Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Episode 16
Zhiruo. Cepat tangkap mereka!
Mungkinkah dia...
Zhiruo.
Zhang Wuji sudah meninggal.
Aku sekarang Zeng A Niu.
Jika aku tak mengendalikan emosiku,
mungkin ada musibah nantinya.
Mereka tak boleh tahu identitasku...
... untuk menghindari bahaya bagi ayah angkatku.
Aku takkan membiarkan ayah dan ibuku mati sia-sia.
Zhiruo, tunggu apa lagi?
Keduanya berada di sisi yang sama.
Cepat kalahkan mereka!
Kakak senior.
Wanita iblis, kungfu apa yang kau gunakan?
Tak masalah kungfu apa yang kugunakan,
hanya saja kemampuanmu tidak cocok untukku.
Zhiruo. Cepat bunuh dia!
Ya.
Kakak senior.
Kakak senior.
Cepat pergi...
... atau aku akan membuatmu menyesal.
Ayo pergi.
Zhu'er.
Zhu'er.
Zhu'er, bagaimana kondisimu sekarang?
Kau merasa lebih baik?
Kau pasti lapar, kan?
Tunggu sebentar.
Hati-hati, panas.
Apakah terlalu panas?
Kita dinginkan dulu. / Tidak.
Aku merasa...
... masakanmu sangat enak.
Ini.
Kau tahu kungfu.
Kenapa berbohong padaku?
Aku tidak membohongimu.
Kau tak pernah bertanya padaku.
Maafkan aku.
Dalam keputusasaan,
aku harus mentransfer tenaga dalamku padamu.
Untungnya, tak ada hal serius yang terjadi padamu.
Aku yang salah.
Jika kau tidak membalas dendam atas namaku,
Sekte Emei tidak akan terprovokasi.
Kau yang meminta masalah.
Aku memilih untuk membalas dendam.
Membunuh bajingan itu...
... membuatku sangat senang.
Aku tidak menyesalinya.
Tetapi jika aku tahu sebelumnya...
... bahwa tenaga dalammu sangat kuat,
aku takkan membalas dendam untukmu.
Tapi kau terlalu baik.
Kau hampir mati karena rencana orang lain,
tapi tetap saja kau memaafkan mereka.
Kau orang bodoh.
Jelek.
Sangat idiot.
Tetapi rencana mereka tidak berhasil.
Aku masih hidup dan sehat.
Meskipun mereka lebih jahat mereka tidak layak mati.
Orang-orang jahat ini layak mati.
Ketika aku melihatny, aku akan membunuhnya.
Setiap kehidupan adalah tanggung jawab Surga.
Kakek guruku sering mengajariku untuk memiliki toleransi dan empati terhadap orang lain.
Orang-orang jahat ini,
bahkan jika kau melepaskan mereka,
mereka akan terus menyakiti orang lain.
Jika seseorang mati karena mereka,
kau akan jadi kaki tangan mereka.
Kau juga seorang pembunuh.
Kau...
Tetapi ada banyak yang ingin melukaiku.
Jika aku harus membunuh semuanya,
maka hari-hari akan dihabiskan untuk membalas dendam.
Berapa banyak pembunuhan agar cukup?
Selain itu,
meskipun mereka ingin menyakitiku,
tapi mereka semua adalah orang-orang yang menyedihkan.
Logika bodoh.
Karena pemuda bodoh sepertimu,
orang jahat terus meneror umat manusia.
Kenapa kau tersenyum?
Jelek.
Aku tersenyum karena caramu bicara mengingatkanku pada ibuku.
Sungguh, aku berkata jujur.
Ibuku sangat cantik.
Dia bahkan belum berusia tiga puluh tahun ketika meninggal.
Ada apa?
Tidak ada.
Aku juga memikirkan ibuku.
Ketika ibuku meninggal,
dia juga di sekitar usia itu.
Bagaimana ibumu meninggal?
Ibuku...
Ibuku meninggal karena ayahku.
Pelan-pelan.
Ayahmu menyebabkan kematian istrinya sendiri...
Mengapa?
Aku benci ayahku.
Sifatnya yang cabul.
Tidak cukup hanya memiliki ibuku.
