saat kupikirkan dia.
Dan itu menjadi caraku merekam kehidupan.
"JIA"
Aku menemukannya.
Tak tertulis kemana tujuannya.
Sayang sekali kita tak tahu tujuannya.
Yang aku tahu hanyalah
kemanapun aku bersamamu
itulah "JIA" kita. (=rumah)
Aku bersyukur badai
tak menerjang habis kenanganku.
Aku ingat, setiap momen itu.
Aku perhatikan dia melukis.
Suamiku pernah mengatakan disini
untuk hidup disaat sekarang.
Aku akan mengatakan aku adalah seorang istri yang patuh!
Terima kasih anak-anak.
Bukan apa-apa. / Yah, tak masalah.
Oh ya.
Kita sebenarnya belum memulai pesta makan Natal!
Yeah! Yeah! / Ayo kita pulang dan makan, Ny. Wong.
Kalau begitu ayo! / Ayo, berangkat!
Ny. Wong, anda harus coba masakan tiap orang malam ini.
Makanan khas kota asalku, menzi dari Dalian.
Secara khusus kutanyakan resepnya pada ibuku.
Ny. Wong, ini hidangan khususku, aku sungguh bangga.
Makanan daging dan bermacam sosis dengan mie instan. / Terima kasih.
Ibu Kos, ini kue bola dari kota asalku.
Aku membuatnya sendiri. / Dan harusnya kau hidangkan dengan saus pedas.
Aku dari Sichuan. Aku membuat hotpot pedas Chongqing dengan daging babi Natal.
Silahkan makan! Aku lapar!
Selamat makan!
Ini acara makan terbaik yang kurasakan
sejak aku datang ke Melburne.
Ini dihidangkan dengan penuh cinta dan persahabatan.
1 - 2 - 3, bilang "Melbourne"!
Itulah rasa yang tak akan kulupakan.
mahsunmax
Bernafas di udara Melbourne pada saat akhir musim panas
sudah selama 1 tahun 8 bulan.
Selama periode ini
aku telah merubah jurusanku.
Dan dalam tahun keduaku sekarang
aku telah menonton sebuah film.
Melihat sebuah produksi teater. Pergi ke 2 pertunjukan seni.
Belum merasakan kangen rumah,
tapi terkadang, aku sungguh memikirkanmu.
Memelihara kenangan masa muda kita
adalah abadi.
Semester baru, aku pindah ke asrama mahasiswa.
Saat pertama datang ke Australia
aku bawa 1 selimut dalam koperku. Sprei, 1 ricecooker, 1 kamus.
Dan doa yang baik dari keluarga dan teman.
Dan saat ini
aku mengemasnya bersama foto-foto.
Resep-resep, pisau
dan semua kenangan yang terlalu baik untuk terwujud.
Kamu dipecat, kawan.
Apa kau sudah tahu itu?
Enyahlah. Sana kumpulkan semua hasil kemenangan sepak bolamu.
Aku bisa dapatkan pekerjaan dimanapun!
Kita dalam situasi sulit sekarang.
Apa yang akan kamu lakukan dengan malam media minggu depan?
Aku memasak, kau yang cari tenaga kerja.
Permisi.
Siapa anak ini?
Maaf, tempat ini cukup indah.
Ya, ini dulunya kediaman seorang bangsawan Inggris.
Sekarang tempat ini adalah daftar bangunan warisan kami.
Kami jadi tuan rumah acara, pernikahan.
Apa yang bisa aku bantu?
Nama saya Anthony.
Apa anda butuh tenaga kerja di dapur?
Apa yang kamu bisa?
Saya hanya 2 tahun di sekolah memasak,
tapi saya sungguh menyukai memasak.
Baiklah, nak!
Waktumu 1 jam untuk membuatkanku 1 makanan pembuka, utama, dan penutup.
Dapur itu milikmu. Jika kau tak menyelesaikan semuanya tepat waktu
kau boleh meninggalkan tempat ini.
