All language subtitles for 14.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Episode 14

Kau ini apa?

Apa?

Meskipun kau lapar, kamu tak boleh memakanku!

Apa?

Perutmu sakit?

Biar kulihat.

Mengapa ada luka besar?

sakit?

Apakah di sini sakit?

Di sini juga?

Aneh.

Tampaknya ada sesuatu di sini.

Aku harus mengurus ini.

Aku harus mengeluarkannya.

Aku mau ambil beberapa barang. Tunggu sebentar.

Baiyuan, tolong tahan rasa sakitnya.

Tunggu sebentar lagi. Hampir selesai.

Hampir selesai.

Apa ini?

Tolong tahan sedikit lagi, aku akan menjahitmu!

Sedikit lagi.

Sedikit lagi.

Ada banyak buku kecil.

Sepertinya Sutra...

Jika dia kuat, biarkan saja dia menjadi kuat.

Angin sepoi-sepoi masih bertiup dari atas bukit.

Jika dia merajalela, biarkan saja dia merajalela. Bulan yang cerah masih bersinar di atas sungai.

Dia menjadi ganas, tapi yang dia kejar hanyalah hasil yang buruk. Yang kubutuhkan hanyalah nafas di perutku.

Langkah pertama.

Bukankah ini jurus 9 Matahari?

Tapi ini jauh lebih rinci daripada yang diajarkan Kakek Guru padaku.

Dahulu pada saat Guru Besar Jueyuan terluka.

Nona Guo Xiang dan aku menjaganya siang dan malam.

Saat itu, dalam tidurnya,

dia Masih membaca jurus 9 Matahari,

tanpa henti.

Kemudian. Guru Shaolin Wu Se.

Juga ikut merawatnya.

Kami bertiga...

... berhati-hati mengingat jurus 9 Matahari.

Tetapi masing-masing tidak lengkap.

Nona Guo Xiang mengerti luasnya.

Guru Wuse mengerti dalamnya,

dan aku...

... mengerti itu sederhana.

Kitab jurus 9 Matahari sudah lama...

... telah dicuri oleh Xiang Xiang Zi dan Yin Kexi.

Tidak ada yang tahu di mana kitab itu.

Sekitar 10 tahun terakhir,

menjadi misteri di dunia persilatan.

Kakek Guru pernah berkata,

Jurus 9 Matahari ditulis dalam sutra Sangha.

Mungkinkah ini sutra Sangha?

Mungkinkah ini jurus 9 Matahari yang lengkapnya?

Monyet kecil.

Mengapa buku ini ada di perut Baiyue?

Sudahlah, semua itu tidak penting.

Kakek Guru pernah berkata,

Jika aku bisa sepenuhnya menguasai jurus 9 Matahari,

Maka aku akan bisa sepenuhnya menghilangkan racunku.

Monyet kecil.

Aku bisa selamat!

Aku selamat!

Bagus. Aku akan mengujinya sekarang.

Kau siapa?

Apa yang kau rencanakan, menyelinap ke emei di malam hari?

Guru. Aku bodoh dan tidak menyadari itu adalah Guru.

Aku membuat kesalahan, tolong hukum aku.

Anak bodoh, mengapa aku menghukummu?

Aku barusan menyerang ke depan,

kau bisa dengan tenang menghadapinya.

Dan langkahnya ringan dan mudah untuk maju dan mundur.

Itu adalah inti dari menggunakan pedang.

Kau benar-benar mengerti pengajaranku sepenuhnya.

Aku sangat senang.

Terima kasih Guru atas bimbinganmu.

Jika murid mengalami kemajuan juga mengandalkan dorongan Guru.

Berdirilah.

Kau banyak menderita akhir-akhir ini.

Selama kemampuan pedangku meningkat dan tidak mengecewakan Guru,

itu sangat sepadan.

Ikutlah bersamaku.

Tunjukkan tanganmu.

