Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (SoranĂ®)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Tuan Sperma, coba tanya Carrie maksud titik-titik merah ini.
Carrie, Jen ingin tahu…
Beri tahu Jennifer titik-titik merah itu stiker
untuk menandai semua barangku
dan jika aku yang beli, dia dilarang memakainya.
Jen, Carrie bilang…
Beri tahu Carrie aku sudah membeli banyak hal untuk flat ini.
Misalnya…
Misalnya ini.
Carrie, Jen…
Dia tak boleh sarapan bawang bombai merah.
Jen, Carrie melarangmu sarapan bombai merah.
Sungguh?
Aku hanya memeriksa kembali bahwa konsultasi itu masih gratis.
Sepenuhnya gratis?
Ya, aku tahu tadi aku menelepon. Aku…
Entah apa yang sudah berubah sejak itu, Denise.
Kau tak perlu menyindir.
Kau akan ke klinik itu hari ini?
Ya. Langkah awal untuk dapat kekuatan. Hari penting. Kuncinya…
Kau bisa beri mereka ini?
- Apa ini? - Darah.
Kurasa mereka bisa melakukan uji DINA.
Banyak sekali darahnya.
Ya, terima kasih.
Ini perlu waktu lama. Aku terus tertidur.
Maksudmu, uji DNA?
Mungkin, ya.
Itu agar kita tahu siapa orang tua kita, 'kan?
Biasanya, hanya perlu mengirim air iur.
Baiklah.
- Bisa bantu aku? - Tidak hari ini.
Jangan selalu mengandalkan bantuanku.
Astaga! Ini sungguh…
Kutu Buku!
Itu aku.
Ini tidak sehat. Kau harus melupakannya.
Kurasa kau merasa bersalah, 'kan?
Maka tebuslah. Minta maaf kepada mereka yang kau kecewakan.
Kumohon. Lakukanlah demi aku.
Aku rindu pacarku.
Sungguh?
Ya. Dia cukup menyenangkan.
- Juga seksi? - Ya.
Dia punya rambut berkilau, mata hitam, dan memancarkan kedewasaan emosional.
Baiklah. Akan kulakukan demi kau.
Kau bawa penggoreng kering ke sini?
Agar aku tak perlu ke dapur untuk membuat hash brown.
Aku sedang tertekan.
KLINIK DISCOVERY
Hei.
Terima kasih.
Punggungmu mulus sekali.
Terima kasih.
Omong-omong, namaku Hannah.
- Namaku… - Gem?
Bisa kurasakan guratan penamu.
Jen. Namun, itu nyaris.
Kau baru menggambar penis?
Kau pernah kemari?
Ya, ini pemeriksaan bulananku.
Masih belum dapat kekuatan.
Canggung sekali.
- Tunggu, usiamu 25 tahun? - Ya.
Aku juga.
Ternyata kau juga menunggu
- lama. - Lama.
Kau sepertiku.
Bagus. Kau sudah selesai.
Ini sisanya.
Formulir riwayat kesehatan, kuesioner pasien,
dan tulislah esai pribadi pendek.
FORMULIR PASIEN BARU
Tak sengaja tercoret.
Ini akan memakan waktu lama.
Aku tahu ruangan lebih baik untuk mengisi itu.
CHARRINGTON'S ANGGUR - MIRAS
"Kau merasa perawat utamamu memberimu pelukan yang memuaskan?"
Pertanyaan macam apa ini?
Ya. Mereka ingin tahu semua urusanmu.
Mereka ingin membahas trauma dan perasaanmu.
Menjijikkan.
Apa tak ada operasi eksperimental?
Tidak. Aku sudah bertanya.
- Kenapa kau memutuskan ke sana? - Sejujurnya?
Karena mereka menatap kasihan saat kita bercerita.
Ya, mereka menatap seperti aku sangat sengsara.
Aku tak tahan.
Tahu yang terburuk? "Itu akan muncul di saat tak terduga."
