All language subtitles for Just Wright (2010)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic Download
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian Download
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French Download
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam Download
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese) Download
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali Download
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American) Download
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese Download
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh Hermes "AngelTouch"

Kritik & Saran: hermeshady.blogspot.com / @HermeShady on Twitter

♪ When did the angel lose her wings ♪

♪ When she flew from the realms and the darker dreams ♪

♪ All the gold melted down and the gates were closed ♪

Oh, ayah!

♪ Life was revealed and the past exposed ♪

♪ Oh, oh, oh, from back to forth Sister, oh, oh, oh... ♪

- Hey, ayah. - Hey, pagi, putriku.

Berjanjilah padaku, kalau kau tak bisa memperbaiki sesuatu,

serahkan saja pada tukang.

Leslie, ayah bisa tangani ini. Kau hanya takut terlambat kerja.

- Semoga kencanmu malam ini menyenangkan. - Semoga.

♪ I'm getting somewhere ♪

♪ I'm gonna be there ♪

♪ I'm gonna be there ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ When did the angel fade from white? ♪

♪ Lost her place in the clouds Took her cues from the night ♪

♪ Set apart by the fall that destroyed her grace ♪

♪ But the heat from the flames never touched her face ♪

♪ I rise in the day of the blazing sun ♪

♪ Saw above all the hate in the need of blood ♪

♪ I was pressed to succumb to the dragging down ♪

♪ Yeah, my hand grabbed the line and I pulled me out ♪

♪ Oh, oh, oh, from back to forth Sister, oh, oh, oh... ♪

Hey, Leslie. Apa kabarmu?

Selamat pagi.

Hey.

Bagus. Ada peningkatan. Aku suka itu.

- Pertahankan sikutmu seperti itu. - Oke.

Biar kuatur beratnya.

Sekarang tambah beratnya.

Oke.

- Hey, kawan. - Kapan kencan butanya?

- 8:00. - 8:00? Apa yang akan kau kenakan?

- Hitam. - Hitam.

Sampai jumpa besok.

♪ I'm getting somewhere ♪

♪ I'm gonna be there ♪

♪ I'm gonna be there ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

♪ Been dreaming, dreaming, dreaming ♪

Bisa bantu aku?

- Tolong tiketnya. - Halo?

- Sedikit dorongan saja. - Oke.

Satu, dua, tiga!

Maaf.

Maafkan aku.

Baiklah. Sekarang jaga mobilku baik-baik.

Halo, Denzel.

Mark?

- Leslie? - Ya.

- Senang bertemu denganmu. - Sama-sama. Terimakasih.

- Boleh aku? - Yeah, tentu.

Itu seperti langit terbuka lalu aku mendengar para malaikat bernyanyi.

Pada saat itulah aku mengetahuinya.

- Tambah anggurnya? - Terimakasih.

Bagaimana dengan anak-anak?

Sebanyak yang bisa kita dapatkan.

- Wow. - Maksudku, setidaknya 2 atau 3 anak.

- Sungguh? Dengan jam kerjamu... - Pastinya.

yang padat?

Kau punya kerjaan yang padat juga. Terapis fisik.

- Ini dia. - Bersulang.

Semua orang yang kukenal selalu ketagihan tiramisu sekali mencobanya.

Aku tak mau seperti mereka.

Kau tahu? Aku akan memaksamu.

Oke?

Buka yang lebar.

Ini sangat enak.

Kita akhiri dengan beberapa anggur sebagai penutup.

- Setuju. - Mengapa tidak?

Mari bersulang.

Mari...mari kita tos.

Kau mau aku terus melayanimu? Kita bisa melakukannya semalam suntuk.

Semalam suntuk?

- Wow. - Malam ini sangat menyenangkan bagiku.

- Aku juga. - Ya. Tentu saja.

Mungkin di lain waktu kita bisa nonton film, atau menyaksikan pertandingan Nets (tim basket NBA).

Kau sungguh wanita yang mengagumkan.

Aku serius. Pria yang bisa mendapatkanmu pastinya sangat beruntung.

Sebelumnya aku berpacaran sangat lama.

Dan, kau tahu, perasaanku masih kacau.

- Aku merindukannya, itu... - Kau belum siap secara emosional.

- Yeah. - Dan kau harus bisa siap.

Ya. Aku senang kau mengerti.

Lihat, kau itu the bomb.com, itulah yang kumaksud.

Maksudku, tapi kita masih bisa...

- Jalan bersama-sama? - Jalan bersama-sama?

Yeah, maksudku, kau, kau...

- Orang yang baik. - ...Orang yang baik.

Dengar, aku minta maaf, aku...

Boleh aku minta pelukan?

- Tentu. - Terimakasih.

Ya. Mobilmu tipe apa?

Dia tahu.

- Ini. - Terimakasih.

Jadi,

Bagaimana dengan Nets, hmm?

Bagaimana kencannya?

- Apa dia manis? - Ya.

- Dan? - Dan dia mengira...

aku adalah wanita rumahan yang sempurna.

Maaf.

Tapi memang dirimu terlihat seperti wanita rumahan.

Kenapa? Aku hanya menjadi diriku sendiri.

Kau tak semestinya seperti itu padanya...

sampai 5 tahun nanti setelah kalian menikah.

Apa ini?

Penelitian.

Aku baca "The Power of Now" dan menyadari bahwa...

bukan kebetulan belaka seorang wanita bisa menjadi istri pemain NBA.

Butuh strategi, penyelidikan,

dan visi.

Kuyakin itu yang dipikirkan Eckhart Tolle saat dia menulis bukunya.

Bicaralah sesukamu,

tapi jangan benci temanmu bila dia jadi terkenal.

Morgan, apa yang kau bicarakan?

Istri pemain NBA?

Maksudku, kau bisa beli parfum ataupun baju mahal.

Terkenal.

Umurku hampir 30.

Aku harus mulai pikirkan masa depanku.

Terkadang kau membuatku takut.

Kau mengacaukan ruang tamuku.

BMW-mu ditarik kembali karena kau terlambat membayar.

Apa penelitian ini termasuk dalam pencarian kerjamu?

Ini pekerjaanku. Kau tak dengar?

- Aku mau tidur. - Good night.

Kau masih ingin pergi denganku nonton pertandingan besok?

Sudah kusiapkan pakaianku. Butuh umpan yang bagus untuk menangkap ikan.

Pastinya aku memancing di sungai yang salah.

Oke.

Hangat, feminim, baik.

Hey, Ma.

Bagaimana caranya kau mendapatkan pria bila berpakaian seperti itu?

Yah ma, aku mau nonton pertandingan.

Dan...tidak. Dimana ayah?

Ada di dapur, sedang mengerjakan salah satu proyekmu.

- Ayah. - Yeah?

Bukannya kita sudah sepakat biar tukang saja yang memperbaiki keran baru itu?

Mengapa harus buang-buang uang jika ayahmu bisa mengatasinya?

Leslie!

Ini cara yang tepat mendapatkan pria.

Padahal sudah kubilang padanya untuk mengenakan gaun.

Ke pertandingan basket?

Yeah.

Beberapa saat lagi...

kuarter (babak) ke-empat pertandingan awal musim di Izod Center akan dimulai.

New Jersey Nets untuk sementara unggul 10 poin atas Orlando Magic,

berkat kerja hebat sang Point Guard, Scott McKnight.

McKnight, salah satu Point Guard terbaik di liga,

tetap mempertahankan reputasinya malam ini.

Dribel ke kiri, masuk ke sisi dalam, tak ada yang menjaganya.

Dia akan melemparnya sendiri, berputar, dan masuk.

Sangat bagus, dan dia dilanggar juga.

Akan semakin sulit bagi Magic,

walaupun masih banyak waktu tersisa.

Para fans Orlando di sini...

- Ayo! Ayo! - pastinya merasa kesal.

Kode biru! Kode biru (bantuan)! Bawa gerobak kemari, kita sudah hilang kesabaran!

Tahan! Kita sudah hilang kesabaran!

89% dari lemparan bebas Scott McKnight berhasil masuk di musim lalu,

tapi malam ini, dia berhasil memasukkan semuanya.

Mari lihat apakah dia bisa mempertahankannya.

Dan berhasil. Dengan ini berarti sudah 11 kali berturut-turut bagi Scott McKnight,

dan Dwight Howard telah melakukan 12 rebound malam ini.

Lihat itu. Lihat itu!

Aku sangat menyukai tempat para istri pemain-pemain.

3 baris eksklusif di tiap stadion.

Leslie, lihatlah tasnya.

Tas Domenico Vacca terbaru. Belum ada seorangpun yang punya.

Tak mungkin tembakan McKnight akan masuk.

Apa? Tahan! Tahan! Akan kutelpon dia.

McKnight, ke sisi kanan.

Tembakan.....jarak jauh!

Diamlah, nyonya!

Aku akan diam, tapi sebentar, aku mau menelpon lagi.

Halo. Oh, ini Presiden Obama.

Beliau mau mengorbankan uangnya untuk pertahanan.

Scott McKnight mengambilnya. Inilah dia.

McKnight lay up, dan masuk.

Nets unggul jauh.

Uh-oh! Kalian dalam masalah sekarang.

Magic menyerang, maju ke depan...

dicuri lagi oleh Scott McKnight.

McKnight melompat, dan ke-19-kalinya slam dunknya masuk.

Nets terus menjauh.

Dwight Howard terlihat kesal, dan mengoper bola pada Rashard Lewis.

Ayolah, jangan, jangan...jangan mati di depanku, Orlando, jangan mati di depanku.

Bembrey mencoba three point. dan gagal.

McKnight rebound, dan waktu habis.

Performa menakjubkan dari Scott McKnight.

Waktu yang tersisa, 10 menit 19 detik.

Nets payah.

Diamlah kalian semua. Diamlah kalian semua.

Pertandingan yang bagus.

Ayo keluar sebelum kita dibunuh, ayo.

Yeah!

Selamat, pertandingan yang hebat,

- pertandingan yang hebat. - Trims. Trims, kawan, trims.

Hampir 10 tahun kau bermain di Nets, satu-satunya tim...

- yang kau bela... - Pertandingan yang bagus, kawan.

tapi di akhir musim, kontrakmu akan habis.

