All language subtitles for Dismay-Siphayo.2016.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Terima kasih, Pak.

Dante,

Aku ingin pulang.

Baik.

Kita tunggu anak bungsumu.

Ma.

Apa kata dokter?

Waktu Mamamu tinggal dua bulan.

Jika beruntung bisa tiga bulan.

Kupikir Mama akan sembuh setelah operasi. Mengapa malah bertambah buruk?

Mengapa tak bawa Mama ke Manila? Mungkin bisa disembuhkan disana.

Rolando,

Terima sajalah!

Lihat Mamamu.

Dia sudah cukup menderita.

Mama sudah pasrah.

Kita harus merelakannya juga.

Aku akan membawanya.

Terima kasih, Nak.

Turunkan aku disawah.

Aku ingin melihat sawah, Dante.

Mungkin ini yang terakhir kalinya.

Disini tempat Mama dan Papa jatuh cinta.

Dulu sawah ini kecil.

Tapi dengan kerja keras Papa

Dia berusaha memperluasnya

dan berhasil membeli dua hektar sawah.

Bantulah Papa kalian

sehingga sawah ini akan tetap menjadi milik keluarga kita.

Kau, Conrad.

Masih ingin keluar Negeri?

Sudah tidak, Ma.

Setelah kejadian itu.

Bagus.

Bekerjalah mengurus disawah ini.

Papa mengandalkanmu.

Nak,

Jangan mengecewakan Papa.

Baik, Bu.

Mama harus bicara pada Adik juga.

Roland, aku tahu

Kau tak suka mengurus sawah.

Tapi Mama harap

Kau gunakan semua ilmu yang kau dapat disekolah

untuk membantu Papa menjalankan bisnis.

Mama mohon, nak?

Baik, Ma.

MA!

Ayo pulang!

Halo, Ma!

Tuhan memberkatimu, Sol.

Halo, Pa.

Ini libur musim panasku.

Aku bisa merawat Mama.

Terima kasih.

Maksudmu

Setahun lagi dan kau akan lulus kuliah?

Benar, Ma!

Kasihan, Roland.

Aku takkan bisa melihatmu memakai toga.

Ma.

Belum tentu juga.

Sudah.

Mama kenyang.

Sekarang kau makanlah.

Mama juga mau istirahat.

Sebelum Mama masuk rumah sakit

kalian semua tahu Conrado telah kena tipu.

Papa kehilangan banyak uang.

Untuk membawa pulang Ibumu setelah 4 bulan di rumah sakit.

Papa harus menggadaikan penggilingan kita.

Papa mendapat hampir satu juta peso.

Musim panen selanjutnya menentukan

apa Papa bisa membayar hutang Bank.

atau kita akan bangkrut.

Papa butuh bantuan kalian.

Kita kurangi pengeluaran kita untuk semua orang dirumah.

Kita jaga sawah dan penggilingan agar tetap berjalan.

Jangan khawatir, Pa!

Aku akan membantu.

Dan kau Rolando, jika tak bisa mengurus sawah

kau bisa mengurus penggilingan sehingga kau bisa ikut membantu.

Baik, Pa!

AKu punya pertanyaan.

Apa?

Apa benar Mall City ingin membeli lahan kita untuk membangun Mall baru?

Mereka baru membuat Mall baru di kota sebelah.

Persetan dengan Mall itu.

Mereka ingin membuat Mall di setiap kota di negara ini.

Ingatlah ini.

Selama Papa Hidup tanah kita takkan pernah Papa jual.

ngomong2

Papa mendatangan perawat untuk Ibu.

Untuk apa? aku bisa merawat Mama.

Ya, Pa, aku juga.

Mengapa?

Apa kalian Perawat?

Tidak, tapi

Kita bisa menghemat uang jika kita yang merawatnya sendiri.

Biayanya lebih murah

Dibandingkan dengan tagihan rumah sakit.

Yang terpenting Mama merasa nyaman disisa hidupnya.

Selesaikan makan kalian!

Papamu takkan berhenti menyalahkanmu untuk uang yang hilang saat perekrutan itu.

Tak masalah. Itu memang salahku.

Memangnya salahmu apa?

Merekalah yang salah karna melarikan semua uangitu.

Aku seharusnya tak mencoba bekerja di luar Negeri.

Sol, Papa butuh bantuanku sekarang.

Maksudmu kita terima saja gaji kecil yang diberikan Papamu?

Kau sudah dengar sendiri, kan?

Penggilingan sudah digadaikan. Mana bisa aku minta naik gaji?

