Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
Ayo Kunjungi Sekarang Juga! LXWHITELABEL.COM
Kembali!
Kebocoran: Reaktor 3.
Evakuasi personil.
Ayo!
- Kita harus pergi! - Jangan panik, aku punya ini.
Lihat, kau tekan di sini.
Gawat.
Ayo.
Tekan!
Macet.
Ini fasilitas tua.
Beberapa program manual harus nyalakan ulang sistem.
Hei lihat!
Sial.
Kuning atau biru?
Naluriku mengatakan biru.
- Kenapa biru? - Ini meyakinkan.
Bukan, kuning! Jangan menebak.
Tergantung bagaimana kau melihatnya.
Jangan tekan...
Ada apa?
Gelandangan itu muncul entah dari mana.
Dia beritahu kita sesuatu.
Aku tak bisa dengar.
... bisa hancurkan umat manusia.
Kau terlalu jauh.
Bagaimana jika aku teriak?
Apa?
Panggil dia.
Kemari.
Brengsek!
Lari!
Astaga, awal yang bagus!
- Dengar aku sekarang? - Itu lebih baik!
Kubilang... Jangan menekan tombol biru!
Kenapa?
Kau tak dengar?
Fasilitas ini akan meledak!
Kau yakin?
Ya! Aku dari masa depan.
Dia bilang apa?
"Jangan pencet yang biru, aku dari masa depan."
Mari kita uji dia biar tahu apakah dia ngomong jujur.
Kita tak punya waktu.
- Kami percaya padamu. - Bagus. Tugasku selesai.
Jadi kami tekan yang kuning?
Baca instruksinya.
Semua bahasa Cina.
Bukankah kau mekanik?
Ya, tapi ini bahasa Cina!
Perlihatkan padanya.
Aku akan kembali.
Dia menghilang seperti pakai sihir.
Dan dia kembali bawa teman.
Ini Tuan Wong.
Tunjukkan padanya.
Apa?
Bicaralah dengan ini.
Mesin penerjemah.
Tulisannya bahasa Kanton. Aku cuma bisa bahasa Mandarin.
Aku akan kembali.
Kita akan mati.
Kita harus percaya padanya, dia dari masa depan.
Ingat aku?
Aku melihatmu beberapa detik yang lalu.
Tunggu, aku akan belajar bahasa Mandarin.
Kanton.
Aku akan kembali.
Ya, kita akan mati.
- Selesai! - Sudah belajar bahasa Kanton?
Aku ke masa lalu dan bicara dengan perancang fasilitas.
Dan?
Itu tombol kuning.
- Yakin? - Lanjutkan!
Sial!
Patroli Waktu. Kau ditahan!
Ayo cepat!
Ada 2 orang di sini, gelandangan itu menghilang.
Aku bingung.
Itu tombol kuning?
Tidak, jangan!
Biru akan membuat kami meledak.
Abaikan gelandangan itu. Itu jebakan!
Orang itu teroris.
Patroli Waktu siap membantu!
Apa rencanamu?
Kami mau menekan tombol biru.
Ini dia! Tombol Biru.
Yakin? Itu menurutmu.
Bagus!
- Aku akan menekannya? - Jangan!
Kenapa?
Tunggu sampai kami pergi, paham?
Itu aneh.
Itu protokolnya.
Apa yang sebenarnya kami tunggu?
Aba-aba dari kami. Tunggu saja.
Tunggu.
Tekan tombol biru.
Bagus, teman-teman!
Mendekati kelebihan beban!
Berhasil!
PENGUNJUNG DARI MASA DEPAN
- Subtitle by RhainDesign -
Awan Axomako melintasi wilayah Paris untuk kelima kalinya
Ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir bersejarah Axomako
Banyak korban. Siapa yang harus disalahkan?
Deputi Alibert beri izin pada pembangkit nuklir Axomako
Baik, aku sudah bahas semuanya. Ada pertanyaan?
Terima kasih, Tuan Alibert.
Akankah fasilitas itu bermanfaat bagi daerah itu?
Itu akan memiliki manfaat yang signifikan.
Ini akan menyediakan lapangan kerja.
Ingatlah nuklir adalah sumber energi bersih terbaik.
Jadi jika ada pemanasan global, itu bukan kesalahan kami!
Pak?
Apa hubunganmu dengan Axamako?
Aku suka Axomako. Mereka membuat fasilitas yang baik.
Mereka sudah buktikan di China
dan akan segera membangunnya di sini.
Ada pertanyaan lagi? Jangan sungkan.
Silahkan.
Tuan Alibert!
Kenapa Axomako pakai teknologi kuno di fasilitas barunya?
Teknologinya tak ketinggalan zaman, dan kau bukan jurnalis.
Bagaimana kau bisa masuk?
Dalam waktu 70 tahun, teknologi itu sudah berusia 100 tahun.
Itu risiko yang sangat besar, bukan?
Aku tak sependapat.
Itu bukan risiko.
Selama 100 tahun ke depan, kami akan menemukan solusinya.
Hidup akan lebih baik.
Dan kita akan pergi ke toko roti dengan jetpack!
Itu sangat keren!
Tuan Alibert!
Kau peduli dengan planet ini?
Nona muda,
aku peduli dengan daerahku, dan daerahku ada di planet ini...
jadi aku peduli dengan planetku.
Terima kasih.
Selamat sore.
Rekam aku.
Jangan sentuh dia!
Duduk!
- Kau merekamnya? - Ulang lagi.
Kubilang jangan ganggu dia!
Selamat tinggal.
Charlie, berhenti!
Hentikan!
Akan kuhancurkan wajahmu!
Bajingan ini menarik rambutku!
Rekam dia!
Kerja bagus!
Itu lumayan. Lucien merekam semuanya.
Mereka mengambil kameranya.
Ya, tapi kumelepas memory card-nya
dan mendorongnya ke bokongku!
- Kau jenius. - Tentu saja!
Aku tak mau mempostingnya. Ditangkap bukanlah rencananya.
Kau serius! Semua orang akan membahas kita.
Aku mau mereka memahas fasilitas itu.
Hanya pemberitahuan penting.
Pemberitahuan butuh nilai sosial. Kalau tidak, kita tak akan didengar.