MENU: MAKANAN PEMBUKA - UTAMA - PENUTUP
Bebek panggang dalam gaya Prancis. Alpukat dan salad salmon asap.
Kue jeruk sedikit tepung. Aku sudah pelajari semuanya, pastinya tak terlalu sulit.
Tapi bebek butuh waktu lama, salad harus tetap segar
dan kuenya harus didinginkan.
Tidak, sama sekali ini tak mudah.
Aku harus siapkan bahan-bahan lainnya selagi aku memanggang.
Dalam urutan terbalik.
Ayo kita mulai.
Selesai.
Oh, tidak! / Waktumu tinggal 20 menit lagi.
20 menit, lalu keluarlah dari dapurku.
Ya.
5 menit lagi! / Kamu bisa.
Kerjamu bagus.
Tenanglah. Hentikan pendarahannya dulu.
Terima kasih.
Ya. / Bagaimana?
Waktunya habis.
Lepaskan tangan berdarahmu.
Kelihatannya bagus.
3 menu hidangan ini tampak menarik.
Tapi kau bisa lupakan tentang menjadi chef sesungguhnya
jika kau tak bisa membuatnya dengan benar.
Bebek panggangnya terlalu matang.
Kuenya terlalu lembut dan bunganya gampang jatuh dengan sedikit sentuh.
Maaf.
Maafkan aku membuat gagal.
Oh tidak, jangan cemas.
Hey, aku belum selesai. / Maaf...
Kamu diterima kerja.
Sungguh?
Chef yang hebat harus yakin idenya sendiri.
Tapi memperhatikan tentang tujuan orang memasak.
3 ujian ini biasanya butuh waktu
1 sampai 2 jam menyelesaikannya. Dan jika kau tak mencari bantuan orang lain
kau tak akan bisa menyelesaikannya tepat waktu.
Memasak adalah soal penguasaan kerjasama
dan membangun hubungan dengan orang lain.
Kau mau jadi asistenku pada acara pesta makan malam besar minggu depan?
Saya akan mencoba. Tidak! Saya akan berusaha semampu saya!
Ayo pergi ke Kandagawa bersama.
Ying, berapa frame per detik dalam 1 film?
24 fps. / Berapa yang telah kau rekam?
25 fps. / Apa?
25 fps. / Kita semua tahu kamera film itu dijalankan pada 24 fps.
Mengapa kau merekamnya pada 25 fps?
Dimana perhatianmu pada detilnya?
Bagaimana mungkin bisa kau mengacaukannya?
Maafkan aku.
Aku akan hubungi aktornya untuk melakukan dubbing suara
dan merekamnya sesuai suasana yag kau butuhkan.
Lalu apa tujuannya syuting singkron-suara?
Kenapa kita harus repot-repot, huh?
Apa kamu peduli dengan yang kita buat disini?
Ini sebuah film. Sebuah film!
Apa artinya bagimu?
Ini sebuah seni, kesucian!
Tak banyak siswa punya kesempatan untuk syuting dalam celluloid.
Tahukah kamu betapa berharganya itu?
Setiap pencahayaan, tiap pengambilan gambar
akan bertahan selamanya.
Maafkan aku, akan berusaha menggantinya.
Bagaimana caranya? Apa yang bisa kamu lakukan?
Beberapa momen tak pernah bisa dimundurkan ataupun diedit.
Aku paham.
Maafkan aku.
Kamu sulit memahami betapa setiap 1 frame itu
bisa sangat berarti.
Di luar masih hujan.
Maaf, nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif.
Silahkan tinggalkan pesan...
Anthony!
Kemari! / Ya, sebentar!
Ayo kawan-kawan. Sekarang saatnya!
Ini adalah malam yang penting.
Jika kita merusak malam ini, tamatlah riwayat kita.
Baiklah. Sekarang saatnya, waktunya untuk menyajikan.
Ayo antarkan, sayang!
