All language subtitles for Naruto_ Shippuden-ep-E93-id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Katak. Aku adalah katak.

(Menyatukan Hati) Aku bisa mendengar lagu sang katak.

Pikiran Gamatatsu.

Aku bisa mendengar lagu sang katak.

Baca pikirannya dan respons terhadapnya.

- Aku bisa mendengar... - Lagu sang katak.

- Chinchiro chinchiro chinchirorin. - Aku bisa mendengar...

Chinchiro chinchiro.

- chinchirorin. - Aku bisa mendengar...

- lagu sang katak. - Aku bisa mendengar lagu sang katak.

- Chinchiro chinchiro chinchirorin. - Aku bisa mendengar lagu sang katak.

Naruto, kau sepertinya belum membuka pikiranmu!

Jangan teralihkan oleh pergerakan Gamatatsu!

Harus komunikasi dengan pikiran Gamatatsu,

lalu ubah itu, dan ekspresikan sesuai keinginanmu!

Ya!

Hah?

Maaf.

Lihatlah Gamakichi sedang menguak.

Gero gero gero gero gero.

Lihatlah Gamatatsu juga sedang menguak.

Kero kero kero kero kero.

Pikiran Gamatatsu.

Ah, awan itu terlihat seperti kue sus.

Terlihat enak!

Mereka akhirnya sampai di pikiran mereka masing-masing.

Eh? Apa kau merasakan sesuatu barusan, Gamatatsu?

Kenapa kau bertanya begitu padaku?

Kupu-kupu!

Apa?

Kertas, Gunting, Batu!

Kertas, Gunting, Batu!

Ayo mulai!

Ayo mulai!

Ayo mulai!

Ayo mulai!

- Siapakah namamu? - Gamatatsu!

Itu bukan berarti kalian sudah di frekuensi yang sama.

Aku bisa mendengar lagu sang katak.

Chinchiro chinchiro chinchirorin.

Aku tak bisa bergerak lagi...

Ini.

Makanlah.

Ya.

Pada akhirnya, semua hanya bisa mengakui dirimu.

Apa?

Gamatatsu, Gamakichi, Sakura, Tsunade, dan aku.

Kami semua mengakui bahwa dirimu bekerja sangat keras.

Kira-kira apa yang mendorongmu maju?

Ya, karena aku tak menyerah dan memiliki semangat.

Sasuke...

Hm?

Bagaimana dengan Sasuke?

Apa dia akan mengakuiku?

Kuharap begitu.

Apa?

Aku tak bisa mengatakan hal tentang Akatsuki kepadanya.

Hei, kalian semua!

Aku ada urusan, jadi aku harus pergi.

Bisakah kalian kembali ke desa

dan membantu menyelesaikan sisa dari latihan Naruto?

Serahkan pada kami!

Aku akan melakukannya kalau kau memberiku camilan.

Baiklah. Aku mengandalkan kalian!

Semoga beruntung, Naruto!

Harus kerja keras dan jadilah Hokage.

Naruto, semoga kau beruntung dengan semangatmu yang tak pernah padam itu.

Musuh baru?

Benar. Musuh kali ini terlihat sulit untuk dikalahkan.

Aku melihat mereka berwajah kesusahan.

Lalu, kau memberikanku ini?

Ada sesuatu di dalam kristal ini.

Itu merupakan serangga Shino yang terkena jurus musuh.

Kakashi meminta analisis segera.

Jangan-jangan ini...

Aku hanya mendengarnya lewat rumor.

Shizune, bawa ini ke tim forensik.

Ini darurat!

Baik!

Apa? Petapa Genit menghilang?

Ya, dia memintaku untuk memberikan ini kepadamu.

Sini!

(Tolong berikan camilan kepada Gamatatsu)

Kita akan kembali ke desa. Berkemaslah!

Ada apa?

Lihat.

Aku bisa melihat lembah tempat kita tinggal sebelumnya.

Tuan Orochimaru sedang menanti. Ayo pergi.

Oh, baik!

Bagaimana, Akamaru?

Kau menemukan sesuatu, Kiba?

Tidak. Kami tidak menemukan bau apa pun.