Aku tidak layak merepotkan Guru.

Inilah yang dilakukan Guru

Terima kasih atas perhatian Guru.

Bagaimana bisa aku membuat Guru begitu peduli?

Kau dan aku sudah menjadi guru dan murid selama bertahun-tahun.

Aku peduli padamu adalah sifat alami manusia.

Namun aku bukanlah yang Guru sukai secara pribadi di Emei.

Jika bukan karena kebaikan Guru untuk menerimaku...

... dengan ketidakmampuanku...

... bagaimana menjadi murid yang baik.

Mengapa kau merasa tidak percaya diri?

Sebenarnya, kau tidak bodoh sama sekali.

Sebaliknya,

pemahamanmu sangat baik.

Seorang sarjana seni bela diri.

Pemahamanku sangat baik?

Hari itu ketika kamu dan MinJun berlatih jurus pedang,

dengan satu langkah berbahaya,

kau benar-benar mematahkan serangan pedangnya.

Jurus pedang Miejue.

Jurus pedang itulah yang telah aku ciptakan sepanjang hidupku.

Bagaimana kau bisa dalam waktu yang singkat...

... bisa melihat kelemahannya segera dan menemukan cara untuk mengalahkannya.

Itu membuktikan...

... potensi keterampilan kungfumu tidak terbatas.

Aku takkan berani.

Gadis bodoh, berdirilah.

Aku sudah sangat ketat denganmu,

itu agar kau berjuang untuk kemajuanmu.

Untungnya...

... aku tidak salah memilih.

Kau jangan mengecewakanku sama sekali.

Aku bodoh.

Sekarang aku tahu niat baik dan...

... kasih sayang Guru.

Aku mengira Guru tidak pernah menyukaiku.

Aku sedikit terganggu.

Setiap kali kau dan MinJun saling berhadapan,

kau sengaja mengalah.

Jelas keahlianmu jauh di atas dirinya.

Aku ingin tahu alasannya.

Kakak Ding adalah kepala para murid.

Dia murid pertamamu.

Dia tak bisa kehilangan muka.

Aku tidak pernah memecahkan masalah ini

Pastikan kau menahan diri.

Aku pikir sudah saatnya sekarang...

... sebagai Ketua sekte...

... selain memperbaikinya,

dan juga harus berjaga-jaga...

... untuk meyakinkan orang.

Guru, aku tidak mengerti maksudmu.

Belum terlambat sekarang.

Lukamu juga sudah diperban.

Kembali dan istirahatlah.

Ya.

Mohon Guru istirahat juga lebih awal.

Jurus pedang yang luar biasa.

Guru.

Kalian melihatnya dengan jelas?

Kami telah melihatnya dengan jelas, Guru.

Saat ini kita bisa berlatih satu sama lain.

Ya, Guru.

Zhirou.

Kemarilah dan berlatih dengan kakak pertamamu.

Kemari.

Ya, Guru.

Berhenti.

ZhiRuo tampaknya tidak menggunakan semua kekuatannya.

Benar.

Zhirou, mengapa kau tidak melawan?

Meskipun hanya berlatih kau harus melakukan yang terbaik.

Jika kau masih tidak melawan, semua murid akan dihukum.

Akan dihukum?

Kakak. Maaf.

Majulah.

MingJun.

Kau bermain kotor pada adik seperguruanmu sendiri,

itu terlalu kejam.

Aku salah.

ZhiRuo.

Apa hukuman untuk kakak perempuanmu karena melanggar aturan.

Bila menyakiti sesama murid,

harus dihukum tiga sayatan pisau.

Benar-benar harus menghukumnya?

Jalankan hukumannya.

Guru.

Jalankan hukumannya.

Guru. Kakak pertama hanya melukai sedikit, dia...

Guru.

Zhirou.

Jika kau tidak menghukumnya,

hari ini seluruh murid akan dihukum.

Ini.

Aku tak ingin dihukum.