Ayo! Ayo! Ayo!
Ayam roulade anda, nyonya.
Terima kasih.
Rasanya empuk.
Pasti bahannya dari lokal.
Ayo semua, waktunya makanan penutup.
Tidak, kenapa dengan kalian ini? Ini belum disiapkan! Perbaiki!
Ada apa ini? Apa yang terjadi? / Apa-apaan ini?
Ayo ada yang tahu ada apa ini?
Listriknya kekurangan daya! Anggota dewan baru saja menelpon.
Sial! Kapan listriknya menyala?
Kira-kira besok.
Sial! Ya sudah, habislah kita.
Aku tak bisa... menyajikan hidangan dalam gelap. Ini bukan bukan makan malam dalam gelap!
Chef!
kita bisa merubahnya menjadi "makan malam cahaya lilin".
Kita ada sekitar 30 kotak lilin di belakang.
Dan kurasa ada beberapa ratus lilin.
Perusahaan grosir itu, mereka membuat kesalahan.
Dan mereka tak pernah mengambil lilinnya lagi.
Sshh...
Baiklah. Mari kita lakukan.
Semua staf penyaji cepat ambil lilinnya.
Nyalakan di dapur dulu lalu ke restorannya.
Katakan saja pada tamu ini adalah bagian dari kejutan.
Dan kita mengganti menunya.
Bahan yang sama, tapi yang cocok dengan kondisi seperti ini.
Kita sajikan...
Bombe Alaska!
Aku tak bisa berhasil jika sendirian! Sial, siapa yang tahu cara membuat Bombe Alaska?
Aku tahu, chef! / Bagus!
Hebat!
Para hadirin yang terhormat.
Inilah saatnya hidangan penutup yang ditunggu-tunggu.
Tony, chef eksekutif kami
telah menyiapkan hidangan khusus untuk anda sekalian.
Jadi, selamat menikmati.
Oh, ini tampak menarik. Terima kasih.
Luar biasa!
Maaf, nomor yang anda hubungi sedang tidak aktif.
Silahkan tinggalkan nama dan pesan anda
setelah nada ini.
"Bagaimana kabarmu?"
KIRIM KE: YING
Paus paling kesepian di dunia
namanya adalah Alice.
Di dunia ini, banyak sekali Alice
diantara kita.
Anton, dia pernah mengatakan bahwa
ketika kau berusaha keras memikirkan wajah seseorang
orang tersebut pasti sangat berarti bagimu.
Tapi bagaimana jika aku bisa selalu memikirkan wajahnya
tanpa berusaha?
Ada seekor paus bernama Alice.
Dia tak punya kawanan, teman ataupun keluarga.
Frekuensi suara yang dia buat lebih tinggi dari pada paus lainnya.
Jadi, tak ada paus lain yang bisa mendengar Alice?
Bisakah dia mengubah frekuensinya?
Aku tak tahu. Mungkin Alice sendiri juga tak tahu
bila dia pergi ke jalan yang salah.
Saat dia bernyanyi, tak ada yang bisa mendengarkan dia.
Saat dia sedih, tak ada yang menghampirinya.
Bagaimana dengan manusia?
Bisakah kita mendengar Alice?
Ya, kita bisa.
Aku sungguh ingin mencari dia.
Kau pasti menganggap ini konyol.
Anthony. Apa kau mau melakukan perekaman?
Ya.
mahsunmax
Terima kasih telah mengantarkanku kesini.
Oh ya, begitulah caranya ketika kau tidak punya SIM!
Bagaimana caramu pulang nanti? / Jika nanti terlalu malam
mungkin aku akan menginap disini.
Kamu pulanglah dulu.
Anthony.
Aku tak menganggap ini konyol.
Terima kasih, Serena.
Hati-hati menyetirnya.
Sampai jumpa.
Selamat datang di kapal untuk tour terbaik menyaksikan paus.
Hey, siapa namamu?
Anthony. / Baiklah, bagus.
