All language subtitles for 06.id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Permusuhan yang begitu mendalam seperti itu, mana bisa aku tak membalas dendam?

Aku ingin bertemu guruku untuk membalas dendam.

Tapi sayang,

kungfuku lebih rendah darinya.

Membalas dendam?

Mungkin sama dengan mencelakai diri sendiri.

Suatu hari kudengar desas-desus, kata mereka di sekte Kong Dong,

ada kitab jurus kuat yang disebut "Tinju Tujuh Kerusakan"

Jadi aku pergi untuk mencurinya.

"Tinju Tujuh Kerusakan?"

"Lukai dirimu sendiri sebelum bisa menyakiti orang lain."

Setiap kali kau berlatih, kau merusak organ.

Kakak!

Jangan berlatih jurus itu!

Untuk membalas dendam, memangnya kenapa jika aku melukai diri sendiri?

Kalau bukan karena berlatih jurus kungfu itu,

membahayakan pikiranku,

maka aku tidak akan...

... terkadang menjadi gila.

Aku tidak akan lepas kendali.

Kakak!

Kau benar-benar bodoh.

Saudari ke-5.

Selama aku bisa membalaskan dendam keluargaku, memang kenapa jika aku kehilangan nyawaku?

2 tahun kemudian,

aku akhirnya menguasai kungfu itu.

Jika aku memiliki kesempatan untuk bertemu guruku lagi,

aku pasti bisa mengalahkannya.

Karena itu,

aku mencari dia.

Tapi aku tak bisa menemukannya di mana pun. Aku tak bisa menemukan berita tentang keberadaannya.

Dalam kondisi frustrasi,

aku melakukan pembunuhan besar-besaran. Pembunuhan, pembakaran, tidak ada yang tidak kulakukan.

Aku juga meninggalkan nama guruku di TKP.

Mungkinkah gurumu itu...

... si "Tangan Petir", Cheng Kun?

Benar.

Seluruh dunia persilatan,

aku menggunakan namanya dalam berbuat kejahatan.

Bahkan ketika guruku tidak muncul,

aku mendapat bantuan dari ribuan orang yang mencarinya.

Itu rencana yang bagus.

Tapi banyak sekali orang tak bersalah yang jadi korban.

Mereka menjadi roh gentayangan.

Mereka benar-benar menyedihkan.

Saudari ke-5.

Seluruh keluargaku mati di tangannya.

Apakah mereka juga tidak menyedihkan?

Apakah mereka tidak bersalah?

Kemudian,

aku melihat kakak tertuamu.

Song Yuan Qiao.

Kau juga ingin membunuh kakakku?

Kupikir pada saat itu, aku perlu membuat kegemparan besar di dunia persilatan.

Malam itu, dekat sebuah penginapan di Luo Yang,

aku melihat kakakmu Song Yuan Qiao memasuki penginapan.

Aku ingin membunuhnya.

Dermawan!

"Turunkan senjatamu, kau akan segera menjadi Budha."

Tunjukan dirimu!

Amithabha, dermawan Xie.

Biksu Suci Shaolin Kong Jian?

Aku tak pantas mendapatkan gelar itu. Namun, aku Kong Jian.

Kalau boleh bertanya,

apa yang kau lakukan di penginapan malam ini?

Bukan urusanmu.

Kau ingin masuk ke penginapan dan membunuh Song Yuan Qiao dari Wudang.

Kau ingin menyebabkan kejahatan lain untuk mengejutkan dunia persilatan...

... untuk memaksa Cheng Kun muncul...

... dan membalaskan dendam keluargamu.

Masalah ini,

aku tak pernah memberi tahu siapa pun.

Bagaimana kau tahu?

Kejahatan yang dilakukan Cheng Kun memang berdosa.

Tapi untuk balas dendam, kau telah membunuh banyak orang wulin.

Itu juga dosa.

Cheng Kun membunuh 13 anggota keluargaku.

