Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Kau!
Utusan Kiri Yang, Yan'er datang.
Yan'er sudah datang?
Gadis yang baik, Yan'er.
Mulai sekarang, jika ada masalah, biar kakak ini mengurusnya.
Adik, jangan khawatir. Aku akan menjagamu.
Kau.
Dia...
Dia tidak bisa mendengarmu.
Mulai sekarang, kau harus merawatnya dengan baik.
Satu bulan lagi seseorang akan datang untuk melepaskannya dari tanganmu.
Pada saat itu, jika kau ingin pergi, aku takkan menghentikanmu.
Bagaimana...
Kau...
Yang Xiao
Berhenti di sana.
Kau bahkan tidak melepaskan anak kecil? Apakah kau manusia?
Bahkan jika kau bermusuhan dengan keluarganya, dia tidak bersalah.
Kau tidak takut Dewa akan menghukummu?
Maka biarkan saja Dewa menghukumku.
Kau hanya perlu merawatnya dengan baik.
Apa yang kau lakukan?
Aku ingin membawanya pergi.
Konyol.
Di dunia ini selain sekte Ming, tidak ada tempat lain baginya untuk pergi.
Bisakah kau bermurah hati setelah membunuh orang?
Karena dia anggota dari sekte Ming.
Apa katamu?
Orangtuanya, ketika masih hidup adalah asistenku. Mereka sangat setia kepada sekte Ming-ku.
Akulah yang memerintahkan mereka memata-matai sekte lain.
Mereka akhirnya tertangkap.
Sekte yang berbeda menyiksa mereka dan akhirnya membunuh mereka.
Mereka jahat. Mereka bahkan tidak mengampuni anak kecil.
Mereka hanya mencoba memaksaku untuk keluar.
Disebut sekte lurus...
Sekte-sekte lurus itu hanya penipuan.
Pertama, mereka membuatnya kehilangan pendengaran.
Kemudian mereka memukulinya.
Jika aku tidak tiba tepat waktu untuk menyelamatkannya,
dia pasti sudah kehilangan nyawanya.
Inilah dunia persilatan.
Ganti pakaianmu.
Aku tidak terbiasa dengan pakaian baru ini.
Aku memasak beberapa makanan.
Kau mau makan bersamaku?
Biasanya jadi "murid kesayangan" Emei, sekarang kau memasak untuk pemimpin jahat sepertiku.
Entah apakah aku bisa menerimanya.
Kecuali jika kau mengundangku...
Bukankah kau bilang kau tak bisa menerima?
Kenapa kau makan bersamaku sekarang?
Aku lapar.
Aku juga manusia.
Minumlah bersamaku.
Ini.
Murid Emei tidak diizinkan minum alkohol.
Gurumu tidak ada di sini.
Aku tidak akan memberitahunya.
Ini.
Aku tidak bisa.
Ketika aku masih muda, setiap kali ayahku membiarkan aku minum setengah cangkir,
seluruh tubuhku akan memerah.
Tabib memberitahuku, aku tidak boleh minum lebih dari setengah cangkir.
Kalau tidak, itu akan mempengaruhi hidupku.
Kalau begitu kau jangan minum. Jangan meminumnya.
Sayang sekali.
Seumur hidup tanpa alkohol,
kau sungguh melewatkan kesenangan.
Sayang sekali.
Alkohol pahit dan pedas, juga membuatku pusing.
Apa yang sangat disayangkan?
Itu karena orang muda tidak tahu apa-apa.
Kau tidak tahu cara menikmati manfaat alkohol.
Kong Tu pernah berkata,
[Kutipan]
Aku tak tahu...
... kau membaca Kong Tu juga.
Kalian para sekte lurus pikir...
... satu-satunya hal yang diketahui sekte jahatku adalah membunuh orang?
Kami tidak tahu bagaimana melakukan hal lain?
Aku tidak bermaksud seperti itu.
Aku akan menangkapnya lagi untukmu.
Ini, Yan'er.
Xiaofu.
Aku ingin bertanya sesuatu padamu.
Apa harapan terbesarmu?
Untuk menjadi pemimpin sekte?
Jika mungkin, aku ingin jadi murid guruaku selamanya.
Membantunnya merebut kembali Pedang Langit dan menemukan Golok Naga. Membawa kemuliaan bagi Emei.
