All language subtitles for The Chosen S04E08 - Humble

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (SoranĂ®)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita menang!

Hosana! Raja kita berjaya!

Hosana! Raja kita…

Daniel-ku! Anakku! Akhirnya pulang!

Apa sudah berakhir?

Orang Amon dikalahkan, Abigail.

Tepat waktu. Paskah hampir tiba. Apa dombanya sudah dipilih?

Sudah diperiksa dan disetujui Suku Lewi.

- Ritual sudah dilakukan? - Mereka tak bilang. Aku…

Tidak. Aku mau lakukan itu. Daniel, ikut aku.

Astaga! Ini dia. Ini domba kami. Usianya tepat satu tahun.

Tak bercela.

Paskah enam hari lagi, yang artinya hari ini kita harus mengurapi kakinya.

Tapi kenapa, Ayah?

Karena dia akan tinggal bersama kita di rumah kita selama lima hari.

Kita harus menandainya istimewa dan menjaganya tetap bersih. Mengerti?

- Bersih? - Ya.

Setelah lima hari, kita menawarkannya sebagai pengorbanan untuk menebus dosa.

Aroma minyaknya enak, 'kan?

Ini pengorbanan Paskah Tuhan,

karena Dia melewati rumah rakyat Israel di Mesir,

saat Dia menyerang orang Mesir, tapi mengampuni rumah kita.

Bahkan keluarga kerajaan makan roti tidak beragi selama Paskah.

Saat Allah menebus rakyat kita dan membebaskan kita di Mesir lewat Musa,

leluhur kita harus segera pergi hingga tak ada waktu rotinya mengembang.

Jadi, mereka mengambil adonan sebelum ragi ditambahkan

dan membawanya di bahu mereka di mangkuk ulen yang diikat dengan jubah.

Tuhan memerintahkan kita untuk tak pernah lupa.

Ada satu kisah Paskah lagi untuk diceritakan.

Kisah yang kembali ke hari mereka pergi tanpa waktu untuk mengembangkan roti.

Ini tali kekang.

Kabar telah menyebar bahwa Dia bangkitkan seorang pria mati empat hari di Bethania,

dan ada lebih dari 100 saksi.

Mereka hanya menyaksikan pria itu berjalan keluar dari makam.

Mereka tak melihatnya masuk, yang artinya itu bisa saja diatur.

Kenapa banyak orang datang untuk berduka jika orang itu tak benar-benar mati?

Dia telah mengatur lebih banyak pertunjukan rumit di masa lalu.

Aku pendarahan selama 12 tahun dan imanku kepada-Nya menyembuhkanku.

Itu bukan ilusi.

Siapa yang bisa menguatkan fakta dari kondisimu sebelumnya?

Apa kita akan membahas ini?

Di mana Yesus sekarang? Apa Dia akan datang untuk perjamuan?

- Aku ragu Dia akan melewatkan Paskah. - Kecuali ada yang Dia sembunyikan.

Pengecut itu tak akan datang.

Dia bukan pengecut.

Bagaimana kau bisa sebut Dia pengecut padahal belum sepekan

Dia menentangmu dan pemimpin lain saat kau coba merajam dan menangkap-Nya.

Kami tak meremehkan penghujatan.

Hukum memerintahkan kami membunuh nabi palsu.

Kau akan mengucilkan kami dari tugas kami?

Aku tahu apa yang terjadi padaku.

Aku tahu apa yang terjadi padaku.

Dia adalah Kristus, dan alih-alih menerima kuasa-Nya,

kau merasa terancam oleh-Nya karena Dia akan memimpinmu saat Dia menjadi raja.

Penyihir kurang ajar! Kau akan menarik kembali pernyataanmu.

Atau apa? Kau akan merajamnya juga?

Ceritakan lebih banyak tentang Yesus.

Ya. Ceritakan lebih banyak tentang Yesus.

Lagi.

Jika aku memahami semua ini,

itu akan luar biasa, 'kan?

Orang Yahudi dari setiap sudut dunia.

Aku bisa hidup tanpa pembantaian domba tanpa henti, jeritan, dan darah.

- Kau sudah baca. Apa yang perlu dipahami? - Kurasa peduli adalah maksudku.

Jika aku peduli, itu akan luar biasa.

Katakan apa pun yang kau suka, Pontius,

tapi jika kucari di perpustakaanmu, pasti akan kutemukan roti pipih.

Hentikan. Kau tahu aku sudah makan semuanya.

Tapi kenapa Tiberius tak mengirim pasukan lagi?

Dia tahu ruang lingkup ziarah ini. Populasi terus berlipat ganda.

Ini lebih dari sekadar angka. Tapi semangatnya.

Mungkin Kaisar mengujimu untuk melihat apa kau bisa punya satu pekan tanpa insiden.

Ujian yang akan kulalui dengan bantuanmu.

Atticus, kau sudah dengar soal hantu itu?

Hantu apa?

Semua orang membicarakan hantu Bethania.

Hantu itu.

Kalau begitu, itu benar?

Lalu kenapa?

Membangkitkan orang mati.

Sesaat mayat, sesaat pulih sepenuhnya.

Kegilaan takhayul mereka tidak ada batasnya.

- Jadi, kau tak percaya? - Tentu saja tidak.

Benar, 'kan?

Aku telah melihat beberapa hal

yang tak bisa kujelaskan.

Aku belum memutuskan itu penting atau tidak.

Yahudi pernah mendukung fenomena yang lebih kecil sebelumnya,

dengan konsekuensi mematikan.