Hanya karena ibuku tidak melahirkan seorang putra,
dia menikah lagi dengan istri kedua.
Ibuku patah hati.
Namun dia tidak mengatakan apa-apa.
Tapi siapa yang tahu ibu tiriku akan sangat kejam,
terus menyakiti ibuku dengan segala macam metode.
Bahkan memaksa ibuku untuk pergi.
Ayahku menuruti setiap perkataannya.
Ibuku menderita sakit hati.
Menderita siksaan.
Aku tidak tahan lagi,
jadi aku membunuh pelacur itu.
Ayahku mengkhianati ibuku.
Moralnya sudah seprti binatang.
Dia kemudian ingin membunuh ibuku dan aku.
Untuk menyelamatkanku,
di depan ayahku...
... ibuku bunuh diri,
memberiku kesempatan untuk kabur.
Aku benci ayahku.
Aku benci dia.
Aku benci segalanya tentang dia.
Zhu'er.
Ibumu mengorbankan nyawanya untukmu,
jadi kau harus menjalani kehidupan yang baik untuknya,
agar pengorbanannya tidak sia-sia.
Sebenarnya, kita sangat mirip.
Aku juga kehilangan orangtua ketika aku masih kecil.
Menjadi yatim piatu tanpa rumah.
Setelah ibu meninggal,
aku hanya punya diri sendiri.
Sendirian.
Kau tidak sendirian lagi.
Kau sekarang punya aku.
Ini salah.
Ini salah.
Kalian para pria tak bisa dipercaya dan tak bisa diandalkan.
Gadis Zhiruo itu,
kau jelas ragu-ragu padanya.
Apakah menurutmu dia cantik?
Apakah kecantikannya membuatmu tergila-gila?
Kalian semua sama saja.
Tidak semuanya.
Aku tadi mentransfer tenaga dalamku padamu...
... untuk menyerang Ding Minjun.
Aku takut kau akan terluka, jadi aku menarik tanganku,
tetapi kau masih terpengaruh dan pingsan.
Zhu'er.
Kau terluka.
Jika kau terus bertarung,
tubuhmu tidak akan bisa tahan.
Oh tidak.
Oh tidak.
Kepala Biarawati Meijue dari Emei berniat jahat,
bias dan berpikiran sempit.
Aku telah melukai muridnya,
dia pasti takkan melepaskan kita.
Dia akan ke sini mencariku untuk membalas dendam.
Kau benar.
Kau harus pergi secepatnya.
Semakin jauh semakin baik.
Bagaimana denganmu?
Jika harus pergi,
kita pergi bersama.
Kakiku patah, aku bahkan tak bisa berjalan.
Aku akan membahayakanmu.
Jangan khawatirkan aku.
Orang-orang itu ingin berurusan denganmu.
Kepala Biarawati Miejue adalah pemimpin Sekte Baik.
Dia takkan membunuh orang cacat sepertiku.
Jika kau tidak pergi, aku juga takkan pergi.
Jika pergi, kita pergi bersama.
Tak pernah menyangka kau sangat cekatan.
Aku akan melakukan apa yang aku bisa.
Lihat?
Seperti ini, kita bisa pergi bersama.
Juga, yang kau katakan sebelumnya,
jangan tinggalkan aku.
Kau tidak boleh kabur.
Rencanamu bagus.
Tapi...
... seberapa jauh kau bisa menyeretku?
Kau tak perlu khawatir.
Aku punya rencana untuk itu juga.
Kau pria besar yang kuat, tapi masih takut pada laba-laba kecil.
Itu tidak lucu sama sekali.
Kau tak takut aku membuatnya jadi daging cincang?
Kau berani?
Kalau begitu, aku ingin mereka menggigitmu tujuh kali.
Mengintip orang lain berlatih kungfu, itu tidak baik.
Jika kau orang lain,
aku sudah membunuhmu.
Siapa yang mengintipmu?
Kulihat kau tak ada di dalam.
Aku khawatir sesuatu telah terjadi padamu, jadi aku mencarimu.
Apakah kungfuku serendah itu?
Tunggu sampai aku menguasai jurus ini.
Aku takkan takut pada siapa pun lagi.
Kungfu macam apa yang kau latih?