Ya.

Guru.

Aku bersedia menerima sisa hukuman Kakak Pertama.

Guru.

MingJun.

Kau lihatlah dirimu sendiri sebagai yang tertua.

Setiap hari banyak bicara, mengintimidasi adik-adik seperguruanmu.

Emei takkan memiliki orang seperti ini.

Kau harus belajar dari juniormu, mengerti?

Terima kasih, Guru.

Terima kasih, Guru, atas ajarannya

Jangan berterima padaku, tapi pada Zhirou.

Jika bukan karena dia memohon belas kasihan untukmu, aku akan menghukummu.

Terima kasih, Adik Zhou.

Kakak.

Kau renungi kesalahanmu.

Jangan bersikap seperti ini lagi.

Ya, Guru.

Siapa?

Kakak.

Aku Zhirou.

Kakak.

Maafkan aku.

Tak bisa diterima.

Kakak.

Apakah lukamu sakit?

Ini ada salep obat.

Biar kubantu mengobatimu.

Jangan berpura-pura lagi.

Kau sangat puas dengan dirimu sendiri sekarang.

Silakan saja tersenyum.

Kau bertingkah baik dan benar-benar membuat orang marah.

Kakak senior.

Aku ke sini untuk meminta maaf.

Kakak senior.

Minggir!

Biar aku saja.

Sekarang kau yang paling disukai Guru.

Jika kau melukai tanganmu karena mengambil pecahan ini.

Aku mungkin akan ditegur lagi oleh Guru.

Hidupku mungkin sudah berakhir.

Kakak senior, mana mungkin?

Aku takkan mengalami kemajuan...

... kalau bukan kau yang mendorongku untuk berlatih.

Aku tidak mampu.

Kau jauh lebih baik daripada aku sekarang dan Guru kita benar-benar menyukaimu.

Aku benar-benar harus memperlakukanmu dengan baik.

Ayo sini, Adik Zhou, duduklah. Duduklah sebentar.

Aku harus melayanimu secangkir teh.

Nanti jika aku menyinggungmu,

aku mohon pada adik Zhou untuk mengabaikanku...

... dan mengampuniku.

Kakak.

Maaf, Kakak.

Zhirou.

Apa kau tahu?

Saat ini aku sedang berlatih jurus 9 Matahari, sangat menakjubkan.

Aku telah mencapai tingkat 3.

Aku telah menyembuhkan lukaku hampir 70-80 %.

Kurasa begitu aku mencapai tingkat 4,

aku akan sepenuhnya sembuh.

Setelah aku pergi, aku akan mencari Kakek Guru.

Sungguh cantik.

Guru. Siapakah yang cantik ini?

Yang kau lihat ini adalah Pendiri sekte.

Pendiri sekte kita, leluhur Guo Xiang.

Zhirou.

Apa kau tahu apa harapan Guru?

Hancurkan semua kejahatan, bawa kehormatan untuk Emei.

Guru memiliki ilmu kungfu tinggi.

Guru pasti akan mencapainya.

Tidak masalah seberapa tinggi kungfuku.

Aku akan mati suatu hari nanti.

Jadi aku selalu ingin mencari seseorang yang mampu.

Sebelum kau datang, ada murid senior lain bernama JiXiao Fu.

Dia cerdas.

Keterampilannya juga cukup tinggi.

Namun,

Dia disakiti oleh orang lain dan dimanfaatkan.

Leluhur Guo.

Aku telah menemukan satu...

... jenius luar biasa dalam beberapa dekade terakhir.

Aku telah memutuskan untuk memberikan posisiku sebagai ketua sekte padanya.

Takkan ditarik kembali.

Guru.

Semua pelatihan yang kberikan padamu...

... adalah untuk melatihmu menjadi luar biasa.

Saat ini kemampuanmu telah meningkat.

Akan ada hari di mana...

.. kau menjadi ketua baru emei.