Astaga. Aku benci itu.
Saat ini, aku tak menduga itu.
Apa ada efeknya? Tidak.
Mau minum alkohol?
Sebaiknya tidak. Aku harus mengembalikan semua ini.
Baiklah.
Namun, separuh saja boleh.
- Hanya separuh. - Itu tak banyak.
- Separuh. - Hanya separuh.
Kenapa kau dan Jen bertengkar?
Karena kami bertikai.
- Kenapa? - Karena Jen jahat.
- Kenapa? - Karena dia egois.
- Kenapa? - Entahlah. Aku bukan terapis.
- Kenapa? - Aku menjadi terlalu emosional
dan tak menyelesaikan tingkat A dengan benar.
Jen meneriakiku tadi pagi dan tak mau membawakan darahku.
Kita tak perlu Jen.
Kurasa aku perlu. Dia membelikanku makanan.
Koleksi teka-teki gambar erotis kami.
Aku dan Jen menemukan ini dulu
dan masih berusaha menyelesaikannya.
Kami mengerjakannya semalaman. Memakai masker. Minum margarita.
Aku punya metode khusus untuk menyusunnya,
tapi Jen asal melakukannya dan menjadikannya kacau.
Kami melakukannya semalaman.
Sayang sekali jika kami tak bisa menyelesaikannya bersama.
Kau mau pergi?
Tidak.
Ya, Florida.
Aku agak takut keluar rumah sejak…
insiden pemukulan itu.
Jadi, kupikir sebaiknya aku terjun saja. Terjun sungguhan.
Aku akan berenang dengan lumba-lumba. Katanya itu terapi ampuh.
Lumba-lumba itu ikan, jadi bisa kupanggil.
Lumba-lumba itu mamalia.
Aku ingin meminta maaf.
Ini sangat berarti.
Kalau begitu…
Itu untuk yang lain?
Ya. Nikmatilah Florida.
Boleh aku ikut kau menemui mereka?
Aku sudah tak mau pergi lagi.
Ini untuk sendiri saja.
Bukan perpisahan dengan teman-teman.
Jika ini perpisahan dengan teman-teman, kita bisa membuat kaus.
Namun, semua berpikir bahwa mereka lebih baik daripada kita.
Padahal semua itu tak jelas.
Lalu tiba-tiba, orang bisa terbang.
Mendadak bisa menyembuhkan orang.
Mendadak bisa bicara dengan roti.
Namun, itu bukan diraih karena usaha.
Kita tak layak tahu perasaan roti.
Benar sekali. Itu sangat tak adil.
Aku merasa bahwa situasi kita sulit.
Paham maksudku?
- Lagi. Lakukan yang pertama tadi. - Aku suka yang itu.
- Ayo. - Ya.
Tunggu. Ini yang terbaik.
- Ya. - Ya, lakukanlah.
Ya, yang ini. Pertahankan.
Enyahlah.
Aku pun bisa. Itu disebut wig.
Entah bagaimana rupa rambut kemaluannya.
Pernahkah kau merasa bahwa semua orang tergabung dalam sebuah klub rahasia besar
- dan hanya kau yang tak diundang? - Benar sekali.
Ayo kita buat klub. Berdua saja.
Ya, dan mereka yang tak akan diajak.
Ya.
Omong-omong, kau sangat cantik.
Kau sangat cantik.
Kurasa…
Aku jelas tak terlalu dini mengatakan ini.
Kurasa kau Putri Diana dari generasi kita.
Sungguh.
Seumur hidup, aku menunggu seseorang mengatakan itu kepadaku.
Dia terlalu banyak minum.
Kutantang kau potong rambutnya yang diikat.
- Aku tak bisa. - Ya, kau bisa.
Dia bisa langsung memperbaikinya.
Bagiku, karena mobilnya.
Sungguh? Aku ingin melihatnya. Kau mengendarai mobil apa?
