All language subtitles for Wild.Eyed.and.Wicked.2023.AMZN.WEB-DL - PEA MASAMBA

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Baiklah, Lily.

Hari ini kita uji yang sudah kau pelajari.

Kali ini aku tak beritahu...

nama-nama burung setelah berkicau.

Aku cuma putarkan suara burung...

dan kau tebak namanya.

Siap?

Ayo coba.

Burung biru.

Burung kenari emas.

Burung pipit.

Burung merpati.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE

KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login

Masuk, sayang.

Ibu tak apa?

Lillian Pierce, masuk sekarang!

Sekarang!

Ibu.

Ingat, perhatikan kakimu sebelum pasang kuda-kuda.

Aku cuma terlalu buru-buru.

Ayo coba lagi.

Tidak, sudah bagus.

Tinggal asah gerakan kakimu saja.

Dan menjaga bahu kiri.

Terima kasih banyak.

Dan sampai ketemu lagi.

- Oke. - Ya.

Sebenarnya aku punya...

Aku punya 2 tiket....

konser DJ Starfish bulan depan.

Yang benar?

Pacarku tak begitu suka musik house.

Maksudku, aku mau. Mau sekali.

Tentu saja.

Bagaimana latihan anggarnya?

Baik.

Aku berusaha tak ngomong kasar ke murid-murid.

Mengurangi ngomong kasar ke murid itu harusnya tak susah.

Harusnya jadi pilihan buat berhenti.

Ya.

Sangat mendalam.

Kata-kata aneh itu yang aku bayar?

Masalahnya kata-kata aneh ini biasanya benar.

Bagaimana kalau bahas ayahmu hari ini?

Dulu kau bilang kalau kau cemas...

dia akan menghubungimu...

karena acara peringatan kematian ibumu.

Semoga dia tak menghubungiku.

Bukan kali pertama dia lupa.

Kalau mimpi buruknya?

- Apa sudah... - Sama.

Tapi aku tak khawatir.

Maksudmu?

Lebih baik memimpikan buruk Ibuku daripada tak sama sekali.

- Ya, aku yakin. - Tak sabar menunggu malam!

Kau mengejekku?

Aku?

Tidak. Aku tak pernah melucu.

Siapa yang bilang?

Ibuku, kakakku, pacar pertamaku.

Jadi...

kurasa kau lucu.

Cuma butuh 16 kencan agar kau sadar.

Tapi siapa yang ngitung?

Tentu saja aku.

16, apa itu?

Seperti...

timah...

- tembaga? - Kepala.

Semoga saja.

Kau itu orangnya lucu.

Tadi kau...

bakar salmon cabai manis...

yang dipanggang sempurna...

dengan, apa?

Kayaknya jahe dan entahlah.

Kentang tumbuk krim keju dan buncis wijen panggang.

Buncis wijen panggang.

Tentu kau akan dapatkan...

semaumu malam ini.

Wijen panggang?

Itu tadi ya?

Atau kacang hijaunya?

Aku suka kacang hijau.

Semuanya tahu apa akibatnya jika kau makan kacang hijau.

Tunggu. Aku...

- Tidak, aku tak mau kau... - Apa?

Aku akan pergi ke New York seminggu...

dan...

jangan kira aku menghilang...

setelah pertama kali kita tidur bersama.

Tak apa.

Aku tak mau kau merasa aku meninggalkanmu...

atau melupakanmu.

Melupakanku?

Foto saja.

Di sana?

Mungkin foto dari belakang.

Ada apa?

Itu berlebihan?

Tidak.

Mau dibantu kemaskan barangmu?

Sebelum kau pulang?

Serius?

Apa?

Boleh aku...

menginap?

Maaf. jika...

aku lancang.

Itu belum terjadi.

Tidak, aku cuma...

Tak apa.

Kau bisa cerita ke aku.

Belakangan ini aku sering mimpi buruk.

Cuma itu.

Ayahku suka jalan sambil tidur.

Jadi selama aku tak lagi mengejar pria 50 tahun bertelanjang...

di pekarangan rumah...

itu malam tenangku.

Aku...

sering...

gelisah.

Mungkin kalau ada orang di sini, akan lebih baik.