Laba-laba ini memiliki bintik-bintik berwarna. Sangat beracun.
Ini bernama Thousand Spider Poison Hand.
Itu kungfu ibuku yang unik.
Tapi sepertinya ada sesuatu yang tidak beres...
... dengan menghisap semua racunnya.
Laba-laba ini semua milikku.
Aku harus menghisap semua racunnya...
... untuk meningkatkan tenaga dalamku.
Sudah berapa lama kau melakukan ini?
Umurku hampir dua puluh tahun.
Ketika kemampuanku mencapai tingkat 'Bipolar',
aku akan menyelesaikan latihanku.
Pada saat itu, keterampilanku meracuni tidak terkalahkan.
Tidak peduli seberapa tinggi kungfumu,
jika aku memukulmu dengan satu telapak tangan, kau pasti akan mati...
... seketika.
Kau mengisap semua racunnya,
kau juga akan melukai diri sendiri.
Mengapa harus kesulitan begitu?
Kau tidak salah.
Selalu ada harga untuk mencapai sesuatu.
Semakin banyak racun yang aku serap,
semakin dalam kerusakan pada wajahku.
Semakin banyak aku belajar, semakin jelek wajahku.
Karena ayahku tidak menyetujui.
Ibuku tidak mendengarkannya dan terus berlatih Kungfu Racun.
semua usahanya sia-sia.
Dalam menjaga wajah yang cantik,
ayahku masih mencari wanita lain.
Pada akhirnya, ibuku bahkan tak bisa mempertahankan hidupnya.
Cedera di wajahmu...
... berasal dari pelatihanmu?
Benar.
Semakin banyak aku belajar, semakin jelek yang kudapat.
Dan wajahku semakin jelek.
Jadi...
Apakah kau takut?
Hanya takut dengan cedera wajahmu.
Kungfu ini benar-benar jahat.
Jika kau tidak hati-hati, racun akan memengaruhimu,
hasilnya tidak terbayangkan.
Aku tidak takut.
Aku tahu aku semakin jelek.
Tidak ada pria yang mau denganku.
Semua pria di dunia ini brengsek.
Kungfu ini...
... adalah yang tepat untukku.
Aku takkan diganggu lagi.
Aku tak perlu belajar menjadi seorang istri.
Tidak akan dibunuh oleh orang jahat.
Tidak semua pria itu jahat.
Contohnya ayahku.
Dia orang yang jujur dan penyayang.
Lihat saja.
Suatu hari...
... kau akan menemukan kungfu yang bisa kau latih.
Itu takkan melukai tenaga dalammu.
Aku tidak peduli.
Karena kungfu ini,
aku takkan memilih kungfu lain.
Meskipun tidak ada pria yang menginginkanku.
Sendirian seumur hidup,
tidak masalah.
Tidak mengandalkan wajah dan penampilanmu.
kecantikanmu terpancar dari dalam hatimu.
Ambil contoh Zhu Jiuzhen, terlihat cantik,
tapi hatinya seperti setan.
Di mataku,
hatimu baik.
Kau sangat memperhatikanku.
Kau jauh lebih cantik darinya.
Kau seharusnya tidak mengucapkan kata-kata itu...
... untuk menghiburku. / Aku tidak menghiburmu.
Itu yang sebenarnya.
Itulah yang kurasakan. Kita adalah teman.
Aku suka kamu.
Bocah Jelek.
Kau pria dengan hati yang baik,
tapi semua hal yang telah kau katakan,
apakah tulus?
Kita belum lama saling kenal,
jadi tidak bisa seperti ini.
Orang yang aku cintai...
... adalah Zhang Wuji.
Dia satu-satunya pria di hatiku.
Selain dia,
aku takkan menikah dengan yang lain.
Aku mengerti.
Tidak mungkin aku bisa membandingkan dengan Zhang itu.
Aku sudah terbiasa dengan penolakan.
Kalau begitu,
kuharap kau bisa menemukannya segera.
Tentu saja.
Jika dia masih hidup,
kami pasti akan bersatu kembali.
Kalian pasti akan bersatu kembali.
Sudah selesai?
Sudah.
Bagaimana?
Apa ada masalah?
Bocah jelek.