Conrad,

Bagaimana dengan impian kita?

Kapan kita akan menikah?

Jangan sampai kau membuatku hamil. TIdak jika keadaan seperti ini.

Kita harus bersabar, Sol!

Papa akan menyerahkan sawahnya suatu saat nanti.

Kapan waktu itu akan tiba?

Papamu lebih kuat dari banteng.

Becek bener!

Roland.

Apa Kak?

Kau tak mencuci Mobilku?

Nanti juga kotor lagi kalo ke sawah. Kita harus menghemat sabun dan air.

Hey, Conrado.

Kau jaga sawah pagi ini.

Papa akan menjemput perawat Ibumu.

Baik,Pa.

O Fely,

Aku akan bersiap-siap, lalu aku menjemput perawatmu.

Ya, hati2.

Minumlah!

Ma.

Ma!

Mama ga papa!

Bantu Mama berbaring.

Baik!

Berapa karung yang bisa kau bungkus?

Lebih dari 40.

Mengapa lambat sekali?

Pak Erning mengirim padinya telat.

Keparat itu! Sudah kubilang untuk mengirimnya kemarin.

Anda Benar, Pak!/ cepat selesaikan.

Baik, Pak!

Kak!

Perawatnya sudah datang?

Pasti lagi dijalan.

Apa?

Kau meninggalkan Mama sendiri?

Mama sedang tidur saat aku pergi.

Dan Sol juga ada dirumah.

Teban, selesaikan sebelum malam tiba.

Sol,

ini Alice.

Perawatnya Mama.

Ayo.

Lewat sini.

Fely.

Bangun.

Dia Alice, perawatmu.

Dia putri dari petani di ST.Domingo

yang meninggal karna serangan jantung.

Benarkah?

AKu turut berduka cita.

Itu sudah 4 tahun yang lalu.

Aku kuliah dengan biaya sendiri.

Aku beruntung bisa cepat lulus.

Kau bekerja dimana?

Bulan depan aku mulai bekerja di Rumah sakit kota.

Terima kasih sudah mau merawat diriku.

Aku tak bisa menolak permintaan teman Ayahku.

Akan kutinggalkan kalian berdua.

Aku akan mengukur tekanan darahmu.

Apa kau punya pacar?

Tidak.

Kau ingin bertemu Putra bungsuku?

Dia sebaya denganmu.

Dia tampan dan pintar.

Dia sangat muda. Kelihatannya baru lulus.

Hebatnya lagi sepatunya warna merah.

Emang kenapa kalo sepatunya merah?

Dia bukan dari rumah sakit.

Mungkin cangcutnya juga merah!

Benar!

Dih, sebodo amad..! Mau merah kek, ijo kek, terserah.

Iya sih. Yang bikin penasaran yaitu...

...dia cantik ga?

Mungkin kau akan suka padanya. Pulanglah lihat sendiri.

Benar!

Sol, makan.

Papa datang.

Hallo, Pa.

Ayo makan.

Makasih, Papa baru makan.

Ada piring lagi ga?

Papa ga bilang kalo perawat mama cantik.

Apa?

Apa dia udah punya pacar?

Mana Papa tau?

Kenalin dong!

Dasar anak ini.

Papa nyuruh ngurus penggilingan, kan?

Jangan campuri urusan yang lain.

Aku mengawasi penggilingan.

Hey, Conrado.

Sudah berapa karung yang dibungkus?

Lima puluh tiga.

Lima puluh tiga?

Mengapa dikit sekali?

Pak Erning ngirimnya telat.

Aku sudah bilang padanya kemarin.

Dasar tua bangka!

Dia harus terima akibatnya.

Kita beri dia pelajaran.

Papa mau kepasar. Papa akan bicara sama Paman Cenen.

Dia bilang petani disana sedang mencari tempat penggilingan.

Selesaikan makan kalian./ Baik, Pa.

Pa?

Pa?

Boleh aku ikut?

Jadi aku bisa belajar tentang harga gabah dan beras.

Kupikir kau tak mau bekerja kotor-kotoran, tapi kau ternyata tertarik.

Uang lebih kotor dari pada kotoran.

Aku sudah mencuci mobil Papa.

Kumohon./ Setelah Papa pikir...

Kakakmu tak pintar matematika seperti dirimu.

Baguslah jika kau ingin belajar tentang bisnis kita.

Lain kali Papa akan mengajakmu.

Baik, Pa.

Papa berangkat.

Terima kasih.

hati2, Pa.

Ya.

Bert,

Kau Jaga toko dulu.

Sepupuku ada disini.