Kini kau berpikir jernih, Gubernur. Bagi mereka, tak masalah apa itu benar.

Itu hanya penting jika mereka berpikir begitu.

Yang membuatku khawatir adalah itu menyangkut Kayafas.

Entah dia percaya atau tidak, tapi aku tahu dia ketakutan.

Kayafas. Ya.

Dia mungkin tak percaya, tapi dia takut orang-orang percaya.

Tidak apa-apa. Semua akan baik-baik saja.

Kau hanya perlu tahu

apa kedatangan penyihir Yahudi adalah hal baik atau sangat buruk bagi mereka.

Ya?

Ya.

Yang ini disebut Teluk.

Tiga bagian mur, dua bagian kasia.

Bagus untuk dibakar untuk memurnikan rumah.

Sepuluh dinar.

Dan…

yang ini Kleopatra.

Empat bagian cemara, satu bagian myrtle, dalam minyak mawar.

Sangat bagus untuk kulit dan rambut.

Lima belas dinar, yang terbaik.

Tidak cukup baik.

- Apa? - Aku mau lihat minyakmu yang tak dijual.

Aku tahu kau memilikinya. Aku sudah makan malam dengan banyak orang kaya.

Aku hanya mengeluarkan itu untuk pelanggan paling setia dan kaya.

Tunggu di sini.

Berasal dari varietas kamperfuli berbunga langka di pegunungan Nepal.

Digunakan untuk mengurapi raja di Tiongkok dan India.

Dilindungi dalam kapal pualam berkualitas untuk mengendalikan suhu.

Narwastu murni.

Berapa ons yang kau mau?

Seluruh kendi.

Astaga! Kau memesona, Sayang.

Tapi sungguh, bagaimana menurutmu? Satu setengah ons?

Kubilang, seluruh kendi.

Aku…

Itu mustahil.

Kendi ini akan menghabiskan lebih dari gaji setengah tahun,

dan aku butuh persediaan untuk memuaskan klien terkaya.

Butuh beberapa bulan bagiku untuk dapat kendi lain, itu…

Kau harus mendengarkan.

Ini untuk raja terpenting yang pernah dikenal dunia.

Tiga ratus dinar, upah setahun penuh.

Kau bisa libur selama sisa tahun ini.

Entah dengan sihir, nekromansi, atau ilmu hitam lainnya,

kita tak bisa lagi sangkal bahwa tanda-tanda ini telah meningkat,

masing-masing lebih aneh dan menyebabkan histeria daripada sebelumnya.

Kita bilang itu hanya pertunjukan,

tapi bagaimana dengan kebangkitan Lazarus dari Bethania?

Tidak ada bukti,

rumor seperti inilah alasan bedebah ini adalah cacar bagi seluruh institusi ini.

Tak ada yang mempertimbangkan implikasi jika dia dibangkitkan dari kematian?

Itu yang kita lakukan.

Tidak, kita buat strategi mempertahankan status quo, berharap tanda-tanda ini tak…

Dalam masalah ini, aku setuju dengan Gedera.

Yesus dari Nazaret bukan Elia. Hanya Elia yang bisa membangkitkan orang mati.

Bagaimana jika dia Elia?

- Itu keterlaluan. - Hati-hati.

Nikodemus yang Terhormat menemukannya di Kapernaum dan mengamati…

Duduklah, Yussif.

Nikodemus pulih dari penyakit, tapi aku yakin dia akan setuju.

Kau tak tahu apa yang kau katakan.

Ayahku ikut berduka untuk Lazarus dan menyaksikan keajaiban itu.

Semuanya, tolong dengarkan.

Ajaran yang mungkin palsu dari Yesus dari Nazaret dan tanda-tanda yang diakui

adalah alasanku datang untuk belajar di Yerusalem.

Aku punya catatan ucapan dan perbuatannya yang paling lengkap.

Masalah Elia…

perlu diselidiki.

- Apa yang perlu diselidiki? - Tidak, Shmuel. Tak relevan.

Aku sangat tak setuju.

Aku akan ke Bethania dan bertanya apa dia mengaku sebagai Elia.

Kita tak punya pertanyaan lagi, Shmuel.

Pria itu mengaku sebagai Allah di Hari Raya Pentahbisan.

Jika kita membiarkannya terus seperti ini, semua orang akan memercayainya.

Aku melihatnya langsung sekarang, dan Roma akan mencegah pemberontakan.

Pilatus akan datang dan merebut posisi kita di Mahkamah Agama,

lalu menghancurkan seluruh bangsa kita.

- Ya. Ini masa depan yang baik. - Imam Besar Kayafas, boleh aku pergi?

Gedera, kau tak tahu apa-apa.

Aku sudah diberikan nubuat dari Allah,

dan aku percaya itu tentang hal ini.

Nubuat itu adalah seorang pria akan mati demi rakyat

agar bangsa kita tak binasa.

Mungkin Dia-lah pria itu.

Kita akan menyerahkan-Nya sendiri sebelum ada pemberontakan.

Roma tak akan menghancurkan kita. Mereka akan berterima kasih.

Satu-satunya jawaban adalah penangkapan dan eksekusi segera, seperti kata Kayafas.

Aku tak bilang segera.

Kita tak diizinkan mengeksekusi siapa pun secara hukum,

dengan pengecualian ritual perajaman di dalam pengadilan kuil.

Jika kematiannya harus diketahui publik dan menjadi tontonan,

itu harus dilakukan oleh Roma.

Jika kita bergerak terlalu cepat, mereka tak akan menyadari bantuan kita.