Silahkan naik. Sampai ketemu di kapal.
Selamat datang di tour terbaik...
Halo semuanya. Terima kasih telah bergabung dengan tour menyaksikan paus.
Paus adalah hewan mamalia terbesar di dunia.
Mereka hidup berkelompok dan biasanya berkomunikasi melalui suara.
Tepuk tangan bersama berirama
dan saksikan kemunculan mereka.
Anton, aku tak menemukan Alice.
Aku tak melihat satu pauspun.
Tapi,
aku tahu dimana hatiku bersandar.
Ying! Aku merindukanmu!
Hai! / Hai.
Gimana kabar semuanya? / Baik.
Bukankah ini kreasimu?
Ya, aku berikan resepnya
pada pemilik restoran disini.
Apa kalian saling kenal?
Ya.
Sebenarnya dia sebentar lagi pensiun. Dia menawarkan restoran ini dijual padaku
dengan harga yang murah.
Membuka restoranmu sendiri, huh.
Tapi John bilang, dia lebih suka aku
bekerja di restoran berbintang di Sydney.
Itu bagus!
Mana yang akan kamu pilih?
Aku akan memilihmu.
Sebagai nama restorannya, kuserahkan padamu untuk memutuskannya.
Bahasa Inggrisku kurang cukup bagus.
Mari kita kelola restorannya bersama.
Bagaimana menurutmu?
Aku tak bisa, aku bahkan belum lulus.
Anthony,
aku mencintaimu.
Maaf.
kau tak usah bilang maaf.
Aku hanya...
aku hanya ingin kamu tahu saja.
Apa kamu...
akan pergi menemui dia?
Jadi kau sungguh...
jatuh cinta padanya?
Kurasa aku memang memikirkan dia
tapi sekarang aku menyadari
aku sangat merindukannya dan itu rasanya berbeda.
Saat aku memikirkan seseorang
pikiranku...
menjadi jernih dan fokus.
Tapi merindukan dia
rasanya seperti aku membuat jarak bagi dia
dan memaksa berpikir pada orang lain.
Dia terlukis dipikiranku.
Aku tak bisa memikirkan orang lain selain dia.
Baiklah, karena...
kamu tak mau...
merindukan aku.
Setidaknya mau 'kan kamu
berjanji
sekali-kali memikirkan aku?
Ya.
Anthony.
Kuharap kamu mau mengingat ini.
mahsunmax
Toto, kopermu rusak? Tidak ada bunyinya 'kan.
Ying, kau bahkan tak membuka matamu, dan kau bisa menebak ini adalah aku. Kamu hebat.
Bisakah kita mampir ke meja kurir dulu?
Aku akan memberikan paket pada mereka.
Membawa sesuatu?
Ya, untuk tiket pesawat gratis. Tapi aku hanya bisa tinggal selama 2 hari.
Apa kamu membawa seekor kanguru?
Ayo.
Kita telah sampai.
Bisa bawa kopernya 'kan?
Kopermu saja bisa masuk, maka koperku pasti tak masalah.
Betul.
Sini, biar aku saja.
Aku pulang!
Selamat datang di rumah!
Apa ada orang lain? / Tidak, cuma kebiasaan di Jepang
jika kamu tiba di rumah, kau harus ucapkan "aku pulang".
Siapapun yang di rumah akan menjawab "Selamat datang di rumah".
Aku cuma menjawab diriku sendiri.
Sama seperti di Australia, bahkan saat kita bertemu orang asing
kita tak mengucap "Hai" tapi "Apa kabar?".
Pastinya kau cocok disana. Karena tiap kali kamu SMS aku, kau tulis
"Bagaimana kabarmu?"
Anggap saja rumah sendiri.
Maaf, agak berantakan disini.
Tidak, tak masalah.
Aku punya yang seperti ini juga di asrama.
Tapi foto-fotoku biasa-biasa saja.
Kau bisa temukan fotomu disitu?
