All language subtitles for Naruto_ Shippuden-ep-E77-id

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Mereka belum datang.

Belum, ya?

Kami akan pantau area ini sampai ada pergerakan.

Aku tak tahu. Kalaupun tahu, aku tak akan bilang!

Katanya begitu. Haruskah kubunuh dia?

Lebih baik kita serahkan kepada Ibiki.

Lagi pula, tak ada tanda-tanda Akatsuki.

Di sini juga sama.

Sepertinya tak ada yang lewat sini selama beberapa hari.

Jadi, bisa kupastikan mereka belum ke sini.

Bagaimana ini, Aoba?

Masih belum ada permintaan untuk membantu

dari unit yang menuju ke empat Kantor Pajak lainnya.

Berarti, belum ada yang bertemu dengan Akatsuki, ya?

Yah, entahlah.

Bisa jadi mereka sedang bertarung sekarang.

Jangan cemas.

Pasukan Asuma pasti sudah menemukan Akatsuki.

Kalian yang paling tahu kekuatan dia, 'kan?

Benar juga.

Ya, Shikamaru juga ada di sana.

Baiklah! Mari keluar dari sini dan susun strategi baru.

Ayo!

Mari kita memilah semua informasi yang kita miliki.

Akatsuki telah menuju salah satu dari lima Kantor Pajak.

Belum ada permintaan untuk membantu unit lain.

Mereka juga belum ada yang pernah ke Kantor Pajak.

Itu berarti...

Ya.

Ada kemungkinan mereka masih menuju Kantor Pajak ini.

Kira-kira begitulah. Kita tunggu dan ringkus mereka.

Ini semua adalah kemungkinan pola tindakan musuh pada tahap ini.

Kalian semua ambil posisi dan tunggu sesuai rencana sebelumnya.

Baik!

Ke mana perginya Akatsuki?

(Mendaki Perak)

Kakuzu, kau lama sekali.

Kau lambat.

Kita mulai dengan yang satu ini.

Aduh, sakit. Apa-apaan kalian ini?

Apa maksudnya ini? Titik vitalnya padahal sudah ditusuk.

Jangan dorong lebih dalam!

Rasanya sakit!

Apa dia abadi?

Bukankah sudah jelas? Jadi... kalian siapa?

Tanda itu.

Dari 12 Shinobi Pelindung atau apa namanya...

Yang benar saja.

Haruskah aku kembali ke Kantor Pajak yang bau lagi?

Chiriku...

Kami adalah Shinobi Konoha.

Kami diperintahkan untuk menangkap atau melenyapkan Akatsuki.

Akatsuki beroperasi dalam tim yang terdiri dari dua orang.

Niat kami adalah menjatuhkan salah satu

dari kalian dahulu, lalu meringkus yang lainnya.

Namun, ternyata kau cukup tangguh juga.

Jadi, ini Akatsuki, ya? Sungguh kemampuan yang hebat.

Mustahil untuk jurus pengikat bayanganku.

Kalian mengincar kami adalah perintah yang salah.

Mana yang satunya?

Jurusnya hancur!

Kotetsu, Izumo, kembali!

Sudah kuduga, orang yang di tengah...

Baru kali ini kau tertarik dengan uang, Hidan.

Kakuzu.

Tetaplah di situ.

Akan kugunakan mereka untuk ritualku.

Nanti kuberi kau uang.

Kakuzu dan Hidan, ya?

Baiklah kalau begitu. Namun, jangan ceroboh. Kau bisa mati.

Sudah kubilang, jangan bilang begitu.

Jika mereka bisa membunuhku, aku ingin mereka melakukannya.

Yah... Kurasa itu mustahil?

Dia mau apa dengan diagram itu?

Akan atasi dia.

Shikamaru, manfaatkan celah menahan orang abadi dengan pengikat bayanganmu.

Tak harus lama.

Kepalanya akan kupenggal agar pergerakannya berhenti.

Itu terlalu berisiko. Kau tak seperti biasanya.

Kita serang bersama.

Kau belum paham juga?

Hanya itu yang bisa kita lakukan!

Baru kali ini kulihat wajah Guru Asuma seperti itu.

Orang-orang ini jauh lebih kuat dariku.

Izumo, Kotetsu, kalian bantu Shikamaru sambil mengawasi orang Akatsuki lainnya.

Andai kita tahu kekuatan mereka,

kita bisa kabur dulu lalu membuat strategi baru.

Mereka tak akan membiarkan kita kabur dengan mudah.

Bisa-bisa kita mati duluan sebelum kabur.

Jika itu terjadi, Konoha akan dalam bahaya besar.

Mau tidak mau, kita harus terus maju.

Terkadang kau harus melakukan seperti itu.

Kukira kau tak suka pergerakan seperti itu. Sama sepertiku.

Pengorbanan diperlukan untuk melindungi raja

ketika lawanmu lebih hebat.

Jangan bilang dia mau korbankan dirinya sendiri?

Kekuatan fisik orang itu tak diketahui.

Yang satunya lagi abadi.

Memang, kita tak punya peluang menang.