Ya.

Cenen./ Sepupu.

Kudengar Fely sudah pulang.

Apa benar...

dia sekarat?

Benar.

Kita cuma tinggal menghitung hari saja.

Kasihan sekali!

Kau menghabiskan banyak uang untuknya dan dia masih belum sembuh juga.

Jangan Khawatir, Cenen.

Aku tak melupakan bagianmu di penggilingan.

Aku akan bayar jika Panen ini berlimpah.

Kuharap begitu.

Aku adalah sepupumu, jadi aku takkan memaksamu.

Ada kabar bahwa Walikota telah menjual tanah pasar ini.

Siapa pembelinya?

MC!

Mall CIty?

Ya, mereka akan menutup pasar ini dan akan membangun supermarket MC.

Dasar Mall City brengsek.

Mereka memang keparat!

Jika itu benar, aku tak tahu bagaimana dengan nasib tokoku.

Hey, Conrad!

Hentikan kalian berdua!

Jangan balapan dengan adikmu. Nanti kita bisa celaka.

Kau kalah!

Ya ampun! kalian berdua sudah gila!

Mereka datang.

Akan kukenalkan pada mereka,/ Coba kalo ga bawa penumpang.

Aku tetap menang jika Sol memboncengku.

Sudah hentikan!

Conrad, Rolando!

Alice, Perawatnya Mama.

Hi! selamat sore!

Panggil saja aku Roland.

Senang bertemu kalian. Aku akan kembali lagi besok.

Papa akan mengantarnya.

Tuhan, maafkan atas semua dosaku.

Terima kasih.

Ma.

Ma, bagaimana perawat barunya?

Dia baik.

Sangat membantu.

Mengapa kalian ingin tahu?

Tidakkah dia cantik?

Kau rayu saja dia.

Mama tau kau pasti suka padanya.

Kau tahu, Roland?

Mama rasa kalian pasangan serasi.

Aku seharusnya tak menjadikanmu sebagai perawat istriku.

Kau membayar biaya kuliahku.

Sekarang istrimu butuh seorang perawat,

Mengapa aku tak boleh merawat istrimu?

Aku takkan meracuninya.

Jika hal ini memang mengganggumu,

maka carilah perawat lain.

Tapi kau tak mau membayar, kan?

Aku merasa seperti suami yang jahat,.

Dante,

kau menghabiskan sebagian uangmu

untuk menyembuhkan kangkernya. Apa itu jahat?

Ini cuma masalah waktu.

Untungnya anak-anakku sekarang sudah mengetahui dirimu.

Jangan beritahu hubungan kita dulu.

Tak usah menjemputku lagi.

Aku akan naik angkot.

Terserah padamu.

Kau pulanglah.

Mereka pasti mencemaskanmu.

Baiklah.

Bunda Maria yang penuh kasih. Tuhan selalu bersamamu.

Berkatmu sebagai seorang wanita yang diberikan anak seperti Jesus.

Wahai Bunda maria yang penuh kasih. Berkatilah kita semua

sekarang dan pada saat kematian kita. AMin.

Bunda Maria yang penuh kasih. Tuhan selalu bersamamu.

Berkatmu sebagai seorang wanita yang diberikan anak seperti Jesus.

Wahai Bunda maria yang penuh kasih. Berkatilah kita semua

sekarang dan pada saat kematian kita. AMin.

Bunda Maria yang penuh kasih.

Mengapa?

Aku tahu takkan sulit bagimu untuk mencari istri baru...

...saat aku telah tiada.

Jangan begitu, Fely.

Kau masih hidup. Jangan bicara ngawur.

Hidupku takkan lama lagi, Dante.

Aku bisa merasakannya.

Carilah wanita yang benar2 baik.

Wanita yang bisa mencintaimu seutuhnya.

dan dihormati oleh anak-anak kita.

Aku serius dengan perkataanku.

Sayang...

Duduklah disebelahku.

Apa kalian tahu?

Sekarang mama telah tiada

Papa sekarang merasa lega.

Setidaknya Mama tak menderita terlalu lama.

Begitulah keadaannya.

Kita semua juga nanti akan mati.

Saat Papa meninggal, Papa ingin cepat.

Papa tak ingin mati hati2.

Pa..

Bisa kita bicara masalah lain?

Pa...

Aku butuh uang untuk belanja ke pasar.

Ini.

Bisa minta tambahan lagi?

Huh?

Conrado butuh baju baru dan tas baru juga.

Ini, kembaliin yang tadi.