- Charlie terlalu bodoh. - Percuma!
Aku merekamnya, jadi tak bisa. Terserah kau.
Apa rencananya?
Sebaiknya kau masuk penjara.
Sempurna!
Apa?
Mogok makan juga efektif. Lakukan saja mogok makan.
Apa yang akan kau lakukan?
Luncurkan kampanye hashtag. #BebaskanAlice
atau #SelamatkanAlice. Aku tak bisa memutuskan yang mana.
Aku jadi martir?
Dia juga memasukkan kartu SD ke bokongnya.
Itu 64GB!
Aku tak mau jadi juru bicaramu, martir atau apa pun.
Aku akan berjuang, tapi aku bukan siapa-siapa.
Ayahmu di sini.
Ayo pergi.
- Kau terlalu banyak minum. - Itu sebabnya aku punya sopir.
- Haruskah kuantar Alice pulang? - Ke rumahku, Fabio.
Kau bisa tidur di kamar lamamu.
Terserah.
Teman-temanmu menarik.
Mereka bukan temanku.
Aku bertemu mereka di forum.
Internet!
Jangan percaya semua yang kau baca.
Yang benar saja.
Semua orang tahu Axomako membuat fasilitas jelek.
Mereka pekerjakan ayah saat masa jabatan ayah habis.
Itu klasik, disebut...
Tak ada yang abadi.
Itu dia.
Bagaimana dengan musik?
Alice,
ayah khawatir masa depanmu.
- Aku baik-baik saja. - Dengan uang siapa?
Memberontak dengan biayaku!
Apa yang akan dikatakan teman internet-mu?
Aku suka lagu ini. Dengarkan bass-nya.
Matikan itu!
Segera Pak.
Kau berhasil membuat dirimu jadi perhatian!
Kulakukan bukan untuk itu.
Ayah tahu, ini untuk planet ini.
Ayah tidak bodoh. Ayah juga peduli dengan itu.
Ibumu sama sepertimu.
Sangat berkomitmen.
Ibu tak mengubah ayah!
Dia tak punya waktu, seperti yang kau tahu.
Apa maksudnya?
Tak ada.
Katakan saja.
Katakan apa?
Hentikan berkomentar buruk soal Ibu!
Ayah selalu begitu!
Turunkan aku di sini, Fabio.
Baiklah.
Sial.
Kerumah, Fabio.
Tanpa musik.
Halo?
Jadi itu alasannya kau punya informasi rahasia!
Kau ternyata putrinya.
Rahasiakan itu.
Jangan memposting video. Aku bukan siapa siapa.
Siapa kau? Putri kecil ayah yang bosan
dan mau bersenang-senang? Itu cuma hobi untukmu!
Aku mau dia tahu yang dia lakukan itu salah.
- Dia tahu? - Kurasa tidak.
Alice, komitmen 100%
atau tetap di rumahmu!
Aku berkomitmen, tapi aku tak tahu harus berbuat apa.
Kita harus menangkapnya!
Buktikan Axomako mempekerjakannya saat masa jabatannya habis.
Ini akan jadi skandal politik besar!
Bagaimana caranya?
Kau retas komputernya.
Mustahil! Aku tak bisa.
Alice, jangan menyebalkan! Pikirkan orang lain sekali saja.
Kita lakukan ini untuk bumi!
Jika kau menolak, kami akan memposting videonya
dan beri tahu semua orang kalau dia ayahmu.
Masukkan videonya ke bokongmu!
Sudah, Alice.
Baik.
Oke.
Hai sayang!
Senangnya ada di galerimu!
Tunjukkan pada kami apa yang kau kerjakan.
Aku hampir selesai.
- Apa? - Ini favoritku.
"Es di kutub, Meleleh!"
Hati-hati dengan regu anti huru hara, kau dan perut hamilmu.
Mereka tak akan menyerang kami!
Benar, oke.
Kau tertawa. Lihat.
Kau cantik sekali.
Aku suka tampilan itu.
- Aku mencintaimu. - Sungguh?
Tentu saja!
Aku juga.
Siapa kau?
Kau duluan!
- Aku? - Ya.
Aku bukan siapa siapa.
Bagus!
Baik, dengarkan.
Ini sangat penting.
Namaku...
Apa yang terjadi?
- Alice? - Ayah.
Siapa gelandangan itu?
Tak tahu. Dia sudah ada di sini saat aku masuk.
Dia mengincar komputer ayah.
Kenapa kau di sini?
Untuk berbaikan dengan ayah?
Benar.
Maaf, ayah kira kau datang untuk mencuri komputer juga.
- Ayah gila? - Dirampok putriku sendiri!
Benar begitu?
Ya.
Tapi aku menjatuhkannya.
- kaki tanganmu? - Aku tak kenal orang itu.
- Ayah akan panggil polisi. - Ide bagus.
Tunggu! Ayah mau bilang apa?
- Patroli Waktu. - Jangan kaget!
Apa itu?
Mana mereka?
- Aku tak lihat mereka! - Kau salah arah, Victor.
Ternyata di sana.
- Aku sudah membidiknya. - Dia tak bersenjata.
Lantas?
Dengarkan aku.
Aku dari masa depan.
Jika Gilbert membangun fasilitasnya, inilah yang akan terjadi.
- Aku akan menembanya. - Jangan!
Astaga!
Dasar bodoh!
Dia milikku.
Ayah!
Ya, sebaiknya dia menghindar.
Brengsek!
Lepaskan aku!
Jangan sentuh ayahku.
Dia mengambil target!
Cepat!
Jangan bergerak!
Sialan!
Bos akan sangat marah.
Aku kan melaporkan kalian.
Waktunya minum.
- Ayah! - Alice?
Lepaskan aku!
Lepaskan aku
Lepaskan aku!
Kenapa membawanya ke sini? Siapa mereka
Bukan siapa-siapa.
Urusa, aku akan urus ayahnya
Hai!
Tak perlu takut.
- Kembali! - Lari, Alice.
Lari!
Apa ini?
Pembukaan Ruang Trapdoor.
Apa itu?
Bagaimana hasilnya?
Louise kacau. Dia kehilangan targetnya.
Aku tidak.
Aku menembak salah satunya.
- Di kaki. - Bagus!