Namun, tak kusangka Asuma akan korbankan dirinya.

Shogi? Merepotkan.

Aku tahu kau malas.

Namun, aku juga tahu kau pandai merancang strategi untuk hadapi masalah.

Di Shogi, kau dapat menciptakan berbagai situasi

dengan manfaatkan karakteristik individu dari berbagai bidak.

Ini permainan yang sempurna untuk

orang sepertimu yang pandai membuat strategi.

Kau pasti paham aturannya jika membaca buku ini.

Sisanya akan baca sambil main.

Merepotkan, tapi akan kuselesaikan dalam 10 menit.

Aku kalah...

Sungguh, tak usah mengalah padaku.

Namun, tak kusangka kau Mendaki Perak.

Tertulis di buku ini.

Kita harus berkorban guna menerobos pertahanan lawan.

Sebegitu kesalnya kau kalah?

Tidak. Harus ada yang dikorbankan untuk menerobos pertahanan, ya?

Meski cara pikirmu seperti itu...

Namun, aku tak begitu menyukainya.

Ini hanya permainan.

Begitulah. Namun, mendaki perak akan sebabkan kesedihan

meski menerobos dan ada korban.

Tentu saja wajar jika menyerang, tapi...

Harus pikir matang-matang sebelum berkorban.

Aku tak begitu puas dengan itu.

Aku tak serasional yang kau kira.

Mau main lagi?

Kali ini aku akan santai,

dan tak akan mendaki perak.

Menembus garis musuh...

Yang berarti musuh-musuh ini sangat kuat, sampai harus berani berkorban, ya?

Memang, kami Chuunin tak akan ambil bagian

yang bisa memberi tekanan pada orang-orang ini.

Lebih jauh lagi, Asuma akan berada pada posisi yang tak menguntungkan untuk dilindungi.

Seperti kata Asuma, kita semua bisa lenyap.

Adakah pergerakan yang lebih baik?

Mereka bagian utama, tak diragukan lagi.

Umpan diperlukan untuk menangkap bagian utama.

Butuh umpan yang cukup besar untuk buat mereka berpikir bahwa itu

adalah harga yang tak dapat dihindari.

Kami tak cukup baik untuk menjadi umpan.

Jika jalan keluarnya memang harus bertarung...

Mendaki Perak tak akan cocok untukmu.

Aku tak akan korbankan diri. Kita akan menang bersama.

Menyedihkan...

Aku tak bisa jadi umpan untuk menekan musuh.

Namun, aku akan berusaha menekannya.

Sudah selesai bikin strateginya?

Ditusuk itu rasanya sakit, hei, kalian.

Hukuman dewa akan diberikan kepada kalian

yang tak tahu apa-apa tentang rasa sakit orang lain.

Senjatamu bagus juga!

Asuma!

Sial! Raihlah!

Tamat sudah jika aku kena.

Kuhancurkan kau!

Shikamaru... Tak apa-apa.

Dia harus bertarung sambil memperhatikan pengikat bayangannya.

Aku di atas angin!

Sial!

Memang, serangan pengikat bayangan menciptakan

pertempuran yang menguntungkan bagi Asuma.

Secara teknik, tidak ada yang salah.

Namun, percuma di atas angin dalam pertempuran ini.

Dia abadi,

dan kita memiliki batas untuk cakra dan hidup kita.

Pertempuran sebenarnya tak akan dimulai sampai aku menangkapnya.

Bukan saatnya untuk berpikir!

Tak akan kubiarkan!

Celaka!

Pergerakan itu...

Bagaimana jurus Chiriku?

Tentu saja, milik Chiriku jauh lebih hebat daripada milikku.

Sial!

Hidan! Jangan sampai lengah.

Diam!

Diam dan lihat saja, Kakuzu.

Hebat!

Sudah kuduga, keduanya sinkron.

Tampaknya dia sungguh akan menghindari ini.

Meski begitu, kita tak bisa memercayainya.

Kau hampir mengenainya tadi, Shikamaru.

Daripada itu...

Bisakah kau bantu aku?

Kalian terlalu putus asa.

Ateis selalu berusaha kabur dari kematian dengan segala cara.

Ini sangat jelas!

Kau terlalu banyak main-main saat bertarung.

Sekarang!

Kali ini kau tak bisa lari!

Maka, aku tak akan menghindar!

Si abadi keparat!

Pertama aku kuurus si kentang goreng ini!

Celaka!

Aku lawanmu!

Kapten Asuma!

Jika serangan kombo dan pinpoint tak mengenai...

Katon, Haisekisho!

Dia menghentikan gerakannya?

Apa yang terjadi?

Dialah orang yang dipaku oleh jurus?

Kenapa kapten...?!

Jangan bilang... ini...!

Hei, kau tahu sesuatu, Shikamaru?

Entah pendekatan apa yang mereka gunakan,

tapi tubuhnya dan tubuh Asuma mungkin

terhubung dengan semacam mekanisme.

Apa katamu?

Terhubung? Apa artinya?!

Selanjutnya, "Penghakiman."

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.