- Tapi bagaimana caranya? - Herodes Antipas dan istananya

akan segera tiba di Yerusalem untuk festival.

Mereka akan menghadiri makan malam tahunan dengan administrasi Pilatus.

Akan kupastikan topiknya dibahas.

Dia menyedihkan.

Selain itu, kita tak boleh mendukung kehadirannya di makan malam kenegaraan.

Memastikan suara kita didengar tak sama dengan mendukungnya, Shamai.

Akan kupastikan surat menunggu di kompleks Herodes di kota saat dia tiba.

Pertemuan ini dibubarkan.

- Tak lagi soal Allah bagi mereka, Yussif. - Kau baru menyadarinya?

Aku baru-baru ini curiga beberapa dari mereka tak punya hati nurani, niat baik,

atau kesetiaan pada Kitab Taurat, tapi ini membuktikannya.

Apa yang akan kau lakukan?

Ayahmu ada di Bethania untuk penggalangan dana.

Ya. Dia teman dekat Lazarus.

Bisakah dia atur pertemuan dengan Yesus? Aku sudah mengamati pria itu.

Aku menanyainya, bahkan berdoa bersama, tapi tak bicara terbuka, tanpa agenda.

Kau tak punya agenda sekarang?

Jika benar dia berkuasa atas hidup dan mati, maka…

Pasti begitu.

Ayahku orang yang rasional, tak suka sensasionalisme.

Aku hanya mau tahu apa niatnya. Lagi pula, kita mau hal yang sama, 'kan?

- Tegakkan iman, hormati Hukum Tuhan. - Aku penasaran apa semudah itu.

Aku tak mengatakan semua ini sederhana,

tapi kita di Mahkamah Agama hanya bereaksi terhadap Yesus.

Mungkin kita semua, termasuk aku, terlalu cepat tersinggung pada ucapannya.

Aku tak menganggap jumlah ajaran dan perbuatannya

sebagai pertanyaan adil berpikiran terbuka.

Mahkamah Agama lebih dari itu.

Ayahmu setidaknya bisa membawa kita ke Lazarus, 'kan?

Aku tahu itu, ya.

Maka, ayo segera pergi. Tak ada waktu lagi.

Hari raya sudah datang lagi.

- Panglima. - Gayus saja. Kumohon.

Gayus.

Paskah selalu membuat pekerjaanku sedikit lebih mudah. Kota ini hampir kosong.

Kurasa begitu. Kau akan merindukan kami?

Kita tak bisa libur sepekan saja.

Siapa yang tetap di sini?

Orang tua, mereka yang punya anak, orang lemah, dan perawat mereka.

Masuk akal.

- Tapi mereka masih amati makanan Seder. - Ya. Seder. Aku tahu.

Kau bisa melihat peningkatan permintaan di pasar

untuk apel, kenari, dan kayu manis untuk charoset.

Apel, kenari, kayu manis.

Kau akan membuatnya sendiri?

Tidak tahun ini.

- Kau akan bersama suamimu di hari raya? - Itu rencananya. Ya.

- Itu artinya kau juga akan lihat… - Ya, semoga. Aku harus lihat.

Ini aneh. Andai aku bisa ikut dengan kalian.

Kau bisa saja ikut.

Tidak, itu akan menyebabkan masalah, dan aku harus memikirkan keluargaku,

seluruh keluargaku, berkat Dia.

Tolong sampaikan ucapan syukur dan kasihku kepada Yesus.

Baiklah.

Sampaikan ke Petrus, "Syalom. Syalom." Mengerti? Katakan dua kali.

- Tak akan kulakukan dengan cara lain. - Dan beri tahu Matius…

Ya?

Pastikan dia baik-baik saja.

- Baiklah, Semuanya, saatnya pergi. - Kau yakin tak mau ikut?

Terima kasih sudah menyampaikan pesannya. Aku tak akan menahan kalian.

Apa kita terlambat?

Hampir. Kau harus berterima kasih kepada Panglima Kapernaum.

Jika dia tak bicara dengan Eden, kau lewatkan tumpangan.

Ayo. Kita masih harus menjemput Mikhal dan anakku. Semoga dia nikmati liburan.

- Ini ziarah Paskah pertama kita. - Astaga!

Aku belum pernah melihat Bait Allah. Kau percaya itu?

Entah kenapa.

- Ayo. - Ayo.

Lihatlah kota itu.

Belum pernah kulihat begitu ramai untuk Paskah.

Kuberi tahu, itu karena semua rumor

- Tolong, Penjaga! - Tentang pesulap dari Nazaret.

Ya, tempat asal yang aneh untuk pesulap.

Dari siapa dia belajar triknya, kambing?

Dia akan datang untuk perjamuan, 'kan?

Kuharap begitu. Aku sudah lama ingin bertemu dengannya.

Dia terdengar sangat menghibur.

Yang Mulia, ini dari Imam Besar Kayafas.

Tampaknya, ini mendesak.

Kayafas?

Omong-omong, ini bagus.

Jadi, Lazarus. Enam hari lagi. Kau sudah memilih dombamu?

Ya. Dia di belakang. Aku hanya perlu melakukan ritual dan membawanya masuk.

Tiap kali Kau di sini, sepertinya kuabaikan semua tugasku.

Kau tak mengabaikan. Kita hanya perlu menikmati waktu kita bersama.

Kita menunggu seseorang?

Tak ada yang tahu di mana Maria, tapi dia tak mengetuk.

Kita harus hati-hati dengan tamu belakangan ini.