Aku tak masalah nyetir 30 menit.

Aku cuma mau kau...

mau aku tinggal.

"Martha dan adiknya...

mewarisi Kastil Magdalene,

dan Bethany,

sebagian Yerusalem dari warisan ibu mereka.

Martha dapat warisan banyak dari ibunya.

Tidak pernah disebutkan...

kalau Martha punya suami...

atau punya pacar.

Pada waktu itu,

ada makhluk separuh binatang...

bergigi setajam pedang...

dan bertanduk dua.

Martha, atas permintaan rakyatnya,

membawa makhluk itu ke kota...

untuk dibunuh dengan tombak dan kapak."

Dia bawa ke kota untuk dibunuh?

Aku lebih suka kesatria yang terjun langsung...

seperti Galahad atau Roland.

Ya.

Suka Roland, kan?

Sini.

Sial!

Lily.

Hei, Lily.

Lily.

Lily.

Lily, kau yang menang.

Kau baik saja?

Aku tahu kita pernah membicarakan fasilitas di Chicago itu.

Tidak, sudah kubilang aku tak bisa...

Aku tak bisa menghilang begitu saja selama 5 minggu di tempat jauh.

Aku ini pelatih anggar.

Biayanya saja sudah...

Aku tahu, tapi kita tak punya pilihan, Lily.

Ayo kita mulai.

Duduklah dengan nyaman.

Duduk atau rebahan, terserah.

Terserah mau di dalam atau di luar.

Kita mulai latihan pernapasan.

Pertama...

Pejamkan matamu...

dan rasakan udara di sekitarmu.

- Hai, Ayah. - Hei, Lily.

Apa kabar?

Kenapa menelepon?

Ayah...

kau pasti sudah tahu...

peringatan 20 tahun kematian Ibumu tak lama lagi.

Jadi...

sudah saatnya...

membuang beberapa barang miliknya.

Tapi sebelum itu,

ayah mau tanya kau mau sebagian barangnya.

Ya.

Jelas mau.

Kapan rencananya?

Akhir pekan ini.

Ayah tahu ini mendadak.

Menurutmu?

Kau bisa nginap akhir pekan.

Ayah buatkan makan malam.

Hei.

Apa yang kau lakukan?

"Apa yang kau lakukan?"

Aku harus siap-siap ke New York.

Aku mau belajar bahasa Inggris ala New Yorker lewat Rosetta Stone di kereta.

Acara apa lagi yang kau hadiri?

Konferensi tentang solusi berkelanjutan...

untuk kebutuhan arsitektur modern.

Bagaimana caranya pakai ulat sutra buat bikin paviliun...

atau muntahan katak buat genteng, entahlah.

Kasihan kataknya.

Saatnya makhluk hijau kecil itu...

bermanfaat untuk masyarakat.

Kalau kau?

Kau ada acara minggu ini?

Mungkin.

Ayahku ajak ke rumah tua,

tapi rumahnya...

seram.

Bangunan barunya dibangun tahun 50-an.

Sisanya dibangun sebelum revolusi.

Keren juga.

Tentu.

Aku heran.

Apa?

Tak kusangka kau orangnya penakut.

Terima kasih.

Apalagi mengatakan ke orang...

yang hampir mencakar mukamu karena takutnya.

Mimpi buruk itu beda.

Kau itu spesial, Willow.

Aku tahu.

Kau juga.

Ya.

Ada berapa cewek cantik...

suka house music, dan jago anggar yang kau kenal?

Mungkin dua,

tapi aku suka berambut merah, berombak atau keriting.

dua tipe itu,

di mana rambutnya tak tahu akan seperti apa.

- Itu tipe kesukaanku. - Astaga.

Itu bagus.

Beneran. Tak apa. Cuma luka kecil.

Jadi aku sebaiknya mengunjungi ayahku?

Hei.

Ayah berkebun di belakang. Dan kudengar mobilmu.

Boleh minta minuman atau apalah...

Perjalanannya jauh.

Sudah tak ada alkohol di rumah ini lagi.

- Aku sudah janji berhenti. - Ya.

Tidak, aku tahu aku...

cuma minta...

teh atau...

jus, atau apalah.

Oke.

Ayah buka pintunya.

Burung jalak.