Tangan-tangan indah seorang wanita...
... bisa melakukan lebih banyak dalam hidup.
Kau tidak harus memegang pedang setiap hari.
Bagaimana kalau...
Bagaimana kalau kau ikut aku ke Puncak GuangMing?
Menjadi...
Menjadi istriku.
Jadi istrimu?
Jika kau berani menyentuhku, aku akan bertarung sampai mati!
Yang Xiao, kau sangat beruntung. Bahkan ledakan itu tidak bisa membunuhmu.
Sai Ke Li.
Kau ingin menjadi pengkhianat?
Kau hanyalah Utusan Kiri. Kau bukan ketua sekte kami. Kau tidak berhak mengucapkan kata itu.
Kau adalah pemimpin Lei Men.
Kau tidak fokus pada pekerjaanmu.
Kau malah menghasut muridmu untuk menyebabkan kerusuhan.
Menurut aturan sekte Ming, hukumanmu adalah mati.
Seorang Utusan Kiri yang menganggap semua orang lebih rendah daripada dia.
Izinkan aku bertanya,
semua ingin menyatukan kembali Lima Elemen dan Lima Pengembara. Lupakan perbedaan masa lalu.
Tapi kau, kau tidak menginginkannya.
Sebaliknya, kau menentang mereka ke mana pun kau pergi. Menyebabkan dua faksi kami saling membenci.
Apa tujuanmu?
Karena tahun itu mereka meninggalkan sekte Ming untuk alasan egois mereka sendiri.
Mengapa aku memohon mereka untuk kembali?
Karena kau takut!
Takut apa?
Kau takut tidak akan menjadi ketua sekte kami.
Jika bukan karena ketamakanmu untuk menjadi ketua, mengapa kita belum memilih ketua sekte baru?
Karena tidak ada di antara kalian yang layak.
Dan menurutmu kau layak?
Sekte Ming tersebar di seluruh dunia. Kau takkan bisa lolos dari hukumanmu.
Hanya untuk membantu anakmu sendiri, kau telah menyebabkan kematian saudara-saudara kita.
Menurutmu harus bagaimana kami menangani ini?
Kakakku terbunuh oleh sekte lain bulan lalu.
Kau belum membawa keadilan kepadanya. Kau hanya mengkhawatirkan masalahmu sendiri.
Kau pergi dan menyelamatkan gadis ini.
Kau menyebabkan mereka terluka.
Kakakku setia pada sekte Ming seumur hidupnya.
Apa yang dia dapatkan pada akhirnya?
Jadi hari ini atas nama sekte Ming, aku akan membunuhmu untuk mencegah lebih banyak bencana.
Kau pikir kau punya kemampuan untuk membunuhku?
Yang Xiao.
Kami tahu kami bukan tandinganmu dalam kungfu.
Jadi dalam anggur yang kau minum, aku telah memasukkan sedikit obat penenang dari daerah Barat.
Kau tak pernah berpikir akan berlutut di depanku suatu hari, kan?
Yang Xiao.
Serang. Bunuh dia.
Kau bisa memaksa obat penenang keluar dari tubuhmu.
Hidupku berakhir hari ini...
Kau dan pengikutmu menyebabkan kerusuhan.
Kau harus dihukum mati.
Tetapi karena kau sangat setia pada sekte Ming,
semua yang kau lakukan karena kau ingin mengembalikan kejayaan sekte Ming.
Aku akan mengampunimu hari ini.
Yan'er adalah anak Jiang Bo Wei.
Mungkin kau tidak tahu ini. Istri Jiang Bo Wei adalah saudara perempuanmu.
Jiang Bo Wei dan istrinya adalah asistenku yang memata-matai sekte lain.
Mereka tidak pernah mengkhianati sekte kita.
Bulan lalu, identitas mereka terungkap.
Seseorang mengikuti mereka.
Mungkin mereka tahu hidup mereka akan berakhir. Mereka mencari saudaramu untuk memberitahu semuanya.
Mereka juga memohon saudaramu untuk menyelamatkan Yan'er.
Pada akhirnya mereka bertiga diracuni hingga mati.
Dan Yan'er menjadi anggota terakhir keluarga Jiang.
Aku akan menggunakan semua kemampuanku untuk melindungi Yan'er selama sisa hidupnya.