Guru.

Aku hanya ingin melayani Guru seumur hidup,

bukan menjadi pemimpin.

Kenapa kau tidak mau?

Memimpin Emei adalah tanggung jawab besar.

Aku tidak bisa.

Aku takut menurunkan reputasi emei.

Jangan berpikir seperti itu.

Jika kau tak punya hati untuk melindungi emei, kau seharusnya pergi dari awal.

Emei tidak akan memiliki murid seperti itu.

Aku bukannya tidak mau.

Hanya takut.

Kelemahan terbesarmu...

... adalah tak punya kepercayaan diri.

Hati lembut wanita.

Namun mengenai hal-hal ini.

Aku bisa membantumu meningkatkannya.

Latar belakangku sederhana.

Aku takut publik tidak akan percaya.

Kumohon Guru untuk mempertimbangkan kembali dan memilih orang lain.

Aku telah memutuskannya.

Kau tidak perlu mendorongnya.

Mulai sekarang jangan plin plan.

Beberapa tahun ini sekte kita mengalami penurunan.

Menjadi lebih lemah.

Aku sudah memutuskan untuk bekerja sama dengan Wudang.

Merekrut mereka.

Ini kesempatan untuk menunjukkan kemampuanmu.

Nona.

Cadarmu.

Terima kasih.

Kalian dari sekte Emei, ya?

Itu bukan urusanmu. Ayo pergi.

Kakak senior.

Kakak senior.

Ada apa?

Ketua Sekte Emei, Miejie ada di sini bersama murid-muridnya. Guru ingin kau menyambut mereka.

Emei?

Ayah.

Paman.

QingShu,

Ayo, hormati Ketua Emei, Biarawati Miejie.

Biarawati, ini Song QingShu.

Junior Song QingShu, memberi hormat pada ketua Emei.

Biarawati dan semua pendekar Emei.

Kami menyambut kedatangan kalian hari ini.

Sayang sekali Kakek Guru sudah tua dan sedang bertapa.

Junior ini berharap Biarawati bisa memaafkan kami.

Sepertinya Ketua Zhang sedang bertapa untuk mempelajari lebih banyak tentang kungfunya.

Untuk membantu menghilangkan dunia kejahatan.

Ini benar-benar hal yang heroik.

Tentu saja jangan sampai diganggu.

Biarawati benar-benar pengertian.

Aku sungguh mengagumimu.

karena Ketua Zhang sedang dalam pertapaannya.

Maka Pendekar Song akan menerima hadiah ini.

Zhirou.

Ya.

Guruku tahu bahwa Ketua Zhang suka mempelajari kaligrafi.

Jadi, Guru secara pribadi telah memilih kuas halus untuk diberikan kepada Ketua Zhang.

Tolong ambil ini.

ZhiRou?

Kau adalah Zhirou?

Bagus.

Kakek Guru.

Ayah, kalian sudah datang.

Ayo sapa Zhirou.

Zhirou, ini putra Pamanmu, Song QingSHu.

Kak QingSHu.

Zhirou tinggal di sini di Wudang.

Zhirou juga teman Wuji.

Kau adalah kakaknya, kau harus menjaganya.

Baik, Kakek Guru.

Pendekar Song.

Kami, sekte Emei datang ke Wudang...

... untuk membahas tentang memberantas sekte jahat.

Mereka telah seenaknya melakukan apa pun sejak lama.

Menyebabkan bencana bagi semua orang.

Ini tugas semua orang di dunia persilatan untuk melenyapkan mereka.

Namun belakangan ini aku mendengar...

... sekte jahat semakin lemah.

Sekarang adalah waktu terbaik untuk memberantas mereka.

Emei dan Wudang selalu bekerja bersama.

Kali ini, kami ingin bekerja sama dengan Wudang untuk menyerang Puncak Terang...

... dan memberantas sekte jahat.

Bagaimana menurutmu, Pendekar Song?