Burung blue jay.

Burung kayu.

Enak?

Jadi Ayah...

Ayah gabung kelompok tani.

Anggotanya ada 2, emak-emak.

Kami ngobrol, makan siang, dan main catur.

Senang saja bisa...

bantu mereka senang.

Bagus buatku juga.

Bagus buat mereka.

Mereka tak punya banyak teman atau...

jauh berbeda dengan generasi muda.

Pengetahuanku tentang sejarah....

- membuat hubungan kami makin erat dan... - Ayah harus bercinta.

Kau tahu?

Jika ayah mau berikan kenyamanan sama mereka.

Cuma berpendapat.

Ayah pilih catur saja.

Ayah cuma bantu sekadarnya saja.

Dan sudah cukup membuatmu senang.

Kuharap ini akan beda.

Kenapa mesti beda?

Karena Ayah masak dan...

sudah memperlakukan baik para wanita...

daripada dulu sama Ibu?

Jangan...

sampai ayah menyesal mengajakmu ke sini.

Nah, itu dia.

Seperti biasanya.

Disaat sikap baikmu sedikit diuji,

ayah langsung marah.

Saat kau membahas jatuhnya Roma.

Jadi...

bukan runtuh tiba-tiba,

tapi kemunduran sistem kekaisaran yang pelan-pelan hancur...

Aku tak tanya.

Jadi...

kau berkencan dengan seseorang?

Ya.

Namanya Willow, seorang arsitek.

Dia sudah sukses dan sangat mendukung.

Kalau teman?

Ada yang berhasil akhir-akhir ini?

Ya, sebenarnya,

satu muridku yang sudah dewasa, Liam,

kami selalu bertemu.

Bagaimana?

Ayahku masih saja pakai drama,

"kasihani aku, sekarang aku sudah berubah".

Aku tak peduli. Jadi...

merasa agak jahat, tapi...

Kenapa kau merasa jahat?

Dia masakin aku makan malam dan aku bilang carilah nenek untuk kau tiduri.

Hei, mereka juga butuh.

Maksudku begitu.

Kasih dia sedikit kesempatan,

selama kau di sana.

Sedikit saja. Secuil kesempatan.

Bagus, kawan. Bagus.

Oke.

Terima kasih...

makan malamnya.

Salah satu kenangan terindahku...

saat mengajarimu berkuda.

Kesukaanku sepatu kuda.

Ayah mengajariku menempa besi.

Itu keren sekali.

Apa? Mau lagi?

Mau lagi?

Ya, bagus.

- Mau buang ini? - Ya.

Ini milik keluarga Ayah, bukan Ibu.

Ayah tahu.

Banyak buku juga bukan punya Ibumu,

dia terobsesi dengan ini,

dan ayah selalu ingat dia jika melihatnya.

Mengingat dia seburuk itu?

Kalau kau selalu mengingatnya, ya.

Siapa yang sarankan mengikuti hidup ala Marie Kondo?

Bukan cuma kau yang ikut terapis.

Terapis yang bantu Ayah berhenti minum, kan?

Itu hal buruk.

Terapis yang lucu itu?

Ya, benar.

Selamat datang.

Meditasi hari ini akan fokus...

untuk mencapai relaksasi...

dan merasa menyatu.

Kita hubungkan kembali diri kita dengan tubuh kita.

Jadi, meditasi ini paling baik dilakukan...

sendirian atau di tempat nyaman.

Saat mendalami pikiran kita,

akan ada energi,

frustrasi, dan ketakutan.

Tapi jangan kuatir.

Kita akan berusaha bersama-sama.

Kau tahu...

Lily?

Ayah pernah baca kalau saat tidur sambil berjalan,

rasanya seperti di dunia nyata...

tapi alam bawah sadarmu bisa menciptakan setengah dunia...

di mana kau sadar akan ruang nyata yang kau lewati,

tapi pikiranmu masih bisa bermimpi.

Jadi mungkin itulah yang terjadi.

Tak ada apa-apa disana.

Aku tahu yang kurasakan.

Ada sesuatu bersamanya.

Sesuatu...

yang merasukiku saat dia meninggal.

Apapun itu sekarang sudah hilang.

Kumohon beritahu ayah.