Adapun balas dendam saudaramu,
Aku sudah merencanakan sesuatu. Itu bukan karena pengkhianatanmu hari ini.
Kami salah telah menyalahkanmu, Utusan Kiri.
Kami pantas mati. Kami pantas mati.
Kalian semua kembali ke Puncak Guang Ming.
Mari kita pulang.
Ayo.
Gadis yang baik, Yan'er.
Jangan takut.
Dengan aku di sini, tak ada yang perlu ditakutkan.
Kau melihatku tadi, aku mengalahkan mereka hanya dengan satu gerakan.
Benar, kan?
Kuberi tahu kabar baik.
Nenekmu telah menerima suratnya.
Dia akan datang menjemputmu.
Dia akan membawamu kembali ke kota asalmu.
Kau akan tinggal di sana selamanya.
Tinggal jauh dari dunia persilatan yang kejam ini.
Yang Xiao.
Kau sudah tidur?
Yang Xiao.
Ada apa?
Obat penenangnya...
Ayo.
Bukannya kau mengeluarkan racunnya? Kenapa sekarang...
Kau baik-baik saja?
Aku akan baik-baik saja sebentar lagi.
Silakan.
Kupikir kau sudah lupa.
Aku hampir lupa juga.
Kita takkan pernah bisa bersama.
Ini kesempatan terakhirmu untuk membunuhku.
Silakan.
Atau kau akan menyesalinya nanti.
Diam.
Aku ingin membunuhmu untuk membalaskan dendam pamanku.
Pedang ini,
milik Li Bai.
Untuk bisa mati oleh pedang ini,
itu tidak akan sia-sia.
Ayo.
Bunuh dengan cepat.
Kakak.
Kakak.
Guru.
Melapor pada Guru.
Aku telah mencari kemana-mana selama beberapa hari, tapi belum dapat kabar soal Xie Xun.
Sudah terlalu lama.
Aku khawatir ini akan sulit untuk diselidiki.
Itu karena kalian tidak mampu.
Semuanya dengarkan.
Hanya ketika kita memiliki Golok Naga dan Pedang Langit,
Sekte Emei akan menjadi yang terbaik di dunia dan memulihkan Han.
Itu akan memenuhi keinginan guru besar.
Moto Emei adalah "maju terus meski ada hambatan".
Untuk orang-orang di mana saja,
meski harus mati seribu kali kita takkan pernah menyerah.
Meski harus mati seribu kali kita takkan pernah menyerah.
Gadis yang baik, Yan'er.
Ketika kau kembali ke rumah,
ingatlah untuk patuh pada nenekmu. Paham?
Yan'er.
Ayo, kita harus pergi sekarang.
Yan'er telah pergi bersama neneknya.
Aku juga memberi neneknya sejumlah uang.
Pasti berat bagimu.
Mengapa kau tidak pergi mengucapkan selamat tinggal?
Karena aku tidak suka perpisahan.
Cederamu,
apakah sekarang sudah membaik?
Aku beruntung mendapat bantuanmu. Sudah membaik.
Ditambah beberapa hari ini, aku sudah menggunakan tenaga dalamku untuk menyembuhkan diri sendiri.
Kecuali kaki ini masih...
... lemah tanpa energi.
Tapi itu tidak kritis.
Baguslah.
Aku akan memasak makanan.
Kenapa kau tidak membunuhku malam itu?
Baiklah.
Terima kasih.
Aku tidak tahu.
Mengapa guru mengatakan kau membahayakan wulin?
Sudah kubilang.
Konflik antara aku dan gurumu disebabkan oleh Guhongzi.
Apa yang sebenarnya terjadi antara kau dan paman guruku yang memaksamu untuk membunuhnya?
Tahun itu, paman gurumu, Guhongzi,
... terus menerus menantangku berduel.
Aku tak tahan lagi sehingga akhirnya menerimanya.
Tapi sebelum duel, dia mencari saudara perempuannya, yaitu gurumu saat ini, dan meminjam Pedang Langitnya.
Mungkin bagi semua orang kungfu-nya sangat tinggi. Tapi aku benar-benar berada pada level yang berbeda.
Dia kalah dalam pertandingan bahkan sebelum dia bisa melepaskan Pedang Lamgit.
Pertarungan apa?
Lalu mengapa kau membunuhnya?
Aku...