Darah... ada di tangannya.

Aku tahu kau penuh dengan kebencian dan kau tidak punya tempat untuk menyalurkannya.

Tapi ada sesuatu yang tidak kau ketahui.

Kungfumu masih kalah dengan dia.

Meskipun telah menguasai "Tinju Tujuh Kerusakan", kau masih takkan bisa melukainya.

Bagaimana kau tahu?

Dia bilang.

Bagaimana dia tahu?

Cheng Kun telah mengikutimu beberapa tahun terakhir ini.

Bahkan ketika kau mencuri kitab kungfu di Kong Dong,

dialah yang diam-diam membantumu.

Aku tidak memercayaimu.

Dia tanpa sadar melakukan sesuatu yang jahat setelah mabuk. Dia penuh rasa bersalah.

Jadi kedua kalinya kau menemuinya untuk balas dendam, dia tidak melukaimu sama sekali.

Dia tahu kejahatannya besar.

Dia malu untuk menemuimu.

Dia hanya berharap,

karena hubungan guru dan murid di masa lalu, kau bisa memaafkannya.

Takkan pernah.

Maka tidak mungkin untuk melakukannya sesuai keinginanmu.

Aku akan terus membunuh sampai Cheng Kun muncul sampai hari aku mati.

Dosa, dosa.

Tuan Xie.

Dia membunuh 13 orang di keluargamu.

Aku akan membiarkanmu memukulku 13 kali.

Dia membunuh 13 anggota keluargaku,

bagaimana aku bisa menggantinya dengan 13 pukulan?

Jika 13 pukulan dapat menyebabkanku terluka maka aku takkan ikut campur lagi.

Cheng Kun juga akan muncul menghadapimu.

Jika tidak, kau harus janji untuk tidak balas dendam.

Jangan pernah membicarakannya lagi.

Biksu bau!

Kau pikir kau siapa?

Kebencian dan balas dendam,

kapan siklus akan berakhir?

Karena aku telah memutuskan untuk mengkhawatirkan diri sendiri dalam hal ini,

Aku benar-benar tidak akan berdiri dan melihatmu...

... terus membunuh orang tak bersalah di wulin.

Baik.

Jika aku bisa melukaimu,

kau akan menyuruh guruku muncul?

Amithabha.

Tolong pergilah.

Jika aku tidak balas dendam,

apa gunanya hidup lagi?

Berhenti!

Aku menggunakan kekuatan penuh dalam pukulan itu.

Jika dia tidak menghentikanku,

aku akan memukul jantungku sendiri dan mati.

Jika aku tidak bisa balas dendam,

aku tidak peduli jika aku mati.

Lalu pada akhirnya, apakah gurumu muncul?

Biksu suci.

Kau bilang kalau aku bisa melukaimu,

kau akan membuat guruku muncul.

Di mana dia?

Di mana dia? Di mana dia?

Maafkan aku.

Dia menipuku.

Seharusnya aku tidak percaya kata-katanya.

Maafkan aku.

Biksu suci, bahkan kematiannya tidak akan menyelesaikan semua dosanya.

Mengapa kau harus memohon padanya?

Siapa yang tidak akan mati di dunia ini?

Jika setelah aku mati,

aku bisa membawa kedamaian bagi orang-orang,

hidupku tidak akan sia-sia.

Jangan khawatir.

Aku berjanji padamu.

Mulai sekarang,

aku takkan membunuh orang yang tidak bersalah lagi.

Aku akan menggunakan semua kemampuanku...

... untuk menemukan guruku.

Meskipun dia pergi ke ujung bumi, aku pasti akan menemukannya.

Dan akhirnya menyelesaikan balas dendamku.

Kau bukan lawannya.

Kecuali kalau...

Kecuali apa?

Kecuali kau menemukan Golok Naga.

Temukan...

Apa?

Temukan rahasia di golok...

