Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Katak. Aku adalah katak.
(Menyatukan Hati) Aku bisa mendengar lagu sang katak.
Pikiran Gamatatsu.
Aku bisa mendengar lagu sang katak.
Baca pikirannya dan respons terhadapnya.
- Aku bisa mendengar... - Lagu sang katak.
- Chinchiro chinchiro chinchirorin. - Aku bisa mendengar...
Chinchiro chinchiro.
- chinchirorin. - Aku bisa mendengar...
- lagu sang katak. - Aku bisa mendengar lagu sang katak.
- Chinchiro chinchiro chinchirorin. - Aku bisa mendengar lagu sang katak.
Naruto, kau sepertinya belum membuka pikiranmu!
Jangan teralihkan oleh pergerakan Gamatatsu!
Harus komunikasi dengan pikiran Gamatatsu,
lalu ubah itu, dan ekspresikan sesuai keinginanmu!
Ya!
Hah?
Maaf.
Lihatlah Gamakichi sedang menguak.
Gero gero gero gero gero.
Lihatlah Gamatatsu juga sedang menguak.
Kero kero kero kero kero.
Pikiran Gamatatsu.
Ah, awan itu terlihat seperti kue sus.
Terlihat enak!
Mereka akhirnya sampai di pikiran mereka masing-masing.
Eh? Apa kau merasakan sesuatu barusan, Gamatatsu?
Kenapa kau bertanya begitu padaku?
Kupu-kupu!
Apa?
Kertas, Gunting, Batu!
Kertas, Gunting, Batu!
Ayo mulai!
Ayo mulai!
Ayo mulai!
Ayo mulai!
- Siapakah namamu? - Gamatatsu!
Itu bukan berarti kalian sudah di frekuensi yang sama.
Aku bisa mendengar lagu sang katak.
Chinchiro chinchiro chinchirorin.
Aku tak bisa bergerak lagi...
Ini.
Makanlah.
Ya.
Pada akhirnya, semua hanya bisa mengakui dirimu.
Apa?
Gamatatsu, Gamakichi, Sakura, Tsunade, dan aku.
Kami semua mengakui bahwa dirimu bekerja sangat keras.
Kira-kira apa yang mendorongmu maju?
Ya, karena aku tak menyerah dan memiliki semangat.
Sasuke...
Hm?
Bagaimana dengan Sasuke?
Apa dia akan mengakuiku?
Kuharap begitu.
Apa?
Aku tak bisa mengatakan hal tentang Akatsuki kepadanya.
Hei, kalian semua!
Aku ada urusan, jadi aku harus pergi.
Bisakah kalian kembali ke desa
dan membantu menyelesaikan sisa dari latihan Naruto?
Serahkan pada kami!
Aku akan melakukannya kalau kau memberiku camilan.
Baiklah. Aku mengandalkan kalian!
Semoga beruntung, Naruto!
Harus kerja keras dan jadilah Hokage.
Naruto, semoga kau beruntung dengan semangatmu yang tak pernah padam itu.
Musuh baru?
Benar. Musuh kali ini terlihat sulit untuk dikalahkan.
Aku melihat mereka berwajah kesusahan.
Lalu, kau memberikanku ini?
Ada sesuatu di dalam kristal ini.
Itu merupakan serangga Shino yang terkena jurus musuh.
Kakashi meminta analisis segera.
Jangan-jangan ini...
Aku hanya mendengarnya lewat rumor.
Shizune, bawa ini ke tim forensik.
Ini darurat!
Baik!
Apa? Petapa Genit menghilang?
Ya, dia memintaku untuk memberikan ini kepadamu.
Sini!
(Tolong berikan camilan kepada Gamatatsu)
Kita akan kembali ke desa. Berkemaslah!
Ada apa?
Lihat.
Aku bisa melihat lembah tempat kita tinggal sebelumnya.
Tuan Orochimaru sedang menanti. Ayo pergi.
Oh, baik!
Bagaimana, Akamaru?
Kau menemukan sesuatu, Kiba?
Tidak. Kami tidak menemukan bau apa pun.
Byakugan pun tak menemukan apa-apa.