... tidak membunuhnya.
Dia tidak terima kalah.
Dia meninggal karena frustrasi dalam perjalanan kembali ke Emei.
Tapi gurumu terus berpikir bahwa aku membunuhnya.
Dan aku bahkan mencuri Pedang Langit.
Dia membenciku sampai ke tulang.
Aku mengerti dia.
Aku tidak menyalahkannya.
Kau mencuri Pedang Langit?
Di mataku, Pedang Langit hanyalah sepotong tembaga yang hancur.
Setelah itu, seorang gadis impian...
Ya, seorang gadis impian mencurinya. Dia tidak mengambilnya dariku.
Jika aku bisa melihat guruku mendapatkan kembali Pedang Langit,
aku akan bisa mati tanpa penyesalan.
Xiaofu.
Pedang Langit.
Apakah itu sangat penting bagimu?
Tentu saja.
Jika itu alasannya, mengapa kau tidak menjelaskannya kepada guruku?
Guruku orang yang berakal. Selama kau bicara dengannya dengan sopan santun.
Dia akan memaafkanmu.
Gurumu?
Sudah kubilang, kau tidak benar-benar mengenal gurumu.
Itu karena kau bahkan tidak mencobanya. Kau memandang rendah orang lain.
Jadi kau membiarkannya membencimu selama ini.
Jika kau terus seperti ini dan masih tidak menjelaskan padanya,
dia akan mengejarmu seumur hidupmu.
Kau bisa bersembunyi hari ini, tapi tak bisa bersembunyi selamanya.
Kau benar-benar tidak takut mati?
Sekte Ming punya pepatah
"Kebahagiaan apa yang ada dalam hidup?
Kesedihan apa yang ada dalam kematian?"
Kebahagiaan dan kesedihan,
semuanya menjadi abu dalam angin.
Kita mulai sekarat saat dilahirkan dan tak pernah bisa kembali.
Mengapa aku harus takut akan kematian?
Tidak adakah di dunia ini yang layak hidup untukmu?
Hanya ada satu...
Sebelumnya adalah anggur,
sekarang adalah seseorang.
Itu kau.
Kau...
Berhenti bercanda.
Kakimu...
Terima kasih padamu. Sekarang kakiku sembuh.
Lalu mengapa kau memalsukan cederamu?
Jika aku tidak berpura-pura maka kau takkan tinggal dan merawatku.
Bodoh.
Mau pergi ke mana?
Mengapa kau mengemas tasmu?
Yan'er sudah kembali ke neneknya.
Aku harus kembali ke Emei.
Kau tidak boleh.
Kau sudah janji padaku!
Kau bilang takkan menghentikanku setelah Yaner pulang.
Kau...
Kau tidak bisa melenggar janjimu.
Aku telah berubah pikiran.
Yang Xiao.
Aku tidak bisa membiarkanmu kembali ke Emei.
Itu sama dengan membiarkanmu mati.
Gadis bodoh.
Dunia persilatan memanggilku pemimpin iblis.
Kau telah ditangkap oleh pemimpin iblis selama lebih dari sebulan sekarang.
Kau tidak terluka satu goresan pun. Kau pulang sendirian,
apa yang gurumu pikirkan?
Sudahkah kau memikirkan hal itu?
Itu hanya Emei, belum lagi wulin.
Siapa yang mengira kau masih suci?
Katakan padaku!
Gurumu...
... membenciku sampai ke tulang.
Dia akan berpikir ada sesuatu di antara kita...
Apa yang akan dia lakukan?
Dia akan membunuhmu.
Aku tidak bisa membiarkanmu mati.
Itu tidak akan terjadi.
Selama aku menjelaskan semuanya pada guruku,
dia pasti akan percaya padaku.
Dan orang lain?
Aku tak peduli apa yang mereka pikirkan.
Selama aku jujur pada diriku sendiri.
Ikut denganku ke Puncak GuangMing.
Jadilah istriku.
Bagaimana?
Apa katamu?
Selama hidupku tidak pernah jatuh cinta dengan siapa pun.
Kaulah yang pertama.
Jadilah istriku.
Aku akan menjadikanmu wanita paling bahagia di dunia.
Percayalah padaku.
Jangan berpikir seperti itu lagi.
Aku sudah bertunangan dengan pendekar ke-6 Wudang, Yin.