Ayah khawatir.

Ayah jarang bicara denganku...

sampai aku berusia 25 tahun.

Kita punya momen,

berkebun dan berkuda bersama.

Tapi ada apa dengan ini?

Ayah peduli sekarang?

Kenapa? Apa yang berubah?

Waktu.

Jujur saja, nenekku juga begitu.

Dia sangat galak...

sampai umurnya 80-an, baru mulai lemah lembut.

Mungkin karena merasa kematian makin dekat.

Ayah...

Kanker usus.

Tak bisa berubah cukup cepat.

70% kemungkinan bertahan hidup, lumayan.

Tapi ayah akan kemo 2 bulan lagi.

Seandainya ayah bisa...

mengubah masa kecilmu.

Ayah bisa lebih sering ada...

kalau ibumu...

Lily, dia selingkuh.

Ayah selalu mencintainya.

Masih mencintainya.

Aku tak bisa...

Aku tak bisa bicarakan ini.

Aku turut prihatin atas diagnosamu.

Aku sangat prihatin, tapi, aku cuma...

Aku 2 hari lagi di sini.

2 hari lagi?

Maksudmu apa?

Tidak ada yang akan terjadi padamu.

Kau sering merasa takut yang tak masuk akal...

sejak entah kapan.

Ayah tak tahu kapan.

Karena ayah tak pernah berbuat apa-apa.

Yang ayah lakukan cuma meratapi nasib...

puluhan tahun.

Apa kau pernah sekali saja....

memikirkan pendapatku?

Oke, lihatlah, dosen sejarah biasa...

menghamili asistennya.

Lalu, kejutan besar.

Kariernya hancur.

Terus ayah maunya Ibu gimana?

Mengikutimu selamanya ke kehidupan tanpa masa depan...

bersama profesor gagal?

Ayah mencintainya, Lily.

Ayah sangat mencintai Ibumu.

Ayah mencintainya.

Makanya Ayah selalu murung,

tak pernah ada kalau ada apa-apa.

Karena Ayah tak tahan...

dekat dia tanpa perhatiannya.

Ayah tak tahan berada di dekatnya...

dengan pria yang dia temui, yang dia tiduri.

Dan jangan bilang aku tak tahu apa-apa.

Kau benar.

Ayah tak pernah menyayangimu dengan sepantasnya.

Tapi Ayah juga tak pantas hidup begini.

Karena kau Ayah kehilangan segalanya. Kenapa Ayah kehilangan dia.

Terima kasih.

Untuk apa?

Akhirnya ngaku juga.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE

KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login

Apa dulu...

memang banyak monster?

Itu cuma dongeng, sayang.

Ibu pernah lihat sesuatu?

Kau masih kecil mendengar cerita Ibu, sayang.

Masih kecil mendengar cerita...

mata kuning.

Ganas dan jahat.

Kau belum siap mendengar rasa sakit yang tak pernah hilang.

Aku sudah mendengarnya.

Mata kuning.

Astaga!

Kau begadang semalaman.

Kau mau pergi sekarang?

Tidak.

Kau lagi cuti?

Aku belum cuti tahun ini.

Tak apa.

Kenap ibu bisa ada di kelasmu?

Ibu suka cerita rakyat dan terkait abad pertengahan.

Kau tahu.

Kenapa ayah mau mengajarinya?

Ceritanya panjang. Tapi...

juga keluarga ayah menyukai itu.

"Menyukai."

Begitu.

Kau menelusurinya.

Ibu tak pernah bacakan cerita ini padaku.

Tapi ada halaman yang robek.

Kenapa?

Sebelum meninggal, ibumu...

percaya ide-ide gila.

Ide seperti apa?

Buku yang kau pegang judulnya....

Makhluk-makhluk yang Lahir

Ketika Tuhan Sedang Tidur.

Itu buku kumpulan kisah setan abad pertengahan...

yang ditulis seorang biarawan abad ke-12...

bernama Athol Beman.

Yang ada di kotak ini...

harus dibakar.

Kumpulan...

tulisan terakhir ibumu.

Kebanyakan surat.

Dia menulis banyak...

hal mengerikan.

Salah satunya...

Lily...

banyak teks gila seperti ini di Abad Pertengahan.