Siapa yang mengira kau setampan ini.
Jangan menggodaku.
Aku tidak setampan itu.
Jepit rambutmu tidak bagus.
Ayo tukar dengan punyaku.
Ada apa?
Tidak ada.
Guru. Ada rumah di sana, ayo kita periksa.
Oh tidak.
Ada apa?
Mereka menemukan kita.
Apa pun yang terjadi,
jangan bersuara, paham?
Berhati-hatilah.
Wanita iblis, jadi kau di sini.
Kau dan si bocah jelek...
... keluarlah untuk dieksekusi.
Dia cacat dan memperlambatku.
Aku sudah menyingkirkannya.
Jika bukan karena dia, aku sudah berada jauh,
dan kau takkan bisa menangkapku.
Pembohong tanpa rasa malu.
Hari ini akan menjadi hari terakhirmu hidup.
Prajurit lawan jenderal.
Kau ingin terus berdebat?
Percaya atau tidak, aku akan mematahkan kakimu.
Guru, inilah gadis yang melukaiku.
Kau berlatih tanpa komitmen...
... dan meminta gurumu untuk menunjukkan wajah.
Tampaknya reputasi Emei...
... telah dihancurkan olehmu.
Bandit tua,
coba pikirkan.
Kau harus mengeluarkan murid ini dari Sektemu.
Tutup mulutmu!
Beraninya kau tidak menghormati guruku.
Tidak hanya pada gurumu,
aku juga tidak akan menghormatimu.
Katakan, di mana pria itu?
Sudah kubilang,
aku sudah menyingkirkannya.
Cari di dalam.
Ya.
Bangun.
Di mana dia?
Guru, tidak ada di sini.
Di sini tidak ada.
Wanita iblis, katakan yang sebenarnya,
di mana temanmu...
... atau aku akan mematahkan kakimu.
Sudah kubilang dia sudah pergi.
Sepertinya kau benar-benar tidak ingin hidup lagi.
Berhenti!
Dasar idiot.
Sudah kubilang jangan keluar. Kenapa kau keluar?
Kau.
Dasar idiot.
Zhu'er melukai Zhu Jiuzhen karena aku.
Akulah dalang di baliknya.
Jika kau ingin membunuh, bunuh aku saja.
Kau berdua berkomplot dan harus mati.
Hal ini dimulai denganku.
Mereka menyakitiku lebih dulu.
Zhu'er membalas dendam untukku.
Kau pasti tahu apa yang benar dan salah.
Saat ini, kematian atau kehidupan ada di luar kendalimu,
tapi cara pembunuhan wanita iblis ini tidak benar.
Guru.
Kakinya patah dan tak bisa berjalan dengan mudah,
wanita ini terluka olehmu...
... dan tak bisa melawan lagi.
Jika kita membunuh mereka sekarang...
... dan kabarnya tersebar, itu akan merusak reputasi kita.
Sepertinya itu tidak benar,
sepertinya moto Emei adalah mengambil keuntungan dari yang lemah.
Aku telah menyaksikannya hari ini.
Kuarankan untuk ambil kesempatan ini dan membunuhku,
setidaknya tidak ada yang akan tahu tindakan ini.
Kau juga bisa menunjukkan kekuatanmu di depan muridmu.
Larang mereka menyebutkan tindakanmu pada siapa pun.
Omong kosong! / Berhenti bicara!
Kalau tidak, tunggu sampai kakiku sembuh.
Aku akan mengalahkanmu sampai kau berlutut memohon.
Reputasi Emei akan hancur!
Emei adalah Sekte yang baik.
Semua tindakan kami mulia tanpa kesalahan. Kami tidak menggertak yang lemah.
Kau tidak bisa menarik kata-katamu.
Saat kakimu sembuh.
Aku akan mencari cara terbaik untuk berurusan denganmu.
Guru, kau tak boleh tertipu oleh trik mereka.
Bawa mereka bersama kita.
Ya.
Kak A Niu
Berdiri.
Berdiri. / Kak A Niu.
Zhu'er.
Kau lelah?
Kami lelah, kami butuh istirahat.
Kau berpura-pura, cepat.
Siapa yang pura-pura, kami lelah.
Semua orang lelah, ayo istirahat.