Sayangnya itu orang yang seharusnya kita lindungi.
Mereka lolos.
Mereka sangat pintar.
Tidak, mereka tak pintar! Mereka kurang lebih dari kita.
Daripada kau.
- Dia gila dia mengacau. - Sudah jadi ciri khas!
Aku tak mengacau.
Mari kita dengar apa kata bos.
Dia marah?
Aku tak marah.
Aku bingung.
Singkatnya,
Louise mencoba menembak si pembuat onar
tapi Matteo menghalanginya.
Kemudian Victor menembak mereka.
Dia meleset dan menembak Gilbert Alibert, yang diculik
sekitar tahun 2555.
Terima kasih, Richard.
Aku mau menunjukkan bahwa itu sepenuhnya kesalahan Matteo.
Terima kasih, Richard.
Victor seharusnya tak ikut misi.
Dia berbahaya bagi dirinya sendiri dan orang lain.
Terima kasih lagi.
Matteo, bagaimana kau jelaskan tindakanmu?
Misi kami bukan untuk menembak tersangka di tempat.
Dia penjahat terburuk yang pernah ditangani patroli kita.
Dia dan antek-anteknya adalah prioritas kita.
Lihat itu, Constance? Kutaruh wajahnya di layar lebar.
Orang gila itu mengira dia menyelamatkan dunia!
Dia bisa menghancurkan kontinum ruang-waktu.
Kau tahu apa artinya itu?
Tentu saja aku tahu. Aku tahu semua itu.
Louise akan menggantikanmu sebagai pemimpin misi.
Maaf?
Luar biasa. Maksudku, afirmatif.
Matteo, kau tak bisa meninggalkan pengarahan!
Biarkan dia, Richard.
Bisa aku pergi juga?
Louise,
aku mau kau menemukan Gilbert Alibert
dan melenyapkan musuh potensial.
Pekerjaan berat. Kau bertaruh!
Maksudku, afirmatif.
Jangan membuatku menyesali keputusanku.
Constance,
ada sesuatu yang lain.
Bukan cuma Gilbert Alibert yang diculik.
Alice, kau sudah bangun?
Ayah?
- Ayah ada di mana? - Di sini!
Kau tak apa?
- Di mana kita? - Ayah tak tahu.
Sunyi di luar sana. Belgia mungkin?
Ini bukan Belgia, ini Paris.
Hanya berbeda.
Kita harus keluar dari sini!
Mereka teroris. Kau negosiasi dengan mereka.
Kenapa aku?
Karena mengatasi orang hippie adalah keahlianmu.
Kaki ayah tak apa?
Ya, tak apa.
Mereka mencoba mengobatinya. Itu sia-sia.
Tangan mereka kotor. Pasti aku akan kena tetanus.
- Ada yang datang. - Hajar mereka!
Gampang ayah bicara.
Hai. Kami bisa dengar semuanya.
Kubawakan ini untukmu.
Nikmatilah!
Itu makanan?
Megeluh?
Tentu saja itu makanan. Yang terbaik bisa kau dapatkan di sini.
Keluarlah dari zona nyaman hipster abad ke-21-mu.
Ini masa depan.
Kau bisa lupakan makan siangmu.
Ini makan siang sekarang.
Apa itu tadi?
Di mana kami?
Di masa depan.
Apa yang kau kerjakan?
Di luar sangat buruk.
Itu sebabnya kami tak pergi.
Tapi jangan khawatir, aku membawa alat permainanku.
Mau bermain FIFA?
Itu ide yang bagus
tapi aku tak berencana tinggal lama di penjara ini.
Kau harus bawa kami pulang.
Kita lihat saja nanti. Hanya saja ini bukan penjara,
ini kamar tidurku.
- Kau tinggal disini? - Ya.
Aku dulu sepertimu. Aku datang dari "masa sekarang"
lalu aku bertemu dengan orang ini.
Kulakukan perjalanan waktu dan itu mengubah hidupku selamanya.
Apa pekerjaanmu sebelumnya?
Aku bermain video game.
Dan sekarang?
Jika ini bukan penjara,
bisakah kami pergi?
Tanya yang lain. Aku tak bisa memutuskan.
Aku nomor tiga dalam hierarki.
Dari tiga orang.
Kau bisa mendiskusikannya di lab.
Ayo.
Hai, aku juga mau keluar!
Halo, Alice.
Ingat aku? Kau mencoba memukulku.
Beberapa kali.
- Kau punya nama? - Tentu.
Tapi aku tak punya kesempatan untuk memberitahumu.
Oke, jadi namaku...
Orang-orang mencari kami.
Kusarankan kalian lepaskan kami!
Kau mau pergi?
Pintunya ada di sana.
Sungguh?
Baik.
Alice, ikut ayah.
Maaf.
Tombolnya di samping.
Kurasa begitu.
Terima kasih!
Tak ada yang memberitahu kalian?
Masa depan penuh dengan zombie.
Kenapa?
Pertanyaan bagus!
Halo, aku Dr. Henry Castafolte.
Bagaimana mayat hidup, umumnya dikenal sebagai zombie,
muncul di planet kita?
Pertama kita harus bedakan mereka dari yang terinfeksi,
sangat umum dikenal sebagai zombie yang berlari.
Kenapa menghindari zombie?
- Karena mereka lari. - Benar!
Zombi yang kau lihat adalah mayat hidup.
Mereka zombie berjalan.
- Karena mereka berjalan. - Aku bertanya padamu, Raph?
Kau menyelak?
Kejam sekali! Simpan biskuit itu.
Lakukan.
Kenapa mereka jadi zombie?
Radiasi.
Semuanya?
Pertanyaan sebenarnya adalah, kenapa radiasi, Gilbert?
Benarkah?
Fasilitasmu akan meledak, Ayah.
Itu bukan fasilitasku, itu milik Axomako.
Aku tak bisa disalahkan atas semua bencana!
Dia benar.
Banyak bencana nuklir disebabkan oleh gempa bumi.
Dan pertengkaran kecil.
Apa?
Bukan aku yang menyebabkan semua radiasi.
Di tempat asal kami,
nuklir adalah kejahatan yang lebih kecil.
Kau lebih suka aku membangun pabrik batu bara?