Pertanyaan dimana tiap orang ingin tahu adalah,

"Akankah McKnight memperpanjang kontrak dengan Nets?"

Aku selalu buktikan kemampuanku tiap malam di lapangan.

Fans Nets tentu tahu aku cukup baik.

Kuharap manajemen Nets juga menyadarinya.

- Jadi maksudmu... - Jadi maksudku,

- senang bertemu denganmu, J. - Baiklah. Tentu saja. Selamat.

Bagus sekali, kawan. Kau mulai perang tawar-menawar.

Aku tak menginginkan perang tawar-menawar.

Aku ingin tetap di Nets. Merah dan Biru...

"mengalir dalam darahku," kau telah mengatakannya sejak mereka merekrutmu.

Sweet Lew!

- Apa kabar, sob? - Pertandingan yang bagus, caramu memasukkan bola.

- Trims, sob. - Hey, sampai jumpa di pertandingan All-Star.

All-Star, ya, pak.

Akhirnya ketemu juga kalian. Aku telah mencari kalian di semua tempat.

- Hey. - Hey, Leslie.

- Ada apa? - Rame sekali disini.

Aku tahu, kawan, ada apa?

Scott McKnight akan melangsungkan pesta ulang tahunnya sabtu malam di rumahnya.

Aku tahu kalian ingin berada disana.

Leslie, santailah.

- Kau punya koneksi? - Temanku punya.

kami akan bertemu dengannya di hotel Warwick. Mau ikut?

- Kau tak keberatan? - Nah, terserah padamu.

- Nanti kuminta mereka mengantarku pulang, oke? - Baiklah.

Maksudku, kalau kita ingin mengadakan bakti sosial, aku mau lebih banyak anak-anak.

Itu intinya.

Aku mau bicara dengan anak-anak. Aku mau berada di hadapan mereka.

Aku mau mengetahui pikiran mereka.

Itulah yang selalu kuinginkan.

Maksudku, ayolah, untuk apa lagi?

Aku tak bisa menemukan lubang bensinnya.

Ini...ini konyol.

Nah, aku...sebaiknya kau bicara dengan ibuku tentang ini.

- Dia panitianya, oke? - Kau...

- Aku rasa kau... - Permisi, nona?

- Leslie. - Nanti kutelpon lagi.

Leslie, right (benar)?

Yeah, Leslie Wright, dengan huruf "W." Mobil jenis ini biasanya tak memiliki...

lubang bensin. Sebaiknya kau putar mobilmu.

Oke, Leslie Wright.

Seperti baru dirakit. Kau mengerti?

Yeah. Trims, aku menghargainya.

Well, berterimakasihlah padaku dengan menjuarai liga.

Oh, kau sungguh fans berat, ha?

Merah dan Biru mengalir dalam darahku.

Kau bicara sepertiku.

Aku wanita Jersey. Perwakilannya.

- Baiklah. - Kau tahu, aku...

- tidak jadi. - Apa?

- Tidak seharusnya aku, tidak. - Apa yang mau kau katakan?

Aku minta maaf, sedikit ingin tahu dan maafkan aku,

karena aku lihat CD Joni Mitchell di bangkumu.

Oke, yeah, aku suka Joni Mitchell.

- Sungguh? - Sebenarnya, aku sangat suka musik jazz.

Itu kegemaranku.

Kau tahu lagu yang Joni Mitchell nyanyikan dengan...

- Charles Mingus. - Oh, yeah, aku suka lagu itu.

Yeah, rekaman yang buruk.

- Oke, selamat malam. - Sebaiknya aku pulang.

Biarkan aku buka pintu mobilmu.

Aku tak pernah mengira kau tipe pembuka pintu.

Ayolah, kubuka pintu, kutawari mantelku, kutarik kursi.

Aku coba membuka...ada apa dengannya...

Angkat sedikit dan tarik.

Akhirnya. Maklum, mobil tua.

- Selamat malam. - Selamat malam.

- Ya Tuhan. - Kau tahu?

Kau ada waktu sabtu malam?

Kawan, aku tak menyangka akan keluar sepanjang malam,

tapi setelah dari Warwick, kami diundang ke bar,

dan Q-Tip menjadi DJnya dan kemudian kami pergi ke tempat sarapan,

tapi kau pasti tahu aku tak pernah makan di luar, jadi sekarang aku kelaparan.

Jadi, ada kemajuan bagi kalian untuk bisa datang ke pesta Scott McKnight?

Kuharap.

Sabtu malam, aku akan berada disini denganmu, memperbaiki loteng.

- Tidak bagus. - Tidak bagus?

Karena jika kau berada di rumah ini,

maka kau takkan berada di rumah ini!

- Apa ini... - Ya!

- Ya! Pestanya Scott McKnight! - Apa?

- Aku punya koneksi. - Bagaimana bisa? Bagaimana?

Scott mengundangku langsung.

Oke, sejak kapan kau mengenal Scott McKnight?

Sejak semalam di pompa bensin. Oke, boom,

Pertama-tama, dia sedang menelpon.

Dia mengeluh dengan seseorang tentang bakti sosial...

dan bagaimana mereka mau mengaturnya untuk anak-anak.

Dia sangat bingung sampai tak bisa membuka tangki bensin.

Sampai aku mengaitnya.

Jadi, seperti apa dia?

Dia berbeda dari yang kupikirkan.

Dia...dia keren.

Dia...dia baik, bahkan lebih. Dia sangat sopan.

Maksudku, seperti kue pai manis.

Kau tak punya perasaan padanya, bukan?

Kau gila. Aku hanya suka pria yang biasa-biasa saja.

Oh, Tuhan, aku harus menyiapkan pakaian apa yang akan kupakai.

Leslie, kau memang baik.

Oke, tetap tutup matamu, ini dia.

Selesai.

- Yeah. Wow. - Bagus?

Sudah kukatakan bahwa warna ini terlihat fantastis bagimu, bukan?

Sangat bagus.

- Oh, tapi kau harus tambah blush (pemerah muka). - Kau harus.

- Ma, aku sudah tak perlu... - Ya, kau harus.

- Ma, aku tak perlu menambah blush-ku. - Dengarkan ibumu.

Kau akan mendapat calon suami malam ini.

- Oke, ini terlihat bagus. - Tentu.

Sayang, kudapatkan ayahmu 36 tahun lalu, dan dia masih tak percaya akan keberuntungannya.

Oke.

Oh, oh. Oh.

Aku punya kejutan.

- Apakah itu... - Anting berlian nenekmu.

Dia memakainya di malam dia bertemu kakekmu,

dan ibu memakainya di malam ibu bertemu ayahmu.

Itu sangat indah, bibi J.

Lebih dari indah. Lebih dari bulan purnama.

Kau pakai ini dan pria akan takluk padamu.

Leslie, ibu tahu kau tak suka dengan gaya yang gemerlap,

jadi ibu ingin kau memakainya malam ini.

Aku?

Sungguh? Ya Tuhan.

- Sungguh? - Ya.

Oke.

Bagaimana menurutmu?

- Kurasa aku akan ganti baju. - Pastikan kau pakai sebuah gaun.

Dengar, semua ini tentang hukum daya tarik.

Oke, aku mengerti.

- Kau terlihat menakjubkan, sayang. - Terimakasih, ayah.

- Deuce and a Quarter? - Setiap putri butuh sebuah kereta kuda.

Syukurlah, karena aku tak mau pergi dengan mobil Mustang itu.

Ayah, kau sangat baik!

Yeah, yeah, ayah memang baik.

- Terimakasih. - Sama-sama.

Hey, hati-hati terhadap lubang dan jangan mengerem terlalu keras.

Mungkin satu atau dua kali.

Aku sangat bergairah.

- Dah, ayah. - Dah!

Ya Tuhan. Ini...

♪ I hope it never end Wanna stay here ♪

♪ Where we stand, it's so clear ♪

♪ For a long time In the wrong line, in the wrong crowd ♪

♪ I don 't know how That was no good ♪

Aku ingin bersulang...

- untuk ulang tahun kawanku. - Ya Tuhan.

Aku yakin kalian sudah sering dengar sebelumnya,

bahwa beberapa orang berubah setelah menjadi kaya dan terkenal.

- Tentu saja. - Terserah, Angelo.

Intinya, aku ingin bilang, entah kalian...

sudah sering mendengarnya atau belum, pendapat itu benar.

Dan ada 1 pria disini,

yang tak hanya orang impikan untuk jadi sahabat mereka,

tapi dia juga masih sama seperti waktu SMA,

tapi tanpa Cross Colours dan Gumby.

Dia ada pria sejati, di dalam maupun luar lapangan.

- Untuk klienku, selamat ulangtahun. - Yo, bro.

Untuk Nets! Untuk Nets, kawan!

Yeah!

Aku mau berkeliling dulu ya?

- Oke, kutemui kau nanti di bar. - Oke.

Oke, siapa yang mau buka botolnya?

- siapa yang mau buka botolnya? - siapa yang mau buka botolnya?

Hai. Boleh aku minta segelas sampanye?

Baik.

- Leslie Wright. Apa kabar? kau datang juga. - Hey.

- Hey. Apa kabar? - Selamat ulang tahun.

Bagaimana kabarmu?

- Hadiah untukmu. - Baik sekali, terimakasih.

Tapi tak ada uang di dalamnya.

- Kau terlihat cantik. - Terimakasih. Kau juga.

Terimakasih.

Rumahmu. Rumahmu indah sekali.

Aku senang mendengarnya.

Aku ingin mendapat pujian itu, tapi sayangnya bukan hanya aku yang membangun rumah ini.

Seandainya terserah padaku, akan kupasang layar besar di tiap ruangan.

- Ini bagaikan istana, dibandingkan rumahku. - Yeah?

Aku baru saja beli genteng,

Ayahku membantuku,

Tapi dia tidak cukup terampil.

Kawan, maafkan aku, tapi aku harus pergi.

- Apa? - Yeah, baru saja Safe Horizon menelponku.

Mereka membutuhkanku.

Scott, kenalkan Morgan, saudara baptisku. Kami tumbuh besar bersama-sama.