Baik, Guru.
Zhu'er.
Apakah cederamu masih sakit?
Sedikit.
Sini kubantu melemaskannya.
Ani akan membuat darahmu mengalir lancar.
Kau akan pulih lebih cepat.
Terima kasih.
Guru.
Tunggu sebentar.
Kami lapar.
Berikan padaku. Mau makan, ya?
Zhu'er.
Baiklah, tidak ada makanan.
Lagi pula kau tak bisa mengalahkan kami,
jadi mengganggu kami saat kami terluka.
Murid Emei apaan.
Kalian hanyalah tumpukan sampah.
Zhu'er, kau baik-baik saja? / Kakak Senior.
Kakak senior, jangan repot-repot.
Ayo istirahat dulu.
Ya, mari kita istirahat di sana.
Kau baik-baik saja? / Bukan urusanmu!
Bolehkah kuminta?
Ini.
Terimakasih, Nona.
Nona.
Ada apa?
Kau berbeda dengan mereka. Kau orang yang baik.
Amalmu akan dibalas.
Lihat dirimu. Pikiran dan jiwamu telah disihir.
Dasar cabul.
Tolong jangan bicara kasar.
Dari semua muris Emei hanya dia yang baik pada kita.
Aku hanya meminta info lebih, sehingga kita tidak terlalu menderita nantinya.
Pintar bicara.
Aku bersungguh-sungguh.
Tunggu sampai kakiku sembuh. Kita akan pikirkan cara untuk kabur.
Cepat makan.
Untukmu saja.
Pelan-pelan.
Ayo pergi.
Beritahu semua orang untuk waspada.
Ya.
Waspada.
Waspada.
Ayo.
Ayo pergi.
Hati-hati.
Kau tidak apa-apa?
Aku baik saja. / Diam.
Sekte jahat.
Aku akan membunuh semuanya.
Zhiruo.
Ya.
"Telah ditemukan"
"Enam sekte besar ingin menyerang Puncak Terang"
"Situasi: Gawat - Laporkan ke Skete Elang Langit"
Guru, sepertinya sekte jahat sudah tahu...
... bahwa kita akan menyerang Puncak Terang.
Sekte Elang Langit.
Sekte Elang Langit milik kakek.
Kalian ingin membantu iblis ini.
Kalian tahu 6 sekte menyerang Puncak Terang.
Selain sekte Elang Langit,
siapa lagi yang merupakan sekutu Sekte Jahat?
Katakan padaku sekarang!
Apa-apaan?
Apa?
Guru, mereka semua sudah mati.
Kalian berani minum racun dan bunuh diri?
Dasar iblis.
Sekte Jahat, waktumu telah tiba, kami akan membunuh kalian, tidak memaafkan seorang pun.
Mungkin ada info di tubuh mereka.
Jingxuan, geledah mereka.
Ya.
Hati-hati!
Kakak Senior.
Kakak Senior.
Guru, apakah kakak senior Jingxuan...
... akan baik-baik saja?
Jinhxuan.
Racunnya sudah masuk ke pembuluh nadi,
Untuk sekarang kita bisa menyegel aliran darahnya.
Jika kita tak bisa menemukan penawarnya,
aku khawatir...
Racun macam apa kaktus ini?
Guru. Aku sudah menggeledah pria berjubah putih itu.
Tidak ada penawar racunnya.
Guru. Apa yang harus kita lakukan?
Racun ini, aku belum pernah melihatnya.
Aku khawatir hanya para iblis itu yang memiliki penawarnya.
Orang-orang di Sekte Jahat...
... benar-benar kejam.
Mereka membawa racun ini ke tubuh mereka,
sehingga mereka bisa melukai orang lain.
Kita harus pergi ke Puncak Terang secepatnya untuk menemukan penawarnya.
Dari sini ke Puncak Terang masih jauh.
Aku takut sebelum kita sampai di sana, Jing Xuan mungkin...
mungkin...
Aku benar-benar tidak menyangka...
... sebelum enam sekte besar mengepung Puncak Terang,
Jingxuan sudah diracuni.
Ternyata, mereka berniat untuk menyerang sekte Ming.
Mereka terus mengatakan bahwa Sekte Ming adalah sekte jahat.