Apa ini?
Maaf.
Makan keju lembaran tengah malam?
- Astaga! - Ayolah. Kau bukan baru menjanda.
Maaf.
Ini aku. Aku hanya ingin mengejutkanmu.
Jangan mengagetkanku seperti mainan Jack in the Box. Astaga.
Kukira kau ingin membahas konsultasimu tadi.
Tidak kuselesaikan.
Jen. Kenapa tidak?
Aku dan Hannah pergi ke pub. Kami lupa waktu.
Lagi pula, aku akan kembali, jadi…
Siapa Hannah?
Hannah adalah teman baruku.
Sebenarnya, dia sahabatku. Dia sangat keren
dan tak bersikap seperti ibuku.
Aku punya sahabat baru juga.
Carrie, pegawai Lush dibayar untuk ramah.
- Kita sudah membahasnya. - Tuan Sperma.
Dia kucingku… Maksudku, priaku.
Tidak, dia bukan priaku, tapi kau paham maksudku.
Kupikir kau terlalu sibuk dengan kawan keren barumu.
Memang. Aku tak peduli dengan kegiatan kalian.
Kami akan menyusun teka-teki gambar erotis besok malam.
- Kalian akan menyusunnya? - Sampai tuntas.
- Tak bisa. Itu milikku. Aku yang beli. - Bukan kau.
Ya. Aku ingat karena bank menanyaiku
apa aku yakin mau habiskan 200 pounds untuk teka-teki erotis dan aku setuju.
Lalu mereka menurunkan batas cerukanku.
- Kita selalu berbagi itu. - Tidak lagi.
Baiklah, karena sudah jelas,
kurasa aku siap bicara dengan ayahku.
Kurasa jantungku baru saja berhenti berdebar.
Tidak.
Apa maksudmu? Tadi kau menawarkan.
Kubatalkan.
Kau tak bisa batalkan ayahku.
Kubatalkan.
Jika kau tak memerlukanku, kurasa kau tak perlu kekuatanku juga.
PERPISAHAN DENGAN TEMAN-TEMAN
Entah apa aku bisa melakukan ini. Apa dia akan marah?
Tidak, Ade itu baik. Dia akan paham.
Selama 26 jam.
Aku terjebak di dalam tembok itu selama 26 jam.
Orang mengiraku karya Banksy.
Mereka mengirim kru berita lokal.
Seseorang menjadikannya NFT.
Maaf.
Makelar asuransi di Belanda memiliki hak cipta atas bokongku.
Kau tahu bagaimana rasanya?
Sampaikan pernyataanmu.
"Pertama, aku ingin menyampaikan permintaan maaf paling tulusku
untuk peristiwa nahas yang terjadi pada malam tanggal 12."
Aku hanya ingin melakukan hal hebat.
Aku sering merasa tak berguna.
Tak ada yang membutuhkanku.
Aku bukan pemimpin.
Bukan pahlawan.
Aku orang gagal.
Kukirimi kau Toblerone via pos mana tahu kau mau.
Kash.
Tindakanmu ini seperti pemimpin. Kau bertanggung jawab.
Itu tidak mudah.
Ya. Aku tak merasa kau inkompeten.
Aku hanya merasa kita bernasib sial.
Ya. Aku yakin jika kita melakukannya lagi, semua orang akan terkesan.
Bagaimana tekanannya?
Maksudmu, berkumpul lagi?
Aku kembali dengan lebih dewasa dan bijak.
Bangkit dari abu bagai burung foniks.
Aku tidak depresi.
Ini bagian dari penebusan diriku.
Ya, kini semuanya masuk akal.
Ini bukan perpisahan dengan teman.
Ini pembentukan tim.
Ini proses pembentukan tim kita!
Kawan-Kawan, tolong.
Aku masih bekerja.
Aku tahu kau kesal soal teka-teki gambar erotis itu,
jadi kubuatkan yang baru.