Biksu Suci!

Di mana Golok Naga?

Apa rahasianya?

Biksu Suci!

Biksu Suci!

Biksu Suci!

Golok Naga.

Ayah angkat!

Biksu Kong Jian adalah orang baik.

Mengapa kau membunuh orang baik?

Wuji.

Wuji

Ayanh angkat salah.

Jangan menangis lagi.

Mulai sekarang,

Ayah angkat tidak akan membunuh lagi.

Saudari ke-5.

Adik ke-5.

Kalian masih ingat...

... ketika kita berada di atas kapal...

... kenapa aku tidak membunuh kalian?

Itu karena aku tiba-tiba teringat janjiku pada biksu Kong Jian.

Aku telah tinggal di pulau ini selama 10 tahun.

Aku masih tak bisa menemukan rahasia tersembunyi dari Golok Naga ini.

Aku khawatir takkan bisa membalaskan dendam keluargaku.

Berhenti.

Wuji, lihat.

Lipat kaki depanmu.

Dua tangan mendorong ke depan.

Kakak.

Apa yang kaupikirkan?

Aku mengamati arah angin.

Arah angin?

Beberapa bulan lagi, angin akan bertiup ke selatan.

Pada waktu itu,

kita akan dapat kembali ke dataran tengah.

Kembali ke dataran tengah?

Beberapa tahun ini,

aku telah mengamati angin setiap hari.

Gerakan air.

Setiap tahun, ada beberapa malam yang lebih panjang.

Pada bulan-bulan itu angin bertiup ke selatan.

Kita akan siapkan rakit kayu yang bagus.

Tunggu angin berubah dan menaiki rakitnya.

Biarkan angin membawa kita ke selatan.

Jika kita tidak menemui masalah.

Kita pasti bisa kembali ke dataran tengah.

Benarkah, kakak?

Kita punya kesempatan untuk pulang sekarang.

Ayah.

Kita mau pergi ke mana?

Wuji.

Kemari.

Kau masih ingat ayat-ayat yang kuajarkan padamu?

Aku masih ingat.

Ucapkan ayat-ayat itu padaku.

[]

Tidak apa-apa.

Kenapa kau masih tidak ingat?

Kau harus mengingatnya dalam hati.

Jangan pernah lupakan. Mengerti?

Sakit?

Tidak sakit, ayah angkat.

Ulangi lagi.

[]

Bagus!

Bangun!

Berapa kali aku mengajarimu gerakan ini?

Mengapa kau tak bisa?

Berputar!

Angkat tanganmu!

Ingat sekarang?

Ya!

Berputar!

Kemari.

Kau membenciku?

Tidak.

Ayah angkat takut menyakitiku,

jadi memukul bagian tubuhku yang banyak dagingnya.

Aku tahu Ayah angkat tidak ingin memukulku.

Itu karena aku kurang pintar.

Ayah angkat hanya ingin aku berhasil sehingga memukulku.

Terus berlatih!

Aku tak tahu mengapa kakak beberapa hari terakhir ini terus memukul dan meneriaki Wuji.

Mungkin dia hanya ingin dengan cepat mengajari Wuji semua kungfunya.

Jadi dia sedikit lebih ketat.

Tapi Wuji baru berusia 10 tahun.

Tenaga dalamnya belum sempurna.

Bagaimana dia bisa belajar kungfu kakak dalam waktu sesingkat itu?

Ibu.

Ayah angkat tidak ingin aku belajar kungfu, dia hanya ingin aku menghafalnya.

Kenapa kau sudah bangun?

Ibu, Ayah angkat hanya ingin aku menjadi baik.

Dia memukulku lebih keras, aku akan mengingatnya lebih lama.

Wuji.

Anak baik.

Tidurlah lebih awal.

Adik ke-5!

Saudari ke-5!

Ayah angkat.

Angin bertiup ke selatan!

Angin bertiup ke selatan!