Sol, kalian berdua harus berhemat. Hutangmu padaku sudah cukup banyak.

Pergilah.

Conrado, kau sedang apa sih?

Kau budak di ladang, aku pembantu dirumah.

Kita juga bahkan tak punya uang.

Jadi apa maumu?

Aku ingin mencari kerja, jadi kita bisa punya uang sendiri.

Apa?

Lalu siapa yang masak dan cuci baju?

Siapa ini yang masak?

Siapa yang masak?

Aku juga ga tau.

Siapa yang masak semua ini?

Baguslah kalian semua ada disini.

Pa, siapa yang masak semua ini?

Alice.

Alice!

Hai!

Mulai sekarang dia akan tinggal disini.

Mengerti?

Ayo kita makan!

Ayo makan!

Mungkin ini sebabnya Mama cepat meninggal.

Dia merasakan sesuatu yang jahat pada perawat itu.

Diam, Sol! Baru tiga hari Mama meninggal.

Kuburannya juga belum kering.

Papa ga bisa menunggu sampai 9 hari.

Sungguh memalukan!

Emang ada yang lucu?

Tapi jujur. Dia pintar memasak.

Aku tak peduli.

Masa depan kita yang dipertaruhkan.

Emangnya kenapa?

Bagaimana jika papa Menikahinya?

Kita saja belum menikah.

Dia akan mendapat bagian harta yang banyak.

Tunggu dulu.

Itu bukan akhir segalanya.

Yang terpenting buatku sekarang adalah saat ada Alice aku bisa bekerja.

Tunggu. Bukankah dia perawat?

Dia pasti akan bekerja juga.

Aku tak peduli. Dia bekerja, aku bekerja juga.

Entahlah...

Ayolah, kumohon.

Kumohon Ijinkan aku bekerja.

Kumohon.

Kau ingin aku mengerjaimu?

Rasanya gerah banget, kan?

Boleh aku minta minum?

Anakmu sangat lucu. DIa takut padaku.

Kurasa tidak.

Dia belum punya pacar.

Dia belum pernah membawa wanita kerumah.

Mungkin dia Homo.

Tidak.

Cuma anak Mama. Kemarilah.

Kau tahu...

Untungnya kau tak suka pria sebayamu.

Kedua anakku sangat tampan.

Tapi kau lebih tampan.

Kau tak terlihat sangat tua.

Sungguh?

Tendanganmu lebih kuat dari keledai.

Tunggu.

Apa arwah istrimu akan menghantui kita?

Sudah jangan bicara takhayul.

Takutlah dengan yang hidup.

Jangan dengan yang mati.

Aku pulang telat. Semoga kau tak apa kutinggal.

Sol.

Kau jaga rumah, ya!

Baik, Pa.

Teban.

Bawa itu kedalam.

Baik, Tuan.

hati2.

Itu sepupumu bersama Istri barunya.

Jangan lupa meminta bagian kita di penggilingan.

Boleh aku pinjam kursi?

Berto, beri dia kursi.

Baik, Tuan.

Minta minum juga ya?

Tentu, tunggu dulu!

Ambilkan dia Air.

Terima kasih.

Aduh!

Melba!

Ini./ Dante.

Kau kenapa?

Tumitku bengkak. Sepertinya rematik.

Kau harus kedokter.

Ini bukan apa2.

Mungkin semalam kau terlalu banyak bertempur.

Apa maksudmu?

Pacarmu sekarang tinggal bersamamu.

Kabar sudah menyebar.

Persetan dengan mereka.

Biarkan mereka mati karna iri.

Kau tahu kabar terakhir pasar ini?

Dante, kami ingin meminta bagian kami.

Bisa tolong bantu kami?

Walikota memberi kita 90 hari untuk pergi. Dasar walikota brengsek!

Bukankah sudah kukatakan padamu?

Kau benar.

Jadi apa kau bisa bantu?

Dasar MC Brengsek!

Mengapa buatnya telur orak-arik?

Hey!

Alice yang memasak. Jadi makan saja!

AKu akan makan diluar.

Tunggu!

Kau?

Apa kau tak suka telur orak arik?

Makan!

Sol pergi melamar kerja.

Ini makan siangmu.

Terima Kasih, Alice.

Ini pasti rasanya enak.

Mulai besok tak perlu membawakan kita makanan lagi.

Kita akan makan diluar saja.

Baiklah aku pergi. Becaknya sudah nunggu.

Kakak.

Dia tidak salah apa2.

Tidak salah?

Seluruh desa membicarakan keluarga kita.

Ini sangat memalukan, Roland.

