Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Yang melukai Sakura...
...adalah kau, Naruto.
Naruto.
Kau...
Sama sekali tak mengingat apa pun?
Artinya jembatan dan lubang itu...
Benar, itu ulahmu.
Kemudian luka Sakura juga...
Benar!
Sakura tak ingin menyakitimu.
Sehingga dia berbohong padamu.
Aku juga bertanggung jawab atas luka Sakura.
Aku dipilih untuk mengisi kekosongan Tim Kakashi...
...untuk hal seperti ini.
Aku memiliki kekuatan spesial...
...yaitu bisa mengendalikan kekuatan Jinchuriki.
Jadi, tak perlu khawatir.
Setidaknya, saat aku ada di sisimu.
Dengan kata lain, aku tak perlu repot-repot
mengatakan kebenarannya padamu.
Namun, kenapa aku mengatakannya?
Memang, kalau dengan kekuatan itu
mungkin cara tercepat untuk menyelamatkan Sasuke.
Namun, kekuatan yang didapat dari Kyuubi...
...bukan kekuatanmu yang sebenarnya.
Kau akan berakhir menyiksa dirimu kalau bergantung pada kekuatan...
...Kyuubi dari saat ini.
Kekuatan itu bisa saja menyakiti teman-temanmu.
Seperti yang terjadi sekarang.
Seharusnya kau sudah menyadarinya.
Namun, kau tak berusaha menghentikan keluarnya kekuatan itu.
Itu karena kau tak sabaran, 'kan?
Mulai sekarang, aku akan menekan kekuatan Kyuubi.
Namun, jangan salah sangka kalau itu akan membuatmu makin lemah.
Kau memiliki kekuatan yang cukup tanpa bergantung pada cakra itu.
Kupikir kau salah sangka.
Sumber kekuatanmu bukan dari cakra Kyuubi.
Namun, kekuatan cakramu sendiri...
...yang bisa menahan besarnya cakra Kyuubi.
Jika ingin selamatkan Sasuke, lakukan dengan kekuatanmu sendiri.
Jika kau ingin melihat Sasuke...
Lihatlah dengan matamu sendiri, bukan mata Kyuubi.
Lalu, jika kau ingin melindungi Sakura...
Lakukan dengan kekuatanmu sendiri, bukan Kyuubi.
Ya.
(Halaman yang Belum Terselesaikan)
Kabuto, urus itu setelah kita kembali.
Bisa kubilang...
Jika tak mencuci ini secepatnya,
daya potongnya akan menurun.
Bagus, sakitnya mulai berkurang.
Apa Naruto dan kapten masih berdiskusi?
Benar.
Jika tak salah, benda yang barusan kupungut...
Tidak ada.
Ada.
Silakan duluan.
Aku akan menyusul setelah beres.
Aku akan membantu.
Ini tidak dicetak, 'kan?
Apa kau yang melukisnya?
Ya.
Buku bergambar, ya?
Boleh aku melihatnya saat sambil jalan?
Tidak boleh.
Ini masih belum selesai.
Selain itu, tak bisa kupinjamkan pada orang lain.
Ini buku milik kakakku.
Sudah kuduga, tidak ada.
Bagaimana caraku memercayainya?
Saat itu, ya?
Ada apa, Sai?
Tidak, bukan apa-apa.
Begitu.
Omong-omong, Tuan Orochimaru.
Saat kita kembali, bisakah kau memberiku mayat pria utuh secepatnya?
Kau masih ada stok mayat, 'kan?
Ya.
Hanya saja, aku kehabisan mayat umur 15 sampai 16 tahun.
Kita kehilangannya saat insiden barusan.
Ada yang terasa kurang...
...kecuali mereka selalu tersimpan dengan baik di dalam gulungan.
Kabuto, kau bergolongan darah A, 'kan?
Tidak, aku AB.
Begitu. Di luar dugaan.
Tidak juga.
Baiklah, bagaimana kalau kita berangkat secepatnya?