- Hai. Senang bertemu dirimu. - Sama-sama.

Jangan pergi dulu. Pestanya baru dimulai.

Aku harus pergi. Salah satu relawan di panti tunawisma tempat ku bekerja...

sedang sakit, jadi aku harus menggantinya.

Pelayan, boleh aku minta Hennessy? Dua gelas.

- Baiklah. - Terimakasih.

Kalian tahu, aku juga relawan di tempat lain.

- Yeah? - Aku harap aku bisa meluangkan waktu...

lebih banyak menjadi relawan, kalian tahu?

Oh, aku harus ke rumah dulu mengambil mainan untuk anak-anak, oke?

Jadi, kalian tinggal berdua?

- Sementara. - Ceritanya panjang.

Boleh aku menghubungimu?

Oh, Scott...namamu Scott, kan?

Aku minta maaf. Aku sudah pernah berkencan dengan pemain basket,

dan selalu gagal. Tapi sungguh menyenangkan bisa bicara denganmu.

Kau siap?

Aku siap katamu?

- Kalian pergi? - Yeah.

- Selamat ulang tahun. - Trims.

Terimakasih telah mengundangku. Bersenang-senanglah.

- Hati-hati di jalan. - Terimakasih.

Tujuannya adalah Jangan biarkan mereka pergi. Kenapa kau malah mengacaukannya?

Aku tak melakukan apa-apa.

- Kau berhutang padaku. - Akan kubalas kebaikanmu nanti.

Apa dia melihatku saat aku keluar?

Yeah. Relawan panti?

Yah, kau bilang dia berbeda, jadi akupun begitu terhadapnya.

Gadis di sebelah rumah?

Gadis yang akan tinggal di rumah besar ini.

Aku akan memilikinya, kawan, aku bisa merasakannya!

Tunggu sebentar. Kau bahkan tak memberi nomor telponmu.

Yeah, kurasa pertama kalinya seorang wanita berbuat begitu terhadapnya...

sejak dia menjadi pemain NBA.

Percaya padaku, dia akan menghubungiku nanti.

- Ini dia. - Oke.

Apa?

Jendela baru telah terpasang. Selanjutnya lampu.

Wow, ayah, kau berhasil.

Terlihat sangat berbeda.

Sudah kubilang nak, ayah mampu.

Oh, oh, uh, bagaimana semalam?

Ayah tahu.

Sang pangeran menatapmu dan bam! Dia...

kemudian melihat Morgan dan melupakan diriku.

Tapi, hey, aku sudah terbiasa. Maksudku, pria mana yang tak tertarik? Dia cantik.

Kau juga cantik.

Oh, ayah. Itu sebabnya semua pria...

merasa aku adalah teman yang sempurna.

Suatu saat pasti akan terjadi, sabar saja.

Kapan ayah? Umurku sudah 35.

Maksudku, kapan aku bisa bertemu pria gagah yang...

berpikir bahwa dia tak bisa hidup tanpa diriku?

Pastinya ada diluar sana, hmm?

Oke. Saat ayah menemukannya, aku ada di tempat keja.

Hati-hati di jalan.

Dan pastikan dia tak ompong.

Oke.

Ayah?

Hanya butuh sedikit perbaikan.

Hanya butuh sedikit perbaikan.

Kalian tinggal disini.

Kukira tadi aku salah rumah.

Hai. Bagaimana kau bisa tahu aku tinggal disini?

Aku kenal semua orang.

Scott McKnight!

- Apa kabar? Apa kabar, pak? - Baik...hey, apa kabar?

Bagaimana kabarmu?

- Oh, ini ayahku. - Lloyd. Lloyd.

Mengapa kau kemari?

Aku ingin bertemu Morgan.

Jangan hanya berdiri saja, masuklah.

Morgan?

Maaf. Anggap saja tak pernah ada.

Morg!

Apa?

Kemari.

Morgan!

Apa?

Ada tamu untukmu.

Ya Tuhan. Aku datang.

- Rumah yang bagus. - Terimakasih.

Aromanya seperti baru dicet.

Yeah, kurasa... kurasa akan kubuka jendela, ya?

Kau baik-baik saja?

Maaf.

Hanya butuh sedikit perbaikan.

Oke. Oh...

Tarik napas.

Aku akan pergi ke Home Depot, yeah.

- Harus menang malam ini. - Ya, pak.

Oke.

- Akan kupanggil Morgan. - Oke.

Morg!

Sebentar.

Aku akan turun.

Apa kerjamu?

Oh! aku kepala terapi fisik di pusat rehabilitasi.

Kau pasti hebat.

Yeah. Aku telah bekerja selama 12 tahun.

Aku bahkan bisa melakukannya dalam tidurku.

Tapi aku ingin tahu informasi terbaru, itu sebabnya banyak buku-buku.

Keren.

Scott McKnight?

Kenapa kau disini?

Hanya sebentar saja aku berbincang denganmu di pesta kemarin,

jadi aku merasa aku harus menemuimu lagi.

- Aku pergi kerja dulu. Sudah terlambat. - Oke.

- Senang bertemu dirimu. Telpon aku. - Dah.

Dah.

Aku akan bermain tandang malam ini. Aku akan kembali besok.

Mau makan malam denganku?

Scott, aku sudah bilang padamu di pesta kemarin.

- Sebelumnya aku sudah pernah mengalaminya, dan... - Tapi bukan denganku.

- Kau bahkan tak mengenalku. - Aku ingin mengenalmu lebih dalam.

Aku bahkan tak mengenal dirimu.

Leslie kenal. Dia bisa jamin padamu. Aku pria sejati.

Hanya makan malam kan?

Hanya makan malam.

♪ Now usually, I don't really rave about jewelry ♪

♪ It's foolery, but something about the way you look on my arm ♪

♪ And all on my neck like you're my charm ♪

♪ So, so fresh when we step out midnight ♪

♪ Up in the spot we chillin ', sit tight ♪

♪ Now when I'm gone you can be gone with me ♪

♪ If you don 't go, damn right, you miss me ♪

♪ I wanna fly, fly, fly through the moonlit skies ♪

♪ Into the sunset on the shores of another land ♪

Yeah!

♪ And I want you by my side ♪

♪ I'm asking, don 't know why ♪

♪ I can 't tell by your smile you're the traveling kind of man ♪

♪ Your lips won 't quit ♪

♪ They keep me rockin' in kiss after kiss ♪

♪ Your smile, so wild ♪

♪ So sweet and coy It's just like a child ♪

♪ We can keep going, JFK to wherever ♪

♪ We can fly to any type of weather ♪

♪ But from what I see, you better be here with me ♪

Ayo, Scott!

♪ But that don 't mean that I can 't focus ♪

♪ Especially if I think you the dopest ♪

♪ Maybe one day we could see what happens ♪

♪ Let's keep it classic ♪

♪ I wanna fly, fly, fly through the moonlit skies ♪

♪ Into the sunset on the shores of another land ♪

♪ I wanna fly, fly, fly... ♪

- Apa kabar? - Kau datang juga!

Hanya ini satu-satunya cara menemuimu.

- Sudah 3 bulan, ya? - Aku mengerti.

- Lihat rambutmu. - Scott tak suka rambut panjang.

- Itu berbeda. - Ayo, kita berkeliling dulu.

Menakjubkan bukan?

Yeah, kawan, kau seperti di dalam tur, bermain untuk Nets.

Yah, aku harus selalu dekat-dekat dengannya.

Maksudku, para wanita di luar sana sangat berbahaya.

- Aku mengerti. - Kau tak mengerti.

Ayo ke atas,

Aku akan mengajakmu melihat-lihat, seperti tur.

Ini kamar tidur utamanya.

Wow.

Kami akan membuat kamar anak-anak disana,

- supaya si bayi bisa lebih dekat... - Bayi? Kau hamil?

Oh, tidak, tapi kami berencana berkeluarga secepatnya.

Morgan, kau baru mengenal Scott selama, katakanlah, 3 detik.

Dan kau sudah ingin hamil?

Kami saling jatuh cinta. Dan saat kau jatuh cinta, kau tahu kan,

kau akan menikah. Berkeluarga.

Kau? Jatuh cinta?

Dia mengubahku, Leslie.

Aku tahu ini sulit dipercaya, tapi dia membuat diriku menjadi lebih baik.

Morg, aku yang sedang bicara denganmu, ingat? Aku mengenalmu.

Dengar, aku akui itu, oke.

Aku mendekati Scott dengan maksud yang salah.

Mmm-hmm.

Tapi dia telah masuk dalam hatiku.

Kau serius?

- Kau ikut bahagia kan? - Tentu saja.

Mari kutunjukkan bagian lain.

Wow. Jadi disinilah kalian tinggal, hmm?

- Apa itu? - Oh! Entahlah.

Itu kamar pribadinya Scott.

Aku hanya berharap semoga dia tak melakukan yang aneh-aneh.

Karena tiap pria yang punya ruang rahasia...

pasti ada apa-apanya.

Yeah, aku pernah dengar tentang ruang rahasia mereka.

Boleh minta perhatian sebentar, semuanya?

Hey, hentikan musiknya. Semuanya, hentikan.

Hentikan.

Pertama-tama, aku ingin berterimakasih kepada semua yang sudah datang,

Merayakan terpilihnya aku sebagai wakil dari Timur dalam pertandingan All-Star.

5 tahun berturut-turut!

Aku berterimakasih kepada banyak orang.

Teman-teman baikku.

Ibuku yang hebat.

Dan terutama,

terimakasih atas apa yang terjadi di pompa bensin,

karena aku bisa bertemu dengan wanita tercantik di muka bumi.

Dengan banyak teman-teman baikku disini,

Kurasa ini waktu yang tepat untuk bertanya pada wanita yang kucintai...

Ya Tuhan.

- Morgan Nicole Alexander, bersediakah... - Ya! Ya, aku akan menikahimu!

Oh, sayang.

Oh.

Wow.

Lihat itu?

Ya Tuhan!

Ibu. Kita akan menjadi keluarga.

Selamat, kawan.

Kau hebat. Dia cantik. Seperti......

Trims, sob.

- Aku tahu kau ingin aku jadi sahabatmu. - Yeah, oke.