Bukan itu masalahnya.
Aku hanya mencoba mengoptimalkan anggaran
di pasar yang sangat kompetitif.
Semua standar keselamatan terpenuhi.
Aku tak bisa disalahkan jika tak direnovasi.
Itu tak pernah salahmu. Itulah masalahnya!
Kau mewariskan usaha berisikomu pada generasi mendatang
dan berharap kami akan memperbaiki keadaan secara ajaib!
Asal tahu saja, kami tak mampu.
Kami bahkan tak punya toilet, kami buang air di ember!
Itulah masa depan.
Masa depan?
Bagaimana kami tahu ini adalah masa depan?
Di mana jetpack-mu?
Mau kemana?
Kami akan keluar.
Tunggu, bagaimana dengan zombie?
Zombie apa?
Tunggu!
Dia sangat jelek.
- Itu aku, Bu. - Begitulah!
- Apa itu? - Di mana kita?
Kita mendekat.
Keluar.
Gilbert, kita akan buat lebih mudah.
Jika kau membangun fasilitasmu, inilah yang akan terjadi!
Apa itu?
Inilah yang terjadi saat kau optimalkan anggaranmu
di pasar yang kompetitif.
Awan ledakan melayang melintasi Atlantik.
Semua orang mengira itu akan jadi masalah Amerika.
Mereka melupakan sesuatu.
Apa?
Bumi itu bulat.
Itu bodoh.
Setiap 70 tahun awan mengelilingi dunia
dan membunuh 50% populasi.
Itu makin besar setiap saat.
- Ini sangat besar. - Tentu saja.
Tak ada yang akan selamat kali ini.
Kau mengerti masalahnya sekarang, Gilbert?
Ya, itu sangat jelas.
Bagus!
Hentikan! Kau sudah gila?
- Dia bilang dia mengerti. - Benar.
Jangan bunuh dia!
Ini untuk menyelamatkan umat manusia.
Tak ada solusi lain?
Tadinya ada!
Aku mencoba mencuri komputernya, untuk membuat skandal.
Tapi ada yang menghalangiku.
Aku tak tahu. Itu ideku juga!
Aku tak merasa baik.
Saat ini, Patroli Waktu akan mencarimu
dan menjagamu tetap di Jalur Waktu.
Maaf akan aku, Gilbert.
Jangan, jangan... Ayah?
Ayah!
Ayah, bangun.
- Aku tak bisa bunuh orang yang pingsan. - Itu tak sportif.
Aku punya ide.
Orang dewasa sedang bicara!
Agar Patroli Waktu tak perhatikan perubahan waktu,
itu harus jadi perubahan internal.
Ini aneh tapi dia benar.
Jika seseorang alami perubahan psikologis,
jika mereka alami pencerahan,
mereka dapat mengubah arah Waktu
dan patroli tak bisa hentikan mereka.
Silahkan.
Aku yakin dia bisa berubah.
Aku ragu. Lagipula tak ada waktu.
Dia tak selalu seperti ini.
Jika patroli menemukan kita, aku akan ambil tindakan.
- Mengerti? - Mengerti.
Aku tak terlalu yakin.
Ayo pulang.
Ayah!
Biar kubantu.
Terima kasih, Rap.
Tidak...
Kami akan melakukan hal itu.
Apa?
Maksudku kami bisa mengubah ayahmu.
Jika Patrol Waktu tak menangkap kita terlebih dahulu.
Hei kau!
Jadi... ini tembak-menembak sekarang?
Kita tak punya waktu diplomasi. Constance mengandalkan kita.
Dasar penjilat!
- Siapa kau? - Patroli Waktu.
Kau tahu mereka?
Ya, tentu. Tapi kenapa menembakku?
Kau hanya perlu bertanya.
Maaf. Kau tahu di mana mereka?
Ya, tapi aku tak mau memberitahumu sekarang.
Kau sudah membuatku kesal.
Kerja bagus, Louise!
Beri tahu di mana mereka maka kami akan merawatmu.
Tidak.
Rawat aku dulu.
Jika dia menolak beri tahu, kita tembak kakinya yang satunya.
Lab mereka di Labirin Timur. Lewat sana, kekiri,
pintu yang kuat dengan rubah di atasnya.
Itu dia!
Kau hanya perlu bertanya.
Ayo kita kesana!
Richard bilang aku berbahaya tapi...
Labirin Timur? Dia bilang Labirin Timur.
Jadi pasti timur.
Benar, lewat sini.
Ini akan jadi hari yang melelahkan.
Siapa yang mau minum?
Yang dingin?
Serius?
Kami teman atau sandera?
Kau hampir menembak ayahku.
Menyelamatkan dunia tak sesederhana itu.
Ya aku tahu.
Kita bertarung dalam pertarungan yang sama.
Dengan metode yang berbeda!
Itu benar. Kau amatir, kami profesional.
Jika kita pro, bayar aku.
Kau dibayar, Raph.
Mana uangnya?
Di bayarkan untuk kamarmu.
Kau kira aku akan menempatkanmu secara gratis?
Alice, kami tak benar-benar membunuh orang.
Kami tak pernah.
Atau jika pernah, itu bukan untuk kesenangan.
Apa zombie dihitung? Aku senang membunuh zombie.
Zombie tak masuk hitungan.
Jangan terlalu fobia zombie.
Yang benar saja!
- Apa rencananya? - Sekarang?
Untuk minum. Bar kami ada minuman!
Serius.
Untuk ayahku.
Ada ide?
Kebalikannya, Alice. Kau bilang kau punya ide.
Tidak, aku tak punya.
Kubilang dia bisa berubah.
Saat Ibu masih ada,
dia bisa berubah pikiran.
Atau begitulah katanya.
Aku tak pernah mengenalnya.
Kenapa?
Apa ibumu...?
Meninggal dalam persalinan.
Tn. Alibert?
Anakmu baik-baik saja.
Tapi ada komplikasi.
Istrimu mengalami pendarahan.
Dia meninggal.
Aku yakin dia berharap mereka malah menyelamatkan Ibu.
Kita bisa...
Kami tak bisa menghidupkan kembali ibumu.
Kenapa tidak?
Terlalu berisiko.