Setuju.

Arnan.

Marta.

Keadaan jauh lebih baik dari kali terakhirmu datang ke rumahku.

- Masuklah. - Terima kasih.

Itu Arnan!

Lazarus! Rabi.

- Syalom. Syalom. - Syalom. Syalom.

Silakan. Aku tak bermaksud mengganggu. Aku membawa anggota Mahkamah Agung.

Shmuel.

- Kau ingat aku? - Tentu saja.

Aku lega tak membuat kesalahan besar dengan membawanya ke sini.

- Dan pendatang baru di Mahkamah. Ini… - Yussif.

Dia memberi peringatan di Jotapata bahwa orang-orang mencari-Mu.

Aku mencari-Mu.

Kau menemukan-Ku.

Selamat untuk kalian berdua atas penunjukan kalian.

Orang-orang terbaik Kapernaum.

Silakan. Mau bergabung?

- Silakan. - Ya.

- Syalom, syalom. - Syalom, syalom.

Anak-anak, tolong.

Syalom, syalom.

Ini kesempatan luar biasa untuk aliansi strategis.

Ya. Kita lihat saja nanti.

Rabi, kami punya alasan untuk percaya bahwa ada bahaya yang menunggu-Mu

di tingkat tertinggi kepemimpinan kuil.

Aku tak menduga itu.

Aku bercanda. Lanjutkan.

Yesus dari Nazaret, situasimu telah menjadi masalah hidup dan mati.

- Selalu begitu. - Mereka merajamnya di halaman kuil.

Maksud kami adalah ketenaran-Mu sudah melampaui ketenaran.

Bukan hanya jumlah, tapi banyak perdebatan.

- Belakangan ini, itu karena dia. - Maaf.

- Aku akan berusaha tak mati lain kali. - Tidak, ini semua bagian dari rencana.

Kehancuran-Mu? Itu bagian dari rencana-Mu? Karena ini menuju ke sana.

Untuk itukah kau datang?

- Kau menyebut dirimu Anak Manusia. - Kita mulai lagi.

Aku di sini bukan untuk menentang atau tersinggung kali ini.

Aku terbuka.

Aku bisa melihatnya.

Aku melihatnya di matamu.

Jika Kau seperti yang Kau katakan, apa rencana-Mu?

Seluruh kota Yerusalem sangat menantikan kedatangan-Mu untuk Paskah.

Beberapa dengan tangan terbuka, yang lain dengan belati.

Kau punya pasukan yang tak kami ketahui?

Jika Kau lebih dari seorang rabi,

tak hanya Roma yang harus digulingkan, tapi juga banyak pemimpin agama.

- Mereka tak akan ikut dengan-Mu. - Mungkin kau bisa membantu mereka.

Inilah pekannya.

Rabi Shmuel, apa yang mau kau lihat?

Terlepas dari siapa, apa harapanmu untuk seorang Mesias?

Untuk mengantarkan kerajaan Daud baru

yang mengusir penindas kita, mengembalikan keadilan dan kejayaan bagi Israel.

- Kejayaan? - Ya.

Di singgasana mulia dengan kemakmuran bagi semua.

Dan era keemasan baru, dengan Israel sebagai cahaya bagi bangsa-bangsa,

mengungkap Allah kepada orang-orang di dunia.

Dan kau, apa yang akan kau lakukan di hari itu?

Pemujaan? Melayani, kuharap. Bagaimana aku tahu sampai hari itu tiba?

Aku akan memberitahumu.

Saat Anak Manusia datang dalam kejayaan, dan semua malaikat bersama-Nya,

maka Dia akan duduk di takhta-Nya yang mulia.

Di depannya akan ada bangsa-bangsa berkumpul,

dia akan pisahkan orang-orang seperti gembala memisahkan domba dari kambing.

Dia akan menempatkan domba di kanan, tapi kambing di kiri.

Lalu Raja akan berkata kepada mereka yang di kanan, "Mari, kau yang diberkati

oleh Bapa-Ku, warisi kerajaan yang telah disiapkan untukmu dari awal dunia.

Saat Aku lapar, kau memberi-Ku makan. Saat Aku haus, kau memberi-Ku minum.

Aku orang asing, tapi kau menyambut-Ku.

Saat Aku telanjang, kau memberi-Ku pakaian.

Saat Aku sakit, kau mengunjungi-Ku. Saat Aku dipenjara, kau mendatangi-Ku."

Dan orang benar akan menjawabnya, berkata, "Tuhan, kapan kami lakukan itu untuk-Mu?"

Lalu Raja akan menjawab, "Sungguh, Aku berkata kepadamu,

seperti yang kau lakukan kepada salah satu saudara-Ku, kau melakukannya kepada-Ku."

Lalu Dia akan berkata kepada mereka di sebelah kiri-Nya, "Enyahlah,

karena saat Aku lapar, kau tak memberi-Ku makan."

"Saat Aku haus, Kau tak memberiku minum, Aku orang asing, kau tak menyambut-Ku,

Aku telanjang, kau tak memberi-Ku pakaian, sakit, dipenjara, kau tak mengunjungi-Ku."

Lalu mereka akan menjawab-Nya, berkata, "Tuhan, kapan kami melihat-Mu lapar, haus,

atau orang asing, telanjang, sakit, atau dipenjara, dan tak melayani-Mu?"

Lalu Dia akan menjawab mereka, berkata,

"Seperti tak kau lakukan pada salah satu dari mereka, kau tak lakukan pada-Ku."

Ini ajaran yang sulit.