Oh!
Kelelawar?
Ada beberapa tanda.
Hah? Di mana?!
Aku berbicara tentang seranggaku. Jadi, tidak usah terlalu senang dulu.
Seranggamu? Jangan buat kaget begitu.
Ya, kau memiliki puluhan ribu serangga.
Jadi, aku tak akan kaget kalau di antaranya masih ada yang hidup.
Tetapi, salah satu dari ribuan serangga
yang berhasil selamat bisa menjadi aset bagi kita.
Sebuah aset kita?
Karena dia tetap selamat meskipun terkena jurus musuh.
Maksudmu sekarang seranggamu sudah kebal dengan jurus musuh.
Umur seranggaku paling lama hanya beberapa jam.
Serangga yang sudah kebal bisa berkembang biak dalam waktu singkat.
Luar biasa!
Tetapi itu hanya sebuah kemungkinan. Aku tak yakin akan sukses.
Pokoknya, aku harus menemukan serangga yang hidup sebanyak mungkin.
Kami akan membantumu.
Ya. Serahkan padaku!
Tak perlu.
Apa?
Hanya aku yang dapat mencari para serangga itu.
Aku tak mau kalian menginjak mereka saat mencarinya.
Bisakah kau menolak dengan cara yang halus?
Aku tak mau membuang waktu dengan berbelit-belit.
Tak apa.
Shino, carilah serangga yang selamat.
Lalu, kita lanjutkan pencarian kita.
Baiklah. Ayo, Akamaru!
Maaf, tapi aku dapat mata ular berurutan.
Kak, kau tidak curang, 'kan?
Mana mungkin.
Aku sudah hoki dari lahir, tak seperti dirimu.
Pantas saja aku kalah terus.
Karena kau begitu hoki,
sini kupakai dadu yang baru saja kau pakai.
Dia telat.
Sial, hampir. Kurang satu putaran saja.
Mau coba? Lumayan untuk habiskan waktu.
Tidak digubris, ya?
Baiklah.
Tetapi, aku cukup terkejut.
Karena kau menunggu Guren untuk kembali.
Kau terlihat seperti orang yang berontak bagiku,
jadi kukira kau akan memanfaatkan ini untuk kabur.
Kalaupun kabur, aku tak akan bisa mengalahkannya.
Jawaban yang mengejutkan.
Aku tak tahu kau sudah memutuskan untuk menuruti Guren.
Kalian sendiri bagaimana?
Kami?
Kalian sudah tahu sejak awal.
Bahwa pertarungan untuk selamat akan terjadi di persembunyian.
Kukira kau sudah bergabung dengan mereka sejak awal.
Kau pintar. Betul sekali.
Tetapi, tidak mengejutkan.
Lebih baik kita memiliki orang yang bisa saling bantu saat berbahaya.
Jadi di saat dibutuhkan, kami berjanji untuk membantu sama lain.
Orang-orang yang terlalu melebih-lebihkan kemampuannya
dan bertindak tanpa berpikir, semuanya mati.
Jadi bisa dibilang, kebijakan kami telah menyelamatkan kami.
Meskipun tak diberhentikan saat battle royal,
kita mungkin harus berhadapan satu sama lain.
Memang, mungkin kau cukup kuat saat itu untuk bertarung sendirian.
Bahkan kami saat bertarung secara individu, harus menjauh darimu.
Tetapi, kami sekarang ada berempat.
Kami tak akan kalah jika kami bersama, bahkan olehmu.
Sekarang kita semua bekerja untuk Guren.
Jadi, sebaiknya kau bersosialisasi dengan yang lainnya.
Duh, mereka tak bisa menyediakan persembunyiannya yang lebih baik?
Guren tidak baik pada kita. Dia meninggalkan kita di gubuk ini.
Aku patroli dulu.
Kau menemukan sesuatu?
Ada apa, Akamaru?!
Sampaikan informasi ini secepatnya.
Kukira kau sedang berpatroli.
Tadi aku mencari angin dulu. Sekarang baru mau pergi.
Aku ikut.
Apakah berarti kau mendengarkan nasihatku?