Jika kami menyelamatkan ibumu dan membatalkan bayimu,
itu akan menciptakan sebuah paradoks.
- Apa? - Hal yang paradoks! Lupakan.
- Terima kasih banyak! - Maksudnya,
kau ada tanpa harus ada.
Kau akan jadi penyimpangan.
Jangan khawatir, Alice, aku juga tak mengerti kali ini.
Ayahmu tak menyadari siapa yang akan jadi korban dari tindakannya.
Ada kami sebagai permulaan.
Dia tak peduli dengan kalian.
Dia harus melihat orang sebenarnya.
Warga sipil dalam kesulitan, anak-anak...
- Itu akan bagus! - Ayo pergi ke markas.
Raf, diam!
Apa itu markas?
Tak ada.
Aku punya ide yang lebih baik.
Sialan, ini enak!
Kerja bagus!
Bagus.
- Hei, jangan curang! - Santai.
Pesan apa?
- Ada wiski? - Kami pesan air.
Air? Air keran?
Kau Ratu Neo Versailles?
Sialan!
Berikan, Fransiskus. Mereka akan minum yang sama.
Untuk Ratu!
Apa pekerjaanmu?
Aku pedagang grosir.
Pedagang! Apa yang kau jual?
Aku baru saja kubilang, grosir!
Kau punya keluarga?
Ya. Ada Didier, ayahku,
saudaraku, pamanku...
Biar kutebak, itu orang yang sama.
Ya.
Kau punya anak?
Ingin anakku? Kujual murah.
Boris, kau sudah janji itu padaku!
Kau memakan yang terakhir kuberikan padamu.
Ya, tapi aku membelinya!
Ayo pergi.
Henry bilang dia sedang bekerja, tapi menurutku...
- dia masturbasi. - Ya.
Aman meninggalkan mereka sendirian?
Tak apa, Raph, aku mengawasi mereka.
- Dua untuk satu! - Tidak terima kasih.
Paling buruk, Gilbert akan mati.
Ya, tapi Alice tak bersalah.
Aku tak khawatirkan dia. Dia pintar.
Aku berpikir mempekerjakannya.
Dia tak akan mau.
Dia mau menyelamatkan dunia.
Mungkin dia ingin jadi profesional.
Mereka begitu aneh.
Jangan khawatir, rencanamu sangat cerdas.
Sungguh? Terima kasih.
Mengulur waktu agar Patroli waktu menemukan kita!
Itu bukan rencananya.
Aku mau ayah berubah.
Ayolah, Alice, tak ada yang berubah di usia 40!
Begitu kata Facebook.
Tapi awan akan membunuh mereka semua.
Sangat buruk! Régis tak akan memakan anak-anak Boris.
Akan ada korban lain juga.
Ayah tak peduli mereka! Ayah hanya peduli padamu.
Aku?
Ayah bahkan tak mengenalku.
Tapi aku ayahmu!
Apa film seri favoritku?
Ayolah, itu mudah. Itu...
Franklin si Penyu.
Itu saat usiaku 5 tahun, Ayah!
Ayah terobsesi dengan karir!
Ayah tahu ayah terlalu sibuk.
Tapi sebagai ayah, ayah harus mengamankan masa depan kita.
Jika ayah peduli masa depan, kita tak akan berada di sini!
Ayah harus bilang apa?
Semua kacau dan ayah sudah selesai.
Axomako berencana mempekerjakan ayah. Kita akan terlibat di dalamnya.
- Ayah menerimanya! - Siapa yang membiayaimu?
- Aku bisa mengurus diri. - Tentu!
Kau bahkan tak bertahan bekerja.
Bayar sewamu jika kau memberontak.
Atau bergabunglah dengan teman-temanmu dari masa depan!
Aku mau, tapi tak bisa. Awan akan membunuh mereka.
Dia bilang apa?
- Diamlah. - Ayah takut?
Mereka tak perlu tahu.
Dengarkan, teman-teman!
Aku dapat kabar buruk.
- Kalian semua akan mati. - Apa?
Dibekap oleh awan beracun yang sangat besar.
Dia yang harus disalahkan. Namanya Gilbert.
Persetan dengan Gilbert!
Dengarkan aku.
Tenang, teman-teman.
Minumannya aku yang traktir!
Usaha yang bagus. Ayo pergi!
Mereka kabur!
Siapa yang membayar?
- Apa sekarang? - Siapa peduli! Patroli akan temukan kita.
Taruh di tagihanku.
Jangan anggap aku bodoh!
Aku lagi kerja.
Aku sibuk...
Aku ingin bertemu bajingan itu!
Victor.
Bahan peledak.
10,
9...
5,
4...
Aku mendengar angka.
Mundur.
Menunduk!
Ayo!
Cokelat panas!
Kalian baik-baik saja?
Ya.
Victor?
Hitungan mundur.
Angka-angka itu.
Ayo!
Dorong lebih kuat!
Ayo.
Permukaan bukanlah tempat yang paling aman.
Kalau saja kita punya jetpack. Masa depan sangat mengecewakan.
Kenapa terobsesi dengan jetpack?
Tak boleh punya obsesi?
Semua orang ingin satu untuk pergi ke toko roti!
Masa depan tanpa jetpack tak layak diselamatkan.
Ayo.
Ini sama sekali tak menakutkan!
- Halo. - Brengsek!
Ada apa?
Kenapa kau sendirian?
Aku tak sendirian, ada kau.
Siapa namamu?
Aku Tikus. Kau teman Rubah?
Siapa?
Musang mengatakan untuk tak berbicara dengan siapa pun
kecuali teman Rubah.
Siapakah Musang dan Rubah?
Musang menjaga kami. Dia dan Rubah pacaran.
Mereka tak menunjukkannya, tapi aku sudah lihat mereka ciuman.
Sampai jumpa! Zombie datang.
Tunggu!
Kembali, dasar bocah!
Baiklah, Alice... Pada hitungan ke 3, kita lari.
1, 2...
Alice, tunggu!
Tunggu!
Tunggu ayah!
Sial!
Mereka tak berjalan, mereka lari!
Rencanamu payah, Ayah.
Maaf, ayah melakukan yang terbaik.
Terima kasih.
Terima kasih Raph. Aku ingin meninggalkanmu.