Byakugan pun tak menemukan apa-apa.

Oh!

Kelelawar?

Ada beberapa tanda.

Hah? Di mana?!

Aku berbicara tentang seranggaku. Jadi, tidak usah terlalu senang dulu.

Seranggamu? Jangan buat kaget begitu.

Ya, kau memiliki puluhan ribu serangga.

Jadi, aku tak akan kaget kalau di antaranya masih ada yang hidup.

Tetapi, salah satu dari ribuan serangga

yang berhasil selamat bisa menjadi aset bagi kita.

Sebuah aset kita?

Karena dia tetap selamat meskipun terkena jurus musuh.

Maksudmu sekarang seranggamu sudah kebal dengan jurus musuh.

Umur seranggaku paling lama hanya beberapa jam.

Serangga yang sudah kebal bisa berkembang biak dalam waktu singkat.

Luar biasa!

Tetapi itu hanya sebuah kemungkinan. Aku tak yakin akan sukses.

Pokoknya, aku harus menemukan serangga yang hidup sebanyak mungkin.

Kami akan membantumu.

Ya. Serahkan padaku!

Tak perlu.

Apa?

Hanya aku yang dapat mencari para serangga itu.

Aku tak mau kalian menginjak mereka saat mencarinya.

Bisakah kau menolak dengan cara yang halus?

Aku tak mau membuang waktu dengan berbelit-belit.

Tak apa.

Shino, carilah serangga yang selamat.

Lalu, kita lanjutkan pencarian kita.

Baiklah. Ayo, Akamaru!

Maaf, tapi aku dapat mata ular berurutan.

Kak, kau tidak curang, 'kan?

Mana mungkin.

Aku sudah hoki dari lahir, tak seperti dirimu.

Pantas saja aku kalah terus.

Karena kau begitu hoki,

sini kupakai dadu yang baru saja kau pakai.

Dia telat.

Sial, hampir. Kurang satu putaran saja.

Mau coba? Lumayan untuk habiskan waktu.

Tidak digubris, ya?

Baiklah.

Tetapi, aku cukup terkejut.

Karena kau menunggu Guren untuk kembali.

Kau terlihat seperti orang yang berontak bagiku,

jadi kukira kau akan memanfaatkan ini untuk kabur.

Kalaupun kabur, aku tak akan bisa mengalahkannya.

Jawaban yang mengejutkan.

Aku tak tahu kau sudah memutuskan untuk menuruti Guren.

Kalian sendiri bagaimana?

Kami?

Kalian sudah tahu sejak awal.

Bahwa pertarungan untuk selamat akan terjadi di persembunyian.

Kukira kau sudah bergabung dengan mereka sejak awal.

Kau pintar. Betul sekali.

Tetapi, tidak mengejutkan.

Lebih baik kita memiliki orang yang bisa saling bantu saat berbahaya.

Jadi di saat dibutuhkan, kami berjanji untuk membantu sama lain.

Orang-orang yang terlalu melebih-lebihkan kemampuannya

dan bertindak tanpa berpikir, semuanya mati.

Jadi bisa dibilang, kebijakan kami telah menyelamatkan kami.

Meskipun tak diberhentikan saat battle royal,

kita mungkin harus berhadapan satu sama lain.

Memang, mungkin kau cukup kuat saat itu untuk bertarung sendirian.

Bahkan kami saat bertarung secara individu, harus menjauh darimu.

Tetapi, kami sekarang ada berempat.

Kami tak akan kalah jika kami bersama, bahkan olehmu.

Sekarang kita semua bekerja untuk Guren.

Jadi, sebaiknya kau bersosialisasi dengan yang lainnya.

Duh, mereka tak bisa menyediakan persembunyiannya yang lebih baik?

Guren tidak baik pada kita. Dia meninggalkan kita di gubuk ini.

Aku patroli dulu.

Kau menemukan sesuatu?

Ada apa, Akamaru?!

Sampaikan informasi ini secepatnya.

Kukira kau sedang berpatroli.

Tadi aku mencari angin dulu. Sekarang baru mau pergi.

Aku ikut.

Apakah berarti kau mendengarkan nasihatku?