Peluit anjing?
Ya. Akamaru bilang mendengarnya.
Apa musuh memiliki anjing juga?
Itu entahlah,
karena lebih sulit menghilangkan bau anjing ketimbang bau manusia.
Kalau mereka punya anjing, Akamaru dan aku pasti sudah tahu sejak awal.
Lalu, kenapa ada peluit anjing?
Entahlah.
Dari mana asal suaranya?
Tidak tahu, tapi yang jelas tidak jauh dari sini.
Akhirnya sampai.
Pertama, aku mau makan ramen di Ichiraku untuk menyegarkan.
Lalu, baru lanjut latihan.
Kak Naruto!
Hah?
Kau pasti berlatih jurus seksi baru di onsen, 'kan?
Makanya, aku duluan saja yang menggunakan jurus seksi versi baru!
Wah! Hei, Konohamaru!
Aduh!
Jadi, traktir aku ramen untuk minta maaf.
Karena memukulku sekeras itu?
Itu karena kau menggunakan jurus itu seenaknya!
Kuchiyose no Jutsu!
Jadi, ini jurus pemanggilan Kak Naruto, ya.
Aku bisa memanggil yang lebih besar lagi, tapi dua bocah ini cukup untuk hari ini.
Kau memanggil kami bocah?
Kau hanya anak buah ayahku. Sudah lupa?
Ayolah, biarkan aku menjadi keren di hadapan juniorku.
Mari kita mulai berlatih lagi!
Kakak, apa camilan untuk hari ini?
Waduh.
Aku sudah tak sabar.
Benar juga. Aku lupa soal camilannya.
Ya, kita akan makan camilan setelah berlatih.
Apa? Kau tak memiliki camilan apa pun?
Kakak, aku pulang saja.
Aku paham! Camilan!
Konohamaru, bisa tolong belikan camilan?
Baiklah.
Hore! Camilan! Camilan!
Uangku tak akan pernah cukup kalau begini terus.
Oh?
Kau sudah menghabiskan semuanya?
Wah! Dia jago!
Menjijikkan!
Baiklah, Gamatatsu.
Jika kalian membantuku berlatih,
Petapa Genit akan memberi kalian camilan lebih banyak.
Jadi, mari bekerja keras!
Asyik!
Jadi?
Terakhir, kita sudah berlatih untuk menemukan momen yang tepat.
Hari ini, kita lanjut dari yang kemarin.
Apa itu?
Saat kau menembakkan Mizu Teppo,
aku menemukan momen yang tepat, dan mengalirkan cakraku.
Akan kutemukan momennya, kau hanya perlu menembakkan Mizu Teppo.
Mizu Teppo?
Apa itu Mizu Teppo?
Tembakan air dari mulutmu menggunakan jurus elemen air.
Elemen air?
Apa?
Kakak, aku tak bisa melakukan yang seperti itu.
Apa katamu?
Katak mudah pakai elemen air.
Yah, dia memang tak bisa pakai elemen air.
Itu bohong, 'kan?
Kalau begitu, kenapa kita berlatih sampai sekarang?!
Meski kau teriak begitu,
kalau tak bisa ya tak bisa!
Kalau begitu, Gamakichi, kau saja.
Kenapa? Kau tau membantuku?
Tidak, tidak bisa.
Kenapa?
Kemari.
- Apa? - Kemari.
Apa katamu?
Eh? Apa?
Karena...
Hah? Tidak terdengar.
Karena jurus elemen air...
Kau menyebalkan. Bicara yang jelas!
Aku tak punya jurus elemen air!
Apa?!
Bagaimana? Menemukan sesuatu?
Percuma. Tidak ada.
Aku juga sama.
Cuacanya mempersulit untuk mencari lewat bau.
Ya, dapat dimengerti di tengah hujan seperti ini.
Lihat, bahkan kelelawar juga meneduh.
Tunggu!
Ada apa, Kiba?
Jadi, itu rahasia di balik suara peluit anjing!
Maka, Guru Kakashi,
mungkin pergerakan kita sudah terdeteksi musuh.
Selanjutnya, "Hujan Satu malam."
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.