Dialah yang aku cintai.
Pendekar ke-6 Yin.
Ini pertama kalinya aku mendengarmu mengucapkan kata-kata "pendekar ke-6 Yin".
Ketika aku pertama kali menangkapmu,
kau pikir dia akan datang menyelamatkanmu?
Orang yang kau pikirkan adalah gurumu.
Ketika kita dikejar oleh orang-orang Lee Man,
siapa menurutmu yang akan datang menyelamatkanmu?
Pendekar ke-6 Yin?
Salah.
Berapa kali kau bertemu dengannya?
Atas dasar apa kau mengandalkan untuk menyerahkan seluruh hidupmu kepadanya?
Aku...
Ketika aku terkena racun,
ketika aku pingsan di ruangan saat itu,
dalam pikiranku...
... aku hanya memikirkanmu.
Aku bahkan tidak marah karena kau mencoba membunuhku dengan pedang.
Cukup.
Itu disebut cinta.
Dan apa yang kau andalkan untuk berkata,
bahwa aku mencintaimu?
Lihat ke dalam dirimu dan jawab aku dengan jujur.
Apakah kau mencintaiku?
Jawab aku.
Kau tidak bisa mengambil kembali sesuatu begitu meninggalkan mulutmu.
Aku sudah bertunangan dengan pendekar ke-6 Yin.
Aku tidak bisa...
... menyebabkan konflik antara Wudang dan Emei.
Kau jelas mencintaiku. Mengapa berjanji menikahi seseorang yang baru kau temui beberapa kali?
Mengapa?
Mengapa?
Karena Wudang dan Emei-mu harus mengorbankan kebahagiaanmu sendiri?
Apakah itu sepadan? / Berhenti berbicara!
Pikiranku sudah bulat.
Aku tidak akan tinggal bersamamu.
Xiaofu.
Jangan mendekat.
Jika kau masih memaksaku,
aku akan bunuh diri di depanmu.
Lepaskan.
Lepaskan.
Maaf.
Kau baik-baik saja?
Aku tidak bersungguh-sungguh.
Seluruh hidupku,
aku hanya membutuhkanmu.
Itu sudah cukup.
Xiaofu...
Aku belum pernah berlutut pada seorang wanita sebelumnya.
Aku hanya ingin memberitahumu.
Aku berjanji akan menjagamu.
Membuatmu bahagia.
Mati bersama.
Tidak pernah terpisah.
Kau masih ingin pergi?
Jika kau benar-benar ingin pergi,
ini lencana otoritas sekte Ming.
Melihat lencana itu seperti melihat pemiliknya.
Jika suatu hari kau berubah pikiran,
atau...
... jika kau membutuhkan bantuan apa pun,
kau hanya perlu bicara.
Aku akan mencoba yang terbaik untuk membantumu.
Tak peduli apa masalahnya.
Maksudmu...
... apapun yang aku katakan,
kau akan setuju?
Kau tidak bohong?
Aku berjanji padamu.
Baiklah.
Kau harus berjanji padaku,
begitu aku pergi,
kau tidak diizinkan menemuiku.
Selain itu, kau tidak diperbolehkan menemukan keberadaanku.
Baiklah.
Xiaofu.
Jangan lupa.
Kau sudah janji.
Semuanya lihat kemari!
Kemari, cepat.
Ada apa?
Suara berisik apa itu?
Guru, lihat.
Guru.
Aku melihat seseorang lari. Mereka meninggalkan pedang.
Aku tidak berguna. Aku tidak melihat penampilan mereka.
Terima kasih pendiri karena telah memberkati kami.
Terima kasih pahlawan yang tidak dikenal karena menemukan Pedang Langit dan mengembalikannya ke Emei.
Xiaofu, apakah Pedang Langit benar-benar penting bagimu?
Jika aku bisa membantu guruku menemukan Pedang Langit,
maka aku bisa mati tanpa penyesalan.
Wuji!
Ikuti Ayah!
Ayah! Tunggu aku!
Ikuti Ayah!
Ayah, tunggu aku!
Bu!
Kami sudah pulang!
Bu!
Kau sudah pulang?
Pelan-pelan.
Bagaimana? Kau bersenang-senang hari ini?
Iya.
Aku melihat seekor rusa liar dan bahkan seekor burung gunung. Sangat menyenangkan.