Kamu punya fotoku? / Tentu saja.
Itu aku?
Ya. Kamu terlihat berbeda sekarang?
Aku sekarang ingin potong rambut.
Potong rambut di Australia sangat mahal.
Coba kulihat. Berputarlah.
Lumayan, huh.
Rambutmu berkilau juga!
Jika seseorang bisa mengenalimu
hanya dengan melihat rambutmu
kurasa
kau pasti berarti bagi dia.
Aku akan mengajakmu ke tukang potong rambut yang bagus!
Kusarankan kau ambil jalur JR untuk melihat Menara Tokyo.
Atau kau boleh potong jalan ke Asakusa
untuk mengunjungi kuil. Aku sedang mengerjakan sebuah proyek.
Dan aku akan pergi memeriksanya. Nanti kita akan bertemu.
Bolehkah aku ikut denganmu?
Sungguh? Kurasa akan membosankan. / Tak banyak yang dikerjakan di Australia, tak usah khawatir.
Aku tak akan bosan.
Kalau begitu ayo berangkat.
Wow, ini indah sekali. Hampir terasa surreal.
Namun ini belum momen yang terbaik.
Ini lebih indah saat musim gugur.
Bukankah ini menarik,
orang Cina menikmati bunga bermekaran disaat orang sini suka melihat bunga berguguran.
Ini bagian dari instalasi.
Saat semua komponen siap, kami akan kirim ke pantai untuk ditunjukkan.
Permisi.
Permisi.
Selamat bekerja semuanya. / Halo.
Selamat pagi, pak.
Halo.
Terima kasih banyak. / Oh, kerja bagus.
Proyek ini tampak mengesankan.
Kami bersama mahasiswa dari fakultas lain
ikut juga untuk membantu. / Kau seperti pimpinan disini.
Tingkatan akademi dianggap serius disini.
Tak mungkin seorang siswa asing bisa menjadi pimpinan.
Ini pertama kalinya aku berpartisipasi
dalam pameran instalasi suara.
Ini sangat menyenangkan. Rasanya semua aspek baru
pada apa yang telah di pelajari di kelas. Dan aku terima bayaran!
Kamu tau, bekerja dengan orang-orang
yang berbagi visi yang sama
dan mampu menghasilkan uang, rasanya sangat menyenangkan.
Jadi aku bekerja keras.
Halo.
Ini sudah siap.
Terima kasih.
Ini bagianku dalam proyek ini.
Bisa kamu jelaskan bentuk apa ini?
Ini adalah hati!
Apa ini oke?
Oke. / Oke.
Terima kasih. / Sama-sama.
Angin bertiup melalui peluit ini, dan akan mengeluarkan suara?
Ya betul. Peluit pada merpati menghasilkan suara yang indah.
Halo.
Halo. / Halo.
Pegang ini sebentar.
Bagaimana?
Tak senang dengan ini.
Dengarkan.
Apa kau merasakannya?
Semuanya ini adalah...
berbahan metal yang tak berinteraksi.
Ini monoton. Terdengar tak bagus.
Kataoka berkata
tak ada waktu memperbaikinya.
Masing-masing ini beratnya 750 gram. Menurutmu ini bisa membantu?
Taruh keduanya bersama, itu berfungsi dengan baik.
Maka kita tak perlu merubah apapun!
2 menjadi 1. / Sepasang jodoh di surga!
Yeah! Kerja bagus teman-teman.
Oh!
Anthony... Toto, Fang Jie.
Hai, aku sering mendengar tentangmu dari Ying.
Aku juga dari Dalian. Kami sekolah SMA yang sama.
Aku kesini beberapa tahun lebih awal.
Jurusan studi film. / Kalian sungguh mengagumkan.
Tidak juga.
Aku tak bisa menemukan kerja yang cocok setelah lulus nanti.
Kerja sambilan kesana kemari
berusaha bertahan hidup. / Beristirahatlah kawan-kawan.