Tapi yang aku temui,
Seperti Yang Xiao, Hu Qingniu, Chang Yuchun.
Mereka adalah pria yang tegar.
Apa artinya ini?
Guru.
Kita tidak bisa hanya melihat Kakak Senior...
... mati tanpa pengobatan.
Tidak harus seperti itu.
Karena aku di sini,
nyawanya takkan melayang.
Kau bilang apa?
Racun ini disebut Arista yang bersinar.
Racun lewat dari duri ke dalam arteri.
Di luka ada tanda merah melingkar.
Jika racun terus masuk ke jantung,
lukanya akan menjadi merah tua.
Saat luka merah berubah menjadi hitam.
Lalu korban...
... akan mati.
Omong kosong!
Bahkan Guruku tak punya kemampuan medis. Apa kau punya?
Kak A Niu
Kulihat orang-orang ini tak tahu yang baik untuk mereka,
mengapa harus membantu mereka?
Niat baik tanpa imbalan.
Jika mereka lebih suka melihat kematian dan tak berbuat apa-apa,
kami hanya akan membiarkan mereka.
Ayo duduk. / Guru.
Guru.
Kau benar-benar tahu cara mengobati racun?
Tidak tahu.
Duduk.
Kau ini.
Lihat.
Kemerahannya berkurang.
Aku telah menyegel beberapa titik akupunkturnya.
Dia akan bisa bertahan sedikit lebih lama.
Tapi jika ingin menyelamatkan nyawanya,
kalian harus menemukan dua tumbuhan obat yang berbeda.
Beri tahu kami, di mana bisa menemukan tumbuhan obat ini?
Ada sebuah lembah di dekat sini dengan kondisi yang tepat,
cocok untuk dua tumbuhan obat ini tumbuh.
Seharusnya tidak sulit ditemukan.
Baiklah.
Zhiruo.
Kau dan pemuda ini mencari tumbuhan itu.
Ya, Guru.
Bocah nakal, ingat.
Jangan macam-macam.
Bocah bau, kuberitahu,
jika sesuatu terjadi pada adik juniorku,
aku akan menyakiti wanita iblis ini sebagai balasan untuk adik juniorku.
Zhu'er.
Tenanglah,
aku akan segera kembali.
Jika aku memberi tahu Zhiruo siapa diriku...
... dan jika Kepala Biarawati Miejue mengetahuinya,
dia akan memaksaku memberitahu keberadaan ayah angkatku.
Aku akan melibatkan Zhiruo dalam situasi yang sulit.
Tapi...
... jika aku tidak memberitahunya sekarang,
aku mungkin tak punya kesempatan lagi nanti.
Kenapa kau terlihat sangat konyol?
Cepat lihat.
Tumbuhan ini biasanya tumbuh di celah-celah gunung
Mereka terutama menyukai kondisi itu.
Kita harus bergegas melihatnya.
Ketemu.
Di sana.
Berapa banyak yang kita butuhkan?
Satu akar. / Kau tunggu aku di sini.
Aku akan mencabutnya. / Hati-hati.
Hati-hati!
Kau baik-baik saja, tidak terluka?
Kakimu jelas tidak terluka. Kau berbohong pada kami.
Jadi kau memang punya niat buruk. / Tidak.
Kakiku benar-benar terluka.
Ini baru saja sembuh.
Untuk menghindari gurumu agar tidak terlalu waspada,
aku sengaja menyembunyikannya
Sejujurnya aku tak ingin menyembunyikannya darimu.
Kau memang pembohong, aku takkan percaya padamu.
Siapa kau sebenarnya? Cepat bicara!
Adik Zhiruo.
Ini aku.
Zhang Wuji.
Kebaikanmu padaku bertahun-tahun yang lalu,
aku tidak akan pernah lupa.
Kak Wuji.
Ini beneran kau.
Kau tidak apa-apa?
Ketika aku jatuh, aku melukai kakiku.
Aku akan membantumu untuk beristirahat sebentar.
Ayo.
Diterjemahkan Oleh :
BlackSpiders IDFL™ SubsCrew
Kunjungi kami di http://idfl.me
Movie, West-Series, Asian-Series, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.