Terima kasih, Rap.
Bukan...
cara terbaik untuk hindari kematian.
- Apa? - Kita harus pergi. Mereka datang untuk kita.
Pegang aku.
Aku akan memindahkan kita ke tempat yang aman.
- Ada apa? - Kau lupa mengisi dayanya.
Tak perlu isi daya, ini tenaga surya!
Ini malam hari!
- Ayo korbankan Gilbert. - Kau saja.
- Aku setuju. - Aku tak ingin ada yang mati.
Rubah, kemari!
Musang.
Ayo pergi!
Ikuti kami, zombie!
Ayo makan kami, pecundang!
Ayo pergi dari sini!
- Cepat! - Tunggu kami!
Siapa rubah?
Aku rubah!
Tak ada yang pernah dengar!
Astaga!
Matteo.
Laporkan ke Constance tentang kemajuan kita.
Dan membuat diriku terbunuh?
Hai kawan!
Constance menginginkan laporan terbaru.
Richard, katakan padanya kami mengalami kemunduran kecil,
terjadi ledakan.
Tidak, jangan.
Katakan padanya kami punya petunjuk.
Tapi jangan terlalu jelas, oke?
Kau berada di speaker. Dia dengar semuanya.
Di depanmu!
- Dia marah? - Kau masih di speaker!
Katakan padanya aku janji akan menemukan mereka.
Teman-teman, bergerak! Kita butuh petunjuk.
Victor, letakkan itu!
Seperti yang terjadi, aku akan jadi pemimpin misi malam ini!
MARKAS
MARKAS
Minggir!
Selamat datang di markas.
Rubah!
Apa kabar?
1, 2, 3!
1, 2, 3!
Ayo.
Terus seperti itu.
Terima kasih.
Terima kasih kembali.
Hei, itu sudah cukup!
Aku mau berterima kasih lagi.
Tidak...
Tak dibutuhkan. Kau bagian dari tim sekarang.
Bagian dari apa?
Tim.
Kau salah satu dari kami. Jika kau mau.
Kau akan menerima seorang hippis abad ke-21?
Kami sudah memiliki robot, jadi...
Kau punya robot?
Apa maksudmu, robot?
Sudahlah.
Lupakan.
Aku tak ingin mereka datang.
Mereka tampaknya cukup tak berbahaya.
Padahal orang itu...
dia ancaman nyata.
Tak bisakah kau melihatnya bersih?
Kau bodoh?
Entah dia harus diapakan.
Kau tak harus membunuhnya.
Untuk menyelamatkanmu, mungkin.
Kau tak bisa menyelamatkan semua orang.
Aku bisa.
Untuk saat ini, kami menyelamatkanmu.
Ya.
Selamat menikmati!
Hei, siku di atas meja!
Itu lebih baik.
Ini melelahkan, pergi tiap hari.
Ini terlihat enak. Apa ini?
R.O.U.S.
R.O.U.S.?
Apa itu R.O.U.S.?
Lupakan, aku lebih suka tak tahu.
Itu bagus. Nikmati makananmu, Gilbert.
R.O.U.S. adalah tikus, tikus raksasa.
- Apa yang kubilang? - Diam.
Henry?
Patroli Waktu akan datang!
Patroli Waktu! Jangan brgerak!
Bersiap ke posisi!
Kita menembak atau tidak?
Beri aku batu!
Serang mereka!
Kita tetap di sini.
Louise?
Tembak!
Brengsek!
Apa sekarang?
Keluar dari markas!
Enyahlah!
Aku tak tahu, mereka anak-anak!
Semua bersama Sekarang!
Ya, anak-anak bersenjata!
Persetan dengan Patroli Waktu!
Bajingan kecil.
Kau tahu apa?
Ambil itu, bocah!
Tidak, Victor!
Berlindung!
Henry!
Ini semua salahmu!
Aku tahu.
Ayah!
Jangan... Jangan lakukan itu!
Jangan! Berhenti!
Buang senjata kalian.
Kita menyerah.
Tidak.
Jangan...
Kami tak mengejar kalian.
Paham?
Kau aman.
Semuanya akan baik-baik saja.
Aku mau berterima kasih.
Kau membantu kami menangkap penjahat terkenal.
Apa kejahatan mencoba untuk mencegah bencana?
Kau kira dia pahlawan?
Kau salah.
Setiap "perbuatan baik" yang dilakukannya menyebabkan kerugian tambahan.
Orang gila itu mengira dia menyelamatkan dunia.
Kau memotivasi Robot-mu dengan omongan kecil itu?
Itu tak akan bekerja padaku.
Kau mengklaim menjaga Waktu.
Tapi kau mau semuanya tetap apa adanya.
Karena itu cocok untukmu.
Karena keadaan bisa jadi lebih buruk.
- Dari ujung dunia? - Semuanya berakhir.
Bahkan dunia.
Tak perlu lakukan perjalanan waktu untuk selamatkan planet ini.
- Akan kuhentikan Ayah bangun fasilitas. - Jangan.
Kenapa? Kau akan pergi...
Untuk menyiksamu?
Aku punya cara yang lebih persuasif.
Untuk menghadapi kontradiksimu.
Kau adalah aku?
Versi tua?
Usia 33 belum tua.
Memang. Lagipula itu mustahil.
Setelah semua yang kau lalui,
kau tak percaya aku masa depanmu?
Apa film favoritku?
Dulu Saga.
Itu trilogi di zamanmu, jadi lupakan yang terakhir.
Kenapa kau di sini?
Constance membawaku.
Untuk beri tahu apa yang kudengar saat aku di tempatmu.
Kami tak mencuri komputer Ayah.
Kenapa?
Karena itu salah.
Itu saja?
Aku tak akan merusak hidupmu dengan mengungkapkan hidupku.
Aku yakin kau bersenang-senang!
Itu benar.
Aku telah bertemu orang-orang, aku telah bepergian.
Aku punya kehidupan yang hebat.
Dan semua berkat Ayah.
- Aku bisa jalani hidupku sendiri. - Tidak, kau tak bisa.
Aku benci mengatakannya, aku bersumpah, tapi kau tak bisa.
Kami akan berjuang tanpa Ayah, melakukan pekerjaan yang buruk.