- Aku serius. Maksudku, maksudku... - Angelo.

- Boleh aku bicara sebentar dengannya? - Ya, nyonya.

Aku mau lihat istriku dulu. Baiklah, bro, selamat.

Trims. Akan kutemi kau nanti.

- Aku tahu. Aku tahu. - Apa yang kamu tahu?

- Seharusnya aku bilang dulu pada ibu, tapi aku... - Kenapa? Kamu sudah dewasa.

Pria dewasa selalu bertindak sesuai keinginannya.

Tapi kamu tetap anakku, jadi ibu mau tanya.

Apa saja.

Kamu yakin kamu tak terlalu cepat?

Kamu belum lama mengenalnya.

Dia berbeda, Ma.

Ah.

Sungguh. Dia sangat spesial.

Mmm?

Jangan terlalu khawatir.

Apa ibu turut bahagia?

Kemarilah.

Mmm.

Selamat datang di lzod Center,

bersiaplah menyaksikan pertandingan All-Star NBA.

Hai, semuanya, Marv Albert, Kenny "The Jet" Smith,

"The Czar" Mike Fratello,

Dan sebentar lagi tip-off (seperti kick-off di sepakbola) akan dimulai.

Bintangnya bintang berkumpul semua disini.

Ada pendatang baru, Dwight Howard,

pencetak angka tersubur, Dwyane Wade.

Tapi mayoritas orang disini ingin melihat Scott McKnight.

♪ You're unbelievable ♪

♪ And you're so unbelievable ♪

♪ I just wanna make jams To pack the clubs 'n ' stadiums ♪

♪ With people of all types While makin' the crowd hype ♪

5 menit tersisa di kuarter empat dan Timur sementara unggul 12 poin.

Mereka akan maju dengan McKnight lagi. Dia sangat menakutkan malam ini.

26 poin, - 8 assist, 4 steal.

Sangat fantastis.

Ini dia McKnight, berputar...dan jatuh.

Sepertinya kena di lutut.

Sepertinya tak bagus. Marv, kurasa dia kesakitan.

Dia kesakitan...sungguh kesakitan.

Yo, Scott. Scott, kau baik-baik saja?

Sepertinya dia terbentur di tulang rawan.

Mengerikan melihat lutut jadi bengkok.

Umumnya, mereka tak bisa berdiri jika mengalami cedera seperti ini.

Aku tak suka mengatakannya. Tapi dia takkan bisa berdiri.

Scott! Ayo.

Ayolah, sayang, bangun!

Kau akan baik-baik saja.

- Apa dia akan baik-baik saja? - Entahlah. Entahlah.

Ayolah, Scott. Ayolah.

- Hai. - Bagaimana, dokter Taylor?

Bagian belakang ligamenmu robek,

dimana salah satu dari 4 ligamenmu bisa gawat bagi stabilitas lututmu.

Dengan kerja keras dan sedikit keberuntungan,

kami mungkin saja bisa menyembuhkanmu saat pra-musim.

Pra-musim? Tidak bisa, kami sedang menegosiasikan kontrak.

Dia harus tampil di babak Playoff.

Dengar, kemungkinan besar...

karir Scott di NBA bisa berakhir.

- Tak ada hal yang pasti. - Karirnya bisa berakhir?

Kalau rehabilitasinya tak berhasil,

tak mungkin dia bisa bermain di NBA dengan lutut yang tak stabil.

Dia harus direhabilitasi secepatnya,

maksudku seagresif mungkin.

- Kau baik-baik saja, sayang? - Tenang, tenang. Ini tongkatmu.

- Hati-hati. - Ada terapis fisik...

- yang akan datang ke rumah besok. - Mudah-mudahan he (dia=pria) bagus.

Bukan, dia she (dia perempuan). Bella Goldsmith.

Tim bilang dia spesialiasi cedera dalam olahraga.

Bella Goldsmith, dia yang terbaik di liga.

Yeah, mereka menyebutnya "The Miracle Worker." Kita akan coba semua kesempatan yang ada.

- Bagus. - Kutelpon kau nanti.

- Morgan, jagalah dia. - Baik.

- Telponmu selalu aktif, kan? - Selalu. Selalu.

Oke. Pelan-pelan, sayang.

- Disini letak uratmu. - Mmm-hmm.

Jadi kau harus meregangkannya, mungkin akan sedikit sakit.

Oke.

- Hey, sayang. - Hey.

Hey, ini Bella Goldsmith, Si "The Miracle Worker."

- Aku tak tahu tentang julukan itu. Hai. - Hai.

- Bella. - Morgan, tunangannya.

Aku sudah merencanakan makan malam romantis untuk kita berdua.

Dan kita bisa berbuat apapun sesukamu setelahnya, oke?

- Yeah. Lihat nanti. - Turunkan pinggulnya.

- Tarik nafas. - Oke, aku pergi dulu.

- Yeah, rasanya enak, disitu. - Baiklah.

Aku akan...

Aku bisa melakukannya untukmu, tapi kau harus melakukannya sendiri.

Baiklah.

Relaks.

Leslie, seandainya kau lihat wanita ini.

Bella Goldsmith adalah terapis paling disegani di...

Kalau aku mendengar namanya sekali lagi...

Kalau sebagian wanita punya gay-dar (naluri mengetahui orientasi seks pria), aku punya ho-dar (naluri mengetahui ada wanita yang menarik).

Aku tak peduli seberapa hebatnya dia.

Dia ada di ruang utama. Pekerjaan ini lebih cocok bagimu.

Nelson sudah mengaturnya dengan Nets.

Kau mau pergi?

Acara bakti sosial.

Oh!

Ibunya Scott ada disini. Bersiaplah.

Wanita yang tak menyenangkan.

Semoga beruntung!

Karena kecepatan itu, Marv,

sangat susah menjaganya di depanmu.

Makanya pemain bertahan harus berani berbenturan dengannya...

dan biasanya akan terjadi pelanggaran.

Tidak bagus.

Hey, aku bahkan tak tahu kau disini.

Kau tahu, kalau kau bengkokkan kakimu dan tak diangkat...

saat kau bersantai di rumah adalah hal terburuk bagi...

kesembuhan PCLmu yang robek. Apa dokter tak memberitahumu?

- Yeah. - Dan dimana kotak esnya?

Sini, naikkan kakimu.

Santai. Selesai.

- Lebih baik? - Yeah, lebih baik.

Morgan sudah bilang kau akan bekerja full time, kan?

Full time, tinggal disini,

dan bosku bersedia memberiku absen cuti,

jadi tak ada masalah.

Sayang?

Sayang, mereka terus-terusan menelpon dari kantor...hai.

- Hai. - Mereka terus menelpon dari kantor, sayang.

Mereka ingin tahu di pertandingan mana saja kamu memecahkan rekor-rekor.

Ibu seharusnya tahu. Ibu kan ketua fans club aku.

Maksudnya saat Randolph melawan MLK th 1993, kan?

SMA Sophomore, dia mencetak 23 poin di babak pertama,

32 poin di babak kedua, 18 rebound,

10 assist, 9 steal, memecahkan rekor SMA...

dengan 2 digit dalam 1 pertandingan saja.

Aku telah menggemari basket sejak bayi.

Saat kau selesai, datanglah ke fans club. Kami butuh pertolonganmu.

Kau bermain bid whist (semacam permainan kartu) ?

Juara antar lurah, 6 tahun berturut-turut.

Jadi maksudmu?

Maksudku, dengan segala hormat, Nyonya Ella, kau tak butuh seorangpun dalam hal ini.

Oh.

Ibu suka dia.

Mungkin dia perlu sedikit belajar sesuatu, tapi ibu suka dia.

Jadi kapan lutut ini bisa pulih?

Yah, kau harus bersabar.

Sakit.

Aku menyaksikan kau bisa menahan sikutan Dwyane Wade...

tapi hanya sedikit tarikan ini kau tak bisa menahannya?

Lututmu tidak robek.

Wow, Scott McKnight,

2 kali menjadi MVP (pemain terbaik), kemungkinan masuk Hall of Famer,

tapi sebenarnya hanyalah bayi tua di kehidupan nyata. Siapa yang tahu?

Relaks. Ini dia.

Tak dapat kupercaya.

Baiklah. Oke. Akan baik-baik saja.

Ini dia.

Sayang?

- Kau baik-baik saja? - Hey. Bertumpulah padaku.

Aku baik-baik saja, aku baik-baik saja.

- Oke. - Yeah.

- Merasa enak? - Yeah.

Aku baik-baik saja.

Untuk sembuh butuh waktu.

Tak kusangka Morgan menyuruhku melakukan ini.

Terkadang aku merasa seperti kepalaku dibawah.

Santailah, Leslie.

Kau punya pendidikan sebagai pelatih atlit.

Kau bahkan bisa memberi terapi dalam tidurmu. Apa yang kau khawatirkan?

Karir seorang pemain NBA ada di tanganku.

- Kau bawa bukunya? - Ya.

Semuanya yang kau minta.

Yeah. Oke, sempurna.

Dia datang, wanita tercantik di dunia.

Tanyakan saja padanya.

- Hai. - Hey.

Maaf aku telat, kawan.

Hai, Peter.

- Namaku Paul sebenarnya, tapi tak apa. - Oh.

- Maaf. Hai Paul. - Hai.

Maaf aku telat. Soalnya macet...

dan aku pergi belanja.

Sangat menyenangkan bisa jalan-jalan dengan kalian.

Pembicarannya selalu tentang keadaan otot, tubuh manusia,

seperti acara Discovery Channel,

dan siapa sih yang tak suka acara Discovery Channel, betul?

Kau tak suka.

- Kau mau pesan minuman? - Yeah, aku pesan

sampanye, terimakasih.

Kawan, aku tak tahan lagi...

berada di rumah besar itu dengannya tanpa berbuat apa-apa...

- Selalu dekat dengan pacarmu kan? - Yang tak bisa jalan-jalan.

Bukankah dia sedang dalam masa rehabilitasi?

Dan karena itu dia tak bisa bersenang-senang?

Itu sebabnya aku keluar dan berbelanja, sedikit terapi bagiku.

Aku beli beberapa benda bagus.

Lihat.

- Ini, Patrick. Ambillah. - Oh, bagusnya.