Yeah! Ayo beristirahat. / Waktunya istirahat. / Terima kasih.
Kerja bagus. / Terima kasih.
Ayo, kerja bagus semuanya.
Terima kasih. / Kerja bagus.
Ini adalah...?
Hai, aku Anthony.
Anthony? Oh...
Kamu pacarnya Ying dari Australia?
Dia yang bilang padaku.
Aku sungguh menyesal, Ying. Aku salah dengar "teman baik" sebagai "pacar".
Tak apa.
Kalian tak bisa menyalahkanku. Ying gadis yang cantik
aku tak percaya dia tak punya pacar.
Anthony, jika pacarmu mengetahui ini
aku yakin dia akan marah.
Huh?
Aku...
aku masih jomblo. / Serius?
Seorang cowok yang bisa masak adalah idaman tiap gadis.
WeiWei.
Anthony, apa rencanamu setelah lulus?
Bekerja menjadi seorang chef disana?
Aku belum yakin.
Aku percaya kau hanya perlu mengikuti kata hatimu.
Masa depan akan muncul dengan sendirinya.
Selama kau merasa bahagia.
Ini.
Bersulang, Anthony. Dan tos untuk kebahagiaan.
Selamat datang, Anthony! / Dan doakan perjalananku selamat ke rumah.
Kamu akan pulang?
Tapi kau bilang akan tinggal disini
untuk menjadi sutradara film.
Aku...
aku telah putuskan untuk bekerja pada ayahnya Wei.
Apa maksudmu?
Ayah dia sudah tua. Rasanya berat baginya mengelola perusahaan sendirian.
Aku mungkin bisa membantu dia. Walau aku bukan profesional dibidang itu
setidaknya aku sudah belajar di luar negri.
Bagaimana dengan impianmu dalam pembuatan film? Apa sudah tak kau pedulikan?
Sejujurnya, Fang merasa bertanggung jawab padaku.
Kami lebih suka kembali ke Cina
dari pada tinggal disini, mengejar sesuatu yang tidak realistis.
Tak mungkin kita bisa mendapatkan apapun.
Selain itu, ayahku banyak kenal produser film.
Dia bisa memperkenalkan Fang pada mereka. Benar 'kan?
Ya! Pasar di dataran Cina sedang booming.
Banyak investor gencar dalam memproduksi film.
Mungkin seseorang akan mengenali bakatku. Aku akan berkesempatan menjadi sutradara.
Dan membuat filmku sendiri.
Itu benar.
Membuat film tak sama seperti menyajikan hidangan masakan.
Ini bukan sesuatu yang bisa kau dapatkan dalam semalam.
Benar 'kan, Anthony?
Seseorang pernah menyemangatiku untuk berpegang teguh pada keinginanku.
Tak mempedulikan walau itu tampak konyol.
Tapi mungkin saja
hanya orang yang memang peduli padaku
yang menganggap ini tidak konyol.
Selamat Sutradara Fang.
Aku akan tinggal disini, dan mewujudkan impianku.
Aku juga pernah diberitahu oleh seseorang
bila kau tak bisa memundurkan ataupun mengedit masa lalu.
Sungguh ini tampaknya begitu sekarang.
Pokoknya aku tak membiarkan kehadiranku
menjadi bayangan masa lalu semata.
Ayo, kita akan ketinggalan kereta terakhir.
Kamu tahu tidak?
Ketika kau syuting sebuah film, kamera dan perekam suara
harus dijalankan pada 24 frame per detik.
Kalau tidak, gambarnya tak akan singkron dengan suaranya.
Kurang 1 frame saja maka akan rusak.
Aku berpendapat membuat film sama seperti kita menjalani hidup.
Setiap pengambilan gambar adalah kesempatan yang hilang.
Setiap frame terdapat penyesalan sendiri.
24 fps, 25 fps,
Kelebihan 1 frame, maka akan tidak singkron.