Angin bertiup ke selatan!

Kakak. / Wuji.

Wuji.

Kau akhirnya bisa kembali ke dataran tengah bersama orang tuamu.

Kau masih kecil sehingga kau mungkin tidak tahu apa yang kubicarakan.

Tetapi kau harus ingat,

selain orang tuamu,

di dunia ini,

semua orang bisa melukaimu.

Jadi, ketika kau kembali ke dataran tengah, jangan percaya pada apa pun yang dikatakan orang.

Paham?

Paham.

Adik ke-5.

Saudari ke-5 adalah seorang wanita,

aku tidak berpikir ada orang yang akan menyakitinya.

Dan Wuji,

dia memiliki pikiran terbuka.

Setiap masalah yang dia temui akan diselesaikan dengan mudah.

Hanya kau!

Kau membuatku sedikit khawatir.

Karena kau terlalu baik.

Mungkin tidak akan terjadi apa-apa.

Kecuali...

... ketika kau perlu membedakan antara yang baik dan yang jahat,

kau harus lebih berpikiran terbuka.

Adik ke-5.

Kau telah tinggal di pulau ini selama 10 tahun.

Kau punya rumah.

Kau punya istri dan anak.

Ketika kau telah kembali ke dataran tengah dan mengalami masalah,

Kau harus memikirkan istri dan putramu.

Kau mengerti?

Kakak!

Terima kasih atas petuahnya.

Tapi aku memiliki kalian di sisiku.

Kenapa aku masih khawatir?

Kakak!

Kita akan berangkat besok pagi.

Ayah angkat!

Wuji.

Ketika kau telah kembali ke dataran tengah, kau tak perlu menggunakan nama keluarga "Xie" lagi.

Tiga kata Xie Wu Ji...

... kubur di dalam hatimu.

Jangan pernah membicarakannya.

Dan kau tidak boleh membiarkan orang lain tahu...

... namamu Xie Wuji.

Mulai hari ini,

namamu adalah Zhang Wuji.

Namaku Zhang Wuji.

Bisakah mengatakannya lebih keras?

Namaku Zhang Wuji!

Zhang Wuji!

Kakak.

Semuanya sudah di atas rakit. Kita bisa pergi sekarang.

Ayo.

Naik ke rakit.

Mari kita kembali ke dataran tengah!

Mari kita kembali ke dataran tengah!

Hati-hati! Hati-hati!

Kalian pergi saja.

Selamat tinggal.

Kakak.

Apa yang kau lakukan? Bukannya kau bilang kita pergi bersama?

Kakak.

Bukannya kau bilang kita pergi bersama?

Aku sudah memikirkannya.

Tetap di belakang adalah pilihan terbaik bagiku.

Mengapa?

Kenapa kau tinggal di sini?

Apa yang baik di pulau ini?

Pikiranku sudah bulat.

Kalian pergilah sekarang.

Kakak!

Aku tahu!

Setelah kami kembali, banyak musuhmu akan datang mengejarmu dan melibatkan kami juga.

Kakak!

Kita bersumpah saudara! Kita hidup dan mati bersama.

Kita akan berbagi keberuntungan dan kemalangan bersama.

Kami akan menemukan tempat yang aman untukmu setelah kami kembali.

Kau tak ingin memiliki kehidupan yang damai?

Benar, kakak.

Dunia ini besar.

Pasti ada tempat bagi kita untuk hidup damai.

Jika aku kembali ke dataran tengah,

apakah aku akan memiliki kehidupan yang damai?

Bukankah lebih baik jika aku tinggal di sini?

Kakak!

Kita adalah satu keluarga.

Jangan mendekat.

Kakak!

Ayah angkat!

Kau ingin aku bunuh diri sebelum kalian pergi dari sini?

Kakak! Apa yang kau lakukan?

Kakak! Jangan!

Ayah angkat!

Jika kalian masih tidak pergi,

aku akan mati di depanmu!