Aku tak tahu cara mempermudahnya.

Anak Manusia, Mesias, diidentifikasi dengan yang terendah dari semua orang?

Orang lapar, miskin, orang asing?

Itulah yang kuajarkan dari kalimat pembukaku di bukit.

Bagaimana dengan semua persyaratan Taurat dan tradisi yang dijunjung nenek moyang?

Nabi Mikha menyaring hal-hal itu sampai ke esensinya, tapi kalian mengabaikannya.

"Dia telah memberitahumu apa yang baik, dan apa yang Tuhan minta darimu

selain berlaku adil, mencintai kebaikan, dan rendah hati pada Tuhanmu?"

Ya, bagaimana Kau selaraskan itu dengan kesimpulan perpisahan Qoheleth di Ketuvim?

"Akhir dari masalah ini, semua telah didengar."

"Takut pada Tuhan, lakukan perintah-Nya, karena ini seluruh tugas manusia."

Perintah baru yang kuberi, kalian saling mengasihi seperti Aku mengasihi kalian.

Dengan ini, semua orang akan tahu kalian muridku. Bahwa kalian saling mengasihi.

Bagaimana dengan Bait Allah, pengorbanan, hukum, perjamuan?

Bukankah menyimpan ini cara bangsa akan tahu kita hamba Tuhan?

Bait Allah, pengorbanan, hukum, perjamuan, semua terpenuhi dalam diriku.

Kau akan menyingkirkan mereka?

Aku bilang terpenuhi, bukan disingkirkan.

Aku tak mengerti perbedaannya.

Menjaga hukum adalah respons atas kasih Tuhan.

Tapi setelah aku di sini, ada…

Ada apa? Kau dari mana saja?

Kau bilang soal hukum?

- Apa yang terjadi? Siapa ini? - Saudariku, Maria.

Maria.

- Narwastu. - Maria, apa yang kau lakukan?

- Kau biarkan dia sentuh kakinya. Pantang. - Kau tak mendengar perkataan Guru?

Baiklah, ini cukup. Yesus…

Sekali lagi, Shmuel, tak ada hukum Taurat yang mengharuskan wanita menutupi rambut.

Itu hanya tradisi.

Kau memujinya? Mengizinkannya?

Shmuel, kita tak kenal keluarga ini. Ini bukan tempat kita.

Diberkatilah Kau, raja semesta, karena Kau telah melakukan semua hal dengan baik.

- Yussif, Arnan, kita harus pergi. - Tidak.

Rabi Shmuel, aku paham, tapi…

Dia melakukan tindakan tak pantas secara terbuka, tanpa malu.

Dan dia membiarkannya selagi disebut Allah.

Kita tak boleh ketahuan karena menyaksikannya dan diam saja.

Investigasi terbuka, katamu. Mari kita lihat apa yang Dia katakan.

Minyak narwastu dengan kualitas tertinggi.

Apa yang mengganggumu, Yudas?

Kenapa ini tak dijual untuk ratusan dinar?

Kau baru bercerita soal bagaimana merawat orang miskin sama seperti merawat Mesias.

Ya! Ini bisa saja diberikan kepada orang miskin.

Ini bisa digunakan untuk apa pun, persediaan, tempat tinggal, kebutuhan.

Tapi ini pemborosan.

- Dari mana kau dapat uang ini, Maria? - Jangan ganggu dia.

Dia telah melakukan hal yang indah kepadaku.

Kalian akan selalu bersama orang miskin, kapan pun mau, kalian bisa bantu mereka.

Tapi Aku tak akan selalu bersama kalian.

Dia sudah melakukan yang dia bisa.

Dia telah mengurapi tubuhku sebelumnya untuk pemakaman.

- Pemakaman? - Apa maksudnya?

- Biarkan Dia menyelesaikannya. - Percayalah,

di mana pun Injil diumumkan di seluruh dunia,

perbuatannya akan diceritakan untuk mengenangnya.

Ucapan pengikutmu benar.

Tindakan ini pemborosan, tak sopan,

sangat bertentangan dengan semua ucapan-Mu tentang orang miskin dan rendahan.

Dia bilang, "Mereka akan selalu bersama kita."

Gagasan bahwa aib seperti itu

bisa diumumkan ke seluruh dunia sebagai bagian dari Injil-Mu

padahal seharusnya dicela, ditegur, dan dikutuk, itu…

- Aku muak dengan makhluk menjijikkan ini. - Kedengarannya seperti masalah pribadi.

Aku ingin percaya.

Aku datang untuk memberi-Mu kesempatan, tapi Kau merusaknya.

Maaf Aku tak bisa membantumu.

Maaf aku tak bisa membantu-Mu.

Rabi, itu bukan orang yang mau kita kecewakan jika coba menyatukan rakyat.

Untuk pemakaman?

Kau. Kau mau ke mana?

Aku… Entahlah.

Kau yang tanya kenapa itu tidak dijual dan diberikan kepada orang miskin.

- Aku tak yakin harus bicara denganmu. - Hanya kau di ruangan itu yang logis.

Itu bukan soal logis. Aku hanya menunjukkan fakta.

Jika perumpamaan yang dia bilang benar, semua harus lihat betapa ganjilnya itu.

- Seharusnya lebih banyak beda pendapat. - Apa yang akan kau lakukan?

Aku tak sepertimu. Aku yakin Dia orangnya.

Aku bicara di ruangan itu karena aku peduli kami lakukan yang benar.

Kita punya kesempatan Paskah yang akan datang ini

untuk menyatukan lebih dari sejuta rakyat melawan penindas kita.