Kamu tahu kenapa
aku ambil studi di Jepang?
Aku bilang pada semua orang bila inilah impianku.
Sejujurnya, aku hanya ingin dekat dengan orang yang aku cintai.
Untuk bernafas pada udara yang sama.
Bangun di zona waktu yang sama.
Untuk merasakan rintik hujan dari badai yang sama.
Untuk melihat pelangi bersinar di langit yang sama.
Jika ini berjalan lancar
kami akan jalani impian yang sama.
Itu saja yang aku minta.
Sekarang dia telah pergi.
Kau bilang kau mengagumi caraku menjalani hidupku
dan membuatku menjadi aktor utama di dalamnya.
Tapi kenyataannya adalah
aku hanya pemain tambahan tak terkenal dan tak penting.
Aku dulu berpikir, aku akan senang dengan peran apapun yang diberikan
selama aku ikut bermain di dalamnya.
Tapi sekarang aku tahu
rasanya sangat menyakitkan.
Aku dulu berpikir
akan menyakitkan melihat orang yang kucintai
jatuh cinta pada orang lain.
Tak pernah terpikir olehku
ternyata lebih menyakitkan
melihat orang yang kucintai
kehilangan orang itu.
Malam ini
aku tidak mabuk.
Tapi hatiku
telah hancur.
Ying.
Kenapa kamu keluar sekolah? Kita sudah bicarakan ini 'kan?
Pergi ke luar negri pada akhir tahun kedua?
Jangan terkejut begitu. Aku tak bisa berubah pikiran sekarang?
Aku cuma tak mengerti, kau selalu merencanakan kedepan.
Mengapa kau buat keputusan buru-buru?
Itu sebabnya aku sudah rencanakan.
Aku sudah menunggu cukup lama. Kujalani hidup menurut caraku
mulai besok.
Sayangku Ying,
kota ini sangat menginspirasi. Aku bisa rasakan impianku membuat film
bisa terwujud disini.
Aku masuk ke visual. Kau masuk ke audio.
Kuharap kau disini bersamaku.
Bersama kita mewujudkan mimpi ini.
Fang Jie.
Kedengarannya seperti ledakan kegembiraan?
Ini suara patah hati.
Selamat pagi!
Apa tidurmu nyenyak? / Ya.
Setelah ini aku akan pergi ke Osaka.
Ada perekrutan sebuah proyek.
Aku ingin menjadi bagian proyek itu. Aku akan pergi selama 2 bulan.
Lalu bagaimana dengan apartemen ini?
Yah, tak banyak yang bisa kulakukan soal ini.
Tapi cukup senang berpikiran
ada kota sedang menungguku.
Aku akan pergi malam ini.
Akan kuluangkan waktu untuk mengantarmu berangkat. / Tak perlu.
Kau selesaikan saja urusanmu. Pekerjaan itu penting.
Toto.
Kamu tak perlu mengkhawatirkan aku.
Aku akan baik-baik saja.
Oh, tunggu.
Ketika aku tiba di Jepang
aku melihat syal ini di suatu butik.
Dan aku teringat dirimu.
Aku tak pernah mengirimkannya.
Hari ini hawanya dingin.
Pakailah ini.
Bagus juga.
Aku kesini demi kamu.