Hey, kau kenal pria ini?

Hey, kawan.

- Apa yang kau lakukan? - Apa kabar?

Apa, apa kabar?

Hey, bergeraklah seperti ini, sob. Hey, hey!

- Bagaimana kabarmu, sob? - Baik, sob. Dirimu?

- Baik, sob. - Jadi, ada apa, sob?

Kenapa kau kemari?

Aku hanya melakukan beberapa acara komersial, sob,

tapi sebelumnya aku harus menjenguk sahabatku dulu.

Yeah, yeah, lututku semakin baik, sob.

Aku akan pulih.

- Semua karena Leslie. - Itu bagus,

Tapi aku kemari bukan ingin bicarakan tentang kakimu.

Ada apa?

Yah, ada rumor mengatakan...

Nets takkan memperpanjang kontrakmu.

Apa? Nets tanpa Scott McKnight?

Tidak. Ayolah, sob.

Maksudku, diriku selalu untuk Nets.

- Baiklah. Itu bagus. - Yeah, pasti.

Santailah. New Jersey, kawan, kami akan berhadapan dengan kalian.

- Kau belum siap bermain melawan Magic. - Aku akan siap.

- Kau akan siap? - Kau tahu siapa yang akan kukalahkan?

- Siapa? - Kawanmu Jameer.

Entahlah. Kau punya pizza disini.

Kurasa kau belum siap berhadapan denganku di lapangan, sekarang.

Yeah, lihat saja.

Hey, ada kabar dari Morgan?

Aku sudah coba menghubunginya sepanjang hari.

Terakhir kudengar dia pergi berbelanja.

Hey, sayang. Ini aku.

Telpon aku.

Apakah McKnight akan bertahan?

Besarkan suaranya.

dengan cedera seperti itu, Nets tentu saja tak bisa mengharapkannya.

Satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan...

hanyalah membayar gaji pemain yang hanya bisa duduk di kursi cadangan selama setengah musim.

Jadi, Golic, kau merasa Nets mungkin takkan memperpanjang...

kontrak Scott McKnight?

Mereka ingin menjuarai liga.

Aku turut menyesal, tapi dengan cederanya,

Nets tak bisa menjuarai liga,

tidak dengan dirinya berada di Nets.

Karirnya di Nets Jersey akan berakhir di akhir musim.

Kau baik-baik saja?

Lihatlah, lihat, aku tahu ada yang tak beres dengan wanita itu.

Datang kemari, pura-pura peduli terhadap anakku,

padahal sebenarnya dia hanyalah peduli pada dirinya sendiri.

Yah, dia tak membutuhkan wanita itu.

Begitu juga dirimu.

Aku berani sumpah, aku tak tahu apa-apa.

Kau akan pergi juga? Pergilah sekarang.

Aku akan pergi, tapi aku akan kembali.

Yeah, benar.

Kau sudah kehilangan pikiran?

Aku izin dari kantorku demi menolong pacarmu,

yang baru saja kau buang,

- dan kau bahkan tak memberitahuku? - Maaf.

Tapi apa kau tahu perasaanku?

Aku sungguh menyukainya waktu dulu.

Dan dengan cara itu kau mengatakan padanya? Dengan catatan?

Lebih baik begitu. Dia akan memaksaku berubah pikiran jika kubilang langsung padanya.

Kenapa, Morgan? Kenapa kau melakukannya?

- Kenapa? - Karena aku ingin menjadi seseorang!

Oke?

Dan hal itu takkan terjadi jika aku menjadi istri dari...

pemain basket cedera yang kehilangan kontraknya...

dan hidup dalam kota yang kotor.

Kau mau tahu alasannya kan? Kau sudah dapat jawabannya.

Kau tak bisa mengacaukan hal ini seenaknya.

Kau urusi urusanmu, aku urusi urusanku, oke?

Aku telah menyaksikan "aku urusi urusanku"-mu sepanjang hidupmu.

Memanfaatkan orang, menyakiti mereka. Membuang pacar seperti sepatu tua.

Yah, tak semuanya bisa menjadi Santa (orang suci) Leslie Wright.

Jaga mulutmu.

Scott?

Scott, boleh aku masuk?

Oke aku masuk.

Scott, dari lubuk hatiku, aku minta maaf.

- Morgan bahkan tidak... - Apa ini bagian dari pekerjaanmu?

- Tidak. - Lakukan saja pekerjaanmu kalau gitu.

Scott.

Ayolah, kau harus makan.

Aku telah membuat makanan untukmu.

Kau harus makan.

Diterjemahkan oleh : Hermes "AngelTouch" hermeshady.blogspot.com / @HermeShady on Twitter

- Sayang?

Sayang, Angelo menelpon.

Dwyane menelpon dua kali hari ini.

- Sayang?

Dia sedang tak bisa mengangkat telpon,

nanti kusuruh dia menelponmu balik, oke?

- Apa...apa-apaan... - Bangun!

- Leslie, apa yang kau lakukan? - Bangun. Kau pergi denganku.

Apa? Aku tak akan per...

- Aduh... - Kau pergi denganku!

Aku tak akan pergi...oke, oke!

Aku ganti baju dulu.

Dengan penuh respek, kurasa ini waktunya bagimu mendapat cambukan.

Hanya perlu sedikit usaha, itu saja.

Sabuk pengaman. Ayo.

♪ I don't wanna write this down ♪

♪ I wanna tell you how I feel right now ♪

♪ I don't wanna take no time to write this down ♪

♪ I wanna tell you how I feel right now ♪

Jaga dia.

Yeah.

♪ Tomorrow may never come ♪

♪ For you or me life is not promised ♪

Kau baik-baik saja, sob?

♪ Tomorrow may never show up ♪

Bagaimana kau tahu?

Aku ini penggemar basket.

Sudah lama aku tak kemari.

Lapangan ini membuatku jauh dari masalah.

Tiap hari, latihan berjam-jam, bermimpi suatu hari...

Lihatlah, lihatlah.

Setiap saat aku ke Rucker,

aku selalu takjub akan talenta anak-anak ini.

Dan sehebat apapun mereka,

kebanyakan tidak pernah bisa bermain di NBA.

Tapi kau tidak.

Lihatlah, kau beruntung.

Kau berhasil. Mimpimu tercapai.

Hey, itu Scott McKnight!

Kurasa kehadiranmu telah diketahui.

Yo, apa kabar, kawan?

Oke, apa kabar, yo?

- Baik, baik. - Hati-hati dengan lututnya.

Disitu cederamu kan? Disitu?

Aku telah lihat kalian bermain bagus disana.

Tetaplah bermain, kawan, kembalilah ke lapangan, oke?

Sedang apa kau disini?

Kami ingin kau kembali bermain.

- Ya, pak. - Aku akan kembali, kawan.

Kau yakin bisa membuatku bermain di Playoff?

Yeah.

Kita punya 8 minggu.

Tapi pastinya kau akan membenciku dalam kurun waktu itu.

Mari kita bermain, yo.

- Oke, ayo main. - Ayo kita bermain!

Baiklah, kalian harus bermain dengan serius.

- Tunjukkan padanya kehebatan kalian. - Akan kutunjukkan kau lemparanku, Scott.

Oke.

Dia bilang akan melakukan dunk padaku?

Apa itu sebuah senyuman?

Wow. Jadi apa kita siap bekerja?

Maniak, maniak.

7, 6, 5. Ayo, luruskan kakimu.

Luruskan kakimu, dorong. 3, 2...kekuatan penuh.

Kau baik-baik saja?

Tenanglah. Sudah semestinya akan terasa sakit sedikit,

tapi kau tahu, kau berusaha dengan sangat baik.

Kau bisa bermain di Playoff.

Kau telah berusaha dengan baik hari ini dibandingkan seminggu lalu,

dibandingkan seminggu sebelumnya,

dibandingkan seminggu sebelumnya, jadi intinya, ada kemajuan.

Lututnya akan sembuh, sekarang waktunya berlatih.

Lututnya akan merespon, Tak usah khawatir.

Yeah, aku oke, aku oke.

Ayo.

♪ Oh, when I move there's something about the way I get down ♪

Ayo, ayo. Langkah cepat. Langkah cepat. Langkah cepat.

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

♪ Hopped on the boat when the boat left the dock ♪

♪ Being hot right off when we seemed to stop ♪

♪ But seeming to stop is what we were not ♪

♪ Seeming to stop is what we were not ♪

♪ Oh, when I move there's something about the way ♪

♪ I get down that makes the people say ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

♪ Oh, your feet on fire ♪

- ♪ Your feet on fire ♪ - ♪ Your feet on fire ♪

Ayun. Kunci. Itulah apa yang kumaksud, Scott McKnight!

- Merasa baik? - Yeah. Ambilkan aku air.

- Capek? - Yeah, aku...aku capek.

Air hanya untuk orang kaya.

Ayo, aku tak punya air. Yang ada hanya nyali. Ayo!

Kau sadar kau sangat bagus dalam hal ini?

Kau tak perlu memujiku.

Nah, serius, kau hebat.

Sebenarnya aku tak biasa mengkombinasikan pekerjaan dengan rasa cintaku pada basket.

Sebaiknya kau tak hanya bekerja padaku saja.

Apa maksudmu?

Maksudku, mengapa kau tak bekerja full time? naik ke tingkat pro.

- NBA? - Kenapa tidak?

Kurasa aku bisa melihat diriku dikelilingi para pria seksi dan tampan.

Tidak keren.

Eleanor? Mobil rongsokan itu punya nama?

Hey, jangan bicarakan mobil Mustang-ku. Itu mobilnya kakekku.

Dia ingin aku memilikinya ketika dia wafat.

Pasti saat pertama kali mobil ditemukan,

keadaannya sangat gempar saat itu.

Bisa bergurau juga dirimu.

Tapi tetap harus kubiarkan Eleanornya dimple (lesung pipi/penyok).

Penyok?

Lekukan di sisi pintu.

Kakekku punya lesung di pipi kirinya, begitu juga dengan mobil Eleanornya.

Itu sebabnya pintunya selalu susah dibuka.

Yah, aku sudah coba memperbaikinya, tapi tiap bengkel selalu berkata hal yang sama.