- Ini terlalu penting untuk diabaikan. - Aku setuju denganmu.

Rakyat kita harus bersatu.

- Aku harus pergi. - Bisa kita bicara lagi?

Maaf sekali lagi atas ledakan emosiku.

- Jika aku tahu, aku tak akan… Tidak. - Yesus mau bicara dengannya.

Dia senang kau datang.

Shmuel sudah memilih.

Aku mau kau tahu aku tak marah seperti dia. Kumohon.

Aku tahu.

Hati-hati dalam perjalanan ke Yerusalem. Sepertinya itu bisa menjadi canggung.

Kami pasti bisa.

Kami bisa atasi.

- Lazarus, syalom, syalom. - Syalom, syalom.

- Syalom, syalom. - Syalom, syalom.

Pontius, tunjukkan solidaritas denganku dalam menikmati hal-hal mewah, ya?

Berhentilah berpura-pura menyukai makanan kami.

Entah kenapa kau sangat benci menjadi orang Yahudi.

Aku suka roti ini.

- Kau benci itu. - Suka.

Kau benci itu.

Namun, aku tak suka mengakomodasi kerumunan yang belum pernah ada ini.

Aku tak percaya kita datang ke makan malam ini tanpa menabrak seseorang.

Bukannya kau akan sadar.

Kau tahu kenapa ada banyak orang di sini tahun ini, ya?

Sering kali orang bisa mencari alasan.

"Ibuku tak enak badan." Atau "Kudaku hamil dan akan melahirkan."

"Pergelangan kakiku terkilir. Sakit. Jaraknya jauh. Aku tak datang tahun ini."

Tapi tahun ini.

Tahun ini.

Tahun ini apa?

- Maksudmu kau sungguh tak tahu? - Aku mau mendengarmu mengatakannya.

Tampaknya, ada semacam pembuat mukjizat.

Ayo. Sebutkan namanya.

Yesus dari Nazaret.

Hades dan Styx, Klaudia. Dia hampir menyebutnya.

Nazaret.

Tak ada orang penting yang pernah datang dari sana.

Fakta bahwa Klaudia dan aku tahu namanya menunjukkan sebaliknya.

Tidak ada yang penting.

Kuakui, aku agak penasaran dengan persepsi orang lain tentang dia.

Ya. Sudah kuduga,

mengingat kata-kata "raja baru"

bahkan sampai ke rumahku.

Kata-kata apa?

Kau mendengar "raja" secara spesifik?

Pasti itu hanya lelucon.

Jadi, bagaimana dengan masalah pria dari Bethania?

Yang mereka bilang bangkit dari kematian?

Aku menerima jaminan dari pendeta tinggi. Klaimnya sedang diselidiki.

Menurut Kayafas, yang tak berlebihan,

jika kebangkitan Lazarus dikonfirmasi,

massa orang akan bangkit di belakangnya

dan kau akan melihat pemberontakan dalam skala Makabe.

Bukankah kau bilang Dia hanya membuatmu penasaran?

Sebelum itu, tak ada yang penting.

Sekarang kau merujuk Makabe. Apa yang kulihat di sini?

Kata-kata Kayafas, bukan kami.

Jika semua ini tentang Lazarus,

maka kalian sangat tak terampil dalam seni licik.

Kekanak-kanakan.

Apa langkahmu?

Jika kau mau mendelegitimasi Yesus

dengan membuktikan bahwa Lazarus masih mati,

maka pastikan Lazarus masih mati.

- Maksudnya membunuh Lazarus. - Aku paham.

Aku akan menyampaikan idemu.

Tunggu.

Jika Yesus memang membangkitkan Lazarus dan Kayafas membunuh Lazarus,

kenapa Yesus tak membangkitkannya saja lagi?

Itu akan sangat berarti, 'kan?

Ya.

Mereka berjalan kaki,

ratusan kilometer ke kota yang padat dengan penginapan yang tak nyaman.

Kau sangat memercayai sesuatu?

Aku penasaran seperti apa rasanya.

- Kami percaya. - Bagaimana jika konsekuensinya berat?

Apa kau akan memercayainya?

Aku tak mengerti.

Maafkan aku.

- Yohana, 'kan? - Ya.

- Aku Klaudia. - Ya, aku tahu.

Terima kasih. Untuk semuanya.

Yohana, maafkan aku.

Tak bisa kubayangkan perasaanmu di bawah sana.

Bagaimana perasaanku?

Semua orang bisa melihat apa yang terjadi antara Chuza dan Cassandra.

- Ya. - Kurang ajar.

Bahwa dia akan membawanya ke sini dengan kedok apa?

Bahwa kalian butuh teman perjalanan?

- Itu menjijikkan. - Benar.

Sejujurnya, apa yang kau rasakan adalah sesuatu yang sudah kuhadapi.

- Dia dan aku tak lagi berbagi ranjang. - Pontius dan aku juga.

Tidak ada skandal.

Dia bilang aku terlalu banyak bergerak belakangan ini.

Benarkah?

Banyak bergerak?

Bagaimana aku tahu?

Kurasa dia hanya kesulitan tidur.

Ya.

Menurutmu dia menganggap serius Yesus ini?

Dia berusaha tak melakukannya.

- Lebih tepatnya, dia berharap tidak. - Kenapa tidak?

Mungkin karena anggurnya,

atau fakta bahwa aku sudah lama tidak bicara dengan wanita cerdas.

