All language subtitles for Naruto_ Shippuden-ep-E79-id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Ki-Kita berhasil.

Berhasil!

Berhasil.

Terus terang, itu situasi berbahaya.

Tanpa analisis akurat Shikamaru, kita mungkin akan dihabisi.

Ya ampun.

Dia sungguh hebat.

Tak heran Asuma sangat bergantung kepadanya.

Shikamaru!

Kau tak apa?

Ya. Dengan ini, yang tersisa...

Satu orang lagi, ya?

Jika kau butuh bantuan, seharusnya bilang dari awal.

Kau terlalu lambat, Kakuzu!

Kau sengaja, ya?

Kau sendiri yang bilang aku tak usah ikut campur.

Jadi, saat ini kau dalam posisi terpuruk, ya?

Ya, aku memang menyuruhmu untuk tak ikut campur.

Tetapi, itu bukan berarti

aku membodohimu atau tak menghormatimu.

Sudahlah. Pokoknya, cepat bawa tubuhku kemari.

Kakuzu, bisa tolong ambilkan tubuhku?

Ayolah, Kakuzu. Kumohon.

Apa? Hei! Sebentar!

Lihat di sini, Kakuzu! Tubuhku!

Kubilang bawa tubuhku kemari!

Yang ini lebih ringan.

Bukan itu masalahnya sekarang!

Hei, kau abaikan aku?

(Teriakan Tak Tersampaikan)

Aduh! Hei, sakit!

Kakuzu, jangan jenggut rambutku!

Seharusnya lehermu yang lebih sakit.

Dasar bodoh!

Rasa sakit di leherku tidaklah seberapa.

Bagaimanapun, ini hanya luka biasa.

Orang itu.

Dalam keadaan seperti itu, dia masih hidup.

Dijenggut rasanya lebih sakit!

Kepalaku serasa dipenggal!

Sakitnya setengah mati, dasar keparat!

Apa itu? Apa yang terjadi?

Aku tak tahu mesti bagaimana menghadapinya.

Itu...

Meski masih hidup, dia tak akan berguna dalam kondisinya.

Tampaknya dia tak bisa bergerak kecuali menyambung tubuhnya.

Tak bisa gunakan jurus.

Meski abadi, dia tak bisa apa-apa sekarang.

Memang.

Jadi, lawan kita hanya satu lagi.

Ya.

Meski begitu, lawan kita...

Tak diragukan lagi dia punya kekuatan dan kecepatan melebihi manusia abadi.

Terlebih lagi, dia punya keberanian yang tak akan bisa dilawan.

Selain itu,

dia orangnya keras kepala dan tak bergerak,

walau rekannya tumbang.

Kekuatan sebenarnya belum diketahui.

Tidak, lebih tepatnya, dia memang belum menunjukkannya.

Musuh seperti dia selalu mengukur perbedaan kekuatan

antara dia dengan lawannya, lalu menghitung keuntungan.

Maka, dalam hal ini, kita harus meyakinkan posisi kita yang terbaik.

Shikamaru!

Shikamaru sudah mencapai batasnya.

Kapten Asuma juga terluka.

Kita di atas angin karena salah satu anggota Akatsuki tumbang, tapi...

Di samping itu,

kita punya kesempatan untuk melarikan diri.

Benar, yang perlu kita cemaskan adalah

kondisi Shikamaru.

Jangan langsung menyerang.

Dasar lemah.

Kapten Asuma!

Karena kau minta bantuanku,

maka mulai sekarang giliranku.

Baiklah.

Aduh! Sakit!

Hei, tahan sedikit.

Mereka...

Sedang apa mereka?

Sudah selesai.

Kepalanya...

Menyambung kembali.

Akhirnya utuh lagi.

Jika kau terlalu banyak gerak, nanti putus lagi.

Kakuzu, kau selalu saja cerewet.

Sebenarnya kita sedang melawan apa?

Orang abadi dan orang yang punya jurus menyambung kembali bagian tubuh terpotong.

Sial!

Padahal sudah mengalahkan satu. Namun, seberapa kuat mereka?

Pertarungan dan keluhanmu tampaknya lama, sama seperti upacaramu.

Kau urus yang kepalanya memiliki harga.

Ya, akan kubalas dia.

Karena itu tak dilakukan untuk melanggar perintah.

Itu lagi?

Ya sudahlah, sisa tiga lawan kita...

Aku yang hadapi.

Izumo!

Aku mengerti.

Bagus.