Kakak!

Ayah angkat!

Ayah angkat!

Ayah angkat!

Tolong jangan! Jika kau mati, aku juga akan mati bersamamu.

Ayah angkat!

Ayah angkat!

Ayah angkat!

Wuji.

Jangan bicara omong kosong.

Ikuti orang tuamu kembali ke dataran tengah sekarang.

Tempat itu sangat besar.

Tempat itu lebih cocok untukmu.

Aku tidak mau pergi.

Aku tidak mau pergi.

Adik ke-5.

Aku tidak mau pergi.

Adik ke-5.

Cepat bawa Wuji bersamamu.

Lepaskan.

Aku tak mau melepaskannya.

Aku tak mau melepaskannya.

Aku tidak mau pergi.

Kakak.

Aku tidak mau pergi.

Pergilah sekarang!

Pergi!

Ayah angkat!

Pergi!

Baik.

Kami akan pergi.

Kami akan pergi.

Ayah angkat!

Baiklah.

Kakak sudah menetapkan untuk tinggal.

Maka kami hanya bisa mengucapkan selamat tinggal di sini.

Susu.

Ayah angkat!

Ayah angkat!

[Ayat yang diajarkan Xie Xun]

Meskipun Wuji masih muda, dia sangat pintar.

Sifat ini sama sepertiku.

Kecerdasannya sama seperti kecerdasanmu.

Dia telah belajar kungfu Wudang sejak dia berusia 6 tahun. Dia memiliki banyak bakat.

Ketika kita berada di dataran tengah, aku akan mengajarinya kungfu Elang Langit.

Dikombinasikan dengan ajaran kakak,

Wuji pasti akan berhasil.

Aku telah berpikir.

Haruskah kita membiarkan dia menggunakan kungfu kakak?

Tunggu sampai kita kembali,

Aku akan membawa Wuji untuk menemui guruku,

secara tradisional dia harus bergabung dengan Wudang.

Baik.

Shaolin di utara, Wudang di selatan.

Dan dia punya kau untuk mengajarinya.

Selama dia menjalani kehidupan yang damai.

Ya.

Selama dia menjalani kehidupan yang damai.

Angin utara berhembus ke arah selatan.

Sepertinya selain seni bela diri,

Kakak juga tahu berlayar dan geografi.

Dia benar-benar orang yang unik.

Sayang sekali.

Jika angin ini bertiup ke selatan setengah tahun,

lalu dalam setengah tahun itu akan bertiup ke utara.

Ayah.

Ibu.

Ketika angin bertiup ke utara tahun depan, kita bisa kembali ke Pulai Es Api untuk bertemu ayah angkat.

Wuji benar.

Kita bisa kembali mengunjungi ayah angkatmu.

Tunggu sampai kau sedikit lebih besar,

maka kita bisa mengunjunginya. Ya?

Baik.

Ayah.

Ibu.

Apa itu?

Perahu.

Susu.

Itu sebuah perahu.

Ya.

Itu benar-benar sebuah perahu.

Sepertinya sekte Elang Langit.

Itu sekte Elang Langit!

Itu benar-benar sekte Elang Langit!

Kakak ke-5.

Sudah 10 tahun.

Aku ingin tahu apakah kakak dan ayahku ada di perahu itu.

Wuji sudah sebesar ini.

Kita takkan pernah terpisah.

Kau tidak perlu khawatir.

Itu kakakku!

Lihat, kurasa kakakku juga ada di perahu itu.

Ayo naik.

Baik.

Kakak ke-2!

Kakak!

Adik ke-5!

Adik ke-5!

Kakak ke-2!

Susu. / Kakak.

Susu!

Biarkan aku melihatmu.

Susu.

Aku yakin,

kau sangat beruntung.

Kau tidak akan mati begitu saja.

Berhentilah bertarung hari ini. Aku akan berurusan dengan kalian di lain hari.