Tapi dengar, Yohana, bukan rahasia bahwa tugas Pontius

sama pentingnya dengan pengaruh ayahnya dan kualifikasinya sendiri.

Mungkin beberapa tindakannya

adalah upaya untuk mengimbangi itu.

Bagaimanapun, teguran berikutnya dari Tiberius

akan menjadi yang terakhir.

Aku mengerti.

Kurasa dia berharap

ketegangan dalam situasi ini

adalah tentang sesuatu selain orang Nazaret itu.

Aku punya firasat buruk.

Jadi, entah intuisi kita buruk

atau sesuatu yang serius akan terjadi.

Orang seperti aku bisa berbuat apa?

Aku merasa seperti properti dalam teater kekuasaan mereka.

- Seperti dekorasi. - Kurasa kita bisa lebih dari itu.

Jika kita percaya

pada sesuatu seperti mereka.

"Terpujilah Allah, Tuhan kita,

penguasa alam semesta, sabda-Nya menjadikan segalanya ada."

Kue kayu manis Marta. Kenapa aku merasa bersalah?

Entahlah.

Sangat enak.

- Syalom, Anak-anak. Aku punya kejutan. - Kau dari mana saja?

Aku berjalan-jalan dengan Tomas untuk doa pagi.

Bagaimana dia?

Tidak baik.

Tapi lihat aku bertemu siapa.

Yairus mengantar mereka.

Seolah-olah dia tahu.

- Ibu. - Ibu.

- Syalom, Eden. - Syalom.

- Petrus di dalam. - Baiklah.

Ayah, keluarlah.

Jadi, kalian makan apa?

Pergilah ke desa itu dan kalian akan segera menemukan keledai terikat.

Dengan keledai kecil yang belum pernah diduduki siapa pun.

Lepaskan keledai itu dan bawa kepadaku.

Kau mau kami mencuri ternak?

Pinjam.

Apa syarat pinjamannya?

Jika ada yang bertanya, "Kenapa kau melepasnya?"

Katakanlah ini, "Tuhan membutuhkannya."

Kau mau meminjam keledai?

Ya.

- Apa? - Bukan apa-apa.

- Ayo. - Jadi…

Kau hebat.

- Kau yakin? - Ya.

Tas-Mu tertinggal di kamar-Mu.

Sengaja.

Aku tahu kau akan tahu Aku butuh.

Hari ini sudah lama direncanakan.

Beberapa generasi.

Karena Yusuf tak ada untuk melihatnya, kupikir hanya kau yang pantas membawanya.

Itu mewakilinya,

dan cara agar kita bertiga bisa bersama hari ini.

Yang Kau katakan kemarin tentang parfum itu,

bahwa dia menyiapkan tubuh-Mu untuk pemakaman,

Kau tahu betapa sulitnya bagi seorang ibu untuk mendengar itu?

Aku tak bisa melindungimu lagi dari ini.

Maafkan Aku, Ibu.

Mungkin kau harus tetap bersama Lazarus.

Mungkin itu akan menjadi hal yang lebih penuh kasih untuk-Ku.

Sehari demi sehari.

Tapi aku mau memasuki kota ini bersamamu.

Di sana!

"Yang belum pernah diduduki siapa pun."

Ayo.

Pasti ini.

Apa yang ini?

Siapa kalian?

Kalian mengambil keledai tuanku?

Tuhan membutuhkannya.

- Tuan kami. - Tunggu.

Aku tak tahu pengaturan apa yang kau buat, tapi kau tak bisa mengambil…

Apa ada yang pernah menduduki keledai ini?

- Apa? - Tolong, jawab saja.

Tidak. Tak ada. Tapi ada apa ini?

Tuhan membutuhkannya.

Apa kalian pengikut orang Nazaret yang membangkitkan Lazarus?

Kau tahu para nabi, terutama setelah pengasingan?

Dari Zakharia, "Bersukacitalah, wahai putri Sion.

Berteriaklah, wahai putri Yerusalem! Rajamu akan mendatangimu."

"Berbudi

dan mendapat keselamatan adalah dia,

yang rendah hati dan menunggangi keledai."

"Dengan keledai kecil. Anak keledai."

Keledai ini? Hari ini?

Tunggu apa lagi?

- Ayo. - Ayo.

Centurion, kudamu.

Hati-hati. Dekat dengan Tuhanku.

Lazarus. Kau tak ikut?

Yesus bilang aku harus mundur. Bersembunyi untuk sementara.

Saatnya pergi. Kita terlambat.

Dia datang. Yesus dalam perjalanan.

Yesus akhirnya datang!

Yang pemimpin tak mau kau dengar adalah kami percaya bahwa Yesus adalah Mesias.

Permisi. Permisi, permisi.

- Aku pendarahan selama 12 tahun di… - Permisi.

Tunggu, itu Zakharia.

- Permisi. - Itu Zakharia.

Yesus dari Nazaret sedang menuju Yerusalem, masuk dari gerbang timur.

- Kau yakin? - Pengikutnya meyakinkanku.

Dia akan segera memasuki kota.

- Apa kakakku bersama mereka? - Hanya satu cara untuk tahu.

Ayo.

Maaf. Permisi. Maaf. Permisi. Maaf. Permisi.

Kekacauan mengerikan ini. Kenapa tak ada yang bisa mengendalikan orang-orang ini?

Kusir! Percepat laju.

Aku tak bisa, Pak.

Dia datang.

Dia dalam perjalanan!

Selamat tinggal, Chuza.

Yohana.

Apa yang kau lakukan?

Yohana!

Kembali ke sini. Apa kau gila?