Suiton, Mizuame Nabara!

Bagus.

Berhasil?

Kau menarik perhatianku dari serangan atas untuk membuatku lengah.

Lalu menyerang dari atas lagi,

dan mengoordinasikan gerakanmu dengan cairan aneh ini.

Kau memang lemah.

Terlalu banyak hal yang sia-sia.

Sekarang!

Apa?

Bagus.

Sejak kapan?

Bagus! Bagus!

Kena kau!

Kotetsu!

Sial!

Hah?!

Mereka memberiku peluang yang bagus.

Baiklah, Kakuzu sepertinya akan segera selesai.

Bukankah sudah waktunya aku melangkah?

Jika tidak, nanti dia mengomeliku bahwa upacaraku lama.

Selamat tinggal.

Asuma!

Di belakangmu!

Selamat tinggal.

Asuma!

Di belakangmu!

Gerakan yang sama berulang kali.

Tidak sama! Dasar bodoh!

Sial!

Sialan!

Ujung-ujungnya...

Ujung-ujungnya, kau rela korbankan dirimu sendiri

demi melindungi rekan-rekanmmu!

Aku tak paham.

Kenapa jangan pakai strategi ini?

Jika jurus pengikat bayanganku berhasil, maka musuh bisa dihentikan,

dan mengurangi kekuatan mereka hingga setengahnya.

Tetapi, jika kucoba membuat pengikat bayanganku untuk lawan yang jauh,

mungkin aku akan terjebak.

Jurus pengikat bayangan belum tentu efektif terhadap lawan yang jauh.

Namun, jika pengikat bayangan digunakan dalam pertempuran jarak dekat,

kekuatan pengikatnya makin kuat, dan keberhasilannya meningkat.

Bukankah itu gunanya strategi?

Kau sarankan formasi dua puncak

agar aku bisa menghabisi lawan di saat kau ikat mereka dengan jurusmu?

Benar.

Dengan formasi itu, aku bisa mengikat musuh di garis depan.

Shikamaru, aku sangat memikirkan strategimu.

Lalu, kenapa?

Karena itulah jangan dipakai.

Unit ini sangat bagus.

Dalam hal daya juang, simpelnya empat orang termasuk tiga Chuunin,

tapi unitku memiliki ahli strategi yang kurang dari unit lain.

Shikamaru, itulah kau.

Ahli strategi yang baik menganalisis dari depan maupun belakang.

Kau punya kekuatan pengamatan hebat, dan itu keuntungan bagi unit.

Membawamu ke garis depan sebenarnya dapat meningkatkan risiko dalam misi.

Aku juga...

Aku juga mengerti sakitnya kehilangan rekan.

Karena itulah kita harus pakai strategi itu, 'kan?

Aku paham pasti ada risikonya.

Jika itu memungkinkan aku untuk melindungi banyak rekanku...

Jika "melindungi rekan" mengacu pada kami,

maka berarti kau belum mengerti.

Hal-hal yang kita lindungi...

Alasan kita bertarung...

Kecuali kau paham arti sebenarnya,

tak mungkin aku bisa menempatkanmu di garis depan.

Ini salahku.

Jika aku memikirkan strategi yang lebih bagus

ini tak akan terjadi.

Kau belum paham juga?

Itu hal terbaik yang bisa kita lakukan!

Aku belum pernah melihat wajah Asuma seperti ini.

Ini seperti menerobos garis musuh.

Terkadang kau harus bergerak seperti itu.

Kau tak cocok pakai mendaki perak.

Aku tak akan korbankan diriku. Lagi pula ada kau sekarang.

Sial! Sial!

Ini salahku.

Ini salahku.

Andai aku tak sebodoh itu.

Asuma tak akan terpuruk seperti itu!

Bagaimana? Sakit?

Bagaimana rasanya?

Akhirnya...

Akhirnya kualami rasa sakit itu.

Rasa sakit membunuhmu.

Kapten!

Sial!

Berakhir sudah.

Hentikan!

Asuma.

Rasanya enak.

Asuma!

Tak usah menyembuhkanku.

Aku cukup sampai di sini.

Aku sudah cukup paham.

Hal-hal yang dilakukan Hokage Ketiga demi lindungi desa.

Rasanya aku baru sekarang memahaminya.

Aku terlalu lambat.

Jadi, Ino, Choji, Shikamaru...

Ada kata terakhir yang ingin kuucapkan kepada kalian.

Selanjutnya, "Kata Terakhir."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.