Adik ke-5.

Ini beneran kamu? / Tentu saja! Aku kembali sekarang.

Baguslah!

Sudah 10 tahun.

10 tahun.

Baguslah kau kembali sekarang.

Wuji, kemarilah.

Ini pamanmu. Panggil paman.

Paman.

Apakah guru baik saja?

Beliau baik saja.

Baiklah.

Ayah akan benar-benar bahagia. Kau bukan hanya telah kembali.

Kau juga membawa cucu.

Kemari.

Biarkan paman memelukmu sedikit.

Kakak ke-2.

Susu, aku mau memperkenalkanmu pada seseorang.

Inilah orang yang selalu kubicarakan.

Kakak keduaku.

Yu Lianzhou.

Kakak ke-2.

Ini istriku.

Yin Susu.

Ini keponakanmu.

Zhang Wuji.

Halo Kakak ke-2.

Panggil Paman kedua.

Paman kedua.

Kakak ke-2.

Kakak ke-2.

Kedua orang itu...

Ini Taois Xi Hua Zi dari sekte Kunlun.

Dan ini adalah adik perempuannya, Wei Si Niang.

Hari ini...

Zhang Cuishan dari Wudang telah kembali.

Adikku juga sudah kembali.

Selanjutnya, mereka adalah suami-istri.

Bisa dibilang... berita masa lalu di dunia persilatan tidak lebih dari gosip.

Mulai hari ini,

Kau disebut sekte lurus,

jangan sampai menyebabkan sekte Elang Langit bermasalah lagi.

[Ungkapan Tao mirip dengan "amitabha" dalam Budhisme]

Sekte Wudang telah berteman dengan sekte iblismu. Itu urusan Wudang.

Tapi tahun itu di gunung Wang Pan, murid-muridku terbunuh oleh Yin Susu sekte iblismu.

Utang ini,

sekte Kunlun-ku tidak akan pernah membiarkannya begitu saja.

Pendeta Xi Hua Zi,

Kau membuka mulutmu dan memanggilku penyihir jahat sekte iblis.

Tapi aku masih belum tahu apa yang membuatku jahat?

Apa yang membuatku jadi penyihir jahat?

Kau masih membutuhkanku untuk mengatakannya?

Sekte iblis.

Setan jahat.

Jika tidak, mengapa pendekar ke-5 Wudang akan tergoda olehmu?

Harap jaga kata-katamu.

Susu telah menikah dengan seseorang dari Wudang, dia dianggap sebagai anggota Wudang sekarang.

Dan tentang utang masa lalumu,

aku, Zhang Cuishan, dapat memberikan kesaksian.

Itu semua disebabkan oleh Xie Xun.

Lalu Xie Xun.

Di mana bajingan jahat itu sekarang?

Baik.

Pendekar ke-5 Zhang.

Kau telah menikah dengan seorang penyihir jahat. Apa kau sekarang...

Kau sekarang melindungi bajingan jahat juga?

Xi Hua Zi.

Berhentilah mengatakan penyihir jahat.

Jangan pikir aku takkan memotong lidahmu yang bau.

Aku akan terus mengatakannya! Kita lihat apa yang akan kau lakukan.

Kemari!/ Ayo sini!

Harap tenang.

Jangan memperburuk situasi.

Hari ini, apa pun yang terjadi,

kalian harus menjawab satu pertanyaan.

Di mana bajingan jahat itu?

Bajingan yang selalu berbuat jahat.

Bajingan jahat yang membunuh tanpa peduli, Xie Xun,

meninggal 9 tahun lalu.

Dia sudah meninggal?

Lalu di mana Golok Naganya?

Bagaimana dia mati?

Pada hari aku melahirkan Wuji, penjahat itu ingin membunuhku dan Kakak ke-5,

dia mendengar tangisan bayiku, tiba-tiba dia sakit jantung.