- Hosana. Hosana bagi Putra Daud. - Hosana. Hosana bagi Putra Daud.

Hosana! Hosana bagi Putra Daud!

Hosana!

Aku mengenalnya.

Hosana!

Ini.

Ambil semua ini. Ambil seluruhnya.

Ini untukmu.

Ini untukmu. Dan kau. Silakan ambil satu. Ini.

Ini untukmu.

Ini untukmu. Ayo ke Gerbang Timur.

Ayo ke Gerbang Timur.

Waktunya telah tiba.

Aku harus melakukan kehendak Bapa-Ku di surga.

Aku tahu kalian punya banyak pertanyaan, dan akan ada waktu untuk itu.

Tapi untuk saat ini…

maukah kalian ikut dengan-Ku?

Tuhan,

ke mana lagi kita akan pergi?

Hanya Kau yang punya kata-kata kehidupan abadi.

Apa pun yang terjadi pekan ini,

apa pun yang kalian lihat, rasakan, pikirkan, atau lakukan,

Aku mau kalian tahu bahwa di dunia ini,

Aku mengasihi kalian seperti anak sendiri.

Aku akan mengasihi kalian sampai akhir.

Dari desa terpencil di Galilea Hulu…

Di desa terpencil di Galilea Hulu…

Dan ketidakpatuhan terhadap pikiran yang adil.

Aku mengacaukan semuanya,

dan aku memulainya sejak lama hingga tak bisa kembali ke jalur.

Ini akan dipakai dalam persembahan sebagai aroma harum untuk Adonai.

Untuk mengurapi Imam Besar dan putra-putranya.

Tidak jika itu akan berderit di getahnya. Di jalanan Kapernaum.

Bukankah kita bilang "mulai"?

- Kalian sudah bilang? - Ya.

Maafkan aku. Aku tidak…

Kau tak akan menagih biaya pengiriman?

Aku harus memikirkannya. Mari kita lihat.

- Yohanes, kumohon! Apa yang akan kau… - Orang kusta dibersihkan. Maaf.

Kau punya kaki celana. Aku punya… Rok dengan… Di tengah.

Ya, kau harus… Kau harus berlatih dengan para wanita tentang cara duduk dengan rok.

Ya.

Biasa mereka menyilangkan kaki… Tapi aku merasa akan aneh jika Yudas…

Kita bisa melakukan lebih banyak, Simon!

Yesus?

Teman-teman, aku dipromosikan.

Itu lebih dari sekadar rumor. Bacalah.

Apa?

Jadi, sampai di mana kita?

Tidak di mana-mana. Kumohon. Biarkan aku pergi. Kumohon.

Bahkan kau.

Pergi dengan mereka?

Tentu.

Aku punya semua…

Yesus memberi nama baru untuk Simon. Ada yang mau anggur lagi?

Rabi?

Ayah.

Kebocoran prematur?

Itu benar-benar penuh.

Setelah lima hari, kita menawarkannya sebagai pengorbanan untuk menebus dosa.

Aroma minyaknya enak, 'kan?

Saat Tuhan menebus orang-orang kita dan membebaskan kita di Mesir melalui Musa,

leluhur kita harus segera pergi hingga tak ada waktu rotinya mengembang.

Jadi, mereka mengambil adonan sebelum ragi ditambahkan.

Membayar utang yang sudah jatuh tempo.

Ini?

Bukan botol yang tepat.

- Bangun. - Apa?

Kau tak akan percaya yang kulihat.

Ibumu sudah gila dan dia memasak bakon di dapur.

- Kemari dan lihatlah. - Ini tak bisa dimaafkan.

Aku hanya mau melihat kerajaan-Mu datang.

Aku hanya mau daging domba sekarang.

Kau mau aku pergi? Mungkin kita bisa barter.

Rosemary, timi, dan kentang.

Aku mau kau memperhatikan khotbah-Ku besok.

Kejadian yang mengelilinginya dan perasaan di dalam dirimu.

Aku akan mengkhianatimu, Bung.

Daging domba.

- Menjijikkan. - Aku lapar sekali.

Aku mau membalas dendam.

- Apa? - Apa?

- Kau selalu mengeluh? - Hanya saat aku di sini.

Banyak yang harus dikeluhkan.

Kau butuh pekerjaan?

Tidak dalam hidupmu, Kawan.

Lelucon itu mungkin tak akan berhasil.

Jadi, kau mau aku berbuat apa?

Kau mau aku menambahkan buku suci lain yang tak ada?

Batu, kertas, gunting.

Satu, dua, tiga.

Jadilah seperti Kramer. Hei, Jerry!

- Cut. - Cut. Mari kita ulang.

Apa karena dia tidak bisa mengubur Ramah?

Kumohon, maukah kau duduk dengan…

Yerusalem…

Hosana! Raja kita berjaya!

Hosana!

Rabi Gedera, bagaimana kau bisa mengeklaim bahwa tak ada akhirat

padahal kau belum pernah mati?

Rabi Gedera, apa kau fleksibel? Karena argumenmu berlebihan.

Kau sungguh bisa membaca?

Berapa tinggimu? Karena argumenmu kurang.

Maaf soal biji delimanya. Sayang sekali.

Maafkan aku. Maksudku, aku tak tahu…

Aku mau biji delima.

Beraninya kita.

Delima datang ke kota.

- Pak Delima! - Memeriksa meja. Biji kecil apa pun.

- Maaf. - Maaf, Hakim.

- Kasar. - Hakim Delima.

Cut.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.