Karena agak sedikit jauh sebelum mencapai persembunyian.
Pertama, lihat diagram ini.
Ini diagram formasi untuk menyudutkan musuh.
Dalam misi sebenarnya, banyak skenario yang bisa terjadi
tergantung jumlah lawan serta kawan.
Pertama...
Apa-apaan
buku ini?
Lalu, dalam skenario seperti ini...
Hei, apa kau dengar...
Kalian, cobalah kemari sebentar!
Cepat!
Ada apa, Sakura?
Lihat ini.
Ah, itu punya Sai.
Itu buku gambar milik Sai yang kita pungut, 'kan?
Apa isinya?
Jika kita tahu isinya,
kita mungkin bisa tahu sedikit tentang Sai.
Ya, aku coba membacanya, tapi...
Jadi, bagaimana ceritanya?
Sebenarnya, aku tak mengerti.
Kenapa?
Apa maksudmu?
Di sini, sama sekali tak ada kata maupun dialog.
Benar.
Ini seperti
cerita tentang dua bocah yang ada di sampul depan dan belakang.
Ceritanya bermula dari dua bocah
dari kedua halaman judul buku
dan berakhir di tengah.
Saat melihat buku dari bocah berambut hitam
halaman selanjutnya...
Selalu bocah yang sama di kanan halaman
dan orang berbeda di setiap kiri halaman.
Lihat?
Eh?
Coba kembali dahulu!
Sudah kuduga.
Bocah ini sedikit berbeda di setiap halaman berikutnya.
Benar.
Terus, lihat...
Dia punya senjata yang sama dengan orang di halaman sebelumnya.
Ini sepertinya cerita tentang bocah yang mengalahkan musuhnya.
Ini setelah bertarung,
dia mengambil senjata serta zirah musuh.
Sudah kuduga.
Di halaman berikutnya juga seperti itu.
Ah, kalau dipikir...
Ternyata benar.
Posisinya berbalikan,
tapi bocah dengan rambut putih juga sama.
Jadi, ini cerita bocah yang tumbuh dengan bertarung dengan musuh, ya?
Tunggu sebentar.
Jika mereka mengalahkan musuh dari kedua sisi,
apa yang terjadi di akhir cerita?
Masalahnya adalah di sana.
Lihat.
Kenapa dengan gambar ini?
Ini gambar yang aneh.
Dalam buku bergambar ini...
...hanya bagian tengah yang tidak selesai.
Ini sangat tak mengenakkan.
Katanya dia belum selesai...
Namun, kenapa tak ada raut muka di sana?
Bukankah bocah berambut hitam...
...mirip seperti Sai?
Benar.
Apa dia menggambar dirinya sendiri?
Lalu, siapa bocah dengan rambut putih ini?
Karena ini masih belum selesai.
Selain itu, tak akan kuperlihatkan pada orang lain.
Karena ini buku milik kakakku.
Mungkin saja...
Ini kakaknya Sai?
Jika kau punya kakak, kau seharusnya tahu bagaimana
rasa kehilangan saudara, 'kan?
Ya, kau bisa bilang begitu.
Karena kakakku sudah meninggal.
Jadi, ini...
Halaman kosong di tengah ini...
Sai dan kakaknya.
Ayo pergi.
Baik.
Di sana, ya?
Kakaknya Sai, jangan-jangan...!
Mungkin...
Sepertinya bayanganku telah tahu persembunyian mereka.
Ayo kita pergi.
Itu...
Kau lama sekali.
Perasaan apa ini? Apa ini keringat dingin?
Seharusnya aku tak punya emosi.
Apa hanya dengan melihat matanya sebentar
aku ketakutan sampai jiwaku yang paling dalam
bahkan tidak kuketahui?
Jadi, dia Sasuke Uchiha,
pria yang terus dikejar Naruto selama ini?
Selanjutnya, "Penyusupan! Sarang Ular."
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.