Ini masalah yang sangat serius.

Lebih baik kita menunggu guruku keluar dari pertapaannya...

... untuk membuat keputusan.

Pendekar Song.

Saat ini kau adalah Pemimpin sementara,

bisakah kau yang membuat keputusan...

... untuk masalah seperti ini?

Biarawati.

Hal ini tidak hanya menyangkut Wudang.

Sekte jahat memiliki banyak pendekar hebat.

Dan penipu yang pintar.

Kita belum tentu menang...

... jika dua sekte kita bekerja bersama.

Selain itu, ini menyangkut banyak nyawa.

Maafkan aku bahwa aku tak bisa membuat keputusan cepat.

Untuk menyelesaikan tugas besar memberantas sekte jahat, harus segera kita putuskan.

Kau terlalu banyak berpikir dan berhati-hati.

Tampaknya ini hanya buang-buang waktu Sekte Emeiku.

Selamat tinggal.

Mohon tunggu, Biarawati.

Ayahku bukannya pengecut.

Maksud beliau adalah kita perlu punya rencana terperinci,

dan waktu yang lebih baik.

Maaf, permisi.

Sama sekali bukan alasan.

Aku merasa bahwa kita bisa menunggu waktu yang lebih baik, tapi kita juga bisa merencanakannya.

Katakan.

Jika sekte Emei dan Wudang bisa bekerja bersama,

kita juga bisa mengundang Shaolin dan Kunlun serta sekte lain untuk bergabung dengan kita.

Meskipun sekte jahat itu kuat,

mereka tak bisa lebih baik dari seluruh sekte.

Itu masuk akal.

Tetapi jika kita mengundang semua sekte besar,

kita harus menyebarkan kabar.

Aku takut sekte jahat mungkin mendengarnya.

Jika mereka mendengarnya, itu bagus.

Jika semua orang jahat itu berkumpul,

kita bisa menyingkirkan mereka sekaligus.

Qingshu, cukup!

Ayah.

Biarawati.

Aku benar-benar tak bisa membuat keputusan tentang ini sekarang.

Bagaimana kalau begini.

Silakan beristirahat di sini sebentar.

Aku akan membahas masalah ini dengan semua saudaraku...

... dan membuat beberapa keputusan.

Baiklah.

Zhirou.

Kak Song.

Sudah larut malam. Apa yang kau lakukan di sini?

Guru tidak terbiasa makan di sini

Aku akan membuatkannya makanan ringan

Baiklah.

Sini kubantu.

Zhirou.

Sebenarnya, aku selalu ingin meminta maaf, tapi tak menemukan peluang yang tepat.

Ketika masih kecil, aku terlalu sombong.

Namun, ayahku menghukumku setelahnya.

Aku sekarang tahu aku salah.

Kau bisa berhenti marah padaku.

Kau tertawa?

Apa kau memaafkanku?

Sebenarnya aku sudah lama melupakannya.

Bagaimana kau bisa melupakannya?

Aku sangat menyesalinya.

Jika bukan karena aku, Kakek Guru takkan mengirimmu pergi.

Kau takkan menderita begitu banyak kesedihan.

Ketua Zhang melakukannya demi kesejahteraanku.

Emei merawatku.

Zhirou, kenapa kau tidak tersenyum lagi?

Kau seharusnya tidak terlihat sedih.

Sebenarnya ketika kau tersenyum, kau terlihat sangat cantik.

Biar kubantu.

Paman Ke-7.

Paman ke-7.

Jadi Paman berlatih kungfu di sini.

Butuh waktu lama untuk menemukan Paman.

Mengapa kau terburu-buru?

Jika ayahmu melihatmu, dia akan menyalahkanmu karena tak punya tata krama.

Seperti pepatah.

"Jika pria tak punya tata krama maka dia bukan pria sejati"

Aku tahu, paman ke-7.

Ada yang ingin kuminta.