Peluit anjing?

Ya. Akamaru bilang mendengarnya.

Apa musuh memiliki anjing juga?

Itu entahlah,

karena lebih sulit menghilangkan bau anjing ketimbang bau manusia.

Kalau mereka punya anjing, Akamaru dan aku pasti sudah tahu sejak awal.

Lalu, kenapa ada peluit anjing?

Entahlah.

Dari mana asal suaranya?

Tidak tahu, tapi yang jelas tidak jauh dari sini.

Akhirnya sampai.

Pertama, aku mau makan ramen di Ichiraku untuk menyegarkan.

Lalu, baru lanjut latihan.

Kak Naruto!

Hah?

Kau pasti berlatih jurus seksi baru di onsen, 'kan?

Makanya, aku duluan saja yang menggunakan jurus seksi versi baru!

Wah! Hei, Konohamaru!

Aduh!

Jadi, traktir aku ramen untuk minta maaf.

Karena memukulku sekeras itu?

Itu karena kau menggunakan jurus itu seenaknya!

Kuchiyose no Jutsu!

Jadi, ini jurus pemanggilan Kak Naruto, ya.

Aku bisa memanggil yang lebih besar lagi, tapi dua bocah ini cukup untuk hari ini.

Kau memanggil kami bocah?

Kau hanya anak buah ayahku. Sudah lupa?

Ayolah, biarkan aku menjadi keren di hadapan juniorku.

Mari kita mulai berlatih lagi!

Kakak, apa camilan untuk hari ini?

Waduh.

Aku sudah tak sabar.

Benar juga. Aku lupa soal camilannya.

Ya, kita akan makan camilan setelah berlatih.

Apa? Kau tak memiliki camilan apa pun?

Kakak, aku pulang saja.

Aku paham! Camilan!

Konohamaru, bisa tolong belikan camilan?

Baiklah.

Hore! Camilan! Camilan!

Uangku tak akan pernah cukup kalau begini terus.

Oh?

Kau sudah menghabiskan semuanya?

Wah! Dia jago!

Menjijikkan!

Baiklah, Gamatatsu.

Jika kalian membantuku berlatih,

Petapa Genit akan memberi kalian camilan lebih banyak.

Jadi, mari bekerja keras!

Asyik!

Jadi?

Terakhir, kita sudah berlatih untuk menemukan momen yang tepat.

Hari ini, kita lanjut dari yang kemarin.

Apa itu?

Saat kau menembakkan Mizu Teppo,

aku menemukan momen yang tepat, dan mengalirkan cakraku.

Akan kutemukan momennya, kau hanya perlu menembakkan Mizu Teppo.

Mizu Teppo?

Apa itu Mizu Teppo?

Tembakan air dari mulutmu menggunakan jurus elemen air.

Elemen air?

Apa?

Kakak, aku tak bisa melakukan yang seperti itu.

Apa katamu?

Katak mudah pakai elemen air.

Yah, dia memang tak bisa pakai elemen air.

Itu bohong, 'kan?

Kalau begitu, kenapa kita berlatih sampai sekarang?!

Meski kau teriak begitu,

kalau tak bisa ya tak bisa!

Kalau begitu, Gamakichi, kau saja.

Kenapa? Kau tau membantuku?

Tidak, tidak bisa.

Kenapa?

Kemari.

- Apa? - Kemari.

Apa katamu?

Eh? Apa?

Karena...

Hah? Tidak terdengar.

Karena jurus elemen air...

Kau menyebalkan. Bicara yang jelas!

Aku tak punya jurus elemen air!

Apa?!

Bagaimana? Menemukan sesuatu?

Percuma. Tidak ada.

Aku juga sama.

Cuacanya mempersulit untuk mencari lewat bau.

Ya, dapat dimengerti di tengah hujan seperti ini.

Lihat, bahkan kelelawar juga meneduh.

Tunggu!

Ada apa, Kiba?

Jadi, itu rahasia di balik suara peluit anjing!

Maka, Guru Kakashi,

mungkin pergerakan kita sudah terdeteksi musuh.

Selanjutnya, "Hujan Satu malam."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.