Karena jujur saja,
selain mengeluh tentang dunia...
Kami sangat tak berguna.
Itu benar.
Ada sesuatu yang lain.
Dia akan sakit.
- Apa yang salah? - Kau tahu apa yang salah.
Dia sudah minum sejak Ibu meninggal.
Dia akan membutuhkanmu.
Sampai saat terakhir.
Aku tak mempercayaimu.
Kau membual.
Dia akan melunak menjelang akhir.
Kau akan dapat berbicara.
Aku bisa bicara dengannya sekarang.
Aku akan beritahu dia untuk berhenti.
Sudah terlambat.
Ini sudah...
Katakan kau mencintainya.
Mungkin terdengar bodoh,
tapi itu penting.
Percaya aku.
Maaf mengecewakanmu.
Aku tak bilang ini salahmu.
Tapi aku berpikir bahwa di tempatmu.
Apa sekarang?
Kau akan tidur.
Dan Alice?
Dia akan tahu apa yang harus dilakukan.
Terima kasih atas kerja samamu.
Maaf terlihat sangat gembira.
Senang bisa melayani, Constance.
Rubah...
kesombonganmu tak pantas.
- Kau telah menghancurkan kehidupan. - Dan banyak menyelamatkan.
Aku meragukan itu.
Tapi kau tak ingat.
Tahu alasannya?
Saat kami menyelesaikan misi
dan mengakalimu, Waktu dimulai lagi.
Jadi kau tak ingat.
Menyebalkan, bukan?
Kau ingat?
Hanya mereka yang mengubah Waktu yang mengingat realitas lainnya.
Itulah aturannya.
Ini sering?
Kau tak tahu!
Dia bohong.
Dia sering bohong.
Untuk mempengaruhimu.
- Dan berhasil. - Bukan padaku.
Ini akhir dari kegiatan kriminalmu.
Kau sudah selesai, rubah.
Ini hari penting!
Kau menandatangani kesepakatan dengan Axomako.
Ya. Mereka menunggu kita.
Bagus!
Untuk kejahatanmu,
aku menghukummu untuk tinggal lama di Lubang.
Lubang apa?
Penjara di mana Waktu tak ada.
Kuharap kau berbaikan dengan Alice.
- Kurang lebih. - Dia gadis yang hebat.
Maksudku dengan hormat.
Perhatikan jalannya, tolong.
Dibutuhkan keberanian untuk menentang ayah.
- Fabio. - Ya?
- Kau terlalu banyak ngomong. - Ya, pak.
Tapi kau benar.
Butuh keberanian.
Putar balik.
Apa?
Kita akan pulang.
Ada yang salah.
PERUBAHAN WAKTU DALAM KEMAJUAN
Ayah tak ada pertemuan?
Ayah lebih suka di sini bersamamu.
Bagaimana dengan fasilitasnya?
Ayah tak akan menyetujui.
Ayah berharap kau mengenalnya.
Kenapa dokter tak selamatkan Ibu?
Dia ingin menyelamatkan kalian berdua.
Tapi ayah memilikimu.
Ayah tahu...
Aku masih suka Franklin si Penyu.
Ayah tahu itu!
Apa yang terjadi?
Aku tak mengerti.
Perubahan sedang berlangsung?
Ini perubahan internal.
Ini ulah Gilbert, bukan kami.
Kau tak bisa ikut campur.
Aku bisa melakukan apapun sesukaku.
Matteo, Louise, temukan Gilbert.
- Jangan, Constance! - Pastikan dia pergi ke pertemuannya.
Jika dia menolak?
Ancam bunuh putrinya.
Apa?
Dia tak punya tujuan. Kupelajari kehidupannya.
Dia kurang ambisi.
Dia tak bisa mengubah Waktu.
Tunggu, kami hampir membunuh beberapa anak!
Kau menolak?
Bagus. Victor, kau pemimpin misi.
Apa kubilang?
Pergi dengan Matteo.
Kecuali dia keberatan?
Tidak. Ayo pergi.
Mole, kuminta kau menyolder kabel hijau ke kabel merah.
Kemudian sambungkan kabel hijau ke konsol.
Lembut dengan tempurung lututku.
Tahi lalat, kabel hijau ke kabel merah!
Terima kasih sayang! Cuma itu yang tak kuinginkan.
- Dokter? - Sebentar.
Kubilang tang kecil, Skunk.
Mole, itu... Kau bisa lihat atau tidak?
Dokter!
Apa?
Kita ada masalah.
Tunggu.
Patroli Waktu, bajingan!
Ada apa?
Pergi dengan Matteo. Gadis itu tetap bersamaku.
Tahan dulu!
Lepaskan aku!
Diam!
Bos bilang dia putus asa dan hidupnya juga.
Jadi jika dia mati...
tak ada yang akan peduli.
Lepaskan aku!
Gilbert, lakukan yang diminta dan semuanya akan beres.
Aku tahu ayah sudah berusaha.
Itu yang terpenting.
Maafkan ayah.
Ayo pergi.
Entah kenapa aku tertawa!
Jangan bergerak.
Kau sudah kalah, Constance.
Kami melindungi jalannya Waktu. Jika kami kalah, semua orang kalah.
Louise, bawa para tahanan ke Lubang.
Richard...
pergi bersama mereka dan awasi.
Baik.
Fabio, ke kantor.
- Siapa dia? - Jangan tanya!
Bagus...
Prosedurnya kau masuk ke dalam Lubang
dan kau tak akan merasakan apa-apa.
Begitulah yang kudengar.
Richard...
ada yang aneh di bawah sana.
Apa?
Kau!
Jika kau berhasil, tak ada yang akan mengingatnya, bukan?
Tak ada seorang pun di patroli kecuali kau.
Dengan membantu kami, kau terlibat dalam perubahan waktu.
Kau tak ingat karena kami adalah musuh
tapi kita pernah bertemu beberapa kali.
Baik...
senang bertemu kalian, lagi.
Apa yang kalian butuhkan?
Akan sangat bagus jika Constance mengira aku melakukan perlawanan di sana.
Tentu. Pahlawan sejati yang melakukan karate!
- Serius? - Tidak.
- Menemukan apa? - Tidak. Ada perlengkapannya?