Namun, ini hanya gambar anjing bertopi.
Ya, aku tak tahu arti "erotis" atau "teka-teki gambar".
Hei, maaf aku terlambat.
Ya, pubnya belum buka.
- Sial. - Kenapa kau mau bertemu di sini?
Aku meninggalkan semua formulir klinikku tadi malam.
Aku pun mau mengembalikan ini mana tahu ada yang mencarinya.
Mungkin ini bisa dilem kembali.
Sebenarnya, aku memikirkan ucapanmu tadi malam.
Itu sangat kacau, 'kan?
- Ya. Semua karena masyarakat! - Ya.
Jadi, aku berhenti. Aku tak akan kembali ke klinik.
- Sama sekali? - Ya.
Kau bergembira tadi malam?
Ya.
Kau perlu kekuatan untuk itu?
Tidak.
Jadi, mari bergembira saja.
Ya. Masa bodoh dengan itu.
Kenapa kerjakan PR di akhir pekan? Nanti saja.
Benar. Dunia berutang kepada kita, Jen.
Kita bisa berbuat sesukanya.
Aku merasa sangat bebas.
Mungkin sebaiknya kulepas braku.
Aku sangat benci ini.
Dia akan bersikap menyebalkan.
Ayo temui Randall dulu.
Ini pengorbanan yang kecil.
Pikirkan grup kita.
Pertama, aku ingin meminta maaf atas…
Kenapa kau memakai kostum?
Tak ada alasan tertentu.
Kuterima permintaan maafmu. Sampai jumpa.
Kenapa kalian kemari, Pecundang?
Kalian ingin bergabung? Hebat.
Bergabung dengan apa?
Dasar berengsek.
Jangan marah karena aku melanjutkan hidup.
Kita adalah teman seperjuangan.
Kalian pecundang. Itu tak akan berhasil.
Kalian seharusnya berterima kasih kepada Kash
karena menghentikan derita kalian.
Tidak. Jangan bicarakan mereka seperti itu.
Atau apa? Apa yang akan mereka lakukan?
Melempariku ikan haddock?
Menyerangku dan terjebak di tembok?
Ayo lawan aku. Sekarang juga. Kau dan aku.
Baik.
Tidak, sungguh. Ayo, pukul aku.
Tidak.
Cobalah yang serius.
Kau lihat polanya, 'kan?
Tunggu. Apa yang kulakukan?
Tidak, Kash. Jangan…
- Astaga. Kash, apa kau… - Hei!
Percayalah. Dia akan layak menerimanya.
Kenapa kalian kemari?
Randall, ikutlah dengan kami.
Grup kita kembali.
Astaga.
Terlalu mudah.
Sepuluh poin jika mengenai kepala.
Untuk apa kau lakukan itu?
Bagus sekali, Kawan.
- Hei! Berengsek! - Tadi itu bagus.
Mungkin sebaiknya kita mencari orang yang seperti kita.
Memperbesar klub kita?
Ya, kita bisa membuat ruang obrolan grup.
Punya tempat berkumpul.
Ya. Pulau kita sendiri.
Ya, atau mungkin seperti bar.
Namun, dilarang ada pemilik kekuatan.
Ya, kita bisa membuat jabat tangan rahasia dan kata sandi.
Kita pun bisa membuat tato yang sama.
Astaga. Mau lakukan itu sekarang?
Jen?
Sedang apa kau di atap?
Tidak ada.
Hanya berbuat gila.
Selanjutnya apa? Dia spontan sekali.
Baiklah.
Kau mau ke mana?
Keluar. Malam bossa nova di Bar Moth.
Boleh aku ikut?
Kau lucu sekali, Jen. Aku suka itu.
- Apa itu tadi? - Ya.
Mungkin kelihatannya tak begitu, tapi itu lebih baik dari yang biasanya.
Kau tak menolak pemilik kekuatan jika terpikat oleh pemuda terbang.
Aku tidak terpikat.