Lihatlah mereka.

Mereka menertawai kita.

AKu akan bawa masuk.

Dimana Conrado?

Dia akan pulang malam.

Keluar dengan orang dari penggilingan.

Mengapa dia tidak mengajakmu saja?

Sol.

Kudengar kau sudah mendapat kerja.

Ya, Pa. Teman SMA yang merekomendasikan diriku.

Kurasa aku akan diterima.

Pekerjaan apa?

SPG di MC Mall.

Dasar MC Mall brengsek.

Mengapa kerja disana?

Disana banyak buka lowongan.

Bulan depan Alice akan mulai bekerja di Rumah sakit di Kota.

Siapa yang mengurus rumah jika kalian berdua bekerja?

Rolando?

Pa, aku akan mencuci saat aku libur.

lalu yang masak siapa?

AKu bisa belajar memasak.

Atau kita beli makan diluar.

Pelan pelan, sakit!

Pelan pelan.

Seperti ini?

Ya.

Tutup pintunya.

Hey, Conrado!

Mamamu dan Papa tak membesarkanmu

untuk kurang ajar pada wanita.

Tunjukkan rasa hormatmu!

Alice masak untukmu, dan kau tak menghargainya.

Menghargainya?

Pa, ini sembilan hari waktu kematian Mama. Tolong dong hargai sedikit.

ALtar itu.

Tak pernah dipakai sejak Papa membawa wanita itu.

Mengapa?

Apa Bunda Maria membuat kalian berdua malu?

Dasar anak kurang ajar!

Conrado, Aku ini masih Papamu!

Kau ingat itu.

Mamamu sudah tiada.

Papa berhak untuk bahagia.

Papa cinta Alice, kita akan menikah! Jika kau tak suka hal itu,

Pergi dari rumah ini!

Keparat!

Brengsek!

Tunggu, apa yang terjadi?

Papa akan menikahi gadis itu!

Papa ingin aku pergi. Darah dagingnya sendiri!

Mungkin Papa cuma sedang marah.

Kau sudah tak sopan pada Alice.

Tentu saja Papa marah!

Alice tidak bersalah.

Tak bersalah?

Aku takkan pernah menerimanya jadi Ibu tiriku.

Alice dan Papa yang kurang ajar.

Apa mereka tak punya malu?

Dante!

Pacita, masuklah!

Ayo kita masuk.

Makanlah rotinya.

Ini minumannya.

Ini.

Pacita, bagaimana dengan panennya?

Bagus. Tapi agak sedikit terlambat.

Jadi apa yang bisa kubantu?

Apa yang bisa kubantu?

Aku ingin menikahkan Maring dan Emman bulan depan.

Aku ingin kau menjadi salah satu pengiring.

Jadi begitu?

Baiklah.

Terima kasih.

Aku Pacita.

Teman lama Dante.

Kau sangat cantik!

AKu Alice.

Duduklah.

Dante,

Jika mau kalian bisa berpasangan saat pernikahan nanti.

Bolehkah kita berpasangan?

Jaman sekarang didalam adat Suami dan Istri memang jadi pengiring.

Tapi kita belum menikah.

Tapi sebentar lagi.

Tak masalah.

Baiklah.

Tunggu, apa kau melakukan Lukayo?

Tentu saja pasti ada Lukayo.

AKu yakin diseluruh kota akan beredar kabar skandal lagi.

Kita buat mereka menderita! Benar kan, Alice?

Tn. GO, ini Dante, pemilik penggilingan.

APa kabar?

Kupikir kau juga sebagai pemiliknya.

Ya, aku punya sedikit bagian.

Sepupuku yang beruntung menjalankan pertanian.

Ini penggilinganku, apa kau ingin melihat-lihat?

Tidak usah.

Aku buru2.

Begitukah?

Ya.

Mari kita bicarakan harga saja.

Kita langsung bicarakan harganya saja.

Aku akan membayar 1600 per karung.

Akan kubayar 1600 per karung.

Murah amad. Berasku kualitas tinggi. Bukan seperti beras dari Pemerintah.

AKu tahu. Kubeli 1000 karung, sekarung 1600.

Panen terakhir kujual 2000 per karung.

Kau harus jual murah jadi konsumen mau membelinya.

Kalian penjual akan untung banyak. Kami petani akan rugi banyak.

AKu punya penjual beras impor yang sangat murah.

Aku takkan memberitahumu darimana.

Pasti beras selundupan.

Tidak, kau seharusnya tahu hal itu.

Kau seorang pebisnis.

Jangan jual harga tinggi.