Para biarawan sering mabuk-mabukan.

Bacakan.

"Tentang...

monster dan iblis yang tak bisa...

dipahami oleh penulis sejarah sederhana ini.

Mungkin di luar pemahaman manusia,

kami sebut...

"innominatum metus."

Aku mohon mereka yang tersiksa...

untuk melawan...

penyiksanya dengan penawar rasa sakit...

mematikan...

dan kuat, dan biarkan...

pertempuran...

menyelesaikan segalanya."

Innominatum metus?

Ketakutan tak dikenal.

- Hei. - Hei.

Kau tak belajar tentang...

sperma kumbang dalam isolasi?

Sebentar lagi aku akan tahu tentang sperma Beatles itu.

Tapi ada jeda waktu antara presentasi...

yang harus kuhadiri, jadi...

Kau bisa jalan-jalan keliling kota.

Aku lebih suka ngobrol.

Kau masih disitu?

Ya.

Aku mau tunjukan yang sedang kukerjakan.

- Boleh kubagikan album? - Tentu saja.

Desain rumah idamanku.

Tak mungkin.

Bagusnya.

Genteng muntahan katak.

Kenapa kau tak ke New York saja?

Apa?

Melupakan masa lalu.

Kita bisa berdansa sampai pagi, isap ganja.

Kau butuh udara segar, ide-ide baru.

Aku suka jalan-jalan sambil lihat berbagai...

- arsitektur yang... - Willow, berhenti.

Apa?

Ayolah, Lily...

Sudah dulu ya.

Maaf.

Nanti ngobrol lagi.

Aku tak sangka ini. Dengar.

"Aku tak tahan lagi.

Aku tak tahan lagi. Greg itu sangat lemah.

Dia sangat lemah.

Biasanya aku mau menyakitinya.

"Lily.

Apa aku harus menggugurkannya saja.

Aku akan bisa bebas.

Aku bebas ke mana, berbuat apa saja...

dan tetap muda.

Mungkin itu cuma latihan biasa,

dan bukan hal aneh,

menulis perasaan terburukmu...

dalam surat lalu membakarnya.

Terus kenapa dia tak bakar?

Mungkin dia mau,

tapi belum siap.

- Terus... - Terus dia bunuh diri.

Tidak.

Tidak. Masih banyak lagi.

Apa yang kau lakukan?

Memastikan ayah belum mati.

Terima kasih?

Ayah sangat capek, Lily.

Bisa bicarakan besok?

Sialan.

"Aku mohon mereka yang tersiksa...

untuk melawan penyiksanya...

dengan penawar rasa sakit mematikan dan kuat...

dan pertempuran menyelesaikan semuanya."

Kita lihat kemampuan cakar monster ini melawan pelat baja.

Apa?

Sudah kubaca semua bukunya,

dan yang aku tahu,

orang-orang yang mau membunuh makhluk ini memakai baju besi...

dari kepala sampe kaki.

Jadi, Ibu...

Barang-barang ini, beginilah dia berusaha kabur.

Ini penawar rasa sakitnya.

Sial.

Bisa kita bicarakan ini?

Ya. Siapa yang duluan?

Baik, aku.

Saat ibuku dibunuh, makhluk ini merasukiku,

memakan rasa sakitku seperti yang diperbuat pada ibuku.

Makhluk itu mau menakutiku dengan penampakan.

Aku tak akan lari agar mahkluk itu bisa terus makan.

Sebelum Ibu, mungkin makhluk itu terhubung dengan ayahmu, oke?

Ayah bilang dia bajingan, kejam.

Dan ibunya sebelum dia, kan?

Kau selalu bilang nenekmu...

depresi, pemarah, dan jahat.

Terus kembali dan kembali lagi.

Dan makhluk ini mengikuti keluarga kita dari Irlandia.

Makanya leluhur kita kemari,

- menjauh dari makhluk itu. - Kalau ayah?

Mungkin makhluk itu...

juga memakanmu.

Membunuhmu.

Yang benar saja, Lily.

Kau...

Katakan.

Itu bukan anggar.

Kau memegangnya seperti mau membunuh.

Bukan untuk duel.

Ini bukan olahraga.