Aku benci kekuatan seperti kau.
- Sungguh? - Ya.
- Akan kubuktikan. - Bagaimana caranya?
Kau alergi lateks?
Ini ide buruk!
Kita baru tiba! Tunggulah sebentar lagi!
Apa?
Aku tak bisa mendengarmu!
Sudah berhenti.
Beruntung sekali.
Aku akan merusaknya.
Lakukanlah!
Astaga!
Berengsek, Denise!
Apa yang kau lakukan?
Mengencingi mejanya.
- Kenapa? - Aku tak tahu.
Aku suka ini.
Apa ada tisu di sini?
Jen?
Hannah?
Jen.
Apa yang terjadi?
Entahlah.
Hannah! Apa itu?
Kurasa aku bisa berteleportasi.
Ini keren sekali!
Ya. Sangat keren.
Kurasa itulah akhir klub kita.
Kekuatanku tak berarti apa pun akan berubah.
Aku tak akan pergi ke mana-mana.
Hei.
Sial.
Sedang apa kalian di sini?
Hei!
Kembali kemari!
Siapa yang tak merasa bersalah?
Aku sangat bangga padamu!
Kini kau bisa beralih ke hal lain yang lebih baik. Hal-hal dewasa.
Kita bisa berlibur singkat. Itu akan menyenangkan, 'kan?
Aku tak akan punya waktu untuk itu.
Grup vigilante kami kembali aktif.
- Apa? - Ya.
Kami terorganisasi, berambisi, dan bersemangat.
Terima kasih sudah memotivasiku. Semua itu tak akan terjadi tanpamu.
Lakukan!
- Astaga! - Ya.
- Apa ini? - Aku bisa lebih baik.
- Ini dia. - Lakukanlah.
Baiklah.
Astaga.
Ada yang baru mendapat kekuatan kemarin.
Kapan itu? Dua hari lalu?
Kubuatkan kau teh.
Kulihat di TV. Entah kenapa, ini menjadikan semuanya lebih baik.
Carrie sungguh ingin menyelesaikan teka-teki gambar itu denganmu.
Dia tampak cukup sedih.
Sudah terlambat. Dia membenciku.
Jadi, kau abaikan dan tak bicara dengannya lagi? Baik.
Apa? Aku tak akan melakukan itu.
Jadi, kalian akan berbaikan?
Mungkin, tapi tidak sesederhana itu.
Kau mau menjadi temannya?
Ya.
Dia ingin berteman denganmu?
Kuharap begitu.
Aku pasti salah memahami kata "sederhana".
Rasanya aneh.
Ya.
Tampaknya teh saja tidak cukup, jadi kumasukkan banyak pil pereda nyeri.
Baik. Akan kutaruh saja di sana.
PERMAINAN KHUSUS DEWASA
Menurutmu, ini tampak seperti puting pria atau wanita?
Puting pria. Ada bulunya.
Itu tak menjamin.
Puting pria. Percayalah.
Ketiak atau belahan bokong?
Itu sulit. Menurutku, ketiak.
Meskipun sangat mirip "belahan bokong".
Yang ini, di sebelah sana.
Bagaimana aku bisa tahu golongan darahku?
AB positif.
Sedangkan kau O negatif?
Jauh sekali.
Namun, kuhargai usahamu.
Terima kasih.
Mulai kini, kita akan melakukannya bersama-sama.
Ceritakan masalahmu kepadaku.
Masalahku?
Agak aneh jika aku yang bercerita, 'kan?
Tak ada yang terpikir olehku.
Kecuali mungkin satu hal kecil.
Kash kembali dengan grup vigilante-nya.
Aku benci itu dan kurasa itu akan merusak hubungan kami.
Namun, selain itu, tak ada masalah.
Apa ini perasaanku saja atau di sini memang bau urin?
Aku tak mencium apa-apa.
Terjemahan subtitel oleh Alphino Fajar
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.