Ini Kartu namaku.

Hubungi aku sebelum sabtu jika setuju 1600 per karung.

Aku akan beli 1000 karung.

Baik, ayo kita pergi.

Cina brengsek!

Dia pikir siapa dirinya?

Pa, mereka mengatur perekonomian.

Mereka bisa menghancurkan kita.

Kau juga, kau tahu apa tentang bisnis?

Apa kau punya keberanian?

Dimana kakakmu?

MC Mall!

Terkutuk! Terkutuk! Terkutuk!

Wali kota Delgado,

Berapa harga dari integritasmu?

Berapa harga tanah ini yang kau jual?

Berapa harga dari menjual tanah ini?

Jadi mereka bisa membangun

supermarket moderen.

yang menjual barang bukan dari kota kita.

Tak dibuat dari Provinsi kita.

Berapa harga yang kau jual, Pak Wali kota?

Turunkan Walikota!

Turunkan dia!

Turunkan Walikota!

Turunkan dia!

MC Mall!

Terkutuk! Terkutuk! Terkutuk!

MC Mall!

Terkutuk! Terkutuk! Terkutuk!

Melba.

Dante.

Mereka akan menutup pasar 45 hari lagi.

Mata pencaharian kita dalam bahaya.

Maafkan aku, Cenen.

Cuma segitu kubayar.

Kau tahu Tn. Go membayarku dengan murah.

Lain kali aku akan membayar lebih.

Kekurangannya kubayar nanti.

Ini sedikit sekali. Cuma buat biaya sekolah anakku.

Bagaimana dengan bisnis kita?

Kau harus menjual ladangmu.

Melba, ladangku bukan urusanmu.

Kau cuma punya bagian di penggilingan.

Baiklah.

Terus dimana uang kita?

Kembalikan semua uang kita.

Melba, cukup.

Kita tak bisa menunggu lagi. Keluargaku bisa kelaparan.

Maafkan aku.

Maaf?

Kita pihak yang sudah dirugikan.

Melba, cukup.

Kita bukan sedang minta sedekah.

Ini adalah uang kita!

Cukup. Hentikan.

Kembalikan uang kita.

Itu milik kita.

Ayo pergi!

Itu uang kita.

Ayo pulang.

Conrad, kita mendengar kabar buruk tentang Ayahmu.

Mereka kurang ajar!

Gadis itu adalah putri babtisnya.

Conrad,

mereka telah menjalin hubungan sudah cukup lama.

Ma.

Ayah Alice adalah teman Papa.

Saat ayahnya meninggal.

Alice menjadi yatim piatu.

Papa menanggung biaya sekolahnya.

Mereka sudah menjalin hubungan lebih dari dua tahun.

Saat Mama juga masih hidup.

Ayahmu memang orang brengsek!

Ayahku? Dia juga Ayahmu, kan?

Lalu apa rencanamu?

Kita balas dendam untuk Mama.

Tunjukkan pada Papa bahwa Alice adalah wanita jalang.

Biar aku saja. Kau sudah masak.

Kau yakin?/ Ya.

Hey!

Hey!/ Astaga!

Hey, Rolando!

Ada apa itu?

Pa, maaf aku menjatuhkan piring.

Biar kubantu.

Tak usah. Pergilah!/ Apa?

Maaf, Alice.

Selesaikan, Alice.

Wow, SPG yang seksi bener!

Terima kasih.

Kak,

kerja di Mall City departemen apa?

Menuturmu departemen apa tempat banyak panci-pancinya.

Apa? kau masih saja di dapur memegang sendok?

Bukan!

Pisau. Jadi aku bisa menusukmu.

Pa,

boleh pinjem kunci?

Ini hari pertamanya. Aku akan mengantarnya.

Mengapa tak naik angkot?

Jangan buang2 bensin.

Pa.

Ada apa?

Kita harus mengencangkan ikat pinggang. (Berhemat)

Tak apa. Aku naik angkot saja.

hati2, Sol.

Semoga beruntung.

Alice,

Saat kau siap untuk kerja di Rumah sakit,

kau harus naik angkot juga.

Tidak masalah.

Kakak.

Maaf.

Aku sedang banyak pikiran.

Apa mungkin Alice meracuni Mama?

Coba kau pikir.

Dia merawat Mama cuma sehari saja.

Gila! paginya sang pasien meninggal.

Kita seharusnya melakukan autopsi.

Tapi...

Mama sudah sekarat. Dia sudah siap untuk pergi.

Bagaimana jika Alice mempercepat kematiannya?