Kami menemukan ini pada penjahat
dan mengambil ini darimu.
- Tahu cara pakainya? - Tentu.
Aku bukan cuma main video game, terkadang aku mengamati.
Senang mendengarnya.
Ini rencananya.
Raph, selamatkan Alice dan beri tahu ayahnya dia aman.
Aku akan mengurus Matteo. Louise?
Aku akan mengurus Constance.
Kau akan baik-baik saja? Victor bodoh tapi berbahaya.
Tentu, aku akan menyelinap. dia tak akan melihatku...
...datang!
Astaga!
- Kau sudah sampai? - Hampir.
Semuanya terkendali.
Kami mengurus para tahanan.
Di mana Richard?
Apa itu tadi?
Astaga!
Para tahanan telah kabur!
- Subtitle by RhainDesign -
Sampai jumpa.
Raph?
Raph!
Jangan bergerak.
Berhenti bergerak!
Tangkap...
Aku...
jika kau bisa!
Mati kau!
- Dia tak apa? - Tetap dalam mobil.
Kau...
Tapi...
Kemana dia?
... lambat!
Mateo, semoga berhasil!
Tang, tang, tang!
Bagaimana?
Aku biasanya punya banyak waktu untuk buat mesin penjelajah waktu!
- Bagaimana aku bisa membantu? - Temukan aku mata, lengan, kaki!
Kontaktor!
Dok, kita harus keluarkan mereka.
Aku melakukan yang terbaik!
Sial!
Jangan bergerak!
Lama sekali!
Kita tak pernah mengobrol dengan baik.
Tunggu sebentar.
Kau tak bisa menahan napas, sekarang keluar!
Aku tahu itu!
Menyerah.
Kau yang minta ini!
Hentikan! Dia pingsan.
Terima kasih, Alice.
Tak perlu...
Aku tak melakukan banyak hal. Aku tak berniat seperti itu.
Aku mujur!
Benar.
Kau harus menelepon ayahmu, sekarang!
Sudah terlambat.
Kami menangkap temanmu.
Cepat, mereka menunggu!
Maaf.
Aku gagal.
Bagaimana dengan anak-anak?
Bisa bantu mereka?
Aku tak akan melakukannya.
Apa?
Mengorbankan Ayah untuk menyelamatkan dunia.
Itu tak benar.
Punya rencana?
Ya.
Tapi kau tak akan menyukainya.
Lanjutkan.
Kukira ini dia, Labuse.
Selama ini, Nak.
Orang bisa mengajarimu banyak hal.
Kau tak mengajariku apa pun.
Kecuali persahabatan.
Dan aku sangat bahagia.
Luar biasa, Labuse. Jangan berubah.
Berhentilah membunuh.
Ayo, Thomas.
Dr. Simon, Labuse, lama sekali!
Maaf.
Aku tak mau ancam gadis itu. Dia warga sipil yang tak berbahaya.
Jangan remehkan dia.
Apa...?
Itu dia!
Alice?
Aku tak mengerti.
Kau dengar.
Selamatkan ibu, bukan putrinya.
Aku bisa selamatkan keduanya.
Tidak.
Kau tak bisa.
Ibu.
Bukan putrinya.
Ikuti perintahnya.
Alice menghapus dirinya dari Waktu.
Kami menang.
Kau tak akan mengingat semua ini.
Hai.
Siapa kau?
Bukan siapa-siapa.
Tidak! Ini tak boleh terjadi!
Aku tak mau melupakan dia!
Namanya Alice.
Namanya Alice.
Namanya...
Siapa Alice?
Dia...
Alice nama kakakmu.
Tapi dia meninggal saat lahir.
Itu menyedihkan.
Ada kau sekarang. Itulah yang penting.
Kenapa ayah melongo?
Aku seharusnya menandatanganinya.
Aku tak ingat apa itu.
Serangan Alzheimer!
Kau menandatangani kesepakatan kemarin, lihat.
Kau bisa berlibur sekarang.
Alibert meluncurkan proyek ujicoba energi terbarukan.
Aku ingat sekarang. Fantastis!
Kau Menakjubkan.
Kau cantik sekali.
Aku mencintaimu.
Aku juga. Kau tak apa?
Aku suka rambutmu seperti ini.
Kau wangi, sayang.
Kau tak apa? Kembali seperti semula?
Ya.
- Itu selalu sedikit menyakitkan. - Alami saja.
Otakmu sedang mengatur ulang lapisan realitas.
Itu akan berakhir seperti bubur.
Apa kabar semuanya? Dan awannya?
Seolah-olah itu tak pernah ada.
- Dan anak-anak? - Belepotan seperti biasa!
Kau kalah!
Bagus.
Kita berhasil.
Seorang anggota patroli membantu kita.
Tak seperti teman-temannya, dia mengingat semuanya.
Kita telah jadi agen.
Louise.
Constance.
Dan jika kita bisa mengubahnya...
peluangnya tak terbatas.
Perjalanan waktu tak punya aturan? Kita bisa lakukan apapun yang kita suka.
Tidak. kau tak mengerti.
Alice menciptakan paradoks waktu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Itu berisiko dan bisa memiliki konsekuensi yang dramatis.
Mengerti?
Tidak.
Yang penting dia berhasil.
Dan dia sedang menunggu minumannya!
Tukang mengeluh!
Lima belas menit atau satu abad, waktu selalu relatif.
- Benar? - Tidak, Rap.
Terima kasih telah menerimaku dalam tim.
Kenapa aku masih di sini?
Kau membatalkan kelahiranmu.
Akan tetapi, kematian akan membatalkan tindakanmu
dalam versi realitas itu.
Mengerti?
Kau ada tanpa harus ada.
Kau salah satu drifter realitas.
Aku merasa aku ada.
Kita akan membahasnya setelah beberapa gelas.
Ayo minum!
BAR PERTAMA SETELAH AKHIR DUNIA
PENGUNJUNG DARI MASA DEPAN
Dapatkan Bonus 50% Auto Jadi Sultan LXWHITELABEL.COM
Ayo Kunjungi Sekarang Juga! LXWHITELABEL.COM
Untuk mengenang Francis Boespflug
Action!
Tidak! Jangan buang kaleng itu!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.