♪ Walau kita di zona waktu yang berbeda
♪ tak ada jarak antara kita
♪ Keakraban kita membawa kehangatan
♪ Pada monitor tak bernyawa
♪ Jalani hidup kita masing-masing
♪ Mengejar mimpi yang tak akan kita abaikan
♪ Musim panas disini dan musim dingin disana
♪ Karenamu semua jadi mempesona
♪ Akankah cinta kita menjadi singkron
♪ Aku memilihmu tapi kau jatuh cinta padanya
♪ Aku hanya bisa berharap
♪ Takdir akan membawamu kembali padaku suatu hari nanti
♪ Cinta kita memang tidak singkron
♪ Kau telah mengatakannya dalam bahasa rahasia kita
♪ Isyarat tangan kita telah bicara
♪ Kita sahabat selamanya
♪ Kau menyukai kisah-kisah yang diceritakan oleh suara
♪ Aku menyukai keinginan yang membawa cita rasa
♪ Alice si paus bernyanyi
♪ Pada frekuensi kesepian kita
♪ Jatuh ke dalam pusaran kenangan
♪ Kau selalu mengisi hatiku
♪ Bahkan dalam pikiranku
♪ Aku putus asa memikirkanmu
♪ Akankah cinta kita menjadi singkron
♪ Atau berakhir seperti
♪ suara terbukanya buah kastanye
♪ Hati yang patah
♪ Cinta kita tak akan singkron
♪ Ini akan menjadi hadiha terakhir untukmu
♪ Suara dari bunga-bunga berguguran
♪ dengan ringannya
♪ Dengan indah
♪ Namun diam-diam
Aku berharap
bisa lulus dengan sukses.
Aku berharap
bisa kerasan tinggal di luar negri.
Aku berharap
seseorang akan membalas cintaku.
Angin bertiup melalui peluit ini
dan akan mengeluarkan suara? / Ya betul.
Peluit pada merpati akan menghasilkan suara yang indah.
Merpati punya bahasa sendiri
yang tak bisa kita pahami. Tapi memasang peluit kecil di ekornya
saat dia berputar, menukik dan terbang di udara
angin bisa berbicara untuk mereka.
Aku berharap bisa memberikan segalanya di dunia ini
yang tidak memiliki suara, suatu saluran untuk mengekspresikan suara mereka.
Bahkan angin punya rahasia yang sangat ingin di ungkapkan.
Mohon jagalah dirimu.
Kudoakan kau baik-baik saja.
Kuharap setiap impianmu
akan terwujud.
Seseorang mengatakan
ketika daun-daun berhamburan
kita belajar untuk menghargai waktu-waktu kebersamaan kita.
Ketika daun-daun berguguran
kita memahami kelemahan masa muda kita.
Berteman selamanya, dalam senang maupun susah!
Bersulang!
Inilah orang-orang yang ditakdirkan bertemu dalam hidup kita.
Kawan-kawan yang menemaniku
setiap dari kalian, telah meninggalkan jejak pada diriku.
Kalian telah membentuk diriku
menjadi diriku yang sekarang.
Jangan bergerak!
Selamat ulang tahun untukmu.
Ayah, ibu, ayo kita berfoto. 1, 2, 3.
Namaku Anthony.
Aku meninggalkan kota asalku pada musim semi tahun 2005.
Aku membawa baju-bajuku
jaketku
pasta gigi buatan Yunnan, shampo Head 'n Shoulders.
Laptopku dalam OS bahasa Cina.
Novel yang ditulis dalam huruf Cina.
Selimut elektrik, dan bahkan pisau besar Cina.
Pada saat berkeliling di kota
aku tak merasa berada disini.
Namun aku tetap tegakkan kepalaku.
Aku merasa berkewajiban membuat orang-orang dekatku bangga.
Untuk tetap menjaga semangatku melambung tinggi.
Bagus sekali, Anthony.
Terima kasih kembali.
Hey, Henry!
"Blogmu bersuara unik, kami ingin bicarakan kemungkin untuk mempublikasikannya"
"Mohon hubungi kami jika kau tertarik - ZUI BOOK"
Antonku yang tersayang, luar biasa bila membayangkan
ada orang yang tertarik dalam membaca
ocehanku yang tak karuan.
Tapi sekarang aku punya kesempatan ini.
Aku tak tahu dengan siapa aku akan berbagi.
"ALICE"
Anton,
aku akhirnya menemukan Alice.
mahsunmax, 17 Juni 2016 subscene.com/u/910430
NO RESYNC | NO RE-UPLOAD | NO DELETE CREDIT
there's no the best sub but only the perfect viewer
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.