Dia dan Papa sudah tak bisa menunggu lagi.

Maaf tentang tadi pagi. Aku mengacaukan rencana kita.

Jangan khawatir. Besok kulakukan lebih baik.

Tapi seharusnya...

Jangan terlalu lembek gitu!

Kau cuma harus langsung menyerang.

Kau terlalu lamban.

Kau mau nambah?

Langsung rangkul dia.

Oke.

Berikan kunci mobil bakternya.

Surat-suratnya?

Ini, Pak.

Coba kulihat.

Oke.

Ini pembayaran semua arlojinya.

Ini ceknya...

untuk mobil bakternya.

Apa kita sepakat?

Baiklah.

Anthony, bawa pulang mobil bakternya.

Baik bos.

Berikan kuncinya.

Papa naik Jeep. Papa yang tadi membawanya.

Aku pulang naik apa?

Sepeda adikmu. Emang mo naik apa?

Papa pulang dulu.

Hey, kau disini.

Jangan! Papa nanti melihat kita.

Lepaskan!

hati2 ya!

Baiklah.

Brengsek kau kak!

Bukankah sudah kubilang kau jangan lelet?

Ingatlah, kita merencanakan ini berdua.

Aku cuma lakukan tugasmu saja.

Kau terlalu lemah!

Pa,

Selamat malam!

Hey, kau sudah pulang.

Jadi kau dapat shift malam?

Ya, ini bagaikan aku sudah membantumu.

Say, aku akan pergi.

Baiklah.

Siapa yang akan tidur denganku?

Kau harus tidur sendiri. Jika mau,

kau bisa berbaring denganku besok.

Baiklah. hati2.

Sampai nanti.

hati2.

Rolando, siapkan makan untuk Sol.

Ga usah, kusiapkan sendiri saja.

Kau yakin?

Ya.

Baiklah. AKu ganti baju dulu.

Pa, aku akan tidur sekarang.

Jangan minum banyak-banyak.

Conrado,

kau tidur lebih awal.

Apa kau lelah?

Tidak, cuma merem doang.

Aku cuma ingin mengajakmu makan bersama.

Sudahlah.

Baiklah.

Pa!/ Sol!

Pa!/ Sol!

Pa, jangan!

Sol!

Pa!

Hentikan!

Hentikan!

Pa?

Pa!

Apa yang Papa lakukan?

Apa yang Papa lakukan?

Maaf. Papa terlalu banyak minum.

Sol, maafkan Papa.

Pa, jangan seperti itu lagi!

Maaf, Papa mabuk.

Sol,

Tolong jangan bilang kakakku jadi masalah ini tak berkepanjangan.

Katakan padanya harga yang kita bicarakan.

Selamat siang!

Aku telah bicara pada Istri pemilik MC.

Bagaimana kabar panen terakhirmu?

Tidak ada masalah.

Cuma menghasilkan sedikit.

Kita tahu masalahmu tentang beras import.

Beras selundupan telah membunuh kita.

Mereka bersekongkol dengan pejabat pemerintahan.

Kita tak bisa berbuat apa2.

Menurut pendapatku,

Ini adalah kesempatan terbaikmu untuk menjual tanah ke MC.

Bukan cuma di provinsi ini

konversi dari lahan pertanian untuk tujuan komersial terjadi di semua wilayah.

ini berskala Nasional.

Tanda dari kemajuan ekonomi kita.

Yang kaya semakin kaya.

Kita para petani semakin terpuruk.

Kau akan mulai terpuruk

jika kau tak menerima tawaran MC.

Banyak petani di wilayah ini

telah menjual lahan mereka pada kita.

Kau satu2nya orang terakhir.

Kau ingin bangun apa disini?

Mall juga?

AKu tak berhak untuk memberitahu rencana perusahaan.

Kau pasti tahu MC bukan cuma perusahaan retail.

Kita juga bergerak di bidang perumahan

telekomunikasi, manufaktur dan lain2.

Lalu apa tawaran kalian?

Aku akan kembali.

Baik, Bu.

Dua puluh persen lebih besar dari harga lahan per meternya di wilayah ini.

Tanyakan pebisnis lainnya,

dan dia akan memberitahu bahwa itu tawaran yang sangat baik.

Gandakan tawarannya.

Apa?

Gandakan harganya.

Itu tidak mungkin.

Maka ini akhir kesepakatan kita!

Jika tak mau menggandakannya,

Kita...

tak ada kesepakatan.

Kuharap kau berubah pikiran.

Kuharap kau mengubah tawarannya.