Jika pintunya diperbaiki, penyoknya akan hilang. Aku lebih baik membiarkan penyoknya tetap ada,

- membuat bahuku sakit selamanya. Ayo. - Oke.

- 2 set lagi. - Kau takkan pergi karena ini hari Jumat?

- Tidak. Benar. - Leslie.

Hujannya sangat keras.

Seperti botol Cola?

- Seperti lampu besar. - Oh, astaga. Tidak.

Mereka menyebutku "empat mata" dan "Tuan Magoo."

Lihat aku, tak sepertimu, aku sangat terkenal waktu SMA.

- Kenapa kau... - Tidak, karena kau tahu,

aku selalu bersikap baik dengan para kutu buku, joki dan preman.

Tapi para wanita sedikit tak suka padaku...

Karena para pria selalu suka melihatku berada di antara mereka.

Lihatlah...kau... kau gadisnya kan?

Kau tahu aku bukan gadis seperti itu.

Aku gadis yang baik.

Aku tau kau gadis yang baik. Kau mau makan?

Yeah, ayo.

- Yeah, kawan. Mau pesan apa? - Kau mau apa?

Kurasa aku mau sandwich putih.

Sekalian dengan roti coklat juga.

Kau tahu tentang roti coklat?

Aku tahu, kawan.

Aku kira kau hanya makan sushi, makanan timur tengah, minyak dan...

Aku takkan mengenal ayahku jika dia lewat di hadapanku.

Terkadang, dalam pertandingan,

aku menatap bangku penonton, berharap dia ada disana.

Bersorak untukku.

Perjalanan yang berat, hmm?

Begitulah.

Ini dia.

- Tuhan memberkati. - Terimakasih.

Ambil kartumu.

Kau tahu, aku akan terus mengambil kartumu.

Terserah.

Apa?

Aku harus bertanya padamu, oke?

Tanya apa?

Yah, kau tak pernah berkencan sekalipun selama disini.

Tak pernah kulihat telponmu berdering,

atau dirimu mengirim sms dan seterusnya.

- Jadi, kenapa? - Oke, baiklah, aku jomblo.

Tapi kau hebat.

Lucu. Pintar. Menarik.

Mengapa kau jomblo?

Aku belum menemukan apa yang kucari.

Apa itu?

Seseorang dimana aku tak bisa hidup tanpanya.

- Hiduplah dengan ini. - Kubalas dengan ini.

- Dan aku menang. - Kau masih tertinggal dariku.

Sepertinya kau demam.

Tak mungkin aku sakit.

- Aku ternyata bisa sakit. - Aku tahu.

Tapi sekarang aku yang akan merawatmu.

Lumayan juga.

Aku juga punya keterampilan.

Kau mungkin saja bisa merawat semua orang, terkecuali dirimu sendiri...

keseluruhan hidupmu.

Tidak juga.

Benar.

Sekali lagi.

Mmm. Aku sudah tak butuh.

Aku mau kau sembuh. Kita ingin kau sembuh. Oke?

Bagus. Mau teh?

Mmm-mmm.

Aku akan berada disini, oke?

Kalau kau butuh sesuatu.

Aku harus ke Cartagena.

Cartagena? Angel, Kau baru saja dari Cartagena.

- Cartagena ada di pantai sana. - Tuhan memberkati.

- Kumohon, aku butuh bantuanmu. - Terimakasih.

- Itulah pekerjaan baruku. - Ini sudah terlambat.

Kami minta perhatian kepada para pemirsa yang gemar memasak...

karena hari ini akan kami berikan semua rahasia kami...

Sebuah kunci dasar yang harus ada di setiap dapur.

Mandolin dibuat dari baja anti karat...

Aku dapat bolanya, aku dapat bolanya.

Oke, mari kita lihat bagaimana perkembangannya.

Sungguh menakjubkan dia bisa pulih dengan cepat dari cedera seperti itu.

Oke, sejauh ini bagus.

Ayo, Scott, bawa bolanya, ayo.

- Dia terlihat sedikit... - Sedikit kaku mungkin, sedikit kaku.

Yeah, sedikit kaku saat ini.

Menurutmu, apa dia siap bermain di pertandingan ke-7 besok?

Kau lihat itu?

Ayolah, kawan. Ayolah.

Ayo, Scott! Tunjukkan kalau kau siap.

Dia bergerak secara naluri, selalu seperti itu.

Jadi bagaimana?

Kita butuh dia, Rod. Kita butuh dia.

Yeah, kita tak mungkin menang tanpa dirinya.

Maaf, mengapa kau berhenti?

Karena aku payah.

Sudah beberapa bulan aku tak memainkan ini.

Wow, ruangan ini keren.

- Ada berapa kamar di rumah ini? - Banyak.

Ayo, lanjutkan.

Aku merasa lebih nyaman jika berada di lapangan.

Aw, lanjutkan dan mainkanlah.

Aku tahu lagu itu.

♪ Semakin lama kumelihatmu ♪

♪ Semakin aku butuh dirimu ♪

Ah.

Apa lanjutannya? Oh, yeah.

♪ semakin tumbuh, tumbuh ♪

- Lumayan juga. - Tidak, kita bisa beraksi.

Tampil di Vegas.

Hey, apa yang kau lakukan selarut ini, ngomong-ngomong?

Sudah jam 3 pagi.

Seharusnya aku yang bertanya. 16 jam lagi kau akan bermain.

Bagaimana jika aku terjatuh besok...

- dan aku akan terlihat seperti... - Tak akan. Kau takkan jatuh.

Kalau aku jatuh?

Kalau lututku cedera lagi?

Kalau aku tak bisa bermain lagi?

Akan jadi apa aku tanpa bisa bermain basket lagi?

Scott McKnight. Kau tetaplah kau.

Bola Basket adalah pekerjaanmu. Bukan dirimu.

Dan apapun yang terjadi besok, kau tetaplah seorang juara.

Kau tetaplah manusia yang luar biasa.

Dan kau tetap akan menjadi Scott.

Apa itu?

- Kau tak tahu? - Apa itu?

Itu adalah benda...

"yang membuat mata terbuka saat terjadi slam dunk".

Pembangkit semangat.

Lihatlah, benda ini sukses membuatmu gembira.

Cobalah.

Marshmallow dan coklat chips? Tak usah.

- Kau pasti akan menyukainya. - Tidak. Tidak, tidak, tak usah.

Coba satu saja.

Baiklah.

Mmm-hmm.

- Enak sekali. - Sudah kubilang.

- Dan aku merasa lebih baik. - Lihat, berhasil kan.

- Beri aku satu lagi. - Tidak bisa.

Tidak boleh, tidak boleh.

- Jangan pelit. - Tidak, tidak, semuanya punyaku.

Berhentilah bermain.

Lebih baik kau istirahat.

Yeah.

Pertandingan ke-7 final Wilayah Timur.

Hai, semuanya. Aku Marv Albert,

bersama dengan "The Czar" Mike Fratello, Kenny "The Jet" Smith.

Salah satu dari tim ini, Nets atau Miami Heat,

akan meninggalkan lzod Center sebagai Juara Wilayah Timur...

dan akan bertemu dengan Juara Wilayah Barat.

- Heat! - Berita menariknya,

Scott McKnight kembali ke tim...

- dan waktu yang tepat bagi Nets. - Nets!

Kalau mereka ingin maju ke Final NBA sejak tahun 2003,

semuanya tergantung dari pemain mereka, McKnight.

- Aku menelponmu, sekitar, 5 kali, sob. - Aku tahu. Aku sudah terima pesanmu, sob.

Terimakasih sudah mendukungku.

Santailah, kawan, balaslah saat aku berada dalam situasi sepertimu.

- Ya, pak. - Kau baik-baik saja?

- Yeah, aku baik-baik saja, kawan. - Baiklah.

Kalau aku tak baik, aku takkan berada disini.

Lebih baik kau begitu karena permainanku berbeda...

jika aku tak bisa menjatuhkanmu.

Ini dia! Ayo, ayo!

Bertahan! Bertahan! Bertahan! Bertahan!

Timeout!

- Kau oke? - Ya, ya.

- Aku akan kembali. - Oke.

Kau bermain seperti takut lututmu akan cedera lagi. Itu takkan terjadi.

- Leslie, aku... - Dengarkan aku!

Apapun yang ingin kau lakukan, apapun itu, kau bisa melakukannya.

Percayalah pada dirimu sendiri.

Kau tak akan gagal.

Ayo, kembalilah bekerja.

- Satu, dua, semangat! - Bersama-sama!

- Ayo. Ayo. - Ayo. Ayo.

- Ayo! - Apa dia baik-baik saja?

Ayo, kawan, ayo!

Ayo. Oper padaku.

Ayo, kawan.

Ya! Ya! Itulah yang kumaksud!

Itulah yang kumaksud, kawan!

20 detik tersisa di kuarter empat.

Nets sementara tertinggal 2 poin, 106-104.

Sebentar lagi akan berakhir.

Nets harus mencetak poin. Mereka harus, jika tak ingin kalah.

Kedua tim sudah tak memiliki timeout ataupun pelanggaran.

Heat hanya unggul 2 poin, jadi mereka tak boleh kemasukan 3 poin.

Bagi Nets, nasib mereka berada di tangan Scott McKnight.

McKnight mencoba lemparan 3 poin. Masuk!

Yeah! Yeah! Ya!

Poin kemenangan dari McKnight!

Dan Nets, mereka melangkah ke Final NBA!

22 poin, McKnight, bermain dengan sangat baik.

Coba pikirkan, cedera lututnya...

dan ketabahan yang harus dia lewati,

agar bisa bermain kembali, kerja bagus dari McKnight.

Aku yakin tak seorangpun yang menyaksikan pertandingan ini...

akan mengira Scott McKnight bisa kembali bermain,

dan memberikan lemparan kemenangan.

Scott! Scott! lewat sini, Scott!

Scott, disini! Scott, disini! Scott!

Scott, disini! Scott!

Scott, pertandingan yang fantastis, kawan.

- Fantastis. - Trims, kawan.

Kau tahu itu semua berkat kerja tim, Stu.

Yeah, tapi kau bintangnya.