Paman Ke-7, apa pun itu, aku ingin Paman menyetujuinya.

Apa?

Paman ke-7.

Aku ingin kau mengajariku kungfu yang sama.

Kungfu?

Kungfu ayahmu lebih baik dariku.

Jika kau ingin belajar kungfu, cari ayahmu.

Paman ke-7.

Hal ini hanya bisa dilakukan oleh paman ke-7.

ZhiRou.

Apa kau ingat?

Semua mainan belalang ini dibuat olehmu?

Ya.

Aku kurang tidur tadi malam.

Aku ingin memberimu hadiah.

Tapi aku tak tahu harus memberi apa padamu.

Jadi aku memikirkan metode konyol ini. Kau menyukainya?

Untuk apa kau melakukan semua ini?

Kau lupa?

Ketika kita masih kecil aku mengambil mainan belalangmu.

Kau menangis.

Aku sangat menyesalinya. Jadi kali ini aku menyiapkan hadiah ini untukmu.

Berharap kau akan memaafkanku.

Kata Kakek Guru, kau menyelamatkan Zhang Wuji.

Bagaimana kau menyelamatkannya?

Tidak ada, aku hanya menyuapinya.

Suapi aku.

Apa?

Kau tidak mendengarku? Kubilang suapi aku.

Kenapa kau menyuapi Zhang Wuji dan tidak menyuapi aku?

Kau punya tangan dan kaki sendiri. Kau tidak sakit. Mengapa aku harus menyuapimu?

Aku tak peduli. Aku ingin kau menyuapiku.

Suapi aku.

Apa yang kau lakukan?

Suapi aku.

Kau jelas menyukai Zhang Wuji.

Itu karena dia sakit.

dia benar-benar menyedihkan.

Apakah sakit membuatmu sedih?

Hanya karena dia sakit, apakah itu berarti semua orang harus merawatnya

Ketika dia ada di sini, apa pun keinginan atau kebutuhannya...

... pasti akan dipenuhi oleh Kakek Guru.

Aku tidak mendapat apa-apa.

Kau punya ayah dan ibu yang sayang.

Wuji tak punya ayah dan ibu.

Memangnya kenapa jika dia tak punya ayah atau ibu?

Dia kehilangan satu ayah, tapi memperoleh enam ayah.

Ayahku memperlakukannya seperti putranya sendiri.

"Wuji Wuji" itulah yang selalu dikatakan oleh Kakek Guru dan semua orang.

Bahkan kau juga seperti itu.

Kau mau ke mana?

Kau ingin orang menyuapimu. Pergi temukan orangmu sendiri.

Kau pikir kau ini siapa?

Kakek Guru membawamu ke sini untuk menjadi pembantuku.

Lepaskan aku!

Mainan belalangku.

Hentikan!

QingSHu.

Apa yang kau lakukan?

Ayah bilang untuk menjaga adikmu.

Namun kau malah mengganggunya.

Dia yang menggangguku.

Dia mau menyuapi orang lain tapi menyuapiku tidak mau.

Tutup mulutmu!

Semua karena ibumu selalu memanjakanmu.

Aku.

Ini... sudah rusak.

Itu yang diberikan Kak WuJi padaku.

Jangan bersedih.

Paman akan memberimu satu lagi, ya?

Paman Yi, karena aku membuat sedikit masalah.

Kakek Guru tidak menginginkanku lagi.

Siapa yang memberitahumu kalau Guru tidak menginginkanmu?

Mengapa Paman mengirimku pergi?

Gadis bodoh.

Karena di wudang,

kami hanya menerima murid laki-laki.

Kau adalah perempuan.

Jadi kami tidak bisa menerimamu sebagai murid.

Aku bisa menjadi pelayan.

Aku bisa mengambil air, mencuci pakaian dan memasak makanan.

Gadis bodoh.

Mana mungkin kami menjadikanmu pelayan?