Langkahi mayatku sebelum kau mengambil lahan ini.

Baiklah,

kita akan menunggu...

saat dirimu berubah pikiran.

Cenen.

Cek dari Tn.Go akan cair besok.

Kita ke Bank bersama jadi aku bisa membayarmu.

Terima kasih!

Akhirnya, aku bisa bernafas lega.

Maafkan tentang perkataan Istriku.

Tidak apa2.

Wanita memang seperti itu.

Yang penting adalah malam ini kau bersamaku.

Kita akan mabuk bersama.

Kau yakin?/ Ya.

Conrado SMS.

Kau seharusnya tak minum karna masalah rematikmu.

Persetan dengan rematik!

Kita juga nantinya akan mati!

Bersulang!

Hey, aku sudah telat nih!

Biar, aku tak peduli!

Tapi apa kau tahu?

Ini semua gara-gara MC.

MC memang benar2 kutukan didalam hidup kita!

Bagaimana jika kubakar mall mereka yang ada di kota sebelah?

Jangan!

Menantumu nanti akan kehilangan pekerjaan.

Siapa? Sol?

Ya./ Dia bukanlah menantuku.

Dia dan Conrado belum menikah.

Alice dan aku akan menikah duluan.

Oh, sungguh?

Kapan pernikahannya?

Segera.

Kau akan menjadi pendampingku.

Jadi pendampingku, ya?

Pendamping!

Apa maumu?

Pa.

Apa?

Keparat!

Ayo kita pergi!

Ada apa ini?

Kau ikut saja.

Paman Cenen./ Apa?

Bicaralah pada Papa.

Dimana mereka?

Mereka diatas.

Siapa?

Kakakku dan Alice.

Bicaralah pada Papa, Paman!

Kumohon. Kau harus bicara pada Papa.

Pa!/ Jangan hentikan aku!

Pa, Kumohon!

Pa!

Pa!

Dasar jalang! Aku akan menikah denganmu.

Kau!

Keparat!

Kau darah dagingku!

Bisa bisanya kau lakukan hal ini?

Mengapa?

Papa pikir...

Aku tak tahu Papa ingin memperkosa Sol?

Jangan berlagak sok suci, keparat!

Persetan denganmu!

Hentikan! hentikan!

Hentikan!

Pa!/ Keparat!

Jangan halangi aku!

Dante!

Pa, sudah cukup!

Pa!

Paman!

Pa, tolong hentikan.

Ada apa ini?

Sol, Papa dan kakak bertengkar.

Apa yang terjadi?

Masalahnya apa?

Pa, jangan!

Jangan!

Mati kau!

Sol!

Sol!, hentikan!

Sol!

Hentikan!

Sudah cukup!

Sol, tolong hentikan!

Sol!

Conrado!

Pa!

Tn.Go.

Permisi sebentar.

Ya, Paman Cenen.

Ya, akan kuambil surat kematiannya Senin.

Itu saat bank mengalihkan akun Papa kepadaku.

Jangan khawatir.

Aku takkan lupa utang Papa pada Paman.

Baiklah.

Maaf.

Apa kita sepakat dengan harganya?

Yah...

seluruh properti beserta barang didalamnya

harganya delapan ratus ribu.

Kemampuan negosiasimu sangat bagus.

Tenang dan penuh perhitungan.

Sejujurnya, kau lebih baik dari Ayahmu.

Semoga dia tenang dialam sana.

Kau ingin bekerja padaku?

Aku merasa tersanjung, Tn.Go, tapi aku baru lulus tahun ini.

Lalu bagaimana?

Kita sepakat dengan delapan ratus ribu?

Tidak. Tiga Ratus Ribu.

Baiklah.

Aku setuju

Jika...

kau tukar mobil bakternya

dengan mobil Jip Papaku.

Ayolah.

Baiklah. Kau memang pebisnis sejati.

Setuju!

Ini kuncinya. Oke.

Anthony, ayo kita pergi.

Terima kasih Tn.Go.

Sampai ketemu lagi, ya?

Sekarang saatnya. Sol akan pulang.

Pergilah jemput Papamu.

Keparat!

Aku berhenti bekerja.

Bukankah dia punya Kakak?

Apa kau tak tahu?

Ayahnya membunuh Kakaknya.

Lalu Ayahnya dibunuh oleh Istri dari Kakaknya.

Kau tak mendengar beritanya?

Ini Bayarannya.

Terima kasih, Pak.

Maukah kau...

menikah denganku?

Mama benar.

Kita memang pasangan serasi.

Ayo kita pergi.

Kita kaya!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.