Sebaiknya kau undang dia di acaramu.

Ya, ya. Kau harus datang ke acaraku.

- Pasti, kawan. - Oke?

- Nak, oh, aku sangat bangga padamu. - Terimakasih, ma. Terimakasih, ma.

Kau luar biasa.

Terimakasih.

- Sama-sama. - Tidak, sungguh.

Terimakasih.

- Dia patut mendapat bonus, kan? - Ya.

Bagaimana dengan makan malam di tempat bagus?

Bawalah uang yang banyak di dompetmu.

Karena aku bukanlah tipe wanita pemakan salad.

Ibu suka dia.

Baiklah, orang-orang ini sudah menunggumu. Ayo.

Baiklah, baiklah.

Jika kita pergi 10 menit lagi dan lewat jalan samping,

mungkin kita takkan terjebak macet.

Wow.

- Kau sangat mengagumkan. - Terimakasih. Kau juga.

- Lanjut? - Ya.

Tak kusangka kau bisa memanggil Terence Blanchard. Wow.

Sudah kubilang, aku kenal banyak orang.

- Malam yang menyenangkan bagiku. - Aku juga. Aku juga.

Apa ini? Apa...

Lihat saja.

- Tak mungkin kau...! - Yeah, itu aku.

- Tidak, tak mungkin! - Yeah, itu aku.

Astaga! Astaga! Ya Tuhan, lihat mobilku!

- Itu belum semuanya. - Apa?

Periksalah di dalamnya.

Lihat.

Oh.

- Apa ini? Pintu kupu-kupu? - Hanya ini caranya tetap menjaga penyoknya.

Eleanor. Lihatlah dirimu, kawan.

Semuanya baru.

Yeah. Ada sunroofnya (atap mobil yang bisa dibuka).

Mobilku ada sunroof.

Saat kau berkendara, kau bisa biarkan cahaya matahari menyinarimu.

Aku suka ini.

Wow, kawan, seperti mobil baru.

Ya, mobil baru untukmu.

Entah aku harus bilang apa.

Cukup katakan aku bisa menjadi penumpang pertamamu.

Tentu saja.

Aku hanya tak menyangka ini semua.

Aku sangat bahagia.

♪ What can we scrape together ♪

♪ From our love-worn emotions? ♪

♪ Handfuls ofhate ♪

♪ And the bittersweet devotion ♪

♪ Who will find me under this mean sleep? ♪

♪ How could the clouds tease us into thinking it might rain? ♪

♪ I had a mean sleep over you ♪

♪ And it hurts coming back to life ♪

"Nikmatilah."

Nikmati, ha?

♪ Something different in the air today ♪

♪ It's like a new world's blooming under my feet ♪

♪ I'm walking on air Never a care ♪

♪ Wherever I want I'm already there ♪

♪ I'm mystical, magical, highly unnatural, super delicious... ♪

- ♪ And sweet ♪ - ♪ Sweet ♪

♪ Cloud is clear ♪

♪ I got a birdsong right in my ear ♪

♪ Butterflies kiss my eyes... ♪

- Hai. - Hey.

- Kenapa kau kemari? - Aku mau bicara dengan Scott.

Ayo. Biarkan aku masuk.

Scott sedang keluar.

Oh, aku akan menunggunya.

Aku merindukanmu.

Kau sangat ceria hari ini.

Apa ada hal yang menarik terjadi?

Hey, sayang.

Aku tahu kau mungkin bingung kenapa aku disini.

Yeah, tak seharusnya kau...

- datang tanpa... - Tapi, kumohon Scott,

aku tahu sudah terlambat untuk bilang.

Tapi aku sangat menyesal memberimu catatan itu.

Aku tak tahu apa yang mesti kuperbuat, aku sangat bingung.

Ibuku wafat saat umurku 3 tahun.

Ayahku meninggalkanku tepat setelah ulangtahunku yang ke-5,

dan entah bagaimana, aku tahu aku takkan pernah bertemu dengannya lagi.

Dan memang tak pernah.

Dan aku takut,

takut akan seorang yang kucintai,

pergi meninggalkanku.

Jadi,

aku lari.

Aku takkan meninggalkanmu, Morgan.

Aku tahu rasanya diabaikan.

Tapi aku tahu diriku.

Dan aku meninggalkanmu sebelum hal itu terjadi.

Itu sebabnya aku pergi untuk mendapat pertolongan.

Scott, sendainya masih tersisa sedikit saja...

perasaanmu padaku,

kumohon berikan aku kesempatan kedua.

Aku mencintaimu.

Sayang.

Kita ditakdirkan hidup bersama.

Kurasa sebaiknya kau pergi.

Aku perlu waktu untuk berpikir.

Oke.

Katakan pada Leslie aku pergi, oke?

- Kau mau kemana? - Pulang.

Leslie, mengapa kau pergi?

Kau pasti tahu alasannya.

3 bulan lalu, dia adalah wanita yang rencananya...

akan kuhabiskan sisa hidupku bersamanya.

Kami telah melewati banyak hal.

Leslie, hal terakhir yang tak kuinginkan adalah menyakitimu.

Kau sangat berarti bagiku.

Aku tahu aku sangat berarti bagimu, Scott.

Teman yang sangat berarti.

- Ya. - Yah, itu tak cukup bagiku!

Leslie.

Kau disana?

Kau mau membicarakannya, sayang?

Tak apa.

Aku suka melihat pasien beranjak sembuh, tapi aku tak suka melihat mereka pergi.

Tapi aku tahu pasti terasa aneh bagimu kembali disini...

setelah beberapa bulan yang telah kau lewati. Seperti, tinggal di dalam rumah mewah!

Sebuah rumah mewah dengan Scott McKnight.

OMG!

Itu semua seperti mimpi, kan?

Maksudku, seperti mimpi.

Kalian tahu, Scott McKnight sungguh baik...

bos yang sangat baik.

Tapi bekerja dengannya membuatku menyadari apa yang ingin kulakukan selanjutnya.

Kau bilang selanjutnya?

Yeah. Kemana kau mau pergi?

Aku ingin menjadi pelatih fisik di NBA.

Kurasa tak ada pelatih fisik wanita di NBA.

Yah, tidak banyak, tapi ada.

Setidaknya aku harus mencoba.

♪ Yang kutangkap adalah tiket di pinggir lapangan ♪

♪ Datanglah padaku ♪

Bisakah kau berhenti memikirkan dirimu sendiri?

Yah, aku hanya ngomong saja.

Karena dia sudah menyinggungnya, kau bisa mendapatkan tiket untuk kami, kan?

Kalian tahu? Kalian seharusnya hidup bersama. Kalian sangat cocok.

Maksudku, aku akan duduk dengannya di...

- Maksudku... - Kau mau kami berhubungan. Sial.

Tuan McKnight, Nyonya Alexander.

Koki Morimoto memintaku untuk memberi pelayanan spesial pada kalian.

Bagaimana dengan minuman sebagai permulaan?

- Morgan? - Sampanye.

Dom Perignon? Cristal?

Oh, tidak, tidak, tidak. Sake-sake apa yang kalian punya?

Bagaimana dengan Honjozo?

Sepertinya bagus. Dan Junmai kalian?

Kami punya Daiginjo.

Apa itu Junmai dengan melon?

Melon, aroma susu madu, kaya akan komposisi. Sangat bagus.

Mmm.

Daiginjo kalau begitu.

Jadi, aku tahu ini terlalu dini, mengingat kita baru saja bersatu kembali,

tapi aku tak bisa menahan diriku.

Apa maksudmu?

Oke, jadi, setelah aku berbelanja di Bergdorf tadi,

Aku melewati Plaza dan berpikir kalau kita ingin melaksanakan resepsi pernikahan,

hari sabtu di bulan september mereka akan buka. Tanggal 15.

Tak keberatan jika kita pesan tempatnya sekarang? Hanya untuk berjaga-jaga?

Karena mereka akan buka lagi, sekitar, 1 setengah tahun lagi.

Kau benar.

Terlalu dini.

Dengar, kau baru saja kembali dalam hidupku.

Maksudku adalah, aku senang kau disini,

- jadi kita bisa mencoba... - Apa kau paham, Scott?

Karena jika memang tak ada kesempatan kedua bagiku,

- aku berhak tahu. Aku... - Morgan. Morgan.

Setelah semua yang terjadi,

aku tak bisa terburu-buru.

Dan aku ingin kau paham dengan itu.

Ini dia.

Hey, sayang.

Keberatan jika kututup pintunya?

Tidak.

Oh! Trims, sayang.

Ada 3 pesan yang masuk.

Halo, apa ini Leslie Wright?

Leslie, ini Aaron Nelson, kepala pelatih fisik Phoenix Suns.

Scott McKnight bilang padaku dia bisa cepat pulih karena dirimu.

Aku ingin seorang pro sepertimu sebagai asistenku. Telpon balik aku, ya?

Nomorku 602-555-0867.

Tak sabar ingin bicara denganmu.

Hey, Leslie. Ini Elton Brand dari Philadelphia 76ers.

Apa?

Biasanya GM kami yang mengurusi hal ini,

tapi aku ingin melakukannya sendiri.

Kami membutuhkanmu, Leslie. kami ingin kau menjadi pelatih baru kami.

Kau pasti bercanda.

Nanti kita bicarakan lebih lanjut. Telpon aku.

Leslie, ini Tim Walsh dari New Jersey Nets.

- Nets! - Dengar. Kerja bagusmu dengan Scott.

Faktanya, itu pekerjaan yang luar biasa.

Kami ingin dirimu menjadi asisten pelatih fisik...

- dengan Nets. - Astaga.

Kuharap kau mau mempertimbangkannya. Telpon aku, di kantor.

Ya Tuhan, Ya Tuhan.

Ya Tuhan.

Disitu dirimu.

- Aku merasa lebih baik. - Oh, lebih dari itu.

Aku baru saja bicara dengan manajemen Nets di telpon.

Perpanjangan dan kenaikan nilai kontrakmu akan tercapai.

Itu bagus.

Yang hebatnya adalah kontrak selama 5 tahun kedepan.

Yeah, ini hari yang indah.

Yeah. Aku punya klien baru.

- Leslie. - Leslie?