Kemudian kegilaannya meningkat. Dia meninggal karena kegilaannya.

Bolehkah aku bertanya, pendekar ke-5 Zhang,

apakah bajingan jahat itu benar-benar mati?

Benar.

Bajingan jahat Xie Xun...

... benar-benar mati 9 tahun yang lalu.

Ayah angkat belum mati!

Mengapa bilang ayah angkat sudah mati?

Tutup mulutmu!

Ayah angkat belum mati.

Mengapa bilang ayah angkat sudah mati?

Bukankah dia masih hidup dengan damai?

Jangan pernah memotong pembicaraan kami.

Ibu berbicara tentang bajingan Xie Xun bukan ayah angkatmu.

Anak kecil.

Anak kecil tidak boleh berbohong.

Telingamu akan dipotong jika kau berbohong.

Xie Xun.

Dia ayah angkatmu, kan?

Di mana dia sekarang?

Aku tidak akan memberitahumu.

[Ungkapan Tao]

Pertama, kau menikahi penyihir jahat,

lalu kau mengangkat pemimpin setan wulin, Xie Xun, sebagai saudaramu.

Pendekar ke-5 Zhang...

Kesetiaan dan pengkhianatan.

Apa itu kesetiaan atau pengkhianatan?

Jika kau masih terus tidak menghormati pendekar ke-5 Zhang. Kupotong kau jadi daging giling.

Sekte Kunlun, biasanya sebuah sekte yang bermartabat.

Tapi sejak Tao Bao Ling meninggal,

Kau menjadi lebih buruk setiap hari.

Kau bahkan barusan mengintimidasi anak kecil.

Sekarang kau bertingkah sok hebat.

Aku tak bisa berpangku tangan dan menonton lagi.

Kakak.

Ini bukan wilayah Kunlun.

Mari kita dengarkan apa yang dikatakan pendekar ke-2 Yu.

Dengarkan apa.

Adik, kau terlalu pemaaf.

Apa kau tidak lihat?

Wudang dan iblis jahat sekarang adalah kerabat.

Aku takut dia akan mendengarkan apa pun yang akan dia katakan. Dia akan menjadi bias.

Kakak.

Wudang dan Kunlun telah bekerja bersama selama sepuluh tahun terakhir.

Semua pendekar Wudang adalah pendekar yang jujur.

Mengenai masalah penting, tentu saja mereka tidak akan memikirkan diri sendiri.

Aku percaya pendekar ke-2 Yu akan bisa mengatakan beberapa kata untuk membuat semua orang setuju.

Sudah 10 tahun.

Semua masalah masa lalu masih belum jelas.

Masalah ini menyangkut setiap sekte utama wulin.

Aku tak bisa membuat keputusan sendiri.

Bagaimana kalau begini.

3 bulan lagi, Wudang akan mengadakan pertemuan di restoran Huang He.

Aku menyambut setiap pendekar untuk datang dan menjernihkan segalanya.

Pendekar ke-2 Yu.

Bukankah itu kungfu yang selalu kau praktikkan?

Sungguh cara yang bagus untuk melarikan diri.

Mari kita dengarkan pendekar ke-2 Yu.

Benar atau salah,

dalam 3 bulan, aku berharap pendekar ke-5 Zhang akan dapat menjelaskan segalanya kepada dunia.

Ibu tadi memukulmu.

Apakah sakit?

Ibu.

Apakah ayah angkat benar-benar meninggal?

Dia belum meninggal.

Ibu menipu mereka.

Mereka semua adalah orang jahat.

Mereka ingin menyakiti ayah angkatmu.

Mengapa?

Kau harus ingat,

di dunia ini ada banyak orang baik, tapi ada banyak juga orang jahat.

Dunia persilatan itu berbahaya, sulit untuk mengatakannya.

Ada banyak orang yang ingin menyakiti ayah angkatmu.

Jadi kita harus melindunginya.

Paham?