Jangan berusaha mencetak poin dengan menusuk kaki seseorang.

Temukan kekuatan dan tenaga intimu.

Mungkin kau bisa turunkan.

Saat kau menyerang, pastikan setiap...

tusukan itu berdampak.

Oh, itu kematian.

Itu lemah. Di sini kekuatanmu.

Ibumu pernah mencintaiku...

dulu.

Tapi dia mulai bosan...

dengan kesedihanku yang tak berkesudahan.

Dia masih muda, tentu saja, bertemu pria lain.

Harusnya ayah memaafkannya.

Dia orang baik,

dan kusesali yang kukatakan padanya.

Aku tahu dia tak menginginkan ini.

Dia mau kau bahagia. Melanjutkan hidup.

Bukannya melawan masalah lama ini.

Ada sesuatu di luar sana...

dan aku harus membunuhnya.

Ingat Don Quixote?

Dia bayangkan dunia yang berbeda...

dari kenyataan.

Dia mengubah hal-hal biasa...

jadi bagian kisah ksatria.

Terlahir untuk menderita.

Ayah pernah bilang.

Aku menyayangimu, Ayah.

Tapi aku...

Aku tak butuh di nasehati.

Ayah juga sayang.

Meski sulit menunjukannya.

Kita berdua sulit menunjukannya.

Hei.

Aku...

Aku mau minta maaf.

Terakhir kali kita ngobrol, aku agak...

ketus.

Memang.

Tapi aku juga mau mengajakmu pergi,

jadi aku minta maaf juga.

Aku harus memberimu waktu...

dan harusnya aku tak begitu.

Ada lagi yang bisa kubantu?

Membantumu melewati ini?

Mungkin nanti ada saatnya...

aku bercerita hal gila,

dan aku cuma butuh kau dengarkan.

Cuma itu.

Gila seperti nanas di pizza, atau gila vegan buat kucing?

Ada yang mau kau sampaikan?

Tidak.

Tidak lewat telpon.

Nanti saat kita ketemu, ya.

Saat kita bertemu lagi.

Tiap hari di sini, jauh darimu...

Aku merasa...

bukan kau yang harusnya dipaksa pergi dari sana,

tapi aku yang harus mendatangimu.

- Kau kerja. - Aku tahu.

Aku cuma...

merasa seakan aku mengecewakanmu.

Kalau kau butuh menjauhiku,

aku mengerti.

Itu ayahmu?

Nanti kuhubungi lagi.

Coba saja, brengsek! Aku akan mengejarmu!

Kau bunuh ibuku.

Jangan harap mengambilku dan ayahku.

Mengerti?

Baju zirah selalu bisa ditembus...

- dalam film. - Itu omong kosong.

Kalau baju zirah tak berguna, tidak akan ada yang pakai.

Pedang ini terasa cocok. Rasanya jadi bagian dari Ibu.

Mungkin aku harus bawa pistol juga.

Kalau mau bertarung pakai baju zirah,

jangan bawa apa-apa...

yang bisa digunakan melawanmu jika direbut.

Pedang tak akan bisa menembus pelat baja.

Bukan aku yang bunuh ibumu.

Aku berusaha menghentikannya.

Aku tunjukkan ke dia akibatnya...

jika dia pergi.

Ini membuatmu kenyang, kan?

Rasa sakit ini?

Aku bisa rasakan.

Kau mau menipuku.

Aku tak tahan lagi.

Pergilah.

Hirup udara segar.

Pergi?

Lebih baik aku mati daripada Lily mengira aku tak menyayanginya.

Kuberitahu apa yang harus dia lakukan...

malah dia masih melakukannya.

Ibumu itu monster, Lillian.

Akan kubuktikan siapa dia sebenarnya.

Lillian pulanglah ke rumah!

Pulanglah, Lillian Pierce.

Kau takkan membunuhku.

Kalau mau ketemu Ibu,

tidurlah.

Aku akan kesana.

Agar muda selamanya.

Seperti yang kuinginkan.

Mendingan melihatku dalam mimpi burukmu...

daripada tak melihatku sama sekali.

Kutikam dadanya.

Tak terjadi apa-apa.

Mahkluk itu akan mengikutiku selamanya.