Yeah, setelah dia bekerja denganmu, dia menjadi komoditas yang diperbincangkan.

5 tim menawarinya posisi sebagai pelatih, termasuk Nets.

- Dia akan bekerja di Nets? - Tidak, dia menolaknya.

Tapi dia sangat serius menanggapi tawaran dari 76ers.

Aku mau mencoba protein itu.

Aku bilang pada mereka hanya ingin melihat fasilitas mereka,

setelah itu baru aku buat keputusan.

Jadi kansmu pindah ke luar kota tanpa tahu situasinya,

lebih tinggi dibandingkan tinggal disini dan bekerja pada tim kesayanganmu Nets?

- Ma, intinya adalah... - Kau berusaha lari dari sesuatu.

Aku tak lari dari apapun.

Aku...aku hanya ingin menelusuri pilihan-pilihanku.

Kau jatuh cinta dengannya, kan?

Janice, biarkan dia pergi.

Sayang, tipe pria seperti itu...

Pria manapun yang terlalu buta atau bodoh...

- tak menyadari betapa spesialnya dirimu... - Ayah. Ayah. Ayah.

- Ayah hanya berucap... - Ayah. Ayah.

Tenanglah. Jangan khawatir.

Wanita yang mengira bisa mendapat pria seperti itu, dia sudah berhasil.

- Ayah sayang kamu. - Aku sayang ayah.

Akan kutelpon kalian saat aku tiba disana.

Tamu kita hari ini, "Scott yang hebat," Scott McKnight,

Bintang dari New Jersey Nets.

Kami sangat menghargai kau...

mau meluangkan waktumu bersama kami hari ini.

Yeah, terimakasih juga sudah mengundangku, menyenangkan berada disini.

Scott, setengah musim.

Setengah musim, bung.

Cedera parah di pertengahan musim,

semua orang menganggap karirmu habis, termasuk tim-mu.

Bahkan dokter kalian tak mengira kau bisa pulih...

sebelum akhir musim, tapi kau bisa.

Dan sekarang Nets menjuarai Wilayah Timur.

Bagaimana bisa?

2 kata saja,

Leslie Wright.

Terapis fisik yang membantumu, kan?

Dia baru saja bilang namanya Leslie. Tahan, tahan.

Lebih dari itu, Stuart.

Lebih dari itu.

Dia bisa melihat sesuatu dalam diriku yang bahkan aku tak bisa melihatnya.

Dia sangat mempercayaiku,

Kenyataanya dia yang ingin aku kembali bermain.

Yeah, memang butuh kerja keras,

tapi bahkan saat aku terluka dan ingin berhenti,

dia tak membiarkan hal itu terjadi.

Malahan, Leslie, dia membuatku tertawa.

Entah bagaimana dia bisa membuat 3 bulan terburuk dalam hidupku,

menjadi 3 bulan terbaik dalam hidupku.

Aku tak bisa berada disini tanpa dirinya.

Dia terdengar sangat spesial bagimu, kawan.

Yeah. Memang.

Maaf kawan, aku harus pergi.

Tunggu...Scott...

Tunggu.

- Tunggu, Scott, tunggu. - Maaf, sayang. Ini takkan berhasil.

Tidak. Scott, aku tahu.

Aku mengerti.

Dia ada di Philadelphia.

Terimakasih.

Dan jika itu belum cukup,

kami masih punya fasilitas latihan terbaik, staf pelatih yang hebat,

aku dan Andre lguodala.

Jadi, bagaimana menurutmu?

- Beri aku 1-2 hari untuk memikirkannya. - Cukup adil.

- Terimakasih. - Baiklah. Semoga kau menerimanya.

Baiklah.

Hey.

- Leslie, aku mau bicara denganmu. - Sedang apa kau disini?

Dengar, aku tahu kau tak ingin bertemu denganku,

- tapi aku perlu... - Kau benar, aku tak mau. Kenapa kau disini?

Untuk alasan yang sama, aku akan meninggalkan Nets.

Aku jatuh cinta padamu. Aku sadari itu sekarang.

Tidak, apa yang kau sadari sekarang...

adalah wanita yang dulunya ingin kau nikahi...

ternyata bukanlah wanita yang tepat.

Jadi kau datang padaku, sebagai rencana cadangan.

Ha? Kau ingin sahabatmu, cheerleader-mu,

yang berada di dekatmu saat kau jatuh?

Jadi, dengarlah, Scott, aku tak mau jadi rencana cadangan.

AKu tak mau jadi seperti itu, bahkan untuk Scott McKnight.

Dengarkan aku, Leslie, dengar. Kau bukan rencana cadanganku.

Aku disini bukan karena hubunganku dengan Morgan tak berhasil.

Tetaplah pada pendirianmu, tapi aku tahu dirimu.

- Kau tak tahu diriku. - Aku tahu kau mencintaiku.

Aku tahu perasaan itu tidak hilang begitu saja...

karena kau marah padaku.

Dan kau berhak.

Tapi aku takkan meninggalkan bumi ini tanpamu.

Aku tak bisa bangun tidur di pagi hari...

tanpa ada dirimu di sisiku.

Leslie, kau just right (hanya tepat) untukku.

Dan seandainya aku harus pindah ke Philadelphia atau Cleveland...

atau kemanapun kau pergi, akan kulakukan.

Kau bercanda kan? Kau pasti bercanda.

Bagaimana bisa kau menelpon saat aku sedang mencurahkan isi hatiku padamu?

Tim? Leslie Wright.

Apa penawaran tadi masih berlaku?

Bagus.

Kau punya pelatih Nets yang baru.

Aku mencintaimu.

Aku mencintaimu, juga.

Musim berikutnya

- Scott McKnight payah! - Duduklah kalian, duduk!

Suamiku akan mengalahkan kalian.

- Yeah, benar. - Duduklah!

Wow, tak kusangka kau masih bisa bicara kotor saat kau sudah bekerja di tim.

Aku tak bicara kotor. Scott pasti akan mengalahkan mereka.

Ngomong-ngomong, aku harus kembali kerja.

- Terimakasih sudah mengundangku. - Sama-sama.

- Oke, "urusilah urusanmu", kawan. - Dah.

Ayo, ayo!

Yeah!

Disini. Kamera, disini.

Kau satu-satunya pemain Nets yang tersenyum saat tim kalian kalah 6 poin. Kenapa?

- Karena aku satu-satunya pemain Nets yang memilikimu. - Oh, sayang, kau sangat manis.

Diterjemahkan oleh : Hermes "AngelTouch" hermeshady.blogspot.com / @HermeShady on Twitter

♪ I don 't even care no more ♪

♪ That's my word, that's for sure ♪

♪ I don 't even cry no more ♪

♪ That's absurd, I'm so cured ♪

♪ I'm so secure with who I is Oops, who I am ♪

♪ And I'm a champion for sure, boy I'm a champ ♪

♪ Oh, yes, I am ♪

♪ But what I thought about ♪

♪ When those people put me down ♪

♪ They can laugh for now ♪

♪ But watch it when I turn this thing around ♪

♪ I know, I believe Ain 't nobody gonna do it but me ♪

♪ I'm fly, no lie ♪

♪ I'm the truth Baby, ask me why ♪

- ♪ I'm a champion ♪ - ♪ I'm a champion ♪

- ♪ I'm a champion ♪ - ♪ I'm a champion ♪

- ♪ I'm a champion ♪ - ♪ I'm a champion ♪

♪ I'm gonna blow your mind ♪

- ♪ I'll hold you close ♪ - ♪ Oh, so close ♪

- ♪ Squeeze you tight ♪ - ♪ Squeeze you tight ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna tell you I love you ♪

- ♪ Cross my heart ♪ - ♪ Cross your heart ♪

♪ And I hope to die ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I grew up talking Chi-Town slang ♪

♪ Never played soccer but loved the kick game ♪

♪ Love chicks with thick frames and big-lipped dames ♪

♪ Might see 'em on my arm 'cause I charm like thick chains ♪

♪ Same section, all girls they be dressing for checks ♪

♪ That's when she stepped in front of me ♪

♪ Light skin, long hair Like the school days ♪

♪ Wanna be a big ol'... Whoo! Let's just say she was blessed ♪

♪ She had got it from her mamma God ga ve her the rest ♪

♪ I'm gonna blow your mind ♪

- ♪ I'll hold you close ♪ - ♪ Oh, so close ♪

- ♪ Squeeze you tight ♪ - ♪ Squeeze you tight ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna tell you I love you ♪

- ♪ Cross my heart ♪ - ♪ Cross your heart ♪

- ♪ And I hope to die ♪ - ♪ Hope to die ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ We conversating Talk about life and stuff ♪

♪ Told her that tonight was just right for us ♪

♪ Boldly, she told me, "Oh, you 've got moves " ♪

♪ Her friends said, "Really, no, he 's a good dude " ♪

♪ Could it be things go the way that they should? ♪

♪ From the unexpected love can be understood ♪

♪ And in the real game, only love can win ♪

♪ I've got the win, 'cause I fell in love with a friend ♪

♪ I'm gonna blow your mind ♪

- ♪ I'll hold you close ♪ - ♪ Oh, so close ♪

- ♪ Squeeze you tight ♪ - ♪ Squeeze you tight ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna tell you I love you ♪

- ♪ Cross my heart ♪ - ♪ Cross your heart ♪

- ♪ And I hope to die ♪ - ♪ Hope to die ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna blow your mind ♪

- ♪ I'll hold you close ♪ - ♪ Oh, so close ♪

- ♪ Squeeze you tight ♪ - ♪ Squeeze you tight ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna tell you I love you ♪

- ♪ Cross my heart ♪ - ♪ Cross your heart ♪

- ♪ And I hope to die ♪ - ♪ Hope to die ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna blow your mind ♪

- ♪ I'll hold you close ♪ - ♪ Oh, so close ♪

- ♪ Squeeze you tight ♪ - ♪ Squeeze you tight ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ I'm gonna tell you I love you ♪

- ♪ Cross my heart ♪ - ♪ Cross your heart ♪

- ♪ And I hope to die ♪ - ♪ Hope to die ♪

♪ The next time that I see you ♪

♪ The next time that I see you ♪

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.