Itu bagus.
Lapar? Mari makan.
Baik.
Kakak ke-5, kau lelah?
Minum dulu.
Wuji.
Pelan-pelan.
Kenapa kau terburu-buru?
Pelan makannya.
Pelan makannya.
Wuji.
Kakak.
Ayah angkat.
Ayah angkat.
Sakit, sakit, sakit.
Wuji. Jangan mengganggu ayah angkatmu.
Dia hanyalah seorang anak kecil. Tidak apa-apa.
Wuji.
Sudah cukup bermain untuk hari ini.
Pergilah berlatih kungfu.
Adik ke-5.
Dia bisa berlatih kungfu Wudang hari ini atau hari lain.
Semuanya sama, kan?
Kakak.
Kau akan memanjakannya.
Dia masih anak-anak.
Aku harus sedikit memanjakannya.
Wuji.
Ayo tangkap ikan, bagaimana?
Baik!
Wuji.
Adik ke-5.
Ayah angkat.
Ayah.
Bagaimana kalau begini?
Aku akan pergi menangkap ikan lalu pulang dan berlatih kungfu?
Benar. Itu adil!
Baiklah.
Hanya satu jam, ya?
Terima kasih ayah.
Ayah angkat, ayo.
Baik.
Ayo tangkap ikan!
Selama dua jam! / Dua jam!
Dua jam!
Ayo tangkap ikan!
Ayo pergi ke suatu tempat yang banyak ikannya.
Aku lapar.
Buatlah sendiri.
Baik.
Ayah angkat.
Ayah angkat memikirkan soal golok lagi?
Ya.
Golok yang berharga ini...
... telah menyebabkanku tidak berpikir jernih selama 10 tahun.
Benar-benar membuat frustrasi.
Wuji. / Ayah.
Berikan ini pada ibumu.
Pergi membuat api dan memasak makanan.
Adik ke-5.
8 kata: "Dihormati oleh wulin, pedang berharga membunuh naga."
Aku masih belum menemukan artinya selama ini.
Di dunia persilatan,
ada begitu banyak kebohongan.
Dengan pengetahuan dan latar belakangmu,
Kau masih percaya pada rumor Golok naga ini?
Ada satu biksu yang tercerahkan dari Shaolin.
Namanya Kongjian.
Dia memberitahuku tentang ini.
Menurutku dia takkan berbohong kepadaku.
Kongjian?
Kudengar dia adalah pemimpin Shaolin. Dia saudara lelaki Kongwen.
Tapi dia meninggal beberapa saat yang lalu.
Benar.
Dia meninggal.
Aku membunuhnya.
Kau membunuhnya?
Ketika aku berumur 10 tahun, aku cukup beruntung untuk bertemu seorang pendekar wulin.
Aku menjadi muridnya.
Dia sering memujiku.
Dia mengajariku semua yang dia tahu.
Hubungan kami seperti ayah dan anak.
Ketika aku berusia 23 tahun,
aku mengucapkan selamat tinggal padanya dan memasuki dunia persilatan.
Lalu,
aku menikah dan memiliki seorang putra.
Bisa dibilang kami satu keluarga yang bahagia.
Ketika aku berusia 28 tahun,
Guruku tiba-tiba datang mengunjungiku.
Seluruh keluargaku dari tua hingga muda menyambutnya dengan tangan terbuka.
Tapi aku tidak percaya...
... pendekar ini sebenarnya adalah binatang.
Sekitar tanggal 15 Juli tahun itu,
setelah dia selesai makan dan minum,
dia mencoba memerkosa istriku.
Istriku menjerit.
Ayahku mendengar jeritan itu. Dia mendorong pintu.
Dan guruku,
dia sadar telah ketahuan, sehingga dia membunuh ayahku dengan satu telapak tangan.
Lalu membunuh ibu dan istriku.
Bahkan...
Bahkan putraku, Wuji, yang berumur satu bulan...
... dilemparkan ke dinding dan terbunuh.
Dia terlempar sampai darahnya berceceran ke mana-mana.
Permusuhan yang begitu mendalam seperti itu, mana bisa aku tidak membalas dendam?
Diterjemahkan Oleh :
BlackSpiders IDFL™ SubsCrew
Kunjungi kami di http://idfl.me
Movie, West-Series, Asian-Series, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.