Aku harus terima itu...

dan jalani hidup sebaik mungkin.

Ngompol di ranjang karena sering ketakutan.

Tak akan punya hubungan.

Tak apa.

Banyak juga yang begitu.

Misalnya...

kalau kau ikuti tulisan di halaman itu...

Tak usah pura-pura percaya omonganku.

Ayah belum selesai.

Maksudku...

bagaimana dengan bagian...

soal yang tersiksa...

memakai penawar mematikan itu?

"Aku mohon mereka yang tersiksa...

untuk melawan penyiksanya dengan...

penawar rasa sakit mematikan dan kuat...

dan pertempuran menyelesaikan semuanya."

Itu...

Itulah yang kulakukan.

Menggunakan simbol cinta Ibu dalam pertempuran,

baju zirah yang tak bisa ditembus oleh cakar.

Dia sangat suka soal hal-hal abad pertengahan,

ya, tapi...

bagaimana denganmu?

Mungkin harus lebih banyak lagi.

Lebih banyak hal yang kau sukai.

Berhenti memeriksa barang-barang Ibu.

Barangmu saja sendiri.

Bagaimana jika makhluk ini ada...

di dua dimensi?

Berada di dunia nyata.

Dan satunya di dunia lain yang tak bisa kita pahami.

Dan rasa takut akan melindungi kita dari dunia itu.

Mungkin cuma khayalan...

dan aku sudah hilang akal.

Aku butuh seseorang yang percaya...

dan melihat...

apa yang kulihat.

Aku di sini.

Aku ada di sini.

Buah holly.

Cantiknya.

Beracun.

Sialan!

Tn. Pierce?

Tn. Pierce, aku Willow. Pacar Lily.

Lily pernah membicarakanmu.

- Dia sudah memberitahumu rencananya? - Sedikit.

Mungkin kita tak punya banyak waktu lagi.

Dia dalam bahaya? Sebaiknya kuhubungi polisi?

Polisi tak akan percaya.

Bisa kubantu?

Silvia.

Harusnya aku menyingkirkanmu.

Persetan denganmu.

Kau bukan dia.

Kau takkan bisa menyingkirkanku.

Apa-apaan ini!

Butuh rencana. Butuh ide.

Willow.

Willow, dengarkan.

Lily.

Ayah, kau melihatnya?

Ya.

Tahan.

Ya.

Dia bilang mainkan saja musiknya.

Oke.

Ayah, bagaimana ini?

Aku tak cukup kuat.

Itu tak benar.

Itu tak benar.

Kau harus melawannya.

Seperti Ibumu.

Kalau dia tak sendirian...

mungkin akan beda ceritanya.

Kau tak bersembunyi...

dan tak takut seperti ayah selama ini.

Ayah sangat bangga padamu.

Kita harus tenggelamkan makhluk ini ke dalam racun,

bukan cuma menebasnya.

Ayah, maksudmu apa? Ayah?

Ayah menyayangimu, Lily.

Harusnya ayah sering bilang itu padamu.

Biarkan aku menjadi ayah yang seharusnya.

Ayah.

Ayah, jangan pergi.

Ibu tak sempat cerita pengantar tidurmu malam ini, kan?

Bagaimana kalau cerita yang sudah Ibu hapal?

Dulu ada seorang gadis kecil pemberani.

Dia cepat.

Kuat.

Dan dia akan baik-baik saja...

meski ibunya sudah tak ada.

Karena ada hal terlalu berat untuk dipikul.

Tapi gadis kecil pemberani itu lebih kuat...

dari ibunya.

Willow, bantu hentikan pendarahan Ayahku.

Lebih baik kucakar wajahku...

daripada sehari lagi bersamamu.

Ini bukan dirimu.

Ibuku manusia.

Dia takut dan kesakitan.

Dia bukan monster.

Dia sudah lama mati dan kau bukan dia.

DITERJEMAHKAN | COMELMUEWA

Bertahanlah, Ayah.

Apa cuma...

Apa cuma peluangnya...

70% saja?

Kita ada di sini sekarang.

Itu yang terpenting.

Itu yang terpenting.

Ayo pergi.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE

KETIK BEBAS69 ATAU https://cutt.ly/bbs_login

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.