Guruku ingin kau jadi hebat,

jadi dia mengirimmu ke tempat yang cocok.

Mengerti?

Ayo pergi.

Bukankah sudah kukatakan sebelumnya,

masalah masa lalu, lupakan saja.

Aku sudah melupakannya.

Tidak.

Lupa berarti kau tidak memaafkanku.

Hanya untuk membuat mainan belalang ini,

aku meminta paman ke-7 untuk mengajariku. Aku banyak menderita.

Aku tak tahu bagaimana Zhang Wuji melakukannya.

Memikirkannya sekarang, ketika aku kecil, paman ke-7 ingin mengajariku, tapi aku tak mau.

Aku tak pernah berpikir itu sekarang...

Zhirou, setelah melihat kesulitan dan upayaku, bisakah kau memaafkanku?

Aku bukan orang yang perlu dikasihani.

Hal-hal di masa lalu, jangan disebutkan lagi.

Lalu bisakah kau tersenyum?

Satu senyuman berarti kau telah memaafkanku.

Monyet kecil.

Kau tahu?

Aku sudah menyembuhkan lukaku.

Aku ingat ketika aku pertama kali melihatmu.

Kau hanyalah monyet kecil yang terluka.

Aku tak sadar...

... telah di lembah ini untuk waktu yang sangat lama.

Aku tak tahu apa yang terjadi pada Paman Zhu.

Tapi aku sudah belajar ilmu 9 Matahari.

Jika dia ingin menyakitiku, aku takkan takut padanya.

Paman Zhu.

Paman Zhu.

Paman Zhu.

Paman Zhu.

Ini aku Wuji.

Kau akhirnya keluar. / Ya.

Aku merindukan Kakek Guruku.

Aku pikir inilah saatnya bagiku untuk kembali ke Wudang.

Baiklah.

Baiklah.

Paman Zhu.

Baguslah, kau akhirnya keluar.

Paman Zhu.

Ayo.

Kau... kungfu macam apa itu?

Ini jurus 9 Matahari.

9 Matahari?

Benarkah?

Siapa yang mengajarimu?

Bagaimana kau mempelajarinya?

Dari kitab 9 Matahari yang kutemukan di lembah.

Benar-benar ajaib! Aku mengikuti petunjuknya dan mampu mempelajari semuanya.

Kitab?

Di mana kitabnya?

Paman Zhu, aku tidak membawanya.

Kitabnya ada di sana.

Sungguh?

Cepat ambil. / Paman Zhu.

Mungkin bukan hal yang baik bagimu untuk mendapatkan kitab itu.

Dan juga,

aku sudah lupa di mana meninggalkannya.

Jangan pedulikan itu. Mari kita pikirkan cara...

... meninggalkan tempat ini.

Buang-buang hal baik.

Buang-buang hal baik.

Paman zhu.

Ada apa?

Adik.

Aku berdoa setiap hari agar kau bisa kembali dengan selamat.

Aku merasa sedih karena kau jatuh ke lembah dan terjebak di sini.

Aku benar benar...

Paman Zhu.

Jangan seperti ini.

Aku sudah melupakannya.

Adik yang baik, seorang pria sejati akan memaafkan kesalahan orang lain.

Aku telah salah. Tolong, maafkan aku.

Paman Zhu, tak perlu bersikap formal.

Paman Zhu, mari kita memikirkan cara untuk pergi dari sini.

Benar.

Mari kita tinggalkan tempat ini.

Benar. Kita harus keluar dari sini.

Di sini terlalu dalam.

Terlalu tinggi di sana.

Mari kita pikirkan cara...

... pergi dari sini.

Benar.

Adik junior.

Lihat, menurutmu bagaimana cara kita pergi dari sini?

Diterjemahkan Oleh :

BlackSpiders IDFL™ SubsCrew

Kunjungi kami di http://idfl.me

Movie, West-Series, Asian-Series, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.