Aku tidak akan memberitahu siapa pun lokasinya.

Anak baik.

Susu. / Kakak ke-5.

Wuji.

Pendekar ke-2 Yu.

Aku sudah membahasnya dengan kakak ke-2.

Pertama kita akan pergi ke gunung Wudang untuk memberi hormat pada guru.

Setelah kita bertemu guru, kita akan pergi menemui ayahmu.

Baik.

Wuji.

Lihatlah lautan.

Aku ingin bicara dengan ibumu.

Wuji, pergilah.

Nona Yin.

Aku akan berterus terang denganmu.

Beberapa tahun terakhir ini, Wudang telah melecehkan sekte Elang Langit.

Selain mencari adik ke-5,

kami ingin menyelidiki...

... siapa yang melukai dan meracuni Yu Daiyan.

Kau tahu siapa yang melukai saudaraku Yu Daiyan?

Aku hanya tahu...

... anggota tubuhnya dan persendiannya dipatahkan oleh "Jari Baja Emas Shaolin".

Aku benar-benar tidak percaya luka saudaraku disebabkan oleh sekte yang baik.

Nona Yin.

Kau tahu siapa yang menyebabkannya?

Aku tidak tahu.

Kakak ke-2.

Kami sudah menikah selama 10 tahun.

Jika dia benar-benar tahu orang yang melukai Kakak ke-3, dia pasti sudah memberitahuku.

Oh, omong-omong, Adik ke-5.

Ketika kita berpisah di Lin An, aku pergi ke Shaolin untuk mencari jawaban.

Tapi orang-orang Shaolin menuduhmu membunuh seluruh keluarga Gerbang Naga.

Kau bahkan melukai beberapa biksu mereka.

Hari itu di Lin An, kau bahkan bilang tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Jadi siapa yang benar-benar membunuh keluarga Gerbang Naga?

Kakak ke-2.

Itu tidak ada hubungannya dengan Kakak ke-5.

Aku membunuh mereka.

Aku terluka oleh anak panah Bunga Plum dari Shaolin.

Ketika aku pergi ke Dragon Gate untuk meminta penawarnya, tiba-tiba aku disergap.

Aku membuat kesalahan besar pada saat kebingungan itu.

Kakak ke-2.

Ada sesuatu yang sangat aneh dengan Shaolin dalam masalah ini.

Susu tahu dia salah.

10 tahun ini, dia telah bertobat.

Aku salah.

Aku masih muda.

Aku tak tahu benar dan salah.

Aku merasa sangat bersalah karenanya.

Salah itu salah.

Hingga hari ini, Shaolin masih menyalahkan Wudang.

Kau sudah menikah dengan adikku.

Wudang takkan pernah membiarkanmu melakukan kesalahan sendirian.

Tapi masalah ini,

kita harus mencari cara untuk menyelesaikannya.

Siapa pun yang berbuat, harus menanggungnya.

Shaolin ingin membalas dendam.

Biarkan mereka datang ke Elang Langit dan mencariku.

Jangan khawatir, pendekar ke-2 Yu.

Aku tidak akan melibatkan Wudang.

Susu.

Kakakku tidak bermaksud begitu.

Di dunia persilatan, tidak ada satu masalah pun yang bisa diselesaikan tanpa alasan.

Aku hanya ingin mengandalkan alasan untuk selesaikan ini. Biarkan semua orang berkesempatan untuk menjelaskan.

Aku takan pernah memaksa orang melakukan sesuatu.

Kakak ke-2 benar.

Susu.

Kakak ke-2.

Aku hanya seorang wanita.

Aku tidak mengerti prinsipnya.

Aku telah membuatmu menertawakanku.

Aku akan pergi memeriksa Wuji.

Diterjemahkan Oleh :

BlackSpiders IDFL™ SubsCrew

Kunjungi kami di http://idfl.me

Movie, West-Series, Asian-Series, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.